ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA

(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

SKRIPSI

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

RINGKASAN
BESTARI DEWI NOVIATNI. Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor). Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (Di bawah bimbingan MUHAMMAD FIRDAUS). Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan. Hal ini untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak, maka diperlukan suatu analisis keuangan. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan, kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. Perbandingan antara waralaba dan non waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan menyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha, banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. Untuk menghadapi persaingan, restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya. Pengembangan usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan, peluang, dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. Berdasarkan uraian tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah (1) membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe, (2) menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe, dan (3) merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Penelitian dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor, yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung keuntungan usaha dengan menghitung EBIT, EBT, EAT, rasio profitabilitas, rentabilitas, matriks IFE dan EFE, analisis IE, analisis SWOT serta QSPM. Rasio profitabilitas dan rentabilitas pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe, menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama sebesar 9 dan 8 persen, artinya bahwa manajemen restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan sehingga terjadi peningkatan omset tiap harinya. Rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 dan 85 persen yaitu menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 dan 85 persen. Pada Rahat cafe sebagai non waralaba, nilai ROE lebih tinggi dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi karena Rahat cafe merupakan

perusahaan kecil atau termasuk home industry yang pengeluaran untuk biaya operasionalnya kecil walaupun modal yang dikeluarkan restoran KFC Taman Topi sebagai waralaba lebih besar. Analisis lingkungan internal dengan matriks IFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Analisis lingkungan eksternal dengan matriks EFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Total bobot skor pada matriks IFE sebesar 3.538 dan matriks EFE sebesar 3.437. Gambaran posisi matriks IE restoran KFC Taman Topi saat ini menempati posisi sel I. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk). Total bobot skor pada matriks IFE Rahat cafe sebesar 2.604 dan matriks EFE sebesar 2.812. Rahat cafe menempati posisi dalam sel V. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi terbaik yang harus dilakukan restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa dan strategi terbaik yang harus dilakukan Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.

ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA
(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Departemen Agribisnis

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

1973105199702 1 001 Diketahui Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Dr.Judul Skripsi Nama NIM : Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) : Bestari Dewi Noviatni : H34076034 Disetujui. Pembimbing Muhammad Firdaus. Nunung Kusnadi. Ph. MS NIP. 19580908198403 1 002 Tanggal Lulus: . Ir.D NIP.

Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni H34076034 . Bogor. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam bentuk daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini.PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)“ adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun.

Fakultas Ekonomi dan Manajemen. dilahirkan pada tanggal 5 November 1985 di Serang. .Pd dan Ibu Yeti Mu’jizati. Banten. Institut Pertanian Bogor (IPB). Pada tahun 2004. Pendidikan yang ditempuh penulis adalah mulai dari Taman kanak-kanak (TK) Artha Kencana Serang. Penulis adalah putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Bapak W. Fakultas Peternakan. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Serang pada tahun 1992-1998. S. Institut Pertanian Bogor (IPB) dan selesai pada tahun 2007. Sunaryo. kemudian pada tahun yang sama penulis melanjutkan kuliahnya pada Program Sarjana Ekstensi Agribisnis. penulis diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) pada Program Diploma III Agribisnis Peternakan. kemudian Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cipocok Jaya Serang pada tahun 1998-2001 dan Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) 1 Serang pada tahun 2001-2004.RIWAYAT HIDUP Penulis bernama Bestari Dewi Noviatni.

Semoga skripsi ini dapat memberikan kontribusi yang bermakna bagi pengembangan wawasan para pembaca. khususnya mahasiswa dan masyarakat umumnya.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)”. Bogor. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . Skripsi ini disusun sebagai syarat mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) pada Program Sarjana Agribisnis di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB). penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan skripsi ini. Akhir kata.

M. 9. MM. selaku dosen evaluator dalam kolokium yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini.Adev. penelitian. Bapak Dedi Suwardi. dengan segala ketulusan dan kerendahan hati penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada: 1. selaku Facility Support Manager yang telah memberikan bantuan data dari PT. selaku Manajer Restoran KFC Taman Topi yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian. semangat. Fastfood Indonesia. Ir. 7. selaku dosen penguji dari Komisi Pendidikan.D. doa. Ph. dan canda tawanya.Popong Nurhayati. 6. dan doa yang diberikan kepada penulis. Fastfood Indonesia. dan penulisan skripsi. selaku Head Marketing Executive Public Relation PT. Narni Farmayanti. 8. Ir. 2. Bapak Rahmat Herman. Muhammad Firdaus. . Bapak Tomy Yuliawan. Suharno. selaku Manajer Rahat Cafe yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian. Tbk dalam penyusunan skripsi ini.Sc. Dr.UCAPAN TERIMAKASIH Penyelesaian skripsi ini penulis telah dibantu oleh berbagai pihak. kasih sayang dan doa yang selalu diberikan kepada penulis dengan tulus serta penuh kesabaran. Papa dan mamaku tersayang atas segala dukungan. 4. selaku dosen pembimbing skripsi atas kesabaran dan kesungguhannya yang telah banyak memberikan masukan. Tbk yang telah memberikan pengetahuan untuk menyelesaikan skripsi ini. Kakak dan adikku tersayang yaitu Teh Dewi dan Mayang yang selalu memberikan dukungan. saran dan kritikan pada penulis selama proses penulisan proposal. Oleh karena itu.Ir. M. selaku dosen penguji pada ujian sidang yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini. Terimakasih atas kerjasama. Bapak Maman. 3. 5. Terimakasih atas kerjasama dan semangat yang diberikan kepada penulis.

Sahabat-sahabatku tercinta: Ivo. Anak-anak kost-an Taman Malabar I (TM I) yang selalu membawa kenyamanan disaat belajar. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . Semoga Allah SWT membalas semua amal kebaikan kalian. Lia. semangat. dan Kiki yang selalu memberi masukan dan saran. 12.10. 11. Netti. terimakasih atas kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin selama ini. Teman-teman AGB’3. serta keceriaan dan kebersamaan yang telah kita lewati bersama.. Amin. 13. doa serta kasih sayangnya kepada penulis. 14. Seseorang “Andi” yang telah menjadi inspirasi dan selalu memberi dukungan. Ismi. Bogor. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah banyak membantu terselesaikannya skripsi ini.

................................................................. KERANGKA PEMIKIRAN ....3 Manajemen Strategis .... 3..........................................1 Definisi Restoran dan Cafe ........1 Latar Belakang ...................................... 4..................4...............6 Analisis Pilihan Strategi .....DAFTAR ISI Halaman DAFTAR TABEL ......... 3...............4.3 Teori Biaya ................................................................. 4......................................................................................5 Tinjauan Penelitian Terdahulu ........................................5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal ................. 4..................2......... 2..3 Kerangka Pemikiran Operasional ....1..... 3.............................................................. 4............................. 2..3 Tujuan .. 2.......4 Analisis Rasio Rentabilitas ..................................1..................................2 Analisis Keuntungan EBIT..... dan Evaluasi .................... 4............................2 Pengertian Strategi .......................1.....2.... 1......................... 1.........4................1.......... PENDAHULUAN ..................................... EBT..3 Analisis Rasio Profitabilitas ................................................................................ METODE PENELITIAN ........4 Metode Pengolahan dan Analisis Data ................ 3..1............................................................ 2........................ 3.........................1 Lingkungan Internal .....................................................................7 Sasaran Jangka Panjang .............1... III............... TINJAUAN PUSTAKA .............................. 3.................................... 3........................... 4............. ............... 4.......... 3......................................2 Definisi Waralaba ............... 3..................... dan Falsafah .................................4....... Misi....... DAFTAR LAMPIRAN ........ Pengendalian..............4................1 Kerangka Pemikiran Teoritis ..2 Lingkungan Eksternal .............................. 2.8 Strategi Fungsional ..... i ii iii 1 1 4 7 7 8 8 9 9 10 11 16 16 16 17 17 17 18 18 19 19 20 21 21 26 32 36 36 36 36 37 37 39 39 40 40 41 II.............. 1. 3.............................. IV.......... 4...................................... ................................................1 Konsep Laporan Keuangan ... 3..... I.................. 4.....................................................4 Laporan Rugi Laba .............9 Program.................1 Analisis Struktur Biaya ....................................6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi ................5 Analisis Deskriptif ......1 Lokasi dan Waktu Penelitian ........................................................................... 3...............................................1................1............ 3.......................... 3........1.......................4........... DAFTAR GAMBAR ...........................................................3 Metode Pengumpulan Data ...........................................................4 Manfaat ........................ Pelaksanaan..................... dan EAT .........2 Lingkungan Bisnis .................................4 Visi....2 Perumusan Masalah .. 1.....2 Jenis dan Sumber Data .................... 4...........

...... 6..3.........1 Analisis Struktur Biaya ..................4.................................................................1 Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor .............2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ....................3................. HASIL DAN PEMBAHASAN ....................................................................3.............. 5............................ 5...................1 Tahap Masukan (Input) .......4...........3.................................................6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran ..........3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran .................1 Lingkungan Jauh ..... 5. V....... DAFTAR PUSTAKA ..........................5................1 Tahap Masukan .................................. 5.4......................................................6... 5..... 5.2........ 5..................... 5.3 Tahap Keputusan . 5......6........ 5..........................................3..........................3............... 4............. 5..... 5.......................................................................... 5... LAMPIRAN .. 5....................4........2 Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor .. 41 44 47 49 49 51 51 54 56 57 60 60 78 78 82 85 85 88 93 95 104 105 106 108 108 111 116 118 118 118 120 122 VI................. 4.................. 6........2................2 Saran ......6...................6.............3.. 5..1.......2 Lingkungan Industri ....................2 Analisis Keuntungan .................2 Tahap Pencocokan ............................2 Tahap Pencocokan ............................3 Lingkungan Bisnis ...1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ......2 Tahap Pencocokan .............5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor ...............................................1 Lingkungan Jauh ...................................................................... KESIMPULAN DAN SARAN . 5..............3 Tahap Keputusan ...2...........................3.......1 Tahap Masukan ........................3...................................................2 Lingkungan Industri ................. 5........... 5..............................................................................................................................1 Kesimpulan .............6............................... 5....................... 5..................3 Tahap Keputusan ........3......1.................. ..............................6........ 5.. 5...........4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor ..........3......................................1 Analisis Struktur Biaya ........ 5.....................................2 Analisis Keuntungan ..........5........2...............

.... 2. Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 .. 9............................. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 .............. Halaman 1 3 37 38 40 42 42 43 44 48 50 50 52 52 53 54 55 ...... Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000 .......... Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan............. 8..........................2008 .............DAFTAR TABEL Nomor 1......... Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ....................................................... Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ... Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Bogor ................................ Matriks IFE ................................. 11................. 6.................................. 7..................... 4............................ Data Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe ........................ Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan ............... 13.................... 16. 5............................................................. 17........................ Matriks EFE ........................ Struktur Biaya pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe ......................... 14...... Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan pada Tahun 2005 – 2008 ..................................... 10................................................................ 15........................................................ 12.................................. 3................ Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ............................ Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian . Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM) .............................. Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ..

.............................................................. 34........................... 25................ Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Rahat Cafe ................................... Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi .......................... Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe .......... Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi Bogor ........................................... 56 57 58 70 73 77 80 85 86 87 93 98 104 107 109 110 115 ......18... 27.... Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 ........ 28. 33.... Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ................. 26.............................. Hasil Analisis Matriks IFE Rahat Cafe ............................................................................................................. Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 ................... Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi ...... Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi .............................................................. 24..................... Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi ............................. 29............ 23............ 21............... 30...... Daftar Menu KFC Taman Topi ....... Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) .................... 22............ Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe ............................... Analisis Faktor Internal Rahat Cafe ............. 19........ 32.............. Hasil Analisis Matriks EFE Rahat Cafe ........................ 20...... 31....................................... Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi Bogor .......

............................... 3..............................DAFTAR GAMBAR Nomor 1............................... Matriks SWOT ............ Hasil Analisis Matriks IE Rahat Cafe ............................................... Halaman 35 45 47 64 89 112 ................. Model Matriks IE (Internal-External Matrix) . 6.................................... 2......... 4...... Kerangka Pemikiran Operasional Penelitian ....................... Hasil Analisis Matriks IE Restoran KFC Taman Topi ..... 5...... Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi .....

.............. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor.................... 2.. 6................................. 14................................... 9............................... 123 131 136 138 139 140 141 143 145 160 163 165 166 167 168 .................... 11..................................... Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ................... 7...... 12......................................................DAFTAR LAMPIRAN Nomor Halaman 1... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Rahat Cafe di Bogor ........................................ Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi ..... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Rahat Cafe di Bogor ........................ Tabulasi Jawaban untuk Prioritas Strategi pada Restoran KFC Taman Topi ......................... 15.................... 3...... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor ........................................ 8................. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor.................................................... 5...... 10..................... Daftar Menu Rahat Cafe ........................ 4.......................................................... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor ...... Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor .......... Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ............... Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi ... 13.... Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor .................................................................. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor ............................

... Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe ............ Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe ................. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe...... 19...........16..... 169 171 185 188 189 . 20....... 17... 18..... Suasana Rahat Cafe di Bogor .............................................. Suasana Restoran KFC Taman Topi di Bogor ............

seperti sajian kenyamanan tempat makan.71 8. Namun pada tahun 2008 jumlah restoran di .87 15. makanan merupakan kebutuhan manusia yang tidak bisa ditunda-tunda dalam pemenuhannya. Manusia harus memenuhi kebutuhan ini untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain sandang dan papan.BAB I PENDAHULUAN 1.27 Sumber: Buku Pariwisata Kota Bogor. Berdasarkan data statistik Dinas Pariwisata Kota Bogor. Salah satu tempat dimana manusia dapat memperoleh pemenuhan kebutuhannya akan makanan adalah restoran. Dengan demikian. Perbedaan budaya dan adat istiadat serta norma menjadikan Indonesia sebagai negara dengan khasanah budaya yang unik dan kompleks bila dibandingkan dengan negara lain. Suatu restoran bisa saja menyediakan layanan dan fasilitas lain selain makanan. tetap fungsi utamanya adalah sebagai tempat makan. Setiap suku yang ada di Indonesia memiliki perbedaan pola hidup termasuk jenis makanan yang dikonsumsi.63 11. Namun.46 10. pertumbuhan jumlah restoran pada tahun 2000 – 2008 dapat dilihat pada Tabel 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris yang terdiri dari beragam suku dan adat istiadat serta norma-norma yang dianut.90 50.56 7. dapat dilihat bahwa jumlah restoran di kota Bogor setiap tahunnya mengalami peningkatan. musik.06 -21. 2008 Pada Tabel 1. dan penampilan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor. Keragaman suku yang ada di Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda serta kekayaan yang tak ternilai harganya. Tabel 1. Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000-2008 Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Jumlah 105 107 161 178 192 222 248 268 211 Pertumbuhan (%) 1.

Berkembangnya jenis restoran di kota Bogor merupakan reaksi dari beragamnya jenis makanan. Usaha restoran waralaba asing di Indonesia seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) dan pesaingnya yaitu Mc Donald’s. Waralaba adalah sistem pemberian lisensi oleh seseorang (pemberi waralaba) kepada pihak lain (penerima waralaba). Restoran waralaba asing di Indonesia memang banyak. Texas serta California Fried Chicken (CFC) banyak diminati masyarakat karena penyajiannya yang praktis. Saat ini bermunculan berbagai jenis dan sistem pengelolaan restoran. suatu tempat makan yang menjual hidangan dengan menu Indonesia seperti cafe juga banyak dan semakin berkembang serta terjaga eksistensinya di kota Bogor. sehingga KFC hampir tidak pernah sepi pengunjung. Adapun perkembangan restoran dan rumah makan berdasarkan jenis-jenis makanan yang beragam dapat dilihat pada Tabel 2. 16/1997 dan Keputusan Mentri Perindustrian dan Perdagangan No. 259/MPP/Kep/7/1997. Hal ini bisa dilihat bahwa restoran yang tidak dapat bersaing akan mudah mengelami kebangkrutan. Restoran KFC ini sendiri merupakan salah satu perusahaan yang sudah go public atau Tbk (terbuka) yang bergerak di bidang restoran cepat saji yang menyajikan produk ayam dan berbagai produk lain yang berkaitan dengan produk ayam. Salah satunya yang saat ini sedang populer di Indonesia adalah waralaba. Menurut Peraturan Pemerintah No. Menu utama dari KFC ini adalah fried chicken atau ayam goreng yang merupakan produk cepat saji yang sampai saat ini terkenal di masyarakat karena mempunyai daya tarik tersendiri dan memiliki cita rasa yang berbeda dari produk cepat saji lain. Namun. waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak memberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. .kota Bogor mengalami penurunan karena ada sebagian restoran yang mengalami kebangkrutan.

kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. perkembangan restoran dengan jenis hidangan menu Indonesia pada tahun 2008 mengalami peningkatan. Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor. sehingga merupakan usaha sendiri dan tidak menanam waralaba lokal seperti Ayam Bakar Wong Solo maupun Ayam Goreng Fatmawati. Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan Pada Tahun 20052008 Jenis Hidangan Indonesia Daerah Internasional Oriental Kontinental Jumlah 2005 45 38 37 35 40 195 Jumlah (Unit) 2006 2007 48 51 39 41 38 40 36 40 43 45 204 217 2008 54 43 41 47 50 235 Sumber: Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan Kota Bogor. Rahat cafe merupakan salah satu cafe yang menghidangkan menu Indonesia dengan percampuran hidangan sehat. berarti restoran atau rumah makan Indonesia paling digemari masyarakat di kota Bogor. Rahat cafe bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor seperti salah satunya Kebun Kita dan Warung-warung tenda pecel lele yang letaknya tidak berjauhan yang juga menawarkan ciri khas makanan Indonesia. untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak. Hal ini berarti bahwa setiap rupiah yang tertanam dalam aktiva harus dapat digunakan seefisien mungkin untuk dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. maka diperlukan suatu analisis keuangan. Salah satu produk unggulan yang ditawarkan disini adalah nasi ayam bakar jumbo yang memiliki rasa yang enak dengan potongan ayam bakar dengan ukuran besar. Laporan analisis keuangan sangat penting karena akan dapat diketahui hasil-hasil finansial yang telah dicapai di waktu-waktu yang telah lalu dan yang . 2008 Berdasarkan Tabel 2.Tabel 2. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan. Fungsi penggunaan dana harus dilakukan secara efisien. Rahat cafe bukan merupakan waralaba meskipun cafe ini lokal dari Indonesia karena cafe ini tidak memiliki cabang di kota Bogor maupun kota lain. salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan.

tetapi terlebih dahulu usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan. sedangkan Rahat cafe sebagai usaha berskala menengah memegang peranan penting dalam menyerap tenaga kerja. dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. Mc Donal’s. Sedangkan peluang. seperti halnya restoran ayam goreng yang termasuk waralaba asing yaitu KFC. 1. maupun CFC sudah semakin maju dalam hal manajemen usahanya sehingga membuat restoran KFC Taman Topi harus mampu untuk meningkatkan mutu dan pelayanannya agar dapat meraih pangsa pasar industri restoran di kota . Restoran KFC Taman Topi memiliki prospek yang baik karena dengan waralabanya. Perbandingan antara waralaba dan bukan waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan meyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. peluang. Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha. namun belum memiliki cabang usaha. KFC memiliki banyak cabang usaha di setiap kota. banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan.2 Perumusan Masalah Tingkat persaingan tinggi dalam bisnis restoran di kota Bogor yang ditandai dengan makin bertambahnya jumlah restoran tiap tahunnya. Ancaman yang perlu dihadapi. 2002). yaitu dengan cara memonitor dan beradaptasi terhadap lingkungan yang berubah terus menerus. Kedua usaha tersebut membutuhkan strategi pengembangan usaha di dalamnya. Untuk menghadapi persaingan. yaitu kenali trend (arah/urutan kejadian yang memiliki momentum) dan perubahan besar yang berlangsung lama. Texas. Lingkungan bisnis dalam mengembangkan usaha terdapat ancaman dan peluang.sedang berjalan. Dalam memulai atau mengembangkan suatu bisnis diperlukan pemahaman terhadap bisnis dan lingkungan yang mempengaruhinya terkait dengan potensi laba dan cara mendapatkannya (David. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya.

Biaya waralaba ini meliputi: (1) ongkos awal. hak yang diberikan pemberi waralaba kepada pemilik waralaba untuk menggunakan kekayaan intelektual mencakup desain fitur. seperti ayam goreng. dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI. Hal ini tentunya menarik melihat bagaimana restoran waralaba asing dan bukan waralaba bersaing dengan para pesaingnya di dalam industri restoran dan cafe. dan kerjasama investasi (termasuk gedung/bangunan). diantaranya kesepakatan hubungan kontraktual.wikipedia. 1 http://id. Usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba asing yang sudah memiliki nama dengan produk dan jasa yang berkualitas dengan tata kelola yang unik yaitu terpenuhinya pemenuhan atas kebutuhan sumberdaya atau aktivitas perusahaan.org/wiki/Waralaba#Biaya_waralaba [23 Januari 2010] 15:00 . serta hak untuk membuat atau mendistribusikan produk dalam melakukan strategi berbagai pemasaran yang akan dilaksanakan. Besarnya ongkos royalti berkisar dari lima sampai 15 persen dari penghasilan kotor1. maka pemilik usaha tidak dapat mengevaluasi keadaan dan perkembangan usahanya. Pemilik usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe harus mampu mengelola manajemen usahanya secara efektif dan efisien. diantaranya adanya perluasan usaha melalui pengembangan jumlah gerai sendiri atau melalui waralaba dan bukan waralaba yang memiliki keterbatasan ruang gerak dalam mengembangkan berbagai strategi pemasarannya sendiri sehubungan dengan perjanjian waralaba. untuk saat ini KFC tidak melakukan kerjasama dalam bentuk subwaralaba untuk merek KFC. baik dari aspek biaya maupun keuntungan.Bogor. Jika hal ini diabaikan. Namun. (2) ongkos royalti. Kedua bisnis ini menjual beberapa produk olahan. kecuali kerjasama dalam bentuk lain yaitu kerjasama sewa lokasi. Pada usaha restoran dan cafe dalam mengelola keuangan harus ada perencanaan yang baik agar dapat diketahui seberapa besar biaya dan keuntungan usaha yang dimiliki. program pelatihan. dimulai dari 10 juta rupiah hingga satu miliar.

misalnya dengan menciptakan menu baru ataupun dengan menginovasi menu yang sudah ada. Tentunya dalam pengembangan usaha tersebut. perlu juga memanfaatkan peluang untuk menghindari ancaman. Hal ini dikarenakan seiring dengan pola hidup masyarakat yang semakin dinamis dan ditandai dengan banyaknya aktivitas di luar rumah memperbesar kemungkinan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar secara cepat dan praktis. Apa saja alternatif strategi pengembangan usaha bagi restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe? . masing-masing restoran maupun cafe dapat mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. Manakah yang lebih menguntungkan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe? 2. Dalam hal ini perlu bagaimana caranya pemilik restoran dan cafe mengembangkan usaha yang sudah mereka jalani agar dapat terus diminati oleh konsumen walaupun banyak pesaing. Apakah kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe berbeda? 3.Semakin banyak restoran waralaba asing maupun cafe. masyarakat dapat memilih tempat yang mereka sukai untuk makan di luar rumah. Pada dasarnya. Selain kondisi lingkungan eksternal. maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal usaha secara luas dan mendalam bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki setiap usaha dapat diketahui. Hal ini berguna untuk merumuskan strategi apa yang ada di setiap restoran maupun cafe tersebut dalam menemukan beberapa alternatif strategi yang akan dijalankan. Berdasarkan uraian di atas. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini. kedua usaha tersebut dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha di masa datang. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan.

1. maka tujuan penelitian ini adalah: 1. sebagai sarana penerapan ilmu yang telah diperoleh semasa kuliah. Merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe.3 Tujuan Berdasarkan perumusan masalah di atas. Bagi pihak restoran dan cafe.4 Manfaat Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat pada beberapa pihak. Bagi penulis. 2. . 3. Bagi kalangan umum. 3. sebagai bahan masukan dalam pengelolaan usaha khususnya dalam menjalankan KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 2. diantaranya adalah: 1. 1. sebagai tambahan informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

dan kesopanan). yaitu kebutuhan akan makanan dan minuman. Di sebagian negaranegara Eropa. Physical Product. sense of side (kebersihan. Restoran adalah suatu tempat atau bangunan yang dikelola secara komersil yang menyelenggarakan pelayanan yang baik kepada semua tamunya. Psychological Product. Beberapa kafe juga menyediakan minuman beralkohol. kafe berarti semacam tempat sederhana tetapi cukup menarik dimana seseorang bisa makan makanan ringan. mencakup sensual benefit (cuci mata dan suasana nyaman). kebutuhan masyarakat akan jasa boga Restoran berkaitan dengan tiga hal pokok. Di Indonesia. seperti Austria. Sedangkan di Amerika Utara. Banyak (atau sebagian besar) kafe juga melayani makanan kecil seperti sandwich. 2. Arti secara harafiah adalah (minuman) kopi.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. kafe adalah restoran informal dengan layanan penuh meja dan counter serta menu luas perpanjangan masa penawaran selama hari itu1. dan lain-lain. reservasi dan kemudahan transaksi. tetapi kemudian menjadi tempat dimana seseorang bisa minumminum tidak hanya kopi tetapi juga minuman lainnya. Perancis. 1994). mencakup kecepatan. sense of listening (musik). baik berupa makanan maupun minuman. Portugal. Denmark. Menurut Sugiarto (1999). Dengan ini kafe berbeda dengan warung. Swedia.1 Definisi Restoran dan Cafe Restoran termasuk dalam industri jasa boga yang merupakan industri yang bergerak dalam pengelolaan makanan siap santap (Fardiaz. Kafe dari bahasa Perancis yaitu cafe. yaitu: 1. Kafe di Eropa sering mempunyai bagian luar ruangan tertutup atau memperpanjang ke trotoar. . kerapihan. Customer Service Product. Jerman. 3. istilah kafe menyiratkan terutama yang menyediakan kopi yang biasanya dilengkapi dengan sepotong kue.

melalui tukar-menukar ataupun melalui pemberian jasa. profit sharing. dan lain-lain. kardus/tempat membungkus produk take away. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah. pekerjaan. Penggolongan biaya pada umumnya ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dari penggolongan biaya tersebut (Lipsey dalam Rahmayanti. gas alam.2 Definisi Waralaba Waralaba sebagai suatu bentuk organisasi terus berkembang dan semakin menarik perhatian. dan peluang profesi mandiri (self-employment opportunities). Jadi. kantong plastik. Sedangkan konsep biaya adalah suatu pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh suatu barang ataupun jasa yang diukur dengan nilai uang. berdasarkan uraian tersebut. memproduksi. 2008). Biaya seperti ini seringkali disebut biaya yang tidak dapat dihindari.2. Waralaba pada dasarnya adalah suatu bentuk bisnis dimana pemberi waralaba dengan sistem bisnis yang telah teruji di pasar dan produk atau jasa sebagai unsur sentralnya melakukan hubungan kontraktual dengan perusahaan-perusahaan kecil yang didanai secara mandiri dan dikelola secara langsung oleh pemiliknya untuk beroperasi di bawah nama (brand) pemberi waralaba. gas elpiji. abodemen telepon. jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan. Misalnya biaya penyusutan investasi. karena hal-hal yang ditawarkan oleh bisnis ini menyangkut profesi jasa. pengertian waralaba dapat dirumuskan sebagai bentuk sinergi usaha yang ditawarkan oleh suatu perusahaan yang sudah memiliki kinerja unggul karena didukung oleh sumberdaya berbasis pengetahuan dan orientasi kewirausahaan yang cukup tinggi dengan tata kelola yang baik. 2007).3 Teori Biaya Biaya dari perusahaan yang kegiatannya memproduksi barang adalah nilai input yang akan digunakan untuk memproduksi outputnya. . dan dapat dimanfaatkan oleh pihak lain dengan melakukan hubungan kontraktual untuk menjalankan bisnis di bawah format bisnisnya dengan imbalan yang disepakati (Rachmadi. gaji karyawan. 2. steroform. abodemen listrik. pajak penghasilan. baik itu pengeluaran berupa uang. dan memasarkan barang atau jasa menurut format yang ditentukan oleh pemberi waralaba.

wikipedia. [30 Desember 2009] 19:01 1 . sama dengan hasil pendapatan bersih perusahaan atau kerugian bersih perusahaan selama suatu jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Selisih lebih pendapatan di atas beban yang terjadi disebut dengan laba bersih. 1992).php?title=Istimewa%3Apencarian&search=cafe&fulltext=Cari. Laporan rugi laba adalah ringkasan dari semua penerimaan ditambah keuntungan dikurangi semua pengeluaran ditambah kerugian. Biaya ini antara lain adalah pembelian bahan baku.Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan. biaya telepon. Laporan rugi laba berguna untuk: (1) untuk menentukan pembayaran pajak. (2) untuk menganalisis kemungkinan perubahan luas usaha. biaya air. (4) untuk mengukur daya bayar utang perusahaan (Kadarsan. biaya listrik. 2003). dan selisih kurang pendapatan di atas beban yang terjadi disebut rugi bersih (Sulastiningsih. 2. Laporan rugi laba mengungkapkan keberhasilan atau kegagalan jalannya suatu perusahaan selama satu tahun. Biaya variabel merupakan biaya yang berkaitan langsung dengan output yang bertambah besar dengan meningkatnya produksi dan berkurang dengan menurunnya produksi. Dapat juga dikatakan bahwa laporan ini menjelaskan macam biaya dan pendapatan yang timbul akibat pemakaian bermacam-macam modal termasuk kredit didalam perusahaan selama jangka waktu satu tahun (Kadarsan. (3) untuk mengevalusi hasil kegiatan operasional perusahaan. sewa tempat.org/w/index.4 Laporan Rugi Laba Laporan rugi laba menyajikan informasi pendapatan yang diperoleh selama satu periode dengan beban selama satu periode serta selisih lebih (kurang) pendapatan di atas beban yang terjadi. http://id. dan lain-lain. 1992).

pendapatan usahatani dengan menggunakan rasio penerimaan atas biaya (R/C rasio). meningkatkan keahlian para pekerja dalam kegiatan usaha. dan matriks SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis usaha warung tenda pecel lele ini menguntungkan dimana nilai R/C Ratio lebih dari satu. Bogor. didapatkan bahwa strategi S-O yaitu mengembangkan layanan pesan antar. matriks internal external. Dari hasil matriks SWOT. Sedangkan untuk optimalisasi pola tanam sayuran organik ini dengan menggunakan LP (Linear Programming) serta menggunakan data aktual.5 Tinjauan Penelitian Terdahulu Anggraini (2006) meneliti tentang Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor. penerimaan yang diperoleh. Metode analisis data yang dilakukan meliputi analisis terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan. analisis imbangan penerimaan dan biaya. usaha warung tenda pecel lele menempatkan posisi pada sel V dimana strategi yang dapat digunakan adalah dengan penetrasi pasar dan pengembangan produk.2. dan memformulasi strategi pemasaran yang dilakukan warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. pinjaman modal kepada pelaku usaha kecil dengan bunga ringan dan menawarkan variasi makanan baru kepada konsumen. . matriks EFE. analisis biaya. menganalisis pendapatan usaha warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. Strategi S-T yaitu mempertahankan hubungan kerjasama yang baik dengan pemasok untuk menjaga kontinuitas pasokan bahan baku. Berdasarkan analisis matriks IE. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengidentifikasi profil dan karakteristik para pedagang warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. Pembinaan terhadap kemampuan manajerial dari pemerintah merupakan strategi W-T yang cukup efektif untuk diterapkan. Rahmayanti (2008) meneliti tentang Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tabulasi dan deskriftif. matriks IFE. Sumber penerimaan terbesar rata-rata berasal dari penjualan ayam goreng dan ikan lele. strategi W-O yaitu melakukan promosi yang lebih baik lagi untuk menarik konsumen baru. analisis pendapatan usaha.

biaya tenaga kerja yang dikeluarkan untuk bagian staf sebesar Rp.857. 11. tetapi diperhitungkan. Sedangkan tenaga kerja yang digunakan merupakan karyawan dari Permata Hati Organic Farm yang bertanggungjawab atas seluruh kegiatan produksi di lahan Permata Organic Farm. maka harga sewa lahan adalah Rp. Berdasarkan hasil analisis. penerimaan sangat ditentukan oleh harga dan jumlah produk yang dihasilkan. 10. Biaya tetap tersebut pada kenyataannnya tidak semua dibayarkan.232.087 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi petsai yang ditumpangsarikan dengan tanaman tomat yaitu sebesar Rp.541.025. biaya sewa lahan.14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya variabel.14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya tetap sedangkan biaya tenaga kerja yang akan dikeluarkan untuk bagian kebun sebesar Rp. sehingga rata-rata variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp. Sedangkan pada pola tanam tumpangsari. 6. 9. Banyaknya pupuk kandang yang digunakan dalam proses produksi sayuran organik untuk semua komoditi ini sama yaitu 10 kg untuk satu bed per musim tanam. 9.057 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi labu siem yaitu sebesar Rp. Sedangkan pengeluaran ditentukan oleh biaya tunai dan biaya yang diperhitungkan. 9. 500 untuk satu musim . pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi zukini yaitu sebesar Rp. dan biaya penyusutan.000 karena dalam satu tahun terdapat empat musim penanaman. 10. 2.077.082. sehingga rata-rata biaya variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp. Biaya variabel yang dikeluarkan untuk pengadaan benih sangat bergantung dari jenis tanamannya. pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi bayam merah yang ditumpangsarikan dengan tanaman buncis yaitu sebesar Rp.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur biaya sayuran organik di Permata Hati Organic Farm. Penerimaan pada usaha sayuran organik disini diperoleh dari hasil penjualan sayuran organik sebanyak 34 komoditi. Sewa lahan sebesar 10 m2 adalah sebesar Rp 2. Biaya tetap yang muncul dalam usaha ini yaitu biaya tenaga kerja bagian staf perusahaan. Pada pola tanam monokultur pada tahun 2007 di Permata Hati Organic Farm.

website. dan produksi minimum.400/tahun atau Rp. jumlah biaya penyusutan yang dikeluarkan sebesar Rp. mempertahankan strategi penetapan harga. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mengkaji strategi usaha yang telah dilakukan oleh Restoran Rice Bowl Botani Square. Siahaan (2008) meneliti tentang Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square.34. mengoptimalkan kegiatan promosi melalui iklan. Bogor).tanam. Sedangkan untuk proses pemilihan keputusan strategis menggunakan metode QSPM. Sedangkan dalam optimalisasi pola tanam dibatasi oleh kendala-kendala. Berdasarkan hasil analisis pendapatan pada pola tanam tumpangsari dan monokultur.100/musim tanam. membuka outlet baru di pusat pembelanjaan lain di Kota Bogor. 398. menyediakan layanan pesan antar dan paket menu khusus. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi alternatif kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan Restoran Rice Bowl. maka dapat dikatakan bahwa usaha sayuran organik tersebut efisien. dan mengkaji alternatif strategi yang paling sesuai bagi Restoran untuk mengembangkan usahanya. Oleh karena itu dibutuhkan usaha untuk mengoptimalkan pendapatan dengan kendala-kendala tersebut dengan menggunakan LP. media. melakukan evaluasi dan kajian kemampuan restoran dalam menghadapi persaingan. matriks EFE serta matriks IE. mensponsori event dan exhibition di Botani Square. rata-rata nilai R/C rasio sayuran organik adalah sebesar 2. Hasil optimalisasi dengan menggunkan LP tersebut yaitu meningkatkan pendapatan dengan mencapai nilai optimum pada Permata Hati Organic Farm ini. menganalisis faktor eksternal dan internal Restoran Rice Bowl Botani Square. transfer penjualan. Urutan prioritas strategi yang dilaksanakan adalah menjaga kualitas produk makanan dan layanan konsumen. 1. Analisis ini diperoleh dari matriks IFE. Dari hasil analisis. . Dari hasil penelitian didapat bahwa alternatif strategi Restoran Rice Bowl dalam mengembangkan usahanya dengan alternatif strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.592. dan menjaga hubungan baik dengan pemasok untuk menjaga kualitas bahan baku. diantaranya luas lahan.

menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman bagi PT MBI yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI. Posisi tersebut berada pada posisi tumbuh dan bina dimana strategi yang dikembangkan adalah strategi penetrasi pasar. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI. dan pengembangan produk. EFE. menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap kinerja bauran pemasaran yang telah dilakukan oleh restoran sunda pajajaran sehingga dapat dilakukan perbaikan strategi pemasaran yang sesuai dengan keinginan konsumen. dan SWOT. pengembangan pasar. analisis importance performance. dan QSPM.53 persen yang menunjukkan konsumen sudah mendekati sesuai. posisi restoran sunda pajajaran berada pada kuadran V berdasarkan nilai total skor pada matriks IFE dan EFE yang . Hasil penelitian ini dikemukakan bahwa berdasarkan matriks IE. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara dengan pihak manajemen restoran serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen restoran sunda pajajaran dan literatur yang relevan. dan merumuskan alternatif strategi yang paling tepat yang dapat diterapkan oleh PT MBI. posisi perusahaan berada pada kuadran ke II. Penelitian ini dengan menggunakan alat analisis matriks IFE-EFE. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis importance performance adalah sebesar 75. IE. Rahmadhoni (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor.Yulia (2006) melakukan penelitian dengan judul Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. IFE. analisis SWOT. dan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan restoran sunda pajajaran. Hasil matriks QSPM diperoleh strategi yang menjadi prioritas utama dan dapat diimplikasi bagi perusahaan saat ini adalah strategi mempertahankan kualitas dan meningkatkan kualitas produk untuk mempertahankan pelanggan yang ada dan menarik pelanggan potensial. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mempelajari pelaksanaan bauran pemasaran restoran pajajaran. Pada matriks IE. Jawa Barat.

Hasil QSPM yang paling menarik untuk dijalankan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah alternatif strategi I yang merupakan strategi pengembangan promosi. dihasilkan analisis SWOT dengan berbagai alternatif strategi yaitu strategi S-O. Hasil analisis internal dan eksternal berada pada kuadran V yang merupakan posisi ”pertahankan dan pelihara”. ketiga strategi ini adalah (1) strategi pengembangan promosi. kemenarikan penyajian makanan. mengkaji strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan dalam upaya pengembangan usaha restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. Berdasarkan hasil analisis matriks IE yang dikombinasikan dengan hasil IPA. S-T. dan citra pemilik di mata konsumen. Perusahaan harus bisa mempertahankan kinerja.menunjukkan restoran berada dalam posisi yang sedang tumbuh. strategi harga: mengadakan program pemberian diskon pada moment tertentu seperti hari libur nasional. Analisis data yang digunakan adalah analisis bauran pemasaran. strategi promosi: meningkatkan efektifitas promosi seperti pemuatan iklan pada internet dan radio. Berdasarkan analisis persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran yang dilakukan oleh restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah manajemen restoran untuk ditingkatkan yaitu kegiatan promosi yang efektif. dan W-T. W-O. dan lain-lain. Berdasarkan hasil SWOT. (2) strategi diversifikasi dan pengembangan produk. Alternatif strategi terbaik adalah melakukan kombinasi strategi SWOT. dan menyusun alternatif strategi pemasaran restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor dalam mempertahankan dan meningkatkan posisinya agar dapat bersaing dengan restoran lainnya. serta analisis SWOT. yaitu strategi produk: mempertahankan bahan baku lokal. variasi produk. (3) strategi jangka panjang. strategi tempat: mempertahankan desain ruangan dan meningkatkan kenyamanan suasana restoran. Rizki Firbani (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (studi kasus: Ayam Bakar Wong Solo cabang Bogor). analisis lingkungan internal dan eksternal. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. .

yaitu profitabilitas penjualan dan profitabilitas investasi. Sedangkan Kinerja keuangan yang dianalisis dalam pengembangan usaha di restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe adalah terdiri . Pada umumnya terdapat dua jenis rasio profitabilitas. 1993). Rentabilitas modal sendiri (ROE) merupakan rasio antara laba bersih atau laba setelah dikurangi bunga dan pajak (EAT) terhadap modal sendiri. Pada dasarnya laporan keuangan disusun secara periodik yaitu setahun sekali.1 Konsep Laporan Keuangan Laporan keuangan biasanya terdiri atas neraca atau laporan posisi keuangan yang menggambarkan likuiditas dan kelancaran operasi perusahaan. Menurut David (2004) rasio profitabilitas adalah mengukur efektivitas manajemen keseluruhan seperti yang ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan investasi. Dalam analisis keuntungan pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Cara untuk menilai rentabilitas suatu perusahaan adalah bermacammacam dan tergantung pada laba atau modal mana yang akan diperbandingkan satu dengan lainnya (Riyanto. akan tetapi sering juga perusahaan menyusun laporan keuangannya setiap tiga bulan sekali bahkan laporan keuangan disusun setiap bulan (Machmud.BAB III KERANGKA PEMIKIRAN 3. Analisis laporan keuangan diperlukan adanya ukuran. 1995).1. analisis rasio profitabilitas yang akan dilakukan terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih.1 Kerangka Pemikiran Teoritis 3. Ukuran yang sering digunakan dalam analisis keuangan adalah ”rasio”. dan laporan perubahan modal yang berisikan tentang besarnya modal perusahaan pada saat tertentu akibat adanya pendapatan dan penarikan untuk kepentingan pemiliknya. Rasio rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan modal yang menghasilkan laba tersebut. Dengan kata lain rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. laporan rugi laba yang memberikan gambaran tentang besarnya pendapatan serta besarnya laba atau rugi yang diperoleh perusahaan yang bersangkutan.

bahkan pesuruh sekalipun. penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan strategi antar-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan di masa datang. dan (6) Program. Langkah berikutnya adalah membuat misi. didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk pembuatan (formulating).1.2 Pengertian Strategi Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus. 3.dari laporan laba rugi sebagai dasar untuk melakukan analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas. Cita-cita masa depan yang ada dalam benak pendiri yang kira-kira mewakili seluruh anggota perusahaan inilah yang disebut visi. Dengan demikian. serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. (5) Strategi fungsional. Dari beberapa model manajemen strategis seperti model dari Wheelen-Hunger. strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. dan Falsafah Visi yang dimiliki oleh sebuah perusahaan merupakan suatu cita-cita tentang keadaan di masa datang yang diinginkan untuk terwujud oleh seluruh personel perusahaan. (2) Analisis lingkungan eksternal dan internal.3 Manajemen Strategis Pengertian manajemen strategis menurut David (2004). dan falsafah. Misi. Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan (David. (4) Sasaran jangka panjang. 2004). David serta model dari Glenn Baseman dan Arvind Platak. model dari Fred R.1.1. misi. terdapat komponenkomponen manajemen strategi yang terdiri dari: (1) Visi. (3) Analisis pilihan strategi. pengendalian. 3. pelaksanaan.4 Visi. 3. dan evaluasi. Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies). mulai dari jenjang yang paling atas sampai yang pling bawah. Misi adalah penjabaran secara .

perusahaan perlu mencermati peluang yang ada dan memanfaatkannya agar perusahaan memiliki keunggulan kompetitif. 3. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sebelum jajaran manajemen menerapkan strategi yang cocok bagi jalannya perusahaan di masa yang akan datang. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki perusahaan dapat diketahui. strategi yang dibuat perlu bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. Oleh karena itu. Bentuk strategi berbeda-beda antarindustri.1. karena peluang yang tidak dimanfaatkan dapat diambil oleh pesaing. Dari bermacam-macam strategi dalam kelompok strategi generik ini akan dipilih . dan bahkan antar situasi. dapat saja peluang berbalik menjadi ancaman bagi perusahaan. mereka harus lebih dulu menganalisis posisi perusahaan saat ini. para pemimpin perusahaan kadang-kadang tidak tahu atau tidak menyadarinya.5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal Realisasi misi perusahaan akan menjadi sulit dilakukan jika perusahaan tidak berinteraksi dengan lingkungan eksternalnya. 3. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan. Oleh sebab itu. Logikanya. dimana strategi-strategi ini dapat diterapkan pada berbagai bentuk industri dan ukuran perusahaan. Selain pemahaman kondisi lingkungan eksternal. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal perusahaan secara luas dan mendalam pun perlu dilakukan. Namun. antarperusahaan. Strategi-strategi ini dikelompokkan sebagai strategi generik.tertulis mengenai visi agar visi menjadi mudah dimengerti atau jelas bagi seluruh staf perusahaan. tindakan untuk mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal menjadi sangat penting karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. Jika peluang tidak dimanfaatkan.1. Namun ada sejumlah strategi yang sudah umum diketahui. baik dilihat dari posisi persaingan dengan usaha sejenis maupun dari faktor kondisi perusahaan sendiri.6 Analisis Pilihan Strategi Pada dasarnya setiap perusahaan dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi.

melainkan juga dengan strategi di bidang fungsional lainnya. 3.8 Strategi Fungsional Langkah penting implementasi strategi induk dilakukan dengan membagibaginya ke dalam berbagai sasaran jangka pendek. penggunaan. alokasi kapital. Di dalam organisasi perusahaan yang konvensional. Strategi fungsional yang sifatnya lebih operasional ini mengarah kepada berbagai bidang fungsional dalam perusahaan untuk memperjelas hubungan makna strategi utama dengan identifikasi rincian yang sifatnya spesifik. yaitu bagaimana perusahaan memperoleh modal. Pembuatan sasaran jangka penjang ini mengacu kepada strategi induk yang telah ditetapkan sebelumnya. misalnya dalam jangka waktu tahunan secara berkesinambungan dengan memperlihatkan skala prioritas serta dapat diukur. yaitu dengan angka-angka kuantitatif. misalnya kurun waktu dan hasil yang ingin dicapai dirumuskan secara jelas. dan pemeliharaan sumberdaya manusia. • Strategi Manajemen Sumberdaya Manusia Kegiatan manajemen sumberdaya manusia berkisar pada pengadaan. Sasaran jangka pendek ini hendaknya mengacu pada strategi fungsional yang sifatnya operasional.1. Strategi ini umumnya berkisar pada tiga hal. Untuk menentukan apakah suatu tahapan sudah dicapai atau belum diperlukan suatu tolak ukur. bidang-bidang fungsional yang utama adalah bidang keuangan.1. serta bidang pemasaran.7 Sasaran Jangka Panjang Upaya pencapaian tujuan perusahaan merupakan suatu proses berkesinambungan yang memerlukan pentahapan. • Strategi Manajemen Keuangan Strategi ini harus mampu menentukan arah penggunaan dana baik untuk jangka penjang maupun jangka pendek. sumberdaya manusia. Agar ketiga pokok kegiatan . Strategi fungsional ini menjadi penentuan dalam melakukan berbagai aktivitas agar konsisten bukan hanya dengan strategi utamanya saja. dan manajemen modal kerja termasuk dalam hal pembagian keuntungan.salah satu atau kombinasi beberapa strategi induk (grand Strategy) dengan menggunakan cara-cara tertentu. 3.

seleksi. Terakhir. produktivitas kerja. penggunaan fasilitas. Tahap penggunaan perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan SDM dan apa yang menjadi tugas serta tanggungjawabnya. yaitu adanya sarana dan prasarana yang memadai dan cara menyediakan sarana dan prasarana tersebut. Pengendalian. Perencanaan yang masih dalam bentuk global hendaknya dibuat dalam bentuk yang lebih detail. imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja. misalnya dalam bentuk program-progran kerja. Place. prosedur pembelian barang. maka pelaksanaan kerja sudah dapat dimulai. 3. strategi yang perlu ditindaklanjuti dengan pelaksanaan (action). Dari dua komponen di atas. Pelaksanaan. Pengendalian atau pengawasan dimaksudkan untuk lebih menjamin bahwa semua kegiatan yang diselenggarakan . biaya produksi. termasuk pula kondisi persaingan. dan Evaluasi Agar sasaran yang ingin diraih dapat direalisasikan dengan strategi yang telah ditetapkan. Jika program kerja telah disiapkan berikut sumberdaya yang dibutuhkan. efisien serta merupakan cerminan dari strategi dan kebijakan perusahaan. dan pemeliharaan (maintenance) peralatan.1. supervisi. penilaian kinerja.tersebut berjalan lancar perlu disiapkan sistem yang andal. • Strategi Manajemen Pemasaran Ada empat komponen pokok bidang pemasaran yang dapat dikendalikan perusahaan yang kita kenal dengan sebutan 4P (product. dan orientasi. rekrutmen. pengendalian mutu. hal-hal pokok dalam manajemen operasional dapat dijabarkan menjadi beberapa bidang. dan Promotion). yaitu inventarisasi. perlu diperhatikan hal-hal mengenai kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan. Tahap pengadaan mencakup perencanaan SDM. Perencanaan yang baik minimal mengandung asas-asas untuk mencapai tujuan. realistis dan wajar. Selain itu.9 Program. jadwal produksi. Price. Pelaksanaan tidak akan efektif bila tidak didahului dengan perencanaan. tenaga kerja. pada tahapan pemeliharaan sumberdaya manusia tujuannnya adalah bagaimana agar karyawan merasa puas bekerja. • Strategi Manajemen Operasional Merumuskan strategi manajemen operasional paling tidak membutuhkan dua komponen.

dan persaingan dalam industri). seperti aspek keuangan. sumberdaya manusia. dan sistem informasi manajemen. sumberdaya manusia. terdiri atas: pemasaran. • Pendekatan Fungsional Pada pendekatan ini. operasi. keuangan. dan manajemen. Lingkungan eksternal dibagi dalam dua kategori. kondisi keuangan dan akuntansi. yaitu lingkungan jauh (faktor politik. ekonomi. yaitu lingkungan eksternal dan internal. dan struktur organisasi dan manajemen.2 Lingkungan Bisnis Bisnis dan perusahaan sebagai suatu sistem akan berkait dengan sekumpulan faktor tertentu yang dapat mempengaruhi arah dan kebijakan perusahaan dalam mengelola bisnisnya.2. operasional. produksi. Lingkungan bisnis dapat dibagi atas dua lingkungan. pemasaran. pengkategorian analisis internal sering diarahkan pada pasar dan pemasaran.oleh perusahaan hendaknya didasarkan pada rencana yang telah disepakati. 3.1 Lingkungan Internal Secara tradisional. diantaranya adalah: • Pendekatan Fungsional. sehingga sasaran tidak menyimpang atau keluar dari batas-batas teloransi. maka rencana perlu direvisi ulang. dan sosial) serta lingkungan industri (aspek hambatan masuk. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: . daya tawar pemasok. Sedangkan lingkungan internal merupakan aspek yang ada di dalam perusahaan. aspek-aspek lingkungan internal perusahaan yang hendaknya diamati dapat dilihat dari beberapa pendekatan. SDM. daya tawar pembeli. ketersediaan barang substitusi. 3. teknologi. Jika dari hasil evaluasi pekerjaan diketahui bahwa ada faktor X yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan kerja dari rencana yang ada dan memang disebabkan salah asumsi atau oleh hal-hal lain yang sifatnya uncontrollable.

Positioning Agar posisi produk di pasar sesuai dengan harapan. lebih dikenal dengan komponen 7P (Kotler. dan perilaku. 1. harga jual produk. sikap pembelian dan praktekpraktek pembeliannya. Pasar dan Pemasaran Segmentation. komitmen manajemen puncak. kemampuan keuangan. 2. kegiatan promosi. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar yaitu aspek geografis. struktur harga. kepemilikan informasi tentang pasar. dan yang penting bagi keberhasilan perusahaan jasa. kegiatan promosi. Berdasarkan perbedaan ini dapat dilakukan segmentasi pasar. 2005) komponen manajemen mutu terdiri dari: . kondisi satuan kerja pemasaran. Target Pasar Menetapkan target pasar atau sasaran adalah tindakan mengevaluasi dan membandingkan kelompok yang diidentifikasi. pelayanan purna jual. misalnya keinginan. loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. dan sistem distribusi. Strategi pemasaran pada jasa terkenal dengan Manajemen Jasa Terpadu yaitu perencanaan dan pelaksanaan terkoordinasi kegiatan-kegiatan pemasaran. demografis. pengendalian distributor. Posisi Pasar Penetapan posisi pasar adalah tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati posisi yang khas (diantara para pesaing) di dalam benak pelanggan sasarannya. Segmentasi Pasar Pasar terdiri dari banyak pembeli yang berbeda dalam beberapa hal. psikografis. kemudian memilih salah satu atau beberapa diantaranya sebagai calon target dengan potensi paling besar. selanjutnya diputuskan pula posisi mana yang ingin ditempati dalam segmen tersebut. faktor-faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah pangsa pasar. operasi. 3. lokasi. Targeting. Sumberdaya Manusia (SDM). Bauran Pemasaran Kotler dan Amstrong (1997) mengatakan bahwa bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat variabel. kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran yaitu struktur produk.1. Setelah perusahaan memutuskan segmen mana yang akan dimasuki.

mengenai gagasan atau barang oleh sponsor yang teridentifikasi. Periklanan: tiap-tiap bentuk penyajian dan promosi bukan pribadi yang dibayar. Harga diartikan sebagai pengeluaran uang. rancangan. menumbuhkan suatu citra perusahaan yang baik. suatu perusahaan harus memperhatikan strategi penetapan harga. Promotion Promosi merupakan salah satu variabel bauran pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan komunikasi dengan pasarnya dan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Kegiatan promosi yang termasuk kedalam promosi penjualan misalnya pemberian kupon. waktu. Promosi penjualan: insentif jangka pendek untuk meningkatkan pembelian atau penjualan suatu produk dimana pembelian diharapkan dilakukan sekarang. Oleh karena itu dalam menetapkan strategi bauran harga. merek. dan usaha oleh pelanggan untuk membeli dan mengkonsumsi jasa. Price Harga merupakan unsur bauran pemasaran yang bersifat fleksibel. c. keseragaman harga. Hubungan masyarakat: bertujuan membangun hubungan yang baik dengan publik perusahaan dengan menghasilkan publisitas yang menyenangkan. dan lain-lain. kontes. pameran. mengingatkan para konsumen sasaran agar membeli produk tersebut. Product Produk merupakan wujud penawaran perusahaan kepada pasar yang mencakup kualitas. cerita dan peristiwa yang tidak menyenangkan. artinya dapat diubah dengan cepat. 2. menangani atau menghilangkan isu-isu. dan kemasan produk (Kotler dan Amstrong.a. Kotler (2005) mendefinisikan bahwa promosi adalah berbagai kegiatan yang dilakukan produsen untuk mengkomunikasikan manfaat dari produknya. b. potongan harga. Penentuan harga dapat dilakukan dengan melihat daya beli konsumen dan jumlah yang cukup dalam menutupi ongkos produksi. Humas atau Public Relation merupakan suatu konsep yang menggunakan banyak . Untuk mengkomunikasikan produk perlu disusun suatu strategi yang sering disebut dengan bauran promosi (Promotion-Mix) yang terdiri atas 4 komponen utama. obral. bentuk. tingkat harga. dan syarat-syarat pembayaran. 1997). membujuk. 3. yaitu: 1.

dan alatalat penghubung non personal lainnya untuk berkominikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu atau calon pelanggan. dan lainlain. iklan. Saluran komunikasi (communication channels) digunakan untuk menyerahkan dan menerima pesan dari pembeli sasaran. antara lain: 1. keyakinan. 4. Penjualan perorangan: interaksi langsung dengan calon pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi. dan lain-lain. dan bagaimana menyampaikan jasa kepada pelanggan. . 5. Saluran distribusi digunakan untuk menyerahkan produk fisik atau jasa kepada pembeli atau pengguna yaitu pergudangan. komunikasi perusahaan. internet. Menurut Kotler (2005). Penjualan perorangan merupakan alat yang paling efektif dalam membangun preferensi. faksimili. televisi. telepon. sarana transportasi dan berbagai saluran dagang seperti distributor. menjawab pertanyaan atau menerima pesanan. Saluran komunikasi dapat melalui surat kabar. tergantung pada sufat jasa yang diberikan. Pengiriman elemen produk ke pelanggan melibatkan tentang tempat dan waktu pengiriman dan mungkin melibatkan saluran distribusi fisik atau elektronik. 3. Perusahaan dapat mengirimkan jasa kepada pelanggan baik secara langsung atau melalui perantara. publikasi produk. d. Pemasaran langsung: penggunaan surat. dan tindakan pembeli. radio. telepon. Tiga jenis saluran pemasaran. poster. penyuluhan. Place and Time keputusan manajemen tentang kapan. dimana. majalah. Saluran ini tidak hanya mencakup distributor dan pengecer melainkan bank-bank dan perusahaan asuransi yang memudahkan transaksi.sarana seperti siaran pers. tempat adalah alat bauran pemasaran yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan serta membawa sebagian produk ke pasar agar produsen bekerjasama dengan perantara. dan pengecer. e-mail. grosir. 2. Saluran penjualan digunakan untuk mempengaruhi transaksi dengan pembeli potensial.

kendaraan. pemantauan penyebab inefisiensi dan sistem akunting yang andal. perlengkapan. kemungkinan terjadinya terobosan dalam proses produksi. 2. harga jual produk. dan petunjuk yang terlihat lainnya. 3. organisasi yang memiliki kesatuan sistem yang bulat. pendekatan inovatif dan proaktif. struktur modal kerja. perabotan interior. Beberapa contoh dari bukti fisik antara lain gedung. Proses yang desainnya buruk akan menggangu pelanggan karena keterlambatan. dan pengendalian mutu. barang cetakan. Physic bukti fisik adalah petunjuk visual atau berwujud lainnya yang memberi bukti atas kualitas jasa. hubungan baik dengan penanam modal dan pemegang saham. . tanda-tanda. pemanfaatan teknologi yang tepat. anggota staf. Process Metode pengoperasian atau serangkaian tindakan tertentu yang umumnya berupa langkah-langkah yang diperlukan dalam suatu urutan yang telah ditetapkan. dan produktivitas. birokrasi. faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah hubungan baik dengan pemasok. Oleh karena itu. Keuangan dan Akuntansi Dana dibutuhkan dalam operasional perusahaan. tanah. pengelolaan keuangan. faktorfaktor yang perlu diperhitungkan adalah kemampuan perusahan memupuk model jangka pendek dan jangka panjang. dan penyampaian jasa yang tidak efektif. People Orang diartikan sebagai karyawan dan kadang-kadang pelanggan lain yang terlibat dalam proses produksi. efektivitas. Kegiatan Produksi-Operasi Kegiatan produksi-operasi perusahaan paling tidak dapat dilihat dari keteguhan dalam prinsip efisiensi. f. g. beban yang harus dipikul sebagai upaya memperoleh modal tambahan. Pelanggan sering menilai kualitas jasa yang mereka terima berdasarkan penilaian terhadap orang-orang yang menyediakan jasa tersebut. Oleh karenanya. Banyak jasa bergantung pada interaksi langsung dan pribadi antara pelanggan dan karyawan perusahaan.e. pembiayaan. sistem logistik yang andal. lokasi fasilitas yang tepat.

manajer perlu berupaya agar terwujud perilaku positif di kalangan karyawan perusahaan. sekaligus dapat menjadi hambatan dan ancaman untuk maju. 3. Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan dari faktor politik agar bisnis dapat berkembang dengan baik. Sumberdaya Manusia Manusia merupakan sumberdaya terpenting bagi perusahaan. Faktor-faktor utama yang biasa diperhatikan adalah faktor politik.2 Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal perusahaan merupakan faktor-faktor di luar perusahaan yang bisa mempengaruhi pilihan arah dan tindakan suatu perusahaan. a. Sistem Informasi Manajemen Penelitian strategi perlu menganalisis berbagai segi dari sistem informasi manajemen.4. ekonomi. keterampilan dan motivasi kerja. Lingkungan Jauh Lingkungan jauh perusahaan terdiri dari faktor-faktor yang pada dasarnya di luar dan terlepas dari perusahaan. dan sosial. sehingga perusahaan tidak dapat melakukan intervensi serta diperlukan tingkat adaptasi yang tinggi terhadapnya. 1. 5. adalah: .2. kebijakan. produktivitas. dan brainwere. Oleh karena itu. process. dan sistem imbalan. dan output berupa informasi yang sesuai dengan kebutuhan pada tiap jenjang manajemen. yang pada akhirnya akan mempengaruhi struktur organisasi dan proses internal perusahaan. Berbagai faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah langkahlangkah yang jelas mengenai manajemen SDM. Faktor Politik Arah. hardwere. dan stabilitas politik pemerintah menjadi faktor penting bagi para pengusaha untuk berusaha. teknologi. begitu pula sebaliknya. antara lain yaitu aspek-aspek softwere. Situasi politik yang tidak kondusif akan berdampak negatif bagi dunia usaha. selain input. Lingkungan eksternal terdiri dari komponen/variabel lingkungan yang berada atau berasal dari luar perusahaan. Komponen tersebut berada di luar jangkauan organisasi dan kendali perusahaan. Lingkungan jauh ini memberikan kesempatan besar bagi perusahaan untuk maju.

pendidikan. b. buku. Kondisi sosial ini banyak aspeknya. Ketersediaan energi. Faktor Sosial Kondisi sosial masyarakat memang berubah-ubah. Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja. dan etnis. adat-istiadat. Investasi. Beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam menganalisis ekonomi suatu daerah atau negara adalah: • • • • • • • • Siklus bisnis. kekuatan sosial adalah dinamis. dan sebagainya juga dapat berubah. Hal yang dikembangkan misalnya dari kondisi kultural. Hendaknya perubahanperubahan sosial yang terjadi yang mempengaruhi perusahaan dapat diantisipasi oleh perusahaan. Semakin buruk kondisi ekonomi. . dan Sistem perpajakan. Produktivitas.• • • • • Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan. Oleh karena itu. Inflasi. Faktor Ekonomi Kondisi ekonomi suatu daerah atau negara dapat mempengaruhi iklim berbasis suatu perusahaan. Harga-harga produk dan jasa. aktivitas yang menyenangkan. pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat hendaknya bersama-sama mempertahankan bahkan meningkatkan kondisi ekonomi daerahnya menjadi lebih baik lagi agar perusahaan dapat bergerak maju dalam usahanya. Contohnya adalah seandainya sikap sosial berubah. gaya hidup. semakin pula iklim berbisnis. Stabilitas pemerintahan. Suku bunga. dan Tenaga kerja. demografis. c. Peraturan tentang perdagangan luar negeri. misalnya sikap. ekologis. dan kebiasaan dari orang-orang di lingkungan eksternal perusahaan. religius. permintaan untuk berbagai tipe pakaian. Seperti kekuatan lain dalam lingkungan eksternal yang jauh.

d. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang pesat, baik di bidang bisnis maupun di bidang yang mendukukung kegiata bisnis. Sebenarnya, teknologi itu tidak hanya mencakup penemuan-penemuan yang baru saja, tetapi juga meliputi cara-cara pelaksanaan atau metode-metode baru dalam mengerjakan suatu pekerjaan, artinya bahwa ia memberikan suatu gambaran yang luas, yang meliputi: mendesain, menghasilkan, dan mendistribusikan. Setiap kegiatan usaha yang diinginkan untuk berjalan terus-menerus harus selalu mengikuti

perkembangan-perkembangan teknologi yang dapat diterapkan pada produk atau jasa yang dihasilkan atau pada cara operasinya. Agar perusahaan tidak terpuruk karena kesalahan dalam penggunaan teknologi, maka beberapa hal penting perlu diperhatikan, misalnya: • • • Bagaimanakah kecepatan transfer teknologi oleh para pekerja, Bagaimanakah masa/waktu keusangan teknologinya, dan Bagaimana harga teknologi yang akan diadopsi.

2. Lingkungan Industri Aspek lingkungan industri akan lebih mengarah pada aspek persaingan dimana bisnis perusahaan berada. Akibatnya, faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi persaingan, seperti ancaman-ancaman dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan termasuk kondisi persaingan itu sendiri menjadi perlu untuk dianalisis. Michhael E. Porter mengemukakan konsep Competitive Strategy yang menganalisis persaingan bisnis berdasarkan lima aspek utama yang disebut Lima Kekuatan Bersaing. R.E. Freeman yang dikutip Wheelen merekomendasikan aspek yang keenam untuk melengkapinya. Secara lengkap keenam aspek atau variabel yang membentuk model untuk strategi bersaing tersebut serta penjelasannya dapat dipaparkan sebagai berikut: a. Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya perusahaan sebagai pendatang baru akan menimbulkan sejumlah implikasi bagi perusahaan yang sudah ada, misalnya kapasitas menjadi bertambah, terjadinya perebutan pangsa pasar, serta perebutan sumberdaya produksi yang terbatas. Kondisi seperti ini menimbulkan ancaman bagi perusahaan yang telah ada. Ada beberapa faktor penghambat pendatang baru

untuk masuk ke dalam suatu industri yang sering disebut dengan hambatan masuk. Faktor-faktor hambatan masuk yang dimaksud adalah: • Skala Ekonomi Apabila pendatang baru berproduksi dalam skala kecil, mereka akan dipaksa berproduksi pada biaya per unit yang tinggi, padahal perusahaan yang ada tengah berupaya pada skala produksi yang terus diperbesar dan proses produksi yang terus-menerus diefisienkan sehingga harga per unit barang menjadi lebih rendah • Diferensiasi Produk Diferensiasi yang akan menciptakan hambatan masuk ini memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya dan usaha yang besar untuk merebut para pelanggan yang loyal kepada perusahaan yang utama. Usaha besar itu, misalnya melakukan pengiklanan yang gencar dan memberi service yang baik. Pada tahap awal, usaha-usaha ini membutuhkan biaya yang besar dan bahkan akan menciptakan kerugian. Seringkali kondisi ini berjalan cukup lama. • Kecukupan Modal Jenis industri yang memerlukan modal besar merupakan hambatan yang besar bagi pemain baru, terutama bagi jenis industri yang memerlukan biaya yang besar untuk riset dan pengembangan serta eksplorasi. • Biaya Peralihan Hambatan masuk akan tercipta dengan adanya biaya peralihan pemasok, yaitu biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berpindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya. Biaya peralihan ini berupa biaya latihan, biaya peralatan pelengkap yang harus diganti, dan desain ulang produk/jasa. Biaya-biaya ini akan ditanggung oleh konsumennya. Apabila biaya peralihan yang diperlukan cukup besar, pesaing baru harus memberikan penawaran yang jauh lebih menarik, terutama soal harga. • Akses ke Saluran Distribusi Jalur distribusi sangat menentukan penyebaran produk. Perusahaan yang mempunyai jalur distribusi yang luas dan bekerja secara baik akan sangat menghambat masuknya produk baru ke dalam pasar. Pendatang baru mungkin

sulit memasuki saluran yang ada dan harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membangun saluran sendiri. • Ketidakunggulan Biaya Independen Keunggulan biaya yang dimiliki oleh perusahaan yan sudah ada sulit ditiru oleh pendatang baru. Keunggulan itu mugkin dimiliki karena teknologi yang telah dipatenkan perusahaan, konsesi bahan baku, atau subsidi pemerintah. • Peraturan Pemerintah Pemerintah biasanya menerbitkan sejumlah aturan yang mengatur bidangbidang tertentu seperti yang selalu diterbitkan oleh pemerintah Indonesia, misalnya lewat Daftar Investasi Negatif (DIN). Peraturan pemerintah dapat menimbulkan hambatan masuk bagi pendatang baru. b. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri Persaingan dalam industri akan mempengaruhi kebijakan dan kinerja perusahaan. Dalam situasi persaingan yang oligopoli, perusahaan mempunyai kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi pasar. Sedangkan pada pasar persaingan sempurna, biasanya akan memaksa perusahaan menjadi follower termasuk dalam hal harga produk. Menurut Porter, tingkat persaingan itu dipengaruhi beberapa faktor, yaitu: • Jumlah Kompetitor Jumlah kompetitor atau pesaing sudah tentu akan mempengaruhi tingkat persaingan. Kompetitor hendaknya dilihat dari beberapa sisi, seperti jumlah, ukuran, dan kekuatannya. • Tingkat Pertumbuhan Industri Pertumbuhan industri yang besar biasanya menyediakan sejumlah peluang bagi perusahaan untuk tumbuh bersama industrinya. Pertumbuhan industri yang lambat sebaiknya tidak direspon dengan ekspensi pasar kecuali perusahaan mampu mengambil pangsa pasar pesaing. Kondisi ini dapat menimbulkan trend penurunan harga atau terjadinya perang harga. • Karakteristik Produk Produk hendaknya tidak sekedar menyediakan kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki suatu pembedaan atau nilai tambah.

Biaya Tetap yang Besar Pada jenis industri yang mempunyai total biaya tetap yang besar,

perusahaan hendaknya beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. Akibatnya adalah perusahaan kadang kala terpaksa menjual produk di bawah biaya produksi. • Kapasitas Kapasitas selalu berkorelasi dengan biaya produksi per unit. Produksi pada kapasitas tinggi diperlukan untuk menjaga efisiensi biaya per unit. Penambahan fasilitas produksi dapat dilakukan apabila perusahaan telah mampu berproduksi pada tingkat yang maksimal. • Hambatan Keluar Hambatan keluar memaksa perusahaan untuk tidak keluar dari industri. Hambatan ini dapat brupa aset-aset khusus ataupun kesetiaan manajemen pada bisnis tersebut. Contohnya adalah idealisme dalam bisnis. Dalam kondisi demikian, perusahaan biasanya akan berusaha bertahan dan menghindari kerugian yang besar sambil menunggu waktu yang tepat untuk keluar. c. Ancaman dari Produk Pengganti Perusahaan-perusahaan yang berada pada suatu industri tertentu akan bersaing pula dengan produk pengganti. Walaupun karakteristiknya berbeda, barang subsitusi dapat memberikan fungsi atau jasa yang sama. Ancaman produk subsitusi kuat bilamana konsumen dihadapkan pada switching cost yang sedikit dan jika produk subsitusi itu mempunyai harga yang lebih murah atau kualitasnya sama, bahkan lebih tinggi dari produk-produk suatu industri. d. Kekuatan Tawar-menawar Pembeli Para pembeli dengan kekuatan yang mereka miliki mampu mempengaruhi perusahaan untuk menurunkan harga produk, meningkatkan mutu dan pelayanan, serta mengadu perusahaan dengan kompetitornya. Dengan demikian, beberapa kondisi yang mungkin dihadapi perusahaan sehubungan dengan adanya kekuatan ini antara lain adalah: • • • Pembeli mampu memproduksi produk yang diperlukan. Sifat produk tidak terdiferensiasi dan banyak pemasok. Biaya peralihan pemasok adalah kecil.

e. Untuk itu dalam penelitian ini perlu dianalisis keuntungan bisnis di kedua rumah makan tersebut. sehingga pembeli dengan mudah mencari substitusinya. Sistem waralaba memiliki risiko yang mudah diminimalisir daripada non waralaba karena pewaralaba sudah menyediakan segala sesuatu untuk mendukung investor . Produk/jasa yang ada adalah unik dan mampu menciptakan switching cost yang besar.• Pembeli mempunyai tingkat profitabilitas yang rendah. dan pemegang saham. serikat pekerja. • • Tidak tersedia produk subsitusi. Stakeholder yang dimaksud antara lain adalah pemerintah. Pemasok mampu melakukan integrasi ke depan dan mengolah produk yang dihasilkan menjadi produk yang sama yang dihasilkan perusahaan.3 Kerangka Pemikiran Operasional Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba dan non waralaba yang memiliki manajemen usaha yang harus mampu mengelola aspek biaya maupun keuntungan. kreditor. f. sehingga sensitif terhadap harga dan diferensiasi service. Pemasok menjadi kuat apabila beberapa kondisi berikut terpenuhi: • • Jumlah pemasok sedikit. Kekuatan Tawar-menawar Pemasok Pemasok dapat mempengaruhi industri lewat kemampuan mereka menaikkan harga atau pengurangan kualitas produk atau jasa. Sistem kedua usaha tersebut berbeda yang akan menyebabkan KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki keuntungan dan struktur biaya yang berbeda. Pengaruh dari masing-masing stakeholder adalah bervariasi diantara industri yang satu dengan yang lain. pemasok. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Kekuatan keenam yang ditambahkan oleh Freeman yang dikutip WheelenHunger adalah berupa kekuatan di luar perusahaan yang mempunyai pengaruh dan kepentingan secara langsung bagi perusahaan. kelompok yang mempunyai kepentingan lain. 3. asosiasi datang. lingkungan masyarakat. • Produk perusahaan tidak terlalu penting bagi pembeli.

ancaman dari produk pengganti. misalnya juga dengan membuka banyak cabang dan sistem keuangan yang dijalankan baik maka keuntungan yang diperoleh besar. Sedangkan non waralaba merupakan usaha yang berdiri sendiri dengan modal sendiri sehingga risiko yang ditanggung lebih besar. tidak menutup kemungkinaan usaha yang dijalankan mendapatkan keuntungan yang lebih besar akibat biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan waralaba. dan teknologi. sosial. Selanjutnya dari analisis keuntungan akan dilakukan analisis lingkungan perusahaan baik dari lingkungan internal dan eksternal perusahaan. kekuatan tawar-menawar pemasok. perlu melakukan analisis strategi pengembangan usaha agar KFC maupun Rahat cafe mampu mempertahankan dan terus meningkatkan pengembangan bisnisnya. SDM. perizinan. metode marketing dan promosi. ekonomi. Lingkungan internal dan eksternal sangat penting dalam pengembangan suatu bisnis. Lingkungan eksternal disini diantaranya adalah: (1) Lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. Sedangkan lingkungan internal diantaranya adalah pendekatan fungsional yang terdiri atas pemasaran. keuangan. Namun. (2) Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. kekuatan tawar-menawar pembeli. desain interior. Dalam analisis keuntungan bisnis di KFC Taman Topi dan Rahat cafe akan diketahui berapa keuntungan perusahaan.(terwaralaba) termasuk survei. persaingan sesama perusahaan dalam industri. Selain itu juga. manajemen. dan pengaruh pemerintah. yakni dengan melakukan analisis keuntungan pada seluruh jenis produk dalam satu tahun terakhir. dan lainnya. Analisis keuntungan akan dilakukan dengan konsep rasio profitabilitas dan rentabilitas. . dan sistem informasi manajemen. bahan baku. operasi. Lingkungan eksternal pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. standar kerja/SOP. serikat pekerja. Hasil yang diperoleh dari analisis keuntungan ini akan dijadikan parameter kekuatan faktor internal perusahaan yakni dari segi keuangan bagi KFC dan Rahat itu sendiri dalam merumuskan strategi pengembangan usaha. dan lain sebagainya sehingga keuntungan yang didapat lebih besar karena adanya keberhasilan target penjualan tiap harinya meningkat.

Dengan demikian.Dalam mendapatkan strategi pengembangan usaha yang tepat sesuai dengan tujuan. maka perlu mengetahui analisis matriks IFE. peluang serta ancaman. Kerangka pemikiran operasional pada penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. IE. maka dapat memberikan pengaruh terhadap biaya dan keuntungan yang diterima. EFE. . Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe walaupun berbeda jenis usahanya tetapi kedua usaha tersebut memiliki keunggulan dan memiliki pelanggan masing-masing pada pangsa pasarnya tersendiri sehingga kedua usaha ini memiliki pesaing dengan usaha sejenis. terlebih dahulu restoran KFC Taman Topi maupun Rahat cafe mengetahui kekuatan dan kelemahan. SWOT maupun QSPM. Setelah menganalisis faktor eksternal dan internalnya. penelitian ini juga akan menganalisis struktur biaya dan keuntungan. maka apabila ingin melihat suatu strategi pengembangan usaha yang baik.

dan lain-lain) Risiko waralaba mudah diminimalisir dan risiko yang ditanggung non waralaba lebih besar Perbandingan lingkungan internal dan eksternal waralaba lebih besar dibandingkan non waralaba dalam meningkatkan strategi pengembangan bisnisnya Analisis keuntungan Pengembangan usaha Analisis rasio profitabilitas Analisis rasio rentabilitas Lingkungan Internal Lingkungan Eksternal Matriks IFE Matriks EFE SWOT QSPM Analisis Prioritas Alternatif Strategi KFC Taman Topi dan Rahat cafe . pelayanan.Persaingan usaha restoran dan cafe antar perusahaan sejenis (produk.

BAB IV METODE PENELITIAN 4. penelitian dilakukan dengan cara survei dan panduan kuesioner untuk menanyakan biaya. manajer restoran. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) bahwa keduanya berlokasi di area yang berbeda. sehingga penentuan responden menggunakan pihak-pihak internal perusahaan (pimpinan dan manajer).2 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. keuntungan. IFE dan EFE. dan juga pihak eksternal yang memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan yaitu California Fried Chicken (CFC) sebagai pesaing yang lokasi usahanya berdekatan dengan KFC Taman Topi. Badan Pusat Statistik Kota Bogor. 4. Sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang terkait seperti penelitian terdahulu. Selain dengan wawancara. yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. LSI IPB. KFC Taman Topi berlokasi di Jalan Kapten Muslihat dan Rahat cafe berlokasi di Jalan Malabar. berbagai situs internet dan bahan pustaka lain yang relevan. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. 4.3 Metode Pengumpulan Data Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling. dan konsumen KFC Taman Topi . samping Pangrango Plaza. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan pusat manajer pemasaran. Teknik purposive sampling digunakan karena kajian penelitian ini adalah membahas tentang analisis keuntungan dan perumusan strategi kebijakan perusahaan. dan konsumen KFC Taman Topi. analisis SWOT maupun QSPM yang ditujukan kepada responden yang sudah ditentukan secara sengaja (purposive).1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor. manajer Rahat cafe serta konsumen Rahat cafe itu sendiri. pesaing perusahaan.

EAT. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Merumuskan alternatif strategi • Tahap masukan pengembangan usaha terbaik (Identifikasi faktor dengan memperhatikan internal dan lingkungan perusahaan di KFC eksternal Taman Topi dan Rahat cafe. penjualan periode November 2008 Oktober 2009 dan periode Desember 2008 . . baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. pemberian rating.4 Metode Pengolahan dan Analisis Data Metode pengolahan data yang digunakan untuk menjawab tujuan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 3. EBT. Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian No 1.serta pesaing Rahat yaitu Kebun Kita yang lokasinya juga tidak begitu jauh dari Rahat cafe dan konsumen Rahat cafe.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi. 4. peneliti mengambil 20 responden yang terdiri dari 10 konsumen KFC Taman Topi dan 10 konsumen Rahat cafe yang bersedia untuk diwawancarai. Tujuan Penelitian Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe. SWOT serta QSPM 2. pemberian bobot faktor. perusahaan. dan rentabilitas Analisis matriks IFE dan EFE Analisis matriks IFE dan EFE. IE. yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku.Desember 2009 Identifikasi faktor Survei lingkungan internal dan eksternal usaha Faktor strategis internal dan eksternal Metode Analisis Analisis laba EBIT. Analisis rasio profitabilitas. Dalam wawancara dengan konsumen. 3. dan perkalian bobot dan rating) • Tahap pencocokan • Tahap keputusan 4. Biaya-biaya yang dianalisis dalam usaha ini adalah biaya tetap dan biaya variabel. Tabel 3.4. Data Jenis Sumber Biaya tetap dan Survei Biaya variabel.

Steroform . Komponen biaya tetap pada umumnya adalah biaya penyusutan investasi. gas alam. Komponen biaya variabel pada umumnya adalah pembelian bahan baku. Biaya Variabel (variable cost) yaitu biaya yang besar kecilnya sangat tergantung kepada biaya skala usaha produksi. profit sharing. Biaya tetap (fixed cost) yaitu biaya yang penggunaannya tidak habis dalam satu masa produksi. dan lain-lain. kardus/tempat membungkus produk take away. biaya listrik. kantong plastik.dll Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) . Besarnya biaya tetap tergantung pada jumlah output yang diproduksi dan tetap harus dikeluarkan walaupun tidak ada produksi.Gas elpiji .Pembelian bahan baku .Gaji karyawan . b.Profit sharing . pajak penghasilan.a. Metode perhitungan struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 4. abodemen telepon. sewa tempat.Abodemen listrik . steroform.Sewa tempat . gas elpiji.Biaya air .Biaya penyusutan investasi . Struktur biaya tersebut terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel. abodemen listrik. biaya air. dan lain-lain.Biaya telepon . biaya telepon. gaji karyawan.Biaya listrik .Abodemen telepon .Gas alam .Pajak penghasilan .dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel: . Tabel 4. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe Keterangan Biaya Tetap: .

4.4. Analisis keuntungan EBIT.3 Analisis Rasio Profitabilitas Pada penelitian ini menggunakan analisis rasio profitabilitas penjualan yang terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Analisis EBIT dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya bunga dan pajak. Rumus marjin laba operasi adalah sebagai berikut: EBIT Penjualan 2. EBT. dan EAT diperoleh dari laporan laba rugi perusahaan. Analisis EBT (keuntungan kotor) dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya pajak. dan EAT diperoleh sebagai berikut: • EBIT • EBT • EAT = Penerimaan Penjualan – Biaya Penjualan = EBIT – Beban Bunga = EBT – Beban Pajak 4.2 Analisis Keuntungan Earning Before Interest Tax (EBIT). dan Earning After Tax (EAT) Analisis keuntungan EBIT.4. Marjin Laba Operasi Marjin laba operasi merupakan salah satu parameter informasi akuntansi diferensial dalam perencanaan jangka pendek. 1. dan EAT adalah tahap awal yang harus dilakukan sebelum melakukan analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. EBT. Marjin Laba Bersih Marjin laba bersih merupakan parameter informasi akuntasi diiferensial dalam perencanaan jangka pendek. Informasi yang diperoleh dari marjin laba bersih adalah untuk mengetahui apakah manajemen telah bekerja secara efisien (produksi dan penjualan). Earning Before Tax (EBT). Informasi yang diperoleh dari marjin laba operasi adalah untuk mengetahui besarnya rasio profitabilitas sebelum dikurangi bunga dan pajak terhadap penjualan. EBT. Sedangkan analisis EAT (keuntungan bersih) merupakan kegiatan menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan setelah dikurangi biaya pajak. Rumus EBIT. Semakin besar rasio marjin laba bersih menunjukkan x 100% .

produksi . misi. F. dan tujuan perusahaan. A. D. I. Data Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe No. dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel Pembelian bahan baku Sewa tempat Biaya listrik Biaya telepon Biaya air.5 Analisis Deskriptif Analisis deskriptif bertujuan untuk mendefinisikan visi. 5.4. 1.4 Analisis Rasio Rentabilitas Rentabilitas diukur dari rasio rentabilitas modal sendiri yang biasa dikenal dengan Return on Stockholders Equity (ROE). Tujuan dari menganalisis ROE adalah untuk melihat kekuatan perusahaan dalam menciptakan daya tarik investasi di masa mendatang. 3.bahwa manajemen telah bekerja dengan efisien. Rumus marjin laba bersih adalah sebagai berikut: EAT Penjualan 4. Rentabilitas modal sendiri artinya setiap satu satuan (Rp) yang dikeluarkan dari modal sendiri menghasilkan laba bersih sebesar yang diperoleh. H. 3. Keterangan Penerimaan Penjualan Biaya Tetap Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Abodemen telepon. G. 4. Rumus dari ROE adalah sebagai berikut : EAT Modal sendiri Tabel 5.4. sumberdaya manusia. J. E. karakteristik produk yang dihasilkan. 1. 2. B. tingkat pencapaian target penjualan yang diharapkan. dll Total Biaya Variabel EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Satuan Jumlah Harga Per Satuan (Rp) Total (Rp) x 100% x 10% 4. kegiatan pemasaran. 2. C.

keuangan. Analisis ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi rill perusahaan.6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi Proses perumusan strategi pada kerangka tiga tahap formulasi strategi yang terdiri dari tahap masukan (input). dan produksi/operasi.dan operasi.0. 3. serta teknologi yang digunakan perusahaan. Beri rating (nilai) antara 1 sampai 4 bagi masing-masing faktor yang memiliki nilai: . pemasaran. Matriks IFE digunakan untuk menganalisis faktor-faktor internal perusahaan yang berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan yang dianggap penting.6. Data dan informasi aspek internal perusahaan dapat digali dari beberapa fungsional perusahaan. dan tahap keputusan. 4.1 Tahap Masukan (Input) Tahap input melalui proses analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perusahaan. misalnya dari aspek manajemen. analisis SWOT. dan analisis QSPM. Secara ringkas disajikan dalam matriks External Factor Evaluation (EFE). Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya. 2. Analisis eksternal dilakukan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Buatlah daftar critical success factors untuk aspek internal kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses). tahap pencocokan. Lima langkah dalam pengembangan matriks IFE (David.4. keuangan dan akuntansi. sistem informasi. Jumlah seluruh bobot harus sebesar 1. 2000): 1. SDM. analisis IE. Analisis ini akan disajikan dalam matriks Internal Factor Evaluation (IFE).4. 4. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya. Analisis tiga tahap formulasi strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan internal dan eksternal (IFE dan EFE). Analisis internal dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan.

2 = tidak begitu lemah. 2000 A B C D .. 2000 A B C D . sedangkan nilai yang berada di atas 2. Jika nilainya di bawah 2. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai. Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan Faktor Strategis Internal A B C D . Nilai rata-rata adalah 2. rating mengacu pada kondisi perusahaan..5 menandakan bahwa secara internal. Total Sumber: David.. matriks IFE terdiri dari cukup banyak faktor. Jadi. perusahaan adalah lemah. Skala yang digunakan menunjukkan: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal Tabel 6. Total Sumber: David. 4.5 menunjukkan posisi internal yang kuat. Kalikan antara bobot dan rating dari masing-masing faktor untuk menentukan nilai skornya. Jumlah faktor-faktornya tidak berdampak pada jumlah bobot karena ia selalu berjumlah 1. Penentuan bobot setiap variabel pada kolom menggunakan skala 1. 3 = cukup kuat.. 4 = sangat kuat.0. Total . sedangkan bobot mengacu pada industri dimana perusahaan berada.1 = sangat lemah..5.. Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan Faktor Strategis Eksternal A B C D . Total Tabel 7.. 2. dan 3. 5.. Seperti halnya pada matriks EFE.

10 Total Sumber: David. politik.. 10 Kelemahan: 1 .. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya. Jumlah . Data eksternal dikumpulkan untuk menganalisis hal-hal menyangkut persoalan ekonomi... serta data eksternal relevan lainnya.. lingkungan.3.. Matriks IFE Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) Matriks EFE digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor eksternal perusahaan.. demografi.n = Jumlah variabel Faktor-faktor internal Kekuatan: 1 . teknologi. 2000): 1. 2000 Tabel 8. Buatlah daftar critical success factors (faktor-faktor utama yang mempunyai dampak penting pada kesuksesan atau kegagalan usaha) untuk aspek eksternal yang mencakup perihal opportunities (peluang) dan threats (ancaman) bagi perusahaan. 2.. persaingan di pasar industri dimana perusahaan berada.Selanjutnya bobot setiap variabel diperoleh dengan menentukan nilai setiap variabel terhadap jumlah nilai keseluruhan variabel dengan menggunakan rumus: ai = Xi n ∑ Xi i =1 Keterangan: ai Xi i n = Bobot variabel ke-i = Nilai variabel ke-i = 1. Hal ini penting karena faktor eksternal berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap perusahaan. budaya. pemerintahan.2. sosial. hukum. Tahapan kerja pada matriks EFE (David.

Rating ditentukan berdasarkan efektivitas strategi perusahaan. Skor total 4. 10 Ancaman: 1 .6. 4. 5.4. 2000 Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) 4.. skor total sebesar 1. Matriks EFE Faktor-faktor eksternal Peluang: 1 . . Tabel 9. 10 Total Sumber: David.. Kalikan nilai bobot dengan nilai rating-nya untuk mendapatkan skor semua critical success factors.. 3 = di atas rata-rata. Sementara itu.0 mengindikasikan bahwa perusahaan merespon dengan cara yang luar biasa terhadap peluang-peluang yang ada dan menghindari ancaman-ancaman di pasar industrinya. nilainya didasarkan pada kondisi perusahaann. Dengan demikian. Tentukan rating setiap critical success factors antara 1 sampai 4. dimana: 1 = di bawah rata-rata. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk tahap pencocokan adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks Strength-Weakness-Opportunity-Threat (SWOT).0 menunjukkan bahwa perusahaan tidak memanfaatkan peluang-peluang yang ada atau tidak menghindari ancaman-ancaman eksternal. 4 = sangat bagus. Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya. 2 = rata-rata.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk mencocokan peluang dan ancaman eksternal dengan kekuatan dan kelemahan internal berdasarkan informasi yang didapatkan pada tahap input..seluruh bobot harus sebesar 1. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai. 3.0.

99 Rendah 1.99 adalah sedang.0-2.99 menyatakan bahwa posisi internal adalah lemah.0-2. Skor Total IFE Kuat 3.0-1.0 Sedang 2. Analisis Matriks IE (Internal-External Matrix) Tahap ini merupakan tahap pencocokan dengan memasukkan hasil pembobotan matriks EFE dan IFE ke dalam matriks IE. Strategi intensif seperti penetrasi pasar. 2.99 3.0-2.0 adalah kuat. dan skor 3. II. IE matrix memiliki tiga implikasi utama yang mempunyai dampak strategi berbeda.0-1.0-4. yaitu: 1. skor 2. pengembangan pasar atau pengembangan produk.99 Gambar 2. Model Matriks IE (David.0-4. skor 2. skor 1. skornya ada tiga yaitu skor 1.99 posisinya adalah rata-rata. Divisi yang masuk dalam sel III. Hal ini bertujuan untuk memperoleh strategi bisnis di tingkat korporat yang lebih detail. V. Divisi yang masuk dalam sel I.0-2. dan strategi terintegrasi seperti integrasi ke belakang. integrasi ke depan.0 III VI IX IE matrix terdiri atas dua dimensi. Strategi-strategi yang umum dipakai yaitu strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. dan skor 3. dan integrasi horizontal. 2000) Rata-rata 2.0-4.0 4. .0-1. atau IV dapat disebut tumbuh dan membangun.99 1. pada sumbu Y yang dipakai untuk EFE matrix.0 Skor Total EFE Tinggi 3. atau VII paling baik dikendalikan dengan strategi-strategi pertahankan dan pelihara. Dengan cara yang sama.0-4.0 II V VIII I IV VII Lemah 1.0 2. Pada sumbu X dari IE matrix.99 adalah rendah. yaitu total skor dari IFE matrix pada sumbu X dan total skor dari EFE matrix pada sumbu Y.0-1.0 adalah tinggi.1. Matriks IE merupakan hasil penggabungan antara matriks IFE dan matriks EFE ke dalam matriks yang terdiri atas sembilan sel.

5. 3. Strategi ini menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk meraih peluang-peluang yang ada di luar perusahaan (eksternal) 2. 2. Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi SO. 4. Matriks ini menggambarkan bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. 3. Tahapan yang dimaksud adalah: 1. Membuat daftar ancaman eksternal perusahaan. kelemahan-kelemahan Strategi internal ini bertujuan untuk dengan memperkecil perusahaan memanfaatkan peluang-peluang eksternal. Divisi yang masuk ke dalam sel VI. Membuat daftar kekuatan kunci internal perusahaan. Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. Strategi WT (Weakness-Threat). Strategi WO (Weakness-Opportunity). Strategi ST (Strength-Threat). Analisis SWOT ini penting untuk membantu para manajer mengembangkan empat tipe strategi. Strategi SO (Strength-Opportunity). Membuat daftar peluang eksternal perusahaan. 2. Membuat daftar kelemahan kunci internal perusahaan. VIII. Keempat strategi yang dimaksud adalah: 1. Delapan tahap dalam penentuan strategi dibangun melalui matriks SWOT.3. . Melalui strategi ini perusahaan berusaha untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal. Matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunity-Threat) Matriks SWOT merupakan alat pencocokan yang digunakan dalam mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahan. Perusahaan yang dianggap paling sukses adalah perusahaan yang mampu menghasilkan bisnis yang berada pada sel I. atau IX dapat menggunakan strategi panen atau divestasi. 4.

Faktor Internal Faktor Eksternal Peluang-O Daftar Peluang Ancaman-T Daftar Ancaman Kekuatan-S Daftar Kekuatan Strategi SO Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang Strategi ST Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman Gambar 3. AS ditetapkan dengan cara meneliti masing-masing faktor sukses eksternal dan internal. Meneliti matriks-matriks pada langkah 2 dan identifikasikan strategi alternatif yang pelaksanaannya harus dipertimbangkan perusahaan.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan. Langkahlangkah dalam pengembangan QSPM menurut David (2000) adalah sebagai berikut: 1. Bobot ini sama dengan yang ada di EFE Matrix dan IFE Matrix. Mencatat strategistrategi ini di bagian atas baris QSPM.6. Memberikan bobot pada masing-masing faktor sukses eksternal dan internal. 7. 3. Alat analisis yang digunakan adalah QSPM (Quantitative Strategies Planning Matrix). kekuatan. 4.4.6. Membuat daftar peluang. 2. Matriks SWOT Sumber: David (2000) Kelemahan-W Daftar Kelemahan Strategi WO Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang Strategi WT Meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman 4. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WT. 8. dan kelemahan perusahaan di kolom sebelah kiri QSPM. Setelah itu. Menentukan Attractiveness Score (AS) atau nilai daya tarik. mengelompokkan strategistrategi tersebut memungkinkan. Minimal sepuluh external critical success factors dan sepuluh internal critical success factors dimasukkan ke dalam QSPM. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WO. ke dalam kesatuan yang mutually exclusive jika . Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi ST. ancaman. Informasi ini diambil dari EFE Matrix dan IFE Matrix.

Tentukan bagaimana peran dari tiap faktor dalam proses pemilihan strategi yang sedang dibuat. Jika peran dari faktor tersebut adalah besar, maka strategistrateginya harus dibandingkan relatif pada faktor utama itu. Secara terinci, nilai AS harus ada pada masing-masing strategi untuk menunjukkan kemenarikan relatif dari satu strategi terhadap strategi lainnya. Batasan nilai AS adalah 1 = tidak menarik, 2 = agak menarik, 3 = cukup menarik, dan 4 = sangat menarik. 5. Menghitung jumlah AS. Jumlah AS didapat dari perkalian bobot (langkah 2) dengan AS (langkah 4) pada masing-masing baris. Jumlah AS menunjukkan daya tarik relatif dari masing-masing alternatif strategi. 6. Menghitung Sum Total Attractiveness Score (TAS) atau total nilai daya tarik. Menjumlahkan semua TAS pada masing-masing kolom QSPM. Dari beberapa nilai TAS yang didapat, nilai TAS dari alternatif strategi yang tertinggi yang menunjukkan bahwa alternatif strategi itu yang menjadi pilihan utama. Nilai TAS terkecil menunjukkan bahwa alternatif strategi ini menjadi pilihan terakhir. Matriks QSPM dapat dilihat pada Tabel 10. Tabel 10. Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM)
Faktor Utama Faktor Eksternal Faktor Internal Total
Sumber: David, 2000

Bobot

Strategi 1 AS TAS

Strategi 2 AS TAS

Strategi 3 AS TAS

1.000

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1

Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor Analisis keuntungan yang dilakukan menggunakan konsep rasio

profitabilitas dan konsep rentabilitas. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi. Pada analisis laporan laba rugi ini, produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di KFC Taman Topi dan biaya yang dikeluarkan oleh restoran terdiri dari biaya tetap dan variabel. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah, jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi, gaji tenaga kerja, profit sharing, gas elpiji, kardus/tempat membungkus produk take away, kantong plastik, dan lain-lain. Sedangkan biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti biaya pembelian bahan baku (ayam, bumbu masak, minyak goreng, beras, saos sambal dan saos tomat, dan lain-lain), biaya listrik, biaya telepon, dan biaya air. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga ditujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di KFC. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009. Dibawah ini disajikan Tabel 11. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009.

Tabel 11. Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT***
Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak

Keuntungan (Rp) Restoran KFC Taman Topi 740.155.200 0 740.155.200 74.087.244 666.067.956

Tabel 11. menunjukkan keuntungan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama periode satu tahun. Hasil EBIT sebesar Rp. 740.155.200, EBT yang diperoleh sama dengan hasil EBIT karena restoran KFC Taman Topi dalam memodali usahanya menggunanakan modal yang diberikan oleh kantor pusat KFC kepada setiap store dan tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya untuk pendanaan membuka store karena diperoleh dari dana omset yang ada. Sedangkan hasil EAT yang diperoleh sebesar Rp. 666.067.956. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT, EBT, EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan, selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan restoran KFC Taman Topi adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari restoran KFC Taman Topi disajikan dalam Tabel 12. Tabel 12. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Restoran KFC Taman Topi 10 9 27

Tabel 12. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi sudah baik karena terjadi perubahan peningkatan

hasil penerimaan penjualan lebih besar tiap harinya yang dikarenakan juga jumlah penduduk yang semakin meningkat sehingga cenderung untuk mencari makanan cepat saji di luar rumah. Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 9 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada restoran KFC Taman Topi di Bogor, menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan. Hasil analisis rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 persen. Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 persen. 5.1.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya-biaya yang dianalisis dalam restoran KFC Taman Topi adalah biaya tetap dan biaya variabel. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 13.

5.1.2

Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam

analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba, yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi. Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 13. berikut:

000 10.000 10 10 5 10 10 5 10 10 10 10 5 5 5 10 10 10 10 2.000.000.000 395. 5.000 3.800.969. 14. 10.000.880. 2 Peralatan makan 1.000.000 1.000 50.000.000 5.Tabel 13.000. 16.000.000.000 27. Display holding 1 cabinet Chiller 1 Freezer 1 AC 2 Televisi flat 2 Condiment bar 2 Service station 1 Tempat cuci 2 tangan Meja dan kursi 8 Sofa 5 Fryer 3 Selang gas 1 Wajan 1 Panci 3 Tabung gas 5 Breading table 1 Holding cabinet.000.249.000 1.000 12.000 14. 13.000 Nilai Sisa (Rp) 2. 9.000 12.400.000 5.000 1. 6.940.246.000 3.000.668.500. Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 28.421.000 6.000.000 24.000 60.200 576.700. 6.000 9.800.000.000 10.000.880.000 27. 18.000 15.200 Berdasarkan hasil Tabel 13.421.000 540.000 30.249.980.000 36.000 1.000 100.000 2.200. 8.000.000.000 600.200.720.000 36.600. 12.000 22.000 17.000 1.000 3.000.668. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Restoran KFC Taman Topi Bogor No.000 30. 2.000 3.000 240.000 43.600.000 1.700.000 6.000. Tabel 14.000 1. total biaya variabel sebesar Rp.240.000 36. di atas.000.700.500 Jumlah .000 30.000.000.000 32.000 3.000 32.313.000 7.000.200.200.000. 4.000 Umur Penyusutan Teknis (Rp) (Thn) 10 2.200 1.200.969.600.569.000 900. didapatkan total biaya tetap sebesar Rp. 5. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 .000.000 1.000 2.600.000 1.000.000 37.000 150.000 2.000 120. 15.246. 17.000 3. 11.530.800. 3.000 serta keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp.000.000 540.000 2.200 90.000 10.260.350.000 1.200 5.000 750. 1.000. 7.520.Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Gas elpiji Kardus/tempat membungkus produk take away Kantong plastik Provit sharing Total Biaya Tetap Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.569.000 1.

kardus/pembungkus produk take away. 37.155. televisi flat.246. dan peralatan makan. Selain biaya tetap. wajan.969. Nilai biaya variabel ini sebesar Rp. minyak goreng. 395. di atas. panci.067. Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 .200.668.Oktober 2009 No. service station. gaji karyawan. biaya air. meja dan kursi. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis.940. selang gas.421. tabung gas.408. sofa. AC. Sedangkan untuk analisis keuntungan pada restoran KFC Taman Topi dapat dilihat pada Tabel 15.724.200.956 10 9 27 Tabel 15.000.400. Untuk biaya pembelian ayam disesuaikan dengan kebutuhan ayam goreng yang diperlukan seminggu dua kali.724.200 666. Nilai penjualan di KFC Taman Topi berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang.246. biaya listrik. tempat cuci tangan.969. biaya telepon. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 7. maka didapatkan hasil penyusutannya. Biaya tetap yang dikeluarkan oleh restoran KFC Taman Topi terdiri dari biaya penyusutan investasi. 1.200 740.569. beras. dan kantong plastik dengan nilai sebesar Rp.421.600.200 740.Berdasarkan Tabel 14. freezer.408. 7.000 6.600. dan lain-lain.155. chiller. . Tabel 15. gas elpiji. condiment bar. fryer. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari display holding cabinet. restoran KFC Taman Topi memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp.400 1. holding cabinet. KFC Taman Topi juga memperhitungkan biaya variabel yang terdiri dari pembelian bahan baku seperti ayam.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp. saos sambal dan saos tomat. breading table.249. 5. bumbu masak. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama satu tahun sebesar Rp. profit sharing.200 5.

steroform.030 karena . Pada analisis laporan laba rugi. Tabel 16. gaji tenaga kerja.000 4.750. sewa tempat. beras.030 Tabel 16. jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi. biaya tetepon. Hasil EBIT sebesar Rp.750. biaya air (PAM). produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di Rahat cafe dan biaya yang dikeluarkan oleh cafe ini terdiri dari biaya tetap dan variabel. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009.770 42.657.200 43. gas alam. Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti pembelian bahan baku (ayam. 48. EBT sebesar Rp.657. 43.5.861. Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT*** Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak Keuntungan (Rp) Rahat Cafe 48. dan lain-lain). minyak goreng. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah. biaya listrik. Dibawah ini disajikan Tabel 16. di atas menunjukkan keuntungan yang diperoleh Rahat cafe selama periode satu tahun. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi Rahat cafe.800.000. gas elpiji. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. abodemen telepon. sayuran.612. dan total EAT yang diperoleh sebesar Rp. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga dutujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di Rahat.2 Analisis Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor Analisis yang dilakukan menggunakan konsep rasio profitabilitas dan konsep rentabilitas.093. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009.612. 42. bumbu masak. abodemen listrik.800 1. dan kantong plastik “kresek”.

selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada Rahat cafe sudah baik. Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. menunjukkan bahwa manajemen Rahat cafe juga cukup mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan penjualan karena dari hari ke harinya menghasilkan peningkatan keuntungan yang cukup besar. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari Rahat cafe disajikan dalam Tabel 17. EBT. Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan Rahat cafe adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 85 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 8 persen.pendirian usaha cafe ini diperoleh dengan dana atau modal sendiri yang beban bunga dibayarkan kepada pihak investor dan pajak yang diberikan pihak Rahat kepada fakir miskin tiap setahun sekali. EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan. Hasil analisis rasio rentabilitas. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada Rahat cafe dibandingkan restoran KFC Taman Topi terjadi perbedaan sedikit yaitu sebesar satu persen dari marjin laba bersih masing-masing. Rahat tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya. Namun. Tabel 17. selain itu juga. . Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang sangat baik. ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 85 persen. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Rahat Cafe 10 8 85 Tabel 17.

213. total biaya variabel sebesar Rp. rasio profitabilitas.700. Hal tersebut dikarenakan harga bahan baku seperti bumbu masak tiap harinya mengalami peningkatan karena harga bahan baku ditetapkan oleh pemerintah yang sewaktu-waktu bisa saja berubah. diantaranya EBIT.120.200.200.000 3. telepon. EAT. Rahat cafe memiliki total biaya variabel lebih besar dibandingkan dengan total biaya tetap karena jumlah input pembelian bahan baku yang digunakan lebih besar dari biaya listrik. Biaya-biaya yang dianalisis dalam Rahat cafe adalah biaya tetap dan biaya variabel. telepon maupun air tergantung dari pemakaian pemilik maupun karyawan cafe. didapatkan total biaya tetap sebesar Rp.000.700 36.2.700 Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air (PAM) Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Berdasarkan hasil Tabel 18.000 1.700 284.000 1.000 2.000 20.000 dan keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 18. 290.684.000 1.700. sedangkan biaya listrik. .529.000.5. dan air.000 86.204.000 1.329. Kedua biaya tersebut dipakai untuk menghitung analisis keuntungan.000 240.000.684. Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Sewa tempat Gaji tenaga kerja Abodemen listrik Abodemen telepon Gas elpiji Gas alam Steroform Kantong plastik ”kresek” Total Biaya Tetap Nilai (Rp) 5. EBT. di atas.155.000 4.000 155. dan rasio rentabilitas. Tabel 18.200.000.213.000 446.320.400.000 290. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. 446.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku.529.

000 9. yaitu biaya tetap dan biaya variabel.000 750.Piring 1 lusin: Rp. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 19. 6. 10.000 175.500.2.000 .000 315. Keseluruhan produk dianalisis dalam penelitian ini. Rahat cafe menggunakan peralatan yang cukup modern.000 300.000 120. kontinental.000 1.200 54.000 90.000 Umur Teknis (Thn) 10 10 5 5 2 10 5 5 10 2 2 5 10 10 Penyusutan (Rp) 45. 4. mulai dari menu nasi timbel yang merupakan khas Indonesia. 7. 2.000 30.000 300.000 25.000.000. 5.000 7. berikut: Tabel 19.000 22.125. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Rahat Cafe Bogor No.000 9. 9.000 250.000 675. namun penyusutan investasinya lebih kecil dibandingkan dengan usaha besar seperti restoran KFC.000.000 30. 8.000 16.000 28.750.000 5.000 . 35.800 16.000 6. 12.000 1.000 1. 5.204.000 540.000 400.000 4.000 18. 3. Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun.000 5.000 Nilai Sisa (Rp) 50.500.500 54.000 500.000 450.Gelas 1 lusin: Rp. dan menu sehat lainnya.000 12.000 250.800.Rahat cafe memiliki banyak menu.000 600. Kompor gas alam Kompor gas (besar) Wajan besar Wajan kecil Pengaduk penggorengan Tabung gas Selang gas (3 meter) Panci Meja dan kursi Peralatan makan: . 250.200 81.000 Kulkas Freezer Jumlah 2 buah 1 buah 3 buah 3 buah 6 buah 1 buah 1 buah 6 buah 6 set 10 lusin 10 lusin 50 lusin 2 buah 3 buah 11.Sendok dan garpu 1 lusin: Rp. 400.000 10.2 Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba.000 90. . sedangkan pada restoran KFC Taman Topi dinamakan profit sharing karena store KFC membagi hasil keuntungan dengan pemilik lahan dari hasil penjualannya. Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 500. Untuk biaya penyusutan investasi.580.700 1.000 180.000 2. Biaya sewa tempat di Rahat cafe setiap bulannya dibayarkan kepada pemilik lahan karena bangunan seperti cafe merupakan home industry (industri rumahan) sehingga biaya sewa lahan dan bangunan bukan milik sendiri.

dan Tabel 20. gelas. Nilai ROE lebih besar dibandingkan dengan KFC Taman Topi . Biaya tetap yang dikeluarkan oleh Rahat cafe sebesar Rp. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis. analisis keuntungan.700 155. Rahat cafe memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp.Berdasarkan Tabel 19. Pada Tabel 15.580.000.529. panci. 5. 28. pengaduk penggorengan.204. 155.700.684.800 42. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 494.030 10 8 85 Tabel 20.700. kompor gas. wajan kecil.657.213. meja dan kursi. Rahat cafe juga memperhitungkan biaya variabel sebesar Rp. selang gas.000 43. Sedangkan untuk analisis pendapatan ayam goreng pada rahat cafe dapat dilihat pada Tabel 20. Analisis Keuntungan Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 No. Tabel 20. Nilai penjualan produk di Rahat cafe berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang.750. maka didapatkan hasil penyusutannya. sendok dan garpu). 494. rasio profitabilitas dan rentabilitas adalah restoran KFC Taman Topi memilki beban pajak dan Rahat cafe memiliki beban bunga yang dibayarkan kepada investor yang menanamkan modal sebesar 10 persen dari tiap penjualan dan pajak yang diberikan bukan kepada pemerintah melainkan kepada fakir miskin yang berada di sekitar lingkungan Rahat cafe.684.700.825.529.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp. 5.204. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh Rahat cafe dari penjualan semua produk selama satu tahun sebesar Rp. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari kompor gas alam.700.700 290. Selain biaya tetap. kulkas serta freezer dengan total penyusutan sebesar Rp.000 446. wajan besar. tabung gas.700 48.612. 290.825. peralatan makan (piring.

1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi . sehingga keuntungan yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe. untuk dapat mengantisipasi adanya ancaman dari luar perusahaan dan mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada (Wheelen dan Hunger dalam Siahaan. maka KFC tidak pernah sepi pengunjung dan konsumen cenderung lebih memilih untuk mengkonsumsi makanan siap saji di KFC karena harga produk cukup terjangkau dan praktis. kekuatan tawar menawar pembeli. 2008). seperti pemerintah dan serikat pekerja.dikarenakan Rahat cafe merupakan perusahaan kecil sehingga biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi. Rahat cafe sebagai home industry yang lahan dan bangunan bukan milik sendiri melainkan sewa kepada pemilik lahan dan bangunan. ancaman produk pengganti.3 Lingkungan Bisnis Lingkungan bisnis perusahaan merupakan suatu cara untuk mendapatkan suatu kemampuan strategis dengan mengintegrasikan antara peluang-peluang yang ada dengan kemampuan atau kekuatan yang dimiliki perusahaan. 5. teknologi. lokasi usaha yang cukup strategis dan nama KFC yang sudah dikenal masyarakat. Selain itu. yaitu lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. Sedangkan untuk KFC Taman Topi. Restoran KFC Taman Topi mengeluarkan modal lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe. sedangkan lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. Pada umumnya konsumen yang datang ke KFC Taman Topi berasal dari wilayah kota Bogor dan sekitar lokasi KFC Taman Topi karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan ruko-ruko pembelanjaan.3. informasi ini diperoleh dari hasil wawancara dengan konsumen. 5. sehingga konsumen tidak hanya berbelanja namun juga bisa beristirahat untuk makan. pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. Restoran KFC Taman Topi juga memiliki kekuatan tawar-menawar pemasok yang cukup kuat. Lingkungan bisnis dibagi menjadi dua lingkungan. sosial. ekonomi.

persaingan. Sedangkan bahan baku seperti sayuran dikirim dari kantor pusat KFC. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan standar kualitas dan kuantitas yang diinginkan. Penggunaan bahan baku menggunakan sistem First In First Out (FIFO). Hal ini untuk menghindari bahan baku dan barang yang kadarluasa atau tidak layak karena masa penyimpanan yang terlalu lama. Faktor-faktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara. Five Star dan PT. Charon Pokphan adalah pemasok bahan baku utama yaitu ayam. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di KFC Taman Topi. Pemesanan bahan baku utama dilakukan setiap hari dan untuk bahan baku atau makanan kering dilakukan pemesanan dua kali seminggu. Charon Pokphan. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. PT. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer restoran KFC Taman Topi dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Restoran KFC sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku. Bahan baku yang datang dari penjual akan mengalami proses sortir. jumlah pesanan dilakukan sesuai dengan kebutuhan KFC Taman Topi. Bahan baku yang datang segera diberikan penandaan pada produk untuk mempermudah tingkat kualitas produk dan kelayakan untuk dipergunakan sebagai siap saji. . Ayam goreng KFC merupakan produk utama yang memiliki citarasa yang khas dari ayam goreng lain sehingga kualitas dan standarnya harus benar-benar dijaga. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan barang dan bahan baku Restoran KFC Taman Topi memenuhi kebutuhan bahan baku melalui PT. Bahan baku dan barang yang datang lebih dahulu harus diproses lebih awal. Five Star dan PT. yaitu pemilihan bahan baku sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

sikap kepemimpinan. Setelah soaking. c) Pengolahan Bahan Makanan Proses produksi pada KFC memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang jelas dan terarah.Bahan baku ayam disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan -120 C (pembekuan). dan es batu langsung dipesan dari supplier es batu di Bogor karena KFC Taman Topi tidak memiliki alat khusus ice maker. tujuannnya adalah agar ayam goreng yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. produk yang dihasilkan oleh KFC diolah berdasarkan standarisasi yang ditetapkan perusahaan. . Ayam goreng yang disajikan dalam display holding cabinet memiliki batas waktu yaitu hanya selama 1. Hal ini bertujuan agar KFC selalu memberikan ayam goreng yang segar dan dengan kualitas yang terbaik bagi konsumennya sehingga konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi ayam goreng KFC. yaitu proses perendaman peralatan makan dan minum dengan air hangat setelah dibersihkan dan dicuci. yaitu: a. Sementara bahan lain seperti sayuran disimpan dalam chiller dengan suhu 3 – 70 C (pendinginan). SOP membantu pihak manajemen dan karyawan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. SOP mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya sehingga produk yang dihasilkan benar-benar aman untuk dikonsumsi dan konsumen yang datang merasa aman dengan lingkungan yang bersih dan karyawan yang ramah. Proses pengolahan menu restoran biasanya harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. cara melayani konsumen hingga standar kebersihan lingkungan dan penetapan porsi menu. SOP berisi seluruh standar prosedur yang harus dilakukan karyawan. Selain itu juga. peralatan tersebut kembali dicuci dan dikeringkan.5 jam untuk mengetahui batas waktu penyajian ayam goreng maka setiap kali ayam goreng dimasukkan ke dalam display dilakukan pencatatan waktu dan kapan ayam goreng tersebut harus dikeluarkan dari display. Proses ini dilakukan selama 5-10 menit untuk menjaga kesterilan peralatan tersebut. Untuk bahan kering disimpan dalam box dengan suhu ruangan 250 C. Proses pemasakannya dengan menggunakan suhu 1710 C. Untuk es krim disimpan dalam ice bin. baik tentang kualitas barang dan bahan baku. Proses Soaking.

d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang biasanya akan disambut oleh crew dining karena crew dining ini sering berada di depan pintu masuk. KFC sudah menentukan waktu pelayanan dalam waktu 5 – 7 menit. Pesanan akan dilayani oleh crew back up yang membantu kasir dalam menyiapkan menu makanan. Jumlah bahan beku yang dithawing diprediksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi.b. yaitu proses melunakkan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan. yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang. yaitu bahan jadi. Proses Chicken Roaster. c. yaitu memanggang daging ayam. Proses Saute. . Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku ke chiller selama 8-12 jam. Proses produksi yang dilakukan KFC Taman Topi sangat terjamin keamanan dan kebersihannya. Hal ini diatur dalam SOP perusahaan yang juga mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya. e. g. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. Kegiatan operasional di KFC terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen apabila ada komplain. h. Namun. dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. potongan daging matang. Restoran KFC tidak terdapat bill pesanan karena konsumen langsung membayar kepada kasir saat memesan makanan. Proses Dusting. Proses Topping. Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. d. yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. Proses Parting dan Boneless. Proses Thawing. f. Proses Garnish. Hal ini akan langsung ditangani oleh manajer restoran. yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. misalnya kesalahan taking order atau menunggu terlalu lama.

Saat ini memiliki 54 orang karyawan di bawah pimpinan Tomi Yuliawan sebagai manajer restoran. 2009 Karyawan KFC Taman Topi berjumlah 54 orang. dan meningkatkan image perusahaan . memelihara. Setiap jabatan memiliki wewenang dan tanggungjawab yang berbeda-beda. Restoran KFC ini sangat mengutamakan karyawan yang loyal serta terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan karyawan adalah kemauan untuk belajar dan keterampilan. Pendelegasian wewenang di dalam KFC dilakukan secara struktural organisasi pekerjaan. Restaurant Manager Assistant Restaurant Manager Chief Cashier MC Back Up Dining Cashier Cook Kitchen Gambar 4. Seluruh crew memiliki tingkat pendidikan lulusan SMU atau sederajat dengan umur rata-rata 18 – 23 tahun dan D3 maupun S1 untuk manajer dengan umur rata-rata 25 – 40 tahun. Adapun tugas dan tanggungjawab dari setiap jabatan adalah sebagai berikut: . Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi Sumber: Restoran KFC Taman Topi.2.Manajer Restoran • Melaksanakan pencapaian target penjualan • Mengawasi dan mengontrol seluruh kegiatan kerja restoran • Memberikan pelatihan kepada karyawan • Menjaga. Manajemen Sumberdaya Manusia Restoran KFC Taman Topi memiliki sistem manajemen yang terstruktur. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat struktur organisasi Restoran KFC Taman Topi pada Gambar 4.

dan membersihkan peralatan masak.Dining • Membersihkan meja makan konsumen setelah selesai makan • Menjaga dan memelihara kebersihan seluruh area restoran serta perlengkapan lainnya • Membantu konsumen membawa pesanan bila dibutuhkan . dan lain-lain . dan penggorengan . • Menggantikan pekerjaan manajer restoran apabila tidak berada di tempat.Cook • Melaksanakan pemasakan menu makanan • Mencatat tiap penerimaan bahan baku.• Bertanggungjawab atas operasi perusahaan .Chief Cashier • Mengawasi pelaksanaan setiap kegiatan kerja bagian penjualan • Membantu dalam jalannya operasional restoran • Mendata setiap menu makanan yang dijual . .Master Ceremony (MC) • Bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan birthday party yang disediakan untuk anak-anak • Membantu kegiatan operasional. pemasakan menu makanan. mematikan.Asisten Manajer Restoran • Membantu manajer restoran dalam memberikan pelatihan terhadap crew yang masih training.Back Up • Membantu kasir dalam persiapan setiap pesanan konsumen • Melaksanakan pemasakan pesanan konsumen • Menghidupkan. seperti membantu kegiatan cashier. back up. pendingin serta lemari penyimpanan . • Mengawasi setiap pelaksanaan kegiatan yang ada di KFC.Kasir • Melayani tamu yang memesan produk makanan • Melaksanakan penawaran produk makanan • Menjaga dan memelihara kebersihan restoran dan sekitarnya .

chief cashier. kemudian dalam kurun waktu 10 tahun dapat dipromosikan untuk menjadi manajer setelah mendapat rekomendasi dari Regional Operation Manager (ROM). . karyawan kontrak dapat menjadi karyawan tetap selama dalam waktu 2 tahun. Perekrutan yang diikuti manajer maupun karyawan (crew) sangat lokasional. Sedangkan training yang harus dilewati untuk menjadi karyawan tetap adalah dengan mengikuti beberapa tes terlebih dahulu yang diberikan oleh Training Officer (TO). Sumber internal untuk seorang calon manajer diawali dengan menjadi asisten manajer dan harus melewati all star selama 2 tahun atau dengan cara membangun karir. Setelah lulus. yaitu dari crew.Kitchen • Membantu pekerjaan bagian cook • Membersihkan peralatan makanan tamu • Mempersiapkan bahan baku yang dimasak Restoran KFC Taman Topi melakukan perekrutan karyawan melalui dua sumber. Restoran KFC memberlakukan tenaga kerja kontrak untuk mengikuti proses pelatihan selama 3 bulan dengan melakukan pekerjaan di bagian dining dengan tidak diperbolehkan bekerja yang berhubungan dengan produk. antara lain seorang crew harus mempelajari 5 modul. star. artinya wilayah masing-masing mereka bekerja yang diawasi oleh Training Centre (TC) yang didatangkan langsung dari pihak KFC Daan Mogot sebagai kantor pusat pelatihan tenaga kerja KFC.• Menghidupkan dan mematikan peralatan masak . all star. yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas. Modul ini dibuat oleh Training Departement yang mencakup bagian Customer Service Team Member (CSTM) berupa pelayanan terhadap konsumen dan Food Service Team Member (FSTM) yang berhubungan dengan proses pengolahan produk kemudian diwawancara. asisten manajer. 2) Sumber eksternal. Karyawan yang berasal dari sumber internal biasanya tidak perlu mengalami masa pelatihan lagi atau sudah dalam kondisi siap bekerja. yaitu perekrutan karyawan dilakukan sendiri oleh restoran KFC Taman Topi. yaitu: 1) Sumber internal.

Dalam penelitian ini. tunjangan transpor. KFC ini cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya tanpa takut ada terkendala masalah uang dan inilah yang menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki oleh KFC. pada waktu-waktu sibuk seperti akhir pekan dan hari libur biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan sehingga adanya kerjasama dengan saling membantu satu sama lain.00 per bulan. Oleh karena itu. 3.000. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing tanpa ada tumpang tindih pekerjaan. . karyawan akan mendapatkan tunjangan kesehatan yang akan dibayarkan bersama upah bulanan. Keuangan dan Akuntansi Restoran KFC memiliki kondisi keuangan yang baik. Selain itu. rasio profitabilitas. Dalam hal permodalan tersebut untuk biaya usaha dari sejak berdiri sampai dengan membuka cabang. Upah karyawan terdiri dari gaji pokok. Namun.Upah karyawan (selain bidang manajerial) yang disebut Upah Minimum Kota (UMK) adalah sebesar Rp. Manajemen KFC Taman Topi juga memiliki SOP yang jelas dan terarah. Pencatatan laporan keuangan di KFC Taman Topi dilakukan setiap hari melalui sistem online berupa data keuangan yang diserahkan kepada bagian accounting di kantor pusat KFC. THR. Selain itu. 890. setelah masa kerja selama 3 – 6 bulan. Haryono Jakarta. Modal pendirian usaha berasal dari kantor pusat KFC MT. tunjangan jabatan (untuk jabatan tertentu). restoran KFC menggunakan dana yang berasal dari kantor pusat KFC berdasarkan omset yang didapat sehingga keuntungan tersebut mampu membuka cabang usaha. dan cuti. dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode November 2008 – Oktober 2009. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen KFC Taman Topi sudah baik. Bentuk motivasi kerja karyawan juga dapat berupa money of the month sebagai insentif yang khusus diberikan kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik. bentuk motivasi kerja karyawan di KFC berupa penghargaan yang diberikan setiap bulan yang ditujukkan untuk karyawan terbaik yaitu perusahaan maupun dari cabang masing-masing KFC memberikan pelatihan dan breaving yang bertujuan untuk memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik lagi. Kesemua itu telah ditulis di surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). kondisi keuangan KFC dianalisis dari keuntungan perusahaan.

Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. diantaranya paket bucket. Website ini dapat diakses melalui situs www. seperti menu KFC yang terdiri dari berbagai paket dengan harga yang berbeda-beda. Pasar dan Pemasaran Restoran KFC dalam hal pasar memperhatikan pangsa pasar karena sebagai tujuan KFC untuk menarik minat para konsumen.com yang disudah dikelola dengan baik karena dapat memberikan manfaat yang optimal bagi KFC dalam penggunaannya. dan ini merupakan kekuatan bagi perusahaan. Sistem Informasi Manajemen Kemajuan teknologi dewasa ini menimbulkan perubahan besar-besaran dalam hidup manusia. media cetak (koran maupun majalah) serta spanduk di jalan raya dan counter KFC agar para konsumen mengetahui produk baru yang dikeluarkan KFC sehingga memungkinkan konsumen ingin membelinya. Hal ini untuk memudahkan para konsumen dalam memilih paket yang akan mereka beli. Selain itu. Manusia dapat mengakses segala sesuatu dan memenuhi kebutuhannya dengan cepat.kfcindonesia. Dalam pencatatan keuangan ini sudah mengadopsi teknologi. kegiatan promosi bertujuan untuk memperkenalkan produk baru KFC yang dipromosikan lewat iklan di televisi. Dapat dikatakan bahwa restoran KFC Taman Topi mampu menghasilkan laba dalam jangka panjang. 5. Hal tersebut terlihat dari hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada produk yang dijual KFC. combo. dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi diperoleh hasil bahwa usaha tersebut menguntungkan bagi perusahaan. dan memiliki peran yang baik terhadap keuntungan bersih maupun kekuatan keuangan perusahaan KFC. rasio profitabilitas. 4. Restoran KFC di Taman Topi memiliki tiga buah komputer yang menyediakan hotspot untuk internet agar konsumen tidak merasa bosan dengan hanya makan saja. Restoran KFC memiliki website yang berfungsi untuk memberikan informasi secara cepat pada konsumen. . dimana pembukuan arus barang dan uang yang masuk dan keluar sudah disusun dengan menggunakan sistem akuntansi yang terkomputerisasi. dan sebagainya.

dan aspek perilaku. . 2009). Targeting. Bauran Pemasaran 1. Segmentation. Dari kelas sosial. Restoran KFC ingin menempati posisi sebagai restoran cepat saji dengan menu utama adalah ayam goreng yang memiliki citarasa yang khas dan pelayanan yang ramah serta harga yang terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. aspek psikografis. Produk Strategi produk merupakan strategi yang paling penting untuk dikembangkan karena produk inilah yang dinikmati secara langsung oleh konsumen. Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. Segmentation Segmentasi pasar adalah tindakan mengidentifikasikan dan membentuk kelompok pembeli atau konsumen secara terpisah (Rangkuti dalam Rini. Perubahan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengelola makanannya sendiri di rumah. 3. Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. Strategi produk yang dilakukan KFC dapat dilihat dari visi perusahaan yaitu menjadi restoran nomer satu dan selalu menjadi pemimpin dalam segala bidang pasar industri makanan cepat saji dengan terus memberikan suasana ramah dan menyenangkan melalui kepuasan ’Yum!’ kepada konsumen sesuai dengan misi KFC itu sendiri.A. segmen yang dipilih oleh KFC adalah semua kalangan masyarakat. Target pasar utama KFC adalah keluarga. Segmentasi pasar yang dilakukan oleh KFC adalah berdasarkan aspek demografis. Positioning 1. Seiring dengan peningkatan aktivitas bekerja. 2. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. pelayanan. B. dan kecepatan. Segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk.

465 66.909 15. Menu Ayam (Original Recipe Chicken. spaghetti.Colonel Yakiniku .2 oriental bento Complete Combo .909 25.909 27. Selain itu juga KFC menyediakan menu kolonel yakiniku dengan ayam yang dilapisi tepung dan terdapat sayuran.273 10.909 10. seperti hot crispy chicken. Adanya inovasi produk yang dikembangkan merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki KFC dalam menarik minat konsumen.455 17. soup.636 .Combo Double .909 8. dan Black Paper Chicken): . dan lain-lain.2 yakiniku rice . twister chicken.Music Combo Hitlist .Strategi produk yang dilakukan oleh KFC agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa rasa ayam goreng yang berbeda-beda.1 OR burger 5. Adapun menu yang dijual KFC Taman Topi pada Tabel 21.Original Recipe Chicken . Menu Burger/Fillet: . Hot Crispy Chicken. burger.545 63. Menu Paket Bucket: Big Feast (9 potong ayam + 6 nasi + 6 soft drink) Small Feast (5 potong ayam + 3 nasi + 3 soft drink) 9 Piece Chicken (9 potong ayam) 15. original recipe chicken. dan black paper chicken. Menu Spaghetti/Yakiniku: .909 8.636 125.364 73.Black Paper Chicken 2.Spaghetti Supreme 3.636 Harga (Rp) 8. Menu Paket Combo: Value Combo: Super Panas Jumbo (1 potong ayam + nasi + soft drink) .Combo Mega Deal (1 potong ayam + nasi + 1 KFC soup + 1 puding + 1 soft drink medium) Combo Super Deal (2 potong ayam + 1 nasi + 1 soft drink) 4.273 24.2 twister . Daftar Menu KFC Taman Topi Nama Menu 1. adalah seperti berikut: Tabel 21.2 chicken dan fillet .Hot Crispy Chicken .Ala Carte Oriental Bento Travelling Combo . Hal ini dilakukan agar konsumen mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama.445 73.

3. Menu Spaghetti/Yakiniku Menu yang paling diminati umumnya adalah spaghetti supreme karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. Menu Burger/Fillet Menu yang paling diminati adalah twister karena dalam promosinya lebih terkenal sehingga konsumen lebih mengingat produk twister. Untuk colonel yakiniku.1. Produk KFC sangat berkualitas karena 11 bumbu rahasia KFC diimpor dari luar negeri yang sudah terjamin kualitasnya dan KFC tetap menjaga ciri khas rasa yang sesuai dengan aslinya. konsumen memilih menu tersebut karena lebih mengenyangkan daripada spaghetti karena terdapat nasi dalam peketnya. Sedangkan travelling combo yaitu menu oriental bento juga menawarkan menu yang berisikan nasi dan ayam tetapi penjualannya kurang diminati karena ayam yang disajikan sudah dalam bentuk irisan tanpa tulang sehingga dianggap kurang menarik dan kurang mengenyangkan. Menu Paket Combo Menu yang paling banyak diminati adalah value combo (super panas jumbo) karena KFC sangat terkenal dengan produk ayamnya yang enak sehingga konsumen cenderung memilih paket menu yang menyajikan ayam sebagai menu utamanya dan pelengkapnya adalah nasi yang dapat mengenyangkan. 5. Hot Crispy Chicken. restoran . apabila konsumen ingin makan nasi yang ditambah dengan potongan daging ayam tanpa tulang dan ada sayurannya. Dalam penetapan standar mutu produk. Menu Paket Bucket Menu yang paling diminati adalah Big Feast karena terdiri dari 9 potong ayam dengan masing-masing nasi dan soft drink sesuai dengan jumlah ayam sehingga bagi konsumen yang bersama keluarga lebih memilih menu Big Feast karena jumlahnya banyak. dan Black Paper Chicken Menu ayam goreng yang paling diminati oleh konsumen adalah hot crispy chicken karena rasanya yang pedas dan kriuk-kriuk sehingga membangkitkan selera makan konsumen dan lebih diingat di benak konsumen. 2. Menu Ayam (Original Recipe Chicken. Namun. 4.

3. antara lain: 1. maka di dinding-dinding KFC di pasang gambar orang yang sedang makan ayam goreng serta adanya televisi layar datar yang dipasang di atas dengan menyajikan tontonan anak band dari KFC music hitlist yang menyenangkan dan enak didengar. peralatan. Dalam menentukan atau menetapkan suatu harga banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Kemasan produk take away berbeda dengan yang dimakan di restoran. Adanya sertifikasi halal dari MUI dan standarisasi keamanan ayam goreng KFC merupakan salah satu kekuatan dari KFC karena hal ini dapat menjaga kepercayaan konsumen bahwa produk yang dimakan aman untuk dikonsumsi. 2. (3) 1710 C selama 13 menit.KFC sudah memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan memiliki standar keamanan ayam goreng KFC yang terdiri dari (1) pemasok dan bahan baku dikontrol ketat sesuai standar KFC internasional. Dine In (makan di tempat) Konsumen dapat memakan produk KFC di dalam restoran KFC Taman Topi untuk menciptakan kenyamanan bagi para tamu. (2) Higiene dan sanitasi. tour. KFC juga menawarkan jasa kepada konsumen yang berupa pelayanan. diterapkan pada seluruh proses produksi. dan karyawan. yaitu: . Biasanya konsumen memesan bila mengadakan kegiatan rekreasi. Harga Harga merupakan nilai yang sangat penting dalam penjualan produk KFC. (4) Disimpan dalam display khusus bersuhu 650 C dan memiliki batas waktu penyajian. Take Away (dibawa pulang) Konsumen memesan makanan di kasir untuk dibawa pulang. keamanan pangan nasional. Restoran KFC selain menawarkan dan menjual produk. 2. dan memiliki surat keterangan bebas virus flu burung dari Dinas Peternakan dan Pertanian. perpisahan. dan lain-lain. (5) MUI. Ayam goreng dimasak dengan teknik komputerisasi pada suhu 1710 C selama 13 menit untuk mematikan virus dan bakteri. biasanya untuk take away menggunakan kotak kardus yang mudah dibawa dan praktis. Catering Konsumen dapat memesan produk KFC di atas 50 box yang diantar sesuai dengan tempat pemesanan.

Lingkungan sekitar store KFC. berikut ini merupakan bentuk strategi ”menu goceng” yang diterapkan perusahaan adalah: Tabel 22. 5000 KFC soup Salad KFC puding Orange juice Spaghetti deluxe Pepsi/mirinda 2 perkedel Harga (Rp) 5000 5000 5000 5000 5000 5000 5000 Menu yang paling diminati dalam paket goceng ini adalah spaghetti deluxe karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan adanya menu goceng dan super panas jumbo yang biasa dibeli dan disukai oleh pelajar ataupun mahasiswa. Restoran KFC memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan menu goceng dengan harga miring. 3...• Harga dari bahan-bahan baku produk KFC. bisa dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan jumlah pembeli yang cukup banyak membeli menu goceng. Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi Menu Go. Dengan adanya program strategi harga ini. Tabel 22. artinya jika harga bahan baku meningkat dari penjualnya maka pihak pemasaran akan meningkatkan harga produk. • • • • • • Perekonomian masyarakat. Biaya pajak sebesar 10%. Harga yang ditetapkan pesaing. Harga yang ditetapkan KFC bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu yang terdapat di counter belakang kasir.Go Goceng! Cuma Rp. Promosi (Promotion) Promosi merupakan unsur utama dalam kampanye pemasaran yang dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan lebih . Wilayah. Promosi. Konsumen akan dikenakan pajak sebesar 10 persen dari total harga pesanan.

Selain itu. . promosi pemasaran meliputi alat untuk promosi konsumen (sampel. tunjangan dana iklan. kupon. pajangan di tempat pembelian dan peragaan). Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan cara memberikan kepuasan kepada konsumen yang ingin makan bersama keluarganya melalui penawaran paket harga yang murah. Jenis promosi yang diadakan oleh KFC ditentukan oleh Marketing Departement perusahaan. Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan memberikan alternatif harga dan menu kepada konsumen yang hanya ingin membeli minuman atau mengkonsumsi satu jenis makanan tanpa ayam. kontes bagi perwakilan penjualan dan iklan barang khusus). garansi. dan promosi bisnis dan promosi tenaga penjualan (pameran dan konveksi dagang. kasir juga memegang peranan yang sangat penting karena kasir yang melakukan promosi atau penawaran produk secara langsung kepada konsumen. Jenis-jenis promosi yang diadakan di KFC Taman topi antara lain: • Paket Goceng Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari. Sasarannya Media promosi : seluruh kalangan masyarakat : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. Menurut Kotler dan Amstrong (1997). tawaran uang kembali. pengujian gratis. • Paket Combo Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari. promosi bersama. Restoran KFC mengadakan promosi dalam memperkenalkan produknya kepada konsumen dengan tujuan menarik minat konsumen agar membeli produk KFC dan meningkatkan laju penjualan produk. pemberian. hadiah. potongan harga. pajangan dan barang gratis). sementara pihak store yaitu KFC hanya sebagai pelaksana teknis. promosi perdagangan (potongan harga.cepat dan lebih besar oleh konsumen atau pedagang. promosi silang. Kegiatan utama promosi yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah melalui media iklan televisi. imbalan berlangganan.

Restoran KFC Taman Topi termasuk dalam kategori medium. memberikan brand image kepada masyarakat bahwa KFC peduli dengan kreativitas kawula muda melalui pembuatan album music hitlist. warung makan. KFC ini beroperasi tujuh hari dalam seminggu selama 24 jam. menjaga . Jawa Barat. Dalam hal ini tempat yang dimaksud meliputi dari sistem penyaluran produk. cakupan pemasaran dan fasilitas yang tersedia. Ruangan di dalam KFC Taman Topi terbagi atas beberapa area. dan rumah penduduk yang dapat memberikan pengaruh terhadap penjualan produk KFC. bagian perlengkapan akan koordinasi dengan perusahaan dan jika kerusakannya tidak terlalu parah dapat diperbaiki oleh crew KFC sendiri. Tempat (Place) Tempat merupakan sarana penyampaian produk atau pendistribusian produk ke konsumen. condimant bar (tempat menyimpan saus sambal). California Fried Chicken (CFC). Restoran KFC Taman Topi terletak ditempat yang strategis dipinggir jalan raya dan di lingkungan sekitar restoran terdapat rumah makan padang. 4. dan tempat cuci tangan.Sasarannya Media promosi : keluarga : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. • Album Music Hitlist Tujuannya : menambah omset KFC. yaitu: • Area Dining Area dining yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain menyambut kedatangan konsumen. departement store. antara lain televisi yang memutarkan musik dari KFC music hitlist. pasar anyar. Restoran KFC Taman Topi berlokasi di jalan Kapten Muslihat Bogor. Jika ada kerusakan pada alat fasilitas. Sasarannya Madia promosi : kawula muda : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC dan senantiasa memutarkan lagulagu yang terdapat dalam album music hitlist. Restoran KFC Taman topi juga memberikan fasilitas yang diperuntukkan bagi konsumen yang datang agar merasa nyaman. area birthday party.

melayani pesanan konsumen. membersihkan kembali meja yang telah dipakai konsumen. melakukan penawaran menu. melakukan pencatatan hasil penggorengan. 5. • Area Cook Area Cook yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk melakukan kegiatan memasak. dan membantu konsumen yang memerlukan bantuan. . Restoran KFC ini memiliki crew yang ramah yang dapat membuat pelanggan nyaman. • Area Birthday Party Area Birthday Party yaitu area yang diperuntukkan bagi konsumen yang merayakan ulang tahun di restoran KFC. • Area Counter Area counter yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk menyambut kedatangan konsumen. dan melakukan cash register atau proses terjadinya penjualan dan pembelian antara kasir dan konsumen. melakukan pengisian ulang kebutuhan pelengkap makan. membersihkan peralatan goreng dan menjaga kebersihan lainnya. Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan karena terlibat langsung dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jiwa yang dikehendaki oleh pelanggan. • Area Kitchen Area Kitchen yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk mempersiapkan bahan-bahan setengah jadi serta membersihkan peralatan masak dan makan. • Area Back Up Area Back Up yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain membentu kasir dalam menyiapkan pesanan konsumen dan mempersiapkan alat makan. membantu kasir mengantar pesanan tunggu konsumen.kebersihan restoran.

Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Hal ini dikarenakan dalam penjualan produk harus diimbangi dengan pelayanan yang tinggi terhadap konsumen. Fasilitas lainnya yang dimiliki oleh KFC Taman Topi adalah ruangan untuk merayakan pesta ulang tahun.6. dan kamar mandi. tempat cuci tangan. Area ini dipasang spanduk-spanduk di dinding maupun disekitar store. 7. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh KFC seperti adanya sarana pendukung. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti internet corner. Ketiga bukti fisik yang dimiliki KFC merupakan kekuatan KFC Taman Topi dalam memenuhi kenyamanan konsumen. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 23. Pelayanan yang baik akan meningkatkan loyalitas dan kepercayaan konsumen terhadap restoran. mahasiswa. sarana pendukung yang diberikan meliputi area parkir yang dapat digunakan untuk kendaraan roda dua dan empat. dan pegawai perkantoran lainnya yang tidak bisa lepas dari layanan informasi seperti internet. Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. Selain itu. condimant bar. . tujuannya untuk meningkatkan penjualan. Strategi proses yang telah diterapkan oleh KFC ini adalah kecepatan pelayanan seperti kecepatan dalam penyajian hidangan dan kecepatan dalam melakukan transaksi dengan konsumen.

2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Faktor Internal Produk Kekuatan • Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah • Kualitas produk terjaga • Inovasi produk • Memiliki sertifikasi halal dari MUI • Strategi harga khusus untuk menu goceng • Harga KFC cukup terjangkau • Promosi cukup dilakukan • Lokasi KFC yang strategis • Tenaga kerja terspesialisasi • Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen • Pelayanan internet corner • Memiliki fasilitas birthday party • Sarana pendukung yang sudah lengkap Kelemahan 2.2. Aspek eksternal yang dianalisis. 1. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak KFC Taman Topi.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan.3. Promosi Tempat Orang Proses • Penggunaan website belum optimal • Tidak memiliki layanan drive thru 7. . yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri. dan hasil wawancara dengan pesaing restoran waralaba asing lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum. Harga 3. sosial. Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi di Bogor No. 5. ekonomi. 4.3. Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 5. Faktor-faktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. Bukti Fisik 5.Tabel 23. kantor pusat KFC. dan teknologi. 6.

Dalam penelitian ini. Peraturan Kerja Bersama (PKB) ini berisi tentang kesepakatan antara kedua belah pihak yang bersifat sepakat dan mengikat antara PT. Sistem perpajakan masih berlaku untuk KFC sama halnya dengan restoran-restoran lain. Restoran KFC Taman Topi dipengaruhi oleh lingkungan eksternal dan internal yang ada disekitarnya. Keamanan dan lingkungan Kota Bogor yang kondusif sangat mendukung pertumbuhan usaha restoran. tugas. serta dukungan besar pemerintah terhadap usaha restoran telah mampu menciptakan atmosfer lingkungan politik dan hukum yang aman bagi usaha restoran. tata tertib. yaitu tetap . Fastfood Indonesia. sedangkan untuk sistem perpajakan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara siapapun yang mendiami wilayah Indonesia. Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan serta Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja di restoran KFC Taman Topi telah diatur dalam surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). larangan dan kewajiban yang masing-masing tercantum dalam pasal yang ada di PKB. Hasil analisis penelitian ini menggambarkan kondisi eksternal dan internal yang mempengaruhi jalannya operasional perusahaan dan mempengaruhi perencanaan stategis yang sesuai dengan kondisi lingkungan tersebut. Hal ini sudah ditetapkan kantor pusat KFC saat tenaga kerja menyetujui perjanjian kontrak. Adanya peraturan dan perundang-undangan yang jelas. dimana tarif yang dikenakan pada konsumen sebesar 10 persen dari total pesanan. lingkungan jauh mempengaruhi faktor politik dalam hal Undang-Undang tentang perburuhan dalam bentuk Peraturan Kerja Bersama (PKB).1. didapat rincian lingkungan bisnis bahwa untuk usaha KFC.34 Tahun 2000 tentang Pajak Retribusi Daerah. Peraturan ini dilaksanakan berdasarkan UU No. pemerintah menetapkan peraturan izin usaha dan retribusi. Faktor Politik dan Hukum Seiring dengan peningkatan jumlah usaha pendukung industri pariwisata di Kota Bogor. Pasal 12 Perda Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2004 tentang penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan mengatur perizinan badan usaha atau perorangan yang mengajukan usaha kepariwisataan wajib dikenakan retribusi. Tbk selaku pihak pertama dan tenaga kerja selaku pihak kedua mengenai syarat-syarat umum.

275 4. Kenaikan harga bahan baku yang disebabkan oleh inflasi yang tinggi di suatu negara akan berkorelasi dengan biaya produksi. Hal ini merupakan peluang bagi industri makanan terutama restoran sehingga memiliki prospek yang baik Tabel 24.860. pada restoran KFC Taman Topi tingkat inflasi naik tergantung harga bahan pokok di pasaran. Namun.membayar pajak kepada pemerintah karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara yang mendiami suatu wilayah tertentu.93 3.185.152 Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Bogor. 2007 Pada periode tahun 2003-2006.438. Seringkali pelaku usaha maupun pihak manajemen yang ingin mengembangkan usahanya .786 4.042. Tingkat inflasi yang berfluktuasi dalam perekonomian Indonesia mempengaruhi usaha pengembangan restoran.782. Tingkat inflasi yang ada juga turut mempengaruhi kemampuan berkembang usaha restoran.24 3.71 Rata-Rata 3.20 3.567.171. Fluktuasi ini menimbulkan kondisi ketidakpastian ekonomi. Peningkatan pendapatan masyarakat kota Bogor menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin meningkat pula dan akan mendorong pertumbuhan usaha Restoran di kota Bogor. Faktor Ekonomi Ketidakstabilan kondisi perekonomian saat ini memberi pengaruh terhadap kecenderungan iklim usaha yang tidak menentu.29 2003 2004 2005 2006 3. 2.71 3.54 3.02 4.307. Perekonomian yang dialami oleh Indonesia selalu stabil.168. laju pertumbuhan PDRB per kapita kota Bogor rata-rata mengalami peningkatan sebesar 3.29 persen setiap tahunnya. Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) Tahun PDRB (Jutaan Rupiah) PDRB (Per Kapita) Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita (%) 2.21 3.361. salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga bahan baku.273.313 4. Tabel 24. sehingga membuat harga jual menjadi tinggi dan mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat. Tingkat pendapatan masyarakat yang semakin besar menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin besar pula.231.

Penetapan harga produk KFC ditentukan oleh: • Marketing Department Dalam penetapan harga produk. Fastfood Indonesia. Dilihat dari keterampilan tenaga kerja. Haryono.mengalami kesulitan dalam memprediksi tingkat keuntungan yang akan diperolehnya. Penetapan harga produk di KFC yang berperan adalah penjual dan perusahaan sendiri. • General Manager Operation General Manager Operation dalam penentuan harga berfungsi untuk mengenai biaya operasional. PT. surat kelakuan baik dari kepolisian. KFC juga meminta surat keterangan berbadan sehat dari dokter. Jakarta Selatan merupakan satu-satunya pemegang hak waralaba restoran KFC di Indonesia yang didirikan oleh kelompok usaha Gelael. • General Manager Bussines Development General Manager Bussines Development berfungsi untuk menentukan apakah harga yang akan ditetapkan kompetitif/terjangkau atau tidak. Marketing Deparment berfungsi untuk memutuskan mengenai biaya dari promosi yang akan dilakukan untuk produk KFC yang baru. Restoran KFC Taman Topi memiliki produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi yang sudah maju. . dan keterangan kerja dari DEPNAKERTRANS sehingga tidak ragu lagi bahwa tenaga kerja KFC memiliki keterampilan yang baik dalam hal persyaratan lamaran maupun teknik seperti dalam pengolahan ayam goreng dan juga tenaga kerjanya memiliki sikap yang ramah dalam melayani konsumen. restoran KFC menetapkan kriteria bagi tenaga kerjanya antara lain untuk crew dibutuhkan lulusan minimal SMA atau sederajat. Tbk sebagai kantor pusat KFC yang berada di Jalan MT. Sedangkan dalam hal teknologi. teknologi yang digunakan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan tenaga kerja maupun konsumennya. Sehingga yang menentukan harga produk KFC adalah kantor pusat yang diberitahukan kepada masing-masing store KFC disetiap wilayah. artinya biaya-biaya yang akan dikeluarkan oleh operasional. tinggi badan wanita 158 cm dan pria 165 cm.

Hal ini tentunya dikarenakan selera konsumen yang berbeda. gaya hidup masyarakat juga berubah mengikuti trend. chiller. mengolah data keuangan menjadi lebih mudah dengan menggunakan alat modern bukan manual. restoran KFC menggantikannya dengan yang baru tetapi itu semua tergantung jika kondisi barang sudah rusak berat. Konsumen yang memiliki gaya hidup yang modern. Namun. maka harus diperbaiki guna kelancaran pembayaran kepada konsumen. diantaranya rasa ayam goreng Hot Crispy (pedas) dan ayam goreng Original Recipe (O. Faktor Sosial Saat ini konsumen ingin mengkonsumsi makanan yang praktis dan mudah. ada juga konsumen yang tidak menyukai pedas dengan memilih ayam goreng original atau Original Recipe Chicken (O. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang pesat dalam mendorong restoran menjadi lebih baik. biasanya orang Indonesia menyukai ayam goreng Hot Crispy Chicken karena rasanya yang pedas sehingga sesuai dengan lidah konsumen Indonesia yang menyukai makanan pedas. Adanya sistem komputerisasi di bagian keuangan akan lebih memudahkan dalam memanajemen pengalokasian dana. Restoran KFC menyediakan menu rasa ayam goreng yang sesuai dengan selera konsumen. Selain itu. teknologi modern dalam produksi seperti tempat pendingin bahan baku (freezer).3. dan pemprosesan. Sama halnya dengan sikap konsumen. pelayanan. Biasanya alat yang cepat rusak adalah program dari register cashier. diantaranya dapat berpengaruh pada kecepatan pelayanan kepada konsumen. maka banyak berdirinya berbagai restoran di Indonesia. 4.R) bahkan KFC menambahkan menu rasa baru yaitu Black Paper Chicken atau ayam goreng lada hitam. Faktor teknologi mempengaruhi kinerja KFC. artinya saat ini banyak masyarakat yang bekerja sehingga ingin mengkonsumsi makanan yang cepat dan praktis. Perkembangan teknologi dan informasi dapat dimanfaatkan di semua bagian operasional restoran seperti pada bagian keuangan. display holding cabinet.R). Apabila terjadi keusangan teknologi. penggunaan teknologi informasi seperti penggunaan televisi dan fasilitas hotspot untuk membuat pengunjung nyaman dan merasa betah. .

2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. kekuatan tawar-menawar pemasok.Penggunaan teknologi yang baik dapat menyebabkan kapasitas produksi yang dihasilkan menjadi lebih banyak dan pelayanan yang berkualitas serta berpengaruh pada peningkatan penjualan sehingga hal ini menjadi peluang bagi KFC. dimana hal ini dapat dilihat dari banyaknya . dan yang baru adalah black paper chicken. seperti halnya di Bogor. yaitu manajer pemasaran mengatakan bahwa potensi masuknya pendatang baru dalam bisnis restoran relatif mudah. dan pengaruh kekuatan dari pemerintah maupun serikat pekerja. kekuatan tawar-menawar pembeli. ancaman produk pengganti. intensitas persaingan diantara restoran tinggi. Diferensiasi produk seperti berbagai macam menu ayam goreng dengan rasa yang berbeda. 5. 1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. Hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda/unik maka konsumen semakin penasaran untuk mencobanya. Hal ini dapat mempermudah KFC ke distribusi bahan baku maupun konsumen. Menurut hasil wawancara yang dilakukan dengan pimpinan KFC pusat. Sedangkan untuk akses ke saluran distribusi sangat menentukan penyebaran produk. Faktor ancaman masuk pendatang baru yang sering mempengaruhi restoran KFC Taman Topi adalah diferensiasi produk dan akses ke saluran distribusi. sehingga akses distribusi ke KFC lancar karena didukung oleh transportasi yang memadai. Oleh karena itu.2.3. intensitas persaingan bisnis restoran tinggi. original recipe chicken. Kemunculan pendatang baru menjadi ancaman bagi usaha restoran yang telah ada. persaingan sesama perusahaan dalam industri. Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. misalnya hot crispy chicken.

terutama di kota Bogor. karena konsumen bebas untuk pindah dan mencoba pemasok (restoran) lain. Selain pesaing sejenis. sehingga pendatang baru dapat masuk ke saluran distribusi. Permodalan bagi usaha restoran sangat mudah. Biaya beralih pembeli tidak ada. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Restoran KFC tidak begitu melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan karena yang . Regulasi pemerintah sangat mendukung pengembangan usaha restoran di kota Bogor. Mc Donal’s. d. Industri restoran di kota Bogor dapat dianalisis sebagai berikut: a. Hal ini didukung sejumlah kebijakan dan program Pemerintah Daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata kota Bogor. 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri restoran di kota Bogor cenderung kompetitif. Usaha restoran di kota Bogor memiliki saluran distribusi yang sangat luas.restoran waralaba asing di kota Bogor. KFC juga dihadapi oleh pesaing non sejenis. c. b. Hal ini bisa dilihat dari jumlah restoran yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. Salah satu pesaing utama sejenis adalah California Fried Chicken (CFC) yang jaraknya tidak terlalu jauh dari KFC Taman Topi dan rumah makan tradisional seperti rumah makan padang dan rumah makan lain yang berada disekitar KFC Taman Topi. Pendatang baru memiliki kemudahan akses distribusi. Pendatang baru rata-rata memiliki skala ekonomis yang cukup besar. 3) Ancaman Produk Pengganti Restoran KFC merupakan restoran penyedia makanan cepat saji dengan produk utamanya yaitu ayam goreng. Kemunculan sistem pengelolaan restoran dengan konsep waralaba memberi penawaran bagi masyarakat untuk mendirikan restoran dengan biaya yang rendah dan tingkat pengembalian tinggi. Sehingga hal ini merupakan salah satu ancaman eksternal bagi KFC dalam persaingan bisnisnya. dan sebagainya yang menyediakan menu daging ayam. e. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh KFC adalah restoran CFC.

1. Five Star. lingkungan masyarakat. Lingkungan Industri Keterangan : Responden satu adalah manajer restoran KFC Taman Topi Responden dua adalah pesaing utama (CFC dan Mc Donal’s) 5. kelemahan. serikat pekerja. Faktor Eksternal Lingkungan Umum/Jauh Peluang Ancaman • Perubahan pola dan gaya • Kenaikan harga bahan hidup masyarakat baku • Pertumbuhan jumlah penduduk • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi • Hambatan masuk industri tinggi • Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. Kekuatan tawar-menawar pembeli dilihat dari jumlah alternatif restoran yang tersedia di kota Bogor sangat banyak. dan ancaman. dan pemasok. 6) Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Restoran KFC Taman Topi bekerjasama dengan stakeholder.3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan. biaya beralih ke restoran lain juga rendah sehingga konsumen bebas memilih restoran yang sesuai dengan kebutuhannya. penawaran tinggi. selanjutnya dilakukan perumusan strategi. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 25. peluang. Perumusan strategi meliputi tiga . Tabel 25. 5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Restoran KFC Taman Topi memperoleh pasokan bahan baku ayam yang didatangkan dari PT. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi karena restoran KFC Taman Topi tidak pernah berganti ke pemasok lain untuk menjaga kualitas bahan baku. Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi di Bogor No. Charon Pokphan dan PT.menentukan adalah bagian pemasaran. Stakeholder disini adalah pemerintah.3.

Inovasi produk 5.073 0.144 0.5 3.268 0. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 15 faktor sukses kritis yang terdiri dari 13 kekuatan dan dua kelemahan. Penggunaan website belum optimal 15.5 3.058 0.5 3.061 0. Harga KFC cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat 7. yaitu tahap masukan.073 0. Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer restoran KFC Taman Topi dan konsumen/pelanggan. Lokasi KFC yang strategis 3.063 0. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Strategi harga khusus untuk menu goceng 6. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9.5 4 3.069 0. Tabel 26. 2009 Bobot Rating Bobot Skor 0.070 0.063 4 4 3. 1. Tenaga kerja terspesialisasi 12.065 0.063 0. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14.5 2 3 .189 3.227 0.232 0.072 0. tahap pencocokan.tahapan.220 0.072 0.1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan.252 0.072 0. Tidak memiliki layanan drive thru Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi.241 0.255 0.183 0.5 3 4 4 3.3.252 0. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. dan tahap pengambilan keputusan.5 3.538 0. Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Internal Kekuatan 1. sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE. Memiliki fasilitas birthday party 10. Tabel 26.28 0. 5.3.067 0. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 8. Kualitas produk terjaga 4.072 0.288 0.252 0.255 0. Pelayanan internet corner 13. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE.

Hal ini dikarenakan citarasa suatu makanan yang unik atau khas akan diingat konsumen sehingga sangat penting untuk menciptakan suatu makanan dari resep bumbu yang berkualitas. Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer restoran dan pesaing KFC Taman Topi. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3.538. 2. menunjukkan matriks EFE yang menganalisis 9 faktor sukses kritis yang terdiri dari lima peluang dan empat ancaman. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0. .com dalam hal harga. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktorfaktor eksternal perusahaan. Hal ini belum dijalankan KFC secara optimal karena penulisan informasi yang disediakan di website www. Seperti halnya KFC yang memiliki citarasa ayam gorengnya yang terkenal karena gurih dan renyah sehingga menjadikan keunikan tersendiri dibandingkan ayam goreng lainnya. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 26. menu. keuangan maupun pemasaran tidak begitu lengkap.kfcindonesia.288.144. Tabel 27.Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 26.

097 1. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 27. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0. 2009 Bobot 0. Peluang disini menjadikan KFC lebih maju karena didukung adanya kemajuan teknologi. .484 0.131 Rating 4 4 4 3.5 0.437.524. Hambatan masuk industri tinggi 7. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi.080 0. Sedangkan ancaman utama adalah kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0.524 0.114 0.103 0. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2.195 0. Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Eksternal Peluang 1. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6.121 0.456 0.Tabel 27. apabila KFC Taman Topi berganti pemasok maka harga yang dikeluarkan pemasok berbeda dan kualitasnya pun berbeda.12 0. seperti alat yang digunakan dalam pengolahan ayam goreng didatangkan dari luar negeri yang dijamin kualitasnya untuk kesehatan crew maupun konsumen karena sudah terstandarisasi. Dengan demikian. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4.124 0. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3.412 0. Hal ini dikarenakan KFC Taman Topi tidak pernah berganti pemasok sehingga harga yang ditawarkan pemasok sesuai dengan KFC Taman Topi.437 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 26.5 4 Skor 0.5 1 3 2.131 0. kekuatan tawar-menawar pemasok dengan suatu perusahaan harus tetap terjaga agar tidak ada kenaikan harga dan penurunan kualitas.124. Namun.393 0.124 0. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Pertumbuhan jumlah penduduk 3.682 0. Kenaikan harga bahan baku 9.242 3.

99 3. Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE diperoleh bobot skor sebesar 3.3.0 Skor Total EFE Tinggi 3.99 1. dan integrasi horizontal).0 4.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat).0-1. integrasi ke depan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang).538 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 3.0 II V VIII Lemah 1.0 2.0 Sedang 2. pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke belakang. Skor Total IFE Kuat 3. pengembangan pasar. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.0 III VI IX I IV VII Restoran KFC Taman Topi dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel I. Hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 5.0-4.0-4.3.5.99 Rendah 1. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau .0-1.99 Gambar 5. 1.437. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan. Hasil Analisis Matriks IE Rata-rata 2.0-2.0-2.

berpartisipasi meningkatkan menjadi promosi sponsorship lewat dalam informasi kegiatan website sosial tetapi juga yaitu melalui www. koran. . Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT yang dapat dilihat pada Tabel 28. Selain itu. pesatnya pertumbuhan penduduk. radio. Hal ini dilakukan agar jangkauan untuk menyampaikan produk ke masyarakat luas dapat tersampaikan. 2. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan promosi yang lebih baik. harga maupun jasa yang ada di KFC. pemasaran yang dilakukan KFC seperti strategi harga khusus untuk menu goceng dan promosi agar konsumen mengetahui informasi produk. baik itu kualitas produk maupun pelayanan yang menjadi kekuatan bagi KFC untuk memperluas pangsa pasarnya. Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk atau jasa yang ada sekarang. Strategi ini agar lebih meningkatkan kualitas produk atau makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk baru sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap produk di KFC Taman Topi ini. alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal.com. peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat serta perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi. peluang. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. Promosi tersebut bukan hanya melalui media iklan televisi. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran.jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar. Keseluruhan strategi ini didukung oleh pesatnya perubahan pola dan gaya hidup masyarakat.kfcindonesia. majalah. dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. kelemahan. yaitu: 1. Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan.

iklan. apabila ada masyarakat yang ingin melamar di KFC dapat melihat persyaratan apa saja yang harus ada maupun pembukaan lowongan pekerjaan KFC sehingga hal ini harus berupaya agar website dapat berjalan dengan optimal untuk memenuhi keinginan konsumennya. karena website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. Selain itu. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. dan lain-lain. seperti rasa original (original recipe). KFC bento. Meningkatkan efektivitas promosi melalui website. restoran KFC menyediakan berbagai inovasi produk yang terdiri dari spaghetti. Strategi ini berupa pemberian rasa pada ayam goreng.2. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui website bukan hanya di iklan televisi saja. pedas (hot crispy). dan media masa. Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O. Tentunya dengan pengembangan produk yang sudah ada maupun yang baru harus tetap meningkatkan kualitas produk sehingga konsumen merasa puas makan di KFC. dan lada hitam (black paper) agar konsumen dapat memilih rasa dari ayam goreng tersebut sesuai selera dan tidak merasa bosan. 4. salah satunya yaitu promosi. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. . Promosi ini dilakukan agar konsumen umum maupun khusus atau karyawan KFC sendiri mengetahui ruang lingkup dari perusahaannya dan untuk konsumen umum agar mengetahui keseluruhan produk KFC yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk. Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah ayam dan penggunaan teknologi. yaitu: 3. Selain itu.

yaitu: 5. Hal ini juga tidak terlepas dari adanya karyawan yang menjaga drive thru dengan pelayanan yang ramah dan kualitas produk tetap terjaga agar konsumen merasa nyaman dan aman untuk setia menjadi konsumen dengan layanan drive thru. sehingga konsumen tidak dapat makan di tempat. Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal.Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting sehingga perusahaan harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. Strategi ini dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang tidak sempat untuk turun dari kendaraan karena terburu-buru ataupun kesibukan lainnya. . Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga perusahaan harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. yaitu: 6.

T4) Ancaman (T) 1. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan (W2.O2. 5.T3) 5. Tidak memiliki layanan drive thru Strategi W-O 1. 2. iklan.S7. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3. Pelayanan website belum optimal 2.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi .T2. Hambatan masuk industri tinggi 2.S4. Meningkatkan efektifitas promosi melalui website. Pertumbuhan jumlah penduduk 3.O5) Strategi W-T 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Strategi S-O Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran (S2. Kenaikan harga bahan baku 4.O1.T1. O3. 13.S3.S6. 7. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1.W2.S10.O5) Kelemahan (W) 1. Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi Kekuatan (S) Faktor Internal 1. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 11. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Strategi S-T 1.O5) Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa (S1.S9.S8.S13.3.O1.O4. Perubahan pola dan gaya 1. 10. 9. 3. 4. Faktor Eksternal Peluang (O) 1.S5. dan media masa (W1.O5) 2.S15. 4. 12.O2. 6.S12.Tabel 28. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W1.3.S5. 8. Cukup tersedia angkatan kerja 5.S3. S11.S11. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 2.S4. hidup masyarakat 2.S10.S6.

(TAS = 6. strategi ST.108) Berdasarkan hasil analisis QSPM.33) b. Strategi ini dilakukan agar konsumen mengenal banyak produk KFC sehingga semua kalangan masyarakat dapat membeli berbagai macam menu yang disediakan dengan harga yang berbeda. strategi WO. (TAS = 6.978) e. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. (TAS = 5. dan strategi WT. (TAS = 8. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran.yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Untuk menentukan prioritas strategi tersebut. dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi SO yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. strategi yang terkecil yang harus ditingkatkan di KFC Taman Topi adalah meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah.669) d.875) f. sehingga konsumen tidak merasa bosan karena dapat memilih rasa sesuai selera. dan media masa. Hal ini pun sebagai brand image KFC sebagai makanan siap saji yang menyediakan variasi menu ayam dengan aneka rasa yang berbeda. (TAS = 6. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif yaitu strategi SO. iklan. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. Berdasarkan hasil analisis QSPM. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). manajerial maupun . Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. (TAS = 7.976) c. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a. digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). Meningkatkan efektivitas promosi melalui website. Hal tersebut dilakukan agar tenaga kerja sebagai SDM memiliki keterampilan yang baik dalam pengelolaan proses produksi.

dan bumbu dapur diperoleh dari pasar Bogor.pelayanan. Faktorfaktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara. .4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi persaingan. 5.Pemesanan bahan baku dilakukan tiga kali seminggu. buah-buahan. Bahan baku utama adalah ayam. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer Rahat cafe dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan. seperti kecepatan pelayanan dan pelayanan yang ramah kepada konsumen. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan Barang dan Bahan Baku Pada kegiatan produksi dan operasi. Pemesanan dilakukan melalui seorang pemasok lokal setiap hari. Untuk minuman botol dipesan melalui perusahaan masing-masing. Jika tidak ada pemasok maka tidak ada pelanggan atau konsumen. sehingga kualitasnya harus benar-benar terjaga. Bahan baku lainnya seperti sayuran. penjual adalah sebagai pemasok bahan baku utama bagi Rahat cafe di Bogor. Rahat cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok karena menurut manajer Rahat. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di Rahat cafe. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. Rahat cafe memenuhi kebutuhan bahan baku melalui penjual ayam dan pasar tradisional yaitu pasar Bogor. pemasok paling utama dibutuhkan sebelum pelanggan dengan alasan produk yang dihasilkan didatangkan dari pemasok. jumlah pesanan dilakukan sesuai kebutuhan Rahat cafe. Bahan baku utama adalah bahan baku yang menjadi ciri khas Rahat cafe.

Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku dari dalam freezer selama 2 jam. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang.Bahan baku yang datang dari penjual akan melalui sortir yaitu pemilihan bahan baku sesuai ketentuan yang berlaku. Sebelum beroperasi setiap harinya. karyawan melakukan persiapan penjualan yang dilakukan pada pagi harinya. d. Proses Parting dan Boneless. yaitu memanggang daging ayam. Proses Topping. Bahan baku daging disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan 8 – 9o C (pembekuan). yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. c. Penggunaan bahan baku menggunakan First In First Out (FIFO). potongan daging matang. yaitu bahan jadi. Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. Proses Thawing. Jumlah bahan beku yang dithawing diproduksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. b. yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses. Proses Saute. Proses pengolahan menu Rahat cafe harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. c) Pengolahan Bahan Makanan Rahat cafe mengolah bahan baku menjadi bahan makanan siap saji yang dalam keadaan fresh. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Rahat cafe sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku sama halnya dengan restoran maupun cafe lain. f. yaitu: a. Proses Chicken Roaster. Proses Dusting. . yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. Bahan baku yang datang terlebih dahulu harus diproses paling awal. Artinya seluruh masakan tersebut hanya akan dimasak setelah ada pesanan konsumen. yaitu proses melunakan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. Pemesanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan kualitas yang diinginkan. e.

Dalam kegiatan operasionalnya. Saat ini Rahat cafe memiliki 9 orang karyawan di bawah pimpinan Bapak Dedi Suwardi sebagai manajer. Biasanya bentuk keterampilan yang diberikan adalah pada saat karyawan melakukan pengolahan makanan. d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang langsung memilih meja kosong yang tersedia sesuai jumlah konsumen. Selain itu. Cafe ini sangat mengutamakan karyawan yang terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan adalah kemauan karyawan untuk belajar bukan melihat dari tingkat pendidikan. Waiter/ss akan menuju kasir dengan menunjukkan bill pesanan. bentuk motivasi ini dengan cara pemberian bonus berupa uang tambahan. manajer Rahat memberikan kedua hal itu kepada para karyawannya agar karyawan lebih semangat untuk bekerja. Proses Garnish.. yaitu untuk makanan dan minuman disatukan dalam satu kertas. misalnya kesalahan taking order atau konsumen menunggu terlalu lama akan langsung ditangani oleh manajer. Bill (tagihan) akan diantarkan setelah konsumen selesai makan dan langsung dibayarkan pada waiter/ss. Apabila ada komplain dari konsumen. ulet. Karyawan yang bekerja di Rahat memiliki umur rata-rata 15 – 27 tahun. kenaikan gaji maupun kenaikan jabatan. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi. Sumberdaya Manusia Rahat cafe memiliki sistem manajemen yang cukup baik. manajer memberikan pujian kepada karyawan yang telah melakukan pekerjaan dengan baik. kemudian pemesanan akan dilayani oleh waiter/ss. Pada keterampilan dan motivasi kerja. Bon pesanan terdiri dari satu rangkap.g. dan pekerja keras. 2. Hal ini tentunya sangat mendorong produktivitas karyawan untuk melakukan pekerjaan lebih baik dan terampil dalam mengolah makanan. Rahat cafe tidak mengutamakan pendidikan bagi karyawannya yang penting karyawan memiliki tanggungjawab. . terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen.

masa kerja. Rahat .Tabel 29. Namun biasanya karyawan saling membantu jika salah satu pekerjaan sudah selesai sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan. Karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun berhak mendapatkan cuti nikah minimal dua minggu. Bidang Pekerjaan Jabatan Fungsional Jumlah Karyawan (orang) 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 11 1.00 per bulan. 2. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen Rahat cafe sudah cukup baik. cuti melahirkan. Stopwash f. dan lembur. Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 No. 800. dan jabatan karyawan. Waiter/ss a. Upah karyawan sebesar Rp. karyawan mendapatkan uang transpor. Keuangan dan Akuntansi Rahat cafe memiliki kondisi keuangan yang cukup baik sebagai cafe yang dikelola dengan sistem owner. biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan. 2009 Rahat cafe melakukan perekrutan karyawan melalui sumber internal yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan itu sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas dan karyawan juga berasal dari orang yang sudah dikenal maupun keluarga. dan cuti lama kerja. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing. Manajemen Rahat cafe juga memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang sudah cukup jelas dan terarah. Manajer Bagian Operasional (Service) Bagian Dapur (Kitchen) a. tanggungjawab. bonus. kesehatan. Pada akhir pekan dan hari libur. Uang bonus ini dilihat dari kondisi omset tiap bulannya. Cashier b. jika omset sedikit maka karyawan tidak diberi bonus. Cook c. 3. Manajer b. Selain itu. Selain diberi gaji pokok. Cook helfer d. Namun dalam modal pendirian usahanya. 3. karyawan juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa uang sesuai dengan kualitas kerja. Bartender e. Manajer keuangan a. serta lembur. tunjangan sakit. Chief Cook b.000. Roaster Total Sumber : Rahat Cafe.

Kegiatan promosi di Rahat cafe hingga saat ini mengaku tidak kesulitan dalam menarik perhatian konsumen. sisi kelemahan Rahat cafe dilihat dari kondisi keuangannya yang belum terjamin karena segala kebutuhan dan pengeluaran belum ditanggung oleh pihak Bank. Laporan keuangan yang disampaikan dalam penelitian ini. rasio profitabilitas. Namun. Hal ini dilakukan untuk menetapkan target penjualan yang akan dicapai dalam periode satu tahun. Hal ini merupakan . Hal tersebut diberikan sebagai bentuk layanan agar konsumen merasa nyaman dan tidak bosan untuk makan di Rahat. Pihak manajemen Rahat cafe memberi laporan keuangan setiap bulan pada manajer ke pihak owner. Namun.cafe belum bekerjasama dengan pihak Bank. kondisi keuangan Rahat dianalisis dari keuntungan perusahaan. rasio profitabilitas. Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. Rahat sudah mengelola jaringan internet gratis bagi konsumen yang makan di tempat itu dengan layanan telkom hotspot. Rahat cafe harus memperhatikan pangsa pasar agar tujuan jelas yaitu ditujukan bagi semua kalangan sehingga dapat menikmati menu cafe ini. Sistem Informasi Manajemen Rahat cafe belum memiliki website yang dikelola secara optimal karena masih memberikan informasi yang belum lengkap mengenai produk maupun harganya. dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode Desember 2008 – Desember 2009. Dalam hal permodalan. Pangsa pasar cafe ini di kota Bogor. 4. biaya usaha dari sejak berdiri sampai saat ini Rahat cafe menggunakan dana yang berasal dari modal sendiri. Pasar dan Pemasaran Lingkungan internal yaitu pendekatan fungsional dalam hal pasar dan pemasaran. 5. dan rentabilitas pada Rahat cafe diperoleh hasil bahwa usaha tersebut dalam pencapaian target keuntungan sudah baik karena ada kenaikan penjualan per harinya sebesar satu juta rupiah. Pihak manajemen cafe ini dalam hal bagian keuangan hanya bertanggungjawab untuk melaporkan kondisi keuangan cafe kepada manajer dalam bentuk laporan pembukuan yang kemudian diberikan kepada pihak owner. sehingga cafe ini belum cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya karena takut terkendala masalah uang.

dan aspek perilaku. Usaha tersebut akan maju apabila didukung dengan adanya pelanggan yang setia dan pihak Rahat cafe juga memberikan informasi harga untuk produk baru dengan harga yang terjangkau. serta pemasangan iklan pada surat kabar. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. Rahat cafe ingin menempati posisi sebagai cafe dengan konsep ”Indonesian Foods. Segmentation Segmentasi pasar yang dilakukan oleh Rahat cafe adalah berdasarkan aspek demografis. Perubahan gaya hidup terutama pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah karena aktivitas di luar rumah yang padat. Selain itu. Target pasar utama Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat.keuntungan dari lokasinya yang berada di dekat pembelanjaan dan rumah penduduk. Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. misalnya menjadi sponsor pada acara tertentu. 3. Sedangkan untuk loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. Dari kelas sosial. aspek psikografis. Rahat cafe belum memiliki strategi untuk mempromosikan produkya secara meluas bagi masyarakat kota Bogor. Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. Rahat cafe sangat mengutamakan hal itu karena merupakan kunci keberhasilan dalam usaha. A. Kegiatan promosi yang aktif dilakukan hingga saat ini adalah penyebaran brosur dan promosi dari mulut ke mulut. Rahat cafe memiliki . Sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk dan pelayanan. majalah atau radio. Targeting. sehingga tidak dibutuhkan promosi yang terlalu basar. 2. Segmentation. sehingga mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. Healthy and Diet Foods” yang dapat dilihat dari menu yang disediakan Rahat cafe tersebut. Positioning 1. pemasangan spanduk. segmen yang dipilih oleh Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat.

Hal ini dilakukan agar pelanggan mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama. Harga Harga yang ditetapkan Rahat cafe bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu. Salah satu strategi yang dilakukan adalah . dan omelet seafood. dibeli. Dengan adanya SK dari BPOM maka acuan standar tersebut memproteksi persaingan yang tidak sehat dalam industri obat dan makanan termasuk cafe. Adapun menu yang dijual Rahat cafe dapat dilihat pada Lampiran 11. Produk yang ditawarkan Rahat cafe sangat mengutamakan kualitas karena bahan baku dijaga agar tetap memuaskan konsumen. B. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM merupakan salah satu kelemahan dari Rahat cafe karena menyangkut kepercayaan yang diberikan kepada konsumen mengenai keamanan produknya. Strategi produk yang dilakukan oleh Rahat cafe agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa campuran makanan khas Indonesia dan kontinental seperti bistik iga bakar hot plate. Strategi produk yang dilakukan Rahat cafe dapat dilihat dari konsep sebagai makanan Indonesia yang memiliki standar kesehatan dan menyediakan makanan diet bagi konsumen yang tidak mengkonsumsi makanan yang berlemak. 1997). 2. Konsumen tidak dikenakan pajak dari total harga pesanan. Bauran Pemasaran 1. dipergunakan/dikonsumsi dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan (Kotler dan Amstrong. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). omelet mix (sosis daging keju). Rahat cafe memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan potongan harga 10 persen. BPOM mengawasi pengusaha dalam penetapan standar mutu produk yang akan dijual ke konsumen.pelayanan yang memuaskan serta harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Produk Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian. Namun dalam penetapan standar mutu produk. Adanya inovasi produk yang dikembangkan maerupakan salah satu kekuatan yang dimiliki Rahat cafe dalam menarik minat konsumen.

door to door. 5. Dengan adanya program strategi harga ini dapat dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan pengunjung yang datang sebagian besar adalah para remaja dan pelajar. 3. sekolah. Selain itu juga. . Hal ini merupakan kekuatan dari Rahat cafe karena memiliki layanan khusus. konsumen dapat langsung datang ke Rahat cafe ataupun konsumen dapat menggunakan saluran elektronik melalui telepon untuk mendapatkan pelayanan lunch box. Untuk dapat menikmati makanannya. yaitu Pangrango Plaza. dan delivery order. catering box. sabar.dengan adanya potongan harga untuk pelajar sekolah. Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan. 4. hotel Permata. Promosi (Promotion) Kegiatan promosi yang sudah diterapkan oleh Rahat cafe melalui penyebaran leaflet. Tempat (Place) Strategi tempat yang dilakukan oleh Rahat cafe yaitu memiliki lokasi yang cukup strategis yang berada dekat dengan pusat pembelanjaan. dan respect yang dapat membuat konsumen nyaman. Cafe ini belum mempromosikan produknya secara berkisinambungan dan meluas bagi masyarakat kota Bogor. Bagi pemegang kartu b’smartcard berupa potongan harga untuk semua jenis menu di Rahat cafe. Karyawan merupakan orang yang terlibat dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jasa yang dikehendaki oleh konsumen. Strategi dalam Rahat cafe dapat melibatkan saluran distribusi fisik maupun elektronik dalam proses penyampaiannya. Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Hal ini dilakukan untuk menjangkau segmen pelajar dan remaja. 6. kostan mahasiswa. dan tidak begitu jauh dengan jalan raya. spanduk. warung-warung tenda pecel lele di belakang Pangrango Plaza. dan potongan harga bagi pelajar yang memiliki b’smartcard. Rahat cafe memiliki karyawan yang ramah. Rahat cafe dekat dengan rumah penduduk.

dengan adanya berbagai menu yang beranekaragam dan unik maka keuntungan usaha yang didapat relatif cukup besar karena menarik minat konsumen untuk mencoba makanan tersebut.Strategi proses yang telah diterapkan oleh Rahat cafe adalah peningkatan kinerja karyawan. dan pegawai perkantoran lainnya yang membutuhkan layanan informasi. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 30. Hal ini dilakukan agar cafe dapat memperbaiki kinerjanya secara langsung dan merupakan kekuatan bagi Rahat cafe dalam meningkatkan kualitas dan pelayanan. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh Rahat cafe seperti adanya sarana pendukung. Sarana pendukung yang diberikan meliputi kamar mandi. karyawan harus mampu memberikan tanggapan dalam mengatasi keluhan dari konsumen menyangkut masalah pelayanan. 7. mahasiswa. dan tempat cuci tangan. . fasilitas seperti area parkir belum memiliki area parkir yang luas. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti layanan telkom hotspot untuk internet. Namun. Selain itu. Selain itu. Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. mushola.

Healthy and Diet Foods” • Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard • Penggunaan website belum optimal • Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan • Memiliki layanan khusus seperti lunch box. 6. dan delivery order • Pelayanan yang baik • Tenaga kerja yang terhadap konsumen tidak terspesialisasi • Peningkatan kinerja karyawan • Nilai ROE yang besar • Layanan telkom hotspot • Area parkir kurang memadai 2. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak Rahat cafe.5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: . yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri. catering box. Promosi 4. Analisis Faktor Internal Rahat Cafe No. Bukti Fisik Sumber: Rahat cafe. 2009 5. 1. Aspek eksternal yang dianalisis. Tempat 5. Faktorfaktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. Harga 3. dan hasil wawancara dengan pesaing cafe-cafe lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. Faktor Internal Produk Kekuatan Kelemahan • Harga yang cukup • Belum memiliki sertifikasi dari BPOM terjangkau • Inovasi produk • Sebagai makanan ”Indonesia Foods.Tabel 30. Orang Proses 7.

Rahat cafe juga menetapkan kriteria tenaga kerjanya. Ketiga faktor politik tesebut. Rahat cafe belum menerapkan UU. dan teknologi. disiplin. 4. 2.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan. peraturan maupun sistem perpajakan dikarenakan bisnis atau usaha yang didirikan termasuk usaha menengah sehingga belum sepenuhnya mampu menjalankan faktor tersebut seperti halnya usaha besar yang sudah menerapkan ketiga faktor tersebut dalam bisnisnya.5. Faktor Teknologi Faktor teknologi yang sudah ada dapat mempengaruhi kinerja karyawan di Rahat cafe karena dapat mempermudah karyawan dalam bekerja dan . Faktor Politik Faktor politik tentang undang-undang lingkungan dan perburuhan. Rahat cafe tergolong sudah maju karena SDM yang sudah terampil dalam mengolah makanan dan teknologi yang digunakan pun sudah modern. sosial. penetapan harga ini dikendalikan oleh manajer operasional. 4. seperti memiliki tanggungjawab. dan adat istiadat karena ketiga hal tersebut cenderung berubah seiring dengan perkembangan zaman. pola konsumsi masyarakat yang berubah yang ingin makan cepat saji karena banyak masyarakat yang bekerja. 1. Faktor Ekonomi Faktor ekonomi pada Rahat cafe berpengaruh terhadap inflasi karena sama halnya dengan bisnis besar yang mengikuti perkembangan ekonomi. Faktor Sosial Fakor sosial yang terdapat di Rahat cafe terdiri dari aspek sikap.5. Selain SDM yang terampil. ekonomi. Dalam hal produktivitas Sumberdaya Manusia (SDM) dan teknologi. dan kerjasama. gaya hidup. sehingga tidak sempat masak di rumah dan tentunya permintaan akan makanan cepat saji pun meningkat sesuai dengan permintaan konsumen yang banyak. peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja serta sistem perpajakan. Penetapan harga produk sangat berpengaruh terhadap peningkatan usaha dari tahun ke tahun. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum.

mempermudah dalam hal mempromosikan produk baru kepada konsumennya. kekuatan tawar-menawar pemasok. ancaman produk pengganti. khususnya cafe bila dilihat dari skala ekonomi dan kebutuhan modal relatif cukup tinggi. produk utama tidak . 5. harga warung tenda lebih murah dibandingkan dengan Rahat cafe sehingga konsumen cenderung untuk memilih produk dengan harga yang lebih murah.5. menurut manajer Rahat cafe. khususnya cafe yang berada di kota Bogor cenderung kompetitif. 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri yaitu faktor biaya tetap yang besar karena beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh Rahat cafe adalah Warung-warung tenda pecel lele yang berada dekat dengan Rahat karena dilihat dari sisi harga. dan pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. untuk hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda atau unik maka konsumen semakin penasaran untuk membelinya. Teknologi informasi ini berupa media elektronik yaitu internet. Selain itu. Hal ini bisa dilihat dari jumlah cafe yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. Namun.2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. Persaingan sesama perusahaan dalam industri. persaingan sesama perusahaan dalam industri. Ancaman pendatang baru ini tergantung seberapa besar hambatan untuk masuk ke dalam industri. 1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya pendatang baru dalam industri rumah makan akan memberikan implikasi pada penurunan pangsa pasar. Hal ini disebabkan karena untuk membuka sebuah usaha diperlukan skala ekonomi yang besar dan kebutuhan modal awal yang cukup besar. kekuatan tawar-menawar pembeli. 3) Ancaman Produk Pengganti Rahat cafe merupakan cafe yang menyediakan berbagai macam menu makanan. Hambatan masuk bagi pendatang baru dalam industri rumah makan.

5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Rahat cafe memperoleh pasokan bahan bakunya dari penjual ayam yang berada di Bogor dan pasar Bogor. bumbu masakan. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 31. daging kambing. karena jumlah alternatif cafe yang tersedia di kota Bogor sangat banyak sehingga penawaran tinggi dan konsumen bebas memilih cafe yang sesuai dengan kebutuhannya. Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe No. dan daging sapi.mengancam produk utama karena produk utama merupakan produk yang sudah diketahui maupun digemari oleh konsumen. Penjual ayam memasok bahan baku utama seperti daging ayam. Oleh karena itu. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Kekuatan tawar-menawar pembeli sangat tinggi. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. Rahat cafe berusaha untuk mengikuti keinginan dan kebutuhan konsumen dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan produk melalui inovasi produk sehingga membuat konsumen merasa tidak bosan dengan menu makanan yang ada. 2009 . 1. Sedangkan untuk pemasok di pasar Bogor menyuplai bahan baku beras. Faktor Eksternal Lingkungan Jauh Peluang Ancaman • Perubahan gaya hidup • Kenaikan harga bahan masyarakat baku • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan teknologi • Tingkat persaingan cafe tinggi • Kekuatan tawarmenawar pembeli tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. Lingkungan Industri Sumber: Rahat cafe. Rahat cafe tidak pernah berganti ke pemasok lain karena sangat menjaga kualitas bahan bakunya. Tabel 31.

Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE. yaitu tahap masukan. dan ancaman. selanjutnya dilakukan perumusan strategi. 5.1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. 1. Tabel 32. kelemahan.6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan. .5. Perumusan strategi meliputi tiga tahapan.6. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan. dan tahap pengambilan keputusan. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 14 faktor sukses kritis yang terdiri dari sembilan kekuatan dan lima kelemahan. Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer dan konsumen/pelanggan Rahat cafe. peluang. tahap pencocokan. sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE.

069 0.060 2. Penggunaan website belum optimal Total Sumber: Rahat cafe.162 0. Area parkir kurang memadai 13. disamping itu pula dapat meningkatkan penjualan karena adanya inovasi produk dan jumlah konsumen yang mengkonsumsi makanan sehat semakin banyak. sehingga tidak merasa bosan serta bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dapat memilih makanan sehat yang disediakan oleh Rahat cafe.147 0.Tabel 32. Sebagai makanan ”Indonesian Foods. sehingga konsumen merasa kesulitan untuk mencari informasi mengenai menu.328 0.060 1.060.054 0.604 Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 32. kekuatan berupa ragam sajian makanan Indonesia dan makanan sehat menjadikan Rahat cafe dikenal oleh konsumennya . Hal ini dapat dilihat dari website Rahat cafe yang belum dikelola dengan baik oleh manajemen Rahat. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11. Peningkatan kinerja karyawan 8. maupun informasi pemasaran.138 0.049 0.082 0.077 0. Layanan telkom hotspot 9.24 0. Harga yang cukup terjangkau 2. dan delivery order 5.080 0.156 0. catering box.207 0.082 0.352 0.069 0. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Kelemahan 10. Inovasi produk 3. harga. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.246 0. Memiliki layanan khusus seperti lunch box.088 0. 2009 Bobot 0. Namun. healthy and diet foods” dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.085 0.352 karena dengan adanya berbagai menu Indonesia dan sajian makanan sehat maka konsumen dapat dengan mudah untuk memilih makanan.082 0.000 1 2 1 1 1 36 0.082 0.077 0.052 Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 Skor 0.069 0. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. Healthy & Diet Foods” 6.069 0. Nilai ROE yang besar 7.34 0. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah sebagai makanan ”Indonesian foods. Hasil Analisis Matriks IFE Faktor Internal Kekuatan 1. Hal ini dapat meningkatkan image baik bagi Rahat cafe sebagai cafe yang mengolah makanan sehat.

117 0.148 0.468 0. Perkembangan kemajuan ternologi Ancaman 5. Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktor-faktor eksternal perusahaan. Tingkat persaingan cafe tinggi 6. Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer Rahat cafe dan pesaing.092 0.234 0.604. Kenaikan tawar-menawar pemasok tinggi 9. 2009 Bobot 0.111 1.098 0. Kenaikan harga bahan baku 7.092 0.444 2. Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. 2.344 0. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 8.812 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 33.092 0. konsumen mudah mendapatkan makanan di luar rumah dengan praktis yang disebabkan oleh banyaknya konsumen yang bekerja sehingga terjadi peningkatan pendapatan dan terjadi daya beli yang . Tabel 33.000 Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 28 Skor 0.sehingga dapat menutupi kelemahan dari belum optimalnya layanan website. Hal ini dapat digantikan dengan disediakannya daftar menu bagi konsumen yang datang. Cukup tersedia angkatan kerja 4.105 0.468 karena semakin banyaknya cafe.042 0.117 0. Tabel 33. Hasil Analisis Matriks EFE Faktor Eksternal Peluang 1.074 0.294 0. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 32. Banyaknya produk substitusi Total Sumber: Rahat cafe. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.368 0.086 0. menunjukkan matriks EFE yang menganalisis sembilan faktor sukses kritis yang terdiri dari empat peluang dan lima ancaman. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2. Perubahan gaya hidup masyarakat 2. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3.

Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. diperoleh bobot skor sebesar 2. 5. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat). . Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE.604 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 2. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 33. dengan adanya peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat akan makan di luar rumah meningkat maka kenaikan harga produk tidak dijadikan kendala utama sehingga Rahat cafe dapat memanfaatkan peluang yang ada dalam menghadapi ancaman. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan.6.092. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2.semakin meningkat. 1. Namun. Sedangkan ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 6. Hal ini dapat terjadi karena harga bahan baku dipasaran naik sehingga harga produk yang ditetapkan Rahat cafe naik.812.812.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul.

0 II V III VI VIII IX Gambar 6.0 Sedang 2. peluang.0-1.0 4.0-4. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara).0-2. leaflet maupun membuat informasi website secara jelas.0-2. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.99 3. Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk yang ada saat ini.Kuat 3.99 VII IV I Skor Total IFE Rata-rata Lemah 2. Hasil Analisis Matriks IE Rahat cafe dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel V. Promosi tersebut bukan hanya melalui mulut ke mulut saja (door to door) tetapi juga meningkatkan promosi lewat brosur. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk dan menambah menu masakan lain sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap menu masakan di Rahat cafe. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar dan berkesinambungan.0 2.99 1. Strategi ini dapat dilakukan dengan melakukan promosi yang lebih gencar dan berkesinambungan. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT . 2.0-4.0 1.0 Skor Total EFE Tinggi 3.99 Rendah 1.0-1. kelemahan.

salah satunya yaitu promosi. Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. brosur. brosur. Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O. tujuannya agar lebih efektif dan efisien sehingga konsumen dapat langsung mengetahui menu apa saja yang akan dipesan. Hal ini dikarenakan website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu dapat meningkatkan nilai penjualan karena makanan yang dijual beranekaragam tetapi dengan hal ini Rahat cafe tidak melupakan segi kualitas dari masing-masing produk agar konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui pembuatan informasi website secara jelas bukan hanya melalui mulut ke mulut. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. Selain itu.yang dapat dilihat pada Tabel 34. Tetapi untuk saat ini Rahat cafe hanya menyediakan daftar menu makanan saja sebagai salah satu bentuk promosi secara langsung. Strategi ini dilakukan agar konsumen tidak merasa bosan akan menu makanan yang disediakan. yaitu: 1. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. serta leaflet. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. . alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. yaitu: 2. sehingga bukan saja ayam goreng melainkan tersedia juga daging sapi dan kambing serta berbagai menu makanan dan minuman yang lengkap. Promosi ini dilakukan agar konsumen umum mengetahui keseluruhan produk Rahat yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk.

Strategi dalam menyediakan area parkir yang memadai dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang memiliki kendaraan. dalam hal ini adalah Rahat cafe harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. konsumen dapat leluasa memilih tempat parkir yang akan dituju. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T. Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada. Sedangkan dalam pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. konsumen akan lebih percaya dengan kualitas produk yang disediakan karena ada jaminan kesehatan dari BPOM.3. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi tersebut karena menurutnya tidak semua konsumen melihat hal tersebut melainkan konsumen lebih melihat kualitas makanan yang enak dan bersih walaupun memang dengan adanya sertifikasi halal yang . Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM muda dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah berbagai menu makanan maupun penggunaan teknologi. Namun. yaitu: 5. Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. yaitu: 4. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga Rahat cafe pun harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. dan konsumen juga akan betah berlama-lama untuk makan di tempat tersebut. Memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya.

Perkembangan kemajuan teknologi 5.W5. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 5.W2.W5. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu (S2. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 4.O4) Strategi W-T 1. Perubahan gaya hidup masyarakat 2. Peningkatan kinerja karyawan 8.S4. Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe Kekuatan (S) Faktor Internal 1.merupakan nilai lebih bagi usaha atau bisnis makanan sehingga konsumen menjadi lebih aman makan di Rahat cafe. Sebagai makanan ”Indonesian Foods. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W2.O4.W3.S6.O2.S3.O5) Kelemahan (W) 1. catering box. Healthy.T5) Ancaman (T) 1. Penggunaan website belum optimal Faktor Eksternal Peluang (O) 1.T3. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM (W1.T1. Layanan telkom hotspot 9. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Strategi S-O 1.O4) 2. Hambatan masuk industri tinggi Strategi W-O 1.S2.T1. T2. Tabel 34. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3. and Diet Foods” 6. Area parkir kurang memadai 4.O3.S5. Nilai ROE yang besar 7. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 2.S8. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 5. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet.O1.S7.O1.T3.T5) . Harga yang cukup terjangkau 2. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship (W4. dan delivery order 5. Tenaga terja tidak terspesialisasi 3.S9. Tingkat persaingan cafe tinggi 2. Cukup tersedia angkatan kerja 4. Banyaknya produk substitusi Strategi S-T 1. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. Inovasi produk 3. Kenaikan harga bahan baku 3. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. brosur.T4.

(TAS = 5. (TAS = 5.349) c. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. dan strategi WT. brosur. strategi WO. Strategi dengan nilai TAS terkecil terdapat pada strategi WO yaitu memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah karena sampai . strategi ST.826) e. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet.013) d. (TAS = 5. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). (TAS = 6. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah.22) b. Untuk menentukan prioritas strategi tersebut. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif.5. digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi ST yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi ini dilakukan karena loyalitas konsumen dilihat dari pelayanan yang baik serta kualitas produk yang tetap terjaga dari pemasok agar tetap memberikan rasa aman dan nyaman terhadap konsumen sehingga hal ini dapat meningkatkan jumlah konsumen dan pendapatan. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a. (TAS = 6.6.499) Berdasarkan hasil analisis QSPM. yaitu strategi SO. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship.

perlu ditingkatkan kembali pelatihan kepada karyawan agar tetap meningkatkan kualitas SDM agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan. .saat ini di Rahat cafe masih ada tumpang tindih pekerjaan sehingga hal ini biasanya sering menghambat pekerjaan yang lain. misalnya pelayanan yang kurang cepat yang mengakibatkan kebanyakan konsumen komplain. Namun. Maka dari itu. menurut manager rahat dalam hal ini tidak begitu dipermasalahkan karena pihak manajemen Rahat cafe sebelumnya melakukan pelatihan kepada karyawannya hanya saja tidak dilakukan secara mendalam seperti di restoran-restoran besar.

BAB V1 KESIMPULAN DAN SARAN 6. Ancaman utama adalah kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. Ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku. Analisis lingkungan internal pada Rahat cafe yang menjadi kekuatan utama adalah sebagai makanan ”Indonesian foods. nilai ROE yang dihasilkan Rahat cafe sebagai non waralaba lebih tinggi sebesar 85 persen dibandingkan dengan ROE pada restoran KFC Taman Topi sebesar 27 persen. sehingga rasio keduanya baik. healthy and diet foods”. 3.2 Saran Berdasarkan hasil penelitian analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas serta analisis lingkungan internal dan eksternal yang dilakukan pada restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 2. Namun. Analisis lingkungan eksternal yang menjadi peluang utama adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi. maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Alternatif strategi pengembangan usaha terbaik yang harus dilakukan oleh restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Analsisis eksternal yang menjadi peluang utama adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian. Analisis lingkungan internal pada restoran KFC Taman Topi yang menjadi kekuatan utama adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal. Rasio profitabilitas restoran KFC Taman Topi menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama dengan Rahat cafe sebesar 9 dan 8 persen. Strategi terbaik yang harus dilakukan oleh Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. ada beberapa saran yang dapat diberikan yaitu : . 6.

sebaiknya restoran KFC Taman Topi membuat kebijakan khusus dengan meningkatkan target penjualan dengan meminimalisir biaya operasional agar dapat meningkatkan Return on Stockholders Equity (ROE).Untuk restoran KFC Taman Topi: 1. Meningkatkan penggunaan website secara optimal. Kebijakan ini diharapkan agar restoran KFC Taman Topi mampu menyeimbangi persaingan harga yang ketat dengan pesaing sehingga penjualan dapat meningkat. Meningkatkan target pasar. Untuk Rahat cafe: 1. 5. 4. 2. rasio profitabilitas dan rentabilitas antara restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 3. 2. . 6. khususnya masyarakat kota Bogor untuk berkunjung ke Rahat cafe dengan cara promosi yang lebih gencar. Menyediakan layanan drive thru dengan cara memanfaatkan area parkir yang sudah ada. Menyediakan layanan website secara optimal. Memanfaatkan area parkir yang sudah ada dengan sebaik-baiknya. Melihat besarnya perbedaan nilai ROE. Meningkatkan kinerja karyawan agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan melalui spesialisasi pekerjaan. 3. Mempertahankan nilai ROE agar target penjualan dapat terus meningkat. Meningkatkan kualitas produk dengan membuat sertifikasi dari BPOM.

Jakarta: PT Indeks. Jakarta: PT Prenhallindo. 2006. Institut Pertanian Bogor. Institut Pertanian Bogor. Waralaba: Franchising The Most Practical and Excellent Way of Succeeding. Konsep-Konsep. Rahmayanti D. 2006. Edisi Ketujuh.R. Manajemen Strategis. Amstrong. Kadarsan H. Manajemen Strategis. Fardiaz. Rachmadi B. Bogor: Fakultas Pertanian. Jilid I. Manajemen Pemasaran. Soejoedono. Bogor: Fakultas Pertanian. Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (Studi Kasus Ayam Bakar Wong Solo Cabang Bogor) [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian. 1993. Jilid II. Ekonomi Skala Menengah dan Koperasi. 2008. 2002. 1997. Terjemahan.N. Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor [skripsi]. Kotler P. Jilid I. Insitut Pertanian Bogor.S. Manajemen Pemasaran. 2007. David F.. Terjemahan. Firbani R. Depok: Universitas Gunadarma. Jakarta: Salemba Empat. Bogor: Fakultas Pertanian. 1992. . Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta: Ghalia Indonesia.W. Bogor: Badan Pusat Statistik. Edisi Kesembilan.R. 2004. 2006. Jakarta: Salemba Empat. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT Indeks.DAFTAR PUSTAKA Anggraini D. Buletin Teknologi dan Industri Pangan. 2008. Volume 3.R. Amstrong. Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor [skripsi]. Bogor [skripsi]. 1994. Kota Bogor dalam Angka 2008. 2005. Institut Pertanian Bogor. Rahmadhoni. Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Perusahaan Agribisnis. Pengantar Akuntansi 1. [BPS] Badan Pusat Statistik Kota Bogor. 2004. Pengendalian Pangan dan Penerapan Pangan HACCP dalam Pengendalian Jasa Boga. 1997. David F. Partomo T. Kotler P. Terjemahan. Machmud A. A. Kotler P. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Analisis Strategi Pemasaran (Studi Kasus Ali Baba Restaurant. 1999. Yulia. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan.E. . Pengantar Akomodasi dan Restoran. Sulatirningrum S.T.Ratnasari R. Bogor) [skripsi]. Siahaan P. Sulastiningsih A. Bogor: Fakultas Pertanian. Bogor: Fakultas Pertanian. Jawa Barat [skripsi].D. 2006. Yogyakarta: BPEF. Riyanto B. Endar. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Sugiarto. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. 2008. Bogor) [skripsi]. Institut Pertanian Bogor. 2003. Institut Pertanian Bogor. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Edisi Keempat. 1995. 2009. Akuntansi Pengantar Pendekatan Terpadu. Institut Pertanian Bogor.

LAMPIRAN .

karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. objektif. dan benar adanya. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1.Lampiran 1. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Laki-laki 2.

sebutkan. outlet 3.... sebutkan. Lainnya. Apakah setiap shift untuk karyawan sore sampai malam ada tambahan uang transport? 1. Apakah gaji tenaga kerja kontrak dan karyawan tetap dibedakan? 1. sebutkan..000 – Rp. Sudah berapa lama Restoran KFC berdiri di Indonesia? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. langsung dijadikan sebagai karyawan tetap 3... 9. Lainnya. Tidak ada ketentuan dari KFC pusat 3. Ada perpanjangan kontrak untuk tenaga kerja yang belum tetap 2. sebutkan... Lainnya. Jika ya. Lainnya. ≥ 15 tahun (lebih dari 15 tahun) 2. Tidak 11..tahun 2.000 2..00 WIB 2. 500. sebutkan. Berapa banyak outlet KFC di seluruh Indonesia? 1. Setiap karyawan pada shift pagi maupun sore tidak dibeda-bedakan 2. sebutkan. Tenaga kerja kontrak dipekerjakan hanya sementara dan karyawan tetap selamanya 2. Dari pukul berapa KFC Taman Topi dibuka? 1.. Jika ya. 12. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Tidak 8. 600..Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 1.. Jika ya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. 7...00 WIB 3....00 – 21. Lainnya.tahun 10. Pukul 08. Lainnya.. Sudah peraturan dari KFC pusat 2... Lainnya. ≥ 50 outlet 2. 6.000 – Rp. 700. ≤ 15 tahun (kurang dari 15 tahun) 3. Pukul 08. ≤ 50 outlet 3. sebutkan.. 4. Lainnya. Berapa tahun masa kerja untuk tenaga kerja kontrak di KFC? 1. Ya 2... Lainnya. Tidak 5. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2. Apakah masih bisa tenaga kerja kontrak untuk menjadi karyawan tetap? 1. Jika tidak.. Sudah ada di peraturan di surat perjanjian kerja KFC pusat 3. Jika bagus kerjanya. Antara Rp...... sebutkan.... Ya 2. Antara Rp. ≥ 3 tahun 2.. 500.00 – 22. ≤ 3 tahun 3. . Berapakah gaji untuk tenaga kerja kontrak? 1.000 3.

Lainnya. ≥ Rp. Uang transport yang besar untuk mengantarkan bahan baku 2. Lainnya.. Tanggungjawab masing-masing outlet KFC 3.. 5000 2.. 24..000 – Rp.ekor ayam . Jika tidak.... sebutkan.. Lainnya. sebutkan. Ya 2. Ayam goreng crispy menggunakan banyak bumbu sedangkan original menggunakan bumbu tidak selengkap ayam goreng crispy 2. ≥ Rp.. Mengapa harga ayam goreng crispy dan ayam original dibedakan? 1. 17. ≤ Rp. ≤ Rp. Tidak 19... 23. Bangunan sudah menjadi milik KFC 2.. 5000 3.000. Antara Rp.. Tidak 18... 6000 3. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan.500. sebutkan... 1. sebutkan. Bahan baku di wilayah Indonesia Timur lebih mahal 3..000? 1.. ≤ 200 ekor 3. 21.. Berapakah harga ayam goreng crispy? 1.. 14.. ≥ Rp.000 – Rp. sebutkan. sebutkan. Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan KFC berbeda di wilayah Indonesia Timur? 1. Ya 2. Lainnya....000 2.. Antara Rp.. KFC Taman Topi membeli baru peralatan? 1.000 3. ≥ 200 ekor 2. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di KFC 2. sebutkan. 1. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 15. Jika ya.. Lainnya. Berapakah harga ayam goreng original? 1... Berapakah gaji umum untuk karyawan tetap yang bekerja di store KFC Taman Topi? 1.500. 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. lainnya. Peraturan dari KFC pusat 2. Lainnya. Ketetapan harga dari KFC pusat 3. lainnya. 6000 2.. Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 1. Ya 2..000 3.. Apakah KFC Taman Topi ini masih membayar sewa tempat? 1. 20. 22. sebutkan.. 800. 800. Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1. 1.. sebutkan. Tidak 16.000.13.. ≤ Rp.

Tidak 30. Berapakah pendapatan penjualan ayam goreng KFC Taman Topi tiap bulannya? 1.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. sebutkan. 26. biasanya pendapatan yang diperoleh KFC juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1. sebutkan. 28.25. Tidak 34.. ≥ 100 orang 2. Jika tidak. Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di KFC Taman Topi? 1. ≥ 5 juta rupiah 2. ≥ Rp... apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Peralatan masak sudah rusak 2. 27. ≥ 10 orang .. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1. Ayam goreng crispy ≥ 100 per potong ayam(dada... ≤ 100 juta rupiah 3.. sebutkan. Berapa jumlah per potong ayam (dada. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2. paha atas.. Ya 2.. paha bawah) untuk dimasak ayam goreng crispy dan original? 1... 33. 31. sebutkan. Tidak 32. Biasanya pendapatan yang KFC peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1. sebutkan. Apabila ada sisa ayam goreng crispy maupun original yang tidak habis dalam sehari. Langsung dibuang 2.. paha atas. Selain membeli bahan baku. ≤ 100 0rang 3.. sebutkan. sebutkan. 12.. Lainnya. Lainnya.000 2..000 3. 12. Jika ya. ≤ Rp. 29. paha bawah) 2.. Lainnya. ≥ 100 juta rupiah 2. paha bawah) ayam goreng original ≥ 100 per potong ayam(dada... Ada berapa jumlah tenaga kerja kontrak di KFC Taman Topi? 1... Lainnya... Jika ya. Ya 2. ≤ 5 juta rupiah 3.. Berapakah harga ayam goreng crispy dan original yang dijual lengkap dengan nasi? 1. Ya 2.. Lainnya. sebutkan.. Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3.. 35.. Sengaja membeli untuk persediaan 3... apakah disimpan untuk esok harinya? 1. Lainnya. paha atas. lainnya. 36..

sebutkan. Tidak ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3.orang 38.. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada tenaga kerja kontrak? 1. Selain upah/gaji. Ya 2. sebutkan.. 42. Lainnya. Lainnya. sebutkan.. ≥ 15 orang 2. Upah/gaji berikut juga uang THR 2.. sebutkan.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.... ≤ 15 orang 3.orang 37... Lainnya.2. Lainnya. Untuk kesejahteraan karyawan 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2. Tidak 43.. Lainnya.. . Upah/gaji sudah termasuk uang THR 2. Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 2. sebutkan.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Selain upah/gaji... Tidak 41... Jika ya.. Jika ya. Ada berapa jumlah karyawan tetap di KFC Taman Topi? 1.. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan tetap? 1.. Jika Tidak. 40. Apakah upah/gaji setiap tenaga kerja kontrak maupun tetap yang di store KFC tidak termasuk uang makan tiap hari? 1. Ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3. ≤ 10 orang 3. Tidak 39.

.. ..... . .............Sewa tempat .... .. Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008– Oktober 2009 No...Biaya penyusutan investasi .Biaya telepon ....................Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: .. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) ..........Biaya listrik . ..... ... Total Biaya Tetap Biaya Variabel: ........Pembelian bahan baku ...Biaya air .....Gaji tenaga kerja .........

7.200 – 0 = Rp.067. 3.Kantong plastik 1 bulan: 25 pak (20 plastik) x Rp.000.000 x 12 bulan Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.Biaya telepon 1 bulan: Rp.000.000 36.000 27.Gaji karyawan 1 bulan: Rp.244 = Rp.000.000.000.000 1 tahun: Rp. 1. 3.Provit sharing 1 tahun: 30.000 x 30 hari x 12 bulan .724.000.155.400 – Rp. 6.000.249.000 1 tahun: Rp.000.246. 3.200 = Rp.000 x 5 tabung x 30 hari x 12 bulan . 48.Pembelian bahan baku .000 36. 740.155. 740.200 576.087.956 . 5.600.200 EAT = EBT – Beban pajak = Rp. 75.200 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp.Kardus/tempat membungkus produk take away 1 bulan: 500 kardus x Rp.569.000.000 x 12 bulan .000 1 tahun: Rp.000. 666.Biaya listrik 1 bulan: Rp.Biaya air 1 bulan: Rp. EBT.Biaya penyusutan investasi .000 1 tahun: Rp.000 Total Biaya Tetap Biaya Variabel .668.600.000.000. 740.000 6.720.155.000 5.000 1.000 60.Gas elpiji = Rp.000.421.668.060. 300.200 – 74. 5. 1.155.000 540.000 12.000.000 x 54 orang = Rp.000 x 30 hari x 12 bulan . 100. 740.060. 890.000 x 12 bulan .000 x 12 bulan .313.200 Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT.569.200 5. 48.000 1 tahun: Rp.Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: .969. 200 1 tahun: Rp. dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp.000 30.408.

000.067.408. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 2.000 .956 = 9% Penjualan 7.724.200 7.724.400 = 10% 1.• Analisis Rasio Profitabilitas: 740.408.956 = 27% Modal sendiri 2.067.155. Marjin Laba Bersih • = EAT x 100% = 666.400 Analisis Rasio Rentabilitas: ROE = EAT x 100% = 666.500.

Lampiran 2. objektif. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . Laki-laki 2. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. dan benar adanya.

700. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 5. Lainnya. Ya 2.. Terpaksa beli karena peralatan sudah rusak 2.. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan. Apakah Rahat cafe masih membayar sewa tempat? 1. Ya 2.. sebutkan. 4. ≤ 3 tahun 3. Ya 2. Dari pukul berapa Rahat cafe dibuka? 1.000. Karyawan sedikit 2.00 – 21. sebutkan. 6.000. Tidak 11. 2. sebutkan.. Apakah Rahat cafe sudah memiliki cabang? 1.00 – 22. ≥ 3 tahun 2. Lainnya...00 WIB 3. 10.. Modal belum mencukupi 3. Pukul 08.000 – Rp.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 8. 600. Jika ya. Berapakah gaji untuk karyawan Rahat cafe? 1. Rahat cafe belum berdiri lama 2.tahun 2. Antara Rp. Tidak 3. Tidak 5..Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 2. 1. Lainnya. Lainnya.500.. Antara Rp. Ya 2.. sebutkan. Jika ya.. 500... Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1. Antara Rp.000 3. Jika tidak.000 2.. Antara Rp. 1. Jika tidak.. Lainnya. 1...500. apa alasan Bapak/Ibu? 1.000 2.000 – Rp.. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di Rahat cafe? 1.. Tidak 9.. 500.000 3.000 – Rp. Bangunan bukan milik Rahat cafe sendiri 2.. 7.00 WIB 2. Ketentuan dari Rahat cafe yang mengharuskan membeli peralatan apabila rusak ..000 – Rp. Rahat cafe membeli baru peralatan? 1... sebutkan. Pukul 10.. Ya 2.. sebutkan. Lainnya. Lainnya. Apakah karyawan di Rahat cafe bekerja shift? 1. Sudah berapa lama Rahat cafe berdiri? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Tidak 12. sebutkan.

Berapakah harga ayam goreng tanpa nasi timbel? 1. ≤ Rp. ≤ 50 0rang 3. Biasanya pendapatan yang Rahat cefe peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1. Ya 2. Lainnya.. sebutkan. ≤ 50 ekor 6. Jika tidak... Jika ya. Sengaja membeli untuk persediaan 3. 14. Apabila ada sisa ayam goreng yang tidak habis dalam sehari. ≥ Rp. 24.. sebutkan...000 2. 500. 18..... biasanya pendapatan yang diperoleh Rahat cafe juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1. sebutkan. Dilihat dari harga bahan baku yang mahal 5. 13.000 2. ≥ 1 juta rupiah 5.. sebutkan. Lainnya. 15. sebutkan. Berapakah pendapatan penjualan nasi timbel yang memakai ayam goreng di Rahat cafe tiap bulannya? 4.000 3.3. ≥ 50 orang 2. ≤ Rp. ≥ Rp... Berapa harga nasi timbel yang memakai ayam goreng? 1. Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan Rahat cafe berbeda? 4. apakah disimpan untuk esok harinya? 1.. apa alasan Bapak/Ibu? 1... ≥ Rp.ekor ayam 17.. 10. ≥ 50 ekor 5. Tidak 21. Lainnya.. ≤ Rp.000 3. sebutkan. sebutkan. sebutkan.. Ya 2. Lainnya. sebutkan... Lainnya... 7000 2.. sebutkan.. 16. Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1... Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 4. Langsung dibuang 2. 19... 10. 500. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2. Kesulitan dalam membuat makanannya 6. Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di Rahat cafe? 1. Lainnya. lainnya. Lainnya. Tidak 23. Selain membeli bahan baku... 7000 3. 22. Ya .. 20.. Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1.... Lainnya. ≤ 1 juta rupiah 6....

Tidak 28. Apakah upah/gaji setiap karyawan sudah belum termasuk uang makan tiap hari? 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 –Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: .. Lainnya. Lainnya. Jika Tidak. Jika ya. sebutkan. 26.Biaya telepon .Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) . Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 4... Ya 4.. Tidak 30. apa alasan Bapak/Ibu? 4.Pembelian bahan baku . ≥ 10 orang 5.. Untuk kesejahteraan karyawan 6. sebutkan.Abodemen listrik . Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 5.Sewa tempat . Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3.. Upah/gaji sudah termasuk uang THR 5... Ada berapa jumlah karyawan yang bekerja di Rahat cafe? 4. ≤ 10 orang 6.Biaya penyusutan investasi .Gaji tenaga kerja . apakah Rahat cafe memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan? 3. Jika ya. Peralatan masak sudah rusak 2. 29.. Tidak 25.orang 27... Ya 4..Biaya listrik .Abodemen telepon Total Biaya Tetap Biaya Variabel: . Lainnya. sebutkan. Tidak ada ketentuan dari Rahat cafe 6..2. sebutkan.... Selain upah/gaji.

825. 494.657. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT.612.Analisis Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 No.750. 42.213. 446. 48.030 Penjualan 494.000 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp.000 = 85% .030 Modal sendiri 50. 48.000. dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp.093.612.700 Analisis Rasio Rentabilitas: = 8% ROE = EAT x 100% = 42.657. EBT.030 • Analisis Rasio Profitabilitas: 3.200 = Rp. 43.800 EAT = EBT – Beban pajak = Rp.700 = 10% • = EAT x 100% = 42. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 4.000 494.657. Marjin Laba Bersih 48.825.000 – 4.750.770 = Rp.700 – Rp.800 – 1. 43.700 = Rp.825.861.612.

Lampiran 3. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. KEKUATAN A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi usaha yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2. KELEMAHAN N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I J K L M N O 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2 3 2 1 2 B 3 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 1 3 C 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 3 2 1 2 D 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 2 1 2 E 2 2 2 3 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 1 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 G 3 1 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 H 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 2 3 1 2 I 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 2 K 2 2 3 2 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 L 1 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 M 2 2 2 2 2 2 2 1 2 3 2 3 1 2 N 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 2 3 3 2 O 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 Total 31 24 28 31 28 32 25 23 31 31 28 32 28 19 28 419 Bobot 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I J K L M N O 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 B 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 C 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 2 D 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 E 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 G 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 H 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 I 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 K 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 2 L 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 M 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 N 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 O 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Total 29 29 27 29 28 30 26 28 28 29 25 29 30 27 26 420 Bobot 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 1.000

Lampiran 4.

Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. PELUANG A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. ANCAMAN F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I 2 2 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 3 1 3 3 1 C 2 2 2 2 1 2 2 1 D 3 2 2 2 1 2 3 1 E 2 1 2 2 1 2 2 2 F 3 3 3 3 3 3 3 2 G 2 1 2 2 2 1 2 1 H 2 1 2 1 2 1 2 1 I 3 3 3 3 2 2 3 3 Total 19 15 18 16 18 9 19 20 10 144 Bobot 0.132 0.104 0.125 0.112 0.125 0.062 0.132 0.139 0.070 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I 1 2 1 3 1 1 3 3 B 3 2 2 3 2 2 1 2 C 2 2 1 2 2 3 3 2 D 3 2 3 2 2 3 3 3 E 1 1 2 2 1 2 1 2 F 3 2 2 2 3 2 2 2 G 2 2 1 1 2 2 2 2 H 1 3 1 1 3 2 2 1 I 1 2 2 2 2 2 2 3 Total 16 15 15 12 20 14 17 18 18 145 Bobot 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 0.096 0.117 0.124 0.124 1.000

Lampiran 5. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Total Responden 1 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 Responden 2 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 Rata-Rata 0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Responden 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 2 3 Responden 2 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 2 3 Rata-Rata 4 4 3.5 3.5 4 3.5 3 4 4 3.5 3.5 3.5 3.5 2 3

Lampiran 6. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Responden 1 Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup 0.132 masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 0.104 3. Peningkatan pendapatan dan daya 0.125 beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 0.112 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi 0.125 teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 0.062 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok 0.132 tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 0.139 Tingkat persaingan dalam industri 0.070 restoran tinggi Total Responden 2 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 Rata-Rata 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131

0.096 0.117 0.124 0.124

0.080 0.124 0.131 0.097 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 9. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Responden 1 4 4 4 4 4 Responden 2 4 4 4 3 4 Rata-Rata 4 4 4 3.5 4

1 1 4 4

2 1 2 1

1.5 1 3 2.5

Lampiran 7. Tabulasi Jawaban Responden Untuk Prioritas Strategi Pada Restoran KFC Taman Topi

Faktor Strategis

Strategi 1 Responden 1 2 4 4 3 3 3 4

Ratarata

Strategi 2 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 3 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 4 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 5 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 6 Responden 1 2

Ratarata

Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10.Sarana pendukung yang sudah lengkap 11.Tenaga kerja terspesialisasi 12.Pelayanan internet corner 13.Promosi cukup dilakukan Kelemahan 1. Penggunaan website belum optimal 2. Tidak memiliki layanan drive thru

3.5 3.5 3.5

4 3 3

4 2 3

4 2.5 3

4 4 4

3 4 4

3.5 4 4

1 4 4

2 2 4

1.5 3 4

4 2 4

3 2 4

3.5 2 4

3 2 4

3 4 4

3 3 4

3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4

3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4

4 4 4 4 4 3 3 2 1 4 3 3

4 4 4 3 4 2 2 2 2 4 3 2

4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5

3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 2 3 2 3 2 2 3 4 4

3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4

3 3 2 2 2 3 2 4 2 3 3 2

4 4 3 2 2 2 2 4 3 3 4 3

3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5

4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 3 4 2 4 1 2 3 3 1

4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5

4 2 3 3 2 3 3 2 1 3 2 4

4 2 2 2 4 2 2 3 1 2 2 4

4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4

Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 1. Hambatan masuk industri tinggi 2. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3. Kenaikan harga bahan baku 4. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

4 4 4 3 4

4 3 4 2 4

4 3.5 4 2.5 4

3 1 4 1 4

3 2 3 1 3

3 1.5 3.5 1 3.5

2 4 4 2 4

4 4 2 2 4

3 4 3 2 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

3 2 3 1 4

4 1 4 1 2

3.5 1.5 3.5 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 4 3 4

3 3 2 4

3.5 3.5 2.5 4

2 4 3 3

4 4 4 3

3 4 3.5 3

4 3 3 3

4 2 2 2

4 2.5 2.5 2.5

3 3 2 3

2 2 2 3

2.5 2.5 2 3

1 4 2 4

3 4 3 2

2 4 2.5 3

2 4 1 2

1 1 1 3

1.5 2.5 1 2.5

Lampiran 8. Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi
Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Bobot Strategi 1 AS TAS 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4 4 3.5 4 2.5 4 3.5 3.5 2.5 4 0.252 0.220 0.227 0.252 0.234 0.292 0.183 0.174 0.28 0.252 0.189 0.255 0.276 0.252 0.252 0.484 0.360 0.456 0.487 0.524 0.28 0.434 0.327 0.388 7.33 Strategi 2 AS TAS 4 2.5 3 4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5 3 1.5 3.5 1 3.5 3 4 3.5 3 0.288 0.157 0.681 1.008 0.936 1.168 0.213 0.232 0.175 0.18 0.126 0.109 0.276 0.216 0.157 0.363 0.154 0.399 0.195 0.458 0.24 0.496 0.458 0.291 8.976 Strategi 3 AS TAS 3.5 4 4 3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4 3 4 3 2 4 4 2.5 2.5 2.5 0.252 0.252 0.26 0.252 0.234 0.219 0.213 0.174 0.21 0.216 0.157 0.219 0.241 0.288 0.252 0.363 0.412 0.342 0.39 0.524 0.32 0.31 0.327 0.242 6.669 Strategi 4 AS TAS 1.5 3 4 3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5 2 3 2 4 4 2.5 2.5 2 3 0.108 0.189 0.26 0.252 0.234 0.182 0.122 0.116 0.175 0.144 0.252 0.182 0.207 0.252 0.157 0.242 0.309 0.228 0.78 0.524 0.2 0.31 0.262 0.291 5.978 Strategi 5 AS TAS 3.5 2 4 4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5 3.5 1.5 3.5 1 3 2 4 2.5 3 0.252 0.126 0.26 1.008 0.234 0.255 0.213 0.232 0.21 0.252 0.126 0.219 0.241 0.252 0.157 0.423 0.154 0.399 0.195 0.393 0.16 0.496 0.327 0.291 6.875 Strategi 6 AS TAS 3 3 4 4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4 4 3 4 1 3 1.5 2.5 1 2.5 0.216 0.189 0.26 1.008 0.134 0.182 0.152 0.174 0.175 0.18 0.157 0.073 0.172 0.144 0.252 0.484 0.309 0.456 0.195 0.393 0.12 0.31 0.131 0.242 6.108

0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131 0.080 0.124 0.131 0.097

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. dan benar adanya. objektif. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 .Lampiran 9.

........ .. Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a. Faktor Teknologi 1...... Jika ya. apa alasannya? .... Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada..... Jika ya......... Apakah dengan teknologi yang sudah ada..... Lingkungan jauh 2. Tidak 4. Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? . dapat mempengaruhi kinerja KFC? 1.. Gaya hidup 3... Ya 2. ……………… 3............. ... ……………… 3. Jika ya.. sebutkan alasan Bapak/Ibu?. biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1...... Apakah Restoran KFC berpengaruh terhadap inflasi. Lingkungan industri 1. Ketiganya d. Adat-istiadat 4.... dan investasi? 1....... Faktor Politik 1........ Tidak 2....... Bagaimana kriteria tenaga kerja di KFC? Sebutkan: 1. .... sebutkan: 1....... apa alasan Bapak/Ibu? ...... Tidak 2....Lingkungan Bisnis... ……………… 3. Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada. Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 1....... Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? . 4.. ……………… 2....... Faktor sosial yang ada di KFC. ……………… 2. 3. sebutkan: 1...... yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1... suku bunga..... 2.... 3... Sikap 2. .... Ya 2..... 5. dibagi atas dua lingkungan.. c... Faktor Sosial 1. b..... ……………… 2....... Faktor Ekonomi 1...... Ya 2.......

. Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1.. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c....... Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1.. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b.... Tidak f... Tidak 2.. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1.... Apakah restoran KFC bekerjasama dengan stakeholder? 1.. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1.. Lainnya.... sebutkan. Ya 2. ≥ 20 juta 2. Berkisar berapa harga mesin display holding cabinet? 1.. Lingkungan Industri a. Ancaman Masuk Pendatang Baru 1..Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 1.. 2. Biasanya teknologi berupa apa?. Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1. Tidak d.... Apakah restoran KFC melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan KFC? 1.....Ya 2. Lingkungan Industri e. Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi KFC? 1.... Ya 2.. Tidak 4. Ya 2.... 5.Ya .. Ancaman Produk Pengganti 1.... ≤ 20 juta 3.

.... Kegiatan Produksi-Operasi 1. 1.. Tidak 2.............. Produktivitas 2. Kreditor 5.. .... Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan.. Sumberdaya Manusia 1. . Apakah terjadi persaingan dengan restoran-restoran lain? 1.. Pendekatan Fungsional 1..... Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a.. apa alasannya?... Pangsa pasar 2.. Lainnya..... Kegiatan promosi 3........ .. Ya 2..... Tidak 3........ Apakah KFC dalam hal pasar dan pemasaran. Jika ya.. 3... Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1.... Pelayanan purna jual 5. Keuangan dan Akuntansi 1..2... 3. Keterampilan dan motivasi kerja 3. sebutkan.... Ya 2... Apakah KFC memperhatikan faktor berikut? 1... Pemerintah 2..... Manajemen SDM 2.. Bentuk motivasi kerja karyawan di KFC dapat berupa apa? 1.... Pengendalian distributor 2.. 2. Pasar dan Pemasaran 1.... Ya 2.. Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1. Tidak 2.. . Pemasok 6... harus memperhatikan hal ini? 1. Serikat pekerja 3.... Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4...... 4.. Lingkungan masyarakat 4....

... sebutkan.(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1. 8. Tidak 5. sebutkan... sebutkan. Agar konsumen tidak merasa bosan dengan ayam goreng saja 3.. Hanya karena sudah ada di peraturan KFC pusat agar karyawan diberikan pelatihan terlebih dahulu 3. pada tingkat pendidikan apa manajer dapat dipilih? 1. Lainnya. Melihat lokasi KFC disekitar KFC didirikan 2. menu apa saja yang dihidangkan? 1. Mengapa KFC menyediakan menu lain selain ayam goreng? 1. Lainnya. Lainnya.. 3. 2.. 4. Tidak . Lainnya. 10. Apakah KFC biasanya memilih manajer yang memiliki pendidikan tinggi? 1. Ya 2. Apakah mutu bahan baku dan ayam diperhatikan? 1... Ya 2. Selain ayam goreng. Didatangkan dari manakah bahan baku ayam ke KFC? 1. Tidak 7. 12. Lainnya... Ya 2. Ya 2. sebutkan. Tidak 9. RPA (Rumah Potong Ayam) 2.. KFC memiliki ayam goreng yang ukurannya besar 3.. sebutkan. Memuaskan keinginan konsumen agar dapat memilih menu selain ayam goreng 2... Supplier ayam 3. S2 3.. 11.. Jika ya... Melihat harga pasar 3. KFC chuky.. Lainnya. Jika ya. Agar karyawan nantinya dapat bekerja dengan baik 2. sebutkan.. sebutkan.. 6. Bagaimana KFC Taman Topi dalam menetapkan penetapan harga? 1.. Memberikan keramahan kepada konsumen 2. Bagaimana KFC Taman Topi memberikan pelayanan kepada konsumen? 1.... sebutkan. Lainnya.. dan sebagainya 2. SI 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika ya. Apakah KFC memilih karyawan dengan pelatihan dahulu? 1... Lainnya. apakah KFC Taman Topi menyediakan menu lainnya? 1.. KFC memiliki cita rasa yang khas ayam goreng 2.. KFC goceng. Apakah kelebihan KFC dengan pesaing yang sama dalam menjual ayam goreng? 1. Dissert.

Ada berapa outlet KFC di daerah Bogor? 1.. Informasi telat dimasukkan 2.. Tidak 17. promosi apa yang Bapak/Ibu lakukan? 1. ≤ 1000 outlet 3. Lainnya. Promosi paket goceng 2. 21. Jika ya.. Lainnya. Lainnya. sebutkan.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Sudah teruji dengan memperoleh sertifikasi halal dari MUI 2... Lainnya.. lainnya. ≥ 1000 outlet 2.. 24... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.. 18. Lainnya. Jika tidak.. 23.. Lainnya. Ya 2.. Tidak 15.. Jika ya. 25. sebutkan.... 14.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.. Apakah KFC Taman Topi sering melakukan promosi? 1... Lainnya. 16. Apakah ayam goreng KFC aman untuk dikonsumsi? 1. Ya 2. Jika ya. apa alasan Bapak/Ibu? 1... Ada berapa outlet yang tersebar diseluruh Indonesia? 1.. . sebutkan.. ≥ 10 outlet 2. Tidak 22. sebutkan. Jika ya. Jika ya. Agar aman dikonsumsi konsumen 2. Mempermudah konsumen untuk mengetahui informasi KFC Taman Topi di Bogor 2.. sebutkan. 20. sebutkan. Tidak 19.. Konsumen tidak menunggu lama untuk makan 2.. Apakah pengelolaan situs website KFC Taman Topi sudah optimal? 1.. Tidak 26. apa alasan Bapak/Ibu? 1. ≤ 10 outlet 3. Ya 2. Jika ya. Agar ada pergantian karyawan 2. Apakah KFC Taman Topi memberlakukan sistem kerja kontrak bagi karyawannya? 1...13. Apakah KFC sebagai restoran siap saji memberikan kemudahan bagi konsumen? 1. Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1... sebutkan. sebutkan.. sebutkan.

Tidak 31.. Apakah peralatan yang digunakan KFC Taman Topi sudah modern? 1. Apakah dengan pembukaan store baru dilakukan promosi? 1... Jika ya. 34. sebutkan. Ya 2. Tidak 36. apa alasan Bapak/Ibu? 1... Lainnya. Jika ya.. Tidak 33.. harga ayam goreng KFC mengalami kenaikan? 1.. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik 2. Apakah terjadi kenaikan bahan baku. 37.. Bahan baku menjadi mahal 2. ≤ 200 pengunjung 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 35. Lainnya. Lainnya... Produksi negara mana alat menggoreng ayam pada KFC? 1.. Ya 2... Tidak .. sebutkan.... Ya 2. sebutkan. penjualan ayam goreng KFC menjadi menurun? 1. Jika ya. Agar konsumen disekitar pembukaan store baru mengetahui KFC akan di buka 2. Tidak 38. Lainnya. 32. 30. sebutkan..... ≥ 200 pengunjung 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. maka ayam goreng KFC tidak takut dengan isu flu burung 2. Amerika Serikat 2. Lainnya.27.. Lainnya. 29.. Apakah dengan isu flu burung tahun kemarin. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Apakah KFC Taman Topi tetap membayar pajak kepada pemerintah setempat? 1. sebutkan. Eropa 3. Ya 2. Jika ya.. sebutkan. Ya 2. Apakah dengan adanya krisis ekonomi terjadi kenaikan harga bahan baku? 1. sebutkan. Ketentuan pemerintah 2. Memberikan kesempatan pada setiap konsumen untuk mengenal KFC yang baru dibuka 3.. Dengan standarisasi keamanan... Kira-kira ada berapa pengunjung yang datang ke KFC Taman Topi tiap harinya? 1. Tidak 28. Lainnya. Ya 2. 39. Jika tidak.

Ya 2. sebutkan... Tidak 42. Memiliki supplier gas tersendiri 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1.... Apakah KFC Taman Topi memiliki pesaing? 1. CFC 3. 43. Apakah KFC memiliki pesaing dengan restoran lain? 1... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika tidak. Tidak 46..40. sebutkan. McD 2.. Ya 2. Jika ya.. apa pesaingnya? 1. Ya 2. Lainnya.. Lainnya. Jika tidak. Lainnnya.. sebutkan.. Jika ya. KFC pusat sudah memperhitungkan harga ayam goreng apabila harga bahan baku termasuk ayam naik 3.. CFC 3. Tidak 44. . sebutkan. khususnya KFC Taman Topi pernah mengalami kelangkaan gas elpiji? 1. Pernakah KFC. restoran apa yang menjadi pesaing? 1. 41. Lainnya.. 45. Restoran padang 2..

2. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden. yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Restoran KFC Taman Topi.PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Restoran KFC Taman Topi. dan sebaliknya) . Petunjuk Khusus: 1. Petunjuk Umum: 1. 3. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat. 2. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten. Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. 4. Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan/usaha dalam bisnis Restoran KFC Taman Topi. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Restoran KFC Taman Topi adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal.

. I Total Keterangan: 2. Kekuatan A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi KFC yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2.1. Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Restoran KFC Taman Topi Faktor Strategis Eksternal A B C ... O Total Keterangan: 2. Kelemahan N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru 2..... Peluang A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat A B C . Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Restoran KFC TamanTopi Faktor Strategis Internal A B C . I Total A B C .. O Total .

D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. Ancaman F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi .

Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 6. 9. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing. 3. 2. Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing. 7. Pertanyaan: Menurut Bapak. 8. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a. b. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. 11. 13. Faktor Strategis Internal KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Rating .PENENTUAN RATING 3. 5. 4. Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. 12. 10.

respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. 2. respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. Skala 2 = rendah. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. Skala 4 = sangat tinggi. Skala 3 = tinggi. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. . Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. Pertanyaan: Menurut Bapak. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru Rating 4. b. b. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak.• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing.

Skala 3 = rendah.Pertanyaan: Menurut Bapak. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior. 4. b. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. 5. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. 2. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Skala 4 = sangat rendah. Skala 2 = tinggi. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata. 3. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d. . respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Rating 5.

Pertanyaan: Menurut Bapak. 2. 4. Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Rating . bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. 3.

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RESTORAN KFC TAMAN TOPI ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . Laki-laki 2. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. objektif. dan benar adanya. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.Lampiran 10.

Strategi 2 : Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Mengajukan pertanyaan. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas. Jika jawabannya ”Tidak”. dan media masa.KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. Strategi 4 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. . Strategi 5 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi 6 : Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat. jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Strategi 3 : Meningkatkan efektifitas promosi melalui website. iklan. maka kolom AS tidak perlu diisi. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan.

2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. 4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS Strategi 6 AS TAS . 3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

000 12.000 17.000 17.000 14.000 3.500 17.000 11.000 16.000 15.000 10.000 14.000 5.000 20.000 25.000 14.Lampiran 11.000 19.000 12.000 5.000 7.000 23.000 18.000 15.000 13.000 15.000 25.000 14.000 30.000 .000 20.000 15.500 5.000 20.000 17.000 16.000 15. Daftar Menu Rahat Cafe Nama Menu Nasi cobek ayam Nasi timbel ayam komplit Nasi tutug oncom komplit Nasi ayam bakar jumbo Sop buntut Sop iga jumbo Bistik iga bakar hot plate Capcay spesial Udang saus tiram Sapi lada hitam hot plate Ayam gepuk Ayam lada hitam hot plate Nasi putih Nasi timbel polos Nasi tutug polos Nasi cobek polos Ayam jumbo protein Sate ayam diet Tempe bakar Sup kacang merah Spaghetti ayam Protein mix (minuman) Aneka Nasi Goreng: Nasi goreng telur Nasi goreng spesial Nasi goreng seafood Nasi goreng seafood spesial Nasi goreng ayam Nasi goreng ayam spesial Nasi goreng kambing Nasi goreng ikan asin Nasi goreng sapi Nasi goreng sapi spesial Aneka omlet: Omelet mix (sosis daging keju) Omelet seafood Healthy juice: Langsing ramping Yogi orange bery Apple super Avocado banana milk Soy belle yoghurt Slim and beauty Soy strawberry Slim melon Es bubur buah vanila/strawberry Es buah salju Harga (Rp) 17.000 14.000 13.000 16.000 18.000 12.000 13.000 23.000 25.000 15.

000 10.000 12.500 8.Susu kedelai Aneka es dan juice + float es krim (Rp.500 9.000 8.000 8.000 10.000 10.3.000 9.500 9.000 11.000 9.000 9.000) Es campur Es lemon tea Es capucino Es jeruk Es cokelat Es soda susu Jus alpukat Jus jeruk Jus melon Jus strawberry Jus anggur (antioksidan) Jus jambu Minuman panas: Bandrek Bansus (bandrek dan susu) Teh madu jahe Kopi susu Roti bakar keju Roti maryam madu Roti maryam keju Roti maryam keju coklat 6.000 6.000 6.000 7.000 12.000 9.000 .000 11.000 11.

082 0. KEKUATAN A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box. Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2.060 1.085 0. dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods.080 0.049 0.069 0.069 0.082 0.Lampiran 12. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor 1.088 0.069 0.082 0.054 0. catering box. KELEMAHAN J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I J K L M N 2 2 2 2 1 2 1 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 2 2 1 1 1 2 1 2 2 2 C 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 D 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 2 2 E 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 1 2 1 F 3 2 3 3 3 2 2 2 3 1 2 3 3 G 2 3 2 2 3 2 1 1 3 2 2 2 2 H 3 3 2 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 I 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 J 2 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 2 2 K 3 3 2 2 2 3 2 1 2 2 2 2 1 L 2 2 3 3 3 2 2 2 1 2 2 2 1 M 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 N 3 2 3 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 Total 31 30 29 30 32 20 25 18 19 30 25 25 28 22 364 Bobot 0.077 0.000 .052 0.

092 0. ANCAMAN E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitusi Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I 2 1 2 2 3 2 2 3 B 2 1 1 2 1 2 2 2 C 3 3 2 2 3 3 2 2 D 2 3 2 2 2 1 3 3 E 2 2 2 2 2 1 2 2 F 1 3 1 2 2 2 2 3 G 2 2 1 3 3 2 2 2 H 2 2 2 1 2 2 2 2 I 1 2 2 1 2 1 2 2 Total 15 19 12 14 16 15 17 19 18 162 Bobot 0.086 0.105 0. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor 1.000 .092 0.117 0. PELUANG A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi 2.074 0.Lampiran 13.098 0.117 0.111 1.

Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Internal Faktor Internal 1. Healthy and Diet Foods” 6. Sebagai makanan “Indonesian Foods. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12.077 0. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11. Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 1 2 1 1 1 . Peningkatan kerja karyawan 8.049 0. Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM 11.082 0. catering box.060 Nilai Rating Faktor Strategis Internal Faktor Internal Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box.052 0. dan delivery box 5.054 0.080 0. Layanan telkom hotspot 9. Layanan telkom hotspot 9. Nilai ROE yang besar 7. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12.069 0. Penggunaan website belum optimal 1. Nilai ROE yang besar 7. dan delivery box 5. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10.069 0. Penggunaan website belum optimal Bobot 0.088 0. Healthy and Diet Foods” 6. Area parkir kurang memadai 13. Inovasi produk 3. Peningkatan kerja karyawan 8. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.085 0. Area parkir kurang memadai 13.082 0. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.Lampiran 14.069 0. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10. Sebagai makanan “Indonesian Foods. Harga yang cukup terjangkau 2. 4. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. 2. catering box.082 0. 3.

074 0. 2. 8.092 0. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 .111 Nilai Rating Faktor Strategis Eksternal 1. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Eksternal 1. 7.117 0. 3.098 0. 5. 6.105 0. 9. 9. 7. 4. 2. 8. 5.117 0. 6.Lampiran 15.086 0. 4.092 0. 3. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Bobot 0.

328 0.138 0.138 0.276 0.049 0.246 0.052 0.162 0.162 0.069 0.184 0.156 Strategi 5 AS TAS 3 0.104 Strategi 2 AS TAS 2 0. catering box.24 0.352 3 4 3 3 0.052 0.117 0.082 0.085 0.246 2 0.344 4 4 4 4 2 4 3 1 3 0.328 4 0.207 0.16 2 0.054 0.069 0.104 Strategi 4 AS TAS 4 0.255 3 0.255 3 0.082 0.32 4 0.352 1 1 2 3 0.352 0.069 0.069 0.344 4 1 3 3 3 4 4 3 4 0.246 4 0.328 0.352 4 2 2 1 0.18 0. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Bobot Strategi 1 AS TAS 4 4 3 3 4 3 3 3 2 0.352 2 4 1 2 0.154 0.074 0.34 4 0.392 3 0.34 0.054 0.098 3 2 1 3 3 4 4 2 4 3 0.468 0.368 0.308 0.164 4 0.098 0.082 0.328 4 0.069 0.276 0.222 0.092 0.060 0.17 3 0.294 .074 0.258 4 0.098 0.156 Strategi 3 AS TAS 3 0.468 0.164 0.147 0.276 0.32 3 0.086 0.222 0.231 0.392 3 0.351 0.12 0.246 0.344 2 4 1 2 2 2 2 4 4 0.368 0.468 0.12 0.147 0.216 0.164 0.077 0.24 0.246 4 0. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods.18 0.344 0.Lampiran 16.276 0.049 0. Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box.138 0.088 0.16 3 0.368 0.231 0.308 0.328 0.080 0.296 0.069 0.246 2 0.368 0.324 0.294 4 0.207 0.246 4 0.069 0.276 0.148 0.069 0.294 2 2 1 4 4 4 4 3 4 0.108 0.

315 0.499 .184 4 0.444 5.092 0.444 6.444 5.42 1 0.468 0.013 3 0.092 0.349 2 0.42 0.117 4 0.184 4 0.234 0.276 4 0.111 5.111 3 4 4 4 0.42 4 0.444 6.826 2 0.117 0.105 0.42 1 0.117 1 0.276 0.22 1 3 2 4 0.Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Total 0.468 4 0.

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. objektif. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. dan benar adanya. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 .Lampiran 17.

... Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada.. 5.. Faktor Politik 1... Ya 2.. b. 3..... ……………… 5. Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 3... Tidak 4....... Faktor sosial yang ada di Rahat Cafe..... Bagaimana kriteria tenaga kerja di Rahat Cafe? Sebutkan: 1..........Lingkungan Bisnis.... 2............. ……………… 2. suku bunga. sebutkan: 4.... Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada.. biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1. 3... ……………… 3... Apakah Rahat Cafe berpengaruh terhadap inflasi.... ……………… 5.... ……………… 6.. c. Faktor Sosial 1. Faktor Teknologi 1...... Ya 4.... .. Adat-istiadat 4. dapat mempengaruhi kinerja Rahat Cafe? 1... Faktor Ekonomi 1.. Lingkungan jauh 2...... .... dan investasi? 1. apa alasan Bapak/Ibu? ... Apakah dengan teknologi yang sudah ada.............. 4.. .... ……………… 6. sebutkan: 4..... Sikap 2.. Ketiganya d.. Jika ya. Gaya hidup 3. yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1. Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a. Lingkungan industri 1....... Tidak 2.. Jika ya.. Ya 2.. Tidak .... sebutkan alasan Bapak/Ibu?. Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? ...... Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? .... dibagi atas dua lingkungan.......

Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1..Ya 2..... Tidak 2.Ya 2....... Tidak 4... Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1. Ya 4. Ya 2. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1...... 3...2. Apakah Rahat Cafe melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan Rahat Cafe? 1. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1.. Ancaman Masuk Pendatang Baru 1. Lingkungan Industri e.. apa alasannya? ..... 2.. Biasanya teknologi berupa apa?. Tidak .... Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1... Apakah Rahat Cafe bekerjasama dengan stakeholder? 1. Lingkungan Industri a...... Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi Rahat Cafe? 1. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c..... Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b... Tidak d. Jika ya. Tidak f... Ancaman Produk Pengganti 1.... Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 3.Ya 2.

. Tidak 3.... Bentuk motivasi kerja karyawan yang diberikan manajer di Rahat Cafe dapat berupa apa? 1......... . Jika ya.. Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1. sebutkan......... Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4. Keterampilan dan motivasi kerja 3..... 3........... Ya 2. apa alasannya?... Lingkungan masyarakat 4. Lainnya. Pasar dan Pemasaran 1.. Pemerintah 2.. Ya 2. Ya 2.... Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1.. Pendekatan Fungsional 1. Apakah terjadi persaingan dengan cafe-cafe lain? 1.. .. Pemasok 6.. ... Kegiatan promosi 3.... harus memperhatikan hal ini? 1. 4. Apakah Rahat Cafe memperhatikan faktor berikut? 1. Pengendalian distributor 2... 3. Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) b. Keuangan dan Akuntansi 1.... Produktivitas 2.........2. 2. . Manajemen SDM 2...... Kreditor 5....... Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan. Tidak 2......... Serikat pekerja 3...... Pelayanan purna jual 5. Sumberdaya Manusia 1......... Apakah Rahat Cafe dalam hal pasar dan pemasaran.. Pangsa pasar 2.. 1. Kegiatan Produksi-Operasi 1..

Apakah harga nasi timbel dengan ayam goreng Rahat sama dengan nasi timbel cafe-cafe lain? 1. Mengharuskan karyawan ramah terhadap konsumen 2. Pasar tradisional 2. Tidak 9. . ada menu lain? 1. sebutkan. 8. Ya 2.. sebutkan. Pengurusan sertifikasi halal dari MUI lama 2... Ya 2.. ≥ 20 makanan 2.. Nasi timbel dengan ayam bakar 2... Lainnya. Ya 2.. Langganan Rahat cafe 3. Biasanya bahan baku dibeli darimana? 1.. Jika ya... Apakah karyawan Bapak/Ibu melayani konsumen dengan ramah? 1. Ayam bakar jumbo 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. 4.. Lainnya. Tidak 6. Jika tidak. Semua pasar sama 2. Lainnya.. Tidak 2.(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1. sebutkan. Jika tidak... Tidak 12. Apakah selain nasi timbel yang berisi ayam goreng. 11. Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Nasi timbel dengan ayam goreng 3. Jika tidak...... Lainnya. sebutkan. 5. Ya 2. ≤ 20 makanan 3. Lainnya. 3. sebutkan.. sebutkan.. menu apa saja yang dijual di Rahat cafe? 1.. Nasi timbel Rahat porsinya lebih banyak 2. sebutkan.. Ada berapa jenis makanan yang dijual? 1. 7. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika ya... Tidak 14.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya... Apakah Rahat cafe memiliki langganan pasar untuk membeli bahan baku? 1. sebutkan. Lainnya.. Biasanya konsumen lebih menyukai makanan apa? 1. Apakah Rahat cafe memiliki sertifikasi halal dari MUI? 1. 10. 13.. Ya 2. Harga lebih murah 2... Jika ya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan..

Orang-orang yang sengaja melamar bekerja di Rahat cafe 3. promosi apa yang dilakukan? 1.. sebutkan. Lainnya. karena apa mereka diganti? 1. jadi tidak masalah. Berapa jumlah karyawan yang ada di Rahat cafe? 1.. sebutkan. 23. Menyebarkan brosur-brosur 3. sebutkan. sebutkan. .. 18.... Tidak 16... sebutkan. Jika tidak. 24. Letaknya berjauhan dengan cafe-cafe yang lain. Lainnya.. Apakah yang membeli makanan di Rahat cafe kebanyakan orang-orang kantoran? 1. Tidak 19. Ya 2. sebutkan..... Jika tidak. Jika ya. Apakah Rahat cafe sering melakukan promosi? 1. Ya 2.. Apakah ada layanan pesan antar untuk lokasi di luar Rahat cafe? 1.. Promosi dilakukan ketika awal pembukaan Rahat cafe saja 2. Tidak ada kendaraan 2. Tidak 25.. Apakah ada pergantian karyawan? 1. Lima orang karyawan 2. Ya 2.. 3. Senin – Jumat 3. Lainnya. Jarang menyebarkan brosur 3.. apa alasan Bapak/Ibu? 1.15.. 17. 21. Ada yang keluar 3. Sabtu – Minggu 2.. Ya 2. Masih keluarga 2.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. mengapa? 1. Tidak 27. sebutkan.. Ya 2.. tidak 22. Lainnya. Setiap hari apa Rahat cafe banyak dipenuhi pengunjung? 1.. Enam orang karyawan 3. Lainnya.. Jika tidak. 20. Setiap cafe memiliki pelanggan masing-masing 2... Lainnya.. Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor? 1.. sebutkan... Lainnya. Dari manakah Bapak/Ibu mengambil orang untuk bekerja di Rahat cafe? 1. Cuti melahirkan 2. Jika ya. Lainnya.. Memberikan diskon 10% kepada pengunjung pertama 2. 26.

Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.... 31. harga makanan juga naik 2. Lainnya. sebutkan. dan aman lebih memilih ke Rahat cafe 2. Makanannya nanti kurang laku 3. Jika tidak. Lainnya.. Lainnya. Apakah bila terjadi kenaikan bahan baku.. Orang lebih memilih restoran 2. Jika ya. Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan restoran besar? 1. Jika ya. apa alasan Bapak/Ibu? 1... apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Ya 2. harga semua menu termasuk ayam goreng naik? 1.. Tidak 34. Apakah Rahat merasa tersaingi dengan usaha kecil. Lainnya. Ya 2.... apa alasan Bapak/Ibu? 1.. 33. Jika ya. sebutkan. Jika tidak. sebutkan. Selalu ada pelanggan yang lebih menyukai makanan cafe daripada restoran 2.. Selain ayam goreng. 35... 30. Tidak 29. Jika ya. Konsumen yang ingin merasa nyaman. Agar konsumen tidak bosan dengan makan ayam goreng saja 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. apa lebih banyak pilihan menu lainnya? 1. sebutkan. Lainnya.. seperti warung tenda pecel lele yang ada di sekitarnya? 1... Tidak 37. 36... sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. bersih. Ya 2... Tidak 32. Masyarakat sekitarnya lebih memilih makan yang lebih murah 2.. Harga bahan baku naik. .28. sebutkan.

Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden. dan sebaliknya) . 7. Petunjuk Umum: 5. Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan dalam bisnis Rahat cafe. yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Rahat cafe. 6. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. 4. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Rahat cafe adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal. Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini.PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Rahat cafe. 8. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten. Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. Petunjuk Khusus: 3.

Kekuatan A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box. I Total A B C ... I Total Keterangan: 2.. N Total ... Peluang A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi A B C . Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Eksternal A B C . dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods. Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Internal A B C .1. Kelemahan J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal 2. catering box. N Total Keterangan: 2.. Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2...

Ancaman E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitus .2.

5. 8. catering box. b. Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing. 2. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. 9. 4. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Rating . 3. 6. Pertanyaan: Menurut Bapak. Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Faktor Strategis Internal KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box. 7.PENENTUAN RATING 4. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a.

Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing. 3. Skala 2 = rendah. 2. . Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. Pertanyaan: Menurut Bapak. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. 4. Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata. b.• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. b. 5. respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal Rating 4.

Skala 4 = sangat rendah. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Rating 5. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Pertanyaan: . Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d. 3. 2. 4. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Pertanyaan: Menurut Bapak. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. Skala 3 = rendah. b. Skala 2 = tinggi. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior. Skala 4 = sangat tinggi.Skala 3 = tinggi.

2.Menurut Bapak. Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating . 3. 5. 4. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1.

Lampiran 18. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RAHAT CAFE ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Laki-laki 2. dan benar adanya. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. objektif. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 .

apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat. 2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. brosur. Strategi 4 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. Strategi 2 : Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. Jika jawabannya ”Tidak”. Strategi 5 : Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM. jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. Mengajukan pertanyaan. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan. . maka kolom AS tidak perlu diisi. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas. Strategi 3 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah.

Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS . 4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful