Burung Berkicau oleh Anthony de Mello SJ

ULASAN “BURUNG BERKICAU” Pendahuluan Buku “Burung Berkicau” adalah suatu karya masterpiece dari seorang rohaniwan Jesuit bernama Anthony de Mello, SJ. Mengapa masterpiece? Karena Anthony de Mello benarbenar menempatkan pembaca sebagai tokoh, bukan hanya pembaca. Pada bagian terdepan dari buku ini, Anthony de Mello sudah me-‘wanti-wanti’ pembaca untuk kiranya merefleksikan apa yang ada di dalam buku ini. Pembaca diminta (atau dengan bahasa yang lebih mengena: dituntut) untuk berada di luar kotak-kotak yang ada (yang di buku ini ditunjukkan dengan sebuah refleksi singkat yang dilampirkan pengarang). Namun, di halaman 11, pembaca tetap diarahkan dengan tiga cara membaca buku ini. Sekedar latar belakang singkat, buku ini hadir di jajaran buku di rumah saya, berkat ayah saya. Ayah saya berasal dari keluarga Protestan taat — tetapi berpindah ‘aliran’ ke Gereja Katolik karena pernikahan beliau dengan ibu saya. Merasa bahwa perpindahan aliran tersebut lebih dikarenakan suatu ‘keterpaksaan’, ayah saya memutuskan untuk mendalami Gereja Katolik dengan membeli cukup banyak buku mengenai keagamaan — buku-buku yang beliau temukan di toko buku di bagian ‘Kristen‘, dan pengarangnya bergelarkan gelar-gelar imam, atau malah terkadang terbatas pada buku yang judulnya mengandung kata ‘Katolik’, ‘Maria’, ‘Novena’. Salah satu dari buku-buku tersebut adalah Burung Berkicau ini. Sudah menjadi suatu ‘kebiasaan’ yang kurang bagus dari ayah saya, buku yang beliau beli pada akhirnya teronggok di rak buku. Dan saya pun tidak terlalu tertarik dengan buku tersebut. Bulan November 2007, Frater Nico, guru Pendidikan Agama Katolik saya di sekolah, meminta para siswa untuk membawa ‘buku rohani’ ke sekolah. Pada hari itu, Frater Nico mencontohkan buku ‘Chicken Soup for the Soul’ sebagai salah satu jenis ‘buku rohani’. Tersugesti oleh perkataan Frater Nico tersebut — apalagi saya sedikit malas untuk mencari ‘lebih’, maka saya pun membawa buku ‘Chicken Soup for the Soul’. Cukup banyak, sekitar empat buku, yang pada akhirnya jatuh ke tangan teman-teman saya yang salah membawa ‘buku rohani’.

Setelah saya mengingat lebih dalam, saya pun teringat dengan salah satu ‘buku koleksi ayah’ yang berkoverkan gambar tiga ekor burung kuning yang hinggap pada ranting pohon. Sepulangnya di sekolah, saya langsung mencari rak. Untung beribu untung, saya menemukan buku itu. ‘Burung Berkicau’, karya Anthony de Mello. Esok paginya, saya membawa buku itu kepada Frater Nico. Saya yakin dengan sangat bahwa buku ini jauh lebih baik daripada ‘Chicken Soup’. Dan sekarang, saya menjadi jauh-jauh-jauh lebih yakin lagi. Dan inilah refleksi yang saya dapatkan dari ‘Burung Berkicau’. Refleksi Pada cerita pertama, pembaca disuguhi dengan sebuah cerita sederhana yang dengan jitu menembak hati para pembaca. Cerita tersebut adalah mengenai seorang murid yang mengeluh pada Gurunya, bertanya mengapa Sang Guru banyak bercerita, tetapi tidak pernah menerangkan arti kepada murid tersebut. Sang Guru menjawab, ‘Bagaimana pendapatmu, Nak, andaikata seseorang menawarkan buah kepadamu, namun mengunyahkannya dahulu bagimu?’ Membaca cerita pertama ini, hati saya langsung tersentak. Saya seolah mendapat jawaban atas pertanyaan terbesar saya mengenai Yesus. Sebelumnya, saya sedikit meragukan kebijakan Yesus dalam menyampaikan nilai-nilai Surgawi dalam bentuk perumpamaan, yang — jika boleh jujur — terlalu ‘tinggi’ bahasanya dan menimbulkan terlalu banyak interpretasi yang malah berujung pada perdebatan antar orang Kristen. Saya pun berefleksi. Betapa benar pernyataan ini. Kita tidak dapat memaksakan suatu pemikiran kepada orang lain. Apalagi jika pemikiran yang dimaksud berkenaan dengan Tuhan. Manusia diciptakan Tuhan sebagai makhluk yang unik, berbeda satu sama lain, termasuk pemikiran manusia tersebut. ‘Puji Tuhan!’, pekik saya di dalam hati. Bahkan di cerita pertama ini pun saya sudah mendapat pencerahan! Saya pun bergegas menuju ke cerita-cerita selanjutnya. Pada cerita kedua, saya tidak terlalu memahami apa yang diintikan pada cerita itu. Maka saya pun beralih ke cerita ketiga. ‘Kicauan Burung’, judulnya. Tentu saja cerita ini sedikit banyak berkaitan dengan judul cerita ini sendiri, batin saya. Namun, alih-alih menemukan sebuah cerita yang ‘muluk-muluk’ dan terlalu dalam, cerita ini ternyata sama sederhananya dengan cerita pertama (‘Kunyahkanlah Buahmu Sendiri’). Diceritakan mengenai para murid yang bertanya-tanya mengenai Tuhan. Sang Guru (yang pada sebagian besar cerita menjadi tokoh sentral) menerangkan, ‘Tuhan adalah Yang-TakDikenal, bahkan Yang-Tidak-dapat-dikenal. Setiap pernyataan tentang Dia, seperti pula setiap jawaban terhadap pertanyaanmu, hanyalah mengacaukan Kebenaran’. Sementara para murid bertanya, mengapa Sang Guru masih berbicara mengenai Tuhan, Sang Guru menjawab ‘Mengapa burung berkicau?’. Cerita itu sendiri, bagi saya, kurang begitu mengena. Barulah setelah diberikan refleksi singkat, saya memahami maksud dari cerita itu.

Dijelaskan bahwa kata-kata Sang Guru tidaklah untuk dipahami, tetapi untuk didengarkan, seperti orang mendengarkan desir angin di pohon, gemercik air sungai, dan kicauan burung. Semua hal ini akan membangkitkan sesuatu di dalam hati yang melampaui segala pemahaman. Saya kembali bersorak. Satu lagi kisah inspiratif dari Anthony de Mello! Saya benar-benar mendapat sebuah pembaruan pemahaman mengenai rohani. Yang menjadi inti dari ajaran agama bukanlah memahami ajaran tersebut, melainkan sesuatu hal yang tidak dapat didefinisikan yang bernilai jauh di atas pemahaman ajaran tersebut. Walaupun terkesan sofisme, semangat saya dalam memahami ‘apa yang ada di Atas sana’ menjadi terpompa. Sejenak, saya beralih ke daftar isi. Setelah melihat judul cerita-cerita yang ada, saya tertarik dengan judul ‘Engkau Mendengar Burung Berkicau?’. Tentunya, cerita ini adalah cerita ‘sekuel’ dari ‘Kicauan Burung’. Namun, bobot cerita ini lebih berat. Pertama kali membaca cerita ini, saya sedikit kebingungan. Tetapi saya tidak menyerah. Seperti petunjuk umum cara membaca buku ini (halaman 11), saya memutuskan untuk membaca ulang cerita ini. Barulah saya mengetahui makna yang terkandung dari cerita ini. Dengan menggunakan analogi Hindu, cerita ini menekankan kita untuk ‘merasuk’ pada makhluk ciptaan Tuhan (‘tarian’) untuk dapat bertemu Tuhan (‘penari’) itu sendiri. Hanya terbatas pada mendengar kicauan burung atau melihat sebatang pohon tidaklah membuka kita terhadap Tuhan. Saya pun mengetahui ‘rahasia terdalam Zen’, yang sejalan dengan inti cerita, yaitu menemui Tuhan melalui ciptaan-Nya. Dan saya ingin mencobanya! Saya pun kembali melompat. Saya ‘kepincut’ dengan sebuah judul yang unik dan sangat sederhana: ‘Nasruddin Sudah Mati’. Bahkan menjadi judul berita yang disiarkan di radio pun tidak layak! Namun, setelah membaca cerita itu cermat-cermat, saya kembali dikejutkan Anthony de Mello. Cerita ini mengkritik budaya peradaban manusia. Diceritakan bahwa Nasruddin bertanya: ‘Siapakah yang dapat menjelaskan makna kehidupan dan kematian?’. Istrinya, dengan setengah mengejek, mengatakan bahwa orang yang bodoh pun tahu bahwa jika ujung-ujung jari seseorang sudah kaku dan dingin, ia sudah mati. Nasruddin terkesan. Suatu ketika, Nasruddin berjalan-jalan di tengah udara yang dingin. Lalu ia merasakan jari-jari tangan dan kakinya mati rasa dan kaku karena kedinginan. Maka ia pun berpikir bahwa ia telah mati. Nasruddin yang telah ‘mati’, heran karena walaupun sudah ‘mati’, ia masih dapat berjalan dan berbicara. Setelah melakukan hal ‘konyol’, Anthony de Mello membawa pembaca ke satu kesimpulan mutlak: Jika kebenaran terbentur pada kepercayaan yang kaku, niscaya kebenaran itu akan kalah. Hati saya pun tercerahkan, apakah selama ini saya sudah terbuka pada orang lain? Apakah apa yang saya yakini selama ini terlalu kaku? Saya akan mencoba lebih ‘lunak lagi’ terhadap kebenaran — termasuk (jika dituntut,) perubahan. Setelah merefleksikan hal yang begitu dalamnya (tetapi melalui cerita yang begitu sederhananya), saya pergi ke bagian lain dari buku ini. Ya, secara umum cerita-cerita di buku ‘Burung Berkicau’ dapat dibagi menjadi segmen-segmen. Salah satunya adalah

segmen mengenai perbedaan agama. Di cerita ‘Kebencian Keagamaan’, saya (untuk kelima kalinya) dicerahkan. Lagi, lagi, dan lagi! Cerita dimulai dengan penggambaran sebuah kota yang penuh dengan gereja. Seorang wisatawan yang mengunjunginya berkata kepada tour guide, betapa terkesan ia melihat umat di kota itu sangat mencintai Tuhan. Sang pemandu menjawab dengan sinis, ‘Entahlah, mungkin mereka mencintai Tuhan, tetapi yang jelas mereka saling membenci setengah mati’. Dan cerita ditutup dengan sebuah ‘anak cerita’ yang sama tajamnya. Seorang gadis kecil ditanya: ‘Orang kafir itu siapa?’, dan sang gadis menjawab dengan polos: ‘Orang kafir adalah orang yang tidak bertengkar tentang masalah agama’. Saya jadi teringat akan semua situs dan chat room bernafaskan keagamaan yang pernah saya kunjungi (di internet begitu banyak situs seperti ini). Saling hujat satu sama lain. Saling tuduh satu sama lain. Saling cerca satu sama lain. Dan saya tidak ingin munafik, pernah juga saya menghina agama lain, walaupun saat itu saya masih berumur 11 tahun dan belum dewasa dalam pemikiran. Jika memang pernyataan yang tertulis di ‘Burung Berkicau’ dan telah saya bold itu benar, maka saya (yang sekarang) akan memilih menjadi orang kafir. Buat apa kita menyerukan ‘KASIHILAH MUSUHMU’ jika kita malah menciptakan musuh sendiri dan membencinya? Cerita pendek ‘Kesalahan yang Membahagiakan’ tampak menarik untuk disimak pula. Anthony de Mello mengisahkan Baal Shem, seorang mistik Yahudi yang mengatakan bahwa Tuhan memerlukan dosa kita. Sejenak, saya menjadi teringat mengenai Injil Yudas. Di Injil palsu itu, kepengkhianatan Yudas Iskariot dibenarkan dengan alasan, jika Yudas tidak mengkhianati Yesus, maka Yesus tidak akan menyelamatkan manusia, maka Yudas lah penyelamat manusia yang sesungguhnya. Jika dikembangkan dengan logika yang sama, memang betul hal itu. Tetapi, tentu saja logika ‘Kesalahan yang Membahagiakan’ tidak dapat diterapkan untuk hal itu. Saya sendiri lebih mencontohkan jatuhnya Adam dan Hawa ke dalam dosa sebagai ‘Kesalahan yang Membahagiakan’. Dari suatu dosa fatal yang diwariskan dari orang tua ke anak, kita justru mendapat rahmat penyelamatan Yesus. Jadi, apakah kita boleh berdosa? Tentu saja boleh, tetapi tentu dengan disertai iman akan keselamatan Yesus. Bukankah Yesus pernah berkata, Ia datang untuk menyembuhkan yang sakit? Secara keseluruhan, memang tepat untuk menggambarkan ‘Burung Berkicau’ sebagai masterpiece yang tidak hanya ‘layak baca’, melainkan ‘wajib (di)baca’. Hanya saja, tingkat

kesulitan (‘difficulties’) cerita-cerita di buku ini sangat beragam. Ada beberapa cerita yang dapat langsung mengena, ada juga cerita yang kita harus bersusah-susah dahulu untuk dapat mencernanya. Namun, semuanya kembali ke cerita pertama. ‘Kunyahkanlah Buahmu Sendiri’. Bahkan refleksi saya inipun bukan baku dan buku ‘Burung Berkicau’ tetap saja dapat ditafsirkan berbeda-beda. Semuanya terserah Anda yang membaca. Akhir kata, tidak ada yang dapat saya katakan kecuali: Kunyalah buahmu sendiri! ■

Till There Was You
Meredith Willson 1957 ALBUM · With The Beatles (22 Nov 1962) Beatles (Wikipedia) There were bells on a hill But I never heard them ringing No I never heard them at all Till there was you There were birds in the sky But I never saw them winging No I never saw them at all Till there was you Then there was music and wonderful roses They tell me in sweet fragrant meadows of dawn and you There was love all around But I never heard it singing No I never heard it at all Till there was you Then there was music and wonderful roses They tell me in sweet fragrant meadows of dawn and you There was love all around But I never heard it singing No I never heard it at all Till there was you Till there was you

langit. Dengan demikian ia semakin yakin bahwa kisah itu memang benar. Ia berusaha mati-matian untuk menyisihkan suara gelombang itu supaya dapat mendengar bunyi lonceng. Hati setiap orang yang mendengarkannya terpesona. Dan semangatnya berkobar lagi.17. Tergerak oleh cerita ini. tiga kilometer jauhnya dari pantai. .. mendengarkan suara laut.. Barangkali ia tidak ditakdirkan menjadi salah seorang yang beruntung dapat mendengar bunyi lonceng-lonceng kuil itu. Segera ia begitu tenggelam dalam suara itu. Ia berpamitan kepada laut. apabila mendengar kata-kata mereka . Pada hari terakhir ia duduk di pantai pada tempat yang paling disayanginya. Ketika semangatnya mengendor. Tekadnya telah bulat untuk mendengarkan bunyi lonceng-lonceng itu. Tetapi yang didengarnya hanyalah suara gelombang laut yang memecah di tepi pantai. LONCENG-LONCENG KUIL Sebuah kuil dibangun di suatu pulau. semua lonceng kuil serentak berbunyi dan secara terpadu membangun sebuah simponi. Menurut cerita turun-temurun lonceng-lonceng itu masih terus berbunyi. Lebih baik pulang saja dan mengakui kegagalan. dan mendengarkan. Dengan terharu mereka menceritakan kisah seribu lonceng dan kisah tentang mereka yang telah mendengarnya. angin serta pohon-pohon kelapa. Begitu dalam keheningan yang ditimbulkan suara gelombang dalam hatinya. Suara laut rupanya memenuhi alam raya. Berhari-hari ia duduk di pantai. Akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri usahanya. Tetapi selama berabad-abad pulau itu tenggelam di dalam laut. Lonceng-lonceng yang besar. mendengarkan dengan penuh perhatian. berhadapan dengan tempat di mana kuil itu pernah berdiri. memandang langit. sehingga ia hampir tidak menyadari dirinya lagi. tanpa henti. tetapi kemudian ia kecewa lagi. Mungkin juga legenda itu hanya omong kosong saja. semuanya dibuat oleh pengrajin-pengrajin terbaik di dunia. ia mendengarkan orang tua-tua di kampung. dan dapat didengar oleh setiap orang yang mendengarkannya dengan penuh perhatian. Dalam kuil itu terdapat seribu lonceng. Dan ia pun menemukan suara yang lembut dan menyegarkan di dalam gelora gelombang laut. Pada hari itu ia tidak berusaha menutup telinganya terhadap suara laut. Setiap kali angin bertiup atau taufan menderu. demikian pikirnya. Namun sia-sia. kalau usahanya selama berminggu-minggu ternyata tidak menghasilkan apa-apa. Ia bertahan sampai berminggu-minggu. lonceng-lonceng yang kecil. demikian juga kuil bersama dengan lonceng-loncengNya. Ia berbaring di atas pasir. seorang pemuda menempuh perjalanan sejauh beribu-ribu kilometer. melainkan menyerahkan dirinya sendiri kepadanya.

Mereka bersusahpayah menyebarkannya di negeri-negeri asing. Ketika melihatnya. seperti apakah Tuhan itu!' tanya orang-orang mendesak. pandanglah ciptaan dengan penuh perhatian. ia mendengarnya! Dentang bunyi satu lonceng disambut oleh yang lain. dengarkanlah suara laut. Anthony de Mello SJ. Di situ memerintahlah Vibhisana.. Jikalau patung tanah liat dapat membantu untuk memuliakan Tuhan. Dalam hatinya meluap rasa kagum dan gembira. 18. Mereka memaksakannya kepada setiap orang sebagai kepercayaan suci. . Raja para raksasa. Jika engkau ingin melihat Tuhan. pemilik kapal itu dibawa menghadap raja. jangan memikirkannya. oleh yang lain lagi dan oleh yang lain lagi . Ramakhisna seorang mistik Hindu berkata: 'Ketika waktu pertama kali mendengar cerita ini. BERHALA MANUSIA Suatu ceritera kuno dari India: Sebuah kapal karam dan terdampar di tepi pantai Sri Lanka. 'Katakanlah. Ia sungguhsungguh menyerupai patung Ramaku. Cetakan 7. Bahkan ada yang mengorbankan nyawanya demi rumusan itu. Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata apa yang dialaminya dalam lubuk hatinya yang paling dalam? Mungkinkah mengungkapkan Yang Mahabesar dalam kata-kata manusiawi? Akhirnya ia memberi mereka sebuah rumusan . Pedagang.Di dasar keheningan itu. RUMUSAN Seorang mistik pulang dari padang gurun. Yayasan Cipta Loka Caraka. 1994) 22. Bentuknya sama-sama seperti manusia!' Maka ia menyuruh abdinya untuk mengenakan busana mewah dan ratna mutu manikam kepada pedagang itu dan memuliakannya. mengapa manusia tidak?" (Burung Berkicau. Vibhisana menjadi amat bersukacita dan berkata: 'Bukan main. Mereka berpegang kuat pada rumusan itu.. Jika engkau ingin mendengar lonceng-lonceng kuil. aku mengalami kegembiraan yang tak tergambarkan. dan akhirnya seribu lonceng dari kuil itu berdentangan dengan satu melodi yang agung berpadu.Pandanglah saja.begitu kurang tepat dan serampangan! dengan harapan bahwa beberapa dari antara mereka mungkin akan tertarik untuk mencari sendiri apa yang dialaminya. Mereka mengangkatnya menjadi naskah suci. Jangan menolaknya.

Cetakan 7. Waktu sekretarisnya mengeluh bahwa karyanya belumlah selesai Thomas menjawab: Frater [1] Reginald. berapa lebar dan dalamnya. Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata perasaan yang memenuhi hatinya. ketika menghadapi binatang buas atau ketika mendayung perahu kecilnya melewati arus sungai yang sangat berbahaya? Ia berkata. 1994) 24. THOMAS AQUINAS BERHENTI MENULIS. Yayasan Cipta Loka Caraka. Yayasan Cipta Loka Caraka. 1994) 23. PENJELAJAH Penjelajah itu pulang ke kampung halamannya. Peta itu dibingkai dan diletakkan di kantor kotapraja. (Burung Berkicau. Anthony de Mello SJ. Mungkin lebih baik. Dan setiap orang yang mempunyai peta. Diceritakan bahwa Santo Thomas Aquinas. ketika aku merayakan Misa beberapa bulan yang lalu. Mereka masing-masing menyalin peta itu. Cetakan 7. Mereka berpegang pada peta itu. di mana air mengalir deras dan di mana terdapat air terjun? Penjelajah itu selama hidupnya menyesalkan peta yang telah dibuatnya. Anthony de Mello SJ. Sebab. menganggap dirinya seorang ahli tentang sungai Amazone.Orang mistik itu pun menjadi sedih. Pada hari itu aku sama sekali kehilangan minat untuk menulis. . salah seorang teolog yang paling bijak di dunia. Katanya Buddha tidak pernah mau dipancing untuk berbicara tentang Tuhan. 'Pergi dan temukanlah sendiri! Tidak ada yang dapat menggantikan pertaruhan nyawa dan pengalaman pribadi. ketika ia melihat bunga-bunga begitu indah memukau dan mendengar seribu satu suara penghuni rimba di waktu malam? Bagaimana menjelaskan perasaan hatinya. (Burung Berkicau.' Memang seharusnya demikian jika seorang cendekiawan menjadi seorang mistik. Rupanya ia menyadari bahaya-bahaya menggambar peta bagi para cendekiawan di masa mendatang. semua yang telah kutulis tentang Allah bagiku tampaknya seperti jerami belaka. aku mengalami Yang Ilahi. bukankah ia tahu setiap kelokan dan pusaran sungai. seandainya dulu dia tidak pernah berbicara. tiba-tiba berhenti menulis menjelang akhir hidupnya.' Namun sebagai pedoman bagi mereka. Mungkin lebih baik jika dulu dia tidak menggambarkan apa-apa.Sebenarnya. ia menggambarkan peta sungai Amazone. Penduduk ingin tahu segala sesuatu tentang sungai Amazone.

ia disongsong oleh seorang ateis yang berkata mencemooh: 'Apa yang kaubawa dari taman kebahagiaan yang kaukunjungi?' Orang mistik itu menjawab: 'Aku sungguh berniat mengisi jubahku dengan bunga-bunga. sehingga aku menanggalkan jubahku. Cetakan 7.' Keduanya kebetulan berbicara di dekat perapian. tidak banyak bicara. kitab itu langsung dilemparkannya ke dalam api. Begitu diterima Shoju. Mu-nan yang sebelumnya dikenal sebagai orang yang tidak pernah marah.' kata Mu-nan dengan sabar. yaitu muridnya Shoju.' Para guru Zen mengatakan hal itu lebih padat dan tepat: 'Orang yang tahu. bukan di atas halaman buku. aku bermaksud menghadiahi mereka beberapa kuntum bunga. Orang yang banyak bicara. atau panggilan untuk biarawan yang tidak/belum ditahbiskan (Burung Berkicau. Itulah tradisi Zen. tidak tahu. yang kiranya akan berguna bagimu. Ia tidak tertarik pada kata-kata tertulis. sebagai tanda bahwa engkau penerusku. APA KATAMU? Seorang guru menanamkan kebijaksanaan dalam hati muridnya. Maka. 'Namun kitab ini sudah disimpan selama tujuh turunan dan mungkin ada gunanya bagimu. 'Saya menerima ajaran Zen dari Bapak secara lisan. Pada suatu hari ia mengundangnya dan berkata: 'Sekarang aku sudah tua. maka saya lebih senang meneruskannya secara lisan pula.' -------[1] Frater (Latin): saudara. Yayasan Cipta Loka Caraka. Si murid mungkin mengendapkan kebijaksanaan itu selama tiga puluh atau empat puluh tahun di dalam hatinya. Shoju.' kata Shoju.' 'Lebih baik kitab itu Bapak simpan sendiri saja. dan hanya engkaulah yang akan meneruskan ajaranku. terimalah dan sirnpanlah baikbaik. Guru Zen Mu-nan menyadari bahwa ia hanya mempunyai satu orang penerus.Ketika seorang mistik turun dari gunung. Aku sendiri menambah beberapa catatan di dalamnya. Terimalah kitab ini. aku tahu. sampai ia menemukan seseorang yang siap sedia untuk menerimanya. 1994) 27. Tetapi ketika aku di sana. Simpanlah kitab ini. yang telah diwariskan selama tujuh turunan dari guru ke guru.' 'Aku tahu. Anthony de Mello SJ. Dan bila kembali pada kawan-kawanku. keharuman taman itu membuatku mabuk. berteriak: 'Kau melakukan perbuatan biadab!' Shoju juga berteriak: 'Bapak mengucapkan kata-kata biadab!' .

Anthony de Mello SJ. TULANG UNTUK MENGUJI IMAN KITA Seorang cendekiawan Kristen berpendapat bahwa Kitab Suci harus dianggap benar sampai hal yang sekecil-kecilnya. Ia tidak mengutip satu buku pun. Anthony de Mello SJ. 1994) 28.Sang Guru berbicara dengan penuh wibawa tentang apa yang sudah dialaminya sendiri. Cetakan 7. SETAN DAN TEMANNYA Pada suatu hari setan berjalan-jalan dengan seorang temannya. ia mengira seakan-akan sudah memilikinya. Cetakan 7. Pada suatu ketika ia disapa oleh seorang teman sejawatnya: 'Menurut Kitab Suci. 'Apa yang ditemukan orang itu?' tanya si teman. 'Tidak. 'Saya akan membiarkan dia menjadikannya kepercayaan agama. Mereka melihat seseorang membungkuk dan memungut sesuatu dari jalan. (Burung Berkicau. Tetapi kami telah menggali tulang-tulang untuk membuktikan bahwa kehidupan sudah ada di planet ini sejak ratusan ribu tahun yang lampau. 1994) 30. Yayasan Cipta Loka Caraka. MENGAPA ORANG-ORANG YANG BAIK MATI? . (Burung Berkicau. 1994) 31. Orang yang kuat-kuat berpegang pada penunjuk jalan. 'Itu tidak merisaukanmu?' tanya si teman.' jawab setan. 'Sekeping kebenaran. Yayasan Cipta Loka Caraka. Cetakan 7. (Burung Berkicau. bumi itu diciptakan kira-kira lima ribu tahun yang lalu. Yayasan Cipta Loka Caraka.' Kepercayaan agama merupakan suatu tanda.' Langsung ditanggapi oleh si cendekiawan: 'Ketika Tuhan menciptakan bumi lima ribu tahun yang lalu. yang menunjukkan jalan kepada kebenaran. Sebab.' Terbukti lagi bahwa kepercayaan yang kaku dapat memutarbalikkan kebenaran. tidak dapat berjalan terus menuju kebenaran. Anthony de Mello SJ. ia sengaja menanam tulang-tulang itu di bumi untuk menguji apakah kita lebih percaya pada pernyataan ilmiah atau pada FirmanNya Yang Kudus.' jawab setan.

hingga perlu disingkirkan. kamu menyembunyikan seorang pengkhianat di kampungmu. 'mengapa begitu banyak orang baik juga disingkirkan bersama yang jahat?' 'Orang-orang baik itu dipanggil untuk menjadi saksi. Sambil minum kopi.' jawab pendeta. Sang Guru berkata: 'Aku tidak tahu.' . Yayasan Cipta Loka Caraka. Maka. 'Sebab.' Hal itu menandakan kejujuran.. 'kadang-kadang orang menjadi begitu jahat... Murid berkata: 'Aku tahu.' Hal itu menandakan pemikiran mistik.Seorang pendeta di pedesaan mengunjungi rumah seorang nenek tua anggota jemaatnya. ya. (Burung Berkicau. 'Ya. ya .' pendeta menjelaskan. 'Mengapa Tuhan begitu sering mengirimkan wabah kepada kita?' tanya si nenek.' Ketika pencari kebijaksanaan itu bertemu dengan sang Guru sendiri. SANG GURU TIDAK TAHU Seorang pencari kebijaksanaan menghampiri seorang murid dan bertanya dengan penuh hormat: 'Apa makna hidup manusia?' Murid itu lalu mempelajari tulisan Gurunya dan dengan yakin menjawab dengan kata-kata sang Guru sendiri: 'Hidup manusia tidak lain daripada ungkapan kelimpahan Tuhan. ia menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh nenek itu.' Samasekali tidak ada sesuatu pun yang tidak dapat dijelaskan oleh pemegang kepercayaan yang kaku.' Pencari kebijaksanaan berkata: 'Aku tidak tahu. Anthony de Mello SJ. 1994) 32. PANDANGAN MATANYA Komandan tentara pendudukan berkata kepada kepala desa di pegunungan: 'Kami yakin. Anthony de Mello SJ. Yayasan Cipta Loka Caraka. ia mengajukan pertanyaan yang sama. Tuhan ingin menjalankan pengadilan yang adil bagi setiap jiwa.' Hal itu menandakan kebodohan dalam bentuk pengetahuan pinjaman. Jika kamu tidak menyerahkannya kepada kami. Yang Mahabaik mengijinkan datangnya wabah. Sang Guru menjawab: 'Aku tidak tahu.' tukas si nenek. yang mengetahui segala sesuatu dengan cara tidak mengetahuinya. 1994) 33. Cetakan 7.' 'Tetapi. dengan segala cara kami akan menyiksamu bersama dengan penduduk desamu. (Burung Berkicau. Cetakan 7.

Dan ia telah kau serahkan untuk disiksa dan dibunuh. Yayasan Cipta Loka Caraka. Akhirnya.' 'Tidak ada jalan lain!' kata kepala desa membela diri. Cetakan 7. Untuk menghalau anak-anak itu ia berseru: 'Hai. Seharusnya engkau juga mencari jawaban dalam matanya. Bergegaslah ke sana! Nanti kamu akan melihatnya sedang menyemburkan api lewat lubang hidungnya.' (Burung Berkicau. sampai-sampai teriakannya terdengar di seluruh desa. Yayasan Cipta Loka Caraka. TELUR .' Maka kepala desa menyerahkan orang yang tidak bersalah itu kepada tentara pendudukan. barangkali benar juga. Ketika imam melihat hal ini. Tetapi. ia kembali berpikir: 'Memang benar. aku sendiri yang membuat cerita. Anthony de Mello SJ.. Namun orang itu justru berkata bahwa bahwa tidak ada yang perlu dimohonkan ampun. (Burung Berkicau.Kampung itu memang menyembunyikan seseorang yang tampaknya baik. siapa tahu. 1994) 43. Dua puluh tahun kemudian seorang nabi melewati desa itu dan langsung pergi menemui kepala desa. kalau kita berhasil meyakinkan orang lain. RAKSASA DI SUNGAI Imam di desa terganggu doanya karena anak-anak ramai bermain-main di sebelah rumahnya. kalau keselamatan seluruh kampungnya terancam? Musyawarah berhari-hari di balai desa ternyata tidak menghasilkan apa-apa.' 'Itulah kesalahanmu!' kata sang nabi. 'Engkau mencari-cari dalam Kitab Suci.' Jauh lebih mudah percaya kepada dewa-dewa berhala ciptaan kita sendiri. tidak bersalah serta disayang semua orang. Semalam suntuk mereka berdua mencari-cari pesan dalam Kitab Suci dan akhirnya menemukan pemecahan. 1994) 40. 'Pastor bersama saya telah mencari pesan dalam Kitab Suci dan berbuat sesuai dengan pesan itu. Anthony de Mello SJ. Sambil berlari sepanjang jalan menuju ke sungai yang enam kilometer jauhnya. ada raksasa mengerikan di sungai di bawah sana. sambil memohon supaya diampuni. bahwa dewa-dewa memang ada. kepala desa membicarakan masalah itu dengan pastor di desa. ia ikut bergabung bersama banyak orang. Ia tidak ingin membahayakan desa. Tetapi apa daya kepala desa itu. Maka ia pun disiksa dengan kejam. Cetakan 7. .. Ada nas yang mengatakan: 'Lebih baik satu orang mati daripada seluruh bangsa. Katanya: 'Apa yang telah engkau lakukan? Orang itu ditunjuk oleh Tuhan menjadi penyelamat negeri ini. Mereka cepat-cepat berlari menuju sungai. Akhirnya ia dibunuh.' Sebentar saja semua orang di kampung sudah mendengar tentang munculnya raksasa itu.

1994) 46. JIMAT Manusia merasa kesepian dan putus asa hidup di alam semesta yang luas ini. sampai tidak ada segelintir orang pun yang mendengarkan kata-kata sang nabi. Seseorang datang di warungnya dan berkata: 'Coba terka apa yang kugenggam ini?' 'Sebutkan ciri-cirinya!' kata Nasruddin. 1994) 44. cair sebelum direbus dan menjadi kental bila dimasak. Yayasan Cipta Loka Caraka. Anthony de Mello SJ. 'Pasti semacam kue!' Seorang ahli mempunyai keistimewaan ini: tidak menyadari yang sudah jelas.. Pada suatu hari seorang musafir bertanya kepada nabi: 'Mengapa Anda masih saja terus berkhotbah? Apakah Anda tidak tahu. Setiap sore anaknya pulang pada waktunya. Dan asalnya dari ayam betina . ukurannya sebesar telur.' 'Nah. Maka ia menakut-nakutinya. Imam Agung punya keistimewaan: tidak menyadari kedatangan Mesias.DAN YAKIN. bahwa jalan pulang ke rumah penuh dengan setan. Kini aku masih terus berseru. Cetakan 7. Dikatakan kepadanya.Nasruddin mencari nafkah dengan menjual telur. tetapi lama-kelamaan mereka tidak datang lagi. Agama yang jelek justru menambahnya. Isinya berwarna kuning dan putih. Anthony de Mello SJ. Sekarang ibu itu tak bersusahpayah lagi. Maka ia selalu dicekam ketakutan. Pada suatu hari seorang nabi tiba di sebuah kota untuk menobatkan para penduduknya. bahwa tugas Anda itu sia-sia saja?' Jawab sang nabi: 'Pada mulanya aku berharap dapat mengubah mereka. aku tahu!' kata Nasruddin. Mula-mula orang kota mendengarkan khotbah-khotbahnya. rasanya seperti telur dan baunya seperti telur. Cetakan 7.. (Burung Berkicau. agar supaya mereka jangan mengubah aku!' (Burung Berkicau. Seorang ibu kurang berhasil membujuk puteranya yang masih kecil supaya pulang dari bermain sebelum petang hari. yang berkeliaran segera sesudah matahari terbenam. . Agama yang baik menghilangkan ketakutan. Kelihatannya seperti telur. 'Baik! Bentuknya sama seperti telur. Yayasan Cipta Loka Caraka. BERSERU SUPAYA TETAP SELAMAT .

Cetakan 7. Segera setelah mendapatkan penerangan. bahwa setan-setan tidak ada. Yayasan Cipta Loka Caraka. (Burung Berkicau. Cetakan 7. untuk dapat diikat sebagaimana biasa terjadi selama ibadat malam. setan-setan tidak akan berani mengganggunya. (Burung Berkicau. Di sana ia mengumpulkan sekelompok murid. Agama yang baik membuka matanya untuk melihat. 1994) 48. Berlangsunglah suatu perdebatan sengit mengenai warna pakaian yang harus . Berabad-abad kemudian kitab-kitab tafsir penuh dengan tulisan ilmiah murid-murid sang guru. (Burung Berkicau. sambil memegang erat-erat jimat itu.Namun waktu si anak bertambah dewasa. kucing asrama mengeong-ngeong. sekarang ia berani keluar di waktu gelap. Sejarah manusia mendapatkan dimensi baru. sehingga mengganggu orang yang sedang berdoa. Bukanlah penghargaan bagi seorang pembimbing rohani. 1917: Pecahlah Revolusi Rusia. 1994) 49. ia jadi takut pada kegelapan dan setan. NASRUDDIN DI TIONGKOK Mullah Nasruddin pergi ke Tiongkok. Anthony de Mello SJ. Yayasan Cipta Loka Caraka. Cetakan 7. kucing itu masih tetap diikat selama ibadat malam. para murid itu berhenti mengikuti pelajarannya. Nah. Anthony de Mello SJ. Dikisahkan. Anthony de Mello SJ. Dan setelah kucing itu mati. bahwa tepat pada bulan itu Gereja Ortodoks Rusia mengadakan sidang sinode[2]. Agama yang jelek memperkuat kepercayaannya akan jimat. dibawalah kucing baru ke asrama. mengenai peranan penting seekor kucing dalam ibadat yang diatur sebagaimana mestinya. KUCING SANG GURU Setiap kali guru siap untuk melakukan ibadat malam. Yayasan Cipta Loka Caraka. Maka ia menyuruh supaya kucing itu diikat selama ibadat malam. sehingga ia tidak berani keluar rumah di waktu malam. Maka ibunya memberinya sebuah kalung jimat dan meyakinkannya. yang disiapkannya untuk menerima penerangan budi. bahwa selama ia memakai kalung itu. PAKAIAN LITURGI Oktober. Lama sesudah guru meninggal. 1994) 47. bahwa para murid selamanya duduk bersimpuh di depan kakinya.

Akhirnya ia menulis surat kepada Departemen Pertanian. Tidak bersitegang lagi. -------[2] Sinode (Yunani): pertemuan para uskup wilayah gerejani (Burung Berkicau. dengan suara tidak kalah kerasnya.digunakan dalam upacara-upacara ibadat. Berusaha mengerti masalah-masalah revolusi jauh lebih sukar daripada menyiapkan upacara ibadat yang indah. maka aku berusaha keras untuk memberantasnya. Tetapi tamanku segera menjadi sangat indah berseri! ---o000o--Perlahan-lahan ia menjadi buta. ia melawan dengan seluruh luapan . Yang lain.' Aku juga punya halaman rumput yang kubanggakan. Aku lebih suka berdoa daripada terlibat dalam pertengkaran dengan tetangga. berusaha menyukainya sungguh tidak mudah. Yayasan Cipta Loka Caraka. Aku berusaha berbicara dengan mereka setiap hari. 1994) 50. Ketika segala macam obat sudah tidak bisa lagi mencegahnya. Segera saja kami menjadi sahabat baik. Ada yang dengan suara keras menandaskan. Namun mereka diam seribu bahasa. Oleh karena itu. Dengan ramah. Malahan menanggapi kata-kataku. Dan ia memerangi kebutaan itu dengan segala cara. Cetakan 7. Anthony de Mello SJ. Dengan akrab. BUNGA TAPAL-KUDA Seseorang yang bangga akan halaman rumahnya yang berumput indah. namun mereka tetap saja merajalela. Rupanya mereka juga masih sedikit curiga akan alasan-alasan yang kukemukakan. dan pikiranku juga diganggu oleh bunga tapal-kuda. Mereka masih menyimpan dendam atas peperangan yang pernah kulancarkan melawan mereka. menjadi kecewa melihat tumbuh suburnya bunga-bunga tapal-kuda. Satu persatu ia menyebutkan semua usaha yang telah dicobanya dan mengakhiri suratnya dengan pertanyaan: 'Apa yang semestinya kulakukan sekarang?' Tidak lama kemudian datanglah surat balasan: 'Kami menganjurkan supaya Anda berusaha menyenangi bunga tapal-kuda. mengatakan bahwa harus berwarna ungu . Tetapi tidak lama kemudian mereka tersenyum kembali. Memang. bahwa seharusmya berwarna putih. halaman-berumputku jelek nampaknya. Semua usaha sudah dicobanya untuk membasmi bunga-bunga itu.

bahwa aku mudah naik pitam. Jauh lebih ceria daripada sebelumnya. hilang untuk selamanya. (Burung Berkicau. Cetakan 7. Aku memang ingin berubah. Aku merasa paling tersinggung ketika sahabat karibku juga mengatakan. Oh. kata-katanya penuh dengan kemarahan dan kepahitan. Aku mencintaimu. Aku tidak bisa tidak mencintaimu.emosinya. betapapun aku telah berusaha. Yayasan Cipta Loka Caraka. bahwa aku tidak dapat benar-benar berubah. oh. Dan jika ia memaksa diri berbicara dengan kebutaannya. Kebutaan datang berbagi hidup dengannya. Aku sakit hati terhadap mereka.. Dan setiap orang terus-menerus menekankan. Tetapi ia terus berbicara dan lambat laun katakatanya semakin bernada menyerah. Aku mengakui bahwa ia benar. tidak jadi soal. Aku membutuhkan keberanian untuk berkata kepadanya: 'Kuanjurkan. Engkau mencintaiku seperti itu. 1994) 51. Aku mencintaimu sebagaimana kau ada. JANGAN BERUBAH Aku sudah lama mudah naik darah. Semula ia tidak sudi menanggapi usulku. Aku mulai bergairah. Tuhan? .. Jangan berubah. Dan akhirnya. Tetapi betapa berserinya wajah itu sekarang. Aku merasa sama sekali tak berdaya dan terpasung. Namun pada suatu hari ia berkata kepadaku: 'Jangan berubah! Tetaplah seperti itu saja. tetapi aku tidak berdaya untuk berubah. meskipun aku tidak bisa membencinya.' Kata-kata itu berbunyi merdu dalam telingaku: 'Jangan berubah.. sungguh mengherankan.' Hari itulah aku melihat dia tersenyum lagi.' Dan aku menjadi tenang. akrab . pada suatu hari ia sendiri tidak menduganya . manis. Setiap orang mengatakan bahwa aku harus berubah. sebelum aku menemukan orang yang tetap akan mencintaiku.kata-katanya berubah menjadi hangat.. Ia juga terus-menerus mendesak supaya aku berubah. sabar dan menerima . apakah engkau berubah atau tidak. dan kata-kata cinta. aku berubah! Sekarang aku tahu. betapa mudah aku menjadi marah. ketika ia dapat merangkul kebutaannya dan berkata 'Aku cinta padamu. Jangan berubah . Aku serba kuatir. bahkan dengan sepatah kata pun. biarpun sebetulnya aku menyetujui nasehat mereka. betapa manisnya! Penglihatannya. Sungguh. engkau belajar mencintai kebutaanmu!' Mulailah suatu perjuangan. Dan. entah aku berubah atau tidak. tentu saja.. Anthony de Mello SJ.. mudah tersinggung dan egois sekali. Lalu tibalah waktunya.

' katanya kepada Malik. Tetapi beberapa waktu kemudian nama si pemuda menjadi begitu jelek. Bertahun-tahun kemudian Malik berjumpa dengannya di Mekah. Maka ditinggalkannya pemuda itu. Sebab. Ketika ia berjalan menuju rumah pemuda tersebut ia mendengar Suara dalam batinnya: 'Awas! Jangan menyentuh sahabatku. tetapi sekaligus berkekuatan luar biasa. agar ia mengubah kelakuannya. Ia berharap. Cetakan 7. sehingga ia membagi-bagikan seluruh harta bendanya dan menjadi pengemis pengembara.(Burung Berkicau. hingga orang banyak pun menentangnya. Lalu ia meninggal. Tuhan. --pertama kali dalam hidupku. sahabat orang berdosa? Pernyataan ini amat berbahaya. Pemuda itu dengan tenang memberitahu Malik.' Malik menjadi bingung.' Wajah pemuda bergajulan itu berubah: 'Benarkah Ia menyebut aku sahabatNya?' tanyanya. 'Ia Maharahim sehingga tidak akan mempersalahkan aku!' Malik tidak dapat berbuat apa-apa. engkau akan kulaporkan kepada Pencipta di surga!. ketika aku berkata: 'Tuhan Maharahim sehingga tidak akan mempersalahkan aku. 'Aku datang kemari untuk mencari Sahabatku.' Dan tiba-tiba aku mendengar Kabar Gembira. Cetakan 7. 'Pencipta di surga?' tukas pemuda itu. Tetapi pada saat itu Malik sudah meninggalkan rumahnya. Aku pernah mencobanya pada diriku sendiri. orang lain akan turun tangan. Tetapi setelah perilaku pemuda itu menjadi sungguh keterlaluan. bahwa ia dilindungi oleh Sultan dan tidak seorang pun dapat menghalangi apa pun yang dikehendakinya. karena engkau berada di bawah perlindunganNya. ia tidak tahu apa yang harus ia katakan. Yayasan Cipta Loka Caraka.' Pemuda itu menanggapi: 'Samasekali tidak ada gunanya. kata Malik. sangat marah karena seorang pemuda yang hidup di sebelah rumahnya bertindak kurang ajar. 1994) . Ia begitu tersentuh oleh perkataan Suara itu. Anthony de Mello SJ. maka Malik menegurnya. SAHABATKU Malik bin Dinar. Malik merasa wajib untuk mencoba memperingatkannya lagi. Yayasan Cipta Loka Caraka. Anthony de Mello SJ.' 'Kalau begitu. Sri Sultan tidak pernah berubah pandangan mengenai diriku. tetapi di tengah jalan kudengar Suara yang melarangku untuk menyinggungmu. (Burung Berkicau. 1994) 52. Malik berkata: 'Aku sendiri akan mengadu kepada Sri Sultan. Pemuda itu bertanya: 'Mengapa engkau datang?' Jawab Malik: 'Aku datang untuk menegurmu. Waktu bertemu muka dengan pemuda itu. Lama ia tidak berbuat apa-apa. Ia ada di bawah perlindunganKu.

Nabi mulai membaca Qur'an dan mendaras ayat yang menyatakan perkataan Firaun: 'Aku ini dewa yang benar. Sungguh.' Bila kita berdoa. (Burung Berkicau. KAMU BERTIGA. Ketika kapal seorang Uskup berlabuh untuk satu hari di sebuah pulau yang terpencil. Uskup amat terkesan. Yayasan Cipta Loka Caraka. Dalam bahasa Inggeris pasaran mereka menerangkan. 1994) 54. Di antara orangorang yang ikut berdoa dengan Nabi adalah seorang pemuda Arab. 'Kami orang Kristen. Ia memecah keheningan dengan berteriak: 'Pembual busuk. KAMI BERTIGA. Anthony de Mello SJ. apa yang kamu ucapkan bila berdoa?' . Ia berjalan-jalan menyusur pantai dan menjumpai tiga orang nelayan sedang memperbaiki pukat. sumpah serapahnya yang jujur berkenan di hatiKu.' Wajah pemuda yang malang itu menjadi merah padam dan ia gemetar ketakutan. Apakah mereka tahu doa Bapa Kami? Ternyata mereka belum pernah mendengarnya. tetapi juga mengucapkan kata-kata kotor di hadapan Rasul Allah. Cetakan 7. Sebab. bangsat dia!' Nabi berdiam diri. orang-orang lain mencela orang Arab itu dengan gusar: 'Apakah engkau tidak tahu malu? Niscaya doamu tidak berkenan kepada Tuhan. sampaisampai Malaikat Jibrail menampakkan diri pada Nabi dan bersabda: 'Assalamuallaikum! Allah berfirman agar engkau menyuruh orang banyak berhenti mencaci-maki pemuda yang sederhana ini. ia bermaksud menggunakan hari itu sebaik-baiknya.' kata mereka sambil dengan bangga menunjuk dada. Uskup terkejut sekali. Bagaimana orang-orang ini dapat menyebut diri mereka Kristen.' Mendengar perkataan itu pemuda yang baik itu tiba-tiba menjadi marah. melebihi doa orang-orang saleh. Tetapi seusai sembahyang. bahwa berabad-abad sebelumnya mereka telah dibaptis oleh para misionaris. kalau mereka tidak mengenal sesuatu yang begitu dasariah seperti doa Bapa Kami? 'Lantas.53 PEMUDA ARAB YANG SEDERHANA Guru Arab Jalalud-Din Rumi senang sekali menceritakan kisah berikut ini: Pada suatu hari Nabi Muhammad sedang bersembahyang subuh di mesjid. engkau tidak hanya merusak kekhusukan suasana doa. Tuhan melihat ke dalam hati kita dan bukan pada rumusan kata-kata.

. kasihanilah kami. secara kebetulan ia. Yayasan Cipta Loka Caraka. datanglah kerajaanMu . kamu bertiga. Uskup mondar-mandir di geladak sambil berdoa malam. Ajarilah kami sekali lagi seluruh doa itu!' Uskup merasa rendah diri: 'Sudahlah. DOA BISA BERBAHAYA. di dalam hati aku tahu. Sebelum berangkat lagi pada pagi hari berikutnya. Kapten kapal menghentikan kapalnya dan semua pelaut berjejaljejal di pinggir geladak untuk melihat pemandangan ajaib ini. Ketika mereka sudah dekat. 'Kami sangat senang bertemu dengan Bapak lagi. menuju ke kapal. Uskup melihat tiga sosok tubuh manusia berjalan di atas air. Kami berdoa: 'Kami bertiga. para nelayan dulu. Kami dengar kapal Bapak melewati pulau kami. 'kami sungguh-sungguh amat menyesal. kamu bertiga. Cahaya itu bergerak mendekati kapal.' Aku kadang-kadang melihat wanita-wanita tua berdoa rosario tak habis-habisnya di gereja. Nelayan-nelayan itu sulit sekali menghafal. pulang saja. kasihanilah kami.' 'Apa yang kamu inginkan?' tanya Uskup tercengang-cengang. Beberapa bulan kemudian kapal Uskup kebetulan melewati kepulauan itu lagi. Cetakan 7. dan setiap kali kamu berdoa. bahwa di salah satu pulau yang terpencil itu ada tiga orang yang mampu berdoa Bapa Kami dengan lengkap berkat usahanya yang penuh kesabaran. lantas kami lupa. . Uskup merasa puas. tetapi mereka berusaha sebisa-bisanya. Kami lupa akan doa yang bagus itu. 'Bapak Uskup'.' Uskup heran akan doa mereka yang primitif dan jelas bersifat bid'ah ini. mereka dapat mengucapkan doa Bapa Kami dengan lengkap tanpa satu kesalahan pun. maka cepat-cepat kami datang. Sebab. 1994) 55. seru mereka. dimuliakanlah namaMu. Anthony de Mello SJ. Kami berkata: Bapa kami Yang ada di surga. katakanlah saja: Kami bertiga. Sedang ia termenung. Inilah cerita yang sangat disukai oleh Guru Sufi Sa'di dari Shiraz: Salah seorang sahabatku senang sekali karena isterinya mengandung.'Kami memandang ke langit. Dengan rasa senang ia mengenang. Tak henti-hentinya ia berdoa kepada Tuhan dan menjanjikan berbagai kaul dengan ujud itu.' jawab mereka. bahwa mereka lebih dekat dengan Tuhan daripada banyak orang terpelajar.. Maka sepanjang hari ia mengajar mereka berdoa Bapa Kami. Bagaimana mungkin Tuhan dimuliakan dengan suara bergumam yang tidak keruan itu? Tetapi setiap kali aku melihat mata mereka atau memandang wajah mereka menengadah. melihat seberkas cahaya di arah Timur. Sambil memandang keheran-heranan. saudara-saudaraku yang baik. barulah Uskup mengenali tiga sahabatnya. (cerita serupa dari tradisi Kaum Asaaseen) (Burung Berkicau. Ia ingin sekali mendapatkan anak laki-laki. 'Bapak Uskup.

dan Dewa mengaruniai kami dua orang anak ini. Maka ayahnya lalu ditangkap dan dipenjarakan. Bertahun-tahun kemudian. bahwa ia tidak akan mempunyai anak.' Meminta kepada Tuhan dengan tekun apa yang kita inginkan merupakan perbuatan yang patut dipuji. ia memberkati saya dan isteri saya . Narada berkata kepada Dewa: 'Orang itu dengan isterinya amat baik kepada saya.. Pada suatu malam ia singgah di sebuah desa dan diterima dengan baik oleh sepasang suami-isteri yang miskin.' Sampai di kuil. bahwa ia tidak akan punya anak? Kini ia mempunyai dua orang anak!' . berziarah ke kuil Dewa Wisnu. namun kami belum juga mempunyai anak. Sahabatku bergembira sekali dan mengundang seluruh penduduk kampung untuk merayakan pesta syukur.' Mendengar cerita ini.' Maka Narada menyelesaikan kebaktiannya. Narada bingung. sekembaliku dari Mekah. Tetangganya berkata: 'Anaknya mabuk. NARADA Narada. Tolong mintakanlah kepadanya. Sebab. Anthony de Mello SJ.' jawab si suami. lalu pulang. Cetakan 7.' Dewa menjawab dengan tegas: 'Telah menjadi nasib laki-laki itu. bahwa isterinya melahirkan seorang anak laki-laki.. 'Mengapa? Apa kesalahannya?' tanyaku. kemudian melarikan diri. 1994) 58. Kami menerimanya barang semalam. Ketika tiba di sana. (Burung Berkicau. Tetapi doa seperti itu juga amat berbahaya. 'Anak-anak siapa ini?' tanya Narada. Yayasan Cipta Loka Caraka. Aku diberitahu bahwa ia dipenjara. dan pintu kuil ia sudah berteriak: 'Bukankah Dewa telah mengatakan: telah menjadi nasib laki-laki itu. Sebelum ia berangkat pada hari berikutnya. Kali ini ada dua orang anak bermain-main di muka pondok mereka. Paginya. Lima tahun kemudian Narada berziarah ke tempat yang sama. seorang Hindu yang bijaksana. aku melewati kampung sahabatku itu. Narada cepat-cepat menuju kuil Dewa Wisnu lagi. si suami minta kepada Narada: 'Tuan akan pergi kepada Dewa Wisnu. agar Ia menganugerahi saya dan isteri saya seorang anak. sudah bertahun-tahun lamanya kami berkeluarga. seorang pengemis suci datang mengunjungi kampung kami. Ia singgah pula di desa yang sama dan sekali lagi diterima dengan baik oleh pasangan suami-isteri yang sama pula. 'Anak-anak saya.Maka terjadilah. membunuh orang. Maka sudilah bermurah hati dan berilah mereka seorang anak. sebelum berangkat. Si suami meneruskan ceritanya: 'Segera setelah Tuan meninggalkan kami lima tahun yang lalu.

Nobunaga. Yayasan Cipta Loka Caraka. 1994) 57. Cetakan 7. Nobunaga keluar dan berkata: 'Sekarang. karena setiap penyembuhan disertai rasa sakit.' Kita diingatkan akan pesta nikah di Kana. memutuskan untuk menyerang. Kalau angka yang kelihatan. BERDOA MOHON HUJAN Kalau seorang neurotik datang minta pertolongan. yang kedua sisinya bergambar kepala. Yayasan Cipta Loka Caraka. 1994) 58. ia ingin mendapatkan mukjizat yang akan menyembuhkannya tanpa rasa sakit.' 'Memang betul. tetapi para prajuritnya merasa sangsi. Cetakan 7. Kekuatan doa? Kekuatan takdir? Ataukah kekuatan iman yang yakin bahwa sesuatu akan terjadi? (Burung Berkicau. meskipun jumlah prajuritnya hanya sepersepuluh dari jumlah prajurit musuh.' Ia melempar mata uang.Ketika Dewa mendengar hal ini. Maka ia pun berteriak: 'Demi Tuhan. Ia yakin bahwa ia akan menang. Nasib akan terungkap sekarang. Hari berikutnya seorang ajudan berkata kepada Nobunaga: 'Tak seorang pun dapat rnengubah nasib yang sudah ditakdirkan untuknya. mereka berhenti di sebuah kuil Shinto. yang paling baik. Yang sebenarnya dimintanya ialah agar neurosisnya [3] jangan dipersoalkan. Sesudah berdoa di dalam kuil. kita akan kalah. (Burung Berkicau. engkau membakar jambangmu!' 'Aku tahu. bahwa aku sedang berdoa mohon hujan?' . Anthony de Mello SJ.' jawab orangtua itu dengan marah. hingga mereka menang dengan mudah. jarang ia minta disembuhkan. Dalam perjalanan menuju peperangan. Seorang yang sudah tua tidak pernah melewatkan pipanya sehabis makan. sambil menunjukkan mata uang rangkap. Para prajurit begitu bersemangat maju perang.' kata Nobunaga. kita akan menang. ia tertawa keras dan berkata: 'Pasti perbuatan seorang suci! Hanya orang suci yang mempunyai kuasa untuk mengubah nasib seseorang. Tampak gambar kepala. Waktu itu Ibu Jesus mendesak Putranya dengan doa-doanya untuk melakukan mukjizat yang pertama sebelum waktunya seperti yang telah ditentukan oleh Allah Bapa. Pak. aku akan melemparkan mata uang. Pada suatu malam isterinya mencium bau hangus. KEPASTIAN PADA MATA UANG Jendral Jepang termasyhur. Jika gambar kepala yang kelihatan. 'Tidakkah kaulihat. Atau. Anthony de Mello SJ.

' katanya.' . Tiada harapan baginya untuk mendapatkan cukup makanan. Orang itupun mulai mengagumi kebaikan Tuhan yang begitu besar dan berkata dalam hati: 'Aku juga akan menganggur di rumah saja dengan penuh kepercayaan kepada Tuhan. Harimau itu makan sepuasnya dan meninggalkan sisa bagi serigala.-------[3] neurosis: sakit jiwa yang disebabkan oleh kerusakan sistem syaraf (= neuron. Cetakan 7. terdengarlah Suara: Hai.' (Burung Berkicau. Hari berikutnya Tuhan memberi makan serigala dengan perantaraan harimau yang sama. engkau. (Burung Berkicau. orang yang sesat.). Kata sifatnya neurotik. Ketika orang yang malang ini sudah hampir mati. Anthony de Mello SJ. TUHAN MENJADI MAKANAN Tuhan memutuskan untuk mengunjungi bumi.' Ia melakukan niatnya berhari-hari lamanya. bukalah matamu pada pada kebenaran! Ikutilah teladan harimau dan berhentilah meniru serigala yang lumpuh! Di jalan aku melihat seorang gadis kecil menggigil kedinginan dalam pakaiannya yang tipis. Aku menjadi marah dan berkata kepada Tuhan: 'Mengapa hal ini Kaubiarkan? Mengapa Engkau tidak berbuat sesuatu?' Sementara waktu Tuhan tidak berkata apa-apa.' Tuhan berkata: 'Nah. Cetakan 7. tetapi tak terjadi apa-apa. Malamnya Ia menjawab dengan sangat tibatiba: 'Aku telah berbuat sesuatu. 'dan kebanyakan juga menganggur. 1994) 60. 1994) 59. Yayasan Cipta Loka Caraka. Yayasan Cipta Loka Caraka. Anthony de Mello SJ. Lalu ia melihat seekor harimau datang dengan memakan kijang hasil buruannya. SERIGALA TUA Sebuah dongeng yang diceritakan oleh mistik Arab. Aku ingin menjelma dalam bentuk makanan bagi mereka yang kelaparan dan pekerjaan bagi mereka yang menganggur. Malaikat kembali dengan laporan ini: 'Mereka kebanyakan kekurangan makanan. Ia ingin tahu bagaimana serigala itu dapat hidup terus. karena Ia akan mencukupi segala kebutuhanku. Sa'di: Seorang yang sedang melewati hutan melihat seekor serigala yang sudah lumpuh keempat kakinya. Aku menciptakan engkau. Yun. Maka Ia mengutus malaikatNya untuk menyelidiki keadaan lebih dahulu.

Beberapa hari kemudian tibalah mereka di Istana seorang raja yang tertarik kepada salah seorang rahib. engkaulah yang akan mengganti aku menduduki tahta kerajaan. Tinggallah di sini. Lama Agung dari Utara memang benar. . karena Ia telah mempertemukannya dengan para rahib ini. Orang yang bertanya-tanya dijawabnya demikian: 'Untung jika salah satu dari lima rahib itu akhirnya sampai kepada Lama di Selatan. 'kalau aku tidak tinggal di sini untuk melayani mereka. Rahib yang kelima akhirnya sampai di biara Lama di Selatan. Dua orang sisanya akhirnya tiba di sebuah kampung kaum Buddha. Katanya: 'Imam di desa kami meninggal. untuk meningkatkan tafsir Kitab Suci. Mereka terkejut ketika mengetahui bahwa semua penduduk meninggalkan agamanya dan kini ada di bawah pengaruh seorang guru Hindu. Kami membutuhkankan seorang pengganti. ketika seorang kurir menghampiri mereka. Ia berkata: 'Apakah ada kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan peri kehidupan rakyat di sini daripada menerima kedudukan raja? Aku bukan murid Buddha sejati kalau aku tidak menerima kesempatan ini untuk mengabdi agama. Beberapa tahun yang lalu aku bertekad mencari Tuhan.' Hati rahib tertarik pada sang puteri yang cantik dan pada tahta kerajaan. seorang rahib berkata: 'Aku akan tinggal bersama gadis ini. Jika aku mati. pada waktu mereka mau berangkat. Pada suatu malam.' Ia tidak berjalan terus. Setiap orang heran bahwa Lama Agung mengirimkan sampai lima orang. Cetakan 7. Rahib yang seorang berkata: 'Demi umat yang malang ini dan demi Buddha. bagaimanapun juga. Tiga orang yang masih sisa meneruskan perjalanan. Nah.' kata raja. mereka menginap di sebuah gubuk yang hanya didiami oleh seorang gadis manis. 1994) 61. LIMA ORANG RAHIB Permintaan yang mendesak dari Lama [4] di Selatan sampai kepada Lama Agung di Utara. 'dan aku akan memberikan puteriku kepadamu.' Para rahib itu sudah menempuh perjalanan selama beberapa hari.' Maka ia tidak melanjutkan perjalanannya. Ia menerima mereka dengan ramah.' Dialah orang terakhir yang berhenti. Orangtua gadis itu dibunuh perampok dan ia tinggal sendirian penuh ketakutan.' Ia orang ketiga yang berhenti. Ia bersyukur kepada Tuhan. lagi pula penghidupan Imam amat terjamin. Anthony de Mello SJ.' katanya. aku harus tinggal di sini dan mengembalikan mereka ke jalan yang benar. untuk membuat teologi lebih berarti bagi orang jaman kita. Selalu maksudku sangat mulia: untuk memperbaharui ibadah.' Desa itu rupanya makmur dan menarik.(Burung Berkicau. Berkali-kali aku berhenti di jalan. Salah seorang rahib merasa terdorong untuk menggembalakan umat. untuk merombak susunan Gereja. 'Aku bukan murid Buddha sejati. Aku bukan murid Buddha sejati. Yayasan Cipta Loka Caraka. Ia meminta seorang rahib vang bijak dan suci untuk membimbing hidup rohani para calon rahib. di sebuah daerah pegunungan. Di pagi harinya. kalau tidak berbelas-kasih pada sesama.

Hal itu dilihat oleh rekannya filsuf Aristippos. Sikap calon kedua itulah yang amat dianjurkan.' Calon kedua inilah yang mendapat pekerjaan. Cetakan 7. kalau Anda ingin mendapat kenaikan pangkat di setiap lembaga. dalam karya apa pun. Yayasan Cipta Loka Caraka.' (Burung Berkicau. Yayasan Cipta Loka Caraka.' Jawab Diogenes: 'Jika engkau sudah belajar hidup dengan makan ubi. engkau tidak perlu lagi hidup dengan makan sampah seperti ubi itu. Aristippos berkata: 'Kalau engkau mau belajar menghamba kepada raja. Sikap ini juga akan menghasilkan nilai yang tinggi dalam ulangan keagamaan. 1994) 63. sebelum saudara diterima bekerja di sini? 'Ya. Anthony de Mello SJ. dua kali dua itu berapa?' 'Berapa saja. (Burung Berkicau.' 'Nah. Cetakan 7. makan ubi sebagai santap malamnya. Anthony de Mello SJ. dua kali dua itu berapa?' 'Empat. terserah Bapak. lebih mudah menenggelamkan diri dalam karya keagamaan.Sayang. KENAIKAN PANGKAT Calon pertama masuk: Saudara tahu bahwa ujian sederhana ini kami berikan kepada saudara. daripada bertahan terus mencari Tuhan. DIOGENES Diogenes. baik yang sekular maupun yang bersifat keagamaan. engkau tidak perlu menjilat raja. Anthony de Mello SJ. seorang filsuf. -------[4] Lama: sebutan bagi bhiksu dan pendeta Buddha di Tibet (Burung Berkicau. yang hidup enak dan mewah karena menjilat raja. Cetakan 7.' 'Nah.' Calon kedua masuk: 'Saudara siap untuk ujian?' 'Ya. Itulah sebabnya. orang yang mendapat gelar dalam ilmu ketuhanan itu lebih dikenal karena kesetiaannya pada ajaran daripada kesetiaan pada kebenaran. Yayasan Cipta Loka Caraka. 1994) 62. 1994) .

sebagian kebenaran atau seluruh kebenaran? Tentu saja seluruh kebenaran! Aku tidak perlu menipu diri. Yayasan Cipta Loka Caraka. yang menjual kebenaran yang utuh. Mereka menjual kebenaran di sana! Gadis penjaga kios bertanya dengan amat sopan: kebenaran macam apa yang ingin kubeli. 'Berapa?' tanyaku mantap. KIOS KEBENARAN Ketika aku melihat papan nama pada kios itu.64. seperti yang diyakini. Justeru hal seperti itulah yang dilakukan oleh Jesus. berapapun harganya. Aku mengira bahwa aku dapat memperoleh seluruh kebenaran dengan harga murah. dilaporkan bahwa salah seorang yang ada di ruang sidang berkata: 'Engkau berpihak pada siapa. agar aku menuju bagian lain dalam kios itu. entah siapakah Saudara. waktu semua orang yang tak bersalah ini dibantai?' Krushchev berhenti. hampir-hampir aku tidak percaya pada apa yang kubaca: KIOS KEBENARAN. 'Tuan akan membayarnya dengan kehilangan semua ketenangan dalam seluruh sisa hidup Tuan.' katanya. tentu Ia akan berdiri dan maju. Tak seorang pun berdiri dan maju. Anthony de Mello SJ. (Burung Berkicau. Lalu Krushchev meneruskan: 'Nah. Menentang lembaga atau instansi menuntut keberanian yang lebih besar lagi. 1994) 65. 'Kalau Tuan membelinya. Pemuda penjaga kios yang ada di sana memandangku dengan rasa kasihan dan menunjuk kepada daftar harga. lalu berkata: 'Kuminta. memandang ruang sidang berkeliling. Ketika Krushchev mengucapkan tuduhan berat untuk menggugat jaman Stalin.' Andaikata Jesus yang disuruh.' katanya. Ia memberi isyarat. 'Harganya amat tinggi Tuan.' Aku keluar dari kios itu dengan rasa sedih. BERDIRI DAN MAJU UNTUK MEMBERI KESAKSIAN Mengatakan kebenaran. Cetakan 7. Saudara Krushchev. Aku menginginkan kebenaranku: terang. terbuka. saudara yang baru menyela tadi berdiri dan maju!' Ketegangan memuncak di ruang sidang. Aku masih belum siap menerima kebenaran. mengadakan pembelaan diri atau rasionalisasi lagi. Kadang-kadang aku mendambakan damai dan ketenangan. karena ingin mendapat seluruh kebenaran. menuntut keberanian. Aku masih perlu sedikit menipu . sekarang Saudara sudah mendapat jawaban. Dulu saya bersikap sama seperti Saudara sekarang ini!. apalagi kalau seseorang termasuk anggota sebuah lembaga atau instansi. penuh dan utuh.

minum air baru dan bergabung dengan orang-orang lainnya sehingga sama-sama menjadi gila. Pada hari tertentu. Hanya seorang yang menangkap makna peringatan itu. memberi peringatan kepada manusia. semua air didunia yang tidak disimpan secara khusus akan lenyap. Mereka menyerang dan tidak mempedulikannya. Kidir. bahwa ia masih menyimpan banyak air. Memang. Sebagai gantinya akan ada air baru. Ternyata benar. Cetakan 7. Mereka semua yakin justru dialah yang sudah menjadi gila. Hanya nabilah yang menanggapi Tuhan dengan serius. danau. Air yang kemudian datang mengganti. semua orang telah menjadi gila. Anthony de Mello SJ. Ia mengumpulkan air dan menyimpannya di tempat yang aman. Jika engkau mencari kebenaran. sehingga cukup kiranya sampai hari kematiannya. yang akan menghabiskan seluruh air yang ada di negeri ini. Yayasan Cipta Loka Caraka. Ia membuang seluruh air yang disimpannya. Tetapi lama-kelamaan ia merasakan kesepian yang tak tertahankan lagi. ia mengusung air banyak-banyak ke guanya di gunung. Maka ia turun kebawah lagi. sungai serta kolam. Jalan ini terlalu sempit untuk kawan seperjalanan. Tuhan memperingatkan rakyat mengenai datangnya gempa bumi. karena ia begitu berbeda dari mereka semua. (Burung Berkicau. Sekali lagi ia diusir oleh orang banyak. Siapakah yang dapat tahan dalam kesendirian itu? (Burung Berkicau. Nabi lalu mengambil keputusan. Ia ingin sekali bergaul dengan sesama manusia. Guru Musa. JALAN SEMPIT Sekali peristiwa. engkau berjalan sendirian. gempa bumi sungguh terjadi. . Aku masih ingin berlindung di balik kepercayaan-kepercayaanku yang tak boleh dipertanyakan. katanya. Beberapa bulan kemudian nabi turun ke lembah untuk melihat apa yang telah terjadi. Ia senang. Yayasan Cipta Loka Caraka.diri dengan membela dan membenarkan diri. 1994) (versi lain dari kisah yang sama) Kisah-kisah Sufi KETIKA AIR BERUBAH oleh Idries Shah Pada zaman dahulu. 1994) 66. Maka nabi pulang ke guanya di gunung. Anthony de Mello SJ. akan membuat setiap orang menjadi gila. yang mengubah manusia menjadi gila. Cetakan 7. Air menghilang dan air yang baru mengisi parit.

Tetapi. selalu dihubung-hubungkan dengan suatu bentuk Perserikatan Rahasia. Dhun-Nun. 1984 67. sungai-sungai berhenti mengalir. Mula-mula orang itu tidak mau minum air yang baru. Ia adalah tokoh paling awal dalam sejarah Kaum Darwis Malamati. tindakan dan pikirannya sama sekali berbeda dengan orang-orang lain. Rupanya ada semacam agama atau sekte baru. seorang (versi lain: 01 02 03) -----------------------------------------------------------K I S A H . Ketika dari tempat persembunyiannya itu ia menyaksikan air terjun kembali memuntahkan air.Ditunggunya saat yang di sebut-sebut itu. Ia berbicara dengan penuh semangat tentang kuasa budi atas materi. Melihat kejadian itu. seorang Mesir (meninggal tahun 860). mereka menunjukkan rasa benci atau kasihan. . Versi ini dikisahkan oleh Sayid Sabir Ali-Syah. ulama Kaum Chishti. mereka tidak ingat lagi apa yang pernah terjadi.K I S A H S U F I Kumpulan kisah nasehat para guru sufi selama seribu tahun yang lampau oleh Idries Shah (terjemahan: Sapardi Djoko Damono) Penerbit: Pustaka Firdaus. orang itu pun menggabungkan dirinya kembali dengan orang-orang lain. sumur-sumur mengering. yang meninggal tahun 1818. MUNAFIK Sebuah ruangan penuh sesak dengan wanita-wanita tua. Ternyata mereka itu kini berpikir dan berbicara dengan cara sama sekali lain dari sebelumnya. dan menjadi seperti yang lain-lain. Ia pun sama sekali melupakan air simpanannya. Dhun-Nun berhasil menemukan arti hieroglip Firaun. dan rekan rekannya mulai menganggapnya sebagai orang yang baru saja waras dari sakit gila. bukan pengertian. Seseorang hanya mengenakan serban dan cawat saja maju ke depan. setiap hari ia pergi ke tempat persembunyiannya. Catatan Orang yang dianggap menciptakan kisah ini. Pada hari yang dipastikan itu. ia tidak tahan lagi menderita kesunyian hidup. yang oleh para ahli Barat sering dianggap memiliki persamaan yang erat dengan keahlian anggota Persekutuan Rahasia. orang yang menangkap makna peringatan itupun pergi ketempat penyimpanan dan meminum airnya. akhirnya ia memutuskan untuk meminum saja air baru itu. jiwa atas raga. Ketika orang itu mencoba berbicara dengan mereka. ia menyadari bahwa ternyata mereka telah menganggapnya gila. juga tidak ingat sama sekali bahwa pernah mendapat peringatan. Terhadapnya. minum air simpanannya. Ia meminum air baru itu. Konon.

BAIKLAH. Cetakan 7. (Burung Berkicau. Mereka menghajarnya karena kemunafikannya dan menuntut bahwa ia sebagai bapak anak itu wajib menanggung biaya untuk membesarkannya. Guru itu jatuh namanya. Dengan kasar mereka menyerbu Guru yang sedang berdoa. yakni bahwa badan samasekali tidak merasakan apa-apa. 1994) 69. Baiklah!' Orang yang sungguh-sungguh sadar! . bahwa semua itu hanya pikiran saja dan bahwa pikiran dapat dipengaruhi secara sadar oleh kehendak?' Si munafik menjawab dengan yakin: 'Tentu saja aku percaya. Orangtua si gadis bersama banyak penduduk desa beramai-ramai menuju kuil.Semua orang mendengarkan dengan terpukau. Anthony de Mello SJ. bahwa ia telah berdusta. Guru mengembalikannya dan yang dikatakannya hanyalah: 'Baiklah. Pembicara itu lalu kembali ke tempatnya persis di hadapanku. Ia minta supaya seorang ibu dari desa memberi anak itu makan dan pakaian serta merawatnya atas tanggungannya.' 'Kalau begitu. Seandainya aku membatasi diri dan hanya mengkhotbahkan apa yang kupraktekkan. Orang yang duduk di sampingnya berpaling sambil bertanya cukup keras: 'Apakah Saudara sungguh percaya akan apa yang Saudara katakan tadi. Setelah berkali-kali dipukuli. Ketika peristiwa itu sudah berlalu satu tahun lamanya. maka aku tidak begitu munafik lagi. baiklah. ia memungut bayi itu dari lantai. 'maukah Saudara bertukar tempat dengan saya? Saya masuk angin duduk di sini!' Kerap kali aku berusaha dengan sekuat tenaga untuk mempraktekkan apa yang aku khotbahkan. Jawaban Guru itu hanyalah. gadis yang melahirkan anak itu tidak kuat menyimpan rahasianya lebih lama lagi. Mereka bersembah sujud di kaki Guru untuk mohon maaf dan meminta kembali anak tadi. BAIKLAH Seorang gadis di kampung nelayan hamil di luar nikah. Orangtua si gadis dan para penduduk kampung amat menyesal. Yayasan Cipta Loka Caraka. Tidak ada lagi orang yang datang untuk meminta wejangannya.' Setelah orang banyak pergi meninggalkannya.' kata orang disisinya. Ayah anak itu sebetulnya adalah pemuda di sebelah rumahnya. Akhirnya ia mengaku. akhirnya ia mengaku bahwa bapak dari anak yang dikandungnya adalah Guru Zen yang merenung sepanjang hari di dalam kuil di luar desa. 'Baiklah.

tetapi setelah dipaksa-paksa. Anthony de Mello SJ. akhirnya ia menyebut nama Hakuin. anaknya dibawa ke Hakuin. orangtua gadis mengetahui bahwa anak gadisnya telah hamil. yang ia katakan ialah "Apakah memang demikian?" Daging ZEN Tulang ZEN Bunga Rampai Karya Tulis Pra-Zen dan Zen Dikumpulkan oleh: Paul Reps Edisi Keenam Oktober 1996 . Seorang gadis Jepang yang orang tuanya memiliki sebuah rumah makan. tetapi ia merawat anak tersebut dengan baik. Ia membelikan susu dari tetangganya dan segala sesuatu yang dibutuhkan si kecil. meminta maaf yang sebesar-besarnya. Hakuin kehilangan nama baik. (Burung Berkicau. Ayah dan ibu si gadis dengan segera pergi menemui Hakuin dan memohon maaf. Yayasan Cipta Loka Caraka. Setahun kemudian. "Apakah memang demikian?" adalah ucapan yang terdengar dari guru tersebut. Tiba-tiba. Cetakan 7. orangtua gadis itu pergi menemui si guru. Setelah gadis itu melahirkan. tanpa dikabarkan sebelumnya. 1994) (versi asli) Daging Zen Tulang Zen oleh Paul Reps Apakah Memang Demikian? Guru Zen Hakuin dipuji-puji oleh tetangganya sebagai seorang yang menjalankan kehidupan suci. Akibat kejadian ini. Ia memberitahukan kepada orangtuanya hal yang sebenarnya --bahwa ayah sebenarnya dari anak kecil itu adalah seorang pria yang bekerja di pasar ikan. gadis yang melahirkan tersebut tidak tahan lagi. Dengan marahnya. Anak perempuannya tidak mau mengakui siapa pria yang menghamilinya. yang tidak menggusarkannya.Kehilangan nama? Tidak banyak berbeda dengan kehilangan kontrak yang mau ditandatangani dalam mimpi. tinggal dekat rumahnya. dan memungut anak kecil itu kembali. Kejadian ini membuat orangtua gadis itu marah. Ketika menyerahkan anak tersebut. Hakuin rela memberikannya.

'Siapakah kau?' tanya boneka garam kepada laut.' kata orang itu. Kotakpos 1409 Bandung 40001 73. 'Siapa?' tanya sang kekasih dari dalam. memikir-mikirkan kata-kata kekasihnya. siapakah aku!' (Burung Berkicau. Siapa yang mengetuk itu?. massa yang bergerak-gerak. Cetakan 7. 'Engkau!' Segera pintu dibukakan. SIAPAKAH AKU? Attar dari Neishapur bercerita: Seseorang yang sedang jatuh cinta mengetuk pintu rumah kekasihnya. berbeda dengan segala sesuatu yang pernah ia lihat sebelumnya. (Burung Berkicau. sampai hanya tinggal segumpal kecil saja. Sambil tersenyum laut menjawab: 'Masuk dan lihatlah!' Maka boneka garam itu menceburkan diri ke laut. Ia amat terpesona oleh pemandangan baru. BONEKA GARAM Sebuah boneka garam berjalan beribu-ribu kilometer menjelajahi daratan. Semakin jauh masuk ke dalam laut. boneka itu berteriak bahagia: 'Sekarang aku tahu. Sebelum gumpalan terakhir larut. Cetakan 7.' Orang yang cintanya ditolak ini pergi ke padang gurun. ia semakin larut. PEMUDA YANG BANYAK BICARA . Anthony de Mello SJ. Yayasan Cipta Loka Caraka. 'Aku. Yayasan Cipta Loka Caraka. 1994) 74. Di sana ia merenung selama berbulan-bulan. Anthony de Mello SJ. 1994) 75.Yayasan Penerbit Karaniya Anggota IKAPI. Akhirnya. 'Pergi sajalah! Rumah ini tidak akan muat untuk kau dan aku. sampai akhirnya ia tiba di tepi laut. ia kembali dan mengetuk pintu rumah kekasihnya lagi.

Ia mulai membacakan semua suratnya itu untuk jantung hatinya. namun ia masih juga terus membaca. Cetakan 7. Lalu ia merogoh saku dan mengeluarkan seberkas surat-surat cinta.' katanya. 'Datanglah di tempat anu pada jam anu. (Burung Berkicau.' sabda Tuhan kepada penyembahnya. Berjam-jam telah lewat. Jangan membakar tubuhmu. duduk di sampingmu. 1994) 77. Anthony de Mello SJ. BUANGLAH KEHAMPAANMU! . namun gagal. pengabdian akan terjadi dengan sendirinya. akhirnya si pemuda sungguh jadi duduk bersanding dengan jantung-hatinya. Yayasan Cipta Loka Caraka. dan membaca tentang Aku dalam buku-bukumu. bakarlah 'ego'mu! Cinta akan muncul dengan sendirinya. 1994) 76. yang telah ia tulis selama berbulan-bulan. Yayasan Cipta Loka Caraka. berbicara tentang Aku dengan mulutmu. Dan kamu masih juga membacakan surat-suratmu yang membosankan itu!' 'Inilah aku. Cetakan 7.Seorang pemuda yang sedang jatuh cinta berusaha selama berbulan-bulan untuk mengambil hati pujaannya. bahkan duduk disampingmu. Sekarang aku disini. Engkau dapat merelakan semua harta bendamu bagi kaum miskin dan bahkan merelakan dirimu dibakar. Guru: Seandainya engkau melepaskan si 'aku'. Simpanlah hartamu dan tinggalkan si 'aku'. mengungkapkan kerinduan hatinya dan hasratnya yang membara untuk mengalami kebahagiaan karena dipersatukan dalam cinta. sejak ia mengenal si jantung-hati. Akhirnya si jantung hati berkata: 'Betapa bodoh kau! Semua suratmu hanya tentang aku dan rindumu padaku. Anthony de Mello SJ. Ia merasa sakit hati karena ditolak. Suratsurat itu penuh kata-kata asmara. Kapankah engkau akan diam dan mulai menghayati kehadiranKu?' (Burung Berkicau. Pada waktu dan di tempat anu tersebut. MENANGGALKAN SI 'AKU' Murid: Aku datang untuk mengabdimu. 'dan engkau masih juga berpikir-pikir tentang Aku di dalam benakmu. namun belum tentu engkau mempunyai cinta samasekali. Namun akhirnya si jantung-hati menyerah.

Dan membawa serta matiragamu bagaikan sebuah piala penghargaan. bawalah serta ke mana saja engkau pergi. Cetakan 7. Anthony de Mello SJ. Sang Guru menyela dan berkata: 'Orang yang mengucapkan ajaran ini. Buanglah 'ego'mu! (Burung Berkicau. Ego dapat menjadi-jadi karena kesucian maupun karena keduniawian. Ia terus membaca sampai habis. Tidak pernah ia menyangka bahwa yang paling penting ialah melepaskan 'ego'nya. karena kemiskinan maupun karena kekayaan. Orang Kristen itu membaca beberapa kalimat.Ia mengira sungguh amat penting menjadi miskin dan hidup bermatiraga. sungguh dapat disebut Penyelamat dunia!' Orang Kristen itu gembira ria. Engkau dapat membuat kehampaan menjadi milikmu. karena bermatiraga maupun karena hidup mewah. Ia meneruskan membaca. Jangan membuang milikmu.' kata Guru Zen itu. Guru: Buanglah kehampaan itu sekarang juga! Murid: Bagaimana aku dapat membuangnya? Hanya kehampaan belaka. Murid: Aku datang kepadamu dengan tangan hampa. pastilah sudah mendapatkan penerangan budi. Tidak ada sesuatu pun yang tidak digunakan oleh 'ego' untuk melambungkan diri. GURU ZEN DAN SEORANG KRISTEN Seorang Kristen suatu hari mengunjungi seorang Guru Zen dan berkata: 'Bolehkah aku membacakan beberapa kalimat dari Khotbah di Bukit?' 'Silahkan.' Orang Kristen senang. Yayasan Cipta Loka Caraka. Guru tersenyum dan berkata: 'Siapa pun yang pernah mengucapkan kalimat-kalimat ini. Lalu sang Guru berkata: 'Khotbah itu disampaikan oleh Seorang yang memancarkan cahaya ilahi. dengan senang hati aku akan mendengarkannya. lalu berhenti sejenak dan melihat Guru.' . Guru: Kalau begitu. 1994) 78.

Waktu pastor paroki mendapat serangan jantung karena berusaha memperbesar Kerajaan Allah. Anthony de Mello SJ.' Jesus tersenyum dan berkata: 'Apa gunanya hal itu bagimu. Para dokter telah memperingatkannya supaya berhati-hati. akan kau apakan uang sebanyak itu?' Paman Tom berpikir sebentar. bahwa ia pasti menemukan jalan keluar. SERANGAN JANTUNG ROHANI Paman Tom mengidap penyakit jantung. Dalam perjalanan pulang ke rumahnya. selain membesarkan ego. Tom. 'Tuhan. Sungguhkah ia memperkembangkan Kerajaan Allah atau dirinya sendiri? Kerajaan Allah dapat berkembang sendiri tanpa usaha dan kecemasan kita.' serunya dengan penuh semangat. Yayasan Cipta Loka Caraka.' kata pastor paroki kepada orang yang sakit jantung itu. ia berjumpa dengan Kristus di pinggir jalan. TELUR EMAS . gampang orang menuduhnya serakah dan mementingkan dirinya sendiri. Cetakan 7. 'Saya berhasil membuat orang itu mengaku bahwa Engkau adalah Tuhan. mereka takut menyampaikan kabar itu kepadanya. Waspadalah terhadap kecemasanmu! Itu menunjukkan kepentinganmu sendiri. Ia minta diri dan bermaksud kembali untuk meyakinkan Guru Zen itu. Kristenmu?' (Burung Berkicau. bahwa ia mendapat warisan satu milyar dollar dari salah seorang saudaranya yang telah meninggal. agar ia sendiri sepantasnya menjadi seorang Kristen juga. yang meyakinkan mereka. Anthony de Mello SJ. 1994) 85. Jangan-jangan ia nanti mendapat serangan jantung. Oleh karena itu ketika sanak-keluarganya mendengar. lalu tanpa ragu berkata: 'Setengahnya akan kuberikan kepada Gereja. bukan? (Burung Berkicau. biarpun dalam bentuk yang lebih halal tampaknya. Maka mereka minta bantuan kepada pastor setempat. --o000o-Waktu pengusaha mendapat serangan jantung karena terus berusaha memperbesar perusahaannya. Yayasan Cipta Loka Caraka. tidak mudah orang menuduh bahwa ia juga serakah dan mementingkan diri sendiri. 'Begini.Sukacita orang Kristen itu meluap-luap tanpa batas. Pastor!' Ketika mendengar perkataan itu. 'Seandainya Tuhan bermurah hati menghadiahkan satu milyar dollar kepadamu. pastor paroki mendapat serangan jantung. Cetakan 7. 1994) 82.

bukankah jauh lebih penting melakukan kehendak Bapa Yang ada di surga daripada hanya menyebut-nyebut 'Tuhan. Tetapi yang pada akhirnya dituntut adalah iman kuat terhadap rahasia yang menakjubkan bagi akal budi manusia ini. Ia tidak dapat menunggu dengan sabar sebutir telur sehari. berapa jauh seseorang dapat percaya akan apa yang disebut Tuhan Yang Mahatinggi. Bahkan ada seorang pengkhotbah yang sesudah membaca kisah itu menjelajah semua kota dan desa. jika ia menggunakan waktunya untuk mengajar orang tentang buruknya sifat tamak daripada untuk mengembangkan kepercayaan akan telur emas? Sebab. sekaligus terdiri dari emas?' Hal ini tentu saja tidak dapat dijawab. 1994) 86. Masakan seekor angsa bertelur emas! Nah terbukti. Tak bosan-bosannya ia mendesak orang supaya percaya. Penyelidikan arkeologi samar-samar menunjukkan.' Nah. KABAR GEMBIRA Inilah Kabar Gembira yang diwartakan oleh Tuhan kita Jesus Kristus kepada para muridNya dalam bentuk perumpamaan: . Cetakan 7. dan masuk akal bertanya demikian: 'Bagaimana mungkin sebutir telur tanpa kehilangan sifat telurnya. Namun yang didapatkannya tidak lain daripada telur setengah jadi dan angsa mati yang tidak dapat bertelur lagi.' Seorang cendekiawan saleh yang membaca naskah itu menanggapi demikian: 'Tuhan jelas mengatakan kepada kita bahwa dahulu kala ada seekor angsa yang bertelur emas.Bacaan dari sebuah kitab suci: Inilah sabda dan Yang Mahatinggi: Pada jaman dahulukala adalah seekor angsa yang setiap hari bertelur sebutir telur emas. Jika Tuhan mengatakan hal ini. tentulah harus benar-benar terjadi. Yayasan Cipta Loka Caraka. Tuhan!' (Burung Berkicau. Berbagai macam mazhab berusaha menafsirkannya dengan cara yang berbeda-beda. bahwa Tuhan pernah menciptakan telur-telur emas pada suatu saat dalam sejarah manusia. Demikianlah sabda dari Yang Mahatinggi: Seorang ateis yang mendengar kisah dari kitab suci ini mencemooh: 'Dongeng seperti itu kau namakan sabda dari Yang Mahatinggi. orang akan bertanya. Bukankah lebih berguna. Maka akhirnya ia menyembelih angsa itu. Isteri petani yang memllik angsa itu sangat gembira karena telur-telur itu membuatnya kaya-raya. Namun ia seorang wanita yang loba. meskipun tampaknya sulit diterima oleh akal sehat manusia. Ia bermaksud menyembelih angsa itu dan sekaligus mendapatkan semua telurnya. Anthony de Mello SJ. bahwa dalam sejarah kuno sungguh pernah hidup seekor angsa ajaib yang betul-betul bertelur emas.

Masuklah dalam sukacita Tuhanmu!' Tanggapan adiknya atas panggilan Tuhan kurang begitu rela. Ia di tangkap atas dasar tuduhan palsu. Sekarang akan kuberikan ganjaran kepadamu sebesar semilyar. Malah sebaliknya. semilyar talenta sebagai ganjaranmu. seandainya saya harus lahir dan hidup kembali. setelah melihat semua ini. Uang ini mungkin bisa membantu karyamu di tengah orang miskin itu tulisnya di dalam surat. hamba yang jujur dan setia! Engkau memberiku pengabdian seharga seribu talenta. Penganiayaan timbul di negeri itu. Dan ia senang. Sesekali ia juga mengirim sedikit uang untuk kakaknya yang tinggal di negeri yang jauh. kemudian disiksa dan dibunuh. Tuhan berkata kepadanya: 'Baik. Kadangkala ia memberi sedekah kepada pengemis. 1994) 87. Ketika ia minta supaya dicukur juga. saya masih akan melakukan hal yang persis sama dengan yang telah saya perbuat bagiMu. bersikap ramah terhadap isteri dan anak-anaknya. JONEYED DAN TUKANG CUKUR Seorang suci bernama Joneyed pergi ke Mekah dengan berpakaian pengemis. semilyar talenta. Ia menikmati kebahagiaan hidup berkeluarga. Yang lebih tua menanggapi panggilan itu dengan sukarela. Di sana ia mencurahkan seluruh hidupnya untuk melayani orang-orang yang sangat miskin. tukang cukur itu segera meninggalkan orang kaya dan mencukur Joneyed. sampai kedua-duanya dipanggil Tuhan untuk menjadi muridNya. Ia tidak memungut biaya dari Joneyed. Sekarang akan kuberikan kepadamu semilyar. Pada saat ia meninggal. Ia lalu pergi ke sebuah negeri yang jauh. Ia menjadi terkenal dan kaya. usahanya berkembang pesat. Cetakan 7. Di sana ia melihat seorang tukang sedang mencukur seorang kaya. Katanya: 'Tuhan. meskipun ia harus meninggalkan orangtua serta gadis yang dicintainya dan diimpikan menjadi isterinya. hamba yang jujur dan setia! Engkau memberiku pelayanan seharga sepuluh talenta. Joneyed diberinya uang sedekah. . Dan Tuhan berkata kepadanya: 'Baik.' Ini sungguh kabar gembira: Tuhan sungguh Mahamurah dan seorang murid mengabdi kepadaNya hanya karena gembira saja. Masuklah ke dalam sukacita Tuhanmu! Kakaknya tercengang-cengang ketika mendengar bahwa adiknya mendapatkan ganjaran yang sama dengannya. Anthony de Mello SJ. Kegembiraan itu diterakan pada pengabdian oleh cinta (Burung Berkicau.Kerajaan surga itu bagaikan dua orang bersaudara yang hidup bahagia dan puas. Yayasan Cipta Loka Caraka. Ia ingin melalaikannya supaya dapat meneruskan rencananya serta menikah dengan gadis yang dicintainya.

Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. ayat 1-2) Orang yang bersungut-sungut! Orang Farisi! Anak sulung! Inilah inti perumpamaan. ANAK YANG SULUNG Tema khotbahnya adalah 'Anak yang hilang. (Burung Berkicau. Cetakan 7. 1994) 88. Tak seorang pun dimasukkan ke dalam neraka. Perumpamaan ini sungguh-sungguh dimaksudkan untuk menyindir orang Farisi: Para pemungut pajak dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkanNya. Joneyed pergi ke kios tukang cukur pada malam itu juga dan menyerahkan sekarung emas itu kepadanya. jika tidak dipakai? Maka Ia berkata kepada Malaikat Gabriel: 'Panggil semua orang ke hadapan tahtaKu dan bacakan Sepuluh PerintahKu!' Semua orang dipanggil. Ia heran bahwa semua orang sudah berada di sana.. Tidak disangka. (Injil Lukas.. Bab 15. karena bukankah Tuhan harus adil? Dan untuk apa neraka diciptakan. Malaikat Gabriel membaca perintah yang pertama. Tetapi apakah yang istimewa pada cinta Bapa? Ada ribuan bapa manusia yang dapat menyamai cinta itu. kami ini sudah berbuat begitu banyak bagimu. Anthony de Mello SJ. seorang peziarah yang kaya memberi Joneyed sekarung emas.' Pengkhotbah dengan penuh semangat berbicara tentang cinta Bapa yang tiada bandingannya. cinta menjadi barang dagangan. Lalu Tuhan bersabda: . Tukang cukur itu mengejeknya: 'Anda ini orang suci macam apa? Tidak malukah Anda membayar sebuah pengabdian cinta?' Kadang-kadang terdengar orang berkata: 'Tuhan. ribuan ibu manusia.Joneyed begitu terharu sehingga ia berniat untuk memberikan semua sedekah yang akan diterimanya pada hari itu pada si tukang cukur. Yayasan Cipta Loka Caraka. Kata mereka: 'Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka. Dan lebih mungkin lagi. Apa ganjaran kami sekarang?' Kalau ganjaran ditawarkan atau dicari. Ini merisaukanNya. Pada suatu hari waktu Tuhan masuk ke dalam surga.' Lalu Jesus menceritakan perumpamaan ini kepada mereka .

begitu pula dengan yang ketiga .. bukan? Suruhlah mereka semua kembali ke surga!' Ketika pertapa yang gemuk.. tua dan botak. Maka ia mendirikan agamanya sendiri. bahwa tidak ada orang yang masuk surga kecuali Ibu dan pembantu Ibu?' Ibu tua itu menimbang-nimbang sejenak.' kata Tuhan. Orang yang percaya akan ganjaran dan hukuman serta berpegang teguh pada keadilan mutlak. Sesudah perintah keenam dibaca. yang secara tulus ingin mengetahui keyakinan dan pendiriannya.. 1994) 89.. Anthony de Mello SJ. lalu menjawab: 'Mengenai pembantuku Minah.. tua dan botak itu mendengar bahwa semua orang akan mendapat pengampunan. 'suasana di sini menjadi agak sepi. 'Wah. kelima . Pada waktu itu penghuni surga sudah jauh berkurang. Yayasan Cipta Loka Caraka. seperti dikatakan banyak orang. Dan ia menggugat Tuhan: 'Ini tidak adil! Mengapa dulu hal ini tidak Tuhan katakan kepadaku?' Nah. 'Anak sulung' yang lain. ketahuan masih ada seorang Farisi lain lagi yang tersembunyi. ia naik pitam. Tuhan melihatnya dan berkata kepada Malaikat Gabriel: 'Inikah satu-satunya yang masih tinggal di surga?' 'Ya. Anthony de Mello SJ. semua orang telah pergi ke neraka kecuali seorang pertapa yang gemuk.. Cetakan 7. AGAMA SEORANG IBU TUA Seorang ibu tua yang terlalu saleh. Hal yang sama terjadi pula sesudah perintah yang kedua dibaca . harus segera turun ke neraka!' Sejumlah orang mengundurkan diri dan dengan sedih pergi ke neraka. (Burung Berkicau. Pada suatu hari seorang wartawan. Cetakan 7. keempat . 1994) . bertanya: Apakah Ibu betul-betul percaya. kurang puas dengan semua agama yang ada. saya kurang begitu yakin.' (Burung Berkicau.'Semua yang pernah berdosa melawan perintah ini..' sembah Malaikat Gabriel. Yayasan Cipta Loka Caraka..

'Mengapa engkau selalu mengungkit-ungkit kesalahanku di masa lalu?' tanya sang suami.90. Cetakan 7. Bahkan untuk itu sampai-sampai ia mengenakan pakaian khusus. (Burung Berkicau. 'Kupikir. Ia bermaksud menunjukkan kepada tetangganya. Aku selalu menyangka. 'Tetapi aku ingin meyakinkanmu. Anthony de Mello SJ. bungaku! Dan betapa jauh lebih indahnya Tuhan yang telah menciptakanmu!' Ia menjadi tersipu-sipu karena ia samasekali tidak menyadari keindahannya yang menakjubkan itu. Mereka menyebut hal ini 'memberi kesaksian. kesucian itu akan terlihat oleh orang lain tanpa usaha apa pun darinya. bahwa jika orang sungguh-sungguh suci. Dan ia menarik perhatianku. Dan ia senang karena Tuhanlah yang dimuliakan. agar engkau tidak lupa bahwa aku sudah mengampuni dan melupakannya. Tanpa pikir panjang kukatakan kepadanya: 'Alangkah indahnya kau.' Sebuah wawancara: Murid: 'Jangan ingat lagi akan dosa-dosaku. kau telah melupakannya!' 'Memang aku sudah mengampuni dan melupakannya!' jawab sang isteri. . ya Tuhan!' Tuhan: 'Dosa? Dosa apa? Engkau harus menyegarkan ingatanku.' Cinta itu tidak mengingat-ingat kesalahan. Tetapi temanku ini berusaha agar kesuciannya dapat terlihat tetangganya. Ia bahkan mengumpulkan sejumlah murid dengan maksud agar mereka ini menunjukkan kesucian yang mereka miliki. Ia menjadi jauh lebih indah justru karena tidak menyadari keindahannya. aku melihat sekuntum bunga teratai yang sedang mekar. justru karena tidak berusaha untuk memikatku. betapa sucinya ia. 1994) 91. BUNGA TERATAI Aku sangat mengagumi temanku. Yayasan Cipta Loka Caraka.' Ketika melewati sebuah kolam. Aku sudah melupakannya berabad-abad yang lalu. CINTA ITU MELUPAKAN.

untuk menjadi Perdana Menteri Kerajaan. Tetapi ia mengeluh kepadaku.' Ia pergi dengan sedih. Disegani. Dikirimnya utusan-utusan ke sana untuk menawarkan jabatan Perdana Menteri Kerajaan kepadanya. Di sana kulihat teratai lain yang menjulurkan daundaunnya kepadaku dan dengan malu-malu berkata: 'Lihatlah keindahanku dan muliakanlah Penciptaku!' Aku pergi meninggalkannya dengan rasa muak. Engkau tidak dapat menempuh kedua-keduanya. Pastilah perkataan dan perbuatanNya mengejutkan banyak orang terhormat. Sesudah berjalan berhari-hari. Orang mencarinya untuk mohon bantuan dan minta nasehat. Ia harus memainkan sebuah peranan dan dihormati. Mereka tidak mendekatinya sebagai seorang manusia biasa. tidak mengijinkannya untuk hidup lumrah penuh gairah. untuk menjadi dirinya sendiri. dihormati. Mereka tidak dapat bersantai bersamanya. Ketika ia mulai mengerti bahwa Kaisar menginginkan dia. --o000o-Seorang kaisar dari Tiongkok mendengar tentang kebijaksanaan seorang pertapa yang hidup di pegunungan utara. sampailah para utusan itu di pertapaan. maka ia mengangguk-anggukkan kepalanya dan tertawa terkekeh-kekeh. Mereka menemukan sang pertapa sedang duduk di atas batu karang. Kedudukannya. setengah telanjang. sang pertapa itu. Maka aku berkata kepadanya: 'Engkau harus membuat pilihan berat: hidup lumrah penuh gairah dan menjadi menarik atau hidup seimbang dan terus dihormati. Semacam guru. katanya. Cetakan 7. menguasai diri. Inikah orang yang oleh Kaisar dihargai begitu tinggi? Tetapi setelah ditanyakan di desa sekitar. Berhati-hatilah terhadap orang Farisi yang bermaksud baik! (Burung Berkicau. Kalau aku mulai berusaha memberi teladan yang baik. bahwa ia tidak mendapatkan kehangatan dalam persahabatan dengan sesamanya. Sang pertapa menyeberang sampai ke pinggir sungai. menerima hadiah-hadiah dari para utusan dan mendengar permintaan mereka yang aneh. Anthony de Mello SJ. Yayasan Cipta Loka Caraka. sambil mengail ikan. bahkan disayangi. Tidak seimbang dan tidak dihormati. Maka mereka berdiri di pinggir sungai dan dengan hormat memanggilnya.Tidak jauh dari situ ada kolam lain. KURA-KURA Ia memimpin sebuah kelompok beriman. penuh gairah dan bebas. Bagaimana mungkin? Aku memandangnya: selalu seimbang. 1994) 92. Jesus rupanya telah hidup lumrah. anggun. Ketika ketawanya telah . aku ingin memberi kesan bagi orang lain. ternyata memang dialah orangnya. sempurna. Mula-mula mereka sangsi.

'Nah. mirah serta ratna mutu manikam?' 'Memang benar. rasa hormat mereka terhadapku hilang lenyap. apakah kiranya binatang kecil. ketika ia pulang dari Mekah.' Jesus kerapkali sangat mengejutkan para pengikutnya dengan bertindak seperti itu juga. Tuanku. Kebanyakan orang memerlukan seorang suci untuk disembah dan seorang guru untuk dimintai nasehat. yang mengibas-ngibaskan ekornya di lumpur itu mau berganti tempat dengan kura-kura dewata?' 'Tidak. Aku lebih senang hidup di pegunungan ini daripada mati di dalam istana. Anthony de Mello SJ. Pada suatu hari. Bayazid. pulanglah dan katakan kepada Kaisar. ia singgah di kota Rey di Iran.' kata para utusan. Bayazid dengan rasa puas berkata kepada salah seorang muridnya: 'Lihat. Cetakan 7. 'Nah. menunggu hingga ia sampai di pinggir pasar. tak seorang pun dapat hidup dalam istana dan tetap sungguh-sungguh hidup lumrah penuh gairah. jawablah: Apakah benar bahwa setiap hari seluruh hamba istana berkumpul di kuil istana dan menyembah seekor kura-kura mati yang badannya disumpal kapuk dan ditempatkan di mesbah utama. Tuanku.' 'Permainan' kesucian! .berhenti. Sebab. lalu mulai memakannya di muka umum. seorang Muslim yang suci. 1994) 93. 'Nah. ia berkata kepada para utusan yang keheran-heranan: 'Kamu lihat kura-kura yang sedang mengibas-ngibaskan ekornya di dalam lumpur itu?' 'Ya. kadang-kadang dengan sengaja melanggar bentukbentuk lahir dan upacara agamanya. keluar mengelu-elukannya sampai seluruh kota menjadi gempar. sehingga mereka semua segera meninggalkannya dan pulang. BAYAZID MELANGGAR ATURAN. Yayasan Cipta Loka Caraka. yang sudah jenuh akan pendewaan serupa itu. Tetapi para pengikutnya tidak berpikir demikian. dan sebagai gantinya kami akan menghormatimu. Padahal waktu itu bulan puasa. Akan tetapi Bayazid yakin. bahwa dalam perjalanan ia tidak terikat pada peraturan-peraturan agama. seekor kura-kura dewata yang kulitnya dihiasi intan permata.' (Burung Berkicau. Ada persetujuan diam-diam: 'Engkau harus hidup sesuai dengan harapan kami.' jawab para utusan. bahwa aku juga tidak mau. Di sana ia membeli sepotong roti. Maka mereka begitu dikecewakan oleh perbuatan itu. Bayazid. Penduduk kota yang sangat menaruh hormat padanya. begitu aku berbuat sesuatu yang berlawanan dengan harapan mereka.' kata para utusan. Tuanku.

kiai. Anthony de Mello SJ. --o000o-Seseorang mencari gereja yang baik untuk ikut serta beribadat. orang-orang itu menari. bergerak dengan lemah gemulai. baik yang suci maupun yang berdosa. ORANG YANG BERWARNA LORENG-LORENG Kita biasa menggolongkan manusia dalam dua kategori: orang suci dan orang berdosa. Kelihatannya aneh sekali sampai pada suatu hari aku mendengar musik iringannya. adalah pendosa.' Orang itu langsung ikut duduk di situ dan berkata kepada dirinya sendiri dengan perasaan lega: 'Syukur kepada Tuhan! Akhirnya aku menemukan juga kelompok orang yang sama seperti diriku!' Usaha-usaha untuk menyembunyikan loreng-loreng yang ada pada orang suci kita kadangkadang berhasil. Yayasan Cipta Loka Caraka.. siapa saja yang suci dan siapa saja yang pendosa: kesan lahiriah mudah menipu. tidak seorang pun betul-betul tahu. Kebetulan ia masuk ke sebuah gereja tempat jemaat bersama pendetanya sedang berdoa. Anthony de Mello SJ. Yayasan Cipta Loka Caraka. Pada waktu itu aku melihat orang-orang berdiri. MUSIK BAGI ORANG TULI Aku dulu tuli samasekali.(Burung Berkicau. Pak!' Begitu juga semua guru. seandainya semua orang baik itu putih dan semua orang jahat itu hitam. Sebab. Betapa indahnya tarian itu! . pastor. para paus dan santo-santa yang mulia . haji. melangkah maju dan mundur. di satu pihak. Cetakan 7... Mereka membaca dari sebuah buku doa: 'Kami melalaikan hal-hal yang sebenarnya harus kami lakukan. kita semua. kamu akan berwarna apa?' Si kecil Maria-Yoana menjawab: 'Aku akan menjadi orang yang berwarna loreng-loreng. bhiksu . Penggolongan itu dilakukan atas dasar angan-angan saja.. 1994) 95. tetapi usaha itu selalu kurang jujur. Lalu aku pun mengerti. Begitu juga para mahatma. dan kami melakukan hal-hal yang seharusnya tidak boleh kami lakukan. Cetakan 7. Di lain pihak. (Burung Berkicau. melenggok berputar-putar. 1994) 94. Katanya. bergeser ke kiri dan ke kanan. Seorang pendeta mengajukan pertanyaan ini dalam sebuah kelas: 'Anak-anak.

sayang. Maka aku tidak mau mengadakan pernilaian sebelum imanku hidup kembali.' jawabnya.Nah. Kelak mungkin kita akan mempunyai banyak uang juga. sehingga engkau dapat melaut lebih jauh dan menangkap ikan lebih banyak. Yayasan Cipta Loka Caraka. Cetakan 7. . lebih baik aku berdoa agar hatiku suatu ketika hidup kembali. 1994) 92. 'Mengapa tidak kau tangkap lebih banyak lagi daripada yang kau perlukan?' tanya usahawan. sekarang kulihat tingkah-laku ganjil sementara orang suci. Anthony de Mello SJ. NELAYAN YANG PUAS Usahawan kaya dari kota terkejut menjumpai nelayan di pantai sedang berbaring bermalasmalasan di samping perahunya. Nah. 'Mengapa engkau tidak pergi menangkap ikan?' tanya usahawan itu. Kemudian engkau mempunyai cukup banyak uang untuk membeli pukat nilon. aku akan bekerja keras supaya pada suatu saat kita akan menjadi kaya. Dan aku melihat tingkah-laku yang aneh dari orang-orang yang sedang jatuh cinta. 'Engkau dapat mengumpulkan uang lebih banyak. Itu akan menghasilkan ikan lebih banyak lagi. Tetapi aku tahu. imanku mati. Maka daripada menilai mereka. sambil mengisap rokok.' Isteri: 'Kita sudah kaya. Cetakan 7. (Burung Berkicau. jadi juga uang lebih banyak lagi. 'Untuk apa?' nelayan balas beitanya. KAYA Suami: 'Manisku. karena kita saling memiliki. 1994) 96. Anthony de Mello SJ. hatiku mati. 'Karena ikan yang kutangkap telah menghasilkan cukup uang untuk makan hari ini.' jawab nelayan. 'Dengan uang itu engkau dapat membeli motor tempel.' (Burung Berkicau. Mungkin pada suatu waktu aku akan mengerti. Yayasan Cipta Loka Caraka. Tetapi aku tahu.

Raja mulai memperhatikan.segera uangmu cukup untuk membeli dua kapal . Anthony de Mello SJ. sia-sia belaka. 'Menurut pendapatmu. Sungguh.. Si tukang cukur tak bisa melepaskan pikiran. Ini menjengkelkan! Ia menabung. Cetakan 7. Upahnya dilipatduakan. Barangkali kau menyimpan tujuh buli-buli emas itu?' Tukang cukur terheran-heran. kecuali satu yang hanya berisi setengah saja. (Burung Berkicau. Biarpun begitu banyak emas telah dimasukkannnya ke dalamnya. 'Kau punya masalah apa?' tanya sang raja. Tetapi nafsu lobanya timbul.. buli-buli itu tetap berisi setengah saja. 'Kau dulu begitu puas dan bahagia waktu gajimu kecil saja. ketika ia mendengar suara yang berkata: 'Inginkah engkau mempunyai emas sebanyak tujuh bulibuli?' Tukang cukur itu melihat kiri kanan dan tidak tampak seorang pun.' 'Selanjutnya aku mesti berbuat apa?' tanya si nelayan.' kata suara itu. 1994) 98. Sekarang gajimu sudah lipat dua. 'Engkau akan menemukannya di sana. aku ingin!' 'Kalau begitu. 'Selanjutnya kau bisa beristirahat dan menikmati hidup. pulanglah segera ke rumah. Lebih bijaksana menjaga kemampuan untuk menikmati hidup seutuhnya daripada memupuk uang. Lalu kau pun akan menjadi kaya seperti aku. ya Tuanku Raja?' . Ia ingin sekali untuk segera mengisinya sampai penuh. 'Siapakah yang menceritakan hal itu kepada Paduka. Yayasan Cipta Loka Caraka. betapa tukang cukur itu tampak kurus dan menderita. ada tujuh buli-buli penuh emas. menghemat dan berpuasa sampai ia sendiri dan seluruh keluarganya kelaparan. maka dengan tak sabar ia menjawab lantang: 'Ya. Seluruh perhiasan milik anggota keluarganya disuruhnya dilebur menjadi uang emas dan dimasukkannya dalam buli-buli yang berisi setengah itu. ia tidak akan bahagia. Pada suatu hari ia minta kenaikan gaji kepada raja. sekarang Ini aku sedang berbuat apa?' kata si nelayan puas. TUJUH BULI-BULI EMAS Seorang tukang cukur sedang berjalan di bawah sebatang pohon yang angker. Tetapi buli-buli itu tetap berisi setengah seperti semula.' Si tukang cukur cepat-cepat berlari pulang. namun kau begitu muram dan lesu. bahwa satu buli-buli hanya berisi setengah saja. Sekali lagi ia berjuang untuk mengisi buli-buli itu. Namun buli-buli itu tetap menelan setiap mata uang emas yang dimasukkan dan tetap berisi setengah. bahkan mungkin sejumlah kapal. Namun demikian. Bahkan ia sampai mengemis.' kata si usahawan. Sebab jika tidak.

Apakah ia masih bisa menemukan wanita lain yang sebaik dia? Maka ia memohon kepada dewa. Yayasan Cipta Loka Caraka. Kini permohonannya tinggal satu lagi. tetapi hanya memaksa orang supaya mau menyimpannya. Saat itu ia menyadari bahwa dulu ia buta terhadap segala kebaikan isterinya.' (Burung Berkicau. kata kawannya yang lain.Raja tertawa seraya berkata: 'Tindak-tandukmu jelas menampakkan gejala-gejala yang terdapat pada semua orang yang ditawari tujuh buli-buli emas oleh setan. aku akan memberikan tiga hal. Permohonannya dikabulkan dengan segera. agar isterinya mati sehingga ia dapat menikah lagi dengan wanita lain yang lebih baik. Vishnu tertawa dan berkata: 'Mintalah hati yang damai. Beberapa kawannya menasehatinya. Lekas kembalikanlah uang itu pada setan. Yayasan Cipta Loka Caraka. Anthony de Mello SJ. Uang itu tidak bisa digunakan. MOHON HATI YANG DAMAI Dewa Vishnu sudah bosan mendengarkan permohonan salah seorang penyembahnya. penyembah ini sadar bahwa ia telah bertindak terlampau gegabah. Cetakan 7. Aku bertanya. Pastilah engkau akan bahagia kembali!' (Burung Berkicau. Ia pernah menawarkannya juga kepadaku.' Penyembah itu dengan gembira langsung mengajukan permohonan yang pertama. dan mulai mengenangkan kembali semua sifat baiknya. kekuasaan atau cinta. agar ia minta diluputkan dari kematian. Ia bermaksud tidak akan melakukan kesalahan untuk kedua kalinya. kekayaan. apakah uang itu boleh dipergunakan atau semata-mata untuk disimpan. Cetakan 7. agar menghidupkan isterinya kembali. Sesudah itu. apa yang sepantasnya saya minta?' Melihat kebingungan orang itu. Tetapi ketika teman-teman dan sanak saudaranya berkumpul menghadiri pemakaman isterinya. Akhirnya ia menyerah dan berkata kepada dewa: 'Berkenanlah kiranya Dewa memberi nasehat. kalau badannya tidak sehat? Dan untuk apa sehat. entah apa pun yang terjadi dalam hidupmu. karena ia sudah tidak akan sempat memperbaikinya lagi. Ia meminta. kesehatan. 1994) . 1994) 104. tidak ada sesuatu pun yang akan kuberikan kepadamu lagi. Ia bertanya kemana-mana. apa pun yang kau minta. kalau tidak punya uang? Dan apa gunanya uang kalau tidak punya sahabat? Tahun demi tahun telah lewat dan ia belum juga dapat memutuskan apa yang harus dimintanya: hidup. hingga suatu ketika ia menampakkan diri di hadapannya dan berkata: 'Sudah kuputuskan. Tetapi apa gunanya tetap hidup. Anthony de Mello SJ. Namun ia terus menghilang tanpa berkata apa-apa.

propagandanya pun sama hebatnya. bahwa selama berabad-abad mereka memberi julukan jelek kepadaMu?' Tuhan berkata: 'Bukan Aku yang mengadakan 'Pasar malam agama' itu. Keselamatan diperoleh dengan mendengarkan Nabi Tuhan yang satu-satunya itu. Di kios Kristen kami menemukan.' .' Sampai di rumah aku berkata kepada Tuhan: 'Bagaimana Engkau bisa tahan dengan hal seperti ini. dan mengapa Mesambia harus menjadi tanah suci? Mengapa Engkau melakukan diskriminasi terhadap abad lain dan negeri lain? Apa kesalahan abadku? Dan apa kesalahan negeriku?. Di kios Islam kami mendengar. Tuhan menjawab: 'Hari raya itu suci. Tuhan? Mengapa abad kelima itu abad yang mulia.' (Burung Berkicau. Dan tanah suci itu dikatakan suci. bahwa Tuhan adalah Cinta dan bahwa di luar Gereja tidak ada keselamatan. Tidak ada bangsa lain yang terpilih seperti bangsa Yahudi. Yayasan Cipta Loka Caraka. karena menunjukkan bahwa semua hari sepanjang tahun itu suci. bangsa Yahudi. Anthony de Mello SJ. Ya.' Bukan pasar dagang. DISKRIMINASI Aku langsung kembali menuju ke 'Pasar malam agama. Di kios Yahudi kami mendapat selebaran yang mengatakan bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihanNya. Demikian pula Kristus dilahirkan untuk menunjukkan bahwa semua orang adalah puteraputeri Allah. fanatik dan bengis.' Kali ini aku mendengar pidato imam agung agama Balakri. Pasar agama. Kami diberitahu bahwa nabi Balakri adalah almasih yang dilahirkan pada abad kelima di 'Tanah Suci Mesambia. Di pintu keluar aku bertanya kepada temanku: 'Apakah pendapatmu tentang Tuhan?' Jawabnya: 'Rupanya Ia penipu. 1994) 106. Aku bahkan merasa terlalu malu untuk mengunjunginya. PASAR MALAM AGAMA Aku dan temanku pergi ke 'Pasar malam agama. Silahkan mengikuti Gereja Kudus jika tidak ingin mengambil risiko masuk neraka.105. bukankah begitu.' Malam itu aku menghadap Tuhan lagi. Tuhan? Apakah Engkau tidak tahu. Tetapi persaingannya sama sengitnya. 'Engkau sungguh-sungguh melakukan diskriminasi. Cetakan 7. karena menunjukkan bahwa semua tanah sudah disucikan. bahwa Allah itu Maha Penyayang dan Muhammad ialah nabiNya.

'Orang lebih penting daripada agama. saya tidak bersorak bagi salah satu pihak.' kata salah seorang di antara kami dengan was-was. Cetakan 7. JESUS MENONTON PERTANDINGAN SEPAKBOLA Jesus Kristus berkata bahwa Ia belum pernah menyaksikan pertandingan sepakbola. yang rupanya saat itu sedang terpesona oleh permainan itu.' 'Tuhan. MENGUBAH DUNIA DENGAN MENGUBAH DIRIKU.' Jesus mengangguk setuju. Hal ini rupanya membingungkan orang yang duduk di belakang kami. Manusia lebih penting daripada hari Sabat. 'Itulah sebabnya Aku tidak mendukung agama. berilah aku rahmat untuk . 'Engkau pernah disalibkan karena mengucapkan kata-kata serupa itu. Saya hanya senang menikmati permainan ini. Dan Jesus bersorak gembira serta melemparkan topinya tinggi-tinggi lagi.(Burung Berkicau. Orang itu menepuk pundak Jesus dan bertanya: 'Saudara berteriak untuk pihak yang mana?' 'Saya?' jawab Jesus. 'Orangorang beragama itu aneh. aku ini revolusioner dan aku selalu berdoa: Tuhan. Cetakan 7. mengajakNya menonton. Sufi Bayazid bercerita tentang dirinya seperti berikut ini: 'Waktu masih muda.' Penanya itu berpaling kepada temannya dan mencemooh Jesus: 'Ateis!' Sewaktu pulang. Yayasan Cipta Loka Caraka. 'Oh. Sebuah pertandingan sengit berlangsung antara kesebelasan Protestan dan kesebelasan Katolik.' 'Ya --dan justru hal itu dilakukan oleh orang-orang beragama. Tuhan. Maka kami. Lalu ganti kesebelasan Protestan yang mencetak goal. 1994) 107. aku mengubah doaku menjadi: 'Tuhan. bahwa Allah ada di pihak mereka dan melawan orang-orang yang ada di pihak lain. Anthony de Mello SJ.' kata Jesus sambil tersenyum kecewa. Jesus kami beritahu tentang situasi agama di dunia dewasa ini.' katanya. berilah aku kekuatan untuk mengubah dunia!' 'Ketika aku sudah separuh baya dan sadar bahwa setengah hidupku sudah lewat tanpa mengubah satu orang pun. (Burung Berkicau. 1994) 110. 'Mereka selalu mengira. Yayasan Cipta Loka Caraka.' kata kami. Kesebelasan Katolik memasukkan bola terlebih dahulu. Jesus bersorak gembira dan melemparkan topinya tinggi-tinggi. berhati-hatilah dengan kata-kataMu. aku dan teman-temanku. Aku mendukung orang-orangnya. Anthony de Mello SJ.

BUAH KELAPA Seekor kera menjatuhkan buah kelapa ke atas kepala seorang Sufi.' 'Sekarang ketika aku sudah menjadi tua dan saat kematianku sudah dekat. SUARA PENYANYI MEMENUHI RUANGAN. Doaku satu-satunya sekarang adalah: 'Tuhan. Suara penyanyi akan memenuhi seluruh ruangan. maka aku tidak begitu menyia-nyiakan hidupku!' Setiap orang berpikir mau mengubah umat manusia. Anthony de Mello SJ. Cetakan 7. seperti dianjurkan dalam Kitab Suci? Bagaimana saya dapat menyerahkan seluruh hidupku kepadaNya?' 'Lebih dahulu kau harus mengosongkan hatimu dari semua benda ciptaan. sampai-sampai beberapa pengunjung harus keluar untuk memberi tempat pada suara penyanyi itu!' Menggelikan! Saudara-saudari sekalian. berilah aku rahmat untuk mengubah diriku sendiri. Orang itu memungutnya. (Burung Berkicau.' 'Ya. memakan dagingnya dan tempurungnya dibuatnya menjadi mangkuk untuk makan Terima kasih atas kritikmu untukku.' . Anda boleh tetap duduk di kursi Anda. Yayasan Cipta Loka Caraka.mengubah semua orang yang berhubungan denganku: keluarga dan kawan-kawanku. Anthony de Mello SJ. 1994) 118. aku mulai melihat betapa bodohnya aku.' Seandainya sejak semula aku berdoa begitu. 1994) 117. dan aku akan merasa puas. (Burung Berkicau. ---o000o--Terdengar dalam sebuah bimbingan rohani: 'Bagaimana saya dapat mencintai Tuhan. Yayasan Cipta Loka Caraka. meminum airnya. Cetakan 7. namun tidak akan mengambil satu tempatpun. Terdengar di luar gedung pertunjukan: 'Betapa hebatnya penyanyi tadi! Suaranya memenuhi seluruh ruangan. Hampir tak seorang pun berpikir bagaimana mengubah dirinya.

Tuhan bukanlah seorang pribadi sebagaimana kita mengerti arti kata ini. melainkan menerima juga seluruh pribadi Kristus. Namun. Sebaliknya.YangSamasekali-Lain. didengar dan disentuh. seperti halnya suara penyanyi juga tidak mengambil tempat apapun dalam ruangan gedung pertunjukan. dan orang lain tidak.' Mencintai Tuhan dengan sepenuh hati. kita juga menggunakan kata yang sama untuk mengungkapkan dua kenyataan yang samasekali berbeda. Kalau kita berkata. para pengunjung memenuhi ruangan atau suara penyanyi memenuhi ruangan. Anthony de Mello SJ. Kalau kita berkata. ---o000o--Cinta tidak seperti roti. Menerima tanpa syarat segala sesuatu yang direncanakan Tuhan dalam hidup ini. kepada keluargamu.Menyesatkan! Jangan takut mengisi hatimu dengan orang dan barang yang kaucintai. 1994) 119. bahwa kita mencintai Tuhan dengan sepenuh hati dan mencintai sahabat dengan sepenuh hati. Berikanlah hatimu juga kepada orang lain. Mencintai Tuhan dengan seluruh hati berarti dengan seluruh hati mengucapkan kata 'ya' kepada kehidupan dan segala peristiwa yang terjadi di dalamnya. maka jelas bahwa yang kauberikan itu hanyalah hati yang lemah saja. Engkau dapat mencintai ibumu dengan sepenuh hatimu. memberikan seluruh cinta kepada satu orang tidak memaksa mengurangi cinta yang dapat kauberikan kepada orang lain. suara penyanyi tidak sungguh-sungguh memenuhi ruangan. Tuhan akan rugi. kepada sahabatsahabatmu. begitu juga isterimu dan masingmasing anakmu. Bila aku memberikan sepotong kepadamu. dapat berarti mengamini kata-kata mutiara Dag Hammersjold: . Tuhan beruntung kalau engkau mempersembahkan seluruh hatimu kepadaNya. karena cinta Tuhan tidak akan mengambil tempat dalam hatimu. Sebab. Tak Dikenal'. Anehnya. melainkan kehendakMu terjadilah. jika engkau mencintai sahabatmu saja. pribadi maupun benda mati. TERIMAKASIH DAN YA Apakah artinya mencintai Tuhan? Orang tidak mencintaiNya seperti mencintai manusia yang dapat dilihat. Begitu juga dengan orang-orang yang lain. Mempunyai sikap yang dimiliki Jesus. mereka masingmasing mendapatkan lebih banyak. ketika berkata: 'Bukan kehendakKu. Yayasan Cipta Loka Caraka. Cetakan 7. Ia adalah 'Yang. Kalau aku menyambutNya. sebagai akibatnya kamu tidak menerima Kristus yang kurang utuh. Dan kita tidak dapat sungguh-sungguh mencintai Tuhan dalam arti kata yang biasa. Sebab. maka roti yang dapat kuberikan kepada orang lain berkurang. Sahabatmu itu justru akan beruntung kalau kau memberikan hatimu kepada orang lain juga. aku menyambut Kristus yang utuh.' Ia mengatasi semua peristilahan seperti kepriaan dan kewanitaan. (Burung Berkicau. Cinta lebih menyerupai Roti Ekaristi. Ia adalah . Sebab. seandainya Ia menuntutmu supaya memberikan hatimu hanya kepada Dia saja. kita menggunakan kata yang sama untuk dua kenyataan yang samasekali berbeda.

ya. sungguh engkau beruntung! Engkau tidak mengetahui hal itu dari manusia fana. Bahaya hanya dapat muncul dari usaha sebagian orang untuk menjauhkan engkau dari kata 'ya' yang kau ucapkan sepenuh hati terhadap semua yang direncanakan Tuhan bagi hidupmu. Anthony de Mello SJ. Terjadilah segala yang akan terjadi . Cetakan 7. Bapaku Yang ada di surga telah menyatakan hal itu kepadamu!' Wawancara jaman sekarang: Jesus: 'Dan kamu. Yang akan mengubah situasi itu hanyalah suara lain yang menyaingi. Suara itu tetap menguasai ruangan tersebut. betapa pun ruangan itu penuh orang. hangat dan mesra.Terimakasih untuk semua yang telah berlalu. siapakah Aku ini?' Simon Petrus menjawab: 'Engkaulah Mesias. Yayasan Cipta Loka Caraka. Tuhan tetap menguasai hatimu. Hal-hal semacam ini hanya dapat dipersembahkan kepada Tuhan. 'menurut kamu. yakni bahwa mencintai Tuhan tidak sama dengan mencintai sahabatmu dengan sepenuh hati. biarpun banyak orang telah memenuhinya. yang mau menenggelamkan suara semula. Kehadiran orang banyak tidak mengubah sesuatu pun. SIMON PETRUS Wawancara dari Injil: 'Dan kamu.' Lalu Jesus berkata: 'Simon anak Yunus. (Burung Berkicau. Mengerti bahwa inilah artinya mencintai Tuhan. 1994) 120.' kata Jesus. Putera Allah Yang hidup. menurut kamu siapakah Aku ini?' Orang Kristen: 'Engkau adalah Mesias.' Jesus: . berarti juga sekaligus mengerti hal lain yang sangat penting. Kehadiran orang-orang itu tidak merupakan bahaya bagi cintaNya. Di sini Ia tidak mempunyai saingan. Putera Allah Yang hidup. Suara penyanyi memenuhi ruangan. aku terima.

Aku. Dari Kitab Suci dan para kudus. Tuhan. karena engkau mengetahui hal itu dari manusia fana.' Semakin banyak orang menjadi murid Jesus karena apa yang mereka dengar dari mulutNya sendiri. karena ia telah mendapatkannya dariMu ketika Engkau berkata kepadanya: 'Akulah Mesias. Saya telah tertipu. Saya ingin dapat mengatakan kepada mereka semua: 'Tidak lagi karena kata-katamu kini saya percaya. Yayasan Cipta Loka Caraka. karena kami telah mendengarNya sendiri. Anthony de Mello SJ. 1994) 121. 1994) 122. Ia berkata kepada orang banyak: 'Marilah kita lihat orang yang mengatakan segala sesuatu yang pernah kulakukan. Dan kami tahu bahwa sungguh Dia inilah Penyelamat Dunia. melainkan karena saya telah mendengar dari Dia sendiri. Tentu ia juga merasa tergoda untuk memberikan jawabannya. Tetapi betapa engkau tidak beruntung. WANITA SAMARIA Wanita itu meletakkan buli-buli airnya dan pulang ke kotanya.' Orang Kristen: 'Benar. Yayasan Cipta Loka Caraka.' (Burung Berkicau.'Jawaban yang baik dan benar.' (Burung Berkicau. Cetakan 7. Mereka berkata kepada wanita itu: 'Tidak lagi karena kata-katamu kami kini percaya.' Orang Kristen: Saya dulu puas belajar tentang Engkau dari tangan kedua. IGNASIUS DARI LOYOLA . Ada orang yang sudah menjawab semua persoalan sebelum BapaMu Yang ada di surga sempat berbicara kepada saya. Cetakan 7. Bapaku Yang ada di surga belum menyatakan hal itu kepadamu. bahwa Engkau tidak berkata apa-apa kepada Simon. sampai BapaMu berbicara lebih dahulu. Saya kagum akan kebijaksanaanMu. Anthony de Mello SJ. Ia hanya mengajukan pertanyaan dan membiarkan orang menemukan jawabannya sendiri. yang sedang berbicara denganmu ini. tetapi menunggu. Tuhan. dari para Paus dan para pengkhotbah. Mungkinkah dia ini Mesias?' Orang Kristen: Seorang pengajar seperti wanita Samaria! Ia tidak menjawab apa-apa.

Ignasius dari Loyola. Engkau Yang akan memecahkan keheninganMu dan berbicara kepada saya.' Keliru. Sebab. ia tidak tahu kepada siapa ia akan minta bimbingan. Cetakan 7. kadang-kadang mereka berkata: 'Kami semua adalah pengajar yang akan selalu kamu hadapi. Saya sendirilah yang harus dipersalahkan. Tuhan telah mengajarkan hal itu secara pribadi kepadanya. dan iman saya terlalu lemah untuk percaya bahwa pada suatu hari. Dan Tuhan sendirilah yang kemudian mengajarnya. Tidak pernah terlintas di benak bahwa saya dapat memperoleh pengetahuan langsung dariMu. Celakanya. ia sampai pada kesimpulan. seperti seorang guru mengajar seorang anak kecil. tidak berani untuk mencari dan menemukannya sendiri. andaikata seluruh Kitab Suci dimusnahkan. mendengar Dia juga. Anthony de Mello SJ. Orang Kristen: Saya tidak beruntung seperti Ignasius. Sebab. Yayasan Cipta Loka Caraka. di suatu tempat. Tuhan.Seorang mistik abad keenam-belas. (Burung Berkicau. Sebab. saya kurang kuat untuk membungkam suara mereka. jika saya mempersalahkan mereka atau menyesalkan kehadiran mereka dalam masa kecil saya. bercerita bahwa waktu ia bertobat. Hampir-hampir tidak mendengar Engkau lagi dalam kegaduhan itu. 1994) . Barangsiapa mendengar kami. bahkan pada waktu saya begitu ingin mendengarkanMu. Hati saya kurang teguh untuk bertahan sampai akhirnya Engkau berbicara. Akhirnya. ada sedemikian banyak orang yang dapat saya mintai bimbingan. ia masih akan tetap berpegang pada apa yang diwahyukan di dalamnya. Mereka tiada henti-hentinya menggurui saya dengan ajaran mereka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful