PEMERIKSAAN IVA

(INSPEKSI VISUAL DENGAN APLIKASI ASAM ASETAT)

dr. Shanty Olivia F.J

Tujuan sesi
• Memahami prinsip pemeriksaan IVA

• Mampu melakukan penapisan klien
• Mengetahui kapan IVA dilakukan • Memahami langkah-langkah melakukan IVA

Prinsip pemeriksaan IVA Asam asetat 3-5% Epitel serviks abnormal Perubahan osmotik Ekstrasel hipertonik Membran kolaps DNA  Cahaya Lesi putih .

SIAPA YANG HARUS MENJALANI TES ? • Semua perempuan usia 30-50 tahun dan telah berhubungan seksual Kanker serviks menempati angka tertinggi diantara wanita berusia antara 40 dan 50 tahun  Lesi prakanker 10-20 tahun lebih awal .

termasuk saat menstruasi.KAPAN HARUS MENJALANI TES IVA ? • kapan saja dalam siklus menstruasi. • kunjungan ulang untuk tes IVA setiap 5 tahun . saat asuhan nifas atau pasca keguguran.

antara lain: Riwayat menstruasi Pola pendarahan (mis. pasca coitus atau mens tak teratur) Paritas Usia pertama kali berhubungan seksual Penggunaan alat kontrasepsi • • • • • .PENILAIAN KLIEN Tanyakan riwayat singkat kesehatan reproduksinya..

Sarana IVA Meja periksa Sumber cahaya (lampu sorot/senter) spekulum Wadah alat .

Bahan-bahan IVA • Kapas lidi besar • Sarung tangan periksa yang baru atau sarung tangan • • • • bedah yang telah di DTT Spatula dari kayu dan/atau kondom Larutkan cairan asam asetat (3–5%) (cuka putih dapat digunakan) Larutan klorin 0.5% untuk dekontaminasi peralatan dan sarung tangan Formulir catatan untuk mencatat temuan .

Cara membuat asam asetat .

Prosedur inti pemeriksaan IVA • Menampakkan serviks • Menentukan apakah ada kanker serviks atau tidak • Menentukan apakah ada kelainan lain pada serviks • Mengenali sambungan skuamokolumnar (SSK) • Membasahi serviks dengan asam asetat • Mengenali adanya epitel putih .

Buang sampah dengan benar (kassa.Pencegahan Infeksi pada Prosedur IVA  Cuci tangan dengan sabun dan air ( sbl dan ssd) Klien diminta membersihkan genitalnya sbl VT Gunakan peralatan dan sarung tangan DTT (atau steril). Dekontaminasi peralatan stl digunakan. . sarung tangan periksa yang masih baru dapat digunakan. Sebagai alternatif. sarung tangan sekali pakai). kapas.

Langkah-langkah IVA • Periksa alat kelamin luar • Masukkan spekulumtampakkan portio • gunakan kapas swab untuk membersihkan cairan yang keluar. dan area sekitarnya • basahkan kapas lidi ke dalam larutan asam asetat kemudian oleskan pada mulut rahim . darah atau mukosa serviks • identifikasi lubang mulut rahim. SSK.

5% selama 10 menit . dan letakkan spekulum dalam larutan klorin 0. tunggu minimal 1 menit agar dapat diserap dan sampai muncul reaksi acetowhite Pengolesan dengan asam asetat dapat diulang jika hasil pemeriksaan meragukan • Setelah selesai. lepaskan spekulum secara hati-hati.Langkah-langkah IVA • Setelah dioleskan dengan larutan asam asetat.

biasanya dekat SSK Hasil Tes-negatif Permukaan polos dan halus. berwarna merah jambu. kista Naboti Kanker Masa mirip kembang kol atau ulkus . gambaran servisitis.Hasil Pemeriksaan KLASIFIKASI IVA Hasil Tes-positif TEMUAN KLINIS Plak putih yang tebal atau lesi putih. ektropion. polip. peradangan.

Batasan Klinis Batasan klinis Lesi putih lesi Putih  Daerah putih dengan batas jelas. warna putih padat dan opak. lokasi di daerah transformasi dekat dengan atau bersinggungan dengan SSK adalah tanda diagnosis Lesi Putih (IVA positif) Lesi Putih sangat mungkin suatu lesi Prakanker  .

Lesi putih yang tidak signifikan Garis putih dekat os (endoserviks) Jauh dari SSK Putih pucat. batas tidak tegas Larik putih Bintik putih pucat pada os (endoserviksl) Positif .

tidak perlu persiapan klien .Keunggulan tes IVA • Akurasi tes IVA pada beberapa penelitian terbukti cukup • • • • • • baik Sensitivitas setara dengan tes Pap untuk mendeteksi lesi derajat tinggi Pelatihan IVA untuk tenaga medis lebih cepat dan sederhana dibandingkan sitoteknisi Hasil pemeriksaan dapat segera diketahui Murah dan sederhana Dapat dikerjakan pada fasilitas kesehatan dg sumber daya terbatas Dapat dikerjakan kapan saja.

Keterbatasan tes IVA • Spesifisitas lebih rendah dari tes Pap (positif palsu lebih tinggi) • Terapi akan cenderung berlebihan pada kondisi dimana dilakukan skrining dan terapi sekaligus • Kemampuan yang amat terbatas untuk mendeteksi lesi pada endoserviks .

Kesimpulan • IVA merupakan salah satu cara deteksi dini kanker leher rahim yang sederhana dan cukup efektif dan dapat digunakan dalam program pencegahan kanker leher rahim pada sumber daya yang terbatas. .

Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful