Daftar Isi

Pengantar Sang Bidadari dari Surga • Seribu keistimewaan • Kutemukan sebuah cahaya • Sang bidadari dari surga • Indahnya buah kesabaran • Tangga kesabaran • Kemiskinan dan kekufuran Membuka ruang hati • Membuka ruang hati • Memiliki tak selalu berarti menikmati • Bersyukur • Tasbih sang nenek • Klakson ketidaktahuan • Belajar bersyukur

Harapan saya ebook ini bisa menjadi salah satu bahan inspirasi bagi kita semua dalam mengarungi kehidupan ini. Habib Yusuf bin Habib Ahmad serta sahabat – sahabat yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. silahkan kritik dan saran dari sahabat bisa kirim via email ke kangtris@yahoo.co. Terakhir. Ebook ini. ada beberapa yang berasal dari pengalaman nyata pribadi saya. dengan sifat “rahman dan rakhim-Nya” masih memberi kesempatan kepada “hamba yang hina ini” untuk menarik nafas dalam setiap ujung kehidupan dunia ini. saya beri judul ”Sang Bidadari dari Surga” merupakan salah satu artikel dalam kumpulan artikel dalam ebook ini. Abdul Khaliq. Terima kasih saya haturkan kepada guru-guru ngaji saya.com. seperti Al Mukarom KH. Imam Sutrisno . Shalawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita “Kanjeng Nabi Muhammad SAW” beserta sahabat-sahabatnya. Ebook ini sebenarnya merupakan kumpulan artikel yang saya tulis dalam blog saya www.kangtris. Khusus kepada isteri tercinta Chusnul Chotimah yang telah meluangkan waktunya untuk bersama-sama belajar di jalan Allah.com.id atau kunjungi blog saya www. Artikel yang saya tulis.Pengantar Sujud syukur kehadirat Allah SWT. selain itu beberapa kisah fiksi yang sengaja saya tulis dari berbagai kisah sahabat dan sumber inspirasi lainnya.kangtris. Salam.

Sang Bidadari dari Surga Seribu Keistimewaan Suatu sore sehabis maghrib. karena orang – orang yang di sekelilingnya juga melihat..rama kyai.. jawab ustadz Ahmad. dan sekarang ramai-ramai pemuda di kampung situ minta diajari ilmu kebal. Kyai Ilyas menghela nafas panjang...”... apalagi mau menginfakkan. terus dimasukkan ke kencleng sebagai infak..com 1 . ada seseorang yang begitu mengagumkan. ”Ada seseorang namanya Parmin. ”Begini rama kyai..” ungkap ustadz Ahmad mulai bercerita. Orang itu berpakaian sederhana. dan berkain sarung.. uang sebanyak itu di tempat saya bukanlah uang yang sedikit... sekitar seminggu ini ia pulang kampung.begitu saja to. terlihat kopiah hitam menempel di kepalanya. ustadz Ahmadpun ikut terdiam. Itulah ustadz Ahmad yang datang dari kampung sebelah bersilaturahim ke tempat Kyai Ilyas. Mendengar penuturan ustadz Ahmad.. sergah kyai Ilyas.. dan pas sampai ke dia.pertama.. Setelah mendengar cerita ustadz Ahmad..kangtris. kemarin waktu hari jum’atan di masjid tempat saya biasa mengajar. berperawakan sedikit kerempeng. apa itu namanya tidak hebat rama kyai ?” begitu cerita ustadz Ahmad. dengan sedikit tersenyum. Awalnya yang datang memang minta dibantu urusan hutang piutang. Tiga bulan ia pergi entah kemana. www.. ”Udah cuma itu saja ?” tanya Kyai Ilyas ”Belum. terlihat seorang berusia empat puluhan tahun datang berkunjung ke tempat Kyai Ilyas. ia sebenarnya orang biasa yang pekerjaan seharihari asalnya tukang ngarit (pencari rumput) membuat kami semua terkesima.” ”O. Agak lama mereka berdiam. ”Sekarang rumahnya Parmin. iapun membagi-bagikan uang kepada beberapa orang temennya yang dulu sama-sama tukang ngarit. apatah lagi yang menginfakkan itu seorang Parmin yang dulunya tukang ngarit.” ungkap ustadz Ahmad dengan berapi-api. ”Mengagumkan gimana. Kyai Ilyaspun terdiam. ”Belum selesai.. Melihat kyai Ilyas diam. sementara dari dalam masjid di pesantren itu.” sergah ustadz Ahmad sambil sedikit tertawa. rama kyai. memakai baju koko hijau.. Setelah bercengkerama tentang keadaan keluarga...?” tanya Kyai Ilyas.. dan orang – orang yang memang tidak mampu. Pada saat kencleng (kaleng/tempat infak di masjid) dikelilingkan. ramai didatangi orang. sayup – sayup terdengar seorang santri sedang tadarus Al Qur’an. kemudian ada juga yang datang karena anaknya ada yang sakit. ia tibatiba mengeluarkan dari saku bajunya uang satu juta.. uang yang diinfakkan itu adalah uang yang tiba-tiba muncul di saku Parmin. dan uang yang dibagi-bagikan itupun uang yang tiba-tiba ada di kantong sakunya. ustadz Ahmad mulai bercerita kepada Kyai Ilyas. Kedua.apa hebatnya ?”.minta obat.. ”Setelah selesai sholat jum’at. ”Begini rama kyai . rama kyai.” sergah Kyai Ilyas.. awalnya di saku Parmin kelihatan tidak ada uang sama sekali.” ”Lo.

bukan untuk menunjukkan keistimewaanya....com 2 . semakin naik.” Jadi karomah itu sesungguhnya hanyalah cara Allah memberikan pelajaran kepada yang diberi karomah agar perjalanan ruhaninya tidak berhenti. Suatu ketika. dan memang.”. Ia mulai merasa malu terhadap sikap kekagumannya terhadap Parmin. Syeikh Abu Yazid al-Bisthamy pernah didatangi muridnya.kangtris.. Yang istimewa adalah istiqomah sebab istiqomah itu lebih hebat dibanding seribu karomah.. Yang mengagumkan adalah orang yang memasukkan tangannya ke kantong sakunya karena merasa ada sesuatu yang disimpan di sana.” jawabnya.. dari bibirnya hanya lirih sebuah ucapan. ”Begini. lalu menafkahkan apa saja dari kantong itu.astagfirullahhal’adzim. Wallahu’alam. dia ini bisa sekejap ke Mekkah…” “Saya lebih heran pada Iblis sekejap bisa mengelilingi dunia…Namun dilaknat oleh Allah.Sang Bidadari dari Surga Sesekali..” Kyai Ilyaspun. namun dirinya tidak berubah (terkejut) sama sekali.. “Yang mengagumkan bukannya orang yang memasukkan tangan ke kantong sakunya.. kemudian berkata lagi. sesuatu itu tidak ada. “Saya lebih heran. terlihat ustadz Ahmad mengambil teh poci yang sudah terhidang dari tadi di meja tamu. yang melaporkan karomah dan kehebatan seseorang. sehingga semakin menanjak.. www. burung kecil terbang seharian…karena kondisinya memang demikian. “Lhah.. hakikat karomah adalah istiqomah itu sendiri. “Dia bisa menyelam di lautan dalam waktu cukup lama…” “Saya lebih kagum pada paus di lautan…” “Dia bisa terbang…!” kata muridnya.. tiba – tiba Kyai Ilyas mulai berbicara.. Mendengar ungkapan Kyai Ilyas. Begitu ia masukkan tangannya ke sakunya.. ustadz Ahmad hanya menunduk.

sementara di kanan jalan berseliweran kendaraan pribadi dan umum membuat angin menerpa Edi dan tukang becak itu. Edi Sutanto namanya. Becakpun melaju menuju lapangan Manahan Solo dengan santai. Rupanya Edi ingin jalan – jalan menikmati keindahan kota Solo dengan naik becak. yang kebetulan sedang membahas dampak pengeboman Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton bagi ekonomi makro di Indonesia. seorang Account Officer dari sebuah lembaga ventura di Jakarta. Terlihat tayangan yang dikemas secara santai. Terlihat kemudian Edi makan di warung lesehan yang ada di sekitar stadion itu. IRR maupun NPV juga tidak masuk. tukang becak menjawabnya. dari sebuah room Deluxe Suite Hotel Lor In yang terletak di Jalan Adi Sucipto Solo. dan dengan suara khas Solo. Bahkan tidak hanya itu. Tampak disana. jalan – jalan muter Solo ya ?”.Sang Bidadari dari Surga Kutemukan sebuah cahaya Pagi itu bertepatan hari sabtu.kangtris. Kebetulan hari jum’at kemarin ia bertemu dengan salah seorang klient. ia sempat ditawari sejumlah uang sebagai success fee jika proposalnya disetujui. untuk melakukan survei dan menganalisa kelayakan proposal pembiayaan dari sebuah perusahaan agriculture di Solo.” jawab si tukang becak. Tak terasa waktu sudah berangsur sore. sementara di telapak tangan kanannya tergenggam sebuah Blackberry Bold.00 pagi. ”Pak. terlihat ia melambaikan tangan kepada seorang tukang becak yang berjejer tidak jauh dari hotel tersebut. Setelah ke Manahan. Edipun mengeluarkan uang seratus ribu dan diberikan kepada tukang becak tersebut. lalu lalang orang – orang yang sedang berlari – lari kecil. menjelang ia akan kembali ke hotel tempat menginapnyapun. Dari hasil analisa diperoleh data bahwa payback period project tersebut terlalu lama. ”Apa Kabar Indonesia Pagi” di TV One. ”Monggo mas. Belum lagi ditambah aspek manajemen yang lain. Sementara sang host. Edi berusaha menawarkan si tukang becak itu. kemudian Edi dan tukang becak berjalan lagi menuju Jalan Slamet Riyadi menikmati keindahan di kota Solo. Terlihat sesekali Edi bertanya asal usul si tukang becak itu. ”Ke Manahan aja dulu pak ? ” terdengar Edi berbicara kepada si tukang becak. dengan konsep outdoor yang berlokasi di sebuah lapangan di Jakarta. Ketika sudah selesai. sedang santai mewawancari dua orang nara sumber. becakpun bergerak menuju Jalan Adi Sucipto ke Hotel Lor In tempat Edi menginap. Namun tanpa disangka tukang becak itu www. namun dengan santun tukang becak menolaknya. Jam dinding telah menunjukkan pukul 09. namun pemilik perusahaan tersebut mengemis – ngemis supaya proposalnya disetujui. pintanya kepada tukang becak itu.com 3 . Sesampai di Manahan. dengan handuk kecil di pundaknya. sehingga ia mengambil kesimpulan bahwa perusahaan tersebut untuk tidak layak untuk dibiayai. Edipun berhenti sejenak. tampak Edi keluar dari roomnya. Iapun berjalan keluar dari hotel menuju jalan raya di jalan Adi Sucipto. tampak seorang pemuda masih asyik bermalasmalasan dengan melihat tayangan sebuah program berita. Ia berpakaian santai dengan mengenakan kaos oblong putih dan jelana jeans warna biru.

terlintas bagaimana kemarin ia ditawari sejumlah uang sebagai success fee. Melalui tukang becak itu..com 4 . ” Mas. perlahan mengambil air di wastafel membasuk mukanya yang terasa kering sambil berkata lirih. paling besar saya dapat ya lima puluh ribu. ”Begini mas. saya sudah bersyukur.astaghfirullahal’adzim... Fikirannya melalang jauh.kangtris. itung – itung dapat rejeki tambahan dari saya. ini terlalu banyak bagi saya.” Mendengar jawaban itu Edi agak berkenyit.tukang becak saja bisa bersyukur. karena kebutuhan dua hari saya dan keluarga sudah tercukupi. namun ia tidak begitu tersentuh oleh artikel dan buku – buku itu. ”sudahkah saya termasuk golongan orang yang bersyukur ?” Ia begitu miris. selalu merasa ”kurang dan kurang”. pakai uang yang lima puluh ribu ini.” Begitu kata – kata akhir dari si tukang becak.” gumannya dalam hati. ”Mas. Sesaat kemudian tampak Edipun masuk ke roomnya di Hotel Lor In.ga apa-apa. sambil bertanya dalam hati. www. yang kelihatan masih terheran – heran dengan perilaku tukang becak tersebut.. gimana ? ” tanya Edi. justru hatinya tersentuh oleh tingkah seorang tukang becak. Iapun lama termenung.. ia pandangi Jalan Adi Sucipto dimana ia bertemu dengan tukang becak tadi. biasanya dalam satu hari. bukan karena definisi bersyukur yang ia baca. Hak saya cuma lima puluh ribu mas.. ketika memandangi dalam – dalam dirinya di kaca cermin. Iapun menemukan sebuah cahaya di Jalan Adisucipto itu. nyuwun ngapunten. Kemudian tampak tukang becakpun pergi meninggalkan Edi. namun dari perilaku bersyukur tukang becak tersebut. ”Ya sudah. Iapun tertegun. dengan sederhana tukang becak itupun berkata. Sesaat kemudian ia mulai merasa menemukan sebuah cahaya.” begitu kata tukang becak itu. ”Ya.. bukan menolak rejeki tapi saya dapat lima puluh ribu hari ini saja. terlalu banyak. ia bisa lebih menghayati tentang makna dan pengertian bersyukur itu sendiri. iapun berkata.Sang Bidadari dari Surga berkata.. betapa dalam hatinya. merenungi diri sendiri.bagaimana kalo kita makan bareng saja pak. ”Hem..” kata Edi. kemudian ia terlihat duduk merenung.. Telah banyak artikel yang ia lihat tentang bersyukur. tidak sedikit buku yang ia baca yang mengupas makna dan pentingnya bersyukur.. jika ia bisa meloloskan proposal klientnya.cahaya yang mengingatkan agar ia bisa bersyukur.. Akhirnya Edipun mengganti uang yang seratus ribu itu dengan lima puluh ribuan.. Cahaya yang berasal dari perilaku tukang becak. Ia menatap keluar lewat jendela. jadi kalau seratus ribu. Namun.

iapun pamit pulang. nih bah. Kemudian terlihat Ana dan Kyai Ilyas ngobrol kesana kemari tentang kondisi keluarga. Tatapan matanya terlihat sedikit sendu. Maka iapun meminta kepada Fatimah untuk pergi menemui Rasulullah guna meminta salah satu budak agar bisa meringankan pekerjaan Fatimah. karena Fatimah diam saja.kangtris.” Ana mulai berbicara serius kepada Kyai Ilyas. Ghufron sehari – hari mengajar di sebuah Madrasah Aliyah di Purbalingga. sedangkan Ana sendiri menyibukan hari – harinya dengan memberikan kursus bahasa arab secara privat ke beberapa anak di Bukateja.” jawab Kyai Ilyas. ”Suatu hari Ali mendengar bahwa Rasulullah saw mendapat beberapa orang budak. bahkan di Purbalingga. Umurnya sudah termasuk udzur. santri dari Kyai Ilyas sendiri. ”Wah. tidak jauh dari pesantren Kyai Ilyas. Setelah beberapa lama. langkahnya pelan serta sedikit menunduk ke depan. bah. terlihat Kyai Ilyas turun dari masjid menuju rumah. Pergilah Fatimah memenuhi permintaan Ali. didalam masjid tampak Kyai Ilyas masih menunaikan sholat dhuha sedangkan para santri terlihat ada yang sedang membersihkan halaman. terlihat beberapa santri yang terlihat lebih berumur bersiap – siap sambil menjinjing kitab ”Ihya ’Ulumuddin”. apa sebaiknya Ana ambil pembantu dari santri Abah ?” tanya Ana Nuraeni kepada Kyai Ilyas. Kemangkon. ” Namun demikian. Sedangkan disampingnya terlihat seorang ibu yang sudah renta menemani gadis itu. Rakit. ”Bah. berarti ladang beramal kamu semakin banyak. ”Wah bagus itu. akhirnya Ali lah yang www. kebetulan sekarang yang minta kursus privat bahasa arab semakin banyak. karena kebetulan hari itu jadwal kajian kitab tersebut. bolehkah abahmu ini sedikit bercerita tentang seorang bidadari surga. ”Namun begini bah. melanjutkan kata – katanya. ”Bidadari itu bernama Fatimah az Zahra. Sementara disisi lain. ada juga yang masih terlihat membaca sebuah kitab kuning. itu ga apa – apa. Namun sesaat kemudian Kyai Ilyas. sementara di tangan kanannya masih tampak memegang seutas tasbih.com 5 . Ana Nuraeni namanya. Sementara itu. Lalu Ali mengajak Fatimah kembali menemui Rasulullah.Sang Bidadari dari Surga Sang Bidadari dari Surga Suatu pagi di sebuah pesantren di Karanggedang Bukateja terlihat seorang gadis berwajah ayu duduk termenung di sebuah sudut ruangan. Rupanya Ana adalah putri sulung Kyai Ilyas yang sudah berumah tangga dengan Ghufron. kalau memang menurut kamu merasa bermanfaat. tapi sesampainya di tempat Rasulullah ia malu menyampaikan maksud kedatangannya. ”Belum kok. waktu saya semakin banyak yang tersita. sehingga pekerjaan di rumah mulai keteteran. Sesampainya di rumah ia menceritakannya pada Ali. Mereka kebetulan tinggal di Desa Kutawis. ” Wis suwe Na ?” tanya Kyai Ilyas kepada putrinya.” kata Kyai Ilyas. puteri Rasulullah saw”. Rupanya yang datang adalah putri Kyai Ilyas sendiri.” Bidadari siapa bah ?” tanya Ana.” jawab Ana.

” Tentu masih ingat bah. beliau bersabda: "Maukah kalian berdua aku beri sesuatu yang lebih baik dari apa yang kalian minta?" keduanya menjawab dengan serentak: "tentu ya Rasulullah. Mendengar pertanyaan dari Abahnya." ”Kisah Fatimah az Zahra. Ana tertunduk malu. ” saya malu bah. namun yang belum saya yakini adalah niatmu mengambil pembantu itu. tahmid 10 kali dan takbir 10 kali setiap selesai sholat. dan malu karena niat saya yang belum lurus”. Tapi pemandangan itu menyentuh hati Rasulullah sebagai seorang ayah.Sang Bidadari dari Surga meminta kepada Rasulullah untuk memberi mereka salah satu budak agar bisa meringankan pekerjaan Fatimah. Apakah benar – benar ikhlas membagi ilmu bahasa arabmu ? atau karena terpancing mengejar banyaknya bayaran dari kursusmu itu ? ” begitu ungkapan Kyai Ilyas kepada putrinya. malu kepada keluhuran akhlak puteri baginda Rasulullah saw. Pulanglah pasangan tersebut tanpa ada sedikitpun rasa kecewa di hati keduanya. Membaca tasbih 10 kali." Rasulullah berkata: "kalimat yang diajarkan Jibril . tahmid 33 kali dan takbir 34 kali. www. ”Saya yakin kamu bisa membayar gaji pembantu itu. Tapi Rasulullah tidak bisa mengabulkan permintaan keduanya.” jawab Ana sambil menunduk. Wallahu a’lam. karena hasil penjualan budak-budak tersebut akan dibelikan makanan untuk para fakir miskin. kemudian ia berkata lirih kepada Abahnya.com 6 . Malamnya Rasulullah mendatangi putrinya Fatimah. tidak hanya itu saya yakin kamu masih ingat Nasehat Rasulullah saw kepada Siti Fatimah tentang penggilingan gandum kan ?” tanya Kyai Ilyas. Dan apabila kalian hendak tidur bacalah tasbih 33 kali .kangtris.

. akhir – akhir ini kebahagiaan yang dulu saya rasakan mulai hilang dari keluarga kami. Semua tindakan saya selalu dikomentari. Setahu saya ustadz Ahmad merupakan salah seorang yang cukup gigih mengembangkan kehidupan beragama di dusun tersebut. ”Wa’alaikum salam…”.com 7 . Desiran angin pagi seolah mengiringi kesejukan suasana yang terpancar di dusun itu. Semua itu saya coba jalani dengan sabar dan mengalah. dan saat – saat tertentu mengadakan Pengajian Akbar dengan mengundang penceramah dari luar daerah.” ungkap si pemuda kepada ustadz Ahmad. yang membuat saya hamper-hampir tidak kuat adalah isteri saya mulai menjelek-jelekan saya di muka umum. sebuah dusun yang terletak di sebelah timur perbatasan antara wilayah Purbalingga dengan Banjarnegara. Dusun itu termasuk dusun yang terlihat sudah maju pertaniannya. pada awalnya rumah tangga saya berjalan dengan tenang dan membahagiakan.” terdengar sebuah salam dari pemuda itu. Ia mulai menceritakan segala kelemahan saya di depan teman – temannya.Sang Bidadari dari Surga Indahnya buah kesabaran Di suatu pagi pagi seseorang yang muda usia kelihatan datang tergopoh – gopoh ke sebuah rumah di Dusun Limbangan namanya.kangtris. Setelah ngobrol ngalor – ngidul. Ya . iapun kembali ke kampungya dengan tujuan menyiarkan agama Islam. terdengar jawaban ustadz Ahmad dari dalam rumah. “Namun. Sesaat kemudian terlihat ustadz Ahmad www. Namun keadaan sekarang jauh berubah. setiap sore banyak anak – anak kecil yang belajar mengaji ke masjid tempat ustadz Ahmad mengajar. “Kalo begini terus menerus…apa saya kuat ustadz ? apa yang sebaiknya harus saya lakukan ?” tanya si pemuda. saya sudah beristeri lebih dari lima tahun. Namun beberapa hari ini. yakni sholat I’dul Fitri dan I’dul Adha. Setelah kedatangan ustadz Ahmad. di kanan kiri jalan terlihat berbagai tanaman hijau menghias di pelupuk mata. Bahkan ada yang sholat hanya setahun dua kali saja. karena kebetulan isteri saya ini saya nikahi atas dasar saling mencintai. akhirnya pemuda itu mulai mengutarakan maksud kedatangannya ke ustadz Ahmad. dusun tersebut masih banyak yang enggan sholat. sekarang setiap sholat jum’at. dan super cerewet. Setelah sekian lama menimba ilmu di beberapa pesantren. “Begini ustadz. Saya ingat betul saat itu. Kalau dulu orang – orang hanya berbondong – bondong sholat pada saat sholat I’dul Fitri dan I’dul Adha saja. masjid – masjid di dusun itu kelihatan ramai. Dusun Limbangan kebetulan masuk wilayah Desa Kutawis. Isteri saya mulai menampakkan sifat aslinya yang pemarah. Mendengar keluhan si pemuda itu. materialistis. Tidak hanya itu hampir setiap bulan diadakan pengajian yang melibatkan warga.” Si pemuda mulai berkeluh kesah kepada ustadz Ahmad. rupanya pemuda itu datang ke bersilaturahim ke tempat ustadz Ahmad. “Assalamualaikum …. rupanya ustadz Ahmad tidak langsung menanggapinya.

tiba-tiba muncul Ismail. Istri Ismail menyapa ramah. Mudah-mudahan saja ia tidak kembali lagi!” jawab istri Ismail sambil memaki dan mencela suaminya sendiri. Hasan keheranan bercampur takjub melihat kesabaran sahabatnya itu meskipun istrinya terus memaki. Tentang keadaan istrinya www. Seperti kebiasaannya. Satu tahun berlalu. Begitu melihat Hasan. istri Ismail masih terus bergumam memaki-maki suaminya. Karena tempat mereka berjauhan. setiap setahun sekali Hasan selalu datang ke rumah Ismail. ia tetap tidak memperlihatkan muka kebencian. Tersebutlah ada dua lelaki yang berkawan akrab.com 8 . Keduanya orang shalih yang taat beribadah. “Siapakah kamu yang mengetuk-ngetuk pintu?” Kemudian Hasan menjawab.Sang Bidadari dari Surga mempersilahkan si pemuda itu untuk minum dan menikmati hidangan ubi goreng yang sudah tersedia di mejanya. mudah-mudahan Allah SWT memberkatimu!” Ismail mempersilakan tamunya masuk ke dalam rumah. Ketika mengetuk pintu rumah Ismail. Hasan kembali mengunjungi sahabatnya. Sementara mereka bercakap-cakap. ia mendapatkan pintu rumah temannya itu tertutup rapat. Hasan keheranan. Ismail langsung menghambur mendekat sambil mengucapkan salam kehangatan. Mendengar jawaban seperti itu. sahabat suamimu. ustadz Ahmad mulai bercerita kepada si pemuda itu. Kedatanganku semata untuk mengunjunginya karena Allah. Beberapa saat kemudian terlihatlah istri sahabatnya yang dengan senyum ramah menyapanya. Dua sahabat itu pun segera terlibat perbincangan serius. Hasan berkata kepada harimau itu. Mereka adalah Hasan dan Ismail. Ismail diam saja. Hasan menanyakan beberapa hal yang membuatnya keheranan.” “Dia sedang pergi mencari kayu bakar. Setelah menghela nafas sesaat. Ismail. lalu mempersilakan tamunya duduk menunggu suaminya. Setelah menurunkan kayu bakar dari punggung harimau.” jawab Hasan. “Sekarang pergilah. Ia datang sambil menuntun seekor harimau yang di punggungnya terdapat seikat kayu bakar. Hasan pulang menyimpan rasa kagum terhadap Ismail yang sanggup menekan rasa marahnya menghadapi istrinya yang begitu cerewet dan berlidah panjang. dari dalam terdengar langkah-langkah kaki.kangtris. Belum hilang keheranannya. Suatu hari Hasan berkunjung ke rumah sahabatnya itu. tidak mungkin keduanya selalu bertemu. Namun ada kebiasaan di antara mereka. Setelah beberapa kali mengetuk pintu terdengar sahutan istri sahabatnya dari dalam rumah. “Tuan ini siapa?” “Aku sahabat suamimu. Aku datang untuk mengunjunginya hanya karena Allah SWT. “Saya Hasan. Tak lama kemudian Ismail datang membawa seikat besar kayu bakar di atas pundaknya. Tiba di rumah Ismail.

. si pemuda itupun pamitan untuk pulang dengan segudang cahaya pemahaman yang telah ia dapatkan. Padahal. karena kebanyakan suami tidak bisa menghargai kerja keras isteri walaupun mereka sudah bekerja 24 jam. limpahan hikmah akan tercurah kepada kita. setiap kesabaran yang kita jalankan dengan ikhlas. memohon dengan hati yang khusyuk minta petunjuk supaya diberi jalan yang terbaik. ”Ketahuilah setiap kesabaran yang kita lakukan pasti akan ada buahnya. Namun hanya orang – orang yang memiliki kebeningan jiwa yang bisa menerima cahaya hikmah itu. Cobalah bangun di tengah malam. Allah SWT memberi kemudahan bagiku untuk menundukkan seekor harimau seperti yang engkau lihat. ”Jadi yang harus saya lakukan apa ustadz ?” sergah si pemuda dengan lirih.” celoteh ustadz Ahmad sambil terkekeh – kekeh. Perlahan – lahan si pemuda itu. sehingga kebesaran jiwamu harus disiapkan. ”Sebelum kamu bertanya. ” Lebih dekatkanlah dirimu kepada Allah. dengan pujian. Setelah lama duduk termenung. ”kuatkah aku mendapat perlakuan isteri seperti ini ?”. ”He.bukan itu maksud saya. “Ketahuilah sahabatku. Mengapa ia sekarang tidak bersama-sama dengan binatang itu lagi ? Ismail segera menjelaskan.Sang Bidadari dari Surga yang sangat jauh berbeda dibanding setahun yang lalu. pemuda itu bertanya...he.kangtris. jika kemarin sholatmu bolong – bolong.com 9 .” Setelah mendengar cerita itu dari ustadz Ahmad. karena akan memberimu sebuah anugerah yang begitu agung. ”seberapa baikkah perlakuanmu terhadap Allah”. cara Allah untuk menumbuhkembangkan ”jiwa kesabaranmu”. www. Allah juga memberiku karunia berupa istri shalihah seperti yang engkau lihat sekarang. maka harimau itu pun dijauhkan dariku...” Untaian ustadz Ahmad terus mengalir. berjanjilah dan lakukanlah mulai sekarang tidak bolong – blong lagi. Perangi isterimu yang dari kacamata umum sangat memalukan. akan lebih baik. Ia juga menanyakan bagaimana Ismail mampu menaklukkan seekor harimau sehingga binatang buas itu mau memanggul kayu bakarnya. Atas kesabaran itulah. bisa jadi Allah sedang mempersiapkan jiwamu. ” Jadi kalau saya terus bersabar saya bisa menundukkan harimau ?. Istriku yang dulu meninggal setelah sekian lama aku berusaha bersabar menghadapi perangai buruknya. Iapun mulai terbuka hatinya tentang apa yang selama ini tidak dilakukan. bisa jadi perangai isterimu itu.” kata sang ustadz.” begitu untaian indah ustadz Ahmad mulai mengalir. mulai menunduk dan trenyuh hatinya.. Ustadz Ahmadpu kembali berkata. Wallahu a’lam. Mulailah buka ruang hatimu.” ”Mulailah menghargai atas apa yang dilakukan isterimu. Selain sholatnya yang bolong – bolong. bisa saja isterinya berbuat itu karena merasa tidak dihargai oleh istrinya. karena merasa sudah jengkel dengan perilakunya. Aku memanggul sendiri kayu bakar.. tanyakan kepada dirimu. “Aku gembira mendapatkannya. iapun jarang menghargai kerja keras isterinya.

karena pekerjaan yang biasanya bisa dilimpahkan ke staffnya. Kalau hanya seperti itu ngapain jauh – jauh. Pada suatu hari ada meeting di kantornya. Kalau dulu ia hanya mengkonsep. iapun bertanya-tanya. hampir – hampir sirna termakan kepentingan sendiri – sendiri. ”kamu berlatih sabar dulu. maka sekarang ia datang untuk mengadukan kepenatan lingkungan kerjanya. akibat krisis global yang melanda dunia. bahwa ia kerja sendiri. tidak terkecuali di jajaran departemen yang ia manajeri. Si manajer itupun kembali dari rumah sang ustadz. Ibadah ritual yang ia jalankan.”. Kalau dulu ia datang dengan tujuan mencari pencerahan dari kehampaan jiwa. perusahaan akan memberlakukan PHK. karena orang yang sabar itu bersama Allah. Tidak hanya itu. maka terpaksa harus dilakukan ia sendiri. namun kehampaan jiwa masih selalu menggelayut dalam benak sang manajer. perusahaan tempatnya bekerjapun terkena imbas. sang ustadzpun dengan santai hanya memberi www. Suatu hari datang ke seorang ustadz. Ia merasa.Sang Bidadari dari Surga Tangga kesabaran Sebut saja namanya Z. ia hanya berkata sedikit.kangtris. hingga akhirnya si manajerpun datang kembali ke tempat sang ustadz. seolah tak membekas dalam relung hatinya yang terdalam. ingin mencari pengobat hati yang hampa. Sebagai tahap awal manajemen memutuskan untuk mengurangi karyawan di tingkat staff.apalagi implikasi sosial. Akibat dari keputusan tersebut.com 10 . sang ustadzpun tidak banyak bicara dan basa basi lainnya. Kedatangannya karena keinginan yang menggebu gebu atas kehampaan jiwa yang sedang ia rasakan. iapun mulai merasakan kehilangan kharismanya. Rutinitas pekerjaan yang ia lakukan. si manajer harus melakukan pekerjaan yang tidak sedikit. Rutinitas harian yang ia laluipun. Kalau dulu toleransi begitu mengakar di perusahaan. mengetik sendiri. Masing – masing mulai muncul egoisme pribadi. seorang manajer sebuah perusahaan swasta Bandung. baca di buku – buku yang bertebaran di toko buku juga banyak. sekarang toleransi itu. Ketika sudah ketemu dengan sang ustadz. Dalam perjalanannya ia pulang. maka sekarang minta tolong ke temanpun tidak selalu diperhatikan. dan staffnya yang mengetik surat. iapun mulai merasakan kepenatan yang lebih. tidak disupport teman – teman. Keputusan Dewan Direksi. Sebagai akibat dari keputusan tersebut. malahan hanya dapat sebuah kalimat pendek. memaksa mengedepankan kemamampuan intelektualnya. hingga pada sebuah titik ia bertemu dengan sebuah kehampaan. Setelah sampai ke tempat sang ustadz. ”jauh-jauh datang.” Beberapa minggu waktu telah berlalu. maka sekarang ia harus mengonsep sendiri. bahkan harus melakukan hal – hal lain. Hari – hari berlalu tanpa terasa. hanya berkutik pada aktivitas intelektual semata. Sholatnyapun terasa hanya sebuah penggugur kewajiban. yang sebenarnya bukan kerjaan seorang manajer. tak membekas di jiwanya. namun berbarengan dengan itu sisi spiritual telah diabaikan. Kalau dulu ia tinggal perintah.

kenapa ??? ia mulai bertanya kepada dirinya sendiri.. Iapun kemudian berujar. seberkas cahanya telah merasuk dalam dinding kalbunya. maka saya dipaksa belajar sabar. tepat jam tiga ia berusaha melakukan sholat tahajud..angguk. terjadi kondisi yang membuat perasaannya semakin tersiksa. kondisi yang seolah menghilangkan kharismanya.. baru dikasih satu tangga untuk menuju kesabaran”.. ” kamu. jadi kondisi itu hanyalah sebuah anak tangga menuju kesabaran.. ”Kalau saya selalu emosi. Di kantor ia sudah pusing dengan kondisi perusahaan. seolah langkah menuju ke tempat yang selama ini ia rindukan. ”Padahal bukan sebuah kebetulan.” gumannya dalam hati. bila sabar telah tertoreh. bukan karena ia di kantor tidak akan menemui orang – orang yang tak mempedulikannya. kurang percaya diri. Terang wajahnya.. hingga saat adzan shubuh terdengar. iapun berjalan menuju kantor dengan raut wajah yang terang. Wallahu a’alam. Di sebuah malam.. Beban – beban yang ia rasakan di siang hari. justru di kantornya terjadi kondisi yang selalu memancing emosinya. Ketika datang ke sang ustadz. dan berbinar sorot matanya... Sehabis sholat dan wiridan.kangtris. maka pertolongan Allah akan datang. Ketika pagi telah menjelang. Sesampai di rumah. hanya dikasih seuntai kalimat. merasa dikhianati. bahwa Allah telah menganugerahi anak tangga menuju kesabaran. bukan karena mengerti kata-kata sang ustadz. Ada sebuah kedamaian yang ia rasakan setelah sholat. dulu datang ke tempat sang ustadz. dengan kata – kata sang ustadz. ”tangga kesabaran”. hingga pada sebuah titik ia mulai dianugerahi sebuah pencerahan.” jawabnya dalam hati. www. Logika berfikirnya masih belum bisa menerima. dengan tujuan mencari pencerahan atas kehampaan jiwanya.. Yah.. namun karena ia yakin. tapi karena bagi dia tambah bingung.seolah tak menggelayut di relung fikirannya.” Demikianlah. yang selama ini ia citacitakan.. Namun setelah datang ke tempat sang ustadz. Langkahnyapun terlihat tegap.. supaya saya bisa belajar sabar.. tidak seperti biasanya sang manajer bisa bangun malam. Sambil menunggu waktu shubuh iapun duduk termenung. itulah sebuah kenyataan. ”Karena kondisi ini. sorot matanyapun berbinar tidak nampak kelesuan disana.. si manajer masih saja bingung.. berarti terjerembab oleh sebuah keadaan.Sang Bidadari dari Surga satu kalimat sederhana.. Si manajerpun terangguk. Ia mulai mengingat. yang ia terngiang – ngiang. kakinya ringan melangkah menuju masjid.com 11 . bila kondisi itu memang sengaja diberikan sama Allah. yang memaksa diri untuk bertindak sabar. iapun bergegas ke teras depan...

. terlihat duduk termenung di sebuah kursi mewahnya. iapun mau dan menyempatkan diri mengkaji dan mempelajari lebih mendalam.. cashflow perusahaan surplus. Selang lima menit kemudian. dan mencibirnya. lagi jatuh miskin juga belum bertobat. tatapan matanyapun tidak bercahaya. ”kemarin – kemarin saat posisi saya bagus. Bukan hanya itu. Sementara mejanya terlihat banyak berkas menumpuk di sana. Wajahnya kelihatan lesu. Kolega – kolega yang dulu ia sering ajak berkaraoke. dan sudah bisa ditebak apa saran paranormal – paranormal itu. Jadi sebenarnya makna apa yang terkandung dalam hadits tersebut”. pandangannya kelihatan kosong. ia sedikit kelihatan agak tenang kemudian ia tutup Al Quran tersebut. hingga suatu saat ia menatap sesuatu yang telah lama ia tinggalkan. Di tengah kesulitan yang sedang ia hadapi seringkali mencari jalan keluar instan dan tidak masuk akal sehat. dalam bahasa sederhana berarti masuk kategori miskin masih juga malas untuk beribadah. Yah. ternyata membuat perusahaan yang ia pimpin di ambang kehancuran. Iapun membuka lembaran – lembarannya sedikit demi sedikit sambil membacanya dengan lirih dan perlahan. bila dihitung secara keuangan posisi neraca keuangan defisit. hari – harinya ia habiskan dengan berbagai negosiasi dan meeting dengan partner bisnisnya.. hingga pada saat sekarang kondisi berbalik seratus delapan puluh derajat. ”Kemiskinan itu hampir-hampir membawa seseorang itu kepada kekufuran”. in efisiensi di berbagai bidang serta diperparah efek dari krisis global. maupun dientertaint justru sekarang semua menjauh. kebetulan sang Direktur ini akhir – akhir ini juga kelihatan bertindak ngawur dan tidak menggunakan akal sehatnya.Sang Bidadari dari Surga Kemiskinan dan kekufuran Seorang Direktur sebuah perusahaan swasta. kemudian ia teringat sebuah hadits dari Rasulullah SAW. dan malamnya disibukkan dengan berbagai agenda entertaint entah di klub malam ataupun karaoke. sekarang adalah deringan telepon dari bagian penagihan bank tempat ia dulu diberi kredit. Iapun kemudian berkata lirih dalam hatinya. Di sudut lemari arsipnya terlihat sebuah al Qur’an. Di mata karyawan. Jadi kesimpulan saya. Sesuatu yang dulu waktu masih dalam kekurangan selalu ia baca di setiap petang. saya kaya bergelimang maksiat.. Kebijakan yang tidak tepat sasaran. setiap akhir tahun berhasil mencetak profit yang mencengangkan. ada pula yang menyarankan sirami dengan kembang tujuh www. iapun perlahan mengambilnya. Dalam beberapa minggu saja ia mendatangkan berbagai paranormal sebagai konsultan untuk mencari solusi atas kesulitan yang sedang terjadi. Dinginnya AC yang selalu on di ruangan itupun tidak memberikan dinginnya fikiran sang Direktur.com 12 . Ada yang menyarankan tanam kepala kerbau di pekarangan kantornya. terlihat tidak mampu memberikan kesejukan ke dalam hati sang Direktur. itulah Al Qur’an. Hari – hari yang ia lalui. maka keadaan sekarang mulai berubah total. Kemudian waktu terus berjalan. Lama sekali ia termenung.kangtris.saya terjerembab dalam sebuah komunitas maksiat. Keindahan lukisan pemandangan yang ada di ruanganya. Sesaat ia terlihat menarik nafas panjang. Kalau dulu.

” ”Lalu. sedangkan di saat ini. ga punya duit” begitu jawab sang Direktur. bisa dikatakan miskin.. terlihat tamu tersebut bersama sang Direkturpun pergi. tapi tidak mau melakukannya. coba kita lihat Khalifah Umar. Kebanyakan penduduk surga kata Rosul adalah kalangan miskin. tanpa disangka sang Direktur kebetulan kedatangan tamu teman lamanya. Rupanya. Setelah sampai di tempat ustadz. Jika terkena musibah (kemiskinan dll) yang tidak disukainya." demikian dalam sebuah hadits Rasulullah saw. ”saya membaca hadits. ustadz mulai berkata.. Kemudian sang ustadzpun memberi penegasan. sebut saja begitu sekretaris sang Direktur kelihatan sudah mulai resah melihat kelakuaan bosnya yang mulai aneh. temannya tidak menceritakan keadaan sang Direktur yang sedang ditimpa kesulitan. www. bahwa ia rekan bisnis lima tahun yang lalu. sang pemimpin dunia malah berdoa pada Allah agar “dimiskinkan”. Banyak orang yang berpotensi atau berpeluang memperkaya diri. ”Ya . Sang Direkturpun dikenalkan oleh temannya. apakah manusia yang kekurangan duit ?” sang ustadz balik bertanya. Setelah basa – basi dan bercerita tentang keadaan bisnis sang Direktur. jawab sang ustadz pendek. pemimpin negara penakluk Romawi. Susi. akhirnya sang Direktur mulai bertanya kepada sang ustadz. ”Kemiskinan itu hampir-hampir membawa seseorang itu kepada kekufuran.com 13 . begitu keluh kesah sang Direktur kepada ustadz. “ ˝Sesungguhnya orang yang miskin adalah orang yang tak pernah merasa cukup˝. Sehingga semua masalah yang menimpa orang-orang mukmin semuanya menjadi kebaikan. “Dan beliau bersama mereka bagaikan dua jari yang saling berdekatan”. Penampilannya tidak mencerminkan ia seorang bisnisman. Sang Direkturpun belum berani menceritakan kesulitan yang sedang ia hadapi. tamu tersebut membawa si bos ke seorang ustadz yang kebetulan tinggal tidak terlalu jauh dari kantor sang Direktur. Hari itu. ”Kalau miskin itu hanya dimaknai tidak punya duit. mitra bisnisnya lima tahun yang lalu. berpakaian sederhana walaupun dilihat dari merk bajunya terlihat bukan baju murahan. sang sekretaris hanya diberi tahu.”. hubungannya apa ustadz ?” sergah sang Direktur. Setelah cukup lama. Rasulullah dan khalifah. adalah teladan umatnya. hidup dengan roti kering dan pakaian penuh tambalan. juga susah untuk bertobat ustadz ?”. malahan juga ikut terlibat diskusi ringan tentang berbagai topik politik di negeri ini yang sedang terjadi. apa itu betul ustads ?” tanya sang Direktur. semua perbuatannya dijadikan kebaikan: Jika mereka mendapatkan kebaikan (kenikmatan) mereka memuji Allah. saya dulu pernah kaya. Mendengar perkataan itu. tapi selalu berperilaku maksiat. sang ustadz agak diam sebentar. ”Kamu tahu nggak miskin yang sebenarnya itu apa ?” tanya sang ustadz. "Suatu ketika Rasulullah saw duduk bersama para sahabatnya tiba-tiba tertawa. Tak lama kemudian. namun tidak kufur. kalo mereka akan pergi makan siang. Sekarang juga kita lihat para koruptor yang ditangkap KPK itu. Susi. ”Tapi kenapa ustadz ?. maka jadi kebaikan buatnya. pokoknya yang aneh – aneh. Beliau bertanya: "Ada yang mau tau mengapa saya tertawa?" Lalu para sahabat bertanya: "Kenapa Rasulullah tertawa?" "Aku kagum dengan orang beriman . mereka bersabar. Muhammad SAW.kangtris.Sang Bidadari dari Surga rupa. ”Itu betul. Namun anehnya.

. dan bila disimpan tidak berkah. akan dibunuh” kata Sayidina Ali seorang imam dan pemimpin negara yang tetap miskin.astaghfirullohal ’adzim..kangtris. www. karena hakekat kemiskinan adalah merasa kurang cukup... ” “˝Jangan kagum terhadap orang yang memperoleh harta secara haram..Sang Bidadari dari Surga “Kalau kemiskinan berwujud seperti manusia. tapi benci kemiskinan.. kepalanya mengangguk – angguk dari lidahnya mendesah terucap lirih. Sesungguhnya bila dia bersedekah atau menafkahkannya. ungkap sang ustadz. itu tidak diterima Allah. Bila tersisa pun hartanya akan jadi bekalnya di neraka˝..com 14 . demikian dalam sebuah hadits Abu Dawud”. Kenapa? Ya. Wallahu a'lam.. Terlihat sang Direktur menarik nafas panjang.

Hari itu kebetulan hari sabtu. teman saya ini saya ajak ke pengajian dengan harapan ”pencerahan yang sebenarnya” bisa ia dapatkan. Dengan dukungan modal yang cukup kuat.. karena orang tuanya tidak setuju. Setelah ngobrol ngalor ngidul. Minggu pagi..” begitu ia berceloteh. Bandung Indah Plaza atau orang – orang sering menyebut BIP. Kebetulan hari minggu itu saya memang ada jadwal mengikuti sebuah pengajian.. sekarang jauh dari itu. ”hem.”kata saya. Setelah masuk ke BIP. serta memiliki kelihaian dalam meloby partner bisnisnya. ”Saya sudah bertahun-tahun pacaran.begitu... Setahu saya.Sang Bidadari dari Surga Membuka ruang hati Suatu hari seorang teman datang ke tempat saya.. namun setelah agak lama ia mulai sedikit berbicara dengan intonasi yang berbeda.com 15 ... dan seperti biasanya jika hari sabtu dan minggu saya dan keluarga lebih banyak menikmati waktu untuk acara keluarga dengan santai.padahal saya sudah terlanjur cinta..”. ”Saya kemarin sempat tidak mau makan 3 hari”.” kata saya sambil manggut-manggut. katanya lirih dan sendu.... Saya www. dan memang saya sengaja bawa ia ke tempat ini supaya agak fresh fikir saya. Sayapun hanya mendengarkan dan mengangguk – angguk saja pada saat itu. ia saya ajak makan malam di sebuah rumah makan. katanya kepada saya.kangtris. Ketika malam sudah tiba. Bisnis yang ia jalankan terlihat cepat berkembang... Selain itu. sayapun sudah memberikan ia uang bulanan padanya. hebat banget . ia berkata. ”mana yang lebih edun ?”. fokus dan memiliki networking yang luas.. Malam itupun berakhir di BIP. Saya berkata dalam hati..he.” katanya kepada saya. memangnya lagi belajar debus. Kalau tadi sewaktu cerita bisnis ia begitu berapi-api.... Kebetulan pada saat itu ada pertunjukan live music. sayapun nggak sholat. Namun ia tidak tergelitik dengan selaan saya. dan saya serius untuk berumah tangga.” begitu bisiknya ke saya. atau hanya jalan – jalan saja.rasanya putus semua harapan .. Sudah menjadi rahasia umum. ”hem... ”bandung emang edun ei. ”mau nggak saya ajak yang lebih edun dibanding yang tadi malam ?”. ”O. membuat pertumbuhannya kian cepat. ternyata ga salah yang saya duga..he. ia memang masih muda namun telah memiliki beberapa usaha yang boleh dibilang cukup mapan. ia berkata kepada saya. Sesaat saya lihat iapun ikut lirih bernyanyi terlarut dalam alunan lagu yang sedang mengalun di rumah makan itu. Setelah selesai makan malam. dan saya fikir.. karena malam sudah semakin larut...”. Ketika sampai di masjid. ”Nah ini gawat. kemudian ia saya ajak ke sebuah tempat belanja. tapi ujung-ujungnya setelah sekian lama sekarang putus.. teman saya inipun mulai bercerita tentang kesuksesan bisnis yang sedang ia jalani.. saya berkata kepadanya.. setelah jalan – jalan pagi.” sela saya.. males banget rasanya. kemudian pulang. di BIP banyak terlihat cewek – cewek cantik yang sedang berbelanja. ia terus bercerita. ia dikenal cukup luwes dalam bergaul..sedikit bisa melupakan. ”Ayo... ” Bukan hanya itu.

karena ”kok yang lebih edun. Kalau tadi malam saya bisa sejenak melupakan masalah saya dengan alunan musik yang indah... Kebetulan pada saat itu pengajian membahas tentang indahnya memahami sebuah kegagalan.com 16 . ”Lha. dari masjid sampai ke tempat tinggal saya ia diam seribu bahasa. kata saya.membuka pintu hati saya.”alhamdulillah. kayak gini” misalnya. namun yang jauh lebih bisa menyembuhkan adalah. Ketika sudah masuk. Wallahu’alam. Sayapun hanya berkata kecil dan lirih. www. Kegagalan ini bisa jadi bentuk kasih sayang Allah kepada saya. ” setelah saya renungkan memang betul.ini nanti di dalam masjid. Setelah selesai pengajian. Allah telah menganugerahkan sebuah cahaya pemahaman yang benar dan lurus dari problem yang sedang ia hadapi”.. sebuah kajian kitab Al Hikam karya monumental dari Syeikh Ibnu ‘Athaillah As-Sakandary....Sang Bidadari dari Surga berkata. pengajian tadi lebih edun dari apa yang saya lihat semalam..semua itu ternyata hanya sementara.” Begitu kata-kata terakhir yang ia ucapkan kepada saya hari itu.. iapun ikut masuk ke dalam masjid tempat pengajian..kangtris. ia mendekati saya dan mulai berkata. keliatanya ia sudah mulai mengerti maksud yang sebenarnya dari saya..”. dengan melihat cewek-cewek yang cantik.... Setelah hari berganti sore. Iapun tidak memprotes saya.. Setelah berkata itu. supaya saya lebih tekun lagi beribadah. untuk bisa memahami keindahan dibalik sesuatu yang dilihat dari kacamata lahir sebuah kegagalan...

” begitu komentar rekan saya yang lain. setelah turun syekhpun bertanya. yang bertanya tadi. Begitu ungkap syekh. Agak lama. sayapun terdiam belum memberikan komentar apapun atas obrolan rekan – rekan ini. setelah diatas umur 50 tahun. Mendengar pertanyaan tersebut. kalau begitu mari ikut bersama saya. “ bagaiman menurut kamu pemandangan di kota ini. kemudian turunlah sang syekh dan orang itu. bagaimana anda bisa begitu jelas tawajuh kepada Alloh terus menerus bersama Alloh sedangkan Anda ini dengan kehidupan yang begitu mewah ?”. Syekhpun menjawab. silahkan kamu bawa air didalam gelas ini. syaratnya air ini tidak boleh tumpah dari gelas”. ”Sebagian orang kaya. makanya diantara mereka ada yang membuat planning. “Begitulah hati saya ditengah kemewahan ini. “Secara logika. Hati saya hanya untuk Alloh. bahwa aktivitas mereka bisa memalingkan dari keadaan bersama Allah. dan dikategorikan kaya hatinya bisa terus bergantung kepada Allah. Obrolan itupun belum terhenti. sedangkan saya terus menerus berkonsentrasi supaya air di gelas tidak tumpah. “mungkinkah orang-orang yang sudah mapan secara ekonomi. Syekh Abu Hasan As Syadzili berkata. justru sadar. saya teringat kisah seseorang yang protes kepada Syekh Abu Hasan As Syadzili. “ Ya Syekh.kangtris. rekan saya yang lain memberikan sebuah komentar. orang itu menjawab. Mendengar itu. sedangkan aktivitas lahir keseharian ia begitu sibuk dengan urusan bisnis ?”. begitu pertanyaan seseorang. bagaimana mungkin hatinya bergantung bersama Allah. Setelah lebih dari setengah jam.Sang Bidadari dari Surga Memiliki tak selalu berarti menikmati Dalam sebuah obrolan ringan dalam perjalanan keluar kota. rekan saya yang tadi ngobrol dengan isterinya lewat www. “ bagaimana saya bisa menikmati keindahan pemandangan kota. karena fikiran ini akan maksimal bila tidak bercabang. seorang rekan bertanya. Sedangkan rekan – rekan yang lain kelihatan berhenti membicarakan topik obrolan itu. namun yang jelas ia begitu asyik menikmati pembicaraan di telepon itu. sedangkan aktivitas hariannya tidak mendukung ke arah itu. naik kereta kencana keliling kota. Tidak sedikitpun saya menikmati kemewahan. Sebagaimana kita ketahui Syekh Abu Hasan As Syadzili adalah seorang sufi yang diberi anugerah lahir memiliki kekayaan materi. sulit diterima. “kamu ingin tahu jawabannya ?.com 17 .” Begitu ungkap yang lain.” begitu jawabnya. Seseorang bertanya kepada syekh. rekan – rekan yang lain saling menambahkan. indah kan ?” begitu tanya syekh. hingga wajahnyapun terlihat berbinarbinar. Sepintas kedengaran telpon dari isterinya. Mendengar pertanyaan itu. namun beberapa lama kemudian.” Tanpa diduga. akan berhenti dari aktivitas bisnis kemudian terjun di aktivitas sosial dan keagamaan. tiba – tiba terdengar dering telpon handphone rekan saya. Setelah selesai keliling kota sampai begitu lama. mereka lebih asyik menikmati pemandangan alam pegunungan yang kebetulan sedang dilewati. Mendengar jawaban itu.

jawabnya. seseorang rekan yang lain menyela.” Setelah itu.Sang Bidadari dari Surga telepon kemudian berhenti dari telepon. Wallahu a’alam. padahal aktivitasnya sibuk dengan urusan bisnis ?”.. dan saya yakin ia telah menemukan jawabannya. ”ia lebih asyik dengan telepon istrinya”. saya kemudian menjawab. ia berkata. tanya saja sama yang memberi pertanyaan. ia menikmati indahnya pemandangan alam pegunungan yang kita lihat ga ?” tanya saya. sesaat kemudian ia kelihatan begitu riang gembira..kangtris. ” alhamdulillah. ”nah itu jawabanya.. jawaban dari pertanyaan tadi tentang ketergantungan kepada Allah. ”Tadi ketika ia ditelepon istrinya. www. isteri saya hamil. ” jadi gimana nih. spontan kemudian seluruh rekan – rekan dan sayapun menyalami ucapan selamat kepadanya.. rekan saya terlihat manggut – manggut. kemudian sayapun berkata lirih.. Mendengar itu rekan sayapun masih penasaran.com 18 .. Rekan saya menjawab..” begitu ia berkata. ”sudah terjawab kok. ketika sudah turun dari kendaraan. Tak terasa perjalananpun sudah sampai ke tempat tujuan. tanpa basa – basi.” begitu jawab saya.. Sayapun berkata.

Orang www. ”Kalo saya bercita-cita ingin mencuri. banyakbanyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT. sampai – sampai ribuan ayat telah saya wiridkan. Kalamullah. Mereka ada yang kaya dan juga ada yang miskin. ”saya ini sudah berdo’a siang dan malam. ga apa-apa.. Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa AS..... itu ga dikabulkan sama Allah.. setelah ngobrol ngalor ngidul. karena Iapun sudah ketemu ustadz yang memberi nasehat kepadanya. sayapun berfikir. sebagian harta itupun akan saya sumbangkan kepada fakir miskin. Sepintas orang melihat. yang menganggap bahwa Allah itu tidak adil.. Rekan saya ini. kalau saya menjawab keluh kesah dengan mengeluarkan fatwa dengan memetik ayat suci Al Qur’an secara tekstual..” lanjutnya ia berkeluh kesah kepada saya.. "saudaraku. Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya. Sejenak saya bernafas dalam. tapi saya bercita – cita jadi orang bener. Saya ingin membahagiakan isteri dan anak.. hingga rekan saya ini.. yang didalam benaknya sudah sedikit terpolusi kotoran. Nabi Musa AS tersenyum dan berkata kepada orang itu. lalu ia berkata. Setelah merenung lama. pantas kalo jadi bodyguard. . aku makan pun jarang. sesuai petunjuk dari A.. kebetulan secara fisik memiliki postur tubuh yang besar dan tinggi. bagaimana menjawab pertanyaan rekan saya ini. tapi kenapa Allah tidak mengabulkan ?????”. padahal cita – cita saya itu mulia. belum tentu kena. karena tinggi dan besar. Ia begitu miskinnya pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu. Tempat tinggalnya sebenarnya tidak terlalu jauh. kemudian bila saya kaya. dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja"!.jadi penjahat.. walaupun usianya diatas saya.. "Ya Nabiyullah. tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya. Nabi Musa AS memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang.. begitu desak keluh kesahnya kepada saya.kangtris. tapi kenapa juga tidak dikabulkan. Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS.com 19 . malah tambah parah.. Si miskin itu agak terkejut dan kesal. ditambah lagi dandanan pakaiannya boleh dibilang nyentrik.. Okelah.. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS.. Bagaimana aku mau banyak bersyukur.... kebetulan rekan saya ini tidak bertemu sekitar lima bulanan. namun karena kesibukan jarang sekali bertemu. Pada saat itu. pada saat itu saya berfikir. sampai – sampai saya berfikir Allah itu tidak adil. akhirnya saya mencoba bercerita sebuah kisah yang terjadi pada jaman Nabi Musa AS. mengajukan sebuah pertanyaan kepada saya begini.Sang Bidadari dari Surga Bersyukur Suatu sore saya berkunjung ke seorang rekan. tapi kenapa keadaan saya tidak berubah.

Setelah mendengar kisah itu. janganlah kamu bersyukur kepada Allah SWT. Telinga yang dengannya aku dapat mendengar. bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya". Kemudian terjadi adalah si kaya itu semakin Allah SWT tambah kekayaannya karena ia selalu bersyukur. terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu. ia menyalami saya dan bilang.kangtris.Sang Bidadari dari Surga tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya. Ya Nabiyullah. bagaimana aku tidak bersyukur kepada Alah SWT?. Allah SWT mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. www. Ini semua karena ia tidak mau bersyukur kepada Allah SWT. jawab si kaya itu.com 20 . "Wahai Nabiyullah. Ia berkata kepada Nabi Musa AS. "wahai saudaraku. rekan saya inipun terdiam. Allah SWT telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat. Namun setelah itu. lalu ia berkata. Sayapun tidak tahu apakah ia bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaannya atau tidak. ”terima kasih”. Nabi Musa AS pun tersenyum. tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin. Allah SWT telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya.

setelah saya mendekat mencoba duduk di sebelah nenek itu. Sayapun memandang ke bawah. kemudian menuju kendaraan lagi. justru ia masih bekerja mencari nafkah. tanya saya lagi. berkerudung hitam. kebanyakan orang menikmati masa tuanya.kangtris. rasa kantuk mulai menyerang saya. serta nunggu saat sholat tiba. hingga saya masuk ke sebuah SPBU di tegal timur. sehingga dalam perjalanan dari Sumedang hingga Brebes jalan – jalan diramaikan dengan berbagai konvoi kendaraan. sayapun bergegas menuju tempat wudhu. sayapun memarkir kendaraan di sebelah kanan carry pick up tersebut. dengan diatasnya terjejer makanan seperti lontong. dan ngantuk sayapun mencoba menatap sang nenek.30 dinihari. sepanjang perjalanan relatif padat karena kebetulan malam tahun baru masehi 2009. mungkin kalau bukan karena rasa kantukpun saya cepat pergi dari tempat ini. saya tidak ingat persis. sedangkan saya harus menyelesaikan beberapa pekerjaan. kadang juga lebih. untuk melepas rasa capek. aktifitas hariannya hanya duduk. karena keluarga kebetulan sudah mendahului pergi ke sana. Hingga kurang lebih jam 01. Nenek sayapun sudah lanjut usia. Kebetulan untuk kali ini saya berangkat sendirian. entah mengapa. ”kasihan sekali”. Namun. namun di usia yang sudah senja. si nenek justru terbangun. ”Sehabis shubuh saya baru tidur. sedang duduk tenang. Sambil melihat kanan kiri. ”di saat hampir sebagian besar orang sedang tidur.” Lintasan fikiran sayapun terus berkelana.30 malam tanggal 31 Desember 2008. Ketika mulai memasuki SPBU. Seperti rutinitas tahun – tahun sebelumnya. yang parkir justru kebanyakan truk gandeng.Sang Bidadari dari Surga Tasbeh sang nenek Sekitar jam 18. Pada saat itu. keluarga saya. ”alhamdulillah.” jawab nenek. Kembali ke nenek itu. tidak ada yang mengalami nasib seperti si nenek ini. ”Tidurnya kapan ?”. hendak menuju Rembang. ataupun nenek dan kakek saya. kadang jam 3. karena kebetulan rumah di komplek masjid. gorengan. ”sampai jam berapa nek. berbaju abu.com 21 . Di saat seusia ia.sambil termenung. saya mendekati seorang nenek yang duduk persis di sebelah kanan tempat parkir kendaraan saya. batin saya. dan sejenisnya. kalau jualan ?” tanya saya kepada si nenek. saya lihat keadaan sepi. sebelum saya masuk ke kendaraan. nimang cucu. ”ya sampai sehabisnya. ibu saya. Terlihat seorang nenek dengan muka telah keriput. sehingga baru malam ini saya bisa berangkat. bapak saya. tapi yang jelas sudah mendekati daerah Pemalang. saya hanya melihat sebuah kendaraan carry pick up yang sedang parkir. sambil tangan saya memijit – mijit kaki saya. selepas maghrib saya berangkat dari Bandung. hingga dalam hati berkata. untuk berwudhu. untuk rencana bersilaturahim dengan keluarga di sana.” jawab nenek.abu. situasi benar – benar sepi. Setelah ambil nafas panjang sebentar.” www. dengan niat untuk tidur sesaat karena kantuk begitu terasa. Sementara di depannya terlihat sebuah bakul. Di tengah rasa capek.

sebagai refleksi atas keegoisan diri. Dan ternyata. Wallahu a’lam.” Tigapuluh tahun menyesali perbuatannya. Syeikh Sariy as Saqathy yang pernah berkata. sang nenek berkata.Sang Bidadari dari Surga Saat lintasan diatas terus berkelana. sambil menunggu orang yang beli.com 22 . www. Setelah agak lama terdiam di tengah lintasan fikiran saya. hanya karena secara spontan berkata ”Alhamdulillah”.. dan memohon ampun kepada Allah. sayapun mohon ijin kepada si nenek. di tengah – tengah penderitaan lingkungan. ”Saya jualan ini. rasa kantuk yang tadinya melanda hilang seketika... ternyata nenek yang saya hadapi adalah laksana malaikat yang sedang mengingatkan kelalaian saya. sayapun bisa sambil bertasbih seperti yang diajarkan guru ngaji di mushola kampung saya. Tak terasa air mata inipun meleleh. justru saya jadi teringat cerita seorang wali Allah. jangan – jangan ”rasa syukur” saya hanyalah ”luapan egoisme diri belaka”. Selain itu. saya bisa berharap dapat pahala. untuk pergi ke mushola untuk sholat. sebagai ungkapan rasa syukur.kangtris. karena dengan jualan makanan seperti ini. Alhamdulillah”. Saat tertatih tatih rasa malu saya. ”Ada kebakaran di kota Baghdad. Kemudian syeikh menjelaskan. yang dengan makanan ini.. maka ucapan itulah yang kusesali selama tiga puluh tahun ini. diam – diam bergolak batin saya. tanya seseorang yang mendengarnya. rasa malu sayapun tak berhenti disitu.. atas kelalaian yang terlintas di benak saya. Aku waktu itu spontan mengucap. lalu ada orang yang datang menemuiku dan mengabarkan bahwa tokoku selamat tidak ikut terbakar. sambil terisak. ”Alhamdulillah!”. Sayapun jadi malu. dengan tenaga itu seseorang bisa beribadah. Setelah sholat sayapun bersimpuh ke Illahi Rabbi. karena saya telah menjual makanan. ”Lho bagaimana itu ?”. ”Tiga puluh tahun aku beristighfar memohon ampun Allah atas ucapanku sekali.. Aku menyesali sikapku yang hanya mementingkan diri sendiri dan melupakan orang lain..” Astaghfirullah. orang mempunyai tenaga.

sementara yang dari arah barat mau balik ke arah barat. perlahan – lahan saya bisa sejajar dengan mobil di depan yang berhenti.. Seperti biasa menuju perempatan jalan agak macet. nenekpun telah menepi ke pinggir jalan. berjalan dan terus berjalan hingga mendekati Mall BTC di Jalan Dr..kangtris. Apa yang terjadi ?? Terlihat jalanan mulai macet. mirip – mirip dengan peristiwa tadi.” Padahal dengan meluapkan kemarahan bukan solusi yang akan kita dapat. Djunjunan. ternyata ini yang menyebabkan kenapa mobil berhenti. Semoga bermanfaat. Mobil tepat di depan saya. Marah timbul. Namun sore itu. ”Kemarahan kita terhadap sesuatu lebih sering karena ketidaktahuan terhadap apa yang sebenarnya terjadi. samar – samar terlihat si pengemudi sambil marah – marah. karena prediksi saya kemacetan akibat tempat balik arah di depan BTC. Begitulah. hem. www. mobil itu berhenti memang karena menunggu giliran jalan karena banyaknya mobil yang memutar balik. saya keluar lewat pintu tol Pasteur Bandung. Setelah beberapa saya. namun solusi atas suatu masalah itu sendiri tidak akan diketemukan. Saya agak beruntung agak bisa kekiri. Kecenderungan mengikuti hawa nafsu hanya akan membawa tidak hanya ketidaknyamanan hidup. nampaknya ada hal lain diluar kejadian seperti biasa. sepertinya dia tidak mengetahui bahwa mobil di depannya berhenti karena mempersilahkan sang nenek menyeberang. namun menambah beban bagi kita sendiri. sehingga bisa perlahan jalan sehingga melewati si pengemudi tadi. jadi memang biasa macet. sayapun mengambil jalan sebelah kiri.com 23 .Sang Bidadari dari Surga Klakson ketidaktahuan Di sebuah sore. namun apa yang saya lihat ? Ternyata sang pengemudi dengan senyum tulus mempersilahkan seorang nenek sedang tertatih – tatih menyeberang jalan…. kita terkadang menemui kejadian – kejadian yang barangkali sejenis.. Astaghfirullah.. Setelah lampu hijau sayapun jalan kembali melewati perempatan itu. karena ketidakmampuan mengendalikan hawa nafsu. bukan ketenangan yang akan kita peroleh. Fikiran saya. sebentar kemudian si pengemudi yang dibelakang mobil menyalip dengan kencang seolah – olah meluapkan kemarahannya. sementara itu di kanan kiri terlihat beberapa orang menawarkan barang dagangannya. kelihatan membunyikan klakson beberapa kali dengan suara yang agak tinggi. apalagi hikmah dari sebuah permasalahan. karena mobil depan tidak cepat jalan. yang dari arah timur mau ambil kanan untuk balik kea rah timur.

“Setiap pagi. maka ia akan mengetahui harga kebesaran nikmat setelah tidak adanya”. karena setiap berganti hari.padahal hidup saya.Sang Bidadari dari Surga Belajar bersyukur Seperti biasanya.kangtris. padahal untuk ukuran saya… wuih…. Pasir Impun namanya. Seorang kakek. singkong den. kebetulan sekali…” batin saya. padahal kurang baik apa.. nimang cucu… dan banyak ibadah”. saya bisa bertemu orang – orang baru.kalau Aden. masih berucap “belajar bersyukur”. hari-hari yang terlewati serasa hanya sebuah rutinitas belaka. justru saya memandang setiap hari adalah anugerah yang baru. keselamatan kepada saya. Dengan jualan seperti ini sayapun bisa belajar bersyukur…. setiap pagi saya bisa menjual singkong yang baru…. bagaimana saya selalu menggerutu. tak terasa langkah tubuh lunglai menuju sujud ke hadlirat-Nya. tubuhku tersungkur…. jauh… daripada itu……. disibukan dengan pencarian dunia hingga untuk menjalan shalat tepat waktu saja… sering terabaikan. berjalan di bumi Allah seolah melupakan segalanya. memandang ini hal yang membosankan. sehingga perlu kehati-hatian bila lewat di jalan ini. sang kakek agak sedikit berbeda raut mukanya. “Den. begitu malunya diri ini… bagaimana mungkin berkata seperti itu dihadapan Allah ….” Sebuah kalimat begitu merdu meluncur dari sang kakek. bagaimana kalau saya dicap pendusta ???? www. “ga bosen kek. Mendengar ocehan saya. udah tua masih jualan… kan lebih baik di rumah. untuk belajar bersyukur…”. justru dengan jualan seperti ini saya terlepas dari kebosanan. Saya jadi teringat. Allah menganugerahkan kesehatan. mengeluh terhadap semua yang terjadi.com 24 . Setelah ngobrol ngalor ngidul. iseng aku bertanya. “Siapa yang tidak mengenal harga nikmat ketika adanya nikmat itu. “Weh. Saya yang kebetulan masih jauh lebih muda dari sang kakek. Saat kumandang dzhur tiba. “wa mahyaaya wa mamaati lillaahi rabbil’aalamin”. berarti Allah masih ngasih kakek sebuah kesempatan…. Setelah sampai di rumah. Masih terbayang-bayang di pelupuk mata saya. sebuah untaian hikmah agung dari Syaikh Ibnu Athaillah dalam karya besarnya “Al Hikam”. Itu lebih – lebih dari syukur. Bagaimana hari – hari yang saya lalui. dan kondisi jalannyapun saat ini rusak. namun…. lama sekali aku merenung. sering tidak berfikir ke arah sana. Tidak terlalu dikenal. “dalam sekali untaian hikmah kakek tadi”. selepas ba’da shubuh saya bersama istri jalan pagi di sebuah sudut jalan timur kota Bandung.” sayup-sayup terdengar suara seorang kakek menawarkan singkong di seberang sana. demikian seutas kalimat hikmah meluncur begitu wangi dari seorang kakek. “Den.. dengan segala rendah hatinya. Begitu pongkahnya. Begitu saya baca. padahal nikmat di depan mata selalu Allah limpahkan kepada saya.

com 25 . seperti terungkap oleh Sariy Assaqathi. www. maka akan dicabut nikmat itu dalam keadaan ia tidak mengetahui” Wallahu ’alam.kangtris.Sang Bidadari dari Surga Ketika shalat telah usai. “Siapa yang tidak menghargai nikmat. sayapun hanya bisa memohon supaya tidak dimasukkan ke dalam golongan orang yang dicabut nikmatnya dengan tanpa diketahui.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful