P. 1
Rangkuman Bab II Ikatan Pada Kristal

Rangkuman Bab II Ikatan Pada Kristal

|Views: 375|Likes:
Published by Rahmad Saihendra

More info:

Published by: Rahmad Saihendra on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/19/2014

pdf

text

original

BAB II GAYA IKAT & IKATAN KOVALEN

Sebelum membahas tentang gaya ikat dan ikatan kovalen pada zat padat, sebaiknya di review terlebih dahulu perbedaan antara struktur atom zat padat yang terdiri atas 2 susunan, yaitu: • Kristal : molekulnya tersusun secara berulang dan teratur dalam rantai yang panjang. Contoh: intan, berlian dll • Amorf : molekulnya tersusun dengan keteraturan yang pendek. Contoh : Gelas, plastik dll Perbedaan susunan atom antara kristal dan amorf:

Kristal

Amorf

A. Ikatan Pada Zat Padat Zat padat terdiri atas sejumlah atom-atom/molekul yang terikat, dan jarak antar atom/molekul berdekatan dan tersusun secara teratur. Pada umumnya atom tunggal tidak memiliki konfigurasi elektron yang stabil seperti gas mulia, maka atom-atom bergabung membentuk molekul dengan cara berikatan dengan atom lain.

Besar gaya tarik dan tolak yaitu :  r > ro gaya tarik lebih besar  r < ro gaya tolak lebih besar  r =  gaya tarik dan gaya tolak = 0  r = ro gaya tarik = gaya tolak. nilai negatif energi potensial semakin bertambah besar. Gaya Ikat Gaya ikat adalah resultan dari gaya tarik elektrostatik (antar proton–elektron) dan gaya tolak elektrostatik (proton–proton).a. Energi Ikat (Energi Molekul)    Jika r  energi potensial sistem nol. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut ini: . Adanya gaya ikat ini disebabkan oleh karena adanya ‘kebutuhan’ atau kecenderungan agar dapat menjadi stabil. sehingga ro disebut jarak keseimbangan atau jarak ikatan Rumus gaya ikat: Dimana: f = besarnya gaya ikatan (N) k = konstanta q1 dan q2 = muatan masing2 molekul/atom (Coloumb) r = jarak anta molekul/atom tsm (m) b. Jika jarak pisah r sama dengan jarak ikat (r = ro). Jika nilai r makin kecil. maka energi potensial mencapai minimum.

ikatan hidrogen.= Jarak dimana energi paling minimum Rumus energi ikat: + Dimana: a.b = konstanta tarik menarik/tolak menolak m. dan ikatan logam. ikatan kovalen. Jenis Ikatan pada zat padat :      ikatan ionik. 1. tipe stuktur Vr = Energi ikatan c.n = konstanta karakteristik jenis ikatan. ikatan Van Der Waals. Ikatan Ionik adalah ikatan yang terjadi karena serah terima elektron valensi yaitu gaya tarik antara ion positif dan ion negatif Contoh: .

Mudah larut dalam cairan polar (air) 6. tiap ion dikelilingi oleh ion-ion yang lain. ion Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl-. Menyerap radiasi infra merah 2.763 untuk struktur kristal bcc (base centered cubic) Akibat prinsip ekslusi timbul gaya tolak = Beberapa contoh Kristal ionik Sifat kristal ionic 1. Suhu penguapannya tinggi sekitar 1000 sampai 2000 K 4. karena tidak ada elektron bebas 3. Tidak tembus cahaya 5.  Pada kristal ionik. Ikatan Kovalen Adalah patungan elektron valensi dari kedua atom .  Ikatan ionik terjadi karena gaya tarik elektrostatik antara ion positif dan ion negatif.  Ion-ion terikat satu sama lain karena ada energi kohesif yang berasal dari energi potensial listrik. Contoh : kristal NaCl .Kristal Ionik  Terjadi akibat ikatan ionik antara ion-ion dalam zat padat. Merupakan konduktor yang buruk.748 untuk struktur kristal fcc (face centered cubic) = 1. =-α : konstanta Madelung = 1. Keras dan stabil 2.

Empat elektron ini diperoleh dari pemakaian 4 atom C yang dikenal sebagai intan. 1 atom C akan berikatan kovalen dengan 4 atom C lainnya Beberapa contoh Kristal Kovalen . Contoh lain ikatan kovalen : INTAN • Karbon mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p2 membutuhkan 4 elektron agar kulitnya penuh (2p6).  Ikatan kovalen : ikatan yang terjadi karena adanya pemakaian bersama elektronelektron dari atom-atom yang bersangkutan.Contoh : Atom hidrogen (H) memiliki konfigurasi 1s1 akan lebih stabil jika pemakaian bersama sepasang elektron dengan sebuah elektron hidrogen yang lain sehingga membentuk molekul H2 Kristal Kovalen  Terjadi karena ikatan kovalen antara atom-atom.

Tembus cahaya (contoh : intan) 4. Sebagian kristal. Tidak larut dalam zat cair biasa 2. silikon karbid utk ampelas). Beberapa kristal kovalen sangat keras (intan. titik lelehnya sangat tinggi (intan = 4000 K) . karena energi kohesif kristal ini besar 5.Sifat-sifat Kristal kovalen 1. Penghantar yang buruk 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->