P. 1
makalah wakaf

makalah wakaf

|Views: 10,363|Likes:
Published by Akmalur Rijal

More info:

Published by: Akmalur Rijal on Apr 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2015

pdf

text

original

LEMBAGA WAKAF MODERN

REVISI MAKALAH Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah “Lembaga Keuangan Syariah non Bank”

Oleh : Karmila Yaumi Nurjanah Vidya Mardiyana (C34209028) (C34209047)

Dosen Pengampu : Bapak Sirajul Arifin

FAKULTAS SYARI’AH PRODI EKONOMI SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA 2011

1

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah segala puji tidak lupa kita ucapkan kepada Allah SWT yang masih memberikan kesehatan dan kesempatan kepada penulis, sehingga dengan kesehatan dan kesempatan itu penulis masih sempat menyelesaikan revisi makalah ini dengan baik. Sholawat beserta salam penulis sampaikan kepada Nabi Besar Muhammad, Rasulullah SAW, karena dengan syafa‟atnyalah kita bisa diringankan dalam memperoleh ridho Allah sehingga bisa masuk ke dalam surga Allah. Dengan selesainya revisi makalah ini, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Sirajul Arifin yang telah membimbing dan memberikan support kepada kami, sehingga kami bisa menyusun revisi makalah ini. Semoga bimbingan yang bapak berikan dapat bermanfaat, Amin. kami menyadari bahwa revisi makalah ini masih kurang dari sempurna dan masih banyak kekurangan di dalamnya. Oleh sebab itu dengan penuh rendah hati kami mohon agar dosen pembimbing berkenan memberikan kritik dan saran yang membangun guna sempurnanya tugas ini . Dengan segala kekurangan dan keterbatasan, semoga revisi makalah ini dapat bermanfaat dan berguna terutama bagi para mahasiswa, Amin.

Surabaya, 07 Desember 2011

Penyusun

2

DAFTAR ISI

Halaman cover ...................................................................................................... i Kata Pengantar ...................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... 1 A. Latar belakang ........................................................................................... 1 B. Rumusan masalah ..................................................................................... 1 C. Tujuan ....................................................................................................... 1 BAB II PEMBAHASAN ..................................................................................... 2 A. B. C. D. E. F. G. H. I. J. K. L. Pengertian ................................................................................................. 2 Sejarah....................................................................................................... 3 Dasar Hukum ............................................................................................ 5 Prinsip – Prinsip Pengelolaan Wakaf ........................................................ 6 Perkembangan Pengelolaan Harta Benda Wakaf di beberapa Negara ..... 7 Profil Lembaga dan sistem Pengelolaan Wakaf di indonesia ................... 7 Rukun dan Syarat ...................................................................................... 8 Bentuk-bentuk wakaf, Harta Benda Wakaf dan Pemanfaatannya ......... 10 Prospek, Kendala dan Strategi Pengelolaan Wakaf ............................. 13 Peraturan Per-Undang-Undangan ..................................................... 15 Wakaf Tunai .................................................................................. 16 Wakaf: Institusi Baru dalam Praktik ................................................. 23

M. Perbedaan Wakaf dengan Shodaqoh …………………………………... 23 BAB III PENUTUP .............................................................................................. 24 A. Kesimpulan ............................................................................................... 24 B. Saran dan Kritik ........................................................................................ 24 DAFTAR PUSTAKA

3

Hal ini dapat dilihat dari UU No. yaitu untuk peribadatan. Di tanah jawa. Menurut (Abdoerraoef) wakaf adalah menyediakan suatu harta benda yang dipergunakan hasilnya untuk kemaslahatan umat. Sehingga tujuan dan manfaat diadakannya wakaf tersebut dapat terlaksana dengan baik dan benar-benar berguna bagi masyarakat umum. Sedangkan setelah masuknya Islam istilah wakaf mulai dikenal. wakaf yang dikenal pada masa sebelum Islam atau oleh agama-agama lain diluar Islam hampir sama dengan Islam. hanya untuk masyarakat umum. namun juga hendaknya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi yang bersifat makro. Rumusan Masalah 1. 5 Tahun 1960 (UUPA) yang terdapat pada Pasal 49 tentang Hak-hak tanah untuk keperluan suci dan sosial. Selain itu. Akan tetapi lembaga tersebut tidak persis sama dengan lembaga wakaf dalam hukum Islam.BAB I PENDAHULUAN A. Sehingga ketika wakaf dikenal di Indonesia juga mempengaruhi pengaturan perwakafan tanah di Indonesia yang peruntukannya sebagai tempat-tempat peribadatan dan sosial yang dibuatnya peraturan-peraturan yang lebih khusus mengenai wakaf di era setelah kemerdekaan. Umumnya. Jelaskan Peraturan perwakafan dan profil pengelola wakaf serta prospek perwakafan di indonesia? C. Aplikasi dan pengelolaan wakaf tunai? 3. 4 . dll). dengan dilakukannya investasi terhadap tanah wakaf. B. Dengan kata lain lambaga wakaf telah dikenal oleh masyarakat pada peradaban yang cukup jauh dari masa sekarang. Namun tujuan utama dari wakafnya yang berbeda-beda (untuk mendapat pahala. lembaga-lembaga wakaf telah dikenal pada masa HinduBuddha yaitu dengan istilah Sima dan Dharma. Latar belakang Di Indonesia telah mengenal wakaf baik setelah Islam masuk maupun sebelum Islam masuk. Tujuan Pemanfaatan wakaf tidak hanya sebatas untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial belaka. Apa Pengertian wakaf serta Bagaimana Prinsip – prinsip pengelolaan wakaf? 2. Dan peruntukannya hanya pada bidang tanah hutan saja atau berupa tanah saja.

Definisi wakaf tersebut menjelaskan bahawa kedudukan harta wakaf masih tetap tertahan atau terhenti di tangan Wakif itu sendiri. Dengan artian. Ketiga. wakaf adalah menjadikan manfaat suatu harta yang dimiliki (walaupun pemilikannya dengan cara sewa) untuk diberikan kepada orang yang berhak dengan satu akad (shighat) dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan keinginan Wakif. Apabila kata tersebut dihubungkan dengan harta seperti tanah. Syafi„iyah mengartikan wakaf dengan menahan harta yang bisa memberi manfaat serta kekal materi bendanya (al-„ain) dengan cara memutuskan hak pengelolaan yang dimiliki oleh Wakif untuk diserahkan kepada Nazhir yang dibolehkan oleh syariah. wakaf berasal dari “Waqf” yang berarti “al-Habs”. Dalam pengertian hukum Islam wakaf adalah melepas kepemilikan atas harta yang dapat bermanfaat dengan tanpa mengurangi bendanya untuk diserahkan kepada perorangan atau kelompok (organisasi) agar dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan yang tidak bertentangan dengan syari‟at.BAB II PEMBAHASAN A. atau diam. Definisi wakaf tersebut hanya menentukan pemberian wakaf kepada orang atau tempat yang berhak saja. Golongan ini mensyaratkan harta yang diwakafkan harus harta yang kekal materi bendanya (al-„ain) dengan artian harta yang tidak mudah rusak atau musnah serta dapat diambil manfaatnya secara berterusan. Hanafiyah mengartikan wakaf sebagai menahan materi benda (al„ain) milik Wakif dan menyedekahkan atau mewakafkan manfaatnya kepada siapapun yang diinginkan untuk tujuan kebajikan. 5 . berhenti. Merupakan kata yang berbentuk masdar (infinitive noun) yang pada dasarnya berarti menahan. binatang dan yang lain. bukan termasuk asset hartanya. Pengertian Secara etimologi. Kedua. ia berarti pembekuan hak milik untuk faedah tertentu. Malikiyah berpendapat. manakala perwakafan hanya terjadi ke atas manfaat harta tersebut. Definisi wakaf menurut ahli fiqh adalah sebagai berikut: Pertama. Wakif masih menjadi pemilik harta yang diwakafkannya.

Keempat.htm. Dalam http:///F:/wakaf%20makalah/bahan%20wakaf/Pengertian%20Wakaf%20%C2%AB. Ada dua pendapat yang berkembang di kalangan Fuqaha tentang siapa yang pertama kali melaksanakan syariat wakaf. bantuan kepada fakir miskin. Menurut sebagian pendapat ulama mengatakan bahwa yang pertama kali melaksanakan wakaf adalah Rasulullah SAW ialah wakaf tanah milik Nabi SAW untuk dibangun masjid. membebaskan budak. semua orang berduyun-duyun untuk melaksanakan wakaf. bahwa umar bin khatab mendapat sebidang tanah di khaibar.1 B. Kemajuan dan peningkatan ekonomi umat. Keberadaan wakaf sejak masa Rasulullah saw. Sejarah Wakaf Dalam sejarah Islam. Hanabilah mendefinisikan wakaf dengan bahasa yang sederhana. wakaf diartikan dengan perbuatan hukum Wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah. telah diriwayatkan oleh Abdullah Bin Umar. Masa-masa itu wakaf pertama dalam islam yang dilakukan oleh Umar Bin khatab. ahli familinya. Wakaf dikenal sejak masa Rasulullah SAW karena wakaf disyariatkan setelah nabi SAW tahun kedua Hijriyah. Lalu umar menyedekahkan dan mensyaratkan bahwa tanah itu tidak boleh diwariskan. Lalu umar bin kahatab menghadap Rasul untuk memohon petunjuk tentang apa yang sepatutnya dilakukan terhadap tanah tersebut. yaitu menahan asal harta (tanah) dan menyedekahkan manfaat yang dihasilkan. dan wakaf tidak hanya untuk orang-orang fakir dan miskin saja. orang-orang yang berjuang fisabililah. Lalu Rasul menjawab jika engkau mau tahanlah tanah itu laku engkau sedekahkan. (4 januari 2011) 1 6 . Itu menurut para ulama ahli fiqih. ”Pengertian Wakaf”. Umara saluran hasil tanah itu untuk orang-orang fakir. kemudian disusul oleh abu thalhah dan sahabat-sahabat nabi Masa dinasti islam Praktek wakaf menjadi lebih luas pada masa dinasti Umayah dan dinasti Abbasiyah. Wakaf berfungsi untuk mewujudkan potensi dan manfaat ekonomis harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan untuk memajukan kesejahteraan umum. No name. Dalam Undang-undang nomor 41 tahun 2004.

3 2 3 Abdul gani abdullah. baik wakaf benda bergerak ataupun benda tak bergerak. 49 Hendra kholid. maka timbullah keinginan untuk mengatur perwakafan dengan baik. Dalam perjalanan sejarah wakaf terus berkembang dan akan selalu berkembang bersamaan dengan laju perubahan zaman dengan berbagai inovasi-inovasi yang relevan seperti bentuk wakaf uang. Pada masa dinasti Abbasiyah terdapat lembaga wakaf yang disebut dengan “shadr al-Wuquuf” yang mengurus administrasi dan memilih staf pengelola lembaga wakaf. Wakaf pada mulanya hanyalah keinginan seseorang yang ingin berbuat baik dengan kekayaan yang dimilikinya dan dikelola secara individu tanpa ada aturan yang pasti.tetapi wakaf menjadi modal untuk membangun lembaga pendidikan. Demikian perkembangan wakaf pada masa dinasti Umayyah dan Abbasiyah yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. bahkan diseluruh negara Islam. Lembaga wakaf inilah yang pertama kali dilakukan dalam administrasi wakaf di Mesir. gaji para guru dan beasiswa untuk para siswa dan mahasiswa. baik secara umum seperti masjid atau secara individu atau keluarga Pada masa dinasti Umayyah. 2008). memelihara dan menggunakan harta wakaf. 41 Tahun 2004 tentang wakaf dan PP No. terbentuk lembaga wakaf tersendiri sebagaimana lembaga lainnya dibawah pengawasan hakim. Di Indonesia sendiri saat ini wakaf kian mendapat perhatian yang cukup serius dengan diterbitkannya Undang-Undang No. “ lembaga pengelolaan wakaf” dalam http://hendrakholid. Namun setelah masyarakat Islam merasakan betapa manfaatnya lembaga wakaf. Lembaga wakaf yang berasal dari agama Islam ini telah diterima menjadi hukum adat bangsa Indonesia sendiri. Di samping itu. 42 Tahun 2006 tentang pelaksanaannya. suatu kenyataan pula bahwa di Indonesia terdapat banyak benda wakaf. wakaf Hak atas Kekayaan Intelektual (Haki). sehingga lembaga wakaf berkembang searah dengan pengaturan administrasinya.2 Pada masa dinasti Ayyubiyah di Mesir perkembangan wakaf cukup menggembirakan. wakaf produktif (bandung: simbiosa rekatama media.net/blog/2011/04/16/lembaga-pengelola-wakaf2/ (13 desember 2011) 7 . membangun perpustakaan dan membayar gaji para statnya. dimana hampir semua tanah-tanah pertanian menjadi harta wakaf dan semua dikelola oleh negara dan menjadi milik negara (baitul mal). Kemudian dibentuk lembaga yang mengatur wakaf untuk mengelola.

bersabda: "Bila engkau suka. tidak dijual. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya. baik di Makkah maupun Madinah. hamba sahaya. (Lihat: 8 . Dasar Hukum Wakaf Secara umum tidak terdapat ayat al-Quran yang menerangkan konsep wakaf secara jelas. Ibnu Zubair. Bahwa sahabat Umar ra. saya mendapat sebidang tanah di Khaibar. untuk meminta petunjuk. ibnu sabil dan tamu. dan ketahuilah. Oleh karena wakaf termasuk infaq fi sabilillah. Utsman. maka dasar yang digunakan para ulama dalam menerangkan konsep wakaf ini didasarkan pada keumuman ayat-ayat al-Quran yang menjelaskan tentang infaq fi sabilillah. bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Dan tidak dilarang bagi yang mengelola (Nadhir) wakaf makan dari hasilnya dengan cara yang baik (sepantasnya) atau memberi makan orang lain dengan tidak bermaksud menumpuk harta" (HR." (Q. kau tahan (pokoknya) tanah itu. Aisyah." (Q. Ibnu Umar berkata: "Umar menyedekahkannya (hasil pengelolaan tanah) kepada orang-orang fakir. Artinya : "Hai orang-orang yang beriman. Amr ibn Al-Ash.S al-Baqarah:267). dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya. menghadap Rasulullah saw. Artinya : "Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna). yang demikian karena Abu Bakar. sabilillah. dan Jabir.. Ali. Dalil Ijma' :Imam Al-Qurthuby berkata: Sesungguhnya permasalahan wakaf adalah ijma (sudah disepakati) diantara para sahabat Nabi. kemudian Umar ra. dan engkau sedekahkan (hasilnya). sudah dikenal masyhur oleh khalayak ramai. sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. maka apakah yang engkau perintahkan kepadaku?" Rasulullah saw. dan wakaf-wakaf mereka.S ali Imran:92). Adapun Hadis yang menjadi dasar dari wakaf yaitu Hadis yang menceritakan tentang kisah Umar bin al-Khaththab ketika menerima tanah di Khaibar.C. seluruhnya mengamalkan syariat wakaf. tidak di hibahkan dan tidak di wariskan. Fathimah. nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. kaum kerabat. Muslim). Padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. "kemudian Umar mensedekahkan (tanahnya untuk dikelola). memperoleh sebidang tanah di Khaibar. Umar. saya belum mendapatkan harta sebaik itu. Umar berkata: "Hai Rasulullah saw.

hak kekayaan intelektual. Ruang lingkup wakaf yang selama ini dipahami secara umum cenderung terbatas pada wakaf benda tidak bergerak. hal tersebut dapat dilihat adanya penegasan dalam undang-undang ini agar wajib dicatat dan dituangkan dalam akta ikrar wakaf dan didaftarkan serta diumumkan yang pelaksanaannnya dilakukan sesuai dengan tata cara yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai wakaf yang harus dilaksanakan. logam mulia.4 Prinsip – Prinsip Pengelolaan Wakaf Ada beberapa hal yang menjadi pokok pikiran dari undang-undang tersebut. surat berharga. 5. tetapi juga dapat diperuntukkan memajukan kesejahteraan umum dengan cara mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi harta benda wakaf. hak sewa dan benda bergerak lainnya. Sunan Al-Daraquthny 4/200. misalnya badan hukum di bidang perbankan syari‟ah. Untuk menciptakan tertib hukum dan administrasi wakaf guna melindungi harta benda wakaf. perlu meningkatkan kemampuan profesional Nazhir. paling tidak meliputi lima prinsip yaitu : 1. Sunan Al-Baihaqy 6/160. Yang dimaksud dengan Lembaga Keuangan Syariah di sini adalah badan hukum Indonesia yang dibentuk sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang bergerak di bidang keuangan syari‟ah. D.Tafsir Al-Qurthuby: 6/339. memberikan persetujuan atas 4 Ibid hal 2 9 . melakukan pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf berskala nasional dan internasional. Undang-undang ini juga mengatur pembentukan Badan Wakaf Indonesia yang dapat mempunyai perwakilan di daerah sesuai dengan kebutuhan. 4. wakif dapat mewakafkan melalui Lembaga Keuangan Syariah. baik berwujud dan tak berwujud yaitu uang. 3. kendaraan. Peruntukan harta wakaf tidak semata-mata kepentingan sarana ibadah dan sosial. Dalam hal benda bergerak berupa uang. 2. Al-Mustadrah 4/200. Untuk mengamankan harta benda wakaf dan campurtangan pihak ketiga yang merugikan kepentingan wakaf. menurut undang-undang ini wakif dapat pula mewakafkan sebagian kekayaan berupa harta benda bergerak. Al-Muhalla 9/180). Badan tersebut merupakan lembaga independen yang melaksanakan tugas di bidang perwakafan yang melakukan pembinaan terhadap Nazhir.

Turki. Bahkan tanah wakaf di beberapa negara tersebut lebih dari ¾ menjadi lahan produktif di negara tersebut. edukasi dan advokasi wakaf kepada masyarakat sekaligus berperan sebagai lembaga penampung dan pengelola harta wakaf. dan selain itu karena dana wakaf yang dikelola secara profesional dapat berperan dalam peningkatan perekonomian umat Islam Bangladesh. Di Mesir dan kuwait bahkan APBN negara mereka ditopang oleh Wakaf. (Lihat penjelasan dari UU No. 2006). seperti Arab Saudi.perubahan peruntukan dan status harta benda wakaf dan memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah dalam penyusunan kebijakan di bidang perwakafan. Mesir.41 tahun 2004 tentang wakaf). hotel. persawahan. Kuwait. Berperan sebagai lembaga yang melakukan sosialisasi. jembatan. Syafi‟i antonio. Profil Lembaga dan Sistem Pengelolaan Wakaf di Indonesia 1. Dr. Walaupun Bangladesh termasuk negara miskin tetapi masyarakatnya cukup antusias dalam membayar wakaf.5 F. Prof. menuju era wakaf produktif (jakarta selatan: mitra abadi press. dan di Universitas Aljazair Kairo Mesir Mahasiswa bahkan dibiayai oleh negara dengan dana Wakaf. Profil Lembaga Tabungan Wakaf Indonesia merupakan lembaga wakaf yang didirikan oleh Dompet Dhuafa dan diresmikan pada tanggal 14 Juli 2005. Abdul Manan (Bangladesh) membuat terobosan baru dengan membuat Social Investment Bank Ltd (SIBL) yaitu sebuah bank sosial yang mengelola wakaf tunai. dll. karena SIBL mengeluarkan sertifikat wakaf yang dapat digunakan untuk mengurangi pajak penghasilan orang yang sudah berwakaf. sekolah. Visi dalam tabungan wakaf Indonesia ini adalah menjadi lembaga wakaf berorientasi global yang mampu menjadi wakaf sebagai salah satu pilar kebangkitan ekonomi umat yang berbasiskan sistem ekonomi berkeadilan. jalan. E. Harta wakaf digunakan untuk membangun rumah sakit. dan sarana umum lainnya. Misinya itu mendorong pertumbuhan ekonomi umat serta optimalisasi peran wakaf dalam sektor sosial dan ekonomi produktif 5 M. 27 10 . Perkembangan Pengelolaan Harta Wakaf di Beberapa Negara Muslim Wakaf mengalami kemajuan dan pengelolaan yang semakin profesional di banyak negara muslim.

orang yang sedang muflis dan orang lemah ingatan tidak sah mewakafkan hartanya. orang yang berwakaf (al . Keempat. hukum wakaf (jakarta: iiman dan dompet duafa republika. Ketiga. Implikasinya orang bodoh. Syarat-syarat harta yang diwakafkan (al-mauquf)Harta yang diwakafkan itu tidak sah dipindahmilikkan. Dan keempat dia mestilah orang yang mampu bertindak secara hukum (rasyid). Demikian terus berlanjut hinga sekarang. Wakaf dalam lembaga ini nantinya akan dikelola secara produktif yaitu nanti didalamnya akan ada sarana ibadah dan sarana pelatihan MQ. benda yang diwakafkan (al . artinya dia merdeka untuk mewakafkan harta itu kepada sesiapa yang ia kehendaki. Syarat-syarat orang yang berwakaf (al-waqif)Syarat-syarat al-waqif ada empat. Jadi apabila harta itu tidak diketahui jumlahnya (majhul). kecuali apabila ia memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan oleh ah. maka pengelolaan wakaf juga baru ada setelah ada demand wakaf dari jamaah. dan Sebagian Pemanfaatan Lahan untuk perikanan. Sistem Pengelolaan Wakaf Karena pada dasarnya lembaga ini adalah amil zakat.6 3. tak sah wakaf orang bodoh. maka pengalihan milik pada ketika itu tidak sah. Keempat. lafaz atau ikrar wakaf (sighah). pendidikan formal. Kedua dia mestilah orang yang berakal. 2004). orang gila. orang yang menerima manfaat wakaf (al – mauquf „alaihi). atau orang yang sedang mabuk. harta yang diwakafkan itu mestilah diketahui kadarnya. 2. harta yang diwakafkan itu pasti dimiliki oleh orang yang berwakaf (wakif).mauquf). G. Kedua. yaitu: pertama. 148 11 . Ketiga. Syarat-syarat orang yang menerima manfaat wakaf (al-mauquf alaih) Dari segi klasifikasinya orang yang menerima wakaf ini ada dua macam. pertama orang yang berwakaf ini mestilah memiliki secara penuh harta itu. Balai Latiahan Kerja. 1. Ketiga dia mestilah baligh. harta itu mestilah berdiri sendiri. Laporan kegiatannya pun belum ada mengingat tanah wakaf yang terletak di bilanagn Ciputat itu baru dibangun sarana dan prasarananya. pertama barang yang diwakafkan itu mestilah barang yang berharga Kedua.2. tidak melekat kepada harta lain (mufarrazan) atau disebut juga dengan istilah (ghaira shai‟).wakif). Rukun dan Syarat Rukun wakaf ada empat. pertama 6 Didin hafidhuddin.

dll. Tidak sah wakaf kalau ucapan dengan batas waktu tertentu. Syarat-syarat Shigah Berkaitan dengan isi ucapan (sighah) perlu ada beberapa syarat. pertama ialah bahwa yang akan menerima wakaf itu mestilah dapat menjadikan wakaf itu untuk kebaikan yang dengannya dapat mendekatkan diri kepada Allah. tanpa disangkutkan atau digantungkan kepada syarat tertentu. Pertama. ucapan itu mestilah mengandungi kata-kata yang menunjukKan kekalnya (ta‟bid). Dan wakaf ini hanya ditujukan untuk kepentingan Islam saja. hamba sahaya. apakah seorang. (28 november 2011) 7 12 . Keempat. jelas orang yang menerima wakaf itu. ucapan itu bersifat pasti. Yang dimasudkan dengan tertentu ialah. ucapan itu tidak diikuti oleh syarat yang membatalkan. Syarat-syarat yang berkaitan dengan ghaira mu‟ayyan. merdeka dan kafir zimmi yang memenuhi syarat ini boleh memiliki harta wakaf. 4. Dalam http:///F:/wakaf%20makalah/bahan%20wakaf/Pengertian%20Wakaf%20dan%20Ketentuannya. Adapun orang bodoh.tertentu (mu‟ayyan) dan tidak tertentu (ghaira mu‟ayyan). miskin. Maka orang muslim.7 Anne Ahira. dua orang atau satu kumpulan yang semuanya tertentu dan tidak boleh dirubah. tempat ibadah. ucapan itu dapat direalisasikan segera (tanjiz). Apabila semua persyaratan diatas dapat terpenuhi maka penguasaan atas tanah wakaf bagi penerima wakaf adalah sah. ”Pengertian wakaf”. Sedangkan yang tidak tentu maksudnya tempat berwakaf itu tidak ditentukan secara terperinci. Pewakaf tidak dapat lagi menarik balik pemilikan harta itu telah berpindah kepada Allah dan penguasaan harta tersebut adalah orang yang menerima wakaf secara umum ia dianggap pemiliknya tapi bersifat ghaira tammah. umpamanya seseorang sesorang untuk orang fakir. Ketiga. Persyaratan bagi orang yang menerima wakaf tertentu ini (almawquf mu‟ayyan) bahwa ia mestilah orang yang boleh untuk memiliki harta (ahlan li al-tamlik). Kedua.htm. dan orang gila tidak sah menerima wakaf.

Wakaf Ahli Wakaf ahli yaitu wakaf yang ditujukan kepada orang-orang tertentu.H. Perorangan atau badan hukum yang mewakafkan tanah hak miliknya diharuskan datang sendiri dihadapan PPAIW untuk melaksanakan ikrar Wakaf. d. seorang atau lebih. Wakaf Khoiri Wakaf khoiri yaitu wakaf yang secara tegas untuk kepentingan keagamaan atau kemasyarakatan (kepentingan umum). 2. Tanaman dan benda lain yang berkaitan dengan tanah. Hak atas tanah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang . Tata cara perwakafan tanah milik secara berurutan dapat diuraikan sebagai berikut: a. Wakaf ahli juga sering disebut wakaf dzurri atau wakaf „alal aulad yakni wakaf yang diperuntukan bagi kepentingan dan jaminan sosial dalam lingkungan keluarga atau lingkungan kerabat sendiri. Bentuk-bentuk wakaf 1. b. yaitu (1) kebaikan sebagai amal ibadah wakaf. Hak milik atas satuan rumah susun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku.undangan yang berlaku. Wakaf ini ditujukan untuk kepentingan umum dengan tidak terbatas pada aspek penggunannya yang mencakup semua aspek untuk kepentingan dan kesejahteraan umat manusia pada umumnya. baik keluarga si wakif atau bukan. Dalam satu segi. Bentuk-bentuk wakaf. Harta Benda Wakaf dan Pemanfaatannya Harta benda wakaf adalah harta benda yang memiliki daya tahan lama dan manfaat jangka panjang serta mempunyai nilai ekonomi menurut syariah yang diwakafkan oleh wakif. (2) kebaikan silaturrahmi terhadap keluarga yang diberikan harta wakaf. Bangunan atau bagian bangunan yang berdiri di atas tanah. c. baik yang sudah maupun yang belum terdaftar. 13 . Wakaf benda tidak bergerak. yaitu a. wakaf ahli ini mempunyai dua aspek kebaikan. 1. Harta Benda Wakaf dan Pemanfaatannya.

tegas dan dalam bentuk tertulis. d. wakif mengikrarkan dengan jelas. masih sering ditemui tanah wakaf yang tidak disertifikatkan.b. e. Ia dapat mengembangkan potensi wakaf asalkan tidak mengurangi tujuan dan peruntukan wakaf. Proses sertifikasi tanah wakaf dibebankan kepada anggaran Departemen Agama.8  Ruilslag Tanah Wakaf Nadzir wajib mengelola harta benda wakaf sesuai peruntukan. 422 Tahun 2004 tentang Sertifikasi Tanah Wakaf. 42 Tahun 2006 memperbolehkan tukar guling atau penukaran harta benda wakaf dengan syarat harus ada persetujuan dari Menteri Agama. terlebih dahulu harus menyerahkan surat – surat (sertifikat. Pada tahun 2004. Musyawarah untuk mencapai mufakat 8 Adijani al – alabij. acapkali terjadi permintaan untuk menukar guling (ruilslag) tanah wakaf karena alasan tertentu. perwakafan tanah di indonesia (jakarta: PT.  Sertifikasi Tanah Wakaf Dalam praktek di Indonesia. Sertifikasi tanah wakaf dilakukan secara bersama oleh Departemen Agama dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).  Sengketa Wakaf Penyelesaian sengketa wakaf ditempuh dengan beberapa tahapan yang dilakukan secara stratifikatif: 1. Peraturan Pemerintah No. PPAIW meneliti surat dan syarat – syaratnya dalm memenuhi untuk pelepasan hak atas tanah. Dihadapan PPAIW dan dua orang saksi. PPAIW segera membuat akta ikrar wakaf dan mencatat dalam daftar akta ikrar wakaf dan menyimpannya bersama aktanya dengan baik. Apabila tidak dapat menghadap PPAIW maka dapat membuat ikrar secra tertulis dengan persetujuan dari kandepag. kedua lembaga ini mengeluarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Kepala BPN No. 25 14 . Calon wakif sebelum mengikrarkan wakaf. c. 2002). surat keterangan dll) kepada PPAIW. Dalam praktek. Raja Grafindo Persada. Sertifikasi wakaf diperlukan demi tertib administrasi dan kepastian hak bila terjadi sengketa atau masalah hukum.

Sengketa yang muncul kemudian -diharapkan tidak muncul. meskipun proses penyelesaiannya mungkin tidak sederhana. keberadaan dokumen (sertifikat) dan saksi menjadi persoalan terpenting yang tidak bisa diabaikan.9 9 Andri soemitra.2. Hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Wakaf benda bergerak a. 13 Juli 2007 sebagai amanah Undang – Undang Nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf. Pengadilan (Pengadilan yang dimaksud adalah Pengandilan Agama (PA) atau Mahkamah Syari‟iyah). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Arbitrase (Arbitrase yang dimaksud adalah Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS)) 4. (mediasi yang dimaksud adalah penyelesaian sengketa dengan bantuan pihak ketiga (mediator) yang disepakati oleh para pihak yang bersengketa). 2009). Wakaf uang dilakukan oleh LKS yang ditunjuk oleh Menteri Agama. Terkait dengan persoalan sengketa wakaf. Surat berharga. 439 15 . d. mengingat kultur sosial yang mengatasnamakan ibadah (tabarru‟) semuanya serba lisan. Mediasi.dapat mengajukan dokumen dan saksi sebagai alat bukti untuk menyelesaikan sengketa. merek dan desain produk industri. 5. Uang. c. Dana wakaf berupa uang dapat diinvestasikan pada aset – aset financial dan pada asset riil. kendaraan. 2. 3. e.75/ M tahun 2007. Logam mulia. Hak sewa seperti wakaf bangunan dalam bentuk rumah. yang di tetapkan di Jakarta. Dalam rangka memajukan dan mengembangkan perwakafan di indonesia keanggotaan BWI diangkat oleh Presiden Republik Indonesia sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) No. Haki mencakup hak cipta. hak paten. yaitu logam dan batu mulia yang sifatnya memiliki manfaat jangka panjang. ( Jakarta: Kencana . b.

pendirian usaha kecil seperti toko ritel. mushola. namun mulai dikembangkan pola pemberdayaan wakaf secara produktif. dimana wakif yang terdaftar semakin bertambah dan lumayan banyak. pesantren. Pada periode ini wakaf masih ditempatkan sebagai ajaran yang murni dimasukkan dalam kategori ibadah mahdhah. 2. usaha bengkel. Dan kedepan TWI berencana mendirikan bangunan-bangunan dan usaha-usaha yang produktif yang dapat meningkatkan pedapatan sehingga dapat mandiri dan berdiri sendiri dan membentuk cabang-cabang baru. Pada tahap ini mulai dikembangkan pemberdayaan tanah-tanah wakaf untuk bidang pertanian. antara lain. meski belum maksimal. yayasan. pertama periode tradisonal. dimana pengelolaan wakaf secara umum masih sama dengan periode tradisional. Pola pemberdayaan wakaf seperti ini sudah dilakukan oleh Pondok Pesantren Modern As-Salam Gontor. Prospek. dan sebagainya. Prospek Perwakafan di Indonesia Syafi‟i Antonio mengklasifikasikan tahap pengolahan wakaf di negeri ini menjadi tiga periode dalam perkembangannya. Sementara yang memberdayakan wakaf dengan pola pengkajian dan penelitian terhadap pengembangan pemikiran Islam modern dilakukan oleh Yayasan wakaf Paramadina. seperti masjid. dan sebagainya yang hasilnya untuk kepentingan pengembangan di bidang pendidikan.10 10 Ibid hal 7 16 .I. koerasi. Kendala dan Strategi Pengelolaan Wakaf 1. kuburan. Sehingga keberadaan wakaf belum memberikan kontribusi social yang lebih luas karena hanya untuk kepentingan konsumtif. dan pendapatanpun semakin bertambah. pengelolaannya dilakukan secara professional ditandai dengan pemberdayaan potensi masyarakat secara produktif. Kebanyakan benda wakaf diperuntukkan untuk pembangunan fisik. Selanjutnya pada periode professional. Semarang. Adapun secara khusus mengembangkan wakaf dengan kesehatan dan pendidikan dilakukan oleh Yayasan wakaf Sultan Agung. Selanjutnya periode semi professional. Prospek Wakaf Tabungan Wakaf Indonesia Dumpet Dhuafa ini semakin hari menunjukan perkembangan yang bagus. penggilingan padi.

Kebijakan Moneter Nasional. sekaligus ia mampu menyaingi para pedagang non muslim yang selama ini punya kekuatan dalam memegang jalur distribusi barang. artinya Rp 2. Strategi Dalam Pengelolaan wakaf yaitu Mensosialisasikan dan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang wakaf. Sendainya masyarakat Islam atau pemerintah mampu mewujudkan suatu lembaga yang terpercaya dan profesional dalam menangani potensi wakaf. paling tidak sekitar 10% dari target maksimal. tentu lembaga wakaf mampu mengumpulkan uang sekitar Rp 200 milyard perbulan. dan tidak ada konsekuensi hukum yang mengikat kepada individu untuk mewafakan sebagian hartanya. 3. Artinya ada 20 juta umat Islam diharap dapat berpartisipasi menggalang dana secara besar-besaran untuk wakaf tunai. 10 % dari mereka punya potensi untuk berwakaf. Selanjutnya maih terdapat pula aturan lain yang mendukung optimalisasi pelaksanaan pemberdayaan wakaf ini dengan adanya UU Otonomi daerah. 4. tentulah hitung-hitungan yang dibuat mampu diraih.perbulan berwakaf.000. dan perlu adanya koordinasi dengan lembaga zakat untuk menjalin kerjasama dan Meningkatkan kinerja antara kedua lembaga tersebut. Langkah pemberdayaan wakaf di Indonesia semakin mantap sejak adanya dukungan pemerintah dengan dikeluarkannya Undang-Undang No 41 tahun 2004 tentang Wakaf. Wakaf berdampak langsung dari masyarakat yang belum terasa.4 Triliun pertahun. sehingga dapat menggugah hati masyarakat untuk membayar wakaf. Uang sebesar ini tentu dapat membangun komplek pertokoan muslim dengan biaya rendah dan akan memperlancar transaksi perdagangan diklangan masyarakat muslim. produk-produk yang sudah dihasilkan melalui media. Kendala Dalam pengelolaan wakaf yaitu Masyarakat masih memahami bahwa wakaf berhubungan dengan harta-harta yang memiliki nilai tinggi. Lembaga wakaf masih di pahami sebagai lembaga zakat.Prediksi klasik yang kita gunakan adalah bahwa di Indonesia berdiam lebih kurang 200 juta umat Islam. 17 .. dan sebagainya. Kalau msingmasing mereka secara merata bisa berwakaf Rp 10. mempromosikan lembaganya beserta kegiatan-kegiatan.

Bab IX biaya. Peraturan Perundang-undang dan Peraturan Pemerintah (PP) Peraturan pemerintah tentang wakaf yaitu No. wakif. b. bagian yang pertama memuat rumusan tentang fungsi wakaf. bagian kedua unsur-unsur dan syarat-syarat wakaf. Bab VI tentang pengawasan dan bimbingan g. Bab V perubahan perwakafan tanah milik f.htm (10 desember 2011) 18 . e.html (10 desember 2011) No name. Bab I ketentuan umum yang berisi definisi tentang wakaf. bagian kedua tentang pendaftaran tanah milik. Peraturan Pemerintah dan PMA tentang Wakaf. Bab I tentang ketentuan umum memuat rumusan berbagai istilah dalam perwakafan. Bagian pertama mengenai tata cara perwakafan tanah milik. “praktek pengelolaan wakaf” dalam http://Makalah-Hasan-Wakaf. Bab V tentang ketentuan pidana f. d. bagian ketiga kewajiban dan hak-hak nadzir. Susunannya sebagai berikut : a. Peraturan menteri agama tentang pelaksanaan peraturan pemerintah mengenai perwakafan tanah milik ini terdiri dari sepuluh bab. 28 Tahun 1977 yang isinya perwakafan tanah milik ini terdiri dari tujuh bab. Bab VIII tentang penyelesaian perselisihan perwakafan i. e. Bab II berjudul fungsi wakaf terdiri dari tuga bagian. c. Bab II mengenai ikrar wakaf dan aktanya. Peraturan Per-Undang-Undangan. Bab III tentang pejabat pembuat akta ikrar yaitu kepala kantor urusan agama dan tugasnya sebagai pejabat pembuat akta ikrar wakaf. b. dua puluh pasal. Bab III tentang tata cara mewakafkan dan pendaftarannya. Bab ini terdiri dari tiga bagian yaitu bagian pertama perubahan perwakafan tanah milik. terdiri dari dua bagian. dengan susunan sebagai berikut : a. Bab VII tata cara pendaftaran wakaf yang terjadi sebelum Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 1977 diundangkan h. kewajiban dan hak-haknya. 1 Tahun 1978. dan nadzir. Bab IV tentang perubahan.12 11 12 Ujang sutaryat. ikrar. Bab IV tentang nadzir. bagian kedua penyelesaian perselisihan perwakafan tanah milik. d. penyelesaian perselisihan dan pengawasan perwakafan tanah milik. Bab VI tentang ketentuan peralihan11 Peraturan Menteri Agama (PMA) Tentang Wakaf Peraturan menteri agama tentang wakaf yaitu No.J. “hukum wakaf di indonesia” dalam http://hukum-wakaf-di-indonesia. delapan belas pasal. c. dan bagian ketiga mengenai pengawasan perwakafan tanah milik.

bisa membiayai aktivitas sosial. Mungkin ada sebidang tanah yang sudah diwakafkan terlebih dahulu. Wakaf Tunai Di Indonesia. jangan bercampur dengan lembaga keuangan lain seperti. ruko bisa disewakan. Atau adanya klinik. Bukan saja tahap sosialisasi ini berjalan tanpa aplikasi. dan banyak juga masyarakat yang tertarik untuk ikut serta berkontribusi untuk itu. Diantara beberapa alternative pengaturan misalnya uang yang dikumpul digunakan untuk membangun harta waqaf yang sudah ada. atau ruko. Seandainya ia terletak pada posisi yang strategis. dan sebagainya. dalam memasuki milenium ketiga ini. Dari keuntungan tersebut pengelola bisa mengeluarkan biaya pengelolaan. sekolah. anak-anak muslim bisa dididik dengan biaya rendah dengan kualitas prima. sewanya dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak.K. Agar kesalahan-kesalahan fatal jangan terjadi. dan yang terbaik ia dikendalikan oleh suatu lembaga yang dibentuk oleh pemerintah dan dijalankan dengan profesional dan pemerintah bertugas hanya sebagai pengawas terhadap badan itu. atau dengan adanya sekolah. Agar ia dikelola secara profesional. masyarakat Islam bisa memberikan pengobatan yang murah kepada orang Islam yang membutuhkan. berbagai elemen masyarakat mencoba mensosialisasikan wakaf tunai dengan berbagai cara. asuransi dll. maka mekanisme yang sesuai dengan aturan waqaf secara menyeluruh perlu ada pengaturan. maka yang terbaik ia mesti berdiri sendiri. Atau bisa saja uang wakaf dibelikan kepada bangunan atau apa saja yang bisa melahirkan keuntungan. Institusi yang menangani wakaf tunai bisa berupa institusi seperti lembaga zakat yang dikelola secara profesional oleh orang-orang yang memenuhi persyaratan. ia bisa juga dikelola oleh lembaga seperti reksa dana dengan syarat-syarat tertentu pula atau oleh suatu institusi yang ditetapkan oleh pemerintah yang bekerjasama dengan bank. Harta atau uang waqaf tunai bisa juga diinvestasikan pada sektor lain yang menguntungkan seperti obligasi 19 . bisa memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan. diatas tanah ini tentu lebih baik dibangun kelinik. atau langsung dibawah bank. Ia bisa berdiri sendiri atau ia juga menjadi bagian dari institusi keuangan lain yang bisa saling membantu untuk meningkatkan pendapatan wakaf tersebut. malah sudah ada lembaga tertentu yang mencoba mengaplikasikannya. zakat.

dan yang ketiga azas transparansi dan accountability dimana badan wakaf dan lembaga yang dibantunya harus melaporkan setiap tahun tentang proses pengelolaan dana kepada umat dalam bentuk audited financial report termasuk kewajaran dari masing-masing pos biaya. Wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan secara syar'i 5. kedua azas kesejahteraan nadzir. Orang-orang yang perlu bantuan berupa makanan.13 Jadi secara makro wakaf diharapkan mampu mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat. kelompok orang. setidaknya ada tiga filosofi dasar yang harus ditekankan ketika hendak memberdayakan wakaf. Wakaf Uang (Cash Wakaf/Waqf al-Nuqud) adalah wakaf yang dilakukan seseorang. rumah sakit. pasar dll.htm (13 desember 2011). sarana umum seperti masjid. Kondisi demikian akan memperingan beban ekonomi masyarakat. dihibahkan. Menurut Syafi‟i Antonio. Termasuk ke dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga. “Perkembangan Wakaf dalam Wacana Fiqh Islam dan Pemberdayaannya dalam Pembangunan” dalam http://Diskusi%201. 13 No name. pertama managemennya harus dalam bingkai „proyek yang terintegrasi‟. Nilai pokok Wakaf Uang harus dijamin kelestariannya. bukan dalam bentuk pinjaman. 3. tidak boleh dijual. dan atau diwariskan. 2. tapi murni sedekah di jalan Allah. Adanya jaminan bahwa uang modal dari waqaf tidak hilang merupakan prinsip utama yang mesti dipegang. Fatwa MUI Tentang Wakaf Tunai : Keputusan Komisi Fatwa MUI tanggal 11 Mei 2002 M mengenai wakaf uang (wakaf tunai) adalah sebagai berikut: 1.syariah. lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai. bahkan modal untuk kepentingan pribadi dapat diberikan. sekolah. Kalau ia bergerak secara teratur tentu akan lahir ekonomi masyarakat dengan biaya murah. 20 . Wakaf uang hukumnya jawaz (boleh) 4. perumahan.

peruntukan dana wakaf sedianya untuk masyarakat kecil. melalui wakaf uang. (2) budaya lokal (local culture/community image). “wakaf uang dalam perspektif fikih” dalam http://Makalah. Imam az Zuhri (wafat 124 H) salah seorang ulama terkemuka dan peletak dasar tadwin al hadits memfatwakan. aset-aset wakaf yang berupa tanah-tanah kosong bisa mulai dimanfaatkan dengan pembangunan gedung atau diolah untuk lahan pertanian.Urgensi Wakaf Tunai Wakaf Tunai (cash waqf ) sudah dipraktekkan sejak awal abad kedua hijriyah. 14 Idrus andy rahman. masyarakat selalu bergantung sebagai amal jariyah. d. umat Islam dapat lebih mandiri dalam mengembangkan dunia pendidikan tanpa harus terlalu tergantung pada anggaran pendidikan negara yang memang semakin lama semakin terbatas14 Kendala pengembangan wakaf tunai: 1. sosial. dalam hal usaha kecil mikro.htm (10 desember 2011) 21 . Misalnya. dan pendidikan umat Islam. Adapun manfaat utama wakaf tunai adalah: a. b. seseorang yang memiliki dana terbatas sudah bisa mulai memberikan dana wakafnya tanpa harus menunggu menjadi tuan tanah terlebih dahulu. Adapun caranya adalah dengan menjadikan uang tersebut sebagai modal usaha kemudian menyalurkan keuntungannya sebagai wakaf. Sasaran akhirnya adalah kemandirian. Namun demikian bidang-bidang tertentu bisa dijadikan lahan untuk menyalurkan manfaat wakaf tunai agar bisa cepat dirasakan oleh masyarakat. sementara atas nama wakaf. dianjurkan wakaf dinar dan dirham untuk pembangunan sarana dakwah. 2. Model pendayagunaan (peruntukan) Tidak mudah memang mengelola investasi untuk disalurkan pada sektor riil. namun sayangnya mereka tidak bisa menunjukkan kelayakan usaha yang hendak dibantu. dana wakaf tunai juga bisa membantu sebagian lembaga-lembaga pendidikan Islam. c. State of mind Kuatnya pengaruh bahwa wakaf identik dengan wakaf harta benda tak bergerak khususnya tanah dan bangunan. Hal ini dipengaruhi oleh 2 aspek (1) keyakinan ajaran (madzhab) yang dianut yakni mayoritas madzhab Syafii.

kemanfaatan bagi kesejahteraan keluarga (dunia akhirat). Pemerintah menyatakan bahwa pengelolaan wakaf tunai melalui lembaga keuangan syariah ini atas dasar pertimbangan keuangan. Nadzir hanya Lembaga Keuangan Syariah Berdasarkan UU No.A Manan. M. Pertama: kemanfaatan bagi kesejahteraan pribadi (dunia-akhirat). seseorang dapat membantu 22 . 4. para praktisi pengelola wakaf masih menjadikan pendapat Prof. profesionalitas dari nadzir. Mestinya penyerahan dan pengelolaan wakaf tunia tak hanya diserahkan kepada lembaga keuangan syariah. karena ada lembaga lain yang mampu mengelola wakaf tunai tersebut dengan profesional dan diyakini mampu menjaga keamanan wakaf. sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Wakaf tunai bisa membuka banyak peluang untuk membantu masyarakat. Dari profit wakaf tunai. Beberapa pasal yang disebutkan bergantung pada kehadiran Peraturan Pemerintah. ddan (2) tereduksinya peran dan pemberdayaan masyarakat dalam hal-hal produktif. UU No.3. pembangunan sosial. pakar ekonomi Islam dari Bangladesh ini. 41 tahun 2004. sementara intinya adalah kapabilitas. Dr. Perangkat aturan hukum Sebagai acuan bertindak dalam masalah wakaf di Indonesia. Sasaran Wakaf Tunai Adapun sasaran wakaf tunai. yang ditakutkan adalah dana wakaf tersebut justru menyokong kegiatan komersialnya sendiri. Ada dua hal yang dicermati dari penyerahan dan pengelolaan wakaf tunai oleh lembaga keuangan syariah. Kedua. bukan status nadzir yang akan mengelola wakaf tunai. sebagai rujukan penting. sehingga bahwa wakaf itu harus diberikan manfaat ekonomi bagi umat. Namun demikian haruslah mengalahkan segalanya demi kepentingan sosial dan yang terpenting adalah prinsip kemaslahatan harus selalu dikedepankan. (1) lembaga keuangan syariah adalah lembaga profit dan komersial. misalnya tentang detail mengenai ketentuan wakaf benda bergerak berupa uang. ia juga harus memikirkan pendayagunaan sosial wakaf. kredibilitas. Ketiga. 41 tahun 2004 belum memiliki aturan turunan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) sebagai petunjuk pelaksana (juklak) operasional. bahwa untuk kasus wakaf tunai nadzir yang diberi wewenang untuk mengelola adalah lembaga keuangan syariah yang ditunjuk oleh menteri.

implementasinya memiliki resiko nilai uang tereduksi akibat inflasi. melakukan terobosan baru dalam aplikasi wakaf ini. Wakaf tunai dapat pula membantu terlaksananya proyek-proyek pendidikan. Dalam dua literatur tersebut disebutkan bahwa wakaf tunai selain dapat digunakan dalam pembiayaan pembangunan sarana dalam bentuk pinjaman. Selain itu. dan penghapusan kemiskinan. hal ini akan menimbulkan pertanyaan tentang nilai intrinsik uang yang pada hakikatnya tidak memiliki nilai. sebenarnya aktivitas penggunaan harta wakaf terletak pada aktivitas investasi bukan pada aktivitas pengambilan manfaat dari returns (bagi hasil) investasi 15 No name. wakaf tunai dengan sistem mata uang yang ada saat ini. Mannan sebagai pakar ekonomi Islam terkemuka. Wakaf tunai dalam tahap yang makin baik. dengan melakukan investasi berarti dana wakaf akan selamanya berbentuk uang. Berbeda dengan kasus klasik (yang dijadikan landasan dalam implementasi wakaf tunai) yang nota bene nilai uang terjaga akibat logam yang digunakan sebagai uang adalah logam mulia. pengobatan dan perawatan kesehatan bagi kaum dhuafa.15 Secara logika wakaf tunai dengan memutarkan dana wakaf pada aktivitas investasi. kesejahteraan sosial. Kontroversi yang mengemuka dalam mekanisme wakaf tunai ini berkisar pada sah tidaknya menggunakan dana wakaf untuk diinvestasikan. Bangladesh). Pengelolaan Wakaf Tunai Prof M. Jadi. (Jakarta: Direktorat Pemberdayaan Wakaf. membangun masyarakat sejahtera: jaminan sosial bagi si miskin dan jaminan keamanan sosial bagi si kaya. Keempat. emas dan perak (dinar dan dirham). riset. disamping resiko pelanggaran kaidah syariat ketika mekanismenya melalui investasi.A.memberikan bantuan yang berharga bagi pendirian atau pun operasionalisasi lembaga-lembaga pendidikan maupun masjid. yang secara logika memiliki resiko musnah (kefitrahan usaha yaitu untung dan rugi). menjadi wahana terciptanya kepedulian dan kasih sayang si kaya terhadap si miskin. “Perkembangan Pengelolaan Wakaf Di Indonesia”. Wacana ini sebenarnya sudah dibahas dalam literatur Hanafi dan Maliki. sehingga tercipta hubungan harmonis dan kerjasama yang baik. Wakaf tunai juga bisa dimanfaatkan untuk beasiswa pelajar/mahasiswa. 2006) 23 . juga dapat digunakan dalam bentuk pembiayaan mudharabah. keagamaan. Beliau mengembangkan apa yang disebut dengan wakaf tunai dengan menggunakan mekanisme bank (Social Investment Bank Limited.

seperti pembiayaan sebuah perusahaan. Hal ini merujuk dari pengertian harta dalam fikih muamalah. 2. (Jakarta: Sinar Grafika. sepatutnya pemegang amanah harta wakaf memfokuskan pada usaha-usaha investasi harta wakaf yang memberikan manfaat besar kepada umat. seperti proyek bangunan sekolah. jembatan.16 Dengan demikian mekanisme wakaf hakikatnya ada pada aktifitas investasi tadi yang menggunakan harta ashl. 2004) 24 . 3. Keduanya tetap mensyaratkan penggunaan dana wakaf tersebut harus pada proyek untuk kepentingan umum. kalaupun disepakati mekanisme wakaf tunai jenis ini. Wakaf Tunai dalam bentuk Pinjaman (Temporary Wakaf Deposits in Loan Basis). Yang kedua deposito wakaf temporer yang berbasis investasi. yang membagi harta menjadi harta umum (yang tak dapat dimiliki secara perorangan) atau malul ashl dan harta hasil dari harta ashl (yang dapat dimiliki secara perorangan) atau malul tsamarah. ia mengkhususkan penggunaan depositonya hanya untuk investasi sarana umum. Dalam konteks wakaf yang diinvestasikan. Wakaf Tunai dengan tujuan membeli awqaf properties. Dengan demikian dapat disimpulkan jenis-jenis wakaf tunai yang dapat dilakukan: 1. kredit perorangan dan lain sebagainya. tanpa ada biaya tambahan kecuali biaya administrasi yang diperbolehkan syariat. Jadi. Jadi untuk sementara ini pada isu wakaf tunai. dimana keuntungannya adalah juga menjadi hak wakif. dimana uang yang disimpan oleh nasabah di bank diikhlaskan dengan niat wakaf untuk diambil manfaatnya oleh pengguna dalam membiayai program-program pembangunan sarana umum (awqaf properties). institusi wakaf dapat mengelola wakaf tunai definitive (jelas niat dan tujuan penyalurannya) dan wakaf tunai mutlak. Wakaf Tunai dalam bentuk Investasi (Temporary Wakaf Deposits in Investment Basis). Dengan demikian sebenarnya terdapat potensi atas alasan syar‟i wakaf barang untuk 16 Pasaribu Chairuman dan Suhrawardi K. Hukum Perjanjian dalam Islam. Jadi bukan proyek-proyek komersil. pasar dan fasilitas umumlainnya. jalan. Lubis. Pengelolaan wakaf menggunakan institusi bank menerapkan semacam deposito berjangka (temporer wakaf deposits) dalam pengelolaan wakaf tunai. harta wakaf termasuk harta ashl sedangkan returns-nya merupakan harta tsamarah. Yang pertama deposito wakaf temporer yang berbasis pinjaman.tersebut.

7) Wakif dapat memberikan wakaf tunai untuk sekali saja. atau ia dapat juga menyatakan akan memberikan sejumlah wakaf dengan cara melakukan deposit pertama kalinya dengan jumlah tertentu. 2) Wakaf dilakukan dengan tanpa batas waktu dan rekeningnya harus terbuka dengan nama yang ditentukan oleh Wakif. Contoh Fakta Pemberdayaan Wakaf Tunai Salah satu tindakan riil operasional wakaf tunai adalah sertifikat wakaf tunai yang dipelopori oleh M. 6) Wakif dapat meminta bank mempergunakan keseluruan profil untuk tujuan−tujuan yang telah ia tentukan. sebuah gedung wakaf dapat disewakan yang hasilnya dipergunakan sesuai dengan tujuan akad wakaf. 9) Atas setiap setoran wakaf tunai harus diberikan tanda terima dan setelah jumlah wakaf tersebut mencapai jumlah yang ditentukan.17 Misalkan atas alasan biaya pemeliharaan yang cukup tinggi dibandingkan dengan keuntungan yang didapat. Bank harus mengelola Wakaf tersebut atas nama Wakif.” Hukum Perwakafan Di Indonesia” ( Kudus: Darul Ulum Press. 3) Wakif mempunyai kebebasan memilih tujuan−tujuan yang diinginkan asal tidak bertentangan dengan shari'ah. Bagian keuntungan yang tidak dibelanjakan akan secara otomatis ditambahkan pada wakaf dan profil yang diperoleh akan bertambah terus. barulah diterbitkan sertifikat. Operasionalisasi Sertifikat Wakaf Tunai sebagaimana yang diterapkan oleh SIBL adalah sebagai berikut: 1) Wakaf Tunai harus diterima sebagai sumbangan sesuai dengan shari'ah. 17 Suparman usman. 5) Kuantitas wakaf tetap utuh dan hanya keuntungannya saja yang akan dibelanjakan untuk tujuan−tujuan yang telah ditentukan oleh wakif. Deposit−deposit berikutnya juga dapat dilakukan dengan jumlah setoran pertama atau kelipatannya. 4) Wakaf Tunai selalu menerima pendapatan dengan tingkat (rate) tertinggi yang ditawarkan oleh bank dari waktu kewaktu. Ltd (SIBL)−nya.A Manan dengan Social Investment Bank. 1994) 25 .dikelola seperti mengelola wakaf tunai yang mutlak. 8) Wakif dapat juga meminta kepada bank untuk merealisasikan wakaf tunai pada jumlah tertentu untuk dipindahkan dari rekening wakif pada SIBL.

L.misalnya ada perubahan tata ruang kota. masalah wakaf uang. sebagai contoh Dompet Dhuafa Republika. boleh jadi (dan kemungkinan besar) menggunakan dana wakaf menjadi suntikan dana likuiditas maupun dana investasi sektor riil. perubahan peruntukan harta benda wakaf dikarenakan -salah satunya. Namun. Beberapa kasus terjadi misalnya. amanat UU menyebutkan pengelola (nadzir) adalah hanya lembaga keuangan syariah.htm (10 desember 2011) 26 . sehingga harus digusur atau dipindahkan. LKS adalah lembaga profit dan komersial. Hal ini menimbulkan dua implikasi yang serius. “wakaf” dalam http://makalah-hukum-i. dan lembaga yang lain.18 Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Diakomodasinya wakaf dalam bentuk benda bergerak. 18 Rizal. tereduksinya potensi kemandirian dalam rangka pemberdayaan umat yang boleh jadi secara manajemen keuangan lebih baik dan akuntabel ketimbang LKS. Pertama. Wakaf: Institusi Baru dalam Praktik Badan Wakaf Indonesia (BWI) Badan Wakaf Indonesia (BWI) merupakan badan bentukan pemerintah untuk melakukan pembinaan dan pengawasan nadzir dan pengelolaan harta benda wakaf. kedua. para nadzir baik perorangan maupun lembaga tidak bertanggung jawab atas harta benda wakaf yang dikelola.patdn. yang melupakan esensi dari wakaf uang untuk kemaslahatan dan kesejahteraan umat.10) Prinsip dan dasar−dasar peraturan shari'ah wakaf tunai dapat ditinjau kaembali dan dapat berubah.

M. f. Objek shadaqah/hibah boleh diberikan atau dijual pada pihak lain. Menyerahkan kepemilikan suatu barang kepada orang lain. 27 . f. d. Pengelolaan objek diserahkan administratur yang nadzir/mutawalli. c. wakaf kepada disebut Shodaqoh a. Hak milik atas barang diberikan kepada penerima shadaqah/hibah. Objej shadaqah/hibah tidak harus kekal zatnya. e. b. e. d. Manfaat barang biasanya dinikmati untuk kepentingan sosial. Perbedaan antara Wakaf dengan Shodaqoh Berikut adalah perbedaan wakaf dan shodaqoh: Wakaf a. Objek wakaf tidak boleh diberikan atau dijual kepada pihak lain. Hak milik atas barang dikembalikan kepada Allah. Manfaat barang dinikmati oleh penerima shadaqah/hibah. Menyerahkan kepemilikan suatu barang kepada pihak lain b. Pengelolaan shadaqah/hibah diserahkan kepada penerima. Objek wakaf biasanya kekal zatnya. c.

Kesimpulan Dalam Undang-undang nomor 41 tahun 2004.BAB III PENUTUP A. Jumlah harta wakaf tetap utuh dan hanya keuntungannya saja yang akan dibelanjakan untuk tujuan-tujuan yang telah ditentukan oleh Wakif. namun tantangan selalu ada karena mereka berfikir bagaiman wakaf ini bias berkembang dan terus mengalirakn manfaat bagi ummat dan menghasilkan pahala bagi Muwakif. 28 . DPU Dt memandang wakaf boleh dikata tidak memiliki kendala. Buat replikasi di Tanah wakaf tertentu yang telah ada atqau sedang dikembangkan untuk dikloning ditempat lain. Strategi dan Rencana kedepan DPU DT dalam mengelola Wakaf adalah Perbanyak sosialisasi dan promosi tentang wakaf. dan Wakif dapat meminta keseluruhan keuntungannya untuk tujuan-tujuan yang telah ia tentukan. Prinsip-prinsip Pengelolaan Wakaf adalah Seluruh harta benda wakaf harus diterima sebagai sumbangan dari wakif dengan status wakaf sesuai dengan syariah. Wakif mempunyai kebebasan memilih tujuan-tujuan sebagaimana yang diperkenankan oleh Syariah. Menurut pandangan dari DT wakaf sangat menarik untuk dikembangkan dan disosialisasikan kepada masyarakt khususnya untuk wakaf yang dikelola secara produktif dan hasilnya untuk kegiatan social. Wakaf dilakukan dengan tanpa batas waktu. wakaf diartikan dengan perbuatan hukum Wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah. Pembuatan akuntabilitas dalam kinerja lembaga.

bandung: simbiosa rekatama media. Chairuman. Didin. 2006. Abdul gani. “ lembaga pengelolaan wakaf” dalam http://hendrakholid. Suparman. “hukum wakaf di indonesia” dalam http://hukum-wakaf-di-indonesia. menuju era wakaf produktif. Wallahu‟alam. 2004. Hukum Perjanjian dalam Islam. 2004.htm 29 . 2008. Dalam http:///F:/wakaf%20makalah/bahan%20wakaf/Pengertian%20Wakaf%20%C2%AB. Dalam http:///F:/wakaf%20makalah/bahan%20wakaf/Pengertian%20Wakaf%20dan%20Ketentuann ya. Syafi‟i. Antonio.htm Hendra kholid. “praktek pengelolaan wakaf” dalam http://Makalah-Hasan-Wakaf.htm Anne Ahira. andri. DAFTAR PUSTAKA Abdullah. perwakafan tanah di indonesia.Jakarta: Direktorat Pemberdayaan Wakaf.. jakarta: iiman dan dompet duafa republika. penulis merasa makalah ini sangat sederhana dan jauh dari kesempurnaan. Lubis. ”Pengertian wakaf”. No name. Jakarta: Kencana. Al – alabij. 1994. No name. ”Pengertian Wakaf”. Pasaribu dan Suhrawardi K.net/blog/2011/04/16/lembaga-pengelola-wakaf-2/. 2006. wakaf produktif.html No name. Soemitra. adijani.htm. 2009. Ujang sutaryat. Saran dan Kritik Dengan kerendahan hati. Usman. 2002. Perkembangan Pengelolaan Wakaf Di Indonesia. jakarta: PT. hukum wakaf.B. Hafidhuddin. Jakarta selatan: mitra abadi press. Saran dan kritik yang konstruktif sangat diperlukan demi kesempurnaan makalah sehingga akan lebih bermanfaat dalam kontribusinya bagi keilmuan. Hukum Perwakafan Di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika. Kudus: Darul Ulum Press. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Raja Grafindo Persada.

Suparman. 1994. Rizal.htm 30 .htm Idrus andy rahman. Hukum Perwakafan Di Indonesia. “wakaf” dalam http://makalah-hukum-i.patdn. “Perkembangan Wakaf dalam Wacana Fiqh Islam dan Pemberdayaannya dalam Pembangunan” dalam http://Diskusi%201. Kudus: Darul Ulum Press.No name. “wakaf uang dalam perspektif fikih” dalam http://Makalah.htm Usman.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->