MAKALAH TAUHID

ALIRAN MU’TAZILAH
MAKALAH INI UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH TAUHID
Pembimbing : Dra. Evi Septiani TH, M. Si

Disusun oleh :

Nama
Aris Budi Sinudarsono Vicky K. Wardoyo Siti Munawaroh Nurul Hidayati Kholik Ihwanudin

NIM
10210040 10210041 10210042 10210043 10210044

JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS DAKWAH UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SUNAN KALI JAGA JOGJAKARTA 2010

Latar belakang Sebelum nabi wafat. B.html . Akibat dari hal itu bermunculanlah kebidahan-kebidahan yang semakin banyak dikalangan kaum muslimin sehingga melemahkan kekuatan dan kesatuan mereka serta memberikan gambaran yang tidak benar terhadap ajaran Islam. kemudian muncullah satu kelompok lain yang berkedok dan berlindung dibawah syiar akal dan kebebasan berfikir.com/2009/04/makalah-ilmu-kalam-tentang-aliran. Perumusan Masalah Dalam karya ilmiah ini penulis akan memaparkan pembahasan tentang teologi aliran Mu‟tazilah seperti pembahasan di bawah ini1. nabi pernah berpesan bahwa islam akan terpecah menjadi 73 golongan. 1. Bagaimana sejarah kemunculan aliran Mu‟tazilah ? 2. Apa yang menjadi pokok-pokok ajaran aliran Mu‟tazilah ? 1 http://www. sebagaimana disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan Ibnu Majjah dari Abu Hurairah. bahkan dalam kelompok ini terdapat hal-hal yang sangat berbahaya bagi Islam yaitu mereka lebih mendahulukan akal dan mencampakan dalil-dalil dari Al-qur‟an dan AsSunnah. banyak kaum muslimin yang terpuruk dan terjerumus masuk pemikiran kelompok ini. Akhirnya terpecahlah dan berpalinglah kaum muslimin dari agamanya yang telah diajarkan Rasulullah dan para sahahabat-sahabatnya.BAB I PENDAHULUAN A. karena terus menerus terjadi perpecahan dan penyempalan mulai dengan munculnya khowarij dan syiah.anakciremai.

C. Siapa saja tokoh-tokoh Aliran Mu‟tazilah? B. Manfaat Penulisan Untuk memperdalam pemahaman mahasiswa agar mempunyai wawasan yang luas tentang teologi aliran Mu‟tazilah.3. Tujuan Penulisan Dari penjelasan di atas penulis bertujuan untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Tauhid. .

Maka sejak saat itulah manhaj mereka benarbenar terwarnai oleh manhaj ahli kalam (yang berorientasi pada akal dan mencampakkan dalil-dalil dari Al Qur‟an dan As Sunnah). menurut mereka. kelompok Mu‟tazilah semakin berkembang dengan sekian banyak sektenya. Oleh karena itu mereka menamakan diri dengan Ahlut-Tauhid atau AlMunazihuuna lillah (orang-orang yang mensucikan Allah). Hingga kemudian para dedengkot mereka mendalami buku-buku filsafat yang banyak tersebar di masa khalifah Al-Makmun. nah kemunculan ini adalah karena Wasil bin Atha' berpendapat bahwa muslim berdosa besar bukan mukmin dan bukan kafir yang berarti ia fasik. Tauhid Yang mereka maksud dengan At-Tauhid adalah mengingkari dan meniadakan sifat-sifat Allah. antara tahun 105-110 H. Seiring dengan bergulirnya waktu. Inilah awal kemunculan paham ini dan akhirnya golongan mu‟tazilah pun dinisbahkan kepadanya.BAB II Teologi Aliran Mu‟tazilah A. pada abad ke-2 Hijriyah. dengan dalil bahwa menetapkan sifat-sifat tersebut berarti telah menetapkan untuk masing-masingnya tuhan. . Pelopornya adalah seorang penduduk Bashrah mantan murid AlHasan Al-Bashri yang bernama Washil bin Atha‟ Al-Makhzumi Al-Ghozzal. B. tepatnya pada masa pemerintahan khalifah Abdul Malik Bin Marwan dan khalifa Hisyam Bin Abdul Malik. Pokok ajaran 1. dan ini suatu kesyirikan kepada Allah. Imam Hasan al-Bashri berpendapat mukmin berdosa besar masih berstatus mukmin. Sejarah kemunculan Sejarah munculnya mu‟tazilah ini muncul di kota Bashrah (IraQ).

Al-Wa‟du Wal-Wa‟id / janji dan ancaman Mereka berpendapat Allah takkan ingkar janji: memberi pahala pada muslimin yang baik dan memberi siksa pada muslimin yang jahat. Sehingga mustahil bila Allah suka terhadap kejelekan. yakni fasik. bahwa mukmin berdosa besar.” (Al-Baqarah: 205). sedangkan . Menurut mereka kesukaan dan keinginan merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dari . Tokoh-tokoh aliran Mu’tazilah Tokoh-tokoh aliran Mu‟tazilah banyak jumlahnya dan masing-masing mempunyai pikiran dan ajaran-ajaran sendiri yang berbeda-beda dengan tokoh sebelumnya atau tokohtokoh pada masanya. kemudian menghendaki atau menginginkan untuk terjadi (mentaqdirkannya) oleh karena itu mereka menamakan diri mereka dengan nama Ahlul „Adl atau Al-„Adliyyah . 3.” (Az-Zumar: 7).2. C. “Dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya. 4. Amar Ma‟ruf Nahi Mungkar Tuntutan berbuat baik dan mencegah perbuatan yang tercela. sehingga masing-masing tokoh mempunyai aliran sendiri-sendiri. Posisi di antara 2 posisi Ini dicetuskan Wasil bin Atha yang membuatnya berpisah dari gurunya. Al-„adl ( Keadilan ) Yang mereka maksud dengan keadilan adalah keyakinan bahwasanya kebaikan itu datang dari Allah. Dalilnya kejelekan datang dari makhluk dan di luar kehendak (masyi‟ah) Allah adalah firman Allah : “Dan Allah tidak suka terhadap kerusakan. statusnya di antara mukmin dan kafir. Ini lebih banyak berkaitan dengan hukum/fikih. Di antara kandungan landasan ini adalah wajibnya memberontak terhadap pemerintah (muslim) yang zalim. 5.

Chalik. 72-73 A. 2007. al Khayat (wafat 300 H/912 M) Kemudian pada masa-masa berikutnya lagi ialah al Qadhi Abdul Jabbar (wafat 1024 M di Ray) dan az Zamachsyari (467-538 H/1075-1144 M). Ibrahim bin Sayyar bin Hani an Nazzaham (wafat 231 H/845 M) 4. A. Perbuatan manusia itu dijadikan oleh allah 5. Allah wajib membuat yang baik (shilah) dan yang lebih baik (ashlah)4 2 3 Drs. Chaerudji Abd. Hal.A. Orang yang berdosa besar akan kekal di neraka atau tidak 4. Masalah-masalah yang diperdebatkan antara lain : 1. Alam itu qodim atau hadits 8. H. Al-qur‟an itu makhluk atau tidak 6. 82-83 4 Drs. Pengantar Ilmu Kalam. Wasil bin „Ata al Ghazzal (80-131 H/699-748 M) 2. Hal. 2003. 117 . Allah itu bias dilihat di akhirat nanti atau tidak 7.3 Sekitar dua abad lamanya ajaran-ajaran mu‟tazilah ini berpengaruh. H. Baik dan buruk itu ditetapkan berdasarkan syara‟ atau akal 3. Salihun A. Abdul Huzail Muhammad bin al Huzail al „Allaf (135-226 H/752-840 M)2 3. yaitu aliran Mu”tazilah Basrah dan aliran Mu‟tazilah Baghdad. karena diikuti atau didukung oleh penguasa waktu itu. Aliran Basrah dan yang pertama-tama mendirikan aliran Mu”tazilah.segi geografis. Tokoh-tokoh aliran Basrah antara lain : 1. Hanafi M. 1994. ILMU KALAM. Sifat-sifat allah itu ada atau tidak 2. Basyr bin al Mu‟tamir (wafat 226 H/840 M) 2. aliran Mu‟tazilah dibagi menjadi dua. Pengantar Teologi Islam. Hal. Nasir. al Jubbai (wafat 303 H/915 M) Tokoh-tokoh aliran Baghdad antara lain : 1.

Kesimpulan Aliran Mu‟taziliyah (memisahkan diri) muncul di Basrah. Menyuruh kebaikan dan melarang segala kemungkaran (amar ma‟ruf nahi mungkar). tetapi bukan pula mukmin. Aliran Mu‟tazilah terdiri atas lima prinsip utama yaitu : 1. Penutup Oleh karena itu.BAB III KESIMPULAN DAN PENUTUP A. Tempat diantara dua tempat (al Manzilatu bainal manzilatain) 5. Kelahirannya bermula dari tindakan Wasil bin Atha (700-750 M) berpisah dari gurunya Imam Hasan al-Bashri karena perbedaan pendapat. Keadilan (al-„adl) 3. Bagi Mu‟tazilah orang yang berdosa besar tidaklah kafir. Mereka menyebut orang demikian dengan istilah al-manzilah bain al-manzilatain (posisi di antara dua posisi). Tauhid 2. Imam Hasan alBashri berpendapat mukmin berdosa besar aliran Mu‟tazilah yang menolak pandanganpandangan kedua aliran di atas. Irak pada abad 2 H. . hendaknyalah kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berpegang teguh kepada Al-qur‟an dan As-sunnah. Wasil bin Atha berpendapat bahwa muslim berdosa besar bukan mukmin bukan kafir yang berarti ia fasik. untuk menghindari terjerumusnya kita ke dalam aliran-aliran sesat yang sering bermunculan dari zaman ke zaman. B. Janji dan ancaman (Al-Wa‟du Wal-Wa‟id) 4.