P. 1
Makalah hiperaktif

Makalah hiperaktif

|Views: 448|Likes:
Published by Widya Mahadiani

More info:

Published by: Widya Mahadiani on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/28/2014

pdf

text

original

Jika seorang anak melakukan kegiatan ada tujuannya atau maksudnya, kemungkinan besar anak tersebut bukan hiperaktif

tetapi superaktif atau mungkin juga overaktif. Istilah superaktif identik dengan overaktif dimana pada kasus ini anak yang superaktif dan overaktif adalah anak yang memiliki energi berlebih dan juga memiliki banyak ide dan kemampuan inteligensi yang baik sehingga ada saja yang dikerjakannya. Sekilas anak yang superaktif dan overaktif mirip dengan anak yang hiperaktif, sama-sama banyak gerak. Tetapi bila diperhatikan dengan seksama mereka mempunyai perbedaan yang berarti. Anak yang hiperaktif bergerak atau beraktivitas tanpa memiliki tujuan/maksud. Contohnya, anak yang hiperaktif pegang mobil-mobilanya hanya sekedar pegang sebentar kemudian mungkin dilempar/ditinggalkan untuk berlari yang sekedar berlari. Sementara itu, anak yang overaktif ketika memegang mobil-mobilan dia memang bermaksud bermain dengan mobil-mobilannya sehingga dia akan asyik bermain mobil-mobilan sampai puas, setelah puas dia baru beralih ke kegiatan yang lain. Perbedaan yang lain antara anak hiperaktif dan anak overaktif adalah pada permasalahan yang muncul akibat dari perilaku anak. Anak overaktif biasanya tidak memiliki permasalahan yang berarti baik dalam hubungan dengan keluarga, teman sebaya maupun permasalan sekolah. Anak yang overaktif biasanya justru memiliki prestasi sekolah yang baik walau pada kasus tertentu juga terdapat anak overaktif yang memiliki prestasi rendah yaitu pada anak cerdas berbakat yang cenderung aktif juga dapat dikatakan sebagai anak yang superaktif yang juga memiliki gangguan dalam kegiatan belajarnya. Sebaliknya anak yang hiperaktif

biasanya memiliki permasalahan dalam hubungan dengan keluarga, teman sebaya, dan memiliki permasalahan dalam sekolah. Sebenarnya ini tidak terlalu sejalan dengan anak “nakal”, sebab anak hiperaktif penyebabnya adalah gangguan hormonal, gangguan keseimbangan kimiawi dalam susunan saraf pusat/otak atau bahkan kelainan struktur anatomi otak dan perkembangan otak yang tidak normal, sehingga otak mengalami gangguan fungsi. Banyak juga anak hiperaktif yang latar belakang penyebabnya adalah lingkungan dan faktor emosional serta sosial, antara lain pola mendidik yang salah. Ada juga anak hiperaktif yang hereditair (karena keturunan). Sekilas memang sulit untuk membedakan mana anak yang termasuk mengalami gangguan, dan mana anak yang tidak termasuk mengalami gangguan dan sebagai guru mengidentifikasi

1

Anak laki-laki memiliki kemungkinan 3 sampai 4 kali lebih besar untuk menjadi hiperaktif dibandingkan dengan anak perempuan. malfungsi otak. A.anak yang mengalami hiperaktif adalah salah satu tugas penting karena anak yang mengalami hiperaktif perlu mendapatkan penanganan khusus agar kelak dapat diterima di masyarakat. pengaruh lingkungan. Terhadap kondisi siswa yang demikian. Mereka seakan-akan tanpa henti mencari sesuatu yang menarik dan mengasikkan namun tidak kunjung datang. hiperaktif adalah gangguan tingkah laku yang tidak normal yang disebabkan disfungsi neurologis dengan gejala utama tidak mampu memusatkan perhatian dan impulsif (bertindak sekehendak hatinya). Penyebab lainnya dikarenakan temperamen bawaan. dan alergi makanan. juga karena anak hiperaktif sering mengganggu orang lain. Atau bisa juga karena gangguan di kepala seperti gegar otak. Anak hiperaktif selalu bergerak dan tidak pernah merasakan asyiknya permainan atau mainan yang disukai oleh anak-anak lain seusia mereka. Jadi anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktifitas (GPPH). suka memotong pembicaraan guru atau teman. Perhatiannya begitu mudah teralihkan dari satu hal ke hal yang lainnya. Gangguan ini disebabkan kerusakan kecil pada system saraf pusat dan otak sehingga rentang konsentrasi penderita menjadi sangat pendek dan sulit dikendalikan. Disamping karena keadaan dirinya yang sangat sulit untuk tenang. serta epilepsy. keracunan. karena hiperaktivitas (misal. biasanya guru sangat susah mengatur dan mendidiknya. Identifikasi Anak Hiperaktif Ditinjau dari segi psikologis. yakni rendahnya pemusatan perhatian atau konsentrasi pada anak. Kondisi ini juga disebut sebagai gangguan hiperkinetik (tipe impulsif). Inatensi. Dahulu kondisi ini sering disebut minimal brain dysfunction syndrome. dikarenakan perhatian mereka suka beralih dari satu fokus ke fokus yang lain. sifat agresif) pada anak perempuan tidak begitu berkembang. 2 . trauma kepala karena persalinan sulit atau pernah terbentur. Anakanak degan gangguan hiperaktif memiliki kemampuan berkonsentrasi yang sangat rendah. infeksi. dan mengalami kesulitan dalam memahami sesuatu yang diajarkan guru kepadanya. Perbedaan jenis kelamin dapat menentukan peluang seorang anak untuk berperilaku hiperaktif. gizi buruk. Ada tiga gejala yang mengindikasikan seorang anak memiliki gangguan hiperaktif: 1.

Sering gagal dalam memberi perhatian secara erat. maupun aktifitas lainnya. Pada tipe ini anak sangat mudah terganggu perhatiannya. e. Tipe In-atensi / tipe anak yang tidak bisa memusatkan perhatian. jadi gejala hiperaktif tidak selalu ditunjukkan dengan gerakan yang tak terkendali atau terlalu aktif pada anak. Sering kelihatan tidak mendengarkan ketika berbicara secara langsung d. secara jelas atau membuat kesalahan yang tidak terkontrol dalam sekolah. Karena itu. Cirinya adalah sebagai berikut : a. Sering kesulitan mengatur tugas dan kegiatan. berjalan kesana kemari. 1. tidak senang atau enggan mengerjakan tugas yang membutuhkan usaha (seperti pekerjaan sekolah atau pekerjaan rumah). Ia senang berlari-lari. yakni lemahnya menunda respon. tetapi tidak hiperaktif atau Impulsif. Mereka seringkali melamun dan dapat digambarkan seperti sedang berada “di awang-awang” dan mengapa anak demikian juga digolongkan sebagai anak hiperaktif? Hal ini karena gejala hiperaktif ada pada perhatian anak yang sering dan sangat cepat beralih. c. Dengan kata lain pikiran anaklah yang mengalami hiperaktif. Impulsif. seringkali anak hiperaktif pulang dengan membawa banyak luka akibat ulahnya sendiri. Sering kehilangan sesuatu yang dibutuhkan untuk tugas atau kegiatan (permainan. Ia banyak melakukan gerakan-gerakan dan begitu sulit untuk dibuat duduk diam dan tenang. f. buku dan alat sekolah lainnya). dsb. Sering menghindar. 3.Jenis Anak Hiperaktif Para ahli menggolongkan jenis-jenis anak hiperaktif kedalam 2 bagian utama. Mereka tidak menunjukkan gejala hiperaktif. pensil. Ia biasa melakukan segala sesuatunya tanpa pertimbangan dan sering kali ditunjukkan dengan ketidaksabaran. Jenis. b. yakni anak tidak bisa diam. Perilaku impulsive ini ditandai dengan ketidakmampuan anak mengendalikan sesuatu. Sering mengalami kesulitan dalam menjaga perhatian/konsentrasi dalam menerima tugas atau aktifitas bermain.2. Berikut akan dipaparkan mengenai ke tiga tipe tersebut. membuat suara-suara berisik. 3 . B. Hiperaktif. tugas sekolah. bekerja. yaitu In-atensi dan hiperaktif namun pada kenyataannya juga terdapat anak yang merupakan tipe gabungan dari kedua tipe yang telah disebutkan diatas yang sering di sebut sebagai tipe kombinasi. Tipe ini kebanyakan ada pada anak perempuan.

berjalan kesana kemari. Tipe hiperaktif implusif berhubungan erat dengan self control pada anak.bermain atau berlari kesana kemari dan berbicara setiap ada waktu. b. Tipe anak yang hiperaktif dan impulsive. Tipe gabungan. Terlihat seperti tidak mampu untuk mengontrol reaksi atau pikirannya sebelum melakukan pekerjaannya.perhatian. tidak termotivasi. Terlihat penuh semangat dalam setiap gerakan dan perilakunya. f. d. Untuk ciri-cirinya juga terdapat kombinasi antara tipe hiperaktif impulsif dan tipe in-atensi. Anak tipe ini sangat mudah terganggu perhatiannya. biasanya anak ini akan mengalami berbagai permasalahan disekolah. kurang berkonsentrasi. 3. Mereka menunjukkan gejala yang sangat hiperaktif dan impulsif.atau dianggap tidak displin. g. hiperaktif dan impulsif sehingga anak tipe ini merupakan gabungan atau kombinasi antara dua tipe hiperaktif impulsif dan gangguan atensi. Ia akan menyentuh segala sesuatu yang terbersit dalam pikirannya. c.g. Sering melupakan tugas atau kegiatan sehari-hari.anak kecil. h.dan melakukan sesuatu tanpa memperhatikan dampak dan konsekuensinya. Selalu terlihat sibuk dan selalu mencoba melakukan sesuatu meskipun sudah pernah ia kerjakan sebelumnya. 4 . 2. Cirinya adalah sebagai berikut : a.mungkin saja ia menggoyangkan badannya.mengungkapkan emosi yang tidak terkendali. Mereka sering berkata tanpa berpikir sebelumnya. tetapi bisa memusatkan perhatian. e. kebanyakan orang akan beranggapan bahwa anak tersebut mengalami permasalahan dengan minat. mencoret-coret dengan pensil. Kesulitan untuk diam. Tipe ini seringkali ditemukan pada anak. Tidak sabar menunggu untuk melakukan keinginannya. menyentuh benda-benda. Sering mudah mengalihkan perhatian dari rangsangan dari luar yang tidak berkaitan. tidak bisa duduk atau mendengarkan. Secara tidak langsung anak dengan gangguan hiperaktif tipe ini tidak terdeteksi secara nyata.

Anak laki-laki dengan eksra kromosom Y yaitu XYY. persalinan dengan cara ekstraksi forcep.C. Faktor Kultural dan Psikososial a. membiarkan saja. toksimia gravidarum atau eklamsia dibandingkan dengan kehamilan dan persalinan normal. Faktor-Faktor Penyebab Hiperaktif Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif antara lain: 1. Pemanjaan dapat juga disamakan dengan memperlakukan anak terlalu manis. sebab perilakunya kurang dibatasi. Faktor Neurologik Insiden hiperaktif yang lebih tinggi didapatkan pada bayi yang lahir dengan masalahmasalah prenatal seperti lamanya proses persalinan. Dopamin merupakan zat aktif yang berguna untuk memelihara proses konsentrasi. Pemanjaan. kadar timah (lead) dalam serum darah anak yang meningkat. Anak yang terlalu dimanja itu sering memilih caranya sendiri agar terpenuhi kebutuhannya. ibu yang merokok dan mengkonsumsi alkohol. Beberapa studi menunjukkan terjadinya gangguan perfusi darah di daerah tertentu pada anak hiperaktif. daerah orbital-prefrontal. dan sebagainya. kembar satu memungkinkan hiperaktif dibanding kembar dua telur. b. distres fetal. 4. Kurang disiplin dan pengawasan. terkena sinar X pada saat hamil juga dapat melahirkan calon anak hiperaktif. Di samping itu. membujuk-bujuk makan. ibu yang terlalu muda. Jika anak dibiarkan begitu saja untuk berbuat sesuka 5 telur lebih . Kurang lebih sekitar 25-35% dari orang tua dan saudara yang masa kecilnya hiperaktif akan menurun pada anak. Faktor toksik Beberapa zat makanan seperti salisilat dan bahan-bahan pengawet memiliki potensi untuk membentuk perilaku hiperaktif pada anak. Faktor Genetik Didapatkan korelasi yang tinggi dari hiperaktif yang terjadi pada keluarga dengan anak hiperaktif. Di samping itu faktor-faktor seperti bayi yang lahir dengan berat badan rendah. Terjadinya perkembangan otak yang lambat. 3. Anak yang kurang disiplin atau pengawasan akan berbuat sesuka hatinya. daerah orbital-limbik otak. ibu yang merokok dan minum alkohl juga meninggikan insiden hiperaktif. Faktor etiologi dalam bidang neuoralogi yang sampai kini banyak dianut adalah terjadinya disfungsi pada salah satu neurotransmiter di otak yang bernama dopamin. khususnya sisi sebelah kanan. yaitu di daerah striatum. 2. Hal ini juga terlihat pada anak kembar.

hatinya dalam rumah. 6 . Tidak focus. Beberapa gangguan seperti asma.Gangguan pemusatan perhatian membuat dia sulit melakukan komunikasi yang timbal balik. Cenderung tidak mampu melakukan sosialisasi dengan baik. tingginya tingkat aktivitas fisik anak juga beresiko tinggi untuk mengalami kecelakaan seperti terjatuh. Anak hiperaktif biasanya suka berbicara. Mungkin dikarenakan secara psikologis mentalnya sudah terganggu sehingga ia tidak bisa menunjukkan kemampuan kreaktifnya. Anak dengan gangguan hiperaktif tidak bisa konsentrasi lebih dari 5 menit. b. Banyak anak hiperaktif yang sulit tidur dan sering terbangun pada malam hari. c. Secara umum anak hiperaktif memiliki tingkat kesehatan fisik yang tidak sebaik anak lain. Keinginannya harus segera dipenuhi tidak bisa diam dalam waktu lama dan mudah teralihkan. kesenangan. Dan orang lain juga akan sulit untuk mengendalikannya di tempat lain baik di sekolah. Sulit untuk dikendalikan. Anak yang memiliki kepribadian yang berorientasi kesenangan umumnya akan memiliki ciri-ciri hiperaktif secara sosio-psikologis dan harus dididik agak berbeda agar mau mendengarkan dan menyesuaikan diri. Pada saat tidur biasanya juga tidak setenang anakanak lain.Anak hiperaktif cenderung sibuk dengan diri sendiri dan kurang mampu merespon lawan bicara secara tepat d. Masalah yang Muncul Akibat Anak Mengalami Hiperaktif 1. 2. Bagi orang lain a. dan infeksi tenggorokan sering dijumpai. Anak hiperaktif memang selalu bergerak. dan sebagainya. Sering kali anak dengan gangguan hiperaktif memiliki intelektualitas dibawah rata-rata anak normal. terkilir. maka anak tersebut akan berbuat sesuka hatinya ditempat lain termasuk di sekolah. Tidak memiliki focus yang jelas dan melakukan suatu tanpa tujuan. nakal. D.alergi. Masalah Fisik. Masalah Berbicara. Dia banyak berbiacara namun sesungguh nya kurang efisen dalam komunikasi. Intelektualitas rendah. Selain itu. Bagi dirinya a. c.

ia mudah mengalami gangguan psikomotorik ( gangguan kesehatan yang disebabkan factor psikologis) seperti sakit kepala dan sakit perut.anak hiperaktif biasanya lebih mudah cemas dan kecil hati. sehingga bila mengalami kekecewaan. Selalu ingin meraih dan memegang apapun yang ada didepannya.b. Destruktif. Melakukan sesuatu secara tiba-tiba tanpa dipikir lebih dahulu.Anak akan merasa bahwa dirinya buruk. d. Tidak kenal lelah.Orang tua kemudian banyak mengontrol anak.Akibatnya anak menjadi lebih mudah frustasi. selalu gagal. 7 . Selain itu. c. penuh pengawasan. orang tua sering memperlakukan anak secara kurang hangat. dan situasi rumah pun menjadi kurang nyaman. ia gampang emosional. Impulsif. tidak mampu. Selain yang disebutkan diatas. dan ditolak.Karena sering dibuat jengkel.banyak mengkritik. e.Baik anak maupun orang tua menjadi stress.Anak dipandang nakal dan tidak jarang mengalami penolakan baik dari keluarga maupun temantemannya. Sering pula mengusili temann-temannya tanpa alasan yang jelas. Menentang.Hal ini berkaitan dengan rendahnya toleransi terhadap frustasi. hal inilah yang sering kali membuat orang tua kewalahan dan tidak sanggup meladeni perilakunya. f. Sering tidak menujukkan sikap lelah. Tidak sabar dan usil. a.tetapi langsung merebut.Akibatnya terjadi ketegangan antara orang tua dengan anak. Umumnya memiliki sikap penentangan atau pembengkaan atau tidak mau dinasehati. Destruktif atau merusak.Hambatan-hambatan tersebut membuat anak menjadi kurang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya.Selain itu anak hiperaktif cenderung keras kepala dan mudah marah bila keinginannya tidak segera dipenuhi. Masalah di rumah Dibandingkan dengan anak yang lain. bahkan memberi hukuman. Merusak mainan yang dimainkannya dan cenderung menghancurkan sangat besar tanpa peduli itu miliknya atau bukan. masalah pada anak hiperaktif juga sering muncul di rumah dan di sekolah.Reaksi anak pun menolak dan berontak. Ketika bermain tidak mau menunggu giliran. Penolakannya ditunjukkan dengan sikap cuek.kegagalan bersosialisasi dimana-mana menumbuhkan konsep diri yang negative.

Banyak dijumpai bahwa anak hiperaktif banyak mengalami kesulitan membaca. beri dan anggur. anak akan mengikuti terapi dan modifikasi perilaku. dokter spesialis.Rentang perhatian yang pendek membuat anak ingin cepat selesai bila mengerjakan tugas-tugas sekolah. 3. E.bahasa. Stimulan dapat dipercaya dapat meningkatkan produksi dopamine dan norepinephrine yaitu neurotransmitter otak yang penting untuk kemampuan memusatkan perhatian dan mengontrol perilaku. Selain itu kerja sama tim yang terdiri dari dokter. apricot. Rawatan Akupunktur dan Herba 4. Masalah di sekolah Anak tidak mau mengikuti pelajaran yang disampaikan oleh guru dengan baik. psikiater. terapi integrasi sensori maupun terapi yang lain yang sesuai dengan kebutuhannya. Juga makanan yang mengandung zat tambahan buatan. Go 8 . Terapi .Konsentrasi yang mudah terganggu membuat anak tidak dapat menyerap materi pelajaran secara keseluruhan. Pada beberapa kasus. 1. Cara Mengatasi Anak yang Hiperaktif Hal utama yang perlu diperhatikan sebelum melakukan penanganan adalah menerima dan memahami kondisi anak. Stimulan Sebagian besar anak-anak penderita hiperaktif mendapat perawatan medis berupa obat-obatan stimulan. 2. Setelah terapi dan modifikasi perilaku membuahkan hasil. apel. pewarna.menulis. seperti jeruk. terdapat tiga terapi yang dapat digunakan untuk melatih konsentrasi anak yaitu. pemanis. seperti pengawet. Permainan Bola yaitu memimta anak mendribel bola hingga 5-10 menit. yaitu makanan yang mengandung salisilat alami. anak hiperaktif memiliki ketrampilan motorik halus yang secara umum tidak sebaik anak biasa.Khusus untuk menulis. penyedap. ini didasari karena keterbatasan dan gangguan yang dialami. psikolog. Mengkonsumsi stimulant. guru dan orang tua sangat diperlukan dalam proses identifikasi.b. seperti terapi remedial. anak-anak dengan gangguan ini membutuhkan terapi.dan matematika. Diet modifikasi Anak-anak penderita hiperaktif melaksanakan diet tanpa makanan pencetus energi.Kecenderungan berbicara yang tinggi akan menganggu anak dan teman yang diajak berbicara sehingga guru akan menyangka bahwa anak tidak memperhatikan pelajaran. dosis stimulan akan dikurangi secara bertahap sampai akhirnya lepas obat sama sekali.

Menghilangkan atau mengurangi tingkah laku yang tidak dikehendaki. Cara ini jarang diterapkan karena khawatir dampak negatifnya. guru mengabaikan siswa yang berbicara tanpa mengangkat tangan terlebih dahulu atau guru dan teman-temannya mengabaikan anak yang mengganggu sampai ia bosan atau sadar bahwa guru dan temannya tidak terpancing. Orang tua perlu menambah pengetahuan tentang gangguan hiperaktifitas dengan mengenali kelebihan dan bakat anak dan membantu anak dalam bersosialisasi. Misalnya. minta anak agar diam dulu. memberikan perhatian sebelum menuntut perhatian. Misalnya. Satiasi. e. StopThink-Go yaitu sebelum melakukan tindakan. Time Out. Anak dipindahkan dari tempat dimana tingkah laku yang tidak dikehendaki terjadi. jangan menghukum dalam keadaan marah. namun jika akan diterapkan maka perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut ini : 1) Diberlakukan untuk perilaku yang sangat membahayakan dan agar tidak berlanjut misalnya perilaku agresif 2) Jika prosedur lain tidak berhasil 3) Berikan hukuman ringan yang terbukti efektif.Caranya adalah sebagai berikut : a.Imbalan dapat berupa benda atau pujian.and No Go Test dimana latihan ini dilakukan menggunakan warna atau huruf. anak yang suka memukul-mukul meja mintalah anak tersebut untuk terus memukul meja. Untuk melakukannya dapat dilakukan dengan cara penguatan. seperti pujian. Hukuman. Ekstingsi. b. 9 . 5. d. yaitu tidak merespon tingkah laku yang tidak dikehendaki sampai anak menghentikannya. Solusi Mengatasi Anak Hiperaktif Di Dirumah a. b. Menggunakan teknik-teknik pengelolaan perilaku. Setiap perilaku yang dikehendaki akan memperoleh penguatan berupa imbalan. c. segera beralih pada kegiatan lain sebelum anak merasa bosan. yaitu memberikan apa yang anak inginkan sebelum menuntutnya. Mengembangkan tingkah laku yang dikehendaki. Selain itu beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mendidik dan membimbing anak-anak mereka yang tergolong hiperaktif dirumah maupun disekolah : 1.

tanya-jawab. pekerjaan tangan. j. pintu terbuka atau gambar atau lukisan yang warnanya cerah karena akan merusak konsentrasinya. Menghindari menempatkan anak di dekat jendela.c. makan. Menyingkirkan perlengkapan yang tidak diperlukan di meja belajar anak. h. Menempatkan anak di bangku yang dekat guru. Menatap anak saat berkomunikasi. Mendorong orang tuanya untuk melatih anak menyiapkan keperluan sekolah sebelum tidur. mandi. belajar. 10 . Alat peraga yang menarik perhatiannya agar tidak bosan. tidur. l. Solusi Mengatasi Anak Hiperaktif Di Sekolah a. f. c. jauh dari televisi atau musik keras. supaya perhatiannya tidak pecah. Perlu adanya latihan kedisiplinan dalam menaati peraturan untuk semua siswa. di antara anak yang tenang dan amat memperhatikan pelajaran. Menerima keterbatasan anak. perhatian kasih sayang. Perlu pendekatan dan perhatian khusus dari guru dalam hal menenangkan emosinya. Memberikan ruang gerak yang cukup bagi aktivitas anak untuk menyalurkan kelebihan energinya d. g. membangkitkan rasa percaya diri anak dan bekerja sama dengan guru di sekolah agar guru memahami kondisi anak yang sebenarnya. Memberitahukan orang tuanya agar menyediakan tempat belajar yang tenang. Memberikan pujian bila anak tenang. baca buku. Sesekali menggunakan kontak fisik. konsentrasi belajar. d. bermain dll. Metode dan pendekatan yang bervariasi. e. k. Membina hubungan yang baik antara orang tua dengan anak 2. sehingga tidak tergesa-gesa di saat akan berangkat sekolah. misal bercerita. b. n. main dll). seperti memegang bahu atau menepuk punggung anak untuk memfokuskan perhatiannya. Penyederhanaan tugas pada materi yang tidak begitu diminati. pemberian tugas. Mengingatkan orang tuanya agar melatih anak melakukan kegiatan secara teratur / terjadwal saat waktu tertentu (misalnya bangun. e. m. Disamping itu anak bisa juga melakukan pengelolaan perilakunya sendiri dengan bimbingan orang tua. i. f.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->