DISUSUN OLEH : 1.

AAN SYAFI’I ( 01 ) ( 02 ) ( 03 ) ( 08 )

2.ABDUL GOLIK 3.AHMAD RIFAI 4.FITROTUL UMAH
5. SRI WAHYUNI 6. VIDA ANGGUN S.

( 26 ) ( 28 )

7.AHMAD SOLEKAN

.

dan penerapannya dalam kehidupan seharihari. energi itu akan habis karena adanya tumbukan antarelektron. GAYA GERAK LISTRIK Pernahkah kamu memerhatikan tulisan 1.5 V pada baterai.8. perhatikan Gambar 9. dikenal sebagai sumber arus listrik. elektron di kutub negatif baterai akan bergerak melalui penghantar menuju kutub positif.1 dan perhatikan pula penjelasannya. SUMBER ARUS LISTRIK Untuk dapat bergerak. sebagai tempat pengubah suatu energi menjadi energi listrik. Sesampainya di kutub positif.5 V. Untuk membantumu memahami pengertian gaya gerak listrik. elektron tetap cenderung bergerak menuju ke kutub negatif kembali. 6 V atau 12 V yang tertulis pada badan baterai atau akumulator menunjukkan beda potensial listrik yang dimilikinya. Pada baterai tersebut terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Fenomena perubahan suatu jenis energi menjadi energi listrik itu akan kamu pelajari pada bab ini. Jika sakelar (sk) ditutup. Namun. Selama dalam perjalanannya. atau 6 V dan 12 V pada akumulator? Besaran 1. Baterai. Pada bab ini kamu akan mempelajari pengertian gaya gerak listrik dan sumber arus listrik. Tenaga itu berasal dari baterai yang ada di dalamnya. Namun. Energi luar tersebut berupa energi kimia dari baterai. mobil mainan memerlukan tenaga penggerak. Hal itu sering disebut gaya gerak listrik (GGL). di dalam lampu tumbukan itu mengakibatkan filamen berpijar dan mengeluarkan cahaya. Energi yang . hal itu sulit jika tidak ada bantuan energi luar. elektron mendapat tambahan energi dari gaya tarik kutub positif. A.

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu penghantar per satuan waktu. menjadi energi listrik disebut sumber arus listrik. GGL adalah beda potensial antara kedua ujung atau kutub sumber arus listrik saat sumber arus itu tidak terhubung ke rangkaian listrik. misalnya energi kimia dan energi gerak. diberi lambang V. dan generator. diberi lambang ɛ. B. akumulator. • Voltmeter adalah alat untuk mengukur tegangan listrik. Tegangan jepit adalah Beda potensial antara kedua ujung atau kutub sumber arus listrik saat sumber arus itu mengalirkan arus dalam rangkaian listrik disebut tegangan jepit. SUMBER ARUS LISTRIK Kamu sudah mengetahui bagaimana terjadinya arus listrik.diperlukan untuk memindah elektron di dalam sumber arus itulah yang disebut gaya gerak listrik (GGL). Mengukur GGL dan Tegangan Jepit • GGL dan tegangan jepit dapat diukur dengan menggunakan voltmeter. Voltmeter dipasang paralel dengan komponen yang akan diukur beda potensialnya. Selain itu kamu juga sudah mengenal komponen yang dapat membantu gerakan elektron dalam suatu rangkaian. Tegangan jepit selalu lebih kecil dari GGL. Contohnya baterai. Arus listrik mengalir . Suatu komponen yang berfungsi sebagai tempat untuk mengubah satu jenis energi.

yaitu sumber arus listrik bolak-balik (AC) dan sumber arus listrik searah (DC). Elemen primer adalah elemen yang setelah habis muatannya tidak dapat diisi kembali. Ada beberapa macam sumber arus searah. batu baterai. misalnya sel volta. Oleh karena itu. Contohnya elemen volta dan batu baterai.dari potensial tinggi ke potensial rendah. Pada elemen volta. Contohnya akumulator (aki). dan dinamo arus searah. baterai. elemen volta. . dan akumulator terdapat tiga bagian utama. dan akumulator sering disebut elektrokimia. Besaran Arus Listrik Q=I. Elemen dibedakan menjadi dua. solar sel. Elemen volta. Sumber arus listrik AC dihasilkan oleh dinamo arus AC dan generator. dan akumulator merupakan sumber arus searah yang dihasilkan oleh reaksi kimia. anode. yaitu elemen primer dan elemen sekunder. elektrode positif yang memiliki potensial tinggi. elemen kering (baterai).t Keterangan : I = kuat arus (ampere / A) Q = muatan (coulumb / C) t = waktu (detik / s) Sumber arus listrik dibedakan menjadi dua. akumulator. batu baterai. Elemen sekunder adalah elemen yang setelah habis muatannya dapat diisi kembali. Dikatakan elektrokimia sebab alat tersebut mengubah energi kimia menjadi energi listrik. yaitu : a.

larutan elektrolit terbuat dari asam sulfat (H2SO4).  Elemen Basah 1. kutub negatif (katode) terbuat dari seng (Zn). elektrode negatif yang memiliki potensial rendah. Untuk lebih memahami prinsip kerja beberapa contoh elektrokimia. larutan elektrolit. kutub positif (anode) terbuat dari tembaga (Cu). ikutilah uraian berikut.5 V.b. Bagian utama elemen Volta. b. katode. Tegangan yang dihasilkan = 1. c. cairan yang dapat menghantarkan arus listrik. yaitu a. Elemen Volta Elemen Volta adalah sumber arus listrik pertama yang dibuat oleh manusia. Elemen Volta dikembangkan pertama kali oleh Fisikawan Italia bernama Allesandro Volta (1790-1800) dengan menggunakan sebuah bejana yang diisi larutan asam sulfat (H2SO4) dan dua logam tembaga (Cu) dan seng (Zn). sedangkan . Elemen ini terdiri dari batang tembaga dan batang seng yang dicelupkan ke dalam asam sulfat encer. c. Lempeng tembaga memiliki potensial tinggi. Kelemahannya: terjadi polarisasi pada batang tembaga.

Adapun. Elemen Daniell Elemen Daniell merupakan modifikasi dari elemen Volta. Hal ini menyebabkan terhalangnya aliran elektron dari seng menuju tembaga maupun arus listrik dari tembaga menuju seng. Adanya polarisasi gas hidrogen pada lempeng tembaga menyebabkan elemen Volta mampu mengalirkan arus listrik hanya sebentar.  Pada larutan elektrolit terjadi reaksi H2SO4 → 2H+ + SO2–4  Pada kutub positif terjadi reaksi Cu + 2H+ → polarisasi H2  Pada kutub negatif terjadi reaksi Zn + SO4 → ZnSO4+ 2e Reaksi kimia pada elemen Volta akan menghasilkan gelembung-gelembung gas hidrogen (H2). Peristiwa tertutupnya lempeng tembaga oleh gelembung-gelembung gas hidrogen disebut polarisasi. Jika kedua lempeng logam itu dihubungkan melalui lampu. . Ketika lampu menyala. lampu akan menyala. Hal ini membuktikan adanya arus listrik yang mengalir pada lampu. Gas hidrogen tidak dapat bereaksi dengan tembaga.lempeng seng memiliki potensial rendah.1 volt. Tegangan yang dihasilkan setiap elemen Volta sekitar 1. larutan elektrolit akan bereaksi dengan logam tembaga maupun seng sehingga menghasilkan sejumlah elektron yang mengalir dari seng menuju tembaga. sehingga gas hidrogen hanya menempel dan menutupi lempeng tembaga yang bersifat isolator listrik. Penggunaan larutan elektrolit yang berupa cairan merupakan kelemahan elemen Volta karena dapat membasahi peralatan lainnya. 2. reaksi kimia pada elemen Volta adalah sebagai berikut.

b. Baterai disebut elemen kering. elektrode dilindungi oleh tembaga (larutan dinamakan depolarisator. Elemen kering pertama kali dibuat oleh Leclance. kutub positif (anode) terbuat dari batang karbon (C).  Elemen Kering Elemen kering disebut juga baterai. dan salmiak yang berwujud pasta (kering). d. larutan elektrolit akan bereaksi dengan seng. Bagian utama elemen kering adalah a. Adapun. c. yang Untuk mencegah polarisasi gas hidrogen. larutan elektrolit terbuat dari amonium klorida (NH4Cl). Hal ini membuktikan adanya arus listrik yang mengalir pada lampu. Ketika lampu menyala. dispolarisator terbuat dari mangan dioksida (MnO2).yaitu larutan dengan memperbaiki sulfat penampilan kimia) elemen. sedangkan lempeng seng memiliki potensial rendah. Batang karbon (batang arang) memiliki potensial tinggi. batu kawi. reaksi . kutub negatif (katode) terbuat dari seng (Zn). karena elektrolitnya merupakan campuran antara serbuk karbon. Jika kedua elektrode itu dihubungkan dengan lampu maka lampu akan menyala.

Elemen kering (batu baterai) banyak dijual di toko karena memiliki keunggulan antara lain tahan lama (awet). praktis karena bentuk sesuai kebutuhan. Setiap batu baterai menghasilkan tegangan 1.  Akumulator peralatan karena elektrolitnya berupa pasta Akumulator sering disebut aki. Gas hidrogen akan ditangkap dan bereaksi dengan dispolarisator yang berupa mangan dioksida (MnO2) menghasilkan air (H2O).5 volt. Adanya bahan dispolarisator pada batu baterai. yaitu a.  Pada larutan elektrolit terjadi reaksi Zn + 2NH4Cl → Zn2+ + 2Cl + 2NH3 + H2 (ditangkap dispolarisasi)  Pada dispolarisator terjadi reaksi H2 + 2MnO2 → Mn2O3 + H2O Reaksi kimia pada batu baterai akan menghasilkan gelembunggelembung gas hidrogen (H2).kimia pada batu baterai adalah sebagai berikut. sehingga pada batu baterai tidak terjadi polarisasi gas hidrogen yang mengganggu jalannya arus listrik. Bagian utama akumulator. Elektrode akumulator baik anode dan katode terbuat dari timbal (Cu) berpori. Bahan yang dapat menghilangkan polarisasi gas hidrogen disebut dispolarisator. dan tidak membasahi (kering). menyebabkan arus listrik yang mengalir lebih lama. kutup positif (anode) terbuat dari timbal dioksida (PbO2). .

c. Akumulator 12 volt tersusun dari 6 pasang sel akumulator yang disusun seri. kutub negatif (katode) terbuat dari timbal murni (Pb). . Kapasitas akumulator 50 AH artinya akumulator mampu mengalirkan arus listrik 1 ampere yang dapat bertahan selama 50 jam tanpa pengisian kembali. ada akumulator 12 volt yang digunakan untuk menghidupkan starter mobil atau untuk menghidupkan lampu sein depan dan belakang mobil. Kemampuan akumulator dalam mengalirkan arus listrik disebut kapasitas akumulator yang dinyatakan dengan satuan Ampere Hour (AH). larutan elektrolit terbuat dari asam sulfat (H2SO4) dengan kepekatan 30%.b. Beda potensial yang dihasilkan setiap satu sel akumulator 2 volt. Dalam kehidupan sehari-hari. Lempeng timbal dioksida dan timbal murni disusun saling bersisipan akan membentuk satu pasang sel akumulator yang saling berdekatan dan dipisahkan oleh bahan penyekat berupa isolator.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful