P. 1
rpp

rpp

|Views: 126|Likes:

More info:

Published by: Toni Fradana Sinagha on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP

)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Komppetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/I : 1 dan 2 : 6 x 45 Menit : Berkomuikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat madya : 2.1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja : 1. Mengubah informasi dalam bentuk lisan kedalam bentuk non verbal (bagan/table/diagram/grafik/denah/ maktrik). 2. Menyampaikan pendapat/opini dengan menggunakan teknik penyampaian simpulan dan pendapat yang akurat secara deduktif/induktif. 3. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyimpulkan sesuatu informasi. I. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyimak informasi yang didengarnya dan menyampaikan dengan kalimat yang santun dan baik. II. Materi Ajar Meniyimak adalah : Mendengarkan dengan penuh konsentrasi sehingga informasi secara rinci dari simakan yang didengarnya. Jenis-jenis menyimak : Menyimak Sosial,Sekunder, Estetik, Pasif ; termasuk dalam menyimak ekstensif, sedangkan menyimak intensif meliputi: menyimak kritis, konsentratif, kreatif, informasi dibagi menjadi dua: 1. 2. umum. Contoh 1 : Bahasa bukan hanya digambarkan sebagai ringkasan bunyi, tetapi bahasa didefinisikan sebagai substansi, bentuk, ekspresi dan isi. Sebagai substansi, bahasa merupakan sesuatu Deduksi adalah: Dilakukan terhadap data (pertanyaan) umum kemudian ditarik Induksi adalah: Dilakukan terhadap data (pernyataan) khusus diikuti pertanyaan = simpulan = khusus. mendapatkan

yang dapat dibicarakan, sedangkan sebagai bentuk, bahasa merupakan formalisasi bagianbagian dalam konsep. Sebagai ekspresi bahasa merupakan media fisik dan sebagai isi, bahasa merupakan formalisasi media ke dalam unit ekspresi. Dari contoh tersebut dimuat ide utama dan ide-ide penjelas. Ide utama disebut: pertanyaan umum dan ide penjelas dinamakan pernyataan khusus. Jadi, contoh tersebut adalah umum ke khusus. Dinamakan Deduktif. Contoh 2 : Pertama sekali seseorang belajar bahasa dapat dilakukan dengan mempelajari bunyi-bunyi bahasa. Selanjutnya beralih mempelajari makna bahasa. Langkah berikutnya adalah ringkasi struktur bahasa. Langkah terakhir dapat menganalisis dan menggunakan bahasa dengan tepat. Beginilah cara belajar bahasa yang efektif. Dari contoh tersebut dapat ditarik kesimpulan cara ini disebut induktif,karena mengedepankan ide-ide pengelas diakhiri dengan simpulan/ ide utama. Dinamakan khusus ke umum. Mengidentifikasi isi informasi dan menemukan simpulannya. Contohnya : Puisi, wawancara, pidato. Dari ketiga contoh tersebut tentu dapat kita menarik kesimpulan isi-isinya. sebagainya. • • • • Matriks adalah : Berdasarkan buku Kamus Besar Bahasa Indonesia yang Kerangka, bagan Rekaman Induk Maktriks (acuan huruf cetak) Istilah manajemen tabel yang disusun dalam lajur dari jajaran, sehingga dimaksud dengan matriks ada beberapa pengertian,yaitu; Bagan ialah : alat peraga berupa gambaran secara analisis dan statitik Diagram adalah : gambaran (buram,sketsa) untuk memperlihatkan atau Denah adalah : gambaran yang menunjukkan letak kota, jalan, dan tentang proses yang terjadi dalam alam, teknologi, dan masyarakat. menerangkan sesuatu.

butiran-butiran majas yang diisikan dapat dibaca dari atas ke bawah dan kiri ke kanan. III. • • Metode Pembelajaran Ceramah Tanyak Jawab

• •

Inhuisi Diskusi

IV. Langkah-langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal 1. 2. 3. 4. 5. 1. 2. grafik. 3. 1. 2. 3. 1. • • 2. • • • VI. Penilaian * Jenis Tes * Bentuk tes : Lisan, tulisan dan perbuatan. : Objektif, uraian. Masing-masing siswa menentukan informasi untuk dikembangkan. Tanya jawab Evaluasi Memberikan tugas dan PR Penutup ringkas materi kesimpulan Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku Bahasa Indonesia, Tataran MADIA kelas XI Modul (kualifikasi madya kelas XI) Memahami Bahasa Indonesia “ Kurikulum 2004” C. Kegiatan Akhir Menyiapkan Ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan tujuan pembelajaran. Siswa dapat menyebutkan pengertian menyimak dan dapat membuat kesimpulan dari suatu informasi yang di dengarnya. Siswa dapat menarik kesimpulan dari membaca bagan, denah, matrik,

B. Kegiatan Inti

V. Alat, Bahan dan Sumber Belajar

dan silahkan untuk memberikan kesn prediketnya. Didahului kata jangan untuk menyatakan larangan.coba. Menulis kembali isi perintah dalam bentuk paragraph biasanya dapat kita Contoh: Jangan membuang sampah sembarangan! lakukan pada surat tugas. biasanya disertai partikel–lah pada Menggunakan kata tolong. undangan . seru.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat media :2. Materi Ajar • • Kalimat perintah dalam kokasih (2002:138) disebut sebagai kalimat Dalam bentuk tulis.pengumuman. S. merumuskan kembali isi perintah ( secara lisan maupun tulisan) 2. 2. memo. Siswa dapat merumuskan kembali isi perintah dengan mengenali perintah dan Meningkatkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah. Guru Bidang Studi 2011 Eva Lala Srianti.5 : 9 x 45 menit Calang.4. II. I. Ciri-ciri kalimat perintah: Menggunakan kata karya taktransitif.S. Contoh: Belilah rumah tua itu! halus/sopan pada kalimat perintah.sedangkan dalam bentuk lisan ditandai dengan tanda nada naik pada akhir kalimat.Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Mawardi. Contoh: Tolongkan kirimkan bingkisan ini pada orangtua mu? • dan lain-lain. lamaran pekerjaan.2 menyimak untuk memahami perintah yang di ungkapan atau yang tidak dalam konteks bekerja. kalimat perintah ditulis dengan diakhiri tanda imperatif.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : XI/I : 3. yaitu: kalimat yang tujuannya memberikan perintah untuk melakukan sesuatu. 3.menginformasikan kebenaran rencana kegiatan informasi. Tujuan Pembelajaran 1. menuliskan kembali isi perintah dalam bentuk paragraph. : 1. surat kuasa.

1. Contoh: SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 78 Jalan Bhakti IV/1. Menyiapkan Ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan tujuan pembelajaran Siswa dapat menarik keimpulan dari suatu perintah yang tertulis Siswa dapat membuat suatu perintah yang bersifat lisan kemudian B. C.Contoh: Memo atau memorandum adalah: jenis surat dinas yang berisi catatan singkat tentang sesuatu yang dingin disampaikan (singkat. 4. 3. padat. Kegiatan Awal 1. Kegiatan Akhir 1. Kegiatan Inti dikembangkan menjadi suatu perintah yang tertulis dalam paragraph. Soal . Kemanggisan Jakarta Barat Telepon (021) 5482914 MEMO 10 November 2007 Kepada : Wakasek Bidang Sarana/Prasarana Dari : Kepala Sekolah Harap mempersiapkan ruang aula beserta perlengkapannya untuk rapat kelulusan kelas III yang akan diadakan pada tanggal 28 April 2007. berisi perintah. 5. 2. Metode Pembelajaran • • • IV. 2. Ceramah Inkuisi Diskusi Langkah-langkah Pembelajaran A. langsung pada tujuan). Sujono Kuslan III.

3.S.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Eva Lala Srianti. • • Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket bahasa indonsia.tulisan. Penilaian • • Jenis tes: Lisan. Tataran MADIA kelas XI Bahasa Indonesia siap UN VI. Guru Bidang Studi 2011 Mawardi. Alat.Bahan dan Sumber Belajar 1. • • 2. Evaluasi: tugas dan PR Penutup: kesimpulan V. dan perbuatan Bentuk tes: Objektif. uraian Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang.2.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 . S.

I.Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/I : 6. Surat edaran dari instalasi pemerintah adalah pemberitahuan dan penjelasan tentang pelaksanaan peraturan di lingkungan instansi tersebut 3. tulisan) kepada pemberi perintah. Materi Ajar Macam-macam surat edaran: 1. Menginformasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (secara lisan. Membuat prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis 3. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat membuat catatan untuk memahami perintah kerja tertulis berkaitan lingkungan kerja dan menyampaikan respons kepada pemberi perintah.2001:270) Contoh Disposisi: hal 36. Surat edaran dari perusahaan • Surat edaran diterbitkan oleh instansi/subjek surat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi ditunjukkan kepada kepala atau instansi yang berada di bawahnya. :1. Mengenali informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja.Tataran madia yustinah Ahmad Iskak. II. Komposisi pengumuman yang lengkap terdiri dari: .8 : 9 x 45 menit : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat media : 2. Disposisi: pendapat seorang pejabat mengenai urusan yang termuat dalam surat dinas yang langsung dituliskan pada surat yang bersangkutan atau lembar khusus (KKBI.7. 2. Surat edaran pemerintah. • Pengumuman merupakan pemberitahuan mengenai sesuatu yang ditujukan kepada sasaran yang bersifat umum dan terbuka untuk setiap orang. yaitu adanya pemberitahuan kepada seluruh rakyat Indonesia yang bersifat nasional 2.3 Memahami perintah kerja tertulis.

1.Tanda tangan 8. Alat dan Bahan • • 2. Memberikan motivasi 5. 1.III. 2. Kegiatan Inti 1.Nama jabatan 7. Siswa dapat menyampaikan respons perintah kerja tertulis C. Mengabsen kehadiran siswa 4. 1. Menyiapkan ruangan 2. Tataran Madia kelas XI Jenis tes: Lisan. Sumber Belajar • Buku paket Bahasa Indonesia.Tubuh pengumuman 5. Siswa dapat memahami dan membuat salah satu contoh perintah kerja tertulis.Nama terang Metode Pembelajaran • • • Ceramah Diskusi Individu Kegiatan Awal IV.Tempat dan tanggal 6. Alat. Penutup:(Kesimpulan) Kegiatan Akhir V. Evaluasi: (Tugas. Penilaian • • Mengetahui .Bahan dan sumber belajar 1.Judul 3. Soal 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran B.membuat surat edaran dan pengumuman) 3. Langkah-langkah Pembelajaran A.Nomor 4.tulisan. 2011 White Board Spidol VI. Doa bersama 3. dan perbuatan Bentuk tes: Objektif dan uraian Calang.Nama lembaga/instansi 2.

: 1.Kepala SMK Negeri Calang Guru Bidang Studi Mawardi. • Materi Ajar Bentuk kata-kata kata dasar kata berimbuhan kata ulang kata majemuk Perubahan makna kata terbagi atas: 1. II.bentuk kata. I. makna kini semua orang yang berkedudukan lebih tinggi.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 0Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/I : 9. 4. kalimat dalam konteks bekerja.bentuk kata. 2. tuan. 3. . makna ayah. 3. 2.S. Mengidentifikasikan kata (termasuk bentuk kata baru). Tujuan Pembelajaran Siswa memahami informasi mengenai kata. • 1.ungkapan dan kalimat berdasarkan kelas kata dan makna kata. Generalisasi/perluasan adalah: proses perubahan makna yang membuat sebuah kata mengalami perluasan makna dari makna sebelumnya yang telah ada dimasa lampau.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat media : 2. Mengelompokkan kata.ungkapan. S.bentuk kata dan ungkapan dan dapat memahami kata-kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonym dalam teks bacaan serta mencatat penggunaan frasa dan kalimat dalam sebuah wacana. Mendaftarkan kata-kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonym dalam teks bacaan.10.12 : 12 x 45 menit Eva Lala Srianti.11.4 Membaca untuk memahami makna kata. Contoh : kata bapak.

Contoh : ekonomis – hemat – irit (sinonim) Guru – murid • III. Frasa Metode Pembelajaran Ceramah Diskusi Individu Langkah-langkah Pembelajaran (antonym) . Contoh : • Benalu adalah tumbuhan parasit (tumbuhan) Apa kerja benalu disini? (pengganggu) kata-kata serapan = penyerapan dari bahasa asing. 6. Asosiasi ialah perubahan makna yang erjadi akibat persamaan sifat. kata serapan juga berfungsi sebagai pemerkaya perbendaharaan kosa kata bahasa Indonesia kata serapan masuk ke dalam bahasa Indonesia melalui empat cara.2. • • • IV. Peyorasi adalah suatu proses perubahan makna kata dari yang semula bermakna baik menjadi lebih rendah Contoh: meninggal = mampus 5. spesialisasi/pengkhususan adalah perubahan makna yang membuat makna sebuah kata menjadi menyempit dari makna sebelumnya. Contoh : bini = istri Bunting = hamil 4. sedangkan antonym adalah lawan kata. sinestesia adalah perubahan makna yang terjadi sebagai akibat pertukaran tanggapan antara dua indera yang berlainan. Ameliorasi adalah perubahan makna yang mengesankan makna baru dianggap lebih baik daripada (atau) tinggi nilainya dari pada makna lama. yaitu : • adopsi adaptasi penerjemahan kreasi Sinonim dan antonym Sinonim adalah persamaan kata. Contoh : Sarjana Pendeta Sastra 3.

1. Menyiapkan ruangan 3. Kegiatan Inti 1. 2. 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran B. Siswa dapat membedakan kata-kata berdasarkan bentuknya secara tertulis maupun lisan 3. • VI. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Kegiatan Akhir Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang. Memberikan motivasi 5. • • Alat. 1. Soal 2. PR) 3. Tataran Madia kelas XI Penilaian Jenis tes: Lisan. ungkapan secara benar. Mengabsen kehadiran siswa 4. Penutup:(Kesimpulan) V. Doa bersama Kegiatan Awal 1. Guru Bidang Studi 2011 . Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. Evaluasi: (Tugas.A. Siswa dapat memahami bentuk kata. makna kata. • • 2. siswa dapat menggunakan frasa dalam kalimat C.

14. meyakinkan.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Eva Lala Srianti. I.S. merayu. menyuruh. mengajak.Menyindir .15 : 9 x 45 menit : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat media : 2.Menyanggah .5 Menggunakan secara lisan kalimat Tanya/pertanyaan dalam konteks bekerja : 1. seperti : memohon meminta. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat memahami kalimat Tanya dan menggunakan kalimat Tanya dalam diskusi serta mampu membuat kalimat Tanya.1986:33) • Kalimat Tanya tersamar juga dapat digunakan untuk tujuan lain.Menyetujui . menyetujui dan menyanggah. Menggunakan kalimat retorik dengan menggunakan konsep dan cirri kalimat retorik 2.Menyakinkan . II. Mengajukan pertanyaan secara tersamar denga kalimat tanya dengan tujuan selain bertanya. menyendir. yaitu: Memohon Meminta Menyuruh Mengajak . S.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/I : 13. • Contoh : Bukankah semua yang hidup akan mati? Bukankah kalian ingin lulus? Belajarlah dengan sungguh-sungguh Materi Ajar Kalimat Tanya retorik biasanya digunakan untuk pidato Kalimat Tanya retorik adalah kalimat Tanya yang tidak membutuhkan jawaban. Kalimat Tanya umumnya berfungsi untuk menanyakan sesuatu dengan kata untuk membangkitkan response (Ramlan.Mawardi.

siswa mampu memahami berbagai kalimat tanya C. Menyiapkan ruangan 2. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Kegiatan Akhir Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang. Memberikan motivasi 5. A. Siswa mampu berpidato dan menggunakan kalimat retorik 3. Merayu Metode Pembelajaran Ceramah Diskusi Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal 1. 1. Mengabsen kehadiran siswa 4. • • 2. Guru Bidang Studi 2011 . Soal 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran B. 1. • • VI. Tataran Madia kelas XI Modul Kualifikasi Madya Penilaian Jenis tes: Lisan. Kegiatan Inti 1. • • IV. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia.III. Siswa mampu memberikan salah satu contoh dari kalimat Tanya apapun 2. Penutup:(Kesimpulan) V. PR) 3. Evaluasi: (Tugas. • • Alat. Doa bersama 3.

dan lain sebagainya. • Parafrasa adalah: Mengungkapkan kembali inti dari sebuah karangan ilmiah dengan menggunakan bahasa sendiri tanpa harus mengurangi makna dari karangan tersebut. Menggunakan ungkapan lain untuk maksud yang sama dari informasi yang dibaca/dengar. mencari ide pokok. 2. 6. • Tujuan Pembelajaran Siswa mampu memparafrasekan puisi. cerita. 7. iklan. Membaca/ menyimak teks/ wacana awal berkali-kali. Kata-kata tersebut memang memiliki persamaan makna. Mencari sinonim dari kata kunci 5. dan ujaran. I.S. • • II. Memparafrasekan informasi secara lisan dari hal yang sudah didengar dengan menggunakan bahasa sendiri.Mawardi. Menentukan kat kunci dari teks tersebut 3.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2.6 Membuat prafrase lisan dalam konteks bekerja : 1. kata. • Cara membuat paraphrase: 1. Siswa memahami kata kunci Materi Ajar Kata tuturan adalah sinonim dari ucapan. Memparafrasekan informasi secara lisan dari hal yang telah dibaca dengan menggunakan bahasa sendiri. 4. • Kata kunci adalah: . Mencari makna kata/ ungkapan dengan kata lain yang semakna. namun penggunaannya dalam kalimat harus disesuaikan dengan konteks kalimat itu sendiri. 2. perkataan. Menyusun kalimat dengan ungkapan sendiri.17.18 : 9 x 45 menit Eva Lala Srianti.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/I : 16. S.

Penilaian Jenis tes: Lisan.• III. Doa bersama 3. Menyiapkan ruangan 2. Memberikan motivasi 5. Tataran Madia kelas XI. 1. Penutup:(Kesimpulan) V. Menyampaikan tujuan pembelajaran B. C. Ide pokok adalah: Pokok permasalahan. Mengabsen kehadiran siswa 4. • • 2. Evaluasi: (Tugas. 1. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. Kegiatan Inti Siswa mampu mempraktekkan apa yang telah didengarkannya dan yang dibacakannya secara lisan maupun tulisan. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Kegiatan Akhir . • VI. A. Metode Pembelajaran Ceramah Inkuisi Diskusi Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal 1.) 3. • • • IV. Soal 2. • • Alat.

21 : 9 x 45 menit Eva Lala Srianti. • • Materi Ajar Pola gilir adalah: Percakapan yang terjadi antara dua atau tiga orang Agar pola gilir dapat berlangsung dengan baik.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu menerpakan pola gilir dengan santun dan sopan serta menggunakan kata. I. 1. bentuk kata. Peserta III. 2. • • IV. tugas dalam kelompok diskusi: 1. II. diperlukan pembagian bahkan lebih.Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang.20. Guru Bidang Studi 2011 Mawardi.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : XI/I : 19.S. S. dan ungkapan dengan santun. dan ungkapan yang baik. Moderator 2. ( tidak terduga). bentuk kata. A. Metode Pembelajaran Ceramah Diskusi Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal Menyiapkan ruangan Doa bersama . 2. Mengkuatkan pola gilir dalam berkomunikasi secara efektif.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi : 1. Berkomunikasi dengan menggunakan kata. Notulis 3.

Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Siswa mampu mempraktekkan pola gilir dengan menggunakan kata. Modul kualifikasi madia kelas XI Penilaian Jenis tes: Lisan. 3.S. C. 1.3. V. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. ungkapan yang baik dan santun. S. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Kegiatan Akhir Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 . Guru Bidang Studi 2011 Mawardi. B. 5. 1. • • Soal Evaluasi: (Tugas. 4. 2.) Penutup:(Kesimpulan) Alat.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Eva Lala Srianti. • • VI. • • 2. Tataran Madia kelas XI.

Menggunakan kata atau ungkapan dalam memulai atau mengakhiri suatu pembicaraan baik formal maupun non formal secara tepat dan efektif. secara pendapat. • dilakukan. Materi Ajar Konversasi adalah percakapan yang didasarkan pada aturan-aturan atau prinsip-prinsip tertentu yang sangat mempengaruhi hasil dari percakapan yang sedang . Tujuan Pembelajaran Siswa memahami etika dan norma dan norma konversesi serta mampu mengamati proses mengungkapka pendapat secara tepat dan santun. 2.8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja. Menerapkan pola gilir percakapan secara aktif untuk keperluan mengajukan 3. II. : 1. pembicaraan menggunakan ungkapan yang tepat. Mengalihkan pertanyaan. 2. mitra bicara secara bergilir. topic tanggapan. 3 : 9 x 45 menit : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2. 4. I.Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/2 : 1. • • Percakapan adalah suatu interaksi antara pembicara dan pendengar secara Bercakap-cakap adalah bentuk komunikasi dua arah antara pembicara dan teratur dalam komunikasi social. halus atau dengan menyatakan penghargaan. Menyatakan pendapat yang berbeda tanpa menimbulkan konflik secara halus dan santun.

Penutup:(Kesimpulan) V. A. Modul kualifikasi madya Pengalihan topik pembicaraan Metode Pembelajaran Ceramah Diskusi Tanya jawab Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal 1. Mengabsen kehadiran siswa 4. Kalimat untuk membuka suatu percakapan 2. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. Menyampaikan tujuan pembelajaran B. Prinsip tersebut adalah prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan. Soal 2. C. Kegiatan Inti Siswa mampu memahami konversasi secara tepat dan santun serta mapu mempraktekkan konversasi secara baik dan benar dengan menggunakan ungkapan-ungkapan yang sopan. • • • IV. Memberikan motivasi 5. Tataran Madia kelas XI.• Prinsip percakapan(Conversational principle) adalah prinsip yang mengatur mekanisme percakapan antar peserta agar dapat bercakap-cakap secara kooperatif dan santun. Kegiatan Akhir 1. • Di dalam konversasi ada beberapa kalimat yang harus diketahui: 1. Kalimat untuk mengakhiri percakapan Bercakap-cakap melalui saluran telekomunikasi (telepon) III. Doa bersama 3. Evaluasi: (Tugas. Menyiapkan ruangan . • • Alat. 2. 1.) 3. • • 2.

5. menjalankan kegiatan diskusi dengan baik dan tepat.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : XI/2 : 4. • • Penilaian Jenis tes: Lisan. persepsi. mengambil keputusan dan kesimpulan. • • II. : 1. forum diskusi 13. Guru Bidang Studi 2011 Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Mawardi. . tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Calang. 6 : 9 x 45 menit Eva Lala Srianti. dan visi. konferensi 11.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2. menyampaikan argumrntasi terhadap topic diskusi yag dibicarakan. menyamakan apresiasi.S. menghargai mitra bicara yang menyampaikan argumen terhadap topik diskusi I. lokakarya 12. 3. 7. S. simposium 9. • Diskusi kelompok Diskusi pleno diskusi panel debat diskusi rak diskusi podium kongres 8.9 berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja.VI. 5. diskusi kasualis untuk menumbuhkembangkan tradis membeberkan masalah. menghidupkan kepedulian dan kepekaan serta menjadi sarana komunikasi dan konsultasi. Menyampaikan gagasan yang tepat dengan topic diskusi. 2. 6. 4. seminar 10. 2. 3. • Tujuan Pembelajaran Siswa mampu memahami tatacara berdiskusi Siswa dapat mengemukakan pendapat dalam kegiatan berdiskusi dan Materi Ajar Diskusi berasal dari bahasa latin yakni discutere yang berarti Bentuk-bentuk diskusi : 1. Tujuan diskusi antara lain intelektual.

anggota/peserta 4. • • • • IV. • • Soal Evaluasi: (Tugas. 1. 2. sekretaris/notulis 3. A. 3. 3. 1. ketua diskusi 2. V. C.) Penutup:(Kesimpulan) Alat. pembicara/panelis 5. 4. Modul kualifikasi madya Kegiatan Akhir . 5. pengamat/peninjau III.• Unsur-unsur diskusi 1. Metode Pembelajaran Ceramah Diskusi inkuisi Tanya jawab Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal Menyiapkan ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Siswa mampu melakukan diskusi secara baik dan benar serta menyampaikan kesimpulan dengan tepat atas dasar fakta dan opini. Tataran Madia kelas XI. 1. 2. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. • • 2. B.

2. : 1. • II. individu) dengan piha lain. Mengemukakan gagasan pendapat atau komentar dalam kalimat yang menarik dan santun 2. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Calang. • • Penilaian Jenis tes: Lisan. organisasi. seperti masalah. mengetahui fungsi Materi Ajar Negosiasi adalah proses tawar menawar dengan cara berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak ( kelompok. radio. publisitas : merupakan usaha perusahaan untuk merangsang permintaan dan bersifat komersial 1. Personal selling : promosi secara liasan dalam bentuk pembicaraan dengan seorang atau lebih calaon konsumen atau pembeli 3. I. advertensi dan manfaat bernegosiasi serta membuat catatan dari keputusan negosiasi .Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : XI/2 : 7. 8 : 6 x 45 menit Eva Lala Srianti. Guru Bidang Studi 2011 Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Mawardi.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2. Koran.VI. • Tujuan Pembelajaran Siswa memahami tatacara menyampaikan pendapat. menyanggah pendapat orang lain yang santun dengan tetap menhargai pendapat mitra bicara. • Cara promosi : penyajian gagasan mengenai barang atau jasa melalui media. Negosiasi diartikan juga pendekatan untuk mnyelesaikan sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang bersengketa.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja. S.S. dan lain-lain.

Menyampaikan gagasan/ide/pendapat yang menarik III. • • • IV. B.•taktik-taktik dalam bernegosiasi 1. 3. 4. 5. 1. 1. 3. Menyanggah ide/gagasan/pendapat Siswa paham dengan fungsi dan manfaat bernegosiasi serta mengemukakan pendapat dalam pembahasan kegiatan C. Soal Evaluasi: (Tugas. 2. taktik mengulang taktik berterima kasih taktik mengagetkan taktik memotong taktik menunda taktik mngelak taktik ya…tetapi taktik membiarkan taktik antisipasi taktik bertanya balik taktik provokasi taktik tidak Metode Pembelajaran Ceramah Inkuisi Tanya jawab Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal Menyiapkan ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti 2.) Penutup:(Kesimpulan) Kegiatan Akhir . 2. A.

S. • • 2. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. • • VI. Guru Bidang Studi 2011 Mawardi. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang.V.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 . 1. Tataran Madia kelas XI. S. • • Alat.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Eva Lala Srianti. Modul kualifikasi madya Penilaian Jenis tes: Lisan.

• 1. : 1. . 2. Menyampaikan fakta dalam tuturan deskriptif yang berkenaan dengan keadaaan atau peristiwa yang dilaporkan. I. Lporan lisan mempunyai kelebihan. • Tujuan Pembelajaran Siswa mampu memahami laporan secara lisan dan mengungkapkan Materi Ajar Laporan adalah segala sesuatu yang dilaporkn. 2. 11 : 9 x 45 menit : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2. Menyampaikan keadaan atau peristiwa secara kronologis sesuai dengan tuntutan keadaan atau peristiwa yang dilaporkan secara lisan.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja. 4. 3. dibandingkan laporan tertulis. Menyampaikan rangkuman (kategorisasi) atau simpulan (analisis/ sistensis) dengan benar. Cara penyampaian laporan. Laporan lisan disampaikan sesuai dengan situasi. 10. yaitu cepat dan murah. 3. • II. Urutan waktu Urutan tempat Urutan umum-khusus Urutan khusus-umum laporan secara lisan.Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/2 : 9.

3. Uraian akibat-sebab 9. 1. III. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. C.) Penutup:(Kesimpulan) Alat. Modul kualifikasi madya Kegiatan Akhir Naratif Deskriptif Ekspositoris Argumentatif Persuasif Metode Pembelajaran Ceramah Tanya jawab Diskusi Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal Menyiapkan ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Siswa mampu menyampaikan laporan secara lisan dengan fakta-fakta yang ada di . • • • IV. Tataran Madia kelas XI.5. peristiwa. • • 2. Uraian klimaks 8. V. keadaan. Urutan penyelesaian masalah ( diuraikan mendetil) •Hal-hal yang dapat dilaporkan dalam laporan lisan. • • Soal Evaluasi: (Tugas. 4. 3. 2. 1. dan rangkuman. antara lain berupa fakta. 4. 2. B. 1. 5. 1. Urutan sebab akibat 7. •Jenis –jenis tuturan. 2. Urutan antiklimaks 6. 3. 5. depan kelas. A.

VI. Guru Bidang Studi 2011 Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Mawardi. S. deskripsif.12 Menulis wacana yang bercorak naratif. 13.Menulis suatu kejadian dalam bentuk narasi memuat unsur-unsur yang melingkupinya secra kronologis 2. Argumentasi : Pembuktian Pola susunan kerangka karangan meliputi: 1. dan argumentasi :1. 15 : 12 x 45 menit Eva Lala Srianti. 14. • II. • • Penilaian Jenis tes: Lisan.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/2 : 12. Pola alamiah dibagi mnjadi tiga yaitu: • • Urutan waktu (kronologis) Urutan lokasi tempat ruang (special) .S. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Calang.Membuat eksposisi dari suatu peristiwa 3. • • • • Tujuan Pembelajaran Siswa memahami teknik penyusunan kerangka karangan serta mengetahui Materi Ajar Narasi Deskripsi Eksposisi : Cerita : lukisan : Paparan jenis-jenis karangan yang ada secara baik dan benar. ekspositoris.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2. Menyusun argumentasi dengan tujuan pembaca tentang suatu peristiwa kerja agar menerima suatu sikap dn opini secara logis I.

Peran yang seharusnya. Penutup 5. Daftar Pustaka Contoh kerangka makalah sederhana dalam dialog interaktif Wanita Karya Dalam Pendidikan Anak Problem Dan Solusinya 1. Judul 2. domestic dan public. penutup berisi simpulan III. Isi: Peran yang dilakukan wanita (domestik. Makalah berfungsi sebagai pedoman bagi penyaji (permakalah) dan sebagai acuan bagi partisipan yang mengikuti kegiatan seminar sebuah makalah lazimnya ditulis dengan susunan berikut: 1. Pola logis Makalah/ paper merupakan tulisan ilmiah yang digunakan dalam seminar. symposium dialog. dosmestik publik dan social. 2. • Metode Pembelajaran Ceramah . dan kegiatan ilmiah yang lain. Pendahuluan berisi kondisi nyata wanita di Indonesia pada umumya. 3. Masalah yang timbul dari peran yang dilakukan Berbagai solusi yang mungkin dilkakukan Solusi yang tepat untuk dilakukan. Pembahasan 4. 2.• • • • • • • • - Topik yang ada Urutan klimaks Urutan anti klimaks Urutan pemecahan masalah Urutan kausal Urutan umum-khusus Urutan familianitas Urutan akseptabilitas Berlatih menyusun kerangka karangan makalah. Pendahuluan 3.

tugas. Guru Bidang Studi 2011 . 1. 5. Penutup. • • 2.kesimpulan Alat. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. 1. 3. Tataran Madia kelas XI. 2. 4. Kegiatan Akhir Soal. 1. 2. B.• IV. A. Siswa dapat menyusun sebuah proposal/makalah. V. argumentasi. • • VI. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang. Modul kualifikasi madya Penilaian Jenis tes: Lisan. • • Diskusi Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal Menyiapkan ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan materi pembelajaran Kegiatan Inti Siswa dapat membedakan karangan naratif. C. eksposisi.

Menyusun ringkasa teks secara jelas dalam bahasa yang baik dan benar. I. S. membuat bagan/ butir-butir gagasan 4.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Bahasa Indonesia : XI/2 : 16. 3.S. mencatat gagasan utama 3. Langkah-langkah membuat ringkasan 1.Mawardi.18 : 9 x 45 menit : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya : 2. • II.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Eva Lala Srianti. Mecatat butir-butir informasi yang akan diringkas dalam bentuk skema atau bagan dalam bahasa yang lugas. Menghitung jumlah kalimat yang menjadi isi ringkasan sesuai dengan rumus meringkas yang baku. membaca naskah 2. 2. ringkasan yang utuh secara baik dan benar. • Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menuliskan kembali isi sebuah teks dalam bentuk bagan dan Materi Ajar Tujuan membuat ringkasan adalah untuk memehami dan mengetahui isi sebuah karangan atau/buku.17.13 Meringkas teks tertulis dalam bentuk konteks bekerja : 1. . menyusun ringkasan.

) Penutup:(Kesimpulan) Alat. beberapa kalimat beberapa paragraph Pola meringkas : Buku. • Metode Pembelajaran Ceramah Tanya jawab Diskusi Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal Menyiapkan ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan materi pembelajaran Kegiatan Inti Siswa dapaat meringkas sebuah buku menjadi sebuah wacana. hasil ringkasannya berupa kata/frasa. 3.wacana. 1. Jika yang diringkas paragraf hasil ringkasannya berupa kalimat.paragraph. 1. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board . • • • IV. V. 2.frasa/ kata III.• tepat. A. 5. - Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat ringkasan yang Jika yang diringkas kalimat. 3. Kegiatan Akhir Soal Evaluasi: (Tugas. Jika yang diringkas beberapa paragraph. • • C. B.kalimat. 1. 4. 2. Siswa dapat menyusun ringkasan dengan baik dan teratur. hasil ringkasannya berupa Jika yang diringkas wacana hasil ringkasannya berupa paragraph Jika yang diringkas beberapa paragraph hasil ringkasannya baerupa Jika yang diringkas bukan paragraph hasil ringkasnya barupa wacana.

Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : XI/2 : 19. Tataran Madia kelas XI. Guru Bidang Studi 2011 Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Mawardi. analogi. S. 1. tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Calang. • Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyimpulkan isi teks tertulis dengan menggunakan kalimat Materi Ajar Simpulan merupakan bagian terakhir/ penutup dari sebuah karangan. dan dapat memperoleh informasi yang baik. Menyimpulkan suatu teks dengan menggunakan kalimat yang tidak ambigu. Modul kualifikasi madya Penilaian VI. • • Jenis tes: Lisan. dan hubungan kausal (sebabakibat).• 2. Spidol Sumber Belajar • • Buku paket Bahasa Indonesia. yang tidak ambigu. Dalam membuat simpulan ada dua teknik yang dapat digunakan.S. simpulan harus dirumuskan secara tegas sebagai pendapat pengarang atau penulis terhadap masalah yang telah diuraikan.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja : 1. yaitu teknik induktif atau deduktif. Generalisasi merupakan perumusan simpulan umum berdasarkan data atau kejadian-kejadian yang bersifat khusus. I. dan dapat memperoleh informasi yang baik.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia tingkat madya : 2. oleh karena itu.20 : 6 x 45 menit Eva Lala Srianti. Teknik Induktif dibedakan atas generalisasi. • II. .

B. A. Tenik Deduktif Teknik deduktif adalah penarikan simpulan dari keadaan yang umum kepada yang khusus.Analogi adalah penarikan simpulan dengan asumsi bahwa jika dua hal memiliki beberapa kesamaan. Tataran Madia kelas XI. • Alat.. 3. 1. Dua proposisi pertama disebut premis.) 3. Hal yang termasuk teknik ini adalah silogisme. Penutup:(Kesimpulan) V. 5. 2. Silogisme merupakan proses penalaran yang berusaha menghubungkan dua proposisi ( pernyataan) yang berlainan untuk merumuskan suatu simpulan atau inferensi yang merupakan proposisi yang ketiga. 4. 2. Metode Pembelajaran Ceramah Diskusi Tanya jawab Inkuisi Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal Menyiapkan ruangan Doa bersama Mengabsen kehadiran siswa Memberikan motivasi Menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Kegiatan Akhir Siswa dapat menyimpulkan isi teks bacaan dengan teknik induktif dan deduktif . • • 2. 1. Bahan dan sumber belajar Alat dan Bahan White Board Spidol Sumber Belajar Buku paket Bahasa Indonesia. aspek lainpun memiliki kesamaan. 1. C. • • • • IV. III. Soal 2. Evaluasi: (Tugas.

S.Pd Nip: 19670304 199412 1 002 Eva Lala Srianti. • • Modul kualifikasi madya Penilaian Jenis tes: Lisan.Pd Nip: 19870716 201003 2 001 . tulisan Bentuk tes: Objektif dan uraian Mengetahui Kepala SMK Negeri Calang Calang.• VI. S. Guru Bidang Studi 2011 Mawardi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->