P. 1
UUD 1945

UUD 1945

|Views: 487|Likes:
Published by Awhine Chen

More info:

Published by: Awhine Chen on Apr 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/17/2014

pdf

text

original

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN “PROSES LAHIRNYA UUD 1945”

DISUSUN O L E H NAMA : WIWIN SUGIANTO NIM : F15111024 PRODI : PENDIDIKAN FISIKA

UNIVERSITAS TANJUNGPURA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA PONTIANAK 2012

1

Saya menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Dr. Sudah merupakan tanggung jawab sayalah untuk menyelesaikan makalah ini.Kata pengantar Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan yang Maha Esa karena atas penyertaan-Nya saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ―Proses Lahirnya UUD 1945‖. M. Mashudi. Terimakasih saya ucapkan kepada dosen pengasuh Mata kuliah pendidikan kewarganegaraan yaitu: Prof. 5 April 2012 Wiwin Sugianto 2 . sehingga kritik dan saran sangat di perlukan untuk membuat makalah ini menjadi lebih sempurna dan untuk itu saya meminta maaf bila ada kesalahan dalam makalah ini. Pontianak. H.Pd dan kepada teman-teman saya di program studi pendidikan fisika yang telah memberikan dukungan baik yang berupa doa maupun saran. Makalah ini sebagai salah satu diantara tugas – tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.

................ Pendahuluan .....................................................................................Daftar isi Kata pengantar ....................................................I...................... 5 Bab.................Rumuisan masalah ............................... 5 B.. 9 Kesimpulan ......................................................... 4 C........................................................................................................ 3 A........................................................ Pengertian proses lahirnya UUD 1945 ............................ 1 Daftar isi......... 3 B....... 2 Bab.................... 4 Bab............................................... 9 Daftar pustaka ......................................... II..... 10 3 ................... III..Latar belakang ................................................................ 5 A................... Pembahasan .................................................................................................. Sejarah lahirnya UUD 1945 .............. Penutup ..................................Tujuan .......................................

Proses perumusan UUD 1945 sangat berkait dengan proses konsensusnasional (secara yuridis-formal ketatanegaraan) bangsa Indonesia di awal pembentukkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini jelas. ketiganya pun akan saling dihubungkan satu sama lainnya sebagai satu kesatuan UUD 1945.Bab 1 Pendahuluan A.Latar belakang Asalmula kelahiran UUD 1945 baru dapat lebih dimengerti apabila dikaitkan dengan asalmula kelahiran dan perumusan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. dan Penjelasannya. Konstitusi Republik Indonseia Serikat 1949 (KRIS 1949). Penerapan UUD 1945 akan dibahas pada bagaimana secara prosedur penjabaran UUD (konstitusi. 4 . yaitu hukum dasar tidak-tertulis/tidak-bernaskah) kedalam peraturan perundang-undangan sebagai hukum positif di negara Republik Indonesia dalam kehidupan bernegara. yang disiapkan oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan disahkan kemudian oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Substansi/isi UUD 1945 (termasuk UUD 1945 Setelah Perubahan I—IV) meliputi pembahasan tentang nilai/norma/kaidah yang terdapat dalam Pembukaan. Gerak pelaksanaan UUD 1945 akan dibahas secara garis besar tentang faktor-faktor penyebab dan substansi pelaksanaannya dari masing-masing konstitusi yang pernah berlaku: UUD 1945. Batang Tubuh. hukum dasar tertulis/bernaskah—berarti bukan sebagai konvensi. sebab pemahaman Batang Tubuh (BT) UUD 1945 merupakan pemahaman dalam kerangka penjabaran Pancasila sebagai dasar negara. dan Undang Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950). Ketiganya akan dihubungkan dengan Teks Proklamasi. Selain itu.

Tujuan Mengetahui peranan. Apa peranan UUD 1945 4. Bagaimana proses terbentuknya UUD 1945 C. 5 . kedudukan dan proses terbentuknya UUD 1945. Apa yang menyebabkan lahirnya UUD 1945 3.B. Apa yang di maksud dengan UUD 1945 2.Rumusan masalah 1.

tetapi ia lahir di dalam dan selama proses perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.5 tahun dan bahkan lebih jauh lagi ke belakang sejak perjuangan kemerdekaan rakyat terhadap feodalisme penguasa suku-suku asli dan kerajaan-kerajaan domestik. Batang Tubuh sebagai perwujudan dari Pembukaan. badan legislatif). kemakmuran. raja). Sedangkan 1945 merupakan angka yang merujuk kepada tahun pembuatan UUD ini. dan mempunyai kekuatan yang mengikat. Tegasnya. badan eksekutif). Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia 3 dari 12. Karenanya. kepala pemerintah.PENGERTIAN PROSES LAHIRNYA UUD 1945 Menurut Alfred North whitehead seorang guru besar filsafah di Universitas Harvard (1947) proses merupakan perubahan yang mengalir berdasarkan waktu dan kegiatan yang saling berkaitan. Dari pendapat tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa proses lahirnya UUD 1945 merupakan perubahan yang mengalir berdasarkan kegiatan yang saling berkaitan yang muncul kepada masyarakat dalam bentuk peraturan yang di buat oleh pemerintah yang mempunyai kekuatan yang mengikat yang di buat pada tahun 1945. Dan undang-undang menurut KBBI adalah. Batang Tubuh. persatuan. ketentuan dan peraturan negara yg dibuat oleh pemerintah (menteri. Pembukaan sendiri merupakan Teks Poklamasi yang terinci dan lengkap. ditandatangani oleh kepala negara (presiden. dan Penjelasan. dst. Di sini jelas bahwa UUD 1945 tidak lahir mendadak di saat-saat menjelang tanggal 18 Agustus 1949. ampera-lah yang mendorong dibuat dan dibacakannya Teks Proklamasi.BAB II PEMBAHASAN A. Sedangkan arti kata lahir adalah keluar dari kandungan atau muncul kepada masyarakat. Asal Mula Kelahiran UUD 1945 UUD 1945 yang disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 terdiri atas Pembukaan. Ketiganya sebagai satu-kesatuan pemahaman UUD (hukum dasar tertulis) yang utuh. Penjelasan sebagai kelengkapan dari Batang Tubuh. keadilan. UUD 1945 akan dapat dipahami dengan benar dan tepat apabila nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaannya dipahami terlebih dahulu sebagai uraian terinci dan lengkap dari substansi Teks Proklamasi.Teks Proklamasi itu merupakan dokumen pernyataan politik dari proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. disahkan oleh parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat. Artinya. untuk mengerti dan menghayati UUD 1945 tidak cukup hanya dengan membaca teksnya saja.tanggal 17 Agustus 1945 merupakan titik kulminasi dari perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia sejak dijajah pertamakalinya tahun 1596 (oleh Belanda) di daerah Banten yang kini menjadi Propinsi Banten.SEJARAH LAHIRNYA UUD 1945 A. Ini berarti bahwa dalam penerapan dan perubahannya harus dengan cermat untuk mau menelusuri asalmula kelahirannya 6 . Teks Proklamasi dirumuskan atas dasar ampera (amanat penderitaan rakyat: kemerdekaan.) selama 353. kesederajatan. Dengan demikian. B.

bangsa Indonesia menyatakan: (1) kemerdekaan sudah diproklamasikan. Ketiganya sama-sama mengusulkan kata-kata-kunci yang serupa (hampir sama). Dalam Alinea I. Alinea IV memberi konsekuensi pada Pokok-pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945. Sila-sila dari ‗pancasila‘ memang secara formal (di dalam Sidang-sidang BPUPKI) dikemukakan oleh ketiga tokoh-konseptor/perumus (M. dan (2) menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM). Alinea I sebagai konsekuensi dari Teks Proklamasi.agar tidak tercabut dari akar-sejarahnya. Terakhir. berdaulat. dan (2) cita-cita bangsa selanjutnya (merdeka. (3) UUD negara Indonesia. Yamin. Rumusannya itu pun telah mengalami perubahan baik dalam tata-urutan maupun dalam tata-kata. Dalam Alinea III. Pada tanggal 18 Agustus 1945 setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 1945 barulah disepakati oleh bangsa Indonesia (melalui pengesahan PPKI) bahwa Pancasila sebagai dasar-negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. bangsa Indonesia menyatakan: (1) anti terhadap penjajahan. Proses Perumusan UUD 1945 Istilah ‗pancasila‘ dikemukakan pertamakalinya oleh Ir. dan Soekarno). Pembukaan UUD 1945 terdiri atas empat (4) alinea. Di sini jelas bahwa UUD yang berkedudukan sebagai konstitusi-negara adalah UUD 1945 yang di dalam Pembukaannya termuat rumusan Pancasila yang merupakan kesepakatan bangsa Indonesia (melalui PPKI) dan yang sila-pertamanya adalah yang bukan seperti yang terumus di dalam Piagam Jakarta. Yang dikukuhkan adalah kelima-sila yang substansinya pernah disampaikan oleh ketiga tokoh-konseptor/perumus tersebut. Alinea III sebagai konsekuensi dari Alinea II. adil. dan makmur). (2) kemerdekaan itu atas rahmat Tuhan. (2) tujuan/fungsi negara. Alinea II sebagai konsekuensi dari Alinea I. bangsa Indonesia menyatakan: (1) susunan pemerintahan negara. bersatu. yang berbeda adalah tata urutannya. Atas dasar pemahaman UUD 1945 seperti inilah yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam makalah ini. Istilah ‗pancasila‘-nya sendiri tidak ditulis/dikukuhkan dalam UUD 1945.Pembukaan UUD 1945 Pada Sidang Istimewa MPR tahun 1998. B. Rumusan ini pula yang kemudian menjadi ‗roh‘ dari substansi Pembukaan UUD 1945. Namun demikian. bangsa Indonesia menyatakan: (1) perjuangan kemerdekaan sudah di depan pintu gerbang. Rumusan lima-sila yang termuat/tertulis pada Pembukaan UUD 1945 itu lah yang kemudian sebagai rumusan Pancasila yang resmi dan sah. C. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 di saat ia mendapat giliran berpidato sesudah M. dalam sidang-sidang BPUPKI itu tidak diputuskan usulan Pancasila dari siapa yang sebagai ‗calon‘ dasar-negara dari negara yang akan didirikan. (3) selain itu. Yamin dan Soepomo. Dalam Alinea II. Sidang Umum MPR 1999. kemerdekaan itu sebagai hasil perjuangan sendiri. Soepomo. (4) sistem pemerintahan 7 . Dalam Alinea IV. Pembukaan UUD 1945 disepakati untuk tidak dirubah. Alinea IV sebagai konsekuensi dari Alinea III. dan Sidang Tahunan MPR 2000.

perubahan (dalam Batang Tubuh) itu dapat dilakukan sejauh masih dalam kerangka penjabaran/pewujudan nilai-nilai (NL dan ND) yang terdapat pada Pembukaan UUD 1945. Ia dibatasi oleh: (1) Kewenangan MPR. Penafsiran dan/atau perubahan Batang Tubuh UUD 1945 (sebagaimana ternyata telah dirubah untuk yang Pertama (1999) dan Kedua (2000) oleh MPR) tidak boleh menyimpang dari semangat NL dan ND yang termuat di dalam Pembukaan UUD 1945. (4) bersistem politik demokrasi. setelah itu baru menjalankan pembangunan nasional (Pokok Pikiran II). (3) Kedudukan DPR yang kuat. Keempat alinea itu harus dipahami menurut tuntunan Pokok-pokok Pikiran Pembukaan (lihat Penjelasan UUD 1945). Kedua derajat nilai ini bersifat universal dan lestari. (6) ideologi Pancasila. Tegasnya. (4) Presiden sebagai penyelenggara pemerintahan negara yang tertinggi di bawah MPR. dan (4) Pengaruh para Menteri. (5) DPR tidak dapat dibubarkan oleh Presiden. D. (4) setiap perjanjian dengan Luar Negeri harus diratifikasi oleh DPR. Presiden tidak dapat dijatuhkan oleh DPR. sementara nilai-nilai lainnya yang terdapat pada Pembukaan berkedudukan sebagai Nilai Dasar (ND). (2) Peraturan perundang-undangan (Tap MPR dan UU). (2) setiap UU harus disetujui oleh DPR. dan (7) Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas. (3) APBN harus disetujui oleh DPR. Berdasarkan hal tersebut dan pokok-pokok kaidah hukum dalam Batang Tubuh UUD 1945 (termasuk setelah Perubahan). negara Republik Indonesia: (1) lebih banyak menerapkan prinsip-prinsip sistem pemerintahan presidentil.republik. (3) MPR sebagai pelaku sepenuhnya kedaulatan rakyat (sudah dirubah).Batang Tubuh UUD 1945 Dalam Batang Tubuh UUD 1945 dia tur hal-hal sebagai berikut. yang dilaksanakan secara demokratis (Pokok Pikiran III). (2) NKRI menganut sistem konstitusional. yaitu bahwa setiap penyelenggara negara di Indonesia harus mendahulukan persatuan dan kesatuan (Pokok Pikiran I). (5) berbentuk kedaulatan rakyat. Nilai-nilai (NL dan ND) itu selanjutnya diwujudkan dan dijabarkan dalam bentuk pasal-pasal/ayat-ayat pada Batang Tubuh UUD 1945. (5) setiap pemberian amnesti dan abolisi. pernyataan perang. (6) Menteri Negara sebagai Pembantu Presiden. Sistem Pemerintahan Negara (UUD 1945) didasarkan pada tujuh kunci pokok (tucipok): (1) NKRI sebagai negara hukum. pengangkatan dan penerimaan duta. (7) semakin terdapat keseimbangan kekuasaan antara Legislatif (DPR) dan Eksekutif 8 . Itulah hubungan Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945. Untuk kunci yang ketujuh terkandung makna bahwa kekuasaan Presiden selaku Kepala Negara dibatasi. (2) berbentuk negara kesatuan. yang dilandaskan pada taqwa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan (bertaqwa secara beradab) (Pokok Pikiran IV). tetapi pemahamannya bersifat eksklusif Indonesia. dan beberapa hal yang lainnya harus disetujui oleh DPR. Nilai-nilai yang terdapat pada ideologi Pancasila berkedudukan sebagai Nilai Luhur (NL). (5) bentuk kedaulatan rakyat. karena ia: (1) semua anggotanya adalah juga anggota MPR. (6) berpemilihan Presiden. (3) berbentuk pemerintahan republik. Kedudukan DPR itu kuat.

dan tujuan nasional.Penerapan UUD 1945 Di dalam UUD 1945 (setelah Perubahan) terdapat Pembukaan dan Batang Tubuh. pada dasarnya lebih banyak mengurangi kekuasaan Presiden (yang executive-heavy) yang dominan. Pancasila berperanan sebagai pandangan hidup. sebagaimana yang termuat dalam UUD 1945 Setelah Perubahan. ia mengikat dan memaksa: (1) setiap lembaga negara. Sebagai ideologi negara—menurut studi Filsafat—. (4) wujud kontrak-sosial tertinggi bangsa Indonesia. Karenanya. (2) sumber hukum positif tertinggi. UUD 1945 bersifat fleksibel dan singkat. tetapi juga ia sebagai ideologi negara. Di dalam Pembukaan terdapat Pancasila sebagai dasar negara. (9) dan seterusnya.(Presiden) dengan koridor tetap sistem presidensil. karena ia sudah tidak singkat lagi. (2) setiap warganegara Indonesia. dan (4) setiap lembaga/organisasi kemasyarakatan (LSM. Karena sebagai hukum. Fleksibel karena dapat dirubah (Pasal 37) sesuai dengan perkembangan zaman. (3) setiap penduduk Indonesia. (3) UU tentang pembentukkan/pendirian NKRI. dasar negara. partai politik). dengan demikian. kecuali UUD Setelah Perubahan. Perubahan UUD 1945. F. ormas. 9 . penerapan UUD 1945 dapat dilakukan melalui cara berpikir filsafati. Singkat karena hanya memuat aturan-aturan pokoknya saja (37 pasal). yang kemudian ―diserahkan‖ kepada DPR (menjadi legislative-heavy) untuk meningkatkan fungsi kontrolnya terhadap Presiden (Pemerintah) E. Substansi UUD 1945 (termasuk UUD 1945 Setelah Perubahan) UUD 1945 berkedudukan sebagai: (1) hukum dasar tertulis. (8) semakin melindungi dan menegakkan HAM (melalui perincian Pasal-pasal 26—34) .

Batang Tubuh. kecuali UUD Setelah Perubahan. Batang Tubuh sebagai perwujudan dari Pembukaan. ampera-lah yang mendorong dibuat dan dibacakannya Teks Proklamasi. (7) semakin terdapat keseimbangan kekuasaan antara Legislatif (DPR) dan Eksekutif (Presiden) dengan koridor tetap sistem presidensil. Penjelasan sebagai kelengkapan dari Batang Tubuh.) selama 353. UUD 1945 berkedudukan sebagai: (1) hukum dasar tertulis. UUD 1945 akan dapat dipahami dengan benar dan tepat apabila nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaannya dipahami terlebih dahulu sebagai uraian terinci dan lengkap dari substansi Teks Proklamasi. (2) sumber hukum positif tertinggi. ia mengikat dan memaksa: (1) setiap lembaga negara.BAB III PENUTUP A. Artinya. negara Republik Indonesia: (1) lebih banyak menerapkan prinsip-prinsip sistem pemerintahan presidentil. (8) semakin melindungi dan menegakkan HAM (melalui perincian Pasal-pasal 26—34) . persatuan. karena ia sudah tidak singkat lagi. dengan demikian. keadilan. Singkat karena hanya memuat aturan-aturan pokoknya saja (37 pasal). Di sini jelas bahwa UUD 1945 tidak lahir mendadak di saat-saat menjelang tanggal 18 Agustus 1949. UUD 1945 bersifat fleksibel dan singkat. ormas. (2) berbentuk negara kesatuan. tetapi ia lahir di dalam dan selama proses perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. yang kemudian ―diserahkan‖ kepada DPR (menjadi legislative-heavy) untuk meningkatkan fungsi kontrolnya terhadap Presiden (Pemerintah). Tegasnya. kemakmuran. sebagaimana yang termuat dalam UUD 1945 Setelah Perubahan. partai politik).5 tahun—dan bahkan lebih jauh lagi ke belakang sejak perjuangan kemerdekaan rakyat terhadap feodalisme penguasa suku-suku asli dan kerajaan-kerajaan domestik. Perubahan UUD 1945. (5) berbentuk kedaulatan rakyat.Kesimpulan : proses lahirnya UUD 1945 merupakan perubahan yang mengalir berdasarkan kegiatan yang saling berkaitan yang muncul kepada masyarakat dalam bentuk peraturan yang di buat oleh pemerintah yang mempunyai kekuatan yang mengikat yang di buat pada tahun 1945. (3) UU tentang pembentukkan/pendirian NKRI. Karena sebagai hukum. pokok-pokok kaidah hukum dalam Batang Tubuh UUD 1945 (termasuk setelah Perubahan). dan (4) setiap lembaga/organisasi kemasyarakatan (LSM. Fleksibel karena dapat dirubah (Pasal 37) sesuai dengan perkembangan zaman. (6) berpemilihan Presiden. (9) dan seterusnya. dst. (3) berbentuk pemerintahan republik. kesederajatan. UUD 1945 disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 terdiri atas Pembukaan. Teks Proklamasi dirumuskan atas dasar ampera (amanat penderitaan rakyat: kemerdekaan. pada dasarnya lebih banyak mengurangi kekuasaan Presiden (yang executive-heavy) yang dominan. (2) setiap warganegara Indonesia. 10 . dan Penjelasan. (4) wujud kontrak-sosial tertinggi bangsa Indonesia. (4) bersistem politik demokrasi. Dengan demikian. Ketiganya sebagai satu-kesatuan pemahaman UUD (hukum dasar tertulis) yang utuh. (3) setiap penduduk Indonesia.

terlebih di era globalisasi sekarang ini‖. penulis menyarankan ―marilah kita bersama-sama memahami dan mendalami makna yang terkandung dalam UUD1945 secara menyeluruh supaya kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan kita sehari-hari dengan tujuan dapat mengurangi sedikit-demi sedikit hal yang dapat mengancam dan membahayakan UUD 1945 baik yang datang dari dalam dan luar. 11 .B.SARAN Untuk dapat lebih memahami dan mengerti makna yang terkandung dalam UUD 1945 di dalam segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.

K. 2000.2000. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Pertahanan. Nasionalisme Indonesia (Pengertian dan Perkembangannya). 1999. Sinar Grafika. UUD 1945 Setelah Amandemen Kedua Tahun 2000. 5. 2000. Pancasila (untuk Abad ke-21). Jakarta: Ditjen Dikti Depdikbud..A. Jakarta. 8.1. 1989.1998. Jakarta. 2000. 3. Semarang. Supremasi Hukum dalam Perspektif Pengembangan HAM. Daftar Pustaka Astrid S. 2000. Jakarta. 1999.T. MPR-RI Nomor IX tentang Penugasan Badan Pekerja MPR untuk Melanjutkan Perubahan UUD 1945). 9. 2. Soegito. 6. 1997. Jakarta: PT Pembangunan. Tiga Undang Undang Dasar. 12 . Jakarta. 4. Jakarta: Sinar Grafika. Pringgodigdo. Astrid S. A. 10. Masyarakat Indonesia Memasuki Abad ke Duapuluh Satu. Susanto Sunario. Bogor: Ditbinsarak Ditjen Dikti Depdikbud. H. Jakarta:12 dari 12 Makalah Ceramah Kepala Staf Teritorial TNI pada Penataran Dosen Pendidikan dan Filsafat Pancasila tanggal 18 Oktober 2000. Pokok-pokok materi: Sejarah Perjungan Bangsa Indonesia. 7. Gunawan Setiardja. A. Ketetapan-ketetapan MPR 1999 (khususnya: Tap. Susanto Sunario. Sejarah Indonesia Kontemporer sebagai Materi Pendidikan Pancasila (Analisis Berbagai Permasalahannya). Jakarta: Sinar Grafika. Agus Widjojo.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->