MATERI PELATIHAN

BEST PRACTICES KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DI SEKOLAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Jakarta, Februari 2012

Begitu juga dengan Kepala sekolah pasti dalam pelaksanaan tugasnya telah memperoleh banyak pengalaman. yaitu Penilaian Kinerja Guru (termasuk Kepala Sekolah) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). tentu ada yang diyakininya sebagai pengalaman terbaik (Best Practice). Salah satu bahan yang dapat dijadikan sumber penulisan karya tulis adalah dari pengalaman-pengalaman pribadi. Bila pengalaman terbaik tersebut dipublikasikan. maka akan dapat menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kepala sekolah yang lain. Di antara pengalaman-pengalaman itu. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan penghargaan bagi kepala SMK melalui laporan/penyusunan pengalaman terbaik (Best Practice) Kepala sekolah dalam mengembangkan pendidikan karakter bangsa di sekolah. Kepala Sekolah perlu lebih aktif dalam menghasilkan karya tulis ilmiah. Dari sekian banyak pengalaman yang telah dilakukan oleh Kepala Sekolah. Kegiatan PKB diantaranya: Pengembangan Diri (PD) serta Publikasi Ilmiah (PI) dan/atau Karya Inovatif (KI). dan sekaligus juga merupakan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan dari kepala sekolah yang menulis. Dalam Permenpan RB tersebut terdapat dua kegiatan inti. Untuk itu perlu disusun kerangka Best Practice Kepala SMK dalam Pengembangan Karakter Bangsa. ."Best Practice" Kepala Sekolah dalam Pengembangan Pendidikan Karakter Bangsa di Sekolah Pendahuluan Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme kepala sekolah telah terbit Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 Jabatan tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit. Khususnya yang terkait dengan publikasi ilmiah dan karya inovatif. termasuk di dalamnya Kepala Sekolah.

tidak bolak balik. Kerangka Penulisan 1.5 di atas kertas ukuran A4 70 gr. hasil penelitian atau kajian pustaka yang relevan. 4. bukan pengalaman orang lain. 3. Best practice kepala sekolah diketik dengan menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12. Khusus untuk Best Practice ini adalah tulisan yang berhubungan dengan pengalaman dalam permasalahan. Di dalam laporan Best Practice tersebut harus secara jelas ditulis tentang hal-hal berikut: 1. Laporan Best Practice merupakan pengalaman nyata pribadi kepala sekolah. Sajian simpulan dan saran. spasi 1. 2. Pembahasan tentang bagaimana kepala sekolah yang bersangkutan dalam memecahkan permasalahannya dan uraian hasilnya. Jumlah halaman minimal 10 dan maksimal 50 (tidak termasuk lampiran) . Uraian keterkaitan permasalahan yang dihadapi dengan berbagai teori. Dengan demikian penyajian penulisan pengalaman terbaik ini nantinya dapat menjadi bagian dari kegiatan pengembangan profesi yang berupa Karya Tulis Ilmiah yang memuat pemecahan masalah yang sistematis dengan didukung oleh data lapangan. dan atau plagiasi. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh kepala sekolah SMK yang terkait dengan pelaksanaan pengembangan pendidikan karakter bangsa di sekolah (satuan pendidikan binaannya). saduran. upaya mengatasi permasalahan dan bagaimana hasil dari upaya itu yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan karakter bangsa di sekolah.Definisi "Best Practice" Yang dimaksudkan dengan Best Practice kepala sekolah adalah tulisan yang dibuat oleh kepala sekolah yang berisi laporan uraian pengalaman nyata kepala sekolah dalam memecahkan berbagai masalah yang ada di sekolah. terjemahan.

2. Bagian Penunjang : daftar pustaka dan lampiran-lampiran tentang semua data yang dipakai untuk menunjang tulisan tersebut. Simpulan diikuti dengan saran atau rekomendasi terhadap pihak terkait). . hasil-hasil penelitian. Bab Simpulan dan Saran (uraian tentang hal-hal yang dapat dipetik sarinya dari pengalamn berharga tersebut. Bagian Isi : Bab Pendahuluan (memuat latarbelakang masalah.0 cm dan kanan 2. 5. daftar gambar. serta abstrak atau ringkasan. rumusan masalah. c. tujuan dan manfaat). 3. Laporan tertulis dibuat 2 (dua) rangkap. daftar tabel. Bab Pembahasan Masalah (menguraikan langkah-langkah dalam memecahkan masalah yang dituangkan secara rinci sesuai dengan masalah yang dihadapi dan bagaimana hasilnya.0 cm dan bawah 2. 6. Bagian Awal : halaman judul.5 cm. Bab Kajian/Tinjauan Pustaka ( keterkaitan antara permasalahan yang dihadapi dengan berbagai teori. Uraian ini merupakan inti tulisan Best Practice). Kerangka isi penulisan diatur sebagai berikut : a. daftar isi.5 cm. kata pengantar. lembar persetujuan. b. atau pengalaman- pengalaman terdahulu sebagai dasar teoretis terhadap apa yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam pemecahan permasalahan). bagian tepi kiri 3. dan daftar lampiran (bila ada). Laporan dilengkapi dengan 1 (satu) soft copy (CD) yang berisi laporan lengkap dalam format Microsoft Word. Naskah dibendel rapi dengan menggunakan sampul berwarna merah 4. Jarak pengetikan bagian atas 3.

Pengiriman Laporan Best Practice Laporan yang telah selesai (dan telah mendapat pengesahan) beserta CD dikirim ke panitia paling lambat: No. Ibu Woro . sertifikat tingkat nasional. Peserta harus menuliskan sendiri pengalamannya (orsinil) bukan saduran atau terjemahan Penilaian Penilaian dilakukan dalam dua tahap : Tahap 1 Tahap 2 : penilaian administratif. dan penghargaan lainnya kepada 6 (enam) Best practise terbaik.Persyaratan Peserta 1. 1 2 3 Padang Bogor Surabaya Region Batas waktu 16 April 2012 18 April 2012 20 April 2012 Ketarangan Cap Pos Cap Pos Cap Pos Alamat Pengiriman: Subdit PTK SMK Komplek Kemdikbud Gedung D lantai 12. substansi tulisan. dan orsinilitas. : penilaian klarifikasi dengan visitasi ke sekolah bagi best practice terpilih (33 buah) Tahap 3 : Penilaian presentasi bagi 33 kepala sekolah terpilih Penghargaan Perhargaan yang akan diberikan berupa uang pembinaan. JalanJenderal Sudirman Pintu 1 Senayan. Peserta yang dapat mengirimkan laporan Best Practice adalah Kepala SMK yang telah mengikuti kegiatan workshop/pembekalan pengembangan pendidikan karakter di sekolah yang dilaksanakan oleh Direktorat PPTK Dikmen Kemdikbud pada tahun 2012 2. Jakarta 10270 u/p.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful