Contoh Jurnal Peninjauan Tindakan Kelas

Pengaruh Lingkungan keluarga, Fasilitas Belajar dan Prestasi Belajar Program Diklat Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha ABSTRAK Busthomi, Erwin Wahyu. 2007. Pengaruh Lingkungan keluarga, Fasilitas Belajar dan Prestasi Belajar Program Diklat Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha (Studi pada siswa kelas 2 dan 3 program penjualan SMK Negeri I Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen Program Studi Pendidikan Tata Niaga Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed, M.Si, (II) Titis Shinta Dewi SP, MM. Derasnya arus informasi akan menuntut masyarakat menjadi lebih kritis pada satu sisi dan pada satu sisi yang lain kehidupan dan perekonomian yang lebih kompleks. Persaingan akan bertambah keras, dan terjadi mobilitas dan interaksi yang tinggi antar negara dan bangsa disertai dengan melimpahnya konsepsi dan produk fisik dari luar. Banyak pekerjaan yang ditangani dengan menggunakan piranti yang canggih, sehingga banyak pula pekerjaan yang berubah secara radikal yang tentunya membutuhkan tidak saja kecakapan berpikir tetapi juga ketrampilan berkarya dan berusaha. Keluarga mempunyai tanggung jawab penuh atas segala kebutuhan sehari-hari baik sandang, papan pangan maupun pendidikan. Untuk mutu pendidikan keluarga pada dasarnya sudah diserahkan sepenuhnya pada sekolah, sehingga tugas orang tua dalam hal kecerdasan atau intelektual anak akan menjadi ringan. Proses belajar memerlukan suatu fasilitas belajar yang memudahkan siswa dalam belajar sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang optimal. Tentunya bagi siswa yang kurang mampu dan mempunyai minat yang ... Read More Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa Yang Diajar melalui Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw dengan Pembelajaran Konvensional ABSTRAK Sulistyowati, Enny . 2005. Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa Yang Diajar melalui Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw dengan Pembelajaran Konvensional di SMPN 1 Kromengan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, FMIPA. Pemilihan metode pembelajaran matematika yang tepat dapat berdampak positif terhadap hasil belajar matematika siswa. Banyak kegiatan yang diadakan untuk meningkatkan mutu guru, misalnya dengan pelatihan, seminar, dan penyuluhan. Akan tetapi kegiatan tersebut belum banyak mengubah kebiasaan guru dalam mengajar. Metode pembelajaran yang selama ini banyak digunakan khususnya di SMPN 1 Kromengan adalah metode konvensional, dimana kegiatan di kelas didominasi oleh guru.Oleh karena itu perlu diciptakan proses belajar matematika yang baik dan banyak menuntut keaktifan dan keterlibatan siswa, supaya pengetahuan yang ditemukan siswa sendiri menjadi lebih bermakna. Salah satu pembelajaran yang menuntut keterlibatan siswa di kelas adalah pembelajaran kooperatif model Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa kelas 1 SMPN 1 Kromengan yang diajar dengan pembelajaran kooperatif model jigsaw lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif model Jigsaw lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 SMPN 1 Kromengan pada ... Read More Implementasi Kebijakan Pendidikan Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Lulusan Berdasarkan PERMENDIKNAS No.78 tahun 2008 ABSTRAK Ma’nawiyah, Romliyatul, Siti. 2009. Implementasi Kebijakan Pendidikan Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Lulusan Berdasarkan PERMENDIKNAS No.78 tahun 2008 (Studi di Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan). Skripsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Arbaiyah Prantiasih, M.Si (2) Sutoyo, SH, M. Hum. Masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satu cara untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul adalah melalui pendidikan. Namun lain halnya dengan dunia pendidikan di

1/5

2007. Sebagai tindak lanjut dari kebijakan tersebut. Dr. Jurusan Geografi. Skripsi. 2009. 2009 Meningkatkan Kemampuan Menulis Jurnal Pribadi Dengan Strategi Pemodelan 2/5 . Karena adanya berbagai kontroversi dalam pelaksanaan kebijakan tersebut dan belum terwujudnya sistem pendidikan nasional yang mempunyai standar kompetensi. Pemerintah mengeluarkan SK No. yaitu model pembelajaran snowballing. dan emosional sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa. tetapi meningkatkan kemampuan berfikir siswa.Si.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).Si. intelektual. M. Edy Purwanto. efektif dan efisien sehingga prestasi belajar siswa dapat meningkat. Read More Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kreativitas Guru di Kelas terhadap Prestasi Belajar Siswa ABSTRAK Ramadhani... Gaya kepemimpinan Laissez faire (kendali bebas). Dalam meningkatkan prestasi dan mutu para tamatan SMK. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan subjek kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII . I Nyoman Suputra. maka pemerintah dalam hal ini Presiden dan DPR membentuk UU No. Dalam memimpin kelas guru memiliki gaya kepemimpinan tersendiri.153 tahun 2003 tentang pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN). maka pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang dituangkan dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Arnety Nantris. perlu adanya peningkatan kualitas proses belajar mengajar di kelas.78 tahun 2008 tentang Ujian Nasional di SMP/MTs dan yang sederajat. Penggunaan model pembelajaran tersebut mendorong aktivitas siswa yang terlibat secara fisik.. Fungsi dan peran guru salah satunya adalah sebagai pemimpin. Putri Diana. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gaya kepemimpinan dan kreativitas guru di kelas di SMK Ardjuna Malang Jurusan . Pembimbing: (I) Prof. Skripsi. M. Yang merupakan hal baru dalam kebijakan . Pengaruh Model Pembelajaran Snowballing terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Mlarak Ponorogo. (II) Drs. pemerintah mengeluarkan kebijakan penghapusan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS) yang di tuangkan dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. Maya. Read More Meningkatkan Kemampuan Menulis Jurnal Pribadi Dengan Strategi Pemodelan ABSTRAK Noya.Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kreativitas Guru di Kelas terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMK Ardjuna Malang (Studi Siswa Kelas II Jurusan Administrasi Perkantoran pada Mata Diklat Menangani Surat Masuk dan Surat Keluar). Kegiatan pembelajaran tersebut akan mempengaruhi hasil belajar yang tidak hanya meningkatkan pemahaman.11 tahun 2002. Ada tiga macam gaya kepemimpinan guru di kelas yaitu.Pd. Program Studi S-1 Pendidikan Administrasi Perkantoran. Disamping itu kreativitas guru di kelas juga mempengaruhi prestasi belajar siswa.. Read More Pengaruh Model Pembelajaran Snowballing terhadap Hasil Belajar Geografi ABSTRAK Wulandari. (1) Demokratis. M. 3. Sarbini.. Salah satu model pembelajaran yang sering digunakan untuk meningkatkan aktivitas siswa adalah diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar geografi siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran snowballing dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran diskusi kelompok. Dengan kreativitas guru di kelas serta fungsi dan peran yang dijalankan dengan baik maka proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan kondusif. Pembelajaran yang bermakan adalah apabila siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Maka untuk itu perlu variasi model pembelajaran yang lain untuk menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Pembimbing: (1) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto. Jurusan Manajemen. (2) Otokratis. Fakultas Ekonomi. namun hanya beberapa siswa saja yang aktif dan interaksi tatap muka antar anggota kelompok masih kurang. Sebagai penggantinya.Indonesia saat ini sedang memprihatinkan. Keterlibatan siswa secara aktif dapat menciptakan pembelajaran yang efektif dan saling bekerjasama dalam belajar sehingga tercipta suasana yang menyenangkan. Kualitas belajar siswa serta para lulusan ditentukan oleh keberhasilan pelaksanaan proses belajar mengajar tersebut atau dengan kata lain kualitas belajar siswa banyak ditentukan oleh fungsi dan peran guru di kelas.. FMIPA Universitas Negeri Malang. Untuk menciptakan sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan di masa depan. Universitas Negeri Malang. (2) Drs.

05) maka hipotesis nihil (H0) ditolak dan jika probabilitasnya .Pd. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan (1) status sosial ekonomi siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar.. Pembimbing (I ): Dr.Ec. (2) Drs. Badawi. kedua-duanya saling menunjang dan melengkapi. Fakultas Ekonomi. Untuk menghadapi era globalisasi maka sumber daya manusia yang berkualitas sangatlah penting. Read More Pembelajaran Berbasis TIK Untuk Anak Berkesulitan Belajar (Learning Disability) 3/5 . Read More Pengaruh Minat Baca Dan Ketersedian Sumber Belajar Terhadap Prestasi Belajar Pelajaran Ekonomi ABSTRAK Nursamola. Skipsi Jurusan Pendidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah. Salah satunya adalah status sosial ekonomi orang tua.. baik secara lisan maupun tulis. ST. Widiyanti. Mengungkapkan kondisi prestasi .. Identifikasi Status Sosial Ekonomi dan Motivasi Belajar Kelas II Siswa SMK Negeri I Blitar dan SMK PGRI I Blitar dan Hubungannya dengan Prestasi Belajar Bidang Produktif. Skripsi. SDN. Bareng 5 Kota Malang. M.k. Mengungkapkan kondisi ketersediaan sumber belajar kelas X pada pelajaran ekonomi di SMA Negeri 5 Malang. sebaliknya kebiasan menulis tidak akan bermakna tanpa diikuti oleh kebiasaan membaca. Sri Umi Mintarti W. Hasil analisis regresi ganda: Dalam kaidah pengambilan keputusan dinyatakan jika probabilitasnya (P) lebih kecil atau sama dengan 0. Harry Poerwanto. Oleh karena itu kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia perlu di tingkatkan secara terus-menerus. Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.Pd Dalam hal belajar. Hj. Tiap siklus mengunakan .. (3) prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar. S. (4) mengetahui ada tidaknya hubungan antara status sosial ekonomi dengan prestasi belajar bidang produktif siswa. M. Oleh karena itu pentingnya dunia pendidikan dalam era globalisasi perlu diperhatikan agar lebih memacu mereka untuk belajar. 2010. Awalina Afri. M. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. (5) mengetahui ada tidaknya hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa. Tujuan Penelitian dapat (1) Mendeskripsikan bagaimana strategi pemodelan untuk meningkatkan keterampilan menulis jurnal pribadi fokus cerita pengalaman sehari-hari siswa kelas V SD (2) Mendeskripsikan ketrampilan menulis jurnal pribadi dengan strategi pemodelan fokus cerita pengalaman sehari-hari siswa kelas V SD Rancangan penelitian ini mengunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Pesatnya perkembangan jaman yang semakin modern menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Pd. Read More Identifikasi Status Sosial Ekonomi dan Motivasi Belajar ABSTRAK Arief. 2008.. Dwi Agus Sudjimat.E.. (6) mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dan motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa. (2) motivasi belajar siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar. M.Pd (II) Dra. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Skripsi. Syaiful. Universitas Negeri Malang. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkankondisi minat baca siswa kelas X pada pelajaran ekonomi di SMA Negeri 5 Malang. Pengaruh Minat Baca Dan Ketersedian Sumber Belajar Terhadap Prestasi Belajar Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X SMAN 5. H. Pd. S. Maka pemerintahan Indonesia pada saat ini menitik beratkan pada pembangunan yang diarahkan kepada pendidikan yang menunjang kehidupan yang masa mendatang. Pd. Pembelajaran menulis yang di lakukan sebagai aktifitas komunikasi ibarat mata uang logam yang sisi-sisinya saling melengkapi hubungan antara membaca dan menulis. Taggart melalui dua siklus (Siklus 1 dan siklus II ). Artinya. M.05 (? ? 0. banyak sekali faktor yang menjadi motivasi bagi anak agar mereka memperoleh prestasi yang bagus.A. Pembimbing: (1) Drs. Pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. M. Pembimbing: (I) Dr. kebiasaan membaca tidak mungkin terlaksana tanpa kebiasaan menulis atau mengarang. A.P. Malang. Selain itu pendidikan merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 (yang sudah diamandemen) pasal 31 ayat 4 yang berbunyi “negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari pendapatan daerah untuk memenuhi kebituhan penyelenggaraan nasional”.Siswa Kelas V. Sugeng Hadi Utomo.. Pembimbing (II) : Dr.. S.

Read More Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Guru : Kemampuan Mengajar Untuk melaksanakan tugas-tugas dengan baik. the prevalence of children berkesulitan learning is constantly increasing from year to year. berkomunikasi dengan siswa. kreatif dan kapabel. tidak bersifat defensif tetapi mampu membuat anak lebih bersifat ofensif (Sutadipura.Didik Dwi Prasetya * Abstract: The strategic role of Information and Communication Technology (ICT) for education in Indonesia is still not optimal. belum tentu mereka mampu menginterpretasikan apa yang mereka saksikan di layar televisi dengan tepat dan benar.One of the impacts resulting from this issue is the quality of education in Indonesia is very alarming. Bagi orang dewasa. televisi telah mendatangkan banyak perdebatan yang tidak kunjung berakhir. memberikan pertanyaan kepada siswa. ekonomi dan budaya yang berbeda-beda (Nasanius Y. 1994). menyajikan bahan pelajaran. Cooper (dalam Zahera. Pendahuluan Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mampu memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan. Namun bagaimana dengan anak-anak? Dengan segala kepolosan yang dimilikinya. 1998).Sayangnya. Padahal kecenderungan yang ada justru sebaliknya.. mengajarkan konsep. 2003). Guru harus mampu menafsirkan dan mengembangkan isi kurikulum yang digunakan selama ini pada suatu jenjang pendidikan yang diberlakukan sama walaupun latar belakang sosial. mungkin apa yang ditampilkan oleh televisi itu bukanlah sebuah masalah besar. Mielke sebagaimana dikutip oleh Arini Hidayati dalam bukunya berjudul ‘Televisi dan Perkembangan Sosial Anak’ mengatakan bahwa: “Masalah paling mendasar bukanlah jumlah jam yang dilewatkan si anak untuk menonton televisi.Web-based Interactive multimedia learning also has the potential to motivate children in learning and enabling widespread access. mengamati kelas.. guru memerlukan kemampuan. 1.Implementation and testing results show that the application of web-based learning can be a supplement in the middle of the lack of facilities for children with learning disabilities. and dyscalculia. Agar guru mampu berkompetensi harus memiliki jiwa inovatif. Guru harus memahami bahwa perasaan dan sikap siswa akan terlibat dan berpengaruh kuat pada proses belajarnya. memilah dan memahami apa yang ditayangkan di layar televisi.Web-based interactive learning applications developed include the material for dyslexia. Kesulitan belajar merupakan .On the other hand. apakah pernah pula terbersit dalam benak orang tua untuk ikut menonton 4/5 . melainkan program-program yang ia tonton dan bagaimana para orang tua serta guru memanfaatkan program-program ini untuk sedapat mungkin membantu kegiatan belajar mereka. Titik tekannya adalah kemampuan guru dalam pembelajaran bukanlah apa yang harus dipelajari (learning what to be learnt). prevalensi jumlah anak berkesulitan belajar terus mengalami peningkatan dengan perbandingan anak laki-laki dan anak perempuan antara 4:1 hingga 7:1 (Abdurrahman. Disamping itu. Penguasaan seperangkat kompetensi yang meliputi kompetensi keterampilan proses dan kompetensi penguasaan pengetahuan merupakan unsur yang dikolaborasikan dalam bentuk satu kesatuan yang utuh dan membentuk struktur kemampuan yang harus dimiliki seorang guru. sebab mereka sudah mampu memilih. Dari kutipan tersebut diatas jelas bahwa yang harus diwaspadai oleh para guru dan orang tua adalah acara apa yang ditonton anak di televisi itu dan bukannya berapa lama anak menonton televisi. Padahal Keith W.”(1998:74). anytime and anywhere without the limited space and time. Aspek-aspek teladan mental guru berdampak besar terhadap iklim belajar dan pemikiran pelajar yang diciptakan guru.. sejauh ini pemanfaatan TIK bagi pembelajaran masih belum optimal. menuliskan tujuan pengajaran. Di sisi lain.To help overcome existing problems. especially for the children with learning disability. dysgraphia. 1997) mengemukakan bahwa guru harus memiliki kemampuan merencanakan pengajaran. Read More Pengaruh Televisi terhadap Perkembangan Anak Dengan segala potensi yang dimilikinya itu.. terlebih untuk kalangan anak berkesulitan belajar. meninggalkan sikap konservatif. . khususnya dalam proses pembelajaran. 2003). dan mengevaluasi hasil belajar Kompetensi guru adalah kemampuan atau kesanggupan guru dalam mengelola pembelajaran. Orang tua jarang benar-benar memperhatikan apa yang ditonton anak-anaknya dan lebih sering melarang anak-anak agar jangan menonton televisi terlalu lama karena bisa mengganggu jam belajar mereka. guru dituntut mampu menciptakan dan menggunakan keadaan positif untuk membawa mereka ke dalam pembelajaran agar anak dapat mengembangkan kompetensinya (Rusmini. this article reveals the application of ICT-based learning as a practical solution.

Dinamika perkembangan masyarakat melaju sangat pesat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga menuntut semua pihak untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dalam di masyarakat. Bahkan SDM yang menguasai ipteks cenderung memanfaatkan teknologinya untuk menguasai SDA bangsa lain. seperti profesi-profesi yang lainnya. Dan penilaian dari para ahli media dan materi sebagai evaluator media.. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memunculkan paradigma baru dalam . Pemerintah mulai menyadari betapa strategisnya peran tenaga guru dalam mengantarkan gene-rasi muda untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan kompetitif sehingga mampu mewujudkan suatu kesejahteraan bersama. Dalam hal ini peneliti akan mengetahui keefektifan BPMTV surabaya ditinjau dari perspektif media pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SLB kelas VII di SLB Gedangan Sidoarjo yang hanya berjumlah 6 siswa. melalui berbagai bentuk ke-bijakan.. Read More Evaluasi Program-Program Video Hasil Produk Balai Pengembangan Media Televisi (BPMTV) Surabaya Untuk Siswa SLB Ditinjau Dari Perspektif Media Pembelajaran Fauzan Heri Kiswanto ABSTRAK Televisi memang diakui menjadi salah satu media yang cukup efektif untuk menyampaikan pesan pada masyarakat luas. Tetapi pada kenyataannya televisi yang ada pada masyarakat masih belum efisien sebagai penyampai media pendidikan dan media pembelajaran. dengan berbagai bentuknya.tayangan-tayangan televisi yang diklaim sebagai . Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa siswa SLB kelas VII di SLB Gedangan Sidoarjo bisa menjawab soal-soal yang ada pada program BPMTV. wawancara dan dokumentasi.. Kualitas profesi tenaga guru selalu diupayakan. Read More 5/5 . Muncul Televisi Edukasi sebagai langkah pemerintah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis pada televisi sebagai medianya.. Read More Analisis Pengaruh Pemberdayaan Guru Terhadap Kinerjanya Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Sekolah Dasar Kota Surabaya PENDAHULUAN Upaya Pemerintah terhadap pemerintah tenaga guru sebenarnya telah di-lakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Untuk . tetapi ketangguhan daya saing dan ke-unggulan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi (ipteks) bangsa tersebutlah yang berperanan untuk meraup kesejahteraan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik observasi. Sejarah peradaban dan kemajuan bangsa-bangsa di dunia membelajarkan pada kita bahwa bukan sumber daya alam (SDA) melimpah yang dominan mengantarkan bangsa ter-sebut menuju pada kemakmuran. Jadi kesimpulannya bahwa program-program BPMTV Surabaya memenuhi kriteria sebagai media pembelajaran.. Variabel-variabel media pembelajaran yang ada pada program BPMTV sudah terpenuhi dengan cukup baik. Ditetapkannya Undang Undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen merupakan dasar kebijakan untuk memperkuat eksistensi tenaga kependidikan sebagai tenaga profesional. seperti: pen-di-dikan dan latihan (diklat). Dalam penelitian ini peneliti mengambil subjek siswa SLB sebagai sasaran media BPMTV tersebut. Balai pengembangan media televisi (BPMTV) salah satunya sebagai penyokong media-media tersebut. siswa juga menilai program BPMTV yang dinilai rata-rata baik tapi masih perlu adanya pembenahan pada segi teknisnya.. baik melalui ketentuan kualifikasi pendidikannya maupun kegiatan in-service training. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dan penyajian datanya secara deskriptif. penataran dan pelibatan dalam berbagai seminar untuk meng-update wawasannya dalam kompetensi pedagogi dan akademik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful