Dampak Globalisasi dalam Pendidikan di Indonesia

Filed under: Uncategorized — 10 Comments March 20, 2008 Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi dewasa ini telah banyak mengubah budaya dan peradaban bangsa Indonesia dengan segala dampak positip dan negatifnya. Kalo kita perhatikan pada tahun 1991 : 1. Masih banyak gedung bioskop baik di kota maupun dipelosok desa dan banyak peminatnya, serta banyak orang hajatan yang memanfaatkan hiburan baik layar tancap maupun video, 2. Wartel masih sangat laku dimana-mana sampai banyak sekali orang yang berminat buka wartel dan berebut yang membuat telkom jadi bingung serta membuat suatu peraturan yang dijadikan syarat untuk mendirikan wartel, 3. Telepon kabel/rumah banyak sekali peminatnya dan telkom kerepotan untuk melayani masyarakat 4. Di kantor-kantor jarang ada komputer, karena komputer masih menjadi barang yang mahal 5. Di Perguruan Tinggi dan sekolah, belajar dengan menggunakan OHP sudah dianggap kere Coba bandingkan dengan apa yang terjadi sekarang (tahun 2008), tentu sebaliknya. Teknologi berkembang sangat pesat, pemerintah juga jadi kerepotan dan akhirnya mengubah kurikulum pendidikan di Indonesia disesuaikan dengan tuntutan era globalisasi. pertanyaannya adalah: BAGAIMANA MODEL SEKOLAH MASA DEPAN? kalau kita perhatikan di era globalisasi yang dibutuhkan adalah bagaimana diri kita dapat diterima keberadaannya di belahan dunia manapun, dengan bekal sertifikat Nasional apakah cukup tentunya untuk menghadapi era globalisasi kita membutuhkan sertifikasi internasional sebagai pengakuan atas eksistensi kita di level internasional, sehingga kita dapat berselancar ke negara manapun dengan sertifikat internasional yang kita miliki. mungkin ke depan, peserta didik lebih memilih Ujian Internasional yang Ijazahnya dapat dibanggakan dan dapat digunakan untuk melanjutkan studi ke luar negerti dan mendapat pengakuan secara internasional. masalahnya adalah 1. Apakah sekolah siap menyelenggarakan pendidikan bertaraf Internasional untuk mendapat Ijazah Internasional 2. Apakah Guru sudah kompeten dalam menyelenggarakan pendidikan Bagaimana kalau tidak siap?

Globalisasi seperti gelombang yang akan menerjang, tidak ada kompromi, kalo kita tidak siap maka kita akan diterjang, kalo kita tidak mampu maka kita akan menjadi orang tak berguna dan kita hanya akan jadi penonton saja. Apa yang akan terjadi? 1. Desakan dari orang tua yang menuntut sekolah menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional 2. Desakan dari siswa untuk bisa ikut ujian sertifikasi internasional Bagaimana jika sekolah tidak mampu memenuhi harapan itu? sekolah akan ditinggalkan oleh siswa, dan tidak ada lagi yang mau sekolah di sekolah konvensional Truz, apa trend? maka akan bermunculan 1. Home schooling, yang melayani siswa memenuhi harapan siswa dan orang tua karena tuntutan global 2. Virtual School dan Virtual University Bagaimana mempertahankan eksistensi sekolah? agar sekolah tetap eksis, maka sekolah harus: 1. Meningkatkan mutu SDM terutama Guru dalam penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Asing lainnya 2. Peningkatan Mutu Guru dalam penguasaan teknologi Informasi dan Komunikasi 3. Peningkatan Mutu Managemen sekolah 4. Peningkatan Mutu sarana dan Prasarana 5. Sertifikasi Internasional untuk guru demikianlah, semoga kita dapat mengarungi arus derasnya gelombang globalisasi dan kita tidak tenggelam dalam gelombang.
http://supanto.wordpress.com

DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA

MAKALAH

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Bahasa Indonesia Keilmuan yang dibina oleh Bapak Drs. Sunoto M. Pd. OLEH FINA FAIZAH 108231410612

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS SASTRA JURUSAN SASTRA ARAB NOVEMBER 2009 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia

2 Rumusan Masalah 1. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. 2005). Jamli. 1. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. Ada dua isu kritis yang perlu kita sikapi sehubungan dengan perspektif globalisasi dalam kebijakan pendidikan di Indonesia yaitu: siapkah dunia pendidikan Indonesia menghadapi globalisasi?dan bagaimanakah cara penyesuian pendidikan Indonesia di era globalisasi sekarang ini?. yaitu dimensi ruang dan waktu.(Edison A. semoga kita dapat mengarungi derasnya gelombang globalisasi dan kita tidak tenggelam dalam gelombang itu. dan terutama pada bidang pendidikan. Bagi Penulis Disusun untuk memenuhi tugas yang diberikan dosen dalam mata kuliah Bahasa Indonesia Keilmuan. Bagaimana perkembangan globalisasi pada saat ini?. 1. kita harus bisa menjaga eksistensi sekolah. teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Demikianlah. politik.3 Tujuan Penulisan 1. Bagaimana cara penyesuaian pendidikan Indonesia di era globalisasi sekarang ini?. Dewasa ini. Oleh sebab itu untuk melawan globalisasi terutama dalam pendidikan. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. 4. terutama dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu globalisasi tidak dapat dihindari kehadirannya. Seperti apa pendidikan di Indonesia saat ini?. ekonomi. 3. Apa dampak globalisasi dalam dunia pendidikan?. 2. . Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan negatif. pengaruh globalisasi meliputi segala aspek kehidupan terutama pada masalah pendidikan di Indonesia.

. Globalisasi sebagai internasionalisasi Dengan pemahaman ini.. Kelima kategori definisi tersebut berkaitan satu sama lain dan kadangkala saling tumpang-tindih. some of which are technological (faster and cheaper transportation and communication). namun masing-masing mengandung unsur yang khas. 1.2. Robertson (1992:8) misalnya. Semakin besar volume perdagangan dan ." P. and some of which are economic (mature firms seeking growth outside their national boundaries). Bagi Pembaca Makalah ini dimaksudkan untuk membahas dampak globalisasi terhadap dunia pendidikan di Indonesia..1 Globalisasi Globalisasi telah menjadi sebuah kata yang memiliki makna tersendiri yang seringkali kita baca dan dengar. globalisasi dipandang sekedar `sebuah kata sifat (adjective) untuk menggambarkan hubungan antar-batas dari berbagai negara'. Kotter (1995:42) mendeskripsikan globalisasi sebagai. some of which are political (no major was since 1945). BAB II PEMBAHASAN 2. merumuskan globalisasi sebagai: ".A. the compression of the world and the intensification of consciousness of the world as a whole. ". dalam tulisan ini kita cenderung mengutip pendapat J. R. la menggambarkan pertumbuhan dalam pertukaran dan interdependensi internasional.. Scholte (2002:15-17) yang menyimpulkan bahwa setidaknya ada lima kategori pengertian globalisasi yang umum ditemukan dalam literatur. Banyak pengguna istilah globalisasi memahaminya berbeda dari makna yang sesungguhnya.the product of many forces." Tetapi. Realitas semacam ini bisa diterima mengingat tidak ada definisi yang tunggal terhadap globalisasi.

Globalisasi sebagai westernisasi atau modernisasi (lebih dalam bentuk yang Americanised) Globalisasi dalam konteks ini dipahami sebagai sebuah dinamika. televisi. “globalisasi” merujuk pada sebuah proses penghapusan hambatan-hambatan yang dibuat oleh pemerintah terhadap mobilitas antar negara untuk menciptakan sebuah ekonomi dunia yang terbuka dan tanpa-batas. industrialisme.) disebarkan ke seluruh penjuru dunia. Dalam konteks ini. rasionalisme. Globalisasi sebagai universalisasi Dalam konsep ini. internet. 4.investasi modal. kata global digunakan dengan pemahaman bahwa proses mendunia dan globalisasi merupakan proses penyebaran berbagai objek dan pengalaman kepada semua orang ke seluruh penjuru dunia. jarak teritorial. dsb. 3. dan batas-batas teritorial. dll. 2. yang dalam prosesnya cenderung merusak budaya setempat yang telah mapan serta merampas hak self-determination rakyat setempat. maka ekonomi antar-negara semakin terintegrasi menuju ekonomi global di mana `ekonomi nasional yang distingtif dilesap dan diartikulasikan kembali ke dalam suatu sistem melalui proses dan kesepakatan internasional'. Contoh klasik dari konsep ini adalah penyebaran teknologi komputer. globalisasi juga dipahami sebagai sebuah proses (atau serangkaian proses) yang melahirkan sebuah transformasi dalam spatial organisation dari hubungan sosial dan transaksi-ditinjau dari . Mereka yang berpendapat pentingnya menghapus hambatan-hambatan perdagangan dan kontrol modal biasanya berlindung di balik mantel globalisasi. 5. Globalisasi sebagai penghapusan batas-batas teritorial (atau sebagai persebaran suprateritorialitas) Globalisasi mendorong rekonfigurasi geografis. birokratisme. sehingga ruang-sosial tidak lagi semata dipetakan dengan kawasan teritorial. di mana struktur-struktur sosial modernitas (kapitalisme. Globalisasi sebagai liberalisasi Dalam pengertian ini.

mulai longgarnya kekuatan kontrol pendidikan oleh negara. dan PP 19 tahun 2005 tentang . intensitas. informasi. Kedua. UU Sisidiknas. Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengaruh perkembangan globalisasi. komunikasi. Tuntutan untuk berkompetisi dan tekanan institusi global. Paling tidak. menimbulkan dampak negatif yang tidak sedikit jumlahnya bagi masyarakat. dunia pendidikan akan menjadi objek komoditas dan komersil seiring dengan kuatnya hembusan paham neoliberalisme yang melanda dunia. ada tiga dampak negatif yang akan terjadi dalam dunia pendidikan kita. Dengan demikian. di mana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat. Globalisasi bisa dianggap sebagai penyebaran dan intensifikasi dari hubungan ekonomi. baik akademik maupun non-akademik. karena terbuka peluang lembaga pendidikan dan tenaga pendidik dari mancanegara masuk ke Indonesia. transportasi. Globalisasi mampu memaksa liberalisasi berbagai sektor yang dulunya non-komersial menjadi komoditas dalam pasaar yang baru. sosial. Tidak heran apabila sekolah masih membebani orang tua murid dengan sejumlah anggaran berlabel uang komite atau uang sumbangan pengembangan institusi meskipun pemerintah sudah menyediakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). seperti IMF dan World Bank. kecepatan dan dampaknya yang memutar mobilitas antar-benua atau antar-regional serta jaringan aktivitas. kemajuan teknologi. Lahirnya UUD 1945 yang telah diamandemenkan. Ketidaksiapan bangsa kita dalam mencetak SDM yang berkualitas dan bermoral yang dipersiapkan untuk terlibat dan berkiprah dalam kancah globalisasi. Pertama. Era pasar bebas juga merupakan tantangan bagi dunia pendidikan Indonesia. mau atau tidak.segi ekstensitas. Paradigma dalam dunia komersial adalah usaha mencari pasar baru dan memperluas bentuk-bentuk usaha secara terus-menerus. globalisasi hampir melingkupi semua hal yang berkaitan dengan ekonomi. politik. membuat dunia politik dan pembuat kebijakan harus berkompromi untuk melakukan perubahan. dll. dan memperbaiki manajemen pendidikan agar lebih produktif dan efisien serta memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan. dan kultural yang menembus sekat-sekat geografis ruang dan waktu. Untuk menghadapi pasar global maka kebijakan pendidikan nasional harus dapat meningkatkan mutu pendidikan.

Sistem pendidikan dikotomis semacam ini terbukti telah gagal melahirkan manusia yang sholeh yang berkepribadian sekaligus mampu menjawab tantangan perkembangan melalui penguasaan sains dan teknologi. jenjang.2 Keadaan Buruk Pendidikan di Indonesia 2. institusi agama. Hal ini dapat terlihat antara lain pada UU Sisdiknas No. sistem pendidikan yang berjalan di Indonesia saat ini adalah sistem pendidikan yang sekular-materialstik. kejurusan serta perguruan tinggi umum dikelola oleh Departemen Pendidikan Nasional. Pemanfaatan multimedia yang portable dan menarik sudah menjadi pemandangan yang biasa dalam praktik pembelajaran di dunia persekolahan kita. Akan tetapi. Terdapat kesan yang sangat kuat bahwa pengembangan ilmu-ilmu kehidupan (iptek) dilakukan oleh Depdiknas dan dipandang sebagai tidak berhubungan dengan agama. dan jenis pendidikan bagian kesatu (umum) pasal 15 yang berbunyi : Jenis pendidikan mencakup pendidikan umum. sekularisasi pendidikan tampak pada pendidikan agama melalui madrasah. 20 tahun 2003 Bab VI tentang jalur. telah membawa perubahan yang sangat revolusioner dalam dunia pendidikan yang tradisional. globalisasi akan mendorong delokasi dan perubahan teknologi dan orientasi pendidikan. dan pesantren yang dikelola oleh Departemen Agama. Pemanfaatan teknologi baru. dan khusus dari pasal ini tampak jelas adanya dikotomi pendidikan. Ketiga. sekolah menengah. Banyak lulusan pendidikan umum yang „buta agama‟ dan rapuh kepribadiannya. Di sinilah bahwa pendidikan menjadi agenda prioritas kebangsaan yang tidak bisa ditunda-tunda lagi untuk diperbaiki seoptimal mungkin. kagamaan. kejuruan.Standar Nasional Pendidikan (SNP) setidaknya telah membawa perubahan paradigma pendidikan dari coraksentralistis menjadi desentralistis. Pendidikan yang sekular-materialistik ini memang bisa melahirkan orang yang menguasai sains-teknologi melalui pendidikan umum yang diikutinya. pendidikan semacam itu terbukti gagal membentuk kepribadian peserta didik dan penguasaan ilmu agama. bukan menjadi landasan seluruh aspek. Sebaliknya.2. Secara kelembagaan. seperti computer dan internet. profesi. yaitu pendidikan agama dan pendidikan umum. sementara pendidikan umum melalui sekolah dasar. Pembentukan karakter siswa yang merupakan bagian terpenting dari proses pendidikan justru kurang tergarap secara serius. akademik.1 Paradigma Pendidikan Nasional yang Sekular-Materialistik Diakui atau tidak. advokasi. mereka . Agama ditempatkan sekadar salah satu aspek yang perannya sangat minimal. 2.

Mereka menganggap begitu mahalnya biaya untuk mengenyam pendidikan yang bermutu. tidak transparan. segala pungutan disodorkan kepada wali murid sesuai keputusan komite sekolah. Dengan perubahan status itu pemerintah secara mudah dapat melempar tanggung jawabnya atas pendidikan warganya kepada pemilik badan hukum yang sosoknya tidak jelas. sektor-sektor modern diisi orang-orang awam. Asumsinya. Akibatnya. 10/5/2005) menilai bahwa dengan privatisasi pendidikan berarti Pemerintah telah melegitimasi komersalialisasi pendidikan dengan menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke pasar. sector yang menyerap pendanaan besar seperti pendidikan menjadi korban. Kondisi ini akan lebih buruk dengan adanya RUU tentang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP). Hasilnya. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) sampai Perguruan Tinggi membuat masyarakat miskin memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas. setelah komite sekolah terbentuk.yang belajar di lingkungan pendidikan agama memang menguasai ilmu agama dan kepribadiannya pun bagus. Karena itu. Sedang yang mengerti agama membuat dunianya sendiri. Dengan begitu. 2. tetapi buta dari segi sains dan teknologi. nantinya sekolah memiliki otonomi untuk menentukan sendiri biaya . komite sekolah yang merupakan organ MBS selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha. Berubahnya status pendidikan dari milik publik ke bentuk Badan Hukum jelas memiliki konsekuensi ekonomis dan politis amat besar.2 Mahalnya Biaya Pendidikan Pendidikan bermutu itu mahal. dimana di Indonesia dimaknai sebagai upaya untuk melakukan mobilisasi dana. Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Dana pendidikan terpotong hingga tinggal 8 persen (Kompas. Utang luar negeri Indonesia sebesar 35-40 persen dari APBN setiap tahunnya merupakan faktor pendorong privatisasi pendidikan. Privatisasi atau semakin melemahnya peran negara dalam sektor pelayanan publik tak lepas dari tekanan utang dan kebijakan untuk memastikan pembayaran utang. Koordinator LSM Education network foa Justice (ENJ). itulah kalimat yang sering terlontar di kalangan masyarakat.2. Yanti Mukhtar (Republika. Karena komite sekolah adalah orang-orang dekat kepada sekolah. 10/5/2005). Namun dalam penggunaan dana. karena tidak mampu terjun ke sektor modern. Sehingga.

Di samping kualitas SDM yang rendah juga disebabkan di beberapa daerah di Indonesia masih kekurangan guru. pendidikan justru tidak bisa mencerdaskan bangsa. tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membayarnya?. SMP dan SMU maupun SMK untuk tahun 2004 dan 2005. SD. Kewajiban Pemerintahlah untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. untuk tingkat TK. Ia diperalat untuk mengeruk habis uang rakyat demi kepentingan pribadi maupun golongan per se. pendidikan kemudian menjadi perdagangan bebas (free trade). tujuan pendidikan menjadi bergeser. . Dari sisi keahlian pun sangat jauh jika dibandingkan dengan Negara lain.2. ternyata kualitas SDM Indonesia sangat jauh tertinggal. Jika Indonesia masih dibayang-bayangi pengusiran dan pemerkosaan tenaga kerja tak terdidik yang dikirim ke luar negeri. Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah. kenyataan Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab. bila sekolah selalu mengadakan drama tahun ajaran masuk sekolah dengan bentuk pendidikan diskriminatif sedemikian itu. Namun. berikut menjelaskan tentang kekurangan guru.penyelenggaraan pendidikan. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk „cuci tangan‟. Akan tetapi. banyak orang India mendapat posisi bergengsi di pasar Internasional. kurang gizi. dan ini perlu segera diantisipasi. Fandi achmad (Jawa Pos. sebuah Negara dengan segudang masalah (kemiskinan. pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan tidak membeda-bedakan kelas sosial. pendidikan yang rendah). Awalnya. akses rakyat yang kurang mampu untuk menikmati pendidikan berkualitas akan terbatasi dan masyarakat semakin terkotak-kotak berdasarkan status sosial. Jika dibandingkan dengan India. Tesis akhirnya. 2/6/2007) menjelaskan sebagai berikut. Pendidikan adalah untuk semua. 2. dan ini menjadi tugas utama dari lembaga pendidikan keguruan. India dapat menghasilkan kualitas SDM yang mencengangkan. antara kaya dan miskin.000 guru tambahan. kualitas kepribadian anak didik di Indonesia semakin memprihatinkan. Tabel 1.3 Kualitas SDM yang Rendah Akibat paradigma pendidikan nasional yang sekular-materialistik. Mencermati konteks pendidikan dalam praktik seperti itu. Akibatnya. Total kita masih membutuhkan sekitar 218. Sekolah tentu saja akan mematok biaya setinggi-tingginya untuk meningkatkan dan mempertahankan mutu.

080 260 1. kita bisa menyimpulkan.399 4.220 218.175 33.TK SD SMP SMU SMK Tabel 1.073 27.270 1.244 27.537 26.530 23.2.120 9.514 29.972 20.666 Dalam menghadapi era globalisasi.308 107.144 57. Tantangan pendidikan non Formal (Sumber Data: Direktorat Tenaga Kependidikan.461 68. Inilah salah satu tantangan dunia pendidikan kita . Tabel 2. 2004) 2. 2004) TOTAL 157.4 Penyesuaian Pendidikan Indonesia di Era Globalisasi Dari tulisan di atas. KEBUTUHAN Kekurangan guru untuk KEBUTUHAN PENSIUN KEBUTUHAN PENSIUN Tahun 2004 893 187 1. tetapi juga diperlukan sumber daya manusia yang mempunyai latar belakang pendidikan non formal (tabel 2). bahwa dalam berbagai takaran dan ukuran dunia pendidikan kita belum siap menghadapi globalisasi.618 11. Kita harus menyadari bahwa Indonesia masih dalam masa transisi dan memiliki potensi yang sangat besar untuk memainkan peran dalam globalisasi khususnya pada konteks regional.864 83.685 1.498 1.838 (Sumber Data: Direktorat Tenaga Kependidikan .045 185.303 12. pertama. kita tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia dengan latar belakang pendidikan formal yang baik. Belum siap tidak berarti bangsa kita akan hanyut begitu saja dalam arus global tersebut.340 dan 2005 2004 2005 63.918 6.707 1.543 62.

kemudian mereka membentuk jaringan yang lebih luas untuk membangun sinergi. di mana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat.yaitu menghasilkan SDM yang kompetitif dan tangguh. Yang dibutuhkan Indonesia sekarang ini adalah visioning. repositioning strategy. tahun 2020 bukan tidak mungkin Indonesia juga bisa bangkit kembali menjadi bangsa yang lebih bermartabat dan jaya sebagai pemenang dalam globalisasi. Tanpa itu semua. Namun dari uraian di atas. karena mendidik itu ternyata tidak mudah dan harus lintas sektoral. Kesadaran yang tumbuh bahwa keluarga memainkan peranan yang sangat penting dalam pendidikan anak akan membuat kita lebih hati-hati untuk tidak mudah melemparkan kesalahan dunia pendidikan nasional kepada otoritas dan sektor-sektor lain dalam masyarakat. kita tidak akan pernah beranjak dari transformasi yang terus berputar-putar. alternatif yang ditawarkan di sini adalah penguatan fungsi keluarga dalam pendidikan anak dengan penekanan pada pendidikan informal sebagai bagian dari pendidikan formal anak di sekolah. Semakin besar kuantitas individu dan keluarga yang menyadari urgensi peranan keluarga ini. Ketiga. Kedua. dan komitmen semua pihak serta kepemimpinan yang kuat untuk mencapai itu. kita optimis bahwa masih ada peluang. BAB III PENUTUP 3. Era pasar . tahapan-tahapan yang juga jelas. Dengan visi jelas. dan leadership. dunia pendidikan kita menghadapi banyak kendala dan tantangan. maka semakin cepat tumbuhnya kesadaran kompetitif di tengah-tengah bangsa kita sehingga mampu bersaing di atas gelombang globalisasi ini.1 Kesimpulan Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengaruh perkembangan globalisasi.

advokasi. mulai longgarnya kekuatan kontrol pendidikan oleh negara. kita tidak akan pernah beranjak dari transformasi yang terus berputar-putar. Hal ini dapat terlihat antara lain pada UU Sisdiknas No. Diakui atau tidak. dan memperbaiki manajemen pendidikan agar lebih produktif dan efisien serta memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan. Pertama. tahapan-tahapan yang juga jelas. profesi. Paling tidak. dan khusus dari pasal ini tampak jelas adanya dikotomi pendidikan. kejuruan. sistem pendidikan yang berjalan di Indonesia saat ini adalah sistem pendidikan yang sekular-materialstik. Tanpa itu semua. akademik. jenjang. Peningkatan mutu SDM bisa ditingkatkan melalui program pendidikan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu. dan jenis pendidikan bagian kesatu (umum) pasal 15 yang berbunyi : Jenis pendidikan mencakup pendidikan umum. globalisasi akan mendorong delokasi dan perubahan teknologi dan orientasi pendidikan. dunia pendidikan akan menjadi objek komoditas dan komersil seiring dengan kuatnya hembusan paham neoliberalisme yang melanda dunia. Untuk menghadapi pasar global maka kebijakan pendidikan nasional harus dapat meningkatkan mutu pendidikan. yaitu pendidikan agama dan pendidikan umum. Dengan visi jelas. tahun 2020 bukan tidak mungkin Indonesia juga bisa bangkit kembali menjadi bangsa yang lebih bermartabat dan jaya sebagai pemenang dalam globalisasi. . dan leadership. 3. baik akademik maupun non-akademik. 20 tahun 2003 Bab VI tentang jalur. dan komitmen semua pihak serta kepemimpinan yang kuat untuk mencapai itu. ada tiga dampak globalisasi yang akan terjadi dalam dunia pendidikan. kagamaan. karena terbuka peluang lembaga pendidikan dan tenaga pendidik dari mancanegara masuk ke Indonesia.2 Kritik dan Saran Penulis menyarankan kepada pemerintah untuk lebih meningkatkan mutu SDM yang berkualitas dan bermoral agar dapat lebih siap untuk menerima dampak positif maupun dampak negatif dari adanya globalisasi. Ketiga.bebas juga merupakan tantangan bagi dunia pendidikan Indonesia. repositioning strategy. Kedua. Cara penyesuaian pendidikan Indonesia di era globalisasi sekarang ini adalah visioning.

cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. http://edukasi. The New Rules How to Succeed in Today's Post-Corporate World. Kompas. Fasli. p. Achmad. No.blogspot. DAFTAR RUJUKAN Edison. A. (2000). hal. 15-17. 42. Korban Otonomi Pendidikan. Malang: FIP UNIVERSITAS NEGERIMALANG. Jawa Pos. 59 tahun V 1-31 Juli 2005. Globalization: A critical Introduction. Reformasi Pendidikan. 8.kompas. 10 Mei 2005. akan tetapi hal itu juga dapat berimbas pada pemerintah sendiri. R. New York: The Free Press. Kotter. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Dampak Globalisasi dalam Dunia Pendidikan di Indonesia. Jamli. diakses 12 Oktober 2009).com/ Globalisasi Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Jalal. karena dampak globalisasi tidak hanya merugikan warga negaranya. Privatisasi Pendidikan. Fandi. J. (1955). Scholte. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki. London: Palgrave. hal. . Republika. Dalam Konteks Otonomi Daer http://mozi-mozi-mozi-mozi. London: Sage Publications. 2005. A. Globalization: Social Theory and Global Culture. Yanti. 10 Mei 2005. Kewarganegaraan. Majalah Al waie. Mukhtar. 2 Juni 2007. P. Robertson (1992).com/read/xml/2009/07/27/(Online) (18212767/otonomi pendidikan belum membawa perbaikan.Hendaknya pemerintah juga lebih memperhatikan tentang dampak globalisasi. dkk.

atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya.Globalisasi atau penyejagatan adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batasbatas negara. bergantung. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. kata "globalisasi" diambil dari kata global. Daftar isi [sembunyikan]          1 Pengertian 2 Ciri globalisasi 3 Teori globalisasi 4 Reaksi masyarakat o 4. antar kelompok. perjalanan.2 Keburukan globalisasi ekonomi 6 Globalisasi kebudayaan o 6. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. . investasi. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. dan antar negara saling berinteraksi. yang maknanya ialah universal.1 Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan 7 Dampak globalisasi 8 Catatan kaki 9 Pranala luar [sunting] Pengertian Menurut asal katanya. atau proses sejarah. terkait. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. ekonomi dan budaya masyarakat. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu.2 Gerakan antiglobalisasi 5 Globalisasi perekonomian o 5.1 Gerakan pro-globalisasi o 4. dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara Dalam banyak hal.1 Kebaikan globalisasi ekonomi o 5. budaya populer.

bukan sekadar gabungan negara-negara. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. dunia global memiliki status ontologi sendiri. [sunting] Ciri globalisasi Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing. Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. televisi satelit. Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:      Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian . Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negaranegara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.Di sisi lain.  Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Dari sudut pandang ini. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. maupun migrasi. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Pada empat definisi pertama. lalu lintas devisa. Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antar negara menunjukkan keterkaitan antar manusia di seluruh dunia. Sebab. Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara. Westernisasi: Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal. namun menjadi semakin tergantung satu sama lain. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Pada pengertian yang kelima. misalnya hambatan tarif ekspor impor.

. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). dan transmisi berita dan olah raga internasional).   Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme. para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut. jika memang ada. dari produksi dan perdagangan kapital. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan. misalnya dalam bidang fashion. inflasi regional dan lain-lain. terlalu dibesar-besarkan. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. Sejalan dengan itu. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. [sunting] Teori globalisasi Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. literatur. sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama. terdapat tiga posisi teoritis yang dapat dilihat. Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. saat ini. dan makanan. Meningkatnya masalah bersama. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).   Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. musik. film. serta kenyataan yang mungkin terjadi. atau evolusi. yaitu:  Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. cepatnya. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau. misalnya pada bidang lingkungan hidup.  Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. krisis multinasional. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. perubahan dan ketidakpastian. meskipun demikian. Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan.

Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini. Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi. nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia. abjad. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik. Implikasinya. Inggris. sejak politik pintu terbuka. Laut Tengah. Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. dan Genoa. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antar bangsa dunia. para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. seperti komputer dan internet. India. dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. arsitek. Indonesia. Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Saat itu. Di samping membentuk jaringan dagang. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat. nama-nama. Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Unilever dari Belanda. perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia.]] [sunting] Reaksi masyarakat . Bila ditelusuri. setidaknya. terutama ketika hal tersebut negatif atau. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antar bangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung". negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Alhasil. Portugis. Pada saat itu. benihbenih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antar negeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Spanyol. Sejarah globalisasi Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang. Namun. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan. Vietnam. Persia. Di Indinesia misalnya. kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya. Venesia. Tiongkok. sekat-sekat antar negara pun mulai kabur. dapat dikendalikan. Malaka. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. pantai Afrika Timur. Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis.

kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri. Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara.[sunting] Gerakan pro-globalisasi Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut. sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda- .mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia. meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara. dan sebagai akibatnya. akibatnya permintaan akan meningkat. Karena permintaan meningkat. Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital. begitu juga sebaliknya. Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Misalnya.menurut mereka -. mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara. namun di sisi lain. tolong hapus pesan ini. "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya. sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -. bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. Setelah dirapikan. dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia. banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya. mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Sebagai hasilnya. Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF. Karena tingkat kemakmuran menurun. termasuk konsumsi barang impor. [sunting] Gerakan antiglobalisasi Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Di satu sisi. Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini. akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya. tingkat kemakmuran akan menurun. kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya. hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo.

Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal. Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. dunia ketiga. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio atau pun langsung) di semua negara di dunia. dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global. tarif bea masuk yang murah. antara lain melalui: TV. Globalisasi tenaga kerja. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Menurut Tanri Abeng.menuju pada selera global. dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global. atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi.   . [sunting] Globalisasi Perekonomian Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:  Globalisasi produksi. Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja  Globalisasi pembiayaan. Ketika globalisasi ekonomi terjadi.beda. hakhak buruh. batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu. Globalisasi jaringan informasi. PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon.media cetak dll. dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah. Namun. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. atau hamburger melanda pasar dimana-mana. kedaulatan nasional.radio. para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini. barang dan jasa. infrastruktur yang memadai atau pun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup. dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. Apapun juga maksudnya. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa. di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara. Sebagai contoh. seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Sebagai contoh : KFC. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas. celana jeans levi's.

Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. dan fair. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat. ketat. tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. [sunting] Keburukan globalisasi ekonomi  Menghambat pertumbuhan sektor industri . Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif.  Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.  Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. [sunting] Kebaikan globalisasi ekonomi  Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. Misalnya. Selain itu.  Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia. Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat.  Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. Globalisasi Perdagangan. konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

apabila suatu negara tidak mampu bersaing.  Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Ketika pasar saham sedang meningkat. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. dana ini akan mengalir masuk. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat.wikipedia. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis. Sebaliknya. http://id. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat. Pada akhirnya. Selain itu. neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Sebaliknya.php?title=Globalisasi&action=edit  Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar.org/w/index. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. [sunting] Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk. maka ekspor tidak berkembang. termasuk diantaranya aspek budaya. apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara. Dengan demikian. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat.Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. yaitu apa yang . neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik.  Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara. ketika harga-harga saham di pasar saham menurun. maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil.

bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. yang merupakan subsistem dari kebudayaan. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari. Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. seperti Piala Dunia FIFA. Pye. dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Ketika globalisasi ekonomi terjadi. Berkembangnya turisme dan pariwisata. 1966 ). Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism).terdapat dalam alam pikiran. barang dan jasa. perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:  Globalisasi produksi. hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. tarif bea masuk yang murah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah. batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. [sunting] Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan       Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional. Namun. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian. Berkembangnya mode yang berskala global. Menurut Tanri Abeng. Bertambah banyaknya event-event berskala global. seperti pakaian. [sunting] Globalisasi perekonomian Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global. film dan lain lain. . dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara.

atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. atau hamburger melanda pasar dimana-mana. secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.radio.    Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa.menuju pada selera global. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif.media cetak dll. PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon. Globalisasi tenaga kerja. Sebagai contoh. Sebagai contoh : KFC. [sunting] Kebaikan globalisasi ekonomi  Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. ketat. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan . celana jeans levi's. dan fair. Globalisasi Perdagangan. Globalisasi jaringan informasi. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja. Misalnya.  Globalisasi pembiayaan. antara lain melalui: TV. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat. seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang.

 Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.  Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing. apabila suatu negara tidak mampu bersaing. yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. [sunting] Keburukan globalisasi ekonomi  Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah .  Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran.perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat.  Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Sebaliknya. maka ekspor tidak berkembang. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Selain itu. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.  Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. Dengan demikian. tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu.

php?title=Globalisasi&action=edit  Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara. [sunting] Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk. neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. termasuk diantaranya aspek budaya. Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat.wikipedia. http://id. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh . maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi.org/w/index. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. Sebaliknya. distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. dana ini akan mengalir masuk. Ketika pasar saham sedang meningkat.  Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara. ketika harga-harga saham di pasar saham menurun.

hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. Bertambah banyaknya event-event berskala global. Namun. seperti Piala Dunia FIFA. film dan lain lain. [sunting] Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan         Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Persaingan bebas dalam bidang ekonomi Meningkakan interaksi budaya antar negara melalui perkembangan media massa [sunting] Dampak globalisasi Dampak positif globalisasi antara lain:       Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan Mudah melakukan komunikasi Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi) Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran Memacu untuk meningkatkan kualitas diri Mudah memenuhi kebutuhan Dampak negatif globalisasi antara lain:    Informasi yang tidak tersaring Perilaku konsumtif Membuat sikap menutup diri. dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian. yang merupakan subsistem dari kebudayaan. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Berkembangnya mode yang berskala global. yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Pye. perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis. bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa.masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. seperti pakaian. Berkembangnya turisme dan pariwisata. 1966 ). Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism). Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan. berpikir sempit .

Banyak sekolah di indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini mulai melakukan globalisasi dalam sistem pendidikan internal sekolah. Globalisasi dan Universalitas Islam Depdiknas.         Amanah.id. Globalisasi pendidikan dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasar akan tenaga kerja berkualitas yang semakin ketat.  Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara [sunting] Catatan kaki [sunting] Pranala luar Pranala luar pada artikel ini mungkin tidak sesuai dengan kebijakan atau pedoman Wikipedia.id. misalnya dalam lingkup negara-negara ASEAN.wikipedia. dengan diterapkannya bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin sebagai mata ajar wajib sekolah.go. Apalagi dengan akan diterapkannya perdagangan bebas. Arianto Patunru: Tentang Globalisasi Ekonomi Jalan Menuju Tata Persaingan Global http://id. Globalisasi dan Orde Baru Dunia Globalisasi dan Kaum Miskin Globalisasi dan Pendidikan Globalisasi dan Kebudayaan Dr. Hal ini terlihat pada sekolah – sekolah yang dikenal dengan billingual school.or. mau tidak mau dunia pendidikan di Indonesia harus menghasilkan lulusan yang siap kerja agar tidak menjadi . TL UI ‘06 Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disertai dengan semakin kencangnya arus globalisasi dunia membawa dampak tersendiri bagi dunia pendidikan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan membuang pranala luar yang berlebihan dan tidak sesuai. Dengan globalisasi pendidikan diharapkan tenaga kerja Indonesia dapat bersaing di pasar dunia. Globalisasi dan Pengembangan Kesenian Rakyat Suatu Penghampiran Awal Thaqafah Daeiah.org/wiki/Globalisasi GLOBALISASI PENDIDIKAN DI INDONESIA Oleh Indra Januar S. Selain itu berbagai jenjang pendidikan mulai dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang membuka program kelas internasional.

untuk dapat menikmati pendidikan dengan kualitas yang baik tadi tentu saja memerlukan biaya yang cukup besar. Alangkah baiknya jika pemerintah pusat menerapkan kebijakan tersebut dalam skala nasional . http://zag. sehingga dapat masuk dalam jajaran raksasa ekonomi dunia tentu saja sangat membutuhkan kombinasi antara kemampuan otak yang mumpuni disertai dengan keterampilan daya cipta yang tinggi. Sebagai contoh untuk dapat menikmati program kelas Internasional di perguruan tinggi terkemuka di tanah air diperlukan dana lebih dari 50 juta. dan golongan yang terpinggirkan akan semakin terpinggirkan dan tenggelam dalam arus globalisasi yang semakin kencang yang dapat menyeret mereka dalam jurang kemiskinan. Tidak dapat kita pungkiri bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Salah satunya dengan cara menjadikan pendidikan di Indonesia semakin murah atau bahkan gratis tapi bukan pendidikan yang murahan tanpa kualitas. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut pemerintah perlu melakukan pembenahan terutama dalam bidang birokrasi. Masyarakat kelas atas menyekolahkan anaknya di sekolah – sekolah mewah di saat masyarakat golongan ekonomi lemah harus bersusah payah bahkan untuk sekedar menyekolahkan anak mereka di sekolah biasa. Salah satu kuncinya adalah globalisasi pendidikan yang dipadukan dengan kekayaan budaya bangsa Indonesia. diharapkan dapat memperbesar alokasi dana untuk pendidikan. Dengan kata lain yang maju semakin maju. Alhasil hal tersebut hanya dapat dinikmati golongan kelas atas yang mapan. hendaknya pemerintah yang dalam hal ini sebagai pengemban amanat rakyat. Oleh karena itu. Korupsi mesti segera diberantas. Persaingan untuk menciptakan negara yang kuat terutama di bidang ekonomi. Globalisasi dalam dunia pendidikan saat ini memang diperlukan untuk menghadapi tantangan global. Dengan menekan angka korupsi di Indonesia yang masuk jajaran raksasa korupsi dunia.“budak” di negeri sendiri.7p. Tentu saja hal ini menjadi salah satu penyebab globalisasi pendidikan belum dirasakan oleh semua kalangan masyarakat. Hal ini memang sudah dimulai di beberapa daerah di Indonesia yang menyediakan sekolah unggulan berkualitas yang bebas biaya.com/globalisasi_pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan yang sudah tercapai akan sia-sia jika gejolak sosial dalam masyarakat akibat ketimpangan karena kemiskinan dan ketidakadilan tidak diredam dari sekarang. karena korupsi merupakan salah satu yang menghancurkan bangsa ini. Ketimpangan ini dapat memicu kecemburuan yang berpotensi menjadi konflik sosial. Selain itu hendaknya peningkatan kualitas pendidikan hendaknya selaras dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini. dapat bergerak cepat menemukan dan memperbaiki celah – celah yang dapat menyulut gejolak tersebut. Namun demikian globalisasi pendidikan hendaknya tidak meninggalkan masyarakat kita yang masih termasuk golongan lemah agar kemajuan bangsa ini dapat menikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Namun hal tersebut baru berupa kebijakan regional di daerah tertentu. Dalam hal ini.htm .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful