P. 1
bandul fisis

bandul fisis

|Views: 1,380|Likes:
Published by Yohnel Masih Hidup

More info:

Published by: Yohnel Masih Hidup on Apr 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/03/2013

pdf

text

original

PENDAHULUAN Hukum gravitasi yang ada di jagad raya ini dijelaskan oleh Newton dengan persamaan sebagai berikut

:

F=G Dimana : F = Gaya tarikan menarik antara massa m1 dan m2, arahnya menurut garispenghubung kedua pusat massanya. m = Massa benda G = Tetapan gravitasi (6,670 x 10-6 dyne/gram) Bandul matematis merupakan suatu titik benda digantung pada suatu titik tetap pada tali. Jika ayunan menyimpang sebesar sudut terhadap garis vertikal maka gaya yang mengembalikan : F = -m . g . sin Untuk Ө dalam radial yaitu kecil, maka Ө = Ө = s/l, dimana s = busur lintasan bola dan l = panjang tali, sehingga :

F=

s

Kalau tidak ada gaya gesekan dan gaya putaran, maka persamaan gaya adalah :

d=

atau

Ini adalah persamaan diferensial getaran selaras dengan periode adalah : 2 T=

T= Dengan bandul matematis, maka percepatan gravitasi (g) dapat ditentukan, yaitu dengan hubungan : T=

T=

2. Tali lebih ringan dibandingkan bolanya. Simpangan harus lebih kecil (sudut θ lebih kecil dari 150) 3. Tujuan dari praktikum ini adalah (1) untuk memahami ayunan matematis dan getaran selaras.contohskripsitesis. Umumya suatu benda yang dapat bergetar bekerja serentetan impuls berkala yang frekuensinya sama dengan salah satu frekuensi alam getaran benda itu. maka timbullah getaran yang amplitudonya relatif besar. (2) dapat memahami percepatan gravitasi. Gesekan dengan udara harus sangat kecil. Pada bandul sederhana. sehingga dapat diabaikan. Jika pada ayunan tadi secara berkala (periodik) dilakukan dorongan yang frekuensinya sama dengan frekuensi ayunan. Dimana pengertian getaran itu sendiri adalah gerak bolak balik secara periode melalui titik kesetimbangan. Getaran yang dibahas tentang bandul adalah getaran harmonik sederhana yaitu suatu getaran dimana resultan gaya yang bekerja pada titik sembarangan selalu mengarah ke titik kesetimbangan dan besar resultan gayasebanding dengan jarak titik sembarang ketitik kesetimbangan tersebut (http://www. Jika frekuensi dorongan tidak sama dengan frekuensi alam ayunan.Harga I dan T dapat diukur pada pelaksanaan percobaan dengan bola logam yang cukup berat digantungkan dengan kawat yang sangat ringan. 1962). maka geraknya dapat dibuat besar sekali. Setelah diuraikan maka tampaklah bahwa dalam hal ini ada gaya pemulih : F = . Gaya-gaya yang 4 bekerja pada benda m ini adalah gaya beratnya G = mg dan gaya tarik tali T. Gaya puntiran (torsi) tidak ada (kawat/tali penggantung tidak terpuntir) (Tim Asisten. Getaran dapat bersifat sederhana dan dapat bersifat kompleks. massa m berayun secara teratur dan sering dipakai untuk mengendalikan / mengatur waktu / lonceng bandul sederhana initerdiri dari tali yang panjangnya L dan benda bermassa m.com). 2009).mg sin θ . Fenomena ini dinamakan resonansi. TINJAUAN PUSTAKA Pada dasarnya percobaan dengan bandul ini tidak terlepas dari getaran. Ayunan ialah bandul yang mempunyai hanya satu frekuensi alam yang bergantung pada panjangnya. dan 4. dan (3) dapat menentukan besar percepatan gravitasi di tempat percobaan. atau bila dorongan dilakukan dalam selang-selang waktu yang tidak teratur maka ayunan itu tidak dapat disebut melakukan getaran (Sears dan Zemansky. dan dikatakan benda itu resonan dengan impuls yang bekerja padanya. Menentukan (g) dengan cara ini cukup teliti jika terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut : 1. Contoh umum resonansi mekanis adalah kalau kita mendorong sebuah ayunan.

atau optimasi objek. karena gaya pemulih berbanding lurus dengan massa (Tripler. Model matematika dari bandul . 1992). Periode tidak bergantung pada massa. 1984). Periode dari bandul matematis dapat ditentukan dengan rumus : 5 Dimana : T = periode ayunan (detik) L = panjang tali (cm) g = percepatan gravitasi bumi (cm/dt2) Bandul Matematis Sebuah benda sembarang yang digantungkan pada proses horizontal dan berayun tanpa geseran dengan sudut simpangan kecil merupakan suatu bandul fisis (http://www. Panjang tali bandul adalah θA = l dan massanya nol. Makin panjang tali. Gerak bandul dengan demikian mendekati gerak harmonik sederhana untuk simpangan kecil. antara lain untuk mengenali perilaku objek. Syarat sudut θ kecil penting sekali untuk keperluan pendekatan (Renreng. et al. Kita dapat melihat bahwa untuk sudut cukup kecil sehingga sin Ø ≈ Ø berlaku.labfisika-untirta. Bila amplitudo getaran tidak kecil namun tidak harmonik sederhana sehingga periode mengalami ketergantungan pada amplitudo (Sihono. makin besar periode yang konsisten dengan pengamatan eksperimen. Model matematika adalah gambaran atau perwakilan objek yang disusun dalam pernyataan matematika dengan tujuan tertentu. 1991). 2007). maka sin θ ≈ θ (θ dalam radian) (Prasetio. Bandul matematik adalah sebuah bandul dengan panjang I dan massa m dan membuat GHS dengan sudut kecil ( <<).com). Gerak bandul merupakan gerak harmonik sederhana hanya jika amplitudo geraknya kecil.Tanda (-) disini diberikan karena arah gaya F selalu berlawanan dengan arah sudut θ. Gaya yang menyebabkan bandul ke posisi kesetimbangan dinamakan gaya pemulih yaitu mg sin  dan panjang busur adalah s = l. sehingga massa sistem dianggap terkumpul hanya pada pembeban bandul. Jika sebuah benda kecil dan berat kita gantungkan pada sebuah tali penggantung (ringan dan tidak mulur) dan berayun dengan sudut simpangan kecil maka susunan ini disebut bandul matematis. percepatan berbanding lurus dengan simpangan. Bandul kemudian diganggu dari titik kesetimbangannya dengan memberikan sudut simpangan θ yang kecil. Bila θ <<. Menurut literatur lain apa yang dinamakan bandul matematis (mathematical pendulum) merupakan suatu persamaan mekanis lain yang memperlihatkan perilaku serupa dengan persamaan getar pegas lenting sempurna.

gaya tegang tali dan gayagravitasi yang bekerja pada bandul. 2003).Seperangkat alat dan bahan pada praktikum bandul matematis Keterangan : 1. Secara matematis. 90 cm. Statif . 90 cm. Alat Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah ayunan sederhana (statif). Prosedur kerja Menetapkan kedudukan kawat penjepit sehingga jarak sampai pusat bola 100 cm.00 wita. karaktergerak bandul dapat diketahui dengan cara menentukan selesaian umum model matematikauntuk bandul 6 sederhana yang telah terbentuk. dan 100 cm. BAHAN DAN METODE Bahan dan Alat Bahan Bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah tali yang digunakan untuk menggantungkan beban. bandul (counter). Karena model matematika untuk bandul sederhana berupa persamaan diferensial linier orde kedua maka untuk menentukan selesaian umumnya harus didasarkan pada konsep-konsep tentang persamaan diferensial linier orde kedua (Shofwan. pada hari Rabu tanggal 29 April 2009 pukul 08. 75 cm. meteran dan busur derajat. Setelah itu menghitung berapa besarnya gravitasi (g) pada tempat percobaan. 75 cm.sederhana mempunyai bentuk umum dengan c adalah konstanta peredaman dan H(t) adalah gaya eksternal selain gaya peredam. 8 Gambar 1. Mengulangi percobaan ini sebanyak tiga kali. Kemudian mengulangi langkah itu dengan panjang tali 100 cm.00-10. Mengatur simpangan membentuk 100 kemudian melepaskan ayunan. stopwatch. 50 cm. Mencatat waktu yang diperlukan untuk 20 kali ayunan dengan menekan stopwatch pada saat melewati kesetimbangan. Tempat dan Waktu Praktikum ini dilaksanakan di Laboratorium Fisika Dasar FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.

Meteran 4.50 36.71 37.74 36.85 39. Penggaris 5.54 27.87 39.64 36.09 33. Stopwatch HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Berdasarkan pengamatan yang telah dilaksanakan sehingga diperoleh hasil sebagai berikut : Tabel 1.2.45 36.65 37.62 27.73 37.53 36.04 33.93 39. Counter 6. Busur derajat 7.74 39.20 33.90 33.58 27.58 27.07 t2 38. Tali 3.14 33.71 detik 10 .28 33.12 Contoh perhitungan nilai t rata-rata dengan panjang 100 cm : = = = = 38.01 t3 38.17 33.02 33. Hasil pengamatan waktu (t) yang telah dilakukan untuk 20 kali ayunan dengan panjang berbeda dan sudut 100 No Panjang Tali (cm) 1 2 3 4 5 6 7 100 90 75 50 75 90 100 t1 38.28 38.

94 detik Untuk memperoleh nilai g digunakan rumus : = = 10.76 3.75 0.12 ∑=0.0853 Contoh perhitungan periode (T). Hasil perhitungan periode (T).84 1.0361 2 Sd 0.66 10.49 10.82 1.39 3. dan standar deviasi (Sd) : Untuk memperoleh nilai periode (T) digunakan rumus : = = 1.9 0.0009 0.Tabel 2.96 T2 3.27 10.0001 0.08 0.94 1.85 1.0064 0.75 0.0009 0.85 2. gravitasi (g).2 0.03 -0.82 3. gravitasi (g).68 1.03 0.46 0.9 1 T 1.0009 0. dan standar deviasi (Sd) No 1 2 3 4 5 6 7 L(m) 1 0.68 1.38 10.04 0.47 10.19 0.5 0.49 11.42 2.01 0.49 m/s2 11 = Untuk mendapatkan standar deviasi (Sd) digunakan : Sd = .36 1.84 g 10.49 10.03 0.

bandul akan berayun-ayun apabila tali dimiringkan dengan sudut 100.s-2.49 m. Pada percobaan ini.12 Dari perhitungan-perhitungan diatas maka didapatkan percepatan gravitasi sesungguhnya adalah : g= g = 10. maka waktu untuk 20 kali ayunan semakin kecil. percepatan gravitasi (g) dapat ditentukan setelah diketahui berapa besarnya periode dimana periode berbanding terbalik dengan gravitasi (g).s-2.= = 0.46 m. diketahui bahwa semakin pendek tali yang digunakan.74 Waktu (s) 38.s-2.20 Sd 0. Penggunaan panjang tali juga mempengaruhi untuk waktu yang diperlukan terhadap 20 kali ayunan. sehingga selalu menuju titik keseimbangan.49 m. Adanya perbedaan ini disebabkan karena ketidak telitian praktikan dalam mengukur waktu dan praktikan tidak cermat dalam mengukur panjang tali. sedangkan pada hasil nilai percepatan gravitasi didapatkan sebesar 10.90 33. alat yang digunakan harus siap pakai terutama stopwatch sehingga tidak macet pada saat stopwatch tersebut harus berhenti ketika ayunan dihentikan. Hal ini disebabkan karena adanya gaya yang besarnya sebanding dengan jarak dari suatu titik. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan dalam percobaan ini. 38. Dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Panjang Tali (cm) 100 90 75 50 13 Dari salah satu hasil perhitungan diketahui bahwa nilai dari percepatan gravitasi (g) adalah 10.8 – 10 m.74 36. Pada bandul matematis.54 27.s-2 dan diperoleh percepatan gravitasi rata-rata (g) adalah 10. Sebenarnya nilai percepatan gravitasi (g) hanya berkisar antara 9.12 .46 12 Pembahasan Dengan bandul matematis ini.

Saran Keakutan data yang diperoleh pada praktikum sangat memerlukan ketelitian dan keseriusan dari praktikan. DAFTAR PUSTAKA _____. A. Besar sudut akan mempengaruhi ayunan karena adanya gaya yang besarnya sebanding dengan jarak dari suatu titik. Laboratorium Fisika Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.46 Sd 0.46 Sd 0. Nilai percepatan gravitasi yang diperoleh dari percobaan yang dilakukan adalah : g=g = 10. Mengerti Fisika. Prasetio. Perguruan TinggiIndonesiaBagian Timur.12 3. Banten.12 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kesimpulan yang didapat dari hasil praktikum bandul matematis ini adalah : Semakin panjang tali yang digunakan maka waktu ayunan yang diperoleh akan semakin besar. 2. 1984. 2008.com (di akses pada tanggal 30 April 2009). Renreng.Nilai standar deviasi yang didapat adalah 0. 1992. . sehingga selalu menuju titik keseimbangan. Nilai percepatan gravitasi yang diperoleh dari percobaan yang dilakukan adalah : g=g = 10. praktikan mengharapkan kerjasama antara asisten untuk mengarahkan dan membimbing praktikan dalam melakukan percobaan. 2008. http://www.L.12.contohskripsitesis. _____. yang berarti terjadi kesalahan kecil selama pelaksanaan praktikum. Andi Offset.labfisika-untirta. sedangkan apabila semakin panjang tali yang digunakan melakukan ayunan maka waktu yang diperlukan semakin lama pula.com (di akses pada tanggal 30 April 2009).12 dapat menunjukkan bahwa data yang didapat serta perhitungan periode dan gravitasi mendekati akurat. Dengan nilai standar deviasi 0. et al. Besar kecilnya nilai percepatan gravitasi tergantung pada panjang tali dan periode ayunan. 1. Percobaan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa semakin kecil periodenya maka semakin kecil gaya gravitasi . Yogyakarta. Ujung Pandang. http://www. Asas-Asas Ilmu Alam Universitas 1. selain itu agar pelaksanaan praktikum ini berjalan baik. Bandul Fisis.

............................... Bunyi.................... Fisika untuk Universitas 1 Mekanika........................ 7 HASIL DAN PEMBAHASAN. 14 Saran.......................K........ 14 DAFTAR PUSTAKA................. 7 Bahan ......................................... Skripsi.............................................................................. 7 Tempat dan Waktu.......................http:// dwiseno.......... 9 Hasil. Jakarta................................... 1991............. 7 Alat................................. D........ 7 Bahan dan Alat....................................................... 15 DAFTAR TABEL ...................... 1 TINJAUAN PUSTAKA..................................................................................................... i DAFTAR TABEL.............................................. 2007............................. 7 Prosedur Kerja.......... Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang.. Fisika Untuk Sains dan Teknik Edisi Ketiga Jilid 2..................................................Jakarta..Erlangga............................id (1 Mei 2009).........................................................................Sears dan Zemansky..............................................................ac.................................. iii PENDAHULUAN. http:// mat...........................S....................... 3 BAHAN DAN METODE............. Panas.................................... Moh....................................................... DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI....................................................................... 12 KESIMPULAN DAN SARAN.................. 2003........ 14 Kesimpulan.................................. Tripler..................Yayasan Dana Buku Indonesia...........................................................ui........................................................ ii DAFTAR GAMBAR.............edu/kuliah (31 April 2009)........................ Shofwan.. Peranan Persamaan Diferensial Linier Orde Kedua padaAyunan Bandul........um.. .............................. 1962.........fisika.................................. Paul A....................................... Sihono....... 9 Pembahasan...Fisika Mekanika – Teknik Metalurgi dan Material – Sem...................................................................................................

.............................. 8 BANDUL MATEMATIS (Laporan Praktikum Fisika Dasar) Oleh EKA SAFITRI DAMAYANTI E1A108041 KELOMPOK VIII Sesion 1 FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU 2009 ....................................... Seperangkat alat dan bahan bandul matematis......... 10 DAFTAR GAMBAR Nomor Halaman 1. Hasil pengamatan waktu dalam T yang telah dilakukan untuk 20 kali ayunan dengan panjang tali berbeda...............Nomor Halaman 1... 9 2................ dan standar deviasi (Sd)........................... Hasil perhitungan periode (T).................... gravitasi (g)................................

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->