ISSN 0215 - 8250

377

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS PUISI DENGAN PENGAJARAN PEMAHAMAN UNSUR INTRINSIK KARYA SASTRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS PUISI SISWA KELAS III A1 SMA NEGERI 2 SINGARAJA

oleh Made Sri Indriani Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP Negeri Singaraja

ABSTRAK Menganalisis karya sastra merupakan penilaian terhadap karya sastra itu sendiri. Salah satu cara untuk mengetahui karya itu baik atau buruk, harus dimulai dari pemahaman unsur-unsur pembentukan karya sastra itu sendiri. Di sini yang dimaksud adalah unsur intrinsik puisi itu. Pemberian pemahaman unsur instrinsik dari puisi itu adalah untuk mengetahui apakah pemahaman itu dapat meningkatkan kualitas siswa dalam menganalisis sebuah puisi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMA Negeri 2 Singaraja. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah adanya motivasi yang tinggi dalam mengikuti proses belajar mengajar, karena melalui teknik pemberian pemahaman unsur intrinsik karya sastra khususnya puisi dapat diketahui keterampilan dalam menganalisis puisi meningkat, baik secara kualitas maupun secara kuantitas. Hasil itu dapat dicapai setelah dilakukan tindakan tertentu. Tindakan yang dilakukan dalam pembelajaran ini adalah (a) memberikan pengetahuan tentang cara-cara menganalisis karya sastra, (b) memberikan puisi yang disesuaikan dengan tema yang ada dalam GBPP, dan (c) menugasi siswa untuk menganalisis. Untuk itu diharapkan agar guru dapat menanamkan konsep yang benar tentang cara menganalisis puisi. Kata kunci: analisis puisi, unsur intrinsik
________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja, No. 2 TH. XXXIX April 2006

The actions performed in this instruction are a) transferring the knowledge on how to analyzing a work of literature. No. b) presenting a poem which is in accordance with the theme in the GBPP. either in quality or in quantity. One of the ways to know whether or not a work of literature is good is that we must start from understanding the elements which constitute the work of literature. baik secara lisan maupun tulisan. To give the understanding of the intrinsic part of the poem is to know whether or not it can increase the quality of the students in analyzing a poem. has increased. The result can be obtained after performing a certain action.S.8250 378 ABSTRACT Analysis a work of literature is an evaluation of the work itself. Kadangkadang maksud pengarang itu dituangkan dalam karangan puisi yang sulit dipahami. It is for this purpose that we hope that the teacher can provide the right concept in analyzing a poem. Oleh karena itulah bahasa sastra harus memerlukan pemahaman dan pengertian yang dalam. because through the technique in analyzing poetry. What is meant here is the intrinsic of the poem. intrinsic literary.ISSN 0215 . Hal ini sesuai dengan pendapat M. The result obtained in this research is that there is a motivation in following the teaching-learning process. Hutagalung (1975: 38) sebagai berikut: ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. 2 TH. Pendahuluan Umumnya bahasa yang dipakai dalam karya sastra mempunyai makna luas dan selalu memerlukan pemahaman yang luas pula. This research is a class-action one which is carried out at SMA Negeri 2 Singaraja. 1. and let the students analyze it. Pembelajaran sastra Indonesia di SMA bertujuan agar peserta didik dapat mengapresiasikan karya sastra Indonesia dan dapat mengkomunikasikannya. Key words : poem analysis. XXXIX April 2006 .

________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. situasi seperti itu tidak akan sesuram yang dialami saat ini. dan penikmat puisi tidak berusaha memahami puisi dengan sungguh-sungguh (Semi. Kalau pengajaran sastra kita memadai. baik selama belajar maupun setelah terjun kelak dalam masyarakat. Berkaitan dengan pendapat di atas. No. Munculnya kesulitan seseorang dalam memahami puisi. Hal ini berarti pengajaran sastra di sekolah yang kurang memadai akan menghasilkan tamatan yang kurang apresiatif dan secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap daya apresiasi masyarakat umumnya. antara lain disebabkan karena perbedaan idiom yang digunakan dalam puisi antara yang sudah dikenal dengan puisi yang belum dikenal sebelumnya. Untuk mencapai tujuan itu. butir pembelajaran yang berupa menyunting karangan sendiri atau orang lain amatlah esensial dan vital.S.ISSN 0215 . kemampuan yang esensial itu kurang dimiliki oleh siswa secara optimal. Hal ini disebabkan akan menunjang kemampuan dalam menganalisis karya sastra khususnya puisi. Hutagalung (1987) menambahkan bahwa pemahaman terhadap puisi sampai saat ini belum mengalami kemajuan yang berarti karena kelemahan dalam pendidikan dan pengajaran sastra. Tentu saja dengan menikmati manfaat dari apa yang terkandung dalam cipta sastra itu sendiri. pembaharuan yang terus terjadi pada puisi tidak secara langsung diterima oleh pembaca umumnya. Kenyataan yang dihadapi oleh sebagian siswa. perbedaan realita sosial pembaca. M. 1984: 18). Untuk memperbaiki keadaan rendahnya daya apresiasi masyarakat terhadap karya sastra dapat dimulai dari pembinaan apresiasi puisi di lingkungan sekolah.8250 379 Pengajaran kesusastraan dimaksudkan agar siswa dapat menikmati dan memahami kesusastraan itu sendiri. XXXIX April 2006 . 2 TH.

(2) menunjuk secara acak para siswa untuk membacakan hasil karyanya. kedua unsur itu berkaitan dan saling menunjang. agar terjadi persamaan persepsi. 2 TH. Pembelajaran menganalisis unsur intrinsik puisi yang selama ini dilakukan oleh guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Unsur intrinsik yang membangun karya puisi pada dasarnya mengandung unsur dalam berupa: tema. Dalam proses penciptaan puisi. alur. latar/setting dan gaya bahasa (Semi. kemungkinan hal ini terjadi karena beberapa faktor di antaranya: kurangnya kemampuan pemahaman tentang unsur intrinsik karya sastra khususnya puisi. penokohan. Pengajaran pemahaman yang dikombinasikan dengan contoh-contoh menganalisis karya sastra khususnya puisi. Dalam pembelajaran ini. XXXIX April 2006 . kemudian dalam mengungkapkannya siswa dituntut untuk mengungkapkan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. (4) setelah siswa selesai membacakan pekerjaannya. yaitu (1) mengadakan tanya jawab antara guru dan siswa tentang topik yang dijadikan pokok pembicaraan.8250 380 Sebuah karya sastra puisi dibangun oleh dua unsur yaitu unsur dalam (intrinsik) dan unsur luar (ekstrinsik). (3) siswa lainnya membandingkan hasil karyanya sendiri. guru terus memberikan motivasi pada siswa. 1985: 27). amanat. guru merevisinya agar tersusun lebih baik dan siswa memperhatikan untuk bisa diketahui kekurangan dan kekeliruannya dalam memberikan penilaian tentang karya sastra yang dianalisisnya. No. Namun setelah diadakan pengamatan secara cermat bahwa faktor penyebabnya adalah siswa belum menguasai teknik dalam menganalisis puisi walaupun telah dilibatkan secara langsung. Guru harus dapat menemukan cara yang tepat dalam ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja.ISSN 0215 . dapat dijadikan patokan dalam menganalisis sebuah puisi yang disesuaikan dengan petunjuk yang telah disampaikan oleh guru. Dalam menganalisis karya sastra.

8250 381 mengajarkan pemahaman unsur intrinsik karya sastra khususnya puisi agar kemampuan menganalisis puisi siswa dapat ditingkatkan.ISSN 0215 . Berdasarkan latar belakang masalah di atas. karena dapat memberikan strategi alternatif dalam meningkatkan kemampuan menganalisis sebuah puisi. XXXIX April 2006 . No. dan (3) hasil penelitian ini akan bermanfaat bagi calon guru bahasa Indonesia karena dapat dijadikan petunjuk dalam melakukan praktik pembelajaran menganalisis puisi. bentuk tindakan yang perlu diambil sebagai alternatif solusi terhadap masalah tersebut. yaitu ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. Adapun tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian tindakan kelas ini adalah (1) untuk mengetahui apakah pengajaran pemahaman unsur intrinsik dan pemberian contoh-contoh yang tepat dapat meningkatkan kemampuan menganalisis karya sastra khususnya puisi dan untuk menemukan langkah-langkah yang tepat serta yang perlu ditempuh guru dalam pengajaran pemahaman unsur intrinsik karya sastra khususnya puisi. Beberapa manfaat yang ingin diperoleh dari penelitian tindakan kelas ini yaitu: (1) hasil penelitian tindakan kelas ini akan bermanfaat bagi siswa karena dapat dijadikan kiat baru dalam pelatihan menganalisis puisi. (2) untuk menemukan langkah-langkah yang perlu ditempuh guru dalam pengajaran pemahaman unsur intrinsik karya sastra khususnya puisi untuk meningkatkan kemampuan menganalisis puisi pada siswa kelas III A1 SMA Negeri 2 Singaraja. 2 TH. Karena itulah dalam penelitian ini saya mengangkat judul “Meningkatkan Kemampuan Menganalisis Puisi dengan Pengajaran Pemahaman Unsur Intrinsik Karya Sastra di Kelas III A1 SMA Negeri 2 Singaraja”. (2) hasil penelitian ini akan bermanfaat bagi guru mata pelajaran bahasa Indonesia pada tingkat SMA.

alur. gaya bahasa. penokohan. ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. No. Jadi. 1994: 17). Pemahaman yang dimaksud adalah memberikan pengertian tentang unsur-unsur intrinsik yang telah dipaparkan di atas yaitu tema.8250 382 pemberian pemahaman tentang unsur-unsur intrinsik puisi disertai dengan pemberian contoh-contoh menganalisis puisi. setting. 2 TH. Dalam penelitian ini. Kata topik berasal dari bahasa Yunani yaitu topai berarti tempat. peneliti mengkhususkan menganalisis dari unsur intrinsiknya yang berupa tema. Topik dalam suatu tulisan atau karangan berarti pokok pembicaraan. setting dan amanat dari puisi itu. salah satu tujuan pengajaran sastra yaitu siswa mampu memahami dan menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik karya sastra (GBPP Bahasa dan Sastra Indonesia. Menurut Kurikulum SMA 1994 dalam GBPP mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Sebuah puisi hanya memiliki satu inti atau satu pokok pembicaraan. amanat. sedangkan tema merupakan gagasan sentral.ISSN 0215 . tema adalah suatu gagasan sentral yang menjadi dasar penyusunan karangan dan sekaligus menjadi sasaran dari karangan tersebut. gaya bahasa dan latar. suatu yang hendak diperjuangkan dalam suatu tulisan atau karya sastra. latar/setting dan amanat. Yang dimaksud dengan unsur intrinsik di sini adalah segi dalam sastra. padahal kedua istilah itu mengandung pengertian yang berbeda. Inti atau pokok pembicaraan itulah disebut dengan tema puisi (Sumanto. meskipun puisi tersebut berbicara tentang banyak hal. XXXIX April 2006 . 1990: 84). 1984: 81). gaya bahasa. Pengertian tema seringkali disamakan dengan pengertian topik. Menganalisis sebuah karya sastra dari unsur-unsur pembentukan karya sastra itu berupa: tema. unsur batin suatu karya sastra (Ngafenan. Semua permasalahan yang dirangkaikan dalam sebuah puisi akan tertuju pada inti atau pokok pembicaraan.

Gaya bahasa itu untuk menimbulkan rekasi tertentu. untuk menimbulkan tanggapan pikiran kepada pembaca. Lingkungan yang dimaksud di sini adalah kebiasaan adat istiadat. gaya bahasa itu yang menghidupkan kalimat dan memberi gerak pada kalimat. Artinya. Pengolahan bahasa dalam karya puisi bersifat pribadi.8250 383 Media utama penyair untuk melukiskan gagasannya adalah bahasa. No. tetapi ada juga berupa khayalan atau impian.ISSN 0215 . latar belakang alam atau keadaan sekitarnya. Menurut Gorys Keraf (1991). Dari uraian di atas. Latar atau setting adalah menempatkan mengenai waktu atau tempat termasuk lingkungan. Latar meliputi tempat dan ruang yang nyata. baik berbentuk prosa maupun puisi selalu mengandung latar atau setting yang dicerminkan dalam karyanya. Agar memikat pembacanya. setiap penyair mempunyai kekhasan dalam mengolah bahasa. Masalah latar atau setting sudah merupakan konvensi bahwa dalam sebuah karya sastra. XXXIX April 2006 . bahwa gaya bahasa (style) dapat dibatasi sebagai cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis. Pendapat lain mengatakan bahwa gaya bahasa adalah susunan perkataan yang terjadi karena perasaan yang timbul atau hidup dalam hati penulis yang menimbulkan suatu perasaan tertentu dalam hati pembaca (Pradopo. 1987: 93). dapat penulis simpulkan bahwa setting atau latar adalah lingkungan atau tempat serta ruangan tempat peristiwa terjadi sedangkan yang ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. Dari uraian tersebut di atas. Latar atau setting biasanya disesuaikan dengan cerita yang dikisahkan. penyair harus memiliki kemampuan dalam mengolah bahasa. 2 TH. dapat disimpulkan bahwa gaya bahasa adalah pemakaian kata-kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk melukiskan suatu maksud dalam karyanya.

ISSN 0215 .8250 384 dimaksud dengan amanat di sini adalah sesuatu yang ingin disampaikan pengarang kepada penikmat sastra. Dikatakan demikian karena kemampuan ini jika sudah dimiliki dengan baik akan menunjang kemampuan dalam menganalisis karya sastra khususnya puisi. ada perubahan yang ditimbulkan oleh hasil pencermatannya. Penggunaan pendekatan yang berupa pemahaman unsur intrinsik dan pemberian contoh-contoh sebagai strategi alternatif dalam penelitian tindakan kelas III A1 SMA Negeri 2 Singaraja dalam menganalisis karya sastra khususnya puisi mempunyai sifat siklikal. 2 TH. dapat dijadikan patokan dalam menganalisis puisi yang disesuaikan dengan petunjuk yang telah disampaikan oleh guru. maka pendekatan yang berupa pemahaman unsur intrinsik dan pemberian contoh-contoh perlu dilakukan yang akan memungkinkan kemampuan siswa dapat ditingkatkan. Prosedur siklus penelitian akan dilakukan sebagai berikut: ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. 2. Yang terpenting di sini adalah setelah pembaca menikmati hasil karya sastra. Namun demikian. akan dilakukan sampai dua siklus saja untuk ditemukan simpulan yang keberannya dapat diyakini. Pengajaran pemahaman yang dikombinasikan dengan contoh-contoh menganalisis puisi. mengingat kemampuan menganalisis sangat esensial dan vital. Pengarang melalui hasil karyanya berusaha mempengaurhi pembaca apakah mengajak atau mempengaruhi. Metode Penelitian Masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini menganalisis sebuah karya sastra khususnya puisi dari unsur intrinsiknya. Mengingat kemampuan menganalisis karya sastra amat penting. Untuk itulah pendekatan tersebut dijadikan strategi alternatif. XXXIX April 2006 . No.

...... membuat media pembelajaran (dua buah puisi)......... menyusun format wawancara.. ......8250 385 Refleksi refleksi awal .... (6) menanggapi pertanyaan siswa dengan cara tiap pertanyaan langsung diberi penjelasan. (4) memberikan penjelasan tentang contoh-contoh tersebut termasuk kemungkinan yang akan terjadi atau muncul seperti kesalahan yang terjadi dalam pembelajaran........... Dalam melakukan penelitian kelas ini persiapan-persiapan yang perlu dilakukan. Prosedur tindakan yang akan dilakukan nanti dalam penelitian adalah (1) menginformasikan rencana kegiatan kepada siswa pada hari pertama... observasi dan wawancara ... menyusun pedoman penskoran untuk menganalisis karya sastra....... . (2) membagikan contoh-contoh menganalisis karya sastra khususnya puisi..... rencana tindakan tindakan I II ..... (7) meminta siswa menganalisis karya sastra sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang diperoleh............. yaitu: menyusun SP (Satuan Pelajaran)..... (3) meminta kepada siswa untuk mencermati contohcontoh tersebut............ Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis karya sastra pendekatan yang berupa pemahaman unsur intrinsik dan pemberian contoh-contoh yang digunakan sebagai strategi alternatif di dalam pembelajaran.. memutuskan tindakan terbaik....... (5) memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas.. 2 TH.................... tindakan II ... observasi dan wawancara .............. dan menyusun pedoman penilaian dalam menganalisis karya sastra..... No..ISSN 0215 ...... rencana refleksi . XXXIX April 2006 ........ (8) memberikan bimbingan secara individual pada siswa ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. membuat format observasi.............

(11) memberikan simpulan tentang konsep menganalisis karya sastra dengan maksud mengingatkan kembali. baik yang menyangkut perilaku guru dalam mengajar maupun siswa dalam belajar pada pelaksanaan tindakan I dan tindakan II. akan dilakukan refleksi lagi. Evaluasi akan dilakukan pada setiap selesai pelaksanaan tindakan dengan menilai hasil kerja siswa dalam menganalisis puisi dari unsur intrinsiknya. tindakan yang dilaksanakan mendapat hasil baik. wawancara. Berdasarkan hasil analisis. ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. Refleksi ini akan dapat menghasilkan beberapa kemungkinan. yaitu: pertanyaan-pertanyaan format observasi (aspek-aspek prilaku guru. siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung). dan penilai hasil unjuk kerja siswa akan dianalisis dengan teknik deskriptif interpretatif yang dilakukan pada setiap selesai pelaksanaan tindakan. dan pedoman penilaian analisis puisi. Pemantauan dalam penelitian ini akan dilakukan oleh peneliti. 2 TH. tindakan akan dimodifikasi atau diulang serta diganti.ISSN 0215 . Hasil yang diperoleh dari pengobservasian. pedoman penskoran menganalisi puisi. tindakan akan dimodifikasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. yaitu: tindakan yang dilakukan mendapat hasil baik. kemudian mengkaji data hasil observasi pada saat pemantauan dan data hasil wawancara ketika pelaksanaan tindakan diambil. XXXIX April 2006 . Alat-alat yang diperlukan sehubungan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi. (9) menunjuk secara acak kepada siswa untuk membacakan hasil unjuk kerja di depan kelas. tindakan akan diulang.8250 386 yang mengalami kesulitan dalam menganalisis karya sastra. tindakan yang dilaksanakan mendapat hasil baru. No. (10) memberi komentar terhadap hasil unjuk kerja siswa dengan lebih menekankan segi-segi kebaikannya guna memotivasi diri siswa. Kriteria keberhasilan pelaksanaan tindakan yang diambil berpatokan pada perolehan nilai siswa berkisar 6 – 10 pada tindakan II.

meminta kepada semua siswa untuk mencermati puisi tersebut waktu yang diberikan lebih kurang lima menit.ISSN 0215 . Peneliti membuka pelajaran dengan menyampaikan apersepsi yang mengarah pada butir pembelajaran. XXXIX April 2006 . 2 TH. Hasil Penelitian dan Pembahasan Ada dua siklus yang diperlukan untuk memperoleh jawaban terhadap masalah penelitian yang telah dipaparkan. dan kegiatan terakhir. Dalam pelaksanaan tindakan siklus I digunakan puisi “Menuju ke Laut”. lima menit sebelum pelajaran terakhir peneliti menyuruh semua siswa untuk mengumpulkan pekerjaan. meminta kepada siswa untuk menanyakan kata-kata yang belum dipahami pada puisi tersebut. peneliti menanamkan pemahaman konsep yang benar tentang tata cara menganalisis puisi. sebelum siswa mulai mengerjakan tugas. membacakan puisi pembelajaran beserta tujuannya. peneliti menyimpulkan tentang cara-cara menganalisis puisi. Adapun langkah-langkah pelaksanaan dari rencana tindakan itu adalah sebagai berikut. Pada siklus I diberikan puisi yang berjudul “Menuju ke Laut” karya Sultan Takdir Alisyahbana. peneliti membagikan lembar puisi yang sudah disiapkan kepada semua siswa. No. Dalam kedua siklus ini peneliti memberikan dua karya sastra khususnya puisi. peneliti menyuruh siswa mengerjakan atau menganalisis puisi sesuai dengan petunjuk soal.8250 387 3. peneliti memberikan kesempatan pada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. dan pada siklus II berjudul “Doa” karya Chairil Anwar. pada sasat siswa bekerja peneliti terus melakukan pemantauan dan memberikan bimbingan secara individual. sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas menganalisis puisi.

2 TH. No. hasil pada tindakan siklus I ini ada peningkatan. Untuk lebih jelas pada tabel I (terlampir) disaksikan nilai siswa dalam menganalisis puisi dari unsur intrinsiknya. Berdasarkan hasil refleksi. Drs. ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. bila dibandingkan dengan hasil yang diperoleh pada refleksi awal. (2) Guru tampaknya belum melakukan bimbingan individual secara maksimal sehingga banyak siswa yang kebingungan ketika mengerjakan tugas. sehingga siswa lebih aktif bertanya dan menjawab. Hasil analisis tersebut kemudian direfleksi. Akan tetapi. Peneliti dan siswa sendiri. (1) Siswa senang dengan pembelajaran pemahaman unsur intrinsik karya sastra. Dalam refleksi ini dilibatkan guru mitra/guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Dari observasi terlihat semua siswa antusias memperhatikan pelajaran menganalisis puisi terutama dengan teknik pemberian pemahaman unsur intrinsik yang ada pada puisi. Dampak negatif yang ditemukan sebagai berikut. (2) daya serap klasikal 82% dan (3) siswa yang belum tuntas secara perorangan 17. Walaupun ada dampak positif seperti telah diutarakan di atas. XXXIX April 2006 .3%. Pada tabel I tampak bahwa (1) rata-rata kelas adalah 67 dalam skala 100. (3) Peneliti kurang cermat memanfaatkan waktu. ternyata dampak negatifnya juga ada.8250 388 Dampak positif yang muncul dengan pelaksanaan langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut. (1) Produksi analisisnya kurang lengkap. sehingga siswa dalam mengerjakan tugas kekurangan waktu. (2) Respon peneliti yang berupa “ya” dan “bagus” beserta mimik dan gerakan anggota tubuh lainnya cukup berpengaruh positif karena siswa menjadi terdorong untuk menjawab pertanyaan.ISSN 0215 . Selamet selaku pengamat. Hal ini dapat diketahui dari observasi dan wawancara yang telah dilaksanakan.

pada siswa untuk meneliti kembali pekerjaannya sebelum dikumpulkan. menegaskan kembali kepada siswa hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menganalisis puisi I tentang unsur intrinsiknya.8250 389 diputuskan untuk melakukan tindakan siklus II dengan melakukan perbaikan atas kekurangan yang ditepuh pada tindakan I. peneliti membagikan puisi yang sudah disiapkan. (3) Peneliti akan melakukan bimbingan individual secara intensif agar minat siswa dalam pembelajaran pemahaman unsur intrinsik puisi lebih meningkat. Pelaksanaan tindakan II ini mengunakan puisi yang berjudul “Doa”. peneliti mengapersepsi kelas diikuti tindakan memotivasi tentang kegiatan yang susah dilaksanakan. 2 TH. Adapun tindakan tambahan yang akan dilaksanakan pada siklus II sebagai berikut. (2) Peneliti akan meminta kepada siswa untuk meneliti kembali pekerjaannya sebelum dikumpulkan. pada saat siswa bekerja. sehinga tema dan isinya dapat dikemukakan secara lebih lengkap. meneliti mengajak semua siswa untuk bertanya jawab tentang kata sulit yang ditemukan dalam puisi.ISSN 0215 . Rincian langkah-langkah kegiatan pada siklus II ini dapat digambarkan sebagai berikut. peneliti minta pada siswa untuk membaca kembali pekerjaanya sebelum dikumpulkan dan menyuruh siswa mengeroksi serta langsung merevisi ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. (1) peneliti akan melatih siswa cara menganalisis karya sastra dari unsur intrinsiknya lebih banyak lagi. peneliti terus memberikan bimbingan secara individual. memberikan waktu kurang lebih lima menit kepada siswa untuk mencermati puisi yang telah dipegangnyua. Bimbingan individual dilakukan secara intrinsik dengan mendekati siswa yang bertanya atau pada siswa yang menurut pandangan peneliti memang siswa itu kemampuannya kurang. XXXIX April 2006 . No. Hal ini dilakukan untuk mengoreksi kesalahan yang ditemukan. peneliti kembali menanamkan pemahaman konsep yang benar tentang cara menganalisis karya sastra khususnya puisi.

(1) Rata-rata kelas 75 dalam skala 100 (7. (3) Pemberian contoh-contoh menganalisis puisi dan penegasan yang diberikan kepada siswa supaya lebih teliti dalam menganalisis puisi. serta menyimpulkan tes yang diberikan pada siswa. (2) Daya serap klasikal sebesar 97. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap pelaksanaan langkah–langkah tindakan tersebut ternyata cukup banyak dampak positifnya.2%. Dari uraian tersebut.8% dan (3) Siswa yang tergolong belum tuntas belajar secara individual adalah sebesar 2.5 untuk skala 10). sangat efektif untuk memotivasi siswa dalam mengungkapkan unsur intrinsik puisi tersebut. Dengan mencermati hasil yang diperoleh siswa dari kedua tindakan tersebut dapat dikatakan bahwa tindakan kualitas analisis puisi siswa ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. akan tetapi juga berdasarkan pada hasil observasi dan wawancara.ISSN 0215 . 2 TH. No. di antaranya: (1) Hasil proses pembelajaran semakin meningkat.8250 390 kesalahan yang ditemukan dalam pekerjaannya dan kegiatan terakhir peneliti menyuruh siswa untuk mengumpulkan pekerjaan sekaligus menutup pelajaran. Dari hasil evaluasi belajar yang dilakukan pada kedua tindakan ditemukan kualitas menganalisis puisi pada tindakan II paling baik. (2) Siswa tetap senang dengan teknik pembelajaran pemahaman unsur intrinsik karya sastra yang diberikan peneliti. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata dan daya serap antara tindakan I dan tindakan II. bila dibandingkan dengan tindakan I. bahwa tindakan pada siklus I ini merupakan penyampurnaan tindakan I. Hasil tes menunjukkan. Seperti apa yang telah dipaparkan di atas. Dalam penelitian ini hasil yang ditemukan tidak saja berdasarkan pada nilai analisis siswa. XXXIX April 2006 . dan (4) Kualitas analisis sebagian besar siswa terhadap puisi yang diberikan mengalami peningkatan. maka dalam refleksi ditetapkan bahwa tindakan yang kedua ini merupakan tindakan yang terakhir.

maka dapat diungkapkan bahwa situasi yang mendukung keberhasilan teknik pemberian pemahaman unsur intrinsik karya sastra adalah seperti siswa lepas atau bebas dari tekanan. Penutup Berdasarkan temuan yang diperoleh dalam penelitian tindakan kelas ini.8250 391 mengalami peningkatan. serta dikuasai maka hal ini akan lebih memudahkan untuk menganalisisnya. 4. Dari hasil observasi langkahlangkah yang harus dilaksanakan guru dalam pembelajaran menganalisis puisi. pengamatan peneliti dan hasil wawancara yang dilaksanakan. XXXIX April 2006 . Sesuai dengan hasil observasi. 2 TH. dapat disimpulkan bahwa pada umumnya kualitas analisis karya sastra khususnya puisi meningkat dengan mengunakan teknik pemahaman unsur intrinsik yang ada pada puisi tersebut dan diikuti pemberian contoh-contoh cara menganalisis puisi dari unsur intrinsik. No. Di samping itu juga. sehingga memudahkan siswa dalam mengganalisis karya sastra khususnya puisi.ISSN 0215 . keberhasilan ini didukung oleh beberapa faktor seperti temanya dikenal atau dekat dengan kehidupan siswa dan yang tak kalah pentingnya tema itu ada pada jangkauan pikiran siswa. dengan teknik pemberian pemahaman dalan unsur intrinsik yang ada ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. peneliti dapat memberikan petunjuk-petunjuk tentang cara menganalisis puisi serta contoh-contoh cara menganalisis puisi. Dari hasil tersebut juga dapat dikatakan bahwa teknik pemberian pemahaman dan contoh-contoh menganalisis puisi dari unsur intrinsiknya sangat cocok diterapkan. khususnya untuk meningkatkan kemamampuan dalam menganalisis puisi pada siswa kelas III A1 SMU Negeri 2 Singaraja. siswa juga memiliki motivasi yang tinggi dalam meningkatkan kualitas dalam menganalisis karya sastra. Penerapan hal tersebut akan lebih berhasil apabila didukung oleh situasi dan kondisi yang sangat baik.

guru menanamkan pemahaman konsep yang benar tentang cara manganalisis dan memberikan contoh menganalisis puisi dari unsur-unsur intrinsik pembentuk karya sastra tersebut.ISSN 0215 . (b) pemahaman unsur intrinsik puisi sangat membantu siswa dalam menganalisis puisi. 2 TH. guru menyuruh kepada siswa untuk menganalisis puisi yang dipegangnya sesuai dengan petunjuk yang telah disampaikaan. guru membagikan puisi yang telah disiapkan kepada semua siswa. Dalam hal ini guru menuntut siswa untuk menceritakan baris demi baris sampai pada baris atau bait yang terakhir. memotivasi siswa lebih cepat menyelesaikan tugas dan hasil yang diperoleh meningkat. guru meminta kepada siswanya untuk bertanya jawab tentang kata-kata sulit yang belum dipahami.8250 392 pada puisi sebagai upaya untuk meningkatkan cara menganalisis puisi adalah sebagai barikut. Dan hasil wawancara kedua siklus yang dilaksanakan. guru memberikan kesempatan (waktu) kurang lebih lima menit kepada siswa untuk mencermati puisi yang dihadapinya. No. guru menyampaikan butir pembelajaran beserta tujuannya. diperoleh simpulan bahwa (a) siswa senang dengan teknik pembelajaran yang diberikan. Guru saat mulai pelajaran harus menyampaikan apersepsi yang mengarah kepada butir-butir pembelajaran. guru memberikaan bimbingan individual secara intensif kepada siswa pada saat proses kegiatan siswa berlangsung. (c) pemberian contoh-contoh yang menyangkut unsur-unsur intrinsik karya sastra khususnya puisi. maka sarana yang dapat digunakan tindak lanjut dari hasil penelitian tindakan kelas ini yaitu : ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. Untuk ikut menyumbangkan pikiran dalam usaha meningkatkan kualitas siswa dalam menganalisis puisi dari unsur intrinsik pada siswa SMA. XXXIX April 2006 . tema yang mudah dipahami adalah tema yang menarik dan terjangkau oleh pemikiran siswa.

karena hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas siswa dalam menganalisis karya sastra khususnya puisi. dan agar siswa membaca kembali hasil pekerjaannya untuk direvisi sebelum menyerahkan pada guru. GBPP Bahasa dan Sastra Indoensia. hendaknya guru memilih tema yang dekat dengan kehidupan siswa.8250 393 Oleh karena penerapan teknik pemberian unsur intrinsik karya sastra khususnya pada puisi dapat meningkatkan kualitas siswa dalam menganalisis puisi. Depdikbud. Jakarta: Depdikbud ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. 2 TH. 1994.ISSN 0215 . XXXIX April 2006 . Untuk memperoleh peningkatan kualitas siswa dalam menganalisis karya sastra yang optimal. menarik dan cocok untuk semua siswa. sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan lancar dan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. No. Jakarta: Depdikbud. diharapkan teknik ini dapat dijadikan salah atu alternatif bagi guru SMA khususnya bidang studi bahasa Indonesia dalam pembelajaran menganalisis karya sastra khususnya pada puisi. Untuk lebih memudahkan siswa dalam menganalisis karya sastra khususnya puisi. selain mengikuti langkah-langkah yang telah dikemukakan di atas guru perlu menekankan agar siswa dalam bekerja lebih cermat. Tiap guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran hendaknya selalu memotivasi siswa dengan sebaik-baiknya agar sikap siswa dalam pembelajaran dapat tumbuh dan berkembang. 1993. Kurikulum Sekolah Menengah Umum Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Daftar Pustaka Depdikbud. Bimbingan individual kepada siswa saat proses berlangsung perlu diidentifikasi pelaksanaannya oleh guru.

Mohamad. “Pengajaran Puisi di Sekolah Menengah”. Jakarta: PT. Semi. 1990. Depdikbud. Gramedia Pustaka Utama. 1991. Rachmad Djoko. 19855. Diksi dan Bahasa Bahasa. 1975. 1984. Pengarajan Bahasa dan Sastra. Bandung: Alumni.8250 394 Hutagalung. Bandung: Angkasa. Tahun I. Nomor 2 Jakarta: Pusat Pembinan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Umum Bahasa Indonesia: Depdikbud Pradopo. ________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. M. Jakob. Pengkajian Puisi. Kritik Sastra.ISSN 0215 . Sumarjo. Memahami Kesusastraan. Keraf. Gorys. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. No. Ngafenan. 2 TH. XXXIX April 2006 . 1987. Atar.S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful