SEJARAH PERKEMBANGAN KURIKULUM DI INDONESIA (1947-2006

)

Disusun Oleh Kelompok 2 ISNI RALDA WAHYUNI N LARATU SITI RAHMILIA ARDIN (K 202 11 017) (K 202 11 026) (K 202 11 060) (K 202 11 002)

Setiap perubahan kurikulum harus selalu dilakukan secara terencana. dan yang sekarang 2006. 2004. ekonomi. Hal itu sesuai dengan salah satu prinsip kurikulum bahwa suatu kurikulum harus selalu bersifat dinamis dan fleksibel. sosial budaya. 1994. . 1975. Kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan. yaitu pada tahun 1947. 1968.PENDAHULUAN Kurikulum di Indonesia selalu LATAR BELAKANG disempurnakan secara terus menerus untuk mengakomodasi berbagai perkembangan. Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik. 1984. sistemik. dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. dan sistematik. 1952. 1964.

TUJUAN Penulisan makalah ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap sejarah perkembangan kurilum di Indonesia yang dimulai dari masa kolonial hingga sekarang. RUMUSAN MASALAH Adapun rumusan masalah yang akan dikaji pada makalah ini adalah bagaimana sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia? .

kesadaran bernegara dan bermasyarakat. Rencana Pelajaran 1947 mengurangi pendidikan pikiran yang diutamakan pendidikan watak. Kurikulum saat itu diberi nama Rentjana Pelajaran 1947. perhatian terhadap kesenian dan pendidikan jasmani.PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Kurikulum pertama yang lahir pada masa kemerdekaan memakai istilah leer plan (Belanda) artinya rencana pelajaran. . plus garis-garis besar pengajaran. Bentuknya memuat dua hal pokok: daftar mata pelajaran dan jam pengajarannya. materi pelajaran dihubungkan dengan kejadian sehari-hari.

Yang paling menonjol dan sekaligus ciri dari kurikulum 1952 ini bahwa setiap rencana pelajaran harus memperhatikan isi pelajaran yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Kurikulum ini sudah mengarah pada suatu sistem pendidikan nasional.PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 pada tahun 1952 kurikulum di Indonesia mengalami penyempurnaan. . Pada tahun 1952 ini diberi nama Rentjana Pelajaran Terurai 1952.

emosional (keterampilan). karsa. sehingga pembelajaran dipusatkan pada program Pancawardhana yang meliputi pengembangan daya cipta. karya. dan jasmani. Mata pelajaran diklasifikasikan dalam lima kelompok: moral. kecerdasan. Pokok-pokok pikiran kurikulum 1964 adalah bahwa pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademik pada jenjang SD. Kali ini diberi nama Rentjana Pendidikan 1964. Pendidikan dasar lebih menekankan pada pengetahuan dan kegiatan fungsional praktis. . rasa.PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Pemerintah kembali menyempurnakan sistem kurikulum di Indonesia. dan moral (Hamalik. 2004).

serta mengembangkan fisik yang sehat dan kuat.PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Kurikulum 1968 merupakan pembaharuan dari Kurikulum 1964. kuat. dan kecakapan khusus. moral. budi pekerti. Kurikulum 1968 menekankan pendekatan organisasi materi pelajaran kelompok pembinaan Pancasila. . mempertinggi kecerdasan dan keterampilan jasmani. Isi pendidikan diarahkan pada kegiatan mempertinggi kecerdasan dan keterampilan. pengetahuan dasar. dan sehat jasmani. dan keyakinan beragama. Tujuannya pada pembentukan manusia Pancasila sejati. Kurikulum 1968 bertujuan bahwa pendidikan ditekankan pada upaya untuk membentuk manusia Pancasila sejati.

yaitu rencana pelajaran setiap satuan bahasan. materi pelajaran. agar pendidikan lebih efisien dan efektif.PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Kurikulum 1975 menekankan pada tujuan. tujuan instruksional khusus (TIK). Setiap satuan pelajaran dirinci lagi: petunjuk umum. . kegiatan belajar-mengajar. Zaman ini dikenal istilah “satuan pelajaran”. materi. alat pelajaran. dan evaluasi. dan tujuan pengajaran dirinci dalam Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI). Metode.

Meski mengutamakan pendekatan proses. Dari mengamati sesuatu. Didasari oleh pandangan bahwa pemberian pengalaman belajar kepada siswa dalam waktu belajar yang sangat terbatas di sekolah harus benar-benar fungsional dan efektif. mengelompokkan. mendiskusikan.PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Kurikulum 1984 mengusung process skill approach. Model ini disebut Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) atau Student Active Leaming (SAL). hingga melaporkan. .Kurikulum 1984 ini berorientasi kepada tujuan instruksional. Posisi siswa ditempatkan sebagai subjek belajar.

Hal ini berdampak pada sistem pembagian waktu pelajaran.PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Kurikulum 1994 dibuat sebagai penyempurnaan kurikulum 1984 dan dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang no. yaitu dengan mengubah dari sistem semester ke sistem caturwulan. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dengan sistem caturwulan yang pembagiannya dalam satu tahun menjadi tiga tahap diharapkan dapat memberi kesempatan bagi siswa untuk dapat menerima materi pelajaran cukup banyak. Tujuan pengajaran menekankan pada pemahaman konsep dan keterampilan menyelesaikan soal dan pemecahan masalah. .

PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Kurikukum 2004 ini lebih dikenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Tujuan yang ingin dicapai menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal. . Pendidikan berbasis kompetensi menitikberatkan pada pengembangan kemampuan untuk melakukan (kompetensi) tugas-tugas tertentu sesuai dengan standar performance yang telah ditetapkan. Penilaian menekankan pada proses dan hasil belajar dalam upaya penguasaan atau pencapaian suatu kompetensi.

Tinjauan dari segi isi dan proses pencapaian target kompetensi pelajaran oleh siswa hingga teknis evaluasi tidaklah banyak perbedaan dengan Kurikulum 2004. Perbedaan yang paling menonjol adalah guru lebih diberikan kebebasan untuk merencanakan pembelajaran sesuai dengan lingkungan dan kondisi siswa serta kondisi sekolah berada. .PEMBAHASAN KURIKULUM 1947 1952 1964 1968 1975 1984 1994 2004 2006 Kurikulum 2006 ini dikenal dengan sebutan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Keadaan pendidikan mulai saat perubahan kurikulum pertama kali hingga saat ini. kalau boleh di bilang.KESIMPULAN Perubahan kerikulum dari tahun ketahun menunjukkan kemajuan yang cukup baik jika diihat dari kontektual. kurikulumm Indonesia masih berjalan di tempat artinya tidak berkembang hal bisa dibuktikan dengan data yang menunjukkan peringkat Indonesia masih berada pada No 62 dari 130 negara yang ada. . Namun hal itu tidak seiring dengan kenyataan di lapangan. Hal ini merupakan PR bagi pemerintah bagaimana langkah yang harus dilakukan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful