Unsur-Unsur Puisi

Sep 16, 2011 by Ari Ibnu Umar | In : Definisi Puisi |
Share :

4 Kalau sebelumnya saya telah menuliska Definisi Puisi, Kali ini saya akan menuliska unsurunsur puisi, apa saja yang menjadi pokok penting ketika akan membuat sebait puisi. Secara sederhana, batang tubuh puisi terbentuk dari beberapa unsur, yaitu kata, larik , bait, bunyi, dan makna. Kelima unsur ini saling mempengaruhi keutuhan sebuah puisi. Secara singkat bisa diuraikan sebagai berikut : 1. Kata Kata adalah unsur utama terbentuknya sebuah puisi. Pemilihan kata (diksi) yang tepat sangat menentukan kesatuan dan keutuhan unsur-unsur yang lain. Kata-kata yang dipilih diformulasi menjadi sebuah larik. 2. Larik Larik (atau baris) mempunyai pengertian berbeda dengan kalimat dalam prosa. Larik bisa berupa satu kata saja, bisa frase, bisa pula seperti sebuah kalimat. Pada puisi lama, jumlah kata dalam sebuah larik biasanya empat buat, tapi pada puisi baru tak ada batasan. 3. Bait Bait merupakan kumpulan larik yang tersusun harmonis. Pada bait inilah biasanya ada kesatuan makna. Pada puisi lama, jumlah larik dalam sebuah bait biasanya empat buah, tetapi pada puisi baru tidak dibatasi. 4. Bunyi Bunyi dibentuk oleh rima dan irama. Rima (persajakan) adalah bunyi-bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata-kata dalam larik dan bait. Sedangkan irama (ritme) adalah pergantian tinggi rendah, panjang pendek, dan keras lembut ucapan bunyi. Timbulnya irama disebabkan oleh perulangan bunyi secara berturut-turut dan bervariasi (misalnya karena adanya rima, perulangan kata, perulangan bait), tekanan-tekanan kata yang bergantian keras lemahnya (karena sifat-sifat konsonan dan vokal), atau panjang pendek kata. Dari sini dapat dipahami bahwa rima adalah salah satu unsur pembentuk irama, namun irama tidak hanya dibentuk oleh rima. Baik rima maupun irama inilah yang menciptakan efek musikalisasi pada puisi, yang membuat puisi menjadi indah dan enak didengar meskipun tanpa dilagukan. 5. Makna Makna adalah unsur tujuan dari pemilihan kata, pembentukan larik dan bait. Makna bisa menjadi isi dan pesan dari puisi tersebut. Melalui makna inilah misi penulis puisi disampaikan. Diluar semua itu, ada lagi yang membagi unsur-unsur Intrinsik Puisi sebagai berikut ini : 1. Tema yaitu tentang apa puisi itu berbicara

orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi. rima. Secara etimologis istilah puisi berasal dari kata bahasa Yunani poesis. 1980:9) mengatakan bahwa puisi adalah ekpresi yang kongkret dan yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama. yang sekaligus merupakan filsuf. 2. matra. 4. Agama Ekonomi Budaya Politik Biografi Penyair Sekian dulu bahasan mengenai Unsur-Unsur Puisi. guru. puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama. 5. pengertian. Unsur ini meliputi unsur 1. Menurut Kamus Istilah Sastra (Sudjiman. . unsur trackback Karya sastra secara umum bisa dibedakan menjadi tiga: puisi. 4. Watt-Dunton (Situmorang. Puisi : Pengertian dan Unsur-unsurnya 27 Juli. kata-katanya disusun sedemikian rupa. 1984). dan drama. 3. membuat. prosa. 2009 Posted by abdurrosyid in Hobiku Menulis. serta penyusunan larik dan bait. Tags: definisi. Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam. menciptakan. Diksi yaitu pilihan kata atau ungkapan Kemudian. 3. sehingga menonjolkan rangkaian bunyi yang merdu seperti musik. selamat membaca dan semoga bermanfaar. puisi. membentuk. Carlyle mengemukakan bahwa puisi adalah pemikiran yang bersifat musikal. ada lagi yang disebut dengan UNSUR ESKTRINSIK Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membentuk karya sastra yang berasal dari luar karya sastra itu sendiri.2. 5. negarawan. orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa. orang suci. Sedangkan kata poet dalam tradisi Yunani Kuno berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya. Kesan yaitu perasaan yang diungkap lewat puisi 7. Amanat yaitu apa yang hendak dinasehatkan kepada pembaca Rima yaitu persamaan-persamaan bunyi Ritme yaitu perhentian-perhentian atau tekanan-tekanan yang diatur Majas atau gaya bahasa yaitu permainan bahasa untuk efek estetis maupun maksimalisasi 6. yang berarti membangun.

Puisi merupakan aktivitas yang bersifat pencurahan jiwa yang padat. sedangkan dalam prosa kesatuannya disebut paragraf. larik . 1987). Pertama. Pendapat lain mengatakan bahwa perbedaan prosa dan puisi bukan pada bahannya. . Puisi merupakan hasil aktivitas pemadatan. yaitu proses penciptaan dengan cara menangkap kesan-kesan lalu memadatkannya (kondensasi). Kelima unsur ini saling mempengaruhi keutuhan sebuah puisi. puisi terdiri dari kesatuan-kesatuan yang disebut baris sajak. Unsur-unsur Puisi Secara sederhana.Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah. melainkan pada perbedaan aktivitas kejiwaan. dan makna. 1980:8) mengatakan bahwa puisi mengajarkan sebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin. Ada juga yang mengatakan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengekspresikan secara padat pemikiran dan perasaan penyairnya. Waluyo mendefinisikan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya. yaitu kata. di dalam baris sajak ada periodisitas dari mula sampai akhir. Putu Arya Tirtawirya (1980:9) mengatakan bahwa puisi merupakan ungkapan secara implisit dan samar. Kedua. Sedangkan prosa merupakan aktivitas yang bersifat naratif. Ralph Waldo Emerson (Situmorang. 1987) Perbedaan lain yaitu puisi menyatakan sesuatu secara tidak langsung. Herman J. Secara singkat bisa diuraikan sebagai berikut. Ketiga. di mana kata-katanya condong pada makna konotatif. batang tubuh puisi terbentuk dari beberapa unsur. bersifat sugestif dan asosiatif. digubah dalam wujud dan bahasa yang paling berkesan. Prosa merupakan aktivitas konstruktif. Perbedaan lain terdapat pada sifat. sedangkan kesatuan puisi adalah kesatuan akustis. sedangkan prosa menyatakan sesuatu secara langsung. bunyi. menguraikan. bait. dan informatif (Pradopo. kesatuan prosa yang pokok adalah kesatuan sintaksis. yaitu proses penciptaan dengan cara menyebarkan kesan-kesan dari ingatan (Djoko Pradopo. Yang Membedakan Puisi dari Prosa Slametmulyana (1956:112) mengatakan bahwa ada perbedaan pokok antara prosa dan puisi. dengan makna yang tersirat.

Makna adalah unsur tujuan dari pemilihan kata. Struktur batin puisi. perulangan kata. Rima (persajakan) adalah bunyi-bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata-kata dalam larik dan bait. Pada puisi lama. kedudukan dalam masyarakat. kelas sosial. meliputi hal-hal sebagai berikut. baris. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. agama. jumlah larik dalam sebuah bait biasanya empat buah. Makna bisa menjadi isi dan pesan dari puisi tersebut. jumlah kata dalam sebuah larik biasanya empat buat. pengalaman sosiologis dan psikologis. dan keras lembut ucapan bunyi. (2) Rasa (feeling). (3) Nada (tone). tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan. yang membuat puisi menjadi indah dan enak didengar meskipun tanpa dilagukan. yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui. usia. jenis kelamin. baik makna tiap kata. tetapi pada puisi baru tidak dibatasi. Sedangkan irama (ritme) adalah pergantian tinggi rendah. Baik rima maupun irama inilah yang menciptakan efek musikalisasi pada puisi. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyairmemilih kata-kata. dan pengetahuan. bisa frase. perulangan bait). pengetahuan. gaya bahasa. pembentukan larik dan bait. Adapun secara lebih detail. Larik (atau baris) mempunyai pengertian berbeda dengan kalimat dalam prosa. (1) Tema/makna (sense). maka puisi harus bermakna. Timbulnya irama disebabkan oleh perulangan bunyi secara berturut-turut dan bervariasi (misalnya karena adanya rima. Melalui makna inilah misi penulis puisi disampaikan. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna. pengalaman. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair. atau sering pula disebut sebagai hakikat puisi. Bunyi dibentuk oleh rima dan irama. Pada puisi lama. maupun makna keseluruhan. dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya. Pemilihan kata (diksi) yang tepat sangat menentukan kesatuan dan keutuhan unsur-unsur yang lain. mendikte. dan bentuk puisi saja. namun irama tidak hanya dibentuk oleh rima.Kata adalah unsur utama terbentuknya sebuah puisi. Larik bisa berupa satu kata saja. Pada bait inilah biasanya ada kesatuan makna. Kata-kata yang dipilih diformulasi menjadi sebuah larik. rima. bekerja . yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. tekanan-tekanan kata yang bergantian keras lemahnya (karena sifat-sifat konsonan dan vokal). tapi pada puisi baru tak ada batasan. Bait merupakan kumpulan larik yang tersusun harmonis. unsur-unsur puisi bisa dibedakan menjadi dua struktur. atau panjang pendek kata. panjang pendek. Dari sini dapat dipahami bahwa rima adalah salah satu unsur pembentuk irama. bisa pula seperti sebuah kalimat. misalnya latar belakang pendidikan. media puisi adalah bahasa. yaitu struktur batin dan struktur fisik. bait.

imaji penglihatan (visual). yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu (Soedjito. sinekdoke. personifikasi. Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat. dll. (5) Bahasa figuratif. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna. maka katakatanya harus dipilih secermat mungkin. dll. sadar maupun tidak. bumi. dan perasaan. anafora. repetisi bunyi [kata]. pengaturan barisnya. antiklimaks. pars pro toto. dan sebagainya [Waluyo. tempat hidup. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. kehampaan hidup. hingga paradoks. atau terkadang disebut pula metode puisi. yaitu menyangkut rima. Ritma adalah tinggi rendah. asonansi. yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Bahasa figuratif disebut juga majas. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis. dengan nada sombong.). Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora. totem pro parte. panjang pendek. sajak berparuh. (2) bentuk intern pola bunyi (aliterasi. dan metrum. Struktur fisik puisi meliputi hal-hal sebagai berikut.B. alusio. 1987:83). litotes. (6) Versifikasi. (3) Imaji. antitesis. Rima mencakup (1) onomatope (tiruan terhadap bunyi. maupun dapat ditemui dalam puisinya. (1) Perwajahan puisi (tipografi). baik di awal. seperti penglihatan. yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi. (4) Amanat/tujuan/maksud (itention). tengah. Ritma sangat menonjol dalam pembacaan puisi . yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi katakata. menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca. artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyo. 187:92]).sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah. adalah sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. yaitu imaji suara (auditif). dan (3) pengulangan kata/ungkapan. sedangkan kata kongkret “rawarawa” dapat melambangkan tempat kotor. (4) Kata kongkret. eufemisme. mendengar. (2) Diksi. 1986:128). ritme. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi. kehidupan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga. menganggap bodoh dan rendah pembaca. persamaan awal. persamaan akhir. pendengaran. dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. tepi kanan-kiri. sajak penuh. keselarasan bunyi. dan akhir baris puisi. ironi. dan merasakan seperti apa yang dialami penyair. satire. sajak berselang. simile. klimaks. Rima adalah persamaan bunyi pada puisi. dan urutan kata. Tujuan tersebut bisa dicari sebelum penyair menciptakan puisi. dll. keras lemahnya bunyi. hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Sedangkan struktur fisik puisi. ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. pleonasme. misal /ng/ yang memberikan efek magis pada puisi Sutadji C. repetisi.

Ada 10 unsur intriksik puisi yang sangat penting untuk menunjang keindahan dan kesempurnaan dalam membuat puisi Unsur Intrinsik Puisi 1. Tema adalah : ide atau gagasan yang menduduki tempat utama di dalam cerita. mungkin termasuk Anda jadinya puisi yang disampaikan kurang memiliki makna. o Menggurui o Mencaci o Merayu o Merengek .Com → Artikel Pendidikan → Unsur-unsur Intrinsik Pada Puisi Unsur-unsur Intrinsik Pada Puisi    30 Jan. Rasa : Rasa disebut juga arti emosional. Nada adalah : sikap kita terhadap persoalan yang kita bicarakan. 3. walaupun puisinya panjang. gembira dll. heran. 2011 jurug Please Comments 19Share Bagaimana cara membuat puisi yang baik dan dapat dihayati maknanya ? sering kali ketika mambuat puisi. Bagi orang gemar membuat puisi haruslah memahami beberapa unsur penting yakni unsur intriksik pada puisi. senang. Hanya ada satu tema dalam satu puisi.Navigation: Jurug. Misalnya : sedih. 2. marah. beberapa unsur penting dalam membuat puisi diabaikan oleh si pembuat.

. 5. bergantung pada situasi dan kondisi pemakainya.o Mengajak o Menyindir o Dsb. Amanat adalah : pesan yang akan disampaikan oleh pengarang. Diksi ialah : pilihan kata yang tepat. Irama atau Ritme adalah meninggi atau merendahnya nada mengeras-melembut tekanannya. 10. Imajeri kecap 7. 6. Jenis Imajeri : 1. 4. Rima atau unsur bunyi/sajak adalah unsur bunyi untuk menimbulkan kemerduan puisi unsur yang dapat memberikan efek terhadap makna nada dan suasana puisi tersebut. Imajeri dengar 3. Keberhasilan puisi dicapai dengan mengintensnsifkan pilihan kata yang tepat. Gaya Bahasa adalah : cara mengungkapkan pikiran melalui kata-kata. Benci Menyenangi sesuatu Berontak pada sesuatu. Imajeri rasa 4. tetapi secara konotatif tidak sama. Kata-kata konkret adalah : kata-kata yang jika dilihat secara denotatif sama. Imajeri atau daya bayang ialah :suatu kata atau kelompok kata yang digunakan untuk menggunakan kembali kesan-kesan panca indera dalam jiwa kita. 9. Imajeri pandang 2. mempercepat-melambat temponya. Contoh amanat : Mengharapkan pembaca marah. 8.

Kedengarannya akrab.Semoga dengan memahami 10 unsur intrinsik pada puisi diatas Anda dapat membuat puisi yang lebih bermakna dan lebih bugus lagi dari sebelumnya. Sumber: http://id. Kau dapat mendengar mereka Menarik galah anak tangga Saat mereka mendekat Memanggilmu: Paruh dan telinga mungil Dalam celah batang kayu.sebagaimana biasa. Wahyu Tersembunyi dalam rongga batang Pohon willow.com/humanities/linguistics/2242935-puisi/#ixzz1smIyrLeC . Hingga saat. mereka Kukukkan namamu Melintasi lading-ladang. Cuping telinga dan pangkal tenggorok Dari tempat-tempat berlumut.shvoong.

君 と 僕 握 り しめた 二つ の 手 の 中 で 産まれた 光 今、はなとう 消える ことない きみ の 明かし。。。 じゅう な その 両手で 。。。 ここ から また はじめよう。。。 君 と 僕 握 り 締めた 二つ の 手 の 中 で 産まれた 光 今、はなとう 君 と 僕 握 り 締めた 二つ の 手 の 中 で 消える 事ない 君 の 証 自由 な その 両手で 。。。 ここ から また 始めよう。。。 Apakah mengencangkan pegangan dari Anda dan saya Di tangan dua Cahaya lahir Sekarang. Anda Hanato .

. . Jadilah yang pertama untuk mulai lagi dari sini. . .Apakah mengencangkan pegangan dari Anda dan saya Di tangan dua Kesaksian bahwa Anda tidak hilang Bahwa dengan kedua tangan. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful