BAB I PENDAHULUAN Dalam Bab Pendahuluan ini dapat penulis rumuskan latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat

, dan metode penulisan. 1.1. Latar Belakang Agama Hindu-Budha merupakan dua agama besar dunia yang pertama kali berkembang di Indonesia. Kedatangan agama dan kebudayaan Hindu-Budha sangat mempengaruhi aspek kehidupan bangsa Indonesia sehingga memunculkan terbentuknya negara tradisional (masa Hindu dan Budha). Perkembangan agama Hindu-Budha tidak dapat lepas dari peradaban lembah Sungai Indus, di India. Di Indialah mulai tumbuh dan berkembang agama dan budaya Hindu dan Budha. Dari tempat tersebut mulai menyebarkan agama Hindu-Budha ke tempat lain di dunia. Agama Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan bangsa Aria (cirinya kulit putih, badan tinggi, hidung mancung) ke Mohenjodaro dan Harappa melalui celah Kaiber (Kaiber Pass) pada 2000-1500 SM dan mendesak bangsa Dravida (berhidung pesek, kulit gelap) dan bangsa Munda sebagai suku bangsa asli yang telah mendiami daerah tersebut. Bangsa Dravida disebut juga Anasah yang berarti berhidung pesek dan Dasa yang berarti raksasa. Bangsa Aria sendiri termasuk dalam ras Indo Jerman. Awalnya bangsa Aria bermatapencaharian sebagai peternak kemudian setelah menetap mereka hidup bercocok tanam. Bangsa Aria merasa ras mereka yang tertinggi sehingga tidak mau bercampur dengan bangsa Dravida. Sehingga bangsa Dravida menyingkir ke selatan Pegunungan Vindhya. Orang Aria mempunyai kepercayaan untuk memuja banyak Dewa (Polytheisme), dan kepercayaan bangsa Aria tersebut berbaur dengan kepercayaan asli bangsa Dravida. Oleh karena itu, Agama Hindu yang berkembang sebenarnya merupakan sinkretisme (percampuran) antara kebudayaan dan kepercayaan bangsa Aria dan bangsa Dravida. Selain itu, istilah Hindu diperoleh dari nama daerah asal penyebaran agama Hindu yaitu di Lembah Sungai Indus/ Sungai Shindu/ Hindustan sehingga disebut agama dan kebudayaan Hindu. Terjadi perpaduan antara budaya Arya dan Dravida yang disebut Kebudayaan Hindu (Hinduisme). Daerah

“Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India”

1

Untuk mengetahui proses lahir dan berkembangnya agama Hindu di India.2.3. 1. Bagaimana proses lahir dan berkembangnya agama Hindu di India? 1.2. Bahkan sebelumnya kaum ksatria dan raja harus tunduk kepada Brahmana.4.1.2.1.3. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 2 . Agama Budha muncul sebagai reaksi terhadap domonisi golongan Brahmana atas ajaran dan ritual keagamaan dalam masyarakat India.3.3. Untuk mengetahui perkembangan kebudayaan Hindu-Budha di India.3. Manfaat Penulisan 1.3. Untuk mengetahui proses lahir dan berkembangnya agama Budha di India. yang disebut Aryavarta (Negeri bangsa Arya) dan Hindustan (tanah milik bangsa Hindu).perkembangan pertamanya terdapat di lembah Sungai Gangga.2.2. Bagaimana perkembangan kebudayaan Hindu-Budha di India? 1. Bagaimana proses lahir dan berkembangnya agama Budha di India? 1. Selain itu adanya larangan bagi orang awam untuk mempelajari kitab suci. 1. Manfaat Teoritis Dengan makalah ini diharapkan pembaca dapat memiliki pemahaman mengenai Sejarah Kebudayaan yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan manusia sampai saat ini dan dapat memberi pengetahuan mengenai proses lahir dan berkembangnya agama Hindu-Budha di India.4. dengan judul “Proses lahir dan Berkembangnya agama Hindu-Budha di India”. Tujuan Adapun tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut : 1.2. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas maka kami dapat merumuskan permasalahan sebagai berikut : 1. Agama Budha tumbuh di India tepatnya bagian Timur Laut. 1. 1. Berdasarkan hal tersebut maka penulis mengulas lebih lanjut terkait dengan kehidupan pada masa pra aksara di Indonesia.1.

Selain itu.5. 1. Metode Penulisan Dalam penulian makalah ini penulis menggunakan metode literatur yaitu membaca berbagai buku sumber yang berkaitan dengan materi Sejarah Kebudayaan dan lahirnya agama Hindu-Budha di India. menggali berbagai informasi yang berhubungan dengan isi makalah. Manfaat Praktis Para pembaca dapat mengaplikasikan apa yang telah dipahami dalam makalah ini dalam kehidupan sehari-hari. terutama menyangkut lahirnya agama Hindu-Budha di India.1. BAB II “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 3 . guna menunjang isi makalah penulis juga menggunakan metode browsing melalui internet.2.4.

Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan bangsa Arya (cirinya kulit putih. agama ini menyebar ke seluruh dunia dan banyak mempengaruhi kebudayaankebudayaan besar di dunia. DEWA Orang Arya percaya dan memuja banyak dewa (Polytheisme). badan tinggi. Bangsa Aria merasa ras mereka yang tertinggi sehingga tidak mau bercampur dengan bangsa Dravida. Awalnya bangsa Aria bermatapencaharian sebagai peternak kemudian setelah menetap mereka hidup bercocok tanam. dan kepercayaan bangsa Aria tersebut berbaur dengan kepercayaan asli bangsa Dravida yang masih memuja roh nenek moyang. hidung mancung) ke Mohenjodaro dan Harappa (Peradaban Lembah Sungai Indus) melalui celah Kaiber (Kaiber Pass) pada 2000-1500 SM dan mendesak bangsa Dravida (berhidung pesek. Bagi mereka. Dari India. Mereka datang melalui celah Kaiber dan mendesak bangsa Dravida dan Munda yang telah mendiami daerah tersebut. PROSES LAHIR DAN BERKEMBANGNYA AGAMA HINDU DI INDIA Agama Hindu diyakini tumbuh di India sekitar tahun 1500 SM. Berkembanglah Agama Hindu yang merupakan sinkretisme (percampuran) antara kebudayaan dan kepercayaan bangsa Aria dan bangsa Dravida.1.PEMBAHASAN 222222u g a 2. Orang Aria mempunyai kepercayaan untuk memuja banyak Dewa (Polytheisme). Terjadi perpaduan antara budaya Arya dan Dravida yang disebut Kebudayaan Hindu (Hinduisme). yang disebut Aryavarta (Negeri bangsa Arya) dan Hindustan (tanah milik bangsa Hindu). Contoh dewa dalam kepercayaan bangsa Arya: “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 4 . kulit gelap) dan bangsa Munda sebagai suku bangsa asli yang telah mendiami daerah tersebut. Sehingga bangsa Dravida menyingkir ke selatan Pegunungan Vindhya. Bangsa Aria sendiri termasuk dalam ras Indo Jerman. Istilah Hindu diperoleh dari nama daerah asal penyebaran agama Hindu yaitu di Lembah Sungai Indus/ Sungai Shindu/ Hindustan sehingga disebut kebudayaan Hindu yang selanjutnya menjadi agama Hindu. Bangsa Dravida disebut juga Anasah yang berarti berhidung pesek dan Dasa yang berarti raksasa. Daerah perkembangan pertama agama Hindu adalah di lembah Sungai Gangga. tiap-tiap dewa merupakan lambang kekuatan terhadap alam sehingga perlu disembah/ dipuja dan dihormati.

1. Agni sebagai Dewa Api. Pemujaan terhadap para dewa-dewa dipimpin oleh golongan pendeta/Brahmana. doa-doa untuk menyembuhkan penyakit. berisi doa-doa yang dibacakan waktu diselenggarakan upacara agama. Upanishad berisi khotbah-khotbah gaib. lahir saat bangsa Aria menguasai daerah Gangga Tengah. Aranyakas berisi kitab untuk para pertapa. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 5 . Varuna sebagai Dewa Laut. berisi kumpulan mantera-mantera gaib. Ajaran ritual yang dijadikan pedoman untuk melaksanakan upacara keagamaan yang ditulis oleh para Brahmana disebut kitab Veda/Weda yang terdiri dari 4 bagian. berisi nyanyian puji-pujian yang wajib dinyanyikan saat diselenggarakan upacara agama. yaitu: · · · · Reg Veda. Sama Veda. Vayu sebagai Dewa Angin.Pretivi sebagai dewa Bumi. Yajur Veda. Atharwa Veda. Kitab Upanisad berisi ajaran tentang cara-cara menghindarkan diri dari samsara. Kitab Brahmanas berisi pedoman ritual keagamaan bagi para Brahmana. Kitab Brahmana merupakan tafsir dari kitab Weda 2. 3. Doa/mantra muncul saat bangsa Arya menguasai Gangga Hilir. Dalam ajaran agama Hindu dikenal 3 dewa utama. merupakan kitab tertua (1500-900 SM) kira-kira muncul saat bangsa Aria ada di Punjab. Selain itu terdapat kitab-kitab sebagai berikut. Wisnu sebagai dewa pemelihara alam Siwa sebagai dewa perusak Ketiga dewa tersebut dikenal dengan sebutan Tri Murti KITAB SUCI Kitab suci agama Hindu disebut Weda (Veda) artinya pengetahuan tentang agama. berisi tentang ajaran-ajaran Hindu. Surya sebagai Dewa Matahari. yaitu: Brahma sebagai dewa pencipta segala sesuatu.

Mereka mempunyai banyak kewajiban terutama wajib kerja tetapi keberadaannya kurang diperhatikan. Mereka adalah para pekerja kasar.Om merupakan simbol agama Hindu jika diucapkan secara sangat sakral sama saja dengan berdoa itu sendiri.para pengusaha. Mereka adalah orang yang paling mengerti menegnai seluk beluk agama Hindu. mata pencaharian mereka beternak dan bertani. · Sudra bertugas sebagai petani/ peternak. Kasta ini memiliki kedudukan yang penting dalam pemerintahan. dan berternak. para pejabat pemerintah. SISTEM KASTA Sistem kemasyarakatan yang tercipta dalam masyrakat Hindu menurut Kitab RigVega adalah sebagai berikut: Mereka hidup di desa. raja dan keluarganya. Kepala pemerintahan tertinggi. Mereka yang tergolong dalam kasta ini adalah para pedagang besar (saudagar). Keberadaan kasta ini ada pada posisi paling penting dan punya pranan yang sangat besar bagi berjalannya pemerintahan. dsb. Dibantu dewan tertua dan kaum Brahmana. Mereka mengenal pertenunan. yaitu Brahmana. Dalam golongan masyarakat biasa kasta ini cukup memiliki peran penting. Yang termasuk dalam kasta ini adalah para bangsawan. · Brahmana bertugas mengurus soal kehidupan keagamaan. memberikan persembahan. para pekerja/ buruh/budak. Waisya dan Sudra. raja yang berkuasa turun temurun. Ksatria. serta menjadi penasehat raja. terdiri dari para pendeta. Mengenal pembagian masyarakat atas kasta-kasta tertentu. Pembagian tersebut didasarkan pada tugas/ pekerjaan mereka. · Ksatria berkewajiban menjalankan pemerintahan termasuk pertahanan Negara. bertani. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 6 . pembuatan barang keramik dan pertukangan. punya banyak hak tetapi tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak. · Waisya bertugas berdagang.

Kaum Brahmana terlalu memonopoli upacara keagamaan. Pembagian kasta muncul sebagai upaya pemurnian terhadap keturunan bangsa Aria sehingga dilakukan pelapisan yang bersumber pada ajaran agama. Golongan Brahmana berada pada kasta tertinggi sementara Masyarakat biasa terutama Sudra berada pada kasta terendah yang dibebankan kewajiban yang berat. Adanya sistem kasta dalam agama Hindu Sistem kasta dalam agama Hindu membedakan derajat dan martabat manusia berdasarkan kelahirannya. Timbul golongan yang berusaha mencari jalan sendiri untuk mencapai hidup abadi yang sejati. Golongan tersebut disebut golongan Buddha yang dihimpun oleh Sidharta. Paria disebut juga Hariyan dan merupakan mayoritas penduduk India. KEMUNDURAN AGAMA HINDU Pada abad ke 6 SM agama Hindu mengalami kemunduran (kemunduran bukan berarti hilang sama sekali) disebabkan oleh faktor-faktor. 2. Masyarakat umum tidak tahu mengenai seluk beluk (detail) agama Hindu hanya pendetalah yang tahu karena mereka yang menguasai bahasa Sansekerta (bahasa yang digunakan dalam kitan suci Weda). 2. yaitu: 1. Pelapisan tersebut dikenal dengan Caturwangsa/Caturwarna. Hal ini menyebabkan muncul rasa anti agama sebab seakan-akan agama Hindu hanya untuk kaum brahmana atau paling tidak kasta ksatria tapi untuk rakyat biasa tidak akan memberikan pengaruh baik.Di luar kasta tersebut terdapat kasta Paria terdiri dari pengemis dan gelandangan.Perkawinan antar kasta dilarang dan jika terjadi dikeluarkan dari kasta dan masuk dalam golongan kaum Paria seperti bangsa Dravida.2. 2. yang berarti empat keturunan/ empat kasta. Karena kedudukannya tertinggi maka tak jarang kaum pendeta bertindak sewenang-wenang.PROSES LAHIR DAN BERKEMBANGNYA AGAMA BUDHA DI INDIA “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 7 . Pembagian kasta tersebut didasarkan pada keturunan. Dalam konsep Hindu sesorang hanya dapat terlahir sebagai Hindu bukan menjadi Hindu.

Padahal setiap manusia itu sama kedudukannya. dan hidup miskin yang intinya bahwa bagi Sidharta kehidupan adalah suatu “PENDERITAAN”. Muncul sekitar 525 SM. Dalam kegiatan pemerintahan pun Brahmana turut campur tangan. Dalam meditasinya tersebut akhirnya Sidharta memperoleh penerangan agung dan saat itulah terlahir/ tercipta agama Budha. Itulah fenomena yang ada di lingkungannya sementara itu satu hal yang membuat Sidharta akhirnya berusaha untuk menentang adat dan tradisi yang ada adalah karena beliau melihat adanya kenyataan hidup bahwa manusia akan tua. · Sidharta memandang bahwa adanya sistem kasta dalam agama Hindu dapat memecah belah masyarakat. mati. Agama Budha lahir sebagai upaya pengolahan pemikiran dan pengolahan diri Sidharta sehingga menemukan cara yang terbaik bagi manusia agar dapat terbebas dari penderitaan di dunia sehingga dapat mencapai kesempuirnaan (nirwana) dan berharap tidak akan terlahir kembali di dunia untuk merasakan penderitaan yang sama. sakit. Oleh karena itu manusia harus dapat menghindarkan diri dari penderitaan (samsara). Agama Budha muncul disebabkan karena : · Sidharta melihat adanya dominasi golongan Brahmana atas ajaran dan ritual keagamaan dalam masyarakat India. bahkan sistem kasta dianggap membedakan derajat dan martabat manusia berdasarkan kelahiran. Lagipula hanya kaum brahmana yang menguasai kitab suci Weda sementara kasta lain tau mengenai ajaran Hindu dari Brahmana tanpa boleh mempelajari langsung ajaran Hindu. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 8 . Menurut agama Budha kesempurnaan (Nirwana) dapat dicapai oleh setiap orang tanpa harus melalui bantuan pendeta/ kaum Brahmana berbeda dengan ajaran Hindu dimana hanya pendeta yang dapat membuat orang mencapai kesempurnaan.Agama Budha tumbuh di India tepatnya bagian Timur Laut. dan demi mencari cara atau jalan untuk membebaskan diri dari penderitaan guna mencapai kesempurnaan maka beliau meninggalkan istana dengan segala kemewahannya melakukan meditasi tepatnya di bawah pohon Bodhi di daerah Bodh Gaya. Agama Budha muncul dan dikenalkan oleh Sidharta (semua harapan dikabulkan).

Sidharta Gautama dikenal sebagai Budha atau seseorang yang telah mendapat pencerahan. pokok-pokok atau dasar ajaran sang Buddha Vinaya Pitaka berisi kodefikasi aturan-aturan yang berkenaan dengan kehidupan pendeta atau segala macam peraturan dan hukum yang menentukan cara hidup para pemeluknya. Abhrdharma Pitaka berisi filosofi (falsafah agama). Sidharta artinya orang yang mencapai tujuan. 4. 2. KITAB SUCI Ajaran agama Budha dibukukan dalam kitab Tripitaka (dari bahasa Sansekerta Tri artinya tiga dan pitaka artinya keranjang). Sidharta disebut juga Budha Gautama yang berarti orang yang menerima bodhi. Bodh Gaya sebagai tempat Sidharta menerima penerangan agung. Sutta (Suttanata) Pitaka berisi kumpulan khotbah. 2. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 9 . Kitab Tripitaka terdiri atas 3 kumpulan tulisan.Dalam Budha. 3. klasifikasi. 3. dan sistematisasi doktrin KOTA SUCI Ada 4 tempat yang dianggap suci oleh umat Budha karena berhubungan dengan kehidupan Sidharta. menerima penerangan agung dan kematian Sidharta terjadi pada tanggal yang bersamaan yaitu waktu bulan purnama pada bulan Mei. Sementara itu masa kecil Sidharta di lewatkan di daerah Kapilawastu tersebut. setiap orang mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk mencapai kesempurnaan tersebut asalkan ia mampu mengendalikan dirinya sehingga terbebas dari samsara 9kesengsaraan). psikologi. Kusinegara merupakan tempat wafat Sidharta (482 SM) Peristiwa kelahiran. Taman Lumbini di Kapilawastu sebagai tempat kelahiran Sidharta (563 SM). yaitu : 1. Benares (Taman Rusa) sebagai tempat Sidharta pertama kali mengajarkan ajarannya. Sehingga ketiga peristiwa tersebut dirayakan umat Budha sebagai Triwaisak. Keempat tempat tersebut adalah sebagai berikut : 1.

Untuk mencapai Nirwana sangat tergantung pada usaha diri melakukan meditasi. Ajarannya lebih mendekati Budha semula. Perpecahan dalam agama Budha terjadi karena masing-masing mempunyai pandangan/ aliran sendiri. 1. miskin atupun kaya sama saja semuanya punya hak yang sama dalam kehidupan ini. Ajaran agama Budha dapat diterima/ dianut dan disebarkan pada siapapun tidak hanya pada golongan tertentu sehingga dapat disebut ajaran Sidharta ini bersifat non-eksklusif. Ia mampu menjadikan ¾ wilayah India menganut agama Budha dan Ia menetapkan agama Budha sebagai agama resmi negara. Penyebaran agama Budha dilakukan dengan mengunakan bahasa rakyat sehari-hari seperti bahasa Prakrit. dan Muangtai. Perkembang agama Budha saat itu cepat serta dapat diterima masyarakat India. 1. Hinayana. Diantaranya aliran yang terkenal yaitu Hinayana dan Mahayana. Menurut aliran ini tiap orang wajib berusaha sendiri untuk mencapai nirwana. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 10 . lebih tertutup hanya mengejar pembebasan bagi diri sendiri. Dalam agama Budha tidak dikenal adanya sistem kasta sebab sistem ini dipandang akan membedakan masyarakat atas harkat dan martabatnya. Pengikutnya sebagian besar berada di daerah Srilanka. Yang berhak menjadi Sanggha adalah para biksu dan biksuni yang berada di Wihara.PERKEMBANGAN AGAMA BUDHA Perkembangan Agama Budha mencapai puncaknya kejayaannya pada masa pemerintahan raja Ashoka dari Dinasti Maurya. PERPECAHAN AGAMA BUDHA Setelah 100 tahun wafatnya Sang Budha timbul bermacam-macam penafsiran terhadap hakikat ajaran Budha. Selain faktor utama ini terdapat juga faktor pendukung diantaranya adalah sebagai berikut. 2. dan bukan bahasa Sansekerta yang hanya dikuasai dan dimengerti oleh kaum Brahmana. Hinayana artinya kendaraan kecil. Sehingga dalam Budha laki-laki ataupun perempuan. Myanmar (Birma). 3.

Hidup merupakan samsara 2. Saya mencari perlindungan pada Budha 2. Dharma. Samsara dapat dihilangkan dengan menghilangkan nafsu 4. Setiap orang berhak menjadi Sanggha sejauh sanggup menjalankan ajaran dan petunjuk sang Budha.Berbicara yang benar . Saya mencari perlindungan pada Sanggha Selain Tridarma dalam agama Budha dikenal juga Triratna yang berarti tiga mutiara.Mempunyai pandangan yang benar . Berbakti kepada Sang Budha 2. 1.Memperhatikan hal-hal yang benar . Delapan Jalan Kebenaran : . ditempuh delapan jalur kebenaran. Penganut aliran ini mengajarkan pembebasan bagi diri sendiri serta bermisi pembebasan bagi orang lain. AJARAN SANG BUDHA Budha mengajarkan 4 kenyataan dalam hidup. Saya mencari perlindungan pada Dharma 3. Jadi aliran Mahayana mengajarkan untuk mencapai Nirwana setiap orang harus mengembangkan kebijaksanaan dan sifat welas asih (belas kasih). Para pengikutnya sebagian besar ada di daerah Indonesia. Samsara disebabkan oleh nafsu yang menguasai manusia 3.Mempunyai niat yang benar . .Berusaha yang benar . Ajarannya sudah berbeda dengan ajaran Budha semula. dan Sanggha.Berbuat yang benar 1. sifatnya terbuka.Bersemadi yang benar Tiga Kebaktian (Tri Dharma)dalam agama Budha : “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 11 .2. Untuk menghilangkan nafsu. Cina.Punya penghidupan yang benar . Jepang. Berbakti kepada ajaran-ajarannya 3. dan Tibet. Mahayana artinya kendaraan besar. Setiap manusia berusaha hidup bersama/ membantu setiap orang lain dalam mencapai Nirwana. Mahayana. yaitu bahwa: 1. terdiri dari Budha. Berbakti kepada Sanggha (jemaat Perkumpulan) Tridharma jika diucapkan oleh seseorang yang mau masuk agama budha adalah sebagai berikut.

TRIPITAKA Mengakui 3 dewa tertinggi yang disebut Mengakui Sidharta Gautama sebagai Trimurti guru besar/ pemimpin agama Budha Kehidupan masyarakat dikelompokkan menjadi Tidak diakui adanya kasta dan 4 golongan yang disebut Kasta (kedudukan memandang kedudukan seseorang seseorang dalam masyarakat diterima secara dalam masyarakat adalah sama. WEDA Kitab Sucinya. yaitu aturan/ perkumpulan dalam agama Budha KEMUNDURAN AGAMA BUDHA Kemunduran agama Budha di India disebabkan karena : 1. Ø Tujuan untuk menyelamatkan umat manusia dari rasa kegelapan/ mengantarkan umat manusia untuk dapat mencapai tujuan hidupnya yaitu kesempurnaan. Agama Hindu berusaha memperbaiki kelemahan-kelemahannya sehingga pengikutnya bertambah banyak. PERSAMAAN dan PERBEDAAN AGAMA HINDU-BUDHA Persamaan Hindu dan Budha : Ø Sama-sama tumbuh dan berkembang di India Ø Selalu berusaha untuk meletakkan dasar-dasar ajaran kebenaran dalam kehidupan manusia di dunia ini. 2. Diarahkan pada tindakan-tindakan yang dibenarkan oleh agama. yaitu kewajiban yang harus ditaati oleh umat Buddha. yaitu Sidharta yang telah dianggap sebagai dewa Dharma. Setelah Asoka wafat (232 SM) tidak ada raja yang mau melindungi dan mengembangkan agama Budha di India. Adanya pembedaan harkat dan martabat/hak dan Tidak mengenal pembagian hak antara kewajiban seseorang pria dan wanita Agama Hindu hanya dapat dipelajari oleh kaum Agama Budha dapat dipelajari dan pendeta/Brahmana dan disebarkan/ diajarkan diterima oleh semua orang tanpa pada golongan tertentu sehingga sering disebut memandang kasta “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 12 . Perbedaan Hindu dan Budha : HINDU BUDHA Muncul sebagai perpaduan budaya bangsa Aria Muncul sebagai hasil pemikiran dan dan bangsa Dravida pencerahan yang diperoleh Sidharta dalam rangka mencari jalan lain menuju kesempurnaan(nirwana) Kitab sucinya. Sanggha.Budha. turun-temurun/didasarkan pada keturunan).

Agama Hindu bersumber pada kitab Weda yang terdiri atas empat samhita atau himpunan. serta untuk memperoleh kedudukan dan kekuasaan. b. yaitu sebagai berikut. Sejak berkembangnya kebudayaan Hindu. Kitab Brahmana adalah kitab suci yang berisi cara sesajen dan upacaranya.3. seperti bahasa Prakrit Kesempurnaan (Nirwana) hanya dapat dicapai Setiap orang dapat mencapai dengan bantuan/bimbingan pendeta kesempurnaan dengan usaha sendiri yaitu dengan meditasi Seorang terlahir sebagai Hindu bukan menjadi Kehidupannya ditentukan oleh darma Hindu sehingga kehidupan telah ditentukan baik yang berhasil dilakukan semasa sejak lahir. selain empat samhita tersebut.agamanya kaum brahmana. Yajurweda (samhita) berisi doa-doa yang diucapkan pada waktu upacara dengan diiringi pengajian Regweda dan nyanyian Samaweda. di India lahir pula agama Hindu. d. Regweda (samhita) berisi syair pujian-pujian kepada dewa. menghancurkan musuh. mengikat cinta. Atharwaweda (samhita) berisi mantra-mantra untuk sihir dan ilmu gaib: mengusir penyakit. Dalam arti luas. bangsa Arya menciptkan sistem kepercayaan dan kemasyarakatan sesuai dengan tradisinya. Samadewa (samhita) berisi nyanyian-nyanyian pujian pada waktu melaksanakan upacara dari Regweda. hidup Mengenal adanya kelahiran kembali setelah Tidak menenal reinkarnasi tetapi kematian (reinkarnasi) mengenal karma Dibenarkan untuk mengadakan upacara korban Tidak dibenarkan mengadakan upacara korban 2. Weda meliputi juga kitab Brahmana dan kitab Upanisad. a. c. Untuk menunjukkan dominasinya disegala aspek kehidupan. a. Sistem kepercayaan dan kemasyarakatan baru tersebut kemudian dikenal sebagai kebudayaan Hindu. Agama Hindu hanya bisa dipelajari dengan Agama Budha disebarkan pada rakyat menggunakan bahasa Sansekerta dengan menggunakan bahasa rakyat sehari-hari. PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN HINDU-BUDHA DI INDIA Kebudayaan Hindu merupakan perpaduan antara kebudayaan bangsa Arya dari Asia Tengah yang telah memasuki India dan kebudayaan bangsa asli India (Bangsa Dravida). 13 “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” .

Budha Hinayana (Kendaraan Kecil) Aliran Budha Hinayana berpendapat bahwa tiap-tiap orang harus berusaha sendiri-sendiri untuk masuk nirwana tanpa pertolongan orang lain. Burma (Myanmar).b. Dewa Indra atau dewa petir dan hujan. Dewa Surya atau dewa matahari. Patung Syiwa Nataraja adalah Patung Dewa Syiwa sebagai raja penari atau nataraja yang melambangkan kegiatan Syiwa sebagai pencipta. menyebar ke berbagai penjuru dunia. c. Ajaran Hindu melahirkan berbagai bentuk kebudayaan. antara lain menghasilkan patung dewa dan kuil. selain itu juga memuja dewa yang lain. Bahkan. Dewa Wayu (Bayu) atau dewa angin. antara lain ke wilayah Asia Selatan. Budha Mahayana (Kendaraan Besar) Aliran Budha Mahayana berpendapat bahwa sebaiknya manusia berusaha bersama-sama orang lain dan saling membantu dalam mencapai nirwana. b. Pengikut aliran Budha Hirayana berada di Sri Lanka. terutama aliran Syiwaisme. India Utara. Kitab Upanisad berisikan ajaran ketuhanan dan makna hidup. Masyarakat Hindu memuja dewa dalam Trimurti. d. seperti : a. yaitu Budha Hinayana dan Budha Mahayana. Hal itu sesuai dengan ajaran Budha pada awal perkembangannya. Dewa Syiwa merupakan sumber segala kehidupan menurut agama Hindu. b. dan dan pemusnah. Dengan kata lain. pemelihara. Agama Budha cepat menyebar ke seluruh India. Asia Timur. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 14 . Pada awal abad Masehi agama Budha terpecah menjadi dua aliran. dan Asia Tenggara. e. Para dewa itu mempunyai nama menurut kekuatan alam. Kebudayaan Hindu di India. Dewa Candra atau dewa bulan. Dewa Agni atau dewa api. dan Thailand. Contohnya. a. Patung itu terdapat di kuil besar di Mathur. Dewa Indra dipuja oleh umat Hindu karena pembawa hujan dan petir yang penting untuk pertanian. Dewa Agni dipuja karena api kekuasaannya sangat berguna untuk memasak makanan dan upacara agama.

BAB III PENUTUP 3. Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. 3. Kusinagara. 2. 4. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. Wujud kebudayaan Budha di India. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. Bodh Gaya. berupa tugu peringatan dan patung. Sarnath/ Benares. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. Kapilawastu. KESIMPULAN “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 15 .1. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha.Ajaran agama Budha juga melahirkan berbagai bentuk kebudayaan.

Patung itu terdapat di kuil besar di Mathur. Ajaran agama Budha juga melahirkan berbagai bentuk kebudayaan. Muncul sekitar 525 SM. Dengan kata lain. kulit gelap) dan bangsa Munda sebagai suku bangsa asli yang telah mendiami daerah tersebut. Patung Syiwa Nataraja adalah Patung Dewa Syiwa sebagai raja penari atau nataraja yang melambangkan kegiatan Syiwa sebagai pencipta. Kebudayaan Hindu di India. · Sidharta memandang bahwa adanya sistem kasta dalam agama Hindu dapat memecah belah masyarakat. berupa tugu peringatan dan patung. Agama Budha muncul dan dikenalkan oleh Sidharta (semua harapan dikabulkan). Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan bangsa Arya (cirinya kulit putih. 2.Berdasarkan pembahasan di atas. pemelihara. Agama Budha tumbuh di India tepatnya bagian Timur Laut. agama ini menyebar ke seluruh dunia dan banyak mempengaruhi kebudayaan-kebudayaan besar di dunia. maka dapat disimpulkan berbagai hal sebagai berikut : 1. Contohnya.2. terutama aliran Syiwaisme. Dewa Syiwa merupakan sumber segala kehidupan menurut agama Hindu. 3. antara lain menghasilkan patung dewa dan kuil. India Utara. badan tinggi. Agama Budha muncul disebabkan karena : · Sidharta melihat adanya dominasi golongan Brahmana atas ajaran dan ritual keagamaan dalam masyarakat India. Ajaran Hindu melahirkan berbagai bentuk kebudayaan. Wujud kebudayaan Budha di India. hidung mancung) ke Mohenjodaro dan Harappa (Peradaban Lembah Sungai Indus) melalui celah Kaiber (Kaiber Pass) pada 2000-1500 SM dan mendesak bangsa Dravida (berhidung pesek. 3. Agama Hindu diyakini tumbuh di India sekitar tahun 1500 SM. dan dan pemusnah. Dari India. SARAN-SARAN Adapun saran-saran yang dapat penulis berikan adalah sebagai berikut : “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 16 . bahkan sistem kasta dianggap membedakan derajat dan martabat manusia berdasarkan kelahiran.

pengaruh. DAFTAR PUSTAKA “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 17 .1. Bagi kalangan akademis agar lebih memahami perkembangan ajaran agama Hindu-Budha di India dan hasil budayanya yang berguna sampai saat ini dalam kehidupan masyarakat. Bagi masyarakat umum agar lebih memperhatikan dan menghormati keberadaan masyarakat Hindu-Budha. kitab suci. dan sistem kepercayaannya yang harus kita jaga sampai saat ini. 2.

Dwi.Mustopo. Rahmawati. Sejarah Nasional untuk SMA Kelas 2 IPS. Siti. untuk Siswa SMA/MA kelas XI Semester Gasal. “Proses Lahir dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha di India” 18 . 2006. 2004. Sejarah untuk Kelas 2 SMA. 2005. Waridah. Jakarta : Bumi Aksara. Jakarta: Yudhistira. Habib. Buku Kreatif XIa. Klaten:Viva Pakarindo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful