P. 1
Ciri Ciri Protein

Ciri Ciri Protein

|Views: 1,338|Likes:
Published by Elti FebiLani

More info:

Published by: Elti FebiLani on Apr 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Protein adalah salah satu bio-makromolekul yang penting perananya dalam

makhluk hidup. Fungsi dari protein itu sendiri secara garis besar dapat dibagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu sebagai bahan struktural dan sebagai mesin yang bekerja pada tingkat molekular. Beberapa protein struktural, fibrous protein, berfungsi sebagai pelindung, sebagai contoh a dan b-keratin yang terdapat pada kulit, rambut, dan kuku. Sedangkan protein struktural lain ada juga yang berfungsi sebagai perekat, seperti kolagen. Semua jenis protein terdiri dari rangkaian dan kombinasi dari 20 asam amino. Setiap jenis protein mempunyai jumlah dan urutan asam amino yang khas. Di dalam sel, protein terdapat baik pada membran plasma maupun membran internal yang menyusun organel sel seperti mitokondria, retikulum endoplasma, nukleus dan badan golgi dengan fungsi yang berbeda-beda tergantung pada tempatnya. Protein-protein yang terlibat dalam reaksi biokimia sebagian besar berupa enzim banyak terdapat di dalam sitoplasma dan sebagian terdapat pada kompartemen dari organel sel. Protein merupakan kelompok biomakromolekul yang sangat heterogen. Ketika berada di luar makhluk hidup atau sel, protein sangat tidak stabil. Protein merupakan komponen utama bagi semua benda hidup termasuk mikroorganisme, hewan dan tumbuhan. Protein merupakan rantaian gabungan 22 jenis asam amino. Protein ini memainkan berbagai peranan dalam benda hidup dan bertanggungjawab untuk fungsi dan ciri-ciri benda hidup. Keistimewaan lain dari protein ini adalah strukturnya yang mengandung N (15,30-18%), C (52,40%), H (6,90-7,30%), O (21-23,50%), S (0,8-2%), disamping C, H, O (seperti juga karbohidrat dan lemak), dan S kadang-kadang P, Fe dan Cu (sebagai senyawa kompleks dengan protein). Dengan demikian maka salah satu cara terpenting yang cukup spesifik untuk menentukan jumlah protein secara kuantitatif adalah dengan penentuan kandungan N yang ada dalam bahan makanan atau bahan lainnya.

dapat dirumuskan beberapa masalah. yaitu: 1.Mengetahui pentingnya protein seperti yang telah disebut di atas. Apa ciri-ciri protein? 1.3 Tujuan Tujuan dari penulisan paper ini adalah agar mahasiswa khususnya mahasiswa FKH Udayana mengetahui ciri-ciri protein.4 Manfaat Manfaat dari penulisan paper ini adalah agar mahasiswa khususnya mahasiswa FKH Udayana mengetahui ciri-ciri protein.2 Rumusan Masalah Dari latarbelakang di atas. . 1. 1. maka penting untuk kita mengetahui ciri-ciri protein agar dapat membedakan protein dengan zat lainnya.

1997) 4. asam amino tersebut berikatan secara kovalen satu dengan yang lainnya dalam variasi urutan yang bermacammacam membentuk suatu rantai polipeptida. Berat molekulnya besar. 3. antara lain. 5.S.BAB II PEMBAHASAN 2. 7. Umumnya terdiri dari 20 macam asam amino. dan pelarut organik. hingga mencapai ribuan bahkan jutaan sehingga merupakan suatu makromolekul.1. 6. Susunan kimia yang khas Setiap protein individual merupakan senyawa murni 2. perubahan-perubahan kecil dalam urutan asam amino dari protein tertentu (Page. . D. Ada ikatan kimia lainnya Ikatan kimia lainnya mengakibatkan terbentuknya lengkungan-lengkungan rantai polipeptida menjadi struktur tiga dimensi protein. sebagai contohnya yaitu ikatan hidrogen dan ikatan ion. Akan tetapi.. Karena molekulnya yang besar maka protein mudah sekali mengalami perubahan fisik ataupun aktivitas biologisnya. Urutan asam amino yang khas Urutan asam amino dari protein tertentu adalah terinci secara genetik. 2.1 Tiap jenis protein ditandai ciri-cirinya oleh: 1.1 Ciri-ciri Umum Protein Protein diperkenalkan sebagai molekul makro pemberi keterangan. pH. Bobot molekular yang khas Semua molekul dalam suatu contoh tertentu dari protein murni mempunyai bobot molekular yang sama. karena urutan asam amino dari protein tertentu mencerminkan keterangan genetik yang terkandung dalam urutan basa dari bagian yang bersangkutan dalam DNA yang mengarahkan biosintesis protein.radiasi. Struktur tidak stabil terhadap beberapa faktor. temperatur.

fibrin. g) Protein Cadangan Protein cadangan atau protein simpanan adalah protein yang disimpan dan dicadangan untuk beberapa proses metabolisme. Yang termasuk golongan ini adalah miosin dan aktin. karena hanya bekerja pada substrat tertentu. (3) Polinukleotidase yang mengkatalisa hidrolisa polinukleotida. dan keratin.Klasifikasi Protein 1) Berdasarkan Fungsi Biologisnya a) Protein Enzim Golongan protein ini berperan pada biokatalisator dan pada umumnya mempunyai bentuk globular. b) Protein Pengangkut Protein pengangkut mempunyai kemampuan membawa ion atau molekul tertentu dari satu organ ke organ lain melalui aliran darah. (2) Pepsin yang mengkatalisa pemutusan ikatan peptida. Yang termasuk golongan ini antara lain: (1) Peroksidase yang mengkatalase peruraian hydrogen peroksida. c) Protein Struktural Peranan protein struktural adalah sebagai pembentuk struktural sel jaringan dan memberi kekuatan pada jaringan. melindungi organisme dengan cara melawan serangan zat asing yang masuk dalam tubuh. Yang termasuk golongan ini antara lain: (1) Hemoglobin pengangkut oksigen. d) Protein Hormon Adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin membantu mengatur aktifitas metabolisme didalam tubuh. e) Protein Pelindung Protein pada umumnya terdapat pada darah. . f) Protein Kontraktil Golongan ini berperan dalam proses gerak. memberi kemampuan pada sel untuk berkontraksi atau mengubah bentuk. Protein enzim ini mempunyai sifat yang khas. Yang termasuk golongan ini adalah elastin. (2) Lipoprotein pengangkut lipid.

dan prolamin. Zat lain yang bukan protein disebut radikal protestik. dan daging. dan basa jika dibandingkan dengan protein fibriler. dapat kembali pada keadaan semula. Protein ini larut dalam larutan garam dan asam encer. 4) Berdasarkan Asam Amino Penyusunnya a) Protein yang tersusun oleh asam amino esensial . Kegunaan protein ini terutama hanya untuk membentuk struktur bahan dan jaringan. keratin pada rambut. oleh karena itu pada hidrolisisnya hanya diperoleh asam-asam amino penyusunnya saja. miosin pada otot.2) Berdasarkan Struktur Susunan Molekul a) Protein Fibriler/Skleroprotein Protein ini berbentuk serabut. basa. asam. tidak membentuk kristal dan bila rantai ditarik memanjang. Berat molekulnya yang besar belum dapat ditentukan dengan pasti dan sukar dimurnikan. Contoh protein ini antara lain. telur. albumin. yaitu susunan molekulnya berubah yang diikuti dengan perubahan sifat fisik dan fisiologiknya seperti yang dialami oleh enzim dan hormon (Winarno. pelarut asam. juga lebih mudah berubah dibawah pengaruh suhu. Susunan molekulnya terdiri dari rantai molekul yang panjang sejajar dengan rantai utama. Yang termasuk dalam protein ini adalah: (1) Phosprotein dengan radikal prostetik asam phostat. baik larutan garam. dan fibrin pada gumpalan darah (Winarno. Contoh protein fibriler adalah kolagen yang terdapat pada tulang rawan. (2) Nukleoprotein dengan radikal prostetik asam nukleat. ataupun alkohol. b) Protein Globuler/Sferoprotein Protein ini berbentuk bola. histon. 2004). banyak terdapat pada bahan pangan seperti susu. konsentrasi garam. (3) Mukoprotein dengan radikal prostetik karbohidrat. b) Protein Majemuk Protein ini tersusun oleh protein sederhana dan zat lain yang bukan protein. 2004). Protein ini mudah terdenaurasi. globulin. tidak larut dalam pelarut-pelarut encer. 3) Berdasarkan Komponen Penyusunan a) Protein Sederhana Protein sederhana tersusun oleh asam amino saja.

glutamat. kedelai. aspartat. ikan. sistein (cys). Yang termasuk dalam protein ini adalah alanin. Dapat dibedakan sebagai protein turunan primer (protean. ayam. telur. 2004). tetapi tubuh tidak dapat mensintesanya sendiri sehingga harus didapat atau diperoleh dari protein makanan. gandum. 2005). Ada 10 jenis asam esensial yaitu isoleusin (ile). leusin (leu).tirosina (tyr). 6) Berdasarkan Tingkat Degradasi a) Protein alami adalah protein dalam keadaan seperti protein dalam sel. dan susu. pepton. metaprotein) dan protein turunan sekunder (proteosa. valin (val). 1990). metionin (met). dan peptida) (Winarno. 5) Berdasarkan Sumbernya a) Protein Hewani Yaitu protein dalam bahan makanan yang berasal dari hewan. b) Protein Nabati Yaitu protein yang berasal dari bahan makanan tumbuhan. kacang panjang. .seperti protein daging. dan sayuran (Safro. glutamine (Tejasari. fenilalanina (phe). b) Protein yang tersusun oleh asam amino non esensial Asam amino non esensial adalah asam amino yang bibutuhkan oleh tubuh dan tubuh dapat mensintesa sendiri melalui reaksi aminasi reduktif asam keton atau melaui transaminasi. lisin (lys).Asam amino esensial adalah asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. b) Turunan protein yang merupakan hasil degradasi protein pada tingkat permulaan denaturasi. seperti protein jagung. triptifan (tryp). dan treonina (tre).

. Berdasarkan tingkat degradasi protein dibagi atas Protein alami adalah protein dalam keadaan seperti protein dalam sel dan Turunan protein yang merupakan hasil degradasi protein pada tingkat permulaan denaturasi. Urutan asam amino yang khas. Fungsinya sebagai bahan struktural dan sebagai mesin yang bekerja pada tingkat molekular. protein pengangkut. protein cadangan. protein struktural. Ciri – ciri protein secara umum adalah Susunan kimia yang khas. Berdasarkan asam amino penyusunnya dibagi menjadi Protein yang tersusun oleh asam amino esensial dan Protein yang tersusun oleh asam amino non esensial. Berat molekulnya besar. protein dibagi atas protein enzim. protein hormon. protein pelindung. Berdasarkan fungsi biologinya. Struktur tidak stabil terhadap beberapa factor. Berdasarkan komponen penyusunan terdiri dari protein sederhana dan protein majemuk. Berdasarkan struktur susunan molekul terdiri dari protein fibriler/skleroprotei dan protein globuler/sferoprotein. Berdasarkan sumbernya protein terbagi atas protein nabati dan protein hewani. protein kontraktil. Bobot molekular yang khas. Ada ikatan kimia lainnya. Umumnya terdiri dari 20 macam asam amino.Kesimpulan Protein adalah salah satu bio-makromolekul yang penting perananya dalam makhluk hidup.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->