P. 1
KFC

KFC

|Views: 6,139|Likes:

More info:

Published by: Malisa Yuliana Gunawan on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2013

pdf

text

original

ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA

(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

SKRIPSI

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

RINGKASAN
BESTARI DEWI NOVIATNI. Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor). Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (Di bawah bimbingan MUHAMMAD FIRDAUS). Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan. Hal ini untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak, maka diperlukan suatu analisis keuangan. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan, kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. Perbandingan antara waralaba dan non waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan menyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha, banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. Untuk menghadapi persaingan, restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya. Pengembangan usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan, peluang, dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. Berdasarkan uraian tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah (1) membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe, (2) menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe, dan (3) merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Penelitian dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor, yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung keuntungan usaha dengan menghitung EBIT, EBT, EAT, rasio profitabilitas, rentabilitas, matriks IFE dan EFE, analisis IE, analisis SWOT serta QSPM. Rasio profitabilitas dan rentabilitas pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe, menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama sebesar 9 dan 8 persen, artinya bahwa manajemen restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan sehingga terjadi peningkatan omset tiap harinya. Rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 dan 85 persen yaitu menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 dan 85 persen. Pada Rahat cafe sebagai non waralaba, nilai ROE lebih tinggi dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi karena Rahat cafe merupakan

perusahaan kecil atau termasuk home industry yang pengeluaran untuk biaya operasionalnya kecil walaupun modal yang dikeluarkan restoran KFC Taman Topi sebagai waralaba lebih besar. Analisis lingkungan internal dengan matriks IFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Analisis lingkungan eksternal dengan matriks EFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Total bobot skor pada matriks IFE sebesar 3.538 dan matriks EFE sebesar 3.437. Gambaran posisi matriks IE restoran KFC Taman Topi saat ini menempati posisi sel I. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk). Total bobot skor pada matriks IFE Rahat cafe sebesar 2.604 dan matriks EFE sebesar 2.812. Rahat cafe menempati posisi dalam sel V. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi terbaik yang harus dilakukan restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa dan strategi terbaik yang harus dilakukan Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.

ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA
(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Departemen Agribisnis

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

Nunung Kusnadi. Ir. 1973105199702 1 001 Diketahui Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Dr.D NIP. 19580908198403 1 002 Tanggal Lulus: .Judul Skripsi Nama NIM : Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) : Bestari Dewi Noviatni : H34076034 Disetujui. Ph. Pembimbing Muhammad Firdaus. MS NIP.

Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni H34076034 . Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam bentuk daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini. Bogor.PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)“ adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun.

Fakultas Peternakan. .Pd dan Ibu Yeti Mu’jizati. Institut Pertanian Bogor (IPB). Pada tahun 2004. Institut Pertanian Bogor (IPB) dan selesai pada tahun 2007.RIWAYAT HIDUP Penulis bernama Bestari Dewi Noviatni. kemudian pada tahun yang sama penulis melanjutkan kuliahnya pada Program Sarjana Ekstensi Agribisnis. dilahirkan pada tanggal 5 November 1985 di Serang. S. Sunaryo. Penulis adalah putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Bapak W. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Banten. penulis diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) pada Program Diploma III Agribisnis Peternakan. Pendidikan yang ditempuh penulis adalah mulai dari Taman kanak-kanak (TK) Artha Kencana Serang. kemudian Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cipocok Jaya Serang pada tahun 1998-2001 dan Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) 1 Serang pada tahun 2001-2004. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Serang pada tahun 1992-1998.

Bogor. Semoga skripsi ini dapat memberikan kontribusi yang bermakna bagi pengembangan wawasan para pembaca. khususnya mahasiswa dan masyarakat umumnya.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)”. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini disusun sebagai syarat mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) pada Program Sarjana Agribisnis di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB). Akhir kata.

4. Ph. Fastfood Indonesia. . dan doa yang diberikan kepada penulis. Fastfood Indonesia. selaku Manajer Restoran KFC Taman Topi yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian. M. Terimakasih atas kerjasama. Kakak dan adikku tersayang yaitu Teh Dewi dan Mayang yang selalu memberikan dukungan. selaku dosen penguji pada ujian sidang yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini. MM. Bapak Maman. Tbk yang telah memberikan pengetahuan untuk menyelesaikan skripsi ini. Papa dan mamaku tersayang atas segala dukungan. Bapak Tomy Yuliawan. saran dan kritikan pada penulis selama proses penulisan proposal. 9. semangat. selaku Head Marketing Executive Public Relation PT.Ir. dan penulisan skripsi. selaku Manajer Rahat Cafe yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian.D. selaku Facility Support Manager yang telah memberikan bantuan data dari PT. Tbk dalam penyusunan skripsi ini. Dr. selaku dosen evaluator dalam kolokium yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini. 8. Ir. Oleh karena itu. Narni Farmayanti.UCAPAN TERIMAKASIH Penyelesaian skripsi ini penulis telah dibantu oleh berbagai pihak. 7. doa. Ir. 2. Terimakasih atas kerjasama dan semangat yang diberikan kepada penulis.Popong Nurhayati. kasih sayang dan doa yang selalu diberikan kepada penulis dengan tulus serta penuh kesabaran. Bapak Dedi Suwardi. 3. 6. selaku dosen pembimbing skripsi atas kesabaran dan kesungguhannya yang telah banyak memberikan masukan. selaku dosen penguji dari Komisi Pendidikan.Adev. penelitian. Bapak Rahmat Herman.Sc. 5. M. dengan segala ketulusan dan kerendahan hati penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada: 1. Muhammad Firdaus. dan canda tawanya. Suharno.

Ismi. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . Semoga Allah SWT membalas semua amal kebaikan kalian. dan Kiki yang selalu memberi masukan dan saran. 14. 11. Netti. Sahabat-sahabatku tercinta: Ivo. serta keceriaan dan kebersamaan yang telah kita lewati bersama. 13. doa serta kasih sayangnya kepada penulis. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah banyak membantu terselesaikannya skripsi ini. semangat. Amin. Lia.10. Seseorang “Andi” yang telah menjadi inspirasi dan selalu memberi dukungan. Anak-anak kost-an Taman Malabar I (TM I) yang selalu membawa kenyamanan disaat belajar. 12. Teman-teman AGB’3. terimakasih atas kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin selama ini. Bogor..

........................................................ I.....................3 Teori Biaya .4...................................... METODE PENELITIAN .....2..........5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal ....... 1.......... 4.7 Sasaran Jangka Panjang ............. PENDAHULUAN ........... 2.................................................... 3.........................................................4........... 4.................2 Pengertian Strategi ..1 Definisi Restoran dan Cafe .... 3.....4.......... 3........... 3.3 Metode Pengumpulan Data ..6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi ..4........1...........................1........................................ 3................. 1..................1 Kerangka Pemikiran Teoritis ............... 2........1.........1.............2 Jenis dan Sumber Data .................................. 2.... 3. Pelaksanaan...............................6 Analisis Pilihan Strategi . 4..........................5 Tinjauan Penelitian Terdahulu .. 3............2.........2 Analisis Keuntungan EBIT........................................................................................4 Laporan Rugi Laba ........... KERANGKA PEMIKIRAN ......... 1........................... III............................ 4................................. dan EAT ...................................................... 3...2 Perumusan Masalah ............................................................................. DAFTAR GAMBAR ........1 Lingkungan Internal .........................3 Kerangka Pemikiran Operasional ........ TINJAUAN PUSTAKA ..1 Lokasi dan Waktu Penelitian ................5 Analisis Deskriptif .. 3............1........3 Analisis Rasio Profitabilitas . 4.... 4................ 3......... 4.........4 Metode Pengolahan dan Analisis Data ........... DAFTAR LAMPIRAN ................................ 3.8 Strategi Fungsional . 4....................1 Konsep Laporan Keuangan .....................................9 Program....................................................................................................1.................................................................................................. 4...............................................3 Manajemen Strategis . 2. ........ 4................................................................................................................1 Analisis Struktur Biaya ...............................................................2 Definisi Waralaba .......................... .........3 Tujuan ........................... 1.... Pengendalian.........1 Latar Belakang .........................................................................................2 Lingkungan Eksternal ............ dan Evaluasi ....................................4....1. dan Falsafah .....................4 Analisis Rasio Rentabilitas .............................4...................................................DAFTAR ISI Halaman DAFTAR TABEL .......................... 3.... IV.................... EBT.... 3...................... Misi...1............................... i ii iii 1 1 4 7 7 8 8 9 9 10 11 16 16 16 17 17 17 18 18 19 19 20 21 21 26 32 36 36 36 36 37 37 39 39 40 40 41 II................................................................ 3... 2.......................................4 Visi...........1.........4 Manfaat ...........................................2 Lingkungan Bisnis .......................................

.3........2 Analisis Keuntungan .......................6...................2................................................2. 5. 5.. 5.......................................3 Tahap Keputusan ....................................3 Tahap Keputusan ...........................5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor ......2 Tahap Pencocokan . DAFTAR PUSTAKA ........................... 5.....................................2 Tahap Pencocokan .................... 5.................. 5............. 5.. 5......... 5....3...... 5..........1 Tahap Masukan (Input) ...... ..4..............4..........................................................................................................................3... 5........................................3..................3..........................................4..... 5...................3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran ......... 5... 41 44 47 49 49 51 51 54 56 57 60 60 78 78 82 85 85 88 93 95 104 105 106 108 108 111 116 118 118 118 120 122 VI..5...................................3 Tahap Keputusan ........ LAMPIRAN . 6..........................................2 Analisis Keuntungan ........................2 Tahap Pencocokan . 5....................2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ...................... HASIL DAN PEMBAHASAN .............6..............3....6........................... 4....3............... 5....1 Lingkungan Jauh ....................................... 4.............................6.............. KESIMPULAN DAN SARAN ...................................... 5...........4.......................................1..........................6...............3........................1...............................6.....................2 Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor .......... 5......2 Saran ...................................................... 5..............3...5................3..........................1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ..................................................4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor ..... 5..............3 Lingkungan Bisnis ..1 Tahap Masukan .. 5. 5............................................3.................... 5..1 Tahap Masukan ............. V...........................2 Lingkungan Industri .......... 5.........................................2... 6.......................2 Lingkungan Industri .......2.........................1 Lingkungan Jauh ..1 Analisis Struktur Biaya .........1 Kesimpulan ....................6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran .....................................1 Analisis Struktur Biaya ............................................1 Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ..

........ Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian ..........................2008 ............. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ..... Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 . Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000 .... 14................ Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM) ....... Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ....... 3......................................................................... 2............................................ Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan .................... 9............. Matriks EFE ........... Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ................................................................................ 17... 10...... 15............ 16... Struktur Biaya pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe ...................................... Matriks IFE ........... Data Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe ...... Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Bogor ...............................................DAFTAR TABEL Nomor 1........... 12............................ 5......................................................... Halaman 1 3 37 38 40 42 42 43 44 48 50 50 52 52 53 54 55 .. 8....................... Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan pada Tahun 2005 – 2008 ................... Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ........................ 6................................................. Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ............................................... 4................................................ 11... 13.................... Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan..................... 7............

............... 24...................... Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi Bogor .................................................................... Analisis Faktor Internal Rahat Cafe ........................ Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe ....... Daftar Menu KFC Taman Topi ....................................................................................... 27..... 19............... 25.......................... 28... Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ................................... 34........ Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Rahat Cafe ........... 56 57 58 70 73 77 80 85 86 87 93 98 104 107 109 110 115 .................. 20.... Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 ................ Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi ...... Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi ................... Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 ............... 22................................ 31. Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi ....... Hasil Analisis Matriks EFE Rahat Cafe ............................... 33..................... 29....... Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe ......................... 23.......... Hasil Analisis Matriks IFE Rahat Cafe .................................. 26......................... Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi Bogor ...... Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) ............................... 30................. Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi ............................... 21................18.............. 32....................................................

..................... Matriks SWOT .................... 3............ 5. Hasil Analisis Matriks IE Rahat Cafe . 2............................ Halaman 35 45 47 64 89 112 ... Kerangka Pemikiran Operasional Penelitian ................... Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi ....................... 4....................... Model Matriks IE (Internal-External Matrix) ...........DAFTAR GAMBAR Nomor 1.................................. 6..................................... Hasil Analisis Matriks IE Restoran KFC Taman Topi ..........................

.................... Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ...... 13.................................. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi ....................... Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ................. 5.................... 9.................................................. 123 131 136 138 139 140 141 143 145 160 163 165 166 167 168 ...................................................... 7............................ Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor........... Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi ................................................... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Rahat Cafe di Bogor ................DAFTAR LAMPIRAN Nomor Halaman 1.... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Rahat Cafe di Bogor ............. 15................................................................................................................................. 11...................... 8..... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor .......... Tabulasi Jawaban untuk Prioritas Strategi pada Restoran KFC Taman Topi ................... 14.... Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor................. 4........................................................................ 12... 2........ Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor ............. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor ...................... 10......... Daftar Menu Rahat Cafe .......................................... 3. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ................ 6... Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor ..

............ Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe................................................... Suasana Restoran KFC Taman Topi di Bogor ....................... Suasana Rahat Cafe di Bogor ... 19....16............ 18....... 17.. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe ..... Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe . 169 171 185 188 189 . 20.......

pertumbuhan jumlah restoran pada tahun 2000 – 2008 dapat dilihat pada Tabel 1.56 7. Perbedaan budaya dan adat istiadat serta norma menjadikan Indonesia sebagai negara dengan khasanah budaya yang unik dan kompleks bila dibandingkan dengan negara lain. Salah satu tempat dimana manusia dapat memperoleh pemenuhan kebutuhannya akan makanan adalah restoran.06 -21.46 10. Keragaman suku yang ada di Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda serta kekayaan yang tak ternilai harganya. Setiap suku yang ada di Indonesia memiliki perbedaan pola hidup termasuk jenis makanan yang dikonsumsi. Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain sandang dan papan. Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000-2008 Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Jumlah 105 107 161 178 192 222 248 268 211 Pertumbuhan (%) 1. makanan merupakan kebutuhan manusia yang tidak bisa ditunda-tunda dalam pemenuhannya. Namun. Tabel 1.71 8.BAB I PENDAHULUAN 1.63 11. Namun pada tahun 2008 jumlah restoran di . seperti sajian kenyamanan tempat makan. dan penampilan.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris yang terdiri dari beragam suku dan adat istiadat serta norma-norma yang dianut. dapat dilihat bahwa jumlah restoran di kota Bogor setiap tahunnya mengalami peningkatan.90 50. tetap fungsi utamanya adalah sebagai tempat makan. Suatu restoran bisa saja menyediakan layanan dan fasilitas lain selain makanan. Manusia harus memenuhi kebutuhan ini untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.87 15. Berdasarkan data statistik Dinas Pariwisata Kota Bogor. Dengan demikian. 2008 Pada Tabel 1. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor.27 Sumber: Buku Pariwisata Kota Bogor. musik.

Salah satunya yang saat ini sedang populer di Indonesia adalah waralaba. Waralaba adalah sistem pemberian lisensi oleh seseorang (pemberi waralaba) kepada pihak lain (penerima waralaba). Restoran waralaba asing di Indonesia memang banyak. suatu tempat makan yang menjual hidangan dengan menu Indonesia seperti cafe juga banyak dan semakin berkembang serta terjaga eksistensinya di kota Bogor. sehingga KFC hampir tidak pernah sepi pengunjung. Menu utama dari KFC ini adalah fried chicken atau ayam goreng yang merupakan produk cepat saji yang sampai saat ini terkenal di masyarakat karena mempunyai daya tarik tersendiri dan memiliki cita rasa yang berbeda dari produk cepat saji lain. Namun. Usaha restoran waralaba asing di Indonesia seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) dan pesaingnya yaitu Mc Donald’s. Berkembangnya jenis restoran di kota Bogor merupakan reaksi dari beragamnya jenis makanan. Restoran KFC ini sendiri merupakan salah satu perusahaan yang sudah go public atau Tbk (terbuka) yang bergerak di bidang restoran cepat saji yang menyajikan produk ayam dan berbagai produk lain yang berkaitan dengan produk ayam. Menurut Peraturan Pemerintah No. . 16/1997 dan Keputusan Mentri Perindustrian dan Perdagangan No. Hal ini bisa dilihat bahwa restoran yang tidak dapat bersaing akan mudah mengelami kebangkrutan.kota Bogor mengalami penurunan karena ada sebagian restoran yang mengalami kebangkrutan. Saat ini bermunculan berbagai jenis dan sistem pengelolaan restoran. Texas serta California Fried Chicken (CFC) banyak diminati masyarakat karena penyajiannya yang praktis. waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak memberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Adapun perkembangan restoran dan rumah makan berdasarkan jenis-jenis makanan yang beragam dapat dilihat pada Tabel 2. 259/MPP/Kep/7/1997.

salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan. maka diperlukan suatu analisis keuangan.Tabel 2. Fungsi penggunaan dana harus dilakukan secara efisien. kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. berarti restoran atau rumah makan Indonesia paling digemari masyarakat di kota Bogor. sehingga merupakan usaha sendiri dan tidak menanam waralaba lokal seperti Ayam Bakar Wong Solo maupun Ayam Goreng Fatmawati. Rahat cafe merupakan salah satu cafe yang menghidangkan menu Indonesia dengan percampuran hidangan sehat. untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak. 2008 Berdasarkan Tabel 2. Salah satu produk unggulan yang ditawarkan disini adalah nasi ayam bakar jumbo yang memiliki rasa yang enak dengan potongan ayam bakar dengan ukuran besar. Laporan analisis keuangan sangat penting karena akan dapat diketahui hasil-hasil finansial yang telah dicapai di waktu-waktu yang telah lalu dan yang . Rahat cafe bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor seperti salah satunya Kebun Kita dan Warung-warung tenda pecel lele yang letaknya tidak berjauhan yang juga menawarkan ciri khas makanan Indonesia. Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan Pada Tahun 20052008 Jenis Hidangan Indonesia Daerah Internasional Oriental Kontinental Jumlah 2005 45 38 37 35 40 195 Jumlah (Unit) 2006 2007 48 51 39 41 38 40 36 40 43 45 204 217 2008 54 43 41 47 50 235 Sumber: Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan Kota Bogor. perkembangan restoran dengan jenis hidangan menu Indonesia pada tahun 2008 mengalami peningkatan. Rahat cafe bukan merupakan waralaba meskipun cafe ini lokal dari Indonesia karena cafe ini tidak memiliki cabang di kota Bogor maupun kota lain. Hal ini berarti bahwa setiap rupiah yang tertanam dalam aktiva harus dapat digunakan seefisien mungkin untuk dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan.

Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha. Dalam memulai atau mengembangkan suatu bisnis diperlukan pemahaman terhadap bisnis dan lingkungan yang mempengaruhinya terkait dengan potensi laba dan cara mendapatkannya (David. Restoran KFC Taman Topi memiliki prospek yang baik karena dengan waralabanya. Kedua usaha tersebut membutuhkan strategi pengembangan usaha di dalamnya. namun belum memiliki cabang usaha. yaitu dengan cara memonitor dan beradaptasi terhadap lingkungan yang berubah terus menerus.2 Perumusan Masalah Tingkat persaingan tinggi dalam bisnis restoran di kota Bogor yang ditandai dengan makin bertambahnya jumlah restoran tiap tahunnya. Perbandingan antara waralaba dan bukan waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan meyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. Ancaman yang perlu dihadapi. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. tetapi terlebih dahulu usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan. Lingkungan bisnis dalam mengembangkan usaha terdapat ancaman dan peluang. Sedangkan peluang. 2002). peluang. restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya. dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. KFC memiliki banyak cabang usaha di setiap kota. yaitu kenali trend (arah/urutan kejadian yang memiliki momentum) dan perubahan besar yang berlangsung lama. sedangkan Rahat cafe sebagai usaha berskala menengah memegang peranan penting dalam menyerap tenaga kerja. maupun CFC sudah semakin maju dalam hal manajemen usahanya sehingga membuat restoran KFC Taman Topi harus mampu untuk meningkatkan mutu dan pelayanannya agar dapat meraih pangsa pasar industri restoran di kota . banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan. Mc Donal’s. 1.sedang berjalan. Texas. seperti halnya restoran ayam goreng yang termasuk waralaba asing yaitu KFC. Untuk menghadapi persaingan.

program pelatihan. untuk saat ini KFC tidak melakukan kerjasama dalam bentuk subwaralaba untuk merek KFC.org/wiki/Waralaba#Biaya_waralaba [23 Januari 2010] 15:00 . diantaranya kesepakatan hubungan kontraktual. Namun. serta hak untuk membuat atau mendistribusikan produk dalam melakukan strategi berbagai pemasaran yang akan dilaksanakan. 1 http://id. Hal ini tentunya menarik melihat bagaimana restoran waralaba asing dan bukan waralaba bersaing dengan para pesaingnya di dalam industri restoran dan cafe. hak yang diberikan pemberi waralaba kepada pemilik waralaba untuk menggunakan kekayaan intelektual mencakup desain fitur.wikipedia. dan kerjasama investasi (termasuk gedung/bangunan). Jika hal ini diabaikan. dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. Biaya waralaba ini meliputi: (1) ongkos awal. seperti ayam goreng. Pemilik usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe harus mampu mengelola manajemen usahanya secara efektif dan efisien. dimulai dari 10 juta rupiah hingga satu miliar. Besarnya ongkos royalti berkisar dari lima sampai 15 persen dari penghasilan kotor1. Kedua bisnis ini menjual beberapa produk olahan. kecuali kerjasama dalam bentuk lain yaitu kerjasama sewa lokasi. Usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba asing yang sudah memiliki nama dengan produk dan jasa yang berkualitas dengan tata kelola yang unik yaitu terpenuhinya pemenuhan atas kebutuhan sumberdaya atau aktivitas perusahaan. diantaranya adanya perluasan usaha melalui pengembangan jumlah gerai sendiri atau melalui waralaba dan bukan waralaba yang memiliki keterbatasan ruang gerak dalam mengembangkan berbagai strategi pemasarannya sendiri sehubungan dengan perjanjian waralaba. (2) ongkos royalti. Pada usaha restoran dan cafe dalam mengelola keuangan harus ada perencanaan yang baik agar dapat diketahui seberapa besar biaya dan keuntungan usaha yang dimiliki.Bogor. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI. baik dari aspek biaya maupun keuntungan. maka pemilik usaha tidak dapat mengevaluasi keadaan dan perkembangan usahanya.

Dalam hal ini perlu bagaimana caranya pemilik restoran dan cafe mengembangkan usaha yang sudah mereka jalani agar dapat terus diminati oleh konsumen walaupun banyak pesaing. Tentunya dalam pengembangan usaha tersebut. Manakah yang lebih menguntungkan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe? 2. Apa saja alternatif strategi pengembangan usaha bagi restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe? . Apakah kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe berbeda? 3. masing-masing restoran maupun cafe dapat mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki setiap usaha dapat diketahui. perlu juga memanfaatkan peluang untuk menghindari ancaman. Hal ini berguna untuk merumuskan strategi apa yang ada di setiap restoran maupun cafe tersebut dalam menemukan beberapa alternatif strategi yang akan dijalankan. Berdasarkan uraian di atas. Pada dasarnya. kedua usaha tersebut dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha di masa datang. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal usaha secara luas dan mendalam bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan. maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.Semakin banyak restoran waralaba asing maupun cafe. Selain kondisi lingkungan eksternal. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini. masyarakat dapat memilih tempat yang mereka sukai untuk makan di luar rumah. misalnya dengan menciptakan menu baru ataupun dengan menginovasi menu yang sudah ada. Hal ini dikarenakan seiring dengan pola hidup masyarakat yang semakin dinamis dan ditandai dengan banyaknya aktivitas di luar rumah memperbesar kemungkinan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar secara cepat dan praktis.

4 Manfaat Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat pada beberapa pihak. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Bagi penulis. . maka tujuan penelitian ini adalah: 1. Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe. sebagai bahan masukan dalam pengelolaan usaha khususnya dalam menjalankan KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 2. 3. sebagai tambahan informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkan.3 Tujuan Berdasarkan perumusan masalah di atas. Bagi pihak restoran dan cafe. 2. diantaranya adalah: 1. Merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Bagi kalangan umum. sebagai sarana penerapan ilmu yang telah diperoleh semasa kuliah. 3. 1.1.

Banyak (atau sebagian besar) kafe juga melayani makanan kecil seperti sandwich. seperti Austria. Kafe dari bahasa Perancis yaitu cafe. kebutuhan masyarakat akan jasa boga Restoran berkaitan dengan tiga hal pokok. 3. mencakup sensual benefit (cuci mata dan suasana nyaman). yaitu kebutuhan akan makanan dan minuman. Denmark. sense of side (kebersihan. Portugal. Menurut Sugiarto (1999). yaitu: 1. Swedia. tetapi kemudian menjadi tempat dimana seseorang bisa minumminum tidak hanya kopi tetapi juga minuman lainnya. Customer Service Product. Di Indonesia. Di sebagian negaranegara Eropa. Restoran adalah suatu tempat atau bangunan yang dikelola secara komersil yang menyelenggarakan pelayanan yang baik kepada semua tamunya. dan lain-lain. Beberapa kafe juga menyediakan minuman beralkohol. Perancis. kafe berarti semacam tempat sederhana tetapi cukup menarik dimana seseorang bisa makan makanan ringan. dan kesopanan). baik berupa makanan maupun minuman. Dengan ini kafe berbeda dengan warung. 1994). istilah kafe menyiratkan terutama yang menyediakan kopi yang biasanya dilengkapi dengan sepotong kue.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. kafe adalah restoran informal dengan layanan penuh meja dan counter serta menu luas perpanjangan masa penawaran selama hari itu1. Psychological Product. kerapihan. Kafe di Eropa sering mempunyai bagian luar ruangan tertutup atau memperpanjang ke trotoar. Jerman. . mencakup kecepatan. Physical Product. 2.1 Definisi Restoran dan Cafe Restoran termasuk dalam industri jasa boga yang merupakan industri yang bergerak dalam pengelolaan makanan siap santap (Fardiaz. Sedangkan di Amerika Utara. Arti secara harafiah adalah (minuman) kopi. sense of listening (musik). reservasi dan kemudahan transaksi.

abodemen telepon. . profit sharing. Penggolongan biaya pada umumnya ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dari penggolongan biaya tersebut (Lipsey dalam Rahmayanti. kardus/tempat membungkus produk take away. pekerjaan. memproduksi. gas alam. abodemen listrik. gaji karyawan. dan peluang profesi mandiri (self-employment opportunities). pengertian waralaba dapat dirumuskan sebagai bentuk sinergi usaha yang ditawarkan oleh suatu perusahaan yang sudah memiliki kinerja unggul karena didukung oleh sumberdaya berbasis pengetahuan dan orientasi kewirausahaan yang cukup tinggi dengan tata kelola yang baik. 2. Biaya seperti ini seringkali disebut biaya yang tidak dapat dihindari.2 Definisi Waralaba Waralaba sebagai suatu bentuk organisasi terus berkembang dan semakin menarik perhatian. pajak penghasilan. dan lain-lain.3 Teori Biaya Biaya dari perusahaan yang kegiatannya memproduksi barang adalah nilai input yang akan digunakan untuk memproduksi outputnya.2. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah. Misalnya biaya penyusutan investasi. dan dapat dimanfaatkan oleh pihak lain dengan melakukan hubungan kontraktual untuk menjalankan bisnis di bawah format bisnisnya dengan imbalan yang disepakati (Rachmadi. melalui tukar-menukar ataupun melalui pemberian jasa. berdasarkan uraian tersebut. Waralaba pada dasarnya adalah suatu bentuk bisnis dimana pemberi waralaba dengan sistem bisnis yang telah teruji di pasar dan produk atau jasa sebagai unsur sentralnya melakukan hubungan kontraktual dengan perusahaan-perusahaan kecil yang didanai secara mandiri dan dikelola secara langsung oleh pemiliknya untuk beroperasi di bawah nama (brand) pemberi waralaba. 2007). baik itu pengeluaran berupa uang. dan memasarkan barang atau jasa menurut format yang ditentukan oleh pemberi waralaba. steroform. karena hal-hal yang ditawarkan oleh bisnis ini menyangkut profesi jasa. 2008). jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan. Sedangkan konsep biaya adalah suatu pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh suatu barang ataupun jasa yang diukur dengan nilai uang. gas elpiji. Jadi. kantong plastik.

2003). (3) untuk mengevalusi hasil kegiatan operasional perusahaan.4 Laporan Rugi Laba Laporan rugi laba menyajikan informasi pendapatan yang diperoleh selama satu periode dengan beban selama satu periode serta selisih lebih (kurang) pendapatan di atas beban yang terjadi. biaya telepon. Selisih lebih pendapatan di atas beban yang terjadi disebut dengan laba bersih. Biaya variabel merupakan biaya yang berkaitan langsung dengan output yang bertambah besar dengan meningkatnya produksi dan berkurang dengan menurunnya produksi. (4) untuk mengukur daya bayar utang perusahaan (Kadarsan. [30 Desember 2009] 19:01 1 . sewa tempat.org/w/index. (2) untuk menganalisis kemungkinan perubahan luas usaha. biaya listrik.Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan. biaya air. 2.wikipedia. Laporan rugi laba mengungkapkan keberhasilan atau kegagalan jalannya suatu perusahaan selama satu tahun. dan selisih kurang pendapatan di atas beban yang terjadi disebut rugi bersih (Sulastiningsih. dan lain-lain.php?title=Istimewa%3Apencarian&search=cafe&fulltext=Cari. Dapat juga dikatakan bahwa laporan ini menjelaskan macam biaya dan pendapatan yang timbul akibat pemakaian bermacam-macam modal termasuk kredit didalam perusahaan selama jangka waktu satu tahun (Kadarsan. 1992). http://id. Laporan rugi laba adalah ringkasan dari semua penerimaan ditambah keuntungan dikurangi semua pengeluaran ditambah kerugian. Biaya ini antara lain adalah pembelian bahan baku. sama dengan hasil pendapatan bersih perusahaan atau kerugian bersih perusahaan selama suatu jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Laporan rugi laba berguna untuk: (1) untuk menentukan pembayaran pajak. 1992).

pendapatan usahatani dengan menggunakan rasio penerimaan atas biaya (R/C rasio). analisis imbangan penerimaan dan biaya.5 Tinjauan Penelitian Terdahulu Anggraini (2006) meneliti tentang Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor. Strategi S-T yaitu mempertahankan hubungan kerjasama yang baik dengan pemasok untuk menjaga kontinuitas pasokan bahan baku. matriks IFE. Dari hasil matriks SWOT. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengidentifikasi profil dan karakteristik para pedagang warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. Metode analisis data yang dilakukan meliputi analisis terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan. Sedangkan untuk optimalisasi pola tanam sayuran organik ini dengan menggunakan LP (Linear Programming) serta menggunakan data aktual. penerimaan yang diperoleh. matriks EFE. analisis pendapatan usaha. pinjaman modal kepada pelaku usaha kecil dengan bunga ringan dan menawarkan variasi makanan baru kepada konsumen. Rahmayanti (2008) meneliti tentang Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. dan memformulasi strategi pemasaran yang dilakukan warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. Berdasarkan analisis matriks IE. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis usaha warung tenda pecel lele ini menguntungkan dimana nilai R/C Ratio lebih dari satu. Pembinaan terhadap kemampuan manajerial dari pemerintah merupakan strategi W-T yang cukup efektif untuk diterapkan. menganalisis pendapatan usaha warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. usaha warung tenda pecel lele menempatkan posisi pada sel V dimana strategi yang dapat digunakan adalah dengan penetrasi pasar dan pengembangan produk. Bogor. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tabulasi dan deskriftif. meningkatkan keahlian para pekerja dalam kegiatan usaha. strategi W-O yaitu melakukan promosi yang lebih baik lagi untuk menarik konsumen baru. didapatkan bahwa strategi S-O yaitu mengembangkan layanan pesan antar. analisis biaya. dan matriks SWOT. .2. matriks internal external. Sumber penerimaan terbesar rata-rata berasal dari penjualan ayam goreng dan ikan lele.

pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi bayam merah yang ditumpangsarikan dengan tanaman buncis yaitu sebesar Rp. Penerimaan pada usaha sayuran organik disini diperoleh dari hasil penjualan sayuran organik sebanyak 34 komoditi. Biaya tetap tersebut pada kenyataannnya tidak semua dibayarkan. dan biaya penyusutan. biaya tenaga kerja yang dikeluarkan untuk bagian staf sebesar Rp. Sedangkan pada pola tanam tumpangsari.541. Biaya variabel yang dikeluarkan untuk pengadaan benih sangat bergantung dari jenis tanamannya. Biaya tetap yang muncul dalam usaha ini yaitu biaya tenaga kerja bagian staf perusahaan. Sedangkan pengeluaran ditentukan oleh biaya tunai dan biaya yang diperhitungkan.232. sehingga rata-rata biaya variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp. sehingga rata-rata variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp. Sewa lahan sebesar 10 m2 adalah sebesar Rp 2. 10. Pada pola tanam monokultur pada tahun 2007 di Permata Hati Organic Farm. maka harga sewa lahan adalah Rp.025. Berdasarkan hasil analisis.14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya tetap sedangkan biaya tenaga kerja yang akan dikeluarkan untuk bagian kebun sebesar Rp.057 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi labu siem yaitu sebesar Rp. tetapi diperhitungkan. pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi zukini yaitu sebesar Rp.087 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi petsai yang ditumpangsarikan dengan tanaman tomat yaitu sebesar Rp. penerimaan sangat ditentukan oleh harga dan jumlah produk yang dihasilkan. 11.077.000 karena dalam satu tahun terdapat empat musim penanaman.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur biaya sayuran organik di Permata Hati Organic Farm. biaya sewa lahan. 9. 6. 9. Banyaknya pupuk kandang yang digunakan dalam proses produksi sayuran organik untuk semua komoditi ini sama yaitu 10 kg untuk satu bed per musim tanam. 10. 2.857. 500 untuk satu musim .14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya variabel. Sedangkan tenaga kerja yang digunakan merupakan karyawan dari Permata Hati Organic Farm yang bertanggungjawab atas seluruh kegiatan produksi di lahan Permata Organic Farm.082. 9.

media. Sedangkan untuk proses pemilihan keputusan strategis menggunakan metode QSPM. 398. jumlah biaya penyusutan yang dikeluarkan sebesar Rp. . Analisis ini diperoleh dari matriks IFE. menyediakan layanan pesan antar dan paket menu khusus. mempertahankan strategi penetapan harga. melakukan evaluasi dan kajian kemampuan restoran dalam menghadapi persaingan. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi alternatif kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan Restoran Rice Bowl.tanam. mensponsori event dan exhibition di Botani Square. membuka outlet baru di pusat pembelanjaan lain di Kota Bogor. website. dan menjaga hubungan baik dengan pemasok untuk menjaga kualitas bahan baku.400/tahun atau Rp. rata-rata nilai R/C rasio sayuran organik adalah sebesar 2. Hasil optimalisasi dengan menggunkan LP tersebut yaitu meningkatkan pendapatan dengan mencapai nilai optimum pada Permata Hati Organic Farm ini. transfer penjualan. Dari hasil penelitian didapat bahwa alternatif strategi Restoran Rice Bowl dalam mengembangkan usahanya dengan alternatif strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mengkaji strategi usaha yang telah dilakukan oleh Restoran Rice Bowl Botani Square. Sedangkan dalam optimalisasi pola tanam dibatasi oleh kendala-kendala. dan mengkaji alternatif strategi yang paling sesuai bagi Restoran untuk mengembangkan usahanya. Bogor). Dari hasil analisis.592. 1. diantaranya luas lahan. mengoptimalkan kegiatan promosi melalui iklan.100/musim tanam. matriks EFE serta matriks IE. Siahaan (2008) meneliti tentang Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square. menganalisis faktor eksternal dan internal Restoran Rice Bowl Botani Square. dan produksi minimum. Oleh karena itu dibutuhkan usaha untuk mengoptimalkan pendapatan dengan kendala-kendala tersebut dengan menggunakan LP. maka dapat dikatakan bahwa usaha sayuran organik tersebut efisien.34. Berdasarkan hasil analisis pendapatan pada pola tanam tumpangsari dan monokultur. Urutan prioritas strategi yang dilaksanakan adalah menjaga kualitas produk makanan dan layanan konsumen.

53 persen yang menunjukkan konsumen sudah mendekati sesuai. dan QSPM. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis importance performance adalah sebesar 75. analisis SWOT. EFE. menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap kinerja bauran pemasaran yang telah dilakukan oleh restoran sunda pajajaran sehingga dapat dilakukan perbaikan strategi pemasaran yang sesuai dengan keinginan konsumen. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara dengan pihak manajemen restoran serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen restoran sunda pajajaran dan literatur yang relevan. Rahmadhoni (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mempelajari pelaksanaan bauran pemasaran restoran pajajaran. posisi perusahaan berada pada kuadran ke II. Pada matriks IE. analisis importance performance. dan pengembangan produk. Hasil matriks QSPM diperoleh strategi yang menjadi prioritas utama dan dapat diimplikasi bagi perusahaan saat ini adalah strategi mempertahankan kualitas dan meningkatkan kualitas produk untuk mempertahankan pelanggan yang ada dan menarik pelanggan potensial. Posisi tersebut berada pada posisi tumbuh dan bina dimana strategi yang dikembangkan adalah strategi penetrasi pasar. pengembangan pasar. Penelitian ini dengan menggunakan alat analisis matriks IFE-EFE. menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman bagi PT MBI yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI.Yulia (2006) melakukan penelitian dengan judul Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. dan merumuskan alternatif strategi yang paling tepat yang dapat diterapkan oleh PT MBI. Jawa Barat. IFE. posisi restoran sunda pajajaran berada pada kuadran V berdasarkan nilai total skor pada matriks IFE dan EFE yang . Hasil penelitian ini dikemukakan bahwa berdasarkan matriks IE. dan SWOT. IE. dan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan restoran sunda pajajaran. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI.

yaitu strategi produk: mempertahankan bahan baku lokal. Hasil analisis internal dan eksternal berada pada kuadran V yang merupakan posisi ”pertahankan dan pelihara”. dan lain-lain. Berdasarkan analisis persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran yang dilakukan oleh restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah manajemen restoran untuk ditingkatkan yaitu kegiatan promosi yang efektif. Rizki Firbani (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (studi kasus: Ayam Bakar Wong Solo cabang Bogor). strategi harga: mengadakan program pemberian diskon pada moment tertentu seperti hari libur nasional. dan W-T. dan citra pemilik di mata konsumen. (2) strategi diversifikasi dan pengembangan produk. ketiga strategi ini adalah (1) strategi pengembangan promosi.menunjukkan restoran berada dalam posisi yang sedang tumbuh. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. Hasil QSPM yang paling menarik untuk dijalankan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah alternatif strategi I yang merupakan strategi pengembangan promosi. (3) strategi jangka panjang. Analisis data yang digunakan adalah analisis bauran pemasaran. serta analisis SWOT. dihasilkan analisis SWOT dengan berbagai alternatif strategi yaitu strategi S-O. strategi tempat: mempertahankan desain ruangan dan meningkatkan kenyamanan suasana restoran. Berdasarkan hasil SWOT. dan menyusun alternatif strategi pemasaran restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor dalam mempertahankan dan meningkatkan posisinya agar dapat bersaing dengan restoran lainnya. analisis lingkungan internal dan eksternal. strategi promosi: meningkatkan efektifitas promosi seperti pemuatan iklan pada internet dan radio. kemenarikan penyajian makanan. Alternatif strategi terbaik adalah melakukan kombinasi strategi SWOT. mengkaji strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan dalam upaya pengembangan usaha restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. . Perusahaan harus bisa mempertahankan kinerja. S-T. W-O. Berdasarkan hasil analisis matriks IE yang dikombinasikan dengan hasil IPA. variasi produk.

Sedangkan Kinerja keuangan yang dianalisis dalam pengembangan usaha di restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe adalah terdiri . Dengan kata lain rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Rentabilitas modal sendiri (ROE) merupakan rasio antara laba bersih atau laba setelah dikurangi bunga dan pajak (EAT) terhadap modal sendiri. dan laporan perubahan modal yang berisikan tentang besarnya modal perusahaan pada saat tertentu akibat adanya pendapatan dan penarikan untuk kepentingan pemiliknya. Ukuran yang sering digunakan dalam analisis keuangan adalah ”rasio”.1. Cara untuk menilai rentabilitas suatu perusahaan adalah bermacammacam dan tergantung pada laba atau modal mana yang akan diperbandingkan satu dengan lainnya (Riyanto. 1993). 1995). yaitu profitabilitas penjualan dan profitabilitas investasi.BAB III KERANGKA PEMIKIRAN 3. Pada umumnya terdapat dua jenis rasio profitabilitas. Pada dasarnya laporan keuangan disusun secara periodik yaitu setahun sekali. analisis rasio profitabilitas yang akan dilakukan terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Rasio rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan modal yang menghasilkan laba tersebut.1 Konsep Laporan Keuangan Laporan keuangan biasanya terdiri atas neraca atau laporan posisi keuangan yang menggambarkan likuiditas dan kelancaran operasi perusahaan. laporan rugi laba yang memberikan gambaran tentang besarnya pendapatan serta besarnya laba atau rugi yang diperoleh perusahaan yang bersangkutan. akan tetapi sering juga perusahaan menyusun laporan keuangannya setiap tiga bulan sekali bahkan laporan keuangan disusun setiap bulan (Machmud.1 Kerangka Pemikiran Teoritis 3. Menurut David (2004) rasio profitabilitas adalah mengukur efektivitas manajemen keseluruhan seperti yang ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan investasi. Analisis laporan keuangan diperlukan adanya ukuran. Dalam analisis keuntungan pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe.

3 Manajemen Strategis Pengertian manajemen strategis menurut David (2004). strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. mulai dari jenjang yang paling atas sampai yang pling bawah. misi.1. model dari Fred R.4 Visi. Misi. bahkan pesuruh sekalipun. serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. 3. dan Falsafah Visi yang dimiliki oleh sebuah perusahaan merupakan suatu cita-cita tentang keadaan di masa datang yang diinginkan untuk terwujud oleh seluruh personel perusahaan. (5) Strategi fungsional. dan evaluasi. didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk pembuatan (formulating). Langkah berikutnya adalah membuat misi. 3. dan (6) Program. terdapat komponenkomponen manajemen strategi yang terdiri dari: (1) Visi. David serta model dari Glenn Baseman dan Arvind Platak. pelaksanaan. Cita-cita masa depan yang ada dalam benak pendiri yang kira-kira mewakili seluruh anggota perusahaan inilah yang disebut visi.2 Pengertian Strategi Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus. dan falsafah. Dari beberapa model manajemen strategis seperti model dari Wheelen-Hunger. (2) Analisis lingkungan eksternal dan internal.1.dari laporan laba rugi sebagai dasar untuk melakukan analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas. Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies). Dengan demikian. Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan (David. 2004). Misi adalah penjabaran secara . (3) Analisis pilihan strategi. (4) Sasaran jangka panjang. pengendalian.1. 3. penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan strategi antar-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan di masa datang.

Bentuk strategi berbeda-beda antarindustri. antarperusahaan.5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal Realisasi misi perusahaan akan menjadi sulit dilakukan jika perusahaan tidak berinteraksi dengan lingkungan eksternalnya. perusahaan perlu mencermati peluang yang ada dan memanfaatkannya agar perusahaan memiliki keunggulan kompetitif.tertulis mengenai visi agar visi menjadi mudah dimengerti atau jelas bagi seluruh staf perusahaan. Namun. Oleh karena itu. dimana strategi-strategi ini dapat diterapkan pada berbagai bentuk industri dan ukuran perusahaan.6 Analisis Pilihan Strategi Pada dasarnya setiap perusahaan dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi. karena peluang yang tidak dimanfaatkan dapat diambil oleh pesaing. baik dilihat dari posisi persaingan dengan usaha sejenis maupun dari faktor kondisi perusahaan sendiri. 3. strategi yang dibuat perlu bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. para pemimpin perusahaan kadang-kadang tidak tahu atau tidak menyadarinya. mereka harus lebih dulu menganalisis posisi perusahaan saat ini. Strategi-strategi ini dikelompokkan sebagai strategi generik. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini. 3. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal perusahaan secara luas dan mendalam pun perlu dilakukan. dan bahkan antar situasi.1. tindakan untuk mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal menjadi sangat penting karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sebelum jajaran manajemen menerapkan strategi yang cocok bagi jalannya perusahaan di masa yang akan datang. Namun ada sejumlah strategi yang sudah umum diketahui. dapat saja peluang berbalik menjadi ancaman bagi perusahaan. Selain pemahaman kondisi lingkungan eksternal. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki perusahaan dapat diketahui. Jika peluang tidak dimanfaatkan. Logikanya. Oleh sebab itu.1. Dari bermacam-macam strategi dalam kelompok strategi generik ini akan dipilih .

Agar ketiga pokok kegiatan . misalnya dalam jangka waktu tahunan secara berkesinambungan dengan memperlihatkan skala prioritas serta dapat diukur.1. 3. yaitu dengan angka-angka kuantitatif. sumberdaya manusia. Untuk menentukan apakah suatu tahapan sudah dicapai atau belum diperlukan suatu tolak ukur. misalnya kurun waktu dan hasil yang ingin dicapai dirumuskan secara jelas.8 Strategi Fungsional Langkah penting implementasi strategi induk dilakukan dengan membagibaginya ke dalam berbagai sasaran jangka pendek. Strategi fungsional yang sifatnya lebih operasional ini mengarah kepada berbagai bidang fungsional dalam perusahaan untuk memperjelas hubungan makna strategi utama dengan identifikasi rincian yang sifatnya spesifik. Sasaran jangka pendek ini hendaknya mengacu pada strategi fungsional yang sifatnya operasional. Strategi ini umumnya berkisar pada tiga hal.7 Sasaran Jangka Panjang Upaya pencapaian tujuan perusahaan merupakan suatu proses berkesinambungan yang memerlukan pentahapan. bidang-bidang fungsional yang utama adalah bidang keuangan.1. dan manajemen modal kerja termasuk dalam hal pembagian keuntungan.salah satu atau kombinasi beberapa strategi induk (grand Strategy) dengan menggunakan cara-cara tertentu. • Strategi Manajemen Sumberdaya Manusia Kegiatan manajemen sumberdaya manusia berkisar pada pengadaan. Strategi fungsional ini menjadi penentuan dalam melakukan berbagai aktivitas agar konsisten bukan hanya dengan strategi utamanya saja. melainkan juga dengan strategi di bidang fungsional lainnya. 3. Di dalam organisasi perusahaan yang konvensional. yaitu bagaimana perusahaan memperoleh modal. Pembuatan sasaran jangka penjang ini mengacu kepada strategi induk yang telah ditetapkan sebelumnya. dan pemeliharaan sumberdaya manusia. serta bidang pemasaran. penggunaan. • Strategi Manajemen Keuangan Strategi ini harus mampu menentukan arah penggunaan dana baik untuk jangka penjang maupun jangka pendek. alokasi kapital.

tenaga kerja. yaitu adanya sarana dan prasarana yang memadai dan cara menyediakan sarana dan prasarana tersebut. seleksi. Place. penilaian kinerja.tersebut berjalan lancar perlu disiapkan sistem yang andal. dan orientasi. dan Evaluasi Agar sasaran yang ingin diraih dapat direalisasikan dengan strategi yang telah ditetapkan. Tahap penggunaan perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan SDM dan apa yang menjadi tugas serta tanggungjawabnya. penggunaan fasilitas. 3. Pelaksanaan tidak akan efektif bila tidak didahului dengan perencanaan. yaitu inventarisasi. Tahap pengadaan mencakup perencanaan SDM. efisien serta merupakan cerminan dari strategi dan kebijakan perusahaan. dan pemeliharaan (maintenance) peralatan. jadwal produksi. Terakhir. misalnya dalam bentuk program-progran kerja. Dari dua komponen di atas. pengendalian mutu. perlu diperhatikan hal-hal mengenai kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan. • Strategi Manajemen Operasional Merumuskan strategi manajemen operasional paling tidak membutuhkan dua komponen. Pengendalian atau pengawasan dimaksudkan untuk lebih menjamin bahwa semua kegiatan yang diselenggarakan . rekrutmen. Price. supervisi. biaya produksi.9 Program.1. produktivitas kerja. Jika program kerja telah disiapkan berikut sumberdaya yang dibutuhkan. dan Promotion). pada tahapan pemeliharaan sumberdaya manusia tujuannnya adalah bagaimana agar karyawan merasa puas bekerja. prosedur pembelian barang. Pelaksanaan. hal-hal pokok dalam manajemen operasional dapat dijabarkan menjadi beberapa bidang. Perencanaan yang baik minimal mengandung asas-asas untuk mencapai tujuan. maka pelaksanaan kerja sudah dapat dimulai. strategi yang perlu ditindaklanjuti dengan pelaksanaan (action). Selain itu. termasuk pula kondisi persaingan. • Strategi Manajemen Pemasaran Ada empat komponen pokok bidang pemasaran yang dapat dikendalikan perusahaan yang kita kenal dengan sebutan 4P (product. Perencanaan yang masih dalam bentuk global hendaknya dibuat dalam bentuk yang lebih detail. Pengendalian. realistis dan wajar. imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja.

operasional. diantaranya adalah: • Pendekatan Fungsional. SDM. operasi. yaitu lingkungan eksternal dan internal. dan sosial) serta lingkungan industri (aspek hambatan masuk. dan manajemen. sehingga sasaran tidak menyimpang atau keluar dari batas-batas teloransi. Sedangkan lingkungan internal merupakan aspek yang ada di dalam perusahaan. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: . dan persaingan dalam industri).2. sumberdaya manusia. produksi. 3. aspek-aspek lingkungan internal perusahaan yang hendaknya diamati dapat dilihat dari beberapa pendekatan. ketersediaan barang substitusi. kondisi keuangan dan akuntansi. terdiri atas: pemasaran. Lingkungan bisnis dapat dibagi atas dua lingkungan. pengkategorian analisis internal sering diarahkan pada pasar dan pemasaran. Lingkungan eksternal dibagi dalam dua kategori. dan struktur organisasi dan manajemen.1 Lingkungan Internal Secara tradisional. sumberdaya manusia. 3.oleh perusahaan hendaknya didasarkan pada rencana yang telah disepakati. pemasaran. keuangan. maka rencana perlu direvisi ulang. yaitu lingkungan jauh (faktor politik. dan sistem informasi manajemen. • Pendekatan Fungsional Pada pendekatan ini.2 Lingkungan Bisnis Bisnis dan perusahaan sebagai suatu sistem akan berkait dengan sekumpulan faktor tertentu yang dapat mempengaruhi arah dan kebijakan perusahaan dalam mengelola bisnisnya. seperti aspek keuangan. daya tawar pemasok. teknologi. daya tawar pembeli. ekonomi. Jika dari hasil evaluasi pekerjaan diketahui bahwa ada faktor X yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan kerja dari rencana yang ada dan memang disebabkan salah asumsi atau oleh hal-hal lain yang sifatnya uncontrollable.

komitmen manajemen puncak. Segmentasi Pasar Pasar terdiri dari banyak pembeli yang berbeda dalam beberapa hal. misalnya keinginan. Bauran Pemasaran Kotler dan Amstrong (1997) mengatakan bahwa bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat variabel. 3. harga jual produk. demografis. lebih dikenal dengan komponen 7P (Kotler. loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. faktor-faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah pangsa pasar. pelayanan purna jual. kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran yaitu struktur produk. sikap pembelian dan praktekpraktek pembeliannya. kemampuan keuangan. pengendalian distributor. Pasar dan Pemasaran Segmentation. dan yang penting bagi keberhasilan perusahaan jasa. Targeting. kondisi satuan kerja pemasaran. kegiatan promosi. Posisi Pasar Penetapan posisi pasar adalah tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati posisi yang khas (diantara para pesaing) di dalam benak pelanggan sasarannya. 1. struktur harga. Berdasarkan perbedaan ini dapat dilakukan segmentasi pasar. Setelah perusahaan memutuskan segmen mana yang akan dimasuki. operasi. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar yaitu aspek geografis. dan sistem distribusi. 2. Sumberdaya Manusia (SDM). Target Pasar Menetapkan target pasar atau sasaran adalah tindakan mengevaluasi dan membandingkan kelompok yang diidentifikasi. kepemilikan informasi tentang pasar. dan perilaku. 2005) komponen manajemen mutu terdiri dari: . Positioning Agar posisi produk di pasar sesuai dengan harapan. lokasi. kegiatan promosi.1. selanjutnya diputuskan pula posisi mana yang ingin ditempati dalam segmen tersebut. kemudian memilih salah satu atau beberapa diantaranya sebagai calon target dengan potensi paling besar. Strategi pemasaran pada jasa terkenal dengan Manajemen Jasa Terpadu yaitu perencanaan dan pelaksanaan terkoordinasi kegiatan-kegiatan pemasaran. psikografis.

suatu perusahaan harus memperhatikan strategi penetapan harga. waktu. keseragaman harga. Price Harga merupakan unsur bauran pemasaran yang bersifat fleksibel. pameran. 3. Penentuan harga dapat dilakukan dengan melihat daya beli konsumen dan jumlah yang cukup dalam menutupi ongkos produksi. menumbuhkan suatu citra perusahaan yang baik. dan usaha oleh pelanggan untuk membeli dan mengkonsumsi jasa. tingkat harga. bentuk. Promosi penjualan: insentif jangka pendek untuk meningkatkan pembelian atau penjualan suatu produk dimana pembelian diharapkan dilakukan sekarang. artinya dapat diubah dengan cepat. menangani atau menghilangkan isu-isu. Kotler (2005) mendefinisikan bahwa promosi adalah berbagai kegiatan yang dilakukan produsen untuk mengkomunikasikan manfaat dari produknya. 1997). obral. Hubungan masyarakat: bertujuan membangun hubungan yang baik dengan publik perusahaan dengan menghasilkan publisitas yang menyenangkan. mengingatkan para konsumen sasaran agar membeli produk tersebut. c. kontes. cerita dan peristiwa yang tidak menyenangkan. Harga diartikan sebagai pengeluaran uang. membujuk. dan syarat-syarat pembayaran. 2. Untuk mengkomunikasikan produk perlu disusun suatu strategi yang sering disebut dengan bauran promosi (Promotion-Mix) yang terdiri atas 4 komponen utama. Promotion Promosi merupakan salah satu variabel bauran pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan komunikasi dengan pasarnya dan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. dan lain-lain. Humas atau Public Relation merupakan suatu konsep yang menggunakan banyak . mengenai gagasan atau barang oleh sponsor yang teridentifikasi. merek. potongan harga. yaitu: 1.a. Product Produk merupakan wujud penawaran perusahaan kepada pasar yang mencakup kualitas. Oleh karena itu dalam menetapkan strategi bauran harga. dan kemasan produk (Kotler dan Amstrong. b. Kegiatan promosi yang termasuk kedalam promosi penjualan misalnya pemberian kupon. Periklanan: tiap-tiap bentuk penyajian dan promosi bukan pribadi yang dibayar. rancangan.

dan tindakan pembeli. tergantung pada sufat jasa yang diberikan. dimana. . Penjualan perorangan merupakan alat yang paling efektif dalam membangun preferensi. iklan. Saluran komunikasi dapat melalui surat kabar. Saluran ini tidak hanya mencakup distributor dan pengecer melainkan bank-bank dan perusahaan asuransi yang memudahkan transaksi. penyuluhan. 2. telepon. dan pengecer. Place and Time keputusan manajemen tentang kapan.sarana seperti siaran pers. antara lain: 1. dan alatalat penghubung non personal lainnya untuk berkominikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu atau calon pelanggan. menjawab pertanyaan atau menerima pesanan. Menurut Kotler (2005). Saluran penjualan digunakan untuk mempengaruhi transaksi dengan pembeli potensial. sarana transportasi dan berbagai saluran dagang seperti distributor. Pengiriman elemen produk ke pelanggan melibatkan tentang tempat dan waktu pengiriman dan mungkin melibatkan saluran distribusi fisik atau elektronik. d. grosir. 4. telepon. internet. 3. Penjualan perorangan: interaksi langsung dengan calon pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi. faksimili. poster. televisi. dan bagaimana menyampaikan jasa kepada pelanggan. radio. Perusahaan dapat mengirimkan jasa kepada pelanggan baik secara langsung atau melalui perantara. publikasi produk. Pemasaran langsung: penggunaan surat. 5. tempat adalah alat bauran pemasaran yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan serta membawa sebagian produk ke pasar agar produsen bekerjasama dengan perantara. e-mail. dan lain-lain. dan lainlain. Saluran komunikasi (communication channels) digunakan untuk menyerahkan dan menerima pesan dari pembeli sasaran. Tiga jenis saluran pemasaran. Saluran distribusi digunakan untuk menyerahkan produk fisik atau jasa kepada pembeli atau pengguna yaitu pergudangan. keyakinan. komunikasi perusahaan. majalah.

. tanah. 3. pembiayaan. dan penyampaian jasa yang tidak efektif. Physic bukti fisik adalah petunjuk visual atau berwujud lainnya yang memberi bukti atas kualitas jasa. beban yang harus dipikul sebagai upaya memperoleh modal tambahan. hubungan baik dengan penanam modal dan pemegang saham. dan petunjuk yang terlihat lainnya. faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah hubungan baik dengan pemasok. kendaraan. perlengkapan. struktur modal kerja. Process Metode pengoperasian atau serangkaian tindakan tertentu yang umumnya berupa langkah-langkah yang diperlukan dalam suatu urutan yang telah ditetapkan. efektivitas. faktorfaktor yang perlu diperhitungkan adalah kemampuan perusahan memupuk model jangka pendek dan jangka panjang.e. anggota staf. Proses yang desainnya buruk akan menggangu pelanggan karena keterlambatan. Keuangan dan Akuntansi Dana dibutuhkan dalam operasional perusahaan. f. harga jual produk. Beberapa contoh dari bukti fisik antara lain gedung. Kegiatan Produksi-Operasi Kegiatan produksi-operasi perusahaan paling tidak dapat dilihat dari keteguhan dalam prinsip efisiensi. pendekatan inovatif dan proaktif. barang cetakan. g. kemungkinan terjadinya terobosan dalam proses produksi. Pelanggan sering menilai kualitas jasa yang mereka terima berdasarkan penilaian terhadap orang-orang yang menyediakan jasa tersebut. perabotan interior. dan produktivitas. Oleh karena itu. pemanfaatan teknologi yang tepat. lokasi fasilitas yang tepat. pengelolaan keuangan. pemantauan penyebab inefisiensi dan sistem akunting yang andal. People Orang diartikan sebagai karyawan dan kadang-kadang pelanggan lain yang terlibat dalam proses produksi. 2. dan pengendalian mutu. Banyak jasa bergantung pada interaksi langsung dan pribadi antara pelanggan dan karyawan perusahaan. Oleh karenanya. birokrasi. sistem logistik yang andal. tanda-tanda. organisasi yang memiliki kesatuan sistem yang bulat.

Oleh karena itu. produktivitas. sehingga perusahaan tidak dapat melakukan intervensi serta diperlukan tingkat adaptasi yang tinggi terhadapnya. Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan dari faktor politik agar bisnis dapat berkembang dengan baik. Situasi politik yang tidak kondusif akan berdampak negatif bagi dunia usaha. 5. process. dan brainwere. Lingkungan eksternal terdiri dari komponen/variabel lingkungan yang berada atau berasal dari luar perusahaan.2. a. dan output berupa informasi yang sesuai dengan kebutuhan pada tiap jenjang manajemen. Faktor Politik Arah. keterampilan dan motivasi kerja. kebijakan. sekaligus dapat menjadi hambatan dan ancaman untuk maju.2 Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal perusahaan merupakan faktor-faktor di luar perusahaan yang bisa mempengaruhi pilihan arah dan tindakan suatu perusahaan. teknologi. Sistem Informasi Manajemen Penelitian strategi perlu menganalisis berbagai segi dari sistem informasi manajemen. Lingkungan Jauh Lingkungan jauh perusahaan terdiri dari faktor-faktor yang pada dasarnya di luar dan terlepas dari perusahaan. dan sistem imbalan. hardwere. selain input. manajer perlu berupaya agar terwujud perilaku positif di kalangan karyawan perusahaan. begitu pula sebaliknya. antara lain yaitu aspek-aspek softwere. yang pada akhirnya akan mempengaruhi struktur organisasi dan proses internal perusahaan. Faktor-faktor utama yang biasa diperhatikan adalah faktor politik. Lingkungan jauh ini memberikan kesempatan besar bagi perusahaan untuk maju. Berbagai faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah langkahlangkah yang jelas mengenai manajemen SDM. dan sosial. Komponen tersebut berada di luar jangkauan organisasi dan kendali perusahaan. 1. Sumberdaya Manusia Manusia merupakan sumberdaya terpenting bagi perusahaan. adalah: . ekonomi. 3. dan stabilitas politik pemerintah menjadi faktor penting bagi para pengusaha untuk berusaha.4.

dan etnis. dan Tenaga kerja. Oleh karena itu. buku. Suku bunga. permintaan untuk berbagai tipe pakaian. kekuatan sosial adalah dinamis. Investasi. religius. Contohnya adalah seandainya sikap sosial berubah. . dan sebagainya juga dapat berubah. misalnya sikap. Peraturan tentang perdagangan luar negeri. Inflasi. c. semakin pula iklim berbisnis. Stabilitas pemerintahan. Kondisi sosial ini banyak aspeknya. pendidikan. Hal yang dikembangkan misalnya dari kondisi kultural. gaya hidup. Ketersediaan energi. b. ekologis. demografis. Harga-harga produk dan jasa. Faktor Ekonomi Kondisi ekonomi suatu daerah atau negara dapat mempengaruhi iklim berbasis suatu perusahaan. Semakin buruk kondisi ekonomi. aktivitas yang menyenangkan. Hendaknya perubahanperubahan sosial yang terjadi yang mempengaruhi perusahaan dapat diantisipasi oleh perusahaan. Produktivitas. Beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam menganalisis ekonomi suatu daerah atau negara adalah: • • • • • • • • Siklus bisnis. adat-istiadat.• • • • • Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan. Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja. Faktor Sosial Kondisi sosial masyarakat memang berubah-ubah. Seperti kekuatan lain dalam lingkungan eksternal yang jauh. dan Sistem perpajakan. dan kebiasaan dari orang-orang di lingkungan eksternal perusahaan. pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat hendaknya bersama-sama mempertahankan bahkan meningkatkan kondisi ekonomi daerahnya menjadi lebih baik lagi agar perusahaan dapat bergerak maju dalam usahanya.

d. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang pesat, baik di bidang bisnis maupun di bidang yang mendukukung kegiata bisnis. Sebenarnya, teknologi itu tidak hanya mencakup penemuan-penemuan yang baru saja, tetapi juga meliputi cara-cara pelaksanaan atau metode-metode baru dalam mengerjakan suatu pekerjaan, artinya bahwa ia memberikan suatu gambaran yang luas, yang meliputi: mendesain, menghasilkan, dan mendistribusikan. Setiap kegiatan usaha yang diinginkan untuk berjalan terus-menerus harus selalu mengikuti

perkembangan-perkembangan teknologi yang dapat diterapkan pada produk atau jasa yang dihasilkan atau pada cara operasinya. Agar perusahaan tidak terpuruk karena kesalahan dalam penggunaan teknologi, maka beberapa hal penting perlu diperhatikan, misalnya: • • • Bagaimanakah kecepatan transfer teknologi oleh para pekerja, Bagaimanakah masa/waktu keusangan teknologinya, dan Bagaimana harga teknologi yang akan diadopsi.

2. Lingkungan Industri Aspek lingkungan industri akan lebih mengarah pada aspek persaingan dimana bisnis perusahaan berada. Akibatnya, faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi persaingan, seperti ancaman-ancaman dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan termasuk kondisi persaingan itu sendiri menjadi perlu untuk dianalisis. Michhael E. Porter mengemukakan konsep Competitive Strategy yang menganalisis persaingan bisnis berdasarkan lima aspek utama yang disebut Lima Kekuatan Bersaing. R.E. Freeman yang dikutip Wheelen merekomendasikan aspek yang keenam untuk melengkapinya. Secara lengkap keenam aspek atau variabel yang membentuk model untuk strategi bersaing tersebut serta penjelasannya dapat dipaparkan sebagai berikut: a. Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya perusahaan sebagai pendatang baru akan menimbulkan sejumlah implikasi bagi perusahaan yang sudah ada, misalnya kapasitas menjadi bertambah, terjadinya perebutan pangsa pasar, serta perebutan sumberdaya produksi yang terbatas. Kondisi seperti ini menimbulkan ancaman bagi perusahaan yang telah ada. Ada beberapa faktor penghambat pendatang baru

untuk masuk ke dalam suatu industri yang sering disebut dengan hambatan masuk. Faktor-faktor hambatan masuk yang dimaksud adalah: • Skala Ekonomi Apabila pendatang baru berproduksi dalam skala kecil, mereka akan dipaksa berproduksi pada biaya per unit yang tinggi, padahal perusahaan yang ada tengah berupaya pada skala produksi yang terus diperbesar dan proses produksi yang terus-menerus diefisienkan sehingga harga per unit barang menjadi lebih rendah • Diferensiasi Produk Diferensiasi yang akan menciptakan hambatan masuk ini memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya dan usaha yang besar untuk merebut para pelanggan yang loyal kepada perusahaan yang utama. Usaha besar itu, misalnya melakukan pengiklanan yang gencar dan memberi service yang baik. Pada tahap awal, usaha-usaha ini membutuhkan biaya yang besar dan bahkan akan menciptakan kerugian. Seringkali kondisi ini berjalan cukup lama. • Kecukupan Modal Jenis industri yang memerlukan modal besar merupakan hambatan yang besar bagi pemain baru, terutama bagi jenis industri yang memerlukan biaya yang besar untuk riset dan pengembangan serta eksplorasi. • Biaya Peralihan Hambatan masuk akan tercipta dengan adanya biaya peralihan pemasok, yaitu biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berpindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya. Biaya peralihan ini berupa biaya latihan, biaya peralatan pelengkap yang harus diganti, dan desain ulang produk/jasa. Biaya-biaya ini akan ditanggung oleh konsumennya. Apabila biaya peralihan yang diperlukan cukup besar, pesaing baru harus memberikan penawaran yang jauh lebih menarik, terutama soal harga. • Akses ke Saluran Distribusi Jalur distribusi sangat menentukan penyebaran produk. Perusahaan yang mempunyai jalur distribusi yang luas dan bekerja secara baik akan sangat menghambat masuknya produk baru ke dalam pasar. Pendatang baru mungkin

sulit memasuki saluran yang ada dan harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membangun saluran sendiri. • Ketidakunggulan Biaya Independen Keunggulan biaya yang dimiliki oleh perusahaan yan sudah ada sulit ditiru oleh pendatang baru. Keunggulan itu mugkin dimiliki karena teknologi yang telah dipatenkan perusahaan, konsesi bahan baku, atau subsidi pemerintah. • Peraturan Pemerintah Pemerintah biasanya menerbitkan sejumlah aturan yang mengatur bidangbidang tertentu seperti yang selalu diterbitkan oleh pemerintah Indonesia, misalnya lewat Daftar Investasi Negatif (DIN). Peraturan pemerintah dapat menimbulkan hambatan masuk bagi pendatang baru. b. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri Persaingan dalam industri akan mempengaruhi kebijakan dan kinerja perusahaan. Dalam situasi persaingan yang oligopoli, perusahaan mempunyai kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi pasar. Sedangkan pada pasar persaingan sempurna, biasanya akan memaksa perusahaan menjadi follower termasuk dalam hal harga produk. Menurut Porter, tingkat persaingan itu dipengaruhi beberapa faktor, yaitu: • Jumlah Kompetitor Jumlah kompetitor atau pesaing sudah tentu akan mempengaruhi tingkat persaingan. Kompetitor hendaknya dilihat dari beberapa sisi, seperti jumlah, ukuran, dan kekuatannya. • Tingkat Pertumbuhan Industri Pertumbuhan industri yang besar biasanya menyediakan sejumlah peluang bagi perusahaan untuk tumbuh bersama industrinya. Pertumbuhan industri yang lambat sebaiknya tidak direspon dengan ekspensi pasar kecuali perusahaan mampu mengambil pangsa pasar pesaing. Kondisi ini dapat menimbulkan trend penurunan harga atau terjadinya perang harga. • Karakteristik Produk Produk hendaknya tidak sekedar menyediakan kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki suatu pembedaan atau nilai tambah.

Biaya Tetap yang Besar Pada jenis industri yang mempunyai total biaya tetap yang besar,

perusahaan hendaknya beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. Akibatnya adalah perusahaan kadang kala terpaksa menjual produk di bawah biaya produksi. • Kapasitas Kapasitas selalu berkorelasi dengan biaya produksi per unit. Produksi pada kapasitas tinggi diperlukan untuk menjaga efisiensi biaya per unit. Penambahan fasilitas produksi dapat dilakukan apabila perusahaan telah mampu berproduksi pada tingkat yang maksimal. • Hambatan Keluar Hambatan keluar memaksa perusahaan untuk tidak keluar dari industri. Hambatan ini dapat brupa aset-aset khusus ataupun kesetiaan manajemen pada bisnis tersebut. Contohnya adalah idealisme dalam bisnis. Dalam kondisi demikian, perusahaan biasanya akan berusaha bertahan dan menghindari kerugian yang besar sambil menunggu waktu yang tepat untuk keluar. c. Ancaman dari Produk Pengganti Perusahaan-perusahaan yang berada pada suatu industri tertentu akan bersaing pula dengan produk pengganti. Walaupun karakteristiknya berbeda, barang subsitusi dapat memberikan fungsi atau jasa yang sama. Ancaman produk subsitusi kuat bilamana konsumen dihadapkan pada switching cost yang sedikit dan jika produk subsitusi itu mempunyai harga yang lebih murah atau kualitasnya sama, bahkan lebih tinggi dari produk-produk suatu industri. d. Kekuatan Tawar-menawar Pembeli Para pembeli dengan kekuatan yang mereka miliki mampu mempengaruhi perusahaan untuk menurunkan harga produk, meningkatkan mutu dan pelayanan, serta mengadu perusahaan dengan kompetitornya. Dengan demikian, beberapa kondisi yang mungkin dihadapi perusahaan sehubungan dengan adanya kekuatan ini antara lain adalah: • • • Pembeli mampu memproduksi produk yang diperlukan. Sifat produk tidak terdiferensiasi dan banyak pemasok. Biaya peralihan pemasok adalah kecil.

pemasok.• Pembeli mempunyai tingkat profitabilitas yang rendah. Kekuatan Tawar-menawar Pemasok Pemasok dapat mempengaruhi industri lewat kemampuan mereka menaikkan harga atau pengurangan kualitas produk atau jasa. Produk/jasa yang ada adalah unik dan mampu menciptakan switching cost yang besar. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Kekuatan keenam yang ditambahkan oleh Freeman yang dikutip WheelenHunger adalah berupa kekuatan di luar perusahaan yang mempunyai pengaruh dan kepentingan secara langsung bagi perusahaan. sehingga sensitif terhadap harga dan diferensiasi service. lingkungan masyarakat.3 Kerangka Pemikiran Operasional Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba dan non waralaba yang memiliki manajemen usaha yang harus mampu mengelola aspek biaya maupun keuntungan. Pemasok mampu melakukan integrasi ke depan dan mengolah produk yang dihasilkan menjadi produk yang sama yang dihasilkan perusahaan. Untuk itu dalam penelitian ini perlu dianalisis keuntungan bisnis di kedua rumah makan tersebut. Sistem kedua usaha tersebut berbeda yang akan menyebabkan KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki keuntungan dan struktur biaya yang berbeda. Pemasok menjadi kuat apabila beberapa kondisi berikut terpenuhi: • • Jumlah pemasok sedikit. Pengaruh dari masing-masing stakeholder adalah bervariasi diantara industri yang satu dengan yang lain. sehingga pembeli dengan mudah mencari substitusinya. asosiasi datang. serikat pekerja. • • Tidak tersedia produk subsitusi. kreditor. Stakeholder yang dimaksud antara lain adalah pemerintah. • Produk perusahaan tidak terlalu penting bagi pembeli. f. 3. kelompok yang mempunyai kepentingan lain. dan pemegang saham. Sistem waralaba memiliki risiko yang mudah diminimalisir daripada non waralaba karena pewaralaba sudah menyediakan segala sesuatu untuk mendukung investor . e.

dan lainnya. yakni dengan melakukan analisis keuntungan pada seluruh jenis produk dalam satu tahun terakhir. desain interior. operasi. Lingkungan eksternal disini diantaranya adalah: (1) Lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. dan lain sebagainya sehingga keuntungan yang didapat lebih besar karena adanya keberhasilan target penjualan tiap harinya meningkat. bahan baku. tidak menutup kemungkinaan usaha yang dijalankan mendapatkan keuntungan yang lebih besar akibat biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan waralaba. kekuatan tawar-menawar pembeli. Sedangkan non waralaba merupakan usaha yang berdiri sendiri dengan modal sendiri sehingga risiko yang ditanggung lebih besar. SDM. (2) Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. misalnya juga dengan membuka banyak cabang dan sistem keuangan yang dijalankan baik maka keuntungan yang diperoleh besar. sosial. keuangan. .(terwaralaba) termasuk survei. Dalam analisis keuntungan bisnis di KFC Taman Topi dan Rahat cafe akan diketahui berapa keuntungan perusahaan. Hasil yang diperoleh dari analisis keuntungan ini akan dijadikan parameter kekuatan faktor internal perusahaan yakni dari segi keuangan bagi KFC dan Rahat itu sendiri dalam merumuskan strategi pengembangan usaha. perlu melakukan analisis strategi pengembangan usaha agar KFC maupun Rahat cafe mampu mempertahankan dan terus meningkatkan pengembangan bisnisnya. dan teknologi. serikat pekerja. Selanjutnya dari analisis keuntungan akan dilakukan analisis lingkungan perusahaan baik dari lingkungan internal dan eksternal perusahaan. ancaman dari produk pengganti. ekonomi. dan pengaruh pemerintah. Selain itu juga. Analisis keuntungan akan dilakukan dengan konsep rasio profitabilitas dan rentabilitas. Lingkungan internal dan eksternal sangat penting dalam pengembangan suatu bisnis. Lingkungan eksternal pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. perizinan. dan sistem informasi manajemen. standar kerja/SOP. kekuatan tawar-menawar pemasok. persaingan sesama perusahaan dalam industri. Sedangkan lingkungan internal diantaranya adalah pendekatan fungsional yang terdiri atas pemasaran. metode marketing dan promosi. Namun. manajemen.

peluang serta ancaman. Dengan demikian. . SWOT maupun QSPM. maka apabila ingin melihat suatu strategi pengembangan usaha yang baik. terlebih dahulu restoran KFC Taman Topi maupun Rahat cafe mengetahui kekuatan dan kelemahan. Setelah menganalisis faktor eksternal dan internalnya. Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe walaupun berbeda jenis usahanya tetapi kedua usaha tersebut memiliki keunggulan dan memiliki pelanggan masing-masing pada pangsa pasarnya tersendiri sehingga kedua usaha ini memiliki pesaing dengan usaha sejenis. EFE. maka perlu mengetahui analisis matriks IFE. IE. Kerangka pemikiran operasional pada penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. maka dapat memberikan pengaruh terhadap biaya dan keuntungan yang diterima.Dalam mendapatkan strategi pengembangan usaha yang tepat sesuai dengan tujuan. penelitian ini juga akan menganalisis struktur biaya dan keuntungan.

dan lain-lain) Risiko waralaba mudah diminimalisir dan risiko yang ditanggung non waralaba lebih besar Perbandingan lingkungan internal dan eksternal waralaba lebih besar dibandingkan non waralaba dalam meningkatkan strategi pengembangan bisnisnya Analisis keuntungan Pengembangan usaha Analisis rasio profitabilitas Analisis rasio rentabilitas Lingkungan Internal Lingkungan Eksternal Matriks IFE Matriks EFE SWOT QSPM Analisis Prioritas Alternatif Strategi KFC Taman Topi dan Rahat cafe .Persaingan usaha restoran dan cafe antar perusahaan sejenis (produk. pelayanan.

yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. IFE dan EFE. pesaing perusahaan. 4. dan konsumen KFC Taman Topi . Teknik purposive sampling digunakan karena kajian penelitian ini adalah membahas tentang analisis keuntungan dan perumusan strategi kebijakan perusahaan. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) bahwa keduanya berlokasi di area yang berbeda. manajer restoran. samping Pangrango Plaza. sehingga penentuan responden menggunakan pihak-pihak internal perusahaan (pimpinan dan manajer). LSI IPB. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan pusat manajer pemasaran. berbagai situs internet dan bahan pustaka lain yang relevan. keuntungan. Selain dengan wawancara. manajer Rahat cafe serta konsumen Rahat cafe itu sendiri.3 Metode Pengumpulan Data Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling. dan konsumen KFC Taman Topi. penelitian dilakukan dengan cara survei dan panduan kuesioner untuk menanyakan biaya. KFC Taman Topi berlokasi di Jalan Kapten Muslihat dan Rahat cafe berlokasi di Jalan Malabar.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor.2 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. 4. dan juga pihak eksternal yang memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan yaitu California Fried Chicken (CFC) sebagai pesaing yang lokasi usahanya berdekatan dengan KFC Taman Topi. analisis SWOT maupun QSPM yang ditujukan kepada responden yang sudah ditentukan secara sengaja (purposive). Sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang terkait seperti penelitian terdahulu.BAB IV METODE PENELITIAN 4.

peneliti mengambil 20 responden yang terdiri dari 10 konsumen KFC Taman Topi dan 10 konsumen Rahat cafe yang bersedia untuk diwawancarai. 3. . Analisis rasio profitabilitas. yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. 4. perusahaan. pemberian rating. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Merumuskan alternatif strategi • Tahap masukan pengembangan usaha terbaik (Identifikasi faktor dengan memperhatikan internal dan lingkungan perusahaan di KFC eksternal Taman Topi dan Rahat cafe. Tabel 3. Data Jenis Sumber Biaya tetap dan Survei Biaya variabel. Tujuan Penelitian Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian No 1. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Dalam wawancara dengan konsumen.Desember 2009 Identifikasi faktor Survei lingkungan internal dan eksternal usaha Faktor strategis internal dan eksternal Metode Analisis Analisis laba EBIT. dan rentabilitas Analisis matriks IFE dan EFE Analisis matriks IFE dan EFE.4 Metode Pengolahan dan Analisis Data Metode pengolahan data yang digunakan untuk menjawab tujuan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 3.4. dan perkalian bobot dan rating) • Tahap pencocokan • Tahap keputusan 4.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi. pemberian bobot faktor. EBT. penjualan periode November 2008 Oktober 2009 dan periode Desember 2008 . Biaya-biaya yang dianalisis dalam usaha ini adalah biaya tetap dan biaya variabel.serta pesaing Rahat yaitu Kebun Kita yang lokasinya juga tidak begitu jauh dari Rahat cafe dan konsumen Rahat cafe. IE. SWOT serta QSPM 2. EAT.

kardus/tempat membungkus produk take away. abodemen listrik.Abodemen telepon . Biaya Variabel (variable cost) yaitu biaya yang besar kecilnya sangat tergantung kepada biaya skala usaha produksi. Tabel 4.a. profit sharing. dan lain-lain. sewa tempat. biaya telepon.Steroform . dan lain-lain. kantong plastik. Metode perhitungan struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 4. gaji karyawan.Profit sharing . Komponen biaya tetap pada umumnya adalah biaya penyusutan investasi.Pembelian bahan baku . Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe Keterangan Biaya Tetap: .dll Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) .Gas elpiji . gas alam. biaya air.Biaya telepon . pajak penghasilan.Gas alam . abodemen telepon.Biaya air . Biaya tetap (fixed cost) yaitu biaya yang penggunaannya tidak habis dalam satu masa produksi. biaya listrik.Gaji karyawan . gas elpiji.dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel: . steroform. Besarnya biaya tetap tergantung pada jumlah output yang diproduksi dan tetap harus dikeluarkan walaupun tidak ada produksi.Biaya penyusutan investasi .Sewa tempat .Abodemen listrik .Pajak penghasilan .Biaya listrik . Struktur biaya tersebut terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel. b. Komponen biaya variabel pada umumnya adalah pembelian bahan baku.

EBT.4. dan EAT diperoleh dari laporan laba rugi perusahaan. Analisis keuntungan EBIT. Semakin besar rasio marjin laba bersih menunjukkan x 100% . dan EAT diperoleh sebagai berikut: • EBIT • EBT • EAT = Penerimaan Penjualan – Biaya Penjualan = EBIT – Beban Bunga = EBT – Beban Pajak 4. Earning Before Tax (EBT).2 Analisis Keuntungan Earning Before Interest Tax (EBIT). Analisis EBIT dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya bunga dan pajak. Rumus marjin laba operasi adalah sebagai berikut: EBIT Penjualan 2. Rumus EBIT. Analisis EBT (keuntungan kotor) dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya pajak. EBT.4. dan Earning After Tax (EAT) Analisis keuntungan EBIT. Marjin Laba Bersih Marjin laba bersih merupakan parameter informasi akuntasi diiferensial dalam perencanaan jangka pendek. 1. EBT. dan EAT adalah tahap awal yang harus dilakukan sebelum melakukan analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. Sedangkan analisis EAT (keuntungan bersih) merupakan kegiatan menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan setelah dikurangi biaya pajak.3 Analisis Rasio Profitabilitas Pada penelitian ini menggunakan analisis rasio profitabilitas penjualan yang terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih.4. Marjin Laba Operasi Marjin laba operasi merupakan salah satu parameter informasi akuntansi diferensial dalam perencanaan jangka pendek. Informasi yang diperoleh dari marjin laba bersih adalah untuk mengetahui apakah manajemen telah bekerja secara efisien (produksi dan penjualan). Informasi yang diperoleh dari marjin laba operasi adalah untuk mengetahui besarnya rasio profitabilitas sebelum dikurangi bunga dan pajak terhadap penjualan.

1. karakteristik produk yang dihasilkan. C. Keterangan Penerimaan Penjualan Biaya Tetap Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Abodemen telepon. J.4.bahwa manajemen telah bekerja dengan efisien. F. dll Total Biaya Variabel EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Satuan Jumlah Harga Per Satuan (Rp) Total (Rp) x 100% x 10% 4. 3. tingkat pencapaian target penjualan yang diharapkan. E. 4. Tujuan dari menganalisis ROE adalah untuk melihat kekuatan perusahaan dalam menciptakan daya tarik investasi di masa mendatang. 2. produksi . Data Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe No. H. Rumus dari ROE adalah sebagai berikut : EAT Modal sendiri Tabel 5. misi. 5. sumberdaya manusia.5 Analisis Deskriptif Analisis deskriptif bertujuan untuk mendefinisikan visi.4. dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel Pembelian bahan baku Sewa tempat Biaya listrik Biaya telepon Biaya air. G. D. 2. B. 3. Rumus marjin laba bersih adalah sebagai berikut: EAT Penjualan 4.4 Analisis Rasio Rentabilitas Rentabilitas diukur dari rasio rentabilitas modal sendiri yang biasa dikenal dengan Return on Stockholders Equity (ROE). dan tujuan perusahaan. Rentabilitas modal sendiri artinya setiap satu satuan (Rp) yang dikeluarkan dari modal sendiri menghasilkan laba bersih sebesar yang diperoleh. kegiatan pemasaran. 1. I. A.

Lima langkah dalam pengembangan matriks IFE (David. Jumlah seluruh bobot harus sebesar 1. Buatlah daftar critical success factors untuk aspek internal kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses). Analisis tiga tahap formulasi strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan internal dan eksternal (IFE dan EFE). Matriks IFE digunakan untuk menganalisis faktor-faktor internal perusahaan yang berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan yang dianggap penting. 4. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya.0.4. 2000): 1. 2. Data dan informasi aspek internal perusahaan dapat digali dari beberapa fungsional perusahaan. analisis SWOT. Analisis eksternal dilakukan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan.dan operasi. SDM. Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya. keuangan.1 Tahap Masukan (Input) Tahap input melalui proses analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perusahaan. serta teknologi yang digunakan perusahaan. Analisis ini akan disajikan dalam matriks Internal Factor Evaluation (IFE). dan analisis QSPM. misalnya dari aspek manajemen. tahap pencocokan. Analisis ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi rill perusahaan. 4. Beri rating (nilai) antara 1 sampai 4 bagi masing-masing faktor yang memiliki nilai: . Secara ringkas disajikan dalam matriks External Factor Evaluation (EFE).6.6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi Proses perumusan strategi pada kerangka tiga tahap formulasi strategi yang terdiri dari tahap masukan (input).4. 3. dan produksi/operasi. analisis IE. sistem informasi. pemasaran. keuangan dan akuntansi. Analisis internal dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan. dan tahap keputusan.

Total Sumber: David. Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan Faktor Strategis Internal A B C D . Seperti halnya pada matriks EFE.0.5.. Skala yang digunakan menunjukkan: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal Tabel 6.. sedangkan bobot mengacu pada industri dimana perusahaan berada.. 2. 2 = tidak begitu lemah. rating mengacu pada kondisi perusahaan. 2000 A B C D . Penentuan bobot setiap variabel pada kolom menggunakan skala 1.. Total . 4. Jadi. 2000 A B C D . 4 = sangat kuat.5 menunjukkan posisi internal yang kuat. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai. Jika nilainya di bawah 2. matriks IFE terdiri dari cukup banyak faktor. 3 = cukup kuat. Total Sumber: David. sedangkan nilai yang berada di atas 2...5 menandakan bahwa secara internal. Total Tabel 7. Jumlah faktor-faktornya tidak berdampak pada jumlah bobot karena ia selalu berjumlah 1. 5. Kalikan antara bobot dan rating dari masing-masing faktor untuk menentukan nilai skornya.. perusahaan adalah lemah.1 = sangat lemah. Nilai rata-rata adalah 2. Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan Faktor Strategis Eksternal A B C D .. dan 3.

. Matriks IFE Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) Matriks EFE digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor eksternal perusahaan. Buatlah daftar critical success factors (faktor-faktor utama yang mempunyai dampak penting pada kesuksesan atau kegagalan usaha) untuk aspek eksternal yang mencakup perihal opportunities (peluang) dan threats (ancaman) bagi perusahaan.. pemerintahan. hukum. demografi. 10 Total Sumber: David.. 2000 Tabel 8.... 2000): 1.. lingkungan. 2. teknologi.n = Jumlah variabel Faktor-faktor internal Kekuatan: 1 . Data eksternal dikumpulkan untuk menganalisis hal-hal menyangkut persoalan ekonomi. 10 Kelemahan: 1 .Selanjutnya bobot setiap variabel diperoleh dengan menentukan nilai setiap variabel terhadap jumlah nilai keseluruhan variabel dengan menggunakan rumus: ai = Xi n ∑ Xi i =1 Keterangan: ai Xi i n = Bobot variabel ke-i = Nilai variabel ke-i = 1. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya.3.. serta data eksternal relevan lainnya. sosial. Hal ini penting karena faktor eksternal berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap perusahaan. Jumlah . politik. budaya.2. Tahapan kerja pada matriks EFE (David. persaingan di pasar industri dimana perusahaan berada.

seluruh bobot harus sebesar 1.4. Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya. Rating ditentukan berdasarkan efektivitas strategi perusahaan. Tabel 9. 10 Ancaman: 1 . 2 = rata-rata.. 4. 4 = sangat bagus.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk mencocokan peluang dan ancaman eksternal dengan kekuatan dan kelemahan internal berdasarkan informasi yang didapatkan pada tahap input. 2000 Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) 4. 3. Skor total 4. 3 = di atas rata-rata.0.. Tentukan rating setiap critical success factors antara 1 sampai 4.6. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk tahap pencocokan adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks Strength-Weakness-Opportunity-Threat (SWOT). Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai. Sementara itu... nilainya didasarkan pada kondisi perusahaann. 10 Total Sumber: David.0 mengindikasikan bahwa perusahaan merespon dengan cara yang luar biasa terhadap peluang-peluang yang ada dan menghindari ancaman-ancaman di pasar industrinya. Kalikan nilai bobot dengan nilai rating-nya untuk mendapatkan skor semua critical success factors. . Dengan demikian. dimana: 1 = di bawah rata-rata. 5. Matriks EFE Faktor-faktor eksternal Peluang: 1 . skor total sebesar 1.0 menunjukkan bahwa perusahaan tidak memanfaatkan peluang-peluang yang ada atau tidak menghindari ancaman-ancaman eksternal.

pada sumbu Y yang dipakai untuk EFE matrix.99 adalah sedang. .0-4. Analisis Matriks IE (Internal-External Matrix) Tahap ini merupakan tahap pencocokan dengan memasukkan hasil pembobotan matriks EFE dan IFE ke dalam matriks IE. II.0 Sedang 2.1. yaitu total skor dari IFE matrix pada sumbu X dan total skor dari EFE matrix pada sumbu Y.0 2. V. skornya ada tiga yaitu skor 1.99 3. 2000) Rata-rata 2. IE matrix memiliki tiga implikasi utama yang mempunyai dampak strategi berbeda. Pada sumbu X dari IE matrix. Dengan cara yang sama. Strategi intensif seperti penetrasi pasar.0-2.0-1.0-1. skor 1.99 posisinya adalah rata-rata. integrasi ke depan. dan strategi terintegrasi seperti integrasi ke belakang. Skor Total IFE Kuat 3. Model Matriks IE (David. skor 2.99 adalah rendah.0-1.0 adalah tinggi. pengembangan pasar atau pengembangan produk.99 1.0 Skor Total EFE Tinggi 3.0 III VI IX IE matrix terdiri atas dua dimensi. dan skor 3. Divisi yang masuk dalam sel I. atau VII paling baik dikendalikan dengan strategi-strategi pertahankan dan pelihara.0 II V VIII I IV VII Lemah 1. atau IV dapat disebut tumbuh dan membangun.0 4.99 Gambar 2. Divisi yang masuk dalam sel III.0-1. dan integrasi horizontal. skor 2. yaitu: 1.0-2. dan skor 3. Strategi-strategi yang umum dipakai yaitu strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.0-4.99 Rendah 1. Hal ini bertujuan untuk memperoleh strategi bisnis di tingkat korporat yang lebih detail.0 adalah kuat.0-2.0-4. 2.99 menyatakan bahwa posisi internal adalah lemah.0-2.0-4. Matriks IE merupakan hasil penggabungan antara matriks IFE dan matriks EFE ke dalam matriks yang terdiri atas sembilan sel.

5. Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. Strategi ST (Strength-Threat). Membuat daftar peluang eksternal perusahaan. 4. atau IX dapat menggunakan strategi panen atau divestasi. Membuat daftar kelemahan kunci internal perusahaan. 3. Matriks ini menggambarkan bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Perusahaan yang dianggap paling sukses adalah perusahaan yang mampu menghasilkan bisnis yang berada pada sel I. kelemahan-kelemahan Strategi internal ini bertujuan untuk dengan memperkecil perusahaan memanfaatkan peluang-peluang eksternal. 3. Keempat strategi yang dimaksud adalah: 1. Strategi ini menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk meraih peluang-peluang yang ada di luar perusahaan (eksternal) 2. Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi SO. Strategi SO (Strength-Opportunity). 2. VIII. Strategi WO (Weakness-Opportunity). 4. Tahapan yang dimaksud adalah: 1.3. Strategi WT (Weakness-Threat). Membuat daftar ancaman eksternal perusahaan. Analisis SWOT ini penting untuk membantu para manajer mengembangkan empat tipe strategi. Delapan tahap dalam penentuan strategi dibangun melalui matriks SWOT. Membuat daftar kekuatan kunci internal perusahaan. Matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunity-Threat) Matriks SWOT merupakan alat pencocokan yang digunakan dalam mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahan. . Divisi yang masuk ke dalam sel VI. Melalui strategi ini perusahaan berusaha untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal. 2.

4. Memberikan bobot pada masing-masing faktor sukses eksternal dan internal.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan. kekuatan. Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi ST. mengelompokkan strategistrategi tersebut memungkinkan. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WT. 2. ancaman. Mencatat strategistrategi ini di bagian atas baris QSPM. Bobot ini sama dengan yang ada di EFE Matrix dan IFE Matrix. Matriks SWOT Sumber: David (2000) Kelemahan-W Daftar Kelemahan Strategi WO Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang Strategi WT Meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman 4. Membuat daftar peluang.6.6. Meneliti matriks-matriks pada langkah 2 dan identifikasikan strategi alternatif yang pelaksanaannya harus dipertimbangkan perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah QSPM (Quantitative Strategies Planning Matrix). Setelah itu. Faktor Internal Faktor Eksternal Peluang-O Daftar Peluang Ancaman-T Daftar Ancaman Kekuatan-S Daftar Kekuatan Strategi SO Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang Strategi ST Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman Gambar 3. 4. AS ditetapkan dengan cara meneliti masing-masing faktor sukses eksternal dan internal. dan kelemahan perusahaan di kolom sebelah kiri QSPM. 7. Langkahlangkah dalam pengembangan QSPM menurut David (2000) adalah sebagai berikut: 1. 8. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WO. ke dalam kesatuan yang mutually exclusive jika . Minimal sepuluh external critical success factors dan sepuluh internal critical success factors dimasukkan ke dalam QSPM. 3. Informasi ini diambil dari EFE Matrix dan IFE Matrix. Menentukan Attractiveness Score (AS) atau nilai daya tarik.

Tentukan bagaimana peran dari tiap faktor dalam proses pemilihan strategi yang sedang dibuat. Jika peran dari faktor tersebut adalah besar, maka strategistrateginya harus dibandingkan relatif pada faktor utama itu. Secara terinci, nilai AS harus ada pada masing-masing strategi untuk menunjukkan kemenarikan relatif dari satu strategi terhadap strategi lainnya. Batasan nilai AS adalah 1 = tidak menarik, 2 = agak menarik, 3 = cukup menarik, dan 4 = sangat menarik. 5. Menghitung jumlah AS. Jumlah AS didapat dari perkalian bobot (langkah 2) dengan AS (langkah 4) pada masing-masing baris. Jumlah AS menunjukkan daya tarik relatif dari masing-masing alternatif strategi. 6. Menghitung Sum Total Attractiveness Score (TAS) atau total nilai daya tarik. Menjumlahkan semua TAS pada masing-masing kolom QSPM. Dari beberapa nilai TAS yang didapat, nilai TAS dari alternatif strategi yang tertinggi yang menunjukkan bahwa alternatif strategi itu yang menjadi pilihan utama. Nilai TAS terkecil menunjukkan bahwa alternatif strategi ini menjadi pilihan terakhir. Matriks QSPM dapat dilihat pada Tabel 10. Tabel 10. Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM)
Faktor Utama Faktor Eksternal Faktor Internal Total
Sumber: David, 2000

Bobot

Strategi 1 AS TAS

Strategi 2 AS TAS

Strategi 3 AS TAS

1.000

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1

Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor Analisis keuntungan yang dilakukan menggunakan konsep rasio

profitabilitas dan konsep rentabilitas. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi. Pada analisis laporan laba rugi ini, produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di KFC Taman Topi dan biaya yang dikeluarkan oleh restoran terdiri dari biaya tetap dan variabel. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah, jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi, gaji tenaga kerja, profit sharing, gas elpiji, kardus/tempat membungkus produk take away, kantong plastik, dan lain-lain. Sedangkan biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti biaya pembelian bahan baku (ayam, bumbu masak, minyak goreng, beras, saos sambal dan saos tomat, dan lain-lain), biaya listrik, biaya telepon, dan biaya air. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga ditujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di KFC. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009. Dibawah ini disajikan Tabel 11. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009.

Tabel 11. Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT***
Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak

Keuntungan (Rp) Restoran KFC Taman Topi 740.155.200 0 740.155.200 74.087.244 666.067.956

Tabel 11. menunjukkan keuntungan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama periode satu tahun. Hasil EBIT sebesar Rp. 740.155.200, EBT yang diperoleh sama dengan hasil EBIT karena restoran KFC Taman Topi dalam memodali usahanya menggunanakan modal yang diberikan oleh kantor pusat KFC kepada setiap store dan tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya untuk pendanaan membuka store karena diperoleh dari dana omset yang ada. Sedangkan hasil EAT yang diperoleh sebesar Rp. 666.067.956. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT, EBT, EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan, selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan restoran KFC Taman Topi adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari restoran KFC Taman Topi disajikan dalam Tabel 12. Tabel 12. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Restoran KFC Taman Topi 10 9 27

Tabel 12. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi sudah baik karena terjadi perubahan peningkatan

hasil penerimaan penjualan lebih besar tiap harinya yang dikarenakan juga jumlah penduduk yang semakin meningkat sehingga cenderung untuk mencari makanan cepat saji di luar rumah. Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 9 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada restoran KFC Taman Topi di Bogor, menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan. Hasil analisis rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 persen. Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 persen. 5.1.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya-biaya yang dianalisis dalam restoran KFC Taman Topi adalah biaya tetap dan biaya variabel. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 13.

5.1.2

Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam

analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba, yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi. Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 13. berikut:

5.000 540.000 10.000 60. 3.000 Umur Penyusutan Teknis (Rp) (Thn) 10 2.Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Gas elpiji Kardus/tempat membungkus produk take away Kantong plastik Provit sharing Total Biaya Tetap Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.313.800.260.000.000 395.000 10 10 5 10 10 5 10 10 10 10 5 5 5 10 10 10 10 2.700.000 3. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 .000 24.880.000 2.000 150.400.200.000 1.500.246.200 1.700.421.000 10.000.569.000 900.530.000 12.000 7.000 540.668.000 36.000 3.000 30.000 2.000 9.000. 12.000 50. Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 28. 13.000 1.000 1.000 27.200 576.000 5.000 12. 17.600.421. Display holding 1 cabinet Chiller 1 Freezer 1 AC 2 Televisi flat 2 Condiment bar 2 Service station 1 Tempat cuci 2 tangan Meja dan kursi 8 Sofa 5 Fryer 3 Selang gas 1 Wajan 1 Panci 3 Tabung gas 5 Breading table 1 Holding cabinet.000 serta keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp.800.000 30.000. 14.200.000 10.200.000 1.000 1.000 3.600.000 1.350.Tabel 13. didapatkan total biaya tetap sebesar Rp.000. 6.000 120.200.000.700.000.000 6.249.000 5.000. 4.000 1.000 37. 15.000 36.000 43.000 Nilai Sisa (Rp) 2.668.000.200 90.000 3.000.000 1.940.200.720.969.880.500 Jumlah .000 600.249.000 27.000 14.000.000 6.000 30. 18.000.600.000 15.000 3.000 17.000 240.600.000.000 1.000 1. 7. 11.200 Berdasarkan hasil Tabel 13. di atas. 8. 2.000.246.000 100.000.980.000. 16.000 22.000.000 2.000.569.000 2.000. 9.000. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Restoran KFC Taman Topi Bogor No. 6. Tabel 14.000.520.000 32. 1.000.000. 10.000 32.000.000.000.800.240.000 36. total biaya variabel sebesar Rp.969.000 750.200 5. 5.000 3.000 1. 2 Peralatan makan 1.

200 5. selang gas. dan lain-lain.200 740. tempat cuci tangan.421. AC. Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 . Biaya tetap yang dikeluarkan oleh restoran KFC Taman Topi terdiri dari biaya penyusutan investasi.400. holding cabinet. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 7. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama satu tahun sebesar Rp. minyak goreng. dan peralatan makan.200. 1. sofa. Selain biaya tetap. breading table. biaya listrik. maka didapatkan hasil penyusutannya. 7.724. panci.246.969. bumbu masak.000 6.569.408.421. gas elpiji. biaya telepon.155. gaji karyawan.724. 37. biaya air.200 740. KFC Taman Topi juga memperhitungkan biaya variabel yang terdiri dari pembelian bahan baku seperti ayam.200. tabung gas. televisi flat.956 10 9 27 Tabel 15.969.668. freezer. beras.000. service station.400 1. dan kantong plastik dengan nilai sebesar Rp.600. wajan. . fryer.246. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari display holding cabinet.249.408.Berdasarkan Tabel 14. meja dan kursi. chiller. kardus/pembungkus produk take away.Oktober 2009 No. Tabel 15. Sedangkan untuk analisis keuntungan pada restoran KFC Taman Topi dapat dilihat pada Tabel 15. saos sambal dan saos tomat.200 666.940. 5. Untuk biaya pembelian ayam disesuaikan dengan kebutuhan ayam goreng yang diperlukan seminggu dua kali.155.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp. Nilai penjualan di KFC Taman Topi berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang. restoran KFC Taman Topi memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp. condiment bar. profit sharing. di atas. 395. Nilai biaya variabel ini sebesar Rp. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis.600.067.

800 1.200 43.861.750. sewa tempat. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi Rahat cafe.770 42. dan kantong plastik “kresek”. gas elpiji. 43. biaya listrik. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah.657. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga dutujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di Rahat.000. 48. abodemen telepon. Pada analisis laporan laba rugi.612.800. produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di Rahat cafe dan biaya yang dikeluarkan oleh cafe ini terdiri dari biaya tetap dan variabel. 42. Dibawah ini disajikan Tabel 16. Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti pembelian bahan baku (ayam. minyak goreng.2 Analisis Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor Analisis yang dilakukan menggunakan konsep rasio profitabilitas dan konsep rentabilitas. Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT*** Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak Keuntungan (Rp) Rahat Cafe 48. dan lain-lain). gaji tenaga kerja.5. EBT sebesar Rp. abodemen listrik. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. biaya air (PAM).030 karena .612. sayuran. gas alam. dan total EAT yang diperoleh sebesar Rp. jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi. steroform.750. di atas menunjukkan keuntungan yang diperoleh Rahat cafe selama periode satu tahun. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009. Hasil EBIT sebesar Rp.093. Tabel 16.030 Tabel 16. biaya tetepon.000 4.657. beras. bumbu masak.

Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. Rahat tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada Rahat cafe sudah baik. ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 85 persen. EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan. Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT. artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 85 persen. Tabel 17. selain itu juga. Hasil analisis rasio rentabilitas. Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang sangat baik. Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 8 persen. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari Rahat cafe disajikan dalam Tabel 17. Namun. Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada Rahat cafe dibandingkan restoran KFC Taman Topi terjadi perbedaan sedikit yaitu sebesar satu persen dari marjin laba bersih masing-masing. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan Rahat cafe adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. menunjukkan bahwa manajemen Rahat cafe juga cukup mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan penjualan karena dari hari ke harinya menghasilkan peningkatan keuntungan yang cukup besar. EBT. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Rahat Cafe 10 8 85 Tabel 17. .pendirian usaha cafe ini diperoleh dengan dana atau modal sendiri yang beban bunga dibayarkan kepada pihak investor dan pajak yang diberikan pihak Rahat kepada fakir miskin tiap setahun sekali.

didapatkan total biaya tetap sebesar Rp.700.200.000 155.700 284. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.700. rasio profitabilitas.000 2. .000 3.213. Tabel 18.000 20.155.000. sedangkan biaya listrik.000.200. diantaranya EBIT.200. EAT.204. Biaya-biaya yang dianalisis dalam Rahat cafe adalah biaya tetap dan biaya variabel.000 1.684. total biaya variabel sebesar Rp.000 dan keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp.000 1.684. 290.213.320. Rahat cafe memiliki total biaya variabel lebih besar dibandingkan dengan total biaya tetap karena jumlah input pembelian bahan baku yang digunakan lebih besar dari biaya listrik.529. 446. Kedua biaya tersebut dipakai untuk menghitung analisis keuntungan.700 Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air (PAM) Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Berdasarkan hasil Tabel 18. Hal tersebut dikarenakan harga bahan baku seperti bumbu masak tiap harinya mengalami peningkatan karena harga bahan baku ditetapkan oleh pemerintah yang sewaktu-waktu bisa saja berubah.700 36. dan air.120. EBT.000 290.000 86.000 1.529. Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Sewa tempat Gaji tenaga kerja Abodemen listrik Abodemen telepon Gas elpiji Gas alam Steroform Kantong plastik ”kresek” Total Biaya Tetap Nilai (Rp) 5.000 4.000. telepon.000 1. telepon maupun air tergantung dari pemakaian pemilik maupun karyawan cafe.000 240.2. di atas.5.000.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku.000 446. dan rasio rentabilitas. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 18.329.400.

700 1.000 Kulkas Freezer Jumlah 2 buah 1 buah 3 buah 3 buah 6 buah 1 buah 1 buah 6 buah 6 set 10 lusin 10 lusin 50 lusin 2 buah 3 buah 11.000 30.000 315. dan menu sehat lainnya.800.000 28.000 675.000 Nilai Sisa (Rp) 50. 9.2. namun penyusutan investasinya lebih kecil dibandingkan dengan usaha besar seperti restoran KFC.000 12.000 300. 7.000 400.Gelas 1 lusin: Rp. yaitu biaya tetap dan biaya variabel.000 2.000 6.2 Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba. mulai dari menu nasi timbel yang merupakan khas Indonesia.000 9.Sendok dan garpu 1 lusin: Rp.200 54.000.580.000 1. Kompor gas alam Kompor gas (besar) Wajan besar Wajan kecil Pengaduk penggorengan Tabung gas Selang gas (3 meter) Panci Meja dan kursi Peralatan makan: .750. Biaya sewa tempat di Rahat cafe setiap bulannya dibayarkan kepada pemilik lahan karena bangunan seperti cafe merupakan home industry (industri rumahan) sehingga biaya sewa lahan dan bangunan bukan milik sendiri. 4. 6. 250.500.000 30. 8.000 5. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Rahat Cafe Bogor No. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi.000 .200 81.000 90.000 750. 400.000 25.Piring 1 lusin: Rp. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 19. kontinental.000 300.000 500.000 16. 2.000 Umur Teknis (Thn) 10 10 5 5 2 10 5 5 10 2 2 5 10 10 Penyusutan (Rp) 45. Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun.000 10. 35.000 250.Rahat cafe memiliki banyak menu.000 9. Untuk biaya penyusutan investasi. Keseluruhan produk dianalisis dalam penelitian ini. Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 500.000.800 16.000.000 175. . 3.000 450. 5. sedangkan pada restoran KFC Taman Topi dinamakan profit sharing karena store KFC membagi hasil keuntungan dengan pemilik lahan dari hasil penjualannya.000 90.000 540.000 18.125.000 600. berikut: Tabel 19. 5.500 54.000 120.000 4. 10.000 .500. Rahat cafe menggunakan peralatan yang cukup modern.204.000 22.000 5.000 250.000 1.000 7. 12.000 1.000 180.

Biaya tetap yang dikeluarkan oleh Rahat cafe sebesar Rp.800 42.825. 155. sendok dan garpu). Nilai ROE lebih besar dibandingkan dengan KFC Taman Topi .000 446. gelas. 5.700.700.204. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis. 494.700 48. wajan kecil.700 155.612.030 10 8 85 Tabel 20.700 290.000. 290. tabung gas.684. analisis keuntungan.700. wajan besar. peralatan makan (piring. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 494. Pada Tabel 15. kompor gas. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh Rahat cafe dari penjualan semua produk selama satu tahun sebesar Rp.700. rasio profitabilitas dan rentabilitas adalah restoran KFC Taman Topi memilki beban pajak dan Rahat cafe memiliki beban bunga yang dibayarkan kepada investor yang menanamkan modal sebesar 10 persen dari tiap penjualan dan pajak yang diberikan bukan kepada pemerintah melainkan kepada fakir miskin yang berada di sekitar lingkungan Rahat cafe. Nilai penjualan produk di Rahat cafe berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang. panci. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari kompor gas alam. Sedangkan untuk analisis pendapatan ayam goreng pada rahat cafe dapat dilihat pada Tabel 20. pengaduk penggorengan. maka didapatkan hasil penyusutannya.684.529.825.000 43.204. selang gas. kulkas serta freezer dengan total penyusutan sebesar Rp. Selain biaya tetap. Analisis Keuntungan Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 No.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp. meja dan kursi.580. 5. dan Tabel 20.750.213. Rahat cafe memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp.529. Tabel 20.Berdasarkan Tabel 19.657. 28. Rahat cafe juga memperhitungkan biaya variabel sebesar Rp.

sosial. sehingga keuntungan yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe. untuk dapat mengantisipasi adanya ancaman dari luar perusahaan dan mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada (Wheelen dan Hunger dalam Siahaan.3. yaitu lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. Lingkungan bisnis dibagi menjadi dua lingkungan. ancaman produk pengganti. maka KFC tidak pernah sepi pengunjung dan konsumen cenderung lebih memilih untuk mengkonsumsi makanan siap saji di KFC karena harga produk cukup terjangkau dan praktis. seperti pemerintah dan serikat pekerja.1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi . ekonomi. lokasi usaha yang cukup strategis dan nama KFC yang sudah dikenal masyarakat. Pada umumnya konsumen yang datang ke KFC Taman Topi berasal dari wilayah kota Bogor dan sekitar lokasi KFC Taman Topi karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan ruko-ruko pembelanjaan. informasi ini diperoleh dari hasil wawancara dengan konsumen. kekuatan tawar menawar pembeli. 2008).dikarenakan Rahat cafe merupakan perusahaan kecil sehingga biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi. pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. 5.3 Lingkungan Bisnis Lingkungan bisnis perusahaan merupakan suatu cara untuk mendapatkan suatu kemampuan strategis dengan mengintegrasikan antara peluang-peluang yang ada dengan kemampuan atau kekuatan yang dimiliki perusahaan. Restoran KFC Taman Topi juga memiliki kekuatan tawar-menawar pemasok yang cukup kuat. Restoran KFC Taman Topi mengeluarkan modal lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe. sedangkan lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. 5. Selain itu. Rahat cafe sebagai home industry yang lahan dan bangunan bukan milik sendiri melainkan sewa kepada pemilik lahan dan bangunan. teknologi. Sedangkan untuk KFC Taman Topi. sehingga konsumen tidak hanya berbelanja namun juga bisa beristirahat untuk makan.

. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Restoran KFC sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer restoran KFC Taman Topi dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan. Sedangkan bahan baku seperti sayuran dikirim dari kantor pusat KFC. yaitu pemilihan bahan baku sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bahan baku dan barang yang datang lebih dahulu harus diproses lebih awal. Charon Pokphan adalah pemasok bahan baku utama yaitu ayam. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. Charon Pokphan. Bahan baku yang datang dari penjual akan mengalami proses sortir. Faktor-faktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara. PT. Pemesanan bahan baku utama dilakukan setiap hari dan untuk bahan baku atau makanan kering dilakukan pemesanan dua kali seminggu. jumlah pesanan dilakukan sesuai dengan kebutuhan KFC Taman Topi. Ayam goreng KFC merupakan produk utama yang memiliki citarasa yang khas dari ayam goreng lain sehingga kualitas dan standarnya harus benar-benar dijaga. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan standar kualitas dan kuantitas yang diinginkan. Five Star dan PT. Five Star dan PT. Hal ini untuk menghindari bahan baku dan barang yang kadarluasa atau tidak layak karena masa penyimpanan yang terlalu lama. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di KFC Taman Topi. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan barang dan bahan baku Restoran KFC Taman Topi memenuhi kebutuhan bahan baku melalui PT. Penggunaan bahan baku menggunakan sistem First In First Out (FIFO). Bahan baku yang datang segera diberikan penandaan pada produk untuk mempermudah tingkat kualitas produk dan kelayakan untuk dipergunakan sebagai siap saji.persaingan.

SOP membantu pihak manajemen dan karyawan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. SOP berisi seluruh standar prosedur yang harus dilakukan karyawan. Untuk bahan kering disimpan dalam box dengan suhu ruangan 250 C.Bahan baku ayam disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan -120 C (pembekuan). . dan es batu langsung dipesan dari supplier es batu di Bogor karena KFC Taman Topi tidak memiliki alat khusus ice maker. Proses ini dilakukan selama 5-10 menit untuk menjaga kesterilan peralatan tersebut. cara melayani konsumen hingga standar kebersihan lingkungan dan penetapan porsi menu. Sementara bahan lain seperti sayuran disimpan dalam chiller dengan suhu 3 – 70 C (pendinginan). Untuk es krim disimpan dalam ice bin. Ayam goreng yang disajikan dalam display holding cabinet memiliki batas waktu yaitu hanya selama 1. Proses pengolahan menu restoran biasanya harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. baik tentang kualitas barang dan bahan baku. yaitu: a. SOP mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya sehingga produk yang dihasilkan benar-benar aman untuk dikonsumsi dan konsumen yang datang merasa aman dengan lingkungan yang bersih dan karyawan yang ramah. Setelah soaking. Selain itu juga. Proses Soaking. sikap kepemimpinan. yaitu proses perendaman peralatan makan dan minum dengan air hangat setelah dibersihkan dan dicuci. Hal ini bertujuan agar KFC selalu memberikan ayam goreng yang segar dan dengan kualitas yang terbaik bagi konsumennya sehingga konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi ayam goreng KFC. produk yang dihasilkan oleh KFC diolah berdasarkan standarisasi yang ditetapkan perusahaan. peralatan tersebut kembali dicuci dan dikeringkan.5 jam untuk mengetahui batas waktu penyajian ayam goreng maka setiap kali ayam goreng dimasukkan ke dalam display dilakukan pencatatan waktu dan kapan ayam goreng tersebut harus dikeluarkan dari display. Proses pemasakannya dengan menggunakan suhu 1710 C. tujuannnya adalah agar ayam goreng yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. c) Pengolahan Bahan Makanan Proses produksi pada KFC memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang jelas dan terarah.

kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. Hal ini diatur dalam SOP perusahaan yang juga mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya. Proses produksi yang dilakukan KFC Taman Topi sangat terjamin keamanan dan kebersihannya. Proses Dusting. potongan daging matang. Proses Garnish. c. yaitu memanggang daging ayam. yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. Proses Thawing. f. KFC sudah menentukan waktu pelayanan dalam waktu 5 – 7 menit. Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku ke chiller selama 8-12 jam. yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses. e. Namun. Proses Saute. yaitu bahan jadi. Jumlah bahan beku yang dithawing diprediksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. Restoran KFC tidak terdapat bill pesanan karena konsumen langsung membayar kepada kasir saat memesan makanan. d.b. d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang biasanya akan disambut oleh crew dining karena crew dining ini sering berada di depan pintu masuk. Kegiatan operasional di KFC terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen apabila ada komplain. dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. misalnya kesalahan taking order atau menunggu terlalu lama. Hal ini akan langsung ditangani oleh manajer restoran. yaitu proses melunakkan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan. Proses Topping. h. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang. Pesanan akan dilayani oleh crew back up yang membantu kasir dalam menyiapkan menu makanan. Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. Proses Chicken Roaster. g. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi. Proses Parting dan Boneless. .

2009 Karyawan KFC Taman Topi berjumlah 54 orang. Adapun tugas dan tanggungjawab dari setiap jabatan adalah sebagai berikut: .2. Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi Sumber: Restoran KFC Taman Topi. Restaurant Manager Assistant Restaurant Manager Chief Cashier MC Back Up Dining Cashier Cook Kitchen Gambar 4. Manajemen Sumberdaya Manusia Restoran KFC Taman Topi memiliki sistem manajemen yang terstruktur. Restoran KFC ini sangat mengutamakan karyawan yang loyal serta terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan karyawan adalah kemauan untuk belajar dan keterampilan. Setiap jabatan memiliki wewenang dan tanggungjawab yang berbeda-beda. memelihara.Manajer Restoran • Melaksanakan pencapaian target penjualan • Mengawasi dan mengontrol seluruh kegiatan kerja restoran • Memberikan pelatihan kepada karyawan • Menjaga. Pendelegasian wewenang di dalam KFC dilakukan secara struktural organisasi pekerjaan. Seluruh crew memiliki tingkat pendidikan lulusan SMU atau sederajat dengan umur rata-rata 18 – 23 tahun dan D3 maupun S1 untuk manajer dengan umur rata-rata 25 – 40 tahun. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat struktur organisasi Restoran KFC Taman Topi pada Gambar 4. dan meningkatkan image perusahaan . Saat ini memiliki 54 orang karyawan di bawah pimpinan Tomi Yuliawan sebagai manajer restoran.

dan membersihkan peralatan masak. • Mengawasi setiap pelaksanaan kegiatan yang ada di KFC. dan lain-lain .Cook • Melaksanakan pemasakan menu makanan • Mencatat tiap penerimaan bahan baku.Chief Cashier • Mengawasi pelaksanaan setiap kegiatan kerja bagian penjualan • Membantu dalam jalannya operasional restoran • Mendata setiap menu makanan yang dijual . seperti membantu kegiatan cashier. back up. pendingin serta lemari penyimpanan .• Bertanggungjawab atas operasi perusahaan .Back Up • Membantu kasir dalam persiapan setiap pesanan konsumen • Melaksanakan pemasakan pesanan konsumen • Menghidupkan. pemasakan menu makanan. • Menggantikan pekerjaan manajer restoran apabila tidak berada di tempat. mematikan.Master Ceremony (MC) • Bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan birthday party yang disediakan untuk anak-anak • Membantu kegiatan operasional.Kasir • Melayani tamu yang memesan produk makanan • Melaksanakan penawaran produk makanan • Menjaga dan memelihara kebersihan restoran dan sekitarnya .Asisten Manajer Restoran • Membantu manajer restoran dalam memberikan pelatihan terhadap crew yang masih training.Dining • Membersihkan meja makan konsumen setelah selesai makan • Menjaga dan memelihara kebersihan seluruh area restoran serta perlengkapan lainnya • Membantu konsumen membawa pesanan bila dibutuhkan . dan penggorengan . .

2) Sumber eksternal. Setelah lulus. yaitu perekrutan karyawan dilakukan sendiri oleh restoran KFC Taman Topi. karyawan kontrak dapat menjadi karyawan tetap selama dalam waktu 2 tahun. Sedangkan training yang harus dilewati untuk menjadi karyawan tetap adalah dengan mengikuti beberapa tes terlebih dahulu yang diberikan oleh Training Officer (TO). kemudian dalam kurun waktu 10 tahun dapat dipromosikan untuk menjadi manajer setelah mendapat rekomendasi dari Regional Operation Manager (ROM). all star. yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas. Modul ini dibuat oleh Training Departement yang mencakup bagian Customer Service Team Member (CSTM) berupa pelayanan terhadap konsumen dan Food Service Team Member (FSTM) yang berhubungan dengan proses pengolahan produk kemudian diwawancara.• Menghidupkan dan mematikan peralatan masak . Perekrutan yang diikuti manajer maupun karyawan (crew) sangat lokasional. Karyawan yang berasal dari sumber internal biasanya tidak perlu mengalami masa pelatihan lagi atau sudah dalam kondisi siap bekerja. artinya wilayah masing-masing mereka bekerja yang diawasi oleh Training Centre (TC) yang didatangkan langsung dari pihak KFC Daan Mogot sebagai kantor pusat pelatihan tenaga kerja KFC. . asisten manajer. Restoran KFC memberlakukan tenaga kerja kontrak untuk mengikuti proses pelatihan selama 3 bulan dengan melakukan pekerjaan di bagian dining dengan tidak diperbolehkan bekerja yang berhubungan dengan produk. yaitu: 1) Sumber internal. yaitu dari crew. star. chief cashier. antara lain seorang crew harus mempelajari 5 modul.Kitchen • Membantu pekerjaan bagian cook • Membersihkan peralatan makanan tamu • Mempersiapkan bahan baku yang dimasak Restoran KFC Taman Topi melakukan perekrutan karyawan melalui dua sumber. Sumber internal untuk seorang calon manajer diawali dengan menjadi asisten manajer dan harus melewati all star selama 2 tahun atau dengan cara membangun karir.

Pencatatan laporan keuangan di KFC Taman Topi dilakukan setiap hari melalui sistem online berupa data keuangan yang diserahkan kepada bagian accounting di kantor pusat KFC. karyawan akan mendapatkan tunjangan kesehatan yang akan dibayarkan bersama upah bulanan. tunjangan jabatan (untuk jabatan tertentu).00 per bulan. Namun. bentuk motivasi kerja karyawan di KFC berupa penghargaan yang diberikan setiap bulan yang ditujukkan untuk karyawan terbaik yaitu perusahaan maupun dari cabang masing-masing KFC memberikan pelatihan dan breaving yang bertujuan untuk memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik lagi. Haryono Jakarta. dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode November 2008 – Oktober 2009. . kondisi keuangan KFC dianalisis dari keuntungan perusahaan. Modal pendirian usaha berasal dari kantor pusat KFC MT. pada waktu-waktu sibuk seperti akhir pekan dan hari libur biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan sehingga adanya kerjasama dengan saling membantu satu sama lain. THR. Manajemen KFC Taman Topi juga memiliki SOP yang jelas dan terarah. Upah karyawan terdiri dari gaji pokok. rasio profitabilitas. setelah masa kerja selama 3 – 6 bulan. KFC ini cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya tanpa takut ada terkendala masalah uang dan inilah yang menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki oleh KFC. tunjangan transpor. Selain itu. 890. Selain itu. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen KFC Taman Topi sudah baik. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing tanpa ada tumpang tindih pekerjaan. dan cuti.000. restoran KFC menggunakan dana yang berasal dari kantor pusat KFC berdasarkan omset yang didapat sehingga keuntungan tersebut mampu membuka cabang usaha. Dalam penelitian ini. Kesemua itu telah ditulis di surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Bentuk motivasi kerja karyawan juga dapat berupa money of the month sebagai insentif yang khusus diberikan kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik. Oleh karena itu. Keuangan dan Akuntansi Restoran KFC memiliki kondisi keuangan yang baik. Dalam hal permodalan tersebut untuk biaya usaha dari sejak berdiri sampai dengan membuka cabang.Upah karyawan (selain bidang manajerial) yang disebut Upah Minimum Kota (UMK) adalah sebesar Rp. 3.

Sistem Informasi Manajemen Kemajuan teknologi dewasa ini menimbulkan perubahan besar-besaran dalam hidup manusia. 5. kegiatan promosi bertujuan untuk memperkenalkan produk baru KFC yang dipromosikan lewat iklan di televisi. dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi diperoleh hasil bahwa usaha tersebut menguntungkan bagi perusahaan. Selain itu. Pasar dan Pemasaran Restoran KFC dalam hal pasar memperhatikan pangsa pasar karena sebagai tujuan KFC untuk menarik minat para konsumen. Hal ini untuk memudahkan para konsumen dalam memilih paket yang akan mereka beli. Dalam pencatatan keuangan ini sudah mengadopsi teknologi. dan sebagainya. diantaranya paket bucket. media cetak (koran maupun majalah) serta spanduk di jalan raya dan counter KFC agar para konsumen mengetahui produk baru yang dikeluarkan KFC sehingga memungkinkan konsumen ingin membelinya. dan ini merupakan kekuatan bagi perusahaan. Hal tersebut terlihat dari hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada produk yang dijual KFC. . Dapat dikatakan bahwa restoran KFC Taman Topi mampu menghasilkan laba dalam jangka panjang.com yang disudah dikelola dengan baik karena dapat memberikan manfaat yang optimal bagi KFC dalam penggunaannya.kfcindonesia. rasio profitabilitas. dan memiliki peran yang baik terhadap keuntungan bersih maupun kekuatan keuangan perusahaan KFC. 4. Restoran KFC memiliki website yang berfungsi untuk memberikan informasi secara cepat pada konsumen. Website ini dapat diakses melalui situs www. Manusia dapat mengakses segala sesuatu dan memenuhi kebutuhannya dengan cepat. Restoran KFC di Taman Topi memiliki tiga buah komputer yang menyediakan hotspot untuk internet agar konsumen tidak merasa bosan dengan hanya makan saja.Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. combo. dimana pembukuan arus barang dan uang yang masuk dan keluar sudah disusun dengan menggunakan sistem akuntansi yang terkomputerisasi. seperti menu KFC yang terdiri dari berbagai paket dengan harga yang berbeda-beda.

Bauran Pemasaran 1. Targeting. Produk Strategi produk merupakan strategi yang paling penting untuk dikembangkan karena produk inilah yang dinikmati secara langsung oleh konsumen. mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. Segmentation. Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Segmentation Segmentasi pasar adalah tindakan mengidentifikasikan dan membentuk kelompok pembeli atau konsumen secara terpisah (Rangkuti dalam Rini. pelayanan. Perubahan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengelola makanannya sendiri di rumah. Strategi produk yang dilakukan KFC dapat dilihat dari visi perusahaan yaitu menjadi restoran nomer satu dan selalu menjadi pemimpin dalam segala bidang pasar industri makanan cepat saji dengan terus memberikan suasana ramah dan menyenangkan melalui kepuasan ’Yum!’ kepada konsumen sesuai dengan misi KFC itu sendiri. Seiring dengan peningkatan aktivitas bekerja. Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. Dari kelas sosial. Segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk. 2. Restoran KFC ingin menempati posisi sebagai restoran cepat saji dengan menu utama adalah ayam goreng yang memiliki citarasa yang khas dan pelayanan yang ramah serta harga yang terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Segmentasi pasar yang dilakukan oleh KFC adalah berdasarkan aspek demografis. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. segmen yang dipilih oleh KFC adalah semua kalangan masyarakat. Positioning 1.A. Target pasar utama KFC adalah keluarga. 3. dan aspek perilaku. aspek psikografis. B. 2009). dan kecepatan. .

2 yakiniku rice .909 27.Strategi produk yang dilakukan oleh KFC agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa rasa ayam goreng yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan agar konsumen mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama. dan lain-lain. dan Black Paper Chicken): .636 Harga (Rp) 8. burger. Menu Ayam (Original Recipe Chicken. adalah seperti berikut: Tabel 21.Spaghetti Supreme 3.273 24.909 10.Black Paper Chicken 2.364 73. Menu Burger/Fillet: . Selain itu juga KFC menyediakan menu kolonel yakiniku dengan ayam yang dilapisi tepung dan terdapat sayuran.Ala Carte Oriental Bento Travelling Combo . spaghetti.Combo Mega Deal (1 potong ayam + nasi + 1 KFC soup + 1 puding + 1 soft drink medium) Combo Super Deal (2 potong ayam + 1 nasi + 1 soft drink) 4.545 63. twister chicken.1 OR burger 5.465 66. Menu Paket Bucket: Big Feast (9 potong ayam + 6 nasi + 6 soft drink) Small Feast (5 potong ayam + 3 nasi + 3 soft drink) 9 Piece Chicken (9 potong ayam) 15.2 chicken dan fillet .909 15.Original Recipe Chicken . dan black paper chicken.Hot Crispy Chicken .909 25.2 twister .273 10.445 73.455 17.2 oriental bento Complete Combo .636 125.909 8. Adanya inovasi produk yang dikembangkan merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki KFC dalam menarik minat konsumen.636 . original recipe chicken. Menu Spaghetti/Yakiniku: .909 8.Music Combo Hitlist . Daftar Menu KFC Taman Topi Nama Menu 1. Menu Paket Combo: Value Combo: Super Panas Jumbo (1 potong ayam + nasi + soft drink) .Combo Double .Colonel Yakiniku . Hot Crispy Chicken. soup. Adapun menu yang dijual KFC Taman Topi pada Tabel 21. seperti hot crispy chicken.

restoran . Produk KFC sangat berkualitas karena 11 bumbu rahasia KFC diimpor dari luar negeri yang sudah terjamin kualitasnya dan KFC tetap menjaga ciri khas rasa yang sesuai dengan aslinya. 3. Menu Burger/Fillet Menu yang paling diminati adalah twister karena dalam promosinya lebih terkenal sehingga konsumen lebih mengingat produk twister. Menu Spaghetti/Yakiniku Menu yang paling diminati umumnya adalah spaghetti supreme karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. Namun. dan Black Paper Chicken Menu ayam goreng yang paling diminati oleh konsumen adalah hot crispy chicken karena rasanya yang pedas dan kriuk-kriuk sehingga membangkitkan selera makan konsumen dan lebih diingat di benak konsumen. Menu Ayam (Original Recipe Chicken.1. 2. Menu Paket Bucket Menu yang paling diminati adalah Big Feast karena terdiri dari 9 potong ayam dengan masing-masing nasi dan soft drink sesuai dengan jumlah ayam sehingga bagi konsumen yang bersama keluarga lebih memilih menu Big Feast karena jumlahnya banyak. 4. Dalam penetapan standar mutu produk. konsumen memilih menu tersebut karena lebih mengenyangkan daripada spaghetti karena terdapat nasi dalam peketnya. 5. Hot Crispy Chicken. Untuk colonel yakiniku. Sedangkan travelling combo yaitu menu oriental bento juga menawarkan menu yang berisikan nasi dan ayam tetapi penjualannya kurang diminati karena ayam yang disajikan sudah dalam bentuk irisan tanpa tulang sehingga dianggap kurang menarik dan kurang mengenyangkan. apabila konsumen ingin makan nasi yang ditambah dengan potongan daging ayam tanpa tulang dan ada sayurannya. Menu Paket Combo Menu yang paling banyak diminati adalah value combo (super panas jumbo) karena KFC sangat terkenal dengan produk ayamnya yang enak sehingga konsumen cenderung memilih paket menu yang menyajikan ayam sebagai menu utamanya dan pelengkapnya adalah nasi yang dapat mengenyangkan.

(5) MUI. antara lain: 1. tour. Adanya sertifikasi halal dari MUI dan standarisasi keamanan ayam goreng KFC merupakan salah satu kekuatan dari KFC karena hal ini dapat menjaga kepercayaan konsumen bahwa produk yang dimakan aman untuk dikonsumsi. 2. diterapkan pada seluruh proses produksi. maka di dinding-dinding KFC di pasang gambar orang yang sedang makan ayam goreng serta adanya televisi layar datar yang dipasang di atas dengan menyajikan tontonan anak band dari KFC music hitlist yang menyenangkan dan enak didengar. Ayam goreng dimasak dengan teknik komputerisasi pada suhu 1710 C selama 13 menit untuk mematikan virus dan bakteri. Dalam menentukan atau menetapkan suatu harga banyak faktor yang harus dipertimbangkan. (3) 1710 C selama 13 menit. Biasanya konsumen memesan bila mengadakan kegiatan rekreasi. 3. (2) Higiene dan sanitasi. keamanan pangan nasional. 2. biasanya untuk take away menggunakan kotak kardus yang mudah dibawa dan praktis. Kemasan produk take away berbeda dengan yang dimakan di restoran. dan karyawan. (4) Disimpan dalam display khusus bersuhu 650 C dan memiliki batas waktu penyajian. perpisahan. dan lain-lain. Restoran KFC selain menawarkan dan menjual produk. Take Away (dibawa pulang) Konsumen memesan makanan di kasir untuk dibawa pulang. yaitu: . dan memiliki surat keterangan bebas virus flu burung dari Dinas Peternakan dan Pertanian. Dine In (makan di tempat) Konsumen dapat memakan produk KFC di dalam restoran KFC Taman Topi untuk menciptakan kenyamanan bagi para tamu. Catering Konsumen dapat memesan produk KFC di atas 50 box yang diantar sesuai dengan tempat pemesanan. peralatan. Harga Harga merupakan nilai yang sangat penting dalam penjualan produk KFC. KFC juga menawarkan jasa kepada konsumen yang berupa pelayanan.KFC sudah memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan memiliki standar keamanan ayam goreng KFC yang terdiri dari (1) pemasok dan bahan baku dikontrol ketat sesuai standar KFC internasional.

Lingkungan sekitar store KFC. Harga yang ditetapkan pesaing.• Harga dari bahan-bahan baku produk KFC. Restoran KFC memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan menu goceng dengan harga miring.. Promosi (Promotion) Promosi merupakan unsur utama dalam kampanye pemasaran yang dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan lebih . Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi Menu Go.Go Goceng! Cuma Rp. Promosi. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan adanya menu goceng dan super panas jumbo yang biasa dibeli dan disukai oleh pelajar ataupun mahasiswa. artinya jika harga bahan baku meningkat dari penjualnya maka pihak pemasaran akan meningkatkan harga produk. Tabel 22. 3. Biaya pajak sebesar 10%. Konsumen akan dikenakan pajak sebesar 10 persen dari total harga pesanan. berikut ini merupakan bentuk strategi ”menu goceng” yang diterapkan perusahaan adalah: Tabel 22. Dengan adanya program strategi harga ini. Wilayah. • • • • • • Perekonomian masyarakat. 5000 KFC soup Salad KFC puding Orange juice Spaghetti deluxe Pepsi/mirinda 2 perkedel Harga (Rp) 5000 5000 5000 5000 5000 5000 5000 Menu yang paling diminati dalam paket goceng ini adalah spaghetti deluxe karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. Harga yang ditetapkan KFC bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu yang terdapat di counter belakang kasir.. bisa dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan jumlah pembeli yang cukup banyak membeli menu goceng.

tunjangan dana iklan. Selain itu. promosi pemasaran meliputi alat untuk promosi konsumen (sampel. • Paket Combo Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari. garansi. potongan harga. Restoran KFC mengadakan promosi dalam memperkenalkan produknya kepada konsumen dengan tujuan menarik minat konsumen agar membeli produk KFC dan meningkatkan laju penjualan produk. kontes bagi perwakilan penjualan dan iklan barang khusus).cepat dan lebih besar oleh konsumen atau pedagang. Kegiatan utama promosi yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah melalui media iklan televisi. promosi bersama. sementara pihak store yaitu KFC hanya sebagai pelaksana teknis. pajangan dan barang gratis). Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan cara memberikan kepuasan kepada konsumen yang ingin makan bersama keluarganya melalui penawaran paket harga yang murah. pengujian gratis. dan promosi bisnis dan promosi tenaga penjualan (pameran dan konveksi dagang. hadiah. . kasir juga memegang peranan yang sangat penting karena kasir yang melakukan promosi atau penawaran produk secara langsung kepada konsumen. imbalan berlangganan. kupon. pemberian. promosi silang. tawaran uang kembali. Jenis promosi yang diadakan oleh KFC ditentukan oleh Marketing Departement perusahaan. Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan memberikan alternatif harga dan menu kepada konsumen yang hanya ingin membeli minuman atau mengkonsumsi satu jenis makanan tanpa ayam. pajangan di tempat pembelian dan peragaan). Sasarannya Media promosi : seluruh kalangan masyarakat : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. promosi perdagangan (potongan harga. Menurut Kotler dan Amstrong (1997). Jenis-jenis promosi yang diadakan di KFC Taman topi antara lain: • Paket Goceng Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari.

Restoran KFC Taman topi juga memberikan fasilitas yang diperuntukkan bagi konsumen yang datang agar merasa nyaman. Restoran KFC Taman Topi termasuk dalam kategori medium. menjaga . Jika ada kerusakan pada alat fasilitas. Tempat (Place) Tempat merupakan sarana penyampaian produk atau pendistribusian produk ke konsumen.Sasarannya Media promosi : keluarga : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. warung makan. cakupan pemasaran dan fasilitas yang tersedia. KFC ini beroperasi tujuh hari dalam seminggu selama 24 jam. Jawa Barat. condimant bar (tempat menyimpan saus sambal). Restoran KFC Taman Topi terletak ditempat yang strategis dipinggir jalan raya dan di lingkungan sekitar restoran terdapat rumah makan padang. bagian perlengkapan akan koordinasi dengan perusahaan dan jika kerusakannya tidak terlalu parah dapat diperbaiki oleh crew KFC sendiri. departement store. pasar anyar. Restoran KFC Taman Topi berlokasi di jalan Kapten Muslihat Bogor. Dalam hal ini tempat yang dimaksud meliputi dari sistem penyaluran produk. area birthday party. dan rumah penduduk yang dapat memberikan pengaruh terhadap penjualan produk KFC. California Fried Chicken (CFC). dan tempat cuci tangan. Ruangan di dalam KFC Taman Topi terbagi atas beberapa area. • Album Music Hitlist Tujuannya : menambah omset KFC. memberikan brand image kepada masyarakat bahwa KFC peduli dengan kreativitas kawula muda melalui pembuatan album music hitlist. 4. Sasarannya Madia promosi : kawula muda : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC dan senantiasa memutarkan lagulagu yang terdapat dalam album music hitlist. yaitu: • Area Dining Area dining yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain menyambut kedatangan konsumen. antara lain televisi yang memutarkan musik dari KFC music hitlist.

• Area Cook Area Cook yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk melakukan kegiatan memasak.kebersihan restoran. Restoran KFC ini memiliki crew yang ramah yang dapat membuat pelanggan nyaman. membersihkan peralatan goreng dan menjaga kebersihan lainnya. Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan karena terlibat langsung dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jiwa yang dikehendaki oleh pelanggan. melakukan pencatatan hasil penggorengan. dan membantu konsumen yang memerlukan bantuan. • Area Counter Area counter yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk menyambut kedatangan konsumen. dan melakukan cash register atau proses terjadinya penjualan dan pembelian antara kasir dan konsumen. melakukan penawaran menu. membantu kasir mengantar pesanan tunggu konsumen. • Area Kitchen Area Kitchen yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk mempersiapkan bahan-bahan setengah jadi serta membersihkan peralatan masak dan makan. melayani pesanan konsumen. • Area Birthday Party Area Birthday Party yaitu area yang diperuntukkan bagi konsumen yang merayakan ulang tahun di restoran KFC. . melakukan pengisian ulang kebutuhan pelengkap makan. membersihkan kembali meja yang telah dipakai konsumen. 5. • Area Back Up Area Back Up yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain membentu kasir dalam menyiapkan pesanan konsumen dan mempersiapkan alat makan.

mahasiswa. Fasilitas lainnya yang dimiliki oleh KFC Taman Topi adalah ruangan untuk merayakan pesta ulang tahun. Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. sarana pendukung yang diberikan meliputi area parkir yang dapat digunakan untuk kendaraan roda dua dan empat. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 23. condimant bar. Area ini dipasang spanduk-spanduk di dinding maupun disekitar store. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh KFC seperti adanya sarana pendukung. dan kamar mandi. dan pegawai perkantoran lainnya yang tidak bisa lepas dari layanan informasi seperti internet. Ketiga bukti fisik yang dimiliki KFC merupakan kekuatan KFC Taman Topi dalam memenuhi kenyamanan konsumen. tempat cuci tangan. 7. . Strategi proses yang telah diterapkan oleh KFC ini adalah kecepatan pelayanan seperti kecepatan dalam penyajian hidangan dan kecepatan dalam melakukan transaksi dengan konsumen. Hal ini dikarenakan dalam penjualan produk harus diimbangi dengan pelayanan yang tinggi terhadap konsumen. Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. tujuannya untuk meningkatkan penjualan. Pelayanan yang baik akan meningkatkan loyalitas dan kepercayaan konsumen terhadap restoran. Selain itu. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti internet corner.6.

.3. yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri. 6. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum. dan hasil wawancara dengan pesaing restoran waralaba asing lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan. 1. Faktor Internal Produk Kekuatan • Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah • Kualitas produk terjaga • Inovasi produk • Memiliki sertifikasi halal dari MUI • Strategi harga khusus untuk menu goceng • Harga KFC cukup terjangkau • Promosi cukup dilakukan • Lokasi KFC yang strategis • Tenaga kerja terspesialisasi • Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen • Pelayanan internet corner • Memiliki fasilitas birthday party • Sarana pendukung yang sudah lengkap Kelemahan 2. 4. Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi di Bogor No. Aspek eksternal yang dianalisis. Promosi Tempat Orang Proses • Penggunaan website belum optimal • Tidak memiliki layanan drive thru 7.3. Faktor-faktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. kantor pusat KFC. dan teknologi. Harga 3.2. Bukti Fisik 5.Tabel 23. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak KFC Taman Topi. ekonomi. 5.2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 5. sosial.

lingkungan jauh mempengaruhi faktor politik dalam hal Undang-Undang tentang perburuhan dalam bentuk Peraturan Kerja Bersama (PKB). Sistem perpajakan masih berlaku untuk KFC sama halnya dengan restoran-restoran lain.1. Faktor Politik dan Hukum Seiring dengan peningkatan jumlah usaha pendukung industri pariwisata di Kota Bogor. serta dukungan besar pemerintah terhadap usaha restoran telah mampu menciptakan atmosfer lingkungan politik dan hukum yang aman bagi usaha restoran. Restoran KFC Taman Topi dipengaruhi oleh lingkungan eksternal dan internal yang ada disekitarnya. pemerintah menetapkan peraturan izin usaha dan retribusi. larangan dan kewajiban yang masing-masing tercantum dalam pasal yang ada di PKB. Keamanan dan lingkungan Kota Bogor yang kondusif sangat mendukung pertumbuhan usaha restoran. didapat rincian lingkungan bisnis bahwa untuk usaha KFC. Pasal 12 Perda Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2004 tentang penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan mengatur perizinan badan usaha atau perorangan yang mengajukan usaha kepariwisataan wajib dikenakan retribusi. tugas.34 Tahun 2000 tentang Pajak Retribusi Daerah. dimana tarif yang dikenakan pada konsumen sebesar 10 persen dari total pesanan. Adanya peraturan dan perundang-undangan yang jelas. Peraturan Kerja Bersama (PKB) ini berisi tentang kesepakatan antara kedua belah pihak yang bersifat sepakat dan mengikat antara PT. tata tertib. Dalam penelitian ini. sedangkan untuk sistem perpajakan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara siapapun yang mendiami wilayah Indonesia. Peraturan ini dilaksanakan berdasarkan UU No. Hasil analisis penelitian ini menggambarkan kondisi eksternal dan internal yang mempengaruhi jalannya operasional perusahaan dan mempengaruhi perencanaan stategis yang sesuai dengan kondisi lingkungan tersebut. yaitu tetap . Hal ini sudah ditetapkan kantor pusat KFC saat tenaga kerja menyetujui perjanjian kontrak. Fastfood Indonesia. Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan serta Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja di restoran KFC Taman Topi telah diatur dalam surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Tbk selaku pihak pertama dan tenaga kerja selaku pihak kedua mengenai syarat-syarat umum.

02 4.307. Kenaikan harga bahan baku yang disebabkan oleh inflasi yang tinggi di suatu negara akan berkorelasi dengan biaya produksi.313 4. pada restoran KFC Taman Topi tingkat inflasi naik tergantung harga bahan pokok di pasaran.71 3.54 3.20 3. Tingkat pendapatan masyarakat yang semakin besar menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin besar pula. Perekonomian yang dialami oleh Indonesia selalu stabil. Seringkali pelaku usaha maupun pihak manajemen yang ingin mengembangkan usahanya .21 3. Tingkat inflasi yang berfluktuasi dalam perekonomian Indonesia mempengaruhi usaha pengembangan restoran.782. Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) Tahun PDRB (Jutaan Rupiah) PDRB (Per Kapita) Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita (%) 2.361. Fluktuasi ini menimbulkan kondisi ketidakpastian ekonomi.786 4.275 4.29 2003 2004 2005 2006 3. Faktor Ekonomi Ketidakstabilan kondisi perekonomian saat ini memberi pengaruh terhadap kecenderungan iklim usaha yang tidak menentu.24 3.29 persen setiap tahunnya. Hal ini merupakan peluang bagi industri makanan terutama restoran sehingga memiliki prospek yang baik Tabel 24. Tabel 24. salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga bahan baku.231.273. laju pertumbuhan PDRB per kapita kota Bogor rata-rata mengalami peningkatan sebesar 3. Peningkatan pendapatan masyarakat kota Bogor menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin meningkat pula dan akan mendorong pertumbuhan usaha Restoran di kota Bogor.042.860.93 3. sehingga membuat harga jual menjadi tinggi dan mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat.membayar pajak kepada pemerintah karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara yang mendiami suatu wilayah tertentu.168. 2. Tingkat inflasi yang ada juga turut mempengaruhi kemampuan berkembang usaha restoran.567.152 Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Namun. 2007 Pada periode tahun 2003-2006.71 Rata-Rata 3.171.185.438.

Haryono.mengalami kesulitan dalam memprediksi tingkat keuntungan yang akan diperolehnya. PT. artinya biaya-biaya yang akan dikeluarkan oleh operasional. • General Manager Operation General Manager Operation dalam penentuan harga berfungsi untuk mengenai biaya operasional. tinggi badan wanita 158 cm dan pria 165 cm. KFC juga meminta surat keterangan berbadan sehat dari dokter. teknologi yang digunakan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan tenaga kerja maupun konsumennya. Sedangkan dalam hal teknologi. restoran KFC menetapkan kriteria bagi tenaga kerjanya antara lain untuk crew dibutuhkan lulusan minimal SMA atau sederajat. Penetapan harga produk KFC ditentukan oleh: • Marketing Department Dalam penetapan harga produk. surat kelakuan baik dari kepolisian. • General Manager Bussines Development General Manager Bussines Development berfungsi untuk menentukan apakah harga yang akan ditetapkan kompetitif/terjangkau atau tidak. Dilihat dari keterampilan tenaga kerja. Sehingga yang menentukan harga produk KFC adalah kantor pusat yang diberitahukan kepada masing-masing store KFC disetiap wilayah. . Restoran KFC Taman Topi memiliki produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi yang sudah maju. Penetapan harga produk di KFC yang berperan adalah penjual dan perusahaan sendiri. Fastfood Indonesia. Jakarta Selatan merupakan satu-satunya pemegang hak waralaba restoran KFC di Indonesia yang didirikan oleh kelompok usaha Gelael. dan keterangan kerja dari DEPNAKERTRANS sehingga tidak ragu lagi bahwa tenaga kerja KFC memiliki keterampilan yang baik dalam hal persyaratan lamaran maupun teknik seperti dalam pengolahan ayam goreng dan juga tenaga kerjanya memiliki sikap yang ramah dalam melayani konsumen. Marketing Deparment berfungsi untuk memutuskan mengenai biaya dari promosi yang akan dilakukan untuk produk KFC yang baru. Tbk sebagai kantor pusat KFC yang berada di Jalan MT.

R). restoran KFC menggantikannya dengan yang baru tetapi itu semua tergantung jika kondisi barang sudah rusak berat. Faktor teknologi mempengaruhi kinerja KFC. maka harus diperbaiki guna kelancaran pembayaran kepada konsumen. 4. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang pesat dalam mendorong restoran menjadi lebih baik. artinya saat ini banyak masyarakat yang bekerja sehingga ingin mengkonsumsi makanan yang cepat dan praktis.R) bahkan KFC menambahkan menu rasa baru yaitu Black Paper Chicken atau ayam goreng lada hitam. pelayanan. Namun. ada juga konsumen yang tidak menyukai pedas dengan memilih ayam goreng original atau Original Recipe Chicken (O. display holding cabinet. maka banyak berdirinya berbagai restoran di Indonesia. Faktor Sosial Saat ini konsumen ingin mengkonsumsi makanan yang praktis dan mudah. Adanya sistem komputerisasi di bagian keuangan akan lebih memudahkan dalam memanajemen pengalokasian dana. biasanya orang Indonesia menyukai ayam goreng Hot Crispy Chicken karena rasanya yang pedas sehingga sesuai dengan lidah konsumen Indonesia yang menyukai makanan pedas. diantaranya rasa ayam goreng Hot Crispy (pedas) dan ayam goreng Original Recipe (O. Perkembangan teknologi dan informasi dapat dimanfaatkan di semua bagian operasional restoran seperti pada bagian keuangan. Restoran KFC menyediakan menu rasa ayam goreng yang sesuai dengan selera konsumen. Selain itu. Sama halnya dengan sikap konsumen.3. diantaranya dapat berpengaruh pada kecepatan pelayanan kepada konsumen. Biasanya alat yang cepat rusak adalah program dari register cashier. penggunaan teknologi informasi seperti penggunaan televisi dan fasilitas hotspot untuk membuat pengunjung nyaman dan merasa betah. teknologi modern dalam produksi seperti tempat pendingin bahan baku (freezer). Hal ini tentunya dikarenakan selera konsumen yang berbeda. gaya hidup masyarakat juga berubah mengikuti trend. dan pemprosesan. Konsumen yang memiliki gaya hidup yang modern. Apabila terjadi keusangan teknologi. mengolah data keuangan menjadi lebih mudah dengan menggunakan alat modern bukan manual. . chiller.

1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. yaitu manajer pemasaran mengatakan bahwa potensi masuknya pendatang baru dalam bisnis restoran relatif mudah. Faktor ancaman masuk pendatang baru yang sering mempengaruhi restoran KFC Taman Topi adalah diferensiasi produk dan akses ke saluran distribusi. sehingga akses distribusi ke KFC lancar karena didukung oleh transportasi yang memadai. Diferensiasi produk seperti berbagai macam menu ayam goreng dengan rasa yang berbeda. Oleh karena itu. dimana hal ini dapat dilihat dari banyaknya . intensitas persaingan bisnis restoran tinggi.2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. Kemunculan pendatang baru menjadi ancaman bagi usaha restoran yang telah ada. misalnya hot crispy chicken. 5. dan pengaruh kekuatan dari pemerintah maupun serikat pekerja. Menurut hasil wawancara yang dilakukan dengan pimpinan KFC pusat.2. seperti halnya di Bogor. ancaman produk pengganti. dan yang baru adalah black paper chicken. intensitas persaingan diantara restoran tinggi. Hal ini dapat mempermudah KFC ke distribusi bahan baku maupun konsumen.Penggunaan teknologi yang baik dapat menyebabkan kapasitas produksi yang dihasilkan menjadi lebih banyak dan pelayanan yang berkualitas serta berpengaruh pada peningkatan penjualan sehingga hal ini menjadi peluang bagi KFC. Sedangkan untuk akses ke saluran distribusi sangat menentukan penyebaran produk.3. persaingan sesama perusahaan dalam industri. original recipe chicken. Hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda/unik maka konsumen semakin penasaran untuk mencobanya. kekuatan tawar-menawar pembeli. kekuatan tawar-menawar pemasok.

karena konsumen bebas untuk pindah dan mencoba pemasok (restoran) lain. e. 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri restoran di kota Bogor cenderung kompetitif. Regulasi pemerintah sangat mendukung pengembangan usaha restoran di kota Bogor. Pendatang baru memiliki kemudahan akses distribusi. Salah satu pesaing utama sejenis adalah California Fried Chicken (CFC) yang jaraknya tidak terlalu jauh dari KFC Taman Topi dan rumah makan tradisional seperti rumah makan padang dan rumah makan lain yang berada disekitar KFC Taman Topi. terutama di kota Bogor. KFC juga dihadapi oleh pesaing non sejenis. Sehingga hal ini merupakan salah satu ancaman eksternal bagi KFC dalam persaingan bisnisnya. 3) Ancaman Produk Pengganti Restoran KFC merupakan restoran penyedia makanan cepat saji dengan produk utamanya yaitu ayam goreng. Industri restoran di kota Bogor dapat dianalisis sebagai berikut: a. d. Biaya beralih pembeli tidak ada. dan sebagainya yang menyediakan menu daging ayam. sehingga pendatang baru dapat masuk ke saluran distribusi. Hal ini bisa dilihat dari jumlah restoran yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. Hal ini didukung sejumlah kebijakan dan program Pemerintah Daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata kota Bogor. Mc Donal’s. Permodalan bagi usaha restoran sangat mudah. c. Pendatang baru rata-rata memiliki skala ekonomis yang cukup besar. Usaha restoran di kota Bogor memiliki saluran distribusi yang sangat luas. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh KFC adalah restoran CFC. b. Selain pesaing sejenis. Kemunculan sistem pengelolaan restoran dengan konsep waralaba memberi penawaran bagi masyarakat untuk mendirikan restoran dengan biaya yang rendah dan tingkat pengembalian tinggi. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Restoran KFC tidak begitu melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan karena yang .restoran waralaba asing di kota Bogor.

penawaran tinggi.3. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi karena restoran KFC Taman Topi tidak pernah berganti ke pemasok lain untuk menjaga kualitas bahan baku. Lingkungan Industri Keterangan : Responden satu adalah manajer restoran KFC Taman Topi Responden dua adalah pesaing utama (CFC dan Mc Donal’s) 5. serikat pekerja. Charon Pokphan dan PT. Perumusan strategi meliputi tiga . lingkungan masyarakat.menentukan adalah bagian pemasaran. 5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Restoran KFC Taman Topi memperoleh pasokan bahan baku ayam yang didatangkan dari PT. selanjutnya dilakukan perumusan strategi. Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi di Bogor No. Kekuatan tawar-menawar pembeli dilihat dari jumlah alternatif restoran yang tersedia di kota Bogor sangat banyak. 1.3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan. kelemahan. peluang. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 25. Faktor Eksternal Lingkungan Umum/Jauh Peluang Ancaman • Perubahan pola dan gaya • Kenaikan harga bahan hidup masyarakat baku • Pertumbuhan jumlah penduduk • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi • Hambatan masuk industri tinggi • Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. Tabel 25. Stakeholder disini adalah pemerintah. dan pemasok. biaya beralih ke restoran lain juga rendah sehingga konsumen bebas memilih restoran yang sesuai dengan kebutuhannya. dan ancaman. Five Star. 6) Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Restoran KFC Taman Topi bekerjasama dengan stakeholder.

Lokasi KFC yang strategis 3.189 3.144 0. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11.227 0.063 0.3.232 0.252 0. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 8.255 0.5 2 3 .063 0. Tidak memiliki layanan drive thru Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi.072 0.252 0.072 0. Harga KFC cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat 7.072 0.288 0.067 0. 5.5 3. Kualitas produk terjaga 4. Tenaga kerja terspesialisasi 12.073 0.241 0.5 3.065 0. Penggunaan website belum optimal 15.5 4 3.072 0.255 0.069 0. Strategi harga khusus untuk menu goceng 6. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2.058 0.063 4 4 3. 1. Memiliki fasilitas birthday party 10.538 0. sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 15 faktor sukses kritis yang terdiri dari 13 kekuatan dan dua kelemahan.28 0. 2009 Bobot Rating Bobot Skor 0.073 0. yaitu tahap masukan. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan.5 3. Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Internal Kekuatan 1. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE.268 0.3. Pelayanan internet corner 13. Tabel 26.070 0.183 0. tahap pencocokan.tahapan. Inovasi produk 5.1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer restoran KFC Taman Topi dan konsumen/pelanggan.220 0.5 3 4 4 3.252 0. Tabel 26.5 3. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14.061 0. dan tahap pengambilan keputusan. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9.

keuangan maupun pemasaran tidak begitu lengkap. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. menu. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik.288. . Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktorfaktor eksternal perusahaan. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3. menunjukkan matriks EFE yang menganalisis 9 faktor sukses kritis yang terdiri dari lima peluang dan empat ancaman. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0. Seperti halnya KFC yang memiliki citarasa ayam gorengnya yang terkenal karena gurih dan renyah sehingga menjadikan keunikan tersendiri dibandingkan ayam goreng lainnya.com dalam hal harga. 2. Hal ini dikarenakan citarasa suatu makanan yang unik atau khas akan diingat konsumen sehingga sangat penting untuk menciptakan suatu makanan dari resep bumbu yang berkualitas.Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 26.kfcindonesia. Tabel 27. Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer restoran dan pesaing KFC Taman Topi.538. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 26. Hal ini belum dijalankan KFC secara optimal karena penulisan informasi yang disediakan di website www.144.

124. Hambatan masuk industri tinggi 7. kekuatan tawar-menawar pemasok dengan suatu perusahaan harus tetap terjaga agar tidak ada kenaikan harga dan penurunan kualitas.124 0.114 0.437.524.242 3. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi. 2009 Bobot 0.5 4 Skor 0.103 0. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.412 0.121 0. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 27.080 0. apabila KFC Taman Topi berganti pemasok maka harga yang dikeluarkan pemasok berbeda dan kualitasnya pun berbeda.456 0. Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Eksternal Peluang 1.Tabel 27. Cukup tersedia angkatan kerja 5. . Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6. Pertumbuhan jumlah penduduk 3.524 0.12 0. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Sedangkan ancaman utama adalah kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0.393 0.195 0.5 0. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2.131 0. seperti alat yang digunakan dalam pengolahan ayam goreng didatangkan dari luar negeri yang dijamin kualitasnya untuk kesehatan crew maupun konsumen karena sudah terstandarisasi. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3.131 Rating 4 4 4 3. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8. Namun. Hal ini dikarenakan KFC Taman Topi tidak pernah berganti pemasok sehingga harga yang ditawarkan pemasok sesuai dengan KFC Taman Topi. Dengan demikian. Kenaikan harga bahan baku 9.097 1. Peluang disini menjadikan KFC lebih maju karena didukung adanya kemajuan teknologi.124 0.682 0.437 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 26.5 1 3 2.484 0. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4.

99 Rendah 1. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang).2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul. integrasi ke depan. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat). Hasil Analisis Matriks IE Rata-rata 2. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau . Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE diperoleh bobot skor sebesar 3.0 Sedang 2.99 Gambar 5.0-4.0-2.5.0 2. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.0-2. dan integrasi horizontal).0-1.99 3. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan.0 Skor Total EFE Tinggi 3.99 1. pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke belakang. Skor Total IFE Kuat 3.0 III VI IX I IV VII Restoran KFC Taman Topi dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel I. Hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 5. pengembangan pasar. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar.0-1.0 II V VIII Lemah 1.538 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 3.437.3.3. 1.0 4.0-4.

harga maupun jasa yang ada di KFC. peluang. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. 2. Hal ini dilakukan agar jangkauan untuk menyampaikan produk ke masyarakat luas dapat tersampaikan.jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar. Strategi ini agar lebih meningkatkan kualitas produk atau makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk baru sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap produk di KFC Taman Topi ini. . Promosi tersebut bukan hanya melalui media iklan televisi. peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat serta perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi. kelemahan. koran. Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk atau jasa yang ada sekarang. baik itu kualitas produk maupun pelayanan yang menjadi kekuatan bagi KFC untuk memperluas pangsa pasarnya. Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan. pemasaran yang dilakukan KFC seperti strategi harga khusus untuk menu goceng dan promosi agar konsumen mengetahui informasi produk. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan promosi yang lebih baik. pesatnya pertumbuhan penduduk. yaitu: 1. majalah. Keseluruhan strategi ini didukung oleh pesatnya perubahan pola dan gaya hidup masyarakat. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. radio. Selain itu.kfcindonesia.com. berpartisipasi meningkatkan menjadi promosi sponsorship lewat dalam informasi kegiatan website sosial tetapi juga yaitu melalui www. alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT yang dapat dilihat pada Tabel 28.

Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah ayam dan penggunaan teknologi. . 4. KFC bento. seperti rasa original (original recipe). Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Selain itu. Strategi ini berupa pemberian rasa pada ayam goreng.2. Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. dan media masa. restoran KFC menyediakan berbagai inovasi produk yang terdiri dari spaghetti. Meningkatkan efektivitas promosi melalui website. apabila ada masyarakat yang ingin melamar di KFC dapat melihat persyaratan apa saja yang harus ada maupun pembukaan lowongan pekerjaan KFC sehingga hal ini harus berupaya agar website dapat berjalan dengan optimal untuk memenuhi keinginan konsumennya. Promosi ini dilakukan agar konsumen umum maupun khusus atau karyawan KFC sendiri mengetahui ruang lingkup dari perusahaannya dan untuk konsumen umum agar mengetahui keseluruhan produk KFC yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk. salah satunya yaitu promosi. Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Tentunya dengan pengembangan produk yang sudah ada maupun yang baru harus tetap meningkatkan kualitas produk sehingga konsumen merasa puas makan di KFC. dan lain-lain. yaitu: 3. dan lada hitam (black paper) agar konsumen dapat memilih rasa dari ayam goreng tersebut sesuai selera dan tidak merasa bosan. pedas (hot crispy). Selain itu. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui website bukan hanya di iklan televisi saja. karena website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. iklan.

Strategi ini dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang tidak sempat untuk turun dari kendaraan karena terburu-buru ataupun kesibukan lainnya. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting sehingga perusahaan harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. yaitu: 6.Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada. Hal ini juga tidak terlepas dari adanya karyawan yang menjaga drive thru dengan pelayanan yang ramah dan kualitas produk tetap terjaga agar konsumen merasa nyaman dan aman untuk setia menjadi konsumen dengan layanan drive thru. . yaitu: 5. sehingga konsumen tidak dapat makan di tempat. Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga perusahaan harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.

S11. 4. 13.W2.3. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W1. Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi Kekuatan (S) Faktor Internal 1.S5.S3.S7.O5) 2.S9. 9.S13. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 11. Perubahan pola dan gaya 1.T4) Ancaman (T) 1.S3. 3. Pelayanan website belum optimal 2.O5) Strategi W-T 1. 7.O2.S12.S8. 4.O1.Tabel 28.T2.O5) Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa (S1. iklan.T3) 5.S10.3.S6. Pertumbuhan jumlah penduduk 3.S10. O3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 2.O2.O4. 12.S4. hidup masyarakat 2. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan (W2.S5.T1. 6.S15. Hambatan masuk industri tinggi 2.O5) Kelemahan (W) 1. Kenaikan harga bahan baku 4. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Strategi S-T 1. Faktor Eksternal Peluang (O) 1.S6.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi .O1. Meningkatkan efektifitas promosi melalui website. 5. 10. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Strategi S-O Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran (S2. dan media masa (W1.S4. Tidak memiliki layanan drive thru Strategi W-O 1. 8. 2. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3.S11.

(TAS = 7. dan strategi WT. Untuk menentukan prioritas strategi tersebut. strategi ST.875) f. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.33) b. dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi SO yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. strategi yang terkecil yang harus ditingkatkan di KFC Taman Topi adalah meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Hal ini pun sebagai brand image KFC sebagai makanan siap saji yang menyediakan variasi menu ayam dengan aneka rasa yang berbeda. Meningkatkan efektivitas promosi melalui website. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). dan media masa. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif yaitu strategi SO.108) Berdasarkan hasil analisis QSPM. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan.669) d. iklan. sehingga konsumen tidak merasa bosan karena dapat memilih rasa sesuai selera. strategi WO.976) c. manajerial maupun . (TAS = 5. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. (TAS = 6. (TAS = 6. Strategi ini dilakukan agar konsumen mengenal banyak produk KFC sehingga semua kalangan masyarakat dapat membeli berbagai macam menu yang disediakan dengan harga yang berbeda.978) e. Berdasarkan hasil analisis QSPM.yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. Hal tersebut dilakukan agar tenaga kerja sebagai SDM memiliki keterampilan yang baik dalam pengelolaan proses produksi. digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). (TAS = 8. (TAS = 6.

Jika tidak ada pemasok maka tidak ada pelanggan atau konsumen. penjual adalah sebagai pemasok bahan baku utama bagi Rahat cafe di Bogor. jumlah pesanan dilakukan sesuai kebutuhan Rahat cafe. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan Barang dan Bahan Baku Pada kegiatan produksi dan operasi. Faktorfaktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara.pelayanan. seperti kecepatan pelayanan dan pelayanan yang ramah kepada konsumen. Untuk minuman botol dipesan melalui perusahaan masing-masing. buah-buahan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer Rahat cafe dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan. Bahan baku utama adalah bahan baku yang menjadi ciri khas Rahat cafe. Bahan baku utama adalah ayam. Bahan baku lainnya seperti sayuran. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di Rahat cafe. pemasok paling utama dibutuhkan sebelum pelanggan dengan alasan produk yang dihasilkan didatangkan dari pemasok. Rahat cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok karena menurut manajer Rahat. dan bumbu dapur diperoleh dari pasar Bogor. sehingga kualitasnya harus benar-benar terjaga. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. 5.Pemesanan bahan baku dilakukan tiga kali seminggu. Pemesanan dilakukan melalui seorang pemasok lokal setiap hari.4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi persaingan. . Rahat cafe memenuhi kebutuhan bahan baku melalui penjual ayam dan pasar tradisional yaitu pasar Bogor.

Proses Thawing. yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. Bahan baku daging disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan 8 – 9o C (pembekuan). Artinya seluruh masakan tersebut hanya akan dimasak setelah ada pesanan konsumen. f. c) Pengolahan Bahan Makanan Rahat cafe mengolah bahan baku menjadi bahan makanan siap saji yang dalam keadaan fresh. yaitu: a. . Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. Pemesanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan kualitas yang diinginkan. Jumlah bahan beku yang dithawing diproduksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. yaitu proses melunakan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. e. Proses Chicken Roaster. Sebelum beroperasi setiap harinya. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang. b. Proses Dusting. yaitu memanggang daging ayam. c. karyawan melakukan persiapan penjualan yang dilakukan pada pagi harinya. kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. Proses Topping. Bahan baku yang datang terlebih dahulu harus diproses paling awal.Bahan baku yang datang dari penjual akan melalui sortir yaitu pemilihan bahan baku sesuai ketentuan yang berlaku. Proses Saute. Proses pengolahan menu Rahat cafe harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. Proses Parting dan Boneless. yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. Penggunaan bahan baku menggunakan First In First Out (FIFO). yaitu bahan jadi. potongan daging matang. Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku dari dalam freezer selama 2 jam. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Rahat cafe sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku sama halnya dengan restoran maupun cafe lain. yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses. d.

manajer Rahat memberikan kedua hal itu kepada para karyawannya agar karyawan lebih semangat untuk bekerja. ulet. . kenaikan gaji maupun kenaikan jabatan. Karyawan yang bekerja di Rahat memiliki umur rata-rata 15 – 27 tahun. Cafe ini sangat mengutamakan karyawan yang terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan adalah kemauan karyawan untuk belajar bukan melihat dari tingkat pendidikan. Saat ini Rahat cafe memiliki 9 orang karyawan di bawah pimpinan Bapak Dedi Suwardi sebagai manajer. Dalam kegiatan operasionalnya. Biasanya bentuk keterampilan yang diberikan adalah pada saat karyawan melakukan pengolahan makanan. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. Pada keterampilan dan motivasi kerja. d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang langsung memilih meja kosong yang tersedia sesuai jumlah konsumen. Proses Garnish. 2. Rahat cafe tidak mengutamakan pendidikan bagi karyawannya yang penting karyawan memiliki tanggungjawab. terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen. yaitu untuk makanan dan minuman disatukan dalam satu kertas. Waiter/ss akan menuju kasir dengan menunjukkan bill pesanan. Bon pesanan terdiri dari satu rangkap.g. misalnya kesalahan taking order atau konsumen menunggu terlalu lama akan langsung ditangani oleh manajer. manajer memberikan pujian kepada karyawan yang telah melakukan pekerjaan dengan baik. Hal ini tentunya sangat mendorong produktivitas karyawan untuk melakukan pekerjaan lebih baik dan terampil dalam mengolah makanan. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi. kemudian pemesanan akan dilayani oleh waiter/ss.. Selain itu. dan pekerja keras. bentuk motivasi ini dengan cara pemberian bonus berupa uang tambahan. Bill (tagihan) akan diantarkan setelah konsumen selesai makan dan langsung dibayarkan pada waiter/ss. Apabila ada komplain dari konsumen. Sumberdaya Manusia Rahat cafe memiliki sistem manajemen yang cukup baik.

karyawan mendapatkan uang transpor. tunjangan sakit. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen Rahat cafe sudah cukup baik. 3. Upah karyawan sebesar Rp. cuti melahirkan. jika omset sedikit maka karyawan tidak diberi bonus. serta lembur. Roaster Total Sumber : Rahat Cafe. Waiter/ss a. Cook helfer d. Stopwash f. Manajemen Rahat cafe juga memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang sudah cukup jelas dan terarah. Bidang Pekerjaan Jabatan Fungsional Jumlah Karyawan (orang) 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 11 1. masa kerja. Selain itu. 2009 Rahat cafe melakukan perekrutan karyawan melalui sumber internal yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan itu sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas dan karyawan juga berasal dari orang yang sudah dikenal maupun keluarga. 800. Bartender e. Pada akhir pekan dan hari libur. tanggungjawab. dan lembur. dan cuti lama kerja. biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan. Rahat . 2. Uang bonus ini dilihat dari kondisi omset tiap bulannya.Tabel 29. Keuangan dan Akuntansi Rahat cafe memiliki kondisi keuangan yang cukup baik sebagai cafe yang dikelola dengan sistem owner. Cashier b. Cook c. Karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun berhak mendapatkan cuti nikah minimal dua minggu. kesehatan. bonus. 3. Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 No. Manajer b. karyawan juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa uang sesuai dengan kualitas kerja. Chief Cook b. Namun biasanya karyawan saling membantu jika salah satu pekerjaan sudah selesai sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan. Selain diberi gaji pokok. dan jabatan karyawan.000. Manajer Bagian Operasional (Service) Bagian Dapur (Kitchen) a. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing.00 per bulan. Manajer keuangan a. Namun dalam modal pendirian usahanya.

Kegiatan promosi di Rahat cafe hingga saat ini mengaku tidak kesulitan dalam menarik perhatian konsumen. rasio profitabilitas. 4. Pangsa pasar cafe ini di kota Bogor. dan rentabilitas pada Rahat cafe diperoleh hasil bahwa usaha tersebut dalam pencapaian target keuntungan sudah baik karena ada kenaikan penjualan per harinya sebesar satu juta rupiah. Rahat cafe harus memperhatikan pangsa pasar agar tujuan jelas yaitu ditujukan bagi semua kalangan sehingga dapat menikmati menu cafe ini. 5. Hal tersebut diberikan sebagai bentuk layanan agar konsumen merasa nyaman dan tidak bosan untuk makan di Rahat. Namun. sisi kelemahan Rahat cafe dilihat dari kondisi keuangannya yang belum terjamin karena segala kebutuhan dan pengeluaran belum ditanggung oleh pihak Bank. Hal ini merupakan . Sistem Informasi Manajemen Rahat cafe belum memiliki website yang dikelola secara optimal karena masih memberikan informasi yang belum lengkap mengenai produk maupun harganya. Dalam hal permodalan. kondisi keuangan Rahat dianalisis dari keuntungan perusahaan. Rahat sudah mengelola jaringan internet gratis bagi konsumen yang makan di tempat itu dengan layanan telkom hotspot. rasio profitabilitas. Laporan keuangan yang disampaikan dalam penelitian ini. Pihak manajemen cafe ini dalam hal bagian keuangan hanya bertanggungjawab untuk melaporkan kondisi keuangan cafe kepada manajer dalam bentuk laporan pembukuan yang kemudian diberikan kepada pihak owner. Pasar dan Pemasaran Lingkungan internal yaitu pendekatan fungsional dalam hal pasar dan pemasaran. Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. Pihak manajemen Rahat cafe memberi laporan keuangan setiap bulan pada manajer ke pihak owner. Namun.cafe belum bekerjasama dengan pihak Bank. sehingga cafe ini belum cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya karena takut terkendala masalah uang. dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode Desember 2008 – Desember 2009. Hal ini dilakukan untuk menetapkan target penjualan yang akan dicapai dalam periode satu tahun. biaya usaha dari sejak berdiri sampai saat ini Rahat cafe menggunakan dana yang berasal dari modal sendiri.

serta pemasangan iklan pada surat kabar. Rahat cafe ingin menempati posisi sebagai cafe dengan konsep ”Indonesian Foods.keuntungan dari lokasinya yang berada di dekat pembelanjaan dan rumah penduduk. Segmentation. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. Target pasar utama Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat. segmen yang dipilih oleh Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat. Kegiatan promosi yang aktif dilakukan hingga saat ini adalah penyebaran brosur dan promosi dari mulut ke mulut. sehingga mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. A. Selain itu. Sedangkan untuk loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. majalah atau radio. Sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk dan pelayanan. pemasangan spanduk. Segmentation Segmentasi pasar yang dilakukan oleh Rahat cafe adalah berdasarkan aspek demografis. Targeting. dan aspek perilaku. Rahat cafe sangat mengutamakan hal itu karena merupakan kunci keberhasilan dalam usaha. 2. Dari kelas sosial. Rahat cafe belum memiliki strategi untuk mempromosikan produkya secara meluas bagi masyarakat kota Bogor. Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. misalnya menjadi sponsor pada acara tertentu. sehingga tidak dibutuhkan promosi yang terlalu basar. Positioning 1. aspek psikografis. Healthy and Diet Foods” yang dapat dilihat dari menu yang disediakan Rahat cafe tersebut. 3. Rahat cafe memiliki . Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Perubahan gaya hidup terutama pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah karena aktivitas di luar rumah yang padat. Usaha tersebut akan maju apabila didukung dengan adanya pelanggan yang setia dan pihak Rahat cafe juga memberikan informasi harga untuk produk baru dengan harga yang terjangkau.

Adanya inovasi produk yang dikembangkan maerupakan salah satu kekuatan yang dimiliki Rahat cafe dalam menarik minat konsumen. Rahat cafe memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan potongan harga 10 persen. Namun dalam penetapan standar mutu produk. Harga Harga yang ditetapkan Rahat cafe bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu. 2. Dengan adanya SK dari BPOM maka acuan standar tersebut memproteksi persaingan yang tidak sehat dalam industri obat dan makanan termasuk cafe. 1997). Strategi produk yang dilakukan Rahat cafe dapat dilihat dari konsep sebagai makanan Indonesia yang memiliki standar kesehatan dan menyediakan makanan diet bagi konsumen yang tidak mengkonsumsi makanan yang berlemak. dibeli. Adapun menu yang dijual Rahat cafe dapat dilihat pada Lampiran 11. BPOM mengawasi pengusaha dalam penetapan standar mutu produk yang akan dijual ke konsumen.pelayanan yang memuaskan serta harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Strategi produk yang dilakukan oleh Rahat cafe agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa campuran makanan khas Indonesia dan kontinental seperti bistik iga bakar hot plate. omelet mix (sosis daging keju). dipergunakan/dikonsumsi dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan (Kotler dan Amstrong. Hal ini dilakukan agar pelanggan mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM merupakan salah satu kelemahan dari Rahat cafe karena menyangkut kepercayaan yang diberikan kepada konsumen mengenai keamanan produknya. B. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Konsumen tidak dikenakan pajak dari total harga pesanan. Produk Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian. dan omelet seafood. Salah satu strategi yang dilakukan adalah . Produk yang ditawarkan Rahat cafe sangat mengutamakan kualitas karena bahan baku dijaga agar tetap memuaskan konsumen. Bauran Pemasaran 1.

Selain itu juga. Karyawan merupakan orang yang terlibat dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jasa yang dikehendaki oleh konsumen. Cafe ini belum mempromosikan produknya secara berkisinambungan dan meluas bagi masyarakat kota Bogor. 3. door to door. dan delivery order. 5. Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan. sabar. Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Strategi dalam Rahat cafe dapat melibatkan saluran distribusi fisik maupun elektronik dalam proses penyampaiannya.dengan adanya potongan harga untuk pelajar sekolah. kostan mahasiswa. Untuk dapat menikmati makanannya. Tempat (Place) Strategi tempat yang dilakukan oleh Rahat cafe yaitu memiliki lokasi yang cukup strategis yang berada dekat dengan pusat pembelanjaan. konsumen dapat langsung datang ke Rahat cafe ataupun konsumen dapat menggunakan saluran elektronik melalui telepon untuk mendapatkan pelayanan lunch box. dan potongan harga bagi pelajar yang memiliki b’smartcard. . yaitu Pangrango Plaza. Hal ini dilakukan untuk menjangkau segmen pelajar dan remaja. warung-warung tenda pecel lele di belakang Pangrango Plaza. 6. Rahat cafe dekat dengan rumah penduduk. Dengan adanya program strategi harga ini dapat dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan pengunjung yang datang sebagian besar adalah para remaja dan pelajar. Hal ini merupakan kekuatan dari Rahat cafe karena memiliki layanan khusus. spanduk. dan tidak begitu jauh dengan jalan raya. Bagi pemegang kartu b’smartcard berupa potongan harga untuk semua jenis menu di Rahat cafe. hotel Permata. 4. Promosi (Promotion) Kegiatan promosi yang sudah diterapkan oleh Rahat cafe melalui penyebaran leaflet. sekolah. dan respect yang dapat membuat konsumen nyaman. catering box. Rahat cafe memiliki karyawan yang ramah.

fasilitas seperti area parkir belum memiliki area parkir yang luas. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti layanan telkom hotspot untuk internet. Sarana pendukung yang diberikan meliputi kamar mandi. Namun. karyawan harus mampu memberikan tanggapan dalam mengatasi keluhan dari konsumen menyangkut masalah pelayanan. Hal ini dilakukan agar cafe dapat memperbaiki kinerjanya secara langsung dan merupakan kekuatan bagi Rahat cafe dalam meningkatkan kualitas dan pelayanan. mahasiswa. . Selain itu.Strategi proses yang telah diterapkan oleh Rahat cafe adalah peningkatan kinerja karyawan. dan tempat cuci tangan. 7. dan pegawai perkantoran lainnya yang membutuhkan layanan informasi. Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh Rahat cafe seperti adanya sarana pendukung. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 30. dengan adanya berbagai menu yang beranekaragam dan unik maka keuntungan usaha yang didapat relatif cukup besar karena menarik minat konsumen untuk mencoba makanan tersebut. Selain itu. mushola.

6. dan hasil wawancara dengan pesaing cafe-cafe lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. Harga 3. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak Rahat cafe. dan delivery order • Pelayanan yang baik • Tenaga kerja yang terhadap konsumen tidak terspesialisasi • Peningkatan kinerja karyawan • Nilai ROE yang besar • Layanan telkom hotspot • Area parkir kurang memadai 2. 2009 5. Analisis Faktor Internal Rahat Cafe No. Promosi 4.5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Faktor Internal Produk Kekuatan Kelemahan • Harga yang cukup • Belum memiliki sertifikasi dari BPOM terjangkau • Inovasi produk • Sebagai makanan ”Indonesia Foods. Tempat 5. catering box. Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: . 1. Bukti Fisik Sumber: Rahat cafe. Orang Proses 7. Aspek eksternal yang dianalisis.Tabel 30. Healthy and Diet Foods” • Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard • Penggunaan website belum optimal • Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan • Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Faktorfaktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri.

Dalam hal produktivitas Sumberdaya Manusia (SDM) dan teknologi. Ketiga faktor politik tesebut.5. 1. Selain SDM yang terampil. 4. Rahat cafe juga menetapkan kriteria tenaga kerjanya. Rahat cafe tergolong sudah maju karena SDM yang sudah terampil dalam mengolah makanan dan teknologi yang digunakan pun sudah modern. gaya hidup.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan. Faktor Politik Faktor politik tentang undang-undang lingkungan dan perburuhan. disiplin. Faktor Ekonomi Faktor ekonomi pada Rahat cafe berpengaruh terhadap inflasi karena sama halnya dengan bisnis besar yang mengikuti perkembangan ekonomi. Rahat cafe belum menerapkan UU. dan teknologi. peraturan maupun sistem perpajakan dikarenakan bisnis atau usaha yang didirikan termasuk usaha menengah sehingga belum sepenuhnya mampu menjalankan faktor tersebut seperti halnya usaha besar yang sudah menerapkan ketiga faktor tersebut dalam bisnisnya. peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja serta sistem perpajakan. dan adat istiadat karena ketiga hal tersebut cenderung berubah seiring dengan perkembangan zaman. dan kerjasama.5. sosial. pola konsumsi masyarakat yang berubah yang ingin makan cepat saji karena banyak masyarakat yang bekerja. Faktor Teknologi Faktor teknologi yang sudah ada dapat mempengaruhi kinerja karyawan di Rahat cafe karena dapat mempermudah karyawan dalam bekerja dan . sehingga tidak sempat masak di rumah dan tentunya permintaan akan makanan cepat saji pun meningkat sesuai dengan permintaan konsumen yang banyak. 2. penetapan harga ini dikendalikan oleh manajer operasional. Faktor Sosial Fakor sosial yang terdapat di Rahat cafe terdiri dari aspek sikap. Penetapan harga produk sangat berpengaruh terhadap peningkatan usaha dari tahun ke tahun. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum. seperti memiliki tanggungjawab. 4. ekonomi.

1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya pendatang baru dalam industri rumah makan akan memberikan implikasi pada penurunan pangsa pasar.mempermudah dalam hal mempromosikan produk baru kepada konsumennya. 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri yaitu faktor biaya tetap yang besar karena beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. ancaman produk pengganti. persaingan sesama perusahaan dalam industri. kekuatan tawar-menawar pemasok.2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru.5. 5. Selain itu. 3) Ancaman Produk Pengganti Rahat cafe merupakan cafe yang menyediakan berbagai macam menu makanan. khususnya cafe bila dilihat dari skala ekonomi dan kebutuhan modal relatif cukup tinggi. produk utama tidak . Hal ini bisa dilihat dari jumlah cafe yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. Hambatan masuk bagi pendatang baru dalam industri rumah makan. khususnya cafe yang berada di kota Bogor cenderung kompetitif. Teknologi informasi ini berupa media elektronik yaitu internet. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh Rahat cafe adalah Warung-warung tenda pecel lele yang berada dekat dengan Rahat karena dilihat dari sisi harga. Hal ini disebabkan karena untuk membuka sebuah usaha diperlukan skala ekonomi yang besar dan kebutuhan modal awal yang cukup besar. Persaingan sesama perusahaan dalam industri. menurut manajer Rahat cafe. Namun. Ancaman pendatang baru ini tergantung seberapa besar hambatan untuk masuk ke dalam industri. untuk hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda atau unik maka konsumen semakin penasaran untuk membelinya. dan pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. harga warung tenda lebih murah dibandingkan dengan Rahat cafe sehingga konsumen cenderung untuk memilih produk dengan harga yang lebih murah. kekuatan tawar-menawar pembeli.

Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 31.mengancam produk utama karena produk utama merupakan produk yang sudah diketahui maupun digemari oleh konsumen. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. dan daging sapi. Faktor Eksternal Lingkungan Jauh Peluang Ancaman • Perubahan gaya hidup • Kenaikan harga bahan masyarakat baku • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan teknologi • Tingkat persaingan cafe tinggi • Kekuatan tawarmenawar pembeli tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. daging kambing. 1. bumbu masakan. karena jumlah alternatif cafe yang tersedia di kota Bogor sangat banyak sehingga penawaran tinggi dan konsumen bebas memilih cafe yang sesuai dengan kebutuhannya. 5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Rahat cafe memperoleh pasokan bahan bakunya dari penjual ayam yang berada di Bogor dan pasar Bogor. Rahat cafe berusaha untuk mengikuti keinginan dan kebutuhan konsumen dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan produk melalui inovasi produk sehingga membuat konsumen merasa tidak bosan dengan menu makanan yang ada. Sedangkan untuk pemasok di pasar Bogor menyuplai bahan baku beras. Tabel 31. Lingkungan Industri Sumber: Rahat cafe. Oleh karena itu. 2009 . Rahat cafe tidak pernah berganti ke pemasok lain karena sangat menjaga kualitas bahan bakunya. Penjual ayam memasok bahan baku utama seperti daging ayam. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Kekuatan tawar-menawar pembeli sangat tinggi. Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe No.

dan ancaman.5. Tabel 32. dan tahap pengambilan keputusan. kelemahan. 5. sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan.6. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE. peluang. . yaitu tahap masukan.1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. selanjutnya dilakukan perumusan strategi. 1. tahap pencocokan. Perumusan strategi meliputi tiga tahapan.6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 14 faktor sukses kritis yang terdiri dari sembilan kekuatan dan lima kelemahan. Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer dan konsumen/pelanggan Rahat cafe.

menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah sebagai makanan ”Indonesian foods. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Kelemahan 10.Tabel 32. Hal ini dapat dilihat dari website Rahat cafe yang belum dikelola dengan baik oleh manajemen Rahat. Healthy & Diet Foods” 6.077 0. Inovasi produk 3. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. sehingga konsumen merasa kesulitan untuk mencari informasi mengenai menu. 2009 Bobot 0. Hasil Analisis Matriks IFE Faktor Internal Kekuatan 1.069 0.082 0. Peningkatan kinerja karyawan 8. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12. Harga yang cukup terjangkau 2.085 0.069 0. healthy and diet foods” dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.060 2.054 0.077 0. maupun informasi pemasaran. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. sehingga tidak merasa bosan serta bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dapat memilih makanan sehat yang disediakan oleh Rahat cafe. Layanan telkom hotspot 9.000 1 2 1 1 1 36 0.162 0. harga. Namun. Sebagai makanan ”Indonesian Foods.24 0.082 0. dan delivery order 5.060 1. Hal ini dapat meningkatkan image baik bagi Rahat cafe sebagai cafe yang mengolah makanan sehat. kekuatan berupa ragam sajian makanan Indonesia dan makanan sehat menjadikan Rahat cafe dikenal oleh konsumennya .147 0.082 0. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.352 0.052 Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 Skor 0.156 0. catering box.082 0.138 0. disamping itu pula dapat meningkatkan penjualan karena adanya inovasi produk dan jumlah konsumen yang mengkonsumsi makanan sehat semakin banyak.207 0.246 0.328 0.069 0.080 0. Penggunaan website belum optimal Total Sumber: Rahat cafe.34 0.352 karena dengan adanya berbagai menu Indonesia dan sajian makanan sehat maka konsumen dapat dengan mudah untuk memilih makanan. Nilai ROE yang besar 7.088 0. Area parkir kurang memadai 13.049 0.060.069 0.604 Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 32.

092 0.sehingga dapat menutupi kelemahan dari belum optimalnya layanan website.468 karena semakin banyaknya cafe.086 0.117 0. Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktor-faktor eksternal perusahaan. Banyaknya produk substitusi Total Sumber: Rahat cafe. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 8. Hal ini dapat digantikan dengan disediakannya daftar menu bagi konsumen yang datang. Kenaikan tawar-menawar pemasok tinggi 9.111 1.234 0. Tabel 33.368 0. Tingkat persaingan cafe tinggi 6.098 0. Tabel 33.604.468 0.105 0. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2.000 Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 28 Skor 0.074 0. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 32.294 0.042 0. konsumen mudah mendapatkan makanan di luar rumah dengan praktis yang disebabkan oleh banyaknya konsumen yang bekerja sehingga terjadi peningkatan pendapatan dan terjadi daya beli yang . menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.812 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 33.117 0. Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Perkembangan kemajuan ternologi Ancaman 5. Perubahan gaya hidup masyarakat 2. 2. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3.092 0. Kenaikan harga bahan baku 7.344 0.444 2.092 0. 2009 Bobot 0. Hasil Analisis Matriks EFE Faktor Eksternal Peluang 1.148 0. menunjukkan matriks EFE yang menganalisis sembilan faktor sukses kritis yang terdiri dari empat peluang dan lima ancaman. Cukup tersedia angkatan kerja 4. Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer Rahat cafe dan pesaing.

Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 33. diperoleh bobot skor sebesar 2. . Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE. Namun.6. hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 6. Hal ini dapat terjadi karena harga bahan baku dipasaran naik sehingga harga produk yang ditetapkan Rahat cafe naik.812.semakin meningkat. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat). dengan adanya peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat akan makan di luar rumah meningkat maka kenaikan harga produk tidak dijadikan kendala utama sehingga Rahat cafe dapat memanfaatkan peluang yang ada dalam menghadapi ancaman. Sedangkan ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul.604 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 2.812. 5. 1.092. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan.

leaflet maupun membuat informasi website secara jelas. Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.0-2.99 1.0-4.99 Rendah 1. kelemahan.0-2.0-1. 2. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar dan berkesinambungan.Kuat 3.0 Sedang 2.0 Skor Total EFE Tinggi 3.0 4. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk dan menambah menu masakan lain sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap menu masakan di Rahat cafe.99 VII IV I Skor Total IFE Rata-rata Lemah 2. Hasil Analisis Matriks IE Rahat cafe dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel V. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara). Promosi tersebut bukan hanya melalui mulut ke mulut saja (door to door) tetapi juga meningkatkan promosi lewat brosur.0 1. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT . peluang. Strategi ini dapat dilakukan dengan melakukan promosi yang lebih gencar dan berkesinambungan.0 II V III VI VIII IX Gambar 6.0-1.0-4. dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.99 3. Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk yang ada saat ini.0 2.

alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui pembuatan informasi website secara jelas bukan hanya melalui mulut ke mulut. brosur. Tetapi untuk saat ini Rahat cafe hanya menyediakan daftar menu makanan saja sebagai salah satu bentuk promosi secara langsung. brosur. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu.yang dapat dilihat pada Tabel 34. Hal ini dikarenakan website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. salah satunya yaitu promosi. Strategi ini dilakukan agar konsumen tidak merasa bosan akan menu makanan yang disediakan. yaitu: 2. serta leaflet. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. tujuannya agar lebih efektif dan efisien sehingga konsumen dapat langsung mengetahui menu apa saja yang akan dipesan. Selain itu. yaitu: 1. meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu dapat meningkatkan nilai penjualan karena makanan yang dijual beranekaragam tetapi dengan hal ini Rahat cafe tidak melupakan segi kualitas dari masing-masing produk agar konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi makanan tersebut. . Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O. sehingga bukan saja ayam goreng melainkan tersedia juga daging sapi dan kambing serta berbagai menu makanan dan minuman yang lengkap. Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. Promosi ini dilakukan agar konsumen umum mengetahui keseluruhan produk Rahat yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk.

Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga Rahat cafe pun harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. Namun. Memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. yaitu: 5. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM muda dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah berbagai menu makanan maupun penggunaan teknologi. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T. Strategi dalam menyediakan area parkir yang memadai dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang memiliki kendaraan. Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. dalam hal ini adalah Rahat cafe harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. yaitu: 4. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya. Sedangkan dalam pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. dan konsumen juga akan betah berlama-lama untuk makan di tempat tersebut. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi tersebut karena menurutnya tidak semua konsumen melihat hal tersebut melainkan konsumen lebih melihat kualitas makanan yang enak dan bersih walaupun memang dengan adanya sertifikasi halal yang . Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.3. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. konsumen dapat leluasa memilih tempat parkir yang akan dituju. konsumen akan lebih percaya dengan kualitas produk yang disediakan karena ada jaminan kesehatan dari BPOM. Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada.

O1. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM (W1.W5.O4) Strategi W-T 1. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Kenaikan harga bahan baku 3. catering box. Tingkat persaingan cafe tinggi 2. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 2. Tabel 34.S8. Area parkir kurang memadai 4.O2. Layanan telkom hotspot 9.W3. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 5.O4.T1. Sebagai makanan ”Indonesian Foods. Cukup tersedia angkatan kerja 4. T2. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3.S7.O5) Kelemahan (W) 1. Peningkatan kinerja karyawan 8. Banyaknya produk substitusi Strategi S-T 1. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu (S2.S6.S2.T5) Ancaman (T) 1. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship (W4.O3. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Strategi S-O 1.merupakan nilai lebih bagi usaha atau bisnis makanan sehingga konsumen menjadi lebih aman makan di Rahat cafe.O1. Hambatan masuk industri tinggi Strategi W-O 1. Perubahan gaya hidup masyarakat 2.T4. brosur.T3.S5. Penggunaan website belum optimal Faktor Eksternal Peluang (O) 1.W5.S3. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W2.O4) 2. and Diet Foods” 6. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1.T5) . Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe Kekuatan (S) Faktor Internal 1.S9. Nilai ROE yang besar 7. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 5. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 4. Inovasi produk 3.S4. Healthy.T1. Harga yang cukup terjangkau 2. Tenaga terja tidak terspesialisasi 3.W2. Perkembangan kemajuan teknologi 5. dan delivery order 5.T3.

dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi ST yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. dan strategi WT.5.826) e. Strategi dengan nilai TAS terkecil terdapat pada strategi WO yaitu memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah karena sampai . Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu.22) b. (TAS = 5. (TAS = 6.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. brosur. strategi ST. digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). (TAS = 6.499) Berdasarkan hasil analisis QSPM. (TAS = 5. Strategi ini dilakukan karena loyalitas konsumen dilihat dari pelayanan yang baik serta kualitas produk yang tetap terjaga dari pemasok agar tetap memberikan rasa aman dan nyaman terhadap konsumen sehingga hal ini dapat meningkatkan jumlah konsumen dan pendapatan. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM. (TAS = 5. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a.6.349) c. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). Untuk menentukan prioritas strategi tersebut.013) d. yaitu strategi SO. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif. strategi WO.

. Maka dari itu.saat ini di Rahat cafe masih ada tumpang tindih pekerjaan sehingga hal ini biasanya sering menghambat pekerjaan yang lain. misalnya pelayanan yang kurang cepat yang mengakibatkan kebanyakan konsumen komplain. Namun. menurut manager rahat dalam hal ini tidak begitu dipermasalahkan karena pihak manajemen Rahat cafe sebelumnya melakukan pelatihan kepada karyawannya hanya saja tidak dilakukan secara mendalam seperti di restoran-restoran besar. perlu ditingkatkan kembali pelatihan kepada karyawan agar tetap meningkatkan kualitas SDM agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan.

Namun. Strategi terbaik yang harus dilakukan oleh Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. 3. healthy and diet foods”. Analisis lingkungan internal pada restoran KFC Taman Topi yang menjadi kekuatan utama adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah. Analisis lingkungan eksternal yang menjadi peluang utama adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi. Analisis lingkungan internal pada Rahat cafe yang menjadi kekuatan utama adalah sebagai makanan ”Indonesian foods. 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian. Ancaman utama adalah kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. Ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku.BAB V1 KESIMPULAN DAN SARAN 6. ada beberapa saran yang dapat diberikan yaitu : . Analsisis eksternal yang menjadi peluang utama adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal. sehingga rasio keduanya baik.2 Saran Berdasarkan hasil penelitian analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas serta analisis lingkungan internal dan eksternal yang dilakukan pada restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 2. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal. Rasio profitabilitas restoran KFC Taman Topi menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama dengan Rahat cafe sebesar 9 dan 8 persen. maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Alternatif strategi pengembangan usaha terbaik yang harus dilakukan oleh restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. nilai ROE yang dihasilkan Rahat cafe sebagai non waralaba lebih tinggi sebesar 85 persen dibandingkan dengan ROE pada restoran KFC Taman Topi sebesar 27 persen.

rasio profitabilitas dan rentabilitas antara restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Meningkatkan kualitas produk dengan membuat sertifikasi dari BPOM. Mempertahankan nilai ROE agar target penjualan dapat terus meningkat. Meningkatkan target pasar. 5. Meningkatkan kinerja karyawan agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan melalui spesialisasi pekerjaan. Meningkatkan penggunaan website secara optimal. Melihat besarnya perbedaan nilai ROE. Menyediakan layanan website secara optimal. Menyediakan layanan drive thru dengan cara memanfaatkan area parkir yang sudah ada. 3. 2. . Kebijakan ini diharapkan agar restoran KFC Taman Topi mampu menyeimbangi persaingan harga yang ketat dengan pesaing sehingga penjualan dapat meningkat. Untuk Rahat cafe: 1. 2. 4. sebaiknya restoran KFC Taman Topi membuat kebijakan khusus dengan meningkatkan target penjualan dengan meminimalisir biaya operasional agar dapat meningkatkan Return on Stockholders Equity (ROE). khususnya masyarakat kota Bogor untuk berkunjung ke Rahat cafe dengan cara promosi yang lebih gencar. 6.Untuk restoran KFC Taman Topi: 1. 3. Memanfaatkan area parkir yang sudah ada dengan sebaik-baiknya.

Terjemahan. Rahmayanti D. Jakarta: PT Indeks. Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor [skripsi]. David F. Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. Ekonomi Skala Menengah dan Koperasi. Rahmadhoni. Edisi Kesembilan. Manajemen Strategis. Rachmadi B. Jakarta: Salemba Empat. Manajemen Pemasaran. Buletin Teknologi dan Industri Pangan. David F. 1992. Bogor: Badan Pusat Statistik.N.R. Volume 3. Soejoedono. 2004. 1997. Terjemahan. Institut Pertanian Bogor. Jakarta: Salemba Empat. 2002. Kotler P. Manajemen Pemasaran. 1997. 2005. Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (Studi Kasus Ayam Bakar Wong Solo Cabang Bogor) [skripsi]. Pengendalian Pangan dan Penerapan Pangan HACCP dalam Pengendalian Jasa Boga. Bogor: Fakultas Pertanian. Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Perusahaan Agribisnis. Jakarta: PT Prenhallindo. Manajemen Strategis. Jilid I. Kotler P. Machmud A. Waralaba: Franchising The Most Practical and Excellent Way of Succeeding. 2006. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2004. 2006. 2006.R. [BPS] Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Depok: Universitas Gunadarma. Bogor [skripsi]. 2008. Manajemen Pemasaran. Institut Pertanian Bogor. A. Kotler P.DAFTAR PUSTAKA Anggraini D. Partomo T. Amstrong.W. Bogor: Fakultas Pertanian. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2007. Jakarta. Amstrong.S. Insitut Pertanian Bogor. Jakarta: Ghalia Indonesia.R. Terjemahan. Kota Bogor dalam Angka 2008. . Fardiaz.. 1993. Jilid II. 1994. Kadarsan H. Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor [skripsi]. Firbani R. Bogor: Fakultas Pertanian. Bogor: Fakultas Pertanian. Jilid I. Institut Pertanian Bogor. Jakarta: PT Indeks. Konsep-Konsep. 2008. Edisi Ketujuh. Pengantar Akuntansi 1.

Ratnasari R. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen. 1999. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. . Bogor) [skripsi]. Endar. 2008. Edisi Keempat. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square. Pengantar Akomodasi dan Restoran. Bogor: Fakultas Pertanian. Yogyakarta: BPEF. Bogor: Fakultas Pertanian. Siahaan P. Institut Pertanian Bogor.E. 2009. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Institut Pertanian Bogor. Institut Pertanian Bogor. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2006. Analisis Strategi Pemasaran (Studi Kasus Ali Baba Restaurant.D.T. Sulastiningsih A. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. 1995. Jawa Barat [skripsi]. Yulia. Riyanto B. Sugiarto. Akuntansi Pengantar Pendekatan Terpadu. 2003. Sulatirningrum S. Bogor) [skripsi].

LAMPIRAN .

dan benar adanya. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Laki-laki 2. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.Lampiran 1. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. objektif. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 .

Antara Rp.. Lainnya..00 – 21.000 3... Apakah setiap shift untuk karyawan sore sampai malam ada tambahan uang transport? 1.. ≥ 50 outlet 2. 6. ≥ 15 tahun (lebih dari 15 tahun) 2. Ya 2. 4. Jika tidak... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. Jika ya. sebutkan. Tidak ada ketentuan dari KFC pusat 3. 9.. Tidak 8.. ≤ 15 tahun (kurang dari 15 tahun) 3. 600.. Ya 2. Jika ya. Lainnya.000 – Rp.. Berapa banyak outlet KFC di seluruh Indonesia? 1.. Lainnya. Pukul 08. 500.000 – Rp.tahun 2.. sebutkan. sebutkan. sebutkan. Sudah ada di peraturan di surat perjanjian kerja KFC pusat 3. sebutkan. Antara Rp.. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Berapakah gaji untuk tenaga kerja kontrak? 1. . 700..00 WIB 2.. outlet 3.Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 1.... Sudah peraturan dari KFC pusat 2.. 12. Ya 2. Lainnya.. 500. langsung dijadikan sebagai karyawan tetap 3.00 – 22. 7. Sudah berapa lama Restoran KFC berdiri di Indonesia? 1..00 WIB 3.. Lainnya... ≤ 50 outlet 3. Lainnya.. Berapa tahun masa kerja untuk tenaga kerja kontrak di KFC? 1. Tenaga kerja kontrak dipekerjakan hanya sementara dan karyawan tetap selamanya 2... apa alasan Bapak/Ibu? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. ≤ 3 tahun 3. Ada perpanjangan kontrak untuk tenaga kerja yang belum tetap 2.000 2.. sebutkan.. ≥ 3 tahun 2.. Tidak 5. Dari pukul berapa KFC Taman Topi dibuka? 1. Tidak 11. Apakah masih bisa tenaga kerja kontrak untuk menjadi karyawan tetap? 1.. Lainnya... Lainnya. Jika ya. Setiap karyawan pada shift pagi maupun sore tidak dibeda-bedakan 2. Pukul 08. Apakah gaji tenaga kerja kontrak dan karyawan tetap dibedakan? 1. sebutkan. Jika bagus kerjanya.tahun 10.. sebutkan..

.. Ayam goreng crispy menggunakan banyak bumbu sedangkan original menggunakan bumbu tidak selengkap ayam goreng crispy 2. lainnya... Lainnya. 5000 3. 21... Lainnya.000 3..000.500. Tidak 16. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan. sebutkan. Ya 2. Berapakah harga ayam goreng original? 1.000 – Rp. Jika tidak. Jika ya.. Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan KFC berbeda di wilayah Indonesia Timur? 1. Apakah KFC Taman Topi ini masih membayar sewa tempat? 1. Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 1. sebutkan.. Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1.500. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di KFC 2...13. ≥ Rp.... Berapakah gaji umum untuk karyawan tetap yang bekerja di store KFC Taman Topi? 1. Uang transport yang besar untuk mengantarkan bahan baku 2.. ≤ Rp. Berapakah harga ayam goreng crispy? 1. Tanggungjawab masing-masing outlet KFC 3. Tidak 19. Lainnya. 1. Lainnya. Tidak 18. 800. 24. 2. 22. ≤ 200 ekor 3. ≥ Rp.000 2.. sebutkan... Lainnya.. 15. KFC Taman Topi membeli baru peralatan? 1. 1.000 – Rp.. ≥ Rp. Ketetapan harga dari KFC pusat 3..ekor ayam . lainnya.. 23. sebutkan. 800... 17..000 3. 14. 6000 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Antara Rp. Peraturan dari KFC pusat 2. sebutkan. ≤ Rp.000.. Mengapa harga ayam goreng crispy dan ayam original dibedakan? 1. 5000 2.. Antara Rp. 1. ≥ 200 ekor 2.. sebutkan.000? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 6000 2... sebutkan... Bahan baku di wilayah Indonesia Timur lebih mahal 3. Lainnya. Ya 2. sebutkan. Bangunan sudah menjadi milik KFC 2. Ya 2.... ≤ Rp. 20. Lainnya. sebutkan..

000 3.. apakah disimpan untuk esok harinya? 1. paha bawah) ayam goreng original ≥ 100 per potong ayam(dada. Lainnya. ≥ 10 orang ... Selain membeli bahan baku. Apabila ada sisa ayam goreng crispy maupun original yang tidak habis dalam sehari. Sengaja membeli untuk persediaan 3. Berapa jumlah per potong ayam (dada.. paha atas.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 26... sebutkan.. Jika ya. Jika ya... Berapakah pendapatan penjualan ayam goreng KFC Taman Topi tiap bulannya? 1. sebutkan. Langsung dibuang 2. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Berapakah harga ayam goreng crispy dan original yang dijual lengkap dengan nasi? 1. ≤ 5 juta rupiah 3. ≤ 100 0rang 3.25. Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di KFC Taman Topi? 1. Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1. 33. Tidak 34... Lainnya. Lainnya. lainnya.000 2.. Tidak 32. Lainnya. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2. ≥ 100 juta rupiah 2. Ya 2. Ya 2. paha bawah) untuk dimasak ayam goreng crispy dan original? 1. Ada berapa jumlah tenaga kerja kontrak di KFC Taman Topi? 1. Tidak 30.. sebutkan... 28. ≥ 5 juta rupiah 2. paha atas. paha bawah) 2. sebutkan. 27.. 12. Ya 2. biasanya pendapatan yang diperoleh KFC juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1. 29.. ≤ 100 juta rupiah 3. Biasanya pendapatan yang KFC peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1.. paha atas.... sebutkan.. ≥ Rp. ≥ 100 orang 2. ≤ Rp. 31..... sebutkan.. 12.. Jika tidak.. Lainnya. Peralatan masak sudah rusak 2.. Lainnya. sebutkan. Ayam goreng crispy ≥ 100 per potong ayam(dada. 35. sebutkan.. 36.

Ada berapa jumlah karyawan tetap di KFC Taman Topi? 1. Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 2... apa alasan Bapak/Ibu? 1.2. Tidak 43... Jika ya.. Tidak 41. 42.... ≤ 10 orang 3.. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. Tidak ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3. sebutkan.. Ya 2.orang 38.. Upah/gaji berikut juga uang THR 2. Ya 2. Lainnya. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan tetap? 1. Untuk kesejahteraan karyawan 3. Lainnya. sebutkan.. Jika ya. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada tenaga kerja kontrak? 1. Upah/gaji sudah termasuk uang THR 2. Tidak 39. 40. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Selain upah/gaji. Lainnya. sebutkan. sebutkan. Jika Tidak.... . Apakah upah/gaji setiap tenaga kerja kontrak maupun tetap yang di store KFC tidak termasuk uang makan tiap hari? 1..orang 37. ≥ 15 orang 2. Selain upah/gaji. Ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3.. Ya 2.. ≤ 15 orang 3...

. .. Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008– Oktober 2009 No......... Total Biaya Tetap Biaya Variabel: .......... ....... A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) ...... ..... .....Biaya listrik ... .......Gaji tenaga kerja ...Biaya penyusutan investasi ...............Sewa tempat .Biaya air ............Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: .......Pembelian bahan baku .Biaya telepon . ..

000. 740. 1.246.000 1 tahun: Rp.200 = Rp.000 540.000. 740.Kardus/tempat membungkus produk take away 1 bulan: 500 kardus x Rp.200 – 0 = Rp.000 x 12 bulan .000 x 12 bulan .000.000.Provit sharing 1 tahun: 30.Biaya air 1 bulan: Rp.000 6.668.000.000.000 27.200 – 74.000.000 60.313. 890.155.969. 48.067. dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp.200 5. 6.720.000 x 54 orang = Rp.000.668.569. 3.000. 3.200 EAT = EBT – Beban pajak = Rp.600.000 36.Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: . 48.421.569.Kantong plastik 1 bulan: 25 pak (20 plastik) x Rp.Biaya penyusutan investasi . 300.724.000.000 x 30 hari x 12 bulan .000 1 tahun: Rp. 7.155.000 x 5 tabung x 30 hari x 12 bulan . 1.000 1 tahun: Rp.000 x 12 bulan .000 x 12 bulan Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.155.000 x 30 hari x 12 bulan .200 576. 740.000.087. 200 1 tahun: Rp.Gas elpiji = Rp. 740. 3.Biaya listrik 1 bulan: Rp.200 Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT.600.000 1 tahun: Rp. 100.Biaya telepon 1 bulan: Rp. EBT.956 .060. 666.155.000 Total Biaya Tetap Biaya Variabel .000.000 12.Gaji karyawan 1 bulan: Rp.249. 75. 5.400 – Rp.000.000 5.000.408.Pembelian bahan baku .244 = Rp.000 36.000 30.060.200 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp. 5.000 1.000 1 tahun: Rp.

724. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 2.400 Analisis Rasio Rentabilitas: ROE = EAT x 100% = 666.724. Marjin Laba Bersih • = EAT x 100% = 666.067.956 = 9% Penjualan 7.408.000 .000.155.500.• Analisis Rasio Profitabilitas: 740.067.956 = 27% Modal sendiri 2.400 = 10% 1.408.200 7.

dan benar adanya. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Laki-laki 2. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.Lampiran 2. objektif.

. Lainnya.00 – 22.500. sebutkan. Ketentuan dari Rahat cafe yang mengharuskan membeli peralatan apabila rusak .. 7. 600.. 1. sebutkan.00 WIB 2. sebutkan. Berapakah gaji untuk karyawan Rahat cafe? 1... Antara Rp. Pukul 10. Ya 2. 5. Lainnya...00 – 21. 4. Jika tidak.000 – Rp. 2. sebutkan. Ya 2..000 – Rp. Rahat cafe membeli baru peralatan? 1. Lainnya... Lainnya.000 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Apakah Rahat cafe masih membayar sewa tempat? 1...000 3. Pukul 08.. sebutkan.. Terpaksa beli karena peralatan sudah rusak 2. Ya 2. Tidak 3. Jika ya. Apakah Rahat cafe sudah memiliki cabang? 1.. Antara Rp. Antara Rp. Sudah berapa lama Rahat cafe berdiri? 1.. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di Rahat cafe? 1. 1. Ya 2. 8. sebutkan. Tidak 5. Tidak 9. Jika ya. 500.. Apakah karyawan di Rahat cafe bekerja shift? 1. Lainnya. Jika tidak. Karyawan sedikit 2. 500. apa alasan Bapak/Ibu? 1..00 WIB 3. Tidak 11.000. ≥ 3 tahun 2.Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 2.. ≤ 3 tahun 3. 10.. Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1.. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan.tahun 2.000 2. Modal belum mencukupi 3.. Ya 2. Antara Rp... 6. Lainnya. Bangunan bukan milik Rahat cafe sendiri 2.. Tidak 12..000 2.000 – Rp.500.000 – Rp.000. 700. Rahat cafe belum berdiri lama 2... apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. 1. Lainnya. Dari pukul berapa Rahat cafe dibuka? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1.

. Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 7000 2. Lainnya. ≤ 50 ekor 6. sebutkan..3.. 20. apakah disimpan untuk esok harinya? 1.. Lainnya. ≥ 50 ekor 5.. Biasanya pendapatan yang Rahat cefe peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1.. 16... Dilihat dari harga bahan baku yang mahal 5.. 500. sebutkan. Berapakah pendapatan penjualan nasi timbel yang memakai ayam goreng di Rahat cafe tiap bulannya? 4. Sengaja membeli untuk persediaan 3. Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan Rahat cafe berbeda? 4. 10. ≥ Rp. 15. Tidak 23. 18.000 2. Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di Rahat cafe? 1. Berapa harga nasi timbel yang memakai ayam goreng? 1. sebutkan. Lainnya.. Ya 2. ≤ Rp.. sebutkan. 7000 3... ≥ Rp.... Jika ya. Lainnya.. sebutkan... 13. Tidak 21.. biasanya pendapatan yang diperoleh Rahat cafe juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1. Ya . Lainnya.. Langsung dibuang 2.. sebutkan. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2. Jika tidak. Apabila ada sisa ayam goreng yang tidak habis dalam sehari. 22.. 10. Lainnya. Kesulitan dalam membuat makanannya 6. 19. lainnya.000 3. 500. 14.000 3. ≤ Rp. 24. sebutkan.... sebutkan.. ≤ 1 juta rupiah 6. Selain membeli bahan baku.000 2. ≥ 1 juta rupiah 5.. Ya 2. ≥ Rp... Berapakah harga ayam goreng tanpa nasi timbel? 1..... sebutkan. Lainnya. ≥ 50 orang 2. sebutkan.ekor ayam 17.... Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 4.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. ≤ 50 0rang 3. Lainnya.. Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1. ≤ Rp.

Abodemen listrik .2. Tidak 25.. Tidak ada ketentuan dari Rahat cafe 6.Biaya listrik ... Lainnya... Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 –Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: .. Jika ya. apa alasan Bapak/Ibu? 4.Pembelian bahan baku . 26. Jika Tidak...Sewa tempat . ≤ 10 orang 6.Biaya telepon .. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1.Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) . Peralatan masak sudah rusak 2. Apakah upah/gaji setiap karyawan sudah belum termasuk uang makan tiap hari? 3. Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3. Tidak 28. apakah Rahat cafe memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan? 3.orang 27. Ada berapa jumlah karyawan yang bekerja di Rahat cafe? 4.Biaya penyusutan investasi . Ya 4. sebutkan. Tidak 30.Gaji tenaga kerja ... sebutkan.. Untuk kesejahteraan karyawan 6. Lainnya. Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 5. sebutkan. ≥ 10 orang 5. 29.. Lainnya. Ya 4. Jika ya.Abodemen telepon Total Biaya Tetap Biaya Variabel: . Upah/gaji sudah termasuk uang THR 5.. Selain upah/gaji. sebutkan.. apa alasan Bapak/Ibu? 4..

Analisis Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 No.000.700 = Rp. 446.825. 48.093.030 • Analisis Rasio Profitabilitas: 3.750. Marjin Laba Bersih 48.612.700 – Rp. 48.000 494.800 EAT = EBT – Beban pajak = Rp.000 – 4. 43.861. EBT.657.825.750.213.612. 43.030 Modal sendiri 50.000 = 85% .800 – 1. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 4.000 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp.200 = Rp.657. dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT.770 = Rp.030 Penjualan 494.700 = 10% • = EAT x 100% = 42.612.657.825.700 Analisis Rasio Rentabilitas: = 8% ROE = EAT x 100% = 42. 494. 42.

Lampiran 3. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. KEKUATAN A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi usaha yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2. KELEMAHAN N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I J K L M N O 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2 3 2 1 2 B 3 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 1 3 C 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 3 2 1 2 D 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 2 1 2 E 2 2 2 3 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 1 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 G 3 1 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 H 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 2 3 1 2 I 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 2 K 2 2 3 2 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 L 1 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 M 2 2 2 2 2 2 2 1 2 3 2 3 1 2 N 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 2 3 3 2 O 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 Total 31 24 28 31 28 32 25 23 31 31 28 32 28 19 28 419 Bobot 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I J K L M N O 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 B 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 C 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 2 D 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 E 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 G 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 H 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 I 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 K 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 2 L 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 M 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 N 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 O 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Total 29 29 27 29 28 30 26 28 28 29 25 29 30 27 26 420 Bobot 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 1.000

Lampiran 4.

Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. PELUANG A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. ANCAMAN F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I 2 2 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 3 1 3 3 1 C 2 2 2 2 1 2 2 1 D 3 2 2 2 1 2 3 1 E 2 1 2 2 1 2 2 2 F 3 3 3 3 3 3 3 2 G 2 1 2 2 2 1 2 1 H 2 1 2 1 2 1 2 1 I 3 3 3 3 2 2 3 3 Total 19 15 18 16 18 9 19 20 10 144 Bobot 0.132 0.104 0.125 0.112 0.125 0.062 0.132 0.139 0.070 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I 1 2 1 3 1 1 3 3 B 3 2 2 3 2 2 1 2 C 2 2 1 2 2 3 3 2 D 3 2 3 2 2 3 3 3 E 1 1 2 2 1 2 1 2 F 3 2 2 2 3 2 2 2 G 2 2 1 1 2 2 2 2 H 1 3 1 1 3 2 2 1 I 1 2 2 2 2 2 2 3 Total 16 15 15 12 20 14 17 18 18 145 Bobot 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 0.096 0.117 0.124 0.124 1.000

Lampiran 5. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Total Responden 1 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 Responden 2 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 Rata-Rata 0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Responden 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 2 3 Responden 2 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 2 3 Rata-Rata 4 4 3.5 3.5 4 3.5 3 4 4 3.5 3.5 3.5 3.5 2 3

Lampiran 6. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Responden 1 Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup 0.132 masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 0.104 3. Peningkatan pendapatan dan daya 0.125 beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 0.112 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi 0.125 teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 0.062 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok 0.132 tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 0.139 Tingkat persaingan dalam industri 0.070 restoran tinggi Total Responden 2 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 Rata-Rata 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131

0.096 0.117 0.124 0.124

0.080 0.124 0.131 0.097 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 9. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Responden 1 4 4 4 4 4 Responden 2 4 4 4 3 4 Rata-Rata 4 4 4 3.5 4

1 1 4 4

2 1 2 1

1.5 1 3 2.5

Lampiran 7. Tabulasi Jawaban Responden Untuk Prioritas Strategi Pada Restoran KFC Taman Topi

Faktor Strategis

Strategi 1 Responden 1 2 4 4 3 3 3 4

Ratarata

Strategi 2 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 3 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 4 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 5 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 6 Responden 1 2

Ratarata

Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10.Sarana pendukung yang sudah lengkap 11.Tenaga kerja terspesialisasi 12.Pelayanan internet corner 13.Promosi cukup dilakukan Kelemahan 1. Penggunaan website belum optimal 2. Tidak memiliki layanan drive thru

3.5 3.5 3.5

4 3 3

4 2 3

4 2.5 3

4 4 4

3 4 4

3.5 4 4

1 4 4

2 2 4

1.5 3 4

4 2 4

3 2 4

3.5 2 4

3 2 4

3 4 4

3 3 4

3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4

3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4

4 4 4 4 4 3 3 2 1 4 3 3

4 4 4 3 4 2 2 2 2 4 3 2

4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5

3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 2 3 2 3 2 2 3 4 4

3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4

3 3 2 2 2 3 2 4 2 3 3 2

4 4 3 2 2 2 2 4 3 3 4 3

3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5

4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 3 4 2 4 1 2 3 3 1

4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5

4 2 3 3 2 3 3 2 1 3 2 4

4 2 2 2 4 2 2 3 1 2 2 4

4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4

Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 1. Hambatan masuk industri tinggi 2. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3. Kenaikan harga bahan baku 4. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

4 4 4 3 4

4 3 4 2 4

4 3.5 4 2.5 4

3 1 4 1 4

3 2 3 1 3

3 1.5 3.5 1 3.5

2 4 4 2 4

4 4 2 2 4

3 4 3 2 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

3 2 3 1 4

4 1 4 1 2

3.5 1.5 3.5 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 4 3 4

3 3 2 4

3.5 3.5 2.5 4

2 4 3 3

4 4 4 3

3 4 3.5 3

4 3 3 3

4 2 2 2

4 2.5 2.5 2.5

3 3 2 3

2 2 2 3

2.5 2.5 2 3

1 4 2 4

3 4 3 2

2 4 2.5 3

2 4 1 2

1 1 1 3

1.5 2.5 1 2.5

Lampiran 8. Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi
Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Bobot Strategi 1 AS TAS 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4 4 3.5 4 2.5 4 3.5 3.5 2.5 4 0.252 0.220 0.227 0.252 0.234 0.292 0.183 0.174 0.28 0.252 0.189 0.255 0.276 0.252 0.252 0.484 0.360 0.456 0.487 0.524 0.28 0.434 0.327 0.388 7.33 Strategi 2 AS TAS 4 2.5 3 4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5 3 1.5 3.5 1 3.5 3 4 3.5 3 0.288 0.157 0.681 1.008 0.936 1.168 0.213 0.232 0.175 0.18 0.126 0.109 0.276 0.216 0.157 0.363 0.154 0.399 0.195 0.458 0.24 0.496 0.458 0.291 8.976 Strategi 3 AS TAS 3.5 4 4 3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4 3 4 3 2 4 4 2.5 2.5 2.5 0.252 0.252 0.26 0.252 0.234 0.219 0.213 0.174 0.21 0.216 0.157 0.219 0.241 0.288 0.252 0.363 0.412 0.342 0.39 0.524 0.32 0.31 0.327 0.242 6.669 Strategi 4 AS TAS 1.5 3 4 3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5 2 3 2 4 4 2.5 2.5 2 3 0.108 0.189 0.26 0.252 0.234 0.182 0.122 0.116 0.175 0.144 0.252 0.182 0.207 0.252 0.157 0.242 0.309 0.228 0.78 0.524 0.2 0.31 0.262 0.291 5.978 Strategi 5 AS TAS 3.5 2 4 4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5 3.5 1.5 3.5 1 3 2 4 2.5 3 0.252 0.126 0.26 1.008 0.234 0.255 0.213 0.232 0.21 0.252 0.126 0.219 0.241 0.252 0.157 0.423 0.154 0.399 0.195 0.393 0.16 0.496 0.327 0.291 6.875 Strategi 6 AS TAS 3 3 4 4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4 4 3 4 1 3 1.5 2.5 1 2.5 0.216 0.189 0.26 1.008 0.134 0.182 0.152 0.174 0.175 0.18 0.157 0.073 0.172 0.144 0.252 0.484 0.309 0.456 0.195 0.393 0.12 0.31 0.131 0.242 6.108

0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131 0.080 0.124 0.131 0.097

objektif. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap.Lampiran 9. dan benar adanya.

Apakah Restoran KFC berpengaruh terhadap inflasi. Ya 2.. Ya 2. sebutkan: 1... Bagaimana kriteria tenaga kerja di KFC? Sebutkan: 1.. c. Ya 2.. 3.. Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada... dibagi atas dua lingkungan... Lingkungan industri 1... ……………… 3.... apa alasan Bapak/Ibu? .. ……………… 3... .. 2. suku bunga..... Apakah dengan teknologi yang sudah ada............ Jika ya.. Jika ya....... Faktor Politik 1...... .. b.. Faktor Sosial 1......... ……………… 3. .. sebutkan alasan Bapak/Ibu?... 4..... Gaya hidup 3............. apa alasannya? ..... Jika ya. biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1. Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? .. Faktor Ekonomi 1..... 5. ……………… 2. ……………… 2... ……………… 2. Faktor Teknologi 1. Faktor sosial yang ada di KFC. Tidak 2.. dan investasi? 1....... yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1. Tidak 4.......... Tidak 2. Ketiganya d. Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada..... 3......... ........ Sikap 2...Lingkungan Bisnis.. Adat-istiadat 4.. Lingkungan jauh 2... Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 1........... dapat mempengaruhi kinerja KFC? 1............. sebutkan: 1......... Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a. Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? .

..Ya 2. Ya 2.... Ancaman Masuk Pendatang Baru 1.. Lingkungan Industri a....Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 1. 2.... Ya 2.. Ancaman Produk Pengganti 1... Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1. Tidak f....Ya ..... ≤ 20 juta 3. sebutkan. Apakah restoran KFC bekerjasama dengan stakeholder? 1. Tidak 4. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b... Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1. Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1.... Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1. ≥ 20 juta 2.. Berkisar berapa harga mesin display holding cabinet? 1. Tidak 2...... Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1.. Biasanya teknologi berupa apa?. Tidak d... Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi KFC? 1. 5.. Apakah restoran KFC melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan KFC? 1...... Ya 2.. Lainnya. Lingkungan Industri e..

. 3.. Ya 2.. Ya 2......... Pengendalian distributor 2. Keuangan dan Akuntansi 1. Apakah terjadi persaingan dengan restoran-restoran lain? 1... Produktivitas 2... Bentuk motivasi kerja karyawan di KFC dapat berupa apa? 1....... 1. Sumberdaya Manusia 1...... Serikat pekerja 3........... Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1... Pendekatan Fungsional 1. ... Jika ya. Tidak 2. Keterampilan dan motivasi kerja 3... Apakah KFC memperhatikan faktor berikut? 1. Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4. Pelayanan purna jual 5..... . 4................. Tidak 2. sebutkan... Pangsa pasar 2.. Apakah KFC dalam hal pasar dan pemasaran. 3. 2. Kreditor 5. Manajemen SDM 2..... harus memperhatikan hal ini? 1.. Kegiatan Produksi-Operasi 1... . Lainnya... Tidak 3.. Pemasok 6... Kegiatan promosi 3. Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1........... apa alasannya?. Pemerintah 2. Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a.... Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan... Lingkungan masyarakat 4. .2... Pasar dan Pemasaran 1..... Ya 2..

. 6. pada tingkat pendidikan apa manajer dapat dipilih? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Bagaimana KFC Taman Topi memberikan pelayanan kepada konsumen? 1. menu apa saja yang dihidangkan? 1. Agar karyawan nantinya dapat bekerja dengan baik 2. Tidak . sebutkan.. sebutkan.. Tidak 5. Lainnya. KFC memiliki ayam goreng yang ukurannya besar 3. Ya 2. Apakah mutu bahan baku dan ayam diperhatikan? 1.. S2 3. Jika ya.. Memberikan keramahan kepada konsumen 2. KFC memiliki cita rasa yang khas ayam goreng 2... 4. Agar konsumen tidak merasa bosan dengan ayam goreng saja 3...... 12. Jika ya. sebutkan. Selain ayam goreng. Lainnya.(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1. 10. 11. 2. Apakah KFC memilih karyawan dengan pelatihan dahulu? 1.. Lainnya.. sebutkan... SI 2. Tidak 9. 3. Hanya karena sudah ada di peraturan KFC pusat agar karyawan diberikan pelatihan terlebih dahulu 3. Lainnya.. sebutkan. 8.. sebutkan. Ya 2.. Supplier ayam 3. Lainnya. Tidak 7. Apakah kelebihan KFC dengan pesaing yang sama dalam menjual ayam goreng? 1. Apakah KFC biasanya memilih manajer yang memiliki pendidikan tinggi? 1. Dissert.. Ya 2. KFC chuky.. Lainnya. Mengapa KFC menyediakan menu lain selain ayam goreng? 1.... Ya 2. RPA (Rumah Potong Ayam) 2.. sebutkan. KFC goceng.. Bagaimana KFC Taman Topi dalam menetapkan penetapan harga? 1.. Melihat harga pasar 3. apakah KFC Taman Topi menyediakan menu lainnya? 1. sebutkan. Didatangkan dari manakah bahan baku ayam ke KFC? 1. Lainnya.. dan sebagainya 2.. Lainnya. Jika ya. Memuaskan keinginan konsumen agar dapat memilih menu selain ayam goreng 2... Melihat lokasi KFC disekitar KFC didirikan 2..

16.. Tidak 26. sebutkan.. Apakah pengelolaan situs website KFC Taman Topi sudah optimal? 1. 21. lainnya. ≥ 1000 outlet 2... Jika ya. Lainnya. Lainnya. Apakah KFC sebagai restoran siap saji memberikan kemudahan bagi konsumen? 1. Ada berapa outlet yang tersebar diseluruh Indonesia? 1... Apakah ayam goreng KFC aman untuk dikonsumsi? 1. Lainnya. Lainnya. 14. Promosi paket goceng 2. 24.. sebutkan... Tidak 17. 25. Sudah teruji dengan memperoleh sertifikasi halal dari MUI 2.. Mempermudah konsumen untuk mengetahui informasi KFC Taman Topi di Bogor 2.. Apakah KFC Taman Topi memberlakukan sistem kerja kontrak bagi karyawannya? 1. Lainnya. sebutkan. Agar ada pergantian karyawan 2. Jika tidak. Ya 2..13. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya.. Jika ya.. Ya 2. Ya 2.. Agar aman dikonsumsi konsumen 2.. sebutkan. Ya 2.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Apakah KFC Taman Topi sering melakukan promosi? 1.. ≤ 10 outlet 3.. Jika ya. ≥ 10 outlet 2... Ya 2.. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. 20. Tidak 22. promosi apa yang Bapak/Ibu lakukan? 1... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 19... sebutkan. sebutkan.. Konsumen tidak menunggu lama untuk makan 2. Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 23... apa alasan Bapak/Ibu? 1. 18. Tidak 15.. sebutkan.... Jika ya. . Ada berapa outlet KFC di daerah Bogor? 1. Jika ya.. ≤ 1000 outlet 3. Jika ya. Lainnya.. Informasi telat dimasukkan 2.

. ≥ 200 pengunjung 2. Ya 2. Ya 2. Apakah peralatan yang digunakan KFC Taman Topi sudah modern? 1. Produksi negara mana alat menggoreng ayam pada KFC? 1. Bahan baku menjadi mahal 2. Jika tidak. Ya 2. Lainnya. Lainnya.. Apakah dengan adanya krisis ekonomi terjadi kenaikan harga bahan baku? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 31. 32. Apakah dengan isu flu burung tahun kemarin. Ya 2. harga ayam goreng KFC mengalami kenaikan? 1.... sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 34. apa alasan Bapak/Ibu? 1. maka ayam goreng KFC tidak takut dengan isu flu burung 2. Tidak 28. 29.. sebutkan. Lainnya.. 39. Lainnya. 37. 35. Jika ya. Lainnya.. Amerika Serikat 2. Lainnya... Tidak 33. Apakah KFC Taman Topi tetap membayar pajak kepada pemerintah setempat? 1..27. penjualan ayam goreng KFC menjadi menurun? 1.. Memberikan kesempatan pada setiap konsumen untuk mengenal KFC yang baru dibuka 3.. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik 2.... sebutkan.. sebutkan... apa alasan Bapak/Ibu? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Tidak 36. 30.. Tidak 38.. Agar konsumen disekitar pembukaan store baru mengetahui KFC akan di buka 2. Apakah dengan pembukaan store baru dilakukan promosi? 1.. Ya 2.. Kira-kira ada berapa pengunjung yang datang ke KFC Taman Topi tiap harinya? 1. Eropa 3.. Tidak . sebutkan. Lainnya. Ketentuan pemerintah 2. Jika ya.. Jika ya. Dengan standarisasi keamanan. sebutkan. Apakah terjadi kenaikan bahan baku. Ya 2. sebutkan. Jika ya... ≤ 200 pengunjung 3.

McD 2. 43. sebutkan. Jika tidak... Pernakah KFC. Ya 2. 41.. restoran apa yang menjadi pesaing? 1.40.. Tidak 44. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Lainnnya. Ya 2. KFC pusat sudah memperhitungkan harga ayam goreng apabila harga bahan baku termasuk ayam naik 3.. Lainnya. CFC 3. sebutkan. Ya 2.. Apakah KFC Taman Topi memiliki pesaing? 1. khususnya KFC Taman Topi pernah mengalami kelangkaan gas elpiji? 1.. Tidak 42.. Lainnya. Jika ya. Tidak 46.. apa pesaingnya? 1. Apakah KFC memiliki pesaing dengan restoran lain? 1. sebutkan. Restoran padang 2.... 45. Lainnya.. CFC 3. Jika tidak.. Jika ya. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Memiliki supplier gas tersendiri 2. .

Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Restoran KFC Taman Topi. Petunjuk Umum: 1. Petunjuk Khusus: 1. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden.PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Restoran KFC Taman Topi. dan sebaliknya) . 2. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Restoran KFC Taman Topi adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal. 3. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. 2. Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten. 4. Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan/usaha dalam bisnis Restoran KFC Taman Topi.

I Total A B C .. Kekuatan A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi KFC yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2. O Total . Peluang A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat A B C . I Total Keterangan: 2... Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Restoran KFC TamanTopi Faktor Strategis Internal A B C ..1. O Total Keterangan: 2. Kelemahan N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru 2... Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Restoran KFC Taman Topi Faktor Strategis Eksternal A B C ...

D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. Ancaman F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi .

6.PENENTUAN RATING 3. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a. 13. 9. 5. 12. 4. Pertanyaan: Menurut Bapak. 10. 11. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. 2. 3. Faktor Strategis Internal KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Rating . Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. b. 7. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 8. Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing.

Pertanyaan: Menurut Bapak.• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. . Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. b. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. Skala 3 = tinggi. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru Rating 4. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. Skala 4 = sangat tinggi. 2. Skala 2 = rendah. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah. b.

respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 3. 2. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d. . 5. Skala 4 = sangat rendah. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. b. 4. Skala 3 = rendah. Skala 2 = tinggi. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Rating 5. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata.Pertanyaan: Menurut Bapak.

4. 2. Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Rating .Pertanyaan: Menurut Bapak. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. 3.

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RESTORAN KFC TAMAN TOPI ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. objektif.Lampiran 10. Laki-laki 2. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. dan benar adanya.

apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat. maka kolom AS tidak perlu diisi. dan media masa. jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Strategi 5 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi 2 : Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Strategi 4 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. iklan. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. Strategi 6 : Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. Strategi 3 : Meningkatkan efektifitas promosi melalui website. Jika jawabannya ”Tidak”.KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan. . Mengajukan pertanyaan. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas.

4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS Strategi 6 AS TAS .2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. 3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

000 5.000 25.000 13.000 19.000 14.000 20.000 17.000 13.Lampiran 11.000 16.000 15.000 15.000 20.000 7.000 11.000 23.000 13.000 10.000 14.000 14.000 14.000 5.000 .500 17.000 18.000 12.000 20.000 12.000 15.000 30.000 16. Daftar Menu Rahat Cafe Nama Menu Nasi cobek ayam Nasi timbel ayam komplit Nasi tutug oncom komplit Nasi ayam bakar jumbo Sop buntut Sop iga jumbo Bistik iga bakar hot plate Capcay spesial Udang saus tiram Sapi lada hitam hot plate Ayam gepuk Ayam lada hitam hot plate Nasi putih Nasi timbel polos Nasi tutug polos Nasi cobek polos Ayam jumbo protein Sate ayam diet Tempe bakar Sup kacang merah Spaghetti ayam Protein mix (minuman) Aneka Nasi Goreng: Nasi goreng telur Nasi goreng spesial Nasi goreng seafood Nasi goreng seafood spesial Nasi goreng ayam Nasi goreng ayam spesial Nasi goreng kambing Nasi goreng ikan asin Nasi goreng sapi Nasi goreng sapi spesial Aneka omlet: Omelet mix (sosis daging keju) Omelet seafood Healthy juice: Langsing ramping Yogi orange bery Apple super Avocado banana milk Soy belle yoghurt Slim and beauty Soy strawberry Slim melon Es bubur buah vanila/strawberry Es buah salju Harga (Rp) 17.000 15.500 5.000 3.000 16.000 15.000 17.000 18.000 25.000 12.000 23.000 17.000 25.000 15.000 14.

500 8.000 12.000 11.000 6.000 9.000 9.000 11.3.000 10.000 6.000 12.500 9.000 10.000 8.000 9.Susu kedelai Aneka es dan juice + float es krim (Rp.000 .500 9.000 7.000) Es campur Es lemon tea Es capucino Es jeruk Es cokelat Es soda susu Jus alpukat Jus jeruk Jus melon Jus strawberry Jus anggur (antioksidan) Jus jambu Minuman panas: Bandrek Bansus (bandrek dan susu) Teh madu jahe Kopi susu Roti bakar keju Roti maryam madu Roti maryam keju Roti maryam keju coklat 6.000 11.000 8.000 9.000 10.

082 0. KELEMAHAN J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I J K L M N 2 2 2 2 1 2 1 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 2 2 1 1 1 2 1 2 2 2 C 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 D 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 2 2 E 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 1 2 1 F 3 2 3 3 3 2 2 2 3 1 2 3 3 G 2 3 2 2 3 2 1 1 3 2 2 2 2 H 3 3 2 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 I 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 J 2 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 2 2 K 3 3 2 2 2 3 2 1 2 2 2 2 1 L 2 2 3 3 3 2 2 2 1 2 2 2 1 M 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 N 3 2 3 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 Total 31 30 29 30 32 20 25 18 19 30 25 25 28 22 364 Bobot 0. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor 1.082 0.085 0.000 .069 0.082 0. catering box.Lampiran 12.049 0. KEKUATAN A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box.077 0.069 0. dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods.052 0.088 0.054 0.060 1. Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2.080 0.069 0.

117 0.000 . Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor 1.098 0.Lampiran 13. PELUANG A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi 2.074 0.092 0. ANCAMAN E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitusi Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I 2 1 2 2 3 2 2 3 B 2 1 1 2 1 2 2 2 C 3 3 2 2 3 3 2 2 D 2 3 2 2 2 1 3 3 E 2 2 2 2 2 1 2 2 F 1 3 1 2 2 2 2 3 G 2 2 1 3 3 2 2 2 H 2 2 2 1 2 2 2 2 I 1 2 2 1 2 1 2 2 Total 15 19 12 14 16 15 17 19 18 162 Bobot 0.086 0.111 1.092 0.117 0.105 0.

088 0. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12.049 0. catering box. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Internal Faktor Internal 1.052 0. Layanan telkom hotspot 9. Harga yang cukup terjangkau 2. Area parkir kurang memadai 13. catering box.082 0.080 0. Nilai ROE yang besar 7. Inovasi produk 3. Sebagai makanan “Indonesian Foods. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. dan delivery box 5.069 0. Healthy and Diet Foods” 6. Peningkatan kerja karyawan 8. Peningkatan kerja karyawan 8.082 0. dan delivery box 5. Penggunaan website belum optimal 1. Healthy and Diet Foods” 6. 2.Lampiran 14. 4.054 0. Layanan telkom hotspot 9.077 0.085 0. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10. Memiliki layanan khusus seperti lunch box.082 0. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11. 3. Penggunaan website belum optimal Bobot 0. Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 1 2 1 1 1 . Area parkir kurang memadai 13. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10.069 0. Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM 11. Nilai ROE yang besar 7. Sebagai makanan “Indonesian Foods.060 Nilai Rating Faktor Strategis Internal Faktor Internal Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12.069 0. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.

9.092 0.074 0.098 0. 5.086 0. 2. 7.Lampiran 15. 3. 4.117 0. 4. 9. 3. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Bobot 0.092 0. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Eksternal 1. 6.117 0.111 Nilai Rating Faktor Strategis Eksternal 1. 7. 8. 5. 8. 2. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 . 6.105 0.

054 0.138 0.32 3 0.148 0. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods.162 0.216 0.162 0.246 2 0.344 4 1 3 3 3 4 4 3 4 0.468 0.276 0.069 0.069 0.276 0.16 2 0.154 0.16 3 0.344 2 4 1 2 2 2 2 4 4 0.328 0.308 0.246 4 0.069 0.24 0.164 4 0.308 0.12 0.164 0.17 3 0.468 0.368 0.276 0.368 0.246 4 0.255 3 0.082 0.352 3 4 3 3 0.207 0.049 0.069 0.077 0.258 4 0.052 0.18 0.082 0. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Bobot Strategi 1 AS TAS 4 4 3 3 4 3 3 3 2 0.138 0.207 0.352 1 1 2 3 0.328 0.060 0.147 0.138 0.246 0.351 0.222 0.246 4 0.088 0.098 3 2 1 3 3 4 4 2 4 3 0.296 0.049 0.086 0.052 0.069 0.352 4 2 2 1 0.Lampiran 16.080 0.34 4 0.104 Strategi 4 AS TAS 4 0.32 4 0.368 0.098 0.074 0.092 0.085 0.082 0.147 0.344 0.164 0.34 0.276 0.069 0.328 4 0.468 0.294 4 0.222 0.069 0.352 0.184 0.255 3 0. catering box.156 Strategi 5 AS TAS 3 0.104 Strategi 2 AS TAS 2 0.392 3 0.294 2 2 1 4 4 4 4 3 4 0.328 0. Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box.156 Strategi 3 AS TAS 3 0.352 2 4 1 2 0.328 4 0.24 0.368 0.12 0.276 0.074 0.392 3 0.344 4 4 4 4 2 4 3 1 3 0.117 0.18 0.294 .246 0.231 0.069 0.231 0.108 0.054 0.246 2 0.098 0.324 0.

499 .276 4 0.826 2 0.184 4 0.42 1 0.42 4 0.105 0.468 4 0.349 2 0.444 6.092 0.468 0.092 0.22 1 3 2 4 0.276 0.444 5.117 4 0.234 0.013 3 0.444 6.117 1 0.184 4 0.315 0.111 3 4 4 4 0.111 5.444 5.Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Total 0.42 0.42 1 0.117 0.

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. dan benar adanya. objektif.Lampiran 17. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.

. Sikap 2.... Faktor Teknologi 1..... Jika ya.. Jika ya...... ……………… 3...... Apakah dengan teknologi yang sudah ada.. Gaya hidup 3. ……………… 6. biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1. sebutkan alasan Bapak/Ibu?. Faktor Ekonomi 1.... sebutkan: 4. apa alasan Bapak/Ibu? . ……………… 5.. . Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a.... Faktor Sosial 1.. . Faktor Politik 1. yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1. Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada... suku bunga. dapat mempengaruhi kinerja Rahat Cafe? 1.......... ……………… 6..... Bagaimana kriteria tenaga kerja di Rahat Cafe? Sebutkan: 1.. Tidak 4.. Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada...Lingkungan Bisnis. 3..... Tidak 2............. Faktor sosial yang ada di Rahat Cafe.. .. b......... Ketiganya d. Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? .... 4........ ……………… 5.. c.. dan investasi? 1. 2. Apakah Rahat Cafe berpengaruh terhadap inflasi. 5.............. ……………… 2... Lingkungan jauh 2....... Tidak ..... dibagi atas dua lingkungan............ Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? .. Ya 4. Ya 2. Lingkungan industri 1.. sebutkan: 4.. Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 3....... Adat-istiadat 4. Ya 2.. 3....

Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1..Ya 2. Jika ya...Ya 2..Ya 2. Biasanya teknologi berupa apa?. Tidak 2. Apakah Rahat Cafe melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan Rahat Cafe? 1.... Ancaman Masuk Pendatang Baru 1... Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c.. Lingkungan Industri e.. Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1. Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 3. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1.... Ya 4....... Tidak f. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1...2.... Tidak . Tidak d... 2.... 3. Lingkungan Industri a...... Tidak 4. Ancaman Produk Pengganti 1... Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1... Apakah Rahat Cafe bekerjasama dengan stakeholder? 1... Ya 2.. apa alasannya? .... Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi Rahat Cafe? 1... Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b..

Tidak 3..... Keuangan dan Akuntansi 1.. Pemerintah 2... Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan. Manajemen SDM 2.. Pangsa pasar 2.2........ 3. Lingkungan masyarakat 4. Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4......... Keterampilan dan motivasi kerja 3. 3....... 1. sebutkan..... Lainnya.. harus memperhatikan hal ini? 1. Pendekatan Fungsional 1.. Tidak 2.......... Ya 2......... 2... Pasar dan Pemasaran 1. Jika ya.. Apakah terjadi persaingan dengan cafe-cafe lain? 1. Produktivitas 2. Ya 2.......... Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1. Serikat pekerja 3... . Pelayanan purna jual 5.. ... Bentuk motivasi kerja karyawan yang diberikan manajer di Rahat Cafe dapat berupa apa? 1... Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) b..... Kreditor 5.. Pengendalian distributor 2.. 4. Kegiatan Produksi-Operasi 1.. Ya 2.... ... Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1. . Kegiatan promosi 3...... Pemasok 6..... Apakah Rahat Cafe dalam hal pasar dan pemasaran. Apakah Rahat Cafe memperhatikan faktor berikut? 1.... Sumberdaya Manusia 1. apa alasannya?.....

.. Lainnya. Jika ya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 7. sebutkan. Apakah karyawan Bapak/Ibu melayani konsumen dengan ramah? 1. Lainnya..(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1. Tidak 14. Apakah selain nasi timbel yang berisi ayam goreng. Lainnya. Lainnya.... Harga lebih murah 2.. Biasanya konsumen lebih menyukai makanan apa? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1... Tidak 6.. sebutkan. Langganan Rahat cafe 3. Jika ya. Jika ya. Pengurusan sertifikasi halal dari MUI lama 2. sebutkan. Pasar tradisional 2.. Nasi timbel dengan ayam bakar 2... Ya 2... Ada berapa jenis makanan yang dijual? 1. Jika tidak. sebutkan. Ya 2. Nasi timbel Rahat porsinya lebih banyak 2. Mengharuskan karyawan ramah terhadap konsumen 2. sebutkan. Lainnya.. Jika tidak. Lainnya.. Apakah harga nasi timbel dengan ayam goreng Rahat sama dengan nasi timbel cafe-cafe lain? 1. Tidak 9. .. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 8. Apakah Rahat cafe memiliki sertifikasi halal dari MUI? 1. 10.. sebutkan... sebutkan. Jika tidak.... apa alasan Bapak/Ibu? 1... Ayam bakar jumbo 2. 5. menu apa saja yang dijual di Rahat cafe? 1. 11.. Apakah Rahat cafe memiliki langganan pasar untuk membeli bahan baku? 1. sebutkan. Tidak 12. Lainnya.. 4. Ya 2. Lainnya.. 3.. Lainnya. sebutkan. ada menu lain? 1.. ≥ 20 makanan 2. ≤ 20 makanan 3... Biasanya bahan baku dibeli darimana? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2. Ya 2. 13. Tidak 2. Nasi timbel dengan ayam goreng 3. Semua pasar sama 2...

Jarang menyebarkan brosur 3. tidak 22.. 24. sebutkan. Senin – Jumat 3. Jika tidak. Tidak 19... Lainnya. Sabtu – Minggu 2...15. Jika tidak. Letaknya berjauhan dengan cafe-cafe yang lain. Jika ya. sebutkan... Tidak 27. Ya 2. Tidak 16. sebutkan.. 18. 26. Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor? 1. Ya 2. jadi tidak masalah. promosi apa yang dilakukan? 1.. Enam orang karyawan 3. Lainnya. 17... Masih keluarga 2.. mengapa? 1. . 21.. Jika ya. Apakah yang membeli makanan di Rahat cafe kebanyakan orang-orang kantoran? 1. Lainnya. Memberikan diskon 10% kepada pengunjung pertama 2.... sebutkan. Ya 2. Orang-orang yang sengaja melamar bekerja di Rahat cafe 3. sebutkan... Apakah ada layanan pesan antar untuk lokasi di luar Rahat cafe? 1. Setiap cafe memiliki pelanggan masing-masing 2. karena apa mereka diganti? 1. Ada yang keluar 3... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Menyebarkan brosur-brosur 3.. Jika tidak. sebutkan.. Lainnya. sebutkan. 20.. Setiap hari apa Rahat cafe banyak dipenuhi pengunjung? 1. Lainnya. Tidak 25... 3. 23. Dari manakah Bapak/Ibu mengambil orang untuk bekerja di Rahat cafe? 1. Ya 2... Ya 2.. Promosi dilakukan ketika awal pembukaan Rahat cafe saja 2. Berapa jumlah karyawan yang ada di Rahat cafe? 1.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lima orang karyawan 2. Apakah ada pergantian karyawan? 1. Lainnya. Apakah Rahat cafe sering melakukan promosi? 1.. Lainnya. Tidak ada kendaraan 2... Cuti melahirkan 2. sebutkan. Lainnya.

. harga semua menu termasuk ayam goreng naik? 1... sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 35. apa lebih banyak pilihan menu lainnya? 1. Jika ya.. Lainnya.. bersih. sebutkan.. Ya 2. Konsumen yang ingin merasa nyaman.. 30. Makanannya nanti kurang laku 3. Jika ya. Jika tidak.. . Masyarakat sekitarnya lebih memilih makan yang lebih murah 2.. sebutkan. sebutkan. Jika ya.. Ya 2. Selain ayam goreng. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. 36.. Tidak 32. Tidak 34.. Lainnya. Apakah bila terjadi kenaikan bahan baku.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Orang lebih memilih restoran 2. sebutkan. dan aman lebih memilih ke Rahat cafe 2. Lainnya. Apakah Rahat merasa tersaingi dengan usaha kecil.28. Tidak 37. Lainnya. Ya 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. Selalu ada pelanggan yang lebih menyukai makanan cafe daripada restoran 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan restoran besar? 1... 33. 31.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2.. Lainnya. seperti warung tenda pecel lele yang ada di sekitarnya? 1. sebutkan.. Jika tidak. Jika ya.. Harga bahan baku naik.. harga makanan juga naik 2.. Agar konsumen tidak bosan dengan makan ayam goreng saja 2.. Tidak 29.

PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Rahat cafe. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat. 6. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Rahat cafe. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten. 4. Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan dalam bisnis Rahat cafe. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Rahat cafe adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden. 7. Petunjuk Khusus: 3. dan sebaliknya) . Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini. 8. Petunjuk Umum: 5.

Peluang A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi A B C . Kelemahan J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal 2..1. Kekuatan A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box.. N Total Keterangan: 2.. N Total . Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Eksternal A B C ... catering box. Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2. dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods.... Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Internal A B C . I Total Keterangan: 2. I Total A B C .

Ancaman E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitus .2.

Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing. catering box. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing. Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. 5. Pertanyaan: Menurut Bapak. 2. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Rating . Faktor Strategis Internal KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box. 9. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods.PENENTUAN RATING 4. 7. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 6. 3. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a. 8. b. 4.

5.• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. b. 2. Skala 2 = rendah. Pertanyaan: Menurut Bapak. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing. respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. 4. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal Rating 4. Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. 3. b. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. .

respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior.Skala 3 = tinggi. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. Pertanyaan: Menurut Bapak. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Rating 5. b. Pertanyaan: . respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. Skala 4 = sangat rendah. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. 3. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d. Skala 3 = rendah. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Skala 2 = tinggi. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata. Skala 4 = sangat tinggi. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. 4. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang. 2.

5. 3. 2. 4.Menurut Bapak. Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating . bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1.

karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. dan benar adanya. Laki-laki 2.Lampiran 18. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RAHAT CAFE ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. objektif. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 .

jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Strategi 5 : Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM.KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. maka kolom AS tidak perlu diisi. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan. . Strategi 4 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. Strategi 3 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. 2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Mengajukan pertanyaan. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. Jika jawabannya ”Tidak”. brosur. Strategi 2 : Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat.

4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS .3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->