P. 1
cabe

cabe

|Views: 64|Likes:
Published by Yu Febriant

More info:

Published by: Yu Febriant on Apr 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

pdf

text

original

http://lestarimandiri.

org/id/slpht/katalog-hama-dan-penyakit/hama-dan-penyakit-cabai/303musuh-utama-tanaman-cabe-2.html 5 januari 2012

Musuh Utama Tanaman Cabe 1
Hambatan paling besar bertanam cabe biasanya datang dari keberadaan hama dan penyakit seringkali yang membuat tanaman rusak pada bagian tertentu yang bisa menyebabkan puso. Cukup banyak jenis-jenis hama maupun penyakit yang menyerang tanaman cabe ini dari fase benih sampai panen. Namun hanya beberapa yang utama dan paling merusak. Berikut adalah pembahasan mengenai hama dan penyakit utama pada tanaman cabe.

Sebagai tanaman budidaya, tentu saja pengembangan tanaman cabe tidak bisa terlepas dari pengendalian hama dan penyakit. Meskipun komoditas ini sangat menjanjikan, namun tidak sedikit dari para petani kita yang mengeluh akibat kehadiran pengganggu keberhasilan budidayanya. Tidak hanya hama, bahkan penyakit pun kerap menjadi penyebab utama kerusakan cabe. Kerugian yang diakibatkan hama maupun penyakit telah membuat tidak sedikit para petani yang bangkrut dan kapok untuk bertanam lagi. Sebagai pertimbangan, pada Harian Kompas mengungkapkan daerah Kediri sebagai salah satu sentra produksi cabe di Jatim banyak yang terserang Antracnose atau yang lebih populer dengan pathek ini beberapa waktu yang lalu. Dimana, ribuan hektar pohon cabe

gagal dipanen gara-gara kehadiran penyakit itu. Ini hanya satu kasus saja, belum serangan hama maupun penyakit lain yang bisa merugikan petani. Menurut sebagian petani hingga kini belum ada cara yang benar-benar ampuh untuk mengobati buah cabe yang sudah terserang hama dan penyakit. Bukannya mereka tidak mau tahu atau pasrah terhadap kehadiran “para pengganggu” ini, namun sudah banyak yang dilakukan dalam upaya mengobati tanaman yang sudah terkena serangan. Salah satunya adalah dengan penyemprotan baik itu menggunakan insektisida maupun fungisida. Karena saking tingginya kekhawatiran akan meluas atau terkena serangan, penyemprotan seringkali dilakukan secara serampangan tanpa pertimbangan. Akibatnya kesalahan pemilihan pestisida yang diberikan dan teknik pengendalian yang kurang baik bisa menjadi bumerang yang berakibat fatal. Untuk itulah, teknik pengendalian yang baik yang dikenal dengan tehnik pengendalian hama terpadu sangat dianjurkan untuk mengatasi musuh-musuh utama tanaman cabe ini. Berikut adalah musuh-musuh utama

Tungau (Mite) Hama mite selain menyerang jeruk. Secara teknis dapat dilakukan dengan melakukan pergiliran tanaman atau tidak menanam cabe secara bertahap dengan selisih waktu lebih lama. serangannya adalah dengan menghisap cairan daun sehingga warna daun terutama pada bagioan bawah menjadi berwarna kuning kemerahan . HAMA TANAMAN CABE : Thrips Hama thrips (Thrips Sp.) sudah tidak asing lagi bagi para petani cabe. selain itu dapat juga menggunakan perangkap kuning yang dilapisi lem. tidak hanya memberantas dari serangan hama namun juga bisa mencegah penyebaran penyakit akibat virus yang dibawanya. serangga ini tergolong sangat kecil namun masih bisa dilihat dengan mata telanjang. Tungau bersifat parasit dimana dia merusak daun.5 mm. Dengan panjang tubuh sekitar + 1 mm. batang maupun buah yang mengakibatkan perubahan warna dan bentuk. Tungau berukuran sangat kecil dengan panjang badan sekitar 0. jadi serangan pada tanaman cabe hanya salah satunya saja.petani cabe yang sering menyerang tanaman cabe. Kutu (Myzus persicae) Aphids merupakan serangga hama yang juga andil dalam merusak perkembangan tanaman cabe. Seperti halnya thrips. Tidak sepeti mite. noda tersebut akan berubah warna menjadi coklat muda. Dalam klasifikasi tungau termasuk dalam Ordo Acarina. Menurut beberapa sumber. Untuk itu. thrips yang menyerang cabe tergolong sebagai pemangsa segala jenis tanaman. Serangannya hampir sama dengan tungau namun akibat cairan dari daun yang dihisapnya menyebabkan daun melengkung ke atas. Pada tanaman cabe. Gejala yang bisa dikenali dari kehadiran hama ini adalah adanya strip-strip pada daun dan berwarna keperakan. Yang paling membahayakan dari thrips adalah selain dia sebagai hama perusak namun juga sebagai carrier atau pembawa bibit penyakit (berupa virus) yang menyebabkan penyakit pada tanaman cabe. Adanya noda keperakan itu tidak lain akibat adanya luka dari cara makan hama thrips. Areal tanaman cabe yang tidak dirawat dengan baik sangat beresiko terkena serangan hama dan penyakit Pengendalian hama ini bisa dilakukan secara kultur teknis maupun kimiawi. namun tidak menutup kemungkinan pada saat musim hujan bisa juga terjadi serangan. hama ini juga berpotensi sebagai pembawa virus. Thrips biasanya menyerang bagian daun muda dan bunga. bentuk daun menjadi menggulung ke bawah dan akibatnya pucuk bisa mengering yang akhirnya menyebabkan daun rontok. Kelas Arachnidae bukan termasuk golongan serangga. bila kita mampu mengendalikan hama thrips. keriting dan belang-belang hingga akhirnya dapat menyebabkan kerontokan. Dalam beberapa waktu kemudian. Serangan paling parah biasanya terjadi pada musim kemarau. berkulit lunak dengan kerangka chitin. dan apel menyerang tanaman cabe juga. kutu persik ini memiliki kemampuan berkembang biak dengan cepat karena selain bisa memperbanyak .

Pengendalian hama lalat buah cabe tergolong agak sulit karena menyerangnya dari dalam buah. menetas menjadi larva yang kemudian merusak buah cabe dari dalam. Gejala akibat serangan hama kutu daun (Mizus persicae) Kerusakan daun yang diakibatkan serangan mite Ulat grayak merupakan hama yang paling rakus melahat daun cabe . pepaya. untuk itu satu-satunya jalan adalah dengan mencegah lalat tersebut meletakkan telurnya pada cabe.dengan perkawinan biasa. Lalat Buah (Bactrocera dorsalis) Kehadiran lalat ternyata tidak hanya mengganggu sekaligus menjijikkan namun bisa menjadi hama perusak khususnya tanaman cabe. Buah cabe yang menunggu panen bisa menjadi santapannya dalam sekejap dengan cara menusukkan ovipositornya pada buah serta meletakkan telur. Hal ini karena lalat buah betina sangat tertarik dengan bau lalat buah jantan sehingga dia akan memburunya. dia juga mampu bertelur tanpa pembuahan. dia termasuk hewan yang sangat rakus. Karena umumnya serangga-serangga tersebut sangat menyukai warna-warna mencolok. Ulat yang setelah dewasa berubah menjadi sejenis ngengat ini akan memakan daun-daunan pada masa larva untuk menunjang perkembangan metamorfosis-nya. Hanya dalam waktu yang tidak lama. daun-daun cabe bisa rusak olehnya. kacang dan lain-lain. Selain itu dapat juga digunakan perangkap kuning seperti yang dilakukan pada hama thrips. Buah yang rusak tentu saja tidak akan laku dijual sehingga menyebabkan kerugian bagi petani. Ulat Grayak (Spodoptera litura) Hama ini tak berbeda dengan jenis ulat lain yang juga suka makan daun. Ulat grayak tidak hanya menyerang tanaman cabe saja melainkan juga tanaman pisang. Namun keistimewaannya adalah saat memasuki stadia larva. Pengendalian kultur teknis dapat dilakukan dengan membuat perangkap dari botol bekas air kemasan yang didalamnya diberi umpan yang telah diberi sex feromon seperti metil eugenol dan insektisida. bawang. Kerusakan buah dari luar bisa kita perhatikan dari bekas tusukan yang berupa bintik hitam. kentang. padi.

serangan tikus pada tanaman cabe tetap harus diwasdapai dengan cara selalu rutin membersihkan kebun cabe dari gulma dan semaksemak yang bisa menjadi tempat sarang sekaligus perlindungan tikus. Penyebab penyakit ini tidak lain adalah jamur C. Mereka biasanya menyerang bagian buahnya. Penyakit ini sangat mudah menyebar ke buah atau tanaman lain. Penyebarannya tidak hanya melalui sentuhan antara tanaman saja melainkan juga bisa karena percikan air. saat pemilihan benih harus kita lakukan secara selektif . Sudah banyak petani yang menjadi korban keganasannya. Disarankan agar menanam benih cabe yang memiliki ketahanan terhadap penyakit pathek. maka akan sulit bagi kita untuk mengendalikannya. Buah cabe yang busuk akibat serangan pathek/antraknose Tanaman cabe yang terserang layu bakteri . Dapat juga dilakukan pembersihan atau pembuangan bagian tanaman yang sudah terserang agar tidak menyebar. Bagaimana tidak? Buah yang menunggu panen dalam beberapa waktu berubah menjadi busuk oleh penyakit ini. sedikit terbenam dan berair. Selain dengan cara budidaya yang baik.Tikus Meskipun tidak separah serangan pada tanaman pangan. Sekali tanaman cabe kita terkena antraknosa. tikus juga berpotensi merusak buah tanaman cabe. Meskipun persentasenya tergolong sedikit. Jamur ini menyerang tidak pandang bulu. Penggunaan benih sembarangan akan beresiko terjadinya serangan penyakit. namun kita bisa mencegahnya dengan kultur teknis yang baik. karena baik buah cabe yang masih hijau atau sudah masak pun tidak luput darinya. maupun melalui vektor. Ledakan penyakit ini sangat cepat pada musim hujan. Lama – kelamaan busuk tersebut akan melebar membentuk lingkaran konsentris. Oleh karena itu tindakan paling baik untuk penyakit ini adalah melakukan pencegahan sebelum terjadinya serangan. Dalam waktu yang tidak lama maka buah akan berubah menjadi coklat kehitaman dan membusuk. Antracnose Tidak ada yang memungkiri bahwa Antracnose atau yang lebih dikenal dengan istilah “pathek” adalah penyakit yang hingga saat ini masih menjadi momok petani cabe. angin. Tidak ada satu pun cara yang bisa dilakukan agar penyakit ini bisa 100% . Gejala awal yang dapat dikenali dari serangan penyakit ini adalah adanya bercak yang agak mengkilap. capsici.

Bila dibiarkan akan menyebabkan daun-daun cabe gugur sehingga pertumbuhan kurang optimal. kemudian pangkal batangnya dibelah untuk direndam pada gelas yang berisi air bening. gejala kelayuan yang mendadak seringkali tidak bisa diantisipasi. Untuk memastikan penyebab layu tersebut kita bisa mengambil tanaman yang terserang . Apabila bakteri maka akan ditandai dengan keluarnya cairan berwarna coklat susu berlendir semacam asap yang keluar pembuluh batangnya di dalam air. nematoda atau alat-alat pertanian. Pengendalian terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan membuang tanaman yang terserang sekaligus membersihkan sanitasi lingkungan tanaman. Seperti halnya layu bakteri. Bakteri ini biasanya ditularkan melalui tanah. Tanaman yang sehat tiba –tiba saja layu yang dalam waktu tidak sampai 3 hari besoknya langsung mati. sisa-sisa tanaman .Layu Bakteri Bakteri penyebab layu merupakan penyakit kedua yang meresahkan petani setelah antraknosa. Bakteri layu cepat meluas terutama di tanah dataran rendah. dan tetap menjaga agar bedengan tanam selalu dalam kondisi kering di luar. Untuk mengatasinya tak ada jalan lain selain menyingkirkan tanaman yang terserang. Penyebab layu bakteri ini adalah Pseudomonas solanacearum yang serangannya ditandai dengan gejala layu pada tanaman cabe yang mengalami kesembuhan pada waktu sore hari. Gejala pada daun tersebut ternyata baru serangan awal saja karena bila dibiarkan. pengairan. Selain itu . Musuh Utama Tanaman Cabe 2 . cendawan Cercospora capsici penyebab bercak daun ini dapat bertahan hidup pada sisa-sisa tanaman. akan menyerang batang. tetapi lama kelamaan kelayuannya terjadi secara keseluruhan dan menetap. tangkai daun serta tangkai bunga. Daun yang terkena gejala penyakit bercak daun Bercak Daun Penyakit ini ditandai dengan adanya bercak-bercak berupa bulatan seperti cacar pada daun. bibit. benih. Itulah gambaran serangan penyakit layu yang sangat menyeramkan. melakukan rotasi tanaman dengan tanaman yang tidak sefamili bisa mengurangi resiko serangan penyakit tersebut. Selain itu bakteri ini mampu bertahan selama bertahun-tahun di dalam tanah dalam keadaan tidak aktif.

Daun. Serangan ditandai dengan menguningnya tajuk cabai dan tulang daun sebelah atas memucat tangkainya menunduk. Kebun jangan sampai ada genangan air. Warna dibagian dalam lingkaran selalu berbeda dengan tepi lingkaran. Layu bakteri (Ralstonia solanacearum) Serangan pertama kali biasanya pada tanaman umur 6 minggu. Rendam benih dalam larutan Benlate atau Derosal selama 10 menit. tampaklah cincin cokelat kehitaman diikuti busuk basah pada pembuluh. Daun layu mulai dari pucuk sampai ke bagian bawah. Penanggulangan awal dengan cara menyeup bibit ke air yang diberi bakterisida Agrimycin. Selain menyerang daun juga menyerang pada batang dan tangkai daun. Serangan bakteri ini sering menular lewat air yang tercemar. dekat akar. Pergiliran tanaman dengan tanaman bukan famili Solanaceae. Gejala sangat jelas terlihat di permukaan daun sebelah atas. . Inilah beberapa penyakit yang selalu mengganggu tanaman cabai secara umum. dan tepinya berwarna lebih tua. capsici) Layu Fusarium biasanya mengganas di tanah ber pH rendah (masam). Bercak Alternaria (Alternaria solani Ell & Marf) Bercak ini disebabkan oleh cendawan dengan gejala serangan timbulnya bercak cokelat tua sampai kehitaman dengan lingkaran-lingkaran konsentris. Kendalikan sebelum penanaman dengan cara pemberian kapur hingga pH tanah sesuai. sp. buah. Bercak daun (Cercospora capsici) Bercak-bercak bulat kecil pada daun merupakan ciri khas serangan Cercospora capsici. Rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili cabai sangat dianjurkan. kalau ditoreh. Tanaman yang terserang dicabut dimasukkan dalam wadah jangan sampai terjadi ceceran tanah dari lokasi tanaman sakit. bercak tampak berwarna pucat sampai putih. Lubang bekas tanaman ditaburi kapur lalu ditutup kembali. Layu Fusarium disebabkan oleh cendawan bersifat tular tanah. Di tempat terserang tampak bintik-bintik berwarna cokelat di tengah dan dikelilingi lingkaran klorosis tidak beraturan. Kalau batang/cabang/pangkal batang dibelah. dan batang. Layu Fusarium (Fusarium oxysporium f. ranting dan buah yang berserakan di atas bedengan agar di bersihkan dan dimusnahkan. terlihat warna cokelat kehitaman dan busuk. gejala serangan ditandai adanya bercak cokelat. Di pangkal batang. Tanaman yang sakit agar dicabut. Drainase tanah disekitar kebun diperbaiki agar tidak becek. membesar dan akhirnya bergabung menjadi satu. Di buah.5 cm. Bila dicelup dalam air bening 5 menit kemudian akan keluar cairan eksudat seperti lendir berwarna putih. Bercak tersebut akan meluas hingga mencapai + 0. vesicatoria) Patogen ini menyerang daun.Penyakit tanaman cabai Setiap tanaman selalu ada yang merusaknya yaitu perupa hama dan penyakit. Bercak bakteri (Xanthomonas campestris pv. Penaggulangan nya dengan merendam benih menggunakan bakterisida berbahan aktif stretomisin sulfat dan oksitetrasiklin.

pangkas bagian tanaman yang terserang dan kemudian dibakar.Layu oleh cendawan Sclerotium rolfii Sacc. Serangan dimulai dari munculnya bercak kuning yang berubah menjadi cokelat kehitaman. Serangan cendawan ini tidak terbatas pada saat buah masih tergantung. Yang terserang bagian bunga. Antraknosa/patek/ (Colletotrichun capsici dan Gloesporium piperatum) Penyakit ini adalah penyakit yang sangat menakutkan bagi pekebun.) Boeed. Pergiliran tanaman. pucuk. Busuk daun/lodoh/hawar daun (Phytophthora capsici) Ia menyerang batang. kemudian buah rontok. kemudian menjalar ke batang tua. Menyerang buah dengan tanda awal adanya bercak kebasahan dan akhirnya meluas menyebabkan buah terlebas dari kelopaknya karena membusuk. Lakukan sanitasi lingkungan. Pada kondisi lembab cendawan membentuk badan buah dalam lingkaran-lingkaran berwarna merah jambu. tampaklah “tepung” berwarna putih keabu-abuan. Serangan dimulai dari daun tua ke muda. Buah menjadi lunak dan membusuk. sering kena serangan penyakit ini. Tanggulangi dengan menyemprot fungisida berbahan aktif karbendazim. Pada bagian terserang ada spora cendawan berwarna kelabu kehitaman. Busuk buah cendawan Culvularia Lunata (Wakk. tebukanazol. Thiram atau benomil selama 4 jam. tangkai bunga. kurangi kelembaban sekitar kebun. Jika daun dibalik. dan buah. Penyakit ini juga menyerang buah yang masih hijau dan menyebabkan mati ujung. Permukaan atas daun tampak bercak nekrotis berwarna kekuningan. Rebah batang/rebah semai (Pythium aphanidermatum) . Pengendalian dengan cara benih yang akan disemai direndam dulu dengan air hangat yang dicampur fungisida berbahan aktif tofanat. Atur jarak tanam untuk musim kemarau lebih rapat ( 50 cm x 70 cm ). Embun tepung / Powdery Mildew (Leveillula taurica) Pada kebun cabai dengan penanaman di dataran tinggi yaitu 700 m dpl keatas. Pengendalian penyakit ini dengan cara pergiliran tanaman dan penyemprotan bakterisida seperti Agrept sesuai dosis pada label. Buah mengering dan keriput. Patogen penyakit menyerang leher akar yang ditendai dengan adanya miselium berwarna putih. Ciri keberadaannya ialah adanya bercak –bercak kecil ditepi dan tidak beraturan kemudian menyebar keseluruh daun. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan pengapuran saat pengolahan tanah. Ujung buah bagian bawah membusuk dan berwarna cokelat muda sampai hitam. Semua cabai yang terserang dipanen setiap hari kemudian dimusnahkan. Serangan cendawan ini menyebabkan layu tanaman secara tiba-tiba. tetapi juga tetap mengancam setelah usai panen. Bagian lain masih tetap segar. Busuk basah oleh bakteri Erwina carotovora Jones. dan ranting tanaman. musim penghujan lebih lebar ( 60 cm x 70 cm ). Di tempat serangan terlihat warna cokelat kehitaman yang mematikan ujung tanaman. Gejala serangannya adalah pangkal buah busuk basah dan rontok. Pengendaliannya dengan cara mencabut tanaman yang sakit parah. daun. Patah batang/teklik cendawan Choanephora cucurbitarum Ia menyerang bagian batang yang masih muda. daun berwarna kuning kemudian menjadi cokelat.

Di pangkal batangnya terlihat warna cokelat kehitam-hitaman yang basah. Bibit yang masih muda mendadak rebah dan mati.Serangannya ditemui di persemaian. Cucumber Mosaic Virus. keriting diduga disebabkan oleh Tobacco Mosaic Virus. . Tobacco Etch Virus. Penyebaran virus biasanya dibantu oleh serangga penular (vektor) seperti kutu daun dan Thrips. memusnahkan tanaman sakit. dan pergiliran tanaman. Tanaman yang terserang biasanya mampu bertahan hidup tetapi tidak produktif. Benih gagal berkecambah. Tanggulangi dengan cara merendam fungisida berbahan aktif metalaksil-M. Batangnya mengkerut. Selama ini virus belum diketemukan obatnya sehingga cara pengendaliannya cukup memberantas vektor. Virus Tanaman yang terserang virus daun mengecil.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->