BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Masa kanak-kanak adalah masa penuh eksplorasi, saat itu ia mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi, senang bertanya, membongkar, memasang, membentuk, mencampur, mengaduk, meraba, mencium, dan lain-lainnya. Anak biasanya mengulang-ulang kegiatan yang menyenangkan tersebut. Rasa ingin tahu inilah yang merupakan potensi pembelajaran matematika/kognitif yang harus dikembangkan baik oleh pendidik maupun orang tua. Pengembangan pembelajaran matematika pada anak usia TK mempunyai peran yang sangat penting dalam membantu meletakkan dasar kemampuan dalam pembentukan sumber daya manusia yang diharapkan. Kita menyadari bahwa Indonesia termasuk negara yang mempunyai kategori indeks angka pembangunan sumber daya manusia (Human Devolepment Indeks) rendah dibandingkan dengan negara lain.Salah satu penyebabnya adalah karena penguasaan dasar-dasar matematika yang kurang diminati anak. Pengembangan pembelajaran matematika di Taman Kanak-kanak dikembangkan melalui bermain sebagaimana prinsip pembelajaran di TK yaitu “ Belajar melalui prinsip bermain” Untuk itu peran media pembelajaran yang digunakan sebagai sarana bermain sangat penting, karena menentukan terjadinya proses pembelajaran yang bermutu sebagaimana dikemukakan Briggs dalam Rahadi Aristo (2003: 123) bahwa media sebagai alat untuk memberikan perangsang bagi siswa agar terjadi proses belajar. Benyamin s.Bloom dalam Tim MKDK Universitas Negeri Padang (2006:216) mengklasifikasikan hasil belajar atas tiga ranah (Taxonomy) yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hal ini sesuai dengan yujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam UU SISDIKNAS No 20 tahun 2003; “ Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,mandiri, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab” Ranah kognitifmerupakan hasil belajar yang bersifat intelektual, ataupengetahuan yang terdiri atas enam aspek yang memiliki tingkat

kesuliyan yang berjenjang yaitu: pengetahuan,atau ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintetis dan evaluasi, dua tingkat pertama dikatakan tingkat rendah dan keempat aspek berikutnya termasuk ranah kognitif tingkat tinggi. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri atas lima aspek yaitu: Penerimaan, Jawaban atau reaksi penilaian , organisasi dan internalisasi. Ranah psikomotor berkenaan dengan keterampilan dan kemampuan bertindak yang terdiri atas enam aspek yaitu;gerakan refleks, keterampilan gerakan dasar, keterampilan perceptual, keharmonisan atau ketetapan , gerakan keterampilan kompleks. Pembelajaran matematika sangat terkait dengan pengembangan kemampuan ketiga ranah yang telah dibahas di atas, yaitu kognitif,afektif, dan psikomotorik. Terkait dengan aspek kognitif, maka mengacu pada teori perkembangan kognitif yang disampaikan Robert Stenberg dalam Sujiono (2004;15) bahwa kognitif adalah “proses berfikir, mengatasi pengalaman atau masalah baru dan penyesuaian terhadap situasi yang didihadapi‟. Maka pembelajaran matematika di TK yang terpenting menyerap pengetahuan sebanyak-banyaknya , melainkan bagaimana anak dapat mengingat dan mengendapkan pengalaman yang diperoleh , serta bagaimana ia menggunakan konsep dan prinsip yang dopelajarinya itu dalam lingkungan belajarnya.Jika anak diharapkan menguasai konsepkonsep terkait dengan matematika maka guru harus memfasiltasi merekadalam menguasainya melalui observasi , membaca buku, eksperimen atau media yang relevan. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa peran guru untuk memfasilitasi terjadinya perkembangan ketiga ranah itu sangat penting. Untuk itu guru dituntut mempunyai kreativitas yang tinggi dalam menciptakan media pembelajaran yang inovatif , sehingga anak tertarik, pembelajaran yang menyenangkan dan potensi anak tergali secara maksimal, tentunya tidak cukup media yang menari saja tapi diiringi dengan metode yang tepat. Keterbatasan media pembelajaran yang berkaitan dengan matematika menyebabkan belum teroptimalkan potensi anak. Anak kurang berminat dan cepat bosan saat pembelajaran matematika, anak cendrung melakukan kegiatan yang berkaitan dengan menulis dan berhitung. Melalui pengamatan penulis terhadap kegiatan pengembangan matematika dengan media yang ada di kelas ditemukan adanya beberapa permasalahan antara lain:

1. Anak belum bisa mengeksplorasi permainan sepenuhnya. Anak yang dapat menggunakan permainan ini hanya 10 orang (50 %). Sementara anak yang lain butuh bantuan untuk memainkanya. 2. Apabila diulang kembali kegiatan ini anak yang mampu memainkannya sebanyak 15 orang (75%), butuh keterangan yang lebih banyak dari guru 3. Ketika anak disuruh menyelesaikan beberapa konsep matematika anak-anak mulai bertambah banyak yang mampu melakukannya (17 orang) Berdasarkan fenomena yang ada, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang “Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Permainan Kotak Matematika di kelompok B TK Bhayangkari I Padang” B. Perumusan Masalah Sesuai dengan latar belakang masalah yang dikemukakan di atas, maka yang menjadi ruang lingkup permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah upaya untuk meningkatkan kognitif anak melalui permainan kotak matematika di kelompok B TK Bhayangkari I ? C. Tujuan Perbaikan Secara umum tujuan perbaikan kegiatan pengembangan ini adalah meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui permainan kotak matematika. D. Manfaat Perbaikan Perbaikan diharapkan dapat bermanfaat bagi: 1. Anak Sebagai subjek didik yang terlibat dalam penelitian ini mempunyai hubungan langsung terhadap perubahan kemampuan kognitif anak dalam proses belajar mengajar 2. Guru Sebagai sumbangan pemikiran dan informasi dalam membelajarkan siswa, sehingga tercapai tujuan pembelajaran yang optimal 3. Orang tua Diharapkan bagi orang tua murid penelitian ini menjadi sumbangan pemikiran yang positif bagi keberhasilan anak-anak mereka.

BAB II LANDASAN TEORITIS
A. Motivasi Belajar 1. Pengertian motivasi Siswa belajar karena didorong oleh kekuatan mentalnya.kekuatan mental itu berupa keinginan,perhatian, kemauan,atau cita –cita.dalam motivasi

terkandung adanya keinginan yang mengaktifkan, menggerakkan, menyalurkan, dan mengarahkan sikap dan prilaku individu belajar(dimyati & mudjiono, 1999:34) Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H Maslow (www.Anne Ahira.com) pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat kebutuhan yaitu:      Fisiologis Keamanan, keselamatan, perlindungan Sosial,kasih sayang dan rasa memiliki Penghargaan,rasa hormat internal, seperti harga diri Aktualisaasi diri,dorongan untuk menjadi apa yang mampu ia menjadi Dapat dimaknai bahwa motifasi itu merupakan kekuatan mental

penggerak untuk melakukan suatu kegiatan yang berupa keinginan ,perhatian,citacita. 2.Manfaat motivasi dalam belajar Motivasi belajar penting bagi siswa dan guru. Dimyati dan Mujiono ( Dimyati dan Mujiono,1999:85 ) mengemukakan pentingnya motivasi belajar bagi siswa dan guru. Pentingnya motivasi bagi siswa adalah sebagai berikut: a. Menyadarkan kedudukan pada awal belajar, proses, dan hasil akhir b. Menginformasikan tentang kekuatan usaha belajar dibandingkan dengan teman sebayanya

c. Mengarahkan kegiatan belajar d. Membesarkan semangat belajar e. Menyadarkan tentang adanya perjalanan belajar dan kemudian bekerja Sedangkan bagi guru : a. Membangkitkan, meningkatkan, dan memelihara semangat siswa untuk belajar sampai berhasil b. Mengetahui dan memahami motivasi belajar siswa yang beragam c. Meningkatkan dan menyadarkan guru untuk memilih satu diantara bermacam-macam peran seperti sebagai penasehat, fasilitator, instruktur, teman diskusi, penyemangat, pemberi hadiah, atau pendidik.memberi peluang guru untuk “unjuk kerja” rekayasa paedagogik. 3.Prinsip pembelajaran di TK Pembelajaran merupakan suatu proses pendidikan. Pembelajaran

dikatakan juga sebagai proses kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya dirancang oleh pendidik untuk membelajarkan siswa dalam mencapai hasil belajar. Dalam pembelajaran, pendidik bertindak sebagai orang yang mengajar sedangkan siswa bertindak sebagai yang belajar. Pendidik menyelenggarakan pembelajaran mengacu kepada kurikulum yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan siswa yang akhirnya merubah prilaku siswa sesuai tujuan pendidikan. Peran guru dalam pembelajaran yaitu membuat desain belajar, menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, bertindak mengajar atau

membelajarkan, mengevaluasi hasil belajar yang berupa dampak dari proses pembelajaran. Peran siswa adalah bertindak belajar, dan menggunakan hasil belajar. Dengan belajar,maka kemampuan mental siswa semakin meningkat. Hal itu sesuai dengan perkembangan siswa yang beremansipasi diri sehingga menjadi utuh dan mandiri ( Dimyati&Mujiono,1999:29)

Pendekatan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak hendaknya dilakukan secara bermakna (diklat KTSP guru TK,2010) meliputi: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Berorientasi pada perkembangan anak Berorientasi pada kebutuhan anak Bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain Menggunakan pendekatan tematik Pembelajaran berpusat pada anak Didukung oleh lingkungan kondusif Mengembangkan kecakapan hidup Pembelajaran yang PAKEM Pembelajaran yang demokratis Pembelajaran yang bermakna

B. Hakikat Bermain 1. Pengertian Bermain Pentingnya bermain bagi perkembangan anak telah diakui secara universal, karena merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, baik bagi anak maupun orang dewasa. Kesempatan bermain memberikan anak kegembiraan disertai kepuasan emosional. Bermain merupakan kegiatan yang spontan dan kreatif, yang dengannya seseorang dapat menemukan ekspresi diri sepenuhnya. Ahli-ahli filsafat seperti plato dan Aristoteles dan ahli pendidikan seperti Comenius,Rousseau,pestalozzi dan Froebel menekankan pentingnya bermain sebagai kegiatan alamiah pada masa kanak-kanak dan sebagai alat untuk belajar (Joan Freeman,utami munandar 2004:263 ). Sudono (1995:1 ) mengemukakan pendapatnya tentang bermain bahwa: “Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan anak dengan atau tanpa mempergunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi, kesenangan maupun mengembangkan imajinasi anak”.

Menurut Craft dalam Tadkirotun Musfiroh. moral. perlu ada rangsangan (stimulus). Fromberg dalam Montolalu (2005:2) mengemukakan beberapa karakteristik bermain pada anak usia dini.Karakteristik Bermain Beberapa ahli psikologi dan sosiologi mengemukakan pandangan.dan bermain pertumbuhan (Apleton). anak-anak harus bermain agar mereka dapat mencapai perkembangan yang optimal. Munandar 2004:263) sebagai berikut :      Anak mempunyai energi berlebih karena terbebas dari segala macam tekanan (Schiller & Spencer) Melalui bermain anak menyiapkan diri untuk hidupnya kelak jika dewasa (Karl Groos) Anak bermain untuk membangun kembali energi yang telah hilang (Lazarus) Bermain dapat memuaskan keinginan yang terpendam (Mazhab psikoanalisis) Kepribadian terus berkembang untuk pertumbuhan yang normal. baik fisik. yaitu:  Bermain adalah suka rela memberikan stimulus ini untuk . dan emosional. (Freeman. sedangkan pikiran yang berdaya merupakan faktor dari tumbuhnya ide-ide baru. 2. sosial. Bermain sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. dapat disimpulkan bahwa bermain merupakan suatu aktivitas yang membantu anak mencapai perkembangan yang utuh.(2008:13) menyatakan bahwa “Bermain merupakan tumbuhnya pemikiran anak yang berdaya. intelektual. Berdasarkan penjelasan di atas.dan berbagai gagasan baru yang akhirnya menjelma menjadi sebuah kreatifitas”. Para ahli sepakat.

bermain dilakukan karena keinginan. diantaranya: 1. 12. Bermain merupakan cara efektif bagi anak untuk menghadapi masa depan. dan lain-lain . belajar. 5. kegiatan bermain. dan bekerja merupakan suatu sistem yang tidak terpisahkan. intelektual juga kreatifitasnya. Andi Yudha (2009:78) menyebutkan beberapa manfaat bermain. dapat disimpulkan bahwa.(2008:11) menyatakan bahwa “ Anak bermain karena mempunyai energi berlebih. 2. Energi ini mendorong mereka melakukan aktivitas sehingga mereka terbebas dari perasaan tertekan”.serta dapat mengembangkan semua aspek perkembangan anak. 3. sosial. 4. anak-anak dapat terasah dalam segi pengetahuan. emosi. 11. emosi. dan sosial Merangsang imajinasi/kreativitas anak Sarana hiburan Menyalurkan energi Mengoptimalkan kelima indra. 6. Fungsi dan manfaat bermain banyak sekali. 9.bukan karena harus memenuhi tujuan atau keinginan orang lain dan merupakan kegiatan yang menyenangkan. 8. 13. 3. Sebagai pemicu kreativitas Meningkatkan respons anak terhadap hal-hal baru Melatih anak menyelesaikan/mengatasi konflik Sarana untuk bersosialisasi dan melatih fungsi mental Melatih kepekaan dan empati Sarana mengekspresikan perasaan Membentuk kepribadian anak Mengembangkan rasa percaya diri Melatih perkembangan fisik. sebab dengan bermain. motorik.    Bermain adalah pilihan anak Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan Bermain adalah simbolik Bermain adalah aktif melakukan kegiatan Berdasarkan beberapa keterangan di atas.Manfaat Bermain Pada anak usia dini. 7. Siswanto. 10.

Melalui kemampuan intelegensi yang dimiliki seorang anak. memepertimbangkan persoalan  Bayley Intelegensi merupakan urutan fungsi-fungsi yang berkembang dengan dinamis.(Sujiono .14. Menimbulkan kegembiraan Jadi dapat dimaknai bahwa manfaat bermain bagi anak usia dini sangat banyak sekali. a. Perkembangan Kognitif 1. seperti memecahkan persoalan. dimana fungsi yang lebih maju dan kompleks dalam hierarki . Henman mendefenisikan bahwa kognitif pengetahuan d. Colvin mendefenisikan bahwa kognitif adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan c. Kemampuan ini yang menentukan cepat tidaknya atau terselesaikan tidaknya suatu masalah yang sedang dihadapi. C.maka kita dapat mengatakan apakah seorang anak itu pandai atau bodoh.2005:12) Beberapa ahli psikologi yang berkecimpung dalam bidang pendidikan mendefenisikan intelektual atau kognitif dengan berbagai istilah. Hunt mendefenisikan bahwa kognitif adalah tekhnik untuk memproses informasi yang disediakan oleh indra adalah intelektual ditambah Pengertian  kognitif atau intelegensi menurut beberapa ahli dalam Sujiono. Pengertian Kognitif Manusia berpikir menggunakan pikirannya. terutama untuk belajar mengkreasikan pengetahuan dan memberikan mereka kesempatan berinteraksi dengan semua aspek kehidupan.(2005:14) adalah: Cattel dan Horn Menyimpulkan bahwa hubungan intelegensi itu meliputi kemampuan umum yang memegang tugas-tugas kognitif dan sejumlah kemampuan khusus. Terman mendefenisikan bahwa kognitif adalah kemampuan untuk berpikir secara abstrak b.

kognitif itu tidak lain daripada jalannya tanggapan-tanggapan yang dikuasai oleh hukum asosiasi Dan lain-lain Dari keterangan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kognitif atau intelektual adalah kemampuan atau daya untuk menghubungkan suatu peristiwa dengan peristiwa lainnya. sikap kritis Carl Witherington. anak mulai memasuki masa prasekolah yang merupakan masa persiapan untuk memasuki pendidikan formal yang sebenarnya di Sekolah Dasar. Intelegensi merupakan gabungan dari fungsi-fungsi yang berkembang pada waktu yang berbeda. Sedangkan para ahli psikologi dan pendidikan mempunyai pandangan yang bervariasi tentang pemahaman kognitif (Sujiono:1. 2. krcerdasan melalui pikiran dapat digunakan dengan cepat dan tepat untuk mengatasi suatu situasi untuk memecahkan masalah  Cameron dan Barley menyatakan bahwa aktivitas kognitif akan sangat bergantung pada kemampuan berbahasa baik lisan maupun tulisan   John Locke dan Herbart bahwa. adaptasi.Karakteristik Perkembangan Kognitif Pada rentang usia 4 sampai 6 tahun. serta kemampuan menilai dan mempertimbangkan segala sesuatu yang diamati dari dunia sekitar.11) yaitu:    Henmon.bergantung pada kematangan fungsi yang lebih sederhana.Menurut Montessori dalam Sujiono (2005:24) pada masa ini ditandai dengan masa peka terhadap segala stimulus yang diterimanya melalui panca indranya. bahwa kognitif adalah pikiran. menurutnya kognitif dan pengetahuan disebut intelegensi Alfred Binet mengemukakan tiga aspek kemampuan dalam intelegensi yaitu: kosentrasi. .

Piaget berpendapat bahwa anak pada rentang usia ini. 2005:25) adalah: 1. Dewey menyatakan bahwa pendidik harus memberikan kesempatan pada setiap anak untuk dapat melakukan sesuatu. Wasty sumanto berpendapat bahwa pada masa ini anak mulai belajar matematika sederhana Selain itu Binet juga bahwa hakikat kognitif memiliki tiga sifat (Sujiono. termasuk intuisi.Manfaat mengembangkan aspek kognitif Semua kecerdasan yang lebih tinggi. masuk pada tahap perkembangan berpikir praoperasional konkret 2. Hurlock berpendapat untuk membuat anak mengerti agama. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa pada anak usia prasekolah anak tertantang untuk mempelajari hal-hal baru diluar dirinya.2005:1. Dan selama lebih dari tujuh tahun pertama kehidupan. yaitu: 1. Dengan demikian konsep-konsep menjadi konkrit dan realistis. kecerdasan ini dapat disingkapkan jika dirawat dengan baik. 3. baik individual maupun kelompok 4. konsepkonsep keagamaan.Beberapa ahli menyebutkan tentang karakteristik perkembangan kognitif anak pada usia ini(Sujiono.12) yaitu:    Kecerdasan untuk menetapkan dan mempertahankan tujuan tertentu Kemampuan untuk mengadakan penyesuaian dalam rangka mencapai tujuan tersebut Kemampuan untuk melatih otokritik. Membantu memecahkan masalah . kemampuan untuk belajar dari kesalahan yang dibuatnya.Vygotsky dalam Sujiono(2005:42) mengemukakan beberapa kegunaan dari alat berpikir (kognitif). 3.ada dalam otak sejak lahir.

Dengan demikian manfaat mengembangkan kemampuan kognitif pada anak dapat dimaknai agar individu mampu mengembangkan kemampuan (yang ada pada dirinya ) persepsinya.. Melakukan sesuatu sesuai kapasitas alaminya Sedangkan menurut Piaget (Sujiono.16) bahwa pentingnya guru mengembangkan kemampuan kognitif pada anak yaitu:  Agar anak mampu mengembangkan daya persepsinya berdasarkan apa yang ia lihat. dengar dan rasakan. atau kemampuan melihat.2. sehingga pada akhirnya ia akan menjadi individu yang mampu menolong dirinya sendiri.2005:1. pemahaman terhadap simbol. Pengertian permainan matematika Permainan matematika merupakan salah satu kegiatan belajar yang mampu mengembangkan kemampuan dasar matematika anak dimasa tahapan awal perkembangannya seperti kemampuan mempelajari dunia mereka. D. membedakan. berpikir. Memudahkan dalam melakukan tindakan 3. baik yang terjadi secara spontan ataupun secara ilmiah Agar anak mampu memecahkan persoalan hidup yang dihadapinya.Permainan Matematika di Taman Kanak-Kanak 1. ingatan. Memperluas kemampuan 4. meramalkan. memisahkan dan mengenal . melakukan penalaran dan memecahkan masalah.sehingga anak memiliki pemahaman yang utuh dan komprehensif      Agar anak mampu melatih ingatannya terhadap semua peristiwa dan kejadian yang pernah dialaminya Agar anak mampu mengembangkan pemikiran-pemikirannya dalam rangka menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya Agar anak memahami simbol-simbol yang tersebar di dunia sekitarnya Agar anak mampu melakukan penalaran-penalaran.

konsep angka. serta ketelitian yang tinggi.Selain itu permainan matematika juga mampu meningkatkan kemampuan anak dalam memecahkan serta masalah.3) secara khusus permainan matematika di TK bertujuan agar anak memiliki kemampuan berikut ini :  Dapat berpikir logis dan sistematis sejak dini melalui pengamatan terhadap benda-benda konkrit. maka permainan matematika akan mampu merangsang serta meningkatkan kemampuan anak dalam memahami fenomena alam atau perubahan lingkungan di sekitarnya. menarik dan menyenangkan  Menghindari ketakutan terhadap matematika sejak awal  Membantu anak belajar matematika secara alami melalui kegiatan bermain . gambar-gambar. apresiasi. mengetahui membedakan (Syamsiatin dalam Sujiono.  Dapat berkreatifitas dan berimajinasi dalam menciptakan sesuatu secara spontan 3. Tujuan permainan matematika Menurut Sujiono (2005:11. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa apabila permainan matematika diberikan sejak usia dini. serta kemampuan konsep ruang mengukur/memperkirakan. Kemampuan ini diperolehnya secara alamiah dan berlangsung selama bertahun-tahun. ataupun angka-angka yang terdapat disekitar anak  Dapat menyesuaikan dan melibatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat yang dalam kesehariannya memerlukan keterampilan berhitung  Dapat memahami konsep ruang dan waktu serta dapat memperkirakan kemungkinan urutan suatu peristiwa yang terjadi disekitarnya  Dapat melakukan aktivitas melalui daya abstraksi.1).2005:11. Manfaat permainan matematika Permainan matematika yang diberikan pada anak usia dini pada kegiatan belajar di TK bermanfaat untuk:  Membelajarkan anak berdasarkan konsep matematika yang benar. 2.

sehingga mereka semakin yakin dan percaya diri sehingga konsep matematikanya akan terus berkembang.Melalui kegiatan belajar sambil menerapkan permainan matematika. Dengan kata lain melalui pembelajaran matematika anak akan memilki keterampilan berpikir secara sistematis. emosional.9) menguraikan pengaruh permainan matematika dalam kehidupan sehari-hari:  Perkembangan sosial dan emosional Matematika dapat mengembangkan rasa percaya diri anak. E.Jadi dapat disimpulkan bahwa permainan matematika pada kegiatan belajar anak dapat membangun rasa keingintahuan anak secara alami tentang beberapa konsep matematika sederhana. serta dapat melakukan kegiatan bermain matematika dalam suasana yang menyenangkan. kreatifitas. fisik. Kemajuan dalam matematika telah sering dibuat oleh individu yang menemukan cara baru berpikir masalah yang familiar bagi anak. secara tidak langsung anak akan belajar mengenai banyak hal. Percaya diri akan tumbuh manakala mereka bertindak berdasarkan ide mereka sendiri dan menjelajahi matematika tanpa takut gagal.  Perkembangan kretivitas Permainan matematika memberi kesempatan pada anak untuk menggunakan pikiran secara kreatif. Anak harus diberi kesempatan untuk mencoba cara-cara baru dalam memecahkan masalahnya  Perkembangan fisik .Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Permainan Kotak Matematika Belajar matematika dapat mengembangkan beberapa aspek kemampuan pada anak.. seperti kemampuan sosoial. dan tentu saja kemampuan intelektual. Sujiono (2005:11.

atau duduk santai diatas rumput.pendidik. yaitu permainan material yang membantu mengembangkan konsep matematika seperti kotak matematika yang digunakan untuk berhitung  Perkembangan kognitif Perkembangan kognitif berhubungan dengan keterampilan memecahkan masalah.yang berlangsung singkat dan tak terduga.guru yang kreatif akan memadukan materi bermain dengan belajar.masa kanak.keras kepala . F.akhirnya mereka tidak sabar menunggu pengakuan dari orang sekitarnya bahwa mereka bukan anak-anak lagi dan dianggap sebagai “orang dewasa mini”.6 tahun Anak usia balita biasanya selalu mengejutkan para orang tua dengan perkembangan alamiah mereka yang menakjubkan..Perkembangan fisik berhubungan dengan keterampilan motorik halus.Dominannya motorik kasar membuat ruang gerak anak menjadi luas (Istadi 2005:29) Masa kanak – kanak khususnya 4 – 6 tahun pada sebagian anak dirasakan sebagai masa yang terpanjang dalam rentang kehidupan.berlarian.Karakteristik anak usia 4 .mengapa demikian?.kanak seringkali dianggap tidak ada. Pemecahan masalah menggunakan konsep matematika terjadi setiap hari.Pada umumnya masa kanak-kanak dibagi menjadi :   Masa kanak-kanak awal Masa kanak-kanak akhir Salah satu ciri – ciri tertentu dari periode awal kanak-kanak tercermin dalam sebutan yang diberikan orang tua .dan ahli psikologi yaitu “ usia sulit “. Mengenal konsep hitung .Sebagian besar dari mereka seringkali membandel.masih sangat wajar jika anak pada usia ini lebih suka bermain di luar dari pada di dalam kelas.Bagi kebanyakan anak. Jadi dapat disimpulkan bahwa permainan kotak matematika dapat mengembangkan kognitif anak dan kemampuan anak lainnya.mengenal warna hingga pengenalan do‟a bisa dilakukan dengan bermain ayunan.

Selain itu masa kanak. Mengingat perkembangan utama yang terjadi pada masa kanak-kanak seputar penguasaan dan pengendalian lingkungan. yang ditandai munculnya masa peka terhadap sejumlah aspek perkembangan. Peran dan tanggung jawab pendidik pada proses pembimbingan sangat besar. Periode ini menjadi penting bagi kelangsungan perkembangan anak masa selanjutnya.kanak awal sering dianggap sebagai usia bermain yang sesungguhnya.. Dapat dikatakan pada usia ini adalah usia keemasan pada anak. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa pada usia 4 – 6 tahun terjadi perubahan-perubahan kognitif sesuai dengan perkembangan anak.rasa takut yang irasional.Pemberian stimulan yang cocok dengan perkembangan anak menjadikan mereka matang baik fisik maupun psikis. Usia 4 tahun anak mulai kritis ditandai dengan semakin kritisnya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Kerangka Pemikiran Kerangka pemikiran merupakan kerangka berpikir peneliti tentang pelaksanaan penelitian.4). Peneliti mengharapkan motivasi anak meningkat dan suasana pembelajaran yang lebih . Namun kenyataanya banyak yang minim pengetahuan terhadap perkembangan anak anak yang akan mengendapkan “Hidden Potency “ yang telah dimiliki anak (Sujiono.Berbagai studi tentang cara bermain dan alat permainan pada anak menunjukkan bahwa kegiatan bermain dengan menggunakan mainan mencapai puncaknya pada awal masa kanakkanak.2005:2.negativisme. A. salah satu cara yang umum dalam menjelajah lingkungan adalah dengan „’bertanya‟‟. para ahli psikologi melabelkan masa ini sebagai usia penjelajah.melawan.dan mulai menurun ketika memasuki usia sekolah dasar.ditandai dengan bentuk kreatifitas dalam bermain yang muncul dari daya imajinasi anak.adapun kerangka berpikir peneliti dalam penelitian ini di awali dengan kondisi faktual yakni permasalahan yang ditemui yaitu rendahnya motivasi belajar dan kurang bergairahnya suasana pembelajaran pada anak kelompok B.terutama dalam melewati masa penting 4-5 tahun.sehingga memudahkan peneliti dalam mewujudkan penelitian ini .

Karena dapat menyajikan teori yang sesuai dengan permasalahan yang terjadi yakni tentang motivasi. BAB III PELAKSANAAN PERBAIKAN A.memotivasi. di Taman Kanak-kanak Bhayangkari I di kelompok B dengan tema “ Alam Semesta”.maka hipotesa tindakan meningkatkan kemampuan kognitif pada anak kelompok B melalui permainan Kotak matematika di TK Bhayangkari I Padang. Waktu pelaksanaan perbaikan mulai tanggal 4 sampai 15 April 2011. . Subjek Penelitian 1. pengembangan potensi anak dan penciptaan suasana yang menyenangkan.untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada bagan di bawah ini B. dalam menciptakan pembelajaran matematika melalui permainan kotak matematika. Lokasi penelitian beralamat di jalan Rasuna Said Padang.Oleh karena itu peneliti perlu melakukan suatu tindakan yang berupa model . Hipotesis Penelitian penelitian ini adalah. Berlandaskan teoritis di atas . Selanjutnya peneliti melakukan refleksi atau perenungan bersama kolaborator terhadap tindakan yang dilakukan dan melihat hasilnya.

b.00-10. Waktu pelaksanaan untuk siklus I mulai tanggal 4-8 April 2011 dan siklus II mulai tanggal 11-15 April 2011. B.Memberi tanda v gambar benda-benda langit .Menggambar bulan sabit SKH 2 .Membilang dengan gambar 1-10 . Deskripsi Per Siklus 1. Langkah-langkah perbaikan adalah: Rencana kegiatan Siklus I (5 hari kegiatan) SKH 1 .Mewarnai gambar matahari SKH 4 .Membatik gambar SKH 3 .Mengerjakan Maze ke bulan .30 WIB.Mencocok gambar “Pelangi” .Melipat gambar bintang SKH 5 .dimulai dari hari Senin sampai Juma‟at dengan rentang waktu mulai pukul 08.2. Mempersiapkan materi yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan matematika anak melalui permainan kotak matematika. Rencana a.Membuat 2 kumpulan yang sama dan yang tidak sama jumlahnya .Menjumlah dengan benda 1-5 .Mengenal jumlah banyak dan sedikit .Permainan warna usap abur Rencana kegiatan Siklus II (5 hari kegiatan) SKH 1 .

Pd dan Supervisor 2 adalah Ibu Desi Warni M. Tugas supervisor adalah memberikan orientasi PKP kepada mahasiswa dan membuat rekapitulasi nilai praktek perbaikan kegiatan serta menyerahkan rekapitulasi praktek dan laporan UPBJJ. Prosedur kegiatan pengembangan yaitu: 1.Menyusun kepingan puzel . sedangkan tugas Supervisor 1 dan 2 adalah menilai SKH yang dibuat mahasiswa dan pelaksanaanya dengan menggunakan APKG PKP 1 dan 2 kepada praktikum. Tahap Pelaksanaan .Membuat teropong bintang 2.SKH 2 .Memperkirakan urutan pola gambar .Pd.Memasangkan gambar dengan pasangannya . Guru melakukan kegiatan persiapan yaitu menyusun SKH b.Menggunting roket SKH 5 .Menulis angka dengan cotton buds . Pelaksanaan Prosedur pelaksanaan PTK yaitu: Supervisor 1 adalah Ibu Erni Yusi S.Menoreh dengan tusuk gigi SKH 3 .Meronce dengan gambar benda-benda langit SKH 4 . Tahap Pengembangan a. Guru harus dapat mempertanggung jawabkan kegiatan pengembangan yang dikelolanya c. Merencanakan setiap tahapan pengelolaan kegiatan pengembangan yang akan dilakukan 2.

Catatan anekdot . Tahap kegiatan Penutup. yaitu: a Tahap Pembukaan . guru memotivasi anak terhadap materi yang akan disampaikan b. guru memposisikan dirinya sebagai teman dan sekaligus pengawas yang dapat dilakukan di ddalm maupun luar kelas. Tahap Penilaian Tahap penilaian adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan mahasiswa setelah satu kegiatan berlangsung. maka digunakan metode sebagai berikut: a. pemberian tugas yang harus dikerjakan anak dengan waktu yang telah ditentukan d. dengan melakukan pengamatan langsung ke wilayah penelitian . anak dituntut untuk melakukan tugas dalam perbuatan yang didapat . guru mengajak anak melakukan kegiatan pokok pada hari itu sesuai dengan indikator. mengkaji buku-buku yang berkaitan dengan judul b. sedangkan prosedur umum kegiatan pengembangan adalah tahap peranan. Observasi.Tahap kegiatan Inti. Kepustakaan( library research).Tahapan ini merupakan tahapan kegiatan guru dalam melaksanakan kegiatan pengembangan yang dibagi 4 kegiatan . catatan tentang sikap dan prilaku anaka secara insidental. Lapangan . Unjuk kerja.yaitu terjun langsung ke objek penelitian untuk mendapatkan data dan fakta yang valid Untuk memperoleh data yang diperlukan . Penugasan.Tahap istirahat . Pengamatan/Pengumpulan Data/Instrumen Adapun metodelogi penelitian yang digunakan adalah: a. Indikator yang akan dicapai anak diawali dengan tanya jawab c. untuk memperoleh informasi tentang pengetahuan anak mengenai sesuatu c. guru menyimpulkan materi kegiatan pengembangan bersama anak 3. 3. Percakapan. pelaksanaan dan penilaian. Penilaian dilakukan oleh guru dengan melihat ketercapaian indikator . b. d.

Ega 19. Rahmi 17. Faiz 9. hasil karya anak setelah melakukan kegiatan No Nama Nilai v o  1. Sidqi 3. Ajeng 13. Rihan 4. Novel 18. Jundi 4. Habib 12. Afif 11. Penggunaan metode dalam kegiatan ini belum variatif 2. Refleksi Tindakan perbaikan unutk Siklus I a. Zaki 6. Kekuatan 1.e. Luthfi 8. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH dan pelaksanaanya menggunakan prinsip sambil bermain b. Yazhid 20. Kegiatan yang dilakukan sesuai dengan indikator dalam kurikulum TK 2. Nasywa 7. Fadil 16. Gilbran 10. Alat peraga belum maksimal Tindakan perbaikan untuk siklus II . Shadiq 2. Jihan 5. Tifa 15. Hasil karya. Najla 14. Kelemahan 1.

Kelemahan 1. Media pembelajaran sesuai dengan indikator metode yang saya gunakan mendapat reaksi positif dari anak 2.a. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH b. Penggunaan metode kurang maksimal 2. Kurangnya komunikasi dengan anak dan sarana prasarana . Kekuatan 1.

Anak diberi kesempatan menggunakan media permainan e. Guru menjelaskan kegiatan menggambar b. Anak menghitung jumlah yang banyak dan sedikit f.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Guru memberikan penilaian g. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan anak b. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif dalam SKH I ini anak-anak melakukan kegiatan mengenal jumlah penambahan dengan benda 1-5 2. Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan kegiatan berhitung dengan permainan kotak matematika Langkah-langkah perbaikan a. Guru mendemonstrasikan cara menghitung dengan bendabenda yang ada dalam kotak d. Pengelolaan Kelas Ruang kelas disiapkan sesuai dengan kegiatan yang dilakukan anak Langkah-langkah perbaikan 1. Guru dan anak membicarakan bulan sabit c. Guru memperlihatkan alat peraga c. Deskripsi Per Siklus Skenario Siklus I Tujuan Perbaikan : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Permainan Kotak Matematika Siklus : I Hari/Tanggal : Senin. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak . Guru memberikan pujian atas kerja anak 2. Kegiatan anak yang lebih banyak menggambar bulan sabit Langkah-langkah perbaikan: a. 4 April 2011 Hal yang diperbaiki/ditingkatkan: 1.

f. 2. e. 6. 16. 4. 9. 13. 20. 7. 10 11. Keberhasilan a. 5. 8. Reaksi anak terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan sangat menyenangkan b. Masih ada anak yang tidak tertarik melakukan kegiatan Untuk melihat data sebelum perbaikan dicantumkan dalam tabel berikut: No 1. Guru membagikan lembar kerja anak Anak bekerja dibimbing guru Guru memberikan penilaian Guru memberikan pujian Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan menulis angka sesuai dengan area yang telah ditetapkan guru 1.d. Nama Shadiq Sidqi Rihan Jihan Zaki Nasywa Luthfi Faiz Gilbran Afif Habib Ajeng Najla Tifa Fadil Rahmi Novel Ega yazhid Jundi Jumlah Nilai    o o  v o v o v v o o v o o v  4 6 o 10 v o o . 19. 18. g. 14. Pengelolaan kelas sudah baik 2. 12. 3. 15. 17. Kelemahan a.

7. 5. 15. Shadiq Sidqi Rihan Jihan Zaki Nasywa Luthfi Faiz Gilbran Afif Habib Ajeng Najla Tifa Fadil Rahmi Novel Ega yazhid Jundi Jumlah Nama Nilai    o o   v  o   o o  v v   10 v 5 5 v v o . 9. 19. 18. Dari data di atas terlihat masih perlunya perbaikan. 20. 13. 16. 12. 6 anak(30%) mendapat nilai sedang.Presentase data setelah siklus I Frekuensi  V O % Keterangan 4 6 10 20 30 50 Dari tabel di atas menunjukkan bahwa dari jumlah siswa 20 anak. Setelah dilaksanakan hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: No 1. 3. 10 11. 8. 4 anak(20 %) mendapat nilai baik. 2. 4. 14. Oleh sebab itu penulis merancang perbaikan siklus I. 17. dan 10 anak (50%) mendapat nilai kurang. 6.

10 anak(50%) mendapat nilai baik. oleh karena itu penulis merancang siklus II. . 5 anak(25%) mendapat nilai sedang.Presentase data setelah perbaikan siklus I Nilai  V O Frekuensi 10 5 5 % 50 25 25 Keterangan Dari tabel di atas menunjukkan bahwa dari jumlah siswa 20 anak . Dari data di atas terlihat masih perlu diadakan perbaikan . dan 5 anak (25%) mendapat nilai kurang.

Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk penjumlahan  Guru mendemonstrasikan cara menjumlahkan benda  Guru memberikan alat permainan  Anak menjumlahkan benda yang ada  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2. Kegiatan anak anak yang lebih banyak menulis angka 1-10 Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan menulis angka  Anak dan guru membilang kartu angka  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak  Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan pada kelompok yang telah ditetapkan oleh guru. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif 2. Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. 11 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1.Skenario Siklus II Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak : II : Senin. .

2. 6. 16. 15. 20. 12. Shadiq Sidqi Rihan Jihan Zaki Nasywa Luthfi Faiz Gilbran Afif Habib Ajeng Najla Tifa Fadil Rahmi Novel Ega yazhid Jundi Jumlah Nama Nilai             v       17 v o v v 3 o .1. Data Tabel Setelah Siklus II No 1. 10 11. 7. 8. 17. Kekuatan  Media pembelajaran sesuai dengan indikator yang tercantum dalam SKH yang telah disiapkan  2. 5. 13. 9. 18. 4. 19. Kelemahan  Masih adanya anak yang kurang berminat pada kegiatan yang dilakukan  Anak masih belum memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada. 3. 14.

B. Pembahasan Dari Setiap Siklus  Siklus I Pelaksanaan perbaikan yang dilakukan adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak TK Bhayangkari I Kelompok B melalui kegiatan yang disesuaikan dengan pelaksanaan penyesuaian SKH dan diharapkan berguna bagi siklus berikutnya  Siklus II Pelaksanaan perbaikan yang dilakukan pada siklus ini sesuai dengan SKH dan skenario. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. 17 anak(85%) mendapat nilai baik. Kesimpulan Pembelajaran kognitif yang dilaksanakan melalui permainan kotak matematika di TK Bhayangkari I Padang dapat mengembangkan . 3 anak(15%) mendapat nilai sedang dan o anak mendapat nilai kurang. banyak anak yang menonjol dakam kegiatan dan temuan selama proses perbaikan adalah anak yang sangat senang dengan kegiatan yang dilaksanakan.Presentase data setelah siklus II c  v o Frekuensi 17 3 o % 85 15 o Keterangan Dari tabel di atas menujukkan bahwa dari jumlah 20 orang anak .

Guru TK diharapkan terus mengikuti perkembangan pendidikan anak usia dini sehingga dapat meningkatkan kualitas pengembangannya. Kegiatan berhitung melalui permainan perlu disosialisasikan pada orang tua sehingga orang tua dapat berkreatifitas di rumah . maka diberikan saran sebagai berikut: 1. menulis angka. Anak antusias dalam kegiatan tersebut dan sangat menyenangi semua kegiatan B. Pendekatan tersebut terlihat pada indikator . menjalin komunikasi anak dengan teman sebaya. Peningkatan kemampuan kognitif anak melalui permainan kotak matematika perlu dilakukan konsisten untuk mengembangkan imajinasi anak karena sesuai dengan prinsip belajar sambil bermain 3. mengasah mental geometris. berhitung dengan benda-benda. menumbuhkan dan mengasah kemampuan matematis anak . data perbaikan pada akhir siklus I dan II.kemampuan berhitung anak. menjadikan anak telaten dan berkosentrasi. 2. serta dari catatan lapangan meliputi mengenal jumlah yang sama banyaknya dan yang tidak sama. rekapitulasi. merangsang daya fikir anak. Saran Berdasarkan pembahasan pada hasil perbaikan.

LAMPIRAN .

11 Belimbing Padang Demikianlah surat pernyataaan ini agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Tui Raya No. Erni Yusi . 28 Maret 2011 Mengetahui: Kepala Sekolah Penilai 1 Yenita Ama. Padang .Format Kesediaan Berperan Sebagai Penilai dalam Penyelenggaraan PKP Kepada Yth: Kepala UPBJ Padang di Padang Yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa: Nama Nip Tempat mengajar Alamat sekolah : Erni Yusi S.Pd : 196901181991032005 : : Menyatakan bersedia berperan sebagai penilai dalam pelaksanaan PKP atas nama Nama Nim Program studi Tempat mengajar Alamat sekolah : Asmidar : 819799555 : S 1 PG .PAUD : TK Bundo Kanduang Padang : Jl .

11 Belimbing Padang Demikianlah surat pernyataaan ini agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.196001011984082001 Nip.PAUD : TK Bundo Kanduang Padang : Jl .Nip. Padang . 28 Maret 2011 Mengetahui: Kepala Sekolah Penilai 2 Yenita Ama. Tui Raya No. 196901181991032005 Format Kesediaan Berperan Sebagai Penilai dalam Penyelenggaraan PKP Kepada Yth: Kepala UPBJ Padang di Padang Yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa: Nama Nip Tempat mengajar Alamat sekolah : Desi Warni M.Pd : 195412011974022001 : : Menyatakan bersedia berperan sebagai penilai dalam pelaksanaan PKP atas nama Nama Nim Program studi Tempat mengajar Alamat sekolah : Asmidar : 819799555 : S 1 PG .Pd Desi Warni .

Nip. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak c. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan anak b. Guru memberikan pujian atas kerja anak 2. Anak diberi kesempatan menggunakan media permainan e.196001011984082001 Nip. Guru membagikan lembar kerja anak d. Anak menghitung jumlah penambahan denganbenda f. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif dalam SKH I ini anak-anak melakukan kegiatan menjumlah dengan benda dan menggambar bulan sabit 2. Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan kegiatan berhitung dengan permainan kotak matematika Langkah-langkah perbaikan a. 195412011974022001 SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Siklus : I Hari/Tanggal : Senin. Anak bekerja dibimbing guru . Guru memberikan penilaian g. Pengelolaan Kelas Ruang kelas disiapkan sesuai dengan kegiatan yang dilakukan anak Langkah-langkah perbaikan 1. Kegiatan anak yang melakukan aktifitas motorik melalui kegiatan menggambar bulan sabit Langkah-langkah perbaikan: a. Guru memperlihatkan alat peraga c. 4 April 2011 Hal yang diperbaiki/ditingkatkan: 1. Guru mendemonstrasikan cara menghitung dengan bendabenda yang ada dalam kotak d. Guru menjelaskan kegiatan menggambar b.

Guru memberikan pujian Pengelolaan Kelas Anak-anak duduk di tempat yang telah ditetapkan guru . Guru memberikan penilaian f.e.

Kegiatan anak anak yang lebih banyak membatik gambar Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan menulis angka  Anak dan guru membilang kartu angka  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak . Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif dalam SKH 2 ini anak –anak akan melaksanakan kegiatan menghitung dengan benda sampai 10 2.SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak :I : Selasa. 5 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas berhitung melalui permainan kotak matematika Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk berhitung  Guru mendemonstrasikan cara menghitung benda  Guru memberikan alat permainan  Anak menghitung benda yang ada  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2.

6 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif mengenal gambar-gambar benda langit 2. Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak duduk di tempat yang telah disediakan guru SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak :I : Rabu . Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. Kegiatan anak anak yang lebih banyak melipat gambar bintang Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan melipat  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak . Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas mengenal bendabenda langit Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk penjumlahan  Guru mendemonstrasikan cara memberi tanda v pada gambar  Guru memberikan lembar kerja  Anak memberi tanda padagambar benda langit yang ada  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2.

dan kegiatan motorik mewarnai gambar matahari 2. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif mengenal konsep banyak dan sedikit dengan benda di kotak matematika. 7 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak duduk di tempat yang telah disediakan guru SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak :I : Kamis. Kegiatan anak anak yang lebih banyak mewarnai gambar matahari Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan menggambar matahari  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru . Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas mengenal konsep banyak dan sedikit melalui permainan kotak matematika Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk mengenal banyak dan sedikit  Guru mendemonstrasikan cara menghitung benda  Guru memberikan alat permainan  Anak menghitung benda yang ada  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2.

Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas membuat maze Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk maze  Guru mendemonstrasikan cara mengerjakan maze  Guru memberikan alat permainan  Anak mngerjakan maze  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2. Kegiatan anak anak yang lebih banyak membuat usap abur Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan usap abur  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru .  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan di tempat yang disediakan guru SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak : II : Jum‟at. Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. 8 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif mengerjakan maze ke bulan dan kegiatan motorik usap abur 2.

Kemampuan kognitif anak ini mendesak untuk diselesaikan karena akan menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. 2. 3.Berdasarkan analisis penyebab masalah tersebut adalah karena anak kurang bersemangat dalam . 4. masalah yang akan dipecahkan adalah kurangnya kemampuan kognitif anak .  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak duduk di tempat yang disediakan guru RANCANGAN SATU SIKLUS Siklus Tema Kelompok Tanggal : I : Alam semesta :B : 4 – 8April 2011 Tujuan perbaikan Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui permainan kotak matematika Identifikasi masalah 1. Masalah kurang mengertinya anak-anak akan konsep berhitung menyebabkan kognitif mereka terganggu perkembangannya. Kegiatan berhitung kurang dimengerti anak Banyak anak yang tidak bisa membedakan konsep bilangan Banyak anak yang tidak bersemangat Media yang digunakan selama ini kurang menarik bagi anak Analisis masalah Dari keempat masalah yang teridentifikasi.

serta media yang kurang No Pembukaan Inti Penutup bervariasi.kegiatan berhitung dan juga penggunaan metode. Perumusan masalah Bagaimanakah cara meningkatkan kemampuan kognitif anak TK Bhayangkari I Kelompok B melalui permainan kotak matematika? .

Mengenal konsep banyak dan sedikit 2.melipat gambar bintang 3.Menggambar “Bulan Sabit” 3. malam berbulan bintang” Sanjak “ Matahari” 2 Menceritakan pengalaman ketika malam hari 1.Maze “ Ke Bulan” 2.memasangkan gambar dengan kata-kata yang sesuai 3 Permainan bisikbisikan 1.Membuat “Menara “ Bernyanyi “ siang bermatahari.mewarnai “matahari” 3.Menjumlah dengan benda 1-5 2.Usap abur RENCANA KEGIATAN Bertepuk “anak sholeh” 5 Melakukan 4-5 perintah secara urut Bernyanyi “Rahmat Illahi” Padang. 4 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Padang Mahasiswa Yenita Ama.membatik 3.memberi tanda v gambar benda langit 2.Pd Asmidar .membentuk plastisin Bernyanyi “ Ambilkan Bulan “ 4 Bercerita gambar seri “Gerhana Matahari‟ 1.1 Bercakap-cakap “benda-benda langit” 1.menyusun balok 1.membilang dengan gambar 1-10 2.

lap tangan observasi .1) -Memanjat dan bergantung (FM 3.Kegiatan Awal  Salam .kray on penugasan kubus  Membuat menara kubus III.1) -Membuat menara kubus( Indikator : B : ALAM SEMESTA : II/XIV Kegiatan I.196001011984082001 Nip. Berdo‟a  Berbagi cerita  Bercakapcakap”bendabenda langit”  Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Gambar benda langit Percakapan Unjuk kerja Praktek langsung “memanjat” Panjatpanjatan II.Kegiatan Inti  Menjumlah 15 dengan benda-benda  Kotak matematika Penugasan Hasil karya Menggambar “ bulan sabit” Buku gambar. makan Air.Nip. berdo‟a.hewan(p 4.Istirahat  Bermain  Cuci tangan. tanaman. 4 April 2011 Menyebutkan ciptaan Tuhan misalnya:manusia.4) -menyebutkan hasil penambahan dan pengurangan (kog ) -menggambar bebas dengan berbagai media (S1.bum i. langit.195911071984102001 SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tangga l Senin.

196001011984082001 Asmidar Nip.Pd Nip. 2 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa Yenita Ama.malam berbulan bintang” -Diskusi -berdo‟a sebelum dan -Berdo‟a .Kegiatan Akhir -menyanyikan 20 lagu -Bernyanyi “Siang anak-anak (S 5.Salam sesudah kegiatan Tamboren Unjuk kerja Padang.195911071984102001 .IV.1) bermatahari.

Kegiatan Awal  Salam .2) -Menangkap dan melempar bola besar dari jarak 1-2 meter ( FM 2.2) -Membatik dan  Membilang dengan gambar 1-10 Gambar Penugasan  Memasangka n gambar dengan kata yang sesuai Kartu kata dan gambar Hasil karya  Membatik Kertas bergambar.2) -Menghubungkan dan menyebutkan tulisan sederhana dengan simbol yang melambangkannya (B5.1) Indikator : B : ALAM SEMESTA : II/XIV Kegiatan I. spidol Hasil karya .SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tangga l Selasa 5 April 2011 -Menceritakan pengalaman/kejadi an secara sederhana(B3. Berdo‟a  Berbagi cerita  Bercakapcakap”Ketika Malam Hari”  Praktek langsung” melempar dan menangkap bola” Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Anak Unjuk kerja Unjuk kerja Bola plastik II.Kegiatan Inti Membilang/menge nal konsep bilangan dengan benda sampai 10 (K 3.

makan IV.Istirahat  Bermain  Cuci tangan. lap tangan observasi Gambar matahari Unjuk kerja -Diskusi -Berdo‟a .7) -mengucapkan sajak dengan ekspresi yang bervariasi(S6.195911071984102001 . berdo‟a.jumputan (B 3.Salam Padang.196001011984082001 Asmidar Nip.Kegiatan Akhir Bersanjak”Matahari” Air.10 -berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan III.Pd Nip. 4 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa Yenita Ama.

makan Air. Berdo‟a  Berbagi cerita  Bermain bisikbisikan  Praktek langsung”mene ndang bola” II.hewan yang mempunyai ciri-ciri tertentu(K 1.2) -Meniru melipat kertas sederhana( S1.2) Membentuk “bumi” plastisin penugasan III.tanah liat/pasir(S1.Kegiatan Inti  Mencari “benda-benda langit” Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Alat Has il Anak Bola Unjuk kerja Unjuk kerja -Menunjuk dan mencari sebanyakbanyaknya benda.pensil Hasil karya  Melipat “bintang” kertas lipat Hasil karya  -Membentuk dengan plastisin.4) Lembar kerja. lap tangan observasi .SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tangga l Rabu 6 April 2011 Indikator : B : ALAM SEMESTA : II/XIV Kegiatan I.play doug.Istirahat  Bermain  Cuci tangan.Kegiatan Awal  Salam .tanama. berdo‟a.

Kegiatan Akhir -Bernyanyi “Ambilkan Bulan” -Diskusi -Berdo‟a .-Menyanyikan 20 lagu anak-anak (S 5.Salam Tamboren Unjuk kerja -Berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan Padang.Pd Nip.1) IV. 5 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa Yenita Ama. 195911071984102001 .196001011984082001 Asmidar Nip.

3) Indikator : B : ALAM SEMESTA : II/XIV Kegiatan I.Kegiatan Awal  Salam .5) -Mewarnai gambar sederhana (S 2. lap tangan observasi .1) -Menciptakan 3 bangunan dari balok(S 3.SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tangga l Kamis. lebih banyak dan lebih sedikit(K3.Kegiatan Inti -Membedakan dan membuat kumpulan benda yang sama jumlahnya.Istirahat  Bermain  Cuci tangan.3)  Membedakan banyak dan sedikit Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak   Mewarnai”Mat ahari” Menyusun balok III. makan Air.7) -Meloncat dari ketinggian 30-50 cm (FM 3. 7 April 2011 -Mengurutkan dan menceritakan isi gambar seri(4-6 gambar) (B 4. berdo‟a. Berdo‟a  Berbagi cerita  Bercerita gambar seri”Gerhana Matahari”  Praktek langsung”Melo ncat dari Papan titian” II. yang tidak sama.

Salam Anak Unjuk kerja Padang.196001011984082001 Asmidar Nip.18) -berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan IV.-Bertepuk tangan membentuk irama(S3. 195911071984102001 .Kegiatan Akhir -Bertepuk”Anak sholeh” -Diskusi -Berdo‟a .Pd Nip. 6 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa Yenita Ama.

dll (S3. makan Air.2) -permainan warna dengan berbagai media. Berdo‟a  Berbagi cerita Botol.Kegiatan Inti penugasan -mengerjakan maze(mencari jejak)yang lebih kompleks(3-4 jalan) (K 5.cat air.  Praktek langsung”Mela kukan 5 perintah” II.SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tangga l Jum‟at 8 April 2011 -Melakukan 3-5 perintah secra berurutan dengan benar Indikator : B : ALAM SEMESTA : II/XIV Kegiatan Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak I.120  Maze “Ke bulan” Lembar kerja Hasil karya  Usap abur Lembar kerja Hasil karya III.Misalnya krayon. berdo‟a.Istirahat  Bermain  Cuci tangan.air. lap tangan observasi .Kegiatan Awal  Salam .

195911071984102001 .Kegiatan Akhir -Bernyanyi “Rahmat Illahi” Tamboren Unjuk kerja -berdo‟a sebelum -Diskusi dan sesudah kegiatan -Berdo‟a .2) IV.Pd Nip. 7April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa Yenita Ama.-menyanyikan lagu keagamaan (P 1.Salam Padang.196001011984082001 Asmidar Nip.

SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak : II : Senin. dengan permainan kotak matematika dan kegiatan motorik mencocok gambar pelangi 2. 11 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. yang tidak sama  Guru mendemonstrasikan cara membuat kumpulan benda  Guru memberikan alat permainan  Anak membuat kumpulan benda yang ada  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2. yang tidak sama. Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas menghitung kumpulan yang sama dan tidak sama jumlahnya melalui permainan kotak matematika Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk membuat kumpulan benda yang sama jumlahnya. Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. Kegiatan anak anak yang lebih banyak mencocok gambar pelangi Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan mencocok gambar pelangi  Anak dan guru membicarakan tentang pelangi  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru . Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif membuat 2 kumpulan benda yang sama jumlahnya.

12 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif menyusun puzel dan kegiatan motorik menggambar “ Malam Hari “dengan tehnik menoreh 2. Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas menyusun kepingan puzel Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk menyusun puzel  Guru memberikan kepingan puzel  Anak menyusun kepingan puzel menjadi utuh  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2. Kegiatan anak anak yang lebih banyak menoreh Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan menoreh gambar “Malam Hari”  Anak dan guru membicarakan tentang suasana malam hari  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru .  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan sesuai yang diberikan guru SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak : II : Selasa. Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1.

Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. Kegiatan anak anak yang lebih banyak meronce gambar benda langit Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan meroncei .  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan sesuai yang diberikan guru SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak : II : Rabu. Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas memperkirakan urutan pola gambar Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk membuat urutan pola  Guru mendemonstrasikan cara membuat urutan pola  Guru memberikan lembar kerja anak  Anak membuat urutan pola gambar  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2. 13 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif memperkirakan urutan pola gambar dan kegiatan motorik meronce dengan gambar benda langit 2.

Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1. Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas memasangkan gambar dan pasangannya dan kegiatan motorik menggunting “Roket” 2. Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas mencari pasangan gambar Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk mencari pasangan gambar  Guru memberikan lembar kerja  Anak memasangkan gambar yang cocok dengan pasangannya  Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2.     Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak Guru membagikan bahan meronce Anak bekerja dibawah bimbingan guru Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan sesuai yang diberikan guru SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak : II : Kamis. Kegiatan anak anak yang lebih banyak menggunting gambar “ Roket” Langkah-langkah perbaikan: . 14 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1.

Kegiatan Pengembangan Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas menulis angka sesuai gambar Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan  Guru memperlihatkan media untuk menulis angka dengan cotton buds  Guru mendemonstrasikan cara menghitung gambar dan menuliskan angkanya  Guru memberikan lembar kerja  Anak membuat angka sesuai jumlah gambar . Kegiatan anak yang lebih banyak melakukan aktifitas kognitif menulis angka sesuai gambar dan kegiatan motorik membuat teropong bintang 2.       Guru menjelaskan kegiatan menggunting “Roket” Anak dan guru membicarakan tentang roket Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak Guru membagikan lembar kerja Anak bekerja dibawah bimbingan guru Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan sesuai yang diberikan guru SKENARIO PERBAIKAN Tujuan Perbaikan Siklus Hari/Tanggal : Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak : II : Jum‟at. 15 April 2011 Hal yang diperbaiki /ditingkatkan: 1. Pengelolaan Kelas Ruang kelas ditata /disiapkan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan anak Langkah-langkah pengembangan: 1.

3. 2. Kegiatan anak anak yang lebih banyak membuat teropong bintang Langkah-langkah perbaikan:  Guru menjelaskan kegiatan membuat teropong bintang  Anak dan guru membicarakan tentang teropong bintang  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak  Guru membagikan lembar kerja  Anak bekerja dibawah bimbingan guru  Guru memberikan penilaian terhadap hasil karya anak  Guru memberi pujian dan penguatan Pengelolaan Kelas Anak melakukan kegiatan sesuai yang diberikan guru RANCANGAN SATU SIKLUS Siklus Tema Kelompok Tanggal : 2 : Alam Semesta : B : 11-15 April 2011 Tujuan Perbaikan Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui permainan kotak matematika Identifikasi Masalah 1. 4. Guru memberikan penilaian  Guru memberikan pujian terhadap hasil karya anak 2. Kegiatan berhitung kurang dimengerti anak Banyak anak yang tidak bisa membedakan konsep bilangan Banyak anak yang tidak bersemangat Media yang digunakan selama ini kurang menarik bagi anak .

bi” Inti 1. masalah yang akan dipecahkan adalah kurangnya kemampuan kognitif anak .mencocok gambar pelangi 3.menunjukkan benda berbentuk geometri Menirukan urutan kata 1.Analisis masalah Dari keempat masalah yang teridentifikasi.menyusun puzel “bumi.matahari. Kemampuan kognitif anak ini mendesak untuk diselesaikan karena akan menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Perumusan masalah Bagaimanakah cara meningkatkan kemampuan kognitif anak TK Bhayangkari I Kelompok B melalui permainan kotak matematika? RENCANA KEGIATAN No Pembukaan 1.planet.menyusun balok membuat stasiun antariksa Menyebutkan waktu matahariterbit dan terbenam 1. serta media yang kurang bervariasi.memperkirakan urutan pola 2. Membedakan kata yang berawalan” ge. bulan” 2.bintang.menoreh 3.Berdasarkan analisis penyebab masalah tersebut adalah karena anak kurang bersemangat dalam kegiatan berhitung dan juga penggunaan metode. Masalah kurang mengertinya anak-anak akan konsep berhitung menyebabkan kognitif mereka terganggu perkembangannya.meronce Bernyanyi “jadi astronot “ Bertepuk “hujan” penutup Bernyanyi “ pelangi” .membuat kumpulan benda yang sama dan yang tidak sama jumlahnya 2.

penugasan .menulis angka 2.Pd Nip.membuat 2 bentuk dari kepingan geometri Bercakap-cakap “menjaga keseimbangan di bumi” 1.membuat teropong bintang Bernyanyi “miftahul jannah” Bernyanyi “kulihat awan” Padang.196001011984082001 195911071984102001 SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tanggal : B : ALAM SEMESTA : II/XV Kegiatan I. 5 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Yenita Ama.melipat pesawat Menceritakan gambar yang dibuat 1.menggunting roket 3.3.air. Mahasiswa Asmidar Indikator Senin 11 April 2011 -membedakan kata yang awalan dan akhiran sama (B1. Berdo‟a  Berbagi cerita  Praktek langsung”Men yebut kata berawalan ge dan bi” Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Nip.Kegiatan Awal  Salam .memasangkan gambar dengan pasangannya 2.3) Botol.

jarum.-menendang bola kedepan dan kesamping (FM )  Menendang bola II.7) -Membuat bentukbentuk geometri (K 4.Kegiatan Akhir -Bernyanyi “Pelangi”  Gambar. lap tangan Tamboren observasi Unjuk kerja -Diskusi -Berdo‟a . 9 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa . spidol Hasil karya Hasil karya Air. makan IV.2) -berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan Mencocok gambar “pelangi”  Membuat bentuk geometri III.1)  Membuat 2 kumpulan benda Kotak matematika Penugasan -menyanyikan lagu keagamaan (P 1.5) -Mencocok bentuk (FM 1. berdo‟a.bantal an Lembar kerja.Kegiatan Inti -membedakan dan membuat 2 kumpulan benda yang sama dan yang tidak sama jumlahnya (K 3.Istirahat  Bermain  Cuci tangan.Salam Padang.

196001011984082001 Asmidar Nip.matahar i.2) “Bumi.Pd Nip.195911071984102001 SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tanggal : B : ALAM SEMESTA : II/XV Kegiatan Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Indikator Selasa 12 April 2011 I. penugasan .air.bintang . Berdo‟a  Berbagi cerita -Menirukan kembali 4 Meniru kata 5 urutan kata(B 1.planet.bulan Botol.Yenita Ama.Kegiatan Awal  Salam .

dll (S3.2) -berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan menyusun balok”satsiun antariksa” III.Salam Padang.cat air.Kegiatan Akhir -Bertepuk Hujan  Air.3)  Menyusun puzel Kepingan puzel Hasil karya  menoreh Lembar kerja.II.120 Menciptakan 3 bentuk dari balok (S3.Misalnya krayon. berdo‟a.krayon Hasil karya -Bertepuk dengan 3 pola (P 1.Kegiatan Inti -Menyusun kepingan puzel menjadi bentuk utuh (K 5. 11April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa .Istirahat  Bermain  Cuci tangan. makan IV.1) -permainan warna dengan berbagai media. lap tangan Tamboren observasi Unjuk kerja -Diskusi -Berdo‟a .

Pd Nip.Yenita Ama. Asmidar SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tanggal : B : ALAM SEMESTA : II/XV Kegiatan Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Indikator .196001011984082001 195911071984102001 Nip.

Istirahat  Bermain  Cuci tangan. berdo‟a.Salam Padang.) (K 7. lap tangan Tamboren observasi Unjuk kerja -Diskusi -Berdo‟a .2)  Memperkiraka n urutan pola Lembar kerja Hasil karya -menyanyikan lagu keagamaan (P 1. 12April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa .Kegiatan Akhir -Bernyanyi “Jadi astronot”  Kertas lipat Gambar benda langit Hasil karya Hasil karya Air.2) -berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan Melipat pesawat  Meronce gambar benda langit III.Kegiatan Inti Gambar percakapa n -Memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat bentuk lebih dari 3 pola yang berurutan. makan IV.4) Meniru melipat kertas Meronce dengan berbagai media(S 3. Berdo‟a  Berbagi cerita  Bercakapcakap”waktu matahari terbit dan terbenam” II.Kegiatan Awal  Salam .Rabu 13 April 2011 -Melakukan 3-5 perintah secra berurutan dengan benar I.

Pd Nip.Yenita Ama.196001011984082001 1959110719842001 Nip. Asmidar SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tanggal : B : ALAM SEMESTA : II/XV Kegiatan Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Indikator .

Kegiatan Inti -Memasangkan benda sesuai pasangannya (K 1.1)  Menggunting Roket Lembar kerja Hasil karya  Membuat bentuk dari geometri -menyanyikan lagu keagamaan (P 1.2) -berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan III.Salam Padang.Istirahat  Bermain  Cuci tangan. Berdo‟a  Berbagi cerita  Bercerita dengan gambar Gambar anak Unjuk kerja II. lap tangan Tamboren observasi Unjuk kerja -Diskusi -Berdo‟a .6 ) -Membuat bentukbentuk geometri (K4.6) I. makan IV.5)  Mencari pasangan benda Lembar kerja Hasil karya -Menggunting dengan berbagai media berdasarkan pola (FM 1. 13 April 2011 Mengetahui .Kegiatan Akhir -Bernyanyi “Kulihat awan” Air.Kegiatan Awal  Salam . berdo‟a.Kamis 14 April 2011 -Bercerita dengan gambar yang dibuat sendiri dengan urut dan bahasa yang jelas (B 4.

Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa Yenita Ama. Asmidar SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK TEMA MINGGU /SEMESTER Hari/ Tanggal : B : ALAM SEMESTA : II/XV Kegiatan Alat dan Bahan Penilaian Perkembangan Anak Indikator .196001011984082001 195911071984102001 Nip.Pd Nip.

cotton buds.2) -berdo‟a sebelum dan sesudah kegiatan III. berdo‟a.2) I. Berdo‟a  Berbagi cerita  Bercerita“kesi mbangan di bumi” II.10)  Membuat teropong bintang Botol aqua.Salam Padang.1)  Menulis angka 1-10 Lembar kerja.Kegiatan Akhir -Bernyanyi “MiftahulnJannah “ Air.Kegiatan Awal  Salam . lem.Kegiatan Inti Gambar Percakapa n -Membuat urutan bilangan 1-10 (K 3. 14 April 2011 Mengetahui Kepala TK Bhayangkari I Mahasiswa . makan IV.kertas hias Hasil karya -menyanyikan lagu keagamaan (P 1.Istirahat  Bermain  Cuci tangan.melipat dan menempel(S3. lap tangan Tamboren observasi Unjuk kerja -Diskusi -Berdo‟a .Jum‟at 15 April 2011 -Mendengarkan dan menceritakan kembali cerita secara urut(B2.warna Hasil karya -Membuat mainan dengan tehnik menggunting.

Pd Nip.196001011984082001 Nip. Asmidar .Yenita Ama.

LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim Program Studi UPBJJ-UT : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 1 A. dan membuat menara kubus. menggambar bulan sabit. Refleksi Komponen Kegiatan 1. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan bercakap-cakap tentang bendabenda langit” . dengan kegiatan inti Menjumlah dengan benda 1-5. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. 2. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran.

4. komunikasi dan pendekatan terhadap anak. Apakah kekuatan saya merancang dan melaksanakan kegiatan pengembangan ? “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” . Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. pengelolaan kelas. penggunan metode pembelajaran. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. penggunaan waktu. Refleksi Proses Kegiatan 1. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. penataan kegiatan. penggunaan media dan sumber belajar. Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini.

Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. cara saya menguasai masalah. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” 8. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” . memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10.6.

13.menggambar bulan sabit. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda. Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16. Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” . membuat menara 15.

LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim Program Studi UPBJJ-UT : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 2 A. Refleksi Komponen Kegiatan 1. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” . memasangkan gambar yang sesuai dengan katakata. membatik. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. 2. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran. dengan kegiatan inti Membilang dengan gambar 110.

Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. komunikasi dan pendekatan terhadap anak. penggunan metode pembelajaran. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. penggunaan media dan sumber belajar. penggunaan waktu.“Dengan kegiatan pembukaan menceritakan pengalaman ketika malam hari” 4. penataan kegiatan. pengelolaan kelas. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” . Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. Refleksi Proses Kegiatan 1. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5.

memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11.5. Apakah kekuatan saya merancang dan melaksanakan kegiatan pengembangan ? “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” 6. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. cara saya menguasai masalah. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” . Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” 8.

membuat menara 15. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” . Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.menggambar bulan sabit. Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13.12.

Refleksi Komponen Kegiatan 1. melipat gambar bintang. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. dengan kegiatan inti memberi tanda v pada gambar benda langit. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : .LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim Program Studi UPBJJ-UT : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 3 A. 2. membentuk plastisin.

kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. penataan kegiatan. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini. penggunaan waktu. Apakah kekuatan pengembangan ? saya merancang dan melaksanakan kegiatan . Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5.“Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan bermain bisik kata” 4. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. penggunan metode pembelajaran. pengelolaan kelas. komunikasi dan pendekatan terhadap anak. penggunaan media dan sumber belajar. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. Refleksi Proses Kegiatan 1.

Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” . Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. cara saya menguasai masalah.“Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” 6. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” 8. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7.

Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda. Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” . membuat menara 15.13.menggambar bulan sabit.

dengan kegiatan inti mengenal konsep lebih banyak dan sedikit. Refleksi Komponen Kegiatan 1. menyusun balok. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3.LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim Program Studi UPBJJ-UT : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 4 A. mewarnai gambar matahari. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan bercerita dengan gambar seri” gerhana matahari ” . 2. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan.

Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. komunikasi dan pendekatan terhadap anak. Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5. Refleksi Proses Kegiatan 1. pengelolaan kelas. penataan kegiatan. penggunan metode pembelajaran. penggunaan waktu. Apakah kekuatan pengembangan ? saya merancang dan melaksanakan kegiatan “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” . Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini.4. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. penggunaan media dan sumber belajar. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5.

Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? . saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. cara saya menguasai masalah. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” 8. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13.6. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak.

menggambar bulan sabit. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I .Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. membuat menara 15. Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.

Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? . saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. dengan kegiatan inti Maze “ ke bulan. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan melakukan 4-5 perintah secara urut” 4. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran. usap abur”.MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim Program Studi UPBJJ-UT : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 5 A. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. Refleksi Komponen Kegiatan 1. 2.

Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini. pengelolaan kelas. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. Apakah kekuatan saya merancang dan melaksanakan kegiatan pengembangan ? “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” 6. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? . penggunan metode pembelajaran. komunikasi dan pendekatan terhadap anak. penggunaan media dan sumber belajar. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. Refleksi Proses Kegiatan 1. penataan kegiatan. penggunaan waktu. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5.“Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5.

Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah . Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” 8. cara saya menguasai masalah. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13.“Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11.

Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.menggambar bulan sabit. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda. membuat menara 15.Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS II MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN .

menunjukkan benda berbentuk geometri. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran.Nama Nim Program Studi UPBJJ-UT : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 1 A. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan membedakan kata yang berawalan ge dan bi” 4. dengan kegiatan inti Membuat 2 kumpulan benda yang sama dan yang tidak sama jumlahnya. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? . mencocok gambar pelangi. Refleksi Komponen Kegiatan 1. 2.

Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. pengelolaan kelas.“Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? . Apakah kekuatan pengembangan ? saya merancang dan melaksanakan kegiatan “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” 6. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. penggunaan waktu. penggunaan media dan sumber belajar. Refleksi Proses Kegiatan 1. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini. penataan kegiatan. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. penggunan metode pembelajaran. komunikasi dan pendekatan terhadap anak. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5.

“Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” 8. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. cara saya menguasai masalah. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah . memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak.

membuat menara 15. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS II MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama : Asmidar . Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.menggambar bulan sabit.Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda.

dengan kegiatan inti Menyusun puzel. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan menirukan urutan kata bumi. Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5. Refleksi Komponen Kegiatan 1. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? . matahari. menoreh. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. menyusun balok membuat stasiun antariksa. planet. bintang. 2. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran.Nim Program Studi UPBJJ-UT : 819799555 : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 2 A. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. bulan” 4.

Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. pengelolaan kelas. penggunaan waktu.Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini. penggunaan media dan sumber belajar. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? . komunikasi dan pendekatan terhadap anak. penggunan metode pembelajaran. penataan kegiatan. Apakah kekuatan pengembangan ? saya merancang dan melaksanakan kegiatan “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” 6. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. Refleksi Proses Kegiatan 1.

Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. cara saya menguasai masalah. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? . Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan.“Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” 8. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9.

menggambar bulan sabit. membuat menara 15. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim : Asmidar : 819799555 . Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda.

melipat pesawat. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran.Program Studi UPBJJ-UT : S1 PG-PAUD : 14 Padang SKH 3 A. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai . 2. dengan kegiatan inti Memperkirakan urutan pola. meronce. Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan menyebutkan waktu matahari terbit dan terbenam” 4. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. Refleksi Komponen Kegiatan 1.

penataan kegiatan.Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. pengelolaan kelas. penggunaan waktu. komunikasi dan pendekatan terhadap anak. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. penggunan metode pembelajaran. penggunaan media dan sumber belajar. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. Refleksi Proses Kegiatan 1. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. Apakah kekuatan saya merancang dan melaksanakan kegiatan pengembangan ? “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” 6. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” . serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini.

Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? . melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13. cara saya menguasai masalah.8. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak.

Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim Program Studi : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD .menggambar bulan sabit. membuat menara 15. Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.

UPBJJ-UT

: 14 Padang

SKH 4 A. Refleksi Komponen Kegiatan 1. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran, saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan, dengan kegiatan inti Memasangkan gambar dengan pasangannya, menggunting roket, membuat 2 bentuk dari kepingan geometri. 2. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan Menceritakan tentang gambar yang dibuat sendiri” 4. Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai

Hal ini terjadi karena: “Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan

B. Refleksi Proses Kegiatan 1. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi, penggunaan media dan sumber belajar, penggunan metode pembelajaran, penataan kegiatan, pengelolaan kelas, komunikasi dan pendekatan terhadap anak, penggunaan waktu, serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini, kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5. Apakah kekuatan saya merancang dan melaksanakan kegiatan pengembangan ? “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media”

6. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak”

8. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya, karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak, cara saya menguasai masalah, memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak, saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan, melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13. Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan?

Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” LEMBARAN REFLEKSI SIKLUS I MELAKUKAN PERBAIKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN Nama Nim Program Studi : Asmidar : 819799555 : S1 PG-PAUD . membuat menara 15.menggambar bulan sabit. Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda.

Bagaimana reaksi anak terhadap metode pembelajaran yang saya gunakan? “Anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik” 5. Refleksi Komponen Kegiatan 1. saya membuat Satuan Kegiatan Harian (SKH) dan media yang sesuai dengan indikator yang dikembangkan. membuat teropong bintang. Apakah media pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditentukan? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “Media yang saya buat sudah sesuai dengan indikator” Dengan kegiatan pembukaan bercakap-cakap cara menjaga keseimbangan di bumi” 4. 2. dengan kegiatan inti Menulis angka. Apakah materi yang saya sajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Hasil dan tujuan pembelajaran yang disajikan tekah tercapai” 3.UPBJJ-UT : 14 Padang SKH 5 A. Apakah kegiatan yang telah saya lakukan sesuai dengan indikator yang saya tentukan ? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena : “ Sebelum kegiatan pembelajaran. Apakah alat penilaian yang saya gunakan sesuai dengan tingkat perkembangan anak? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: .

Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut? “Anak kurang antusias dalam kegiatan yang diberikan” 4. penggunaan waktu. Refleksi Proses Kegiatan 1. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena saya menguasai media yang digunakan dan sangat menarik bagi anak” . komunikasi dan pendekatan terhadap anak. penggunaan media dan sumber belajar. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan SKH yang saya susun? Sudah sesuai Hal ini terjadi karena: “Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan berpedoman pada Satuan Kegiatan Harian (SKH)” 2.“Penilaian dilakukan menurut indikator yang dilaksanakan B. Apa penyebab kekuatan saya dalam merancang kegiatan? “Karena media yang bervariasi dan menarik” 7. penggunan metode pembelajaran. Apakah kekuatan saya merancang dan melaksanakan kegiatan pengembangan ? “Kekuatan saya dalam melaksanakan kegitan karena adanya media” 6. kelemahan saya yaitu pada pengelolaan kelas kurang diperhatikan” 3. penataan kegiatan. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam melaksanakan kegiatan (penguasaan materi. pengelolaan kelas. Bagaimana memperbaiki kelemahan saya tersebut? “Saya akan berusaha membuat media yang lebih menarik perhatian anak agar lebih antusias melakukan kegiatan tersebut” 5. serta penilaian proses dan hasil belajar? “Dalam pelaksanaan ini.

Apakah penilaian yang saya berikan sesuai dengan indikator yang saya tetapkan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan sudah sesuai target” 14. Apakah anak dapat menangkap penjelasan yang saya berikan( misalnya anak dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan. cara saya menguasai masalah.8. melaksanakan tugas dengan tepat)? Dapat Hal ini terjadi karena: “Saya memberikan penjelasan yang baik” 12. memotivasi anak dan sebagainya) “Dalam melakukan kegiatan yang saya lakukan sangat disenangi anak. saya memotivasi anak dengan memberi penguatan pada anak yang berhasil dan memberikan bimbingan pada anak yang belum mampu 11. Apakah saya mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambialan keputusan dan tindakan mengajar yang saya lakukan? “Ya. Apakah anak telah mencapai indikator kemampuan yang telah ditetapkan? . Bagaimana reaksi anak terhadap pengelolaan kelas yang saya lakukan?(perlakuan saya terhadap anak. karena setiap kegiatan yang saya berikan kepada anak berdasarkan indikator dan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang saya buat 10. Bagaimana reaksi anak terhadap penilaian yang saya berikan? “Anak sangat senang dengan penguatan itu” 13. Hal-hal unik (positif dan negatif) apa yang terjadi dalam kegiatan yang saya lakukan? “Anak sangat senang dengan kegiatan yang saya berikan” 9.

menggambar bulan sabit.Sudah Hal ini terjadi karena: “Anak telah mampu melakukan kegiatan yang saya berikan” yaitu dengan kegiatan inti menjumlah dengan benda. membuat menara 15. Apakah kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang saya sampaikan? Sudah Hal ini terjadi karena: “Kegiatan yang saya berikan disambut dengan antusias oleh anak dengan adanya media yang menarik” . Apakah saya telah mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan baik? Sudah Hal ini terjadi karena : “Kegiatan yang saya berikan sudah dilakukan dengan baik kepada anak” 16.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful