PENGERTIAN PEMERINTAHAN

Posted by Administrator1 on 16:59 Pemerintahan sebagai sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan-kewenangan, melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan masyarakat dari lembaga-lembaga dimana mereka ditempatkan. Pemerintahan merupakan organisasi atau wadah orang yang mempunyai kekuasaaan dan lembaga yang mengurus masalah kenegaraan dan kesejahteraan rakyat dan negara. Government dari bahasa Inggris dan Gouvernment dari bahasa Perancis yang keduanya berasal dari bahasa Latin, yaitu Gubernaculum, yang berarti kemudi, tetapi diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi Pemerintah atau Pemerintahan dan terkadang juga menjadi Penguasa. Pemerintahan dalam arti luas adalah segala kegiatan badan-badan publik yang meliputi kegiatan legislatif, eksekutif dan yudikatif dalam usaha mencapai tujuan negara. Pemerintahan dalam ari sempit adalah segala kegiatan badan-badan publik yang hanya meliputi kekuasaan eksekutif. (C.F. Strong) Pemerintahan dalam arti luas adalah segala urusan yang dilakukan oleh Negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyatnya dan kepentingan Negara sendiri; jadi tidak diartikan sebagai Pemerintah yang hanya menjalankan tugas eksekutif saja, melainkan juga meliputi tugastugas lainnya temasuk legislatif dan yudikatif. Pemerintahan adalah lembaga atau badan public yang mempunyai fungsi dan tujuan Negara, sedangkan pemerintahan adalah lembaga atau badan-badan publik dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan Negara (Ermaya Suradinata)

Untuk lebih jelasnya. Namun. Miriam Budiardjo menjelaskan bahwa Konfederasi itu sendiri pada hakekatnya bukan negara. Meskipun demikian. bentuk negara Konfederasi kiranya jarang diterapkan di dalam bentuk-bentuk negara pada masa kini. Keanggotaan suatu negara ke dalam suatu Konfederasi tidaklah menghilangkan ataupun mengurangi kedaulatan setiap negara yang menjadi anggota Konfederasi.” Menurut kepada definisi yang diberikan oleh L. dengan tidak mempengaruhi warganegara (individu warganegara) Malaysia dan Singapura. baiklah di dalam materi kuliah ini dicantumkan pula masalah Konfederasi minimal untuk lebih meluaskan wawasan kita mengenai bentuk-bentuk negara yang ada. Pada tahun 1963. tetapi tidak terhadap warganegara anggota Konfederasi itu. dan C. “konfederasi terdiri dari beberapa negara yang berdaulat penuh yang untuk mempertahankan kedaulatan ekstern (ke luar) dan intern (ke dalam) bersatu atas dasar perjanjian internasional yang diakui dengan menyelenggarakan beberapa alat perlengkapan tersendiri yang mempunyai kekuasaan tertentu terhadap negara anggota Konfederasi. untuk keperluan analisis. Dalam Konfederasi. Malaysia dan Singapura pernah membangun suatu Konfederasi. yang salah satunya dimaksudkan untuk mengantisipasi politik luar negeri yang agresif dari Indonesia di masa pemerintahan Sukarno. garis ‘komando’ . 1. dan Federal. Dapat dilihat misalnya. Oppenheim. Meskipun terikat dalam perjanjian. Malaysia dan Singapura mendirikan Konfederasi lebih karena alasan pertahanan masing-masing negara. pemerintah Malaysia dan Singapura tetap berdaulat dan berdiri sendiri tanpa intervensi satu negara terhadap negara lainnya di dalam Konfederasi. Bentuk-Bentuk Negara Bentuk-bentuk negara yang dikenal hingga saat ini terdiri dari tiga bentuk yaitu Konfederasi. maka Konfederasi adalah negara yang terdiri dari persatuan beberapa negara yang berdaulat. dimaksudkan guna menunjukkan hirarki yang kurang tegas antara kedua ‘negara’ tersebut (tanpa petunjuk panah plus garis putus-putus). mari kita lihat skema berikut : Garis putus-putus yang melambangkan ‘rantai komando’ dari Konfederasi menuju Pemerintah Negara A. aturan-aturan yang ada di dalamnya hanya berefek kepada masing-masing pemerintah (misal: pemerintah Malaysia dan Singapura). B. Negara Konfederasi Bagi L. baik ditinjau dari sudut ilmu politik maupun dari sudut hukum internasional. Oppenheim di atas.B. Persatuan tersebut diantaranya dilakukan demi mempertahankan kedaulatan dari negara-negara yang masuk ke dalam Konfederasi tersebut. Kesatuan.

dan yang wilayahnya terpecah ke dalam pulau-pulau. di mana ini dikenal pula sebagai desentralisasi. pemerintah pusat (nasional) bisa melimpahkan banyak tugas (melimpahkan wewenang) kepada kota-kota. kabupaten-kabupaten. Bentuk negara Kesatuan juga tidak cocok bagi negara yang jumlah penduduknya besar. B. Namun.hanya beranjak dari Konfederasi menuju pemerintah negara A. Tidak ada bidang kegiatan pemerintah yang diserahkan konstitusi kepada satuan-satuan pemerintahan yang lebih kecil (dalam hal ini. kekuasaan tertinggi tetap berada di tangan pemerintah pusat dan dengan demikian. Garis ‘komando’ langsung terhadap warganegara di masing-masing negara dilakukan oleh pemerintah masing-masing. dan C) hanya bersifat kecil saja. Kesediaan pemerintah ketiga negara berdaulat untuk bergabung ke dalam konfederasi lebih disebabkan oleh motivasi sukarela ketimbang kewajiban. Mengenai ‘lingkaran’ yang melingkupi masing-masing pemerintah dan negara bagaian mengindikasikan kedaulatan yang tetap ada di masing-masing negara anggota Konfederasi. baik kedaulatan ke dalam maupun kedaulatan ke luar berada pada pemerintah pusat. sebab pengawasan dan kekuasaan tertinggi tetap berada di tangan pemerintah pusat. heterogenitas (keberagaman) budaya tinggi. Meskipun daerah diberi kewenangan untuk mengatur sendiri wilayahnya. B. Kesatuan Negara Kesatuan adalah negara yang pemerintah pusat atau nasional memegang kedudukan tertinggi. negara Kesatuan bisa tertimpa beban berat oleh sebab adanya perhatian ekstra pemerintah pusat terhadap masalah-masalah yang muncul di daerah. bukan diatur di dalam konstitusi (di Indonesia UUD 1945). tetapi tidak pada warganegara di ketiga negara. Keuntungan negara Kesatuan adalah adanya keseragaman Undang-Undang. Untuk lebih memperjelas masalah negara Kesatuan ini. daerah atau provinsi). Miriam Budiardjo menulis bahwa yang menjadi hakekat negara Kesatuan adalah kedaulatannya tidak terbagi dan tidak dibatasi. Pemerintah pusat-lah sesungguhnya yang mengatur kehidupan setiap penduduk daerah. Namun. karena aturan yang menyangkut ‘nasib’ daerah secara keseluruhan hanya dibuat oleh parlemen pusat. atau satuan-satuan pemerintahan lokal. di mana pelimpahan wewenang tersebut bisa saja ditarik sewaktu-waktu. Dalam negara Kesatuan. Pengaruh Konfederasi terhadap ketiga negara berdaulat (A. dan memiliki kekuasaan penuh dalam pemerintahan sehari-hari. 2. pelimpahan wewenang ini hanya diatur oleh undang-undang yang dibuat parlemen pusat (di Indonesia DPR-RI). Namun. tetapi itu bukan berarti pemerintah daerah itu berdaulat. dan C. di mana hal tersebut dijamin di dalam konstitusi. Pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk menyerahkan sebagian kekuasaannya kepada daerah berdasarkan hak otonomi. Penanganan setiap masalah yang muncul di daerah kemungkinan akan lama diselesaikan oleh sebab harus menunggu instruksi dari pusat terlebih dahulu. baiklah kami buat skema berikut : .

3. South Dakota. Wyoming. Alaska. organisasi pemerintah daerah secara garis besar telah ditetapkan oleh undang-undang dari pusat. (District Columbia) itu! Bagaimana selanjutnya. membuat kurikulum pendidikan yang bersifat nasional. sedangkan di dalam negara Kesatuan. yang dengan kewenangan tersebut pemerintah daerah mengatur penduduk yang ada di dalam wilayahnya. Nevada. mengatur badan pengadilan. Wisconsin. oleh sebab kedaulatan ini hanya ada di tangan pemerintahan Federasi. pengaturan pemerintah daerah terhadap penduduk di wilayahnya lebih bersifat ‘instruksi dari pusat’ ketimbang improvisasi dan inovasi pemerintah daerah itu sendiri. kawasan. New Mexico. Sistem pemerintahan Federasi sangat cocok untuk negara-negara yang memiliki kawasan geografis luas. Utah. merelay stasiun televisi dan radio pemerintah ke seluruh daerah. Phoenix. Federasi Negara Federasi ditandai adanya pemisahan kekuasaan negara antara pemerintahan nasional dengan unsur-unsur kesatuannya (negara bagian. wewenang membentuk undang-undang pusat untuk . sedangkan negara-negara yang tergabung ke dalam suatu Federasi kehilangan kedaulatannya. pemerintah pusat secara langsung mengatur masing-masing penduduk yang ada di setiap daerah. West Virginia. Apakah ada perbedaan antara Konfederasi dengan Federasi ? Ya. California. pemerintah pusat berwenang menarik pajak dari penduduk daerah. adakah perbedaan antara negara Federasi dengan negara Kesatuan ? Ya. provinsi. Pennsylvania. juga ada! Negara-negara bagian suatu Federasi memiliki wewenang untuk membentuk undangundang dasar sendiri serta pula wewenang untuk mengatur bentuk organisasi sendiri dalam batasbatas konstitusi federal. Florida. atau Texas. mengatur kepolisian daerah. Di Amerika Serikat. terdapat 50 negara bagian semisal Alabama. ada! Negara-negara yang menjadi anggota suatu Konfederasi tetap merdeka sepenuhnya atau berdaulat. dalam negara Federasi. Hawaii.C. New Hampshire. Negara-negara bagian ini tidaklah berdaulat sendiri-sendiri melainkan kedaulatan tersebut hanya ada di tangan pemerintah Federasi yang dikenal sebagai United States of America (Amerika Serikat) dengan ibukotanya di Washington D. New Jersey. Misalnya. Pembagian kekuasaan ini dicantumkan ke dalam konstitusi (undang-undang dasar). New Mexico. republik. Kansas. dan bahkan menunjuk gubernur kepala daerah. Dalam negara Kesatuan. keragaman budaya daerah tinggi. Selanjutnya pula. Nebraska.Ada sebagian kewenangan yang didelegasikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Maine. dan ketimpangan ekonomi cukup tajam. atau wilayah). Namun.

bukan milik negara-negara bagian. mencetak mata uang. Kendatipun negara bagian memiliki wewenang konstitusi yang lebih besar ketimbang negara Kesatuan. misalnya mengadakan pengadilan sendiri. kedaulatan tetap berada di tangan pemerintah Federal yaitu dengan monopoli hak untuk mengatur Angkatan Bersenjata. mengusahakan kepolisian negara bagian sendiri. wewenang negara-negara bagian untuk mengatur penduduk di wilayahnya lebih besar ketimbang pemerintah daerah di negara Kesatuan. kedaulatan hanya milik pemerintah Federal. sedangkan dalam negara Kesatuan. bahkan melakukan perdagangan langsung dengan negara luar seperti pernah dilakukan pemerintah Indonesia dengan negara bagian Georgia di Amerika Serikat di masa Orde Baru. Namun. memiliki undang-undang dasar sendiri.mengatur hal-hal tertentu telah terperinci satu per satu dalam konstitusi Federal. wewenang pembentukan undang-undang pusat ditetapkan dalam suatu rumusan umum dan wewenang pembentukan undang-undang lokal tergantung pada badan pembentuk undang-undang pusat itu. . memiliki kurikulum pendidikan sendiri. Wewenang negara bagian di negara Federasi telah tercantum secara rinci di dalam konstitusi federal. dan melakukan politik luar negeri (hubungan diplomatik). Berikut hirarki negara Federasi : Di dalam negara Federasi. Kedaulatan ke dalam dan ke luar di dalam negara Federasi tetap menjadi hak pemerintah Federal bukan negara-negara bagian.