P. 1
desain lpaoran

desain lpaoran

|Views: 149|Likes:
Published by Yogo Amai

More info:

Published by: Yogo Amai on Apr 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/29/2013

pdf

text

original

PENDAHULUAN Pengacakan merupakan salah satu aspek yang penting didalam perancangan percobaan (desain eksperimen), sebab dengan

pengacakan dapat dijamin keobyektifan data yang diambil dari sampel (contoh). Disini “ketidakadilan” peletakan perlakuan dan penarikan contoh dapat dihindari sehingga data yang diperoleh dari pengukuran sampel diasumsikan telah “mewakili” populasi sesungguhnya. Prinsip pengacakan adalah bahwa kita meletakan perlakuan dilapangan maupun menentukan sampel itu dilakukan dengan tanpa proses “memilih” melainkan dilakukan dengan “sembarang” (bukan sembarangan) menggunakan metode tertentu yang menjamin munculnya probabilitas yang sama suatu perlakuan akan berbeda pada tempat tertentu. Perbedaan utama cara pengacakan dalam rancangan acak lengkap dan rancangan acak kelompok lengkap adalah, bahwa dalam rancangan acak lengkap dilakukan terhadap semua perlakuan dan ulanganya sedangkan dalam rancangan acak kelompok lengkap pegacakan dilakukan didalam tiap ulangan atau blok atau kelompoknya.

TUJUAN PRAKTIKUM

1. Melakukan simulasi peletakan perlakuan suatu percobaan melalui proses pengacakan 2. Memperoeh gambaran keadaan yang sesungguhnya tentang tat a letak percobaan di lapangan dalam rancangan acak lengkap (RAL/CRD) dan rancangan acak kelompok (RAKL/RCBD) 3. Menggambar tata letak (layout) perlakuan dalam percobaan RAL dan RAKL METODELOGI PRAKTIKUM A. Waktu dan Tempat Praktikum desain eksperimen ini dilakukan dilaboratorium agronomi Universitas mercubuana Yogyakarta. Pada hari jumat 13 april 2012 pada pukul 13.00 WIB

B. Alat dan Bahan  Alat yang digunakan. a. Kertas buram (untuk menggambar). b. pensil c. mistar

Pengacakan perlakuan pada Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). buka dan baca kodenya. bak plastik  Bahan yang digunakan : a. Kemudian bagilah secara medatar menjadi 4 bagian sehingga diperoleh 12 petak sama luas .d. Pengacakan perlakuan pada Rancangan Acak Lengkap (RAL). Gambarlah tata letak ini pada kertas laporan sementara. Pasanglah kertas –kertas di tiap – tiap petak pada pasir h. Bagilah area pasir basah dalam bak menjadi 3 bidang membujur sama luas. Kode pada gulungan kertas pertama ini menjadi kode untuk petak pertama. dengan 4 pelakuan dan 3 ulangan a. Bagilah area pasir basah dalam bak menjadi 3 bidang membujur sama luas. Tulisilah potongan kertas tersebut dengan kode perlakuan dan ulangan seperti contoh gambar berikut : P1 U1 e.lidi Cara kerja 1. 2. Pasir dalam bak plastik dibasahi air hingga lembab b. kemudian bagilah secara mendatar menjadi 4 bagian sahingga diperoleh 12 petak yang sama luas c. g. Gulung kedua belas kertas tersebut.kumpulkan lalu kocok f. II. Ulangi langkah pertama ini untuk gulungan berikutnya sampai semua petak terisi kode perlakuan. beri kode ulangan/blok I. Pasir dalam bak plastik dibasahi dengan air hingga lembab b.pasir b. dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan a. Jatuhkan satu gulungn kertas. Gulungan kertas yang sudah dijatuhkan tidak dikembalikanlagi. III. Buat potongan kertas dengan ukuran 5 cm X 5 cm sebanyak 12 lembar d.

kumpulkan kemudian kocoklah f. h. Kode pada kertas yang jatuh pertama kali ini akan menjadi kode petak perlakuan partama. Tulisilah potongan kertas dengan kode perlakuan seperti contoh gambar berikut P1 e. Jatuhkan satu gulungn kertas. Ulangi proses yang sama untuk pengacakan pada ulangan/blok II.c. Proses ini dilakukan pada ulangan/blok I terdahulu g. Pasang kertas – kertas kode pada tiap petak pasir i. buka dan baca kodenya. Gulung kertas tersebut. Ulangi proses ini sampai 4 kode terpasang pada 4 petak . Gambarlah hasil pengacakan ini pada kertas laporan sementara . Buat potongan kertas dengan ukuran 5 cm X 5 cm sebanyak 4 lembar d. ulangi lagi untuk blok III.

9 .5 10.D Ualangan = 3X 1 A2 4 A3 7 B2 10 D1 2 C2 5 B1 8 C3 11 D2 3 B3 6 C1 9 D3 12 A1 ULANGAN PERLAKUAN SAMPEL 1 1 A 2 3 RATA-RATA 1 B 2 3 RATA-RATA 1 2.5 5.6 3.5 3.8 9.3 8.1 5.6 10.C.9 10.6 5.53 5.HASIL PENGAMATAN DAN PERHITUNGAN Perlakuan = A.B.5 6.9 7.5 10 7.8 7.03 2.5 3 ULANGAN 2 2.2 2 3 2.4 7.56 5.53 4.6 3.5 7.

7 TOTAL PERLAKUAN Blok ( Ulangan) A 1 2 3 Total Perlakuan Rerata 5.56 3.93 Perlakuan C 7.8 D 8.82 82.2 7.53 16.83 6.5 7.66 5.93 Total Blok (Ulangan) 28.46 22.23 7 11.46 2 –FK =582.33 21.5 6. a.7 12 7.53 2 +…+5.01 =14.4 =568.C 2 3 6.71-568.46 RATA-RATA 1 D 2 3 RATA-RATA 6.23 6.66 7.4 5 5 5.01 2.83 7.13 B 7.9 11.2 4.39 21.2 7.70 .03 21.6 15 8.56 5.99 28.33 6. Perhitungan 1.p = 82.73 23. FK = GT2 u.62 16. JK Total = (2+2+……+2) – FK =5.7 8.22 22.5 4.53(GT) A.82 26.53 5.562 +5.8 15 8.

55–1.70 – 7.FK 3 = 1726.56-568. JK Error = JK Total-JK Perlakuan-JK Blok = 14.01 =7. Kuadrat Tengah(KT):  KT (P) = JK perlakuan db perlakuan .69 e. JK Perlakuan = (16.822) .46 d.322) – Fk 4 = 2277.732+21.46 = 5.p) – 1 = (3.88 –568.222+25.3 =6 f. db: db total = (b.55 c. JK Blok = (28.992+28.392+22.622+21.01 4 = 1.4)-1 = 11 db perlakuan = (p-1) = 4-1 =3 db blok = (b-1) = 3-1 =2 db error = (u-1)(p-1) = 2.b.69 -FK 3 = 575.

55 3 = 2.77 TABEL ANOVA SV PERLAKUAAN ERROR TOTAL DB 3 8 11 JK 14.73  KT (E) = JK error db error = 5.94 g.94 = 0.67  F hit blok = KT (B) KT (E) = 0.18 F. F hitung:  F hit perlakuan = KT (P) KT (E) = 2.51 0.HITUNG 1.94 = 2.= 7.73 0.46 2 = 0.0 F TABEL .69 6 = 0.69 KT 3.51  KT (B) = JK blok db blok = 1.13 0.70 5.

Sutrisno. Gramedia Pustaka Utama. Universitas Mercu Buana. DAFTAR PUSTAKA - Robert. . Yogyakarta. Beo 38-40. Anonim. Jln. Petunjuk Praktikum Desain Eksperimen.G. Statistik. Andi. sehingaa tidak ada perbedaan yang nyata atau perbedaan yang besar antara F percobaan dan F tabel . Torrie. - Hadi.H. 1998.1991. Jakarta. PT. tidak ada pengaruh yang sangat segnifikan antara percobaan dan F tabel. Steel dan James. Yogyakarta.KESIMPULAN Dapat saya simpulkan dalam praktek dasar eksperiment dengan acara simulasi pengaturan tata letak perlakuan dengan pengacakan dalam rancangan RAL dan penyusunan tabel anova dapat saya katakan bahwa F hitung dalam percobaan lebih kecil dari pada F hitung pada tabel. Prinsip dan Prosedur Statistika.2008.D.

LAPORAN PRAKTIKUM DESAIN EKPSRIMEN RANCANGAN ACAK LENGKAPA (RAL) .

Disusun oleh: Edy 09011012 FAKULTAS AGROINDUSTRI PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA 2010 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->