P. 1
KERUCUT

KERUCUT

|Views: 48|Likes:
Published by Dian Echa Wati

More info:

Published by: Dian Echa Wati on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/24/2012

pdf

text

original

KERUCUT Kerucut dapat kita pandang sebagai limas beraturan bersegi-n dengan n mendekati harga tak hingga.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan Gambar 7.5 dan uraian berikut. Gambar 7.5 di samping merupakan limas beraturan persegi-n dengan titik puncak T. Jika nilai n di buat mendekati tak hingga, maka segi banyak beraturan ABCDEF …….. akan membentuk lingkaran yang berpusat di P, dan berjarijari r sehingga dapat kita simpulkan bahwa limas yang memiliki alas berbentuk lingkaran dinamakan kerucut. Definisi Dari definisi diatas dapat kita jelaskan lagi pada Gambar 7.6 brikut. T = Titik puncak g = Garis arah membentuk lingkaran berpusat di O O = Proyeksi T pada bidang alas TO = Tinggi kerucut Pada Gambar di atas, kita perhatikan bahwa titik O merupakan poyeksi titik T pada bidang alas, maka TO tegak lurus terhadap bidang alas. Kerucut yang demikian kita namakan kerucut lingkaran tegak atau kerucut beraturan. Dalam bahasa ini kita hanya membicarakan kerucut lingkaran tegak saja yang disingkat dengan kerucut. Luas Permukaan Kerucut Perlu kita ketahui bahwa, permukaan kerucut terdiri dari dua bidang, yaitu bidang lengkung (selimut) dan bidang alas berbentuk lingkaran. Untuk lebih jelasnya perhatikan uraian berikut. Jika selimut kerucut kita iris menurut apotema (garis pelukis) kemudian kita buka dan dibentangkan pada bidang datar, maka akan kita peroleh satu juring lingkaran. Misalnya panjang apotema adalah dan jari-jari lingkaran alas adalah r. Selimut kerucut merupakan juring lingkaran berjari-jari dengan panjang busur merupakan keliling lingkaran alas kerucut yaitu 2πr. Dengan demikian kita peroleh rumus luas selimut kerucut, Ls sebagai berikut. Ls = Panjang busur 2πr × Luas lingkaran = × π L ² = πr Keliling lingkaran 2π Jadi, luas selimut kerucut berjari-jari alas r dan panjang apotema adalah Luas permukaan kerucut seluruhnya merupakan jumlah luas selimut kerucut dan luas lingkaran alas, yaitu L = Ls + Lα πr + πr² πr ( L + r ) Jadi, luas permukaan kerucut berjari-jari alas r dan panjang apotema adalah Atau dengan menggunakan rumus lain berikut ini :

V = 1/3 πr² t L = L alas + L selimut L selimut = πrs s = Panjang garis pelukis

Jarijari

alas sebua h .

kerucu t 12 cmdan .

tinggin ya = 16 .

cm. Hit unglah luas .

sisi kerucu t .

terseb ut ! • .

Volum suatu kerucu .

t 462 cm 3 .

Jikatin ggi ..

kerucu t 9 cm dan hit .

unglah panjan g jari- .

jari alas kerucu .

tterseb ut! • .

Jarijari alas .

sebua h kerucu .

dan .t= 5cm.

nilai pende katan .

π =3. hitungl .14.

ah luas selimu .

tkeruc ut!Ciriciri .

Bangu n Ruang .

Keruc ut 1. Memp unyai 2 b .

idang sisi (1 bidan g sisiling karan dan 1 .

Mempu nyai 2 ru .bidang sisi selimut)2 .

suk dan 1 titik su dut .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->