Evaporasi Evaporasi adalah proses perubahan molekul di dalam keadaan cair (contohnya air) dengan spontan menjadi gas

(contohnya uap air). Proses ini adalah kebalikan dari kondensasi. Evaporasi merupakan suatu proses penguapan sebagian dari pelarut sehingga didapatkan larutan zat cair pekat yang konsentrasinya lebih tinggi. Tujuan : a. Untuk memekatkan larutan suatu bahan cair sebelum dilakukan proses pengolahanselanjutnya, misalnya sebelum dilakukan spray drying, drum drying, kristalisasi. b. Mengurangi volume cairan untuk mengurangi biaya penyimpanan, pengangkutan danpengemasan. c. Menurunkan Aw (Activity of Water) dengan meningkatkan kandungan bahan padatdalam bahan untuk membantu pengawetan. d. Memperoleh sifat bahan yang dikehendaki Prinsip Dasar dan Mekanisme Prinsip Dasar : Penguapan terjadi karena cairan mendidih dan berlangsung perubahan fase daricair menjadi uap. Proses pindah panas dan pindah masa yang efektif akan meningkatkankecepatan evaporasi. Pada evaporasi terjadi o Pindah panas : dari steam ke bahan o Pindah massa : uap dari bahan o Pindah panas dan pindah massa: kecepatan evaporasi Mekanisme: Panas Laten ditransfer dari steam atau alat pemanas ke bahan Suhu bahan meningkat sampai titik didih Tekanan uap meningkat Terbentuk gelembung-gelembung uap dalam cairan Uap diambil/dikeluarkan dari cairan yang mendidih

dalam memilih evaporator harus memperhatikan beberapa pertimbangan diantaranya : Kapasitas operasi. Pemisah uap. sehingga dapat ditentukan waktu dengan temperatur yang dibutuhkan selama proses evaporasi. semakin bagus evaporator (mendekati dengan konsentrasi bahan ideal yang diharapkan) maka biaya yang dibutuhkan akan semakin mahal dan pengoperaian alat akan semakin rumit. Namun. berapa banyak kapasitas yang mampu ditampung oleh evaporator. Kemampuan untuk melindungi senyawa volatil Mudah dibersihkan Mudah dioperasikan Biaya yang dibutuhkan tidak terlalu mahal dan sesuai. memeberikan energi dan menghasilkan uap panas. Kemampuan untuk memekatkan bahan hingga konsentrasi tertentu Kemampuan transfer panas terhadap bahan. memisahkan uap dengan bahan. Oleh karena itu. Bagian-bagian dalam evaporator adalah : Heat exchanger (pemindah panas) heat exchanger ini akan memindahkan panas dari steam ke bahan. Kondensor evaporator hanya mengurangi kadar air dengan tidak mengurangi kandungan yang terdapat didalm bahan. Pompa vakum.Alat yang digunakan dalam proses evaporasi adalah evaporator. Macam-macam evaporator : Natural circulation evaporators  Open pan evaporator  Berlangsung pada Tekanan atmosfer  Suhu evaporasi tinggi  Kerusakan bahan besar  Penggunaan: dalam pembuatan gula kelapa  Biaya yang dibutuhkan tidak terlalu mahal  Mudah dioperasikan .

karena transfer panas terlalu besar  Contoh : evaporasi susu  Long tube evaporator (Evaporator pipa panjang)  Untuk evaporasi bahan yang encer seperti susu.  Uap yang digunakan memanaskan bahan biasanya digunakan untuk memanaskan kembali (digunakan dalam Multple effect evaporator). Evaporator tertutup  Tekanan vakum  Suhu evaporasi rendah  Kerusakan bahan kecil  Biaya murah  Mudah dioperasikan  Short tube evaporator (evaporator pipa pendek)  Biaya murah  Mudah dibersihkan  Cocok untuk bahan yang memiliki viskositas tidak terlalu tinggi  Biasanya juga digunakan dalam proses sterilidadi dan pasteurisasi  Transfer panas tinggi  Tidak cocok untuk bahan dengan viskositas tinggi  Memungkinkan untuk terjadi kerusakan bahan.  Dalam long tube evaporator juga terdapat lapisan tipis yang melapisi evaporator .

Falling-film evaporator . kemudian dimasukkan kedalam tabung evaporator.  Bahan masuk dari atas Untuk bahan dengan viskositas lebih pekat (e.3-0.  Terdapay dua jenis long tube evaporator : 1.g : jus buah) Forced circulation evaporators Plate evaporators  Memiliki transfer panas tinggi  Perawatannya mudah  Membutuhkan biaya mahal  Cocok untuk bahan dengan viskositas tinggi (0.4 Nsm2)  expanding-flow evaporator Berikut merupakan tabel perbandingan waktu dan transfer panas pada masingmasing jenis evaporator : . Climbing-film evaporator : Bahan masuk dari bawah Untuk bahan viskositas rendah 2.Mekanisme : Bahan yang akan dimasukkan evaporator terlebih dahulu dipanaskan namun tidak mencapai titik didih (pemanasan pendahuluan). Didalam evaporator terjadi ekspansi. Uap dipisahkan dari bahan kemudian uap digunakan untuk memanaskan kembali. terjadi transfer panas ke bahan.

membutuhkan energi yang besar. Kelebihan :  Diperoleh konsentrasi yang lebih pekat Memiliki titik didih lebih rendah. Wadah yang terbuat dari logam biasanya bersifat korosif. Permukaan wadah berpengaruh terhadap transfer panas terhadap bahan. karena tekanannya tinggi. Korosi logam juga menghambat transfer panas. korosi logam dapat dicegah dengan penambahan bahan kimia. jika terdapat endapan atau sisa pengolahan pada permukaan wadah maka transfer panas akan semakin lama. sehingga bahan . ( Ketebalan lapisan permukaan) semakin tebal lapisan permukaan evaporator maka transfer panas semakin lama. Karena panas memanasi kotoran yang ada dipermukaan wadah terlebih dahulu (tidak langsung ke bahan). (Perbedaan suhu antara uap dan bahan ‘boiling liquid’) terdapat dua cara : meningkatkan tekanan dan temperatur uap mengurangi atau menurunkan suhu dengan cara menggunakan evaporator vakum (suhu akan turun hingga 40oC) kelemahan : Metode ini membutuhkan biaya yang tinggi karena alat menggunakan kekuatan tambahan.faktor-faktor yang mempengaruhi transfer panas pada proses evaporasi :  Temperature difference between the steam and boiling liquid.  Boundary films. Transfer panas permukaan wadah.

(efek penguapan ganda) Penggunaannya berprinsip pada penguapan uap yang dihasilkan dari evaporator sebelumnya.  preheating (pemanasan pendahuluan). Uap dari satu efek evaporator digunakan untuk proses pemanasan berikutnya. dan kerusakan yang ditimbulkan juga akan lebih besar. Ada empat macam teknik evaporasi efek penguapan ganda (multiple effect evaporation) : 1. Tujuannya untuk menghemat panas secara keseluruhan. untuk memanasi bahan selanjutnya. Sehingga energi yang digunakan lebih kecil dan biaya yang digunakan juga lebih sedikit. karena tidak membutuhkan pompa pada setiap evaporatornya Proses sederhana . Ke depan (forward feeding) Keuntungan : • • Murah. Dalam MEE digunakan beberapa evaporator yang saling terhubung antara evaporator yang satu dengan yang lain.berada dalam evaporator lebih lama. Faktor-faktor yang mempengaruhi keekonomisan proses evaporasi : Energi yang digunakan dalam evaporasi dapat diminimalkan untuk menghemat biaya dengan cara :  vapour recompression (rekompresi uap) maksudnya menggunakan kembali uap bertekanan tinggi hasil proses evaporasi. dengan adanya pemanasan pendahuluan maka proses evaporasi akan berlangsung lebih cepat. Pada evaporator ini tekanan makin kecil dan suhu makin rendah. hingga akhirnya dapat mengurangi ongkos produksi.  multiple effect evaporation.

uap hasil pemanasn evaporator pertama digunakan untuk pemanasan berikutnya. Ke belakang (backward feeding) Keuntungan : • • • • • Tidak perlu pemompaan pada feed awal Ekonomis Untuk larutan yang sulit dipekatkan diperlukan steam berkualitas Kelemahan : Diperlukan pompa pada bagian tengah Resiko kerusakan pada produk viskurs tinggi Prinsip :  Bahan dan steam masuk dari arah yang berlawanan sehingga dibutuhkan pompa. 2. 3. Paralel (paralel feeding) Keuntungan : • Pengontrolan proses kristalisasi baik .• • • •  Tidak perlu pompa Resiko kerusakan oleh panas pada bahan viskus kecil Kelemahan : Kecepatan heat transfer dan evporasi rendah Perlu steam berkualitas pada awal Prinsip : Bahan dan steam masuk dari arah yang sama.

dapat memperbaiki kualitas produk karena komponen volatile yang tidak dikehendaki hilang b. beberapa komponen aroma volatil hilang . Terbentuk kerak dan buih c. Peningkatan viskositas e.• • • • Tidak perlu pompa untuk slurry berkristal Kelemahan : Kompleks. Perubahan warna (menjadi gelap) karena browning dan peningkatan konsentrasi d. sehingga sulit untuk dioperasikan Mahal Masing-masing badan perlu pompa 4. Campuran (mixed feeding) Keuntungan : • • sederhana dan baik untuk untuk bahan viskus Kelemahan : kompleks dan mahal Efek proses evaporasi Pada Bahan a. Untuk kakao dan susu. Penurunan kualitas sensorik f.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful