P. 1
Contoh-Skripsi-Kuantitatif

Contoh-Skripsi-Kuantitatif

|Views: 3,396|Likes:
Published by amikail

More info:

Published by: amikail on Apr 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2013

pdf

text

original

Sections

  • BAB II
  • LANDASAN TEORI PENELITIAN
  • A. Deskripsi Teori
  • B. Kerangka Berpikir
  • C. Hipotesis

34

B A B IV

HASIL PENELITIAN

A. Deskripsi Institusi

1. Sejarah singakat

Pendidirian SMP An-nur Cabangbungin Kabupaten Bekasi di awali

dengan berdirinya Yayasan An-Nur Cabangbungin Kabupaten Bekasi

didirikan Pada tahun 2000 yang dikuatkan dengan Akta Notaris Kun Hidayat

SH No 03 Pada Tanggal 11 Nopember tahun 2000 Oleh para pendirinya yaitu

Drs. Kandi Supriyadi,M.Pd, selaku Ketua, Sobari . B. S.Pd.I.sbg Anggota,

Saan Saripudin A.Ma.,sbg Anggota, Drs. Abdul Kosim. Sbg Anggota,dan

Ahmad firdaus sbg anggota. Dan dibawah yayasan An-nur Maka berdirilah

didalamnya MI Al-Hidayah, PKBM Mandiri, Masjid An-nur, Ponpes

Salafiyah An-Nur, Majlis Ta’lim An-nur. Dan SMP An-Nur Cabangbungin

Bekasi.

Berdirinya SMP An Nur di Desa Lenggahsari Kecamatan

Cabangbungin Kabupaten Bekasi didorong oleh keinginan masyarakat

Kecamatan Cabangbungin khususnya Desa Lenggahsari, yang melihat anak-

anak lulusan Sekolah Dasar banyak yang tidak melanjutkan sekolah ke

tingkat yang lebih tinggi.

Sejalan dengan harapan masyarakat, untuk mendirikan sekolah Lanjutan

Tingkat Pertama (SLTP), Keinginan tersebut disambut dengan sangat

antusias oleh tokoh masyarakat Desa Lenggahsari, dengan obrolan yang

35

singkat diantara keduanya menghasilkan kesepakatan untuk mendirikan

suatu lembaga pendidikan. bermula dari diadakan pengajian rutin di

kelurahan perwira, maka didirikanlah lembaga pendidikan tersebut, yaitu

SMP An Nur mulai tahun pelajaran 2001 .

Keberadaan SMP An Nur Desa Lenggahsari Kecamatan Cabangbungin

Kabupaten Bekasi disambut sangat antusius, hal ini terbukti dari animo

orang tua unntuk menyekolahkan terus meningkat, oleh karena itu tidak

heran jika dalam waktu yang relative singkat SMP An Nur Desa Lenggahsari

Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi berkembang dengan pesat.

Pada awalnya hanya 46 siswa, sedangkan untuk Tahun Pelajaran

2008/2009mencapai 312 siswa.

2. Keadaan Guru dan siswa

a. Keadaan guru

Keadaan guru dapat dilihat table dibawah ini :

NO

NAMA

TEMPAT

TANGGAL

LAHIR

PENDIDIKAN

IJAZAH

JABATAN

1 Samin, S. Pd.I

Bekasi, 18-

11-1978

S1

Kepala Sekolah

2 Nurali, A. Ma.Pd

Bekasi, 21-

05-1977

D2

Tata

Usaha/

Bendahara

3 M. Ali

Bekasi, 15-

SMP

Komite Sekolah

36

05-1966

4 Adi Setia Sukmana,

ST

Bandung, 06-

06-1979

S1

Bid. Kurikulum

5 Ade Suhendra, S.

Sos.I

Bekasi, 08-

12-1981

S1

Bid. Kesiswaan

6 Abdul Kosim, S.Pd.I Bekasi, 09-

09-1970

S1

Bid.

Sarana

Prasarana

7 Siti

Zulaikha,

A.Ma.Pd

Bekasi, 12-

06-1986

D2

Wali Kelas VII

8 Nunung

Nurhasanah,

A.Ma.Pd

Bekasi, 11-

03-1985

D2

Wali Kelas VIII

9 Haryanti, A.Ma.Pd

Bekasi, 07-

05-1986

D2

Wali Kelas IX A

10 Rohadi S.Pd.I

Bekasi, 01-

02-1978

S1

Wali Kelas IX B

11 M. Nur, S.Ag

Bekasi, 12-

03-1972

S1

Guru

12 Drs. Jamhuri

Karawang,

12-04-1966

S1

Guru

13 Ai Suhaeti, S.Sos.I

Pandeglang,

06-07-1978

S1

Guru

14 Wawan

Bekasi, 28-

02-1981

MA

Guru

37

15 Siti Jubaedah

Bekasi, 07-

07-1982

SMEA

Guru

16 Niswan,A.Ma.Pd

Bekasi, 06-

10-1970

D.2

Guru

17 Martin Abu Salam

Bekasi, 10-

03-1986

MAN

Guru

18 Ahdi Fuadi

Bekasi, 09-

12-1984

MAN

Guru

19 Rosip

Bekasi, 21-

07-1977

MA

Guru

20 Ust.Hasanudin

Karawang,

12-03-1978

Ponpes Guru

21 Lia Amelia

Bekasi, 02-

02-1988

SMA

Guru

22 Suhandar

Bekasi,12-

05-1984

MA

Guru

b. Keadaan Siswa

NO

KELAS

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

JUMLAH

1

VII

46

54

100

2

VIII

47

56

103

3

IX

54

55

109

JUMLAH

147

165

312

38

3. Sarana Yang dimiliki

Berdasarkan data sarana yang dimiliki sebagai berikut :

NO

URAIAN

JUMLAH

KET

1

Ruang kelas

6 lokal

Baik

2

Ruang Kep, sek dan guru

1 lokal

Baik

3

Ruang perpustakaan

1 lokal

Baik

4

Kamar mandi /WC

2 lokal

Sedang

5

Meja guru

10 buah

Baik

6

Kursi guru

10 buah

Baik

7

Meja siswa

59 buah

Sedang

8

Kursi siswa

118buah

Sedang

9

Lemari buku

9 buah

Baik

10 Papan tulis

7 buah

Baik

11 Mesin tik

1 buah

Baik

12 Bola Volley

2 buah

Baik

13 Alat olah raga

3 set

Baik

14 Radio kaset

1set

Baik

4 Kegiatan Belajar mengajar.

Dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar yang diadakan di SMP

An Nur Desa Lenggahsari Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi,

yaitu pada pagi hari mulai jam 7.30 sampai dengan jam 12.30.

39

Untuk mencapai hasil yang optimal dalam KBM terutama yang

berkaitan dengan mata pelajaran mulok yang berkaitan dengan keagamaan

tentang Pendidikan Agama Islam, dan ditambah dengan mata pelajaran

muatan local seperti piqh, Nahu shorop ,Al qur’an Hadits dan aqidah

Akhlak, harus memenuhi beberapa komponen yang harus

Dalam Rangka Meningkatkan keterampilan bagi siswa SMP An Nur

Desa Lenggahsari Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi, maka di

tambahkan dengan satu kegiatan Ektra kurikuler PRAMUKA yang dilatih

langsung oleh Sdr Martin, Adih, dan Lia Amelia Kegiatan ini di harapkan

agar murid-murid menjadi orang yang disiplin, trampil, cerda, penuh

tanggung jawab, setia kepada sesame. Kegiatan pramuka ini dilaksanakan

pada hari Minggu mulai jam 8.00 WIB sampai jam 11 WIB. Di pandu oleh

seorang Pembina Pramuka yang di ambil dari salah seorang guru. di bina

oleh Gurunya yaitu Bapak Rohadi SPd.I

B. Deskripsi Karakteristik Responden

Adapun letak geografis SMP An Nur Desa Lenggahsari Kecamatan

Cabangbungin Kabupaten Bekasi, sedangkan jarak tempuh dari SMP An Nur

Desa Lenggahsari Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi .

sementara para wali murid SMP An Nur Desa Lenggahsari Kecamatan

Cabangbungin Kabupaten Bekasi sebagian mata pencaharian sebagaian besar

sebagai buruh pabrik, petani, guru dan sebagian juga TNI/POLRI

40

Letak geografis SMP An Nur di Desa Lenggahsari Kecamatan

Cabangbungin Kabupaten Bekasi, Sementara para wali murid SMP An Nur

Desa Lenggahsari Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi sebagian

mata pencaharian sebagaian besar Sebagai petani, sebagai buruh pabrik, guru

dan sebagian juga TNI/POLRI

Sedangkan responden yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa

SMP An-Nur yang mempunyai karakter yang sama atau homogen, karena

semua siswa berasal dari sekolah yang sama, yang mendapatkan perlakuan

dari guru yang sama, serta menerima materi pelajaran yang sama, baik

intrakurikuler maupun ekstra kurikuler, dengan usia yang relative sama,

status perkawinanpun sama,karena semua belum nikah.

C. Penyajian Analisis data

Data nilai hasil angket tentang Kinerja Guru yang penulis peroleh

sebagai berikut :

Tabel 01
Nilai Hasil Angket Kinerja Guru (Variabel X)

NO
URU
T

NO
. R

JAWABAN TIAP BUTIR SOAL

JUM
LAH

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1

1 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 5 4 3

4 4 3 4 74

2

2 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 5 5 5 4

5 5 5 5 85

3

3 5 4 5 4 4 5 3 4 3 4 5 4 5 4 5 4

5 3 4 5 85

4

4 4 3 4 4 5 3 4 5 4 3 4 3 4 5 3 4

5 4 4 4 79

5

5 4 3 4 4 4 4 5 5 5 3 3 5 4 4 4 4

4 4 4 5 82

41

6

6 5 3 5 3 4 4 5 4 5 3 3 5 4 4 4 5

4 4 4 4 82

7

7 4 3 4 4 4 4 5 4 5 5 4 5 4 4 3 5

4 4 4 5 84

8

8 3 3 5 3 4 4 5 4 5 5 4 5 5 4 3 5

4 5 4 4 84

9

9 4 4 4 4 4 4 5 4 5 5 4 5 5 4 3 5

4 5 4 5 87

10 10 5 4 5 3 5 4 5 4 5 4 5 5 4 4 3 4

4 4 4 4 85

11 11 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 5 4 3 5

5 4 4 5 84

12 12 4 4 5 4 5 4 4 3 4 4 5 4 4 4 3 5

5 4 4 4 83

13 13 5 4 4 4 5 5 4 3 3 3 5 4 5 4 3 5

5 4 4 5 84

14 14 3 4 5 3 3 5 4 3 3 3 5 4 4 4 3 4

5 4 4 4 77

15 15 4 4 4 4 3 5 4 4 3 3 4 4 5 4 3 4

5 4 4 5 80

16 16 5 4 5 4 3 5 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4

4 4 3 4 81

17 17 3 4 4 4 3 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4

4 5 3 5 79

18 18 4 4 5 4 3 5 4 4 4 3 5 3 5 4 4 3

4 5 3 4 80

19 19 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 6 4 4 4 4 4

4 5 3 5 83

20 20 4 4 5 4 4 3 4 4 4 5 5 5 5 4 4 4

4 5 3 4 84

21 21 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3

4 5 4 4 77

22 22 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 5 4 4 3

4 5 3 5 76

23 23 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 5 4 4 5 4 3

4 5 4 4 78

24 24 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 5 5 4 3

3 4 4 5 78

25 25 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 5 4 4 5 3 3

3 4 3 3 75

26 26 4 4 3 4 4 4 5 3 5 4 5 5 5 5 3 3

3 4 3 4 80

27 27 3 4 4 4 3 4 4 3 5 4 5 5 4 5 5 3

3 4 3 5 80

28 28 5 4 4 4 4 4 4 3 4 4 5 5 4 5 5 3

4 4 3 3 81

29 29 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 3

4 4 3 4 80

30 30 3 5 5 5 4 5 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3

4 4 3 5 79

JUMLAH

2426

Dari data di atas tentang Kinerja guru di SMP An Nur Cabangbungin

Bekasi dapat diketahui nilai rata – ratanya adalah :

∑ X

M

= -------------------------
N
2426

M

= ---------------------------
30

= 80.86

TABEL 02

NILAI HASIL BELAJAR /PRESTASI SISWA (VARIABEL Y)

42

NO R

Y

KET

1

1

70

2

2

70

3

3

75

4

4

77

5

5

71

6

6

70

7

7

69

8

8

80

9

9

77

10

10

75

11

11

74

12

12

70

13

13

85

14

14

74

15

15

85

16

16

81

17

17

60

18

18

81

19

19

70

20

20

75

21

21

80

22

22

75

23

23

75

24

24

72

25

25

70

26

26

70

27

27

80

28

28

77

29

29

75

30

39

70
2233

Dari hasil penilaian di atas nilai hasil belajar siswa/ Prestasi Siswa SMP

An Nur Cabangbungin Bekasi dapat diketahui nilai rata – ratanya adalah :

∑ Y

M

= -------------------------

43

N
2233

M

= ---------------------------
30
= 74.43
Berdasarkan klasifikasi tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar

Kinerja guru SMP An Nur Cabangbungin Bekasi dalam tingkat amat tinggi

yakni sebesar 80,86 Sedangkan Prestasi Belajar rata-ratanya 74,43.

Berdasarkan data tentang skor atau nilai angka yang penulis peroleh

tersebut di atas, maka untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh antara

Kinerja Guru dengan prestasi belajar siswa digunakan teknik dengan

menggunakan korelasi tata jenjang dengan angka kasar. Sebagai langkah

awal penulis membuat table korelasi antara kinerja guru dengan prestasi

belajar siswa yang dicapai.

Mencari korelasi Kinerja Guru ( variable X ) dengan prestasi relajar

siswa ( variable Y ) dengan perhitungan statistik korelasi Tata Jenjang , dari

Spiermen yaitu dengan berkonsultasi pada table, dengan rumus :

6∑ D2

Rho xy = 1 - ----------------------------

N( N2 - 1)

Table interpretasi nilai r sebagai berikut :

0,01

-

0,20 sangat rendah

44

0,21

-

0,40 rendah

0,41

-

0,60 cukup

0,61

-

0,80 tinggi

0,81

-

1,00 sangat tinggi

Sebelum menghitung koefisien korelasi, terlebih dahulu dibuat daftar

distribusi skor angket dan nilai rata, seperti di bawah ini :

TABEL 3

KINERJA GURU ( VARIABEL X )

DAN NILAI PRESTASI BELAJAR SISWA ( VARIABEL Y )

NO

SKOR

RANK

D

D2

KETR.

X

Y

X

Y

1

70

70

22.5

24.5

-2

4

2

65

70

28

24.5

3.5

12.25

3

75

75

14

13.5

0.5

0.25

4

80

77

7.5

9

-1.5

2.25

5

75

71

14

20

-6

36

6

70

70

22.5

24.5

-2

4

45

7

65

69

28

29

-1

1

8

85

80

4

6

-2

4

9

80

77

7.5

9

-1.5

2.25

10

75

75

14

13.5

0.5

0.25

11

70

74

22.5

17.5

5

25

12

65

70

28

24.5

3.5

12.25

13

90

85

1.5

1.5

0

0

14

75

74

14

17.5

-3.5

12.25

15

90

85

1.5

1.5

0

0

16

75

81

14

3.5

10.5

110.25

17

60

60

30

30

0

0

18

85

81

4

3.5

0.5

0.25

19

70

70

22.5

24.5

-2

4

20

75

75

14

13.5

0.5

0.25

21

80

80

7.5

6

1.5

2.25

22

75

75

14

13.5

0.5

0.25

23

75

75

14

13.5

0.5

0.25

24

70

72

22.5

19

3.5

12.25

25

70

70

22.5

24.5

-2

4

26

70

70

22.5

24.5

-2

4

27

80

80

7.5

6

1.5

2.25

46

28

85

77

4

9

-5

25

29

75

75

14

13.5

0.5

0.25

30

70

70

22.5

24.5

-2

4

2245

2233

0

285

Untuk menghitung koefisien korelasi antara variable X dan variable Y

dapat dilakukan dengan menggunakan rumus :

6∑ D2
Rho xy = 1 - ----------------------------
N( N2 - 1
6 . 285
Rho xy = 1 - ----------------------------
30( 900 - 1 )
1710
Rho xy = 1 - ----------------------------
26970
Rho xy = 1 - 0.0634038 = 0.9365962

Table interpretasi nilai r sebagai berikut :

0,00

-

0,20 sangat rendah

0,21

-

0,40 rendah

0,40

-

0,59 cukup

0,60

-

0,79 tinggi

0,80 -

1,00 sangat tinggi

47

Selanjutnya mencari harga “ r “ dari daftar dengan menggunakan

taraf kepercayaan 99 % dan derajat kebebasan ( dk = n – 2 ), sehingga dk = 30

– 2 = 28, dalam daftar table “ r “ diperoleh harga r = 0,496

Hasil perhitungan harga “ r “ ternyata lebih besar dari pada harga

pada table ( rhit > r tab / 0,9365 > 0,496 ), artinya koefisien korelasi sebesar

0,9365 adalah signifikan.

Setelah diketahui r hit, dicari koefisien determinasi, r hit² = 0,9365 ² =0,8770

. Hasil hitung koefisien Determinasi sebesar 0,8770 menunjukan bahwa

87,70% variasi Prestasi belajar siswa dapat dijelaskan oleh Kinerja Guru.

D. Interpretasi Hasil Penelitian

Nilai hasil angket tentang Kinerja Guru diperoleh rata-rata sebesar

80,86. Nilai tersebut jika dihubungkan dengan nilai kualitatif sangat tinggi,

karena berada pada katagori 80 – 100. Sedangkan nilai nilai prestasi belajar

siswa dengan rata-rata 74,43, nilai tersebut berada pada kategori 61-80. Hal

tersebut berarti bahwa prestasi siswa SMP An Nur Cabangbungin Bekasi

termasuk katagori tinggi.

Selanjutnya dari hasil perhitungan nilai koefisien tata jenjang antara

variabel X dan variabel Y kemudian dikonsultasikan dengan nilai r table,

baik dalam taraf signifikan 99 % maupun 95 %, dengan derajat kebebasan (dk

= n – 2) / dk = 30 – 2 = 28, sehingga diperoleh hasil sebagai berikut : r

hitung > r table / 0,9365 > 0,496 adalah signifikan

48

Karena r hitung terbukti lebih besar dari pada r table, baik pada taraf

signifikan 99 % maupun 95 %, Jadi hipotesis yang penulis ajukan

“ Ada pengaruh yang signifikan antara Kinerja Guru terhadap Prestasi

belajar Siswa di SMP An Nur Cabangbungin Bekasi “, dapat diterima. Hal ini

menunjukkan bahwa Kinerja Guru memiliki pengaruh terhadap prestasi

siswa SMP An Nur Cabangbungin Bekasi.

49

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan.

Penelitian ini Bertujuan “ingin mengetahui Pengaruh Kinerja guru

terhadap prestasi belajar siswa pada SMP An Nur Cabangbungin

Bekasi”. Yang menjadi Populasi dan sample dalam penelitian ini adalah

siswa siswi Kelas VIII SMP An Nur Cabangbungin Bekasi. yang

berjumlah 30 Siswa. Hasil Penelitian ini membuktikan bahwa :

1. Hasil angket Kinerja guru Cabangbungin Bekasi. Sangat tinggi ,

penetapan kesimpulan ini penulis berpedoman analisa hasil perhitungan

rata-rata sebesar 80.86

2. Hasil Prestasi Belajar SMP An Nur Cabangbungin Bekasi. Tinggi atau

Baik, Penetapan ini juga berpedoman analisa Prestasi belajar siswa

sebesar : 74,43. hal ini didapatkan dari dokumen sekolah

3. Berdasarkan hasil analisa data serta pengujian hipotesis dapat disimpulkan

bahwa:” Terdapat Pengaruh yang signifikan Kinerja guru terhadap

Prestasi belajar siswa. Hal ini dpat dibuktikan dari hasil perhitungan

bahwa harga “ r hit “ ternyata lebih besar dari pada r pada tab ( rhit > r tab

atau 0,9365 > 0,496 ), artinya koefisien korelasi sebesar 0,9365. adalah

Cukup tinggi. Setelah diketahui r hitung, maka dicari koefisien

determinasi, yaitu, r hit² = 0,9365 ² =0,8770. .

50

4. Hasil hitung koefisien Determinasi sebesar 0,8770. Artinya “bahwa

87,70% variasi Prestasi belajar siswa dapat dijelaskan oleh kinerja guru

dan sisanya dari variabel lain”. Jadi dengan kata lain, salah satu cara

untuk peningkatkan prestasi belajar siswa, yaitu dengan cara

meningkatkan pula kinerja guru.

5. Jadi Kesimpulan dari penelitian ini adalah upaya untuk meningkatkan

prestasi belajar siswa dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kinerja

guru.

B. Rekomendasi

Dengan diketahuinya bahwa “ Terdapat Pengaruh yang significan

kinerja guru terhadap Prestasi belajar siswa“ Maka penulis

merekomendasikan sebagai Berikut :

1. Kinerja guru akan lebih meningkat apabila seorang atasannya

memberikan kesempatan untuk berkarir, atasan memberi penghargaan

bagi guru berprestasi dan memiliki keteramplan, sebab penilaian dan

penghargaan akan membawa dampat positif terhadap peningkatan

kinerja guru.

2. Jika kinerja guru meningkat besar kemungkinan kegiatan belajar dan

mengajar dapat berjalan lebih baik dan akan berpengaruh pula terhadap

prestasi belajar siswa.

51

3. Karena prestasi belajar siswa sangat erat kaitannya dengan kinerja guru,

dan kinerja guru mempunyai pengaruh yang kuat terhadap peningkatan

prestasi belajar, maka apabila ingin meningkatkan prestasi belajar siswa

upayakan kinerja guru untuk ditingkatkan, Dengan demikian instansi

kependidikan hendaknya mengupayakan agar ada peningkatan kenerja

guru di setiap satuan pendidikannya.

4. Upaya perbaikan kinerja guru diantaranya melalui; dukungan dari atasan,

memberikan kesempatan berkarir kepada guru, mengupayakan guru

merasa tenang dan senang, menyediakan sarana dan prasarana belajar

yang memadai, media pembelajaran yang cukup. Memberikan otoritas

guru untuk mengajar, memeberikan otoritas menilai hasil belajar.

52

PENGARUH KINERJA GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
DI SMP AN-NUR CABANGBUNGIN KABUPATEN BEKASI

Disusun
Oleh :

KANDI SUPRIYADI, S.Ag., M.Pd.

NIP 150 332 784

Di tugaskan dari :

MADRASAH ALIYAH NEGERI CABANGBUNGIN

KABUPATEN BEKASIPROPINSI

JAWA BARAT

53

PENJELASAN DARI PENULIS :

1. Untuk Bab I. Pendahuluan Bagian A, B, C,D dan E. Cukup
jelas,Untuk Penelitian Kuantitatif, Baik Jenis Deskriptif
Kuantitatif atau korelasi Statistik Inferensial., sama dan cukup
jelas, dapat dilihat pada contoh penulisan skripsi. Tidak
Memerlukan Penjelasan
2. Untuk Bab II.Landasan teori Penelitian. Bagian A dan B. Dapat
dilihat pada contoh skripsi. Dan khusus untuk C. Hipotesis.
untuk

jenis

Penelitian

kuantitatip

korelasi

statistik
inferensial.Menggunakan Hipotesis, sedangkan untuk Penelitian
Kuantitatif, Deskriptif kuantitatif tidak memerlukan Hipotesis.
3. Untuk bab III. Kerangka Metodologis Bagian A, yang
membedakan adalah : 1. penelitian Vareabel sperti efektivitas
pembelajaran al quran hadits di M Ts.... Atau Upaya Guru Agama
dalam Membina Akhlak siswa di SMP ...2. Vareabel Korelasional
Dua vareabel atau lebih ( jenis Korelasional ). Sementara untuk
bagian B.1. Populasi. jika siswa ( Responden ) di sekolah dapat
dibedakan , Apakah populasi satu sekolah, apakah populasi
hanya satu Kelas. B2. Jika lebih dari 100 siswa ( R) Maka
memerluka sampel, jika kurang dari 100 siswa tidak memerlukan
sampel. Dan untuk, B3 teknik penarikan sampel, jika siswa lebih
dari seratus artinya memerlukan sampel, juga memerlukan
teknik penarikan sampel, sebaliknya jika siswa kurang dari 100
maka tidak memerlukan sampel juga tidak memelukan teknik
penarikan sampel. Untuk bagian C Instrumn penelitian dan D
Teknik Pengumpulan Data, cukup Jelas dapat dilihat pada contoh
skripsi. Bagian D. Teknik analisa data. Ada dua macam teknik
analisa data untuk penelitian kuantitatif. Yaitu jenis Deskriptif
kuantitatif( Deskriptif Statistik ) dengan rumus Prosentase. Dan
penelitian kuantitatif jenis korelasional statistik inferensial
dinalisa dengan rumus Korelasional misalnya dapat

54

menggunakan korelasi tata jenjang dari spearmen, dan bisa
dengan korelasi produck moment dari pearson tergantung jenis
data yang digunakan.
4. Bab IV Hasil Penelitian. Untuk bagian A Deskripsi instansi,
peneliti mendeskripsikan tenpat lokasi penelitin, B. Deskripsi
karakteristik Resfonden. Peneliti harus mendeskripsikan karakter
responden,apakah Heterogen atau homogen misalnya tentang,
dilihat dari pendidikan responden, ekonomi responden, umur/
usia sekolah, kelas, asal sekolah, keadaan orang tua dll. Untuk C.
Penyajian analisa data , cukup jelas dapat dilihat contoh skripsi.
D. Interpretasi, cukup jelas.
5. Bab V. A. Kesimpulan, kesimpulan dari Hasil Penelitian dapat
dilihat contoh. B. Rekomendasi, adakalanya peneliti menyebut
implikasi, yang maksudnya, suatu upaya dari pihak-pihak terkait
bila ingin meningkatnya suatu vareabel hendaknya ada upaya
perbaikan pada vareabel yang terkait.

Jakarta 10 Maret 2009
Penulis,

Kandi Supriyadi, M.Pd.

1

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dalam kondisi yang seperti ini hanya sumber daya yang memiliki

kualitas yang mampu menghadapi persaingan. Sehubungan dengan itu salah

satu aspek yang menjadi perhatian pada pembangunan jangjka panjang

adalah peningkatan sumber daya manusia, karena manusia sebagai subyek

dan obyek pembanguan yang menentukan. Implementasi dari kebijakan

pemerintah ini dilakukan antara lain melalui lembaga pendidikan sekolah

dalam berbagai jenjang, mulai dari pendidikan dasar sampai perguruan

tinggi.

Kinerja guru merupakan ukuran dalam peningkatan mutu

pendidikan pada semua jenjang merupakan suatu keharusan bila dilihat dari

kerangka penyiapan sumberdaya manusia Indonesia, hal ini agar

lulusannnya mampu bersaing dan dapat mengatasi persoalan-persoalan

kehidupan dimasa mendatang. Ciri suatu kondisi yang menyeluruh antara

lain ialah tingkat persaingan yang ketat dalam pelbagai sector kehidup.

Kinerja guru juga merupakan tampilan dan prilaku guru dalam kehidupan

sehari-hari baik didalam sekolah maupun diluar sekolah, seorang guru

2

Artinya : Demi masa, sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi.

Kecuali orang-orang yang ber amal soleh dan saling nasihat menasihati

dengan kebenaran dan kesabaran. ( QS Al-Ashr. 1-3 )1

Sedangkan menurut Moh As’ad dalam buku psikologi industri, kinerja dapat

diartikan kesuksesan seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya.2

Personal tenaga kependidikan diantaranya adalah guru. guru

merupakan faktor determinan terhadap keberhasilan penyelenggaraan

pendidikan. Guru merupakan ujung tombak dalam menerjemahkan misi

sekolah yakni melaksanakan pembelajaran sebagai kegiatan utama dalam

pendidikan disekolah. Untuk itu, upaya peningkatan kemampuan dan

keterampilan mengajar harus terus menerus ditingkatkan melalui pendidikan

dan pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar guru-guru yang melakukan tugas

ditingkat pendidikan dasar memiliki kemampuan keterampilan yang

standar, yaitu keahlian dan kemahiran dalam melaksanakan tugas

pembelajaran.

1

Prof H Mahmud Yunus Terjemah al Qur’anul karim ( Bandung , Al Ma’arif ,1984) h 540

2

Moh.Asad Psikologi Indstri ( Yogyakarta, Liberty, 1987 ) , h 47

3

Pada dasarnya pendapat tentang peningkatankinerja guru bertolak

dari kedua determinan kinerja yaitu kecakapan dan motivasi. Dalam tulisan

ini, criteria criteria yang telah dikemukakan diatas, dipilih untuk digunakan

sebagai pegangan dalam menilai kinerja. Criteria- criteria tersebut meliputi,

pemahaman tentang tugas, kemampuan dan keterampilan, semangat yang

tinggi, dan berinisiatif dan kemauan tinggi.3

Disisi lain, guru harus memahami dan menghayati para siswa yang

dibinanya karena wujud siswa pada setiap saat tidak akan sama, sebab

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikandampak

serta nilai-nilai budaya sangat mempengaruhi gambaran para lulusan suatu

sekolah yang diharapkan. Pada hakikatnya tinggi-rendahnya mutu

pendidikan nasional tidak terlepas dari tinggi rendahnya mutu pembelajaran

yang berlangsung didalam kelas, sekiranya interaksi antara guru dan siswa

dapat terjalin dalam suatu kegiatan proses belajar mengajar yang berkualitas

maka dapat diharapkan bahwa hasil pendidikan dengan sendirinya akan

berkualitas. Oleh sebab itu, kegiatan proses belajar mengajar tidaklah

bijaksana apabila dibiarkan berjalan secara alamiah tanpa upaya sistematis

dari segi siswa, guru dan perangkat pendukung lainnya. Pada dasarnya

kemampuan professional guru sebagai tenaga pengajar adalah merupakan

3

E Mulyasa, Manajemen berbasis Sekolah ( Bandung, Rosdakarya, 2002) h. 125

4

keahlian, kemahiran, dan ketermpilan dalam mengajar yang memang

dituntut berdasarkan tugas dan tanggung jawab yang diembannya.

Sementara itu, produktivitas suatu lembaga pendidikan amat

ditentukan oleh motivasi dasar, pengetahuan dan keterampilan para tenaga

kependidikan disekolah tersebut yang pada gilirannya akan menentukan

tingkat prestasi kerja mereka. Di dalam proses belajar mengajar kulaitas

pembelajaran boleh jadi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor baik yang

ada diluar diri guru maupun yang berada didalam diri guru itu sendiri.

Pada dasarnya peningkatan prestasi siswa yang manggambarkan

hasil akan senantiasa berkaitan dengan masalah produktivitas, efisiensi, dan

efektivitas. Ketiga hal tersebut akan dapat dicapai secara optimal bila

didukung oleh prestasi kerja dan kinerja guru yang baik. Oleh karena itu

menelaah masalah kinerja guru merupakan upaya untuk melihat kualitas

suatu pendidikan dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru

disekolah.

Untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan di perlukan

adanya pengelolaan pendidikan yang baik, guru dan penyelenggara

pendidikan itu sendiri. Suatu hal yang tidak kalah penting dari itu semua

dibutuhkan kinerja guru yang tinggi, sebab walau bagaimanapun guru tetap

menjadi salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan kependidikan.

5

Guru merupakan faktor yang sangat dominan dan paling penting

dalam pendidikan formal pada umumnya karena guru sering dijadikan

tokoh teladan, bahkan menjadi tokoh identifikasi diri. Oleh sebab itu, kinerja

guru semestinya memiliki performen perilaku dan kemampuan yang

memadai untuk mengembangkan siswanya secara utuh. Untuk

melaksanakan tugasnya secara baik sesuai dengan profesi yang dimilikinya,

guru perlu menguasai berbagai hal sebagai kompetensi yang dimilikinya.

Sedangkan tugas pokok guru adalah merencanakan program belajar-

mengajar, melaksanakan proses belajar-mengajar, dan menilai kemajuan

kegiatan belajar-mengajar disekolah guru harus memiliki kemampuan

tersendiri guna mencapai harapan yang dicita-citakan.

Untuk memiliki kemampuan tersebut guru perlu membina diri

secara baik karena fungsi guru itu sendiri adalah membina dan

mengembangkan kemampuan siswa secara professional didalam proses

belajar-mengajar dalam merencanakan, pelaksanaan dan penilaian hasil

proses belajar-mengajar sudah barang tentu guru harus memiliki

kemampuan dan kerja keras tersendiri. Kemampuan seorang guru

diantaranya; kemampuan menguasai bahan, kemampuan mengelola

program belajar mengajar, kemampuan mengelola kelas, kemampuan

menggunakan media/ sumberr, kemampuan menguasai dasar-dasar

6

kependidikan, menguasai mengelola interaksi belajar mengajar, menguasai

menilai prestasi untuk kepentingan pengajaran, menguasai fungsi dan

program BP, menguasai mengenal dan melaksanakan administrasi sekolah,

memahami dan menafsirkan hasil-hasil penelitian guna keperluan

pengajaran.

Namun berdasarkan penelitian pendahulauan, masih dijumpainya

ada guru yang kinerjanya masih rendah, khususnya di SMP An-Nur

Cabangbungin , masih ada guru yang belum dapat melaksanakan tugasnya

secara optimal sesuai dengan tujuan pendidikan sehingga terjadinya

keterpurukan dibidang pendidikan, di antaranya tentang disiplin kahadiran

guru, ada guru yang berpendidikan belum sesuai ketentuan yang berlaku (

Belum Sarjana ),kurang menguasai bahan, mengajar tidak dengan alat Bantu,

ada yang tidak menggunakan Rempel/ RPP. Bahkan ada guru yang suka

ngobrol di kantor pada saat jam pelajaran, datang terlambat, cara berpakaian

tidak mencerminkan seorang guru , tidak menguasai materi pelajaran.

Rendahnya kinerja guru ini dapat membuat prestasi siswa kurang

memuaskan. Walaupun kemungkinan rendahnya prestasi ini juga bisa

disebabkan dari siswa itu sendiri diantaranya motivasi belajar siswa yang

rendah, malas belajar.

7

Berdasarkan latar belakang di atas penulis akan mengadakan

penelitan dan membahas skripsi yang berjudul “ Pengaruh Kinerja Guru

terhadap Prestasi belajar Siswa pada SMP An-Nur Cabangbungin Bekasi .

Alasan penulis tertarik memilih dan mengadakan penelitian dengan judul

diatas Karena :

1. Kinerja guru merupakan motor penggerak kegiatan belajar mengajar

di sekolah.

2. Prestasi belajar merupakan gambaran bagi guru dan siswa tentang

hasil kegiatan belajar mengajar disekolah.

3. Penulis termasuk salah seorang tenaga pengajar disekolah tersebut.

B.Identifikasi Masalah

Dengan Memperhatikan uraian pada latar belakang diatas,

penulis dapat identifikasi masalah-masalah dalam penelitian ini, yaitu

faktor-faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Baik

factor-faktor yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, atau

factor yang dapat membuat prestasi belajar siswa menurun, Masalah-

masalah yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa tersebut

dapat diidentifikasikan sebagai berikut: Kinerja Guru, guru yang

propesional, motivasi guru, motivasi orang tua, motivasi siswa,,

kedisiplinan guru, kedisiplinan siswa, lingkungan sekolah, teman

8

bermain siswa, media pembelajaran, sarana prasarana,kurikulum serta

minat belajar siswa.

C. Pembatasan dan Perumusan Masalah

1. Pembatasan Masalah

Dari hasil Identifikasi masalah yang di uraikan di atas, ter dapat

berbagai penyebab yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Agar

pembahasan skripsi ini tidak terlalu meluas dan agar lebih terarah maka

penulis membatasi penelitian ini hanya pada “ Pengaruh Kinerja guru

terhadap prestasi belajar siswa pada SMP An-Nur Cabangbungin Bekasi

.tahun 2009”.

2. Perumusan Masalah

Bertitik tolak dari batasan di atas penulis merumuskan masalah pada

penelitian ini dengan pertanyaan penelitian sebagai berikut “ Adakah

Pengaruh yang signifikan antara Kinerja guru terhadap Prestasi Belajar

siswa di SMP An-Nur Cabangbungin Bekasi, dan seberapa besar

Pengaruhnya?”.

D.Tujuan Dan Signifikansi Penelitian

1. Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang diatas maka yang menjadi tujuan penulis

dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui: ‘ Pengaruh Kinerja guru

9

terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMP An-Nur Cabangbungin Bekasi .dan

seberapa besar pengaruhnya.”

2. Signifikansi Penelitian

Kebermaknaan dari penelitian ini diharapkan dapat mengungkap

aspek-aspek yang mempengaruhi, Prestasi Belajar Siswa di SMP An-Nur

Cabangbungin Kabupaten Bekasi, terutama dari aspek kinerja guru.

Apabila penelitian ini secara empirik diketahui bahwa Kinerja guru

memiliki pengaruh yang sigbifikan terhadap Prestasi belajar Siswa, Maka

hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan bagi

lembaga pendidikan untuk melakukan perbaikan guna peningkatan prestasi

belajar. Selain itu temuan Penelitian ini juga dapat menjadi informasi dan

pertimbangan bagi para guru dan kepala sekolah dalam mengambil

kebijakan yang berkaitan dengan Kinerja guru.

Disamping itu, penelitian ini diharapakan dapat memberikan

sumbangan bagi dunia ilmu pendidikan dan dunia penelitian khususnya.

Serta bagaimana upaya peningkatan sumberdaya manusia yang dimiliki

guru yang dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa di SMP An-Nur

Cabangbungin kabupaten Bekasi.

E. Sistematika Penulisan

Sistematika Penulisan Skripsi ini terdiri dari lima bab yaitu :

10

Bab I Pendahuluan, terdiri dari Latar belakang, Identifikasi masalah,

Pembatasan dan Perumusan Masalah, Tujuan dan Signifikansi

Penelitian, serta sistematika Penulisan.

Bab II Landasan Teori Penelitian, terdiri dari Deskripsi teori, Kerangka

berpikir dan Hipotesis.

Bab III. Kerangka Metodologis, terdiri dari Metode Penelitian,

Populasi,Sampel dan Teknik Penarikan sampel, Instrumenatsi

Penelitian, Teknik Pengumpulan Data dan Teknik Analisa Data

Bab IV. Hasil Penelitian terdiri dari Deskripsi institusi, Deskripsi

karakteristik Responden, Penyajian Analisa Data dan Interpretasi

Hasil Analsa data.

Bab V. Penutup terdiri dari Kesimpulan Dan Rekomendasi

11

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->