ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA

(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

SKRIPSI

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

RINGKASAN
BESTARI DEWI NOVIATNI. Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor). Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (Di bawah bimbingan MUHAMMAD FIRDAUS). Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan. Hal ini untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak, maka diperlukan suatu analisis keuangan. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan, kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. Perbandingan antara waralaba dan non waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan menyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha, banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. Untuk menghadapi persaingan, restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya. Pengembangan usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan, peluang, dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. Berdasarkan uraian tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah (1) membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe, (2) menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe, dan (3) merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Penelitian dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor, yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung keuntungan usaha dengan menghitung EBIT, EBT, EAT, rasio profitabilitas, rentabilitas, matriks IFE dan EFE, analisis IE, analisis SWOT serta QSPM. Rasio profitabilitas dan rentabilitas pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe, menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama sebesar 9 dan 8 persen, artinya bahwa manajemen restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan sehingga terjadi peningkatan omset tiap harinya. Rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 dan 85 persen yaitu menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 dan 85 persen. Pada Rahat cafe sebagai non waralaba, nilai ROE lebih tinggi dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi karena Rahat cafe merupakan

perusahaan kecil atau termasuk home industry yang pengeluaran untuk biaya operasionalnya kecil walaupun modal yang dikeluarkan restoran KFC Taman Topi sebagai waralaba lebih besar. Analisis lingkungan internal dengan matriks IFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Analisis lingkungan eksternal dengan matriks EFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Total bobot skor pada matriks IFE sebesar 3.538 dan matriks EFE sebesar 3.437. Gambaran posisi matriks IE restoran KFC Taman Topi saat ini menempati posisi sel I. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk). Total bobot skor pada matriks IFE Rahat cafe sebesar 2.604 dan matriks EFE sebesar 2.812. Rahat cafe menempati posisi dalam sel V. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi terbaik yang harus dilakukan restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa dan strategi terbaik yang harus dilakukan Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.

ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA
(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Departemen Agribisnis

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

Pembimbing Muhammad Firdaus.Judul Skripsi Nama NIM : Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) : Bestari Dewi Noviatni : H34076034 Disetujui. Ir. Ph. MS NIP. 19580908198403 1 002 Tanggal Lulus: . 1973105199702 1 001 Diketahui Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Dr.D NIP. Nunung Kusnadi.

Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni H34076034 . Bogor.PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)“ adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam bentuk daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini.

dilahirkan pada tanggal 5 November 1985 di Serang. penulis diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) pada Program Diploma III Agribisnis Peternakan. Institut Pertanian Bogor (IPB) dan selesai pada tahun 2007. kemudian pada tahun yang sama penulis melanjutkan kuliahnya pada Program Sarjana Ekstensi Agribisnis. Institut Pertanian Bogor (IPB). Banten. .RIWAYAT HIDUP Penulis bernama Bestari Dewi Noviatni. S. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Serang pada tahun 1992-1998. Pada tahun 2004. Sunaryo. Penulis adalah putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Bapak W. Pendidikan yang ditempuh penulis adalah mulai dari Taman kanak-kanak (TK) Artha Kencana Serang. Fakultas Ekonomi dan Manajemen.Pd dan Ibu Yeti Mu’jizati. Fakultas Peternakan. kemudian Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cipocok Jaya Serang pada tahun 1998-2001 dan Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) 1 Serang pada tahun 2001-2004.

Bogor. penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan skripsi ini.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)”. Skripsi ini disusun sebagai syarat mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) pada Program Sarjana Agribisnis di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB). Semoga skripsi ini dapat memberikan kontribusi yang bermakna bagi pengembangan wawasan para pembaca. khususnya mahasiswa dan masyarakat umumnya. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . Akhir kata.

dengan segala ketulusan dan kerendahan hati penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada: 1. Bapak Maman. Tbk yang telah memberikan pengetahuan untuk menyelesaikan skripsi ini. Terimakasih atas kerjasama. 3. selaku dosen evaluator dalam kolokium yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini. Ir. selaku Manajer Restoran KFC Taman Topi yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian. saran dan kritikan pada penulis selama proses penulisan proposal. Bapak Dedi Suwardi. Dr. Muhammad Firdaus. selaku Facility Support Manager yang telah memberikan bantuan data dari PT. selaku Head Marketing Executive Public Relation PT. semangat. Fastfood Indonesia. 2. selaku dosen penguji dari Komisi Pendidikan. Bapak Rahmat Herman. M. Oleh karena itu. dan doa yang diberikan kepada penulis. Papa dan mamaku tersayang atas segala dukungan. . penelitian. Narni Farmayanti. 8. MM. 9. Suharno. dan canda tawanya. kasih sayang dan doa yang selalu diberikan kepada penulis dengan tulus serta penuh kesabaran. Terimakasih atas kerjasama dan semangat yang diberikan kepada penulis.Adev. Ir.Popong Nurhayati.D. 7. selaku Manajer Rahat Cafe yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian. 5.Sc. selaku dosen pembimbing skripsi atas kesabaran dan kesungguhannya yang telah banyak memberikan masukan. Bapak Tomy Yuliawan.UCAPAN TERIMAKASIH Penyelesaian skripsi ini penulis telah dibantu oleh berbagai pihak. selaku dosen penguji pada ujian sidang yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini. Ph. Tbk dalam penyusunan skripsi ini. dan penulisan skripsi. doa. Kakak dan adikku tersayang yaitu Teh Dewi dan Mayang yang selalu memberikan dukungan. M. 4.Ir. 6. Fastfood Indonesia.

doa serta kasih sayangnya kepada penulis. 14. Semoga Allah SWT membalas semua amal kebaikan kalian. 11. Anak-anak kost-an Taman Malabar I (TM I) yang selalu membawa kenyamanan disaat belajar. 13. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . semangat. Teman-teman AGB’3.10. Netti. serta keceriaan dan kebersamaan yang telah kita lewati bersama. 12. Seseorang “Andi” yang telah menjadi inspirasi dan selalu memberi dukungan. Bogor. dan Kiki yang selalu memberi masukan dan saran. terimakasih atas kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin selama ini. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah banyak membantu terselesaikannya skripsi ini. Amin. Lia. Sahabat-sahabatku tercinta: Ivo.. Ismi.

................... 3.......................... 2...... 4.............1 Konsep Laporan Keuangan ..8 Strategi Fungsional ........................1 Lingkungan Internal ........ DAFTAR GAMBAR .........4.................... 3...... DAFTAR LAMPIRAN ......................3 Teori Biaya ............................................. Misi....................3 Manajemen Strategis ..........................................3 Analisis Rasio Profitabilitas ....................... 4........................................... 1......1..... 4.............. 3.. I....1 Analisis Struktur Biaya ................... KERANGKA PEMIKIRAN ................. i ii iii 1 1 4 7 7 8 8 9 9 10 11 16 16 16 17 17 17 18 18 19 19 20 21 21 26 32 36 36 36 36 37 37 39 39 40 40 41 II....................................................................7 Sasaran Jangka Panjang ...............2.............................. METODE PENELITIAN ............................... 1...................4........... 1.......................................................2 Perumusan Masalah ... 2...................... 3......................1 Definisi Restoran dan Cafe ..... Pelaksanaan..........................................................1................. dan Evaluasi .....................................9 Program.........................1 Latar Belakang ........1....................... 4...........4...2 Lingkungan Eksternal ..... 4......................................................................4 Laporan Rugi Laba .......5 Tinjauan Penelitian Terdahulu ............. 3............................. 3............................................... Pengendalian. 3.....4 Analisis Rasio Rentabilitas .................................................... 4...2 Jenis dan Sumber Data ............................................. 4.................3 Tujuan ......4 Manfaat ................ 1.................................................. 2..................... 3.................6 Analisis Pilihan Strategi ..... TINJAUAN PUSTAKA ................4 Metode Pengolahan dan Analisis Data ........2 Lingkungan Bisnis .................................1....................... 3............ IV.......... dan EAT ..........................2 Pengertian Strategi ......................................... dan Falsafah ....2 Definisi Waralaba ......4 Visi................... 2.......................2............................2 Analisis Keuntungan EBIT............................. 2......6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi .......................................1...DAFTAR ISI Halaman DAFTAR TABEL ..................... 3.................................................5 Analisis Deskriptif .............................................4....3 Metode Pengumpulan Data ....................... PENDAHULUAN ................1..................................4...................1...... 4..................... 4.....5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal .................................... III..... 3............................................................... 3...... 3................................1 Lokasi dan Waktu Penelitian .......1............................3 Kerangka Pemikiran Operasional ............... 4........................... 3.................. .......................... .......1 Kerangka Pemikiran Teoritis ....... EBT....4............................1...............................................................................................

.....3..................................................1 Tahap Masukan (Input) ................................................................... 4.............2....1.......................................4............................................. V...............1 Analisis Struktur Biaya .............................. 5....... 5....... 5......1 Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ..........2 Analisis Keuntungan ......................2 Lingkungan Industri ... 5...... 5.....................................1 Lingkungan Jauh .3........................... 5..................................3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran ............1 Analisis Struktur Biaya .......... 5....2.......4............. DAFTAR PUSTAKA ...........3 Lingkungan Bisnis ..................... 6.... 41 44 47 49 49 51 51 54 56 57 60 60 78 78 82 85 85 88 93 95 104 105 106 108 108 111 116 118 118 118 120 122 VI............2 Saran ........................2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor .......... KESIMPULAN DAN SARAN ....5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor .2 Tahap Pencocokan ................... 5..........1 Kesimpulan ........ ....................2 Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor ...............1 Tahap Masukan ...............................5. 5.........5..........................................3...................................... 5............................................ 5.......3.............4.....................4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor ............................ 5.......2...............6.2 Analisis Keuntungan .. 5..........6..... 5...................................... 5...................1..........1 Tahap Masukan .3.....1 Lingkungan Jauh .......3 Tahap Keputusan .3.... HASIL DAN PEMBAHASAN ............6................................. 5.........6.................... 5............................. 5....................... LAMPIRAN .................... 5....6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran ........................ 5......................................................2..2 Lingkungan Industri ........................... 5........................................................................3............................3 Tahap Keputusan ...... 5.............................3.3 Tahap Keputusan ...........2 Tahap Pencocokan ...........................3.........3...............................3............ 4.........................................................4.......6............................. 5....................6..................1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ....................... 6.................................................................2 Tahap Pencocokan ..

..... 11........ 7....... Matriks IFE ......................................... Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 .. Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian ................ 8........................... Struktur Biaya pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe .................................. 5........... Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan ................................... 2.... Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ...... 6.................................. Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000 ...................................................... Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 .......................... Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan........ Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan pada Tahun 2005 – 2008 .................... 9.................................................DAFTAR TABEL Nomor 1................................... 10................. 4..................................................... Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM) .... Data Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe .. 3................. 17................... Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 .......... 16...................................................................................... 13.... 12.............2008 . Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Bogor ............................................................... 15.................................... Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ........................ Matriks EFE . 14........ Halaman 1 3 37 38 40 42 42 43 44 48 50 50 52 52 53 54 55 ......... Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 .............................

.............. 34................................................................................ Hasil Analisis Matriks IFE Rahat Cafe ................. Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi Bogor .............................. 24...... Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 .................. 23..................... 26........... 33.................. Hasil Analisis Matriks EFE Rahat Cafe .......... Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Rahat Cafe ........................................................... 32.............. Daftar Menu KFC Taman Topi ....... 27......................................... 25... Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ............................ Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi .................................................. 56 57 58 70 73 77 80 85 86 87 93 98 104 107 109 110 115 .................................................................... 29..................... 28......... Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) .... Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi ............... Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe .............. 20.................18............ Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi ... 30.............. 31......... 22............ Analisis Faktor Internal Rahat Cafe .. Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 ...... 21.................................. Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi .............................................. Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi Bogor ................. 19......... Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe .........................

.......................... Hasil Analisis Matriks IE Restoran KFC Taman Topi .DAFTAR GAMBAR Nomor 1.... Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi ... Hasil Analisis Matriks IE Rahat Cafe .... 4... Kerangka Pemikiran Operasional Penelitian .. 6............ Halaman 35 45 47 64 89 112 .................... Model Matriks IE (Internal-External Matrix) ................... 5..... Matriks SWOT ............................. 2.................................................. 3.................................................................................

.................. 13.................................................................... 8................................................ 123 131 136 138 139 140 141 143 145 160 163 165 166 167 168 ............................. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi ............... 14......................................................................................... Daftar Menu Rahat Cafe ................ Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi ...... Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ................ Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor ..... 7...... 3.....................DAFTAR LAMPIRAN Nomor Halaman 1.. 4................ Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Rahat Cafe di Bogor ............. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor ................... 15...................................................... 9...... Tabulasi Jawaban untuk Prioritas Strategi pada Restoran KFC Taman Topi .......... Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor .................................................................................................................. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor.............. 2.. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ............... 5....................................... 11....... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor ....... 6...... 12.......................................... Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor........ Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ................... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Rahat Cafe di Bogor .......... 10....

. Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe ........... Suasana Restoran KFC Taman Topi di Bogor ... 17... 20.... 19............. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe .16................. Suasana Rahat Cafe di Bogor . 18. 169 171 185 188 189 ................................................................ Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe.........

2008 Pada Tabel 1. tetap fungsi utamanya adalah sebagai tempat makan. Manusia harus memenuhi kebutuhan ini untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.56 7. Setiap suku yang ada di Indonesia memiliki perbedaan pola hidup termasuk jenis makanan yang dikonsumsi.87 15. dan penampilan.27 Sumber: Buku Pariwisata Kota Bogor. Tabel 1. Namun. pertumbuhan jumlah restoran pada tahun 2000 – 2008 dapat dilihat pada Tabel 1. Keragaman suku yang ada di Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda serta kekayaan yang tak ternilai harganya. dapat dilihat bahwa jumlah restoran di kota Bogor setiap tahunnya mengalami peningkatan. Dengan demikian. makanan merupakan kebutuhan manusia yang tidak bisa ditunda-tunda dalam pemenuhannya.90 50. musik. Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain sandang dan papan. Suatu restoran bisa saja menyediakan layanan dan fasilitas lain selain makanan. Berdasarkan data statistik Dinas Pariwisata Kota Bogor. Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000-2008 Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Jumlah 105 107 161 178 192 222 248 268 211 Pertumbuhan (%) 1. Salah satu tempat dimana manusia dapat memperoleh pemenuhan kebutuhannya akan makanan adalah restoran. Namun pada tahun 2008 jumlah restoran di .06 -21. seperti sajian kenyamanan tempat makan. Perbedaan budaya dan adat istiadat serta norma menjadikan Indonesia sebagai negara dengan khasanah budaya yang unik dan kompleks bila dibandingkan dengan negara lain.63 11.46 10.BAB I PENDAHULUAN 1.71 8.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris yang terdiri dari beragam suku dan adat istiadat serta norma-norma yang dianut. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor.

Usaha restoran waralaba asing di Indonesia seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) dan pesaingnya yaitu Mc Donald’s. Menurut Peraturan Pemerintah No. Namun. Hal ini bisa dilihat bahwa restoran yang tidak dapat bersaing akan mudah mengelami kebangkrutan. suatu tempat makan yang menjual hidangan dengan menu Indonesia seperti cafe juga banyak dan semakin berkembang serta terjaga eksistensinya di kota Bogor. waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak memberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Adapun perkembangan restoran dan rumah makan berdasarkan jenis-jenis makanan yang beragam dapat dilihat pada Tabel 2. 16/1997 dan Keputusan Mentri Perindustrian dan Perdagangan No. 259/MPP/Kep/7/1997. Restoran waralaba asing di Indonesia memang banyak. Texas serta California Fried Chicken (CFC) banyak diminati masyarakat karena penyajiannya yang praktis. . Menu utama dari KFC ini adalah fried chicken atau ayam goreng yang merupakan produk cepat saji yang sampai saat ini terkenal di masyarakat karena mempunyai daya tarik tersendiri dan memiliki cita rasa yang berbeda dari produk cepat saji lain. Waralaba adalah sistem pemberian lisensi oleh seseorang (pemberi waralaba) kepada pihak lain (penerima waralaba). Restoran KFC ini sendiri merupakan salah satu perusahaan yang sudah go public atau Tbk (terbuka) yang bergerak di bidang restoran cepat saji yang menyajikan produk ayam dan berbagai produk lain yang berkaitan dengan produk ayam. Salah satunya yang saat ini sedang populer di Indonesia adalah waralaba.kota Bogor mengalami penurunan karena ada sebagian restoran yang mengalami kebangkrutan. Saat ini bermunculan berbagai jenis dan sistem pengelolaan restoran. sehingga KFC hampir tidak pernah sepi pengunjung. Berkembangnya jenis restoran di kota Bogor merupakan reaksi dari beragamnya jenis makanan.

maka diperlukan suatu analisis keuangan. sehingga merupakan usaha sendiri dan tidak menanam waralaba lokal seperti Ayam Bakar Wong Solo maupun Ayam Goreng Fatmawati. Rahat cafe bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor seperti salah satunya Kebun Kita dan Warung-warung tenda pecel lele yang letaknya tidak berjauhan yang juga menawarkan ciri khas makanan Indonesia. kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. 2008 Berdasarkan Tabel 2. Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor.Tabel 2. Hal ini berarti bahwa setiap rupiah yang tertanam dalam aktiva harus dapat digunakan seefisien mungkin untuk dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Rahat cafe merupakan salah satu cafe yang menghidangkan menu Indonesia dengan percampuran hidangan sehat. berarti restoran atau rumah makan Indonesia paling digemari masyarakat di kota Bogor. untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan. perkembangan restoran dengan jenis hidangan menu Indonesia pada tahun 2008 mengalami peningkatan. salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan. Laporan analisis keuangan sangat penting karena akan dapat diketahui hasil-hasil finansial yang telah dicapai di waktu-waktu yang telah lalu dan yang . Salah satu produk unggulan yang ditawarkan disini adalah nasi ayam bakar jumbo yang memiliki rasa yang enak dengan potongan ayam bakar dengan ukuran besar. Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan Pada Tahun 20052008 Jenis Hidangan Indonesia Daerah Internasional Oriental Kontinental Jumlah 2005 45 38 37 35 40 195 Jumlah (Unit) 2006 2007 48 51 39 41 38 40 36 40 43 45 204 217 2008 54 43 41 47 50 235 Sumber: Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan Kota Bogor. Fungsi penggunaan dana harus dilakukan secara efisien. Rahat cafe bukan merupakan waralaba meskipun cafe ini lokal dari Indonesia karena cafe ini tidak memiliki cabang di kota Bogor maupun kota lain.

1. peluang.sedang berjalan. Sedangkan peluang. Texas. dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. sedangkan Rahat cafe sebagai usaha berskala menengah memegang peranan penting dalam menyerap tenaga kerja. yaitu kenali trend (arah/urutan kejadian yang memiliki momentum) dan perubahan besar yang berlangsung lama. KFC memiliki banyak cabang usaha di setiap kota. Ancaman yang perlu dihadapi. namun belum memiliki cabang usaha. restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya. Perbandingan antara waralaba dan bukan waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan meyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. tetapi terlebih dahulu usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan. maupun CFC sudah semakin maju dalam hal manajemen usahanya sehingga membuat restoran KFC Taman Topi harus mampu untuk meningkatkan mutu dan pelayanannya agar dapat meraih pangsa pasar industri restoran di kota .2 Perumusan Masalah Tingkat persaingan tinggi dalam bisnis restoran di kota Bogor yang ditandai dengan makin bertambahnya jumlah restoran tiap tahunnya. Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha. seperti halnya restoran ayam goreng yang termasuk waralaba asing yaitu KFC. Mc Donal’s. 2002). Lingkungan bisnis dalam mengembangkan usaha terdapat ancaman dan peluang. Untuk menghadapi persaingan. Restoran KFC Taman Topi memiliki prospek yang baik karena dengan waralabanya. banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. Kedua usaha tersebut membutuhkan strategi pengembangan usaha di dalamnya. yaitu dengan cara memonitor dan beradaptasi terhadap lingkungan yang berubah terus menerus. Dalam memulai atau mengembangkan suatu bisnis diperlukan pemahaman terhadap bisnis dan lingkungan yang mempengaruhinya terkait dengan potensi laba dan cara mendapatkannya (David.

untuk saat ini KFC tidak melakukan kerjasama dalam bentuk subwaralaba untuk merek KFC. diantaranya kesepakatan hubungan kontraktual. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI. serta hak untuk membuat atau mendistribusikan produk dalam melakukan strategi berbagai pemasaran yang akan dilaksanakan. dan kerjasama investasi (termasuk gedung/bangunan). diantaranya adanya perluasan usaha melalui pengembangan jumlah gerai sendiri atau melalui waralaba dan bukan waralaba yang memiliki keterbatasan ruang gerak dalam mengembangkan berbagai strategi pemasarannya sendiri sehubungan dengan perjanjian waralaba. maka pemilik usaha tidak dapat mengevaluasi keadaan dan perkembangan usahanya. dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional.org/wiki/Waralaba#Biaya_waralaba [23 Januari 2010] 15:00 . Namun. Jika hal ini diabaikan. Pada usaha restoran dan cafe dalam mengelola keuangan harus ada perencanaan yang baik agar dapat diketahui seberapa besar biaya dan keuntungan usaha yang dimiliki. Biaya waralaba ini meliputi: (1) ongkos awal. hak yang diberikan pemberi waralaba kepada pemilik waralaba untuk menggunakan kekayaan intelektual mencakup desain fitur. seperti ayam goreng. baik dari aspek biaya maupun keuntungan. 1 http://id. Besarnya ongkos royalti berkisar dari lima sampai 15 persen dari penghasilan kotor1.wikipedia. kecuali kerjasama dalam bentuk lain yaitu kerjasama sewa lokasi. Usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba asing yang sudah memiliki nama dengan produk dan jasa yang berkualitas dengan tata kelola yang unik yaitu terpenuhinya pemenuhan atas kebutuhan sumberdaya atau aktivitas perusahaan. Kedua bisnis ini menjual beberapa produk olahan. Hal ini tentunya menarik melihat bagaimana restoran waralaba asing dan bukan waralaba bersaing dengan para pesaingnya di dalam industri restoran dan cafe. program pelatihan.Bogor. (2) ongkos royalti. dimulai dari 10 juta rupiah hingga satu miliar. Pemilik usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe harus mampu mengelola manajemen usahanya secara efektif dan efisien.

Apakah kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe berbeda? 3. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini. Selain kondisi lingkungan eksternal. Pada dasarnya. Hal ini dikarenakan seiring dengan pola hidup masyarakat yang semakin dinamis dan ditandai dengan banyaknya aktivitas di luar rumah memperbesar kemungkinan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar secara cepat dan praktis. Apa saja alternatif strategi pengembangan usaha bagi restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe? . Dalam hal ini perlu bagaimana caranya pemilik restoran dan cafe mengembangkan usaha yang sudah mereka jalani agar dapat terus diminati oleh konsumen walaupun banyak pesaing. Tentunya dalam pengembangan usaha tersebut. Hal ini berguna untuk merumuskan strategi apa yang ada di setiap restoran maupun cafe tersebut dalam menemukan beberapa alternatif strategi yang akan dijalankan. perlu juga memanfaatkan peluang untuk menghindari ancaman. masyarakat dapat memilih tempat yang mereka sukai untuk makan di luar rumah. Berdasarkan uraian di atas.Semakin banyak restoran waralaba asing maupun cafe. kedua usaha tersebut dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha di masa datang. maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki setiap usaha dapat diketahui. masing-masing restoran maupun cafe dapat mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. Manakah yang lebih menguntungkan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe? 2. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal usaha secara luas dan mendalam bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. misalnya dengan menciptakan menu baru ataupun dengan menginovasi menu yang sudah ada. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan.

sebagai tambahan informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkan. diantaranya adalah: 1. Merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe. maka tujuan penelitian ini adalah: 1. .1. 3. Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 2.3 Tujuan Berdasarkan perumusan masalah di atas. Bagi penulis. 2. Bagi kalangan umum. 1. 3. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe.4 Manfaat Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat pada beberapa pihak. sebagai bahan masukan dalam pengelolaan usaha khususnya dalam menjalankan KFC Taman Topi dan Rahat cafe. sebagai sarana penerapan ilmu yang telah diperoleh semasa kuliah. Bagi pihak restoran dan cafe.

Swedia. istilah kafe menyiratkan terutama yang menyediakan kopi yang biasanya dilengkapi dengan sepotong kue. Physical Product. seperti Austria. Denmark. Jerman. tetapi kemudian menjadi tempat dimana seseorang bisa minumminum tidak hanya kopi tetapi juga minuman lainnya. sense of listening (musik). Banyak (atau sebagian besar) kafe juga melayani makanan kecil seperti sandwich. Customer Service Product. mencakup sensual benefit (cuci mata dan suasana nyaman). kebutuhan masyarakat akan jasa boga Restoran berkaitan dengan tiga hal pokok. Di sebagian negaranegara Eropa. Restoran adalah suatu tempat atau bangunan yang dikelola secara komersil yang menyelenggarakan pelayanan yang baik kepada semua tamunya. Menurut Sugiarto (1999). kerapihan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Dengan ini kafe berbeda dengan warung. Perancis. Beberapa kafe juga menyediakan minuman beralkohol. . sense of side (kebersihan. 2. Portugal. dan kesopanan). Di Indonesia.1 Definisi Restoran dan Cafe Restoran termasuk dalam industri jasa boga yang merupakan industri yang bergerak dalam pengelolaan makanan siap santap (Fardiaz. Arti secara harafiah adalah (minuman) kopi. 1994). Psychological Product. kafe berarti semacam tempat sederhana tetapi cukup menarik dimana seseorang bisa makan makanan ringan. yaitu kebutuhan akan makanan dan minuman. Kafe di Eropa sering mempunyai bagian luar ruangan tertutup atau memperpanjang ke trotoar. baik berupa makanan maupun minuman. 3. reservasi dan kemudahan transaksi. Kafe dari bahasa Perancis yaitu cafe. Sedangkan di Amerika Utara. kafe adalah restoran informal dengan layanan penuh meja dan counter serta menu luas perpanjangan masa penawaran selama hari itu1. dan lain-lain. yaitu: 1. mencakup kecepatan.

gas elpiji. 2008). Waralaba pada dasarnya adalah suatu bentuk bisnis dimana pemberi waralaba dengan sistem bisnis yang telah teruji di pasar dan produk atau jasa sebagai unsur sentralnya melakukan hubungan kontraktual dengan perusahaan-perusahaan kecil yang didanai secara mandiri dan dikelola secara langsung oleh pemiliknya untuk beroperasi di bawah nama (brand) pemberi waralaba. berdasarkan uraian tersebut. Sedangkan konsep biaya adalah suatu pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh suatu barang ataupun jasa yang diukur dengan nilai uang. baik itu pengeluaran berupa uang. pengertian waralaba dapat dirumuskan sebagai bentuk sinergi usaha yang ditawarkan oleh suatu perusahaan yang sudah memiliki kinerja unggul karena didukung oleh sumberdaya berbasis pengetahuan dan orientasi kewirausahaan yang cukup tinggi dengan tata kelola yang baik. dan peluang profesi mandiri (self-employment opportunities). Penggolongan biaya pada umumnya ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dari penggolongan biaya tersebut (Lipsey dalam Rahmayanti. karena hal-hal yang ditawarkan oleh bisnis ini menyangkut profesi jasa. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah. memproduksi. steroform. abodemen listrik. 2. jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan. . gas alam. Biaya seperti ini seringkali disebut biaya yang tidak dapat dihindari. profit sharing. dan memasarkan barang atau jasa menurut format yang ditentukan oleh pemberi waralaba. gaji karyawan.3 Teori Biaya Biaya dari perusahaan yang kegiatannya memproduksi barang adalah nilai input yang akan digunakan untuk memproduksi outputnya. Jadi. dan dapat dimanfaatkan oleh pihak lain dengan melakukan hubungan kontraktual untuk menjalankan bisnis di bawah format bisnisnya dengan imbalan yang disepakati (Rachmadi. dan lain-lain.2 Definisi Waralaba Waralaba sebagai suatu bentuk organisasi terus berkembang dan semakin menarik perhatian. kardus/tempat membungkus produk take away. 2007). pekerjaan. melalui tukar-menukar ataupun melalui pemberian jasa. kantong plastik. pajak penghasilan. abodemen telepon.2. Misalnya biaya penyusutan investasi.

Biaya ini antara lain adalah pembelian bahan baku. (4) untuk mengukur daya bayar utang perusahaan (Kadarsan. Biaya variabel merupakan biaya yang berkaitan langsung dengan output yang bertambah besar dengan meningkatnya produksi dan berkurang dengan menurunnya produksi. (2) untuk menganalisis kemungkinan perubahan luas usaha.wikipedia. 2. biaya listrik. Selisih lebih pendapatan di atas beban yang terjadi disebut dengan laba bersih. biaya telepon. [30 Desember 2009] 19:01 1 . Laporan rugi laba berguna untuk: (1) untuk menentukan pembayaran pajak. 1992). 2003). sewa tempat. Dapat juga dikatakan bahwa laporan ini menjelaskan macam biaya dan pendapatan yang timbul akibat pemakaian bermacam-macam modal termasuk kredit didalam perusahaan selama jangka waktu satu tahun (Kadarsan. 1992).Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan. dan selisih kurang pendapatan di atas beban yang terjadi disebut rugi bersih (Sulastiningsih. sama dengan hasil pendapatan bersih perusahaan atau kerugian bersih perusahaan selama suatu jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun).org/w/index.4 Laporan Rugi Laba Laporan rugi laba menyajikan informasi pendapatan yang diperoleh selama satu periode dengan beban selama satu periode serta selisih lebih (kurang) pendapatan di atas beban yang terjadi. biaya air. Laporan rugi laba adalah ringkasan dari semua penerimaan ditambah keuntungan dikurangi semua pengeluaran ditambah kerugian. Laporan rugi laba mengungkapkan keberhasilan atau kegagalan jalannya suatu perusahaan selama satu tahun.php?title=Istimewa%3Apencarian&search=cafe&fulltext=Cari. (3) untuk mengevalusi hasil kegiatan operasional perusahaan. dan lain-lain. http://id.

Rahmayanti (2008) meneliti tentang Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. Dari hasil matriks SWOT. Pembinaan terhadap kemampuan manajerial dari pemerintah merupakan strategi W-T yang cukup efektif untuk diterapkan. menganalisis pendapatan usaha warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. usaha warung tenda pecel lele menempatkan posisi pada sel V dimana strategi yang dapat digunakan adalah dengan penetrasi pasar dan pengembangan produk. dan memformulasi strategi pemasaran yang dilakukan warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. Sumber penerimaan terbesar rata-rata berasal dari penjualan ayam goreng dan ikan lele. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengidentifikasi profil dan karakteristik para pedagang warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. dan matriks SWOT. Sedangkan untuk optimalisasi pola tanam sayuran organik ini dengan menggunakan LP (Linear Programming) serta menggunakan data aktual. pinjaman modal kepada pelaku usaha kecil dengan bunga ringan dan menawarkan variasi makanan baru kepada konsumen. analisis pendapatan usaha. Bogor. analisis biaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis usaha warung tenda pecel lele ini menguntungkan dimana nilai R/C Ratio lebih dari satu. Berdasarkan analisis matriks IE. Metode analisis data yang dilakukan meliputi analisis terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan. didapatkan bahwa strategi S-O yaitu mengembangkan layanan pesan antar. matriks EFE. pendapatan usahatani dengan menggunakan rasio penerimaan atas biaya (R/C rasio). penerimaan yang diperoleh. analisis imbangan penerimaan dan biaya. matriks IFE. Strategi S-T yaitu mempertahankan hubungan kerjasama yang baik dengan pemasok untuk menjaga kontinuitas pasokan bahan baku. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tabulasi dan deskriftif.2. meningkatkan keahlian para pekerja dalam kegiatan usaha. .5 Tinjauan Penelitian Terdahulu Anggraini (2006) meneliti tentang Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor. strategi W-O yaitu melakukan promosi yang lebih baik lagi untuk menarik konsumen baru. matriks internal external.

maka harga sewa lahan adalah Rp.087 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi petsai yang ditumpangsarikan dengan tanaman tomat yaitu sebesar Rp. penerimaan sangat ditentukan oleh harga dan jumlah produk yang dihasilkan. Biaya tetap tersebut pada kenyataannnya tidak semua dibayarkan. 10. Biaya variabel yang dikeluarkan untuk pengadaan benih sangat bergantung dari jenis tanamannya.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur biaya sayuran organik di Permata Hati Organic Farm. pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi bayam merah yang ditumpangsarikan dengan tanaman buncis yaitu sebesar Rp. Berdasarkan hasil analisis. tetapi diperhitungkan. 2. 6.14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya variabel.000 karena dalam satu tahun terdapat empat musim penanaman.082. sehingga rata-rata variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp. dan biaya penyusutan. biaya tenaga kerja yang dikeluarkan untuk bagian staf sebesar Rp. 11.14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya tetap sedangkan biaya tenaga kerja yang akan dikeluarkan untuk bagian kebun sebesar Rp. Banyaknya pupuk kandang yang digunakan dalam proses produksi sayuran organik untuk semua komoditi ini sama yaitu 10 kg untuk satu bed per musim tanam. Sedangkan pengeluaran ditentukan oleh biaya tunai dan biaya yang diperhitungkan. 9. biaya sewa lahan. 9. 10.232. Sedangkan pada pola tanam tumpangsari.857.541. Sewa lahan sebesar 10 m2 adalah sebesar Rp 2. Penerimaan pada usaha sayuran organik disini diperoleh dari hasil penjualan sayuran organik sebanyak 34 komoditi.025. pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi zukini yaitu sebesar Rp. 500 untuk satu musim . sehingga rata-rata biaya variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp. 9. Sedangkan tenaga kerja yang digunakan merupakan karyawan dari Permata Hati Organic Farm yang bertanggungjawab atas seluruh kegiatan produksi di lahan Permata Organic Farm.057 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi labu siem yaitu sebesar Rp. Pada pola tanam monokultur pada tahun 2007 di Permata Hati Organic Farm.077. Biaya tetap yang muncul dalam usaha ini yaitu biaya tenaga kerja bagian staf perusahaan.

mempertahankan strategi penetapan harga. jumlah biaya penyusutan yang dikeluarkan sebesar Rp.592. media. dan mengkaji alternatif strategi yang paling sesuai bagi Restoran untuk mengembangkan usahanya. Bogor). Sedangkan untuk proses pemilihan keputusan strategis menggunakan metode QSPM. Siahaan (2008) meneliti tentang Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square. 398. rata-rata nilai R/C rasio sayuran organik adalah sebesar 2. menganalisis faktor eksternal dan internal Restoran Rice Bowl Botani Square. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi alternatif kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan Restoran Rice Bowl. menyediakan layanan pesan antar dan paket menu khusus. Hasil optimalisasi dengan menggunkan LP tersebut yaitu meningkatkan pendapatan dengan mencapai nilai optimum pada Permata Hati Organic Farm ini. melakukan evaluasi dan kajian kemampuan restoran dalam menghadapi persaingan. membuka outlet baru di pusat pembelanjaan lain di Kota Bogor. Dari hasil penelitian didapat bahwa alternatif strategi Restoran Rice Bowl dalam mengembangkan usahanya dengan alternatif strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. dan menjaga hubungan baik dengan pemasok untuk menjaga kualitas bahan baku. Dari hasil analisis. transfer penjualan. Oleh karena itu dibutuhkan usaha untuk mengoptimalkan pendapatan dengan kendala-kendala tersebut dengan menggunakan LP. Berdasarkan hasil analisis pendapatan pada pola tanam tumpangsari dan monokultur.34. mengoptimalkan kegiatan promosi melalui iklan. matriks EFE serta matriks IE. Sedangkan dalam optimalisasi pola tanam dibatasi oleh kendala-kendala. dan produksi minimum. website.100/musim tanam. 1.tanam. Analisis ini diperoleh dari matriks IFE. . Urutan prioritas strategi yang dilaksanakan adalah menjaga kualitas produk makanan dan layanan konsumen. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mengkaji strategi usaha yang telah dilakukan oleh Restoran Rice Bowl Botani Square. mensponsori event dan exhibition di Botani Square. diantaranya luas lahan.400/tahun atau Rp. maka dapat dikatakan bahwa usaha sayuran organik tersebut efisien.

IFE. dan SWOT. dan QSPM. pengembangan pasar. posisi perusahaan berada pada kuadran ke II. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis importance performance adalah sebesar 75. EFE. analisis importance performance. menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap kinerja bauran pemasaran yang telah dilakukan oleh restoran sunda pajajaran sehingga dapat dilakukan perbaikan strategi pemasaran yang sesuai dengan keinginan konsumen. Hasil matriks QSPM diperoleh strategi yang menjadi prioritas utama dan dapat diimplikasi bagi perusahaan saat ini adalah strategi mempertahankan kualitas dan meningkatkan kualitas produk untuk mempertahankan pelanggan yang ada dan menarik pelanggan potensial. Penelitian ini dengan menggunakan alat analisis matriks IFE-EFE. Jawa Barat. analisis SWOT. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI.53 persen yang menunjukkan konsumen sudah mendekati sesuai. posisi restoran sunda pajajaran berada pada kuadran V berdasarkan nilai total skor pada matriks IFE dan EFE yang . Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara dengan pihak manajemen restoran serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen restoran sunda pajajaran dan literatur yang relevan. Rahmadhoni (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor. dan pengembangan produk. Hasil penelitian ini dikemukakan bahwa berdasarkan matriks IE. Pada matriks IE. IE. dan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan restoran sunda pajajaran. dan merumuskan alternatif strategi yang paling tepat yang dapat diterapkan oleh PT MBI. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mempelajari pelaksanaan bauran pemasaran restoran pajajaran.Yulia (2006) melakukan penelitian dengan judul Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. Posisi tersebut berada pada posisi tumbuh dan bina dimana strategi yang dikembangkan adalah strategi penetrasi pasar. menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman bagi PT MBI yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI.

strategi harga: mengadakan program pemberian diskon pada moment tertentu seperti hari libur nasional. Rizki Firbani (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (studi kasus: Ayam Bakar Wong Solo cabang Bogor). yaitu strategi produk: mempertahankan bahan baku lokal. strategi promosi: meningkatkan efektifitas promosi seperti pemuatan iklan pada internet dan radio. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. Berdasarkan hasil SWOT. Hasil analisis internal dan eksternal berada pada kuadran V yang merupakan posisi ”pertahankan dan pelihara”. variasi produk. . Analisis data yang digunakan adalah analisis bauran pemasaran. strategi tempat: mempertahankan desain ruangan dan meningkatkan kenyamanan suasana restoran. dan menyusun alternatif strategi pemasaran restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor dalam mempertahankan dan meningkatkan posisinya agar dapat bersaing dengan restoran lainnya. dihasilkan analisis SWOT dengan berbagai alternatif strategi yaitu strategi S-O. dan W-T. Berdasarkan analisis persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran yang dilakukan oleh restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah manajemen restoran untuk ditingkatkan yaitu kegiatan promosi yang efektif.menunjukkan restoran berada dalam posisi yang sedang tumbuh. Perusahaan harus bisa mempertahankan kinerja. kemenarikan penyajian makanan. ketiga strategi ini adalah (1) strategi pengembangan promosi. S-T. Hasil QSPM yang paling menarik untuk dijalankan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah alternatif strategi I yang merupakan strategi pengembangan promosi. dan citra pemilik di mata konsumen. analisis lingkungan internal dan eksternal. serta analisis SWOT. W-O. dan lain-lain. mengkaji strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan dalam upaya pengembangan usaha restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. (2) strategi diversifikasi dan pengembangan produk. (3) strategi jangka panjang. Berdasarkan hasil analisis matriks IE yang dikombinasikan dengan hasil IPA. Alternatif strategi terbaik adalah melakukan kombinasi strategi SWOT.

Analisis laporan keuangan diperlukan adanya ukuran. Dalam analisis keuntungan pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe.BAB III KERANGKA PEMIKIRAN 3. dan laporan perubahan modal yang berisikan tentang besarnya modal perusahaan pada saat tertentu akibat adanya pendapatan dan penarikan untuk kepentingan pemiliknya. Pada umumnya terdapat dua jenis rasio profitabilitas. analisis rasio profitabilitas yang akan dilakukan terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. laporan rugi laba yang memberikan gambaran tentang besarnya pendapatan serta besarnya laba atau rugi yang diperoleh perusahaan yang bersangkutan. Cara untuk menilai rentabilitas suatu perusahaan adalah bermacammacam dan tergantung pada laba atau modal mana yang akan diperbandingkan satu dengan lainnya (Riyanto. Ukuran yang sering digunakan dalam analisis keuangan adalah ”rasio”. 1995). 1993). Pada dasarnya laporan keuangan disusun secara periodik yaitu setahun sekali.1 Kerangka Pemikiran Teoritis 3. Sedangkan Kinerja keuangan yang dianalisis dalam pengembangan usaha di restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe adalah terdiri . Menurut David (2004) rasio profitabilitas adalah mengukur efektivitas manajemen keseluruhan seperti yang ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan investasi. Rasio rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan modal yang menghasilkan laba tersebut. Rentabilitas modal sendiri (ROE) merupakan rasio antara laba bersih atau laba setelah dikurangi bunga dan pajak (EAT) terhadap modal sendiri.1. Dengan kata lain rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. akan tetapi sering juga perusahaan menyusun laporan keuangannya setiap tiga bulan sekali bahkan laporan keuangan disusun setiap bulan (Machmud. yaitu profitabilitas penjualan dan profitabilitas investasi.1 Konsep Laporan Keuangan Laporan keuangan biasanya terdiri atas neraca atau laporan posisi keuangan yang menggambarkan likuiditas dan kelancaran operasi perusahaan.

2004). dan evaluasi.4 Visi.1. Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies). Misi adalah penjabaran secara . (5) Strategi fungsional. David serta model dari Glenn Baseman dan Arvind Platak.dari laporan laba rugi sebagai dasar untuk melakukan analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas. didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk pembuatan (formulating). Langkah berikutnya adalah membuat misi.3 Manajemen Strategis Pengertian manajemen strategis menurut David (2004). (2) Analisis lingkungan eksternal dan internal.2 Pengertian Strategi Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus. Dari beberapa model manajemen strategis seperti model dari Wheelen-Hunger. dan (6) Program. 3. serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. 3. dan Falsafah Visi yang dimiliki oleh sebuah perusahaan merupakan suatu cita-cita tentang keadaan di masa datang yang diinginkan untuk terwujud oleh seluruh personel perusahaan. Cita-cita masa depan yang ada dalam benak pendiri yang kira-kira mewakili seluruh anggota perusahaan inilah yang disebut visi. terdapat komponenkomponen manajemen strategi yang terdiri dari: (1) Visi. Misi.1. pengendalian. (4) Sasaran jangka panjang. Dengan demikian. bahkan pesuruh sekalipun. mulai dari jenjang yang paling atas sampai yang pling bawah. model dari Fred R. (3) Analisis pilihan strategi. dan falsafah.1. strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. pelaksanaan. Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan (David. penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan strategi antar-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan di masa datang. misi. 3.

baik dilihat dari posisi persaingan dengan usaha sejenis maupun dari faktor kondisi perusahaan sendiri. dimana strategi-strategi ini dapat diterapkan pada berbagai bentuk industri dan ukuran perusahaan. Selain pemahaman kondisi lingkungan eksternal. 3. Jika peluang tidak dimanfaatkan. para pemimpin perusahaan kadang-kadang tidak tahu atau tidak menyadarinya.1. 3. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan. Namun ada sejumlah strategi yang sudah umum diketahui.6 Analisis Pilihan Strategi Pada dasarnya setiap perusahaan dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi. Namun. perusahaan perlu mencermati peluang yang ada dan memanfaatkannya agar perusahaan memiliki keunggulan kompetitif. antarperusahaan. strategi yang dibuat perlu bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. Strategi-strategi ini dikelompokkan sebagai strategi generik. Logikanya. dan bahkan antar situasi. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal perusahaan secara luas dan mendalam pun perlu dilakukan.1. Bentuk strategi berbeda-beda antarindustri. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki perusahaan dapat diketahui. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini.tertulis mengenai visi agar visi menjadi mudah dimengerti atau jelas bagi seluruh staf perusahaan. dapat saja peluang berbalik menjadi ancaman bagi perusahaan. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sebelum jajaran manajemen menerapkan strategi yang cocok bagi jalannya perusahaan di masa yang akan datang.5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal Realisasi misi perusahaan akan menjadi sulit dilakukan jika perusahaan tidak berinteraksi dengan lingkungan eksternalnya. mereka harus lebih dulu menganalisis posisi perusahaan saat ini. karena peluang yang tidak dimanfaatkan dapat diambil oleh pesaing. Oleh sebab itu. Oleh karena itu. tindakan untuk mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal menjadi sangat penting karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. Dari bermacam-macam strategi dalam kelompok strategi generik ini akan dipilih .

salah satu atau kombinasi beberapa strategi induk (grand Strategy) dengan menggunakan cara-cara tertentu. dan pemeliharaan sumberdaya manusia. alokasi kapital. yaitu dengan angka-angka kuantitatif.8 Strategi Fungsional Langkah penting implementasi strategi induk dilakukan dengan membagibaginya ke dalam berbagai sasaran jangka pendek. Untuk menentukan apakah suatu tahapan sudah dicapai atau belum diperlukan suatu tolak ukur. Strategi ini umumnya berkisar pada tiga hal. bidang-bidang fungsional yang utama adalah bidang keuangan. 3. dan manajemen modal kerja termasuk dalam hal pembagian keuntungan. Sasaran jangka pendek ini hendaknya mengacu pada strategi fungsional yang sifatnya operasional. Agar ketiga pokok kegiatan . serta bidang pemasaran. Strategi fungsional ini menjadi penentuan dalam melakukan berbagai aktivitas agar konsisten bukan hanya dengan strategi utamanya saja. penggunaan. Strategi fungsional yang sifatnya lebih operasional ini mengarah kepada berbagai bidang fungsional dalam perusahaan untuk memperjelas hubungan makna strategi utama dengan identifikasi rincian yang sifatnya spesifik. Di dalam organisasi perusahaan yang konvensional. misalnya dalam jangka waktu tahunan secara berkesinambungan dengan memperlihatkan skala prioritas serta dapat diukur. 3. misalnya kurun waktu dan hasil yang ingin dicapai dirumuskan secara jelas. • Strategi Manajemen Keuangan Strategi ini harus mampu menentukan arah penggunaan dana baik untuk jangka penjang maupun jangka pendek.1. Pembuatan sasaran jangka penjang ini mengacu kepada strategi induk yang telah ditetapkan sebelumnya. sumberdaya manusia. melainkan juga dengan strategi di bidang fungsional lainnya. • Strategi Manajemen Sumberdaya Manusia Kegiatan manajemen sumberdaya manusia berkisar pada pengadaan.1.7 Sasaran Jangka Panjang Upaya pencapaian tujuan perusahaan merupakan suatu proses berkesinambungan yang memerlukan pentahapan. yaitu bagaimana perusahaan memperoleh modal.

dan pemeliharaan (maintenance) peralatan. biaya produksi. Pelaksanaan. Dari dua komponen di atas. penggunaan fasilitas.9 Program. penilaian kinerja. pengendalian mutu. dan Promotion). misalnya dalam bentuk program-progran kerja. efisien serta merupakan cerminan dari strategi dan kebijakan perusahaan. dan orientasi.tersebut berjalan lancar perlu disiapkan sistem yang andal. rekrutmen. dan Evaluasi Agar sasaran yang ingin diraih dapat direalisasikan dengan strategi yang telah ditetapkan. Tahap pengadaan mencakup perencanaan SDM. imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja. jadwal produksi. Pengendalian atau pengawasan dimaksudkan untuk lebih menjamin bahwa semua kegiatan yang diselenggarakan . 3. yaitu adanya sarana dan prasarana yang memadai dan cara menyediakan sarana dan prasarana tersebut. • Strategi Manajemen Operasional Merumuskan strategi manajemen operasional paling tidak membutuhkan dua komponen. seleksi. yaitu inventarisasi. Selain itu. Place. Perencanaan yang baik minimal mengandung asas-asas untuk mencapai tujuan. Perencanaan yang masih dalam bentuk global hendaknya dibuat dalam bentuk yang lebih detail. hal-hal pokok dalam manajemen operasional dapat dijabarkan menjadi beberapa bidang. Tahap penggunaan perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan SDM dan apa yang menjadi tugas serta tanggungjawabnya. tenaga kerja.1. supervisi. maka pelaksanaan kerja sudah dapat dimulai. Price. Jika program kerja telah disiapkan berikut sumberdaya yang dibutuhkan. perlu diperhatikan hal-hal mengenai kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan. Pengendalian. prosedur pembelian barang. realistis dan wajar. produktivitas kerja. Terakhir. termasuk pula kondisi persaingan. Pelaksanaan tidak akan efektif bila tidak didahului dengan perencanaan. strategi yang perlu ditindaklanjuti dengan pelaksanaan (action). • Strategi Manajemen Pemasaran Ada empat komponen pokok bidang pemasaran yang dapat dikendalikan perusahaan yang kita kenal dengan sebutan 4P (product. pada tahapan pemeliharaan sumberdaya manusia tujuannnya adalah bagaimana agar karyawan merasa puas bekerja.

keuangan. pengkategorian analisis internal sering diarahkan pada pasar dan pemasaran. terdiri atas: pemasaran. Lingkungan bisnis dapat dibagi atas dua lingkungan. daya tawar pembeli. ketersediaan barang substitusi. yaitu lingkungan eksternal dan internal.2. Sedangkan lingkungan internal merupakan aspek yang ada di dalam perusahaan. dan sistem informasi manajemen. daya tawar pemasok. kondisi keuangan dan akuntansi. Jika dari hasil evaluasi pekerjaan diketahui bahwa ada faktor X yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan kerja dari rencana yang ada dan memang disebabkan salah asumsi atau oleh hal-hal lain yang sifatnya uncontrollable. operasional. SDM. seperti aspek keuangan. sumberdaya manusia. pemasaran. Lingkungan eksternal dibagi dalam dua kategori. dan sosial) serta lingkungan industri (aspek hambatan masuk. teknologi. sehingga sasaran tidak menyimpang atau keluar dari batas-batas teloransi. operasi. diantaranya adalah: • Pendekatan Fungsional.2 Lingkungan Bisnis Bisnis dan perusahaan sebagai suatu sistem akan berkait dengan sekumpulan faktor tertentu yang dapat mempengaruhi arah dan kebijakan perusahaan dalam mengelola bisnisnya. dan persaingan dalam industri). 3. dan manajemen. produksi. dan struktur organisasi dan manajemen. sumberdaya manusia. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: . yaitu lingkungan jauh (faktor politik.1 Lingkungan Internal Secara tradisional. • Pendekatan Fungsional Pada pendekatan ini. aspek-aspek lingkungan internal perusahaan yang hendaknya diamati dapat dilihat dari beberapa pendekatan. ekonomi.oleh perusahaan hendaknya didasarkan pada rencana yang telah disepakati. 3. maka rencana perlu direvisi ulang.

1. Setelah perusahaan memutuskan segmen mana yang akan dimasuki. sikap pembelian dan praktekpraktek pembeliannya. lokasi. kemudian memilih salah satu atau beberapa diantaranya sebagai calon target dengan potensi paling besar. Pasar dan Pemasaran Segmentation. Sumberdaya Manusia (SDM). Segmentasi Pasar Pasar terdiri dari banyak pembeli yang berbeda dalam beberapa hal. kemampuan keuangan. Targeting. Strategi pemasaran pada jasa terkenal dengan Manajemen Jasa Terpadu yaitu perencanaan dan pelaksanaan terkoordinasi kegiatan-kegiatan pemasaran. 2. kepemilikan informasi tentang pasar. lebih dikenal dengan komponen 7P (Kotler. Posisi Pasar Penetapan posisi pasar adalah tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati posisi yang khas (diantara para pesaing) di dalam benak pelanggan sasarannya. Berdasarkan perbedaan ini dapat dilakukan segmentasi pasar. selanjutnya diputuskan pula posisi mana yang ingin ditempati dalam segmen tersebut. loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. kegiatan promosi. psikografis. Positioning Agar posisi produk di pasar sesuai dengan harapan. 1. Target Pasar Menetapkan target pasar atau sasaran adalah tindakan mengevaluasi dan membandingkan kelompok yang diidentifikasi. kegiatan promosi. 3. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar yaitu aspek geografis. kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran yaitu struktur produk. struktur harga. harga jual produk. 2005) komponen manajemen mutu terdiri dari: . faktor-faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah pangsa pasar. dan perilaku. dan yang penting bagi keberhasilan perusahaan jasa. pelayanan purna jual. kondisi satuan kerja pemasaran. dan sistem distribusi. misalnya keinginan. Bauran Pemasaran Kotler dan Amstrong (1997) mengatakan bahwa bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat variabel. demografis. operasi. komitmen manajemen puncak. pengendalian distributor.

Kegiatan promosi yang termasuk kedalam promosi penjualan misalnya pemberian kupon. Untuk mengkomunikasikan produk perlu disusun suatu strategi yang sering disebut dengan bauran promosi (Promotion-Mix) yang terdiri atas 4 komponen utama. mengenai gagasan atau barang oleh sponsor yang teridentifikasi. pameran. 3. Hubungan masyarakat: bertujuan membangun hubungan yang baik dengan publik perusahaan dengan menghasilkan publisitas yang menyenangkan. c. Price Harga merupakan unsur bauran pemasaran yang bersifat fleksibel. kontes. tingkat harga. artinya dapat diubah dengan cepat. cerita dan peristiwa yang tidak menyenangkan. Harga diartikan sebagai pengeluaran uang. 1997). waktu. Humas atau Public Relation merupakan suatu konsep yang menggunakan banyak . dan lain-lain. keseragaman harga. obral. dan syarat-syarat pembayaran. Oleh karena itu dalam menetapkan strategi bauran harga. merek. membujuk. 2. b. bentuk. dan usaha oleh pelanggan untuk membeli dan mengkonsumsi jasa.a. suatu perusahaan harus memperhatikan strategi penetapan harga. Product Produk merupakan wujud penawaran perusahaan kepada pasar yang mencakup kualitas. Promotion Promosi merupakan salah satu variabel bauran pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan komunikasi dengan pasarnya dan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Penentuan harga dapat dilakukan dengan melihat daya beli konsumen dan jumlah yang cukup dalam menutupi ongkos produksi. mengingatkan para konsumen sasaran agar membeli produk tersebut. potongan harga. yaitu: 1. Periklanan: tiap-tiap bentuk penyajian dan promosi bukan pribadi yang dibayar. rancangan. menumbuhkan suatu citra perusahaan yang baik. Promosi penjualan: insentif jangka pendek untuk meningkatkan pembelian atau penjualan suatu produk dimana pembelian diharapkan dilakukan sekarang. dan kemasan produk (Kotler dan Amstrong. menangani atau menghilangkan isu-isu. Kotler (2005) mendefinisikan bahwa promosi adalah berbagai kegiatan yang dilakukan produsen untuk mengkomunikasikan manfaat dari produknya.

publikasi produk. sarana transportasi dan berbagai saluran dagang seperti distributor. e-mail. Saluran ini tidak hanya mencakup distributor dan pengecer melainkan bank-bank dan perusahaan asuransi yang memudahkan transaksi. Tiga jenis saluran pemasaran. Saluran distribusi digunakan untuk menyerahkan produk fisik atau jasa kepada pembeli atau pengguna yaitu pergudangan. penyuluhan. Saluran penjualan digunakan untuk mempengaruhi transaksi dengan pembeli potensial. tergantung pada sufat jasa yang diberikan. radio. keyakinan. 2. dan lainlain. dan pengecer. faksimili. d. Saluran komunikasi dapat melalui surat kabar. Penjualan perorangan: interaksi langsung dengan calon pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi. telepon. iklan. grosir. majalah. Penjualan perorangan merupakan alat yang paling efektif dalam membangun preferensi.sarana seperti siaran pers. Pengiriman elemen produk ke pelanggan melibatkan tentang tempat dan waktu pengiriman dan mungkin melibatkan saluran distribusi fisik atau elektronik. 4. Place and Time keputusan manajemen tentang kapan. komunikasi perusahaan. Saluran komunikasi (communication channels) digunakan untuk menyerahkan dan menerima pesan dari pembeli sasaran. Perusahaan dapat mengirimkan jasa kepada pelanggan baik secara langsung atau melalui perantara. tempat adalah alat bauran pemasaran yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan serta membawa sebagian produk ke pasar agar produsen bekerjasama dengan perantara. poster. televisi. dan lain-lain. . internet. Menurut Kotler (2005). 5. telepon. dan bagaimana menyampaikan jasa kepada pelanggan. 3. dan alatalat penghubung non personal lainnya untuk berkominikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu atau calon pelanggan. dimana. antara lain: 1. Pemasaran langsung: penggunaan surat. dan tindakan pembeli. menjawab pertanyaan atau menerima pesanan.

Proses yang desainnya buruk akan menggangu pelanggan karena keterlambatan. pembiayaan. . dan pengendalian mutu. perlengkapan. tanah. Beberapa contoh dari bukti fisik antara lain gedung. birokrasi. barang cetakan. Banyak jasa bergantung pada interaksi langsung dan pribadi antara pelanggan dan karyawan perusahaan. dan penyampaian jasa yang tidak efektif. lokasi fasilitas yang tepat. dan petunjuk yang terlihat lainnya. People Orang diartikan sebagai karyawan dan kadang-kadang pelanggan lain yang terlibat dalam proses produksi. tanda-tanda. efektivitas. 3. sistem logistik yang andal. Kegiatan Produksi-Operasi Kegiatan produksi-operasi perusahaan paling tidak dapat dilihat dari keteguhan dalam prinsip efisiensi. pemanfaatan teknologi yang tepat. Physic bukti fisik adalah petunjuk visual atau berwujud lainnya yang memberi bukti atas kualitas jasa. Keuangan dan Akuntansi Dana dibutuhkan dalam operasional perusahaan.e. hubungan baik dengan penanam modal dan pemegang saham. faktorfaktor yang perlu diperhitungkan adalah kemampuan perusahan memupuk model jangka pendek dan jangka panjang. beban yang harus dipikul sebagai upaya memperoleh modal tambahan. pengelolaan keuangan. Oleh karenanya. faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah hubungan baik dengan pemasok. f. kendaraan. perabotan interior. kemungkinan terjadinya terobosan dalam proses produksi. 2. anggota staf. pendekatan inovatif dan proaktif. harga jual produk. organisasi yang memiliki kesatuan sistem yang bulat. Oleh karena itu. dan produktivitas. g. pemantauan penyebab inefisiensi dan sistem akunting yang andal. struktur modal kerja. Process Metode pengoperasian atau serangkaian tindakan tertentu yang umumnya berupa langkah-langkah yang diperlukan dalam suatu urutan yang telah ditetapkan. Pelanggan sering menilai kualitas jasa yang mereka terima berdasarkan penilaian terhadap orang-orang yang menyediakan jasa tersebut.

keterampilan dan motivasi kerja. Komponen tersebut berada di luar jangkauan organisasi dan kendali perusahaan. process. dan sosial. a. adalah: . Situasi politik yang tidak kondusif akan berdampak negatif bagi dunia usaha. Lingkungan eksternal terdiri dari komponen/variabel lingkungan yang berada atau berasal dari luar perusahaan. produktivitas. hardwere. sehingga perusahaan tidak dapat melakukan intervensi serta diperlukan tingkat adaptasi yang tinggi terhadapnya. dan output berupa informasi yang sesuai dengan kebutuhan pada tiap jenjang manajemen. 1. 3. Sumberdaya Manusia Manusia merupakan sumberdaya terpenting bagi perusahaan. dan stabilitas politik pemerintah menjadi faktor penting bagi para pengusaha untuk berusaha. sekaligus dapat menjadi hambatan dan ancaman untuk maju. Sistem Informasi Manajemen Penelitian strategi perlu menganalisis berbagai segi dari sistem informasi manajemen. dan brainwere. teknologi. yang pada akhirnya akan mempengaruhi struktur organisasi dan proses internal perusahaan. kebijakan.2 Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal perusahaan merupakan faktor-faktor di luar perusahaan yang bisa mempengaruhi pilihan arah dan tindakan suatu perusahaan. Lingkungan Jauh Lingkungan jauh perusahaan terdiri dari faktor-faktor yang pada dasarnya di luar dan terlepas dari perusahaan.4. selain input. antara lain yaitu aspek-aspek softwere. Faktor-faktor utama yang biasa diperhatikan adalah faktor politik. Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan dari faktor politik agar bisnis dapat berkembang dengan baik. Oleh karena itu. 5. manajer perlu berupaya agar terwujud perilaku positif di kalangan karyawan perusahaan. Berbagai faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah langkahlangkah yang jelas mengenai manajemen SDM. Lingkungan jauh ini memberikan kesempatan besar bagi perusahaan untuk maju. Faktor Politik Arah. ekonomi.2. dan sistem imbalan. begitu pula sebaliknya.

gaya hidup. permintaan untuk berbagai tipe pakaian. Ketersediaan energi. b. Suku bunga. religius. dan sebagainya juga dapat berubah. Stabilitas pemerintahan. adat-istiadat. Hal yang dikembangkan misalnya dari kondisi kultural. dan etnis. Investasi. semakin pula iklim berbisnis. Peraturan tentang perdagangan luar negeri. aktivitas yang menyenangkan. Faktor Ekonomi Kondisi ekonomi suatu daerah atau negara dapat mempengaruhi iklim berbasis suatu perusahaan. dan Sistem perpajakan. dan Tenaga kerja. ekologis. Hendaknya perubahanperubahan sosial yang terjadi yang mempengaruhi perusahaan dapat diantisipasi oleh perusahaan. Produktivitas.• • • • • Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan. Harga-harga produk dan jasa. buku. pendidikan. Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja. Kondisi sosial ini banyak aspeknya. kekuatan sosial adalah dinamis. Contohnya adalah seandainya sikap sosial berubah. dan kebiasaan dari orang-orang di lingkungan eksternal perusahaan. Faktor Sosial Kondisi sosial masyarakat memang berubah-ubah. pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat hendaknya bersama-sama mempertahankan bahkan meningkatkan kondisi ekonomi daerahnya menjadi lebih baik lagi agar perusahaan dapat bergerak maju dalam usahanya. Inflasi. Oleh karena itu. . Semakin buruk kondisi ekonomi. c. demografis. Seperti kekuatan lain dalam lingkungan eksternal yang jauh. Beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam menganalisis ekonomi suatu daerah atau negara adalah: • • • • • • • • Siklus bisnis. misalnya sikap.

d. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang pesat, baik di bidang bisnis maupun di bidang yang mendukukung kegiata bisnis. Sebenarnya, teknologi itu tidak hanya mencakup penemuan-penemuan yang baru saja, tetapi juga meliputi cara-cara pelaksanaan atau metode-metode baru dalam mengerjakan suatu pekerjaan, artinya bahwa ia memberikan suatu gambaran yang luas, yang meliputi: mendesain, menghasilkan, dan mendistribusikan. Setiap kegiatan usaha yang diinginkan untuk berjalan terus-menerus harus selalu mengikuti

perkembangan-perkembangan teknologi yang dapat diterapkan pada produk atau jasa yang dihasilkan atau pada cara operasinya. Agar perusahaan tidak terpuruk karena kesalahan dalam penggunaan teknologi, maka beberapa hal penting perlu diperhatikan, misalnya: • • • Bagaimanakah kecepatan transfer teknologi oleh para pekerja, Bagaimanakah masa/waktu keusangan teknologinya, dan Bagaimana harga teknologi yang akan diadopsi.

2. Lingkungan Industri Aspek lingkungan industri akan lebih mengarah pada aspek persaingan dimana bisnis perusahaan berada. Akibatnya, faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi persaingan, seperti ancaman-ancaman dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan termasuk kondisi persaingan itu sendiri menjadi perlu untuk dianalisis. Michhael E. Porter mengemukakan konsep Competitive Strategy yang menganalisis persaingan bisnis berdasarkan lima aspek utama yang disebut Lima Kekuatan Bersaing. R.E. Freeman yang dikutip Wheelen merekomendasikan aspek yang keenam untuk melengkapinya. Secara lengkap keenam aspek atau variabel yang membentuk model untuk strategi bersaing tersebut serta penjelasannya dapat dipaparkan sebagai berikut: a. Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya perusahaan sebagai pendatang baru akan menimbulkan sejumlah implikasi bagi perusahaan yang sudah ada, misalnya kapasitas menjadi bertambah, terjadinya perebutan pangsa pasar, serta perebutan sumberdaya produksi yang terbatas. Kondisi seperti ini menimbulkan ancaman bagi perusahaan yang telah ada. Ada beberapa faktor penghambat pendatang baru

untuk masuk ke dalam suatu industri yang sering disebut dengan hambatan masuk. Faktor-faktor hambatan masuk yang dimaksud adalah: • Skala Ekonomi Apabila pendatang baru berproduksi dalam skala kecil, mereka akan dipaksa berproduksi pada biaya per unit yang tinggi, padahal perusahaan yang ada tengah berupaya pada skala produksi yang terus diperbesar dan proses produksi yang terus-menerus diefisienkan sehingga harga per unit barang menjadi lebih rendah • Diferensiasi Produk Diferensiasi yang akan menciptakan hambatan masuk ini memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya dan usaha yang besar untuk merebut para pelanggan yang loyal kepada perusahaan yang utama. Usaha besar itu, misalnya melakukan pengiklanan yang gencar dan memberi service yang baik. Pada tahap awal, usaha-usaha ini membutuhkan biaya yang besar dan bahkan akan menciptakan kerugian. Seringkali kondisi ini berjalan cukup lama. • Kecukupan Modal Jenis industri yang memerlukan modal besar merupakan hambatan yang besar bagi pemain baru, terutama bagi jenis industri yang memerlukan biaya yang besar untuk riset dan pengembangan serta eksplorasi. • Biaya Peralihan Hambatan masuk akan tercipta dengan adanya biaya peralihan pemasok, yaitu biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berpindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya. Biaya peralihan ini berupa biaya latihan, biaya peralatan pelengkap yang harus diganti, dan desain ulang produk/jasa. Biaya-biaya ini akan ditanggung oleh konsumennya. Apabila biaya peralihan yang diperlukan cukup besar, pesaing baru harus memberikan penawaran yang jauh lebih menarik, terutama soal harga. • Akses ke Saluran Distribusi Jalur distribusi sangat menentukan penyebaran produk. Perusahaan yang mempunyai jalur distribusi yang luas dan bekerja secara baik akan sangat menghambat masuknya produk baru ke dalam pasar. Pendatang baru mungkin

sulit memasuki saluran yang ada dan harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membangun saluran sendiri. • Ketidakunggulan Biaya Independen Keunggulan biaya yang dimiliki oleh perusahaan yan sudah ada sulit ditiru oleh pendatang baru. Keunggulan itu mugkin dimiliki karena teknologi yang telah dipatenkan perusahaan, konsesi bahan baku, atau subsidi pemerintah. • Peraturan Pemerintah Pemerintah biasanya menerbitkan sejumlah aturan yang mengatur bidangbidang tertentu seperti yang selalu diterbitkan oleh pemerintah Indonesia, misalnya lewat Daftar Investasi Negatif (DIN). Peraturan pemerintah dapat menimbulkan hambatan masuk bagi pendatang baru. b. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri Persaingan dalam industri akan mempengaruhi kebijakan dan kinerja perusahaan. Dalam situasi persaingan yang oligopoli, perusahaan mempunyai kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi pasar. Sedangkan pada pasar persaingan sempurna, biasanya akan memaksa perusahaan menjadi follower termasuk dalam hal harga produk. Menurut Porter, tingkat persaingan itu dipengaruhi beberapa faktor, yaitu: • Jumlah Kompetitor Jumlah kompetitor atau pesaing sudah tentu akan mempengaruhi tingkat persaingan. Kompetitor hendaknya dilihat dari beberapa sisi, seperti jumlah, ukuran, dan kekuatannya. • Tingkat Pertumbuhan Industri Pertumbuhan industri yang besar biasanya menyediakan sejumlah peluang bagi perusahaan untuk tumbuh bersama industrinya. Pertumbuhan industri yang lambat sebaiknya tidak direspon dengan ekspensi pasar kecuali perusahaan mampu mengambil pangsa pasar pesaing. Kondisi ini dapat menimbulkan trend penurunan harga atau terjadinya perang harga. • Karakteristik Produk Produk hendaknya tidak sekedar menyediakan kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki suatu pembedaan atau nilai tambah.

Biaya Tetap yang Besar Pada jenis industri yang mempunyai total biaya tetap yang besar,

perusahaan hendaknya beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. Akibatnya adalah perusahaan kadang kala terpaksa menjual produk di bawah biaya produksi. • Kapasitas Kapasitas selalu berkorelasi dengan biaya produksi per unit. Produksi pada kapasitas tinggi diperlukan untuk menjaga efisiensi biaya per unit. Penambahan fasilitas produksi dapat dilakukan apabila perusahaan telah mampu berproduksi pada tingkat yang maksimal. • Hambatan Keluar Hambatan keluar memaksa perusahaan untuk tidak keluar dari industri. Hambatan ini dapat brupa aset-aset khusus ataupun kesetiaan manajemen pada bisnis tersebut. Contohnya adalah idealisme dalam bisnis. Dalam kondisi demikian, perusahaan biasanya akan berusaha bertahan dan menghindari kerugian yang besar sambil menunggu waktu yang tepat untuk keluar. c. Ancaman dari Produk Pengganti Perusahaan-perusahaan yang berada pada suatu industri tertentu akan bersaing pula dengan produk pengganti. Walaupun karakteristiknya berbeda, barang subsitusi dapat memberikan fungsi atau jasa yang sama. Ancaman produk subsitusi kuat bilamana konsumen dihadapkan pada switching cost yang sedikit dan jika produk subsitusi itu mempunyai harga yang lebih murah atau kualitasnya sama, bahkan lebih tinggi dari produk-produk suatu industri. d. Kekuatan Tawar-menawar Pembeli Para pembeli dengan kekuatan yang mereka miliki mampu mempengaruhi perusahaan untuk menurunkan harga produk, meningkatkan mutu dan pelayanan, serta mengadu perusahaan dengan kompetitornya. Dengan demikian, beberapa kondisi yang mungkin dihadapi perusahaan sehubungan dengan adanya kekuatan ini antara lain adalah: • • • Pembeli mampu memproduksi produk yang diperlukan. Sifat produk tidak terdiferensiasi dan banyak pemasok. Biaya peralihan pemasok adalah kecil.

dan pemegang saham. kreditor. 3. Sistem waralaba memiliki risiko yang mudah diminimalisir daripada non waralaba karena pewaralaba sudah menyediakan segala sesuatu untuk mendukung investor . Produk/jasa yang ada adalah unik dan mampu menciptakan switching cost yang besar. f. sehingga pembeli dengan mudah mencari substitusinya. sehingga sensitif terhadap harga dan diferensiasi service. Stakeholder yang dimaksud antara lain adalah pemerintah. • Produk perusahaan tidak terlalu penting bagi pembeli. serikat pekerja.3 Kerangka Pemikiran Operasional Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba dan non waralaba yang memiliki manajemen usaha yang harus mampu mengelola aspek biaya maupun keuntungan. e. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Kekuatan keenam yang ditambahkan oleh Freeman yang dikutip WheelenHunger adalah berupa kekuatan di luar perusahaan yang mempunyai pengaruh dan kepentingan secara langsung bagi perusahaan. lingkungan masyarakat.• Pembeli mempunyai tingkat profitabilitas yang rendah. Untuk itu dalam penelitian ini perlu dianalisis keuntungan bisnis di kedua rumah makan tersebut. asosiasi datang. Pengaruh dari masing-masing stakeholder adalah bervariasi diantara industri yang satu dengan yang lain. Pemasok mampu melakukan integrasi ke depan dan mengolah produk yang dihasilkan menjadi produk yang sama yang dihasilkan perusahaan. kelompok yang mempunyai kepentingan lain. Sistem kedua usaha tersebut berbeda yang akan menyebabkan KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki keuntungan dan struktur biaya yang berbeda. Kekuatan Tawar-menawar Pemasok Pemasok dapat mempengaruhi industri lewat kemampuan mereka menaikkan harga atau pengurangan kualitas produk atau jasa. Pemasok menjadi kuat apabila beberapa kondisi berikut terpenuhi: • • Jumlah pemasok sedikit. • • Tidak tersedia produk subsitusi. pemasok.

ekonomi. tidak menutup kemungkinaan usaha yang dijalankan mendapatkan keuntungan yang lebih besar akibat biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan waralaba. Sedangkan lingkungan internal diantaranya adalah pendekatan fungsional yang terdiri atas pemasaran. serikat pekerja. (2) Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. . Analisis keuntungan akan dilakukan dengan konsep rasio profitabilitas dan rentabilitas. perlu melakukan analisis strategi pengembangan usaha agar KFC maupun Rahat cafe mampu mempertahankan dan terus meningkatkan pengembangan bisnisnya. dan teknologi. SDM. standar kerja/SOP. keuangan. kekuatan tawar-menawar pembeli. Dalam analisis keuntungan bisnis di KFC Taman Topi dan Rahat cafe akan diketahui berapa keuntungan perusahaan. dan lainnya. misalnya juga dengan membuka banyak cabang dan sistem keuangan yang dijalankan baik maka keuntungan yang diperoleh besar. ancaman dari produk pengganti. Lingkungan eksternal pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. dan lain sebagainya sehingga keuntungan yang didapat lebih besar karena adanya keberhasilan target penjualan tiap harinya meningkat. Sedangkan non waralaba merupakan usaha yang berdiri sendiri dengan modal sendiri sehingga risiko yang ditanggung lebih besar. Lingkungan eksternal disini diantaranya adalah: (1) Lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. yakni dengan melakukan analisis keuntungan pada seluruh jenis produk dalam satu tahun terakhir. Selain itu juga. kekuatan tawar-menawar pemasok. Lingkungan internal dan eksternal sangat penting dalam pengembangan suatu bisnis. metode marketing dan promosi. desain interior. perizinan. Hasil yang diperoleh dari analisis keuntungan ini akan dijadikan parameter kekuatan faktor internal perusahaan yakni dari segi keuangan bagi KFC dan Rahat itu sendiri dalam merumuskan strategi pengembangan usaha. operasi.(terwaralaba) termasuk survei. sosial. Selanjutnya dari analisis keuntungan akan dilakukan analisis lingkungan perusahaan baik dari lingkungan internal dan eksternal perusahaan. manajemen. dan pengaruh pemerintah. persaingan sesama perusahaan dalam industri. dan sistem informasi manajemen. Namun. bahan baku.

. Kerangka pemikiran operasional pada penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. IE. Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe walaupun berbeda jenis usahanya tetapi kedua usaha tersebut memiliki keunggulan dan memiliki pelanggan masing-masing pada pangsa pasarnya tersendiri sehingga kedua usaha ini memiliki pesaing dengan usaha sejenis. maka perlu mengetahui analisis matriks IFE.Dalam mendapatkan strategi pengembangan usaha yang tepat sesuai dengan tujuan. penelitian ini juga akan menganalisis struktur biaya dan keuntungan. Setelah menganalisis faktor eksternal dan internalnya. maka dapat memberikan pengaruh terhadap biaya dan keuntungan yang diterima. SWOT maupun QSPM. EFE. peluang serta ancaman. maka apabila ingin melihat suatu strategi pengembangan usaha yang baik. terlebih dahulu restoran KFC Taman Topi maupun Rahat cafe mengetahui kekuatan dan kelemahan. Dengan demikian.

Persaingan usaha restoran dan cafe antar perusahaan sejenis (produk. dan lain-lain) Risiko waralaba mudah diminimalisir dan risiko yang ditanggung non waralaba lebih besar Perbandingan lingkungan internal dan eksternal waralaba lebih besar dibandingkan non waralaba dalam meningkatkan strategi pengembangan bisnisnya Analisis keuntungan Pengembangan usaha Analisis rasio profitabilitas Analisis rasio rentabilitas Lingkungan Internal Lingkungan Eksternal Matriks IFE Matriks EFE SWOT QSPM Analisis Prioritas Alternatif Strategi KFC Taman Topi dan Rahat cafe . pelayanan.

BAB IV METODE PENELITIAN 4. keuntungan. manajer restoran. yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. manajer Rahat cafe serta konsumen Rahat cafe itu sendiri. analisis SWOT maupun QSPM yang ditujukan kepada responden yang sudah ditentukan secara sengaja (purposive). penelitian dilakukan dengan cara survei dan panduan kuesioner untuk menanyakan biaya. berbagai situs internet dan bahan pustaka lain yang relevan. 4.2 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. sehingga penentuan responden menggunakan pihak-pihak internal perusahaan (pimpinan dan manajer). LSI IPB.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor. pesaing perusahaan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang terkait seperti penelitian terdahulu. dan juga pihak eksternal yang memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan yaitu California Fried Chicken (CFC) sebagai pesaing yang lokasi usahanya berdekatan dengan KFC Taman Topi. 4. Selain dengan wawancara. samping Pangrango Plaza. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan pusat manajer pemasaran. dan konsumen KFC Taman Topi. KFC Taman Topi berlokasi di Jalan Kapten Muslihat dan Rahat cafe berlokasi di Jalan Malabar. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) bahwa keduanya berlokasi di area yang berbeda. Teknik purposive sampling digunakan karena kajian penelitian ini adalah membahas tentang analisis keuntungan dan perumusan strategi kebijakan perusahaan. IFE dan EFE. Badan Pusat Statistik Kota Bogor.3 Metode Pengumpulan Data Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling. dan konsumen KFC Taman Topi .

Tabel 3. IE.Desember 2009 Identifikasi faktor Survei lingkungan internal dan eksternal usaha Faktor strategis internal dan eksternal Metode Analisis Analisis laba EBIT. EBT. perusahaan. Analisis rasio profitabilitas.4 Metode Pengolahan dan Analisis Data Metode pengolahan data yang digunakan untuk menjawab tujuan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 3. Dalam wawancara dengan konsumen. peneliti mengambil 20 responden yang terdiri dari 10 konsumen KFC Taman Topi dan 10 konsumen Rahat cafe yang bersedia untuk diwawancarai. Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian No 1. 4. yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. Biaya-biaya yang dianalisis dalam usaha ini adalah biaya tetap dan biaya variabel. . Data Jenis Sumber Biaya tetap dan Survei Biaya variabel. dan rentabilitas Analisis matriks IFE dan EFE Analisis matriks IFE dan EFE. SWOT serta QSPM 2. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. pemberian bobot faktor.serta pesaing Rahat yaitu Kebun Kita yang lokasinya juga tidak begitu jauh dari Rahat cafe dan konsumen Rahat cafe. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Tujuan Penelitian Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe. dan perkalian bobot dan rating) • Tahap pencocokan • Tahap keputusan 4. Merumuskan alternatif strategi • Tahap masukan pengembangan usaha terbaik (Identifikasi faktor dengan memperhatikan internal dan lingkungan perusahaan di KFC eksternal Taman Topi dan Rahat cafe.4.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi. penjualan periode November 2008 Oktober 2009 dan periode Desember 2008 . EAT. pemberian rating. 3.

Gas elpiji .a. Biaya Variabel (variable cost) yaitu biaya yang besar kecilnya sangat tergantung kepada biaya skala usaha produksi. kardus/tempat membungkus produk take away.Biaya air .Biaya listrik .Profit sharing . b. dan lain-lain. gaji karyawan.Sewa tempat .Gaji karyawan . sewa tempat.Biaya telepon . Komponen biaya variabel pada umumnya adalah pembelian bahan baku.Abodemen listrik . biaya air. biaya telepon. profit sharing. abodemen telepon. steroform.Pajak penghasilan . Metode perhitungan struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 4. abodemen listrik.Biaya penyusutan investasi .Gas alam . Komponen biaya tetap pada umumnya adalah biaya penyusutan investasi. dan lain-lain. Struktur biaya tersebut terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe Keterangan Biaya Tetap: .Steroform .dll Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) .Pembelian bahan baku .dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel: . Biaya tetap (fixed cost) yaitu biaya yang penggunaannya tidak habis dalam satu masa produksi. pajak penghasilan. Tabel 4.Abodemen telepon . gas alam. Besarnya biaya tetap tergantung pada jumlah output yang diproduksi dan tetap harus dikeluarkan walaupun tidak ada produksi. biaya listrik. kantong plastik. gas elpiji.

Semakin besar rasio marjin laba bersih menunjukkan x 100% . Informasi yang diperoleh dari marjin laba bersih adalah untuk mengetahui apakah manajemen telah bekerja secara efisien (produksi dan penjualan). EBT. EBT. Sedangkan analisis EAT (keuntungan bersih) merupakan kegiatan menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan setelah dikurangi biaya pajak. dan EAT adalah tahap awal yang harus dilakukan sebelum melakukan analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas.4. Marjin Laba Operasi Marjin laba operasi merupakan salah satu parameter informasi akuntansi diferensial dalam perencanaan jangka pendek.3 Analisis Rasio Profitabilitas Pada penelitian ini menggunakan analisis rasio profitabilitas penjualan yang terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. 1. Informasi yang diperoleh dari marjin laba operasi adalah untuk mengetahui besarnya rasio profitabilitas sebelum dikurangi bunga dan pajak terhadap penjualan. Rumus marjin laba operasi adalah sebagai berikut: EBIT Penjualan 2.2 Analisis Keuntungan Earning Before Interest Tax (EBIT).4. dan EAT diperoleh dari laporan laba rugi perusahaan. dan EAT diperoleh sebagai berikut: • EBIT • EBT • EAT = Penerimaan Penjualan – Biaya Penjualan = EBIT – Beban Bunga = EBT – Beban Pajak 4. Analisis EBIT dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya bunga dan pajak.4. Rumus EBIT. dan Earning After Tax (EAT) Analisis keuntungan EBIT. Analisis keuntungan EBIT. Earning Before Tax (EBT). Marjin Laba Bersih Marjin laba bersih merupakan parameter informasi akuntasi diiferensial dalam perencanaan jangka pendek. Analisis EBT (keuntungan kotor) dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya pajak. EBT.

sumberdaya manusia. Rentabilitas modal sendiri artinya setiap satu satuan (Rp) yang dikeluarkan dari modal sendiri menghasilkan laba bersih sebesar yang diperoleh. Tujuan dari menganalisis ROE adalah untuk melihat kekuatan perusahaan dalam menciptakan daya tarik investasi di masa mendatang.4. dll Total Biaya Variabel EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Satuan Jumlah Harga Per Satuan (Rp) Total (Rp) x 100% x 10% 4. Rumus dari ROE adalah sebagai berikut : EAT Modal sendiri Tabel 5.4. 2. 1. B. I. 3. karakteristik produk yang dihasilkan. G. dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel Pembelian bahan baku Sewa tempat Biaya listrik Biaya telepon Biaya air. Keterangan Penerimaan Penjualan Biaya Tetap Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Abodemen telepon. dan tujuan perusahaan. 5. misi. 2. H. J. 1. tingkat pencapaian target penjualan yang diharapkan. C. Rumus marjin laba bersih adalah sebagai berikut: EAT Penjualan 4. kegiatan pemasaran. F. 4. A. D. produksi .5 Analisis Deskriptif Analisis deskriptif bertujuan untuk mendefinisikan visi.4 Analisis Rasio Rentabilitas Rentabilitas diukur dari rasio rentabilitas modal sendiri yang biasa dikenal dengan Return on Stockholders Equity (ROE).bahwa manajemen telah bekerja dengan efisien. E. Data Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe No. 3.

Analisis eksternal dilakukan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan.6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi Proses perumusan strategi pada kerangka tiga tahap formulasi strategi yang terdiri dari tahap masukan (input).0. dan produksi/operasi. Lima langkah dalam pengembangan matriks IFE (David. 2000): 1.dan operasi. 2. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya.6. Analisis internal dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan. tahap pencocokan.4. Data dan informasi aspek internal perusahaan dapat digali dari beberapa fungsional perusahaan. 4.4. 4. Analisis tiga tahap formulasi strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan internal dan eksternal (IFE dan EFE). sistem informasi. misalnya dari aspek manajemen. Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya. Matriks IFE digunakan untuk menganalisis faktor-faktor internal perusahaan yang berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan yang dianggap penting. keuangan dan akuntansi. Beri rating (nilai) antara 1 sampai 4 bagi masing-masing faktor yang memiliki nilai: . dan tahap keputusan. analisis SWOT. Analisis ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi rill perusahaan. Jumlah seluruh bobot harus sebesar 1. SDM.1 Tahap Masukan (Input) Tahap input melalui proses analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perusahaan. keuangan. Analisis ini akan disajikan dalam matriks Internal Factor Evaluation (IFE). serta teknologi yang digunakan perusahaan. dan analisis QSPM. analisis IE. 3. Secara ringkas disajikan dalam matriks External Factor Evaluation (EFE). Buatlah daftar critical success factors untuk aspek internal kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses). pemasaran.

.0. Total Tabel 7. sedangkan bobot mengacu pada industri dimana perusahaan berada.5 menandakan bahwa secara internal..1 = sangat lemah. dan 3. Jumlah faktor-faktornya tidak berdampak pada jumlah bobot karena ia selalu berjumlah 1. Jadi. Kalikan antara bobot dan rating dari masing-masing faktor untuk menentukan nilai skornya.. perusahaan adalah lemah. Total Sumber: David. 3 = cukup kuat.. matriks IFE terdiri dari cukup banyak faktor. Skala yang digunakan menunjukkan: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal Tabel 6. Jika nilainya di bawah 2. 2 = tidak begitu lemah. Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan Faktor Strategis Internal A B C D .. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai. 4. Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan Faktor Strategis Eksternal A B C D .. 2000 A B C D . sedangkan nilai yang berada di atas 2. Total Sumber: David. Total .5 menunjukkan posisi internal yang kuat. Seperti halnya pada matriks EFE. rating mengacu pada kondisi perusahaan. Penentuan bobot setiap variabel pada kolom menggunakan skala 1.. 2.. 4 = sangat kuat. Nilai rata-rata adalah 2. 5. 2000 A B C D .5.

Data eksternal dikumpulkan untuk menganalisis hal-hal menyangkut persoalan ekonomi. 2. 2000): 1.2. teknologi. hukum..Selanjutnya bobot setiap variabel diperoleh dengan menentukan nilai setiap variabel terhadap jumlah nilai keseluruhan variabel dengan menggunakan rumus: ai = Xi n ∑ Xi i =1 Keterangan: ai Xi i n = Bobot variabel ke-i = Nilai variabel ke-i = 1. demografi.. Tahapan kerja pada matriks EFE (David. budaya. sosial. 2000 Tabel 8..n = Jumlah variabel Faktor-faktor internal Kekuatan: 1 .. politik.. 10 Total Sumber: David. Jumlah . Buatlah daftar critical success factors (faktor-faktor utama yang mempunyai dampak penting pada kesuksesan atau kegagalan usaha) untuk aspek eksternal yang mencakup perihal opportunities (peluang) dan threats (ancaman) bagi perusahaan... pemerintahan. Matriks IFE Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) Matriks EFE digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor eksternal perusahaan. Hal ini penting karena faktor eksternal berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap perusahaan..3. persaingan di pasar industri dimana perusahaan berada. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya. 10 Kelemahan: 1 . serta data eksternal relevan lainnya. lingkungan.

4. skor total sebesar 1. 5..2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk mencocokan peluang dan ancaman eksternal dengan kekuatan dan kelemahan internal berdasarkan informasi yang didapatkan pada tahap input. 2000 Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) 4.0 mengindikasikan bahwa perusahaan merespon dengan cara yang luar biasa terhadap peluang-peluang yang ada dan menghindari ancaman-ancaman di pasar industrinya.. nilainya didasarkan pada kondisi perusahaann. 10 Ancaman: 1 . Tabel 9. 3. Tentukan rating setiap critical success factors antara 1 sampai 4. Dengan demikian. 2 = rata-rata. dimana: 1 = di bawah rata-rata. Kalikan nilai bobot dengan nilai rating-nya untuk mendapatkan skor semua critical success factors. 3 = di atas rata-rata. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai. Matriks EFE Faktor-faktor eksternal Peluang: 1 . 4. Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya.0.6. 4 = sangat bagus. 10 Total Sumber: David. Sementara itu. Skor total 4.0 menunjukkan bahwa perusahaan tidak memanfaatkan peluang-peluang yang ada atau tidak menghindari ancaman-ancaman eksternal..seluruh bobot harus sebesar 1.. Rating ditentukan berdasarkan efektivitas strategi perusahaan. . Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk tahap pencocokan adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks Strength-Weakness-Opportunity-Threat (SWOT).

0 adalah kuat.0-4. dan skor 3.99 posisinya adalah rata-rata. Analisis Matriks IE (Internal-External Matrix) Tahap ini merupakan tahap pencocokan dengan memasukkan hasil pembobotan matriks EFE dan IFE ke dalam matriks IE. IE matrix memiliki tiga implikasi utama yang mempunyai dampak strategi berbeda.99 Rendah 1. dan strategi terintegrasi seperti integrasi ke belakang.0-1. Skor Total IFE Kuat 3.0-2. V. 2.99 3. Strategi intensif seperti penetrasi pasar. Dengan cara yang sama. skor 1. Divisi yang masuk dalam sel III.0 Skor Total EFE Tinggi 3.0 4.0 Sedang 2.99 menyatakan bahwa posisi internal adalah lemah. atau VII paling baik dikendalikan dengan strategi-strategi pertahankan dan pelihara.99 adalah sedang. II.0 adalah tinggi. skor 2. Divisi yang masuk dalam sel I. integrasi ke depan. .99 1.0-4.0-2.99 Gambar 2. yaitu total skor dari IFE matrix pada sumbu X dan total skor dari EFE matrix pada sumbu Y.0-1. 2000) Rata-rata 2. yaitu: 1.0-2. dan skor 3. dan integrasi horizontal.0-2.0-1. Hal ini bertujuan untuk memperoleh strategi bisnis di tingkat korporat yang lebih detail.0-4.0 III VI IX IE matrix terdiri atas dua dimensi. pada sumbu Y yang dipakai untuk EFE matrix. Model Matriks IE (David.0 2. skor 2. Pada sumbu X dari IE matrix.0-4.99 adalah rendah. atau IV dapat disebut tumbuh dan membangun. pengembangan pasar atau pengembangan produk.0 II V VIII I IV VII Lemah 1. Strategi-strategi yang umum dipakai yaitu strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Matriks IE merupakan hasil penggabungan antara matriks IFE dan matriks EFE ke dalam matriks yang terdiri atas sembilan sel. skornya ada tiga yaitu skor 1.0-1.1.

atau IX dapat menggunakan strategi panen atau divestasi. 5. Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. Membuat daftar kelemahan kunci internal perusahaan. Membuat daftar ancaman eksternal perusahaan. 3. 4. 4. Matriks ini menggambarkan bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. 2. Keempat strategi yang dimaksud adalah: 1. Strategi ini menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk meraih peluang-peluang yang ada di luar perusahaan (eksternal) 2. Strategi SO (Strength-Opportunity). Analisis SWOT ini penting untuk membantu para manajer mengembangkan empat tipe strategi. Matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunity-Threat) Matriks SWOT merupakan alat pencocokan yang digunakan dalam mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahan.3. 3. Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi SO. Divisi yang masuk ke dalam sel VI. VIII. 2. Membuat daftar kekuatan kunci internal perusahaan. Perusahaan yang dianggap paling sukses adalah perusahaan yang mampu menghasilkan bisnis yang berada pada sel I. Strategi WT (Weakness-Threat). Tahapan yang dimaksud adalah: 1. Delapan tahap dalam penentuan strategi dibangun melalui matriks SWOT. Strategi WO (Weakness-Opportunity). Strategi ST (Strength-Threat). kelemahan-kelemahan Strategi internal ini bertujuan untuk dengan memperkecil perusahaan memanfaatkan peluang-peluang eksternal. Melalui strategi ini perusahaan berusaha untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal. Membuat daftar peluang eksternal perusahaan. .

6. Meneliti matriks-matriks pada langkah 2 dan identifikasikan strategi alternatif yang pelaksanaannya harus dipertimbangkan perusahaan. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WT. 2. Menentukan Attractiveness Score (AS) atau nilai daya tarik. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WO. Membuat daftar peluang. Informasi ini diambil dari EFE Matrix dan IFE Matrix. 7. Matriks SWOT Sumber: David (2000) Kelemahan-W Daftar Kelemahan Strategi WO Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang Strategi WT Meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman 4. Minimal sepuluh external critical success factors dan sepuluh internal critical success factors dimasukkan ke dalam QSPM. Setelah itu. ke dalam kesatuan yang mutually exclusive jika . Mencatat strategistrategi ini di bagian atas baris QSPM. 4. 3.4.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan. Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi ST. 8. ancaman. AS ditetapkan dengan cara meneliti masing-masing faktor sukses eksternal dan internal.6. kekuatan. Alat analisis yang digunakan adalah QSPM (Quantitative Strategies Planning Matrix). Langkahlangkah dalam pengembangan QSPM menurut David (2000) adalah sebagai berikut: 1. dan kelemahan perusahaan di kolom sebelah kiri QSPM. Bobot ini sama dengan yang ada di EFE Matrix dan IFE Matrix. mengelompokkan strategistrategi tersebut memungkinkan. Faktor Internal Faktor Eksternal Peluang-O Daftar Peluang Ancaman-T Daftar Ancaman Kekuatan-S Daftar Kekuatan Strategi SO Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang Strategi ST Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman Gambar 3. Memberikan bobot pada masing-masing faktor sukses eksternal dan internal.

Tentukan bagaimana peran dari tiap faktor dalam proses pemilihan strategi yang sedang dibuat. Jika peran dari faktor tersebut adalah besar, maka strategistrateginya harus dibandingkan relatif pada faktor utama itu. Secara terinci, nilai AS harus ada pada masing-masing strategi untuk menunjukkan kemenarikan relatif dari satu strategi terhadap strategi lainnya. Batasan nilai AS adalah 1 = tidak menarik, 2 = agak menarik, 3 = cukup menarik, dan 4 = sangat menarik. 5. Menghitung jumlah AS. Jumlah AS didapat dari perkalian bobot (langkah 2) dengan AS (langkah 4) pada masing-masing baris. Jumlah AS menunjukkan daya tarik relatif dari masing-masing alternatif strategi. 6. Menghitung Sum Total Attractiveness Score (TAS) atau total nilai daya tarik. Menjumlahkan semua TAS pada masing-masing kolom QSPM. Dari beberapa nilai TAS yang didapat, nilai TAS dari alternatif strategi yang tertinggi yang menunjukkan bahwa alternatif strategi itu yang menjadi pilihan utama. Nilai TAS terkecil menunjukkan bahwa alternatif strategi ini menjadi pilihan terakhir. Matriks QSPM dapat dilihat pada Tabel 10. Tabel 10. Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM)
Faktor Utama Faktor Eksternal Faktor Internal Total
Sumber: David, 2000

Bobot

Strategi 1 AS TAS

Strategi 2 AS TAS

Strategi 3 AS TAS

1.000

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1

Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor Analisis keuntungan yang dilakukan menggunakan konsep rasio

profitabilitas dan konsep rentabilitas. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi. Pada analisis laporan laba rugi ini, produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di KFC Taman Topi dan biaya yang dikeluarkan oleh restoran terdiri dari biaya tetap dan variabel. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah, jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi, gaji tenaga kerja, profit sharing, gas elpiji, kardus/tempat membungkus produk take away, kantong plastik, dan lain-lain. Sedangkan biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti biaya pembelian bahan baku (ayam, bumbu masak, minyak goreng, beras, saos sambal dan saos tomat, dan lain-lain), biaya listrik, biaya telepon, dan biaya air. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga ditujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di KFC. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009. Dibawah ini disajikan Tabel 11. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009.

Tabel 11. Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT***
Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak

Keuntungan (Rp) Restoran KFC Taman Topi 740.155.200 0 740.155.200 74.087.244 666.067.956

Tabel 11. menunjukkan keuntungan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama periode satu tahun. Hasil EBIT sebesar Rp. 740.155.200, EBT yang diperoleh sama dengan hasil EBIT karena restoran KFC Taman Topi dalam memodali usahanya menggunanakan modal yang diberikan oleh kantor pusat KFC kepada setiap store dan tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya untuk pendanaan membuka store karena diperoleh dari dana omset yang ada. Sedangkan hasil EAT yang diperoleh sebesar Rp. 666.067.956. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT, EBT, EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan, selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan restoran KFC Taman Topi adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari restoran KFC Taman Topi disajikan dalam Tabel 12. Tabel 12. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Restoran KFC Taman Topi 10 9 27

Tabel 12. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi sudah baik karena terjadi perubahan peningkatan

hasil penerimaan penjualan lebih besar tiap harinya yang dikarenakan juga jumlah penduduk yang semakin meningkat sehingga cenderung untuk mencari makanan cepat saji di luar rumah. Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 9 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada restoran KFC Taman Topi di Bogor, menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan. Hasil analisis rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 persen. Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 persen. 5.1.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya-biaya yang dianalisis dalam restoran KFC Taman Topi adalah biaya tetap dan biaya variabel. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 13.

5.1.2

Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam

analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba, yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi. Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 13. berikut:

000 1. 6.246. 18.000 15.600. 10.000 1.000 750.000 10.000 1.000 2.200 90.000.000.000.000 36.600.000 540.000 1.000 Nilai Sisa (Rp) 2.000.000 36.000 12.980.500 Jumlah .240. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Restoran KFC Taman Topi Bogor No.350. 7. 12.000 30.000 24.000 395.800. 14.000.569.000 17.000.000 30.000 37.000 22.000.000 10.000. 2 Peralatan makan 1.000 32.000. 16.200 Berdasarkan hasil Tabel 13. didapatkan total biaya tetap sebesar Rp. 6.500. 4.000 27.000 50.800.000 1.000 Umur Penyusutan Teknis (Rp) (Thn) 10 2.000.000 27.000 32.940.000 3. total biaya variabel sebesar Rp.000 2.000 1.000 60.000 1.000 43.600.200.200 5.200.000.000 14.421.000 3.720.880.000 6.249.000 1.000 540.000 120.249. 5.000.000 serta keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp.200.000 150.000.000.000 1.000 3.000 5.000 5.000. 5. 13. 11.000.000. Display holding 1 cabinet Chiller 1 Freezer 1 AC 2 Televisi flat 2 Condiment bar 2 Service station 1 Tempat cuci 2 tangan Meja dan kursi 8 Sofa 5 Fryer 3 Selang gas 1 Wajan 1 Panci 3 Tabung gas 5 Breading table 1 Holding cabinet.000.668.000. Tabel 14.000 2. 15.000.000 1.000.530. 3.000 900.000 3.000.000 600.520.200 1.969.000 10 10 5 10 10 5 10 10 10 10 5 5 5 10 10 10 10 2.600. 17.000 30.700. 1. di atas.000 3.Tabel 13. 9.260.880. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 .313.421.969.200 576.000.800.000 7.000 240.000 2.000 3.000 6.000.000 10. Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 28.200. 8.000 12.569.700.200.Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Gas elpiji Kardus/tempat membungkus produk take away Kantong plastik Provit sharing Total Biaya Tetap Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.700.246.000 100.000 36.000 1.000 9.000.668. 2.400.000.

biaya listrik.200 666.155. Untuk biaya pembelian ayam disesuaikan dengan kebutuhan ayam goreng yang diperlukan seminggu dua kali. Nilai penjualan di KFC Taman Topi berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang. . breading table.956 10 9 27 Tabel 15. gaji karyawan. KFC Taman Topi juga memperhitungkan biaya variabel yang terdiri dari pembelian bahan baku seperti ayam.724.569.600. 7. restoran KFC Taman Topi memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp. dan peralatan makan. AC.200 740.155.067.200 740. wajan. Sedangkan untuk analisis keuntungan pada restoran KFC Taman Topi dapat dilihat pada Tabel 15. kardus/pembungkus produk take away. tabung gas.421.408. tempat cuci tangan. holding cabinet. dan kantong plastik dengan nilai sebesar Rp.200. 1. biaya telepon.668. saos sambal dan saos tomat. profit sharing. bumbu masak. 395. fryer. Biaya tetap yang dikeluarkan oleh restoran KFC Taman Topi terdiri dari biaya penyusutan investasi.940. 37. televisi flat.600. beras.969. minyak goreng. di atas.Oktober 2009 No. meja dan kursi. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis. biaya air. chiller. Tabel 15.246. service station. condiment bar.Berdasarkan Tabel 14.000. freezer. gas elpiji.724. sofa. 5. panci.000 6. Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 . dan lain-lain. maka didapatkan hasil penyusutannya.200 5.249.969. Selain biaya tetap. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 7. Nilai biaya variabel ini sebesar Rp.200.421.408. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari display holding cabinet. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama satu tahun sebesar Rp.400. selang gas.400 1.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp.246.

48. steroform. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah. sewa tempat. gaji tenaga kerja.612. biaya listrik.200 43. dan kantong plastik “kresek”.657. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009.750. dan total EAT yang diperoleh sebesar Rp. Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti pembelian bahan baku (ayam. bumbu masak. 42. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009.770 42.2 Analisis Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor Analisis yang dilakukan menggunakan konsep rasio profitabilitas dan konsep rentabilitas. gas alam. 43. produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di Rahat cafe dan biaya yang dikeluarkan oleh cafe ini terdiri dari biaya tetap dan variabel. minyak goreng. Dibawah ini disajikan Tabel 16.030 karena .030 Tabel 16. Pada analisis laporan laba rugi. abodemen listrik. Hasil EBIT sebesar Rp.861.800 1. Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT*** Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak Keuntungan (Rp) Rahat Cafe 48. di atas menunjukkan keuntungan yang diperoleh Rahat cafe selama periode satu tahun.000 4. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi. biaya air (PAM).612. beras. sayuran. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi Rahat cafe. EBT sebesar Rp.5.800. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga dutujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di Rahat. abodemen telepon.093.000. Tabel 16. dan lain-lain). gas elpiji. biaya tetepon.750.657.

Tabel 17. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada Rahat cafe dibandingkan restoran KFC Taman Topi terjadi perbedaan sedikit yaitu sebesar satu persen dari marjin laba bersih masing-masing. artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 85 persen.pendirian usaha cafe ini diperoleh dengan dana atau modal sendiri yang beban bunga dibayarkan kepada pihak investor dan pajak yang diberikan pihak Rahat kepada fakir miskin tiap setahun sekali. selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. Hasil analisis rasio rentabilitas. ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 85 persen. EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan. Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang sangat baik. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan Rahat cafe adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT. EBT. Namun. Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen. Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. menunjukkan bahwa manajemen Rahat cafe juga cukup mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan penjualan karena dari hari ke harinya menghasilkan peningkatan keuntungan yang cukup besar. . Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 8 persen. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari Rahat cafe disajikan dalam Tabel 17. selain itu juga. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Rahat Cafe 10 8 85 Tabel 17. Rahat tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada Rahat cafe sudah baik.

000 155. diantaranya EBIT.000 20.200. Kedua biaya tersebut dipakai untuk menghitung analisis keuntungan. Rahat cafe memiliki total biaya variabel lebih besar dibandingkan dengan total biaya tetap karena jumlah input pembelian bahan baku yang digunakan lebih besar dari biaya listrik.000 240.155. 446.000. didapatkan total biaya tetap sebesar Rp. Hal tersebut dikarenakan harga bahan baku seperti bumbu masak tiap harinya mengalami peningkatan karena harga bahan baku ditetapkan oleh pemerintah yang sewaktu-waktu bisa saja berubah.000 1. di atas.700 36.2.000 290. Tabel 18.000. Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Sewa tempat Gaji tenaga kerja Abodemen listrik Abodemen telepon Gas elpiji Gas alam Steroform Kantong plastik ”kresek” Total Biaya Tetap Nilai (Rp) 5.000 dan keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp.000 4.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku.529.000 446.700 Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air (PAM) Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Berdasarkan hasil Tabel 18.000 86.700.684.000.5.204.120. telepon maupun air tergantung dari pemakaian pemilik maupun karyawan cafe. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 18. dan rasio rentabilitas. telepon.000 1. EAT. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.320.329.213. rasio profitabilitas. 290.700 284.529.200.000 3. EBT.000 2.213.000. dan air.200.400.000 1. sedangkan biaya listrik. total biaya variabel sebesar Rp. Biaya-biaya yang dianalisis dalam Rahat cafe adalah biaya tetap dan biaya variabel.684. .000 1.700.

000.2 Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba.000 22. Rahat cafe menggunakan peralatan yang cukup modern.000 Nilai Sisa (Rp) 50. kontinental.000 30.Piring 1 lusin: Rp.000 120.200 54. Biaya sewa tempat di Rahat cafe setiap bulannya dibayarkan kepada pemilik lahan karena bangunan seperti cafe merupakan home industry (industri rumahan) sehingga biaya sewa lahan dan bangunan bukan milik sendiri. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 19. mulai dari menu nasi timbel yang merupakan khas Indonesia.000 30.000 9. 8. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi.000.000 28.500. 35. 9.750.000.000 25.000 300.000 300.000 9.000 6.204.Sendok dan garpu 1 lusin: Rp.2.000 750.000 10. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Rahat Cafe Bogor No. berikut: Tabel 19.125. yaitu biaya tetap dan biaya variabel.000 180. 250.000 90.000 675. 4.000 7. 2. 10.000 5. Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun.000 90.000 450.000 16.000 250. dan menu sehat lainnya. 5.000 500. namun penyusutan investasinya lebih kecil dibandingkan dengan usaha besar seperti restoran KFC.000 . Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 500.000 2. 400. 12.000 Kulkas Freezer Jumlah 2 buah 1 buah 3 buah 3 buah 6 buah 1 buah 1 buah 6 buah 6 set 10 lusin 10 lusin 50 lusin 2 buah 3 buah 11.700 1.Rahat cafe memiliki banyak menu.000 400.500. sedangkan pada restoran KFC Taman Topi dinamakan profit sharing karena store KFC membagi hasil keuntungan dengan pemilik lahan dari hasil penjualannya.000 4.500 54. 6.000 18.000 12.000 540.000 250.000 1. 5.000 315.200 81. Keseluruhan produk dianalisis dalam penelitian ini.000 5.Gelas 1 lusin: Rp. 7.800. .000 1.580.000 .000 Umur Teknis (Thn) 10 10 5 5 2 10 5 5 10 2 2 5 10 10 Penyusutan (Rp) 45.000 175.000 1. 3. Kompor gas alam Kompor gas (besar) Wajan besar Wajan kecil Pengaduk penggorengan Tabung gas Selang gas (3 meter) Panci Meja dan kursi Peralatan makan: .800 16. Untuk biaya penyusutan investasi.000 600.

wajan besar.Berdasarkan Tabel 19.700 155.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp.529.825. wajan kecil.700. 494. Nilai penjualan produk di Rahat cafe berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang.030 10 8 85 Tabel 20. Pada Tabel 15. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis. tabung gas. 155.800 42.700 48. 5. sendok dan garpu).204. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh Rahat cafe dari penjualan semua produk selama satu tahun sebesar Rp.000 446. Rahat cafe juga memperhitungkan biaya variabel sebesar Rp.700.000. rasio profitabilitas dan rentabilitas adalah restoran KFC Taman Topi memilki beban pajak dan Rahat cafe memiliki beban bunga yang dibayarkan kepada investor yang menanamkan modal sebesar 10 persen dari tiap penjualan dan pajak yang diberikan bukan kepada pemerintah melainkan kepada fakir miskin yang berada di sekitar lingkungan Rahat cafe. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 494. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari kompor gas alam. peralatan makan (piring.580.213. meja dan kursi. dan Tabel 20. 5. 28. kulkas serta freezer dengan total penyusutan sebesar Rp. Tabel 20.000 43. selang gas.529. pengaduk penggorengan. Selain biaya tetap. kompor gas. maka didapatkan hasil penyusutannya. 290. Analisis Keuntungan Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 No. analisis keuntungan. Nilai ROE lebih besar dibandingkan dengan KFC Taman Topi . gelas. Biaya tetap yang dikeluarkan oleh Rahat cafe sebesar Rp.825.684. panci. Sedangkan untuk analisis pendapatan ayam goreng pada rahat cafe dapat dilihat pada Tabel 20.750.204.612.700. Rahat cafe memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp.657.700 290.684.700.

Restoran KFC Taman Topi juga memiliki kekuatan tawar-menawar pemasok yang cukup kuat.1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi . sedangkan lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. 2008). Selain itu. Lingkungan bisnis dibagi menjadi dua lingkungan. Pada umumnya konsumen yang datang ke KFC Taman Topi berasal dari wilayah kota Bogor dan sekitar lokasi KFC Taman Topi karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan ruko-ruko pembelanjaan. seperti pemerintah dan serikat pekerja. Sedangkan untuk KFC Taman Topi. kekuatan tawar menawar pembeli.dikarenakan Rahat cafe merupakan perusahaan kecil sehingga biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi.3. informasi ini diperoleh dari hasil wawancara dengan konsumen. sehingga konsumen tidak hanya berbelanja namun juga bisa beristirahat untuk makan.3 Lingkungan Bisnis Lingkungan bisnis perusahaan merupakan suatu cara untuk mendapatkan suatu kemampuan strategis dengan mengintegrasikan antara peluang-peluang yang ada dengan kemampuan atau kekuatan yang dimiliki perusahaan. untuk dapat mengantisipasi adanya ancaman dari luar perusahaan dan mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada (Wheelen dan Hunger dalam Siahaan. yaitu lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. lokasi usaha yang cukup strategis dan nama KFC yang sudah dikenal masyarakat. sosial. maka KFC tidak pernah sepi pengunjung dan konsumen cenderung lebih memilih untuk mengkonsumsi makanan siap saji di KFC karena harga produk cukup terjangkau dan praktis. Rahat cafe sebagai home industry yang lahan dan bangunan bukan milik sendiri melainkan sewa kepada pemilik lahan dan bangunan. ekonomi. 5. teknologi. Restoran KFC Taman Topi mengeluarkan modal lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe. sehingga keuntungan yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe. 5. ancaman produk pengganti.

Hal ini untuk menghindari bahan baku dan barang yang kadarluasa atau tidak layak karena masa penyimpanan yang terlalu lama. PT. Sedangkan bahan baku seperti sayuran dikirim dari kantor pusat KFC. Bahan baku yang datang dari penjual akan mengalami proses sortir. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan standar kualitas dan kuantitas yang diinginkan. Five Star dan PT. Bahan baku yang datang segera diberikan penandaan pada produk untuk mempermudah tingkat kualitas produk dan kelayakan untuk dipergunakan sebagai siap saji. Bahan baku dan barang yang datang lebih dahulu harus diproses lebih awal. Five Star dan PT. Pemesanan bahan baku utama dilakukan setiap hari dan untuk bahan baku atau makanan kering dilakukan pemesanan dua kali seminggu. Faktor-faktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara. yaitu pemilihan bahan baku sesuai dengan ketentuan yang berlaku. . Penggunaan bahan baku menggunakan sistem First In First Out (FIFO). Charon Pokphan. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Restoran KFC sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku. Charon Pokphan adalah pemasok bahan baku utama yaitu ayam. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan barang dan bahan baku Restoran KFC Taman Topi memenuhi kebutuhan bahan baku melalui PT. Ayam goreng KFC merupakan produk utama yang memiliki citarasa yang khas dari ayam goreng lain sehingga kualitas dan standarnya harus benar-benar dijaga. jumlah pesanan dilakukan sesuai dengan kebutuhan KFC Taman Topi. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di KFC Taman Topi. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer restoran KFC Taman Topi dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan.persaingan.

Untuk bahan kering disimpan dalam box dengan suhu ruangan 250 C. sikap kepemimpinan. Proses ini dilakukan selama 5-10 menit untuk menjaga kesterilan peralatan tersebut. SOP berisi seluruh standar prosedur yang harus dilakukan karyawan. Proses pemasakannya dengan menggunakan suhu 1710 C. Ayam goreng yang disajikan dalam display holding cabinet memiliki batas waktu yaitu hanya selama 1. yaitu: a. baik tentang kualitas barang dan bahan baku. yaitu proses perendaman peralatan makan dan minum dengan air hangat setelah dibersihkan dan dicuci.Bahan baku ayam disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan -120 C (pembekuan). c) Pengolahan Bahan Makanan Proses produksi pada KFC memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang jelas dan terarah. Sementara bahan lain seperti sayuran disimpan dalam chiller dengan suhu 3 – 70 C (pendinginan). Hal ini bertujuan agar KFC selalu memberikan ayam goreng yang segar dan dengan kualitas yang terbaik bagi konsumennya sehingga konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi ayam goreng KFC. cara melayani konsumen hingga standar kebersihan lingkungan dan penetapan porsi menu. Proses pengolahan menu restoran biasanya harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. SOP mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya sehingga produk yang dihasilkan benar-benar aman untuk dikonsumsi dan konsumen yang datang merasa aman dengan lingkungan yang bersih dan karyawan yang ramah. SOP membantu pihak manajemen dan karyawan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. . Untuk es krim disimpan dalam ice bin. Setelah soaking. dan es batu langsung dipesan dari supplier es batu di Bogor karena KFC Taman Topi tidak memiliki alat khusus ice maker.5 jam untuk mengetahui batas waktu penyajian ayam goreng maka setiap kali ayam goreng dimasukkan ke dalam display dilakukan pencatatan waktu dan kapan ayam goreng tersebut harus dikeluarkan dari display. Selain itu juga. Proses Soaking. produk yang dihasilkan oleh KFC diolah berdasarkan standarisasi yang ditetapkan perusahaan. peralatan tersebut kembali dicuci dan dikeringkan. tujuannnya adalah agar ayam goreng yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh konsumen.

Hal ini akan langsung ditangani oleh manajer restoran. potongan daging matang. yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. h. Proses Topping. d. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi. f. yaitu memanggang daging ayam. . Jumlah bahan beku yang dithawing diprediksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. yaitu proses melunakkan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan. misalnya kesalahan taking order atau menunggu terlalu lama. g. Proses Garnish. KFC sudah menentukan waktu pelayanan dalam waktu 5 – 7 menit.b. Pesanan akan dilayani oleh crew back up yang membantu kasir dalam menyiapkan menu makanan. Hal ini diatur dalam SOP perusahaan yang juga mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya. d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang biasanya akan disambut oleh crew dining karena crew dining ini sering berada di depan pintu masuk. e. Proses Saute. Proses Thawing. dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. Proses Parting dan Boneless. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang. c. Proses Chicken Roaster. Proses Dusting. Namun. Proses produksi yang dilakukan KFC Taman Topi sangat terjamin keamanan dan kebersihannya. yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses. Kegiatan operasional di KFC terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen apabila ada komplain. kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku ke chiller selama 8-12 jam. yaitu bahan jadi. Restoran KFC tidak terdapat bill pesanan karena konsumen langsung membayar kepada kasir saat memesan makanan.

Manajer Restoran • Melaksanakan pencapaian target penjualan • Mengawasi dan mengontrol seluruh kegiatan kerja restoran • Memberikan pelatihan kepada karyawan • Menjaga. Seluruh crew memiliki tingkat pendidikan lulusan SMU atau sederajat dengan umur rata-rata 18 – 23 tahun dan D3 maupun S1 untuk manajer dengan umur rata-rata 25 – 40 tahun. Pendelegasian wewenang di dalam KFC dilakukan secara struktural organisasi pekerjaan. Saat ini memiliki 54 orang karyawan di bawah pimpinan Tomi Yuliawan sebagai manajer restoran. Setiap jabatan memiliki wewenang dan tanggungjawab yang berbeda-beda. memelihara. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat struktur organisasi Restoran KFC Taman Topi pada Gambar 4. Restoran KFC ini sangat mengutamakan karyawan yang loyal serta terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan karyawan adalah kemauan untuk belajar dan keterampilan. Adapun tugas dan tanggungjawab dari setiap jabatan adalah sebagai berikut: .2. Manajemen Sumberdaya Manusia Restoran KFC Taman Topi memiliki sistem manajemen yang terstruktur. 2009 Karyawan KFC Taman Topi berjumlah 54 orang. Restaurant Manager Assistant Restaurant Manager Chief Cashier MC Back Up Dining Cashier Cook Kitchen Gambar 4. Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi Sumber: Restoran KFC Taman Topi. dan meningkatkan image perusahaan .

.• Bertanggungjawab atas operasi perusahaan .Cook • Melaksanakan pemasakan menu makanan • Mencatat tiap penerimaan bahan baku.Master Ceremony (MC) • Bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan birthday party yang disediakan untuk anak-anak • Membantu kegiatan operasional.Back Up • Membantu kasir dalam persiapan setiap pesanan konsumen • Melaksanakan pemasakan pesanan konsumen • Menghidupkan.Chief Cashier • Mengawasi pelaksanaan setiap kegiatan kerja bagian penjualan • Membantu dalam jalannya operasional restoran • Mendata setiap menu makanan yang dijual . dan membersihkan peralatan masak. pendingin serta lemari penyimpanan . • Menggantikan pekerjaan manajer restoran apabila tidak berada di tempat.Dining • Membersihkan meja makan konsumen setelah selesai makan • Menjaga dan memelihara kebersihan seluruh area restoran serta perlengkapan lainnya • Membantu konsumen membawa pesanan bila dibutuhkan .Kasir • Melayani tamu yang memesan produk makanan • Melaksanakan penawaran produk makanan • Menjaga dan memelihara kebersihan restoran dan sekitarnya . • Mengawasi setiap pelaksanaan kegiatan yang ada di KFC. pemasakan menu makanan.Asisten Manajer Restoran • Membantu manajer restoran dalam memberikan pelatihan terhadap crew yang masih training. mematikan. dan lain-lain . dan penggorengan . back up. seperti membantu kegiatan cashier.

Restoran KFC memberlakukan tenaga kerja kontrak untuk mengikuti proses pelatihan selama 3 bulan dengan melakukan pekerjaan di bagian dining dengan tidak diperbolehkan bekerja yang berhubungan dengan produk.• Menghidupkan dan mematikan peralatan masak . 2) Sumber eksternal. asisten manajer. yaitu perekrutan karyawan dilakukan sendiri oleh restoran KFC Taman Topi. yaitu dari crew. artinya wilayah masing-masing mereka bekerja yang diawasi oleh Training Centre (TC) yang didatangkan langsung dari pihak KFC Daan Mogot sebagai kantor pusat pelatihan tenaga kerja KFC. yaitu: 1) Sumber internal. karyawan kontrak dapat menjadi karyawan tetap selama dalam waktu 2 tahun. Karyawan yang berasal dari sumber internal biasanya tidak perlu mengalami masa pelatihan lagi atau sudah dalam kondisi siap bekerja. . Sedangkan training yang harus dilewati untuk menjadi karyawan tetap adalah dengan mengikuti beberapa tes terlebih dahulu yang diberikan oleh Training Officer (TO). all star. chief cashier. Setelah lulus. yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas. antara lain seorang crew harus mempelajari 5 modul.Kitchen • Membantu pekerjaan bagian cook • Membersihkan peralatan makanan tamu • Mempersiapkan bahan baku yang dimasak Restoran KFC Taman Topi melakukan perekrutan karyawan melalui dua sumber. star. Sumber internal untuk seorang calon manajer diawali dengan menjadi asisten manajer dan harus melewati all star selama 2 tahun atau dengan cara membangun karir. Perekrutan yang diikuti manajer maupun karyawan (crew) sangat lokasional. kemudian dalam kurun waktu 10 tahun dapat dipromosikan untuk menjadi manajer setelah mendapat rekomendasi dari Regional Operation Manager (ROM). Modul ini dibuat oleh Training Departement yang mencakup bagian Customer Service Team Member (CSTM) berupa pelayanan terhadap konsumen dan Food Service Team Member (FSTM) yang berhubungan dengan proses pengolahan produk kemudian diwawancara.

tunjangan jabatan (untuk jabatan tertentu). setelah masa kerja selama 3 – 6 bulan. Manajemen KFC Taman Topi juga memiliki SOP yang jelas dan terarah. Kesemua itu telah ditulis di surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Pencatatan laporan keuangan di KFC Taman Topi dilakukan setiap hari melalui sistem online berupa data keuangan yang diserahkan kepada bagian accounting di kantor pusat KFC. Oleh karena itu. KFC ini cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya tanpa takut ada terkendala masalah uang dan inilah yang menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki oleh KFC. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen KFC Taman Topi sudah baik. Selain itu. 3. . Upah karyawan terdiri dari gaji pokok. dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode November 2008 – Oktober 2009. Namun. 890. Dalam penelitian ini. restoran KFC menggunakan dana yang berasal dari kantor pusat KFC berdasarkan omset yang didapat sehingga keuntungan tersebut mampu membuka cabang usaha. Bentuk motivasi kerja karyawan juga dapat berupa money of the month sebagai insentif yang khusus diberikan kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik. Modal pendirian usaha berasal dari kantor pusat KFC MT.000. bentuk motivasi kerja karyawan di KFC berupa penghargaan yang diberikan setiap bulan yang ditujukkan untuk karyawan terbaik yaitu perusahaan maupun dari cabang masing-masing KFC memberikan pelatihan dan breaving yang bertujuan untuk memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik lagi. pada waktu-waktu sibuk seperti akhir pekan dan hari libur biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan sehingga adanya kerjasama dengan saling membantu satu sama lain.00 per bulan. Dalam hal permodalan tersebut untuk biaya usaha dari sejak berdiri sampai dengan membuka cabang.Upah karyawan (selain bidang manajerial) yang disebut Upah Minimum Kota (UMK) adalah sebesar Rp. kondisi keuangan KFC dianalisis dari keuntungan perusahaan. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing tanpa ada tumpang tindih pekerjaan. Haryono Jakarta. rasio profitabilitas. dan cuti. tunjangan transpor. Selain itu. THR. Keuangan dan Akuntansi Restoran KFC memiliki kondisi keuangan yang baik. karyawan akan mendapatkan tunjangan kesehatan yang akan dibayarkan bersama upah bulanan.

dan ini merupakan kekuatan bagi perusahaan. 4.com yang disudah dikelola dengan baik karena dapat memberikan manfaat yang optimal bagi KFC dalam penggunaannya. Restoran KFC memiliki website yang berfungsi untuk memberikan informasi secara cepat pada konsumen. combo. Hal ini untuk memudahkan para konsumen dalam memilih paket yang akan mereka beli. Hal tersebut terlihat dari hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada produk yang dijual KFC. Dapat dikatakan bahwa restoran KFC Taman Topi mampu menghasilkan laba dalam jangka panjang. dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi diperoleh hasil bahwa usaha tersebut menguntungkan bagi perusahaan. Sistem Informasi Manajemen Kemajuan teknologi dewasa ini menimbulkan perubahan besar-besaran dalam hidup manusia. Dalam pencatatan keuangan ini sudah mengadopsi teknologi. Manusia dapat mengakses segala sesuatu dan memenuhi kebutuhannya dengan cepat. dan sebagainya. rasio profitabilitas. dan memiliki peran yang baik terhadap keuntungan bersih maupun kekuatan keuangan perusahaan KFC. media cetak (koran maupun majalah) serta spanduk di jalan raya dan counter KFC agar para konsumen mengetahui produk baru yang dikeluarkan KFC sehingga memungkinkan konsumen ingin membelinya. dimana pembukuan arus barang dan uang yang masuk dan keluar sudah disusun dengan menggunakan sistem akuntansi yang terkomputerisasi.Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. Pasar dan Pemasaran Restoran KFC dalam hal pasar memperhatikan pangsa pasar karena sebagai tujuan KFC untuk menarik minat para konsumen. Selain itu. 5. Website ini dapat diakses melalui situs www.kfcindonesia. kegiatan promosi bertujuan untuk memperkenalkan produk baru KFC yang dipromosikan lewat iklan di televisi. diantaranya paket bucket. Restoran KFC di Taman Topi memiliki tiga buah komputer yang menyediakan hotspot untuk internet agar konsumen tidak merasa bosan dengan hanya makan saja. seperti menu KFC yang terdiri dari berbagai paket dengan harga yang berbeda-beda. .

Produk Strategi produk merupakan strategi yang paling penting untuk dikembangkan karena produk inilah yang dinikmati secara langsung oleh konsumen. Bauran Pemasaran 1. 3. Targeting. mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. Dari kelas sosial. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. Strategi produk yang dilakukan KFC dapat dilihat dari visi perusahaan yaitu menjadi restoran nomer satu dan selalu menjadi pemimpin dalam segala bidang pasar industri makanan cepat saji dengan terus memberikan suasana ramah dan menyenangkan melalui kepuasan ’Yum!’ kepada konsumen sesuai dengan misi KFC itu sendiri. dan aspek perilaku. 2. Positioning 1. aspek psikografis. segmen yang dipilih oleh KFC adalah semua kalangan masyarakat. Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk. Target pasar utama KFC adalah keluarga. Restoran KFC ingin menempati posisi sebagai restoran cepat saji dengan menu utama adalah ayam goreng yang memiliki citarasa yang khas dan pelayanan yang ramah serta harga yang terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. pelayanan. Segmentation. . Perubahan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengelola makanannya sendiri di rumah.A. Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. 2009). Segmentation Segmentasi pasar adalah tindakan mengidentifikasikan dan membentuk kelompok pembeli atau konsumen secara terpisah (Rangkuti dalam Rini. B. dan kecepatan. Segmentasi pasar yang dilakukan oleh KFC adalah berdasarkan aspek demografis. Seiring dengan peningkatan aktivitas bekerja.

Colonel Yakiniku .1 OR burger 5.Original Recipe Chicken .636 125.Ala Carte Oriental Bento Travelling Combo .2 oriental bento Complete Combo .2 yakiniku rice . Menu Burger/Fillet: . spaghetti. original recipe chicken.636 .636 Harga (Rp) 8. Menu Spaghetti/Yakiniku: .Spaghetti Supreme 3.909 15.2 chicken dan fillet . soup. Hal ini dilakukan agar konsumen mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama.Combo Double . Adapun menu yang dijual KFC Taman Topi pada Tabel 21.Hot Crispy Chicken . Menu Ayam (Original Recipe Chicken.2 twister .364 73.909 25. Menu Paket Combo: Value Combo: Super Panas Jumbo (1 potong ayam + nasi + soft drink) . Adanya inovasi produk yang dikembangkan merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki KFC dalam menarik minat konsumen.445 73. Daftar Menu KFC Taman Topi Nama Menu 1.909 8.455 17. burger.273 10. dan black paper chicken.Strategi produk yang dilakukan oleh KFC agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa rasa ayam goreng yang berbeda-beda. adalah seperti berikut: Tabel 21.Black Paper Chicken 2.909 10.909 8. Menu Paket Bucket: Big Feast (9 potong ayam + 6 nasi + 6 soft drink) Small Feast (5 potong ayam + 3 nasi + 3 soft drink) 9 Piece Chicken (9 potong ayam) 15. Selain itu juga KFC menyediakan menu kolonel yakiniku dengan ayam yang dilapisi tepung dan terdapat sayuran.545 63. seperti hot crispy chicken.Music Combo Hitlist . dan lain-lain.909 27. dan Black Paper Chicken): . twister chicken.465 66.Combo Mega Deal (1 potong ayam + nasi + 1 KFC soup + 1 puding + 1 soft drink medium) Combo Super Deal (2 potong ayam + 1 nasi + 1 soft drink) 4. Hot Crispy Chicken.273 24.

Menu Paket Combo Menu yang paling banyak diminati adalah value combo (super panas jumbo) karena KFC sangat terkenal dengan produk ayamnya yang enak sehingga konsumen cenderung memilih paket menu yang menyajikan ayam sebagai menu utamanya dan pelengkapnya adalah nasi yang dapat mengenyangkan. 5. Menu Ayam (Original Recipe Chicken.1. apabila konsumen ingin makan nasi yang ditambah dengan potongan daging ayam tanpa tulang dan ada sayurannya. Untuk colonel yakiniku. Menu Paket Bucket Menu yang paling diminati adalah Big Feast karena terdiri dari 9 potong ayam dengan masing-masing nasi dan soft drink sesuai dengan jumlah ayam sehingga bagi konsumen yang bersama keluarga lebih memilih menu Big Feast karena jumlahnya banyak. Menu Spaghetti/Yakiniku Menu yang paling diminati umumnya adalah spaghetti supreme karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. Dalam penetapan standar mutu produk. Hot Crispy Chicken. Menu Burger/Fillet Menu yang paling diminati adalah twister karena dalam promosinya lebih terkenal sehingga konsumen lebih mengingat produk twister. restoran . Sedangkan travelling combo yaitu menu oriental bento juga menawarkan menu yang berisikan nasi dan ayam tetapi penjualannya kurang diminati karena ayam yang disajikan sudah dalam bentuk irisan tanpa tulang sehingga dianggap kurang menarik dan kurang mengenyangkan. konsumen memilih menu tersebut karena lebih mengenyangkan daripada spaghetti karena terdapat nasi dalam peketnya. 4. 3. dan Black Paper Chicken Menu ayam goreng yang paling diminati oleh konsumen adalah hot crispy chicken karena rasanya yang pedas dan kriuk-kriuk sehingga membangkitkan selera makan konsumen dan lebih diingat di benak konsumen. Produk KFC sangat berkualitas karena 11 bumbu rahasia KFC diimpor dari luar negeri yang sudah terjamin kualitasnya dan KFC tetap menjaga ciri khas rasa yang sesuai dengan aslinya. Namun. 2.

Dalam menentukan atau menetapkan suatu harga banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Take Away (dibawa pulang) Konsumen memesan makanan di kasir untuk dibawa pulang. dan lain-lain. yaitu: . 2. Ayam goreng dimasak dengan teknik komputerisasi pada suhu 1710 C selama 13 menit untuk mematikan virus dan bakteri. perpisahan. Harga Harga merupakan nilai yang sangat penting dalam penjualan produk KFC. Catering Konsumen dapat memesan produk KFC di atas 50 box yang diantar sesuai dengan tempat pemesanan. keamanan pangan nasional. (3) 1710 C selama 13 menit. 3. (5) MUI. tour. antara lain: 1. dan karyawan.KFC sudah memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan memiliki standar keamanan ayam goreng KFC yang terdiri dari (1) pemasok dan bahan baku dikontrol ketat sesuai standar KFC internasional. (2) Higiene dan sanitasi. maka di dinding-dinding KFC di pasang gambar orang yang sedang makan ayam goreng serta adanya televisi layar datar yang dipasang di atas dengan menyajikan tontonan anak band dari KFC music hitlist yang menyenangkan dan enak didengar. Dine In (makan di tempat) Konsumen dapat memakan produk KFC di dalam restoran KFC Taman Topi untuk menciptakan kenyamanan bagi para tamu. Kemasan produk take away berbeda dengan yang dimakan di restoran. Adanya sertifikasi halal dari MUI dan standarisasi keamanan ayam goreng KFC merupakan salah satu kekuatan dari KFC karena hal ini dapat menjaga kepercayaan konsumen bahwa produk yang dimakan aman untuk dikonsumsi. biasanya untuk take away menggunakan kotak kardus yang mudah dibawa dan praktis. peralatan. diterapkan pada seluruh proses produksi. Biasanya konsumen memesan bila mengadakan kegiatan rekreasi. KFC juga menawarkan jasa kepada konsumen yang berupa pelayanan. Restoran KFC selain menawarkan dan menjual produk. (4) Disimpan dalam display khusus bersuhu 650 C dan memiliki batas waktu penyajian. dan memiliki surat keterangan bebas virus flu burung dari Dinas Peternakan dan Pertanian. 2.

Harga yang ditetapkan KFC bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu yang terdapat di counter belakang kasir. Lingkungan sekitar store KFC. artinya jika harga bahan baku meningkat dari penjualnya maka pihak pemasaran akan meningkatkan harga produk.. Tabel 22. Promosi. bisa dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan jumlah pembeli yang cukup banyak membeli menu goceng. Restoran KFC memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan menu goceng dengan harga miring.• Harga dari bahan-bahan baku produk KFC. 3. Biaya pajak sebesar 10%. Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi Menu Go. • • • • • • Perekonomian masyarakat.Go Goceng! Cuma Rp. Promosi (Promotion) Promosi merupakan unsur utama dalam kampanye pemasaran yang dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan lebih . Harga yang ditetapkan pesaing. Konsumen akan dikenakan pajak sebesar 10 persen dari total harga pesanan. Wilayah. Dengan adanya program strategi harga ini. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan adanya menu goceng dan super panas jumbo yang biasa dibeli dan disukai oleh pelajar ataupun mahasiswa.. 5000 KFC soup Salad KFC puding Orange juice Spaghetti deluxe Pepsi/mirinda 2 perkedel Harga (Rp) 5000 5000 5000 5000 5000 5000 5000 Menu yang paling diminati dalam paket goceng ini adalah spaghetti deluxe karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. berikut ini merupakan bentuk strategi ”menu goceng” yang diterapkan perusahaan adalah: Tabel 22.

Sasarannya Media promosi : seluruh kalangan masyarakat : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. promosi pemasaran meliputi alat untuk promosi konsumen (sampel. potongan harga. • Paket Combo Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari. dan promosi bisnis dan promosi tenaga penjualan (pameran dan konveksi dagang. Menurut Kotler dan Amstrong (1997). Kegiatan utama promosi yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah melalui media iklan televisi. Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan memberikan alternatif harga dan menu kepada konsumen yang hanya ingin membeli minuman atau mengkonsumsi satu jenis makanan tanpa ayam. tawaran uang kembali. sementara pihak store yaitu KFC hanya sebagai pelaksana teknis. pemberian. kasir juga memegang peranan yang sangat penting karena kasir yang melakukan promosi atau penawaran produk secara langsung kepada konsumen. garansi. kupon. hadiah.cepat dan lebih besar oleh konsumen atau pedagang. pengujian gratis. Jenis-jenis promosi yang diadakan di KFC Taman topi antara lain: • Paket Goceng Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari. promosi silang. Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan cara memberikan kepuasan kepada konsumen yang ingin makan bersama keluarganya melalui penawaran paket harga yang murah. promosi bersama. pajangan di tempat pembelian dan peragaan). imbalan berlangganan. pajangan dan barang gratis). . Selain itu. Jenis promosi yang diadakan oleh KFC ditentukan oleh Marketing Departement perusahaan. kontes bagi perwakilan penjualan dan iklan barang khusus). Restoran KFC mengadakan promosi dalam memperkenalkan produknya kepada konsumen dengan tujuan menarik minat konsumen agar membeli produk KFC dan meningkatkan laju penjualan produk. tunjangan dana iklan. promosi perdagangan (potongan harga.

dan rumah penduduk yang dapat memberikan pengaruh terhadap penjualan produk KFC. Restoran KFC Taman Topi terletak ditempat yang strategis dipinggir jalan raya dan di lingkungan sekitar restoran terdapat rumah makan padang. dan tempat cuci tangan. Jika ada kerusakan pada alat fasilitas. Jawa Barat. area birthday party. Restoran KFC Taman Topi berlokasi di jalan Kapten Muslihat Bogor. bagian perlengkapan akan koordinasi dengan perusahaan dan jika kerusakannya tidak terlalu parah dapat diperbaiki oleh crew KFC sendiri. Dalam hal ini tempat yang dimaksud meliputi dari sistem penyaluran produk. • Album Music Hitlist Tujuannya : menambah omset KFC. KFC ini beroperasi tujuh hari dalam seminggu selama 24 jam. Sasarannya Madia promosi : kawula muda : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC dan senantiasa memutarkan lagulagu yang terdapat dalam album music hitlist. yaitu: • Area Dining Area dining yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain menyambut kedatangan konsumen. memberikan brand image kepada masyarakat bahwa KFC peduli dengan kreativitas kawula muda melalui pembuatan album music hitlist. pasar anyar.Sasarannya Media promosi : keluarga : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. Restoran KFC Taman topi juga memberikan fasilitas yang diperuntukkan bagi konsumen yang datang agar merasa nyaman. departement store. menjaga . warung makan. cakupan pemasaran dan fasilitas yang tersedia. California Fried Chicken (CFC). antara lain televisi yang memutarkan musik dari KFC music hitlist. condimant bar (tempat menyimpan saus sambal). Restoran KFC Taman Topi termasuk dalam kategori medium. Ruangan di dalam KFC Taman Topi terbagi atas beberapa area. Tempat (Place) Tempat merupakan sarana penyampaian produk atau pendistribusian produk ke konsumen. 4.

melakukan pencatatan hasil penggorengan. membantu kasir mengantar pesanan tunggu konsumen. melakukan penawaran menu. Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan karena terlibat langsung dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jiwa yang dikehendaki oleh pelanggan.kebersihan restoran. • Area Birthday Party Area Birthday Party yaitu area yang diperuntukkan bagi konsumen yang merayakan ulang tahun di restoran KFC. • Area Back Up Area Back Up yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain membentu kasir dalam menyiapkan pesanan konsumen dan mempersiapkan alat makan. membersihkan kembali meja yang telah dipakai konsumen. • Area Kitchen Area Kitchen yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk mempersiapkan bahan-bahan setengah jadi serta membersihkan peralatan masak dan makan. dan membantu konsumen yang memerlukan bantuan. • Area Counter Area counter yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk menyambut kedatangan konsumen. • Area Cook Area Cook yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk melakukan kegiatan memasak. . 5. dan melakukan cash register atau proses terjadinya penjualan dan pembelian antara kasir dan konsumen. melakukan pengisian ulang kebutuhan pelengkap makan. Restoran KFC ini memiliki crew yang ramah yang dapat membuat pelanggan nyaman. melayani pesanan konsumen. membersihkan peralatan goreng dan menjaga kebersihan lainnya.

sarana pendukung yang diberikan meliputi area parkir yang dapat digunakan untuk kendaraan roda dua dan empat. Hal ini dikarenakan dalam penjualan produk harus diimbangi dengan pelayanan yang tinggi terhadap konsumen. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti internet corner. 7. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 23. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh KFC seperti adanya sarana pendukung. Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Strategi proses yang telah diterapkan oleh KFC ini adalah kecepatan pelayanan seperti kecepatan dalam penyajian hidangan dan kecepatan dalam melakukan transaksi dengan konsumen. Area ini dipasang spanduk-spanduk di dinding maupun disekitar store. Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. Ketiga bukti fisik yang dimiliki KFC merupakan kekuatan KFC Taman Topi dalam memenuhi kenyamanan konsumen. . dan kamar mandi.6. Pelayanan yang baik akan meningkatkan loyalitas dan kepercayaan konsumen terhadap restoran. tempat cuci tangan. tujuannya untuk meningkatkan penjualan. condimant bar. Selain itu. mahasiswa. Fasilitas lainnya yang dimiliki oleh KFC Taman Topi adalah ruangan untuk merayakan pesta ulang tahun. dan pegawai perkantoran lainnya yang tidak bisa lepas dari layanan informasi seperti internet.

dan hasil wawancara dengan pesaing restoran waralaba asing lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak KFC Taman Topi. kantor pusat KFC. Faktor Internal Produk Kekuatan • Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah • Kualitas produk terjaga • Inovasi produk • Memiliki sertifikasi halal dari MUI • Strategi harga khusus untuk menu goceng • Harga KFC cukup terjangkau • Promosi cukup dilakukan • Lokasi KFC yang strategis • Tenaga kerja terspesialisasi • Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen • Pelayanan internet corner • Memiliki fasilitas birthday party • Sarana pendukung yang sudah lengkap Kelemahan 2.3. 5.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan. Aspek eksternal yang dianalisis. .2. dan teknologi. Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 5.Tabel 23. Faktor-faktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. Harga 3.2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. 4. Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi di Bogor No. Promosi Tempat Orang Proses • Penggunaan website belum optimal • Tidak memiliki layanan drive thru 7. 1. ekonomi. Bukti Fisik 5. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum. yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri. 6.3. sosial.

larangan dan kewajiban yang masing-masing tercantum dalam pasal yang ada di PKB. sedangkan untuk sistem perpajakan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara siapapun yang mendiami wilayah Indonesia. tata tertib. Hasil analisis penelitian ini menggambarkan kondisi eksternal dan internal yang mempengaruhi jalannya operasional perusahaan dan mempengaruhi perencanaan stategis yang sesuai dengan kondisi lingkungan tersebut. serta dukungan besar pemerintah terhadap usaha restoran telah mampu menciptakan atmosfer lingkungan politik dan hukum yang aman bagi usaha restoran. dimana tarif yang dikenakan pada konsumen sebesar 10 persen dari total pesanan. pemerintah menetapkan peraturan izin usaha dan retribusi. Pasal 12 Perda Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2004 tentang penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan mengatur perizinan badan usaha atau perorangan yang mengajukan usaha kepariwisataan wajib dikenakan retribusi. tugas. lingkungan jauh mempengaruhi faktor politik dalam hal Undang-Undang tentang perburuhan dalam bentuk Peraturan Kerja Bersama (PKB). Peraturan ini dilaksanakan berdasarkan UU No. Hal ini sudah ditetapkan kantor pusat KFC saat tenaga kerja menyetujui perjanjian kontrak. Peraturan Kerja Bersama (PKB) ini berisi tentang kesepakatan antara kedua belah pihak yang bersifat sepakat dan mengikat antara PT. yaitu tetap .34 Tahun 2000 tentang Pajak Retribusi Daerah. didapat rincian lingkungan bisnis bahwa untuk usaha KFC. Dalam penelitian ini. Restoran KFC Taman Topi dipengaruhi oleh lingkungan eksternal dan internal yang ada disekitarnya.1. Keamanan dan lingkungan Kota Bogor yang kondusif sangat mendukung pertumbuhan usaha restoran. Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan serta Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja di restoran KFC Taman Topi telah diatur dalam surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Faktor Politik dan Hukum Seiring dengan peningkatan jumlah usaha pendukung industri pariwisata di Kota Bogor. Fastfood Indonesia. Sistem perpajakan masih berlaku untuk KFC sama halnya dengan restoran-restoran lain. Adanya peraturan dan perundang-undangan yang jelas. Tbk selaku pihak pertama dan tenaga kerja selaku pihak kedua mengenai syarat-syarat umum.

93 3.171.02 4.782.20 3. pada restoran KFC Taman Topi tingkat inflasi naik tergantung harga bahan pokok di pasaran. Faktor Ekonomi Ketidakstabilan kondisi perekonomian saat ini memberi pengaruh terhadap kecenderungan iklim usaha yang tidak menentu.168.71 3.152 Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Namun. Fluktuasi ini menimbulkan kondisi ketidakpastian ekonomi.71 Rata-Rata 3. Hal ini merupakan peluang bagi industri makanan terutama restoran sehingga memiliki prospek yang baik Tabel 24.231. salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga bahan baku.185. Peningkatan pendapatan masyarakat kota Bogor menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin meningkat pula dan akan mendorong pertumbuhan usaha Restoran di kota Bogor.042.786 4.24 3. Tingkat pendapatan masyarakat yang semakin besar menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin besar pula. Tingkat inflasi yang berfluktuasi dalam perekonomian Indonesia mempengaruhi usaha pengembangan restoran.29 persen setiap tahunnya.21 3. Perekonomian yang dialami oleh Indonesia selalu stabil.313 4. Kenaikan harga bahan baku yang disebabkan oleh inflasi yang tinggi di suatu negara akan berkorelasi dengan biaya produksi. laju pertumbuhan PDRB per kapita kota Bogor rata-rata mengalami peningkatan sebesar 3.307. Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) Tahun PDRB (Jutaan Rupiah) PDRB (Per Kapita) Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita (%) 2.860.361. Tabel 24.29 2003 2004 2005 2006 3.438.273.567. 2007 Pada periode tahun 2003-2006. Seringkali pelaku usaha maupun pihak manajemen yang ingin mengembangkan usahanya . 2.54 3.275 4. sehingga membuat harga jual menjadi tinggi dan mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat.membayar pajak kepada pemerintah karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara yang mendiami suatu wilayah tertentu. Tingkat inflasi yang ada juga turut mempengaruhi kemampuan berkembang usaha restoran.

• General Manager Operation General Manager Operation dalam penentuan harga berfungsi untuk mengenai biaya operasional. Dilihat dari keterampilan tenaga kerja.mengalami kesulitan dalam memprediksi tingkat keuntungan yang akan diperolehnya. Penetapan harga produk di KFC yang berperan adalah penjual dan perusahaan sendiri. Haryono. artinya biaya-biaya yang akan dikeluarkan oleh operasional. Restoran KFC Taman Topi memiliki produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi yang sudah maju. KFC juga meminta surat keterangan berbadan sehat dari dokter. restoran KFC menetapkan kriteria bagi tenaga kerjanya antara lain untuk crew dibutuhkan lulusan minimal SMA atau sederajat. Sedangkan dalam hal teknologi. tinggi badan wanita 158 cm dan pria 165 cm. teknologi yang digunakan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan tenaga kerja maupun konsumennya. Tbk sebagai kantor pusat KFC yang berada di Jalan MT. surat kelakuan baik dari kepolisian. • General Manager Bussines Development General Manager Bussines Development berfungsi untuk menentukan apakah harga yang akan ditetapkan kompetitif/terjangkau atau tidak. Sehingga yang menentukan harga produk KFC adalah kantor pusat yang diberitahukan kepada masing-masing store KFC disetiap wilayah. dan keterangan kerja dari DEPNAKERTRANS sehingga tidak ragu lagi bahwa tenaga kerja KFC memiliki keterampilan yang baik dalam hal persyaratan lamaran maupun teknik seperti dalam pengolahan ayam goreng dan juga tenaga kerjanya memiliki sikap yang ramah dalam melayani konsumen. Fastfood Indonesia. Marketing Deparment berfungsi untuk memutuskan mengenai biaya dari promosi yang akan dilakukan untuk produk KFC yang baru. . Jakarta Selatan merupakan satu-satunya pemegang hak waralaba restoran KFC di Indonesia yang didirikan oleh kelompok usaha Gelael. PT. Penetapan harga produk KFC ditentukan oleh: • Marketing Department Dalam penetapan harga produk.

Restoran KFC menyediakan menu rasa ayam goreng yang sesuai dengan selera konsumen. Biasanya alat yang cepat rusak adalah program dari register cashier. diantaranya dapat berpengaruh pada kecepatan pelayanan kepada konsumen. 4. Adanya sistem komputerisasi di bagian keuangan akan lebih memudahkan dalam memanajemen pengalokasian dana. Faktor teknologi mempengaruhi kinerja KFC.3. diantaranya rasa ayam goreng Hot Crispy (pedas) dan ayam goreng Original Recipe (O. penggunaan teknologi informasi seperti penggunaan televisi dan fasilitas hotspot untuk membuat pengunjung nyaman dan merasa betah. ada juga konsumen yang tidak menyukai pedas dengan memilih ayam goreng original atau Original Recipe Chicken (O. biasanya orang Indonesia menyukai ayam goreng Hot Crispy Chicken karena rasanya yang pedas sehingga sesuai dengan lidah konsumen Indonesia yang menyukai makanan pedas. Namun. Perkembangan teknologi dan informasi dapat dimanfaatkan di semua bagian operasional restoran seperti pada bagian keuangan. . display holding cabinet. restoran KFC menggantikannya dengan yang baru tetapi itu semua tergantung jika kondisi barang sudah rusak berat. pelayanan. gaya hidup masyarakat juga berubah mengikuti trend. Apabila terjadi keusangan teknologi. Konsumen yang memiliki gaya hidup yang modern. artinya saat ini banyak masyarakat yang bekerja sehingga ingin mengkonsumsi makanan yang cepat dan praktis. teknologi modern dalam produksi seperti tempat pendingin bahan baku (freezer). Sama halnya dengan sikap konsumen. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang pesat dalam mendorong restoran menjadi lebih baik. Faktor Sosial Saat ini konsumen ingin mengkonsumsi makanan yang praktis dan mudah. Hal ini tentunya dikarenakan selera konsumen yang berbeda. maka banyak berdirinya berbagai restoran di Indonesia.R).R) bahkan KFC menambahkan menu rasa baru yaitu Black Paper Chicken atau ayam goreng lada hitam. maka harus diperbaiki guna kelancaran pembayaran kepada konsumen. dan pemprosesan. chiller. mengolah data keuangan menjadi lebih mudah dengan menggunakan alat modern bukan manual. Selain itu.

1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. Menurut hasil wawancara yang dilakukan dengan pimpinan KFC pusat. dimana hal ini dapat dilihat dari banyaknya . Faktor ancaman masuk pendatang baru yang sering mempengaruhi restoran KFC Taman Topi adalah diferensiasi produk dan akses ke saluran distribusi. Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. sehingga akses distribusi ke KFC lancar karena didukung oleh transportasi yang memadai. Kemunculan pendatang baru menjadi ancaman bagi usaha restoran yang telah ada. intensitas persaingan bisnis restoran tinggi. yaitu manajer pemasaran mengatakan bahwa potensi masuknya pendatang baru dalam bisnis restoran relatif mudah. misalnya hot crispy chicken. persaingan sesama perusahaan dalam industri. kekuatan tawar-menawar pemasok. Hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda/unik maka konsumen semakin penasaran untuk mencobanya. intensitas persaingan diantara restoran tinggi.3.2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru.Penggunaan teknologi yang baik dapat menyebabkan kapasitas produksi yang dihasilkan menjadi lebih banyak dan pelayanan yang berkualitas serta berpengaruh pada peningkatan penjualan sehingga hal ini menjadi peluang bagi KFC. Oleh karena itu. seperti halnya di Bogor. Diferensiasi produk seperti berbagai macam menu ayam goreng dengan rasa yang berbeda. Sedangkan untuk akses ke saluran distribusi sangat menentukan penyebaran produk. ancaman produk pengganti. dan pengaruh kekuatan dari pemerintah maupun serikat pekerja. Hal ini dapat mempermudah KFC ke distribusi bahan baku maupun konsumen. original recipe chicken. dan yang baru adalah black paper chicken. kekuatan tawar-menawar pembeli. 5.2.

Mc Donal’s. Pendatang baru memiliki kemudahan akses distribusi. Kemunculan sistem pengelolaan restoran dengan konsep waralaba memberi penawaran bagi masyarakat untuk mendirikan restoran dengan biaya yang rendah dan tingkat pengembalian tinggi. Industri restoran di kota Bogor dapat dianalisis sebagai berikut: a. d. Permodalan bagi usaha restoran sangat mudah. dan sebagainya yang menyediakan menu daging ayam. c. sehingga pendatang baru dapat masuk ke saluran distribusi. Regulasi pemerintah sangat mendukung pengembangan usaha restoran di kota Bogor. KFC juga dihadapi oleh pesaing non sejenis. 3) Ancaman Produk Pengganti Restoran KFC merupakan restoran penyedia makanan cepat saji dengan produk utamanya yaitu ayam goreng. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh KFC adalah restoran CFC. terutama di kota Bogor. Sehingga hal ini merupakan salah satu ancaman eksternal bagi KFC dalam persaingan bisnisnya. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Restoran KFC tidak begitu melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan karena yang . Hal ini bisa dilihat dari jumlah restoran yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. b. karena konsumen bebas untuk pindah dan mencoba pemasok (restoran) lain. Pendatang baru rata-rata memiliki skala ekonomis yang cukup besar. e. Salah satu pesaing utama sejenis adalah California Fried Chicken (CFC) yang jaraknya tidak terlalu jauh dari KFC Taman Topi dan rumah makan tradisional seperti rumah makan padang dan rumah makan lain yang berada disekitar KFC Taman Topi.restoran waralaba asing di kota Bogor. 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri restoran di kota Bogor cenderung kompetitif. Selain pesaing sejenis. Usaha restoran di kota Bogor memiliki saluran distribusi yang sangat luas. Biaya beralih pembeli tidak ada. Hal ini didukung sejumlah kebijakan dan program Pemerintah Daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata kota Bogor.

3. 1.menentukan adalah bagian pemasaran. penawaran tinggi. serikat pekerja. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi karena restoran KFC Taman Topi tidak pernah berganti ke pemasok lain untuk menjaga kualitas bahan baku. Kekuatan tawar-menawar pembeli dilihat dari jumlah alternatif restoran yang tersedia di kota Bogor sangat banyak. Lingkungan Industri Keterangan : Responden satu adalah manajer restoran KFC Taman Topi Responden dua adalah pesaing utama (CFC dan Mc Donal’s) 5. dan pemasok. dan ancaman. biaya beralih ke restoran lain juga rendah sehingga konsumen bebas memilih restoran yang sesuai dengan kebutuhannya. Five Star. Charon Pokphan dan PT. Tabel 25. 6) Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Restoran KFC Taman Topi bekerjasama dengan stakeholder. peluang. Stakeholder disini adalah pemerintah. kelemahan. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 25. lingkungan masyarakat. Perumusan strategi meliputi tiga . Faktor Eksternal Lingkungan Umum/Jauh Peluang Ancaman • Perubahan pola dan gaya • Kenaikan harga bahan hidup masyarakat baku • Pertumbuhan jumlah penduduk • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi • Hambatan masuk industri tinggi • Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. 5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Restoran KFC Taman Topi memperoleh pasokan bahan baku ayam yang didatangkan dari PT. Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi di Bogor No. selanjutnya dilakukan perumusan strategi.3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan.

Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. yaitu tahap masukan.073 0. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 15 faktor sukses kritis yang terdiri dari 13 kekuatan dan dua kelemahan.058 0.063 0.5 2 3 . Tabel 26. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 8.073 0.072 0.tahapan.5 3. Penggunaan website belum optimal 15.183 0.5 3 4 4 3.072 0.232 0. Strategi harga khusus untuk menu goceng 6.268 0.067 0.072 0.3. Memiliki fasilitas birthday party 10. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9.5 3.252 0.252 0. Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Internal Kekuatan 1. dan tahap pengambilan keputusan.538 0. Harga KFC cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat 7.5 4 3. Tidak memiliki layanan drive thru Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi. tahap pencocokan.063 0.069 0.144 0. sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE. Pelayanan internet corner 13.28 0.220 0. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11.288 0.063 4 4 3.189 3.5 3.070 0.5 3.252 0. 2009 Bobot Rating Bobot Skor 0.241 0. Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer restoran KFC Taman Topi dan konsumen/pelanggan. Inovasi produk 5.072 0.1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Tabel 26. Lokasi KFC yang strategis 3.065 0. Kualitas produk terjaga 4. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE.3.061 0. 1.227 0. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2.255 0. 5.255 0.

Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer restoran dan pesaing KFC Taman Topi. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 26. Seperti halnya KFC yang memiliki citarasa ayam gorengnya yang terkenal karena gurih dan renyah sehingga menjadikan keunikan tersendiri dibandingkan ayam goreng lainnya. 2. menu. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3. Hal ini belum dijalankan KFC secara optimal karena penulisan informasi yang disediakan di website www. .538.com dalam hal harga. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 26. Hal ini dikarenakan citarasa suatu makanan yang unik atau khas akan diingat konsumen sehingga sangat penting untuk menciptakan suatu makanan dari resep bumbu yang berkualitas. Tabel 27. menunjukkan matriks EFE yang menganalisis 9 faktor sukses kritis yang terdiri dari lima peluang dan empat ancaman. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik.kfcindonesia. Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktorfaktor eksternal perusahaan. keuangan maupun pemasaran tidak begitu lengkap.288.144.

Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Eksternal Peluang 1. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3. kekuatan tawar-menawar pemasok dengan suatu perusahaan harus tetap terjaga agar tidak ada kenaikan harga dan penurunan kualitas.124 0. Peluang disini menjadikan KFC lebih maju karena didukung adanya kemajuan teknologi. seperti alat yang digunakan dalam pengolahan ayam goreng didatangkan dari luar negeri yang dijamin kualitasnya untuk kesehatan crew maupun konsumen karena sudah terstandarisasi.124 0.Tabel 27.242 3.103 0. Namun. Cukup tersedia angkatan kerja 5.393 0. Hal ini dikarenakan KFC Taman Topi tidak pernah berganti pemasok sehingga harga yang ditawarkan pemasok sesuai dengan KFC Taman Topi. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 27. 2009 Bobot 0.437. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8.484 0.456 0.131 0. Hambatan masuk industri tinggi 7. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6.195 0.5 4 Skor 0.114 0.097 1.121 0.5 0. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman.437 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 26.080 0.524 0.682 0. Dengan demikian. apabila KFC Taman Topi berganti pemasok maka harga yang dikeluarkan pemasok berbeda dan kualitasnya pun berbeda.524.12 0. . menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.412 0.124.131 Rating 4 4 4 3.5 1 3 2. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Kenaikan harga bahan baku 9. Sedangkan ancaman utama adalah kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0.

0 2. 1. Hasil Analisis Matriks IE Rata-rata 2. dan integrasi horizontal). Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul.0-1.99 Rendah 1.0-4.0 II V VIII Lemah 1. pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke belakang.99 3.0 4.99 Gambar 5.0-4. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau .99 1. pengembangan pasar. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan.0-1. Skor Total IFE Kuat 3. Hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 5. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar.5. Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE diperoleh bobot skor sebesar 3. integrasi ke depan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang).437.3.538 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 3. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat).0 Skor Total EFE Tinggi 3.0-2.0-2.3.0 III VI IX I IV VII Restoran KFC Taman Topi dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel I.0 Sedang 2.

Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk atau jasa yang ada sekarang. pemasaran yang dilakukan KFC seperti strategi harga khusus untuk menu goceng dan promosi agar konsumen mengetahui informasi produk. peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat serta perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi. majalah. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. Promosi tersebut bukan hanya melalui media iklan televisi. yaitu: 1. .kfcindonesia. radio.com. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan promosi yang lebih baik. Keseluruhan strategi ini didukung oleh pesatnya perubahan pola dan gaya hidup masyarakat. peluang. pesatnya pertumbuhan penduduk. Selain itu. Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan. 2. harga maupun jasa yang ada di KFC. baik itu kualitas produk maupun pelayanan yang menjadi kekuatan bagi KFC untuk memperluas pangsa pasarnya. Hal ini dilakukan agar jangkauan untuk menyampaikan produk ke masyarakat luas dapat tersampaikan. dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. kelemahan.jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar. Strategi ini agar lebih meningkatkan kualitas produk atau makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk baru sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap produk di KFC Taman Topi ini. koran. alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT yang dapat dilihat pada Tabel 28. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. berpartisipasi meningkatkan menjadi promosi sponsorship lewat dalam informasi kegiatan website sosial tetapi juga yaitu melalui www.

yaitu: 3. restoran KFC menyediakan berbagai inovasi produk yang terdiri dari spaghetti. Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah ayam dan penggunaan teknologi. KFC bento. salah satunya yaitu promosi. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui website bukan hanya di iklan televisi saja. Meningkatkan efektivitas promosi melalui website. Tentunya dengan pengembangan produk yang sudah ada maupun yang baru harus tetap meningkatkan kualitas produk sehingga konsumen merasa puas makan di KFC. dan lain-lain. dan media masa. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. iklan. dan lada hitam (black paper) agar konsumen dapat memilih rasa dari ayam goreng tersebut sesuai selera dan tidak merasa bosan. Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. seperti rasa original (original recipe). Promosi ini dilakukan agar konsumen umum maupun khusus atau karyawan KFC sendiri mengetahui ruang lingkup dari perusahaannya dan untuk konsumen umum agar mengetahui keseluruhan produk KFC yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk.2. karena website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. Strategi ini berupa pemberian rasa pada ayam goreng. . 4. pedas (hot crispy). Selain itu. Selain itu. apabila ada masyarakat yang ingin melamar di KFC dapat melihat persyaratan apa saja yang harus ada maupun pembukaan lowongan pekerjaan KFC sehingga hal ini harus berupaya agar website dapat berjalan dengan optimal untuk memenuhi keinginan konsumennya. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O.

Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. Hal ini juga tidak terlepas dari adanya karyawan yang menjaga drive thru dengan pelayanan yang ramah dan kualitas produk tetap terjaga agar konsumen merasa nyaman dan aman untuk setia menjadi konsumen dengan layanan drive thru. yaitu: 6. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T. yaitu: 5. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting sehingga perusahaan harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. sehingga konsumen tidak dapat makan di tempat. . Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada. Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga perusahaan harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. Strategi ini dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang tidak sempat untuk turun dari kendaraan karena terburu-buru ataupun kesibukan lainnya. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya.

Kenaikan harga bahan baku 4. Meningkatkan efektifitas promosi melalui website. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan (W2. 8.S6. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1.S10.S6. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 11. 3. hidup masyarakat 2.S15.S5.O4. 10. 9. Faktor Eksternal Peluang (O) 1.S9.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi .S3.S3. Pelayanan website belum optimal 2. 12.O5) Strategi W-T 1. Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi Kekuatan (S) Faktor Internal 1.S10.3.O5) 2.T3) 5.O1.S7. 5.S8. Hambatan masuk industri tinggi 2.Tabel 28. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W1. 4. 7.3. 4.S11.O1.S13.S12. O3.O5) Kelemahan (W) 1.T2.S5. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Strategi S-T 1. Cukup tersedia angkatan kerja 5.O5) Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa (S1. S11. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Strategi S-O Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran (S2. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3. Perubahan pola dan gaya 1.O2. 6. Pertumbuhan jumlah penduduk 3.S4.S4.O2.T4) Ancaman (T) 1. Tidak memiliki layanan drive thru Strategi W-O 1. dan media masa (W1. 2. 13. iklan. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 2.W2.T1.

dan strategi WT.33) b. Berdasarkan hasil analisis QSPM. (TAS = 5. (TAS = 6. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran.108) Berdasarkan hasil analisis QSPM. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Meningkatkan efektivitas promosi melalui website.yang diperoleh dari hasil analisis SWOT.875) f. Hal ini pun sebagai brand image KFC sebagai makanan siap saji yang menyediakan variasi menu ayam dengan aneka rasa yang berbeda.669) d. dan media masa. strategi yang terkecil yang harus ditingkatkan di KFC Taman Topi adalah meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a. strategi ST. (TAS = 7. manajerial maupun . Untuk menentukan prioritas strategi tersebut. dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi SO yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. Hal tersebut dilakukan agar tenaga kerja sebagai SDM memiliki keterampilan yang baik dalam pengelolaan proses produksi. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. iklan. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif yaitu strategi SO. Strategi ini dilakukan agar konsumen mengenal banyak produk KFC sehingga semua kalangan masyarakat dapat membeli berbagai macam menu yang disediakan dengan harga yang berbeda. (TAS = 8. strategi WO. (TAS = 6.978) e. (TAS = 6. sehingga konsumen tidak merasa bosan karena dapat memilih rasa sesuai selera. digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM).976) c.

pemasok paling utama dibutuhkan sebelum pelanggan dengan alasan produk yang dihasilkan didatangkan dari pemasok. 5. penjual adalah sebagai pemasok bahan baku utama bagi Rahat cafe di Bogor.4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi persaingan. sehingga kualitasnya harus benar-benar terjaga. Rahat cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok karena menurut manajer Rahat.pelayanan.Pemesanan bahan baku dilakukan tiga kali seminggu. Bahan baku lainnya seperti sayuran. Pemesanan dilakukan melalui seorang pemasok lokal setiap hari. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di Rahat cafe. buah-buahan. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan Barang dan Bahan Baku Pada kegiatan produksi dan operasi. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer Rahat cafe dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan. Rahat cafe memenuhi kebutuhan bahan baku melalui penjual ayam dan pasar tradisional yaitu pasar Bogor. seperti kecepatan pelayanan dan pelayanan yang ramah kepada konsumen. dan bumbu dapur diperoleh dari pasar Bogor. Bahan baku utama adalah bahan baku yang menjadi ciri khas Rahat cafe. Jika tidak ada pemasok maka tidak ada pelanggan atau konsumen. Untuk minuman botol dipesan melalui perusahaan masing-masing. Faktorfaktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara. Bahan baku utama adalah ayam. jumlah pesanan dilakukan sesuai kebutuhan Rahat cafe. .

. yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. Proses Saute. b.Bahan baku yang datang dari penjual akan melalui sortir yaitu pemilihan bahan baku sesuai ketentuan yang berlaku. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Rahat cafe sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku sama halnya dengan restoran maupun cafe lain. Proses Thawing. Bahan baku daging disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan 8 – 9o C (pembekuan). Bahan baku yang datang terlebih dahulu harus diproses paling awal. yaitu memanggang daging ayam. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang. potongan daging matang. yaitu: a. d. c) Pengolahan Bahan Makanan Rahat cafe mengolah bahan baku menjadi bahan makanan siap saji yang dalam keadaan fresh. karyawan melakukan persiapan penjualan yang dilakukan pada pagi harinya. yaitu bahan jadi. Artinya seluruh masakan tersebut hanya akan dimasak setelah ada pesanan konsumen. Proses Parting dan Boneless. Sebelum beroperasi setiap harinya. Penggunaan bahan baku menggunakan First In First Out (FIFO). Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. Proses Chicken Roaster. yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. Pemesanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan kualitas yang diinginkan. f. Proses Dusting. Proses Topping. Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku dari dalam freezer selama 2 jam. Jumlah bahan beku yang dithawing diproduksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses. e. Proses pengolahan menu Rahat cafe harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. yaitu proses melunakan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. c.

2. misalnya kesalahan taking order atau konsumen menunggu terlalu lama akan langsung ditangani oleh manajer. Proses Garnish. Selain itu. Pada keterampilan dan motivasi kerja. Waiter/ss akan menuju kasir dengan menunjukkan bill pesanan. Rahat cafe tidak mengutamakan pendidikan bagi karyawannya yang penting karyawan memiliki tanggungjawab. Dalam kegiatan operasionalnya. Biasanya bentuk keterampilan yang diberikan adalah pada saat karyawan melakukan pengolahan makanan. kemudian pemesanan akan dilayani oleh waiter/ss.. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. kenaikan gaji maupun kenaikan jabatan. Sumberdaya Manusia Rahat cafe memiliki sistem manajemen yang cukup baik. ulet. . Apabila ada komplain dari konsumen. bentuk motivasi ini dengan cara pemberian bonus berupa uang tambahan. Bon pesanan terdiri dari satu rangkap. Bill (tagihan) akan diantarkan setelah konsumen selesai makan dan langsung dibayarkan pada waiter/ss. terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen.g. Hal ini tentunya sangat mendorong produktivitas karyawan untuk melakukan pekerjaan lebih baik dan terampil dalam mengolah makanan. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi. Cafe ini sangat mengutamakan karyawan yang terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan adalah kemauan karyawan untuk belajar bukan melihat dari tingkat pendidikan. Saat ini Rahat cafe memiliki 9 orang karyawan di bawah pimpinan Bapak Dedi Suwardi sebagai manajer. manajer Rahat memberikan kedua hal itu kepada para karyawannya agar karyawan lebih semangat untuk bekerja. yaitu untuk makanan dan minuman disatukan dalam satu kertas. dan pekerja keras. Karyawan yang bekerja di Rahat memiliki umur rata-rata 15 – 27 tahun. d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang langsung memilih meja kosong yang tersedia sesuai jumlah konsumen. manajer memberikan pujian kepada karyawan yang telah melakukan pekerjaan dengan baik.

dan lembur. Manajemen Rahat cafe juga memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang sudah cukup jelas dan terarah. Roaster Total Sumber : Rahat Cafe. dan jabatan karyawan. Manajer keuangan a. jika omset sedikit maka karyawan tidak diberi bonus. Bartender e. serta lembur. dan cuti lama kerja. 3. kesehatan. Selain diberi gaji pokok.000.00 per bulan. Namun dalam modal pendirian usahanya. Uang bonus ini dilihat dari kondisi omset tiap bulannya. 3. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen Rahat cafe sudah cukup baik. 2. masa kerja. biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing. Selain itu. Waiter/ss a. Namun biasanya karyawan saling membantu jika salah satu pekerjaan sudah selesai sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan. 800. Cook helfer d. cuti melahirkan. Keuangan dan Akuntansi Rahat cafe memiliki kondisi keuangan yang cukup baik sebagai cafe yang dikelola dengan sistem owner. tunjangan sakit. Manajer b. Chief Cook b. karyawan juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa uang sesuai dengan kualitas kerja. Pada akhir pekan dan hari libur. Manajer Bagian Operasional (Service) Bagian Dapur (Kitchen) a.Tabel 29. Karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun berhak mendapatkan cuti nikah minimal dua minggu. Bidang Pekerjaan Jabatan Fungsional Jumlah Karyawan (orang) 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 11 1. karyawan mendapatkan uang transpor. Cook c. 2009 Rahat cafe melakukan perekrutan karyawan melalui sumber internal yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan itu sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas dan karyawan juga berasal dari orang yang sudah dikenal maupun keluarga. Rahat . Cashier b. Stopwash f. Upah karyawan sebesar Rp. tanggungjawab. Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 No. bonus.

Hal tersebut diberikan sebagai bentuk layanan agar konsumen merasa nyaman dan tidak bosan untuk makan di Rahat. Dalam hal permodalan. Namun. rasio profitabilitas.cafe belum bekerjasama dengan pihak Bank. dan rentabilitas pada Rahat cafe diperoleh hasil bahwa usaha tersebut dalam pencapaian target keuntungan sudah baik karena ada kenaikan penjualan per harinya sebesar satu juta rupiah. sehingga cafe ini belum cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya karena takut terkendala masalah uang. 5. Hal ini dilakukan untuk menetapkan target penjualan yang akan dicapai dalam periode satu tahun. Hal ini merupakan . biaya usaha dari sejak berdiri sampai saat ini Rahat cafe menggunakan dana yang berasal dari modal sendiri. Pihak manajemen Rahat cafe memberi laporan keuangan setiap bulan pada manajer ke pihak owner. Kegiatan promosi di Rahat cafe hingga saat ini mengaku tidak kesulitan dalam menarik perhatian konsumen. rasio profitabilitas. Sistem Informasi Manajemen Rahat cafe belum memiliki website yang dikelola secara optimal karena masih memberikan informasi yang belum lengkap mengenai produk maupun harganya. Pangsa pasar cafe ini di kota Bogor. Laporan keuangan yang disampaikan dalam penelitian ini. dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode Desember 2008 – Desember 2009. Namun. Pasar dan Pemasaran Lingkungan internal yaitu pendekatan fungsional dalam hal pasar dan pemasaran. Pihak manajemen cafe ini dalam hal bagian keuangan hanya bertanggungjawab untuk melaporkan kondisi keuangan cafe kepada manajer dalam bentuk laporan pembukuan yang kemudian diberikan kepada pihak owner. Rahat cafe harus memperhatikan pangsa pasar agar tujuan jelas yaitu ditujukan bagi semua kalangan sehingga dapat menikmati menu cafe ini. kondisi keuangan Rahat dianalisis dari keuntungan perusahaan. sisi kelemahan Rahat cafe dilihat dari kondisi keuangannya yang belum terjamin karena segala kebutuhan dan pengeluaran belum ditanggung oleh pihak Bank. Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. Rahat sudah mengelola jaringan internet gratis bagi konsumen yang makan di tempat itu dengan layanan telkom hotspot. 4.

Sedangkan untuk loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. serta pemasangan iklan pada surat kabar. Target pasar utama Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat. Positioning 1.keuntungan dari lokasinya yang berada di dekat pembelanjaan dan rumah penduduk. sehingga tidak dibutuhkan promosi yang terlalu basar. Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. misalnya menjadi sponsor pada acara tertentu. segmen yang dipilih oleh Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat. Rahat cafe memiliki . Segmentation. majalah atau radio. pemasangan spanduk. sehingga mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. Healthy and Diet Foods” yang dapat dilihat dari menu yang disediakan Rahat cafe tersebut. Rahat cafe belum memiliki strategi untuk mempromosikan produkya secara meluas bagi masyarakat kota Bogor. 2. Segmentation Segmentasi pasar yang dilakukan oleh Rahat cafe adalah berdasarkan aspek demografis. Kegiatan promosi yang aktif dilakukan hingga saat ini adalah penyebaran brosur dan promosi dari mulut ke mulut. dan aspek perilaku. Targeting. 3. Selain itu. Perubahan gaya hidup terutama pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah karena aktivitas di luar rumah yang padat. A. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. Rahat cafe sangat mengutamakan hal itu karena merupakan kunci keberhasilan dalam usaha. Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Dari kelas sosial. Sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk dan pelayanan. Rahat cafe ingin menempati posisi sebagai cafe dengan konsep ”Indonesian Foods. Usaha tersebut akan maju apabila didukung dengan adanya pelanggan yang setia dan pihak Rahat cafe juga memberikan informasi harga untuk produk baru dengan harga yang terjangkau. aspek psikografis.

B. Strategi produk yang dilakukan oleh Rahat cafe agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa campuran makanan khas Indonesia dan kontinental seperti bistik iga bakar hot plate.pelayanan yang memuaskan serta harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Produk yang ditawarkan Rahat cafe sangat mengutamakan kualitas karena bahan baku dijaga agar tetap memuaskan konsumen. dan omelet seafood. BPOM mengawasi pengusaha dalam penetapan standar mutu produk yang akan dijual ke konsumen. dibeli. 2. Rahat cafe memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan potongan harga 10 persen. Strategi produk yang dilakukan Rahat cafe dapat dilihat dari konsep sebagai makanan Indonesia yang memiliki standar kesehatan dan menyediakan makanan diet bagi konsumen yang tidak mengkonsumsi makanan yang berlemak. 1997). Dengan adanya SK dari BPOM maka acuan standar tersebut memproteksi persaingan yang tidak sehat dalam industri obat dan makanan termasuk cafe. omelet mix (sosis daging keju). Konsumen tidak dikenakan pajak dari total harga pesanan. Bauran Pemasaran 1. Hal ini dilakukan agar pelanggan mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM merupakan salah satu kelemahan dari Rahat cafe karena menyangkut kepercayaan yang diberikan kepada konsumen mengenai keamanan produknya. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun dalam penetapan standar mutu produk. Adanya inovasi produk yang dikembangkan maerupakan salah satu kekuatan yang dimiliki Rahat cafe dalam menarik minat konsumen. Adapun menu yang dijual Rahat cafe dapat dilihat pada Lampiran 11. Produk Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian. Harga Harga yang ditetapkan Rahat cafe bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu. Salah satu strategi yang dilakukan adalah . dipergunakan/dikonsumsi dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan (Kotler dan Amstrong.

Karyawan merupakan orang yang terlibat dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jasa yang dikehendaki oleh konsumen. Hal ini merupakan kekuatan dari Rahat cafe karena memiliki layanan khusus. 6. Strategi dalam Rahat cafe dapat melibatkan saluran distribusi fisik maupun elektronik dalam proses penyampaiannya. . dan tidak begitu jauh dengan jalan raya. Cafe ini belum mempromosikan produknya secara berkisinambungan dan meluas bagi masyarakat kota Bogor. Untuk dapat menikmati makanannya. dan potongan harga bagi pelajar yang memiliki b’smartcard. dan respect yang dapat membuat konsumen nyaman. Selain itu juga.dengan adanya potongan harga untuk pelajar sekolah. 4. warung-warung tenda pecel lele di belakang Pangrango Plaza. hotel Permata. Bagi pemegang kartu b’smartcard berupa potongan harga untuk semua jenis menu di Rahat cafe. Dengan adanya program strategi harga ini dapat dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan pengunjung yang datang sebagian besar adalah para remaja dan pelajar. kostan mahasiswa. Tempat (Place) Strategi tempat yang dilakukan oleh Rahat cafe yaitu memiliki lokasi yang cukup strategis yang berada dekat dengan pusat pembelanjaan. dan delivery order. Rahat cafe dekat dengan rumah penduduk. catering box. sabar. 3. 5. yaitu Pangrango Plaza. Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Hal ini dilakukan untuk menjangkau segmen pelajar dan remaja. Promosi (Promotion) Kegiatan promosi yang sudah diterapkan oleh Rahat cafe melalui penyebaran leaflet. konsumen dapat langsung datang ke Rahat cafe ataupun konsumen dapat menggunakan saluran elektronik melalui telepon untuk mendapatkan pelayanan lunch box. sekolah. Rahat cafe memiliki karyawan yang ramah. Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan. door to door. spanduk.

mushola. Hal ini dilakukan agar cafe dapat memperbaiki kinerjanya secara langsung dan merupakan kekuatan bagi Rahat cafe dalam meningkatkan kualitas dan pelayanan. fasilitas seperti area parkir belum memiliki area parkir yang luas. dan tempat cuci tangan. . Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. Namun. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti layanan telkom hotspot untuk internet. 7. Selain itu. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 30. karyawan harus mampu memberikan tanggapan dalam mengatasi keluhan dari konsumen menyangkut masalah pelayanan. Selain itu. mahasiswa. dengan adanya berbagai menu yang beranekaragam dan unik maka keuntungan usaha yang didapat relatif cukup besar karena menarik minat konsumen untuk mencoba makanan tersebut. Sarana pendukung yang diberikan meliputi kamar mandi.Strategi proses yang telah diterapkan oleh Rahat cafe adalah peningkatan kinerja karyawan. dan pegawai perkantoran lainnya yang membutuhkan layanan informasi. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh Rahat cafe seperti adanya sarana pendukung.

Orang Proses 7.Tabel 30. 1. Tempat 5. Analisis Faktor Internal Rahat Cafe No. Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: . Promosi 4. dan delivery order • Pelayanan yang baik • Tenaga kerja yang terhadap konsumen tidak terspesialisasi • Peningkatan kinerja karyawan • Nilai ROE yang besar • Layanan telkom hotspot • Area parkir kurang memadai 2. Faktorfaktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. Aspek eksternal yang dianalisis.5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. dan hasil wawancara dengan pesaing cafe-cafe lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. Faktor Internal Produk Kekuatan Kelemahan • Harga yang cukup • Belum memiliki sertifikasi dari BPOM terjangkau • Inovasi produk • Sebagai makanan ”Indonesia Foods. Harga 3. catering box. yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak Rahat cafe. 2009 5. 6. Healthy and Diet Foods” • Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard • Penggunaan website belum optimal • Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan • Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Bukti Fisik Sumber: Rahat cafe.

seperti memiliki tanggungjawab. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum. Penetapan harga produk sangat berpengaruh terhadap peningkatan usaha dari tahun ke tahun. Selain SDM yang terampil. Rahat cafe tergolong sudah maju karena SDM yang sudah terampil dalam mengolah makanan dan teknologi yang digunakan pun sudah modern. dan adat istiadat karena ketiga hal tersebut cenderung berubah seiring dengan perkembangan zaman. ekonomi. penetapan harga ini dikendalikan oleh manajer operasional. pola konsumsi masyarakat yang berubah yang ingin makan cepat saji karena banyak masyarakat yang bekerja.5. 1. dan kerjasama. Faktor Teknologi Faktor teknologi yang sudah ada dapat mempengaruhi kinerja karyawan di Rahat cafe karena dapat mempermudah karyawan dalam bekerja dan . dan teknologi. 4. sehingga tidak sempat masak di rumah dan tentunya permintaan akan makanan cepat saji pun meningkat sesuai dengan permintaan konsumen yang banyak.5. 4. Rahat cafe belum menerapkan UU. sosial. Rahat cafe juga menetapkan kriteria tenaga kerjanya. Dalam hal produktivitas Sumberdaya Manusia (SDM) dan teknologi. Faktor Ekonomi Faktor ekonomi pada Rahat cafe berpengaruh terhadap inflasi karena sama halnya dengan bisnis besar yang mengikuti perkembangan ekonomi.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan. disiplin. peraturan maupun sistem perpajakan dikarenakan bisnis atau usaha yang didirikan termasuk usaha menengah sehingga belum sepenuhnya mampu menjalankan faktor tersebut seperti halnya usaha besar yang sudah menerapkan ketiga faktor tersebut dalam bisnisnya. Ketiga faktor politik tesebut. Faktor Sosial Fakor sosial yang terdapat di Rahat cafe terdiri dari aspek sikap. gaya hidup. 2. Faktor Politik Faktor politik tentang undang-undang lingkungan dan perburuhan. peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja serta sistem perpajakan.

mempermudah dalam hal mempromosikan produk baru kepada konsumennya. Ancaman pendatang baru ini tergantung seberapa besar hambatan untuk masuk ke dalam industri. Persaingan sesama perusahaan dalam industri. ancaman produk pengganti. 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri yaitu faktor biaya tetap yang besar karena beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. 1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya pendatang baru dalam industri rumah makan akan memberikan implikasi pada penurunan pangsa pasar. kekuatan tawar-menawar pembeli. 5. menurut manajer Rahat cafe. harga warung tenda lebih murah dibandingkan dengan Rahat cafe sehingga konsumen cenderung untuk memilih produk dengan harga yang lebih murah. produk utama tidak .2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. Hambatan masuk bagi pendatang baru dalam industri rumah makan. khususnya cafe yang berada di kota Bogor cenderung kompetitif. 3) Ancaman Produk Pengganti Rahat cafe merupakan cafe yang menyediakan berbagai macam menu makanan. khususnya cafe bila dilihat dari skala ekonomi dan kebutuhan modal relatif cukup tinggi. Selain itu. Hal ini bisa dilihat dari jumlah cafe yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. kekuatan tawar-menawar pemasok. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh Rahat cafe adalah Warung-warung tenda pecel lele yang berada dekat dengan Rahat karena dilihat dari sisi harga. Hal ini disebabkan karena untuk membuka sebuah usaha diperlukan skala ekonomi yang besar dan kebutuhan modal awal yang cukup besar. untuk hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda atau unik maka konsumen semakin penasaran untuk membelinya. persaingan sesama perusahaan dalam industri.5. Namun. dan pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. Teknologi informasi ini berupa media elektronik yaitu internet.

Tabel 31. Rahat cafe berusaha untuk mengikuti keinginan dan kebutuhan konsumen dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan produk melalui inovasi produk sehingga membuat konsumen merasa tidak bosan dengan menu makanan yang ada. Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe No. karena jumlah alternatif cafe yang tersedia di kota Bogor sangat banyak sehingga penawaran tinggi dan konsumen bebas memilih cafe yang sesuai dengan kebutuhannya. bumbu masakan. 1. Lingkungan Industri Sumber: Rahat cafe.mengancam produk utama karena produk utama merupakan produk yang sudah diketahui maupun digemari oleh konsumen. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 31. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Kekuatan tawar-menawar pembeli sangat tinggi. Oleh karena itu. 2009 . daging kambing. Sedangkan untuk pemasok di pasar Bogor menyuplai bahan baku beras. Faktor Eksternal Lingkungan Jauh Peluang Ancaman • Perubahan gaya hidup • Kenaikan harga bahan masyarakat baku • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan teknologi • Tingkat persaingan cafe tinggi • Kekuatan tawarmenawar pembeli tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. Rahat cafe tidak pernah berganti ke pemasok lain karena sangat menjaga kualitas bahan bakunya. Penjual ayam memasok bahan baku utama seperti daging ayam. dan daging sapi. 5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Rahat cafe memperoleh pasokan bahan bakunya dari penjual ayam yang berada di Bogor dan pasar Bogor.

Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer dan konsumen/pelanggan Rahat cafe. Perumusan strategi meliputi tiga tahapan. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE. dan tahap pengambilan keputusan.5. 1. dan ancaman. Tabel 32. sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE. yaitu tahap masukan. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 14 faktor sukses kritis yang terdiri dari sembilan kekuatan dan lima kelemahan.6.6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan. .1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. selanjutnya dilakukan perumusan strategi. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan. kelemahan. tahap pencocokan. 5. peluang.

disamping itu pula dapat meningkatkan penjualan karena adanya inovasi produk dan jumlah konsumen yang mengkonsumsi makanan sehat semakin banyak. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Kelemahan 10.049 0.088 0. catering box.24 0.069 0.147 0.Tabel 32. Inovasi produk 3.082 0. 2009 Bobot 0.082 0. Memiliki layanan khusus seperti lunch box.082 0. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. sehingga konsumen merasa kesulitan untuk mencari informasi mengenai menu.060 1.069 0. Layanan telkom hotspot 9.080 0. Nilai ROE yang besar 7.054 0.162 0.352 karena dengan adanya berbagai menu Indonesia dan sajian makanan sehat maka konsumen dapat dengan mudah untuk memilih makanan. Sebagai makanan ”Indonesian Foods.069 0. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah sebagai makanan ”Indonesian foods.328 0. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14. sehingga tidak merasa bosan serta bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dapat memilih makanan sehat yang disediakan oleh Rahat cafe.604 Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 32.052 Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 Skor 0. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11. Healthy & Diet Foods” 6. Penggunaan website belum optimal Total Sumber: Rahat cafe.352 0. healthy and diet foods” dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.34 0. Hasil Analisis Matriks IFE Faktor Internal Kekuatan 1.069 0. dan delivery order 5. Area parkir kurang memadai 13. Hal ini dapat meningkatkan image baik bagi Rahat cafe sebagai cafe yang mengolah makanan sehat. maupun informasi pemasaran.060 2. Peningkatan kinerja karyawan 8. harga.085 0.156 0. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12.082 0.246 0.060.207 0.077 0.138 0. Hal ini dapat dilihat dari website Rahat cafe yang belum dikelola dengan baik oleh manajemen Rahat. Harga yang cukup terjangkau 2. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4.000 1 2 1 1 1 36 0. Namun. kekuatan berupa ragam sajian makanan Indonesia dan makanan sehat menjadikan Rahat cafe dikenal oleh konsumennya .077 0.

092 0.368 0.117 0.sehingga dapat menutupi kelemahan dari belum optimalnya layanan website. Kenaikan harga bahan baku 7. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2.042 0. Kenaikan tawar-menawar pemasok tinggi 9.092 0.148 0. 2009 Bobot 0. Cukup tersedia angkatan kerja 4.294 0.000 Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 28 Skor 0. konsumen mudah mendapatkan makanan di luar rumah dengan praktis yang disebabkan oleh banyaknya konsumen yang bekerja sehingga terjadi peningkatan pendapatan dan terjadi daya beli yang . Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3. Banyaknya produk substitusi Total Sumber: Rahat cafe. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 32. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 8.604. Perubahan gaya hidup masyarakat 2.468 0. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.086 0.117 0. Hasil Analisis Matriks EFE Faktor Eksternal Peluang 1. Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktor-faktor eksternal perusahaan.468 karena semakin banyaknya cafe.111 1. Perkembangan kemajuan ternologi Ancaman 5.812 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 33.074 0.098 0.092 0. Tingkat persaingan cafe tinggi 6. menunjukkan matriks EFE yang menganalisis sembilan faktor sukses kritis yang terdiri dari empat peluang dan lima ancaman. Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Tabel 33. Hal ini dapat digantikan dengan disediakannya daftar menu bagi konsumen yang datang.444 2. Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer Rahat cafe dan pesaing.234 0. 2.105 0.344 0. Tabel 33.

. Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE. Hal ini dapat terjadi karena harga bahan baku dipasaran naik sehingga harga produk yang ditetapkan Rahat cafe naik. Namun.semakin meningkat. 5.812.812.6. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat). Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 33. Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan. diperoleh bobot skor sebesar 2. 1. dengan adanya peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat akan makan di luar rumah meningkat maka kenaikan harga produk tidak dijadikan kendala utama sehingga Rahat cafe dapat memanfaatkan peluang yang ada dalam menghadapi ancaman. Sedangkan ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2.604 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 2. hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 6.092.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul.

99 3. kelemahan.0 II V III VI VIII IX Gambar 6. Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk yang ada saat ini.Kuat 3. Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara). dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil.99 Rendah 1. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT .0-4.99 1.0-1. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar dan berkesinambungan. Strategi ini dapat dilakukan dengan melakukan promosi yang lebih gencar dan berkesinambungan. 2. leaflet maupun membuat informasi website secara jelas.0 Sedang 2.0-4. Hasil Analisis Matriks IE Rahat cafe dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel V.0 Skor Total EFE Tinggi 3.0 1. Promosi tersebut bukan hanya melalui mulut ke mulut saja (door to door) tetapi juga meningkatkan promosi lewat brosur.0 2. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk dan menambah menu masakan lain sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap menu masakan di Rahat cafe.0 4. peluang.0-2. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.0-2.99 VII IV I Skor Total IFE Rata-rata Lemah 2.0-1.

yaitu: 1. Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. Promosi ini dilakukan agar konsumen umum mengetahui keseluruhan produk Rahat yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk. brosur. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. Selain itu. brosur. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. Tetapi untuk saat ini Rahat cafe hanya menyediakan daftar menu makanan saja sebagai salah satu bentuk promosi secara langsung. tujuannya agar lebih efektif dan efisien sehingga konsumen dapat langsung mengetahui menu apa saja yang akan dipesan. Strategi ini dilakukan agar konsumen tidak merasa bosan akan menu makanan yang disediakan. Hal ini dikarenakan website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. yaitu: 2. salah satunya yaitu promosi.yang dapat dilihat pada Tabel 34. serta leaflet. . Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui pembuatan informasi website secara jelas bukan hanya melalui mulut ke mulut. alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. sehingga bukan saja ayam goreng melainkan tersedia juga daging sapi dan kambing serta berbagai menu makanan dan minuman yang lengkap. Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O. meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu dapat meningkatkan nilai penjualan karena makanan yang dijual beranekaragam tetapi dengan hal ini Rahat cafe tidak melupakan segi kualitas dari masing-masing produk agar konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi makanan tersebut.

Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting. yaitu: 5. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. konsumen akan lebih percaya dengan kualitas produk yang disediakan karena ada jaminan kesehatan dari BPOM. dalam hal ini adalah Rahat cafe harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. konsumen dapat leluasa memilih tempat parkir yang akan dituju. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi tersebut karena menurutnya tidak semua konsumen melihat hal tersebut melainkan konsumen lebih melihat kualitas makanan yang enak dan bersih walaupun memang dengan adanya sertifikasi halal yang . dan konsumen juga akan betah berlama-lama untuk makan di tempat tersebut. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya. Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga Rahat cafe pun harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. yaitu: 4. Sedangkan dalam pembuatan sertifikasi halal dari BPOM.3. Namun. Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada. Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM muda dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah berbagai menu makanan maupun penggunaan teknologi. Memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. Strategi dalam menyediakan area parkir yang memadai dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang memiliki kendaraan.

Hambatan masuk industri tinggi Strategi W-O 1. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 2. Perkembangan kemajuan teknologi 5.S4. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship (W4.S7. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W2. Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe Kekuatan (S) Faktor Internal 1.W5. Inovasi produk 3. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM (W1. Memiliki layanan khusus seperti lunch box.W3. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 5. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 4. Penggunaan website belum optimal Faktor Eksternal Peluang (O) 1. Peningkatan kinerja karyawan 8. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu (S2. Perubahan gaya hidup masyarakat 2. Layanan telkom hotspot 9. dan delivery order 5.T4.S8.T3. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Strategi S-O 1. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet.T3.S3.S9. Cukup tersedia angkatan kerja 4.O4) Strategi W-T 1. Banyaknya produk substitusi Strategi S-T 1.S6. Sebagai makanan ”Indonesian Foods. and Diet Foods” 6.O4. catering box.T1. brosur. Area parkir kurang memadai 4.merupakan nilai lebih bagi usaha atau bisnis makanan sehingga konsumen menjadi lebih aman makan di Rahat cafe.S5. Healthy.O3.O1.S2.W2.T5) . Nilai ROE yang besar 7.O2.T1. T2. Harga yang cukup terjangkau 2.W5.O4) 2. Tenaga terja tidak terspesialisasi 3.O5) Kelemahan (W) 1. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 5. Tabel 34. Kenaikan harga bahan baku 3.O1. Tingkat persaingan cafe tinggi 2.T5) Ancaman (T) 1. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3.

(TAS = 6.499) Berdasarkan hasil analisis QSPM. Strategi ini dilakukan karena loyalitas konsumen dilihat dari pelayanan yang baik serta kualitas produk yang tetap terjaga dari pemasok agar tetap memberikan rasa aman dan nyaman terhadap konsumen sehingga hal ini dapat meningkatkan jumlah konsumen dan pendapatan. (TAS = 5. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah.013) d.22) b. dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi ST yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM.826) e. strategi ST. (TAS = 5. dan strategi WT. strategi WO. (TAS = 6. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). brosur. Strategi dengan nilai TAS terkecil terdapat pada strategi WO yaitu memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah karena sampai .6.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. Untuk menentukan prioritas strategi tersebut. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship.349) c. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif.5. digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). (TAS = 5. yaitu strategi SO.

Namun. perlu ditingkatkan kembali pelatihan kepada karyawan agar tetap meningkatkan kualitas SDM agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan.saat ini di Rahat cafe masih ada tumpang tindih pekerjaan sehingga hal ini biasanya sering menghambat pekerjaan yang lain. Maka dari itu. misalnya pelayanan yang kurang cepat yang mengakibatkan kebanyakan konsumen komplain. . menurut manager rahat dalam hal ini tidak begitu dipermasalahkan karena pihak manajemen Rahat cafe sebelumnya melakukan pelatihan kepada karyawannya hanya saja tidak dilakukan secara mendalam seperti di restoran-restoran besar.

1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal. healthy and diet foods”. Alternatif strategi pengembangan usaha terbaik yang harus dilakukan oleh restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. nilai ROE yang dihasilkan Rahat cafe sebagai non waralaba lebih tinggi sebesar 85 persen dibandingkan dengan ROE pada restoran KFC Taman Topi sebesar 27 persen. 6. Strategi terbaik yang harus dilakukan oleh Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.BAB V1 KESIMPULAN DAN SARAN 6. Analisis lingkungan internal pada restoran KFC Taman Topi yang menjadi kekuatan utama adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah. Ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku. Analisis lingkungan eksternal yang menjadi peluang utama adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi.2 Saran Berdasarkan hasil penelitian analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas serta analisis lingkungan internal dan eksternal yang dilakukan pada restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Namun. Rasio profitabilitas restoran KFC Taman Topi menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama dengan Rahat cafe sebesar 9 dan 8 persen. Ancaman utama adalah kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal. 3. Analisis lingkungan internal pada Rahat cafe yang menjadi kekuatan utama adalah sebagai makanan ”Indonesian foods. 2. sehingga rasio keduanya baik. Analsisis eksternal yang menjadi peluang utama adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat. ada beberapa saran yang dapat diberikan yaitu : .

. 4. Melihat besarnya perbedaan nilai ROE. Menyediakan layanan website secara optimal. Meningkatkan kinerja karyawan agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan melalui spesialisasi pekerjaan. khususnya masyarakat kota Bogor untuk berkunjung ke Rahat cafe dengan cara promosi yang lebih gencar. sebaiknya restoran KFC Taman Topi membuat kebijakan khusus dengan meningkatkan target penjualan dengan meminimalisir biaya operasional agar dapat meningkatkan Return on Stockholders Equity (ROE). 3. Meningkatkan target pasar. 2. 6. Memanfaatkan area parkir yang sudah ada dengan sebaik-baiknya. Untuk Rahat cafe: 1. Meningkatkan penggunaan website secara optimal. rasio profitabilitas dan rentabilitas antara restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Mempertahankan nilai ROE agar target penjualan dapat terus meningkat. 2. Meningkatkan kualitas produk dengan membuat sertifikasi dari BPOM. Menyediakan layanan drive thru dengan cara memanfaatkan area parkir yang sudah ada. 3.Untuk restoran KFC Taman Topi: 1. Kebijakan ini diharapkan agar restoran KFC Taman Topi mampu menyeimbangi persaingan harga yang ketat dengan pesaing sehingga penjualan dapat meningkat. 5.

Jakarta: Ghalia Indonesia.R.R.DAFTAR PUSTAKA Anggraini D. Ekonomi Skala Menengah dan Koperasi. Pengantar Akuntansi 1. Volume 3. Rahmadhoni. Machmud A. 2006. A. Institut Pertanian Bogor. Soejoedono. Firbani R. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Edisi Ketujuh. Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (Studi Kasus Ayam Bakar Wong Solo Cabang Bogor) [skripsi]. Bogor: Badan Pusat Statistik. Rachmadi B. Terjemahan. Jakarta: Salemba Empat. Kotler P. Jilid I. Bogor: Fakultas Pertanian. David F. Institut Pertanian Bogor. 2008. Manajemen Pemasaran. Terjemahan. Manajemen Strategis. Jakarta: Salemba Empat. Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Perusahaan Agribisnis. 2005. Buletin Teknologi dan Industri Pangan. [BPS] Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Amstrong. Fardiaz. Jakarta: PT Prenhallindo.S. Manajemen Strategis. 2007. Jilid II. Jakarta: PT Indeks. 2006. 1992. Jakarta: PT Indeks. Terjemahan. 1993. Bogor: Fakultas Pertanian. 1997. Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor [skripsi]. Jilid I. Amstrong. 2004. Bogor: Fakultas Pertanian.. Pengendalian Pangan dan Penerapan Pangan HACCP dalam Pengendalian Jasa Boga.N. Manajemen Pemasaran. Kadarsan H. . Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor [skripsi]. Manajemen Pemasaran. Partomo T. Rahmayanti D. Kotler P.R. Konsep-Konsep. Jakarta. Waralaba: Franchising The Most Practical and Excellent Way of Succeeding. Bogor [skripsi]. 2008. Kota Bogor dalam Angka 2008. 2006. Bogor: Fakultas Pertanian. Depok: Universitas Gunadarma. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2002. 2004. Institut Pertanian Bogor. Kotler P. 1997. David F. 1994. Insitut Pertanian Bogor. Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. Edisi Kesembilan.W.

Endar. Pengantar Akomodasi dan Restoran. Institut Pertanian Bogor.E. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Bogor) [skripsi]. Siahaan P. Jawa Barat [skripsi].T. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Riyanto B. Sulastiningsih A. . 2008. Institut Pertanian Bogor. Bogor: Fakultas Pertanian. 2003. Edisi Keempat. 2009. 2006. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.D. 1999. Sulatirningrum S. Yogyakarta: BPEF.Ratnasari R. Bogor: Fakultas Pertanian. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. Bogor) [skripsi]. Sugiarto. Yulia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 1995. Analisis Strategi Pemasaran (Studi Kasus Ali Baba Restaurant. Institut Pertanian Bogor. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square. Akuntansi Pengantar Pendekatan Terpadu.

LAMPIRAN .

Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Laki-laki 2. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . objektif.Lampiran 1. dan benar adanya. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1.

Apakah masih bisa tenaga kerja kontrak untuk menjadi karyawan tetap? 1. Jika tidak. Berapa banyak outlet KFC di seluruh Indonesia? 1...00 – 21. 7. Lainnya.00 WIB 2.. Jika bagus kerjanya.00 WIB 3. 600. Pukul 08..000 – Rp.. Lainnya. sebutkan. Jika ya. Sudah ada di peraturan di surat perjanjian kerja KFC pusat 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya.. Ada perpanjangan kontrak untuk tenaga kerja yang belum tetap 2. Lainnya... . ≥ 15 tahun (lebih dari 15 tahun) 2. Lainnya. Jika ya... apa alasan Bapak/Ibu? 1.. 6. 500.. Sudah peraturan dari KFC pusat 2.. Lainnya. sebutkan. Jika ya..000 3..Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 1. Lainnya.... ≥ 50 outlet 2... Ya 2. Sudah berapa lama Restoran KFC berdiri di Indonesia? 1. 4.000 – Rp. Antara Rp. sebutkan... Dari pukul berapa KFC Taman Topi dibuka? 1.00 – 22... Apakah setiap shift untuk karyawan sore sampai malam ada tambahan uang transport? 1. Apakah gaji tenaga kerja kontrak dan karyawan tetap dibedakan? 1. 9. langsung dijadikan sebagai karyawan tetap 3. Lainnya.. Berapa tahun masa kerja untuk tenaga kerja kontrak di KFC? 1. Berapakah gaji untuk tenaga kerja kontrak? 1.000 2. Tidak ada ketentuan dari KFC pusat 3.. sebutkan. Tenaga kerja kontrak dipekerjakan hanya sementara dan karyawan tetap selamanya 2. Ya 2. sebutkan. ≤ 50 outlet 3. sebutkan. 12.. Pukul 08.. Lainnya.. Antara Rp..tahun 2. outlet 3. Tidak 5. 500. sebutkan... apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. 700.. ≤ 15 tahun (kurang dari 15 tahun) 3. ≤ 3 tahun 3. Tidak 8. Tidak 11. Setiap karyawan pada shift pagi maupun sore tidak dibeda-bedakan 2. Ya 2..tahun 10.. ≥ 3 tahun 2. sebutkan..

sebutkan...500.000. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan. KFC Taman Topi membeli baru peralatan? 1... ≥ Rp.. 24. 2.. 800. Ayam goreng crispy menggunakan banyak bumbu sedangkan original menggunakan bumbu tidak selengkap ayam goreng crispy 2.500.000 – Rp.. ≤ Rp. ≤ Rp. 15.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 20. Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan KFC berbeda di wilayah Indonesia Timur? 1.000? 1.. Lainnya.. 17. ≤ 200 ekor 3.. Bahan baku di wilayah Indonesia Timur lebih mahal 3. Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 1.. lainnya.... Tidak 19...ekor ayam . ≤ Rp.. Lainnya. Berapakah harga ayam goreng original? 1. Uang transport yang besar untuk mengantarkan bahan baku 2.. sebutkan. 6000 3. 5000 2. Berapakah gaji umum untuk karyawan tetap yang bekerja di store KFC Taman Topi? 1. Bangunan sudah menjadi milik KFC 2.000 – Rp. ≥ Rp. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika tidak... sebutkan. Lainnya. Antara Rp. Ya 2... 800. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di KFC 2. ≥ 200 ekor 2... 21. 5000 3. Lainnya. Jika ya. Ya 2. sebutkan. sebutkan.. Berapakah harga ayam goreng crispy? 1. Mengapa harga ayam goreng crispy dan ayam original dibedakan? 1. sebutkan. 1.000 2...000 3. 1. sebutkan. Tidak 16. Peraturan dari KFC pusat 2. Tanggungjawab masing-masing outlet KFC 3.000. Apakah KFC Taman Topi ini masih membayar sewa tempat? 1. Ya 2... sebutkan. Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1. sebutkan... 23. 6000 2. Tidak 18. Lainnya. Antara Rp... Ketetapan harga dari KFC pusat 3. 14.. Lainnya. lainnya.000 3.. 1.13. ≥ Rp. 22. Lainnya.

Jika tidak. sebutkan. 31. Lainnya. Selain membeli bahan baku.... sebutkan. Jika ya.. ≥ 10 orang . Tidak 32. Lainnya. sebutkan.000 2. Sengaja membeli untuk persediaan 3... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Berapakah pendapatan penjualan ayam goreng KFC Taman Topi tiap bulannya? 1... 35. sebutkan. Lainnya. 28.. Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3.. paha atas.. Ya 2. paha bawah) 2. Lainnya. 12. ≥ 100 orang 2. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. apakah disimpan untuk esok harinya? 1. Ayam goreng crispy ≥ 100 per potong ayam(dada. sebutkan. Jika ya.. 36. paha bawah) ayam goreng original ≥ 100 per potong ayam(dada. 27....... Ada berapa jumlah tenaga kerja kontrak di KFC Taman Topi? 1.25. Tidak 30.... Peralatan masak sudah rusak 2.. ≥ 5 juta rupiah 2.. Lainnya. lainnya. Biasanya pendapatan yang KFC peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1.. 33. Berapa jumlah per potong ayam (dada.. sebutkan.. ≤ 100 juta rupiah 3. paha atas. Langsung dibuang 2.. biasanya pendapatan yang diperoleh KFC juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1. ≥ Rp. Ya 2. 26. Apabila ada sisa ayam goreng crispy maupun original yang tidak habis dalam sehari. ≤ 5 juta rupiah 3. ≥ 100 juta rupiah 2... Tidak 34. Berapakah harga ayam goreng crispy dan original yang dijual lengkap dengan nasi? 1. paha atas. paha bawah) untuk dimasak ayam goreng crispy dan original? 1.. Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1. sebutkan.000 3. Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di KFC Taman Topi? 1.. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 29.. ≤ Rp. Lainnya. 12. Ya 2. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2. ≤ 100 0rang 3.

Jika ya.. Upah/gaji sudah termasuk uang THR 2. Lainnya. ≤ 15 orang 3. 40.. Ya 2... Jika ya..2.. apa alasan Bapak/Ibu? 1... Lainnya. 42.. Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 2. Lainnya. Ya 2. Selain upah/gaji.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. .. ≤ 10 orang 3. sebutkan. Tidak ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3. Apakah upah/gaji setiap tenaga kerja kontrak maupun tetap yang di store KFC tidak termasuk uang makan tiap hari? 1. Selain upah/gaji.orang 38. Tidak 43. Tidak 41.. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada tenaga kerja kontrak? 1. Lainnya.. Ada berapa jumlah karyawan tetap di KFC Taman Topi? 1.orang 37. Upah/gaji berikut juga uang THR 2. Jika Tidak. Ya 2. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan tetap? 1. ≥ 15 orang 2.. sebutkan. sebutkan. Untuk kesejahteraan karyawan 3... sebutkan. sebutkan... Tidak 39...

......Pembelian bahan baku .....Biaya telepon . . . ..... ..... ........Biaya air ........... A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) ...Sewa tempat .................. .. Total Biaya Tetap Biaya Variabel: ....Biaya listrik ......... Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008– Oktober 2009 No.Biaya penyusutan investasi ...Gaji tenaga kerja ......Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: ........

000 x 30 hari x 12 bulan .600.000 1.200 5.000. 3.Provit sharing 1 tahun: 30.421.724.000 30.060.000 x 12 bulan Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.155.000 27.155.000.Pembelian bahan baku . 740. 5.000 36.969.Biaya air 1 bulan: Rp.000 540.000.000.000 36.Gas elpiji = Rp.000 x 54 orang = Rp.000.Biaya listrik 1 bulan: Rp.000 x 5 tabung x 30 hari x 12 bulan . 48.155.668.200 Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT. 1.000 1 tahun: Rp.956 .244 = Rp.067.400 – Rp.Gaji karyawan 1 bulan: Rp. 890.000.000. 200 1 tahun: Rp.060.Kantong plastik 1 bulan: 25 pak (20 plastik) x Rp. 7.000.600. 740.000 12. 48.246. 3. 1. 6.Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: .000 60.200 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp. 3.000 x 12 bulan .Biaya penyusutan investasi . 300.569.408.000 x 12 bulan . dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp.087.Kardus/tempat membungkus produk take away 1 bulan: 500 kardus x Rp.200 576.000.000 Total Biaya Tetap Biaya Variabel .000 1 tahun: Rp.200 – 0 = Rp.200 = Rp.668. 100.200 EAT = EBT – Beban pajak = Rp.000.000. 5.000 5.000.000 1 tahun: Rp. 740. 75.155.000. 740.569.000 x 12 bulan .249.000.000 6.313.200 – 74.000 x 30 hari x 12 bulan . EBT.000 1 tahun: Rp.000 1 tahun: Rp.720.Biaya telepon 1 bulan: Rp. 666.

• Analisis Rasio Profitabilitas: 740.724. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 2.000 .408.724.408.200 7. Marjin Laba Bersih • = EAT x 100% = 666.155.400 = 10% 1.067.500.400 Analisis Rasio Rentabilitas: ROE = EAT x 100% = 666.067.956 = 27% Modal sendiri 2.000.956 = 9% Penjualan 7.

objektif. Laki-laki 2.Lampiran 2. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . dan benar adanya.

.000. Karyawan sedikit 2. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di Rahat cafe? 1.000 – Rp. Jika tidak. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Antara Rp. Antara Rp.00 WIB 2.000 – Rp. Jika tidak.. Tidak 5. Lainnya.000..500... Lainnya..tahun 2. 10. Modal belum mencukupi 3. Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1.. 6. Pukul 08. Sudah berapa lama Rahat cafe berdiri? 1. Apakah karyawan di Rahat cafe bekerja shift? 1.. 500. ≤ 3 tahun 3. Lainnya. Ya 2.000 – Rp. sebutkan.. Ya 2. 1.500. Dari pukul berapa Rahat cafe dibuka? 1. 500. 2. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan.. 8. sebutkan. Ya 2. Rahat cafe belum berdiri lama 2.. Terpaksa beli karena peralatan sudah rusak 2.00 – 21.. Apakah Rahat cafe masih membayar sewa tempat? 1.000 2.. Tidak 11.. ≥ 3 tahun 2. Lainnya. Ya 2.00 – 22. 1. 700... Tidak 3.000 2.. sebutkan...... Lainnya. sebutkan.. 600.. Bangunan bukan milik Rahat cafe sendiri 2. 4. 1. sebutkan.. Ya 2. Berapakah gaji untuk karyawan Rahat cafe? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1.Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 2. 5.000 3.000 – Rp. sebutkan. sebutkan.. Pukul 10. Antara Rp. Rahat cafe membeli baru peralatan? 1. Tidak 9.00 WIB 3. Antara Rp.000 3. Lainnya. Apakah Rahat cafe sudah memiliki cabang? 1. Tidak 12. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Jika ya. 7. Jika ya. Ketentuan dari Rahat cafe yang mengharuskan membeli peralatan apabila rusak . apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya.

.. ≤ 50 0rang 3. ≤ 1 juta rupiah 6. Lainnya.. 20.. Ya 2. ≥ 1 juta rupiah 5. Lainnya.. Lainnya.000 2. 500. Langsung dibuang 2. Ya 2... apakah disimpan untuk esok harinya? 1.... ≥ 50 ekor 5. ≥ Rp. 22... Lainnya.. Kesulitan dalam membuat makanannya 6... Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di Rahat cafe? 1. Tidak 21. sebutkan. Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 4. ≤ 50 ekor 6. Dilihat dari harga bahan baku yang mahal 5. Jika tidak.. sebutkan. sebutkan..... biasanya pendapatan yang diperoleh Rahat cafe juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1. Lainnya. sebutkan. Selain membeli bahan baku.. 7000 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1... 13.000 3.. sebutkan. 18. ≤ Rp. Lainnya. 500.. 16. 19.. Ya . Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan Rahat cafe berbeda? 4..... Lainnya. Biasanya pendapatan yang Rahat cefe peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1.. ≥ Rp. ≤ Rp. Apabila ada sisa ayam goreng yang tidak habis dalam sehari. 7000 3. sebutkan.ekor ayam 17. 15. ≥ Rp. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2. ≥ 50 orang 2. Lainnya. sebutkan. sebutkan. Berapakah harga ayam goreng tanpa nasi timbel? 1. ≤ Rp. Berapa harga nasi timbel yang memakai ayam goreng? 1. Jika ya. sebutkan. 24. Tidak 23. lainnya.. 14. Berapakah pendapatan penjualan nasi timbel yang memakai ayam goreng di Rahat cafe tiap bulannya? 4.000 3...3. Sengaja membeli untuk persediaan 3.... Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1... sebutkan.. 10. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya.000 2. 10.

sebutkan. Tidak 28. apa alasan Bapak/Ibu? 4. Ya 4.Abodemen telepon Total Biaya Tetap Biaya Variabel: .. Ya 4. Untuk kesejahteraan karyawan 6. 26.. Lainnya. Ada berapa jumlah karyawan yang bekerja di Rahat cafe? 4.. Jika ya. Tidak 30. Apakah upah/gaji setiap karyawan sudah belum termasuk uang makan tiap hari? 3...Gaji tenaga kerja .. sebutkan..Biaya penyusutan investasi . 29. Jika ya. Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3. Peralatan masak sudah rusak 2. sebutkan.... apa alasan Bapak/Ibu? 4. Selain upah/gaji. Lainnya. sebutkan..Biaya telepon .Biaya listrik .. Tidak 25. apa alasan Bapak/Ibu? 1. ≥ 10 orang 5.Abodemen listrik .Sewa tempat . Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 5.. Lainnya. ≤ 10 orang 6.. apakah Rahat cafe memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan? 3.orang 27.2.. Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 –Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: .Pembelian bahan baku . Upah/gaji sudah termasuk uang THR 5. Jika Tidak..Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) . Lainnya. Tidak ada ketentuan dari Rahat cafe 6.

43.700 Analisis Rasio Rentabilitas: = 8% ROE = EAT x 100% = 42.030 Modal sendiri 50. dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp.657.000 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp.770 = Rp. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT.000 494.000 – 4.213.093. 446.750.612. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 4.612.000.861.750.800 EAT = EBT – Beban pajak = Rp.700 – Rp.030 Penjualan 494.200 = Rp.825. Marjin Laba Bersih 48.657.700 = Rp. 42. 494.657. 43. 48. EBT.800 – 1.825.700 = 10% • = EAT x 100% = 42.000 = 85% . 48.612.030 • Analisis Rasio Profitabilitas: 3.Analisis Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 No.825.

Lampiran 3. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. KEKUATAN A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi usaha yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2. KELEMAHAN N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I J K L M N O 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2 3 2 1 2 B 3 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 1 3 C 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 3 2 1 2 D 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 2 1 2 E 2 2 2 3 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 1 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 G 3 1 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 H 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 2 3 1 2 I 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 2 K 2 2 3 2 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 L 1 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 M 2 2 2 2 2 2 2 1 2 3 2 3 1 2 N 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 2 3 3 2 O 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 Total 31 24 28 31 28 32 25 23 31 31 28 32 28 19 28 419 Bobot 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I J K L M N O 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 B 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 C 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 2 D 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 E 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 G 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 H 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 I 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 K 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 2 L 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 M 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 N 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 O 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Total 29 29 27 29 28 30 26 28 28 29 25 29 30 27 26 420 Bobot 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 1.000

Lampiran 4.

Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. PELUANG A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. ANCAMAN F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I 2 2 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 3 1 3 3 1 C 2 2 2 2 1 2 2 1 D 3 2 2 2 1 2 3 1 E 2 1 2 2 1 2 2 2 F 3 3 3 3 3 3 3 2 G 2 1 2 2 2 1 2 1 H 2 1 2 1 2 1 2 1 I 3 3 3 3 2 2 3 3 Total 19 15 18 16 18 9 19 20 10 144 Bobot 0.132 0.104 0.125 0.112 0.125 0.062 0.132 0.139 0.070 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I 1 2 1 3 1 1 3 3 B 3 2 2 3 2 2 1 2 C 2 2 1 2 2 3 3 2 D 3 2 3 2 2 3 3 3 E 1 1 2 2 1 2 1 2 F 3 2 2 2 3 2 2 2 G 2 2 1 1 2 2 2 2 H 1 3 1 1 3 2 2 1 I 1 2 2 2 2 2 2 3 Total 16 15 15 12 20 14 17 18 18 145 Bobot 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 0.096 0.117 0.124 0.124 1.000

Lampiran 5. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Total Responden 1 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 Responden 2 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 Rata-Rata 0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Responden 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 2 3 Responden 2 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 2 3 Rata-Rata 4 4 3.5 3.5 4 3.5 3 4 4 3.5 3.5 3.5 3.5 2 3

Lampiran 6. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Responden 1 Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup 0.132 masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 0.104 3. Peningkatan pendapatan dan daya 0.125 beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 0.112 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi 0.125 teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 0.062 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok 0.132 tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 0.139 Tingkat persaingan dalam industri 0.070 restoran tinggi Total Responden 2 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 Rata-Rata 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131

0.096 0.117 0.124 0.124

0.080 0.124 0.131 0.097 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 9. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Responden 1 4 4 4 4 4 Responden 2 4 4 4 3 4 Rata-Rata 4 4 4 3.5 4

1 1 4 4

2 1 2 1

1.5 1 3 2.5

Lampiran 7. Tabulasi Jawaban Responden Untuk Prioritas Strategi Pada Restoran KFC Taman Topi

Faktor Strategis

Strategi 1 Responden 1 2 4 4 3 3 3 4

Ratarata

Strategi 2 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 3 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 4 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 5 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 6 Responden 1 2

Ratarata

Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10.Sarana pendukung yang sudah lengkap 11.Tenaga kerja terspesialisasi 12.Pelayanan internet corner 13.Promosi cukup dilakukan Kelemahan 1. Penggunaan website belum optimal 2. Tidak memiliki layanan drive thru

3.5 3.5 3.5

4 3 3

4 2 3

4 2.5 3

4 4 4

3 4 4

3.5 4 4

1 4 4

2 2 4

1.5 3 4

4 2 4

3 2 4

3.5 2 4

3 2 4

3 4 4

3 3 4

3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4

3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4

4 4 4 4 4 3 3 2 1 4 3 3

4 4 4 3 4 2 2 2 2 4 3 2

4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5

3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 2 3 2 3 2 2 3 4 4

3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4

3 3 2 2 2 3 2 4 2 3 3 2

4 4 3 2 2 2 2 4 3 3 4 3

3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5

4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 3 4 2 4 1 2 3 3 1

4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5

4 2 3 3 2 3 3 2 1 3 2 4

4 2 2 2 4 2 2 3 1 2 2 4

4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4

Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 1. Hambatan masuk industri tinggi 2. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3. Kenaikan harga bahan baku 4. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

4 4 4 3 4

4 3 4 2 4

4 3.5 4 2.5 4

3 1 4 1 4

3 2 3 1 3

3 1.5 3.5 1 3.5

2 4 4 2 4

4 4 2 2 4

3 4 3 2 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

3 2 3 1 4

4 1 4 1 2

3.5 1.5 3.5 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 4 3 4

3 3 2 4

3.5 3.5 2.5 4

2 4 3 3

4 4 4 3

3 4 3.5 3

4 3 3 3

4 2 2 2

4 2.5 2.5 2.5

3 3 2 3

2 2 2 3

2.5 2.5 2 3

1 4 2 4

3 4 3 2

2 4 2.5 3

2 4 1 2

1 1 1 3

1.5 2.5 1 2.5

Lampiran 8. Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi
Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Bobot Strategi 1 AS TAS 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4 4 3.5 4 2.5 4 3.5 3.5 2.5 4 0.252 0.220 0.227 0.252 0.234 0.292 0.183 0.174 0.28 0.252 0.189 0.255 0.276 0.252 0.252 0.484 0.360 0.456 0.487 0.524 0.28 0.434 0.327 0.388 7.33 Strategi 2 AS TAS 4 2.5 3 4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5 3 1.5 3.5 1 3.5 3 4 3.5 3 0.288 0.157 0.681 1.008 0.936 1.168 0.213 0.232 0.175 0.18 0.126 0.109 0.276 0.216 0.157 0.363 0.154 0.399 0.195 0.458 0.24 0.496 0.458 0.291 8.976 Strategi 3 AS TAS 3.5 4 4 3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4 3 4 3 2 4 4 2.5 2.5 2.5 0.252 0.252 0.26 0.252 0.234 0.219 0.213 0.174 0.21 0.216 0.157 0.219 0.241 0.288 0.252 0.363 0.412 0.342 0.39 0.524 0.32 0.31 0.327 0.242 6.669 Strategi 4 AS TAS 1.5 3 4 3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5 2 3 2 4 4 2.5 2.5 2 3 0.108 0.189 0.26 0.252 0.234 0.182 0.122 0.116 0.175 0.144 0.252 0.182 0.207 0.252 0.157 0.242 0.309 0.228 0.78 0.524 0.2 0.31 0.262 0.291 5.978 Strategi 5 AS TAS 3.5 2 4 4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5 3.5 1.5 3.5 1 3 2 4 2.5 3 0.252 0.126 0.26 1.008 0.234 0.255 0.213 0.232 0.21 0.252 0.126 0.219 0.241 0.252 0.157 0.423 0.154 0.399 0.195 0.393 0.16 0.496 0.327 0.291 6.875 Strategi 6 AS TAS 3 3 4 4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4 4 3 4 1 3 1.5 2.5 1 2.5 0.216 0.189 0.26 1.008 0.134 0.182 0.152 0.174 0.175 0.18 0.157 0.073 0.172 0.144 0.252 0.484 0.309 0.456 0.195 0.393 0.12 0.31 0.131 0.242 6.108

0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131 0.080 0.124 0.131 0.097

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. dan benar adanya.Lampiran 9. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . objektif. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.

. Tidak 2... dibagi atas dua lingkungan.. Adat-istiadat 4. ……………… 2..... ... ....... Ketiganya d.. Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada... Ya 2... Jika ya.... Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada. sebutkan: 1. Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 1. 3.......... biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1.. Jika ya...... ……………… 3........ 2... ........... Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? ........... dapat mempengaruhi kinerja KFC? 1... Bagaimana kriteria tenaga kerja di KFC? Sebutkan: 1. Faktor Teknologi 1....... yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1....... Jika ya..... Tidak 4.. Ya 2.. suku bunga. Lingkungan jauh 2........ ……………… 3. Gaya hidup 3...Lingkungan Bisnis....... Lingkungan industri 1... Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a.... 4.... Faktor Politik 1.. Faktor Ekonomi 1.... b..... dan investasi? 1. Faktor sosial yang ada di KFC..... Ya 2... apa alasannya? . ……………… 3. Faktor Sosial 1. c.. sebutkan alasan Bapak/Ibu?... 3.... sebutkan: 1. Apakah Restoran KFC berpengaruh terhadap inflasi.. Sikap 2. ……………… 2......... Tidak 2.. Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? ... 5......... . Apakah dengan teknologi yang sudah ada. apa alasan Bapak/Ibu? .. ……………… 2......

Ya 2.. ≤ 20 juta 3.. Apakah restoran KFC bekerjasama dengan stakeholder? 1... Ya 2.Ya ....Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 1.. Tidak 4. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1..... Ya 2... Tidak d...... Ancaman Produk Pengganti 1. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c.... Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1..... Lainnya. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1.. 2.. 5...... Ya 2. sebutkan. Lingkungan Industri e.. ≥ 20 juta 2.. Tidak f..... Apakah restoran KFC melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan KFC? 1..... Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1. Ancaman Masuk Pendatang Baru 1. Lingkungan Industri a. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b.. Biasanya teknologi berupa apa?. Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi KFC? 1. Tidak 2. Berkisar berapa harga mesin display holding cabinet? 1.

. Pemerintah 2. 4. Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a. Lainnya.. Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan.. apa alasannya?............... Tidak 2.. Pengendalian distributor 2. Keterampilan dan motivasi kerja 3....... Ya 2...2....... Apakah KFC memperhatikan faktor berikut? 1.. Apakah terjadi persaingan dengan restoran-restoran lain? 1. ... 1. 3.... Lingkungan masyarakat 4... .. Kegiatan Produksi-Operasi 1.... Pendekatan Fungsional 1. Sumberdaya Manusia 1.... Pelayanan purna jual 5.... Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4... Kreditor 5..... Pasar dan Pemasaran 1. Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1. Keuangan dan Akuntansi 1............... Tidak 3.. Serikat pekerja 3. Pangsa pasar 2. Ya 2. sebutkan..... 3. harus memperhatikan hal ini? 1. Manajemen SDM 2.... . Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1......... Ya 2. Kegiatan promosi 3..... Produktivitas 2.. Bentuk motivasi kerja karyawan di KFC dapat berupa apa? 1... 2. .. Tidak 2... Jika ya. Pemasok 6.. Apakah KFC dalam hal pasar dan pemasaran...

. Ya 2. sebutkan. Lainnya.. Melihat harga pasar 3. Apakah kelebihan KFC dengan pesaing yang sama dalam menjual ayam goreng? 1. Tidak . sebutkan. Memuaskan keinginan konsumen agar dapat memilih menu selain ayam goreng 2. 6. Ya 2. KFC chuky.. Lainnya.. KFC goceng. apakah KFC Taman Topi menyediakan menu lainnya? 1. Apakah mutu bahan baku dan ayam diperhatikan? 1. Ya 2. Hanya karena sudah ada di peraturan KFC pusat agar karyawan diberikan pelatihan terlebih dahulu 3.(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1.. 12. menu apa saja yang dihidangkan? 1... Didatangkan dari manakah bahan baku ayam ke KFC? 1. sebutkan. SI 2. 11.. sebutkan. 3. 2.... Tidak 7... KFC memiliki cita rasa yang khas ayam goreng 2.. Ya 2.. Tidak 9... Lainnya.. RPA (Rumah Potong Ayam) 2. 10. sebutkan. Bagaimana KFC Taman Topi memberikan pelayanan kepada konsumen? 1.. Apakah KFC memilih karyawan dengan pelatihan dahulu? 1. 8. Selain ayam goreng.. Memberikan keramahan kepada konsumen 2... Melihat lokasi KFC disekitar KFC didirikan 2. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika ya. Mengapa KFC menyediakan menu lain selain ayam goreng? 1. Supplier ayam 3.. sebutkan. dan sebagainya 2. Lainnya. Lainnya.. Jika ya.. Agar karyawan nantinya dapat bekerja dengan baik 2. Jika ya.. Agar konsumen tidak merasa bosan dengan ayam goreng saja 3. Lainnya. S2 3.. Dissert. pada tingkat pendidikan apa manajer dapat dipilih? 1... sebutkan. 4.. Lainnya. KFC memiliki ayam goreng yang ukurannya besar 3. Apakah KFC biasanya memilih manajer yang memiliki pendidikan tinggi? 1. Tidak 5... sebutkan. Bagaimana KFC Taman Topi dalam menetapkan penetapan harga? 1.

Apakah KFC Taman Topi memberlakukan sistem kerja kontrak bagi karyawannya? 1. Lainnya. Jika tidak. Ada berapa outlet KFC di daerah Bogor? 1. Ya 2. Jika ya. 18. Tidak 15..... promosi apa yang Bapak/Ibu lakukan? 1. Ya 2.. 16. Apakah KFC Taman Topi sering melakukan promosi? 1. ≤ 10 outlet 3... 21. sebutkan. sebutkan. Agar ada pergantian karyawan 2. lainnya.... Lainnya. Lainnya.. sebutkan. Ya 2. sebutkan. sebutkan. 23. Lainnya.... 24.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 25... Tidak 17.. Apakah KFC sebagai restoran siap saji memberikan kemudahan bagi konsumen? 1.. Jika ya. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika ya. Tidak 22.... Agar aman dikonsumsi konsumen 2... Apakah ayam goreng KFC aman untuk dikonsumsi? 1... ≤ 1000 outlet 3. Jika ya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Konsumen tidak menunggu lama untuk makan 2. Sudah teruji dengan memperoleh sertifikasi halal dari MUI 2. Ada berapa outlet yang tersebar diseluruh Indonesia? 1.. Ya 2. .. Ya 2.. Tidak 19. sebutkan. ≥ 1000 outlet 2. 20... Promosi paket goceng 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Apakah pengelolaan situs website KFC Taman Topi sudah optimal? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika ya. Tidak 26. sebutkan. Informasi telat dimasukkan 2. Jika ya. ≥ 10 outlet 2. sebutkan. sebutkan... apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Mempermudah konsumen untuk mengetahui informasi KFC Taman Topi di Bogor 2. 14.. Lainnya. Lainnya. Lainnya.13..

apa alasan Bapak/Ibu? 1... Dengan standarisasi keamanan. Lainnya... maka ayam goreng KFC tidak takut dengan isu flu burung 2. Tidak 36. Lainnya.. 30. Apakah peralatan yang digunakan KFC Taman Topi sudah modern? 1. Apakah terjadi kenaikan bahan baku. Ketentuan pemerintah 2. sebutkan. Jika tidak. Lainnya. Ya 2. Agar konsumen disekitar pembukaan store baru mengetahui KFC akan di buka 2... sebutkan. Lainnya... apa alasan Bapak/Ibu? 1... Eropa 3. sebutkan. 37. Ya 2. 34. Apakah KFC Taman Topi tetap membayar pajak kepada pemerintah setempat? 1. ≤ 200 pengunjung 3. sebutkan. Apakah dengan adanya krisis ekonomi terjadi kenaikan harga bahan baku? 1. Apakah dengan pembukaan store baru dilakukan promosi? 1. harga ayam goreng KFC mengalami kenaikan? 1. ≥ 200 pengunjung 2. penjualan ayam goreng KFC menjadi menurun? 1. 32. Jika ya. sebutkan. sebutkan. Memberikan kesempatan pada setiap konsumen untuk mengenal KFC yang baru dibuka 3.. Amerika Serikat 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Jika ya. Ya 2... Produksi negara mana alat menggoreng ayam pada KFC? 1. Tidak 31. 29.. sebutkan. Tidak 33.. Tidak 38. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik 2.. Tidak . 39... Kira-kira ada berapa pengunjung yang datang ke KFC Taman Topi tiap harinya? 1.27. Apakah dengan isu flu burung tahun kemarin. Jika ya. Ya 2.. Lainnya. Tidak 28. Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.. Lainnya... Jika ya. 35... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.. Bahan baku menjadi mahal 2.

Jika tidak. Lainnya.. 43... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya.. restoran apa yang menjadi pesaing? 1. McD 2. KFC pusat sudah memperhitungkan harga ayam goreng apabila harga bahan baku termasuk ayam naik 3. CFC 3. sebutkan. 41... sebutkan.. Memiliki supplier gas tersendiri 2. Apakah KFC Taman Topi memiliki pesaing? 1.. Ya 2. Pernakah KFC. Lainnya. 45.. Apakah KFC memiliki pesaing dengan restoran lain? 1. Tidak 44. Restoran padang 2.40. CFC 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1.... Jika ya. Tidak 42. Jika ya. sebutkan. .. apa pesaingnya? 1. sebutkan. Jika tidak.. Ya 2. khususnya KFC Taman Topi pernah mengalami kelangkaan gas elpiji? 1. Ya 2.. Tidak 46.. Lainnnya.

Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Restoran KFC Taman Topi adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal. dan sebaliknya) . Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. 3. Petunjuk Khusus: 1. 2. yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Restoran KFC Taman Topi. 4. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat. Petunjuk Umum: 1. 2. Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden. Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan.PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Restoran KFC Taman Topi. Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan/usaha dalam bisnis Restoran KFC Taman Topi.

. Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Restoran KFC Taman Topi Faktor Strategis Eksternal A B C . Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Restoran KFC TamanTopi Faktor Strategis Internal A B C ... O Total . Peluang A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat A B C . I Total Keterangan: 2.. O Total Keterangan: 2.. I Total A B C ..1.. Kelemahan N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru 2.. Kekuatan A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi KFC yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2.

D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. Ancaman F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi .

6.PENENTUAN RATING 3. 7. Faktor Strategis Internal KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Rating . 4. Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. b. 5. Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing. 9. 2. 8. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 13. 11. 3. 10. 12. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a. Pertanyaan: Menurut Bapak. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1.

respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata.• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah. b. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru Rating 4. . 2. Skala 4 = sangat tinggi. respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. b. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. Skala 2 = rendah. Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. Skala 3 = tinggi. Pertanyaan: Menurut Bapak.

Pertanyaan: Menurut Bapak. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 5. Skala 2 = tinggi. b. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Rating 5. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d. 4. Skala 3 = rendah. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. . respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior. 2. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. Skala 4 = sangat rendah. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. 3.

Pertanyaan: Menurut Bapak. 2. 4. 3. Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Rating . bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1.

objektif.Lampiran 10. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Laki-laki 2. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RESTORAN KFC TAMAN TOPI ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . dan benar adanya.

Jika jawabannya ”Tidak”. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. Strategi 6 : Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. . dan media masa. Strategi 5 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. iklan. Strategi 2 : Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Strategi 4 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Mengajukan pertanyaan. apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas. Strategi 3 : Meningkatkan efektifitas promosi melalui website. maka kolom AS tidak perlu diisi. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan.

4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS Strategi 6 AS TAS .2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. 3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

000 23.000 12.000 23.000 14.000 12.000 5. Daftar Menu Rahat Cafe Nama Menu Nasi cobek ayam Nasi timbel ayam komplit Nasi tutug oncom komplit Nasi ayam bakar jumbo Sop buntut Sop iga jumbo Bistik iga bakar hot plate Capcay spesial Udang saus tiram Sapi lada hitam hot plate Ayam gepuk Ayam lada hitam hot plate Nasi putih Nasi timbel polos Nasi tutug polos Nasi cobek polos Ayam jumbo protein Sate ayam diet Tempe bakar Sup kacang merah Spaghetti ayam Protein mix (minuman) Aneka Nasi Goreng: Nasi goreng telur Nasi goreng spesial Nasi goreng seafood Nasi goreng seafood spesial Nasi goreng ayam Nasi goreng ayam spesial Nasi goreng kambing Nasi goreng ikan asin Nasi goreng sapi Nasi goreng sapi spesial Aneka omlet: Omelet mix (sosis daging keju) Omelet seafood Healthy juice: Langsing ramping Yogi orange bery Apple super Avocado banana milk Soy belle yoghurt Slim and beauty Soy strawberry Slim melon Es bubur buah vanila/strawberry Es buah salju Harga (Rp) 17.000 17.000 .000 15.000 12.000 25.Lampiran 11.000 20.000 15.000 11.000 7.000 17.000 15.500 5.000 20.000 30.000 14.000 20.000 16.000 14.000 19.000 13.000 18.000 3.000 17.000 25.000 10.000 25.000 15.000 15.000 13.000 18.000 16.000 5.000 16.000 15.000 13.000 14.000 14.500 17.

000 10.000 8.000 9.000 9.500 9.000 11.000 9.3.000 6.000 12.500 9.500 8.000 10.000 .000 7.000 11.000 11.000) Es campur Es lemon tea Es capucino Es jeruk Es cokelat Es soda susu Jus alpukat Jus jeruk Jus melon Jus strawberry Jus anggur (antioksidan) Jus jambu Minuman panas: Bandrek Bansus (bandrek dan susu) Teh madu jahe Kopi susu Roti bakar keju Roti maryam madu Roti maryam keju Roti maryam keju coklat 6.000 12.000 6.000 8.000 10.Susu kedelai Aneka es dan juice + float es krim (Rp.000 9.

060 1. catering box.077 0.088 0.054 0.082 0.082 0.080 0.082 0.069 0. KEKUATAN A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box.000 . KELEMAHAN J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I J K L M N 2 2 2 2 1 2 1 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 2 2 1 1 1 2 1 2 2 2 C 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 D 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 2 2 E 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 1 2 1 F 3 2 3 3 3 2 2 2 3 1 2 3 3 G 2 3 2 2 3 2 1 1 3 2 2 2 2 H 3 3 2 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 I 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 J 2 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 2 2 K 3 3 2 2 2 3 2 1 2 2 2 2 1 L 2 2 3 3 3 2 2 2 1 2 2 2 1 M 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 N 3 2 3 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 Total 31 30 29 30 32 20 25 18 19 30 25 25 28 22 364 Bobot 0.052 0. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor 1. dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods.Lampiran 12.069 0.085 0.069 0.049 0. Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2.

117 0.111 1.092 0.074 0. PELUANG A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi 2.098 0.000 . ANCAMAN E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitusi Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I 2 1 2 2 3 2 2 3 B 2 1 1 2 1 2 2 2 C 3 3 2 2 3 3 2 2 D 2 3 2 2 2 1 3 3 E 2 2 2 2 2 1 2 2 F 1 3 1 2 2 2 2 3 G 2 2 1 3 3 2 2 2 H 2 2 2 1 2 2 2 2 I 1 2 2 1 2 1 2 2 Total 15 19 12 14 16 15 17 19 18 162 Bobot 0.Lampiran 13.092 0.105 0. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor 1.117 0.086 0.

088 0.082 0. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10.052 0. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. Nilai ROE yang besar 7. Layanan telkom hotspot 9. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12. Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 1 2 1 1 1 . Peningkatan kerja karyawan 8. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.082 0. Layanan telkom hotspot 9. catering box. Area parkir kurang memadai 13.077 0. catering box.069 0. Penggunaan website belum optimal 1. Healthy and Diet Foods” 6.Lampiran 14. Sebagai makanan “Indonesian Foods. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11. Nilai ROE yang besar 7. 2.060 Nilai Rating Faktor Strategis Internal Faktor Internal Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Healthy and Diet Foods” 6. 3. Sebagai makanan “Indonesian Foods.049 0. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Internal Faktor Internal 1.085 0. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Area parkir kurang memadai 13. Inovasi produk 3.080 0. Penggunaan website belum optimal Bobot 0. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10.069 0. Harga yang cukup terjangkau 2. 4. Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM 11. dan delivery box 5. Peningkatan kerja karyawan 8.054 0. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.082 0.069 0. dan delivery box 5.

111 Nilai Rating Faktor Strategis Eksternal 1.117 0. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 . 6. 2. 9. 2. 5. 7.105 0. 4.092 0. 6. 9. 3. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Bobot 0. 7. 5.098 0.086 0. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Eksternal 1. 8.Lampiran 15.074 0.092 0.117 0. 4. 8. 3.

468 0.296 0.074 0.Lampiran 16.069 0.069 0.16 2 0.077 0.104 Strategi 4 AS TAS 4 0.24 0.082 0.32 3 0.246 2 0.080 0.148 0.154 0.352 2 4 1 2 0.184 0.147 0.164 0.069 0.207 0.294 2 2 1 4 4 4 4 3 4 0.468 0.086 0.246 4 0.246 0.16 3 0.468 0.246 4 0.246 0.092 0.098 0.351 0.352 1 1 2 3 0.138 0.255 3 0.060 0.392 3 0.138 0. Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box.368 0.231 0.069 0.344 0.368 0.392 3 0.147 0.222 0.049 0.052 0.308 0.18 0.088 0.069 0.246 2 0. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods.352 4 2 2 1 0.069 0.069 0.162 0.308 0. catering box.368 0.156 Strategi 5 AS TAS 3 0.069 0.162 0.054 0.17 3 0.104 Strategi 2 AS TAS 2 0.138 0.276 0.207 0.294 .164 0.049 0.34 4 0.222 0.082 0.108 0.156 Strategi 3 AS TAS 3 0.098 0.276 0.082 0.34 0.246 4 0.328 0.164 4 0.328 0.12 0.294 4 0.344 2 4 1 2 2 2 2 4 4 0.344 4 1 3 3 3 4 4 3 4 0.24 0.098 3 2 1 3 3 4 4 2 4 3 0.074 0.344 4 4 4 4 2 4 3 1 3 0.324 0.258 4 0.328 0.117 0.216 0.352 0.12 0.328 4 0.328 4 0.18 0.054 0.352 3 4 3 3 0.276 0.276 0.052 0. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Bobot Strategi 1 AS TAS 4 4 3 3 4 3 3 3 2 0.231 0.368 0.255 3 0.085 0.32 4 0.276 0.

468 4 0.013 3 0.117 1 0.42 1 0.092 0.444 5.444 5.276 0.826 2 0.105 0.42 1 0.468 0.42 4 0.117 0.276 4 0.444 6.111 5.444 6.111 3 4 4 4 0.Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Total 0.184 4 0.22 1 3 2 4 0.42 0.499 .117 4 0.092 0.184 4 0.315 0.234 0.349 2 0.

Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . dan benar adanya. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.Lampiran 17. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. objektif.

. . ……………… 3...... c.. Apakah dengan teknologi yang sudah ada. ……………… 6. Ya 2........ Tidak 4.. dibagi atas dua lingkungan........... Bagaimana kriteria tenaga kerja di Rahat Cafe? Sebutkan: 1.. Jika ya. . Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? .. suku bunga.. Ketiganya d.. Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada... Jika ya... dapat mempengaruhi kinerja Rahat Cafe? 1. 5..... 4. ……………… 2......... dan investasi? 1.... 2... ……………… 6............ .. Faktor Sosial 1... Ya 2... apa alasan Bapak/Ibu? .... Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 3..... ……………… 5...... ……………… 5.Lingkungan Bisnis.. sebutkan: 4... sebutkan: 4. Tidak 2. Faktor Politik 1. Lingkungan jauh 2.. Lingkungan industri 1. Tidak .. Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? . biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1....... Apakah Rahat Cafe berpengaruh terhadap inflasi.. Faktor Ekonomi 1.... Adat-istiadat 4. Faktor sosial yang ada di Rahat Cafe.. yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1. Ya 4...... Sikap 2..... 3..... sebutkan alasan Bapak/Ibu?..... 3..... b....... Gaya hidup 3..... Faktor Teknologi 1... Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a.... Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada.....

. 3. 2... Tidak 4.. Tidak .. Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi Rahat Cafe? 1... Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c. Jika ya... Apakah Rahat Cafe melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan Rahat Cafe? 1... Biasanya teknologi berupa apa?..... Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b... Tidak f....Ya 2.2.... Ancaman Masuk Pendatang Baru 1.. Lingkungan Industri e..Ya 2.Ya 2. Tidak 2.. apa alasannya? .............. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1. Ya 4. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1... Lingkungan Industri a... Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1. Ya 2.. Apakah Rahat Cafe bekerjasama dengan stakeholder? 1. Ancaman Produk Pengganti 1.. Tidak d. Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 3.. Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1...

. Pasar dan Pemasaran 1.. Kreditor 5.. Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1.. .... Lainnya........ Tidak 3.. Ya 2.. Sumberdaya Manusia 1. Apakah Rahat Cafe dalam hal pasar dan pemasaran... Pendekatan Fungsional 1.... Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1.. Pemerintah 2... 2.. Keterampilan dan motivasi kerja 3. harus memperhatikan hal ini? 1.... Produktivitas 2. Pengendalian distributor 2. Kegiatan promosi 3.... Ya 2... Serikat pekerja 3... Pangsa pasar 2...2.. Apakah Rahat Cafe memperhatikan faktor berikut? 1.... Lingkungan masyarakat 4.... ......... Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan.. ....... Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4. . Ya 2.... Manajemen SDM 2.. Pelayanan purna jual 5.. Tidak 2.. sebutkan........... 1. apa alasannya?... Apakah terjadi persaingan dengan cafe-cafe lain? 1..... Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) b.... Pemasok 6. 3. Kegiatan Produksi-Operasi 1...... 4.... Jika ya.. 3....... Bentuk motivasi kerja karyawan yang diberikan manajer di Rahat Cafe dapat berupa apa? 1. Keuangan dan Akuntansi 1.

apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 6. sebutkan... Apakah Rahat cafe memiliki langganan pasar untuk membeli bahan baku? 1. Jika tidak. Ya 2. Lainnya. 13.... Nasi timbel dengan ayam bakar 2. Ayam bakar jumbo 2. sebutkan..... 8.. ≥ 20 makanan 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1.... Harga lebih murah 2. Ya 2. 4.. Tidak 12.(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1.. Ada berapa jenis makanan yang dijual? 1. Mengharuskan karyawan ramah terhadap konsumen 2. Lainnya.. Jika ya. Nasi timbel Rahat porsinya lebih banyak 2. 3.. Lainnya. Langganan Rahat cafe 3. sebutkan. 10. Tidak 9. sebutkan. sebutkan. Ya 2. Lainnya. Tidak 14.. Pengurusan sertifikasi halal dari MUI lama 2.... Tidak 2. Lainnya. Apakah Rahat cafe memiliki sertifikasi halal dari MUI? 1... Biasanya konsumen lebih menyukai makanan apa? 1. Jika tidak.. Semua pasar sama 2. ≤ 20 makanan 3.. sebutkan. menu apa saja yang dijual di Rahat cafe? 1. sebutkan. Apakah harga nasi timbel dengan ayam goreng Rahat sama dengan nasi timbel cafe-cafe lain? 1.. sebutkan.. Jika ya. Pasar tradisional 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.. ada menu lain? 1. . 5. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Apakah selain nasi timbel yang berisi ayam goreng. Lainnya.. Jika ya.. Lainnya. Lainnya.. 11. Lainnya.. Nasi timbel dengan ayam goreng 3... Apakah karyawan Bapak/Ibu melayani konsumen dengan ramah? 1. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 7. Jika tidak. Ya 2.. Biasanya bahan baku dibeli darimana? 1.

.. promosi apa yang dilakukan? 1. Lainnya.. Ya 2. Masih keluarga 2.. sebutkan. 21. karena apa mereka diganti? 1. Lainnya.. mengapa? 1. Cuti melahirkan 2. Dari manakah Bapak/Ibu mengambil orang untuk bekerja di Rahat cafe? 1. 23. Memberikan diskon 10% kepada pengunjung pertama 2. Promosi dilakukan ketika awal pembukaan Rahat cafe saja 2. Senin – Jumat 3. sebutkan. 26..15. Tidak 16. Lainnya.. Menyebarkan brosur-brosur 3. Jika tidak.. Tidak 25. Apakah ada layanan pesan antar untuk lokasi di luar Rahat cafe? 1.. Lainnya. Apakah ada pergantian karyawan? 1.. Ada yang keluar 3. jadi tidak masalah. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika ya... Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor? 1. Setiap hari apa Rahat cafe banyak dipenuhi pengunjung? 1.. Lainnya. sebutkan.. sebutkan.. Apakah Rahat cafe sering melakukan promosi? 1.. Tidak 27.. Setiap cafe memiliki pelanggan masing-masing 2. Orang-orang yang sengaja melamar bekerja di Rahat cafe 3. Ya 2. Jarang menyebarkan brosur 3. . 20. 17.. Lainnya.... Lainnya.. Sabtu – Minggu 2. Lainnya. Ya 2.. sebutkan. Tidak ada kendaraan 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika tidak... 24. Ya 2. Letaknya berjauhan dengan cafe-cafe yang lain... sebutkan. Tidak 19. Berapa jumlah karyawan yang ada di Rahat cafe? 1. sebutkan. 18. Ya 2. Enam orang karyawan 3. sebutkan... Apakah yang membeli makanan di Rahat cafe kebanyakan orang-orang kantoran? 1. Jika tidak.. tidak 22. Jika ya.. 3.. Lima orang karyawan 2.

... 30. . apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 34. Ya 2..28. dan aman lebih memilih ke Rahat cafe 2.. 33. Lainnya. 36... sebutkan. Makanannya nanti kurang laku 3. Harga bahan baku naik... seperti warung tenda pecel lele yang ada di sekitarnya? 1.. sebutkan. sebutkan. Ya 2.. 35. Jika ya. Ya 2. Tidak 32.. Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan restoran besar? 1. Selain ayam goreng. Apakah Rahat merasa tersaingi dengan usaha kecil. Lainnya. Jika ya. Selalu ada pelanggan yang lebih menyukai makanan cafe daripada restoran 2. Konsumen yang ingin merasa nyaman. Jika tidak... Ya 2. Tidak 37. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. Lainnya. bersih. Jika ya. apa lebih banyak pilihan menu lainnya? 1. Lainnya.. Masyarakat sekitarnya lebih memilih makan yang lebih murah 2....... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. Apakah bila terjadi kenaikan bahan baku. Agar konsumen tidak bosan dengan makan ayam goreng saja 2. Jika ya. Lainnya. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika tidak... apa alasan Bapak/Ibu? 1. 31. Tidak 29. Orang lebih memilih restoran 2.. harga semua menu termasuk ayam goreng naik? 1. harga makanan juga naik 2.

8. 6. dan sebaliknya) . Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan dalam bisnis Rahat cafe. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden. yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Rahat cafe. 4. Petunjuk Khusus: 3. Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Rahat cafe adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal. 7. Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan.PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Rahat cafe. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat. Petunjuk Umum: 5. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten.

. Peluang A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi A B C . dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods... Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Eksternal A B C . catering box.1. I Total Keterangan: 2... I Total A B C . N Total Keterangan: 2. Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Internal A B C ... N Total . Kelemahan J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal 2.. Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2. Kekuatan A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box.

2. Ancaman E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitus .

b. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. catering box. Faktor Strategis Internal KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Rating . 4. 3. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods. 8.PENENTUAN RATING 4. 2. 7. Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. 5. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a. Pertanyaan: Menurut Bapak. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. 9. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing. Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. 6.

. respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata. respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Pertanyaan: Menurut Bapak. 3. Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. b. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal Rating 4.• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. b. Skala 2 = rendah. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. 5. 2. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 4. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah.

4. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior. Skala 4 = sangat tinggi. 2. Skala 4 = sangat rendah. b. Skala 2 = tinggi. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d. Pertanyaan: . bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1.Skala 3 = tinggi. Skala 3 = rendah. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. Pertanyaan: Menurut Bapak. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Rating 5. 3. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang.

bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. 2. Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating . 4. 5. 3.Menurut Bapak.

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RAHAT CAFE ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . objektif. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap.Lampiran 18. Laki-laki 2. dan benar adanya.

2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Strategi 2 : Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan.KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. Strategi 4 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi 5 : Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM. . apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. brosur. Jika jawabannya ”Tidak”. jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Strategi 3 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Mengajukan pertanyaan. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas. maka kolom AS tidak perlu diisi.

4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful