P. 1
dosis obat

dosis obat

|Views: 182|Likes:
Published by Tanty Anggraeni

More info:

Published by: Tanty Anggraeni on Apr 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2015

pdf

text

original

« download ebook dimana ya?!?!

melow-nya seorang ROCKER »

Dosis obat, gimana menghitungnya??
28/September/2011 by dhanang25

Rate This Jadi teringat kata seorang guruku yang berkata “untuk belajar jangan Cuma membaca tapi juga tuliskan apa yang kamu baca, maka dengan demikian kamu ingatannya akan lebih kuat” ya kira-kira demikianlah salah satu kata beliau salah seorang guru yang sangat saya hormati. Beliau merupakan salah satu dosen yang klo bahasa jawanya itu “babat alas” program studi farmasi dan program profesi apoteker. Pingin rasanya mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari beliau hahaha. Sekarang aku lagi kuliah profesi dan beliau alhamdulilah masih sehat dan bisa mengajar dikelas di mata kuliah “compounding dan dispensing” serta “manajemen farmasi apotek” .

kuliah compounding salah satu materinya adalah tentang resep dan bagaimana menghitung dosis pada resep tersebut yang itu notabene merupakan salah-satu pekerjaan farmasi yang seharusnya dilakukan oleh farmasi untuk memastikan pasien menerima obat yang tepat dosis tidak lebih atau kurang. kan bisa berabe klo misalnya dosisnya berlebih ataupun kurang, klo lebih bisa saja pasien jadi keracunan obat nah kalo kurang bisa-bisa obatnya jadi tidak memberikan efek yang diharapakan. Kan malah menambah kesakitan pasien dan keluarganya to?? Yang pada akhirnya akan menambah biaya pengobatan pasien hahahaha (*sok cool) Disini aku coba untuk belajar dan menuliskan lagi apa yang beliau ajarkan supaya aku ndak lupa dan bisa untuk berbagi kepada teman-teman. Dasarnya sih ada beberapa macam rumus yang biasa

Ndak usah banyak cing-cong (*dibacanya bukang king-kong lho!!) nih dia rumus-rumusnya no rumus perhitungan 1 berdasarkan berat badan 2 berdasarkanbody surface area / luas permukaan tubuh 3 dosis clark berdasarkan berat badan 4 rumus berdasarkan BSA 5 rumus young anak(anak 18thn) 6 rumus cowling anak(anak 8-12 thn) 7 rumus bastedo .digunakan untuk menghitung dosis pada pada umumnya hal ini diberlakukan pada anak-anak dan bayi. sebenernya ada juga perhitungan dosis yang diperlukan pada orang dewasa dan lansia ato istilah kerennya geriatri. akan tetapi hal ini jarang dilakukan karena lebih rumit dan dilakukan pada keadaankeadaan tertentu misalnya pada pasein yang mengalami gangguan-gangguan ginjal dan hati serta pada pasien yang menerima obat dengan indeks terapi yang sempit.

Untuk dosis dewasa ini bisa dicari di buku-buku spesialite obat atau di farmakope Indonesia III dan II.8 rumus dilling(anak > 8 thn) 9 rumus fried untuk bayi ** *contoh untuk pasien laki-laki usia lima tahun pada penggunaan dosis diazepam ** contoh untuk pasien bayi usia 2 minggu dan untuk penggunaan captopril Nah ini adalah rumus-rumus dosis yang biasa digunakan oleh apoteker atau farmasis untuk menghitung dosis obat yang diperlukan dalam hal ini adalah dosis anakanak dan bayi klo untuk dosis yang lain.5mg akan tetapi hal ini mungkin akan berbeda pada pasien B yang akan menimbulkan efek pada dosis 1mg hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor yg menyebabkannya berbeda. insyaallah akan aku tulis lain kali klo ada kesempatan dan ada yang reques ya hahaha. Apabila pada resep tidak didapatkan data berupa berat badan pasien maka temen-temen bisa mencari hubungan antara berat badan dan usia ideal yang ada di ISO sehingga bisa dihitung dosisnya. . Mungkin temen-teman ada yang bertanya-tanya kok ada yang dikurangidikurangi dalam contoh perhitungannya?? Dosis obat itu tidak selamanya kaku atau fix itu bersifat relatif maka dosis yang aku ambil dicontoh itu adalah dosis yang merupakan range atau kisaran dimana obat-obat tersebut masih memiliki efek maksimal tanpa menimbulkan efek toksik atau efek racun jadi mungkin saja antara pasien 1 dengan pasien yang lainnya bisa memunculkan respon yang berbeda misal pasien A dia sudah bisa menimbulkan efek pada dosis 0.

disini fungsi dari asam clavulanat adalah membentengi amoxicicilin supaya tidak dirusak oleh enzim beta-laktamase yang dimiliki oleh bakteri yang sudah kebal terhadap amoxicillin. sanactase 50 mg. So cukup simple kan?? Pertanyaan selanjutnya apabila dosis-dosis tersebut bermasalah seperti dosis kurang ataupun dosis berlebih maka yang harus dilakukan oleh apotekernya adalah konfirmasi ke dokter untuk memberikan informasi ke dokter kalau dosis obat untuk pasien tersebut ada masalah dan sebagai apoteker kita juga harus bisa memberikan alternative saran kepada dokter dan tidak memaksakkan pendapat kita kepada rekan sejawat kita tersebut. pancreatin 167. Nah disinilah pentingnya ilmu atau keterampilan komunikasi buat seorang apoteker hehehe. lipase 20 mg. . protease 60 mg. karena yang memiliki efek sebagai antibakteri adalah amoxicillin maka dosis yang digunakan adalah 500mg bukan 625mg.Gimana untuk obat atau multivitamin yang memiliki beberapa komponen yang ada didalamnya. meicelase 50 mg. Aku juga masih belajar gimana caranya supaya dapat berkomunikasi dengan baik dan tidak saling menyinggung sejawat tersebut.74 mg gmn caranya?? Apakah perlu dihitung satu per satu?? Ya klo mau sih ndak apa2 tapi itu akan membuang waktu bukan begondrong?? Langsung ja masukin kedalam rumus Karena dosis yang diresepkan adalah ½ capsul maka dosis tersebut tidak melebihi dosis maksimal yang diperbolehkan Nah selanjutnya bagaiman menghitung dosis pada obat yang berupa campuran?? Disini perlu dipisahkan antara kombinasi 2 obat yang sama-sama memiliki efek terapi dan yang salah satu tidak memiliki efek terapi. Contohnya misal pasien berusia10 tahun menerima exelase yang berisi Amylase. Kalau obat tersebut merupakan kombinasi seperti bactim yang merupakan kombinasi dari sulfamethoxazole dan trimetoprime yang memiliki perbandingan 5:1 ini untuk menghitung dosisnya bisa dihitung 1 per 1 komponennya atau klo mau lebih ringkas lagi bisa menggunakan cara seperti cara menghitung dosis exelase diatas. Begini perhitungannya. Nah lo kok ada obat yang tidak memiliki efek terapi?? Begini contohnya adalah co-amoxiclav yang berisi amoxicicilin dan asam clavulanat yang memiliki perbandingan 4:1 dimana kekuatan sediaan amoxicillin sebesar 500 mg maka asam clavulanatnya memiliki kekuatan sediaan 125 mg.

Sampe disini udah ngos-ngosan nulisnya hahahah gmn klo aku besok harus nulis buku?? Tapi nikmati waelah sapa tau dengan begini bisa menjadi ladang pahala karen bisa bagi-bagi ilmu yang bermanfaat. Hitung berapa ml yang diberikan kepada pasien? Jawab : 2.B = 9. amiiiiiiiiinnnnnnnnnn CARA MENGHITUNG DOSIS OBAT PADA ANAK 1. 1 VIAL = 1000 mg Diaplos dengan aquades 4.5 kg jawab : . 1 AMPUL = 5 cc 1ml = 200 mg jadi 1 ampul sama dengan 5 cc jadi contoh : Instruksi dokter 3x425mg jawab : 3.5 menjadi = 5 cc Jadi 1ampul = 5 cc Contoh : Instruksi dari dokter pemberian obat ampicilin 3 x 250 mg. 1 TABLET = 500mg contoh : Instruksi dari dokter pemberian paracetamol 10 mg/kgBB/24 jam dengan berat badan an.

...jadi kebutuhan obar 95 kg/24 jam menjadi 5 bungkus 4.75cc/kgBB/4jam dengan BB an. 1sendok SYRUP = 5cc = 120 mg jawab : 5.Ahmad 10 kg jawab : 1 kg = 75cc 10kg = 750cc 750cc/4jam = Spuit 1cc = 80 strip Spuit 1cc = 100 strip Genta = 1ml = 40 mg Instruksi genta 2 x 16 mg ... Plan B contoh : Instruksi dari dokter pemberian obat..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->