SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA, 1 JUNI 1945 Menjelang kekalahannya di akhir Perang Pasifik, tentara pendudukan Jepang berusaha menarik

dukungan rakyat Indonesia dengan membentuk Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia Merdeka, yang dinamakannya Pancasila. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai. Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno itu. Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikusno Tjokrosujoso, Abdulkahar Muzakir, HA Salim, Achmad Soebardjo dan Muhammad Yamin) yang bertugas : Merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen itu sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Demikianlah, lewat proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya Pancasila penggalian Bung Karno tersebut berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945, yang disahkan dan dinyatakan sebagai dasar negara Indonesia Merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945. Dalam kedudukan sebagai pemimpin bangsa, Bung Karno tidak pernah melepaskan kesempatan untuk tetap menyosialisasikan Pancasila. Lewat bebagai kesempatan, baik pidato, ceramah, kursus, dan kuliah umum, selalu dijelas-jelaskannya asal-usul dan perkembangan historis masyarakat dan bangsa Indonesia, situasi dan kondisi yang melingkupinya, serta pemikiran-pemikiran dan filosofi yang menjadi dasar dan latar belakang "lahirnya" Pancasila. Juga selalu diyakin-yakinkannya tentang benarnya Pancasila itu sebagai satu-satunya dasar yang bisa dijadikan landasan membangun Indonesia Raya dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berwilayah dari Sabang sampai Merauke, yang merdeka dan berdaulat penuh, demokratis, adil-makmur, rukun-bersatu, aman dan damai untuk selama-lamanya. Meskipun telah menjadi dasar negara dan filsafat bangsa, pada sidang-sidang badan pembentuk Undang-Undang Dasar (Konstituante) yang berlangsung antara tahun 1957 sampai dengan 1959, Pancasila mendapat ujian yang cukup berat. Tapi berkat kuatnya dukungan sebagian besar rakyat Indonesia, lewat Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Pancasila tetap tegak sebagai dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia. Tetapi ternyata pihak neo-kolonialis dan pihak yang anti-Pancasila tidak tinggal diam. Setelah meletusnya G30S pada tahun 1965, tidak hanya Sukarno yang harus "diselesaikan" dan "dipendhem jero", bukan hanya Republik Proklamasi yang harus diberi warna dan diperlemah, tetapi juga roh bangsai yang bernama Pancasila itu harus secara halus dan pelan-pelan ditiadakan dari bumi Indonesia. Dengan melalui segala cara dilakukanlah upaya untuk menghapuskan nama Sukarno dalam kaitannya dengan Pancasila. Misalnya, dinyatakan tanggal 18 Agustus 1945 sebagai hari lahir Pancasila, bukan 1 Juni 1945. Demikian juga disebutkan, konsep utama Pancasila berasal dari Mr. Muh. Yamin, yang berpidato lebih dahulu dari Bung Karno. Tetapi kebenaran tidak bisa ditutup-tutupi untuk selamanya. Ketika pemerintah Belanda menyerahkan dokumen-dokumen asli sidang BPUPKI, terbuktilah bahwa pidato Yamin tidak terdapat di dalamnya. Dengan demikian gugur pulalah teori bahwa Yamin adalah konseptor Pancasila. Maka polemik

“Indonesia merdeka yang akan kita dirikan nanti. kesewenang-wenangan. dan pidato peringatan Pancasila di Jakarta. Kami yakin. Namun belum ada satu pun yang memenuhi syarat suatu sistem filsafat dasar untuk di atasnya dibangun Indonesia Merdeka. penuh dengan korupsi. krisis itu menimbulkan kesimpulan. dan menjadi tidak yakin lagi akan kebenarannya. maka dirasa sangat perlu untuk menyebarluaskan kembali Pancasila ajaran Bung Karno ke segenap lapisan masyarakat dan terutama generasi muda Indonesia. Tapi sebagai akibat akumulatif dari polemik Pancasila itu. penuh dengan kebijaksanaan-kebijaksanaan dan tindakan-tindakan yang anti-demokrasi dan anasional. kursus atau kuliah umum yang pernah diberikan oleh Bung Karno dalam berbagai kesempatan. Kesemuanya itu akhirnya membawa bangsa ini serba terpuruk dan mengalami krisis di segala bidang (krisis multidimensional) yang menyengsarakan rakyat dan mengancam kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia. yang berasal dari tangan pertama ini akan sangat diperlukan oleh segenap putera tanah air yang terus berusaha menjaga dan mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 BAB I Pendahuluan Menjelang kekalahannya di akhir Perang Pasifik. tentara pendudukan Jepang berusaha menarik dukungan rakyat Indonesia dengan membentuk Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dr. akhirnya orang menjadi skeptis terhadap Pancasila. semakin sayup. kabur pemahaman dan pengertian-pengertiannya. selain pidato Lahirnya Pancasila. Untuk itu dalam himpunan ini. . dengan acara tunggal menjawab pertanyaan Ketua BPUPKI. KRT Radjiman Wedyodiningrat. kolusi dan nepotisme. tak terdengar lagi gaung dan geloranya. dasarnya apa?” Hampir separuh anggota badan tersebut menyampaikan pandangan-pandangan dan pendapatnya.mengenai Pancasila pun berakhir dengan sendirinya. kekejaman. agar kita semua bisa memahaminya secara utuh. Yang menyedihkan. Pancasila semakin hari semakin redup. dan bukannya kesalahan pelaksana atau dalam pelaksanaannya. yang sangat jauh dari cita-cita segenap bangsa Indonesia. Apalagi bersamaan dengan kampanye "menghabisi" Bung Karno itu dipropagandakan tekad untuk melaksanakan Pancasila "secara murni dan konsekuen". Padahal di balik kampanye itu. dan siap untuk memperjuangkan dan melaksanakannya. juga disertakan ceramah. Misalnya kursuskursus Pancasila yang berlangsung selama beberapa bulan di Jakarta. Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia Merdeka. Badan ini mengadakan sidangnya yang pertama dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. yang dinamakannya Pancasila. ceramah pada seminar Pancasila di Yogyakarta. sistem dan praktek-praktek yang dilaksanakan justru penuh ketidakadilan. Menyadari akan semuanya itu. penindasan dan penginjak-injakan hak asasi manusia. bahwa yang salah selama ini adalah dasar negara dan falsafah bangsa Pancasila. meyakini akan kebenarannya. Pada tanggal 1 Juni 1945. bahwa kehadiran sebuah buku yang berisi pidato "Lahirnya Pancasila" beserta rangkaian uraian yang menjelaskannya. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai.

Pidato Muhammad Yamin itu berisikan lima azas dasar untuk Negara Indonesia Merdeka yang diidam-idamkan itu. Abdulkahar Muzakir. Peri Kerakyatan 5. Kenyataan mengenai isi pidato serta usul tertulis mengenai Rancangan UUD yang dikemukakan oleh Muhammad Yamin itu dapatlah meyakinkan kita bahwa Pancasila tidaklah lahir pada tanggal 1 Juni 1945 karena pada tanggal 29 Mei 1945 Muhammad Yamin telah mengucapkan pidato serta . Soepomo dan Soekarno menyumbangkan pemikiran mereka bagi dasar Negara Indonesia. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Achmad Soebardjo dan Muhammad Yamin) yang bertugas “merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkn Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945.Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno itu. Peri Kemanusiaan 3. Muhammad Yamin (29 Mei 1965) Organisasi yang beranggotakan 67 orang Indonesia dan 7 orang Jepang ini mengadakan sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei 1945 untuk merumuskan falsafah dasar Negara bagi Negara Indonesia. Paksi Bhinneka Tunggal Ika. Abikusno Tjokrokusumo. BAB II MENGAPA 1 JUNI 1945 DIPERINGATI SEBAGAI HARI LAHIRNYA PANCASILA ? Sejarah perumusan Pancasila berawal dari pemberian janji kemerdekaan oleh penjajah Jepang kepada bangsa Indonesia yang saat itu disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang Kuniaki Koiso pada tanggal 7 September 1944. dan menjadikan dokumen tiu sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Kebangsaan Persatuan Indonesia. Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. Muhammad Yamin. yakni : 1. Ke-Tuhanan Yang Maha Esa. Peri Kebangsaan 2. Mr. 5. 3. Kesejahteraan Rakyat Setelah berpidato beliau menyampaikan usul tertulis mengenai Rancangan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Di dalam Pembukaan dari Rancangan Undang-Undang Dasar itu tercantum perumusan lima azas dasar Negara yang berbunyi sebagai berikut : 1. 2005). Soekarno. 4. a. Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab. Dalam hal ini Muhammad Yamin mendapatkan kesempatan pertama untuk berpidato dihadapan sidang lengkap Badan Penyelidik. Muhammad Hatta. Perlu dicatat bahwa usul lima azas dasar Negara yang dikemukakan oleh Muhammad Yamin secara lisan dan yang dikemukakan secara tertulis terdapat perbedaan baik perumusan kata-katanya maupun sistematikanya.” Demikianlah. lewat proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya Pancasila penggalian Bung Karno tersebut berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945. AA Maramis. HA Salim. tahun Showa 20) yang bertujuan untuk mempelajari hal-hal yang berhubungi dengan tata pemerintahan Indonesia Merdeka. Kemudian pemerintah Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usahausaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 1 Maret 1945 (2605. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Peri Ketuhanan 4. 2. yang disahkan dan dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia Merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945 (Diambil dari Pancasila Bung Karno.

Perbedaannya adalah pada sila kedua dan ketiga. Pda waktu itu MANIPOL dianggap sebagai pengamalan dari Pancasila dengan “Nasakom” dan “Lima Azimat Revolusi”.menyampaikan usul rancangan UUD Negara Republik Indonesia yang berisi lima azas dasar Negara. “Sosio _ Demokrasi” dan “Ke – Tuhanan” itu disebut Trisila yang dikatakannya sebagai perasaan dari lima sila. Dalam pidato itu dikemukakan/diusulkan juga lima hal untuk menjadi dasar-dasar Negara Merdeka yang perumusan serta sistematikanya sebagai berikut : 1. sebagaimana diketahui di dalam Pancasila yang sekarang tidak terdapat. Kedua kata tersebut diatas yakni kata “Kebangsaan” dan “Rasa”. pidato Ir. Soekarno 1 Juni 1945 diterbitkan/dipublikasikan dengan nama “Lahirnya Pancasila” kemudian menjadi popular dalam masyarakat bahwa Pancasila adalah nama dari Dasar Negara kita meskipun bunyi rumusan dan sistematika serta metode berpikir antara usul Dasar Negara 1 Juni 1945 tidak sama dengan Dasar Negara yang disahkan dalam Pembukaan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945. Soekarno (1 Juni 1945) Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Pada tanggal 17 Agustus 1959 diucapkan pidato Presiden Soekarno yang kemudian menjadi MANIPOL. Internasionalisme atau Perikemanusiaan 3. dan kelima baik perumusan maupun tempatnya sama dengan Pancasila yang sekarang. Soekarno itu kita bandingkan dengan Pancasila yang sekarang. Pada tahun 1958 dan 1959 Presiden Soekarno memberikan kursus-kursus dan kuliah umum di istana Negara Jakarta dan Yogyakarta yang pada tanggal 1 Juni 1964 dibukukan dengan judul “Tjamkan Pantja-Sila !”. Muh Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 itu hampir sama dengan Pancasila yang sekarang ini (Pembukaan UUD 1945). Tiga sila yakni : Sila pertama. b. dan digunakannya kata “Rasa” pada sila “Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab”. perumusan dan sistematik yang dikemukakan oleh Mr. Selain itu perumusan kedua Sila itupun ada sedikit perbedaan. Ir. Mufakat atau Demokrasi 4. yaitu digunakannya kata “Kebangsaan” pada sila “Kebangsaan Persatuan Indonesia”. Dikatakannya bahwa nama ini berasal dari seorang ahli bahasa kawan beliau tetapi tidak dikatakannya siapa. Soekarno itu lain dari perumusan dan sistematik Pancasila yang sekarang. Kemudian “Sosio – Nasionalisme”. Bahkan lebih dari itu. Selanjutnya azas muakat atau Demokrasi dalam hal ini demokrasi politik dihadapkan dengan azas kesejahteraan social yakni demokrasi ekonomi dan menjadi “Sosio – Demokrasi”. Ketuhan yang berkebudayaan Untuk lima dasar Negara oleh beliau diusulkan pula agar diberi nama Pancasila. Dengan pola berpikir yang dialektis ini maka azas kebangsaan Indonesia atau Nasionalisme dihadapkan dengan azas Internasionalisme atau perikemanusiaan dan menjadi “Sosio – Nasionalisme”. nyata sekali bahwa perumusan dan sitematik Ir. keempat. Dengan demikian kiranya dapat dimengerti bahwa beliau tidak menggunakan cara berpikir filosofis dan religius ini. Usul mengenai nama Pancasila ini kemudian diterima oleh sidang. Kebangsaan Indonesia 2. Soekarno itu merupakan hasil pemikiran atas dasar “denk methode historisch materiliasme”. Kesejahteraan Sosial 5. Jika perumusan dan sistematik yang dikemukakan/diusulkan oleh Ir. Pada tahun 1947. Kemudian meletuslah pengkhiatanatan G 30 S/PKI tanggal . Soekarno mengucapkan pidatonya di hadapan sidang hari ketiga Badan Penyelidik. Sistematik yang dikemukakan oleh Ir. Trisila ini kemudian diperas lagi menjadi ekasila yakni “Gotong Royong”. yang di dalam sistematik usul Muhammad Yamin berbalikan dengan sistematik yang ada pada Pancasila sekarang.

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (9 Agustus 1945) Pada tanggal 9 Agustus 1945 terbentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonseia yang kemudian disingkat PPKI. Agus Salim. A. Ketika pemerintah Belanda menyerahkan dokumen-dokumen asli BPUPKI terbuktilah bahwa pidato Muhammad Yamin tidak terdapat didalamnya.1 Oktober 1965. Drs. Setelah meletusnya G 30 S/PKI pada tahun 1965 tidak hanya Soekarno yang harus “diselesaikan” dan “dipendem jero”. Setelah mengadakan pembahasan maka oleh sembilan tokoh tersebut disusunlah sebuah Piagam yang kemudian terkenal dengan nama “Piagam Jakarta” yang didalamnya terdapat perumusan dan sistematik Pancasila sebagai berikut : 1. Persatuan Indonesia 4. A. Achmad Soebardjo. Soekarno diangkat sebagai ketua dan Moch. 22 Juni 1945 dan 14 Juli 1945. Abikoesno Tjokrosoejoso. H. Piagam Jakarta (22 Juni 1945) Pada tanggal 22 Juni 1945 sembilan tokoh nasional yang juga tokoh-tokoh Dokuritsu Junbi Choosakai mengadakan pertemuan untuk membahas pidato serta usul-usul mengenai azas dasar Negara yang telah dikemukakan dalam sidang badan penyelidik. Soekarno. Dengan melalui segala cara dilakukan upaya untuk menghapuskan nama Soekarno dalam kaitannya dengan Pancasila. Moch. kabur pemahaman dan pengertian-pengertiannya dan menjadi tidak yakin akan kebenarannya. Maka polemic mengenai Pancasila pun berakhir dengan sendirinya tetapi sebagai akibat akumulatif dari polemik Pancasila akhirnya orang menjadi skeptis terhadap Pancasila. Misalnya dinyatakannya tanggal 18 Agustus 1945 sebagai hari lahir Pancasila bukan 1 Juni 1945. Berdasarkan Radiogram Sekretaris Negara Mayjen TNI Alam Syah sejak tahun 1970 hingga sekarang tanggal 1 Juni tidak lagi diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Sampai disini kita dapat mengetahui bagaimana hubungan secara kronologis sejarah perumusan dan sistematik-sistematik lima azas dasar Negara berturut-turut mulai tanggal 29 Mei 1945. Dengan demikian gugur lah teori bahwa Muhammad Yamin adalah konseptor Pancasila. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Tanggal 1 Oktober 1965 dinyatakan sebagai “Tonggak Demokrasi Orde Baru” dan selanjutnya diperingati sebagai “Hari Kesaktian Pancasila”. Ir. Muhammad Yamin. H. e. K. dengan kewajian menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. c. 2. Mr. Hatta. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Abdoelkahar Muzakir. Akan tetapi inipun belum final disamping Badan itu sendiri belum merupakan perwakilan yang representative. Apa yang telah terjadi pada tanggal-tanggal tersebut belumlah merupakan suatu keputusan yang final karena perumusan dan sistematik itu barulah merupakan usul perorangan kecuali Piagam Jakarta yang telah diterima oleh Badan Penyelidik. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Adapun sembilan tokoh nasional itu ialah : Ir. Demikian juga disebutkan konsep utama Pancasila berasal dari Muhammad Yamin yang lebih dahulu berpidato daripada Soekarno. Wachid Hasjim dan Mr. Penerimaan Piagam Jakarta oleh Badan Penyelidik (14 Juli 1945) Piagam Jakarta yang didalamnya terdapat perumusan dari sistematik Pancasila sebagaimana diuraikan tersebut diatas itu kemudian diterima oleh Badan Penyelidik dalam sidangnya (kedua) pada tanggal 14 – 16 Juli 1945. d. Tetapi kebenaran tidak bisa ditutupi untuk selamanya. 1 Juni 1945. Mr. Badan yang . Hatta sebagai Wakilnya. Ketuhanan. Maramis.

Pengesahan Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 telah melahirkan Negara Republik Indonesia. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. UUD 1945 yang telah disahkan oleh PPKI terdiri dari dua bagian yaitu bagian “Pembukaan” dan bagian “Batang Tubuh UUD 1945” yang berisi : 37 pasal. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Menurut teori hokum badan seperti itu mempunyai wewenang untuk meletakkan Dasar Negara (poko kaidah Negara yang fundamental). Proklamasi Kemerdekaan merupakan titik kulminasi dari pada perjuangan bangsa Indonesia dalam membebaskan dirinya untuk mencapai kemerdekaan Negara dan bangsa yang telah berabadabad dijajah. Hatta atas nama bangsa Indonesia bertanggal 17 Agustus 1945 (naskah asli memakai tahun Jepang 05 = 2605) Dari kenyataan sejarah itu dapatlah kita ketahui bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia bukanlah hadiah dari Jepang melainkan sebagai suatu perjuangan dan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Untuk melengkapi alat-alat kelengkapan Negara sebagaimana lazimnya suatu Negara yang merdeka maka Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) segera mengadakan sidang. karena disamping mempunyai kedudukan Konstitusional juga disahkan oleh suatu Badan yang mewakili seluruh bangsa Indonesia (PPKI) yang berarti disepakati oleh seluruh rakyat Indonesia. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Rumusan Dasar Negara Pancasila yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 inilah yang sah dan benar.mula-mula bertugas memeriksa hasil-hasil Badan Penyelidik tetapi menurut sejah kemudian mempunyai kedudukan dan berfungsi penting sekali yaitu . f. . Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Pada saat itu terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. 1. 1 aturan tambahan terdiri dari 2 ayat. Soekarno dan Drs. Proklamasi Kemerdekaan (17 Agustus 1945) Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kalah kepada sekutu. Inggris yang oleh sekutu diserahi tugas untuk memelihara keamanan di Asia Tenggara termasuk di Indonesia pada saat itu belum datang. Sementara itu sambil menunggu kedatangan Inggris tugas penjagaan keamanan di Indonesia oleh sekutu diserahkan kepada Jepang yang telah kalah perang. g. Sebagai Pembentuk Negara. Pemimpin-pemimpin bangsa Indonesia terutama para pemudanya segera menanggapi situasi ini dengan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Naskah Proklamasi ditanda tangani oleh Ir. Mewakili seluruh Bangsa Indonesia 2. Situasi kekosongan kekuasaan itu tidak disia-siakan oleh bangsa Indonesia. Moh. 1 aturan peralihan terdiri atas 4 pasal. Penyelenggaran Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang telah terbentuk sebelumnya yang kita anggap mewakili bangsa Indonesia seluruhnya dan yang merupakan sebagai Pembentuk Negara Republik Indonesia. Dalam sidangnya pada tanggal 18 Agustus 1945. (yang menyusun Negara Republik Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945) 3. Persatuan Indonesia 4. PPKI yang telah disempurnakan antara lain telah mengesahkan Undang-undang Dasar yang kini terkenal dengan UUD 1945. Didalam bagian “Pembukaan” yang terdiri atas empat alenia yang tercantum perumusan Pancasila yang berbunyi sebagai berikut : 1.

Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia 4. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Pancasila dalam pengertian ini juga sering disebut way of life. Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup sehari-hari dengan kata lain Pancasila digunakan sebagai penunjuk arah semua kegiatan. Contohnya : Pancasila dikatakan sebagai “alat pemersatu bangsa” yang sengaja diberi pengertian/tafsiran yang salah oleh tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) D. Oleh sebab itu pada hakekatnya Pancasila mempunyai dua pengertian poko yaitu Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa. Pancasila yang harus dihayati ialah Pancasila sebagaimana yang tercantum di dalam Pembukaan UUD 1945. wereldbeschouwing. Pancasila sebagai Sumber dari segala Sumber Hukum (Sumber tertib Hukum) dari Negara Republik Indonesia 6. Pancasila sebagai norma fundamental maka Pancasila berfungsi sebagai cita-cita atau idea yang semestinya harus selalu diusahakan untuk dicapai oleh tiap-tiap manusia Indonesia sehingga cita-cita itu bias terwujud menjadi suatu kenyataan. pegangan hidup. Penyebutan yang bermacam-macam yang sering kita dengar didalam masyarakat dapat dirumuskan secara sistematis sebagai berikut : 1. wereld en levesbeschouwing. Adalah benar bahwa Pancasila dapat dipergunakan sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia karena memang di dalam Pancasila terkandung azas-azas persatuan dan kesatuan bagi hidup bersama segenap bangsa Indonesia sehingga dengan Pancasila persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia menjadi kokoh dan kekal.BAB III KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP DAN DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA Pancasila sebagai dasar Negara itu digali dari Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia (Dasar falsafah Negara Republik Indonesia) 5. jiwa kebangsaan. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia (waktu mendirikan Negara) 7. Penyebutan atau pengertian yang bermacam-macam yang dihubungkan dengan Pancasila dapat dikembalikan kepada dua pengertian pokok tersebut diatas. Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia . Tetapi dengan adanya berbagai penyebutan terhadap Pancasila tersebut kadang-kadang dapat mengaburkan pengertian dan fungsi yang pokok (proporsional) yaitu sebagai dasar Negara. 2. pandangan hidup. Pancasila sebagai Falsafah hidup yang mempersatukan Bangsa Indonesia. Dengan demikian. jiwa keagamaan (sebagai manifestasi/perwujudan sila Ketuhan Yang Maha Esa). jiwa kerakyatan dan jiwa yang menjunjung tinggi keadilan sosial selalu terpancar dari dalam segala tingkah laku serta sikap hidup seluruh bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia 2. jiwa yang berperikemanusiaan. Aidit yaitu apabila bangsa Indonesia telah bersatu maka Pancasila tidak diperlukan lagi dan Dasar Negara Indonesia dapat diganti dengan ideology yang lain (Komunis). pandangan dunia. N. 1. Dilihat dari segi positifnya ini berarti bahwa Pancasila dapat diterima dan dipergunakan Bangsa Indonesia dalam segala bidang kehidupan. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan Bangsa Indonesia (seperti yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945) 8. weltanschauung. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia 3. petunjuk hidup.

Gara-gara ulah golongan muda.Pancasila dalam pengertian ini sering disebut Dasar Falsafah Negara. Golongan muda. tidak absolute atau mutlak. Padahal. Philosofische Grondslag dari Negara. Upaya itu hanya akan menimbulkan dendam sejarah. Karena itu dalam mencari kebenaran Pancasila sebagai philosophical way of thinking tidaklah perlu sampai menimbulkan pertentangan dan persengketaan apalagi perpecahan. diwakili Hatta. sejarawan dan penatar P4 tidak berani menyatakan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila. menyatakan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia membuat skenario proklamasi pada 16 Agustus 1945. 2010 · 19 Comments · aspirasi sejak reformasi bergulir. Kebenaran yang absolute adalah kebenaran yang ada pada Tuhan Yang Maha Esa. Lebih dari 30 tahun zaman Orde Baru. sampai September pun belum tentu proklamasi dikumandangkan. ada beberapa alasan. Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan Negara dengan kata lain Pancasila dipergunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan Negara.nama lain seperti Sjafruddin Prawiranegara. pertanyaan. lahirnya sesuatu gagasan sebagai sesuatu yang abstrak memang tidak mudah ditentukan dengan tajam. Natsir juga penting dibebaskan dari manipulasi sejarah. ide Pancasila pertama kali dicetuskan Muhamad Yamin pada 29 Mei 1945 di depan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).Ada juga polemik golongan tua dan muda dalam proklamasi. alasan lain. seperti pidato Bung Karno ini. sedangkan pengertian yang bersifat ethis dan filosofis adalah didalam fungsinya sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cita-cita dalam mencari kebenaran. kalau tidak didesak golongan muda. diwakili Adam Malik. Sjahrir. Tidak hanya Bung Karno --sebagaimana rekomendasi Sidang Tahunan MPR 2003 untuk merehabilitasi para pahlawan-. Pancasila sebagai philosophical way of thinking dapat dianalisa dan dibicarakan secara mendalam. (Nugroho Notosusanto berjudul "Naskah Proklamasi jang otentik dan Rumusan Pancasila jang otentik") menelusuri hari lahirnya pancasila May 31st. menyatakan. karena orang berpikir secara filosofis tidak akan ada hentin-hentinya. perdebatan lahirnya pancasila menghangat setiap menjelang 1 juni. Pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis adalah didalam fungsinya sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya. Ada pendapat. Sebab. namun ada juga yang tidak menyetujui usulan itu. Yamin dalam enam tulisannya mengakui bahwa ide Pancasila sebagai dasar negara diperkenalkan pertama kali oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI. Yang dapat kita pastikan adalah saat pengesahan formal dan resmi suatu dokumen". Bahwa sudah bukan zamannya lagi menutup-nutupi peran tokoh sejarah yang berjasa pada negara. dan Moh. Namun demikian harus disadari bahwa kebenaran yang dapat dicapai manusia adalah kebenaran yang masih relative. Golongan tua. 1 Juni 1945. upaya pemunculan fakta sejarah secara proporsional. Ideologi Negara. BAB IV PENUTUP Kesimpulan Apa pun. ada sebagian orang berkehendak 1 juni ditetapkan sebagai lahirnya pancasila. "Kiranya tidak perlu lahirnya Pancasila itu kita kaitkan kepada seorang tokoh secara mutlak. penting untuk menyadarkan setiap penguasa. menjadi 17 Agustus. Staatsidee. secara legalitas hari lahirnya pancasila ditetapkan tanggal 18 agustus sesuai keppres 18 tahun 2002. 1 oktober sudah diperingati sebagai hari kesaktian pancasila. proklamasi tertunda satu hari. apa urgensinya memperdebatkan hari lahirnya pancasila? menarik sekali pernyataan sejarahwan anhar gonggong menyangkut hari lahir pancasila: .

pancasila tercetus pada sidang bpupki tanggal 29 mei . toh yang lebih utama. artinya melihat dari sudut pandang negara. sudahkah kita mengamalkan pancasila? . selain urutan sila-sila yang tidak sama. sejarah ini begitu sensitif. berpolemik dan tidak hanya satu versi. internasionalisme atau perikemanusian. dan untuk mengerti indonesia. pada tanggal itu pancasila belum dinobatkan sebagai dasar negara. saya berpendapat bahwa ibu kandung pancasila ini adalah indonesia itu sendiri. moh yamin atau soekarno. pertanyaan selanjutnya. tentu secara obyektif perlu dipertimbangkan secara utuh konsepnya. kesejahteraan sosial dan ketuhanan yang berkebudayaan). sebab indonesia belum dinyatakan merdeka” saya rasa inilah titik tolak pembahasanya. semoga saja perdebatan dan polemik lahirnya pancasila tidak membawa kesia-sian bagi negara indonesia ini. hilangkan presepsi dan pretensi bahwa orde baru (soeharto) sengaja menenggelamkan kebesaran soekarno dengan merekayasa sejarah lahirnya pancasila. kemudian dipersepsi dengan orang dan ideologinya. terlepas dari siapa sebenarnya pencetus pertama pancasila. ataukah kapan pancasila secara lengkap dan urutan sila yang sesuai dengan sekarang kita kenal itu ditetapkan? ibarat kelahiran seorang bayi manusia. namun menelusuri jejak sejarah lahirnya pancasila bukan perkara mudah. saya sebagai warga bangsa mengajak untuk melihat hari lahirnya pancasila dalam kerangka kenegaraan dan kebangsaan indonesia. apakah hari lahir pancasila itu dasarkan pada pertama kali kata “pancasila” itu disampaikan. rumusan pancasila baik soekarno maupun moh yamin berbeda dengan rumusan pancasila yang sekarang tercantum dalam pembukaan undang-undang dasar 1945. namun. juga konsep trisila dan ekasila yang juga disampaikan soekarno. indonesia merdeka dan bernegara sejak tanggal 17 agustus 1945. siapakah ibu kandung pancasila? tidak mudah menjawab pertanyaan ini. soekarno atau siapapun adalah anggota tim bpupki yang berjuang demi indoenesia. dapat bertanya kepada bapak pendiri bangsa (founding father) dan sejarah yang tertulis. berkenaan dengan usulan tanggal 1 juni sebagai hari lahir pancasila dengan merujuk pada saat soekarno menyampaikan konsep pancasila.1 juni 1945. mufakat atau demokrasi. ibarat kelahiran bayi tentu membutuhkan proses panjang dari perkawinan dan kehamilan. kedua. diperas menjadi trisila sosio-nationalisme. yang paling tahu hari kelahirannya adalah ibu kandung. anggaplah proses penggodokan konsep dan nilai pancasila pada sidang bpuki dan ppki itu merupakan proses dari kelahiran indonesia merdeka sekaligus pancasila sebagai dasar negara. mengikuti satu versi sejarah seakan-akan menafikan sejarah lain. ada benang merahnya bahwa pertama. socio-demokratie dan ketuhanan) kemudian diperas lagi menjadi ekasila (gotong royong). pancasila versi soekarno (kebangsaan indonesia. moh yamin. hari lahirnya pancasila bukan dilihat dari orangnya siapa pencetus pertama melainkan hasil kerjasama tim badan persiapan kemerdekaan indonesia.“tanggal 1 juni sudah tepat dijadikan hari lahir pancasila.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful