P. 1
PENGERTIAN KURS

PENGERTIAN KURS

|Views: 3,066|Likes:
Published by Noviandy Herdy

More info:

Published by: Noviandy Herdy on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN KURS

2.1 Pengertian Kurs Nilai Tukar Mata Uang yang lainnya disebut Kurs, Menurut Paul R Krugman dan Maurice (1994 : 73) adalah Harga sebuah Mata Uang dari suatu negara yang diukur atau dinyatakan dalam mata uang lainnya. Menurut Nopirin (1996 : 163) Kurs adalah Pertukaran antara dua Mata Uang yang berbeda, maka akan mendapat perbandingan nilai/harga antara kedua Mata Uang tersebut. Menurut Salvator (1997 : 10) Kurs atau Nilai Tukar adalah Harga suatu Mata Uang terhadap Mata Uang lainnya. 2.1.1. Kurs Spot (Spot Rales) Dan Kurs Berjangka (Forward Rales) Transaksi Valuta Asing yang mana kedua belah pihak sepakat untuk saling menukarkan simpanan bank mereka serta melaksanakan secepatnya. Kurs yang melandasi perdagangan seketika (On The Spot) ini disebut Kurs Spot (Spot Exchange Rate), sedangkan kesepakatannya disebut Transaksi Spot. Istilah “seketika” atau “spot” ini sebenarnya kurang tepat mengingat pertukaran spot lajimnya baru dilaksanakan dua hari setelah tercapainya kesepakatan. Keterlambatan ini terjadi karena dalam kebanyakan transaksi bank perlu dua hari guna melaksanakan intruksi pembayaran (misalnya berupa cek). Dalam kepustakaan Pasar Valuta Asing, tanggal dimana kedua belah pihak benar-benar menerima dana yang mereka beli, yakni dua hari setelah kesepakatannya, disebut Tanggal Nilai (Value Date). Beberapa kesepakatan Valuta Asing acapkali secara khusus menetapkan suatu tanggal nilai lebih dari dua hari, bias 30 hari, 90 hari, 180 hari, atau bahkan beberapa tahun.Kurs yang menjadi dasar bagi transaksi semacam ini disebut Kurs Berjangka (Forward Exchange Rate). biasanya, Kurs ini akan memiliki selisih bila dibandingkan dengan Kurs Spot maupun Kurs Berjangka yang tanggal nilai pemberlakuannya berbeda. Bila hari ini anda sepakat menjual Pound untuk memperoleh Dolar dimasa mendatang atas dasar Kursnya di waktu kemudian, maka anda “menjual pound berjangka” dan “membeli dolar berjangka” (Paul R Krugman & Maurice : 51). 2.1.2. Futures And Options Sebuah Perusahaan atau Bank juga dapat membeli atau menjual apa yang disebut sebagai Futures dan Options Valuta Asing. Seperti halnya Kontrak / Transaksi Valuta Asing secara berjangka, Instrumen-instrumen ini melibatkan juga kegiatan pertukaran Mata Uang dimasa mendatang.hanya saja periode dan syarat-syaratnya

Maka kurs mata uangnya akan mengalami peningkatan (artinya mata uangnya mengalami defresiasi atau penurunan nilai tukar) dan hal ini akan berlangsung secara cepat dalam sistem kurs mengambang yang berlaku saat ini. sebaliknya jika tidak menguntungkan.3.berbeda dari kontrak / transaksi berjangka biasa.1. jumlah Mata Uang yang diperjualbelikan atau ditetapkan pada saatsaat tertentu. Pada dasarnya. namun tidak disertai dengan kewajiban untuk membeli (disebut Call Option) atau kewajiban untuk menjual (istilahnya adalah Put Option) atas sejumlah Valuta Asing tertentu.pasar futures ini berbeda dari pasar berjangka dalam hal valuta asing. Disamping itu. Option Valuta Asing adalah sebuah kontrak ynag memberi hak kepada pembeli.jika nilai impor negara tersebut lebih besar ketimbang nilai ekspornya (artinya negara yang bersangkutan mengalami defisit perdagangan). Meurut pendekatan ini kurs equilibrium adalah kurs yang akan menyeimbangkan nilai impor dan ekspor dari suatu negara. Peningkatan kurs (angka nominalnya) atau . maka segala resiko dan potensi keuntunganya juga anda serahkan kepada pembelinya. maka ia juga boleh untuk tidak membeli (Salvator :1997 : 20). Kalau kontrak futures itu jadi anda jual. pada tanggal tertentu yang telah dinyatakan sejak awal. Dalam pasar futures hanya terdapat beberapa jenis Mata Uang saja. Itulah sebabnya model ini lazim disebut sebagai pendekatan perdagangan (trade approach) atau pendekatan elastisitas (elastisitas approach to exchange rate determination). Pendekatan Perdagangan atau Pendekatan Elastisitas terhadap Pembetukan Kurs Salah satu model kurs tradisional yang sangat penting didasarkan pada kajian terhadap arus pertukaran barang dan jasa antar negara.model ini melihat bahwa nilai tukar atau kurs antar dua mata uang dari dua negara ditentukan oleh besar kecilnya perdagangan barang dan jasa yang berlangsung diantara kedua negara tersebut.manakala anda membeli sebuah Kontrak Futures pada dasarnya anda membeli janji dari penjualnya bahwa sejumlah valuta asing tertentu akan diserahkan kepada anda pada tanggalnya dimasa mendatang kontrak berjangka dijual atau dipindahtangankan kepada pihak lain (biasanya kepada sebuah bursa futures yang telah terorganisasi dengan baik) seandainya karena sesuatu alasan anda tidak bisa atau tidak berminat merealisir kontrak tersebut sedangkan kontrak berjangka biasanya tidak bisa dipindahtangankan. 2. Future Valuta Asing adalah sebuah kontrak berjangka atas Valuta Asing dalam jumlah standar yang penyerahanya akan dilakukan pada tanggal-tanggal tertentu yang telah disepakati sebelumnya. sebuh option memberi pemiliknya hak untuk membeli atau menjual sejumlah Devisa atau Valuta Asing dengan harga tertentu setiap saat dalam kurun Mata Uang di masa mendatang jika ternyata kursnya memang menguntungkan. dan Fluktuasi Kursnya pun dibatasi. Artinya.

maka pendekatan ini disebut pendekatan elastisitas (Salvator : 1997 : 42).4.begitu kegiatan arbitrase berlangsung. akibatnya lambat laun ekspor negara tersebut mengalami kenaikan dan impor menurun sampai akhirnya nilai perdagangan internasionalnya benar-benar seimbang (Impor = Ekspor). dimana PDB atau Gross Domestik Product dinamakan Bruto (Gross) karena sama dengan GNP.1. Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gros Domestik Produk (GDP) ialah . Jika PDB suatu negara lebih besar dari PNB (GNP). jika PDB lebih kecil dari PNB maka keadaannya adalah sebaliknya. Menurut Faried Wijaya (2000 : 13) bahwa PDB adalah Nilai uang berdasarkan harga pasar dari semua barang-barang dan jasa-jasa yang di produksi oleh suatu perekonomian selama suatu periode waktu tertentu biasanya satu tahun. GDP dikurangi Net Factor Income To Abroad adalah sama dengan Gross Natonal Product. Kurs antar dua mata uang cenderung mendekat sehingga sama besarnya didua pusat moneter yang terkait. pengertian PDB adalah hasil produksi barang-barang dan jasa-jasa dari orang-orang dan perusahaan-perusahaan asing yang ada di negara yang bersangkutan. belum melebarkan sayap usahanya keluar negeri dan masih menerima banjir modal dari luar negeri. termasuk didalamnya orang-orang/perusahaan-perusahaan asing. Dinamakan produk (Product) karena yang dihitung adalah produksi barang-barang dan jasajasa selisih antara GNP dan GDP adalah pembayaran luar negeri (Net Factor Income To Abroad). 2.memasukan penyusutan (Depreciation). Arbitrase Kurs antara dua mata uang bisa dibuat sama diberbagai pusat moneter melalui arbirtrase (arbitrase).penurunan nilai tukar mata uang tersebut akan membuat harga dari berbagai komoditi ekspornya menjadi lebih murah bagi para importir atau pihak asing sedangkan berbagai produk barang dan jasa impor menjadi lebih mahal bagi penduduk domestik. Istilah ini mengacu pada praktek pembelian suatu mata uang disebut pusat moneter dimana harganya lebih murah.2 Pengertian Produk Domestik Bruto (PDB) Menurut Ace Partadireja. Dugaan sementara bahwa negara itu belum maju. maka penanaman modal luar negeri lebih besar dari pada penanaman modal negara itu di luar negeri. karena kecepatan proses penyesuian tersebut ditentukan oleh respon atau elastis impor dan ekspor terhadap perubahanperubahan kurs. untuk kemudian segera dijual kembali kepusat moneter lainnya yang menawarkan harga lebih mahal. 2. negara itu sudah maju (Ace Partadireja : 195). dalam rangka mencetak keuntungan dalam jangka pendek. Dikatakan domestik (Domestik) karena batasnya adalah wilayah suatu negara.

merupakan nilai barang-barang dan jasa-jasa yang diproduksikan dalam negara dengan menggunakan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh penduduk negara tersebut dan penduduk negara lain. b. fixed. and controlled.2). Beam 2003:390-391) Pendapat di atas menyatakan bahwa terdapat tiga sistem kurs valuta asing yang dipakai suatu negara. dalam sistem ini pemerintah atau bank sentral negara yang bersangkutan turut campur secara aktif dalam pasar valuta asing dengan membeli atau menjual valuta asing jika nilainya menyimpang dari standar yang telah ditentukan. Nilai tukar kurs ditentukan oleh permintaan dan penawaran terhadap valuta asing. Warga negara tidak bebas untuk campur tangan dalam transaksi valuta asing. suatu transaksi dalam mata uang asing adalah: “Suatu transaksi yang didenominasi atau membutuhkan penyelesaian dalam suatu mata uang asing. Sistem kurs bebas.” (Floyd A. dalam sistem ini tidak ada campur tangan pemerintah untuk menstabilkan nilai kurs. yaitu: a. Sistem kurs terkontrol/terkendali. dalam sistem ini pemerintah atau bank sentral negara yang bersangkutan mempunyai kekuasaan eksklusif dalam menentukan alokasi dari penggunaan valuta asing yang tersedia. PDB ini hanya mencakup barang dan jasa akhir yaitu barang dan jasa yang dijual kepada pengguna yang terakhir. Dalam perhitungan PDB mengabaikan nilai suatu komoditas karena telah dihitung dalam GDP pada saat diproduksi artinya peningkatan PDB mencerminkan peningkatan balas jasa kepada faktor produksi yang digunakan dalam aktivitas suatu produks Sistem Kurs Valuta Asing Pada setiap negara terdapat suatu sistem kurs valuta asing yang ditentukan oleh kebijakan yang dianut oleh pemerintah masing-masing negara tersebut. Beam : “… consider exchange rate behavior under three different kinds of exchange systems: floating. Transaksi Dalam Valuta Asing Menurut SAK (1999:10. Capital inflows dan ekspor barang-barang menyebabkan tersedianya valuta asing. c. Sistem kurs tetap.” . Menurut Floyd A.

Menjadi suatu pihak untuk suatu perjanjian dalam valuta asing yang belum terlaksana. transaksi dalam mata uang asing merupakan transaksi yang terjadi dalam mata uang yang berbeda.Sedangkan menurut Frederick. 2. Meminjam (utang) atau meminjamkan (piutang) dana yang didenominasi dalam suatu mata uang asing. Standar Akuntansi Keuangan menggolongkan transaksi yang termasuk dalam transaksi mata uang asing.2) Jenis Perubahan Nilai Kurs Valuta Asing Perubahan nilai kurs valuta asing umumnya berupa: 1. tetapi karena perubahan tersebut sangat kecil. Apresiasi atau depresiasi Naik atau turunnya nilai mata uang suatu negara terhadap mata uang asing yang sepenuhnya tergantung pada kekuatan pasar (permintaan dan penawaran valuta asing) baik dalam negeri maupun luar negeri.”( Frederick 2002:210) Jadi. Membeli atau menjual barang atau jasa yang harganya didenominasikan dalam suatu mata uang asing. menimbulkan atau melunasi kewajiban. maka tidak dirasakan sebagai devaluasi. Devaluasi atau revaluasi Naik atau turunnya nilai mata uang suatu negara terhadap mata uang asing dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah. Turunnya nilai mata uang suatu negara terhadap mata uang asing yang terjadi harian (depresiasi) sebenarnya mempunyai pengertian sebagaimana devaluasi.” (Standar Akuntansi Keuangan 1999:10. yang didenominasi dalam suatu mata uang asing. dan memerlukan penyelesaian juga dalam mata uang yang berbeda pula. Yang dianggap sebagai devaluasi adalah penurunan nilai mata uang suatu negara terhadap mata uang asing yang dinyatakan secara resmi oleh . foreign currency transactions (transaksi mata uang asing) yaitu: “Transactions whose terms are stated in a currency other than the entity’s functional currency. Memperoleh atau melepas aktiva. Menurut Standar Akuntansi Keuangan: “Transaksi mata uang asing termasuk transaksi yang timbul ketika suatu badan usaha: a. b. atau d. c.

dilakukan secara mendadak. Hal ini berlaku juga untuk apresiasi dan revaluasi. selisih kurs yang terjadi akibat transaksi valuta asing (foreign exchange contract) harus dilaporkan dalam nilai mata uang rupiah. Bila timbulnya dan penyelesaian suatu transaksi berada dalam periode akuntansi yang sama. Transaksi valuta asing dibukukan berdasarkan kurs pada tanggal transaksi dan pada tanggal neraca. Dasar Pemakaian Kurs Dalam Penjabaran Transaksi Valuta Asing Pengertian selisih kurs menurut Standar Akuntansi Keuangan (1999:10. dan ada perbedaan selisih kurs yang besar antara sebelum dan sesudah devaluasi.pemerintah. Namun.3) Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penyelesaian dalam suatu transaksi mata uang asing harus dilakukan dalam periode akuntansi yang bersangkutan dan juga harus memperhitungkan adanya selisih kurs yang terjadi dari transaksi tersebut.1) adalah: “Selisih yang dihasilkan dari pelaporan jumlah unit mata uang asing yang sama dalam mata uang pelaporan pada kurs yang berbeda. jika timbulnya dan diselesaikannya suatu transaksi berada dalam beberapa periode akuntansi. . maka selisih kurs harus diakui untuk setiap periode akuntansi dengan memperhitungkan perubahan kurs untuk masing-masing periode. Pengakuan selisih kurs menurut Standar Akuntansi Keuangan ditentukan sebagai berikut: “… apabila terdapat perubahan kurs antara tanggal transaksi dan tanggal penyelesaian (settlement date) pos moneter yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing.” Jadi.” (Standar Akuntansi Keuangan 1999:10. Sedangkan selisih kurs yang terjadi pada saat transaksi sebagai akibat dari devaluasi atau revaluasi dapat dibebankan atau dikreditkan baik langsung pada periode berjalan atau ditangguhkan dan diamortisasi selama beberapa periode. dan selisih kurs yang timbul ditampung dalam perhitungan laba rugi periode usaha yang bersangkutan. maka selisih kurs diakui pada periode tersebut. saldo aktiva dan kewajiban dalam valuta asing harus dijabarkan dengan kurs pada tanggal neraca.

Dengan melakukan perdagangan internasional melalui kegiatan ekspor impor. Devisa dan pinjaman dalam bentuk investasi dan modal ini dapat digunakan negara berkembang untuk memajukan perekonomian dalam negerinya.1. Pengertian Perdagangan Internasional Pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri. iklim. Misalnya di Indonesia wilayah daratannya luas dan subur. Perdagangan internasional tidak hanya dilakukan oleh negara maju saja. kopi. Perbedaan sumber daya ini juga tergantung pada kondisi wilayah di negara tersebut. . dan sebagainya. negara berkembang dapat mengekspor hasil-hasil produksi dalam negeri sehingga memperoleh devisa. Sementara itu. Alasan-alasan inilah yang menyebabkan munculnya perdagangan internasional. negara maju akan memperoleh bahan-bahan baku yang dibutuhkan industrinya sekaligus dapat menjual produknya ke negara-negara berkembang. Adapun impor adalah kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri ke dalam negeri. Negara berkembang juga membutuhkan pinjaman dalam bentuk investasi dan modal yang dapat diperoleh dari negara-negara maju. jumlah penduduk. Setiap negara membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya agar dapat hidup makmur dan sejahtera. Faktor-faktor pendorong tersebut terdiri atas hal-hal berikut ini. pengetahuan. 2. Faktor Pendorong Perdagangan Internasional Ada beberapa faktor yang mendorong semua negara di dunia melakukan perdagangan luar negeri. Selain itu. karet. Sedangkan negara Singapura wilayah daratannya relatif sempit. Hal ini disebabkan setiap negara tidak dapat menghasilkan semua barang dan jasa yang dibutuhkan oleh rakyatnya. letak geografis. juga disebabkan adanya perbedaan sumber daya yang dimiliki. Perdagangan internasional ini dilakukan melalui kegiatan ekspor impor. demikian halnya negara. dan teknologi. Kerja sama dalam bentuk hubungan dagang antarnegara sangat dibutuhkan oleh setiap negara. Ekspor adalah kegiatan menjual barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri. Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan suatu negara dengan negara lain atas dasar saling percaya dan saling menguntungkan. Perbedaan Sumber Daya Alam yang Dimiliki Barang kebutuhan yang dapat dihasilkan oleh suatu negara tergantung pada sumber daya alam yang dimiliki. a. yang sebagian besar hasil produksinya berupa kelapa sawit. namun juga negara berkembang. sehingga sangat cocok untuk pertanian.

Pada kondisi tersebut. sehingga barang yang dihasilkannya juga berbeda. Dengan demikian. Meskipun demikian setiap negara mempunyai selera yang berbeda-beda. Penghematan Biaya Produksi Perdagangan internasional memungkinkan suatu negara memproduksi barang dalam jumlah besar sehingga biaya produksi menjadi rendah. d . yang paling menguntungkan Indonesia bila memproduksi tekstil dan kayu lapis untuk diekspor ke berbagai negara. Hal inilah yang mendorong kegiatan perdagangan antarnegara. dan sebagainya. Teknologi eknologi Setiap negara memiliki teknologi yang berbeda. minyak kelapa sawit. kemungkinan mempunyai kesamaan. Kebutuhan hasil-hasil pertanian dipenuh dengan cara mengimpor dari negara lain. Singapura dikenal sebagai negara industri yang menghasilkan beraneka ragam barang. karena dapat menghemat biaya produksi. tetapi orang Jepang lebih suka ikan tuna dan orang Korea Selatan lebih suka produk elektronik. Perbedaan Selera Setiap negara dalam memproduksi barang-barang. salah satunya adalah alat-alat elektronik.sehingga kegiatan pertanian atau perkebunan cukup sedikit. Perbedaan-perbedaan inilah yang mendorong kegiatan pertukaran barang antarnegara. Perbedaan teknologi tersebut memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih modern dan mengimpor mesin-mesin atau alat-alat yang lebih modern untuk mewujudkan teknik dan cara produksi yang lebih baik. kepuasan dari setiap negara dapat terpenuhi. c . . negara Jepang lebih baik mengekspor barang-barang elektronik. Misalnya Jepang dan Korea Selatan samasama menghasilkan barang-barang elektronik dan ikan tuna dalam jumlah yang hampir sama. Misalnya Indonesia banyak menghasilkan barang-barang seperti padi. Namun. b . kayu lapis. sedangkan Korea Selatan lebih baik untuk mengekspor ikan tuna.

Hubungan ini apabila terjalin dengan baik dapat meningkatkan hubungan persahabatan di antara negara-negara tersebut. a. Mendorong Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Adanya perdagangan antarnegara memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efisien. Sebaliknya negara yang mempunyai kelebihan hasil produksi barang dapat mengekspor barang tersebut ke negara yang kekurangan. d . Dengan demikian. Kebutuhan Setiap Negara dapat Tercukupi Dengan adanya perdagangan internasional. Dengan demikian kebutuhan setiap negara dapat tercukupi. Tidak ada satu negara di dunia ini yang tidak melakukan perdagangan internasional. b . Perdagangan luar negeri memungkinkan negara tersebut mengimpor mesin-mesin atau alat-alat modern untuk melaksanakan teknik produksi dan cara produksi yang lebih baik. Manfaat Perdagangan Internasional Perdagangan internasional merupakan kegiatan yang cukup penting di setiap negara. adanya teknologi .3. Meningkatkan Hubungan Persahabatan Antarnegara Adanya perdagangan antarnegara. suatu negara yang masih kekurangan dalam memproduksi suatu barang dapat dipenuhi dengan mengimpor barang dari negara yang mempunyai kelebihan hasil produksi. sudah tentu merasakan manfaatnya. c . Mendorong Kegiatan Produksi Barang secara Maksimal Salah satu tujuan suatu negara melakukan perdagangan internasional yaitu untuk memperluas pasar di luar negeri. Semakin luasnya pasar di luar negeri dapat mendorong peningkatan produksi barang di dalam negeri. Mereka dapat semakin akrab dan saling membantu bila mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan. Mereka yang melakukan perdagangan internasional. Berikut ini beberapa manfaat dari perdagangan internasional. dapat mewujudkan hubungan di antara negaranegara yang mengadakan perdagangan. Dengan demikian akan mendorong para pengusaha untuk menghasilkan barang produksi secara besarbesaran.

Hal ini dapat membuka kesempatan kerja baru. Pengertian perdagangan internasional Perdagangan internasional adalah proses tukar menukar yang didasarkan atas kehendak sukarela dari masing-masing Negara. Setiap Negara dapat Mengadakan Spesialisasi Produksi Perdagangan internasional dapat mendorong setiap negara untuk mengadakan spesialisasi produksi dengan memanfaatkan sumber daya alam. Dengan meningkatnya hasil produksi. e .yang lebih modern dapat meningkatkan produktivitas dan dapat mempercepat pertambahan produksi. Adapun motifnya adalah memperoleh manfaat perdagangan atau gains of tride. dan keahlian secara maksimal. Perdagangan merupakan kegiatan ekonomi yang sangat penting saat ini. maka barang atau jasa yang dihasilkan juga semakin bertambah. Memperluas Lapangan Kerja Semakin luasnya pasar di luar negeri. maka perusahaan akan semakin banyak membutuhkan tenaga kerja. maka tidak ada Negara-negara di dunia yang tidak terlibat didalam perdagangan baik . Semakin luasnya kesempatan kerja maka pengangguran dapat dikurangi. Dengan demikian suatu negara akan memiliki produk-produk unggulan sehingga dapat bersaing dengan produk-produk dari luar negeri. 1. modal. f . tenaga kerja.

3. Dapat menambah jumlah dan kualitas barang 5. keahlian penduduk. ongkos tenaga kerja.perdagangan antar regional. antar kawasan ataupun antar Negara. Adanya sumber kekayaan alam.1 Mendapat barang dan jara yang dibutuhkan. tingkat harga. Manfaat Perdagangan Internasional 1. 2. Memperluas Pasar Pasar tempat tukar menukar barang. Perdagangan ini melakukan transaksi jual beli ke luar negeri. letak geografis. tempat bertemuna penjual dan pembeli yang keduanya saling melakukan transaksi jual beli barang apa yang dibutuhkan oleh masing-masing orang (baik importir maupun exportir) Tujuan transaksi jual beli tersebut antara lain: 5. 2. iklim. . Memperoleh Manfaat Dari Sepesialisasi Memperoleh manfaat yang dimagsud spesialisasi bahwa negara tersebut dapat mendapatkan barang dan jasa yang tidakbisa di produksi sendiri. Saling mendapat petukaran tehnologi guna mempercepat pertumbuhan ekonomi 2.2 Mendapat laba/keuntungan yang diharapan. struktur ekonomi dan sosial. Mengimpor teknologi Moderen 4. Menjalin persahabatan 3. Meningkatkan penyebaran sumber daya alam melalui batas Negara. Dapat membuka lapangan pekerjaan 4. FAKTOR-FAKTOR PENDORONG TERJADINYA PERDAGANGAN INTERNASIONAL 1. kalau kita membeli disebut impor sedangkan kalau kita menjual disebut expor. 5.

Hambatan-hambatan inilah yang dapat merugikan negara-negara yang melakukan perdagangan internasional. . Padahal nilai uang setiap negara berbeda-beda. Dengan demikian. Pembayarannya tentunya akan berkaitan dengan nilai uang itu sendiri. Berikut ini beberapa hambatan yang sering muncul dalam perdagangan internasional. c . biasanya meminta kepada negara pengimpor untuk membayar dengan menggunakan mata uang negara pengekspor. Perbedaan Mata Uang Antarnegara Pada umumnya mata uang setiap negara berbeda-beda. Apabila membayarnya dilakukan secara langsung akan mengalami kesulitan. Suatu negara yang memiliki kualitas barang rendah. terkadang kegiatan perdagangan antarnegara juga mengalami beberapa hambatan. Oleh karena itu negara pengekspor tidak mau menerima pembayaran dengan tunai. Kualitas Sumber Daya yang Rendah Rendahnya kualitas tenaga kerja dapat menghambat perdagangan internasional. akan tetapi melalui kliring internasional atau telegraphic transfer atau menggunakan L/C. juga mempunyai risiko yang besar. Apabila nilai mata uang negara pengekspor lebih tinggi daripada nilai mata uang negara pengimpor. agar kedua negara diuntungkan dan lebih mudah proses perdagangannya perlu adanya penetapan mata uang sebagai standar internasional. negara pengimpor akan mengalami kesulitan dalam hal pembayaran. Perbedaan inilah yang dapat menghambat perdagangan antarnegara. b . Pembayaran Antarnegara Sulit dan Risikonya Besar Pada saat melakukan kegiatan perdagangan internasional. maka kualitas dari hasil produksi akan rendah pula. Namun. Selain itu. maka dapat menambah pengeluaran bagi negara pengimpor. a.4. Hambatan Perdagangan Perdagangan Internasional Setiap negara selalu menginginkan perdagangan yang dilakukan antarnegara dapat berjalan dengan lancar. Negara yang melakukan kegiatan ekspor. akan sulit bersaing dengan barang-barang yang dihasilkan oleh negara lain yang kualitasnya lebih baik. Mengapa? Karena jika sumber daya manusia rendah. Hal ini tentunya menjadi penghambat bagi negara yang bersangkutan untuk melakukan perdagangan internasional.

Adanya Organisasi-Organisasi Ekonomi Regional Biasanya dalam satu wilayah regional terdapat organisasiorganisasi ekonomi. Salah satunya dengan menetapkan tarif impor. Tujuan organisasi-organisasi tersebut untuk memajukan perekonomian negaranegara anggotanya. Mereka tidak ingin barang-barang produksinya tersaingi oleh barangbarang dari luar negeri.d . Kebijakan serta peraturan yang dikeluarkannya pun hanya untuk kepentingan negaranegara anggota. Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara Setiap negara tentunya akan selalu melindungi barang-barang hasil produksinya sendiri. Oleh karena itu. Sehingga hal ini dapatmenyebabkan perdagangan antarnegara akan terhambat. Apabila tarif impor tinggi maka barang impor tersebut akan menjadi lebih mahal daripada barang-barang dalam negeri sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi kurang tertarik untuk membeli barang impor. Terjadinya Perang Terjadinya perang dapat menyebabkan hubungan antarnegara terputus. f . Sebuah organisasi ekonomi regional akan mengeluarkan peraturan ekspor dan impor yang khusus untuk negara anggotanya. Selain itu. setiap negara akan memberlakukan kebijakan untuk melindungi barang-barang dalam negeri. e . Akibatnya apabila ada negara di luar anggota organisasi tersebut melakukan perdagangan dengan negara anggota akan mengalami kesulitan. Hal itu akan menjadi penghambat bagi negara lain untuk melakukan perdagangan. . kondisi perekonomian negara tersebut juga akan mengalami kelesuan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->