OLEH : Kelompok 1

Rina Dwismar Izzahatifah Ernawati Asrijal Ismawanti M. Taufik Bintang Jumriani Fitri Abidin

A.

Latar Belakang

Suatu senyawa atau komponen biasanya dalam bentuk campuran, dengan kata lain senyawa tersebut tidak murni. Misalnya air hujan, air hujan berasal dari proses kondensasi air laut yang dimana terjadi proses penguapan air laut menjadi cairan kembali. Didalam air hujan terdapat beberapa komponen-komponen, Untuk memisahkan komponen tersebut maka dapat dilakukan proses destilasi. Destilasi atau penyulingan adalah suatu proses pemisahan komponen yang berdasarkan pada perbedaan titik didih dimana komponen yang mempunyai titik didih yang rendah duluan keluar dibanding titik didih yang tinggi. pada proses ini terjadi proses penguapan yang diikuti pengembunan. Destilasi dilakukan untuk memisahkan suatu cairan dari campurannya apabila komponen lain tidak ikut menguap (titik didih lain jauh lebih tinggi). Berdasar teori yang dipaparkan diatas maka dilakukan percobaan destilasi yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara memisahkan dua komponen senyawa yang saling bercampur yang terdapat pada minuman cocacola.

1. 1. 2. Tujuan Percobaan Tujuan dilakukannya percobaan ini adalah Untuk mengetahui prinsip dasar proses destilasi. Manfaat percobaan Manfaat dilakukannya percobaan ini adalah: Mahasiswa dapat mengetahui prinsip dasar proses destilasi. 2.B. Mahasiswa dapat memisahkan senyawa yang terdapat dalam coca-cola dan campuran metanol-air. Untuk memisahkan senyawa yang terdapat dalam coca-cola dan campuran metanol-air. melalui proses destilasi. . melalui proses destilasi. C.

Pada abad ke-8 kimiawan muslim juga berhasil mendapatkan substan kimia yang benar-benar murni melalui proses destilasi. Pada tahun 800-an ahli kimia Persia. Hypathia dari Alexandria dipercaya telah menemukan rangkaian alat untuk distilasi dan Zosimus dari Alexandria-lah yang telah berhasil menggambarkan secara akurat tentang proses distilasi pada sekitar abad ke-4. The Hickman Stillhead dapat terwujud. Tulisan oleh Jabir Ibnu Hayyan (721-815) yang lebih dikenal dengan Ibnu Jabir menyebutkan tentang uap anggur yang dapat terbakar.Destilasi pertama kali ditemukan oleh kimiawan Yunani sekitar abad pertama masehi yang akhirnya perkembangannya dipicu terutama oleh tingginya permintaan akan spritus. Kemudian teknik penyulingan diuraikan dengan jelas oleh Al-Kindi (801-873) (Anonim. Ia juga telah menemukan banyak peralatan dan proses kimia yang bahkan masih banyak dipakai sampai saat kini. karena penemuannya di bidang destilasi yang masih dipakai sampai sekarang. 2011). Jabir ibnu Hayam menjadi insprasi dalam destilasi skala mikro. Petroleum pertama kali di dsetilasi oleh kimiawan muslim yang bernama Al-Razi pada abad ke-9. . Bentuk modern distilasi pertama kali ditemukan oleh ahli-ahli kimia Islam pada masa kekhalifahan Abbasiah. untuk destilasi karosin/ minyak tanah pertama ditemukan oleh Avicenna pada awal abad ke-11 (Anonim. 2011). bahkan desain ini menjadi semacam inspirasi yang memungkinkan rancangan distilasi skala mikro. terutama oleh Al-Razi pada pemisahan alkohol menjadi senyawa yang relatif murni melalui alat alembik.

Suatu cara yang digunakan untuk memperoleh hasil yang lebih baik disebut destilasi bertingkat. dan untuk memisahkan komponen dengan titik didih lebih rendah yang lebih volatil dari komponen lain yang kurang volatil dan kondensasi dari uap. Syarat utama dalam operasi pemisahan komponenkomponen dengan cara distilasi adalah komposisi uap harus berbeda dari komposisi cairan dengan terjadi keseimbangan larutan-larutan. Pada pemisahan campuran dari dua campuran yang menguap atau yang titik didihnya berdekatan lebih banyak persoalannya. sehingga tidak dapat dilakukan dengan destilasi biasa. dengan komponenkomponennya cukup dapat menguap. 2011). . Fasa uap terbentuk dari fasa cair melalui penguapan (evaporasi) pada titik didihnya.Destilasi merupakan suatu perubahan cairan menjadi uap dan uap tersebut didinginkan kembali menjadi cairan. yaitu proses dimana komponenkomponennya secara bertingkat diuapkan dan diembunkan (Bambang. Destilasi dilakukan melalui tiga tahap yaitu evaporasi adalah memindahkan pelarut sebagai uap dari cairan yaitu pemisahan uap-cairan di dalam kolom. Suhu cairan yang mendidih merupakan titik didih cairan tersebut pada tekanan atmosfer yang digunakan. (Bambang. 2011). Semua komponen tersebut terdapat dalam fasa cairan dan uap. Unit operasi distilasi merupakan metode yang digunakan untuk memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu larutan atau campuran dan tergantung pada distribusi komponen-komponen tersebut antara fasa uap dan fasa air. 2011). serta untuk mendapatkan fraksi pelarut yang lebih volatil (Bambang.

2011). arus yang diatas adalah arus yang lebih volatil (lebih ringan/mudah menguap) dan arus bawah yang terdiri dari komponen berat (Aditya. 2011). maka campuran akan terbagi menjadi dua bagian. Destilasi Skala Industri. MD biasanya berukuran 2-5 meter dalam diameter dan tinggi berkisar antara 6-15 meter. . Bila sebagian cairan yang telah didihkan uapnya diembunkan. oleh karena itu unit proses dari destilasi ini sering disebut sebagai menara destilasi (MD). Metode ini merupakan termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa.Dalam proses ini campuran didihkan pada kisaran suhu tertentu pada tekanan tetap. Bila destilat yang mula-mula diperoleh dipanaskan lagi sampai mendidih. Kenyataan umum yang diperoleh adalah bahwa uap lebih banyak mengandung komponen yang mudah menguap (atsiri). dan mengandung lebih banyak komponen yang atsiri dibandingkan cairan aslinya. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan. maka uap yang baru akan lebih banyak lagi komponen yang lebih atsiri. Masukan dari MD biasanya berupa cair jenuh (cairan yang dengan berkurang tekanan sedikit saja sudah akan terbentuk uap) dan memiliki dua arus keluaran. Uap yang dilepaskan dalam cairan tidak murni berasal dari salah satu komponen tetapi masih mengandung campuran kedua komponen dengan komposisi yang biasanya berbeda dengan komposisi cairan yang mendidih. Bagian kedua adalah cairan yang tertinggal disebut residu. yang susunannya lebih banyak komponen yang sukar menguap. Umumnya proses destilasi dalam skala industri dilakukan dalam menara. Hal ini dapat diulangi lagi beberapa kali sampai akhirnya diperoleh salah satu komponen murni yang mudah menguap (Bambang. masing-masing komponen akan menguap pada titik didihnya. Bagian pertama terdiri dari uap yang terembunkan disebut destilat. Model ideal distilasi didasarkan pada hokum Roult dan hokum Dalton.

Proses destilasi minyak serei yaitu pada proses distilasi ini dilakukan dengan cara distilasi bertingkat. Disini minyak serei akan dipanaskan sampai berubah fase menjadi uap sedangkan air tetap berwujud cair. Cairan yang sedang dididihnya biasanya ditampung dalam bejana dengan panas yang berasal dari pipa-pipa pemanas yang horizontal atau vertikal. dengan cairan panas atau uap panas pada sisi yang lain (Bambang. . pengendalian temperatur suatu reaksi kimia. 2011). Uap serei akan didinginkan oleh air yang berasal dari luar tabung proses ini disebut kondensasio sehingga uap serei akan mengembun dan berubah fase menjadi cair dan terbentuk rendamen (Bambang. evaporasi suatu bahan pangan dan sebagainya. kemudian air hasil distilasi pertama akan didistilasi lagi. 2011). Pipa dan plat-plat tersebut dipanaskan dengan listrik. Teori dasar destilasi yaitu perpindahan panas ke cairan yang sedang mendidih memegang peranan yang penting pada proses evaporasi dan distilasi atau juga pada proses biologi dan proses kimia lain seperti proses petroleum. hal ini bertujuan memisahkan minyak serei dengan air. Pada distilasi pertama bertujuan memisahkan senyawa organik dalam serai yang kemudian larut dalam air (air sebagai pelarut) .

Perbedaan sifat campuran suatu fase dengan campuran dua fase dapat dibedakan secara jelas jika suatu cairan menguap. distilasi fraksionasi. Ada 5 jenis destilasi yang akan dibahas disini. distilasi pressure-swing. Molekulmolekul uap tersebut akan tetap berada dalam gerakan yang konstan. distilasi dengan menggunakan garam berion. Sebagai contoh adalah cairan murni didalam suatu tempat yang tertutup. serta distilasi reaktif. terutama dalam keadaan mendidih. dan distilasi vakum. Namun setiap molekul pada lapisan permukaan yang bergerak ke arah atas akan meninggalkan permukaan cairan dan akan menjadi molekul uap. yaitu distilasi sederhana. 2010. distilasi uap. Tetapi setiap molekul dalam cairan hanya bergerak pada jarak pendek sebelum dipengaruhi oleh molekul-molekul lain. 2011). dan kecepatan molekulmolekul dipengaruhi oleh suhu pada saat itu (Bambang. Selain itu ada pula distilasi ekstraktif dan distilasi azeotropic homogenous. Menurut Anonim. sehingga arah geraknya diubah. . Pada suhu tertentu molekul-molekul cairan tersebut memiliki energi tertentu dan bergerak bebas secara tetap dan dengan kecepatan tertentu.

Yang terdiri dari termometer. Suatu campuran dapat dipisahkan dengan destilasi biasa ini untuk memperoleh senyawa murninya.1. steel head. Seringnya termometer yang digunakan harus memenuhi syarat: a. . Alat Destilasi Sederhana Gambar di atas merupakan alat destilasi atau yang disebut destilator. dan labu penampung destilat. pemanas. Termometer Biasanya digunakan untuk mengukur suhu uap zat cair yang didestilasi selama proses destilasi berlangsung. kondensor. Senyawa – senyawa yang terdapat dalam campuran akan menguap pada saat mencapai titik didih masing – masing. labu didih. b. Labu didih berfungsi sebagai tempat suatu campuran zat cair yang akan didestilasi. Gambar 1. Berskala suhu tinggi yang diatas titik didih zat cair yang akan didestilasi. Ditempatkan pada labu destilasi atau steel head dengan ujung atas reservoir HE sejajar dengan pipa penyalur uap ke kondensor. Destilasi sederhana Destilasi sederhana atau destilasi biasa adalah teknik pemisahan kimia untuk memisahkan dua atau lebih komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang jauh.

Ketika mencapai kolom fraksionasi. sehingga mampu memisahkan dua komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang berdekatan.2. yaitu memisahkan gas. Contoh lain dari Destilasi bertingkat adalah pemurnian minyak bumi.Pada suhu sekitar 78oC alkohol mulai mendidih tetapi sebagian air juga ikut menguap. kadar alkohol dalam uap lebih tinggi daripada kadar alkohol dalam campuran semula. titik didih alkohol adalah 78oC dan titik didih air adalah 100oC. Proses berulang ini terjadi pada kolom fraksional. minyak tanah. hanya destilasi bertingkat ini memiliki rangkaian alat kondensor yang lebih baik. Campuran tersebut dicampurkan dalam labu didih. Untuk memisahkan dua jenis cairan yang sama sama mudah menguap dapat dilakukan dengan destilasi bertingkat. Distilasi Fraksionasi (Bertingkat) Sama prinsipnya dengan destilasi sederhana. Oleh karena alkohol lebih mudah menguap. Contoh destilasi bertingkat adalah pemisahan campuran alkoholair (lihat gambar di bawah). alkohol tak lagi mengembun sehingga uap yang mengandung lebih banyak alkohol naik ke kolom di atasnya. sedangkan sebagian air turun ke dalam labu didih. dan sebagainya dari minyak mentah . Setelah suhu kolom mencapai 78oC. sehingga akhirnya diperoleh alkohol yang lebih murni. Uap yang naik plat yang lebih tinggi lebih banyak mengandung cairan yang lebih atsiri (mudah menguap) sedangkan cairan yang yang kurang atsiri lebih banyak dalam kondensat. Kolom fraksional terdiri atas beberapa plat dimana pada setiap plat terjadi pengembunan. uap mengembun dan memanaskan kolom tersebut. Proses seperti itu berulang beberapa kali (bergantung pada banyaknya plat dalam kolom). bensin. Destilasi bertingkat sebenarnya adalah suatu proses destilasi berulang.

Destilasi fraksionasi .Gambar. 2.

Destilasi Azeotrop Memisahkan campuran azeotrop (campuran dua atau lebih komponen yang sulit di pisahkan). Destilasi Azeotrop . Gambar 3.3. biasanya dalam prosesnya digunakan senyawa lain yang dapat memecah ikatan azeotrop tsb atau dengan menggunakan tekanan tinggi.

dan titik didihnya cukup tinggi. zat cair sudah terurai. Untuk destilasi uap. maka zat cair tersebut tidak dapat dimurnikan secara destilasi sederhana atau destilasi bertingkat. dimaksudkan untuk menurunkan titik didih senyawa tersebut. melainkan harus didestilasi dengan destilasi uap. Destilasi uap adalah istilah yang secara umum digunakan untuk destilasi campuran air dengan senyawa yang tidak larut dalam air. teroksidasi atau mengalami reaksi pengubahan (rearranagement). labu yang berisi senyawa yang akan dimurnikan dihubungkan dengan labu pembangkit uap (lihat gambar alat destilasi uap). Destilasi Uap . karena titik didih suatu campuran lebih rendah dari pada titik didih komponen-komponennya Gambar 4. Uap air yang dialirkan ke dalam labu yang berisi senyawa yang akan dimurnikan.4. dengan cara mengalirkan uap air ke dalam campuran sehingga bagian yang dapat menguap berubah menjadi uap pada temperatur yang lebih rendah dari pada dengan pemanasan langsung. Destilasi Uap Untuk memurnikan zat/senyawa cair yang tidak larut dalam air. sedangkan sebelum zat cair tersebut mencapai titik didihnya.

Gambar 5. Dengan bantuan aspirator air. Sedangkan dengan bantuan pompa vakum tekanan dapat diturunkan sampai 0. tekanan dapat diturunkan sampai 12-15 mmHg. Destilasi vakum Memisahkan dua kompenen yang titik didihnya sangat tinggi. sehingga titik didihnya juga menjadi rendah. Untuk mencegah penguraian senyawa-senyawa organik dianjurkan melakukan distilasi dengan metode ini. Destilasi Vakum Distilasi Vakum disebut juga distilasi dengan tekanan rendah.5. Distilasi ini terutama digunakan untuk sampel-sampel dengan titik didih diatas 180oC. Untuk terakhir ini diperlukan cold trap untuk keamanan dan jangan sekali-kali melepaskan keadaan vakum dengan melepaskan labu atau termometer.01 mmHg. dalam prosesnya suhu yang digunakan untuk mendistilasinya tidak perlu terlalu tinggi. . motode yang digunakan adalah dengan menurunkan tekanan permukaan lebih rendah dari 1 atm.

Destilasi Uap .Gambar 4.

B. Selang karet i. Hot Plate f. Waktu dan Tempat Percobaan ini dilakukan pada: Hari/Tangal Pukul Tempat : Rabu / 7 Desember 2011 : 08. Alat dan Bahan 1. Rangkaian alat destilasi b. Ember 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 2 buah 2 buah 2 buah 1 buah 1 buah 1 buah . Gabus berlubang j. Gelas Ukur 50 mL d.00 Wita sampai selesai : Laboratorium Kimia Organik Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar. Termometer e. Alat Adapun alat yang digunakan dalam percobaan ini yaitu: a. Aerator k. Erlenmeyer 250 mL g.A. Gelas kimia 300 mL c. Statif dan klem h.

Aquadest b. Tissue C. 2. Mengukur jumlah volume hasil destilasi. . Memasang rangkaian alat destilasi b. Memasang rangkaian alat destilasi b. Es Batu e. Mengisi labu destilasi dengan metanol sebanyak 75 mL dan aquades sebanyak 75 mL kemudian memasukkan beberapa butir batu didih c. Menjalankan air melalui alat pendingin (kondensor) d. Memanaskan labu destilasi sampai pada suhu 65oC.2. Destilasi Metanol dan Aquades a. e. Prosedur Kerja Adapun prosedur kerja pada percobaan ini yaitu: 1. Coca-cola d. Destilasi coca-cola a. Metenol f. Mengukur jumlah volume hasil destilasi. Menjalankan air melalui alat pendingin (kondensor) d. Mengisi labu destilasi dengan coca-cola sebanyak 150 mL kemudian memasukkan beberapa butir batu didih c. e. Bahan Adapun bahan yang digunakan dalam percobaan ini yaitu: a. Memanaskan labu destilasi sampai pada suhu 100oC. Batu didih c.

Hasil Pengamatan 1.A. Larutan coca cola Sampel Volume : : Coca cola Air 65 mL Residu 85 mL 2. Campuran metanol dan air Sampel Volume : : Metanol dan air (1:1) Destilat 8 mL Residu 142 mL .

Hasil yang diperoleh adalah air sebanyak 65 mL dan residu 85 mL. metanol 75 mL dan air 75 mL yang dimasukkan ke dalam labu destilasi dengan suhu 60ºC. Hasil yang diperoleh pada destilasi methanol dan air adalah destilat berupa metanol yaitu sebanyak 8 mL dan residunya 142 mL. Zat yang dipisahkan melalui alat destilasi sederhana adalah zat yang mudah menguap dan memiliki perbedaan titik didih yang saling berdekatan. Pada proses destilasi ini methanol yang lebih cepat menguap karena methanol memiliki titik didih lebih rendah. Pada percobaan ini dilakukan pemisahan untuk larutan coca cola dan campuran metanol dan air dengan perbandingan 1:1. yang memiliki titik didih 100ºC. Destilasi sederhana merupakan suatu metode pemisahan zat berdasarkan perbedan titik didih yang berdekatan. sedangkan air memiliki titik didih 100oC.Pada percobaan ini. Hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan volume metanol yang terkandung dalam campuran. Percobaan destilasi campuran metanol dan air dengan perbandingan 1:1. sehingga dapat diketahui bahwa dalam larutan coca cola komponen utama dari coca cola adalah air. Adapun prinsip kerja dari pemisahn dengan destilasi sederhana yaitu pemisahan suatu campuran dimana komponen-komponennya diuapkan dan diembunkan. digunakan pemanasan pada suhu tersebut karena komponen yang akan dipisahkan pada destilasi ini adalah air. digunakan pemansan pada suhu tersebut karena metanol memiliki titik didih 60ºC. Hal tersebut disebabkan karena pamanasan yang dilakukan terlalu tinggi yang menyebabkan suhu lebih cepat naik sebelum semua komponen metanol menguap. . pemisahan zat dilakukan dengan metode destilasi sederhana. Hasil ini sesuai dengan volume total larutan coca cola yang didestilasi yaitu sebanyak 150 mL. Pada destilasi coca-cola sebanyak 150 mL yang dimasukkan ke dalam labu destilasi dan melakukan destilasi selama 30 menit dengan suhu 100ºC.

Saran Saran pada percobaan ini adalah sebaiknya pada percobaan selanjutnya menggunakan jenis destilasi lain. B.A. . Kesimpulan Kesimpulan dari percobaan ini adalah hasil destilat dari coca-cola memperoleh air sebanyak 65 mL dan residu 85 mL sedangkan pada destilasi campuran metanol dan air memperoleh destilat berupa metanol sebanyak 8 mL dan residunya 142 mL.

21 Oktober 2010.ac. Riskian.” Wekipedia the Free Encyclopedia.blogspot. “Destilasi”.com/. Diakses pada tanggal 5 Desember 2011. http://repository. Bambang Irawan. Diakses pada tanggal 5 Desember 2011. Edisi 1.blogspot. Yogyakarta: Andi 2005 “Destilasi.Aditya. Diakses pada tanggal 5 Desember 2011. http://id. “Peningkatan Mutu Minyak Nilam dengan Ekstraksi dan Destilasi Pada Berbagai Komposisi Pelarut”. “Jenis-jenis Destilasi. Jakarta: Binapura Aksara 1990 Yulianto. Estien Yazid.html.pdf. Muhsin. Diakses pada tanggal 5 Desember 2011. Riawan.” http://ndarucs. “Macam-macam destilasi.com/2010/02/distilasi. http:// www-chem-is-try:org/sect=belajar&ext=destilation07-03.html.” http://ndarucs.com/2010/02/jenis-jenisdistilasi.wikipedia. Makassar: UIN Alauddin. http://www. /destilasi uap/destilasi-uap. Kimia Fisika Untuk Paramedis.org/wiki/ Distilasi. http://adityabeyubay359. 2011 . Kimia Organik. Penuntun Praktikum Kimia Organik. “Destilasi”. 11 02 2010. Tim Penyusun.com/2009/08/destilasi.. “Destilasi”.usu.html. Diakses pada tanggal 5 Desember 2011.html 08 Oktober 2009. Diakses pada tanggal 5 Desember 2011. 8 Juni 2010. 19 Juli 2010.id/ bitstream/123456789/1844/1/06000441.com" Diakses pada tanggal 5 Desember 2011.blogspot. 11 02 2010 Diakses pada tanggal 5 Desember 2011. http://multiply. “Destilasi Uap”.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful