P. 1
030 Akbid Enzim Dalam Mulut

030 Akbid Enzim Dalam Mulut

|Views: 651|Likes:
Published by Saswin Usman

More info:

Published by: Saswin Usman on Apr 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2013

pdf

text

original

Enzim yang ada didalam mulut

Pencernaan makanan secara kimiawi terjadi dengan bantuan zat kimia tertentu.Enzim pencernaan merupakan zat kimia yang berfungsi memecahkan molekul bahan makanan yang kompleks dan besar menjadi molekul yang lebih sederhana dan kecil.Molekul yang sederhana ini memungkinkan darah dan cairan getah bening (limfe) mengangkut ke seluruh sel yang membutuhkan. Secara umum enzim memiliki sifat : bekerja pada substrat tertentu, memerlukan suhu tertentu dan keasaman (pH) tertentu pula. Suatu enzim tidak dapat bekerja pada substrat lain. Molekul enzim juga akan rusak oleh suhu yang terlalu rendah atau terlalu tinggi. Demikian pula enzim yang bekerja pada keadaan asam tidak akan bekerja pada suasana basa dan sebaliknya. Macammacam enzim pencernaan yang ada di mulut yaitu : a. Enzim ptialin

Enzim ptialin terdapat di dalam air ludah, dihasilkan oleh kelenjar ludah.Fungsi enzim ptialin untuk mengubah amilum (zat tepung) menjadi glukosa. b. Enzim amilase Enzim amilase dihasilkan oleh kelenjar ludah (parotis) di mulut dan kelenjar pankreas.Amilum sering dikenal dengan sebutan zat tepung atau pati.Amilum merupakan karbohidrat atau sakarida yang memiliki molekul kompleks.Enzim amilase memecah molekul amilum ini menjadi sakarida dengan molekul yang lebih sederhana yaitu maltosa. Enzim amilase berfungsi untuk mengubah zat tepung (amilium) menjadi zat gula. http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090330035136AA9Hh96

Enzim yang ada didalam lambung
Dari kerongkongan, makanan masuk ke lambung.Di dalam lambung, makanan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim yang disebut pepsin.Pepsin berperan mengubah protein menjadi pepton.Di dalam lambung terdapat asam klorida yang menyebabkan lambung menjadi asam.Asam klorida dihasilkan oleh dinding lambung.Asam klorida berfungsi untuk membunuh kuman penyakit dan mengaktifkan pepsin. Ketika proses pencernaan terjadi di lambung, otototot dinding lambung berkontraksi. Hal tersebut menyebabkan makanan akan tercampur dan teraduk dengan enzim serta asam klorida. Secara bertahap, makanan akan menjadi berbentuk bubur. Kemudian, makanan yang telah mengalami pencernaan akan bergerak sedikit demi sedikit ke dalam usus halus. Lambung adalah kelanjutan dari esophagus, berbentuk seperti kantung.Lambung dapat menampung makanan 1 liter hingga mencapai 2 liter.Dinding lambung disusun oleh otot-otot polos yang berfungsi menggerus makanan secara mekanik melalui kontraksi otot-otot tersebut.Ada 3 jenis otot polos yang menyusun lambung, yaitu otot memanjang, otot melingkar, dan otot menyerong. Selain pencernaan mekanik, pada lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan lambung. Senyawa kimiawi yang dihasilkan lambung adalah : Asam HCl ,Mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus Lipase , Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit Renin , Mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi. Mukus , Melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam HCl. Hasil penggerusan makanan di lambung secara mekanik dan kimiawi akan menjadikan makanan menjadi bubur yang disebut bubur kim. Ada 3 kelenjar ludah pada rongga mulut. Ketiga kelenjar ludah tersebut menghasilkan ludah setiap harinya sekitar 1 sampai 2,5 liter ludah. Kandungan ludah pada manusia adalah : air, mucus, enzim amilase, zat antibakteri, dll. Fungsi ludah adalah melumasi rongga mulut serta mencerna karbohidrat menjadi disakarida.

http://gurungeblog.wordpress.com/2008/11/22/sistem-pencernaan-makanan-pada-manusia

MENGAPA LIDAH BISA MERASAKAN PEDAS ?

Ternyata pedas bukanlah suatu rasa. Pedas merupakan suatu sensasi panas dan terbakar yang diterima oleh ujung saraf lidah yang disebut papila. Cabai atau makanan yang menyebabkan sensasi pedas adalah makanan yang mengandung suatu senyawa bernama capsaicin. Semakin banyak capsaicin yang kita makan, kita akan semakin mendapat sensasi pedas. Bagaimana capsaicin ini memperngaruhi lidah kita dan menyebabkan kita kepedasan? Capsaicin yang merupakan suatu partikel ini akan berikatan dengan reseptor yang ada di papila lidah. Capsaicin dapat berikatan dengan papila lidah yang mana saja.. Intinya, makin banyak papila yang berikatan dengan capsaicin, makin terasa pula sensasi pedas yang kita dapatkan. Lalu, jika pedas bukan suatu rasa, bagaimana kita bisa 'merasakan' sensasi itu? Jadi ketika capsaicin itu sudah berikatan dengan papila lidah, dia akan mengirimkan signal pada otak di mana signal itu sama persis dengan signal ketika kita kepanasan dan nyeri. Sehingga otak kita menangkapnya, kita sedang merasakan panas atau sakit di lidah kita yang sebenarnya 'panas' atau 'sakit' itu Tidak ada.

Sumber : http://aviramadhani.blogspot.com/2010/08/pedas.html

OTOT BERDASARKAN CARA KERJANYA

Jenis dan Fungsi Otot Coba perhatikan apa yang akan terjadi apabila manusia tidak Memiliki otot? Manusia tidak akan dapat melakukan pergerakan, sebab otot merupakan alat gerak aktif yang sangat penting bagi manusia. Menurut jenisnya, ada 3 macam otot, yaitu: a. Otot polos b. Otot lurik c. Otot jantung

a. Ciri-ciri otot polos: • Bentuknya gelondong, kedua ujungnya meruncing dan dibagian tengahnya menggelembung. • Mempunyai satu inti sel. • Tidak memiliki garis-garis melintang (polos). • Bekerja diluar kesadaran, artinya tidak dibawah pe tah otak, oleh karena itu otot polos disebut sebagai otot tak sadar. • Terletak pada otot usus, otot saluran peredaran darah otot saluran kemih, dan lain lain.

b. Ciri-ciri otot lurik: • Bentuknya silindris, memanjang. • Tampak adanya garis-garis melintang yang tersusun seperti daerah gelap dan terang secara berselang-seling (lurik). • Mempunyai banyak inti sel. • Bekerja dibawah kesadaran, artinya menurut perintah otak, oleh karena itu otot lurik disebut sebagai otot sadar. • Terdapat pada otot paha, otot betis, otot dada, otot. c. Ciri-ciri otot jantung: • Otot jantung ini hanya terdapat pada jantung. Struk turnya sama seperti otot lurik, gelap terang secara berselang seling dan terdapat percabangan sel.

• Kerja otot jantung tidak bisa dikendalikan oleh kemauan kita, tetapi bekerjasesuai dengan gerak jantung. Jadi otot jantung menurut bentuknya sepertiotot lurik dan dari proses kerjanya seperti otot polos, oleh karena itu disebutjuga otot spesial.

Gerak dan Kerja Otot Kerja Otot Manusia Otot manusia bekerja dengan cara berkontraksi sehingga otot akan memendek,mengeras dan bagian tengahnya menggelembung (membesar). Karena memendek maka tulang yang dilekati oleh otot tersebut akan tertarik atau terangkat. Kontraksi satu macam otot hanya mampu untuk menggerakkan tulang kesatu arah tertentu. Agar tulang dapat kembali ke posisi semula, otot tersebut harus mengadakan relaksasi dan tulang harus ditarik ke posisi semula. Untuk itu harus ada otot lain yang berkontraksi yang merupakan kebalikan dari kerja otot pertama. Jadi, untukmenggerakkan tulang dari satu posisi ke posisi yang lain, kemudian kembali ke posisisemula diperlukan paling sedikit dua macam otot dengankerja yang berbeda.Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi 2 yaitu : otot antagonisotot antagonis menyebabkan terjadinya gerak antagonis, yaitu gerak otot yang berlawanan arah. Jika otot pertama berkontraksi dan otot yang kedua berelaksasi,sehingga menyebabkan tulang tertarik / terangkat atau sebaliknya. 1. Gerak Antagonis Contoh gerak antagonis yaitu kerja otot bisep dan trisep pada lengan atas dan lengan bawah.  Otot bisep adalah otot yang mempunyai dua tendon (dua ujung) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan.  Otot trisep adalah otot yang mempunyai tiga tendon (tiga ujung) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian belakang. Untuk mengangkat lengan bawah, otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi. Untuk menurunkan lengan bawah, otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi. 2. Gerak Sinergis

Otot sinergis menyebabkan gerak sinergis yaitu gerak otot yang bersamaan arah. Jadi, kedua otot berkontraksi bersama dan berelaksasi bersama. Gerak sinergis terjadi apabila ada 2 otot yang bergerak dengan arah yang sama. Contoh: gerak tangan menengadah dan menelungkup. Gerak ini terjadi karena kerja sama antara otot pro nator teres dengan ototpronator kuadratus. Contoh lain gerak sinergis adalah gerak tulang rusuk akibat kerja sama otot-otot antara tulang rusuk ketika kita bernapas.

Kelainan Tulang dan Otot 1. Kelainan Pada Tulang (rangka) Kelainan dan gangguan pada tulang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya karena kelainan yang dibawa sejak lahir, infeksi penyakit, karena makanan atau kebiasaan posisi tubuh yang salah. Beberapa contoh kelainan pada tulang dan rangka, antara lain: A. Kifosis Yaitu kelainan tulang punggung membengkok ke depan, dikarenakan kebiasaan duduk/bekerja dengan posisi membungkuk. B. Skoliosis Yaitu kelainan tulang punggung membengkok ke samping, ini dapat tejadi pada orangyang menderita sakit jantung yang menahan rasa sakitnya, sehingga terbiasa miring danmengakibatkan tulang punggungnya menjadi miring. C. Lordosis Yaitu kelainan tulang punggung membengkok ke belakang, dikarenakan kebiasaan tidur yang pinggangnya diganjal bantal. D. Rakhitis Yaitu kelainan pada tulang akibat kekurangan vitamin D, sehingga kakinya berbentuk X atau O E. Polio Yaitu kelainan pada tulang yang disebabkan oleh virus, sehingga keadaan tulangnya mengecil dan abnormal.

2. Kelainan Pada Otot

Kelainan otot pada manusia dapat diakibatkan adanya gerak dan kerja otot. Hal Ini dapat terjadi akibat gangguan faktor luar maupun faktor dalam. Faktor luar dapat diakibatkan karena kecelakaan dan serangan penyakit, sedang faktor dalam bisa terjadi karena bawaan atau kesalahan gerak akibat otot yang tidak pernah dilatih.

Beberapa contoh kelainan pada otot, diantaranya:  Tetanus kelainan otot yang tegang terus menerus yang disebabkan oleh racun bakteri.  Atrofi otot kelainan yang menyebabkan otot mengecil akibat serangan virus polio atau karena otot tidak difungsikan lagi untuk bergerak, akibat lumpuh.  Kaku leher (stiff) Kelainan yang terjadi karena gerak hentakan yang menyebabkan otot Trapesius meradang.  Kram kelainan otot yang terjadi karena aktivitas otot yang terus menerus sehingga otot menjadi kejang.  Keseleo (terkilir) kelainan otot yang terjadi jika gerak sinergis salah satu otot bekerja berlawanan arah.

http://www.scribd.com/doc/22637515/Jenis-Dan-Fungsi-Otot

HORMON-HORMON REPRODUKSI 1. GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) 1. Tempat Produksi 2. Fungsi : Hipotalamus : melepaskan hormone-hormon gonadotropin (FSH/LH)

2. FSH (Folicle Stimulating Hormone) 1. Tempat Produksi 2. Fungsi pria) memicu : Hipofisis anterior : (pada wanita) memicu pertumbuhan folikel di ovarium. (pada pematangan sperma di testis

3. LH (Luteinzing Hormone) 1. Tempat Produksi 2. Fungsi 4. Estrogen 1. Tempat Produksi : : Hipofisis anterior : Menyebabkan terjadinya ovulasi

2. Efek Estrogen pada organ reproduksi wanita : dalam perkembangan sifat seks sekunder wanita, untuk mengatur haid, pengobatan menopause dan untuk memulai proses persalinan.

5. Progesterone 1. Tempat Produksi :

2. Fungsi : menyebabkan terjadinya proses sekretorik (fase sekresi) pada endometrium uterus, yang mempersiapkan endometrium uterus pada keadaan yang optimal jika terjadi implantasi. Progesteron juga berfungsi sebagai penenang uterus pada saat kehamilan, sehingga tidak ada kontraksi selama kehamilan.

6. HCG (Human Chorionic Gonadotropin) 1. Tempat Produksi : Jaringan trofoblas (plasenta). Mulai diproduksi sejak usia kehamiln 3-4 minggu. Kadar makin meningkat pada kehamilan 10-12 minggu, kemudian turun pada trimester kedua, kemudian naik kembali sampai akhir trimester ketiga. 2. Fungsi : mendeteksi adanya kehamilan, bekerja pada hari kedelapan hingga minggu kedelapan pada masa kehamilan. Hormon ini ditemukanpada urine wanita pada uji kehamilan. 7. LTH (Lactotropic Hormone) / Prolactin 1. Tempat Produksi Plasenta. : Hipofisis anterior. Pada kehamilan, prolaktin diproduksi oleh

2. Fungsi : untuk memulai dan mempertahankan produksi progesteron dari corpus luteum dan memproduksi ASI. Hormon adalah zat kimiawi yang dihasilkan tubuh secara alami. Begitu dikeluakan, hormon akan dialirkan oleh dara menuju berbagai jaringan sel dan menimbulkan efek tertentu sesuai dengan fungsinya masing-masing. Contoh efek hormon pada tubuh manusia: 1. Perubahan Fisik yang ditandai dengan tumbuhnya rambut di daerah tertentu dan bentuk tubuh yang khas pada pria dan wanita (payudara membesar, lekuk tubuh feminin pada wanita dan bentuk tubuh maskulin pada pria). 2. Perubahan Psikologis: Perilaku feminin dan maskulin, sensivitas, mood/suasana hati 3. Perubahan Sistem Reproduksi: Pematangan organ reproduksi, produksi organ seksual (estrogen oleh ovarium dan testosteron oleh testis).

Di balik fungsinya yang mengagumkan, hormon kadang jadi biang keladi berbagai masalah.Misalnya siklus haid yang tidak teratur atau jerawat yang tumbuh membabi buta di wajah.Hormon pula yang kadang membuat kita senang atau malah sedih tanpa sebab.Semua orang pasti pernah mengalami hal ini, terutama saat pubertas.Yang pasti, setiap hormon memiliki fungsi yang sangat spesifik pada masing-masing sel sasarannya.Tak heran, satu macam hormon bisa memiliki aksi yang berbeda-beda sesuai sel yang menerimanya saat dialirkan oleh darah. Pada dasarnya hormon bisa dibagi menurut komposisi kandungannya yang berbeda-beda sebagai berikut: · Hormon yang mengandung asam amino (epinefrin, norepinefrin, tiroksin dan triodtironin). · Hormon yang mengandung lipid (testosteron, progesteron, estrogen, aldosteron, dan kortisol).

· Hormon yang mengandung protein (insulin, prolaktin, vasopresin, oksitosin, hormon pertumbuhan (growth hormone), FSH, LH, TSH). Hormon-hormon ini bisa dibuat secara sintetis.Di antaranya adalah hormon wanita yaitu estrogen dan progesteron yang dibuat dalam bentuk pil. Pil ini merupakan bentuk utama kontrasepsi yang digunakan wanita seluruh dunia untuk memudahkan mereka menentukan saat yang tepat: kapan harus mempunyai anak dan jarak usia tiap anak.

MENGAPA INFRA MERAH DAN ULTRA UNGU TIDAK DIGUNAKAN DALAM FOTOSINTESIS ?

Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan Sbeberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga sebagian besar menghasilkan oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Fotosintesis juga merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari (CO2) diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang (Khoeruddin, 1999). Menurut Tjitrosoepomo (1980), yang menyatakan bahwa tumbuhan bersifat autotrof. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung. dari senyawa anorganik. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Secara singkat reaksi fotosintesis yang manghasilkan glukosa dapat dituliskan sebagai berikut : 12H2O + 6CO2 + cahaya C6H12O6 (glukosa) + 6O2 + 6H2O Pada tumbuhan, organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis, tepatnya pada bagian stroma. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Pada dasarnya, rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Pigmen inilah yang

memberi warna hijau pada tumbuhan. Klorofil mengandung organel yang disebut kloroplas. Kloroplas inilah yang menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Di dalam daun juga terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan, menuju mesofil, tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis (Baharudin, 1999). Pada percobaan Sachs yang menggunakan daun singkong (Manihot esculenta), diperoleh hasil bahwa yaitu pada daun yang dicelupkan dalam alkohol panas warnanya berubah menjadi pucat. Dimana zat hijau daunnya (klorofil) telah larut dalm alkohol, hal ini sesuai dengan fungsi alkohol sebagai zat pelarut klorofil dalam daun. Kemudian setelah ditetesi dengan larutan iodin (Iodine), warna daun yang tidak ditutupi aluminium foil berubah menjadi hijau kehitaman. Hal tersebut membuktikan bahwa di dalam daun yang tidak ditutupi aluminium foil juga terkandung amilum, yang dihasilkan dari proses fotosintesis dan pengaruh sinar matahari, sedangkan pada daun yang ditutupi alumunium foil, setelah ditetesi larutan iodin (Iodine) warnanya berubah menjadi tampak kemerahan seperti habis terbakar. Hal ini disebabkan karena pada daun tersebut tidak terdapat amilum yang dapat diperoleh dari sinar matahari yang cukup. Dalam percobaan Sachs ini juga dapat dikemukakan bahwa sinar matahari sangat penting dalam fotosintesis. Sumber : http://setiawanimam19.blogspot.com/

BERAPA BMR (BASAL METABOLIC RATE) YANG DIBUTUHKAN OLEH IBU HAMIL ?

Metabolisme secara harafiah berarti perubahan, digunakan untuk menyebut semua transformasi kimiawi dan energi yang terjadi di dalam tubuh. Umumnya, kehamilan mempunyai efek pada metabolisme, karena itu wanita hamil perlu mendapat makanan yang bergizi dan dalam kondisi sehat.

1. BASAL METABOLIC RATE Pada wanita hamil basal metabolic rate, ( BMR ) meninggi hingga 15-20 %, terutama pada trimester akhir.Sistem endokrin juga meninggi dan tampak lebih jelas kelenjaer gondoknya (grandula tireoidea). 2. ASAM ALKALI Keseimbangan asam alkali ( acic-base balance ) sedikit mengalami perubahan konsentrasi alkali : a. Wanita tidak hamil : 155 mEq/liter b. Wanita hamil : 145 mEq/liter c. Natrium serum : turun dari 142 menjadi 135 mEq/liter d. Bikarbonat plasma : turun dari 25 menjadi 22 mEq/liter 3. METABOLISME PROTEIN Protein dibutuhkan dalam jumlah yang banyak pada kehamilan untuk perkembangan fetus, alat kandungan, payudara dan badan ibu, serta untuk persiapan laktasi. Maka dari itu perlu diperhatikan agar wanita hamil memperoleh cukup protein selama hamil. Diperkirakan 1gram protein setiap kilo gram berat badan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada pemeriksaan plasma protein ditemukan adanya penurunan pada fraksi albumin dan pula sedikit penurunan gamma globulin. Perubahan- perubahan dalam plasma protein ini dalam satu minggu postpartum kembali kepada keadaan sebelum adanya kehamilan.

1. METABOLISME HIDRAT ARANG. Hidrat arang : seorang wanita hamil sering merasa haus, nafsu makan kuat, sering kencing dan kadang kala di jumpai glukosuria yang mengingatkan kita pada DM. Dalam kehamilan, pengaruh kelenjar endokrim agak terasa, seperti somatomamotropin, plasma insulin dan hormon-hormon adrenal -17-ketosteroid. Untuk rekomendasi, harus di perhatikan sungguh-sungguh hasil GTT oral dan GTT intravena.

5. METABOLISME LEMAK Metabolisme lemak juga terjadi. Kadar kolestrol meningkat sampai 350 mg atau lebih per 100 cc. Hormon somatomamotropin mempunyai peranan dalam pembentukan lemak pada payudara. Deposid lemak lain nya terdapat dibadan, perut, paha dan lengan. 6. METABOLISME MINERAL a. Kalsium : Dibutuhkan rata-rata 1.5 gram sehari sedangkan untuk pembentukan tulang-tulang terutama dalam trimesrer trakhir dibutuhkan 30-40 gram. b. Fosfor : Dibutuhkan rata-rata 2 gram/hari c. Zat Besi : Dibutuhkan tambahan zat besi kurang lebih 800 mg /atau 30-50 mg sehari. d. Air : Wanita hamil cenderung mengalami retensi air. 7. KENAIKAN BERAT BADAN Berat badan wanita hamil akan naik sekitar 6.5-16.5 kg. Kenaikan berat badan yang terlalu banyak di temukan pada keracunan hamil ( pre-eklamsi dan eklamsi ). Kenaikan berat badan wanita hamil di sebabkan oleh : a. Janin, uri, air ketuban, uterus b. Payu dara, kenaikan volume darah, lemak, protein dan retensi air.

8. KALORI a. Kebutuhan kalori meningkat selama kehamilan dan laktasi. Kalori yang di butuhkan untuk ini

terutama diperoleh dari pembakaran zat arang, khususnya sesudah kehamilan lima bulan keatas. Namun, bila dibutuhkan dipakai lemak ibu untuk mendapatakan tambahan kalori. b. Wanita hamil memerlukan makanan yang bergizi dan harus mengandung banyak protein di Indonesia masih banyak dijumpai penderita defisiensi zat besi dan vitamin B oleh karena itu wanita hamil harus diberikan Fe dan roboransia yang berisi mineral dan vitamin.

Sumber :Wiknjosastro, Hanifa. 2002. Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka: Jakarta http://d3kebidanan.blogspot.com/2009/12/asuhan-kebidanan-i-perubahan-anatomi.html

FERMENTASI ASAM LAKTAT
Menurut Rahman (1989), ada empat hal pokok yang harus diperhatikan dalamproses fermentasi yaitu mikroba, medium fermentasi, fermentor dan kondisi lingkungan. Seleksi terhadap jenis dan sifat serta jumlah inokulum yang akan ditambahkan akan menentukan kualitas dan kuantitas hasil fermentasi. Proses fermentasi menurut Judoamidjojo dkk (1991), dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kadar gula, oksigen, pH, medium, CO2, nitrogen, mineral, faktor tumbuh, suhu, tekanan medium dan tekanan udara. Medium fermentasi adalah medium tumbuh mikroba yang menyediakan nutrien yang dibutuhkan oleh mikroba untuk memperoleh energi, untuk pertumbuhan, membentuk sel dan biosintesa produk-produk metabolit. Media yang tidak sesuai akan menyebabkan perubahan jenis produk dan perubahan rasio diantara berbagai produk metabolisme (Fardiaz, 2003). Medium yang digunakan sebagai tempat terjadinya proses fermentasi harus mengandung komponen nutrien yang lengkap sesuai dengan kebutuhan mikroba. Beberapa nutrisi merupakan faktor pembatas pada pertumbuhan mikroba. Faktor pembatas tersebut merupakan sejumlah nutrisi yang harus ada dalam medium pertumbuhan dalam jumlah tertentu. Jika faktor pembatas kurang dari yang dibutuhkan dalam pertumbuhan mikroba maka akan mengganggu proses metabolisme sel (Said, 1998).

Air

Air merupakan bagian terbesar dari sel, mencapai lebih kurang 70 – 80%. Air sangat penting bagi kehidupan jasad renik atau kehidupan pada umumnya, sebab air ikut ambil bagian dalam semua proses kimia dari sel. Air menjadi sumber oksigen bagi bahan organik sel dan merupakan pelarut nutrien sehingga dapat diserapoleh sel serta dapat menyerap panas yang dihasilkan selama proses metabolisme berlangsung (Timotius, 1982)

Karbon

Gula merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai sumber karbon untuk pertumbuhan mikroba. Penggunaan gula tersebut disebabkan karena gula mempunyai daya larut yang tinggi dalam air, kemampuan mengurangi kelembaban relatif dan kemampuan mengikat air. Menurut Rahman (1989), gula yang dapat digunakan dalam pembuatan medium adalah fruktosa, glukosa, sukrosa dan sorbitol. Masing-masing jenis gula tersebut mempunyai sifat fisik dan kimia yang berbeda misalnya dalam tingkat kemanisan,kelarutan dalam air, energi yang dihasilkan dan mudah tidaknya difermentasikan oleh mikroba tertentu.

Nitrogen Nitrogen dapat diserap dalam bentuk organik atau anorganik. Nitrogen diperlukan dalam

jumlah yang besar, kira-kira 10-15% dari berat kering sel bakteri. Senyawa anorganik yang paling banyak dan mudah diserap adalah amoniak dan nitrat. Senyawa nitrogen organik yang biasanya digunakan adalah asam amino dan protein (Timotius, 1982). Menurut Williems and Wimpeny (1977) konsentrasi nitrogen dalam medium fermentasi dapat meningkatkan jumlah polisakarida yang terbentuk. Menurut Saono et al. (1986), sumber nitrogen yang dapat digunakan dalam fermentasi adalah amonium sulfat, ekstrak khamir dan pepton. Sedangkan Prescott and Dunn (1959) berpendapat bahwa amonium sulfat dan diamonium hidrogen phosphat adalah yang paling cocok digunakan sebagai sumber nitrogen karena mudah didapat dan harganya murah. Corbridge (1980) menyatakan bahwa amonium phosphat mempunyai kandungan nutrien yang tinggi yaitu fosfor (P) dan nitrogen (N), mempunyai kelarutan yang tinggi dan mempunyai sifat yang stabil dalam penanganan penyimpanan. Amonium phosphat yang terdapat di pasaran ada dua jenis yaitu monobasis dan dibasis. Amonium phosphat monobasis disebut juga sebagai amonium dihidrogen phosphat yang mempunyai rumus kimia NH4H2PO4. Sedangkan amonium phosphat dibasis atau disebut juga diamonium hidrogen phosphat mempunyai rumus kimia (NH4)2HPO4.

Batas maksimum penggunaan amonium phosphat menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 235/Men.Kes./Per/VI/79 adalah secukupnya untuk jenis makanan soda kue, roti, bir dan makanan lainnya. Sedangkan Matz (1972) menyatakan bahwa penggunaan amonium phosphat pada pembuatan roti tawar tidak boleh lebih dari 0,25 bagian untuk setiap 100 bagian berdasarkan berat. Fermentasi Asam Laktat Fermentasi adalah suatu aktivitas mikroba baik aerob maupun anaerob untuk mendapatkan energi dimana terjadi perubahan atau transformasi kimiawi substrat organik (Rahman, 1989). Secara kimiawi, perubahan bahan pangan selama fermentasi disebabkan oleh enzim. Enzim dapat dihasilkan oleh mikroba atau sudah terdapat dalam bahan pangan. Secara biokimia fermentasi diartikan sebagai pembentukan energi melalui senyawa organik, sedangkan aplikasinya dalam dunia industri fermentasi diartikan sebagai suatu proses untuk mengubah bahan dasar menjadi suatu produk oleh massa sel mikroba. Didalam pengertian ini termasuk juga proses anabolisme pembentukan komponen sel secara aerob (Wibowo, 1990). Menurut Prescott and Dunn (1959) fermentasi pada umumnya menggunakan senyawa organik berupa karbohidrat yang dapat digolongkan sebagai berikut : bahan bergula, seperti tebu, molase, bit gula dan cairan buah-buahan bahan berpati, seperti jagung, ubi kayu dan kentang bahan berselulosa, seperti kayu dan berbagai limbah industri pertanian Dalam fermentasi, bakteri asam laktat akan menfermentasikan bahan pangan untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan dan yang terutama adalah terbentuknya asam laktat dimana asam laktat akan menurunkan nilai pH dari lingkungan pertumbuhannya dan menimbulkan rasa asam. Hal ini juga berakibat menghambat pertumbuhan dari beberapa jenis mikroorganisme patogen lainnya. Seperti telah disebutkan bahwa produk yang dihasilkan dari fermentasi bakteri asam laktat akan berbeda tergantung pada jenis bakteri asam laktatnya apakah homofermentatif atau heterofermentatif (Daulay dan Rahman, 1992).

Pembuatan sari buah dimaksudkan untuk mengencerkan medium fermentasi. Menurut Wibowo dkk (1980) dalam Damayanti (2002), penggunaan media yang pekat akan mempengaruhi efektifitas aerasi dan agitasi pada mikroba aerob. Sifat bahan pangan hasil fermentasi ditentukan oleh mutu dan sifat asal bahan baku, mikroba dan interaksi yang terjadi dari kegiatan-kegiatan tersebut serta zat-zat yang merupakan pembentuk bahan pangan tersebut (Buckle et al., 1987). http://lordbroken.wordpress.com/2010/08/25/fermentasi-asam-laktat/

C6H12O6 ----> 2C3H4O3 + 2NADH

2C3H4O3 + 2NADH ----> 2C3H6O3 + 2NAD

disingkat : C6H12O6 -----> 2C3H6O3 http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20111005074152AAYo4zl Kalau susu dibiarkan di udara terbuka, maka akan menjadi basi. Hal tersebut dikarenakan pengasaman dari bakteri yang berasal dari udara. Susu yang menjadi asam itu disebut asam laktat . jadi susu itu memiliki struktur kimia C12H22O11, disebut laktosa. Dan untuk tambahan. Laktosa merupakan senyawa disakarida yang memiliki struktur yang mirip dengan maltosa.

ANATOMI FISIOLOGI

Disusun Oleh: NAZLI BAHMID

AKBID GRAHA ANANDA PALU SUL-TENG

TA 2011/2012

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->