Hakikat Manusia,terdiri atas dua bagian, yaitu tentang Kesadaran Diri dan Kesadaran Universal. A.

Kesadaran Diri

Didalam filsafat kontemporer secara hakiki terpusat pada pribadi manusia. Boleh jadi, tanpa situasi historis kita tidak bisa memahami apa dan esensi diri yang sebenarnya. Al Qur'an membuka pintu dunia baru, tentang kesadaran diri secara berurutan sampai kepada kesadaran yang universal. Ungkapan ini tidak terikat oleh suatu aliran tertentu. Saat dimana muncul ketikan dihadapkan persoalan manusia terdorong untuk memikirkan eksistensi. Dimana keberadaannya bagaikan terlempar begitu saja. "Aku" yang kehilangan arah, berpaling dari dirinya sendiri, ia mawas diri dan menyelidiki dirinya. Demikianlah suatu motif yang mula-mula bersifat historis dan psikologis berubah menjadi suatu pertanyaan filosofis yang mendesak: "Siapakah aku ini? Dengan kegembiraan dan harapanku? Apakah tujuan hidup ini? Apakah artinya? Mengapa aku bereksistensi? Dan bukannya tidak bereksistensi?"

Mengemukakan masalah mengenai pribadi dalam ungkapan-ungkapan tersebut, berarti mengemukakan masalah kebebasan, masalah tanggung jawab. Hal ini membawa kita kepada penelitian mengenai dasar dari asal usul. Baik dari sisi kebebasan maupun dari sisi tanggung jawab. Hal tersebut akhirnya memunculkan masalah ketuhanan. Apakah Allah itu masuk dalam definisi manusia atau tidak? Apakah eksistensi manusia itu bersifat teosentris ataupun antroposentris? Partisipasi ataupun cukup dalam dirinya sendiri? Ada apakah dengan pernyataan ulama populer "man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu?" (barang siapa tahu akan dirinya, maka ia tahu akan Tuhannya). Dalam arti yang sebenarnya, kata "eksistensi" berarti data kosmis, sejauh manusia yang terlibat secara aktif di dalamnya. Hubungan erat antara masalah manusia dan masalah ketuhanan, terlihat baik pada mereka yang mengingkari Allah maupun pada mereka yang mengikuti-Nya. Kecenderungan tersebut pada dasarnya merupakan naluri manusia yang tidak bisa dipungkiri dan merupakan fitrah manusia.

Mengatakan bahwa setiap pribadi memiliki naluri religiusitas dalam pengertian apapun, baik yang sejati maupun yang palsu. Sebenarnya adalah sama dengan mengatakan bahwa setiap pribadi memiliki naluri untuk berkepercayaan. Dalam tinjauan antropologi budaya, Naluri itu muncul berbarengan dengan hasrat memperoleh kejelasan tentang hidup ini sendiri dan alam sekitar yang menjadi lingkungan hidup itu. Karena itu setiap orang dan masyarakat pasti mempunyai keinsafan tertentu tentang apa yang dianggap "pusat" atau "sentral" dalam hidup seperti dikatakan oleh Mircea Elidae:

"Setiap orang cenderung, meskipun tanpa disadari mengarah kepusat dan menuju pusat sendiri, dimana ia akan menemukan hakekat yang utuh yaitu rasa kesucian. Keinginan yang begitu

Dalam kerangka ini kita mengambil garis yang jelas dari peristiwa kejadian manusia. Sebab tidak sesuatupun di dunia ini yang memiliki . dimana para makhluk baik itu setan maupun malaikat mempertanyakan kebijakan Allah yang akan menciptakan manusia. Al Qur'an menyebutkan dalam Surat Adz Dzariat 21: "Dan juga pada dirimu. maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud". Karena itu mereka harus mempunyai kekuatan dalam kedua dunia ini untuk mencapai kesempurnaan. maka apakah kamu tiada memperhatikan" Juga dalam surat Al Hijir 28-29: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. yang menurut pandangan malaikat "manusia" adalah makhluk yang selalu membuat keonaran dan pertumbahan darah (QS Al Baqarah 30).mendalam berakar dalam diri manusia untuk menemukan dirinya pada inti wujud hakiki itu di pusat alam. Dalam keadaan ini para malaikat gigit jari dan begitu terheran-heran: rahasia macam apa ini? Bumi yang hina-dina dipanggil kehadirat Zat yang maha tak terjangkau dengan segenap kehormatan dan kemuliaan ini. Raga manusia termasuk kedalam derajat terendah. "Aku tahu apa yang tidak kalian ketahui" (QS:2:30). sementara ruh manusia termasuk ke dalam derajat tertinggi. Hikmah yang terkandung dalam hal ini ialah bahwa manusia mesti mengemban beban amanat pengetahuan tentang Allah. Tidak kalah sengitnya setan memprotes keberadaan manusia yang dipandang rendah. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya dan telah meniupkan ke dalamnya Ruh (cipataan)Ku. Kelembutan illahi dan kebijakan Tuhan berbisik lembut ke dalam relung rahasia dan misteri malaikat. sambil membanggakan dirinya yang dibuat dari api. yang hanya diciptakan dari unsur tanah. tempat komunikasi dengan langit --menjelaskan penggunaan dimana akan ungkapan pusat alam semesta" Disini kita akan mencoba menelusuri secara beruntun dari dasar sekali. (QS Al Hijir 28-29).

Ini menunjukkkan esensi manusia bukan fisiknya dan bukan fungsi fisik. Didalam buku buku filsafatnya ia mengatakan bahwa manusia mempunyai identitas esensial yang tetap. Ungkapan hakikat manusia mengacu kepada kecenderungan tertentu secara berurutan dalam memahami manusia. semua sifat hewan dan binatang buas. Karena masing-masing sifat tercela ini hanyalah sekedar kulit luarnya saja. dimana manusia sebagai makhluk yang sangat lemah dan hina disisi lain dinobatkan sebagai "khalifah" (wakil Allah). Demikian pula. semua sifat setan. Ketika mengaduk dan mengolah tanah. tidak bertempat dan merupakan tempat pengetahuan intelektual (al makulat) yang berasal dari alam malakut atau alam amr. tidak satupun di dunia ruh yang menyamai kekuatannya. Sebab fisik adalah sesuatu yang mempunyai tempat. Yang dimaksud an nafs adalah substansi yang berdiri sendiri. arah dan ruang. dengan demikian an nafs adalah substansi immaterial yang berdiri sendiri dan merupakan subyek yang mengetahui (Bashirah). tumbuh-tumbuhan dan benda-benda mati diaktualisasikan. Persoalan kenabian. Hakikat mengandung makna sesuatu yang tetap. entah itu hewan dan binatang buas atau yang lainnya. Yaitu identitas esensial yang menyebabkan sesuatu menjadi dirinya sendiri. Karena ruh manusia berkaitan dengan derajat tertinggi dari yang tinggi. jiwa manusia berkaitan dengan derajat yang paling rendah. Bertugas mengatur alam semesta dan merupakan wakil Allah untuk menjadi saksi-Nya serta mengungkapkan rahasia-rahasia firman-Nya. Alam al amr atau alam malakut adalah realitas diluar jangkauan indra dan imaginasi. Al Ghazaly yang hidup pada abad pertengahan tidak terlepas dari kecenderungan umum pada zamannya dalam memandang manusia. Untuk membuktikan adanya substansi immaterial yang disebut an nafs. tidak berubah-ubah yaitu An nafs (jiwanya). Sementara ia terhijab oleh ketinggian derajat manusia yang berasal dari tiupan illahi (QS Al Hijir 28-29). bukan melalui raganya. Mereka mempunyai kekuatan ini melalui esensi sifat-sifatnya (sifat-sifat ruhnya). Penjelasan diatas merupakan urutan ungkapan mengenai hakekat diri yang sebenarnya. Al Ghazaly mengemukakan beberapa argumen. Dan fungsi fisik adalah sesuatu yang tidak berdiri sendiri. ganjaran perbuatan manusia dan seluruh berita tentang . tidak berubah-ubah. Sebagai lawan dari alam al khalq atau alam mulk yaitu dunia tubuh dan aksiden-aksidennya esensi manusia. ia hanya mampu melihat pada tingkat yang paling rendah dalam diri manusia. Keberadaannya tergantung kepada fisik. tanah itu dipilih untuk mengejawantahkan sifat "dua tangan-Ku". sehingga tidak sesuatupun di dunia jiwa bisa mempunyai kekuatannya. Hanya saja.kekuatan yang mampu mengemban beban amanat. di dalam setiap sifat itu ada mutiara dan permata berupa sifat illahi. Para mahkluk yang lain tidak melihat ada dimensi yang tidak bisa dijangkau olehnya. entah itu malaikat maupun setan sekalipun atau segala sesuatu lainnya. tanpa tempat.

Prinsip tersebut disebut jiwa vegetatif. Ia sadar bahwa ia ada. selain kemampuan bisa bergerak bervariasi juga mempunyai rasa. sehingga ia berada dalam keadaan tenang dan hampa aktivitas. Manusia selain mempunyai kelebihan dari hewan. As Shabuny dalam surat Al Qiyamah ayat 14: Manusia adalah mahluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Allah SWT. disamping mampu berpikir dan serta mempunyai pilihan untuk berbuat dan untuk tidak berbuat. Thien. Kenyataan tidak demikian. Jenis hewan mempunyai prinsip yang lebih tinggi dari pada tumbuh-tumbuhan. Argumen kesadaran langsung yang dikemukakan seorang manusia menghentikan segala aktivitas fisiknya1. bagaimanapun tidak dapat meyakinkan orang yang ragu terhadap kenabian dan hari akhirat. Bahkan ia sadar bahwa ia sadar. Yang mempunyai kemampuan bukanlah fisik manusia sebab apabila fisik manusia mempunyai kemampuan memahami. Prinsip ini disebut jiwa sensitif. Dalam kenyataan manusia juga mempunyai kelebihan dari hewan. yang menyebabkan hewan.akhirat tidak ada artinya apabila an nafs tidak ada. Manusia juga mempunyai semua yang dimiliki jenis-jenis makhluk tersebut. Selain itu Al Ghazaly juga mengemukakan pembuktian dengan kenyataan faktual dan kesederhanaan langsung. Shal-shal. yang kelihatannya tidak berbeda dengan argumen-argumen yang dibuat oleh Ibnu Sina (wafat 1037) untuk tujuan yang sama. Karena untuk mempercayai argumen ini orang terlebih dahulu harus percaya akan kenabian dan hari akhirat. Al Ghazaly memperlihatkan bahwa. Keistimewaan makhluk hidup dari benda mati adalah sifat geraknya. Argumen bersifat keagamaan ini . ada sesuatu yang tidak hilang di dalam dirinya yaitu "kesadaran" yakni kesadaran akan dirinya. sebab seluruh ajaran agama hanya ditujukan kepada yang ada (al maujud) yang dapat memahaminya. Ini berarti manusia mempunyai prinsip yang memungkinkan berpikir dan memilih. dan Sualalah. . menurut Al Ghazaly. selain mempunyai gerak yang monoton. juga mempunyai kemampuan bergerak secara bervariasi. seperti : Turab. Prinsip ini disebut an nafs al insaniyyat. objek-obyek fisik lainnya juga mesti mempunyai kemampuan memahami. melalui pembuktian dengan kenyataan faktual. Prinsip inilah yang betul-betul membedakan manusia dari segala makhluk lainnya. Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal tanah dengan mempergunakan bermacam-macam istilah. Dikatakan dalam suatu tafsir shafwatu at tafasir karangan Prof. Benda mati mempunyai gerak monoton dan didasari oleh prinsip alam. diantara makhluk-makhluk hidup terdapat perbedaan-perbedaan yang menunjukkan tingkat kemampuan masing-masing. Pusat kesadaran itulah yang disebut an nafs al insaniyyat (diri sejati). Sedangkan tumbuhan makhluk hidup yang paling rendah tingkatannya. Kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah dimuka bumi ini. Ketika ia menghilangkan segala aktivitasnya.

Anggapan ini tentu sangat keliru sebab teori ini ternyata lebih dari sekadar konsep biologi. Namun. S. S. Dalam hal ini membuat kita para manusia kehilangan harkat dan martabat kita yang diciptakan sebagai mahluk yang sempurna dan paling mulia. bertambah besar. {“Allah telah menundukkan bagi kalian matahari dan bulan yang terus menerus beredar. merasakan kekurangan dan membutuhkan yang lain sehingga berupaya untuk memenuhinya. Adapun tahapan-tahapan dalam proses selanjutnya. manusia berbeda dengan makhluk hidup lainnya dalam hal kesempurnaan tata cara untuk memperoleh benda-benda pemuas kebutuhannya dan juga tata cara untuk memuaskan kebutuhannya tersebut. menyukai kekuasaan dan kepemilikan. {“Allah telah menundukkan bagi kalian apa-apa yang ada di langit dan di bumi semuanya. Di dalam diri manusia terdapat apa-apa yang terdapat di dalam makhluk hidup lainnya yang bersifat khsusus. Dengannya. rasa kebapaan dan sebagai anak.hal ini juga dialami oleh para mahluk-mahluk hidup lainnya. merasa senang dan sedih dan sebagainya yang berupa perasaan-perasaan yang melahirkan rasa cinta. Al-Quran tidak menjelaskan secara rinci. sebagaimana dia memiliki rasa takut dan aman. S. Al-Jatsiyah: 13). Kedudukan akal dalam Islam adalah merupakan suatu kelebihan yang diberikan Allah kepada manusia dibanding dengan makhluk-makhluk-Nya yang lain.”}(Q. dan ayat lainnya yang menjelaskan apa yang telah Allah karuniakan kepada manusia berupa nikmat akal dan pemahaman serta derivat (turunan) dari apa-apa yang telah Allah tundukkan bagi manusia itu sehingga mereka dapat memanfaatkannya sesuai dengan keinginan mereka.”}(Q. Dia berkembang. Hal itu juga telah menciptakan dorongan dalam diri manusia untuk melakukan pemuasan rasa cintanya itu dan memenuhi kebutuhannya sebagai akibat dari adanya potensi kehidupan yang terdapat dalam dirinya. istirahat. sebagai rahmat dan karunia dari Allah SWT. Itulah sebab dari adanya penundukkan semua yang ada di alam ini untuk manusia. rasa benci dan rasa suka. {“Allah telah menundukkan bahtera bagi kalian agar dapat berlayar di lautan atas kehendak-Nya. Walaupun manusia berasal dari materi alam dan dari kehidupan yang terdapat di dalamnya. Dia juga telah menundukkan bagi kalian malam dan siang. Oleh karena itu manusia senantiasa berusaha mendapatkan apa yang sesuai dengan kebutuhannya. manusia adalah makhluk hidup. Ibrahim: 32). . konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan bidang studi biologi.Hal ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari bermacam-macam unsur kimiawi yang terdapat dari tanah. dengan berbagai cara yang mampu mereka lakukan. Dengan demikian. Akan tetapi hampir sebagian besar para ilmuwan berpendapat membantah bahwa manusia berawal dari sebuah evolusi dari seekor binatang sejenis kera. manusia dapat membuat hal-hal yang dapat mempermudah urusan mereka di dunia. segala yang dimiliki manusia tentu ada keterbatasan-keterbatasan sehingga ada pagar-pagar yang tidak boleh dilewati. menyukai harta. makan. hanya saja.”}(Q. Teori evolusi telah menjadi pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan sebagian besar manusia. melahirkan dan berkembang biak. menjaga dan dapat membela dirinya. tetapi manusia berbeda dengan makhluk lainnya dengan perbedaan yang sangat besar karena adanya karunia Allah yang diberikan kepadanya yaitu akal dan pemahaman. Dia memiliki rasa kasih sayang dan cinta. Ibrahim: 33).

Evolusi menurut para ahli paleontology dapat dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat evolusinya. yakni selain sebagai pemimpin manusia juga berfungsi sebagai penerus ajaran agama yang telah dilakukan oleh para pendahulunya. Namun kebanyakan umat Islam menerjemahkan dengan pemimpin atau pengganti. Status manusia sebagai khalifah . Hal ini tentu harus kita kaitkan dengan konsekuensi terhadap manusia yang diberikan suatu kesempurnaan berupa akal dan pikiran yang tidak pernah di miliki oleh mahlukmahluk hidup yang lainnya. Asal usul manusia menurut ilmu pengetahuan tidak bisa dipisahkan dari teori tentang spesies lain yang telah ada sebelumnya melalui proses evolusi. SIAPAKAH MANUSIA Kehadiran manusia pertama tidak terlepas dari asal usul kehidupan di alam semesta. Didalam Al-Qur`an proses penciptaan manusia memang tidak dijelaskan secara rinci. akan tetapi hakikat diciptakannya manusia menurut islam yakni sebagai mahluk yang diperintahkan untuk menjaga dan mengelola bumi. Akan tetapi fungsi dari khalifah itu sendiri sesuai dengan yang telah diuraikan diatas sangatlah luas.Makhluk hidup lain melakukannya hanya berdasarkan naluri yang telah Allah ciptakan untuknya sementara manusia melakukannya berdasarkan akal dan pikiran yang telah Allah karuniakan kepadanya. Dewasa ini manusia. sehingga kata khalifah dapat diartikan sebagai pemilih atau penerus ajaran Allah. dinyatakan dalam Surat All-Baqarah ayat 30. baik pimpinan yang termasuk khulafaurrasyidin maupun di masa Muawiyah-‘Abbasiah. prosesnya dapat diamati meskipun secara bersusah payah.selain itu khalifah juga merupakan pemelihara ataupun penjaga bumi ini dari kerusakan. Kata khalifah berasal dari kata khalafa yakhlifu khilafatan atau khalifatan yang berarti meneruskan. yang biasanya dihubungkan dengan jabatan pimpinan umat islam sesudah Nabi Muhammad saw wafat . Manusia sebagai mahluk yang telah diberikan kesempurnaan haruslah mampu menempatkan dirinya sesuai dengan hakikat diciptakannya yakni sebagai penjaga atau pengelola bumi yang dalam hal ini disebut dengan khalifah. yaitu : . Berdasarkan pengamatan yang mendalam dapat diketahui bahwa manusia dilahirkan ibu dari rahimnya yang proses penciptaannya dimulai sejak pertemuan antara spermatozoa dengan ovum.

ke dalam waktu yg tidak dihadirinya secara objektif. sejarah dan masyarakat sepenuhnya bergantung. ia memahami aktualitas dunia eksternal. yaitu Homo walaupun spesiesnya dibedakan. Ia mendapat pegangan yg benar. telah memberinya suatu kualitas seperti Tuhan 3. manusia purba. Ia tidak tetap tinggal pada permukaan serba-indera dan akibat saja. menyingkap rahasia yg tersembunyi dari pengamatan. Dengan demikian ia melewati batas penginderaannya dan memperpanjang ikatan waktunya sampai ke masa lampau dan masa mendatang. Kesadaran dalam arti bahwa melalui daya refleksi yg menakjubkan. menggunakan otak dan nalarnya. tingkat pra manusia yang fosilnya ditemukan di Johanesburg Afrika Selatan pada tahun 1942 yang dinamakan fosil Australopithecus. yaitu tahap yang lebih dekat kepada manusia modern yang sudah digolongkan genus yang sama. Manusia adalah makhluk utama. kebebasan dan pilihan. Manusia adalah makhluk yg sadar. Manusia adalah kemauan bebas. Beberapa Definisi Manusia : 1. karena itu disebut Homo Neanderthalesis dan kerabatnya ditemukan di Solo (Homo Soloensis). Ini adalah kualitasnya yg paling menonjol. 2. . manusia modern atau Homo sapiens yang telah pandai berpikir. Kedua. manusia mempunyai jiwa bebas dan hakikat hakikat yg mulia. Keempat. Fosil jenis ini di neander. serta terus menerus melakukan campur tangan pada dan bertindak atas rangkaian deterministis ini. tetapi mengamati apa yg ada di luar penginderaan dan menyimpulkan penyebab dari akibat. tingkat manusia kera yang fosilnya ditemukan di Solo pada tahun 1891 yang disebut pithecanthropus erectus. Ketiga. Inilah kekuatannya yg luar biasa dan tidak dapat dijelaskan : kemauan dalam arti bahwa kemanusiaan telah masuk ke dalam rantai kausalitas sebagai sumber utama yg bebas – kepadanya dunia alam –world of nature–. Dua determinasi eksistensial. dan mampu menganalisa masing-masing realita dan peristiwa. yaitu diantara semua makhluk natural dan supranatural.Pertama.

Kesadaran adalah suatu zat yg lebih mulia daripada eksistensi. Ikatan ini mungkin dapat disebut ikatan suci. tetapi berjuang untuk mengubahnya menjadi apa yg seharusnya. Manusia adalah makhluk utama dalam dunia alami. membuat dan mencipta dalam alam jasmaniah dan ruhaniah. Manusia sebagai basyar tunduk pada takdir Allah. dan menempatkannya pada suatu posisi untuk menikmati apa yg belum diberikan alam. Ini berarti bahwa ia adalah satu-satuna makhluk hidup yg mempunyai pengetahuan atas kehadirannya sendiri . dan social. perilaku. dan menempatkannya di samping Tuhan. Idealisme adalah faktor utama dalam pergerakan dan evolusi manusia. 5. 7. Hal ini menyebabkan manusia memiliki kekuatan ajaib-semu –quasi-miracolous– yg memberinya kemampuan untuk melewati parameter alami dari eksistensi dirinya. Ia memiliki kemauan. 6. ia mampu mempelajari. psikologis. Nilai terdiri dari ikatan yg ada antara manusia dan setiap gejala. 8. sama dengan makhluk lain. mempunyai esensi uniknya sendiri. . Di sinilah timbul pertanyaan penting mengenai nilai. mengetahui dan menilai dirinya. manganalisis. 4. memiliki kekuatan untuk memilih dan mempunyai andil dalam menciptakan gaya hidup melawan kehidupan alami. Manusia adalah makhluk moral. Idealisme tidak memberikan kesempatan untuk puas di dalam pagar-pagar kokoh realita yg ada. Manusia adalah makhluk yg sadar diri. perbuatan atau dimana suatu motif yg lebih tinggi daripada motif manfaat timbul. dan sebagai suatu penciptaan atau sebagai suatu gejala yg bersifat istimewa dan mulia. Manusia adalah makhluk kreatif. menemukan. pemuja yg ideal. Aspek kreatif tingkah lakunya ini memisahkan dirinya secara keseluruhan dari alam. menyelidiki. Dengan ini berarti ia tidak pernah puas dengan apa yg ada. karena ia dihormati dan dipuja begitu rupa sehingga orang merasa rela untuk membaktikan atau mengorbankan kehidupan mereka demi ikatan ini. Kekuatan inilah yg selalu memaksa manusia untuk merenung. Al Qur’an memandang manusia sebagai makhluk biologis. Kekuatan ini memberinya suatu keterlibatan dan tanggung jawab yg tidak akan punya arti kalau tidak dinyatakan dengan mengacu pada sistem nilai. Manusia sebagai insan dan al-nas bertalian dengan hembusan roh Allah yang memiliki kebebasan dalam memilih untuk tunduk atau menentang takdir Allah. mewujudkan. Manusia adalah makhluk idealis. memberinya perluasan dan kedalaman eksistensial yg tak terbatas. ikut campur dalam alam yg independen.luas dan dalam atas lingkungannya sendiri.

yaitu potensi fisik dan potensi ruhaniah. yang pertama pengertian kasar atau fisik. yaitu memiliki hasrat dan tujuan. Manusia secara fisik tidak begitu berbeda dengan binatang. Dalam Al Qur’an akal diartikan dengan kebijaksanaan. yang sering disebut jantung. PERSAMAAN dan PERBEDAAN MANUSIA DENGAN MAHLUK LAIN. Adapun nafsu adalah suatu kekuatan yang mendorong manusia untuk mencapai keinginannya. intelegensia. Manusia pada hakekatnya sama saja dengan mahluk hidup lainnya. Potensi yang dimiliki manusia dapat dikelompokkan pada dua hal.sedangkan potensi ruhaniah adalah akal. Manusia sebagai salah satu mahluk yang hidup di muka bumi merupakan mahluk yang memiliki karakter paling unik. kesadaran dan keunggulan yang dimiliki manusia dibanding dengan mahluk lain. terletak di dada sebelah kiri. berpengetahuan. Musa Asyari (1992) menyebutkan arti alqaib dengan dua pengertian. Dorongan-dorongan ini sering disebut dorongan primitif. dan nafsu. Letak perbedaan yang paling utama antara manusia dengan .Manusia memiliki fitrah dalam arti potensi. sehingga para pemikir menyamakan dengan binatang. Akal digunakan manusia dalam rangka memikirkan alam. Dengan demikian di dalam Al Qur’an akal bukan hanya pada ranah rasio. gaib. Sedangkan arti yang kedua adalah pengertian yang halus yang bersifat ketuhanan dan rohaniah. Akal dalam penertian bahasa Indonesia berarti pikiran atau rasio. karena sifatnya yang bebas tanpa mengenal baik dan buruk. yaitu hakekat manusia yang dapat menangkap segala pengertian. yaitu kelengkapan yang diberikan pada saat dilahirkan ke dunia. Perbedaan diantara keduanya terletak pada dimensi pengetahuan. Oleh karena itu nafsu sering disebut sebagai dorongan kehendak bebas. tetapi juga rasa. dan arif. dan pengertian. Ia berjuang untuk meraih tujuannya dengan didukung oleh pengetahuan dan kesadaran. yaitu segumpal daging yang berbentuk bulatpanjang. sedangkan mengingat Tuhan adalah kegiatan yang berpusat pada qalbu. bahkan lebih jauh dari itu akal diartikan dengan hikmah atau bijaksana. Potensi fisik manisia adalah sifat psikologis spiritual manusia sebagai makhluk yang berfikir diberi ilmu dan memikul amanah.

Prinsip tersebut disebut jiwa vegetatif. Keistimewaan makhluk hidup dari benda mati adalah sifat geraknya. selain mempunyai gerak yang monoton. maupun di udara.kelebihan itu membedakan manusiadengan makhluk lainnya. melalui pembuktian dengan kenyataan faktual. Mengenai kelebihan manusia atau makhluk lain dijelaskan dalam surat Al-Isra ayat 70. Kebudayaan hanya manusia saja yang memlikinya. selain kemampuan bisa bergerak bervariasi juga mempunyai rasa. Benda mati mempunyai gerak monoton dan didasari oleh prinsip alam. Al Ghazaly memperlihatkan bahwa. Manusia juga mempunyai semua yang dimiliki jenis-jenis makhluk tersebut. Dibanding dengan makhluk lainnya. sedangkan binatang hanya memiliki kebiasaan-kebiasaan yang bersifat instinctif. Diantara karakteristik manusia adalah : 1. diantara makhluk-makhluk hidup terdapat perbedaan-perbedaan yang menunjukkan tingkat kemampuan masing-masing. Manusia selain mempunyai kelebihan dari hewan. yang kelihatannya tidak berbeda dengan argumen-argumen yang dibuat oleh Ibnu Sina (wafat 1037) untuk tujuan yang sama. yang menyebabkan hewan. Sedangkan binatang hanya mampu bergerak di ruang yang terbatas. Ini berarti manusia mempunyai prinsip yang memungkinkan berpikir dan memilih. Sedangkan tumbuhan makhluk hidup yang paling rendah tingkatannya. disamping mampu berpikir dan serta mempunyai pilihan untuk berbuat dan untuk tidak berbuat. manusia mempunyai kelebihan. Prinsip inilah yang betul-betul membeda manusia dari segala makhluk lainnya. Prinsip ini disebut jiwa sensitif. baik di darat. Prinsip ini disebut an nafs al insaniyyat. Aspek Kehendak 4. TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA . namun tetap saja mempunyai keterbatasan dan tidak bisa meampaui manusia. Dalam kenyataan manusia juga mempunyai kelebihan dari hewan. Walaupun ada binatang yang bergerak di darat dan di laut. Kelebihan manusia adalah kemampuan untuk bergerak dalam ruang yang bagaimanapun. Jenis hewan mempunyai prinsip yang lebih tinggi dari pada tumbuh-tumbuhan. di laut. juga mempunyai kemampuan bergerak secara bervariasi. Pengarahan Akhlak Selain itu Al Ghazaly juga mengemukakan pembuktian dengan kenyataan faktual dan kesederhanaan langsung. Aspek Ilmu 3. Aspek Kreasi 2.makhluk lainnya adalah dalam kemampuannya melahirkan kebudayaan.

Oleh karenanya.Allah SWT berfirman dalam surat Ad-dzariyat:56 bahwasannya:”Allah tidak menciptakan manusia kecuali untuk mengabdi kepadanya”mengabdi dalam bentuk apa?ibadah dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya seperti tercantum dalam Al-qur’an ????????????? ????? ???????? ???????? ????????? ???? “Sesungguhnya telah ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah. FUNGSI DAN PERANAN MANUSIA Berpedoman kepada QS Al Baqoroh 30-36. diantaranya adalah : . maka peran yang dilakukan adalah sebagai pelaku ajaran allah dan sekaligus pelopor dalam membudayakan ajaran Allah.menjalankan larangan-larangannya.” Perintah ataupun tugas yang diberikan oleh Allah kepada manusia dalam beribu-ribu macam bentuk dimulai dari hal yang paling kecil menuju kepada hal yang paling besar dengan berdasarkan dan berpegang kepada Al-qur’an dan hadist didalam menjalankannya.semua memilih dan berharap akan mendapatkan surga.Dua itu adalah pilihan bagi setiap manusia dari zaman dahulu hingga sekarang. apalagi menjadi pelopor pembudayaan ajaran Allah.Sehingga mereka bertolak belakang dari fitrahnya sebagai manusia hamba Allah yang ditugasi untuk beribadah.namun masih banyak sekali orangorang yang mengingkari dengan perintah Allah bahkan mereka lebih tertarik dan terbuai untuk mendekati. baru setelah itu kepada orang lain.sangat disayangkan bagi mereka yang terjerumus kedalamnya.Begitupun sebaliknya dengan larangan-larangannya yang seakan terimajinasi sangat indah dalam pikiran manusia namun sebenarnya balasan dari itu adalah neraka yang sangat menyeramkan.mereka tidak akan merasakan hidup bahagia di dunia dan bahagia di akhirat. Untuk menjadi pelaku ajaran Allah.Na’uudzubillaahi min dzalik Dalam hadist shohih diungkapkan bahwa jalan menuju surga itu sangatlah susah sedangkan menuju neraka itu sangatlah mudah. seseorang dituntut memulai dari diridan keluarganya. Peran yang hendaknya dilakukan seorang khalifah sebagaimana yang telah ditetapkan Allah.

. Sebaliknya menangis duka dan penasaran Sewaktu Tuhan mengambil sesuatu dari kita. Suka duka adalah permainan perasaan.1.Belajar (surat An naml : 15-16 dan Al Mukmin :54) belajar yang dinyatakan pada ayat pertama surat al Alaq adalah mempelajari ilmu Allah yaitu Al Qur’an. 2. Seluruhnya berada ditangan Tuhan Hukum Tuhan adalah hukum mutlak yang tak dapat dirubah oleh siapapun hukum yang penuh dengan rahasia bagi manusia yang amat terbatas pikirannya. Seperti apa yang telah dicontohkan oleh Nabi SAW. Manusia terlahir bukan atas kehendak diri sendiri melainkan atas kehendak Tuhan. Yang terpenting adalah menjaga sepak terjang kita Melandasi sepak terjang hidup kita dengan kebenaran Kejujuran dan keadilan?Cukuplah Yang lain tidak penting lagi. tetapi juga ilmu Allah.Mengajarkan ilmu (al Baqoroh : 31-39) ilmu yang diajarkan oleh khalifatullah bukan hanya ilmu yang dikarang manusia saja. Manusia mati bukan atas kehendak dirinya sendiri Tuhan yang menentukan saatnya dan caranya.Membudayakan ilmu (al Mukmin : 35 ) Ilmu yang telah diketahui bukan hanya untuk disampaikan kepada orang lain melainkan dipergunakan untuk dirinya sendiri dahulu agar membudaya. 3. Yang digerakan oleh nafsu iba diri Dan mementingkan diri sendiri. Kuasa memberi juga kuasa mengambil Betapa piciknya kalau kita hanya tertawa senang sewaktu diberi. Maka manusia manusia adalah pemain sandiwaranya Yang berperan diatas panggung kehidupan Sutradara yang menentukan permainannya Dan ingatlah bukan perannya yang penting Melainkan cara manusia yang memainkan perannya itu. Tuhanlah sutradaranya.

Kalau tidak pandai dan baik permainannya ia akan tercela. Maka mereka itulah yang paling mulia dimata Tuhan.Ada sebuah kata kata dari seorang teman yang pernah berbagi dengan saya tentang masalah berderma. negara dan mungkin yang lebih besar lagi maka haruslah menjadi kewajiban kita untuk bisa terlebih dahulu membangun diri kita. dan mereka melakukan apa yang diperintahkan” Itulah firman Allah yang diberikan kepada manusia dalam menjalankan peranannya selama hidup di muka bumi.Jadi untuk bisa membangun sebuah keluarga. TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH Tanggungjawab Abdullah terhadap dirinya adalah memelihara iman yang dimiliki dan bersifat fluktuatif ( naik-turun ).Walaupun seseorang diberi peran sebagai seorang raja besar. Maka ia akan hanya direndahkan dimata manusia Dan juga dimata Tuhan. . diatasnya terdapat malaikat malaikat yang bengis dan sadis yang tidak mengabaikan apa yang diperintahkan kepada mereka.Bukan diawali dari peran untuk keluarga atau pun negara tapi justru peran itu ditujukan untuk diri sendiri sebelum berperan untuk orang lain. barulah bisa berperan untuk orang lain.Peranan seseorang harus dibangun dari dalam diri sendiri secara terus menerus untuk mendapatkan hasil yang maksimal. tidak mungkin kita dalam kondisi kekurangan terus kita meberi untuk orng lain”. “Wahai orang orang yang beriman.terutama keluarga. jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan. yang dalam istilah hadist Nabi SAW dikatakan yazidu wayanqusu (terkadang bertambah atau menguat dan terkadang berkurang atau melemah). Sebaliknya betapa mengagumkan hati manusia Yang menyenangkan Tuhan Bila seorang biasa yang bodoh miskin Dan dianggap rendah namun mempunyai sepak terjang Dalam hidup ini penuh dengan kebajikan Yang melandaskan kelakuannya pada jalan kebenaran. Sebaliknya biarpun sang sutradara memberi peran kecil tak berarti Peran sebagai seorang pelayan atau rakyat jelata Kalau pemegang peran itu memainkannya dengan sangat baik Tentu ia akan sangat terpuji dimata Tuhan juga dimata manusia. kelompok.ketika sebuah pribadi telah menguasai peranannya untuk diri sendiri. Dia berkata pada saya”kawan untuk kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain tentunya kita harus dalam kondisi lebih terlebih dahulu.Peran terhadap diri sendiri dan keluarga. Apalah artinya seorang pembesar Yang dimuliakan rakyat Bila ia lalim rakus dan melakukan hal hal yang hina.

Seorang wakil yang melanggar batas ketentuan yang diwakili adalah wakil yang mengingkari kedudukan dan peranannya. Hamba-hamba Allah sebagai bagian dari ummah yang senantiasa berbuat kebajikan juga diperintah untuk mengajak yang lain berbuat ma’ruf dan mencegah kemungkaran (Al-Imran : 2: 103). Tugas hidup yang dipikul manusia di muka bumi adalah tugas kekhalifaan. Oleh karena itu. yaitu hokum-hukum Tuhan baik yang baik yang tertulis dalam kitab suci (al-Qur’an). Abdullah harus senantiasa melaksanakan solat dalam rangka menghindarkan diri dari kekejian dan kemungkaran (Fakhsyaa’iwalmunkar). baik terhadap diri sendiri maupun terhadap keluarga. wakil Allah di muka bumi. seorang hamba berupaya mencegah kekejian moral dan kenungkaran yang mengancam diri dan keluarganya. Kekuasaan manusia sebagai wakil Tuhan dibatasi oleh aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh yang diwakilinya. Allah dengan ajaranNya Al-Qur’an menurut sunah rosul. serta mengkhianati kepercayaan yang diwakilinya. dengan iman dari neraka). Demikianlah tanggung jawab hamba Allah yang senantiasa tunduk dan patuh terhadap ajaran Allah menurut Sunnah Rasul. maupun yang tersirat dalam kandungan alam semesta (al-kaun). Oleh karena itu. serta pengelolaan dan pemeliharaan alam. Oleh karena itu. Oleh karena itu. yaitu tugas kepemimpinan . Kebebasan manusia sebagai khalifah bertumpu pada landasan tauhidullah. tanggung jawab hamba Allah adlah menegakkan keadilanl. ia diminta pertanggungjawaban terhadap penggunaan kewenangannya di hadapan yang diwakilinya. TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH ALLAH Manusia diserahi tugas hidup yang merupakan amanat Allah dan harus dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya. sebagaimana firman Allah dalam QS 35 (Faathir : 39) yang artinya adalah : . memerintahkan hambaNya atau Abdullah untuk berlaku adil dan ikhsan. sehingga kebebasannya melahirkan kreatifitas yang dinamis. yang memungkinkan dirinya serta mendayagunakan apa yang ada di muka bumi untuk kepentingan hidupnya. manusia diberi wewenang berupa kebebasan memilih dan menentukan. sehingga kebebasan yang dimilikitidak menjadikan manusia bertindak sewenang-wenang. Khalifah berarti wakil atau pengganti yang memegang mandat Tuhan untuk mewujudkan kemakmuran di muka bumi.Tanggung jawab terhadap keluarga merupakan lanjutan dari tanggungjawab terhadap diri sendiri. dalam al-Qur’an dinyatakan dengan quu anfusakum waahliikum naaran (jagalah dirimu dan keluargamu. Dengan berpedoman dengan ajaran Allah. Kekuasaan yang diberikan kepada manusia bersifat kreatif. Sebagai khalifah.

Kekhalifan adalah realisasi dari pengabdian kepada allah yang menciptakannya. Apabila terjadi ketidakseimbangan. Tugas utama manusia adalah beribadah (????????????? )kepada Allah SWT. maka (akibat) kekafiranorang-orang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lainhanyalah akan menambah kerugian mereka belaka”.id/2010/02/pengertian-hakikat-manusia. KESIMPULAN Manusia adalah mahluk Allah yang paling mulia.menjadi khalifah.dan memanfaatkan segala apa yang telah Allah ciptakan di alam ini dengan sebaik-baiknya.Dan dengan adanya ciri-ciri dan sifat-sifat utama yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia menjadikannya makhluk yang terpilih diantara lainnya memegang gelar sebagai khalifah di muka bumi untuk dapat meneruskan.Semua ibadah yang kita lakukan dengan bentuk beraneka ragam itu akan kembali kepada kita dan bukan untuk siapasiapa.membuatblog.melaksanakan ibadah. Barang siapa yang kafir.html Hakikat manusia: .dan pertanggungjawaban yang besar dari diri kita kelak di hari Pembalasan nanti atas segala apa yang telah kita lakukan di dunia http://www. bukanlah dua hal yang bertentangan.“Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah dimuka bumi.Patuh kepada Allah SWT. seperti fiman-Nya dalam QS (at-tiin: 4) yang artinya “sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Dua sisi tugas dan tanggung jawab ini tertata dalam diri setiap muslim sedemikian rupa. melainkan suatu kesatuan yang padu dan tak terpisahkan.dan hal-hal lainnya dari hal besar sampai hal kecil yang termasuk ibadah adalah bukan sesuatu yang ringan yang bisa dikerjakan dengan cara bermain-main terlebih apabila seseorang sampai mengingkarinya.dan semangat yang kuat ketika keimanan dalam hati melemah.di dalam Al-qur’an banyak sekali ayat-ayat Allah yang memulyakan manusia dibandingkan dengan mahluk yang lainnya.Perlu usaha yang keras.web.melestarikan. maka akan lahir sifat-sifat tertentu yang menyebabkan derajad manusia meluncur jatuh ketingkat yang paling rendah. Kedudukan manusia di muka bumi sebagai khalifah dan juga sebagai hamba allah.

30:30 ) Lemah (QS. 35:15 ) Dimuliakan: Dengan ditiupkan ruh (QS. 51:56 ) Khilafah (QS. 33:72 ) Fakir (QS.Makhluk: Berada dalam fitrah (QS. 2:29 . 2:30 . 76:3 . 32:9 ) Memiliki keistimewaan (QS 17:70 ) Ditundukkannya alam padanya (QS. 4:28 ) Bodoh (QS. 90:10 . 64:2 .18:29 ) . 45:12 . 67:15 ) Dibebani: Ibadah (QS. 11:62 ) Bebas memilih (QS.

keistimewaan dan ditundukkannya alam baginya.Iman Kufur Balasan (pertanggungjawaban (QS. Manusia juga dibebankan Allah swt untuk beribadah dan menjalankan peranan sebagai khalifah di bumi yang mengatur alam dan seisinya. Manusia bertanggung jawab .adalah sebagai makhluq. Memahami tugas yang dibebankan kepada manusia. bodoh dan faqir. Manusia diberikan kemuliaan karena mamiliki ruh. dimuliakan.menurut Allah selaku Khaliq . Manusia sebagai makhluq bersifat fitrah : lemah. bebas memilih dan bertanggung jawab. Sinopsis : Hakikat manusia .32:19 . 102:8): Berakibat surga (QS. 2:25 . diberikan beban. Manusia pada hakikatnya diberikan kesempatan memilih antara beriman atau kafir. pilihan yang benar dalam tugas tersebut dan tanggung jawab bagi pelaksanaannya atau pengingkarannya. 17:36 . tidak seperti makhluq lainnya yang hanya ada satu pilihan saja yaitu hanya berislam. 40. 53:38 . 39 . 2:24 ) Ma'rifatul Insan-Hakikat Manusia Hakikat Manusia Sasaran : Memahami kedudukan manusia sebagai makhluq yang lemah dan bagaimana dengan kelemahan itu dapat digapai kemuliaan. 22:14 ) Neraka (QS 32:30. 41 .

atas pelaksanaan bebanan yang diberikan baginya berupa : surga bagi yang beramal islami atau neraka bagi yang tidak beramal islami. 17 : 36. 32 : 20. 45 : 12. bodoh (QS. 22 : 14) atau neraka (QS. ditundukkannya alam baginya (QS. ¨ Yang mendapat balasan Dalil : bertanggung jawab (QS. memiliki keistimewaan (QS. 32 : 9). berakibat syurga (QS. 11 : 62). 2 : 24). 18 : 29). Hasiyah : Hakikat manusia : ¨ Yang diciptakan. ¨ Yang menanggung beban Dalil : ibadah (QS. . 90 : 10. 64 : 2. Dalil : berada dalam fitrah (QS. 53 : 38-41. 51 : 56). 2 : 30. 4 : 28) dan fakir (QS. 17 : 70). 2 : 29. ¨ Yang bebas memilih Dalil : bebas memilih iman atau kufur (QS. 33 : 72). 67 : 15). 30 : 30). ¨ Yang dimuliakan Dalil : ditiupkan ruh (QS. 2 : 25. 32 : 19. 35 : 15). khilafah (QS. 102 : 8). 76 : 3. lemah (QS.

http://materi-tabiyah.com/2011/04/marifatul-insan-hakikat-manusia.html .blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful