KEKUATAN

Merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

Dalam organisasi terdapat 5 sumber kekuatan tipikal :

Legitimasi : kekuatan yang berasal dari posisi manajemen formal dalam sebuah organisasi dan otoritas yang diberikan padanya

Penghargaan : kekuatan yang dihasilkan dari otoritas untuk
menghargai orang lain

Koersif : Kekuatan yang berasal dari otoritas untuk menghukum atau
merekomendasi hukuman

Keahlian : Kekuatan yang dihasilkan dari pengetahuan khusus atau
keterampilan mengenai tugas yang dikerjakan bawahan

sifat kemepimpinan . dan ketegasan dalam mengambil sikap • Kepribadian .• Referensi : kekuatan yang dihasilkan dari karakteristik yang memulai terlebih dahulu untuk mengidentifikasi. punya energi dan mampu melakukan aktivitas Latar belakang sosial . punya etika yang baik . harus punya kreatifitas tinggi . menghormati dan mengagumi bawahan hingga mereka berhasrat untuk menyamai pemimpinnya • terkadang berasal dari posisi didasarkan karakteristik pribadi ( Kekuatan posisi misalnya kekuatan manajer untuk mengubah perilaku bawahan ) KEPEMIMPINAN Kemampuan mempengaruhi orang yang mengarah kepada pencapaian tujuan organisasi KARAKTERISTIK PRIADI PEMIMPIN : • • • Karaktersitik fisik . dan punya self confidence yang tinggi . punya mobilitas tinggi Intelegensi . punya pengetahuan luas .

. Sehingga tipikal seperti itu otomatis akan memunculkan kekuatan.JENIS JENIS PEMIMPIN : • Pemimpin otokratik : pemimpin yang cenderung untuk mesentralisasikan otoritas dan mengandalkan kekuatan legitimasi. penghargaan dan koersif untuk mengatur bawahan • Pemimpin Demokratik : pemimpin yang mendelegasikan otoritas kepada orang lain. mendorong partisipasi dan mengandalkan kekuatan keahlian dan referensi untuk mengatur bawahan Pendekatan perilaku. Selain itu dia harus kreatif jika harus menghadapi segala masalah yang mungkin terjadi dalam sebuah tubuh organisasi yang dibentuknya. gaya otokratik dan demokratik menyatakan bahwa perilaku pemimpin lebih menentukan efektifitas kepemimpinan dari pada ciri kepribadian Seorang pemimpin dalam organisasi haruslah seseorang yang memiliki visi kedepan dalam menjalankan organisasi tersebut.

Dalam posisinya seorang pemimpin organisasi harus memiliki kekuatan yang didalamnya adalah kemampuan untuk memecahkan masalah dengan rasional. dan menjadi stabilisator organisasi itu sendiri TANGGAPAN Menurut saya kemampuan seseorang untuk memerintah suatu organisasi memang harus disertai dengan kemampuan untuk memimpin dan punya semacam power untuk menggerakkan organisasi tersebut. mengapa demikian karena menurut saya criteria tersebut memang merupakan unsure yang sangat penting dalam kegiatan kepemimpinan suatu organisasi. dapat membuat suatu organisasi itu kuat dalam strukturnya. sifat kepemimpinan seorang pemimpin dibutuhkan sebagai driver ataupun stabilisator dalam organisasi sehingga tujuan organisasi bisa tercapai tanpa banyak terjadi yang namanya peyimpangan – penyimpangan tujuan. Jika suatu organisasi tidak punya pemimpin dengan tipikal seperti itu maka organisasi tersebut tidak akan punya arah yang jelas dalam menggapai tujuan organisasi. .

KEKUATAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI .

WAHYU SULISTYONO 105030500111042 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful