P. 1
Koloid Dan Bahan Organik

Koloid Dan Bahan Organik

|Views: 167|Likes:
Published by Theo Vinessa

More info:

Published by: Theo Vinessa on Apr 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2015

pdf

text

original

KOLOID DAN BAHAN ORGANIK TANAH KOLOID TANAH – SIFAT DAN ARTI Tanah terdiri dari % volume cairan

air + elektrolit 25 % Media tanahy & hara tanaman dimana unsur hara bisa diambil oleh tanaman 2. Gas : o2, N2, CO2, dll 3. padatan a. bahan organik -sisa tanaman + bunga melapuk -humus b. bahan in organik -mineral primer -mineral sekunder

1.

25 % 5%

45%

Bagian aktif Tempat terjadinya gejala pertrukaran kation dan anion -liat (mineral sekunder) ≤ 2 µ -humus, mempunyai ukuran koloidal ≤ 1 µ Sifat bagian aktif adalah koloidal berukuran ≤ 1 µ Tidak senua liat bersifat koloidal Minerak liat disebut mineral sekunder Liat, bagian tanah yang berukuran kecil, tidak begitu saja muncul dari tanah. Batuan yang keluar dari kepundan mengalami hancuran menjadi senyawa/ unsur. Melalui suatu proses, hancuran bersatu kembali dari mineral primer menjadi mineral sekunder

Tetapi pada batuan beku tidak ada liat. seperti batu tulis.tidak memuai Klorit Non kristalin alofan Tipe 2:2 .Minerak primer : mineral yang menyusun batuan Mineral sekunder : mineral yang dibentuk dari mineral primer Apakah liat ada pada btuan ? Liat ada kemungkinan ditemukan dalam batuan metamoffosa.Memuai Monmorinit Saponit Vermikulit 2. GOLONGAN LIAT Liat silikat Tipe 1:1 Tipe 2:1 Kristalin Kaolinit halosit 1.

H2O Limonit Fe2O3.2H2O 2Fe(OH)3 Gibsit Al2O3.Liat Fe dan Al Hidrosida Geotit Fe2O3.3H2O 2Al(OH)3 CIRI LIAT SILIKAT bentuk laminar berlapis-lapis -----lempeng memilki permukaan luar dan dalam -----sangat luas .

memilki permukaan luar dan dalam -----sangat luas Ca2+ H+ H+ H+ Al3+ Mg2+ Na+ H+ H+ Ca2+ + + + Si Al K+ H+ Mg+ K 2+ /////////////////// + + + Permukaan Dalam /////////////////// + + + Permukaan Luar ////////////////// + + + Mineral tipe 2 : 1 .bentuk laminar berlapis-lapis -----lempeng 2.CIRI LIAT SILIKAT 1.

Muatan dan kation terjerap Bermuatan negatif Serupa anion besar Menarik kation Makindekat permukan ----makinbanyak kation Makin jauh dari permukaan ----makin jarang kation Lapis ganda J umlah k ation p adat Jarang Jarak dari liat .

terjadinya secara perlahan-lahan. yang berbeda hanya kepadatannya Semua perbahan yang terjadi di alam sekitar tanah.Kation yang terjerap dapat dipertukarkan – pertukaran kation Semua kation yang berada dipermukaan berda dalam keseimbangan. Kedudukan yang ditinggal olewh kation akan digantikan oleh ion H+ .

STRUKTUR LIAT SILIKAT Dasar Si Silikat dikitari 4 oksigen pada jarak yang sama membentuk tetrahedron Aluminium dikitari 6 oksigen (hidroksi) pada jarak yang sama membentuk geometrik oktahedran Si Dan Al mempunyai kedudukam tertentu ---pusat Tetragonal dan oktagonal merupakan 1 lempengan tertentu .

H+ makin mudah dihidrolisis 2. tanpa merubah bentuk . makin tinggi muatan yang tercipta dalam tanah. subtitusi isomorfik muatan negatif yang timbul karena ada pertukaran kation. pinggiran/patahan kristal yang terbuka OH Al OH Al O O O Si OH O H muatan tergantung pH maksudnya makintinggi pH.SUMBER MUATAN NEGATIF 1.

valensi lebih kecil Dapat diganti dengan kation Dengan bervalensi kelebihan satu muatan .Si dalam tetrahedron Al dalam oktahedron ion berukuran sama.

Na.70 0.60 0.45 Ditemukan Tertrahedron Okta/tetrahedron Tetrahedron Oktahedron Tidak pertukaran Kedua lempeng Ca tidak pernah digantikan Al. O dapat digantikan Muatan yang tercipta karena subtitusi isomorfik dinamakan muatan permanen .Ion Si4+ Al3+ Fe3+ Mg2+ Zn2+ Fe2+ Ca2+ Na2+ K+ O- Jari-jari (A) 0. Mg.40 0.65 0.94 0.50 0.75 0.98 1.33 1.

Kaolinit Al Lempeng Al OH Si Lempeng Si .OH OH O OH OH Al Al Mg Al O OH O OH Struktur mineral liat silikat 1.

lemah -memuai bila basah -menciut bila kering -daya jerap besar -luas efektifluar dan dalam -terjadi subtitusi Lempeng Si Lempeng Al Lempeng Si .Unit kristal diikat oleh hiodrogen ----kuat -kation + air tidak dapat menyusup -daya jerap rendah -luas efektif luar sempit -tidak ada subtitusi Monmorilonit Unit kristal diikat (O-O) ----.

koloid organik : humus Ca2+ NH4+ Koloid Humus Mg2+ H+ Memiliki muatan tergantung pH -pada kondisi masam --.rendah -pada kondisi basa/alkalin ---tinggi .

KAPASITAS TUKAR KATION Jumlah kation yang dapat dipertukarkan dari suatu permukaan koloid dan dinyatakan dalam mili ekivalen tiap 100 gram disebut kapasutas tukar kation (KTK) Kemampuan koloid menukarkan kation dinyatakan dalam me/100 gram Bobot setara (ekivalen) Bobot suatu unsur yang akan bereaksi dengan 1.008 gr H atau 8.0 gr oksigen .

Kg/ha (20cm) 1 ha=2x106kg 1me Ca/100gr =20mg Ca/100gram =2x109x20/100mg Ca =400 kg Ca ..= bobot molekuler (atom)/valensi Contoh : Ca = 40/2 =20 Mikiekivalen (me) =0......001 bobot ekivalen 1 me K/100gr=39 mg K/100gram 1me Ca/100gr=.

KEJENUHAN BASA (KB) Konsepsi perbaikan pH pada tanah organik Kejenuhan basa ditentukan melalui KTK total dan berapa banyak basa yang terdapat di dalam tanah yang dapat dipertukarkan Kejenuhan basa.ktersediaan unsur hara . K. salah satu ciri penting dalam tanah artinya persentase dari KTK total yang ditempati basa Ca. sedangkanpada daerah basa mudah tercuci -tanah asal batuan kapur dan batuan beku basa > batu Batu beku masam -KB ---pH +kesuburan -KB --. dan Na Umumnya -KB tanah daerah kering > daerah basah karena basa tidak tercuci pada daerah kering. Mg.

permanen Lempeng Si O Si(OH) subtitusi isomorfik : 80-100me. 2 lapisan silika yang mengapit 1 lapisan Al -struktur Lempeng Si O Si(OH) -muatan Lempeng Al Al (OH) a.Kejenuhan basa tanah organik (gambut) < 10% Kejenuhan basa tanah organik + 30%.dari lempeng Si pada pH >6 mendisosiasikan H+-----muatan negatif -mengembang dan menciut 6 2 4 2 6 2 . tergantung pH OH.100gram b. sudah baik bagi tanaman Tanah mineral Liat tipe 1:1----KB 40-60% Liat tipe 2:1----KB 50-80% MONMORILINIT (SMEKTIT) -disusun oleh 3 bagian.

Tidak ada subtitusuisomorfik Tidak membengkak dan menciut (SiO3 Al3+OH. tanah 2 0 20 52 100 2 6 Lempeng Si Lempeng O6SiO4 Ikatan Hidrogen . 2.K+) -sifat yang menonjol Mempunyai daya ikat fosfat yang tinggi Yang paling banyak menimbulkan kesulitan adalah alofan. karena sering menimbulkan reaksi-reaksi yang banyak ditemukan dalam tanah -muatan sangat tergantung pH Contoh pH 5 6 7 8 1.KAOLINIT -struktur (OH) Al(OH) Al -muatan Asal dari ikatan yang patah (3-4 me/100 gram). tanah 1 0 23 68 100 2.

kecuali beberapa Si diganti dengan Al dan kelebihahan muatan negatif dinetralisasikan K+. K+dengan demikian tidak mudah tersedia. lemp[eng dipegang kuat.ILIT (HIDROUS MIKA) -struktur Mirip dengan monmorilonit. -muatan (10-40me/100gram) -tidak terlalu membengkak dan menciut VERMIKULIT -struktur Mirip dengan monmorilinit. nMg menggantikan Al dan 1/3 Si digantikan Al -muatan (100-150me/100 gram) .

KLORIT -Struktur Mirip dengan monmorilinit. tidak berperan dalam KTK . kecuali diantara lempeng ada pulau Mg (OH)2 yang disebut lapisan brusit Mg (OH)2 Brusit -muatan (10-40me/100gram) Mg(OH)2 tidak aktif.

Biasanya tanah grumosol -muatan Sangat beragam tergantung pH---030me/100gram .MINERAL INTERGRADIEN Dari tanah masam 2:1 -2:2 intergrade -struktur ciri mirip klorit dan vermikulit Al3+ Al (OH)3 Merupakan mineral liat penting di t5anah masam yang telah mengalami hancuran lanjut.

dalam tanah dari abu volkan -struktur Belum ada kesepakatan turunan dari Al oksida dan gel silika yang terhidrolisis .ALOFAN Mineral non kristalin.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->