P. 1
Kata pengantar

Kata pengantar

|Views: 64|Likes:
Published by Ika Via

More info:

Published by: Ika Via on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2012

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pada pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh peserta didik kadang banyak mengalami masalah.Dapat dilihat ada peserta didik yang pertumbuhannya mengalami gangguan, atau tidak normal. Makalah ini akan membahas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada

manusia.Dimana factor-faktor ini sangat berpengaruh pada kelangsungan pertumbuhan manusia. Makalah ini juga akan membahas fase-fase yang akan dilalu ipeserta didik dalam rangka proses pertumbuhannya. B. Rumusan Masalah Makalah ini akan membahas tentang : 1. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan pada anak dan remaja 2. Faktor-faktor pertumbuhan dan perkembangan pada anak dan remaja 3. Fase-fase pertumbuhan pada anak dan remaja

9

Hukum pertumbuhan dan perkembangan pada anak dan remaja C. Menjelaskan pengertian pertumbuhan dan perkembangan pada anak dan remaja 2. 4.4. Menjelaskan fase-fase pertumbuhan pada anak dan remaja Menjelaskan tentang hukum pertumbuhan dan perkembangan anak dan remaja 9 . Menjelaskan factor-faktor pertumbuhan dan perkembangan pada anak dan remaja 3. Tujuan Makalah Makalah ini bertujuan: 1.

Masalah pertumbuhan dan perkembangan anak dikaji dalam psikologi perkembangan harus diketahui dan dipahami oleh para calon guru dan para guru di sekolah. misalnya seorang bayi yang sewaktu pertama kali lahir memiliki berat badan 2.5 kilogram. Sedangkan contoh dari pengertian perkembangan sebagai proses perubahan secara psikis ialah misalnya anak yang berumur sekitar dua tahun telah dapat berbicara lancar dengan ibu. saya mau ikut belanja. Perubahan berat badan dari 2. dan lainnya" lalu berkembang pesat menjadi mahir dalam berbahasa dan berkomunikasi dengan orang dalam berbagai hal pada usia tujuh tahun. saudaranya. Batasan tentang anak dalam kajian ini ialah usia anak sekolah di Taman Kanak-kanak 9 . Contoh dari pertumbuhan sebagai suatu proses perubahan fisik dari segi kuantitas. bapak. saya mau pipis.BAB II PEMBAHASAN A. Sedangkan perkembangan diartikan sebagai suatu proses perubahan secara psikis yang menunjuk kepada kualitas. dan anggota seisi rumah tentang: "saya sudah makan.5 menjadi 3 kilogram merupakan suatu proses pertumbuhan. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak sebagai Peserta Didik Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses perubahan secara fisik yang menunjuk kepada kuantitas. sebulan kemudian berat badan bayi tersebut bertambah menjadi 3 kilogram.

jenjang pendidikan menengah (SLTA/SMA). para guru dapat menyesuaikan proses pembelajarannya di kelas dan aktivitas manajemen kelas di kelas sesuai dengan pertumbuhan peserta didik di TK di SD. karena dengan mengetahui tentang seluk-beluk pertumbuhan fisik yang dialami oleh anak TK dan murid SD. afektif. agar dikemudian hari peserta didik tersebut dapat menjadi teladan atau panutan bagi teman sebayanya. juga makna pertumbuhan dan perkembangan menunjuk kepada proses perubahan secara fisik dan psikis (jiwa) yang dialami oleh remaja yang bersekolah pada jenjang pendidikan dasar (SLTP/SMP). dan 9 . maka guru tersebut perlu memberikan penguatan dalam bentuk latihan psikomotorik untuk kebutuhan perkembangan selanjutnya dan untuk kebutuhan kompetisi. yang diajar. sehingga dikemudian hari dapat menjadi teladan atau panutan bagi teman sebayanya. Sebagai contoh anak TK dan murid SD yang menunjukkan pertumbuhan fisik yang kecil sebaiknya ditempatkan di bangku paling depan agar anak tersebut tidak terlindungi pandangannya kearah guru atau ke papan tulis oleh anak TK dan murid SD yang pertumbuhan fisiknya besar dan tinggi.dan usia anak sekolah jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD). sehingga dikemudian hari dapat menjadi guru bagi teman sebayanya. menemukan anak TK dan murid SD yang menunjukkan perkembangan konasi atau aspek psikomotorik yang baik. pada remaja sebagai salah satu tahap pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui manusia. Dan Jika guru. B. dan psikomotorik. maka guru tersebut perlu memberikan kegiatan pengayaan atau perlakuan khusus kepada anak TK atau murid SD tersebut agar anak/murid tersebut dapat aktualisasi potensi kognitifnya secara maksimal dan optimal. Masa pertumbuhan anak usia TK dan anak usia SD perlu diketahui dan dipahami oleh para calon guru dan para guru di TK dan di SD. Jika guru menemukan anak TK dan murid SD yang menunjukkan perkembangan afeksi atau aspek sikap dan perilaku yang baik. Pertumbuhan dan Perkembangan Remaja sebagai Peserta Didik Seperti halnya pertumbuhan dan perkembangan anak sebagai peserta didik. maka guru tersebut perlu memberikan penguatan atau reinforcement khusus kepada anak TK atau murid SD tersebut agar anak/murid tersebut dapat mengembangkan afektifnya secara optimal. Sedangkan contoh dari segi perkembangan psikis (jiwa) yang perlu mendapat perhatian para guru di kelas ialah perkembangan dari aspek kognitif. Jika guru menemukan anak TK dan murid SD yang menunjukkan perkembangan kognitif atau aspek intelektual yang cepat.

dan PT dapat menyesuaikan proses pembelajarannya atau perkuliahannya sesuai dengan kebutuhan belajar remaja. Pengetahuan dan pemahaman tersebut diharuskan sebagai dasar dalam menyusun program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar remaja. Kebutuhan belajar remaja sebagai peserta didik akan difokuskan kepada pembahasan tentang kebutuhan belajar remaja secara psikologis yang membutuhkan proses pembelajaran atau pendidikan yang sesuai dengan tingkat perkembangan psikologis mereka sebagai remaja. di SMA. para guru di jenjang pendidikan SMP dan sederajat. Secara psikologis diketahui bahwa masa remaja adalah masa yang penuh gejolak dan goncangan jiwa bagi remaja. Selain itu. juga perlu memiliki wawasan pengetahuan dan pemahaman tentang: tugas-tugas perkembangan remaja. perkembangan sosial. dan perkembangan moral remaja (Philip. dan di Perguruan Tinggi (PT). dorongan seksual remaja sangat sensitif dan menuntut untuk disalurkan (dorongan kebutuhan id) yang bersifat instinktif. para guru di SMP. perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada diri remaja. para guru di sekolah harus memahami tentang kondisi psikologis remaja dan menghadapi sikap dan perilaku remaja sebagai peserta didik secara edukatif dan persuasif. Dengan para guru di 9 . perkembangan emosional. Dengan bekal pengetahuan dan pemahaman tentang remaja dan psikologi remaja. Para calon guru dan para guru dan dosen di lembaga pendidikan. Masalah pertumbuhan dan perkembangan remaja sebagai peserta didik juga perlu menjadi perhatian bagi para calon dan para guru di SMP. Gejolak dan goncangan jiwa juga terjadi karena remaja sedang mengalami masa pubertas yang menyebabkan. dan dosen perguruan tinggi (khususnya dosen yang mengajar mahasiswa baru) dapat mengadaptasikan proses pembelajarannya sesuai dengan karakteristik psikologis remaja dan kebutuhan belajar remaja.jenjang pendidikan tinggi (khususnya mahasiswa baru). Mengingat masa remaja merupakan masa yang penuh gejolak dan goncangan. 1987). SMA. perkembangan kognitif. SMA dan sederajat. maka para calon guru dan para guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang remaja dan permasalahannya dan masalah psikologi remaja. karena dengan bekal pengetahuan tentang pertumbuhan dan perkembangan remaja. Gejolak dan goncangan jiwa terjadi karena remaja sedang dalam pencarian identitas diri dan menjalani masa eksplorasi yang menyebabkan para remaja ingin mencoba terhadap segala hal yang diketahui melalui proses membaca dan mengalami dalam kehidupannya sehari-hari di masyarakat.

dan moral remaja seoptimal mungkin. sikap. Pertumbuhan dapat diamati misalnya dengan adanya penambahan besar tubuh sedangkan kematangan ditandai dengan adanya perubahan dalam stuktur tubuh beserta fungsi – fungsinya.hukum yang mengatur Pertumbuhan Pertumbuhan adalah kuantitatif serta kualitatif Pertumbuhan terjadi dua proses yang hampir bersamaan yaitu. dan produktif yang misioner dan visioner. dan negara Indonesia ditentukan. Selain itu. sosial. Melalui penerapan strategi metode. dan moral remaja. kreatif. proses pertumbuhan sendiri dan proses pematangan. pendidikan yang berkualitas mutlak diberikan kepada remaja khususnya dan anak Indonesia pada umumnya. dan pendekatan pembelajaran di kelas yang sesuai dengan perkembangan psikologis. Melalui kerjasama berbagai pihak tersebut. inovatif. 1. Sebagai contoh untuk mewujudkan rasa ingin tahu besar pada diri remaja dan untuk membantu mengembangkan minat dan motivasi remaja untuk bereksplorasi. dan masyarakat perlu juga ikut serta dalam proses pendidikan remaja di lingkungan sekolah. Salah satu ciri dari pendidikan yang berkualitas ialah pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang konstruktif. kepala sekolah. maka metode dan strategi pembelajaran yang tepat digunakan ialah metode dan strategi pembelajaran yang penyelidikan (inquiry dan discovery learning). dan pendekatan pembelajaran tersebut. sosiolog. pihak guru dapat memberikan proses pendidikan yang optimal sesuai dengan karakteristik psikologis remaja dan sesuai kebutuhan belajar siswa dalam membantu remaja mencapai aktualisasi diri ke arah yang inovatif dan produktif demi untuk perkembangan mental. Proses pendidikan yang diberikan oleh para guru kepada remaja sebagai genarasi muda haruslah berkualitas. guru pembimbing atau konselor sekolah.lembaga pendidikan perlu menyusun program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar dan kebutuhan psikologis remaja. dan lainnya dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses. orangtua. metode. Hukum. C. sosial. seperti pihak wali kelas. 9 . Oleh karena itu. studi lapangan atau observasi lapangan. dan masyarakat. para guru harus dapat menerapkan strategi. psikolog. keluarga. bangsa. diharapkan remaja dapat menyalurkan energinya ke kegiatan belajar yang positif melalui kegiatan belajar dan kegiatan eksplorasi yang positif. Oleh karena itu. perilaku. pihak-pihak yang terkait lainnya. Harus diakui bahwa di tangan remajalah sebagai generasi muda nasib masyarakat.

2. 9 . 2. Di samping itu. Lama kelamaan bayi dapat memiringkan badan menelungkup. 5. dan sebagainya. Waktu dilahirkan. merayap. Waktu – waktu yang menunjukkan kesiapan harus dikenai melalui pengamatan yang cermat. perkembangan bahasa anak mengalami kelambatan akibat adanya perkembangan pesat pada fungsi jasmaninya. tbuh semakin besar. Tempo pertumbuhan adalah tidak sama Urutan atau squence pertumbuhan tidak bergerak dalam waktu yang konstan. bergerak – gerak dalam kandungan. Perkembangan merupakan hasil interaksi faktor – faktor biologis dan faktor – faktor lingkungan. 3. Taraf perkembangan berbagai aspek pertumbuhan adalah berbeda – beda Tidak semua aspek pertumbuhan seperti fungsi jasmani. Ini semua menunjukkan bahwa pertumbuhan merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan teratur. hanya dapat berbaring dan bergerak. bahasa. Prinsip – prinsip dasar perkembangan Dalam perkembangan terdapat waktu . namun kecepatan dan pola pertumbuhan dapat berubah tergantung kepada lingkungan yang menunjang kebutuhan dasar. tekanan jiwa. dan kapasitas intelektual berkembang dengan taraf yang sama dalam waktu yang sama. D. Kecepatan serta pola pertumbuhan dapat dimodifikasi oleh kondisi – kondisi di dalam dan di luar badan Meskipun dorongan untuk tumbuh adalah kuat dan meskipun pola – pola pertumbuhan adalah sudah tentu pada semua anak. 1. Ada saat dimana pertumbuhan berlangsung cepat dan ada saat dimana pertumbuhan berlangsung lambat. Perkembangan pada fungsi jasmani memerlukan banyak energi. indikator – indikator kematangan tidak muncul dalam saat – saat yang teratur. istirahat. Pertumbuhan merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan teratur Manusia mulai hidup dalam keadaan tak berdaya. struktur tubuh semakin sempurna. Perkembangan bahasa anak tidak sama cepat dengan perkembangan fungsi jasmani. 4. Pada suatu ketika. Apabila kondisi eksternal adalah positif maka pertumbuhan akan lebih cepat dan keterlibatan potensi akan lebih luas. akibatnya energi untuk perkembangan bahasa menjadi berkurang. aktivitas. kesehatan jasmani.waktu yang optimal. dan seterusnya. bayi dalam keadaan lemah. seperti lingkungan internal gizi. Proses belajar akan terjadi dengan sangat mudah pada saat yang optimal.

Fase . b. sosial ) yang salimg mempengaruhi 4. 3. Interaksi keturunan lingkungan dan perkembangan Pengaruh genetik terhadap kecerdasan terjadi pda awal perkembangan anak dan berlanjut terus sampai dewasa. Dari yang umum kepada yang khusus.3. Ada 3 tipe dasar temperamen yaitu mudah. Perkembangan pada suatu tahap bagi perkembangan berikutnya. Menurut jensen bila pengaruh lingkungan lebih penting pada identical twins yang dibesarkan pada dua lingkungan yang berbeda. Temperamen Adalah gaya perilaku karakteristik individu dalam merespon .fase Perkembangan 2. Suatu perkembangan tidak akan mungkin terjadi berkesinambungan dengan baik bila anak di dorong untuk melampaui atau secara tergesa – gesa menjalani tahap awal. dan penyesuaian diri yang rendah dengan lingkungan atau pengalaman baru. Anak yang sulit cenderung untuk bereaksi secara negatif serta sering menangis dan lambat untuk menerima pengalaman baru Anak yang lambat untuk dibangkitkan mempunyai tingkat kegiatan yang rendah . E. Seharusnya menunjukkan IQ yang berbeda pula. 5. Ia juga mengemukakan bahwa lingkungan dan budaya hanya mempunyai peranan minimal dalam kecerdasan. Anak yang mudah umumnya mempunyai suasana hati yang positif dan dapat dengan cepat membentuk kebiasaan yang teratur. Banyak ahli yang mengkritik Jensen tentang definisi kecerdasan itu sendiri bahwa tes IQ hanya menyentuh sebagian kecil dari kecerdasan. F. dan lambat untuk dibangkitkan. kadang-kadang negatif. c. 9 . Kita ketahui pula bahwa dengan dibesarkan pada keluarga yang sama dapat terjadi perbedaan kecerdasan secara individual denga variasi yang kecil pada kepribadian dan minat. kognitif. emosional. 1. a. Perkembangan berlangsung dari yang sederhana kepada yang kompleks. sulit. Dengan memperhatikan prinsip ini tidak mungkin anak melampaui tahap tertentu pada perilaku tertentu bila mereka belum siap. Perkembangan maju berkelanjutan merupakan kesatuan yang saling berhubungan dengan semua aspek – aspek ( fisik. Faktor – faktor yang mempengaruhi perkembangan Kecerdasan Arthur jensen (1969) mengemukakan pendapatnya bahwa kecerdasan itu diwariskan (diturunkan).

4. Fase bayi adalah saat perkembangan yang berlangsung sejak lahir sampai 18 atau 24 bulan. Fase pra natal (saat dalam kandungan) adalah waktu yang terletak antara masa pembuahan dan masa kelahiran. Masa ini adalah masa yang sangat tergantung pada orang tua. Fase remaja adalah masa perkembangan yang merupakan transisi dari masa kanak –kanak ke masa dewasa awal. sama dengan masa usia sekolah dasar. dihasilkan dalam waktu lebih kurang 9 bulan.1. BAB III PENUTUP 9 . 5. 3. 2. Fase kanak –kanak awal adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak akhir masa bayi sampai 5 atau 6 tahun. Pada saat ini terjadi pertumbuhan yang luar biasa dari satu sel menjadi satu organisme yang lengkap dengan otak dan kemampuan berperilaku . kadang-kadang disebut masa prasekolah Fase kanak-kanak tengah dan akhir adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak kira-kira umur 6 sampai 11 tahun. yang di mulai kira-kira umur 18 sampai 22 tahun.

B. penyusun menyarankan setiap calon pendidik dapat memahami konsep perkembangan sosial peserta didiknya. Sedangkan perkembangan diartikan sebagai suatu proses perubahan secara psikis yang menunjuk kepada kualitas Masalah pertumbuhan dan perkembangan anak dikaji dalam psikologi perkembangan harus diketahui dan dipahami oleh para calon guru dan para guru di sekolah. DAFTAR PUSTAKA 9 . Saran Sejalan dengan simpulan di atas. KESIMPULAN Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses perubahan secara fisik yang menunjuk kepada kuantitas.A.

perkembangan – anak – dan.1995 http : // www. M.Soemanto.dkk.psikologi pendidikan . Asal Mahasatya. Haryadi. Perkembangan Peserta Didik. 2008 Dalyono. Jakarta : Universitas Terbuka.Semarang : IKIP PGRI SEMARANG PRESS.co.2006 Sumantri. Jakarta : PT. Asdi Mahasatya. Psikologi Pendidikan. Mulyani. 9 .contoh makalah. MS. jakarta : PT .Perkembangan Peserta Didik.wasty. 2005 Sugeng.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->