You are on page 1of 5

Pengenalan

psikologi pendidikan modul http://ms.wikipedia.org/wiki/Psikologi_pendidikan

Psikologi pendidikan ialah kajian tentang bagaimana manusia belajar dalam latar pendidikan, keberkesanan campur tangan pendidikan, psikologi pengajaran, dan psikologi sosial sekolah sebagai pertubuhan. Walaupun istilah "psikologi pendidikan" dan "psikologi sekolah" seringnya digunakan sebagai sinonim untuk satu sama lain, para penyelidik dan ahli teori cenderung dikenali sebagai ahli psikologi pendidikan, manakala pengamal di sekolah atau dalam keadaan berkait sekolah dikenali sebagai ahli psikologi sekolah. Psikologi pendidikan melibatkan diri tentang bagaimana pelajar belajar dan berkembang, seringnya dengan menumpukan subkumpulan seperti kanak-kanak bergeliga dam mereka yang kehilangan upaya. Sebahagian psikologi pendidikan dapat difahami menerusi hubungannya dengan disiplin-disiplin yang lain, khususnya bidang psikologi. Ia memiliki hubungan dengan disiplin psikologi yang seolah-olah hubungan antara perubatan dengan biologi, atau kejuruteraan dengan fizik. Psikologi pendidikan pula menjelaskan berbagai-bagai bidang dalam kajian pendidikan, termasuk reka bentuk pengajaran, teknologi pendidikan, perkembangan kurikulum, pembelajaran organisasi, pendidikan khas, dan pengurusan bilik darjah. Psikologi pendidikan meminjam daripada bidang sains kognitif dan sains pembelajaran, serta dan menyumbang kepadanya. Di universiti, jabatan psikologi pendidikan biasanya terletak di bawah fakulti pendidikan dan disebabkan ini, mungkin mengakibatkan kekurangan kandungan psikologi pendidikan dalam buku teks pengenalan psikologi. [1]

http://merahitam.com/pengertian-psikologi-pendidikan-adalah.html

Psikologi Pendidikan, Pengertian Psikologi Dalam Perspektif Pendidikan Psikologi Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia belajar dalam pendidikan, pengaturan, efektivitas intervensi pendidikan, psikologi pengajaran, dan psikologi sosial dari sekolah sebagai organisasi. Pengertian Psikologi Pendidikan Secara etimologis, psikologi berasal dari kata psyche yang berartijiwa atau nafas hidup, dan logos atau ilmu. Dilihat dari arti kata tersebut seolah-olah psikologi merupakan ilmu jiwa atau ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Psikologi pendidikan berkaitan dengan bagaimana siswa belajar dan berkembang.

Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut para Ahli: Arthur S. Reber (Syah, 1997 / hal. 12) Definisi Psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal sebagai berikut : Penerapan prinsip-prinsip belajar dalam kelas Pengembangan dan pembaharuan kurikulum Ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan Sosialisasi proses-proses dan interaksi proses-proses tersebut dengan pendayagunaan ranah kognitif Penyenggaraan pendidikan keguruan Menurut Muhibbin Syah, Definisi psikologi pendidikan adalah sebuah disiplin psikologi yang terjadi dalam dunia pendidikan. Barlow (Syah, 1997 / hal. 12) Definisi Psikologi pendidikan adalah ... a body of knowledge grounded in psychological research which provides a repertoire of resource to aid you in functioning more effectively in teaching learning process. Psikologi pendidikan adalah sebuah pengetahuan berdasarkan riset psikologis yang menyediakan serangkaian sumber-sumber untuk membantu anda melaksanakan tugas-tugas seorang guru dalam proses belajar mengajar secara efektif. Tardif (Syah, 1997 / hal. 13) Definisi Psikologi pendidikan adalah sebuah bidang studi yang berhubungan dengan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha-usaha kependidikan. Witherington (Buchori dalam Syah, 1997 / hal. 13) Psikologi pendidikan sebagai A systematic study of process and factors involved in the education of human being.

Psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia. Sementara menurut Ensiklopedia Amerika, psikologi pendidikan adalah ilmu yang lebih berprinsip dalam proses pengajaran yang terlibat dengan penemuan-penemuan dan menerapkan prisip-prinsip dan cara untuk meningkatkan keefesien dalam pendidikan.

Sementara itu menurut Psikologi pendidikan juga merupakan sub disiplin ilmu psikologi. Psikologi pendidikan dideskripsikan oleh E. L. Thorndike pada tahun 1903 sebagai middlemen mediating between the science of psychology and the art of teaching. Dalam banyak studi, secara singkat, psikologi pendidikan merupakan suatu disiplin ilmu yang mengaplikasikan ilmu psikologi dalam dunia belajar dan guru. Selain dari pada itu pemahaman Psikologi Pendidikan juga merupakan gabungan dari dua bidang studi yang berbeda.
1. Pertama adalah psikologi yang mempelajari segala sesuatu tentang pikiran dan perilaku manusia serta hubungannya dengan manusia. Tentu saja tidak hanya mempelajari manusia dalam kesendiriannya, melainkan juga mempelajari manusia dalam hubungannya dengan manusia lain. 2. Kedua adalah pendidikan itu sendiri atau lebih khusus adalah sekolah. Jadi, sebagai sebuah subdisiplin ilmu sendiri dalam psikologi, psikologi pendidikan memfokuskan diri pada pemahaman proses pengajaran dan belajar yang mengambil tempat dalam lingkungan formal.

Psikologi pendidikan berminat pada teori belajar, metode pengajaran, motivasi, kognitif, emosional, dan perkembangan moral serta hubungan orangtua anak. Selain itu psikologi pendidikan juga mendalami sub-populasi yaitu anak-anak gifted dan yang dengan kebutuhan khusus. Ahli lain menambahkan bahwa psikologi pendidikan berguna dalam penerapan prinsipprinsip belajar dalam kelas, pengembangan dan pembaruan kurikulum, ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan, sosialisasi proses dan interaksi proses itu dengan pendayagunaan kognitif dan penyelenggaraan pendidikan keguruan. Karena berkecimpung di ranah sekolah, istilah psikologi pendidikan dan psikologi sekolah sering dipertukarkan. Teoris dan peneliti lebih diidentifikasi sebagai psikolog pendidikan, sementara praktisi di sekolah lebih diidentifikasi sebagai psikolog sekolah. Psikologi pendidikan mengambil masalah-masalah yang dialami oleh orang muda dalam pendidikan yang mencakup masalah kesulitan belajar atau masalah emosi dan sosial. Mereka mengambil tugas untuk membantu proses belajar anak dan memampukan guru menjadi lebih sadar akan faktor-faktor social yang berkatinan dengan pengajaran dan belajar. Psikolog pendidikan biasa bekerja di lingkungan sekolah, perguruan tinggi dan di lingkungan pendidikan anak, terutama bekerja dengan guru dan orang tua. Mereka dapat bekerja secara langsung dengan anak (misal memeriksa perkembangan, memberikan konseling) dan secara tidak langsung (dengan orang tua, guru dan profesional lainnya). Karena harus bekerja dengan manusia, psikolog pendidikan haruslah familier dengan pendekatan-pendekatan tradisional tentang studi perilaku, humanistik, kognitif dan psikoanalis. Mereka juga harus sadar dengan teori dan riset yang muncul dari ranah tradisional psikologi

seperti perkembangan (Piaget, Erikson, Kohlberg, Freud), bahasa (Vygotsky dan Chomsky), motivasi (Hull, Lewin, Maslow, McClelland), testing (intelegensi dan kepribadian) dan interpretasi tesnya. Psikolog pendidikan juga harus mengikuti perkembangan mendadak dari area menejemen kelas dan desain instruksional, pengukuran dan penggunaan gaya dan strategi belajar, penelitian dalam metakognitif, peningkatan aplikasi pendidikan jarak jauh, dan perluasan dari pengembangan dan aplikasi teknologi untuk tujuan instruksional. Karena akan bekerja dengan pendidikan, seorang yang mempelajari materi ini perlu memperhatikan hal-hal berikut.

Proses perkembangan siswa proses ini tentu saja harus disadari oleh individu yang bekerja dalam pendidikan. Perkembangan siswa terlebih dalam ranah cipta dengan segala variasi dan keunikannya merupakan modal siswa untuk belajar, apapun halnya. Cara belajar siswa dalam hal ini berkaitan pula dengan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam belajar. Cara menghubungkan belajar dan mengajar Pengambilan keputusan untuk pengelolaan proses belajar mengajar.

Kajian
/

Faktor-faktor
( ) faktor-faktor mempengaruhi pembelajaran:

persepsi & penanggapan ms 67-70 ingatan & lupaan (ms 70-73) kesediaan pembelajaran (ms 74-78) pemindahan pembelajaran (ms 78-79) gaya kognitif (ms 79) kemahiran berfikir (ms 82-84) kecerdasan (ms 85-89)

modul

Langkah-langkah P&P
1aktiviti pengayaan, latihan tambahan dll 2) aktiviti pengukuhan, pemulihan, latihan yang bersesuaian dengan kebolehan mereka dll

teori pembelajaran

You might also like