PERCOBAAN III KINETIKA REAKSI DEKOMPOSISI H2O2 A. TUJUAN PERCOBAAN 1.

Menentukan harga harga konstanta kecepatan reaksi dekomposfsi H2O2 dengan katalis FeCl3 pada suhu tertentu(T1 danT2). 2. Menentukan energi aktivitas reaksi dekomposisi H2O2.

B. DASAR TEORI Persamaan reaksi kimia dekomposisi H2O2 dengan katalis FeCl3 (jumlah katalis konstan) dapat dinyatakan sebagai berikut: 2H2O2(1) O2(g) + 2H2O(g)

Laju reaksi (r) dari persamaan reaksi kimia di atas tergantung pada konsentrasi ion Fe3+ sehingga dapat dinyatakan dalam persamaan R = k [H2O2] [Fe3+] dengan k = konstanta kecepatan reaksi. Orde reaksi persamaan tersebut (diketahui) adalah 2 yaitu orde 1 terhadap H2O2 dan orde 1 terhadap Fe3+. Untuk konsentrasi Fe3+ konstan selama reaksi berlangsnng maka laju reaksi dapat juga ditulis r = k1 [H2O2] sehingga

− Δ[ H 2O2 ] = k1[ H 2O2 ] Δt Integral dari persamaan tersebut akan diperoleh Ln[H2O2] = k t + C atau -2,3 log [H 2 O 2 ] = -k 1 t+ c dengan C = konstanta integrasi [H2O2] = konsentrasi H2O2 pada waktu tertentu
Katalis dalam metabolisme makhluk hidup: kerja enzim sebagai biokatalis

Oksigen dihasilkan setiap saat dalam proses-proses alami. Enzim-enzim dalamn sel hati / kentang akan memproduksi oksigen. Dalam percobaan ini kita akan mengamati adanya pelepasan oksigen dari hidrogen peroksida yang

4 1.6 1.5 2. 4.5 1.4 2. Kedalam labu gelas berpenutup (erlenmeyer atau sejenisnya) masukkan 20 ml H2O2 .9 Barometer Pipa plastic 75 cm Termometer Pipa gelas Erlenmeyer 250 ml Karet penutup dengan lubang di tengah Buret 50 ml Pemanas air Stop watch 1.6 H2O2 0. Apabila dalam sistem ditambahkan metilen biru.2 1. Gunakan labu berpenutup yang Anda gunakan pada percobaan sebelumnya. Tutup ujung tabung reaksi dengan alumunium foil agar tidak ada gas buangan yang lepas. dan masukkan ujung selang lainnya pada tabung reaksi.2 M FeCl3 0.10 Bunsen B.005 M Aquades Batu didih Gipsum Kentang Mentah D. C.7 1.direaksikan dengan enzim dalam hati/kentang.1 2. BAHAN 2. Ke dalam tabung reaksi masukkan 10 ml aqua des atau air RO dan tambahkan beberapa tetes metilen biru 3. 2.3 2. produksi oksigen dapat diamati dengan terbentuknya warna biru dalam larutan.1 1. Pasangkan selang ke bagian penutup labu. ALAT DAN BAHAN A. Warna biru tersebut merupakan hasil interaksi oksigen dengan metilen biru.8 1.2 2. ALAT 1.3 1. CARAKERJA Biokatalis pada dekomposisi H2O2 1.

Aturlah permukaan air di buret 1 sehingga sama atau sejajar dengan permukaan air di buret 2.2 M sejumlah 40 ml batu didih sedikit. nyalakan stop watch (awal). Ulangi percobaan di atas pada T2 dengan cara erlenmeyer dipanaskan hingga T2 dan dijaga agar T2 konstan selama reaksi dan selama pencatatan data percobaan (10 data percobaan) Catatan: T1 = Suhu kamar (°K) T2 = 300C atau (273+30)° K. 6. Tambahkan H2O2 0.5 x 0. Catatlah T1 dan tekanan barometer. 4. 7. Isilah kolom-kolom lembar data percobaan untuk T1 dengan cara menghitung (lihat lampiran) . dan FeCl 0.5 cm3) ke dalam labu dan langsung tutup dengan penutup labu tersebut. 3. Dekomposisi H2O2 dengan katalis FeCl3 1. Catatlah volume gas O2 untuk 10 data percobaan (sampai menit ke 10). Amati dan catat waktu yang diperlukan sampai terbentuknya warna biru pada cairan dalam tabung reaksi. Catatlah di lembar data percobaan. Pada saat larutan sudah bercampur. Catatlah volume gas O2 yang terjadi dengan melihat perubahan permukaan air di buret 1 atau buret 2 untuk setiap 1 menit. Susunlah alat percobaan seperti gambar berikut ini: 2. 6. 8.5. 5. Tambahkan sepotong kentang (dimensi kira-kira 0.005 M sejumlah 10 ml ke dalam erlenmeyer.5 x 0.

. Tentukan nilai k 11. 10. 14. Buatlah grafik V.9. [H2O2] versus t(menit) dan grafikH. Buatlah grafik III. BuatiahgrafikI. Tentukan Energi Aktivasinya (Ea) Tugas: Praktikan diwajibkan membawa kentang/hati (tiap kelompok satu buah). Buatlah grafik IV. diutamakan kentang. Tentukan nilai k2 15. -log [H2O2] versus t [menit]. Isilah kolom-kolom lembar data percobaan untuk K1/ dengan cara menghitung (lihat lampiran) 12. [H2O2] versus t (menit) 13..Log [H2O2] versus t (menit). ln k versus 1 dengan data k1 dan k2 sertaTidanT2 T 16.