1.

Sebutkan dan jelaskan peran organisasi pada kode etik profesi pada bidang IT Organisasi memiliki suatu peran yang cukup berpengaruh dalam bidang profesi misalnya : a. Membina, mengawasi organisasi profesi itu sendiri atau kelompok usaha b. Membina kerja sama dengan pemerintah, masyarakat, profesi lain antar anggota c. Membina kerja sama dengan organisasi profesi sejenis dengan d. Negara lain / internasional e. Membina, mengupayakan dan mengawasi kesejahteraan anggota. Dengan demikian organisasi tersebut bias jadi sebuah standarisasi yang harus di penuhi dan di terpenuhi oleh suatu setiap anggota agar tercapainya peningkatan mutu dalam IT secara global Sedangkan kode etik adalah suatu aturan atau norma yang dapat menunjukan mana yang benar, baik dan mana yang salah. Dengan tujuan agar dapat berlaku professional dalam melayani konsumen atau masyarakat Maka dapat di sumpulkan bahwa peranan organisasi profesi dalam kode etik adalah sebagai standarisasi yang menaungi peningkatan mutu bagi suatu kelompok usaha IT, di mana aturanaturan dan kode etik yang telah di tetapkan oleh suatu organisasi tersebut bersifat untuk semua kelompok usaha yang di naunginya dan wajib di patuhi oleh setiap anggota dalam kelompok usaha tersebut sesuai dengan jabatan yang di milikinya demi kemajuan kelompok usaha dan kemajuan IT dalam lingkup organisasi tertentu. Contoh : Apkomindo, (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia), APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), IPKIN (Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia) 2. Kode etik profesi TI Sistem analis: a) Tanggungjawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program komputer saja, tetapi pada sistem secara keseluruhan. b) Pengetahuan analis sistem harus luas, tidak hanya pada teknologi komputer, tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya. c) Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan program terbatas pada pemecahan masalah secara garis besar. d) Pekerjaan analis sistem melibatkan hubungan banyak orang, tidak terbatas pada sesama analis sistem,programer tetapi juga pemakai sistem dan manajer. Programmer a. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware. b. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja. c. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat. d. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin. e. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin. f. Etika profesi yang berlaku bagi programmer di indonesia. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools. g. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin. h. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.

m.i. Tidak boleh mempermalukan profesinya. . o. k. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain. n. j. l.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful