ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA

(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

SKRIPSI

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

RINGKASAN
BESTARI DEWI NOVIATNI. Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor). Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (Di bawah bimbingan MUHAMMAD FIRDAUS). Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan. Hal ini untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak, maka diperlukan suatu analisis keuangan. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan, kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. Perbandingan antara waralaba dan non waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan menyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha, banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. Untuk menghadapi persaingan, restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya. Pengembangan usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan, peluang, dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. Berdasarkan uraian tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah (1) membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe, (2) menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe, dan (3) merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Penelitian dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor, yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung keuntungan usaha dengan menghitung EBIT, EBT, EAT, rasio profitabilitas, rentabilitas, matriks IFE dan EFE, analisis IE, analisis SWOT serta QSPM. Rasio profitabilitas dan rentabilitas pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe, menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama sebesar 9 dan 8 persen, artinya bahwa manajemen restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan sehingga terjadi peningkatan omset tiap harinya. Rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 dan 85 persen yaitu menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 dan 85 persen. Pada Rahat cafe sebagai non waralaba, nilai ROE lebih tinggi dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi karena Rahat cafe merupakan

perusahaan kecil atau termasuk home industry yang pengeluaran untuk biaya operasionalnya kecil walaupun modal yang dikeluarkan restoran KFC Taman Topi sebagai waralaba lebih besar. Analisis lingkungan internal dengan matriks IFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Analisis lingkungan eksternal dengan matriks EFE dapat dilihat bahwa restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Total bobot skor pada matriks IFE sebesar 3.538 dan matriks EFE sebesar 3.437. Gambaran posisi matriks IE restoran KFC Taman Topi saat ini menempati posisi sel I. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk). Total bobot skor pada matriks IFE Rahat cafe sebesar 2.604 dan matriks EFE sebesar 2.812. Rahat cafe menempati posisi dalam sel V. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi terbaik yang harus dilakukan restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa dan strategi terbaik yang harus dilakukan Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.

ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA
(Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)

BESTARI DEWI NOVIATNI H34076034

Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Departemen Agribisnis

DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010

Judul Skripsi Nama NIM : Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) : Bestari Dewi Noviatni : H34076034 Disetujui. Nunung Kusnadi. Pembimbing Muhammad Firdaus. Ph. MS NIP. Ir.D NIP. 19580908198403 1 002 Tanggal Lulus: . 1973105199702 1 001 Diketahui Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Dr.

Bogor.PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)“ adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam bentuk daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni H34076034 .

Penulis adalah putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Bapak W. Sunaryo. Fakultas Peternakan. S. kemudian Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cipocok Jaya Serang pada tahun 1998-2001 dan Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) 1 Serang pada tahun 2001-2004.Pd dan Ibu Yeti Mu’jizati. penulis diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) pada Program Diploma III Agribisnis Peternakan. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. kemudian pada tahun yang sama penulis melanjutkan kuliahnya pada Program Sarjana Ekstensi Agribisnis. Institut Pertanian Bogor (IPB) dan selesai pada tahun 2007. Pada tahun 2004. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Serang pada tahun 1992-1998. Pendidikan yang ditempuh penulis adalah mulai dari Taman kanak-kanak (TK) Artha Kencana Serang. Institut Pertanian Bogor (IPB).RIWAYAT HIDUP Penulis bernama Bestari Dewi Noviatni. Banten. . dilahirkan pada tanggal 5 November 1985 di Serang.

Akhir kata. Skripsi ini disusun sebagai syarat mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) pada Program Sarjana Agribisnis di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB). khususnya mahasiswa dan masyarakat umumnya. penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat memberikan kontribusi yang bermakna bagi pengembangan wawasan para pembaca.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Analisis Keuntungan dan Strategi Pengembangan Usaha Ayam Goreng Waralaba dan Non Waralaba (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor)”. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . Bogor.

Suharno. selaku dosen pembimbing skripsi atas kesabaran dan kesungguhannya yang telah banyak memberikan masukan.D. 5. 2. dan canda tawanya. Ph.Adev. Ir. Narni Farmayanti. Fastfood Indonesia. Oleh karena itu. Tbk dalam penyusunan skripsi ini. 3. saran dan kritikan pada penulis selama proses penulisan proposal. Bapak Maman. M. kasih sayang dan doa yang selalu diberikan kepada penulis dengan tulus serta penuh kesabaran. Bapak Dedi Suwardi. dan penulisan skripsi. 4. dan doa yang diberikan kepada penulis.Popong Nurhayati. 9. selaku Facility Support Manager yang telah memberikan bantuan data dari PT.UCAPAN TERIMAKASIH Penyelesaian skripsi ini penulis telah dibantu oleh berbagai pihak. Muhammad Firdaus. Ir. semangat. Dr. Bapak Rahmat Herman. M. Terimakasih atas kerjasama.Sc. Tbk yang telah memberikan pengetahuan untuk menyelesaikan skripsi ini. Fastfood Indonesia. selaku Manajer Rahat Cafe yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian. selaku dosen penguji dari Komisi Pendidikan. selaku dosen evaluator dalam kolokium yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini. selaku dosen penguji pada ujian sidang yang telah meluangkan waktunya serta memberikan kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini. 8. penelitian. Terimakasih atas kerjasama dan semangat yang diberikan kepada penulis. selaku Manajer Restoran KFC Taman Topi yang telah banyak membantu penulis pada saat turun lapang penelitian. doa. selaku Head Marketing Executive Public Relation PT. Bapak Tomy Yuliawan. . Kakak dan adikku tersayang yaitu Teh Dewi dan Mayang yang selalu memberikan dukungan. Papa dan mamaku tersayang atas segala dukungan.Ir. 6. MM. dengan segala ketulusan dan kerendahan hati penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada: 1. 7.

Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah banyak membantu terselesaikannya skripsi ini.10. Februari 2010 Bestari Dewi Noviatni . Teman-teman AGB’3. 11. Netti. dan Kiki yang selalu memberi masukan dan saran. 14. Anak-anak kost-an Taman Malabar I (TM I) yang selalu membawa kenyamanan disaat belajar. Bogor. doa serta kasih sayangnya kepada penulis. terimakasih atas kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin selama ini. 12. 13. Seseorang “Andi” yang telah menjadi inspirasi dan selalu memberi dukungan. Semoga Allah SWT membalas semua amal kebaikan kalian. serta keceriaan dan kebersamaan yang telah kita lewati bersama. Lia. semangat. Sahabat-sahabatku tercinta: Ivo. Amin.. Ismi.

........4........ 3......................................................... 3....... 4.3 Tujuan ...................... Misi..........................1...........................................3 Kerangka Pemikiran Operasional ................2 Lingkungan Eksternal ........................... 1............................................................................................................. PENDAHULUAN ........................................................................... 3............. dan EAT ..... 2..................... 1.....4 Metode Pengolahan dan Analisis Data .......DAFTAR ISI Halaman DAFTAR TABEL ............1..... ............................................. 2.......................................................................................... 4................................2 Pengertian Strategi ....... 2......................... I............. Pengendalian..........................2 Perumusan Masalah .... 4...... 3.......................... 4.4.....3 Manajemen Strategis ..............1......................................... 2..2 Analisis Keuntungan EBIT...............................................6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi ............ 3.................................... 1........................3 Metode Pengumpulan Data ..........2..2 Definisi Waralaba ........................................... 3...................................5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal ..4 Manfaat .................... 4......................................4...1.....1...................1 Lingkungan Internal ................. 3.................................. IV......... 4.............................................................................. ............................................................4.... dan Falsafah .......................................................4 Analisis Rasio Rentabilitas .................. 4.......................................................5 Tinjauan Penelitian Terdahulu ............ 1................................ III............7 Sasaran Jangka Panjang ............1 Definisi Restoran dan Cafe ................ 3........ 4... TINJAUAN PUSTAKA .................. METODE PENELITIAN .... Pelaksanaan.......1.................. dan Evaluasi .................3 Analisis Rasio Profitabilitas ....................... 3................ 2........................................................................1 Konsep Laporan Keuangan .1 Lokasi dan Waktu Penelitian ............................................................1....... 4..9 Program......................1 Latar Belakang ........................................4 Laporan Rugi Laba ..........5 Analisis Deskriptif ...................... 4................................................1 Analisis Struktur Biaya ..2 Jenis dan Sumber Data ... 3..........1.................................... 3.......... DAFTAR LAMPIRAN ...................................... DAFTAR GAMBAR .......8 Strategi Fungsional ........4.2......................4 Visi............. 3...2 Lingkungan Bisnis .......................... 3............6 Analisis Pilihan Strategi ...........3 Teori Biaya .............1 Kerangka Pemikiran Teoritis .. EBT.... i ii iii 1 1 4 7 7 8 8 9 9 10 11 16 16 16 17 17 17 18 18 19 19 20 21 21 26 32 36 36 36 36 37 37 39 39 40 40 41 II...................................................................... KERANGKA PEMIKIRAN ...................1.........4. 3........

...1 Analisis Struktur Biaya ......................... 6............................. 5........................ ....................................3 Tahap Keputusan .................1 Kesimpulan ........................2 Saran .......................3.....3. 5..2...3 Lingkungan Bisnis .........1.............6.......... 5......................................3.............................2..............3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran ........................1 Tahap Masukan .............. 5.............................................. 5....................................2 Lingkungan Industri ................2 Analisis Keuntungan ........ 5..........................6. DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 5...........................................1 Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ..... 5...... 5.....3 Tahap Keputusan ................5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor .............................2 Tahap Pencocokan ................ 5.................... 5..4............................................ 5................................6......2 Tahap Pencocokan . HASIL DAN PEMBAHASAN .3.......4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor ......................4........6..............1. 4........ 5.....3........4.....................3................ 4.....6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran ..................................................................5..... 6.. 5...... 41 44 47 49 49 51 51 54 56 57 60 60 78 78 82 85 85 88 93 95 104 105 106 108 108 111 116 118 118 118 120 122 VI...........5.2........................ 5.............1 Analisis Struktur Biaya ........2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor .........................................3...........2 Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor .............3..................6.......6..................................... KESIMPULAN DAN SARAN ............1 Lingkungan Jauh .. 5....3............2..................................3 Tahap Keputusan ........3...2 Tahap Pencocokan ........1 Tahap Masukan (Input) . 5.1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ..................................................................................................... LAMPIRAN .................... 5......................... 5....................... 5.. V...............1 Lingkungan Jauh ....................................... 5....................................1 Tahap Masukan .2 Analisis Keuntungan ....3................................................................................ 5.........................................................4.........2 Lingkungan Industri ..... 5............................

......................... Data Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe ............. Matriks IFE ..................... Halaman 1 3 37 38 40 42 42 43 44 48 50 50 52 52 53 54 55 ............. 6....... 12................................................... Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan ...... 7.................. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Bogor ....... Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 .... 10............................. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ........................................................................................ 17............ Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian .............. 16................................................ 4..................................................... 5............... Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan pada Tahun 2005 – 2008 .... Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000 ..... Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM) .......... 14............... 15........2008 ................................. Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan....................................................................... Analisis Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ............DAFTAR TABEL Nomor 1............... Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ........................... 11.......................... 8..... 3......... 13...... Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ......... Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 ............... 2...................... 9................................... Struktur Biaya pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe .................................... Matriks EFE ...............................

..... 31.............................. 28.................................. 25..... 29........ Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi ........... Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi ...... Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 ....... 22................ 26............................ 19..... Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 ... 24.... Analisis Faktor Internal Rahat Cafe .................................... Hasil Analisis Matriks IFE Rahat Cafe ........................................................18....................... Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi .... Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe ....................... 56 57 58 70 73 77 80 85 86 87 93 98 104 107 109 110 115 ... 34................. 30............................... Daftar Menu KFC Taman Topi ..................... 21................................. Analisis Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 .................. 20............................. Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) ......................... Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe .................... 23. 33...................................... Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi ............................ Hasil Analisis Matriks EFE Rahat Cafe ...... Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan Rahat Cafe ........................................................... Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi Bogor ......................................................................................... 32. Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi Bogor ......... 27................................

.... Hasil Analisis Matriks IE Rahat Cafe .......................DAFTAR GAMBAR Nomor 1.......... Model Matriks IE (Internal-External Matrix) .................................... 2......................................................................... Hasil Analisis Matriks IE Restoran KFC Taman Topi ............... 6.... Halaman 35 45 47 64 89 112 ............. 4............ Kerangka Pemikiran Operasional Penelitian ..... 5........... 3..................... Matriks SWOT ......................... Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi .......

. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor................... Daftar Menu Rahat Cafe ............. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor....... 15......... 12.................. 9..................... Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ...................... 4...... 6........................... Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor ... Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi .. 123 131 136 138 139 140 141 143 145 160 163 165 166 167 168 ................................................ 10................................................................... 3.................. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor ........................................ Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Rahat Cafe di Bogor .....................DAFTAR LAMPIRAN Nomor Halaman 1...................... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal pada Rahat Cafe di Bogor ................... Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Restoran KFC Taman Topi Bogor .... Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor ............ 5............. 14...... 13......... 7.... Tabulasi Jawaban untuk Prioritas Strategi pada Restoran KFC Taman Topi ....... 8....................................................... 11.................................... Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal pada Restoran KFC Taman Topi di Bogor ..................................................... Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi .................................................................................................................. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan pada Rahat Cafe Bogor .............. 2..................................

..... Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe........... Suasana Rahat Cafe di Bogor . Suasana Restoran KFC Taman Topi di Bogor ................................. 17........... 18....... 20...16..... 19..... 169 171 185 188 189 ........... Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe ............... Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe .....................

Suatu restoran bisa saja menyediakan layanan dan fasilitas lain selain makanan.90 50.27 Sumber: Buku Pariwisata Kota Bogor. Dengan demikian. 2008 Pada Tabel 1.71 8. Keragaman suku yang ada di Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda serta kekayaan yang tak ternilai harganya. Berdasarkan data statistik Dinas Pariwisata Kota Bogor. Perkembangan Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2000-2008 Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Jumlah 105 107 161 178 192 222 248 268 211 Pertumbuhan (%) 1. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor. seperti sajian kenyamanan tempat makan.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris yang terdiri dari beragam suku dan adat istiadat serta norma-norma yang dianut. makanan merupakan kebutuhan manusia yang tidak bisa ditunda-tunda dalam pemenuhannya.06 -21.63 11. Namun pada tahun 2008 jumlah restoran di . Tabel 1. Manusia harus memenuhi kebutuhan ini untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. tetap fungsi utamanya adalah sebagai tempat makan. Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain sandang dan papan. Salah satu tempat dimana manusia dapat memperoleh pemenuhan kebutuhannya akan makanan adalah restoran. dapat dilihat bahwa jumlah restoran di kota Bogor setiap tahunnya mengalami peningkatan. Setiap suku yang ada di Indonesia memiliki perbedaan pola hidup termasuk jenis makanan yang dikonsumsi.56 7.87 15.46 10. Perbedaan budaya dan adat istiadat serta norma menjadikan Indonesia sebagai negara dengan khasanah budaya yang unik dan kompleks bila dibandingkan dengan negara lain. dan penampilan. musik. Namun. pertumbuhan jumlah restoran pada tahun 2000 – 2008 dapat dilihat pada Tabel 1.BAB I PENDAHULUAN 1.

Salah satunya yang saat ini sedang populer di Indonesia adalah waralaba. Hal ini bisa dilihat bahwa restoran yang tidak dapat bersaing akan mudah mengelami kebangkrutan. Texas serta California Fried Chicken (CFC) banyak diminati masyarakat karena penyajiannya yang praktis. Berkembangnya jenis restoran di kota Bogor merupakan reaksi dari beragamnya jenis makanan. Menu utama dari KFC ini adalah fried chicken atau ayam goreng yang merupakan produk cepat saji yang sampai saat ini terkenal di masyarakat karena mempunyai daya tarik tersendiri dan memiliki cita rasa yang berbeda dari produk cepat saji lain. Restoran waralaba asing di Indonesia memang banyak. Adapun perkembangan restoran dan rumah makan berdasarkan jenis-jenis makanan yang beragam dapat dilihat pada Tabel 2. Usaha restoran waralaba asing di Indonesia seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) dan pesaingnya yaitu Mc Donald’s. waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak memberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Restoran KFC ini sendiri merupakan salah satu perusahaan yang sudah go public atau Tbk (terbuka) yang bergerak di bidang restoran cepat saji yang menyajikan produk ayam dan berbagai produk lain yang berkaitan dengan produk ayam. Saat ini bermunculan berbagai jenis dan sistem pengelolaan restoran. Menurut Peraturan Pemerintah No. suatu tempat makan yang menjual hidangan dengan menu Indonesia seperti cafe juga banyak dan semakin berkembang serta terjaga eksistensinya di kota Bogor. sehingga KFC hampir tidak pernah sepi pengunjung. 259/MPP/Kep/7/1997. Namun. Waralaba adalah sistem pemberian lisensi oleh seseorang (pemberi waralaba) kepada pihak lain (penerima waralaba).kota Bogor mengalami penurunan karena ada sebagian restoran yang mengalami kebangkrutan. 16/1997 dan Keputusan Mentri Perindustrian dan Perdagangan No. .

untuk mengetahui apakah dana yang digunakan dalam perusahaan dapat dikatakan efisien atau tidak. kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansial dari perusahaan tersebut. Rahat cafe merupakan salah satu cafe yang menghidangkan menu Indonesia dengan percampuran hidangan sehat. perkembangan restoran dengan jenis hidangan menu Indonesia pada tahun 2008 mengalami peningkatan. Rahat cafe bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor seperti salah satunya Kebun Kita dan Warung-warung tenda pecel lele yang letaknya tidak berjauhan yang juga menawarkan ciri khas makanan Indonesia. Perkembangan Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis Hidangan yang Disajikan Pada Tahun 20052008 Jenis Hidangan Indonesia Daerah Internasional Oriental Kontinental Jumlah 2005 45 38 37 35 40 195 Jumlah (Unit) 2006 2007 48 51 39 41 38 40 36 40 43 45 204 217 2008 54 43 41 47 50 235 Sumber: Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan Kota Bogor. berarti restoran atau rumah makan Indonesia paling digemari masyarakat di kota Bogor. maka diperlukan suatu analisis keuangan. 2008 Berdasarkan Tabel 2.Tabel 2. Dalam mengadakan suatu analisis keuangan. Fungsi penggunaan dana harus dilakukan secara efisien. Laporan analisis keuangan sangat penting karena akan dapat diketahui hasil-hasil finansial yang telah dicapai di waktu-waktu yang telah lalu dan yang . Rahat cafe bukan merupakan waralaba meskipun cafe ini lokal dari Indonesia karena cafe ini tidak memiliki cabang di kota Bogor maupun kota lain. sehingga merupakan usaha sendiri dan tidak menanam waralaba lokal seperti Ayam Bakar Wong Solo maupun Ayam Goreng Fatmawati. Hal ini berarti bahwa setiap rupiah yang tertanam dalam aktiva harus dapat digunakan seefisien mungkin untuk dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Keberhasilan dari suatu usaha makanan didukung oleh berbagai macam faktor. salah satunya adalah kemampuan manajemen keuangan. Salah satu produk unggulan yang ditawarkan disini adalah nasi ayam bakar jumbo yang memiliki rasa yang enak dengan potongan ayam bakar dengan ukuran besar.

restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi kemajuan usahanya. Mc Donal’s. KFC memiliki banyak cabang usaha di setiap kota. yaitu kenali trend (arah/urutan kejadian yang memiliki momentum) dan perubahan besar yang berlangsung lama.sedang berjalan.2 Perumusan Masalah Tingkat persaingan tinggi dalam bisnis restoran di kota Bogor yang ditandai dengan makin bertambahnya jumlah restoran tiap tahunnya. sedangkan Rahat cafe sebagai usaha berskala menengah memegang peranan penting dalam menyerap tenaga kerja. 1. tetapi terlebih dahulu usaha tersebut melihat sejauh mana faktor internal dan eksternal seperti mengetahui kekuatan. yaitu dengan cara memonitor dan beradaptasi terhadap lingkungan yang berubah terus menerus. Texas. Untuk menghadapi persaingan. banyak restoran waralaba asing dan cafe-cafe lain yang menawarkan berbagai keunggulan produknya yang menyebabkan konsumen mempunyai banyak pilihan tempat makan. Dalam memulai atau mengembangkan suatu bisnis diperlukan pemahaman terhadap bisnis dan lingkungan yang mempengaruhinya terkait dengan potensi laba dan cara mendapatkannya (David. Sedangkan peluang. dan cara untuk menghindari ancaman serta menutupi kelemahan yang ada. maupun CFC sudah semakin maju dalam hal manajemen usahanya sehingga membuat restoran KFC Taman Topi harus mampu untuk meningkatkan mutu dan pelayanannya agar dapat meraih pangsa pasar industri restoran di kota . Perbandingan antara waralaba dan bukan waralaba dari usaha restoran dan cafe tersebut akan meyebabkan perbedaan struktur biaya dan keuntungan usaha. peluang. Ancaman yang perlu dihadapi. Hal ini menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan restoran dan cafe yang cukup pesat. Kedua usaha tersebut membutuhkan strategi pengembangan usaha di dalamnya. 2002). namun belum memiliki cabang usaha. seperti halnya restoran ayam goreng yang termasuk waralaba asing yaitu KFC. Restoran KFC Taman Topi memiliki prospek yang baik karena dengan waralabanya. Apabila dilihat dari segi pengembangan usaha. Lingkungan bisnis dalam mengembangkan usaha terdapat ancaman dan peluang.

seperti ayam goreng. hak yang diberikan pemberi waralaba kepada pemilik waralaba untuk menggunakan kekayaan intelektual mencakup desain fitur. Kedua bisnis ini menjual beberapa produk olahan. Besarnya ongkos royalti berkisar dari lima sampai 15 persen dari penghasilan kotor1. diantaranya kesepakatan hubungan kontraktual. Biaya waralaba ini meliputi: (1) ongkos awal.Bogor.org/wiki/Waralaba#Biaya_waralaba [23 Januari 2010] 15:00 . dan kerjasama investasi (termasuk gedung/bangunan). dimulai dari 10 juta rupiah hingga satu miliar. 1 http://id. Pemilik usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe harus mampu mengelola manajemen usahanya secara efektif dan efisien. Hal ini tentunya menarik melihat bagaimana restoran waralaba asing dan bukan waralaba bersaing dengan para pesaingnya di dalam industri restoran dan cafe. untuk saat ini KFC tidak melakukan kerjasama dalam bentuk subwaralaba untuk merek KFC. Usaha restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba asing yang sudah memiliki nama dengan produk dan jasa yang berkualitas dengan tata kelola yang unik yaitu terpenuhinya pemenuhan atas kebutuhan sumberdaya atau aktivitas perusahaan.wikipedia. diantaranya adanya perluasan usaha melalui pengembangan jumlah gerai sendiri atau melalui waralaba dan bukan waralaba yang memiliki keterbatasan ruang gerak dalam mengembangkan berbagai strategi pemasarannya sendiri sehubungan dengan perjanjian waralaba. maka pemilik usaha tidak dapat mengevaluasi keadaan dan perkembangan usahanya. Pada usaha restoran dan cafe dalam mengelola keuangan harus ada perencanaan yang baik agar dapat diketahui seberapa besar biaya dan keuntungan usaha yang dimiliki. program pelatihan. kecuali kerjasama dalam bentuk lain yaitu kerjasama sewa lokasi. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI. serta hak untuk membuat atau mendistribusikan produk dalam melakukan strategi berbagai pemasaran yang akan dilaksanakan. Namun. baik dari aspek biaya maupun keuntungan. Jika hal ini diabaikan. dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. (2) ongkos royalti.

masing-masing restoran maupun cafe dapat mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. misalnya dengan menciptakan menu baru ataupun dengan menginovasi menu yang sudah ada. masyarakat dapat memilih tempat yang mereka sukai untuk makan di luar rumah. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini. perlu juga memanfaatkan peluang untuk menghindari ancaman. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal usaha secara luas dan mendalam bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. Selain kondisi lingkungan eksternal. Pada dasarnya. Hal ini berguna untuk merumuskan strategi apa yang ada di setiap restoran maupun cafe tersebut dalam menemukan beberapa alternatif strategi yang akan dijalankan. Apakah kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe berbeda? 3. Tentunya dalam pengembangan usaha tersebut. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki setiap usaha dapat diketahui. Berdasarkan uraian di atas.Semakin banyak restoran waralaba asing maupun cafe. Apa saja alternatif strategi pengembangan usaha bagi restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe? . maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Manakah yang lebih menguntungkan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe? 2. Dalam hal ini perlu bagaimana caranya pemilik restoran dan cafe mengembangkan usaha yang sudah mereka jalani agar dapat terus diminati oleh konsumen walaupun banyak pesaing. Hal ini dikarenakan seiring dengan pola hidup masyarakat yang semakin dinamis dan ditandai dengan banyaknya aktivitas di luar rumah memperbesar kemungkinan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar secara cepat dan praktis. kedua usaha tersebut dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha di masa datang.

3. 1. sebagai bahan masukan dalam pengelolaan usaha khususnya dalam menjalankan KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 2. sebagai tambahan informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkan. . maka tujuan penelitian ini adalah: 1. Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 2. diantaranya adalah: 1. Bagi kalangan umum. Merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha terbaik dengan memperhatikan lingkungan perusahaan di KFC Taman Topi dan Rahat cafe.4 Manfaat Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat pada beberapa pihak. sebagai sarana penerapan ilmu yang telah diperoleh semasa kuliah. 3. Bagi pihak restoran dan cafe.1. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe.3 Tujuan Berdasarkan perumusan masalah di atas. Bagi penulis.

Menurut Sugiarto (1999). mencakup sensual benefit (cuci mata dan suasana nyaman). yaitu: 1. Denmark. 2. Kafe dari bahasa Perancis yaitu cafe. Restoran adalah suatu tempat atau bangunan yang dikelola secara komersil yang menyelenggarakan pelayanan yang baik kepada semua tamunya. Kafe di Eropa sering mempunyai bagian luar ruangan tertutup atau memperpanjang ke trotoar. tetapi kemudian menjadi tempat dimana seseorang bisa minumminum tidak hanya kopi tetapi juga minuman lainnya. Swedia. Banyak (atau sebagian besar) kafe juga melayani makanan kecil seperti sandwich. kafe berarti semacam tempat sederhana tetapi cukup menarik dimana seseorang bisa makan makanan ringan. Psychological Product. dan lain-lain. kerapihan. reservasi dan kemudahan transaksi. Dengan ini kafe berbeda dengan warung. yaitu kebutuhan akan makanan dan minuman. kebutuhan masyarakat akan jasa boga Restoran berkaitan dengan tiga hal pokok. 1994). sense of side (kebersihan. baik berupa makanan maupun minuman. Di sebagian negaranegara Eropa. Physical Product. sense of listening (musik). kafe adalah restoran informal dengan layanan penuh meja dan counter serta menu luas perpanjangan masa penawaran selama hari itu1. . Di Indonesia. Jerman.1 Definisi Restoran dan Cafe Restoran termasuk dalam industri jasa boga yang merupakan industri yang bergerak dalam pengelolaan makanan siap santap (Fardiaz. dan kesopanan). mencakup kecepatan. Customer Service Product. Beberapa kafe juga menyediakan minuman beralkohol. Perancis. seperti Austria.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Arti secara harafiah adalah (minuman) kopi. 3. Portugal. Sedangkan di Amerika Utara. istilah kafe menyiratkan terutama yang menyediakan kopi yang biasanya dilengkapi dengan sepotong kue.

2 Definisi Waralaba Waralaba sebagai suatu bentuk organisasi terus berkembang dan semakin menarik perhatian. 2008). abodemen telepon. steroform. gaji karyawan. gas elpiji. 2. dan memasarkan barang atau jasa menurut format yang ditentukan oleh pemberi waralaba. pekerjaan. pengertian waralaba dapat dirumuskan sebagai bentuk sinergi usaha yang ditawarkan oleh suatu perusahaan yang sudah memiliki kinerja unggul karena didukung oleh sumberdaya berbasis pengetahuan dan orientasi kewirausahaan yang cukup tinggi dengan tata kelola yang baik. pajak penghasilan. dan peluang profesi mandiri (self-employment opportunities). Waralaba pada dasarnya adalah suatu bentuk bisnis dimana pemberi waralaba dengan sistem bisnis yang telah teruji di pasar dan produk atau jasa sebagai unsur sentralnya melakukan hubungan kontraktual dengan perusahaan-perusahaan kecil yang didanai secara mandiri dan dikelola secara langsung oleh pemiliknya untuk beroperasi di bawah nama (brand) pemberi waralaba. melalui tukar-menukar ataupun melalui pemberian jasa. berdasarkan uraian tersebut. . dan lain-lain. profit sharing. Jadi.3 Teori Biaya Biaya dari perusahaan yang kegiatannya memproduksi barang adalah nilai input yang akan digunakan untuk memproduksi outputnya. jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan. Sedangkan konsep biaya adalah suatu pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh suatu barang ataupun jasa yang diukur dengan nilai uang. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah. karena hal-hal yang ditawarkan oleh bisnis ini menyangkut profesi jasa.2. Misalnya biaya penyusutan investasi. gas alam. baik itu pengeluaran berupa uang. memproduksi. 2007). kardus/tempat membungkus produk take away. Penggolongan biaya pada umumnya ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dari penggolongan biaya tersebut (Lipsey dalam Rahmayanti. dan dapat dimanfaatkan oleh pihak lain dengan melakukan hubungan kontraktual untuk menjalankan bisnis di bawah format bisnisnya dengan imbalan yang disepakati (Rachmadi. Biaya seperti ini seringkali disebut biaya yang tidak dapat dihindari. abodemen listrik. kantong plastik.

(4) untuk mengukur daya bayar utang perusahaan (Kadarsan. 2003). 1992). Laporan rugi laba adalah ringkasan dari semua penerimaan ditambah keuntungan dikurangi semua pengeluaran ditambah kerugian. [30 Desember 2009] 19:01 1 . sewa tempat. Biaya ini antara lain adalah pembelian bahan baku. (2) untuk menganalisis kemungkinan perubahan luas usaha.org/w/index. Dapat juga dikatakan bahwa laporan ini menjelaskan macam biaya dan pendapatan yang timbul akibat pemakaian bermacam-macam modal termasuk kredit didalam perusahaan selama jangka waktu satu tahun (Kadarsan.php?title=Istimewa%3Apencarian&search=cafe&fulltext=Cari. Laporan rugi laba mengungkapkan keberhasilan atau kegagalan jalannya suatu perusahaan selama satu tahun. Laporan rugi laba berguna untuk: (1) untuk menentukan pembayaran pajak. biaya telepon. Selisih lebih pendapatan di atas beban yang terjadi disebut dengan laba bersih. dan selisih kurang pendapatan di atas beban yang terjadi disebut rugi bersih (Sulastiningsih. 1992). biaya listrik. http://id.4 Laporan Rugi Laba Laporan rugi laba menyajikan informasi pendapatan yang diperoleh selama satu periode dengan beban selama satu periode serta selisih lebih (kurang) pendapatan di atas beban yang terjadi. (3) untuk mengevalusi hasil kegiatan operasional perusahaan. dan lain-lain. sama dengan hasil pendapatan bersih perusahaan atau kerugian bersih perusahaan selama suatu jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). 2.wikipedia. Biaya variabel merupakan biaya yang berkaitan langsung dengan output yang bertambah besar dengan meningkatnya produksi dan berkurang dengan menurunnya produksi. biaya air.Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan.

Sumber penerimaan terbesar rata-rata berasal dari penjualan ayam goreng dan ikan lele. analisis pendapatan usaha. matriks IFE.2. strategi W-O yaitu melakukan promosi yang lebih baik lagi untuk menarik konsumen baru. Bogor. meningkatkan keahlian para pekerja dalam kegiatan usaha. menganalisis pendapatan usaha warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. penerimaan yang diperoleh. Dari hasil matriks SWOT. pendapatan usahatani dengan menggunakan rasio penerimaan atas biaya (R/C rasio). . Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengidentifikasi profil dan karakteristik para pedagang warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. Metode analisis data yang dilakukan meliputi analisis terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan. Sedangkan untuk optimalisasi pola tanam sayuran organik ini dengan menggunakan LP (Linear Programming) serta menggunakan data aktual. analisis biaya. usaha warung tenda pecel lele menempatkan posisi pada sel V dimana strategi yang dapat digunakan adalah dengan penetrasi pasar dan pengembangan produk.5 Tinjauan Penelitian Terdahulu Anggraini (2006) meneliti tentang Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tabulasi dan deskriftif. matriks EFE. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis usaha warung tenda pecel lele ini menguntungkan dimana nilai R/C Ratio lebih dari satu. Rahmayanti (2008) meneliti tentang Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. Berdasarkan analisis matriks IE. matriks internal external. Pembinaan terhadap kemampuan manajerial dari pemerintah merupakan strategi W-T yang cukup efektif untuk diterapkan. dan memformulasi strategi pemasaran yang dilakukan warung tenda pecel lele di Jalan Pajajaran Bogor. pinjaman modal kepada pelaku usaha kecil dengan bunga ringan dan menawarkan variasi makanan baru kepada konsumen. didapatkan bahwa strategi S-O yaitu mengembangkan layanan pesan antar. dan matriks SWOT. Strategi S-T yaitu mempertahankan hubungan kerjasama yang baik dengan pemasok untuk menjaga kontinuitas pasokan bahan baku. analisis imbangan penerimaan dan biaya.

pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi bayam merah yang ditumpangsarikan dengan tanaman buncis yaitu sebesar Rp. Biaya tetap yang muncul dalam usaha ini yaitu biaya tenaga kerja bagian staf perusahaan. pengeluaran biaya variabel tertinggi terdapat pada komoditi zukini yaitu sebesar Rp. Biaya variabel yang dikeluarkan untuk pengadaan benih sangat bergantung dari jenis tanamannya. Sedangkan pengeluaran ditentukan oleh biaya tunai dan biaya yang diperhitungkan. 9.14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya variabel.14 per 10 m2 dan akan dimasukkan ke dalam biaya tetap sedangkan biaya tenaga kerja yang akan dikeluarkan untuk bagian kebun sebesar Rp. Berdasarkan hasil analisis. biaya sewa lahan. Sedangkan tenaga kerja yang digunakan merupakan karyawan dari Permata Hati Organic Farm yang bertanggungjawab atas seluruh kegiatan produksi di lahan Permata Organic Farm. 9. 11. Sedangkan pada pola tanam tumpangsari.232.082. Biaya tetap tersebut pada kenyataannnya tidak semua dibayarkan. 9. sehingga rata-rata biaya variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp.857. penerimaan sangat ditentukan oleh harga dan jumlah produk yang dihasilkan. sehingga rata-rata variabel pada komoditi dengan pola tanam monokultur yaitu sebesar Rp. Penerimaan pada usaha sayuran organik disini diperoleh dari hasil penjualan sayuran organik sebanyak 34 komoditi. biaya tenaga kerja yang dikeluarkan untuk bagian staf sebesar Rp.057 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi labu siem yaitu sebesar Rp.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur biaya sayuran organik di Permata Hati Organic Farm. maka harga sewa lahan adalah Rp. Banyaknya pupuk kandang yang digunakan dalam proses produksi sayuran organik untuk semua komoditi ini sama yaitu 10 kg untuk satu bed per musim tanam.087 per musim tanam dan pengeluaran biaya variabel terendah terdapat pada komoditi petsai yang ditumpangsarikan dengan tanaman tomat yaitu sebesar Rp. 10.025. Sewa lahan sebesar 10 m2 adalah sebesar Rp 2. 6. 10. 2.077. 500 untuk satu musim . dan biaya penyusutan. Pada pola tanam monokultur pada tahun 2007 di Permata Hati Organic Farm.000 karena dalam satu tahun terdapat empat musim penanaman. tetapi diperhitungkan.541.

melakukan evaluasi dan kajian kemampuan restoran dalam menghadapi persaingan. Dari hasil penelitian didapat bahwa alternatif strategi Restoran Rice Bowl dalam mengembangkan usahanya dengan alternatif strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. 398. transfer penjualan. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi alternatif kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan Restoran Rice Bowl. matriks EFE serta matriks IE. Oleh karena itu dibutuhkan usaha untuk mengoptimalkan pendapatan dengan kendala-kendala tersebut dengan menggunakan LP. Analisis ini diperoleh dari matriks IFE.tanam. mensponsori event dan exhibition di Botani Square. 1. dan mengkaji alternatif strategi yang paling sesuai bagi Restoran untuk mengembangkan usahanya. . maka dapat dikatakan bahwa usaha sayuran organik tersebut efisien. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mengkaji strategi usaha yang telah dilakukan oleh Restoran Rice Bowl Botani Square. membuka outlet baru di pusat pembelanjaan lain di Kota Bogor. menyediakan layanan pesan antar dan paket menu khusus. dan produksi minimum.592. jumlah biaya penyusutan yang dikeluarkan sebesar Rp. mempertahankan strategi penetapan harga. dan menjaga hubungan baik dengan pemasok untuk menjaga kualitas bahan baku. Hasil optimalisasi dengan menggunkan LP tersebut yaitu meningkatkan pendapatan dengan mencapai nilai optimum pada Permata Hati Organic Farm ini. website. Sedangkan untuk proses pemilihan keputusan strategis menggunakan metode QSPM.400/tahun atau Rp. mengoptimalkan kegiatan promosi melalui iklan. Siahaan (2008) meneliti tentang Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square. Berdasarkan hasil analisis pendapatan pada pola tanam tumpangsari dan monokultur. Dari hasil analisis. menganalisis faktor eksternal dan internal Restoran Rice Bowl Botani Square. Urutan prioritas strategi yang dilaksanakan adalah menjaga kualitas produk makanan dan layanan konsumen. rata-rata nilai R/C rasio sayuran organik adalah sebesar 2. Sedangkan dalam optimalisasi pola tanam dibatasi oleh kendala-kendala.100/musim tanam. diantaranya luas lahan.34. Bogor). media.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis importance performance adalah sebesar 75. menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman bagi PT MBI yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI. Rahmadhoni (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor. IE. analisis SWOT. dan QSPM. dan SWOT. Pada matriks IE. posisi perusahaan berada pada kuadran ke II. IFE. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mempelajari pelaksanaan bauran pemasaran restoran pajajaran. EFE.53 persen yang menunjukkan konsumen sudah mendekati sesuai.Yulia (2006) melakukan penelitian dengan judul Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara dengan pihak manajemen restoran serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen restoran sunda pajajaran dan literatur yang relevan. Posisi tersebut berada pada posisi tumbuh dan bina dimana strategi yang dikembangkan adalah strategi penetrasi pasar. dan pengembangan produk. posisi restoran sunda pajajaran berada pada kuadran V berdasarkan nilai total skor pada matriks IFE dan EFE yang . Jawa Barat. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah menganalisis faktor-faktor yang terdapat pada lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan yang mempengaruhi dalam pengembangan usaha PT MBI. Hasil penelitian ini dikemukakan bahwa berdasarkan matriks IE. menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap kinerja bauran pemasaran yang telah dilakukan oleh restoran sunda pajajaran sehingga dapat dilakukan perbaikan strategi pemasaran yang sesuai dengan keinginan konsumen. Penelitian ini dengan menggunakan alat analisis matriks IFE-EFE. pengembangan pasar. analisis importance performance. Hasil matriks QSPM diperoleh strategi yang menjadi prioritas utama dan dapat diimplikasi bagi perusahaan saat ini adalah strategi mempertahankan kualitas dan meningkatkan kualitas produk untuk mempertahankan pelanggan yang ada dan menarik pelanggan potensial. dan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan restoran sunda pajajaran. dan merumuskan alternatif strategi yang paling tepat yang dapat diterapkan oleh PT MBI.

yaitu strategi produk: mempertahankan bahan baku lokal. strategi tempat: mempertahankan desain ruangan dan meningkatkan kenyamanan suasana restoran. dihasilkan analisis SWOT dengan berbagai alternatif strategi yaitu strategi S-O. Perusahaan harus bisa mempertahankan kinerja. Hasil analisis internal dan eksternal berada pada kuadran V yang merupakan posisi ”pertahankan dan pelihara”. strategi promosi: meningkatkan efektifitas promosi seperti pemuatan iklan pada internet dan radio. W-O. kemenarikan penyajian makanan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. . mengkaji strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan dalam upaya pengembangan usaha restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor. dan menyusun alternatif strategi pemasaran restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor dalam mempertahankan dan meningkatkan posisinya agar dapat bersaing dengan restoran lainnya. S-T. dan citra pemilik di mata konsumen. Berdasarkan hasil SWOT. Rizki Firbani (2006) meneliti tentang Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (studi kasus: Ayam Bakar Wong Solo cabang Bogor). variasi produk.menunjukkan restoran berada dalam posisi yang sedang tumbuh. Hasil QSPM yang paling menarik untuk dijalankan restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah alternatif strategi I yang merupakan strategi pengembangan promosi. Berdasarkan analisis persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran yang dilakukan oleh restoran Ayam Bakar Wong Solo Bogor adalah manajemen restoran untuk ditingkatkan yaitu kegiatan promosi yang efektif. dan lain-lain. serta analisis SWOT. strategi harga: mengadakan program pemberian diskon pada moment tertentu seperti hari libur nasional. dan W-T. Alternatif strategi terbaik adalah melakukan kombinasi strategi SWOT. analisis lingkungan internal dan eksternal. (3) strategi jangka panjang. (2) strategi diversifikasi dan pengembangan produk. ketiga strategi ini adalah (1) strategi pengembangan promosi. Berdasarkan hasil analisis matriks IE yang dikombinasikan dengan hasil IPA. Analisis data yang digunakan adalah analisis bauran pemasaran.

Dengan kata lain rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. analisis rasio profitabilitas yang akan dilakukan terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih.1 Konsep Laporan Keuangan Laporan keuangan biasanya terdiri atas neraca atau laporan posisi keuangan yang menggambarkan likuiditas dan kelancaran operasi perusahaan. Rasio rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan modal yang menghasilkan laba tersebut. Menurut David (2004) rasio profitabilitas adalah mengukur efektivitas manajemen keseluruhan seperti yang ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan investasi. Dalam analisis keuntungan pada KFC Taman Topi dan Rahat cafe. laporan rugi laba yang memberikan gambaran tentang besarnya pendapatan serta besarnya laba atau rugi yang diperoleh perusahaan yang bersangkutan. 1995). akan tetapi sering juga perusahaan menyusun laporan keuangannya setiap tiga bulan sekali bahkan laporan keuangan disusun setiap bulan (Machmud. yaitu profitabilitas penjualan dan profitabilitas investasi. 1993).1.1 Kerangka Pemikiran Teoritis 3. Analisis laporan keuangan diperlukan adanya ukuran. Ukuran yang sering digunakan dalam analisis keuangan adalah ”rasio”. dan laporan perubahan modal yang berisikan tentang besarnya modal perusahaan pada saat tertentu akibat adanya pendapatan dan penarikan untuk kepentingan pemiliknya. Rentabilitas modal sendiri (ROE) merupakan rasio antara laba bersih atau laba setelah dikurangi bunga dan pajak (EAT) terhadap modal sendiri.BAB III KERANGKA PEMIKIRAN 3. Pada dasarnya laporan keuangan disusun secara periodik yaitu setahun sekali. Pada umumnya terdapat dua jenis rasio profitabilitas. Sedangkan Kinerja keuangan yang dianalisis dalam pengembangan usaha di restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe adalah terdiri . Cara untuk menilai rentabilitas suatu perusahaan adalah bermacammacam dan tergantung pada laba atau modal mana yang akan diperbandingkan satu dengan lainnya (Riyanto.

Langkah berikutnya adalah membuat misi. pengendalian.1. Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan (David. 3.2 Pengertian Strategi Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus. dan evaluasi. (2) Analisis lingkungan eksternal dan internal. 3. Misi adalah penjabaran secara . Dengan demikian. (3) Analisis pilihan strategi. (4) Sasaran jangka panjang. terdapat komponenkomponen manajemen strategi yang terdiri dari: (1) Visi. 3. serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan.dari laporan laba rugi sebagai dasar untuk melakukan analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas. didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk pembuatan (formulating).3 Manajemen Strategis Pengertian manajemen strategis menurut David (2004). penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan strategi antar-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan di masa datang.1. bahkan pesuruh sekalipun. Dari beberapa model manajemen strategis seperti model dari Wheelen-Hunger. misi.4 Visi. model dari Fred R. strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. dan falsafah. dan (6) Program. Misi. David serta model dari Glenn Baseman dan Arvind Platak. pelaksanaan. mulai dari jenjang yang paling atas sampai yang pling bawah. (5) Strategi fungsional. Cita-cita masa depan yang ada dalam benak pendiri yang kira-kira mewakili seluruh anggota perusahaan inilah yang disebut visi. dan Falsafah Visi yang dimiliki oleh sebuah perusahaan merupakan suatu cita-cita tentang keadaan di masa datang yang diinginkan untuk terwujud oleh seluruh personel perusahaan.1. 2004). Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies).

Oleh karena itu. Jika peluang tidak dimanfaatkan. pemahaman terhadap kondisi lingkungan internal perusahaan secara luas dan mendalam pun perlu dilakukan. dimana strategi-strategi ini dapat diterapkan pada berbagai bentuk industri dan ukuran perusahaan. Berdasarkan pemahaman lingkungan internal ini. baik dilihat dari posisi persaingan dengan usaha sejenis maupun dari faktor kondisi perusahaan sendiri. 3. perusahaan perlu mencermati peluang yang ada dan memanfaatkannya agar perusahaan memiliki keunggulan kompetitif. Logikanya. Dari bermacam-macam strategi dalam kelompok strategi generik ini akan dipilih .6 Analisis Pilihan Strategi Pada dasarnya setiap perusahaan dalam menjalankan usahanya mempunyai strategi. hendaknya kelemahan dan juga kekuatan yang dimiliki perusahaan dapat diketahui. karena peluang yang tidak dimanfaatkan dapat diambil oleh pesaing.1. dan bahkan antar situasi. mereka harus lebih dulu menganalisis posisi perusahaan saat ini. antarperusahaan. tindakan untuk mengetahui dan menganalisis lingkungan eksternal menjadi sangat penting karena pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. Oleh sebab itu.1.tertulis mengenai visi agar visi menjadi mudah dimengerti atau jelas bagi seluruh staf perusahaan. dapat saja peluang berbalik menjadi ancaman bagi perusahaan. Selain pemahaman kondisi lingkungan eksternal. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sebelum jajaran manajemen menerapkan strategi yang cocok bagi jalannya perusahaan di masa yang akan datang. Namun ada sejumlah strategi yang sudah umum diketahui. Strategi-strategi ini dikelompokkan sebagai strategi generik. strategi yang dibuat perlu bersifat konsisten dan realistis sesuai dengan situasi dan kondisinya. Selain mengetahui kekuatan dan kelemahan. Namun. Bentuk strategi berbeda-beda antarindustri. para pemimpin perusahaan kadang-kadang tidak tahu atau tidak menyadarinya.5 Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal Realisasi misi perusahaan akan menjadi sulit dilakukan jika perusahaan tidak berinteraksi dengan lingkungan eksternalnya. 3.

Strategi ini umumnya berkisar pada tiga hal. Strategi fungsional yang sifatnya lebih operasional ini mengarah kepada berbagai bidang fungsional dalam perusahaan untuk memperjelas hubungan makna strategi utama dengan identifikasi rincian yang sifatnya spesifik. sumberdaya manusia. Pembuatan sasaran jangka penjang ini mengacu kepada strategi induk yang telah ditetapkan sebelumnya. • Strategi Manajemen Keuangan Strategi ini harus mampu menentukan arah penggunaan dana baik untuk jangka penjang maupun jangka pendek. yaitu dengan angka-angka kuantitatif. melainkan juga dengan strategi di bidang fungsional lainnya. 3. bidang-bidang fungsional yang utama adalah bidang keuangan.8 Strategi Fungsional Langkah penting implementasi strategi induk dilakukan dengan membagibaginya ke dalam berbagai sasaran jangka pendek. • Strategi Manajemen Sumberdaya Manusia Kegiatan manajemen sumberdaya manusia berkisar pada pengadaan. alokasi kapital. yaitu bagaimana perusahaan memperoleh modal. Untuk menentukan apakah suatu tahapan sudah dicapai atau belum diperlukan suatu tolak ukur. serta bidang pemasaran. dan manajemen modal kerja termasuk dalam hal pembagian keuntungan. dan pemeliharaan sumberdaya manusia. misalnya dalam jangka waktu tahunan secara berkesinambungan dengan memperlihatkan skala prioritas serta dapat diukur. Sasaran jangka pendek ini hendaknya mengacu pada strategi fungsional yang sifatnya operasional.1.1. misalnya kurun waktu dan hasil yang ingin dicapai dirumuskan secara jelas.salah satu atau kombinasi beberapa strategi induk (grand Strategy) dengan menggunakan cara-cara tertentu. Strategi fungsional ini menjadi penentuan dalam melakukan berbagai aktivitas agar konsisten bukan hanya dengan strategi utamanya saja. penggunaan.7 Sasaran Jangka Panjang Upaya pencapaian tujuan perusahaan merupakan suatu proses berkesinambungan yang memerlukan pentahapan. Di dalam organisasi perusahaan yang konvensional. 3. Agar ketiga pokok kegiatan .

strategi yang perlu ditindaklanjuti dengan pelaksanaan (action).1. Tahap pengadaan mencakup perencanaan SDM. Pengendalian. • Strategi Manajemen Operasional Merumuskan strategi manajemen operasional paling tidak membutuhkan dua komponen. Tahap penggunaan perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan SDM dan apa yang menjadi tugas serta tanggungjawabnya. dan pemeliharaan (maintenance) peralatan. dan Evaluasi Agar sasaran yang ingin diraih dapat direalisasikan dengan strategi yang telah ditetapkan. efisien serta merupakan cerminan dari strategi dan kebijakan perusahaan. jadwal produksi. rekrutmen. seleksi. misalnya dalam bentuk program-progran kerja. tenaga kerja. dan orientasi. produktivitas kerja. imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja. Pelaksanaan tidak akan efektif bila tidak didahului dengan perencanaan.9 Program. Terakhir. Pengendalian atau pengawasan dimaksudkan untuk lebih menjamin bahwa semua kegiatan yang diselenggarakan . Dari dua komponen di atas. penggunaan fasilitas. biaya produksi. Perencanaan yang baik minimal mengandung asas-asas untuk mencapai tujuan. Place. maka pelaksanaan kerja sudah dapat dimulai. hal-hal pokok dalam manajemen operasional dapat dijabarkan menjadi beberapa bidang. pengendalian mutu. pada tahapan pemeliharaan sumberdaya manusia tujuannnya adalah bagaimana agar karyawan merasa puas bekerja. Jika program kerja telah disiapkan berikut sumberdaya yang dibutuhkan. dan Promotion).tersebut berjalan lancar perlu disiapkan sistem yang andal. penilaian kinerja. realistis dan wajar. • Strategi Manajemen Pemasaran Ada empat komponen pokok bidang pemasaran yang dapat dikendalikan perusahaan yang kita kenal dengan sebutan 4P (product. Price. 3. supervisi. prosedur pembelian barang. Pelaksanaan. yaitu inventarisasi. yaitu adanya sarana dan prasarana yang memadai dan cara menyediakan sarana dan prasarana tersebut. Perencanaan yang masih dalam bentuk global hendaknya dibuat dalam bentuk yang lebih detail. Selain itu. termasuk pula kondisi persaingan. perlu diperhatikan hal-hal mengenai kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan.

diantaranya adalah: • Pendekatan Fungsional. keuangan. sehingga sasaran tidak menyimpang atau keluar dari batas-batas teloransi. 3. maka rencana perlu direvisi ulang. pemasaran. SDM. yaitu lingkungan eksternal dan internal. sumberdaya manusia. dan manajemen. sumberdaya manusia. pengkategorian analisis internal sering diarahkan pada pasar dan pemasaran. seperti aspek keuangan. dan struktur organisasi dan manajemen. Jika dari hasil evaluasi pekerjaan diketahui bahwa ada faktor X yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan kerja dari rencana yang ada dan memang disebabkan salah asumsi atau oleh hal-hal lain yang sifatnya uncontrollable. yaitu lingkungan jauh (faktor politik.oleh perusahaan hendaknya didasarkan pada rencana yang telah disepakati. aspek-aspek lingkungan internal perusahaan yang hendaknya diamati dapat dilihat dari beberapa pendekatan. operasional.2. dan sosial) serta lingkungan industri (aspek hambatan masuk. daya tawar pemasok. Lingkungan bisnis dapat dibagi atas dua lingkungan. terdiri atas: pemasaran. Sedangkan lingkungan internal merupakan aspek yang ada di dalam perusahaan. • Pendekatan Fungsional Pada pendekatan ini. kondisi keuangan dan akuntansi. operasi. produksi. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: . Lingkungan eksternal dibagi dalam dua kategori.1 Lingkungan Internal Secara tradisional. ketersediaan barang substitusi. ekonomi. dan persaingan dalam industri). daya tawar pembeli. teknologi. dan sistem informasi manajemen. 3.2 Lingkungan Bisnis Bisnis dan perusahaan sebagai suatu sistem akan berkait dengan sekumpulan faktor tertentu yang dapat mempengaruhi arah dan kebijakan perusahaan dalam mengelola bisnisnya.

3. misalnya keinginan. dan yang penting bagi keberhasilan perusahaan jasa. kemudian memilih salah satu atau beberapa diantaranya sebagai calon target dengan potensi paling besar. pelayanan purna jual. pengendalian distributor. kegiatan promosi. kepemilikan informasi tentang pasar. kemampuan keuangan. dan perilaku. Bauran Pemasaran Kotler dan Amstrong (1997) mengatakan bahwa bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat variabel. 2005) komponen manajemen mutu terdiri dari: . Sumberdaya Manusia (SDM). Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar yaitu aspek geografis. selanjutnya diputuskan pula posisi mana yang ingin ditempati dalam segmen tersebut. kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran yaitu struktur produk. psikografis. dan sistem distribusi. harga jual produk. kegiatan promosi. Pasar dan Pemasaran Segmentation. kondisi satuan kerja pemasaran. Berdasarkan perbedaan ini dapat dilakukan segmentasi pasar. struktur harga. Posisi Pasar Penetapan posisi pasar adalah tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati posisi yang khas (diantara para pesaing) di dalam benak pelanggan sasarannya. 1. operasi. komitmen manajemen puncak. sikap pembelian dan praktekpraktek pembeliannya. loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. faktor-faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah pangsa pasar. Positioning Agar posisi produk di pasar sesuai dengan harapan. demografis. lebih dikenal dengan komponen 7P (Kotler. Segmentasi Pasar Pasar terdiri dari banyak pembeli yang berbeda dalam beberapa hal. Target Pasar Menetapkan target pasar atau sasaran adalah tindakan mengevaluasi dan membandingkan kelompok yang diidentifikasi. 2. Setelah perusahaan memutuskan segmen mana yang akan dimasuki. Targeting. lokasi. Strategi pemasaran pada jasa terkenal dengan Manajemen Jasa Terpadu yaitu perencanaan dan pelaksanaan terkoordinasi kegiatan-kegiatan pemasaran.1.

Untuk mengkomunikasikan produk perlu disusun suatu strategi yang sering disebut dengan bauran promosi (Promotion-Mix) yang terdiri atas 4 komponen utama. potongan harga. c. merek. Hubungan masyarakat: bertujuan membangun hubungan yang baik dengan publik perusahaan dengan menghasilkan publisitas yang menyenangkan. bentuk. suatu perusahaan harus memperhatikan strategi penetapan harga. dan kemasan produk (Kotler dan Amstrong. dan usaha oleh pelanggan untuk membeli dan mengkonsumsi jasa. dan syarat-syarat pembayaran. 2. Promotion Promosi merupakan salah satu variabel bauran pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan komunikasi dengan pasarnya dan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Kotler (2005) mendefinisikan bahwa promosi adalah berbagai kegiatan yang dilakukan produsen untuk mengkomunikasikan manfaat dari produknya. b. menangani atau menghilangkan isu-isu. membujuk. yaitu: 1. pameran. cerita dan peristiwa yang tidak menyenangkan. Periklanan: tiap-tiap bentuk penyajian dan promosi bukan pribadi yang dibayar. Humas atau Public Relation merupakan suatu konsep yang menggunakan banyak . keseragaman harga.a. artinya dapat diubah dengan cepat. mengingatkan para konsumen sasaran agar membeli produk tersebut. Oleh karena itu dalam menetapkan strategi bauran harga. Product Produk merupakan wujud penawaran perusahaan kepada pasar yang mencakup kualitas. 3. Penentuan harga dapat dilakukan dengan melihat daya beli konsumen dan jumlah yang cukup dalam menutupi ongkos produksi. Promosi penjualan: insentif jangka pendek untuk meningkatkan pembelian atau penjualan suatu produk dimana pembelian diharapkan dilakukan sekarang. kontes. waktu. mengenai gagasan atau barang oleh sponsor yang teridentifikasi. rancangan. Harga diartikan sebagai pengeluaran uang. dan lain-lain. 1997). tingkat harga. obral. menumbuhkan suatu citra perusahaan yang baik. Price Harga merupakan unsur bauran pemasaran yang bersifat fleksibel. Kegiatan promosi yang termasuk kedalam promosi penjualan misalnya pemberian kupon.

Tiga jenis saluran pemasaran. antara lain: 1. dan pengecer. dimana. Saluran komunikasi (communication channels) digunakan untuk menyerahkan dan menerima pesan dari pembeli sasaran. Menurut Kotler (2005). poster. keyakinan. menjawab pertanyaan atau menerima pesanan. iklan. 2. 3. sarana transportasi dan berbagai saluran dagang seperti distributor. dan lainlain. tempat adalah alat bauran pemasaran yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan serta membawa sebagian produk ke pasar agar produsen bekerjasama dengan perantara. tergantung pada sufat jasa yang diberikan. Penjualan perorangan: interaksi langsung dengan calon pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi. dan alatalat penghubung non personal lainnya untuk berkominikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu atau calon pelanggan. Penjualan perorangan merupakan alat yang paling efektif dalam membangun preferensi. komunikasi perusahaan. Saluran penjualan digunakan untuk mempengaruhi transaksi dengan pembeli potensial. internet. Saluran komunikasi dapat melalui surat kabar. . telepon. publikasi produk. telepon. 4. Perusahaan dapat mengirimkan jasa kepada pelanggan baik secara langsung atau melalui perantara. e-mail. Place and Time keputusan manajemen tentang kapan. Pemasaran langsung: penggunaan surat. radio. grosir. penyuluhan. televisi. majalah. dan tindakan pembeli. faksimili. Pengiriman elemen produk ke pelanggan melibatkan tentang tempat dan waktu pengiriman dan mungkin melibatkan saluran distribusi fisik atau elektronik. dan bagaimana menyampaikan jasa kepada pelanggan. d. Saluran distribusi digunakan untuk menyerahkan produk fisik atau jasa kepada pembeli atau pengguna yaitu pergudangan. Saluran ini tidak hanya mencakup distributor dan pengecer melainkan bank-bank dan perusahaan asuransi yang memudahkan transaksi. 5. dan lain-lain.sarana seperti siaran pers.

Kegiatan Produksi-Operasi Kegiatan produksi-operasi perusahaan paling tidak dapat dilihat dari keteguhan dalam prinsip efisiensi. f. 2. tanda-tanda. kendaraan. dan penyampaian jasa yang tidak efektif.e. sistem logistik yang andal. Banyak jasa bergantung pada interaksi langsung dan pribadi antara pelanggan dan karyawan perusahaan. Pelanggan sering menilai kualitas jasa yang mereka terima berdasarkan penilaian terhadap orang-orang yang menyediakan jasa tersebut. dan pengendalian mutu. pemanfaatan teknologi yang tepat. barang cetakan. tanah. faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah hubungan baik dengan pemasok. dan petunjuk yang terlihat lainnya. Oleh karena itu. kemungkinan terjadinya terobosan dalam proses produksi. 3. harga jual produk. birokrasi. Proses yang desainnya buruk akan menggangu pelanggan karena keterlambatan. organisasi yang memiliki kesatuan sistem yang bulat. Beberapa contoh dari bukti fisik antara lain gedung. g. beban yang harus dipikul sebagai upaya memperoleh modal tambahan. anggota staf. pembiayaan. pendekatan inovatif dan proaktif. perlengkapan. struktur modal kerja. perabotan interior. hubungan baik dengan penanam modal dan pemegang saham. People Orang diartikan sebagai karyawan dan kadang-kadang pelanggan lain yang terlibat dalam proses produksi. Keuangan dan Akuntansi Dana dibutuhkan dalam operasional perusahaan. Oleh karenanya. dan produktivitas. Physic bukti fisik adalah petunjuk visual atau berwujud lainnya yang memberi bukti atas kualitas jasa. pengelolaan keuangan. pemantauan penyebab inefisiensi dan sistem akunting yang andal. faktorfaktor yang perlu diperhitungkan adalah kemampuan perusahan memupuk model jangka pendek dan jangka panjang. efektivitas. . lokasi fasilitas yang tepat. Process Metode pengoperasian atau serangkaian tindakan tertentu yang umumnya berupa langkah-langkah yang diperlukan dalam suatu urutan yang telah ditetapkan.

dan output berupa informasi yang sesuai dengan kebutuhan pada tiap jenjang manajemen. manajer perlu berupaya agar terwujud perilaku positif di kalangan karyawan perusahaan. produktivitas.2. Komponen tersebut berada di luar jangkauan organisasi dan kendali perusahaan. Sistem Informasi Manajemen Penelitian strategi perlu menganalisis berbagai segi dari sistem informasi manajemen. Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan dari faktor politik agar bisnis dapat berkembang dengan baik. Lingkungan Jauh Lingkungan jauh perusahaan terdiri dari faktor-faktor yang pada dasarnya di luar dan terlepas dari perusahaan. dan stabilitas politik pemerintah menjadi faktor penting bagi para pengusaha untuk berusaha. Situasi politik yang tidak kondusif akan berdampak negatif bagi dunia usaha. 3. 5. Oleh karena itu. dan brainwere. adalah: . Faktor Politik Arah. kebijakan. 1. Sumberdaya Manusia Manusia merupakan sumberdaya terpenting bagi perusahaan. Lingkungan eksternal terdiri dari komponen/variabel lingkungan yang berada atau berasal dari luar perusahaan.4. antara lain yaitu aspek-aspek softwere. Berbagai faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah langkahlangkah yang jelas mengenai manajemen SDM. hardwere. a. dan sistem imbalan. sekaligus dapat menjadi hambatan dan ancaman untuk maju.2 Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal perusahaan merupakan faktor-faktor di luar perusahaan yang bisa mempengaruhi pilihan arah dan tindakan suatu perusahaan. dan sosial. Lingkungan jauh ini memberikan kesempatan besar bagi perusahaan untuk maju. sehingga perusahaan tidak dapat melakukan intervensi serta diperlukan tingkat adaptasi yang tinggi terhadapnya. yang pada akhirnya akan mempengaruhi struktur organisasi dan proses internal perusahaan. keterampilan dan motivasi kerja. process. ekonomi. begitu pula sebaliknya. selain input. teknologi. Faktor-faktor utama yang biasa diperhatikan adalah faktor politik.

semakin pula iklim berbisnis. Contohnya adalah seandainya sikap sosial berubah. Beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam menganalisis ekonomi suatu daerah atau negara adalah: • • • • • • • • Siklus bisnis. dan kebiasaan dari orang-orang di lingkungan eksternal perusahaan. Kondisi sosial ini banyak aspeknya. Investasi. permintaan untuk berbagai tipe pakaian. Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja. misalnya sikap. c. dan sebagainya juga dapat berubah. demografis. Inflasi. Semakin buruk kondisi ekonomi. gaya hidup. dan Tenaga kerja. Hal yang dikembangkan misalnya dari kondisi kultural. adat-istiadat. pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat hendaknya bersama-sama mempertahankan bahkan meningkatkan kondisi ekonomi daerahnya menjadi lebih baik lagi agar perusahaan dapat bergerak maju dalam usahanya. Ketersediaan energi. Stabilitas pemerintahan. Suku bunga. kekuatan sosial adalah dinamis. dan etnis. pendidikan. religius. ekologis. Harga-harga produk dan jasa. Faktor Ekonomi Kondisi ekonomi suatu daerah atau negara dapat mempengaruhi iklim berbasis suatu perusahaan. Peraturan tentang perdagangan luar negeri. dan Sistem perpajakan. Hendaknya perubahanperubahan sosial yang terjadi yang mempengaruhi perusahaan dapat diantisipasi oleh perusahaan. b.• • • • • Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan. buku. Seperti kekuatan lain dalam lingkungan eksternal yang jauh. Faktor Sosial Kondisi sosial masyarakat memang berubah-ubah. . aktivitas yang menyenangkan. Oleh karena itu. Produktivitas.

d. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang pesat, baik di bidang bisnis maupun di bidang yang mendukukung kegiata bisnis. Sebenarnya, teknologi itu tidak hanya mencakup penemuan-penemuan yang baru saja, tetapi juga meliputi cara-cara pelaksanaan atau metode-metode baru dalam mengerjakan suatu pekerjaan, artinya bahwa ia memberikan suatu gambaran yang luas, yang meliputi: mendesain, menghasilkan, dan mendistribusikan. Setiap kegiatan usaha yang diinginkan untuk berjalan terus-menerus harus selalu mengikuti

perkembangan-perkembangan teknologi yang dapat diterapkan pada produk atau jasa yang dihasilkan atau pada cara operasinya. Agar perusahaan tidak terpuruk karena kesalahan dalam penggunaan teknologi, maka beberapa hal penting perlu diperhatikan, misalnya: • • • Bagaimanakah kecepatan transfer teknologi oleh para pekerja, Bagaimanakah masa/waktu keusangan teknologinya, dan Bagaimana harga teknologi yang akan diadopsi.

2. Lingkungan Industri Aspek lingkungan industri akan lebih mengarah pada aspek persaingan dimana bisnis perusahaan berada. Akibatnya, faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi persaingan, seperti ancaman-ancaman dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan termasuk kondisi persaingan itu sendiri menjadi perlu untuk dianalisis. Michhael E. Porter mengemukakan konsep Competitive Strategy yang menganalisis persaingan bisnis berdasarkan lima aspek utama yang disebut Lima Kekuatan Bersaing. R.E. Freeman yang dikutip Wheelen merekomendasikan aspek yang keenam untuk melengkapinya. Secara lengkap keenam aspek atau variabel yang membentuk model untuk strategi bersaing tersebut serta penjelasannya dapat dipaparkan sebagai berikut: a. Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya perusahaan sebagai pendatang baru akan menimbulkan sejumlah implikasi bagi perusahaan yang sudah ada, misalnya kapasitas menjadi bertambah, terjadinya perebutan pangsa pasar, serta perebutan sumberdaya produksi yang terbatas. Kondisi seperti ini menimbulkan ancaman bagi perusahaan yang telah ada. Ada beberapa faktor penghambat pendatang baru

untuk masuk ke dalam suatu industri yang sering disebut dengan hambatan masuk. Faktor-faktor hambatan masuk yang dimaksud adalah: • Skala Ekonomi Apabila pendatang baru berproduksi dalam skala kecil, mereka akan dipaksa berproduksi pada biaya per unit yang tinggi, padahal perusahaan yang ada tengah berupaya pada skala produksi yang terus diperbesar dan proses produksi yang terus-menerus diefisienkan sehingga harga per unit barang menjadi lebih rendah • Diferensiasi Produk Diferensiasi yang akan menciptakan hambatan masuk ini memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya dan usaha yang besar untuk merebut para pelanggan yang loyal kepada perusahaan yang utama. Usaha besar itu, misalnya melakukan pengiklanan yang gencar dan memberi service yang baik. Pada tahap awal, usaha-usaha ini membutuhkan biaya yang besar dan bahkan akan menciptakan kerugian. Seringkali kondisi ini berjalan cukup lama. • Kecukupan Modal Jenis industri yang memerlukan modal besar merupakan hambatan yang besar bagi pemain baru, terutama bagi jenis industri yang memerlukan biaya yang besar untuk riset dan pengembangan serta eksplorasi. • Biaya Peralihan Hambatan masuk akan tercipta dengan adanya biaya peralihan pemasok, yaitu biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berpindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya. Biaya peralihan ini berupa biaya latihan, biaya peralatan pelengkap yang harus diganti, dan desain ulang produk/jasa. Biaya-biaya ini akan ditanggung oleh konsumennya. Apabila biaya peralihan yang diperlukan cukup besar, pesaing baru harus memberikan penawaran yang jauh lebih menarik, terutama soal harga. • Akses ke Saluran Distribusi Jalur distribusi sangat menentukan penyebaran produk. Perusahaan yang mempunyai jalur distribusi yang luas dan bekerja secara baik akan sangat menghambat masuknya produk baru ke dalam pasar. Pendatang baru mungkin

sulit memasuki saluran yang ada dan harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membangun saluran sendiri. • Ketidakunggulan Biaya Independen Keunggulan biaya yang dimiliki oleh perusahaan yan sudah ada sulit ditiru oleh pendatang baru. Keunggulan itu mugkin dimiliki karena teknologi yang telah dipatenkan perusahaan, konsesi bahan baku, atau subsidi pemerintah. • Peraturan Pemerintah Pemerintah biasanya menerbitkan sejumlah aturan yang mengatur bidangbidang tertentu seperti yang selalu diterbitkan oleh pemerintah Indonesia, misalnya lewat Daftar Investasi Negatif (DIN). Peraturan pemerintah dapat menimbulkan hambatan masuk bagi pendatang baru. b. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri Persaingan dalam industri akan mempengaruhi kebijakan dan kinerja perusahaan. Dalam situasi persaingan yang oligopoli, perusahaan mempunyai kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi pasar. Sedangkan pada pasar persaingan sempurna, biasanya akan memaksa perusahaan menjadi follower termasuk dalam hal harga produk. Menurut Porter, tingkat persaingan itu dipengaruhi beberapa faktor, yaitu: • Jumlah Kompetitor Jumlah kompetitor atau pesaing sudah tentu akan mempengaruhi tingkat persaingan. Kompetitor hendaknya dilihat dari beberapa sisi, seperti jumlah, ukuran, dan kekuatannya. • Tingkat Pertumbuhan Industri Pertumbuhan industri yang besar biasanya menyediakan sejumlah peluang bagi perusahaan untuk tumbuh bersama industrinya. Pertumbuhan industri yang lambat sebaiknya tidak direspon dengan ekspensi pasar kecuali perusahaan mampu mengambil pangsa pasar pesaing. Kondisi ini dapat menimbulkan trend penurunan harga atau terjadinya perang harga. • Karakteristik Produk Produk hendaknya tidak sekedar menyediakan kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki suatu pembedaan atau nilai tambah.

Biaya Tetap yang Besar Pada jenis industri yang mempunyai total biaya tetap yang besar,

perusahaan hendaknya beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. Akibatnya adalah perusahaan kadang kala terpaksa menjual produk di bawah biaya produksi. • Kapasitas Kapasitas selalu berkorelasi dengan biaya produksi per unit. Produksi pada kapasitas tinggi diperlukan untuk menjaga efisiensi biaya per unit. Penambahan fasilitas produksi dapat dilakukan apabila perusahaan telah mampu berproduksi pada tingkat yang maksimal. • Hambatan Keluar Hambatan keluar memaksa perusahaan untuk tidak keluar dari industri. Hambatan ini dapat brupa aset-aset khusus ataupun kesetiaan manajemen pada bisnis tersebut. Contohnya adalah idealisme dalam bisnis. Dalam kondisi demikian, perusahaan biasanya akan berusaha bertahan dan menghindari kerugian yang besar sambil menunggu waktu yang tepat untuk keluar. c. Ancaman dari Produk Pengganti Perusahaan-perusahaan yang berada pada suatu industri tertentu akan bersaing pula dengan produk pengganti. Walaupun karakteristiknya berbeda, barang subsitusi dapat memberikan fungsi atau jasa yang sama. Ancaman produk subsitusi kuat bilamana konsumen dihadapkan pada switching cost yang sedikit dan jika produk subsitusi itu mempunyai harga yang lebih murah atau kualitasnya sama, bahkan lebih tinggi dari produk-produk suatu industri. d. Kekuatan Tawar-menawar Pembeli Para pembeli dengan kekuatan yang mereka miliki mampu mempengaruhi perusahaan untuk menurunkan harga produk, meningkatkan mutu dan pelayanan, serta mengadu perusahaan dengan kompetitornya. Dengan demikian, beberapa kondisi yang mungkin dihadapi perusahaan sehubungan dengan adanya kekuatan ini antara lain adalah: • • • Pembeli mampu memproduksi produk yang diperlukan. Sifat produk tidak terdiferensiasi dan banyak pemasok. Biaya peralihan pemasok adalah kecil.

dan pemegang saham. Produk/jasa yang ada adalah unik dan mampu menciptakan switching cost yang besar. Pemasok menjadi kuat apabila beberapa kondisi berikut terpenuhi: • • Jumlah pemasok sedikit. lingkungan masyarakat.• Pembeli mempunyai tingkat profitabilitas yang rendah.3 Kerangka Pemikiran Operasional Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe merupakan salah satu bentuk usaha waralaba dan non waralaba yang memiliki manajemen usaha yang harus mampu mengelola aspek biaya maupun keuntungan. Stakeholder yang dimaksud antara lain adalah pemerintah. 3. Pemasok mampu melakukan integrasi ke depan dan mengolah produk yang dihasilkan menjadi produk yang sama yang dihasilkan perusahaan. Sistem waralaba memiliki risiko yang mudah diminimalisir daripada non waralaba karena pewaralaba sudah menyediakan segala sesuatu untuk mendukung investor . Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Kekuatan keenam yang ditambahkan oleh Freeman yang dikutip WheelenHunger adalah berupa kekuatan di luar perusahaan yang mempunyai pengaruh dan kepentingan secara langsung bagi perusahaan. Kekuatan Tawar-menawar Pemasok Pemasok dapat mempengaruhi industri lewat kemampuan mereka menaikkan harga atau pengurangan kualitas produk atau jasa. • • Tidak tersedia produk subsitusi. kreditor. kelompok yang mempunyai kepentingan lain. f. Untuk itu dalam penelitian ini perlu dianalisis keuntungan bisnis di kedua rumah makan tersebut. e. serikat pekerja. asosiasi datang. • Produk perusahaan tidak terlalu penting bagi pembeli. pemasok. sehingga sensitif terhadap harga dan diferensiasi service. sehingga pembeli dengan mudah mencari substitusinya. Pengaruh dari masing-masing stakeholder adalah bervariasi diantara industri yang satu dengan yang lain. Sistem kedua usaha tersebut berbeda yang akan menyebabkan KFC Taman Topi dan Rahat cafe memiliki keuntungan dan struktur biaya yang berbeda.

Sedangkan lingkungan internal diantaranya adalah pendekatan fungsional yang terdiri atas pemasaran. Sedangkan non waralaba merupakan usaha yang berdiri sendiri dengan modal sendiri sehingga risiko yang ditanggung lebih besar. bahan baku. desain interior. dan lain sebagainya sehingga keuntungan yang didapat lebih besar karena adanya keberhasilan target penjualan tiap harinya meningkat. persaingan sesama perusahaan dalam industri. metode marketing dan promosi. keuangan. manajemen. (2) Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. dan pengaruh pemerintah. tidak menutup kemungkinaan usaha yang dijalankan mendapatkan keuntungan yang lebih besar akibat biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan waralaba. kekuatan tawar-menawar pembeli. operasi. misalnya juga dengan membuka banyak cabang dan sistem keuangan yang dijalankan baik maka keuntungan yang diperoleh besar. Analisis keuntungan akan dilakukan dengan konsep rasio profitabilitas dan rentabilitas. sosial. Selain itu juga. Dalam analisis keuntungan bisnis di KFC Taman Topi dan Rahat cafe akan diketahui berapa keuntungan perusahaan. dan teknologi.(terwaralaba) termasuk survei. perlu melakukan analisis strategi pengembangan usaha agar KFC maupun Rahat cafe mampu mempertahankan dan terus meningkatkan pengembangan bisnisnya. ekonomi. yakni dengan melakukan analisis keuntungan pada seluruh jenis produk dalam satu tahun terakhir. kekuatan tawar-menawar pemasok. Lingkungan internal dan eksternal sangat penting dalam pengembangan suatu bisnis. dan lainnya. standar kerja/SOP. serikat pekerja. Lingkungan eksternal disini diantaranya adalah: (1) Lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. . ancaman dari produk pengganti. dan sistem informasi manajemen. Hasil yang diperoleh dari analisis keuntungan ini akan dijadikan parameter kekuatan faktor internal perusahaan yakni dari segi keuangan bagi KFC dan Rahat itu sendiri dalam merumuskan strategi pengembangan usaha. Selanjutnya dari analisis keuntungan akan dilakukan analisis lingkungan perusahaan baik dari lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Lingkungan eksternal pada hakikatnya kondisi lingkungan eksternal berada di luar kendali organisasi. SDM. perizinan. Namun.

Kerangka pemikiran operasional pada penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. maka apabila ingin melihat suatu strategi pengembangan usaha yang baik. maka perlu mengetahui analisis matriks IFE.Dalam mendapatkan strategi pengembangan usaha yang tepat sesuai dengan tujuan. IE. Setelah menganalisis faktor eksternal dan internalnya. Restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe walaupun berbeda jenis usahanya tetapi kedua usaha tersebut memiliki keunggulan dan memiliki pelanggan masing-masing pada pangsa pasarnya tersendiri sehingga kedua usaha ini memiliki pesaing dengan usaha sejenis. maka dapat memberikan pengaruh terhadap biaya dan keuntungan yang diterima. penelitian ini juga akan menganalisis struktur biaya dan keuntungan. SWOT maupun QSPM. peluang serta ancaman. terlebih dahulu restoran KFC Taman Topi maupun Rahat cafe mengetahui kekuatan dan kelemahan. Dengan demikian. EFE. .

dan lain-lain) Risiko waralaba mudah diminimalisir dan risiko yang ditanggung non waralaba lebih besar Perbandingan lingkungan internal dan eksternal waralaba lebih besar dibandingkan non waralaba dalam meningkatkan strategi pengembangan bisnisnya Analisis keuntungan Pengembangan usaha Analisis rasio profitabilitas Analisis rasio rentabilitas Lingkungan Internal Lingkungan Eksternal Matriks IFE Matriks EFE SWOT QSPM Analisis Prioritas Alternatif Strategi KFC Taman Topi dan Rahat cafe .Persaingan usaha restoran dan cafe antar perusahaan sejenis (produk. pelayanan.

KFC Taman Topi berlokasi di Jalan Kapten Muslihat dan Rahat cafe berlokasi di Jalan Malabar. analisis SWOT maupun QSPM yang ditujukan kepada responden yang sudah ditentukan secara sengaja (purposive).BAB IV METODE PENELITIAN 4. Selain dengan wawancara. penelitian dilakukan dengan cara survei dan panduan kuesioner untuk menanyakan biaya. Teknik purposive sampling digunakan karena kajian penelitian ini adalah membahas tentang analisis keuntungan dan perumusan strategi kebijakan perusahaan.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor. manajer restoran. 4. dan juga pihak eksternal yang memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan yaitu California Fried Chicken (CFC) sebagai pesaing yang lokasi usahanya berdekatan dengan KFC Taman Topi. yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. manajer Rahat cafe serta konsumen Rahat cafe itu sendiri. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) bahwa keduanya berlokasi di area yang berbeda. Kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2009. samping Pangrango Plaza. sehingga penentuan responden menggunakan pihak-pihak internal perusahaan (pimpinan dan manajer). LSI IPB. pesaing perusahaan. berbagai situs internet dan bahan pustaka lain yang relevan. IFE dan EFE. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan pusat manajer pemasaran. dan konsumen KFC Taman Topi .2 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang terkait seperti penelitian terdahulu.3 Metode Pengumpulan Data Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling. 4. Badan Pusat Statistik Kota Bogor. keuntungan. dan konsumen KFC Taman Topi.

EAT. EBT. . baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Metode Analisis Data Berdasarkan Tujuan Penelitian No 1. SWOT serta QSPM 2. Dalam wawancara dengan konsumen. 3. dan perkalian bobot dan rating) • Tahap pencocokan • Tahap keputusan 4. Merumuskan alternatif strategi • Tahap masukan pengembangan usaha terbaik (Identifikasi faktor dengan memperhatikan internal dan lingkungan perusahaan di KFC eksternal Taman Topi dan Rahat cafe. penjualan periode November 2008 Oktober 2009 dan periode Desember 2008 . perusahaan. Analisis rasio profitabilitas. Data Jenis Sumber Biaya tetap dan Survei Biaya variabel. Tujuan Penelitian Membandingkan keuntungan antara restoran ayam goreng KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi oleh KFC Taman Topi dan Rahat cafe. pemberian rating.4. IE.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi. dan rentabilitas Analisis matriks IFE dan EFE Analisis matriks IFE dan EFE. peneliti mengambil 20 responden yang terdiri dari 10 konsumen KFC Taman Topi dan 10 konsumen Rahat cafe yang bersedia untuk diwawancarai. 4. pemberian bobot faktor.4 Metode Pengolahan dan Analisis Data Metode pengolahan data yang digunakan untuk menjawab tujuan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 3. Biaya-biaya yang dianalisis dalam usaha ini adalah biaya tetap dan biaya variabel. yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. Tabel 3.Desember 2009 Identifikasi faktor Survei lingkungan internal dan eksternal usaha Faktor strategis internal dan eksternal Metode Analisis Analisis laba EBIT.serta pesaing Rahat yaitu Kebun Kita yang lokasinya juga tidak begitu jauh dari Rahat cafe dan konsumen Rahat cafe.

Metode perhitungan struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 4.Biaya telepon . abodemen listrik. Komponen biaya tetap pada umumnya adalah biaya penyusutan investasi. steroform.Pajak penghasilan .Pembelian bahan baku . Struktur biaya tersebut terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel.dll Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) .Gas alam .Abodemen telepon . Besarnya biaya tetap tergantung pada jumlah output yang diproduksi dan tetap harus dikeluarkan walaupun tidak ada produksi. dan lain-lain. biaya air. gas alam. kantong plastik.Sewa tempat . gaji karyawan.Biaya air . Tabel 4. profit sharing. gas elpiji. pajak penghasilan. dan lain-lain. biaya listrik.Abodemen listrik .Gas elpiji .Biaya listrik .a. sewa tempat. abodemen telepon. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe Keterangan Biaya Tetap: .Steroform .dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel: . Komponen biaya variabel pada umumnya adalah pembelian bahan baku. Biaya tetap (fixed cost) yaitu biaya yang penggunaannya tidak habis dalam satu masa produksi.Profit sharing . kardus/tempat membungkus produk take away. biaya telepon. Biaya Variabel (variable cost) yaitu biaya yang besar kecilnya sangat tergantung kepada biaya skala usaha produksi.Gaji karyawan .Biaya penyusutan investasi . b.

2 Analisis Keuntungan Earning Before Interest Tax (EBIT). Informasi yang diperoleh dari marjin laba bersih adalah untuk mengetahui apakah manajemen telah bekerja secara efisien (produksi dan penjualan).4. Analisis EBT (keuntungan kotor) dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya pajak. 1. dan EAT diperoleh dari laporan laba rugi perusahaan. Marjin Laba Operasi Marjin laba operasi merupakan salah satu parameter informasi akuntansi diferensial dalam perencanaan jangka pendek. Sedangkan analisis EAT (keuntungan bersih) merupakan kegiatan menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan setelah dikurangi biaya pajak. EBT.4.3 Analisis Rasio Profitabilitas Pada penelitian ini menggunakan analisis rasio profitabilitas penjualan yang terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. EBT. Earning Before Tax (EBT). Semakin besar rasio marjin laba bersih menunjukkan x 100% . Rumus marjin laba operasi adalah sebagai berikut: EBIT Penjualan 2. Informasi yang diperoleh dari marjin laba operasi adalah untuk mengetahui besarnya rasio profitabilitas sebelum dikurangi bunga dan pajak terhadap penjualan. Analisis keuntungan EBIT. Marjin Laba Bersih Marjin laba bersih merupakan parameter informasi akuntasi diiferensial dalam perencanaan jangka pendek. Analisis EBIT dilakukan dalam menganalisis seberapa besar keuntungan yang dihasilkan sebelum dikurangi biaya bunga dan pajak. Rumus EBIT. dan EAT diperoleh sebagai berikut: • EBIT • EBT • EAT = Penerimaan Penjualan – Biaya Penjualan = EBIT – Beban Bunga = EBT – Beban Pajak 4. EBT. dan Earning After Tax (EAT) Analisis keuntungan EBIT.4. dan EAT adalah tahap awal yang harus dilakukan sebelum melakukan analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas.

dll Total Biaya Tetap Biaya Variabel Pembelian bahan baku Sewa tempat Biaya listrik Biaya telepon Biaya air. D. karakteristik produk yang dihasilkan. F. Keterangan Penerimaan Penjualan Biaya Tetap Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Abodemen telepon. B. 2. 2. E. Rumus dari ROE adalah sebagai berikut : EAT Modal sendiri Tabel 5. 5. G.bahwa manajemen telah bekerja dengan efisien.4. produksi . J. dan tujuan perusahaan.5 Analisis Deskriptif Analisis deskriptif bertujuan untuk mendefinisikan visi. Rumus marjin laba bersih adalah sebagai berikut: EAT Penjualan 4. C. kegiatan pemasaran. tingkat pencapaian target penjualan yang diharapkan. 4. misi. 3.4 Analisis Rasio Rentabilitas Rentabilitas diukur dari rasio rentabilitas modal sendiri yang biasa dikenal dengan Return on Stockholders Equity (ROE). dll Total Biaya Variabel EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Satuan Jumlah Harga Per Satuan (Rp) Total (Rp) x 100% x 10% 4. A. H. 1.4. Data Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi dan Rahat Cafe No. I. 1. Tujuan dari menganalisis ROE adalah untuk melihat kekuatan perusahaan dalam menciptakan daya tarik investasi di masa mendatang. sumberdaya manusia. 3. Rentabilitas modal sendiri artinya setiap satu satuan (Rp) yang dikeluarkan dari modal sendiri menghasilkan laba bersih sebesar yang diperoleh.

dan operasi. Data dan informasi aspek internal perusahaan dapat digali dari beberapa fungsional perusahaan. Analisis tiga tahap formulasi strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan internal dan eksternal (IFE dan EFE). analisis SWOT. keuangan. dan produksi/operasi. Secara ringkas disajikan dalam matriks External Factor Evaluation (EFE).6. Jumlah seluruh bobot harus sebesar 1. Beri rating (nilai) antara 1 sampai 4 bagi masing-masing faktor yang memiliki nilai: . 4. Matriks IFE digunakan untuk menganalisis faktor-faktor internal perusahaan yang berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan yang dianggap penting.0.1 Tahap Masukan (Input) Tahap input melalui proses analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perusahaan. pemasaran. Analisis eksternal dilakukan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya. serta teknologi yang digunakan perusahaan.4. misalnya dari aspek manajemen. 2. Buatlah daftar critical success factors untuk aspek internal kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses). tahap pencocokan. Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya. Analisis ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi rill perusahaan. Lima langkah dalam pengembangan matriks IFE (David. analisis IE. dan tahap keputusan. 4.6 Analisis Tiga Tahap Formulasi Strategi Proses perumusan strategi pada kerangka tiga tahap formulasi strategi yang terdiri dari tahap masukan (input). sistem informasi.4. Analisis internal dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan. dan analisis QSPM. 2000): 1. 3. Analisis ini akan disajikan dalam matriks Internal Factor Evaluation (IFE). keuangan dan akuntansi. SDM.

0. 5. Kalikan antara bobot dan rating dari masing-masing faktor untuk menentukan nilai skornya.. Jika nilainya di bawah 2.. Jumlah faktor-faktornya tidak berdampak pada jumlah bobot karena ia selalu berjumlah 1.5 menandakan bahwa secara internal.. Seperti halnya pada matriks EFE. matriks IFE terdiri dari cukup banyak faktor. 3 = cukup kuat. perusahaan adalah lemah. 4 = sangat kuat..1 = sangat lemah. sedangkan nilai yang berada di atas 2. Skala yang digunakan menunjukkan: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal Tabel 6. Total Sumber: David.. Penilaian Bobot Faktor Eksternal Perusahaan Faktor Strategis Eksternal A B C D . Nilai rata-rata adalah 2. rating mengacu pada kondisi perusahaan. Total Tabel 7. Jadi... 2. Total .. 4. Total Sumber: David. dan 3. Penilaian Bobot Faktor Internal Perusahaan Faktor Strategis Internal A B C D .5. 2000 A B C D .5 menunjukkan posisi internal yang kuat. Penentuan bobot setiap variabel pada kolom menggunakan skala 1. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai. 2000 A B C D . 2 = tidak begitu lemah. sedangkan bobot mengacu pada industri dimana perusahaan berada.

politik. teknologi.. Matriks IFE Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) Matriks EFE digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor eksternal perusahaan. 10 Kelemahan: 1 .. sosial.. Tahapan kerja pada matriks EFE (David... Jumlah ..Selanjutnya bobot setiap variabel diperoleh dengan menentukan nilai setiap variabel terhadap jumlah nilai keseluruhan variabel dengan menggunakan rumus: ai = Xi n ∑ Xi i =1 Keterangan: ai Xi i n = Bobot variabel ke-i = Nilai variabel ke-i = 1. 2.. 10 Total Sumber: David.2. Tentukan bobot (weight) dari critical success factors tadi dengan skala yang lebih tinggi bagi yang berprestasi tinggi dan begitu pula sebaliknya. pemerintahan. budaya. 2000 Tabel 8. Data eksternal dikumpulkan untuk menganalisis hal-hal menyangkut persoalan ekonomi. persaingan di pasar industri dimana perusahaan berada. demografi. 2000): 1.n = Jumlah variabel Faktor-faktor internal Kekuatan: 1 . Hal ini penting karena faktor eksternal berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap perusahaan. serta data eksternal relevan lainnya.. hukum. Buatlah daftar critical success factors (faktor-faktor utama yang mempunyai dampak penting pada kesuksesan atau kegagalan usaha) untuk aspek eksternal yang mencakup perihal opportunities (peluang) dan threats (ancaman) bagi perusahaan. lingkungan.3.

Skor total 4.. 4 = sangat bagus. Matriks EFE Faktor-faktor eksternal Peluang: 1 .4. 10 Total Sumber: David. dimana: 1 = di bawah rata-rata. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk tahap pencocokan adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks Strength-Weakness-Opportunity-Threat (SWOT). skor total sebesar 1. 2 = rata-rata. 3 = di atas rata-rata. .0 menunjukkan bahwa perusahaan tidak memanfaatkan peluang-peluang yang ada atau tidak menghindari ancaman-ancaman eksternal. Sementara itu. 3. 5.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk mencocokan peluang dan ancaman eksternal dengan kekuatan dan kelemahan internal berdasarkan informasi yang didapatkan pada tahap input.. Tentukan rating setiap critical success factors antara 1 sampai 4. nilainya didasarkan pada kondisi perusahaann. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang dinilai... Rating ditentukan berdasarkan efektivitas strategi perusahaan. 10 Ancaman: 1 .0. Kalikan nilai bobot dengan nilai rating-nya untuk mendapatkan skor semua critical success factors. 2000 Bobot Rating Skor (Bobot x Rating) 4.0 mengindikasikan bahwa perusahaan merespon dengan cara yang luar biasa terhadap peluang-peluang yang ada dan menghindari ancaman-ancaman di pasar industrinya. Dengan demikian.seluruh bobot harus sebesar 1. Tabel 9. Nilai bobot dicari dan dihitung berdasarkan rata-rata industrinya. 4.6.

V. yaitu total skor dari IFE matrix pada sumbu X dan total skor dari EFE matrix pada sumbu Y. 2.99 adalah sedang.0 2.99 Gambar 2.99 Rendah 1. Divisi yang masuk dalam sel I.0-1.0-1. atau IV dapat disebut tumbuh dan membangun. Matriks IE merupakan hasil penggabungan antara matriks IFE dan matriks EFE ke dalam matriks yang terdiri atas sembilan sel. IE matrix memiliki tiga implikasi utama yang mempunyai dampak strategi berbeda. II. skor 2.0-4. integrasi ke depan.0 4.0 adalah kuat. Pada sumbu X dari IE matrix.0-2. Analisis Matriks IE (Internal-External Matrix) Tahap ini merupakan tahap pencocokan dengan memasukkan hasil pembobotan matriks EFE dan IFE ke dalam matriks IE.0 III VI IX IE matrix terdiri atas dua dimensi.0-4. Dengan cara yang sama. Strategi intensif seperti penetrasi pasar. Hal ini bertujuan untuk memperoleh strategi bisnis di tingkat korporat yang lebih detail.0 Sedang 2. atau VII paling baik dikendalikan dengan strategi-strategi pertahankan dan pelihara. Divisi yang masuk dalam sel III. Skor Total IFE Kuat 3. dan strategi terintegrasi seperti integrasi ke belakang.0-2.0 Skor Total EFE Tinggi 3.0-4.1. dan skor 3.0-2. Model Matriks IE (David. Strategi-strategi yang umum dipakai yaitu strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.0 adalah tinggi.99 1. 2000) Rata-rata 2.99 posisinya adalah rata-rata.99 3. skornya ada tiga yaitu skor 1.0-1. skor 1. yaitu: 1.99 adalah rendah. dan integrasi horizontal.0 II V VIII I IV VII Lemah 1. dan skor 3. . skor 2. pengembangan pasar atau pengembangan produk.99 menyatakan bahwa posisi internal adalah lemah.0-4. pada sumbu Y yang dipakai untuk EFE matrix.0-2.0-1.

Strategi WO (Weakness-Opportunity). atau IX dapat menggunakan strategi panen atau divestasi. 5. Keempat strategi yang dimaksud adalah: 1. Matriks ini menggambarkan bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. 4. Tahapan yang dimaksud adalah: 1. Membuat daftar kelemahan kunci internal perusahaan. Delapan tahap dalam penentuan strategi dibangun melalui matriks SWOT.3. Matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunity-Threat) Matriks SWOT merupakan alat pencocokan yang digunakan dalam mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahan. Perusahaan yang dianggap paling sukses adalah perusahaan yang mampu menghasilkan bisnis yang berada pada sel I. Strategi ini menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk meraih peluang-peluang yang ada di luar perusahaan (eksternal) 2. Membuat daftar kekuatan kunci internal perusahaan. 2. 3. Analisis SWOT ini penting untuk membantu para manajer mengembangkan empat tipe strategi. Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. Melalui strategi ini perusahaan berusaha untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal. . Membuat daftar ancaman eksternal perusahaan. Strategi WT (Weakness-Threat). Strategi ST (Strength-Threat). Divisi yang masuk ke dalam sel VI. 4. Membuat daftar peluang eksternal perusahaan. kelemahan-kelemahan Strategi internal ini bertujuan untuk dengan memperkecil perusahaan memanfaatkan peluang-peluang eksternal. 3. Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi SO. 2. VIII. Strategi SO (Strength-Opportunity).

Setelah itu.4. Faktor Internal Faktor Eksternal Peluang-O Daftar Peluang Ancaman-T Daftar Ancaman Kekuatan-S Daftar Kekuatan Strategi SO Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang Strategi ST Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman Gambar 3. 2. Bobot ini sama dengan yang ada di EFE Matrix dan IFE Matrix. ancaman. Alat analisis yang digunakan adalah QSPM (Quantitative Strategies Planning Matrix). 3. Memberikan bobot pada masing-masing faktor sukses eksternal dan internal. Membuat daftar peluang. Meneliti matriks-matriks pada langkah 2 dan identifikasikan strategi alternatif yang pelaksanaannya harus dipertimbangkan perusahaan. ke dalam kesatuan yang mutually exclusive jika . 4. 8. dan kelemahan perusahaan di kolom sebelah kiri QSPM.6. Informasi ini diambil dari EFE Matrix dan IFE Matrix.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan. Matriks SWOT Sumber: David (2000) Kelemahan-W Daftar Kelemahan Strategi WO Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang Strategi WT Meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman 4. Menentukan Attractiveness Score (AS) atau nilai daya tarik. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan peluang-peluang eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WO. Mencocokkan kekuatan-kekuatan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi ST. mengelompokkan strategistrategi tersebut memungkinkan. 7.6. Minimal sepuluh external critical success factors dan sepuluh internal critical success factors dimasukkan ke dalam QSPM. kekuatan. Langkahlangkah dalam pengembangan QSPM menurut David (2000) adalah sebagai berikut: 1. Mencocokkan kelemahan-kelemahan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan kemudian dicatat hasilnya dalam sel strategi WT. AS ditetapkan dengan cara meneliti masing-masing faktor sukses eksternal dan internal. Mencatat strategistrategi ini di bagian atas baris QSPM.

Tentukan bagaimana peran dari tiap faktor dalam proses pemilihan strategi yang sedang dibuat. Jika peran dari faktor tersebut adalah besar, maka strategistrateginya harus dibandingkan relatif pada faktor utama itu. Secara terinci, nilai AS harus ada pada masing-masing strategi untuk menunjukkan kemenarikan relatif dari satu strategi terhadap strategi lainnya. Batasan nilai AS adalah 1 = tidak menarik, 2 = agak menarik, 3 = cukup menarik, dan 4 = sangat menarik. 5. Menghitung jumlah AS. Jumlah AS didapat dari perkalian bobot (langkah 2) dengan AS (langkah 4) pada masing-masing baris. Jumlah AS menunjukkan daya tarik relatif dari masing-masing alternatif strategi. 6. Menghitung Sum Total Attractiveness Score (TAS) atau total nilai daya tarik. Menjumlahkan semua TAS pada masing-masing kolom QSPM. Dari beberapa nilai TAS yang didapat, nilai TAS dari alternatif strategi yang tertinggi yang menunjukkan bahwa alternatif strategi itu yang menjadi pilihan utama. Nilai TAS terkecil menunjukkan bahwa alternatif strategi ini menjadi pilihan terakhir. Matriks QSPM dapat dilihat pada Tabel 10. Tabel 10. Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM)
Faktor Utama Faktor Eksternal Faktor Internal Total
Sumber: David, 2000

Bobot

Strategi 1 AS TAS

Strategi 2 AS TAS

Strategi 3 AS TAS

1.000

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1

Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor Analisis keuntungan yang dilakukan menggunakan konsep rasio

profitabilitas dan konsep rentabilitas. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi. Pada analisis laporan laba rugi ini, produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di KFC Taman Topi dan biaya yang dikeluarkan oleh restoran terdiri dari biaya tetap dan variabel. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah, jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi, gaji tenaga kerja, profit sharing, gas elpiji, kardus/tempat membungkus produk take away, kantong plastik, dan lain-lain. Sedangkan biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti biaya pembelian bahan baku (ayam, bumbu masak, minyak goreng, beras, saos sambal dan saos tomat, dan lain-lain), biaya listrik, biaya telepon, dan biaya air. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga ditujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di KFC. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009. Dibawah ini disajikan Tabel 11. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi restoran KFC Taman Topi periode November 2008 – Oktober 2009.

Tabel 11. Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT***
Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak

Keuntungan (Rp) Restoran KFC Taman Topi 740.155.200 0 740.155.200 74.087.244 666.067.956

Tabel 11. menunjukkan keuntungan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama periode satu tahun. Hasil EBIT sebesar Rp. 740.155.200, EBT yang diperoleh sama dengan hasil EBIT karena restoran KFC Taman Topi dalam memodali usahanya menggunanakan modal yang diberikan oleh kantor pusat KFC kepada setiap store dan tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya untuk pendanaan membuka store karena diperoleh dari dana omset yang ada. Sedangkan hasil EAT yang diperoleh sebesar Rp. 666.067.956. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT, EBT, EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan, selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan restoran KFC Taman Topi adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari restoran KFC Taman Topi disajikan dalam Tabel 12. Tabel 12. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009
Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Restoran KFC Taman Topi 10 9 27

Tabel 12. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi sudah baik karena terjadi perubahan peningkatan

hasil penerimaan penjualan lebih besar tiap harinya yang dikarenakan juga jumlah penduduk yang semakin meningkat sehingga cenderung untuk mencari makanan cepat saji di luar rumah. Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 9 persen. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada restoran KFC Taman Topi di Bogor, menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah bekerja secara efisien dalam kegiatan produksi dan penjualan. Hasil analisis rasio rentabilitas, ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 27 persen. Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang baik, artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 27 persen. 5.1.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya-biaya yang dianalisis dalam restoran KFC Taman Topi adalah biaya tetap dan biaya variabel. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 13.

5.1.2

Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam

analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba, yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi. Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 13. berikut:

000 240. 12.000.000 2.000 1.000. 13.200 Berdasarkan hasil Tabel 13.000.421.000.200.000 30.000 3.700.000 395.000 24.000 900.668.600.520.000 Umur Penyusutan Teknis (Rp) (Thn) 10 2. Display holding 1 cabinet Chiller 1 Freezer 1 AC 2 Televisi flat 2 Condiment bar 2 Service station 1 Tempat cuci 2 tangan Meja dan kursi 8 Sofa 5 Fryer 3 Selang gas 1 Wajan 1 Panci 3 Tabung gas 5 Breading table 1 Holding cabinet. 7.000 6.000 10 10 5 10 10 5 10 10 10 10 5 5 5 10 10 10 10 2. Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 28.000.200 576.000.000.880.000 540. 1.000 2.000 37. 9. Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Restoran KFC Taman Topi Bogor No.200.000 60.000 50.600.000 540.000. 16.000 22.000 32.000.200 90.000 2.200 5.000 6.000 120.313.800.000 27.200.000 32. 14.000. 15.000 12.600.000.600.249. didapatkan total biaya tetap sebesar Rp.000. di atas.500 Jumlah .000 36.800.000 3.000 1.000 1.000.700. total biaya variabel sebesar Rp.000 3.000 30.246.000 9.350.000 750.000 27.000 1.000.246.000 12. 3.940.980.000.530. 8.000 1.000 150. 5.000 Nilai Sisa (Rp) 2. 4.000.000 3.000 36.421.Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Gaji karyawan Gas elpiji Kardus/tempat membungkus produk take away Kantong plastik Provit sharing Total Biaya Tetap Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.000.000 1.000 10.000 14.000 serta keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp.200.720.000.000.000 7.000 30. 6. 18.000 5.000 10.000 1.668.000 36.969. 2.000 5.Tabel 13.000 600.000.200 1.000.000 1.569.000 1.200.700.969. 5.000.000 1.249. 10.000.000 1.000 3.260.800. 17.000 3.000 100.880. 2 Peralatan makan 1. 6.000.400.000 43. Tabel 14. Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 .000 17.000. 11.000 15.240.000.000 2.000 10.569.500.

KFC Taman Topi juga memperhitungkan biaya variabel yang terdiri dari pembelian bahan baku seperti ayam.067.400 1. sofa.Oktober 2009 No.246. minyak goreng. di atas. selang gas. . biaya listrik.200 5.246.200. biaya air. Nilai biaya variabel ini sebesar Rp. dan peralatan makan. wajan.200 740. profit sharing. Sedangkan untuk analisis keuntungan pada restoran KFC Taman Topi dapat dilihat pada Tabel 15. 37. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis.155. bumbu masak.000 6. saos sambal dan saos tomat. 5.940. Untuk biaya pembelian ayam disesuaikan dengan kebutuhan ayam goreng yang diperlukan seminggu dua kali. kardus/pembungkus produk take away. biaya telepon.969. holding cabinet. dan lain-lain.724. Analisis Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 . Selain biaya tetap. meja dan kursi. dan kantong plastik dengan nilai sebesar Rp.569. tempat cuci tangan. gaji karyawan.969. 7.400.600.421.408. beras.956 10 9 27 Tabel 15. maka didapatkan hasil penyusutannya.200 740. restoran KFC Taman Topi memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp.668. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh restoran KFC Taman Topi selama satu tahun sebesar Rp.249. Nilai penjualan di KFC Taman Topi berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp.200 666. AC.724.200.421. gas elpiji. televisi flat. fryer. 1. service station.155. breading table. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 7. 395.408. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari display holding cabinet.600.Berdasarkan Tabel 14. freezer. chiller. tabung gas. Biaya tetap yang dikeluarkan oleh restoran KFC Taman Topi terdiri dari biaya penyusutan investasi.000. Tabel 15. condiment bar. panci.

Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas didasarkan oleh hasil data perhitungan laporan laba rugi Rahat cafe.000.5. Pada analisis laporan laba rugi. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun output berubah. 48. Data keuntungan yang dianalisis adalah data penjualan Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009. biaya air (PAM).750. Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter EBIT* Bunga EBT** Pajak EAT*** Keterangan : * Keuntungan Sebelum Bunga dan Pajak ** Keuntungan Sebelum Pajak *** Keuntungan Setelah Pajak Keuntungan (Rp) Rahat Cafe 48.800. EBT sebesar Rp. biaya listrik. di atas menunjukkan keuntungan yang diperoleh Rahat cafe selama periode satu tahun. sayuran. minyak goreng.770 42.750. beras. 43. steroform. gas elpiji.030 Tabel 16.657.030 karena . produk yang dianalisis adalah semua produk yang dijual di Rahat cafe dan biaya yang dikeluarkan oleh cafe ini terdiri dari biaya tetap dan variabel. jumlahnya tidak tergantung atas besar kecilnya kuantitas produksi yang dilaksanakan seperti biaya penyusutan investasi. Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kuantitas produksi yang dihasilkan seperti pembelian bahan baku (ayam. sewa tempat.861.612. gaji tenaga kerja. Tabel 16.800 1. bumbu masak. dan total EAT yang diperoleh sebesar Rp.657. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas juga dutujukan untuk keseluruhan dari kategori produk di Rahat. 42.2 Analisis Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor Analisis yang dilakukan menggunakan konsep rasio profitabilitas dan konsep rentabilitas. abodemen telepon.612. yaitu hasil analisis keuntungan berdasarkan laporan laba rugi Rahat cafe periode Desember 2008 – Desember 2009. Analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas biasanya digunakan untuk melihat keuntungan dan kinerja manajemen perusahaan dalam hal penjualan untuk semua produk yang dijual. gas alam. biaya tetepon. Dibawah ini disajikan Tabel 16.000 4. abodemen listrik. dan lain-lain).093.200 43. dan kantong plastik “kresek”. Hasil EBIT sebesar Rp.

Hasil ROE tersebut menunjukkan rasio yang sangat baik. Hasil analisis rasio rentabilitas. Hasil analisis rasio marjin laba bersih pada Rahat cafe dibandingkan restoran KFC Taman Topi terjadi perbedaan sedikit yaitu sebesar satu persen dari marjin laba bersih masing-masing. EBT. selanjutnya dilakukan analisis rasio keuntungan. Hasil analisis rasio marjin laba bersih yang merupakan rasio keuntungan setelah biaya pajak terhadap penjualan perusahaan menunjukkan hasil sebesar 8 persen. Rasio profitabilitas terdiri dari marjin laba operasi dan marjin laba bersih. EAT yang didasarkan atas laporan laba rugi perusahaan. ditunjukkan oleh nilai ROE sebesar 85 persen. Setelah melakukan analisis keuntungan yang terdiri dari EBIT. Rasio rentabilitas yang dianalisis adalah rentabilitas modal sendiri atau yang biasa disebut ROE. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Parameter Marjin Laba Operasi Marjin Laba Bersih ROE Rasio (Persen) Rahat Cafe 10 8 85 Tabel 17. Hasil analisis rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas dari Rahat cafe disajikan dalam Tabel 17. . Hasil analisis rasio marjin laba operasi menunjukkan bahwa hasil keuntungan yang diperoleh sebelum biaya pajak dan bunga terhadap penjualan adalah sebesar 10 persen.pendirian usaha cafe ini diperoleh dengan dana atau modal sendiri yang beban bunga dibayarkan kepada pihak investor dan pajak yang diberikan pihak Rahat kepada fakir miskin tiap setahun sekali. Namun. artinya terjadi peningkatan modal sendiri satu persen akan meningkatkan EAT sebesar 85 persen. Analisis rasio keuntungan yang digunakan sebagai parameter keuangan Rahat cafe adalah rasio profitabilitas dan rasio rentabilitas. selain itu juga. Rahat tidak melakukan pinjaman pada pihak Bank atau badan perkreditan lainnya. menunjukkan bahwa manajemen Rahat cafe juga cukup mampu bekerja secara efisien dalam kegiatan penjualan karena dari hari ke harinya menghasilkan peningkatan keuntungan yang cukup besar. Tabel 17. menunjukkan hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada Rahat cafe sudah baik.

120.213.000 1.000 290.213.000 3. Tabel 18. telepon maupun air tergantung dari pemakaian pemilik maupun karyawan cafe. 446.000 4. Berdasarkan analisis struktur biaya dapat dilihat pada Tabel 18. Rahat cafe memiliki total biaya variabel lebih besar dibandingkan dengan total biaya tetap karena jumlah input pembelian bahan baku yang digunakan lebih besar dari biaya listrik.320.200. didapatkan total biaya tetap sebesar Rp.000 1. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. . di atas. rasio profitabilitas.000 1.000 2.400.200.684. Hal tersebut dikarenakan harga bahan baku seperti bumbu masak tiap harinya mengalami peningkatan karena harga bahan baku ditetapkan oleh pemerintah yang sewaktu-waktu bisa saja berubah.155.000.000. diantaranya EBIT.700.204. dan air. sedangkan biaya listrik.000 86.000 20. Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: Biaya penyusutan investasi Sewa tempat Gaji tenaga kerja Abodemen listrik Abodemen telepon Gas elpiji Gas alam Steroform Kantong plastik ”kresek” Total Biaya Tetap Nilai (Rp) 5.000 dan keseluruhan jumlah total biaya tetap dan variabel sebesar Rp.000 240.700 36.329.000 446.2. Kedua biaya tersebut dipakai untuk menghitung analisis keuntungan.000.1 Analisis Struktur Biaya Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. total biaya variabel sebesar Rp.5. dan rasio rentabilitas.200. 290. telepon.529.000 1.700 Biaya Variabel: Pembelian bahan baku Biaya listrik Biaya telepon Biaya air (PAM) Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Berdasarkan hasil Tabel 18. EAT.684.000 155. EBT.700 284.000.700.529. Biaya-biaya yang dianalisis dalam Rahat cafe adalah biaya tetap dan biaya variabel.

Sendok dan garpu 1 lusin: Rp. 9.000 28. 5. . 12. Perhitungan laporan rugi laba juga dipengaruhi oleh adanya biaya penyusutan investasi. 3. 10. mulai dari menu nasi timbel yang merupakan khas Indonesia.000 . Jenis-jenis Investasi dan Penyusutan dalam Analisis Keuntungan di Rahat Cafe Bogor No.000 6.000 25.000 315.Piring 1 lusin: Rp.000 600.200 54. Rahat cafe menggunakan peralatan yang cukup modern.800 16.000 540. 8. dan menu sehat lainnya. namun penyusutan investasinya lebih kecil dibandingkan dengan usaha besar seperti restoran KFC.000 120.000 Kulkas Freezer Jumlah 2 buah 1 buah 3 buah 3 buah 6 buah 1 buah 1 buah 6 buah 6 set 10 lusin 10 lusin 50 lusin 2 buah 3 buah 11.000.000 4. Keseluruhan produk dianalisis dalam penelitian ini.000 . Investasi merupakan suatu barang atau jasa yang nilainya tidak akan habis dalam satu tahun dan dapat dipakai bertahun-tahun.000 30.000 250.000 10.000 175.000 Nilai Sisa (Rp) 50.125.000.500 54.000 22.750.000 9.000 5. Biaya sewa tempat di Rahat cafe setiap bulannya dibayarkan kepada pemilik lahan karena bangunan seperti cafe merupakan home industry (industri rumahan) sehingga biaya sewa lahan dan bangunan bukan milik sendiri. berikut: Tabel 19.000 90. 250. 2.500.000 16.000 5.000 500.000 7.000 180.800.000 1.000 18.000 250.000 30.000 450.Gelas 1 lusin: Rp.Rahat cafe memiliki banyak menu.204.2. 35.000 1.000 9. 4.580.000 675.000 300.000 400.000 750.2 Analisis Keuntungan Analisis keuntungan merupakan hasil penerimaan penjualan yang di dalam analisis keuntungan ini terdiri dari laporan rugi laba. Jenis-jenis investasi dan penyusutan dapat dilihat pada Tabel 19.000 1. 400.000 300.000 90. yaitu biaya tetap dan biaya variabel.000.700 1. 6. Uraian Unit Harga Beli/Investasi (Rp) 500. sedangkan pada restoran KFC Taman Topi dinamakan profit sharing karena store KFC membagi hasil keuntungan dengan pemilik lahan dari hasil penjualannya. 7. Untuk biaya penyusutan investasi. kontinental. Kompor gas alam Kompor gas (besar) Wajan besar Wajan kecil Pengaduk penggorengan Tabung gas Selang gas (3 meter) Panci Meja dan kursi Peralatan makan: .000 12.500.000 2.000 Umur Teknis (Thn) 10 10 5 5 2 10 5 5 10 2 2 5 10 10 Penyusutan (Rp) 45. 5.200 81.

rasio profitabilitas dan rentabilitas adalah restoran KFC Taman Topi memilki beban pajak dan Rahat cafe memiliki beban bunga yang dibayarkan kepada investor yang menanamkan modal sebesar 10 persen dari tiap penjualan dan pajak yang diberikan bukan kepada pemerintah melainkan kepada fakir miskin yang berada di sekitar lingkungan Rahat cafe. sendok dan garpu). wajan kecil. Tabel 20. meja dan kursi. kulkas serta freezer dengan total penyusutan sebesar Rp.750. 494. peralatan makan (piring. panci. Analisis Keuntungan Rahat Cafe Bogor Periode Desember 2008 – Desember 2009 No.204. 28. gelas. Nilai ROE lebih besar dibandingkan dengan KFC Taman Topi .000 43. Biaya penyusutan investasi ini dihitung dari harga beli/investasi masing-masing barang dikalikan 10 persen dan didapatkan hasil nilai sisa kemudian harga beli/investasi dikurangi dengan nilai sisa dan dibagi dengan umur teknis. wajan besar.700. Pada Tabel 15.204. Nilai penjualan produk di Rahat cafe berfluktuatif tiap harinya tergantung dari banyaknya jumlah konsumen yang datang. maka didapatkan hasil penyusutannya.684.612.030 10 8 85 Tabel 20. Rahat cafe memiliki total harga beli/investasi awal sebesar Rp. dan Tabel 20.580. Rahat cafe juga memperhitungkan biaya variabel sebesar Rp.825.000 446.700. Biaya tetap yang dikeluarkan oleh Rahat cafe sebesar Rp. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) 494.000 kemudian mengalami penyusutan sebesar Rp. kompor gas. pengaduk penggorengan.825.529.700 48. Sedangkan untuk analisis pendapatan ayam goreng pada rahat cafe dapat dilihat pada Tabel 20.700.700 155.Berdasarkan Tabel 19. 290. 155.700.529. 5. Selain biaya tetap. menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh Rahat cafe dari penjualan semua produk selama satu tahun sebesar Rp.684.700 290. analisis keuntungan. selang gas. Biaya penyusutan investasi ini terdiri dari kompor gas alam.000.657.800 42.213. 5. tabung gas.

Restoran KFC Taman Topi mengeluarkan modal lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe. Restoran KFC Taman Topi juga memiliki kekuatan tawar-menawar pemasok yang cukup kuat. yaitu lingkungan jauh yang terdiri dari faktor politik. sosial. ekonomi. Lingkungan bisnis dibagi menjadi dua lingkungan. sehingga keuntungan yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan Rahat cafe.dikarenakan Rahat cafe merupakan perusahaan kecil sehingga biaya operasional yang dikeluarkan kecil dibandingkan dengan restoran KFC Taman Topi. ancaman produk pengganti. 5. teknologi. seperti pemerintah dan serikat pekerja. Sedangkan untuk KFC Taman Topi. Selain itu.3. lokasi usaha yang cukup strategis dan nama KFC yang sudah dikenal masyarakat. sedangkan lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. sehingga konsumen tidak hanya berbelanja namun juga bisa beristirahat untuk makan. untuk dapat mengantisipasi adanya ancaman dari luar perusahaan dan mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada (Wheelen dan Hunger dalam Siahaan. 2008). 5.3 Lingkungan Bisnis Lingkungan bisnis perusahaan merupakan suatu cara untuk mendapatkan suatu kemampuan strategis dengan mengintegrasikan antara peluang-peluang yang ada dengan kemampuan atau kekuatan yang dimiliki perusahaan. maka KFC tidak pernah sepi pengunjung dan konsumen cenderung lebih memilih untuk mengkonsumsi makanan siap saji di KFC karena harga produk cukup terjangkau dan praktis. informasi ini diperoleh dari hasil wawancara dengan konsumen. kekuatan tawar menawar pembeli. pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. Pada umumnya konsumen yang datang ke KFC Taman Topi berasal dari wilayah kota Bogor dan sekitar lokasi KFC Taman Topi karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan ruko-ruko pembelanjaan. Rahat cafe sebagai home industry yang lahan dan bangunan bukan milik sendiri melainkan sewa kepada pemilik lahan dan bangunan.1 Analisis Lingkungan Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi .

Pemesanan bahan baku utama dilakukan setiap hari dan untuk bahan baku atau makanan kering dilakukan pemesanan dua kali seminggu. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di KFC Taman Topi. Bahan baku yang datang dari penjual akan mengalami proses sortir.persaingan. Charon Pokphan adalah pemasok bahan baku utama yaitu ayam. Penggunaan bahan baku menggunakan sistem First In First Out (FIFO). Hal ini untuk menghindari bahan baku dan barang yang kadarluasa atau tidak layak karena masa penyimpanan yang terlalu lama. Charon Pokphan. Five Star dan PT. yaitu pemilihan bahan baku sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sedangkan bahan baku seperti sayuran dikirim dari kantor pusat KFC. Bahan baku yang datang segera diberikan penandaan pada produk untuk mempermudah tingkat kualitas produk dan kelayakan untuk dipergunakan sebagai siap saji. . PT. Faktor-faktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan barang dan bahan baku Restoran KFC Taman Topi memenuhi kebutuhan bahan baku melalui PT. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Restoran KFC sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku. Five Star dan PT. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan standar kualitas dan kuantitas yang diinginkan. Bahan baku dan barang yang datang lebih dahulu harus diproses lebih awal. Ayam goreng KFC merupakan produk utama yang memiliki citarasa yang khas dari ayam goreng lain sehingga kualitas dan standarnya harus benar-benar dijaga. jumlah pesanan dilakukan sesuai dengan kebutuhan KFC Taman Topi. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer restoran KFC Taman Topi dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan.

Sementara bahan lain seperti sayuran disimpan dalam chiller dengan suhu 3 – 70 C (pendinginan). Untuk bahan kering disimpan dalam box dengan suhu ruangan 250 C. Ayam goreng yang disajikan dalam display holding cabinet memiliki batas waktu yaitu hanya selama 1. Proses pemasakannya dengan menggunakan suhu 1710 C. Proses ini dilakukan selama 5-10 menit untuk menjaga kesterilan peralatan tersebut. SOP membantu pihak manajemen dan karyawan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. dan es batu langsung dipesan dari supplier es batu di Bogor karena KFC Taman Topi tidak memiliki alat khusus ice maker. yaitu proses perendaman peralatan makan dan minum dengan air hangat setelah dibersihkan dan dicuci.Bahan baku ayam disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan -120 C (pembekuan). SOP berisi seluruh standar prosedur yang harus dilakukan karyawan. tujuannnya adalah agar ayam goreng yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. Hal ini bertujuan agar KFC selalu memberikan ayam goreng yang segar dan dengan kualitas yang terbaik bagi konsumennya sehingga konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi ayam goreng KFC. Proses Soaking. baik tentang kualitas barang dan bahan baku. SOP mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya sehingga produk yang dihasilkan benar-benar aman untuk dikonsumsi dan konsumen yang datang merasa aman dengan lingkungan yang bersih dan karyawan yang ramah. Setelah soaking. Selain itu juga. Untuk es krim disimpan dalam ice bin. yaitu: a. cara melayani konsumen hingga standar kebersihan lingkungan dan penetapan porsi menu. c) Pengolahan Bahan Makanan Proses produksi pada KFC memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang jelas dan terarah. peralatan tersebut kembali dicuci dan dikeringkan.5 jam untuk mengetahui batas waktu penyajian ayam goreng maka setiap kali ayam goreng dimasukkan ke dalam display dilakukan pencatatan waktu dan kapan ayam goreng tersebut harus dikeluarkan dari display. produk yang dihasilkan oleh KFC diolah berdasarkan standarisasi yang ditetapkan perusahaan. Proses pengolahan menu restoran biasanya harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. . sikap kepemimpinan.

c. f. KFC sudah menentukan waktu pelayanan dalam waktu 5 – 7 menit. yaitu memanggang daging ayam. g. Pesanan akan dilayani oleh crew back up yang membantu kasir dalam menyiapkan menu makanan. Kegiatan operasional di KFC terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen apabila ada komplain. yaitu bahan jadi. Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. Hal ini akan langsung ditangani oleh manajer restoran. Namun. Proses Dusting. potongan daging matang. yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. Proses Topping. yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. e. . d. yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses.b. Proses Thawing. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang. Hal ini diatur dalam SOP perusahaan yang juga mengatur standar kebersihan lingkungan dan karyawannya. d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang biasanya akan disambut oleh crew dining karena crew dining ini sering berada di depan pintu masuk. misalnya kesalahan taking order atau menunggu terlalu lama. Proses Parting dan Boneless. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi. Proses Garnish. kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. Restoran KFC tidak terdapat bill pesanan karena konsumen langsung membayar kepada kasir saat memesan makanan. dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. Proses Saute. Proses produksi yang dilakukan KFC Taman Topi sangat terjamin keamanan dan kebersihannya. Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku ke chiller selama 8-12 jam. Jumlah bahan beku yang dithawing diprediksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. yaitu proses melunakkan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan. h. Proses Chicken Roaster.

Restoran KFC ini sangat mengutamakan karyawan yang loyal serta terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan karyawan adalah kemauan untuk belajar dan keterampilan. dan meningkatkan image perusahaan . Struktur Organisasi Restoran KFC Taman Topi Sumber: Restoran KFC Taman Topi. Manajemen Sumberdaya Manusia Restoran KFC Taman Topi memiliki sistem manajemen yang terstruktur. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat struktur organisasi Restoran KFC Taman Topi pada Gambar 4. Saat ini memiliki 54 orang karyawan di bawah pimpinan Tomi Yuliawan sebagai manajer restoran. Restaurant Manager Assistant Restaurant Manager Chief Cashier MC Back Up Dining Cashier Cook Kitchen Gambar 4. Pendelegasian wewenang di dalam KFC dilakukan secara struktural organisasi pekerjaan. memelihara. Seluruh crew memiliki tingkat pendidikan lulusan SMU atau sederajat dengan umur rata-rata 18 – 23 tahun dan D3 maupun S1 untuk manajer dengan umur rata-rata 25 – 40 tahun. Setiap jabatan memiliki wewenang dan tanggungjawab yang berbeda-beda. 2009 Karyawan KFC Taman Topi berjumlah 54 orang.Manajer Restoran • Melaksanakan pencapaian target penjualan • Mengawasi dan mengontrol seluruh kegiatan kerja restoran • Memberikan pelatihan kepada karyawan • Menjaga. Adapun tugas dan tanggungjawab dari setiap jabatan adalah sebagai berikut: .2.

• Mengawasi setiap pelaksanaan kegiatan yang ada di KFC. pemasakan menu makanan.Cook • Melaksanakan pemasakan menu makanan • Mencatat tiap penerimaan bahan baku. dan membersihkan peralatan masak. • Menggantikan pekerjaan manajer restoran apabila tidak berada di tempat.Asisten Manajer Restoran • Membantu manajer restoran dalam memberikan pelatihan terhadap crew yang masih training.Dining • Membersihkan meja makan konsumen setelah selesai makan • Menjaga dan memelihara kebersihan seluruh area restoran serta perlengkapan lainnya • Membantu konsumen membawa pesanan bila dibutuhkan . dan lain-lain .• Bertanggungjawab atas operasi perusahaan . seperti membantu kegiatan cashier. . back up.Back Up • Membantu kasir dalam persiapan setiap pesanan konsumen • Melaksanakan pemasakan pesanan konsumen • Menghidupkan. pendingin serta lemari penyimpanan .Kasir • Melayani tamu yang memesan produk makanan • Melaksanakan penawaran produk makanan • Menjaga dan memelihara kebersihan restoran dan sekitarnya .Chief Cashier • Mengawasi pelaksanaan setiap kegiatan kerja bagian penjualan • Membantu dalam jalannya operasional restoran • Mendata setiap menu makanan yang dijual .Master Ceremony (MC) • Bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan birthday party yang disediakan untuk anak-anak • Membantu kegiatan operasional. mematikan. dan penggorengan .

antara lain seorang crew harus mempelajari 5 modul. Sumber internal untuk seorang calon manajer diawali dengan menjadi asisten manajer dan harus melewati all star selama 2 tahun atau dengan cara membangun karir. chief cashier. Perekrutan yang diikuti manajer maupun karyawan (crew) sangat lokasional. artinya wilayah masing-masing mereka bekerja yang diawasi oleh Training Centre (TC) yang didatangkan langsung dari pihak KFC Daan Mogot sebagai kantor pusat pelatihan tenaga kerja KFC. all star. . asisten manajer. yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas. Restoran KFC memberlakukan tenaga kerja kontrak untuk mengikuti proses pelatihan selama 3 bulan dengan melakukan pekerjaan di bagian dining dengan tidak diperbolehkan bekerja yang berhubungan dengan produk. yaitu: 1) Sumber internal. 2) Sumber eksternal. karyawan kontrak dapat menjadi karyawan tetap selama dalam waktu 2 tahun. Modul ini dibuat oleh Training Departement yang mencakup bagian Customer Service Team Member (CSTM) berupa pelayanan terhadap konsumen dan Food Service Team Member (FSTM) yang berhubungan dengan proses pengolahan produk kemudian diwawancara. star. yaitu dari crew. Karyawan yang berasal dari sumber internal biasanya tidak perlu mengalami masa pelatihan lagi atau sudah dalam kondisi siap bekerja. yaitu perekrutan karyawan dilakukan sendiri oleh restoran KFC Taman Topi.Kitchen • Membantu pekerjaan bagian cook • Membersihkan peralatan makanan tamu • Mempersiapkan bahan baku yang dimasak Restoran KFC Taman Topi melakukan perekrutan karyawan melalui dua sumber.• Menghidupkan dan mematikan peralatan masak . Sedangkan training yang harus dilewati untuk menjadi karyawan tetap adalah dengan mengikuti beberapa tes terlebih dahulu yang diberikan oleh Training Officer (TO). kemudian dalam kurun waktu 10 tahun dapat dipromosikan untuk menjadi manajer setelah mendapat rekomendasi dari Regional Operation Manager (ROM). Setelah lulus.

pada waktu-waktu sibuk seperti akhir pekan dan hari libur biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan sehingga adanya kerjasama dengan saling membantu satu sama lain. restoran KFC menggunakan dana yang berasal dari kantor pusat KFC berdasarkan omset yang didapat sehingga keuntungan tersebut mampu membuka cabang usaha. bentuk motivasi kerja karyawan di KFC berupa penghargaan yang diberikan setiap bulan yang ditujukkan untuk karyawan terbaik yaitu perusahaan maupun dari cabang masing-masing KFC memberikan pelatihan dan breaving yang bertujuan untuk memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik lagi. Manajemen KFC Taman Topi juga memiliki SOP yang jelas dan terarah. setelah masa kerja selama 3 – 6 bulan. Upah karyawan terdiri dari gaji pokok. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen KFC Taman Topi sudah baik. 3. Pencatatan laporan keuangan di KFC Taman Topi dilakukan setiap hari melalui sistem online berupa data keuangan yang diserahkan kepada bagian accounting di kantor pusat KFC.00 per bulan.000. Namun. . tunjangan jabatan (untuk jabatan tertentu). THR. Dalam penelitian ini. Bentuk motivasi kerja karyawan juga dapat berupa money of the month sebagai insentif yang khusus diberikan kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik.Upah karyawan (selain bidang manajerial) yang disebut Upah Minimum Kota (UMK) adalah sebesar Rp. dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode November 2008 – Oktober 2009. Haryono Jakarta. tunjangan transpor. Kesemua itu telah ditulis di surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Dalam hal permodalan tersebut untuk biaya usaha dari sejak berdiri sampai dengan membuka cabang. Selain itu. rasio profitabilitas. KFC ini cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya tanpa takut ada terkendala masalah uang dan inilah yang menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki oleh KFC. Keuangan dan Akuntansi Restoran KFC memiliki kondisi keuangan yang baik. 890. Modal pendirian usaha berasal dari kantor pusat KFC MT. Selain itu. kondisi keuangan KFC dianalisis dari keuntungan perusahaan. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing tanpa ada tumpang tindih pekerjaan. karyawan akan mendapatkan tunjangan kesehatan yang akan dibayarkan bersama upah bulanan. dan cuti. Oleh karena itu.

Restoran KFC memiliki website yang berfungsi untuk memberikan informasi secara cepat pada konsumen. Selain itu.kfcindonesia. Website ini dapat diakses melalui situs www.com yang disudah dikelola dengan baik karena dapat memberikan manfaat yang optimal bagi KFC dalam penggunaannya. Dalam pencatatan keuangan ini sudah mengadopsi teknologi. Hal ini untuk memudahkan para konsumen dalam memilih paket yang akan mereka beli. Manusia dapat mengakses segala sesuatu dan memenuhi kebutuhannya dengan cepat. dan ini merupakan kekuatan bagi perusahaan. dan sebagainya.Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. Hal tersebut terlihat dari hasil analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas pada produk yang dijual KFC. dan memiliki peran yang baik terhadap keuntungan bersih maupun kekuatan keuangan perusahaan KFC. . Sistem Informasi Manajemen Kemajuan teknologi dewasa ini menimbulkan perubahan besar-besaran dalam hidup manusia. seperti menu KFC yang terdiri dari berbagai paket dengan harga yang berbeda-beda. combo. Restoran KFC di Taman Topi memiliki tiga buah komputer yang menyediakan hotspot untuk internet agar konsumen tidak merasa bosan dengan hanya makan saja. dan rentabilitas pada restoran KFC Taman Topi diperoleh hasil bahwa usaha tersebut menguntungkan bagi perusahaan. kegiatan promosi bertujuan untuk memperkenalkan produk baru KFC yang dipromosikan lewat iklan di televisi. dimana pembukuan arus barang dan uang yang masuk dan keluar sudah disusun dengan menggunakan sistem akuntansi yang terkomputerisasi. media cetak (koran maupun majalah) serta spanduk di jalan raya dan counter KFC agar para konsumen mengetahui produk baru yang dikeluarkan KFC sehingga memungkinkan konsumen ingin membelinya. rasio profitabilitas. 5. 4. diantaranya paket bucket. Dapat dikatakan bahwa restoran KFC Taman Topi mampu menghasilkan laba dalam jangka panjang. Pasar dan Pemasaran Restoran KFC dalam hal pasar memperhatikan pangsa pasar karena sebagai tujuan KFC untuk menarik minat para konsumen.

Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. Perubahan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengelola makanannya sendiri di rumah. aspek psikografis. Strategi produk yang dilakukan KFC dapat dilihat dari visi perusahaan yaitu menjadi restoran nomer satu dan selalu menjadi pemimpin dalam segala bidang pasar industri makanan cepat saji dengan terus memberikan suasana ramah dan menyenangkan melalui kepuasan ’Yum!’ kepada konsumen sesuai dengan misi KFC itu sendiri. segmen yang dipilih oleh KFC adalah semua kalangan masyarakat.A. B. Segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk. . dan aspek perilaku. Restoran KFC ingin menempati posisi sebagai restoran cepat saji dengan menu utama adalah ayam goreng yang memiliki citarasa yang khas dan pelayanan yang ramah serta harga yang terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. dan kecepatan. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. Segmentation. Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Targeting. mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. Segmentation Segmentasi pasar adalah tindakan mengidentifikasikan dan membentuk kelompok pembeli atau konsumen secara terpisah (Rangkuti dalam Rini. pelayanan. Target pasar utama KFC adalah keluarga. Segmentasi pasar yang dilakukan oleh KFC adalah berdasarkan aspek demografis. 2. Bauran Pemasaran 1. Produk Strategi produk merupakan strategi yang paling penting untuk dikembangkan karena produk inilah yang dinikmati secara langsung oleh konsumen. Dari kelas sosial. 2009). 3. Positioning 1. Seiring dengan peningkatan aktivitas bekerja.

636 Harga (Rp) 8. Daftar Menu KFC Taman Topi Nama Menu 1.909 25.909 27.273 24. original recipe chicken.909 15.465 66.2 chicken dan fillet .Music Combo Hitlist .445 73.Black Paper Chicken 2.909 8.2 oriental bento Complete Combo .636 125. Adapun menu yang dijual KFC Taman Topi pada Tabel 21.Colonel Yakiniku .2 yakiniku rice .Spaghetti Supreme 3. soup.909 10.Ala Carte Oriental Bento Travelling Combo .545 63. Selain itu juga KFC menyediakan menu kolonel yakiniku dengan ayam yang dilapisi tepung dan terdapat sayuran. dan Black Paper Chicken): . Menu Paket Combo: Value Combo: Super Panas Jumbo (1 potong ayam + nasi + soft drink) .1 OR burger 5. dan lain-lain. Menu Ayam (Original Recipe Chicken.909 8. burger. Hot Crispy Chicken.Combo Mega Deal (1 potong ayam + nasi + 1 KFC soup + 1 puding + 1 soft drink medium) Combo Super Deal (2 potong ayam + 1 nasi + 1 soft drink) 4. Menu Paket Bucket: Big Feast (9 potong ayam + 6 nasi + 6 soft drink) Small Feast (5 potong ayam + 3 nasi + 3 soft drink) 9 Piece Chicken (9 potong ayam) 15.Combo Double .636 .Original Recipe Chicken .2 twister . Hal ini dilakukan agar konsumen mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama. twister chicken. seperti hot crispy chicken.455 17. Menu Spaghetti/Yakiniku: .273 10.Strategi produk yang dilakukan oleh KFC agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa rasa ayam goreng yang berbeda-beda. adalah seperti berikut: Tabel 21. Menu Burger/Fillet: . spaghetti.364 73. Adanya inovasi produk yang dikembangkan merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki KFC dalam menarik minat konsumen. dan black paper chicken.Hot Crispy Chicken .

Namun. restoran . 5.1. Produk KFC sangat berkualitas karena 11 bumbu rahasia KFC diimpor dari luar negeri yang sudah terjamin kualitasnya dan KFC tetap menjaga ciri khas rasa yang sesuai dengan aslinya. 3. Menu Spaghetti/Yakiniku Menu yang paling diminati umumnya adalah spaghetti supreme karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. Untuk colonel yakiniku. Menu Paket Bucket Menu yang paling diminati adalah Big Feast karena terdiri dari 9 potong ayam dengan masing-masing nasi dan soft drink sesuai dengan jumlah ayam sehingga bagi konsumen yang bersama keluarga lebih memilih menu Big Feast karena jumlahnya banyak. Sedangkan travelling combo yaitu menu oriental bento juga menawarkan menu yang berisikan nasi dan ayam tetapi penjualannya kurang diminati karena ayam yang disajikan sudah dalam bentuk irisan tanpa tulang sehingga dianggap kurang menarik dan kurang mengenyangkan. Hot Crispy Chicken. 4. Menu Ayam (Original Recipe Chicken. Dalam penetapan standar mutu produk. 2. Menu Burger/Fillet Menu yang paling diminati adalah twister karena dalam promosinya lebih terkenal sehingga konsumen lebih mengingat produk twister. konsumen memilih menu tersebut karena lebih mengenyangkan daripada spaghetti karena terdapat nasi dalam peketnya. Menu Paket Combo Menu yang paling banyak diminati adalah value combo (super panas jumbo) karena KFC sangat terkenal dengan produk ayamnya yang enak sehingga konsumen cenderung memilih paket menu yang menyajikan ayam sebagai menu utamanya dan pelengkapnya adalah nasi yang dapat mengenyangkan. dan Black Paper Chicken Menu ayam goreng yang paling diminati oleh konsumen adalah hot crispy chicken karena rasanya yang pedas dan kriuk-kriuk sehingga membangkitkan selera makan konsumen dan lebih diingat di benak konsumen. apabila konsumen ingin makan nasi yang ditambah dengan potongan daging ayam tanpa tulang dan ada sayurannya.

(5) MUI. peralatan. Catering Konsumen dapat memesan produk KFC di atas 50 box yang diantar sesuai dengan tempat pemesanan. (3) 1710 C selama 13 menit. (2) Higiene dan sanitasi. Harga Harga merupakan nilai yang sangat penting dalam penjualan produk KFC. tour. 2. biasanya untuk take away menggunakan kotak kardus yang mudah dibawa dan praktis.KFC sudah memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan memiliki standar keamanan ayam goreng KFC yang terdiri dari (1) pemasok dan bahan baku dikontrol ketat sesuai standar KFC internasional. Take Away (dibawa pulang) Konsumen memesan makanan di kasir untuk dibawa pulang. 3. Adanya sertifikasi halal dari MUI dan standarisasi keamanan ayam goreng KFC merupakan salah satu kekuatan dari KFC karena hal ini dapat menjaga kepercayaan konsumen bahwa produk yang dimakan aman untuk dikonsumsi. dan memiliki surat keterangan bebas virus flu burung dari Dinas Peternakan dan Pertanian. (4) Disimpan dalam display khusus bersuhu 650 C dan memiliki batas waktu penyajian. Dalam menentukan atau menetapkan suatu harga banyak faktor yang harus dipertimbangkan. antara lain: 1. dan karyawan. Dine In (makan di tempat) Konsumen dapat memakan produk KFC di dalam restoran KFC Taman Topi untuk menciptakan kenyamanan bagi para tamu. maka di dinding-dinding KFC di pasang gambar orang yang sedang makan ayam goreng serta adanya televisi layar datar yang dipasang di atas dengan menyajikan tontonan anak band dari KFC music hitlist yang menyenangkan dan enak didengar. Restoran KFC selain menawarkan dan menjual produk. Ayam goreng dimasak dengan teknik komputerisasi pada suhu 1710 C selama 13 menit untuk mematikan virus dan bakteri. yaitu: . Kemasan produk take away berbeda dengan yang dimakan di restoran. diterapkan pada seluruh proses produksi. Biasanya konsumen memesan bila mengadakan kegiatan rekreasi. 2. KFC juga menawarkan jasa kepada konsumen yang berupa pelayanan. dan lain-lain. perpisahan. keamanan pangan nasional.

bisa dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan jumlah pembeli yang cukup banyak membeli menu goceng. Konsumen akan dikenakan pajak sebesar 10 persen dari total harga pesanan. Promosi. Harga yang ditetapkan pesaing. Tabel 22. Promosi (Promotion) Promosi merupakan unsur utama dalam kampanye pemasaran yang dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan lebih . 3. Bentuk Strategi Menu Goceng KFC Taman Topi Menu Go. artinya jika harga bahan baku meningkat dari penjualnya maka pihak pemasaran akan meningkatkan harga produk. Lingkungan sekitar store KFC. berikut ini merupakan bentuk strategi ”menu goceng” yang diterapkan perusahaan adalah: Tabel 22. Biaya pajak sebesar 10%.. Restoran KFC memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan menu goceng dengan harga miring.• Harga dari bahan-bahan baku produk KFC. • • • • • • Perekonomian masyarakat. 5000 KFC soup Salad KFC puding Orange juice Spaghetti deluxe Pepsi/mirinda 2 perkedel Harga (Rp) 5000 5000 5000 5000 5000 5000 5000 Menu yang paling diminati dalam paket goceng ini adalah spaghetti deluxe karena konsumen umumnya memilih menu alternatif yang cukup mengenyangkan. Wilayah.. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan adanya menu goceng dan super panas jumbo yang biasa dibeli dan disukai oleh pelajar ataupun mahasiswa. Harga yang ditetapkan KFC bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu yang terdapat di counter belakang kasir. Dengan adanya program strategi harga ini.Go Goceng! Cuma Rp.

kasir juga memegang peranan yang sangat penting karena kasir yang melakukan promosi atau penawaran produk secara langsung kepada konsumen. Sasarannya Media promosi : seluruh kalangan masyarakat : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. promosi pemasaran meliputi alat untuk promosi konsumen (sampel. kontes bagi perwakilan penjualan dan iklan barang khusus). Selain itu. promosi silang. pemberian. sementara pihak store yaitu KFC hanya sebagai pelaksana teknis. Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan cara memberikan kepuasan kepada konsumen yang ingin makan bersama keluarganya melalui penawaran paket harga yang murah. Jenis promosi yang diadakan oleh KFC ditentukan oleh Marketing Departement perusahaan. Kegiatan utama promosi yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah melalui media iklan televisi. kupon. • Paket Combo Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari. Tujuannya : meningkatkan penjualan dengan memberikan alternatif harga dan menu kepada konsumen yang hanya ingin membeli minuman atau mengkonsumsi satu jenis makanan tanpa ayam. promosi bersama. tawaran uang kembali. Restoran KFC mengadakan promosi dalam memperkenalkan produknya kepada konsumen dengan tujuan menarik minat konsumen agar membeli produk KFC dan meningkatkan laju penjualan produk.cepat dan lebih besar oleh konsumen atau pedagang. tunjangan dana iklan. potongan harga. . promosi perdagangan (potongan harga. Menurut Kotler dan Amstrong (1997). pajangan di tempat pembelian dan peragaan). Jenis-jenis promosi yang diadakan di KFC Taman topi antara lain: • Paket Goceng Promosi paket ini tidak ada batasan waktu dan berlaku setiap hari. garansi. dan promosi bisnis dan promosi tenaga penjualan (pameran dan konveksi dagang. hadiah. imbalan berlangganan. pajangan dan barang gratis). pengujian gratis.

yaitu: • Area Dining Area dining yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain menyambut kedatangan konsumen. warung makan. condimant bar (tempat menyimpan saus sambal). Ruangan di dalam KFC Taman Topi terbagi atas beberapa area. Restoran KFC Taman topi juga memberikan fasilitas yang diperuntukkan bagi konsumen yang datang agar merasa nyaman. • Album Music Hitlist Tujuannya : menambah omset KFC. antara lain televisi yang memutarkan musik dari KFC music hitlist. departement store. area birthday party. Restoran KFC Taman Topi terletak ditempat yang strategis dipinggir jalan raya dan di lingkungan sekitar restoran terdapat rumah makan padang. Tempat (Place) Tempat merupakan sarana penyampaian produk atau pendistribusian produk ke konsumen. 4. dan tempat cuci tangan. pasar anyar. bagian perlengkapan akan koordinasi dengan perusahaan dan jika kerusakannya tidak terlalu parah dapat diperbaiki oleh crew KFC sendiri. cakupan pemasaran dan fasilitas yang tersedia. Jika ada kerusakan pada alat fasilitas. Jawa Barat.Sasarannya Media promosi : keluarga : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC. Restoran KFC Taman Topi termasuk dalam kategori medium. Restoran KFC Taman Topi berlokasi di jalan Kapten Muslihat Bogor. Sasarannya Madia promosi : kawula muda : spanduk-spanduk yang dipasang disekitar store dan counter display KFC dan senantiasa memutarkan lagulagu yang terdapat dalam album music hitlist. Dalam hal ini tempat yang dimaksud meliputi dari sistem penyaluran produk. menjaga . California Fried Chicken (CFC). dan rumah penduduk yang dapat memberikan pengaruh terhadap penjualan produk KFC. KFC ini beroperasi tujuh hari dalam seminggu selama 24 jam. memberikan brand image kepada masyarakat bahwa KFC peduli dengan kreativitas kawula muda melalui pembuatan album music hitlist.

dan melakukan cash register atau proses terjadinya penjualan dan pembelian antara kasir dan konsumen. dan membantu konsumen yang memerlukan bantuan. membantu kasir mengantar pesanan tunggu konsumen. membersihkan peralatan goreng dan menjaga kebersihan lainnya. • Area Back Up Area Back Up yaitu area yang digunakan oleh crew KFC dengan kegiatan yang dilakukan antara lain membentu kasir dalam menyiapkan pesanan konsumen dan mempersiapkan alat makan. melakukan pengisian ulang kebutuhan pelengkap makan. • Area Birthday Party Area Birthday Party yaitu area yang diperuntukkan bagi konsumen yang merayakan ulang tahun di restoran KFC. • Area Counter Area counter yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk menyambut kedatangan konsumen. Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan karena terlibat langsung dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jiwa yang dikehendaki oleh pelanggan. . melakukan pencatatan hasil penggorengan. melakukan penawaran menu. Restoran KFC ini memiliki crew yang ramah yang dapat membuat pelanggan nyaman. • Area Kitchen Area Kitchen yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk mempersiapkan bahan-bahan setengah jadi serta membersihkan peralatan masak dan makan. • Area Cook Area Cook yaitu area yang digunakan oleh crew KFC untuk melakukan kegiatan memasak. melayani pesanan konsumen. membersihkan kembali meja yang telah dipakai konsumen. 5.kebersihan restoran.

Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. .6. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti internet corner. sarana pendukung yang diberikan meliputi area parkir yang dapat digunakan untuk kendaraan roda dua dan empat. dan kamar mandi. dan pegawai perkantoran lainnya yang tidak bisa lepas dari layanan informasi seperti internet. Area ini dipasang spanduk-spanduk di dinding maupun disekitar store. Fasilitas lainnya yang dimiliki oleh KFC Taman Topi adalah ruangan untuk merayakan pesta ulang tahun. tujuannya untuk meningkatkan penjualan. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh KFC seperti adanya sarana pendukung. Pelayanan yang baik akan meningkatkan loyalitas dan kepercayaan konsumen terhadap restoran. tempat cuci tangan. Strategi proses yang telah diterapkan oleh KFC ini adalah kecepatan pelayanan seperti kecepatan dalam penyajian hidangan dan kecepatan dalam melakukan transaksi dengan konsumen. condimant bar. mahasiswa. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 23. Hal ini dikarenakan dalam penjualan produk harus diimbangi dengan pelayanan yang tinggi terhadap konsumen. Ketiga bukti fisik yang dimiliki KFC merupakan kekuatan KFC Taman Topi dalam memenuhi kenyamanan konsumen. Selain itu. Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. 7.

3. 4.Tabel 23. kantor pusat KFC. 1.3. . Faktor-faktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. 6. 5. Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 5. Promosi Tempat Orang Proses • Penggunaan website belum optimal • Tidak memiliki layanan drive thru 7. dan teknologi. dan hasil wawancara dengan pesaing restoran waralaba asing lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak KFC Taman Topi. Faktor Internal Produk Kekuatan • Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah • Kualitas produk terjaga • Inovasi produk • Memiliki sertifikasi halal dari MUI • Strategi harga khusus untuk menu goceng • Harga KFC cukup terjangkau • Promosi cukup dilakukan • Lokasi KFC yang strategis • Tenaga kerja terspesialisasi • Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen • Pelayanan internet corner • Memiliki fasilitas birthday party • Sarana pendukung yang sudah lengkap Kelemahan 2. yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum. Aspek eksternal yang dianalisis. Harga 3. Bukti Fisik 5.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan.2.2 Analisis Lingkungan Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Analisis Faktor Internal KFC Taman Topi di Bogor No. sosial. ekonomi.

didapat rincian lingkungan bisnis bahwa untuk usaha KFC. Undang-undang tentang lingkungan dan perburuhan serta Peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja di restoran KFC Taman Topi telah diatur dalam surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). yaitu tetap . Hal ini sudah ditetapkan kantor pusat KFC saat tenaga kerja menyetujui perjanjian kontrak. Adanya peraturan dan perundang-undangan yang jelas. Hasil analisis penelitian ini menggambarkan kondisi eksternal dan internal yang mempengaruhi jalannya operasional perusahaan dan mempengaruhi perencanaan stategis yang sesuai dengan kondisi lingkungan tersebut. larangan dan kewajiban yang masing-masing tercantum dalam pasal yang ada di PKB. pemerintah menetapkan peraturan izin usaha dan retribusi. Faktor Politik dan Hukum Seiring dengan peningkatan jumlah usaha pendukung industri pariwisata di Kota Bogor. Keamanan dan lingkungan Kota Bogor yang kondusif sangat mendukung pertumbuhan usaha restoran. Dalam penelitian ini. tata tertib. Peraturan ini dilaksanakan berdasarkan UU No. tugas.34 Tahun 2000 tentang Pajak Retribusi Daerah. lingkungan jauh mempengaruhi faktor politik dalam hal Undang-Undang tentang perburuhan dalam bentuk Peraturan Kerja Bersama (PKB). Tbk selaku pihak pertama dan tenaga kerja selaku pihak kedua mengenai syarat-syarat umum. serta dukungan besar pemerintah terhadap usaha restoran telah mampu menciptakan atmosfer lingkungan politik dan hukum yang aman bagi usaha restoran. Fastfood Indonesia. Sistem perpajakan masih berlaku untuk KFC sama halnya dengan restoran-restoran lain. Pasal 12 Perda Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2004 tentang penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan mengatur perizinan badan usaha atau perorangan yang mengajukan usaha kepariwisataan wajib dikenakan retribusi. dimana tarif yang dikenakan pada konsumen sebesar 10 persen dari total pesanan. Peraturan Kerja Bersama (PKB) ini berisi tentang kesepakatan antara kedua belah pihak yang bersifat sepakat dan mengikat antara PT. sedangkan untuk sistem perpajakan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara siapapun yang mendiami wilayah Indonesia.1. Restoran KFC Taman Topi dipengaruhi oleh lingkungan eksternal dan internal yang ada disekitarnya.

273. 2007 Pada periode tahun 2003-2006. Faktor Ekonomi Ketidakstabilan kondisi perekonomian saat ini memberi pengaruh terhadap kecenderungan iklim usaha yang tidak menentu.02 4.152 Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Bogor. laju pertumbuhan PDRB per kapita kota Bogor rata-rata mengalami peningkatan sebesar 3. Perekonomian yang dialami oleh Indonesia selalu stabil.29 persen setiap tahunnya. Hal ini merupakan peluang bagi industri makanan terutama restoran sehingga memiliki prospek yang baik Tabel 24.307. Peningkatan pendapatan masyarakat kota Bogor menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin meningkat pula dan akan mendorong pertumbuhan usaha Restoran di kota Bogor.313 4.membayar pajak kepada pemerintah karena pajak merupakan hal terpenting yang wajib dibayar warga negara yang mendiami suatu wilayah tertentu.29 2003 2004 2005 2006 3.275 4.171.185.042.54 3.20 3. Tabel 24.231.786 4. pada restoran KFC Taman Topi tingkat inflasi naik tergantung harga bahan pokok di pasaran. sehingga membuat harga jual menjadi tinggi dan mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat. Seringkali pelaku usaha maupun pihak manajemen yang ingin mengembangkan usahanya .860.168.361. 2.24 3.782. Namun.438.71 Rata-Rata 3. Tingkat inflasi yang berfluktuasi dalam perekonomian Indonesia mempengaruhi usaha pengembangan restoran. salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga bahan baku. Tingkat pendapatan masyarakat yang semakin besar menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin besar pula. Fluktuasi ini menimbulkan kondisi ketidakpastian ekonomi. Tingkat inflasi yang ada juga turut mempengaruhi kemampuan berkembang usaha restoran.93 3.567. Perkembangan dan Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Kota Bogor Atas Dasar Harga Konstan Tahun (2003-2006) Tahun PDRB (Jutaan Rupiah) PDRB (Per Kapita) Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita (%) 2. Kenaikan harga bahan baku yang disebabkan oleh inflasi yang tinggi di suatu negara akan berkorelasi dengan biaya produksi.21 3.71 3.

restoran KFC menetapkan kriteria bagi tenaga kerjanya antara lain untuk crew dibutuhkan lulusan minimal SMA atau sederajat.mengalami kesulitan dalam memprediksi tingkat keuntungan yang akan diperolehnya. Sedangkan dalam hal teknologi. Marketing Deparment berfungsi untuk memutuskan mengenai biaya dari promosi yang akan dilakukan untuk produk KFC yang baru. Fastfood Indonesia. PT. • General Manager Bussines Development General Manager Bussines Development berfungsi untuk menentukan apakah harga yang akan ditetapkan kompetitif/terjangkau atau tidak. Penetapan harga produk di KFC yang berperan adalah penjual dan perusahaan sendiri. artinya biaya-biaya yang akan dikeluarkan oleh operasional. dan keterangan kerja dari DEPNAKERTRANS sehingga tidak ragu lagi bahwa tenaga kerja KFC memiliki keterampilan yang baik dalam hal persyaratan lamaran maupun teknik seperti dalam pengolahan ayam goreng dan juga tenaga kerjanya memiliki sikap yang ramah dalam melayani konsumen. KFC juga meminta surat keterangan berbadan sehat dari dokter. • General Manager Operation General Manager Operation dalam penentuan harga berfungsi untuk mengenai biaya operasional. Dilihat dari keterampilan tenaga kerja. Jakarta Selatan merupakan satu-satunya pemegang hak waralaba restoran KFC di Indonesia yang didirikan oleh kelompok usaha Gelael. Penetapan harga produk KFC ditentukan oleh: • Marketing Department Dalam penetapan harga produk. Sehingga yang menentukan harga produk KFC adalah kantor pusat yang diberitahukan kepada masing-masing store KFC disetiap wilayah. surat kelakuan baik dari kepolisian. Restoran KFC Taman Topi memiliki produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi yang sudah maju. . tinggi badan wanita 158 cm dan pria 165 cm. Tbk sebagai kantor pusat KFC yang berada di Jalan MT. teknologi yang digunakan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan tenaga kerja maupun konsumennya. Haryono.

artinya saat ini banyak masyarakat yang bekerja sehingga ingin mengkonsumsi makanan yang cepat dan praktis. dan pemprosesan. ada juga konsumen yang tidak menyukai pedas dengan memilih ayam goreng original atau Original Recipe Chicken (O. maka banyak berdirinya berbagai restoran di Indonesia. Faktor Teknologi Perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang pesat dalam mendorong restoran menjadi lebih baik. Namun. penggunaan teknologi informasi seperti penggunaan televisi dan fasilitas hotspot untuk membuat pengunjung nyaman dan merasa betah.R). diantaranya rasa ayam goreng Hot Crispy (pedas) dan ayam goreng Original Recipe (O. Faktor teknologi mempengaruhi kinerja KFC. Selain itu. display holding cabinet. Biasanya alat yang cepat rusak adalah program dari register cashier. maka harus diperbaiki guna kelancaran pembayaran kepada konsumen. pelayanan. Restoran KFC menyediakan menu rasa ayam goreng yang sesuai dengan selera konsumen. Faktor Sosial Saat ini konsumen ingin mengkonsumsi makanan yang praktis dan mudah. restoran KFC menggantikannya dengan yang baru tetapi itu semua tergantung jika kondisi barang sudah rusak berat. 4. mengolah data keuangan menjadi lebih mudah dengan menggunakan alat modern bukan manual. diantaranya dapat berpengaruh pada kecepatan pelayanan kepada konsumen. Apabila terjadi keusangan teknologi. Adanya sistem komputerisasi di bagian keuangan akan lebih memudahkan dalam memanajemen pengalokasian dana. biasanya orang Indonesia menyukai ayam goreng Hot Crispy Chicken karena rasanya yang pedas sehingga sesuai dengan lidah konsumen Indonesia yang menyukai makanan pedas. Perkembangan teknologi dan informasi dapat dimanfaatkan di semua bagian operasional restoran seperti pada bagian keuangan. . Sama halnya dengan sikap konsumen.3. Konsumen yang memiliki gaya hidup yang modern. teknologi modern dalam produksi seperti tempat pendingin bahan baku (freezer). chiller. Hal ini tentunya dikarenakan selera konsumen yang berbeda. gaya hidup masyarakat juga berubah mengikuti trend.R) bahkan KFC menambahkan menu rasa baru yaitu Black Paper Chicken atau ayam goreng lada hitam.

dimana hal ini dapat dilihat dari banyaknya . Faktor ancaman masuk pendatang baru yang sering mempengaruhi restoran KFC Taman Topi adalah diferensiasi produk dan akses ke saluran distribusi. 1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. intensitas persaingan bisnis restoran tinggi. Menurut hasil wawancara yang dilakukan dengan pimpinan KFC pusat. Hal ini dapat mempermudah KFC ke distribusi bahan baku maupun konsumen. misalnya hot crispy chicken.2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. seperti halnya di Bogor. ancaman produk pengganti. dan pengaruh kekuatan dari pemerintah maupun serikat pekerja. Pendatang baru dalam industri restoran di kota Bogor cenderung dapat masuk dengan mudah tanpa hambatan yang berarti dan reaksi yang kurang dari restoran yang telah ada. kekuatan tawar-menawar pemasok. sehingga akses distribusi ke KFC lancar karena didukung oleh transportasi yang memadai.2. yaitu manajer pemasaran mengatakan bahwa potensi masuknya pendatang baru dalam bisnis restoran relatif mudah. Hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda/unik maka konsumen semakin penasaran untuk mencobanya. original recipe chicken. Kemunculan pendatang baru menjadi ancaman bagi usaha restoran yang telah ada. dan yang baru adalah black paper chicken. Sedangkan untuk akses ke saluran distribusi sangat menentukan penyebaran produk. intensitas persaingan diantara restoran tinggi. persaingan sesama perusahaan dalam industri. Diferensiasi produk seperti berbagai macam menu ayam goreng dengan rasa yang berbeda.3. kekuatan tawar-menawar pembeli. Oleh karena itu.Penggunaan teknologi yang baik dapat menyebabkan kapasitas produksi yang dihasilkan menjadi lebih banyak dan pelayanan yang berkualitas serta berpengaruh pada peningkatan penjualan sehingga hal ini menjadi peluang bagi KFC. 5.

Sehingga hal ini merupakan salah satu ancaman eksternal bagi KFC dalam persaingan bisnisnya. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Restoran KFC tidak begitu melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan karena yang . 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri restoran di kota Bogor cenderung kompetitif. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh KFC adalah restoran CFC.restoran waralaba asing di kota Bogor. Regulasi pemerintah sangat mendukung pengembangan usaha restoran di kota Bogor. sehingga pendatang baru dapat masuk ke saluran distribusi. Selain pesaing sejenis. karena konsumen bebas untuk pindah dan mencoba pemasok (restoran) lain. Salah satu pesaing utama sejenis adalah California Fried Chicken (CFC) yang jaraknya tidak terlalu jauh dari KFC Taman Topi dan rumah makan tradisional seperti rumah makan padang dan rumah makan lain yang berada disekitar KFC Taman Topi. terutama di kota Bogor. Hal ini bisa dilihat dari jumlah restoran yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. Permodalan bagi usaha restoran sangat mudah. d. Pendatang baru memiliki kemudahan akses distribusi. Kemunculan sistem pengelolaan restoran dengan konsep waralaba memberi penawaran bagi masyarakat untuk mendirikan restoran dengan biaya yang rendah dan tingkat pengembalian tinggi. Usaha restoran di kota Bogor memiliki saluran distribusi yang sangat luas. b. Mc Donal’s. c. KFC juga dihadapi oleh pesaing non sejenis. Hal ini didukung sejumlah kebijakan dan program Pemerintah Daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata kota Bogor. Biaya beralih pembeli tidak ada. 3) Ancaman Produk Pengganti Restoran KFC merupakan restoran penyedia makanan cepat saji dengan produk utamanya yaitu ayam goreng. dan sebagainya yang menyediakan menu daging ayam. e. Pendatang baru rata-rata memiliki skala ekonomis yang cukup besar. Industri restoran di kota Bogor dapat dianalisis sebagai berikut: a.

Charon Pokphan dan PT. peluang. 1. Stakeholder disini adalah pemerintah. penawaran tinggi. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 25. Perumusan strategi meliputi tiga . serikat pekerja.3. 5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Restoran KFC Taman Topi memperoleh pasokan bahan baku ayam yang didatangkan dari PT. Lingkungan Industri Keterangan : Responden satu adalah manajer restoran KFC Taman Topi Responden dua adalah pesaing utama (CFC dan Mc Donal’s) 5.3 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan. 6) Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya Restoran KFC Taman Topi bekerjasama dengan stakeholder. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi karena restoran KFC Taman Topi tidak pernah berganti ke pemasok lain untuk menjaga kualitas bahan baku.menentukan adalah bagian pemasaran. kelemahan. Analisis Faktor Eksternal KFC Taman Topi di Bogor No. Tabel 25. Faktor Eksternal Lingkungan Umum/Jauh Peluang Ancaman • Perubahan pola dan gaya • Kenaikan harga bahan hidup masyarakat baku • Pertumbuhan jumlah penduduk • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi • Hambatan masuk industri tinggi • Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. biaya beralih ke restoran lain juga rendah sehingga konsumen bebas memilih restoran yang sesuai dengan kebutuhannya. lingkungan masyarakat. selanjutnya dilakukan perumusan strategi. Kekuatan tawar-menawar pembeli dilihat dari jumlah alternatif restoran yang tersedia di kota Bogor sangat banyak. dan pemasok. dan ancaman. Five Star.

Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE. Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer restoran KFC Taman Topi dan konsumen/pelanggan.288 0. Kualitas produk terjaga 4. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 15 faktor sukses kritis yang terdiri dari 13 kekuatan dan dua kelemahan.063 0. Harga KFC cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat 7. Tabel 26.268 0.067 0.065 0.1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan. dan tahap pengambilan keputusan. 2009 Bobot Rating Bobot Skor 0. Hasil Analisis Matriks IFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Internal Kekuatan 1.058 0.5 3.252 0. Memiliki fasilitas birthday party 10. Tidak memiliki layanan drive thru Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi.061 0.232 0. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2.5 3.5 3 4 4 3.063 4 4 3.241 0. Lokasi KFC yang strategis 3.073 0.227 0. Tenaga kerja terspesialisasi 12.069 0.28 0.220 0. tahap pencocokan.183 0.070 0. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. 5.255 0.073 0.538 0.3.144 0.072 0.255 0.252 0.189 3. yaitu tahap masukan. Tabel 26. Strategi harga khusus untuk menu goceng 6.3. Inovasi produk 5. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 8.252 0.5 3.072 0. Penggunaan website belum optimal 15.5 2 3 . sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE.072 0.tahapan. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9.5 4 3. Pelayanan internet corner 13.063 0.5 3. 1.072 0.

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 26.Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 26.538.288. menu. keuangan maupun pemasaran tidak begitu lengkap. Hal ini belum dijalankan KFC secara optimal karena penulisan informasi yang disediakan di website www. Hal ini dikarenakan citarasa suatu makanan yang unik atau khas akan diingat konsumen sehingga sangat penting untuk menciptakan suatu makanan dari resep bumbu yang berkualitas.144. Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktorfaktor eksternal perusahaan. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3. 2.com dalam hal harga. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. Seperti halnya KFC yang memiliki citarasa ayam gorengnya yang terkenal karena gurih dan renyah sehingga menjadikan keunikan tersendiri dibandingkan ayam goreng lainnya. Tabel 27.kfcindonesia. . menunjukkan matriks EFE yang menganalisis 9 faktor sukses kritis yang terdiri dari lima peluang dan empat ancaman. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik. Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer restoran dan pesaing KFC Taman Topi.

Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 27.5 1 3 2.114 0. Kenaikan harga bahan baku 9. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8.131 0.124. Hasil Analisis Matriks EFE Restoran KFC Taman Topi Faktor Eksternal Peluang 1.393 0.484 0. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Hambatan masuk industri tinggi 7.5 4 Skor 0. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Namun.124 0.080 0. Dengan demikian. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.131 Rating 4 4 4 3.Tabel 27.097 1.121 0. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Sumber: Restoran KFC Taman Topi.437.103 0. apabila KFC Taman Topi berganti pemasok maka harga yang dikeluarkan pemasok berbeda dan kualitasnya pun berbeda.682 0.524.412 0.124 0.5 0.12 0. kekuatan tawar-menawar pemasok dengan suatu perusahaan harus tetap terjaga agar tidak ada kenaikan harga dan penurunan kualitas. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. seperti alat yang digunakan dalam pengolahan ayam goreng didatangkan dari luar negeri yang dijamin kualitasnya untuk kesehatan crew maupun konsumen karena sudah terstandarisasi.242 3. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 3. Sedangkan ancaman utama adalah kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0.524 0. Hal ini dikarenakan KFC Taman Topi tidak pernah berganti pemasok sehingga harga yang ditawarkan pemasok sesuai dengan KFC Taman Topi. 2009 Bobot 0.195 0. Peluang disini menjadikan KFC lebih maju karena didukung adanya kemajuan teknologi. .437 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 26. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Hal ini menunjukkan bahwa restoran KFC Taman Topi memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman.456 0.

0 Skor Total EFE Tinggi 3.0-1.0-4. dan integrasi horizontal).0-4. 1. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau .0 II V VIII Lemah 1.99 3. Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE diperoleh bobot skor sebesar 3.99 Gambar 5. Hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 5. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul.538 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 3.437. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.3. pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke belakang.0-2.5. pengembangan pasar. Skor Total IFE Kuat 3. Hasil Analisis Matriks IE Rata-rata 2. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Grow and Build (tumbuh dan berkembang).3.0 III VI IX I IV VII Restoran KFC Taman Topi dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel I.0-1. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat).0 2.0 4.99 Rendah 1.99 1.0-2. integrasi ke depan.0 Sedang 2.

Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan. baik itu kualitas produk maupun pelayanan yang menjadi kekuatan bagi KFC untuk memperluas pangsa pasarnya. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan promosi yang lebih baik. yaitu: 1. peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat serta perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi. Hal ini dilakukan agar jangkauan untuk menyampaikan produk ke masyarakat luas dapat tersampaikan.com. majalah. radio. harga maupun jasa yang ada di KFC. Promosi tersebut bukan hanya melalui media iklan televisi. peluang. kelemahan. 2. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. Selain itu.jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar. Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk atau jasa yang ada sekarang. alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. Strategi ini agar lebih meningkatkan kualitas produk atau makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk baru sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap produk di KFC Taman Topi ini. berpartisipasi meningkatkan menjadi promosi sponsorship lewat dalam informasi kegiatan website sosial tetapi juga yaitu melalui www. koran.kfcindonesia. . Keseluruhan strategi ini didukung oleh pesatnya perubahan pola dan gaya hidup masyarakat. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT yang dapat dilihat pada Tabel 28. pesatnya pertumbuhan penduduk. pemasaran yang dilakukan KFC seperti strategi harga khusus untuk menu goceng dan promosi agar konsumen mengetahui informasi produk.

seperti rasa original (original recipe). Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O. Selain itu. KFC bento. Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah ayam dan penggunaan teknologi. karena website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui website bukan hanya di iklan televisi saja. Tentunya dengan pengembangan produk yang sudah ada maupun yang baru harus tetap meningkatkan kualitas produk sehingga konsumen merasa puas makan di KFC. 4. Promosi ini dilakukan agar konsumen umum maupun khusus atau karyawan KFC sendiri mengetahui ruang lingkup dari perusahaannya dan untuk konsumen umum agar mengetahui keseluruhan produk KFC yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. iklan. restoran KFC menyediakan berbagai inovasi produk yang terdiri dari spaghetti. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. yaitu: 3. . Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan.2. Strategi ini berupa pemberian rasa pada ayam goreng. dan lain-lain. salah satunya yaitu promosi. Meningkatkan efektivitas promosi melalui website. Selain itu. apabila ada masyarakat yang ingin melamar di KFC dapat melihat persyaratan apa saja yang harus ada maupun pembukaan lowongan pekerjaan KFC sehingga hal ini harus berupaya agar website dapat berjalan dengan optimal untuk memenuhi keinginan konsumennya. dan media masa. pedas (hot crispy). dan lada hitam (black paper) agar konsumen dapat memilih rasa dari ayam goreng tersebut sesuai selera dan tidak merasa bosan.

Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T.Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. sehingga konsumen tidak dapat makan di tempat. Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga perusahaan harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. yaitu: 5. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting sehingga perusahaan harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. Hal ini juga tidak terlepas dari adanya karyawan yang menjaga drive thru dengan pelayanan yang ramah dan kualitas produk tetap terjaga agar konsumen merasa nyaman dan aman untuk setia menjadi konsumen dengan layanan drive thru. . yaitu: 6. Strategi ini dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang tidak sempat untuk turun dari kendaraan karena terburu-buru ataupun kesibukan lainnya.

O2.3. dan media masa (W1.O1. 7. 13. hidup masyarakat 2. 4.3.O5) Kelemahan (W) 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Strategi S-O Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran (S2. Meningkatkan efektifitas promosi melalui website.S12.S13.S3. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W1.O2. 3.O1.T4) Ancaman (T) 1. Perubahan pola dan gaya 1. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3.O5) Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa (S1.T2.S9. 4. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1. Faktor Eksternal Peluang (O) 1.S3. Hambatan masuk industri tinggi 2.S8.S6.S10. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan (W2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3.S10.S6.S7.S4.O5) 2.S5. 8. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Strategi S-T 1.O4.T3) 5.T1. Cukup tersedia angkatan kerja 5.S11.S4. O3.S15.Tabel 28. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 11. 10. iklan. 6. Tidak memiliki layanan drive thru Strategi W-O 1.W2. S11.S5.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi . 5. Pelayanan website belum optimal 2.O5) Strategi W-T 1. 2. Kenaikan harga bahan baku 4. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 2. 9. 12. Hasil Analisis Matriks SWOT Restoran KFC Taman Topi Kekuatan (S) Faktor Internal 1.

Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif yaitu strategi SO. Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. (TAS = 7. Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan.669) d. (TAS = 6. Untuk menentukan prioritas strategi tersebut. Meningkatkan efektivitas promosi melalui website. dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi SO yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. strategi yang terkecil yang harus ditingkatkan di KFC Taman Topi adalah meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Strategi ini dilakukan agar konsumen mengenal banyak produk KFC sehingga semua kalangan masyarakat dapat membeli berbagai macam menu yang disediakan dengan harga yang berbeda. (TAS = 6. Hal ini pun sebagai brand image KFC sebagai makanan siap saji yang menyediakan variasi menu ayam dengan aneka rasa yang berbeda. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). dan media masa. strategi WO.875) f.978) e. Berdasarkan hasil analisis QSPM. iklan. (TAS = 5.108) Berdasarkan hasil analisis QSPM.976) c. Hal tersebut dilakukan agar tenaga kerja sebagai SDM memiliki keterampilan yang baik dalam pengelolaan proses produksi. manajerial maupun . sehingga konsumen tidak merasa bosan karena dapat memilih rasa sesuai selera. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a. strategi ST. (TAS = 6.33) b. (TAS = 8. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. dan strategi WT.yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa.

Rahat cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok karena menurut manajer Rahat. Bahan baku utama adalah ayam. dan bumbu dapur diperoleh dari pasar Bogor. seperti kecepatan pelayanan dan pelayanan yang ramah kepada konsumen. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajer Rahat cafe dan juga hasil wawancara dengan pihak konsumen/pelanggan sebanyak 10 responden terhadap faktor-faktor internal diperoleh beberapa faktor strategis internal yang merupakan kekuatan perusahaan dan juga yang akan menjadi kelemahan perusahaan. penjual adalah sebagai pemasok bahan baku utama bagi Rahat cafe di Bogor.4 Analisis Lingkungan Internal Rahat Cafe di Bogor Analisis lingkungan internal merupakan tahap dalam untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada perusahaan untuk menghadapi persaingan. Jika tidak ada pemasok maka tidak ada pelanggan atau konsumen. Faktor-faktor strategi internal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: 1. 5. Pemesanan dilakukan melalui seorang pemasok lokal setiap hari.pelayanan. sehingga kualitasnya harus benar-benar terjaga. pemasok paling utama dibutuhkan sebelum pelanggan dengan alasan produk yang dihasilkan didatangkan dari pemasok. Faktorfaktor strategis internal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan wawancara. Bahan baku lainnya seperti sayuran. jumlah pesanan dilakukan sesuai kebutuhan Rahat cafe. Kegiatan Produksi dan Operasi a) Pemesanan dan Penerimaan Barang dan Bahan Baku Pada kegiatan produksi dan operasi. Rahat cafe memenuhi kebutuhan bahan baku melalui penjual ayam dan pasar tradisional yaitu pasar Bogor. Bahan baku utama adalah bahan baku yang menjadi ciri khas Rahat cafe. .Pemesanan bahan baku dilakukan tiga kali seminggu. Konsumen yang diwawancarai sebanyak 10 responden tersebut sebagai konsumen/pelanggan yang pernah makan di Rahat cafe. buah-buahan. Untuk minuman botol dipesan melalui perusahaan masing-masing.

Bahan baku yang datang terlebih dahulu harus diproses paling awal. Proses Chicken Roaster. . yaitu proses pemotongan atau pembagian bahan baku yang disesuaikan dengan jenis potongan yang akan diproses. b. Proses pengolahan menu Rahat cafe harus melalui serangkaian tahap yang diatur dalam SOP. potongan daging matang. yaitu pelapisan daging dengan tepung tapioka. Proses Parting dan Boneless. c. Proses Dusting. Hasil akhir proses parting dan boneless harus sesuai dengan SOP yang berlaku. b) Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Baku Rahat cafe sangat memperhatikan prosedur penyimpanan bahan baku sama halnya dengan restoran maupun cafe lain. Proses Thawing. Proses Saute. yaitu memanggang daging ayam. yaitu proses memasak bahan baku dalam kuali teflon dengan minyak goreng sedikit selama 5 – 15 menit. Artinya seluruh masakan tersebut hanya akan dimasak setelah ada pesanan konsumen. Jumlah bahan beku yang dithawing diproduksi untuk mencukupi kebutuhan keesokan harinya. kacang tanah goreng maupun es krim yang diletakkan di atas makanan atau minuman. yaitu proses melunakan suatu bahan beku menjadi fresh/lunak agar siap diolah menjadi makanan dengan cara menaikkan suhu sesuai waktu yang ditentukan. f.Bahan baku yang datang dari penjual akan melalui sortir yaitu pemilihan bahan baku sesuai ketentuan yang berlaku. Boneless adalah pemotongan daging ayam tanpa tulang. yaitu: a. c) Pengolahan Bahan Makanan Rahat cafe mengolah bahan baku menjadi bahan makanan siap saji yang dalam keadaan fresh. yaitu bahan jadi. Penggunaan bahan baku menggunakan First In First Out (FIFO). Pemesanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesanan yang datang telah sesuai dengan kualitas yang diinginkan. Sebelum beroperasi setiap harinya. e. Bahan baku daging disimpan dalam freezer dengan suhu penyimpanan 8 – 9o C (pembekuan). Proses thawing dilakukan dengan memindahkan bahan beku dari dalam freezer selama 2 jam. d. Proses Topping. karyawan melakukan persiapan penjualan yang dilakukan pada pagi harinya.

bentuk motivasi ini dengan cara pemberian bonus berupa uang tambahan. terkadang pihak manajemen mendapatkan keluhan dari konsumen. 2. Bill (tagihan) akan diantarkan setelah konsumen selesai makan dan langsung dibayarkan pada waiter/ss. Apabila ada komplain dari konsumen.. . Cafe ini sangat mengutamakan karyawan yang terlatih karena faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan adalah kemauan karyawan untuk belajar bukan melihat dari tingkat pendidikan. Rahat cafe tidak mengutamakan pendidikan bagi karyawannya yang penting karyawan memiliki tanggungjawab. manajer memberikan pujian kepada karyawan yang telah melakukan pekerjaan dengan baik. d) Pelayanan Konsumen Konsumen yang datang langsung memilih meja kosong yang tersedia sesuai jumlah konsumen. Bertujuan untuk memperindah penampilan makanan jadi. Sumberdaya Manusia Rahat cafe memiliki sistem manajemen yang cukup baik. kenaikan gaji maupun kenaikan jabatan. Waiter/ss akan menuju kasir dengan menunjukkan bill pesanan. Selain itu. Proses Garnish.g. Karyawan yang bekerja di Rahat memiliki umur rata-rata 15 – 27 tahun. Dalam kegiatan operasionalnya. Biasanya bentuk keterampilan yang diberikan adalah pada saat karyawan melakukan pengolahan makanan. Bon pesanan terdiri dari satu rangkap. dan pekerja keras. yaitu untuk makanan dan minuman disatukan dalam satu kertas. manajer Rahat memberikan kedua hal itu kepada para karyawannya agar karyawan lebih semangat untuk bekerja. yaitu potongan beberapa jenis bahan baku yang dibentuk sedemikian rupa dan diletakkan di atas atau disamping makanan jadi. Pada keterampilan dan motivasi kerja. Hal ini tentunya sangat mendorong produktivitas karyawan untuk melakukan pekerjaan lebih baik dan terampil dalam mengolah makanan. Saat ini Rahat cafe memiliki 9 orang karyawan di bawah pimpinan Bapak Dedi Suwardi sebagai manajer. kemudian pemesanan akan dilayani oleh waiter/ss. misalnya kesalahan taking order atau konsumen menunggu terlalu lama akan langsung ditangani oleh manajer. ulet.

Tabel 29. Cook helfer d. Chief Cook b. Rahat . masa kerja. 800. 2009 Rahat cafe melakukan perekrutan karyawan melalui sumber internal yaitu karyawan berasal dari dalam perusahaan itu sendiri berupa alih tugas atau alih tempat tugas dan karyawan juga berasal dari orang yang sudah dikenal maupun keluarga. Stopwash f. Selain itu. dan cuti lama kerja. Manajer keuangan a. Cashier b. Bidang Pekerjaan Jabatan Fungsional Jumlah Karyawan (orang) 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 11 1. jika omset sedikit maka karyawan tidak diberi bonus. 3. cuti melahirkan. Selain diberi gaji pokok. Bartender e. serta lembur. Pembagian tugas dan tanggungjawab dalam manajemen Rahat cafe sudah cukup baik. Upah karyawan sebesar Rp. Pada akhir pekan dan hari libur. dan lembur. Jumlah Karyawan Rahat Cafe Berdasarkan Jabatan Fungsional Tahun 2009 No.00 per bulan.000. Uang bonus ini dilihat dari kondisi omset tiap bulannya. Namun biasanya karyawan saling membantu jika salah satu pekerjaan sudah selesai sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan. tanggungjawab. Roaster Total Sumber : Rahat Cafe. kesehatan. Manajer b. Cook c. Namun dalam modal pendirian usahanya. 2. bonus. Karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun berhak mendapatkan cuti nikah minimal dua minggu. Manajemen Rahat cafe juga memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang sudah cukup jelas dan terarah. Waiter/ss a. dan jabatan karyawan. biasanya para karyawan dapat melakukan banyak pekerjaan sesuai kebutuhan. Keuangan dan Akuntansi Rahat cafe memiliki kondisi keuangan yang cukup baik sebagai cafe yang dikelola dengan sistem owner. tunjangan sakit. Manajer Bagian Operasional (Service) Bagian Dapur (Kitchen) a. Setiap karyawan memiliki tugas masing-masing. karyawan mendapatkan uang transpor. 3. karyawan juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa uang sesuai dengan kualitas kerja.

4. Pihak manajemen Rahat cafe memberi laporan keuangan setiap bulan pada manajer ke pihak owner. sisi kelemahan Rahat cafe dilihat dari kondisi keuangannya yang belum terjamin karena segala kebutuhan dan pengeluaran belum ditanggung oleh pihak Bank. sehingga cafe ini belum cukup leluasa dalam mengembangkan usahanya karena takut terkendala masalah uang. Rahat cafe harus memperhatikan pangsa pasar agar tujuan jelas yaitu ditujukan bagi semua kalangan sehingga dapat menikmati menu cafe ini. biaya usaha dari sejak berdiri sampai saat ini Rahat cafe menggunakan dana yang berasal dari modal sendiri. Namun. 5. Hal ini merupakan . dan rentabilitas berdasarkan analisis laporan rugi laba perusahaan periode Desember 2008 – Desember 2009. Dalam hal permodalan. Sistem Informasi Manajemen Rahat cafe belum memiliki website yang dikelola secara optimal karena masih memberikan informasi yang belum lengkap mengenai produk maupun harganya. Pihak manajemen cafe ini dalam hal bagian keuangan hanya bertanggungjawab untuk melaporkan kondisi keuangan cafe kepada manajer dalam bentuk laporan pembukuan yang kemudian diberikan kepada pihak owner. Hal ini dilakukan untuk menetapkan target penjualan yang akan dicapai dalam periode satu tahun. kondisi keuangan Rahat dianalisis dari keuntungan perusahaan.cafe belum bekerjasama dengan pihak Bank. Namun. rasio profitabilitas. dan rentabilitas pada Rahat cafe diperoleh hasil bahwa usaha tersebut dalam pencapaian target keuntungan sudah baik karena ada kenaikan penjualan per harinya sebesar satu juta rupiah. Hal tersebut diberikan sebagai bentuk layanan agar konsumen merasa nyaman dan tidak bosan untuk makan di Rahat. rasio profitabilitas. Laporan keuangan yang disampaikan dalam penelitian ini. Berdasarkan perhitungan analisis keuntungan. Kegiatan promosi di Rahat cafe hingga saat ini mengaku tidak kesulitan dalam menarik perhatian konsumen. Rahat sudah mengelola jaringan internet gratis bagi konsumen yang makan di tempat itu dengan layanan telkom hotspot. Pangsa pasar cafe ini di kota Bogor. Pasar dan Pemasaran Lingkungan internal yaitu pendekatan fungsional dalam hal pasar dan pemasaran.

misalnya menjadi sponsor pada acara tertentu. 3. pemasangan spanduk. Targeting Targeting adalah suatu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Healthy and Diet Foods” yang dapat dilihat dari menu yang disediakan Rahat cafe tersebut. sehingga mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan di luar rumah. Segmentasi pasar berdasarkan demografis yaitu keluarga dan remaja sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek psikografis terdiri dari kelas sosial dan gaya hidup. dan aspek perilaku. Rahat cafe belum memiliki strategi untuk mempromosikan produkya secara meluas bagi masyarakat kota Bogor. Segmentation Segmentasi pasar yang dilakukan oleh Rahat cafe adalah berdasarkan aspek demografis. Sedangkan untuk loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru. Segmentation. Positioning 1. Rahat cafe memiliki . A. 2. majalah atau radio. Sedangkan segmentasi pasar berdasarkan aspek perilaku terdiri dari manfaat dimana konsumen mencari manfaat berupa kualitas produk dan pelayanan. Rahat cafe ingin menempati posisi sebagai cafe dengan konsep ”Indonesian Foods. Kegiatan promosi yang aktif dilakukan hingga saat ini adalah penyebaran brosur dan promosi dari mulut ke mulut. aspek psikografis. Rahat cafe sangat mengutamakan hal itu karena merupakan kunci keberhasilan dalam usaha. Positioning Positioning merupakan tahap dimana perusahaan menentukan posisi yang diinginkan dalam pasar. Usaha tersebut akan maju apabila didukung dengan adanya pelanggan yang setia dan pihak Rahat cafe juga memberikan informasi harga untuk produk baru dengan harga yang terjangkau. Perubahan gaya hidup terutama pola konsumsi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah karena aktivitas di luar rumah yang padat. Dari kelas sosial. Targeting. segmen yang dipilih oleh Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat. Target pasar utama Rahat cafe adalah semua kalangan masyarakat. sehingga tidak dibutuhkan promosi yang terlalu basar. serta pemasangan iklan pada surat kabar.keuntungan dari lokasinya yang berada di dekat pembelanjaan dan rumah penduduk. Selain itu.

2. Produk Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian. BPOM mengawasi pengusaha dalam penetapan standar mutu produk yang akan dijual ke konsumen. dibeli. Adapun menu yang dijual Rahat cafe dapat dilihat pada Lampiran 11.pelayanan yang memuaskan serta harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Namun dalam penetapan standar mutu produk. 1997). Dengan adanya SK dari BPOM maka acuan standar tersebut memproteksi persaingan yang tidak sehat dalam industri obat dan makanan termasuk cafe. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini dilakukan agar pelanggan mempunyai banyak pilihan menu bagi yang tidak memiliki selera makan yang sama. Produk yang ditawarkan Rahat cafe sangat mengutamakan kualitas karena bahan baku dijaga agar tetap memuaskan konsumen. Strategi produk yang dilakukan Rahat cafe dapat dilihat dari konsep sebagai makanan Indonesia yang memiliki standar kesehatan dan menyediakan makanan diet bagi konsumen yang tidak mengkonsumsi makanan yang berlemak. Bauran Pemasaran 1. Harga Harga yang ditetapkan Rahat cafe bervariasi dan harga ditampilkan jelas pada daftar menu. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM merupakan salah satu kelemahan dari Rahat cafe karena menyangkut kepercayaan yang diberikan kepada konsumen mengenai keamanan produknya. dan omelet seafood. dipergunakan/dikonsumsi dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan (Kotler dan Amstrong. omelet mix (sosis daging keju). Adanya inovasi produk yang dikembangkan maerupakan salah satu kekuatan yang dimiliki Rahat cafe dalam menarik minat konsumen. Strategi produk yang dilakukan oleh Rahat cafe agar pelanggan tidak bosan adalah dengan inovasi produk berupa campuran makanan khas Indonesia dan kontinental seperti bistik iga bakar hot plate. Salah satu strategi yang dilakukan adalah . B. Rahat cafe memadukan strategi harga dengan strategi promosi dengan memberikan potongan harga 10 persen. Konsumen tidak dikenakan pajak dari total harga pesanan.

Hal ini dilakukan untuk menjangkau segmen pelajar dan remaja. konsumen dapat langsung datang ke Rahat cafe ataupun konsumen dapat menggunakan saluran elektronik melalui telepon untuk mendapatkan pelayanan lunch box. Bagi pemegang kartu b’smartcard berupa potongan harga untuk semua jenis menu di Rahat cafe. catering box. yaitu Pangrango Plaza. 3. Selain itu juga. 6. dan respect yang dapat membuat konsumen nyaman. . Orang Orang atau karyawan yang merupakan bagian terpenting dalam perusahaan. Cafe ini belum mempromosikan produknya secara berkisinambungan dan meluas bagi masyarakat kota Bogor. sekolah. Strategi dalam Rahat cafe dapat melibatkan saluran distribusi fisik maupun elektronik dalam proses penyampaiannya. Promosi (Promotion) Kegiatan promosi yang sudah diterapkan oleh Rahat cafe melalui penyebaran leaflet. 4. dan potongan harga bagi pelajar yang memiliki b’smartcard. 5. Untuk dapat menikmati makanannya. Hal ini merupakan kekuatan dari Rahat cafe karena memiliki layanan khusus. Dengan adanya program strategi harga ini dapat dikatakan cukup berhasil dilihat berdasarkan pengunjung yang datang sebagian besar adalah para remaja dan pelajar. Karyawan merupakan orang yang terlibat dalam pemberian jasa dan merupakan faktor intern yang memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan jasa yang dikehendaki oleh konsumen. Tempat (Place) Strategi tempat yang dilakukan oleh Rahat cafe yaitu memiliki lokasi yang cukup strategis yang berada dekat dengan pusat pembelanjaan. Proses Proses merupakan semua kegiatan yang dapat dikoordinasikan dengan baik untuk menciptakan kualitas serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. dan delivery order. Rahat cafe dekat dengan rumah penduduk. kostan mahasiswa. spanduk. door to door. dan tidak begitu jauh dengan jalan raya. hotel Permata. sabar.dengan adanya potongan harga untuk pelajar sekolah. Rahat cafe memiliki karyawan yang ramah. warung-warung tenda pecel lele di belakang Pangrango Plaza.

fasilitas seperti area parkir belum memiliki area parkir yang luas. Fasilitas ini bertujuan untuk meraih segmen pelajar. Namun. Pemanfaatan fasilitas teknologi canggih seperti layanan telkom hotspot untuk internet. Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 30. dengan adanya berbagai menu yang beranekaragam dan unik maka keuntungan usaha yang didapat relatif cukup besar karena menarik minat konsumen untuk mencoba makanan tersebut. Hal ini dilakukan agar cafe dapat memperbaiki kinerjanya secara langsung dan merupakan kekuatan bagi Rahat cafe dalam meningkatkan kualitas dan pelayanan. Sarana pendukung yang diberikan meliputi kamar mandi. Selain itu. 7. karyawan harus mampu memberikan tanggapan dalam mengatasi keluhan dari konsumen menyangkut masalah pelayanan. . mahasiswa. dan pegawai perkantoran lainnya yang membutuhkan layanan informasi.Strategi proses yang telah diterapkan oleh Rahat cafe adalah peningkatan kinerja karyawan. dan tempat cuci tangan. Selain itu. Bukti Fisik Bukti fisik berhubungan dengan fasilitas apa saja yang diberikan oleh Rahat cafe seperti adanya sarana pendukung. mushola.

Faktor-faktor strategis eksternal yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut adalah sebagai berikut: . Analisis Faktor Internal Rahat Cafe No. Berdasarkan identifikasi dan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak Rahat cafe. Healthy and Diet Foods” • Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard • Penggunaan website belum optimal • Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan • Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Tempat 5. Bukti Fisik Sumber: Rahat cafe. 1. 2009 5. dan delivery order • Pelayanan yang baik • Tenaga kerja yang terhadap konsumen tidak terspesialisasi • Peningkatan kinerja karyawan • Nilai ROE yang besar • Layanan telkom hotspot • Area parkir kurang memadai 2. yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industri. Harga 3. Faktorfaktor strategis eksternal ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengisian kuesioner sendiri dilakukan oleh peneliti langsung pada saat melakukan wawancara. Aspek eksternal yang dianalisis. Promosi 4.5 Analisis Lingkungan Eksternal Rahat Cafe di Bogor Analisis terhadap lingkungan eksternal merupakan tahap untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Orang Proses 7.Tabel 30. catering box. dan hasil wawancara dengan pesaing cafe-cafe lain terhadap faktor-faktor eksternal diperoleh beberapa faktor strategis eksternal yang berpotensi sebagai peluang dan juga yang akan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. 6. Faktor Internal Produk Kekuatan Kelemahan • Harga yang cukup • Belum memiliki sertifikasi dari BPOM terjangkau • Inovasi produk • Sebagai makanan ”Indonesia Foods.

Faktor Politik Faktor politik tentang undang-undang lingkungan dan perburuhan. gaya hidup.1 Lingkungan Jauh Lingkungan jauh adalah faktor lingkungan eksternal yang merupakan lingkungan jauh operasional perusahaan. 4. disiplin. dan adat istiadat karena ketiga hal tersebut cenderung berubah seiring dengan perkembangan zaman. dan teknologi. Dalam hal produktivitas Sumberdaya Manusia (SDM) dan teknologi.5. sehingga tidak sempat masak di rumah dan tentunya permintaan akan makanan cepat saji pun meningkat sesuai dengan permintaan konsumen yang banyak. pola konsumsi masyarakat yang berubah yang ingin makan cepat saji karena banyak masyarakat yang bekerja. 2. ekonomi. 4. Faktor Sosial Fakor sosial yang terdapat di Rahat cafe terdiri dari aspek sikap. Rahat cafe juga menetapkan kriteria tenaga kerjanya. Ketiga faktor politik tesebut. 1. Faktor Teknologi Faktor teknologi yang sudah ada dapat mempengaruhi kinerja karyawan di Rahat cafe karena dapat mempermudah karyawan dalam bekerja dan . sosial. penetapan harga ini dikendalikan oleh manajer operasional. Faktor Ekonomi Faktor ekonomi pada Rahat cafe berpengaruh terhadap inflasi karena sama halnya dengan bisnis besar yang mengikuti perkembangan ekonomi. dan kerjasama. Rahat cafe tergolong sudah maju karena SDM yang sudah terampil dalam mengolah makanan dan teknologi yang digunakan pun sudah modern. Lingkungan jauh dipengaruhi oleh faktor politik dan hukum. peraturan maupun sistem perpajakan dikarenakan bisnis atau usaha yang didirikan termasuk usaha menengah sehingga belum sepenuhnya mampu menjalankan faktor tersebut seperti halnya usaha besar yang sudah menerapkan ketiga faktor tersebut dalam bisnisnya. peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja serta sistem perpajakan. Penetapan harga produk sangat berpengaruh terhadap peningkatan usaha dari tahun ke tahun. seperti memiliki tanggungjawab.5. Selain SDM yang terampil. Rahat cafe belum menerapkan UU.

1) Ancaman Masuk Pendatang Baru Masuknya pendatang baru dalam industri rumah makan akan memberikan implikasi pada penurunan pangsa pasar. Hal ini bisa dilihat dari jumlah cafe yang semakin bertambah dari tahun ke tahunnya. menurut manajer Rahat cafe. Persaingan sesama perusahaan dalam industri. Ancaman produk pengganti atau subsitusi yang diperhitungkan oleh Rahat cafe adalah Warung-warung tenda pecel lele yang berada dekat dengan Rahat karena dilihat dari sisi harga. untuk hambatan diferensiasi produk cukup tinggi karena semakin produk itu berbeda atau unik maka konsumen semakin penasaran untuk membelinya.5. dan pengaruh kekuatan stakeholder lainnya. Ancaman pendatang baru ini tergantung seberapa besar hambatan untuk masuk ke dalam industri.2 Lingkungan Industri Lingkungan industri terdiri dari ancaman masuk pendatang baru. Teknologi informasi ini berupa media elektronik yaitu internet. harga warung tenda lebih murah dibandingkan dengan Rahat cafe sehingga konsumen cenderung untuk memilih produk dengan harga yang lebih murah. ancaman produk pengganti. 3) Ancaman Produk Pengganti Rahat cafe merupakan cafe yang menyediakan berbagai macam menu makanan. kekuatan tawar-menawar pembeli. produk utama tidak . Selain itu. khususnya cafe yang berada di kota Bogor cenderung kompetitif. 2) Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri Persaingan sesama perusahaan dalam industri yaitu faktor biaya tetap yang besar karena beroperasi pada skala ekonomi yang tinggi. 5. persaingan sesama perusahaan dalam industri. Namun. khususnya cafe bila dilihat dari skala ekonomi dan kebutuhan modal relatif cukup tinggi. Hambatan masuk bagi pendatang baru dalam industri rumah makan. kekuatan tawar-menawar pemasok.mempermudah dalam hal mempromosikan produk baru kepada konsumennya. Hal ini disebabkan karena untuk membuka sebuah usaha diperlukan skala ekonomi yang besar dan kebutuhan modal awal yang cukup besar.

Analisis Faktor Eksternal Rahat Cafe No.mengancam produk utama karena produk utama merupakan produk yang sudah diketahui maupun digemari oleh konsumen. Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. Rahat cafe tidak pernah berganti ke pemasok lain karena sangat menjaga kualitas bahan bakunya. bumbu masakan. Faktor Eksternal Lingkungan Jauh Peluang Ancaman • Perubahan gaya hidup • Kenaikan harga bahan masyarakat baku • Cukup tersedia angkatan kerja • Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat • Perkembangan kemajuan teknologi • Tingkat persaingan cafe tinggi • Kekuatan tawarmenawar pembeli tinggi • Kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi 2. 1. Penjual ayam memasok bahan baku utama seperti daging ayam. Oleh karena itu. 2009 . Berdasarkan analisis lingkungan internal dalam matriks IFE dapat dilihat pada Tabel 31. karena jumlah alternatif cafe yang tersedia di kota Bogor sangat banyak sehingga penawaran tinggi dan konsumen bebas memilih cafe yang sesuai dengan kebutuhannya. Rahat cafe berusaha untuk mengikuti keinginan dan kebutuhan konsumen dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan produk melalui inovasi produk sehingga membuat konsumen merasa tidak bosan dengan menu makanan yang ada. 4) Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli Kekuatan tawar-menawar pembeli sangat tinggi. Lingkungan Industri Sumber: Rahat cafe. Sedangkan untuk pemasok di pasar Bogor menyuplai bahan baku beras. dan daging sapi. daging kambing. Tabel 31. 5) Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok Rahat cafe memperoleh pasokan bahan bakunya dari penjual ayam yang berada di Bogor dan pasar Bogor.

tahap pencocokan. selanjutnya dilakukan perumusan strategi. menunjukkan matriks IFE yang menganalisis 14 faktor sukses kritis yang terdiri dari sembilan kekuatan dan lima kelemahan. yaitu tahap masukan. dan tahap pengambilan keputusan.1 Tahap Masukan Tahap masukan merupakan tahap untuk memasukkan hasil analisis dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. kelemahan.6 Formulasi Alternatif Strategi Pemasaran Setelah mengidentifikasi kekuatan. 5. peluang. Perumusan strategi meliputi tiga tahapan. .5. Matriks IFE menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dihitung berdasarkan rating dan bobot yang diambil kuesioner dari manajer dan konsumen/pelanggan Rahat cafe. sedangkan hasil analisis dan identifikasi kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman akan disusun ke dalam matriks EFE. Tabel 32. Analisis Matriks IFE Matriks IFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan dari faktor-faktor internal yang terdapat pada perusahaan. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal berupa kekuatan dan kelemahan akan disusun ke dalam matriks IFE. 1.6. dan ancaman.

060. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14.082 0. disamping itu pula dapat meningkatkan penjualan karena adanya inovasi produk dan jumlah konsumen yang mengkonsumsi makanan sehat semakin banyak. harga. Nilai ROE yang besar 7.328 0.156 0.060 2. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. Hasil Analisis Matriks IFE Faktor Internal Kekuatan 1. Penggunaan website belum optimal Total Sumber: Rahat cafe.352 karena dengan adanya berbagai menu Indonesia dan sajian makanan sehat maka konsumen dapat dengan mudah untuk memilih makanan. kekuatan berupa ragam sajian makanan Indonesia dan makanan sehat menjadikan Rahat cafe dikenal oleh konsumennya . Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11.080 0. sehingga tidak merasa bosan serta bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dapat memilih makanan sehat yang disediakan oleh Rahat cafe. Sedangkan kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0.054 0. Area parkir kurang memadai 13.082 0. sehingga konsumen merasa kesulitan untuk mencari informasi mengenai menu. Hal ini dapat dilihat dari website Rahat cafe yang belum dikelola dengan baik oleh manajemen Rahat. Namun.162 0.604 Berdasarkan hasil analisis matriks IFE pada Tabel 32.082 0.069 0. Layanan telkom hotspot 9.352 0.Tabel 32. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12. catering box.077 0.060 1. Harga yang cukup terjangkau 2.24 0.077 0. Hal ini dapat meningkatkan image baik bagi Rahat cafe sebagai cafe yang mengolah makanan sehat. Peningkatan kinerja karyawan 8.085 0. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Healthy & Diet Foods” 6.147 0. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah sebagai makanan ”Indonesian foods. healthy and diet foods” dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.069 0. 2009 Bobot 0. Sebagai makanan ”Indonesian Foods.088 0.069 0.069 0.049 0.052 Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 Skor 0.207 0.246 0. dan delivery order 5.138 0.082 0.000 1 2 1 1 1 36 0. Inovasi produk 3.34 0. maupun informasi pemasaran. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Kelemahan 10.

Tabel 33. Kenaikan harga bahan baku 7. Tabel 33.368 0. konsumen mudah mendapatkan makanan di luar rumah dengan praktis yang disebabkan oleh banyaknya konsumen yang bekerja sehingga terjadi peningkatan pendapatan dan terjadi daya beli yang . Perubahan gaya hidup masyarakat 2. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3.468 0. Matriks EFE menggambarkan kondisi eksternal perusahaan yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dihitung berdasarkan bobot dan rating yang diambil kuesioner dari manajer Rahat cafe dan pesaing. Banyaknya produk substitusi Total Sumber: Rahat cafe.074 0.098 0.294 0. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2. Kenaikan tawar-menawar pemasok tinggi 9. Cukup tersedia angkatan kerja 4.092 0. Hasil Analisis Matriks EFE Faktor Eksternal Peluang 1.234 0.344 0. 2009 Bobot 0. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 8.042 0.000 Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 28 Skor 0.092 0. menunjukkan matriks EFE yang menganalisis sembilan faktor sukses kritis yang terdiri dari empat peluang dan lima ancaman. Perkembangan kemajuan ternologi Ancaman 5.105 0.117 0.117 0. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 32.604.148 0. 2.086 0.sehingga dapat menutupi kelemahan dari belum optimalnya layanan website. Tingkat persaingan cafe tinggi 6. menunjukkan bahwa faktor yang menjadi peluang utama perusahaan adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat dengan nilai tertimbang tertinggi sebesar 0.812 Berdasarkan hasil analisis matriks EFE pada Tabel 33. Hal ini dapat digantikan dengan disediakannya daftar menu bagi konsumen yang datang. Analisis Matriks EFE Matriks EFE digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari faktor-faktor eksternal perusahaan.111 1. Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi internal yang kuat karena telah mampu menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan sangat baik.468 karena semakin banyaknya cafe.092 0.444 2.

hasil pemetaan pada matriks IE dapat dilihat pada Gambar 6.092. Sedangkan ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku dengan nilai tertimbang terkecil sebesar 0. Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 33. Hal ini dapat terjadi karena harga bahan baku dipasaran naik sehingga harga produk yang ditetapkan Rahat cafe naik. .6. maka dapat diperoleh total bobot skor sebesar 2.812. Hal ini menunjukkan bahwa Rahat cafe memiliki posisi eksternal yang kuat karena telah mampu memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Berdasarkan hasil analisis faktor internal menggunakan matriks IFE. 5. 1. dengan adanya peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat akan makan di luar rumah meningkat maka kenaikan harga produk tidak dijadikan kendala utama sehingga Rahat cafe dapat memanfaatkan peluang yang ada dalam menghadapi ancaman. Matriks IE Matriks IE merupakan perpaduan dari skor terbobot matriks IFE dan skor terbobot matriks EFE yang dipetakan sehingga diketahui posisi perusahaan.604 dan hasil analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFE diperoleh bobot skor sebesar 2. Pada tahap pencocokan model yang akan digunakan dalam perumusan strategi adalah matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks SWOT (Strength-Weakness-Opportunities-Threat). diperoleh bobot skor sebesar 2.semakin meningkat.2 Tahap Pencocokan Tahap pencocokan merupakan tahap untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis dan identifikasi akan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang telah terkumpul.812. Namun.

0-1.0-2.0-1.0 Skor Total EFE Tinggi 3.0-4. Promosi tersebut bukan hanya melalui mulut ke mulut saja (door to door) tetapi juga meningkatkan promosi lewat brosur.99 1. peluang. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas makanan dan minuman sehingga tidak terjadi perubahan rasa makanan dan minuman setiap harinya serta menciptakan produk dan menambah menu masakan lain sehingga konsumen tidak merasa bosan terhadap menu masakan di Rahat cafe. Matriks SWOT Berdasarkan kekuatan. 2. leaflet maupun membuat informasi website secara jelas.0 4. kelemahan.0-2.99 VII IV I Skor Total IFE Rata-rata Lemah 2.0 II V III VI VIII IX Gambar 6. Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan lingkungan internal dan eksternal perusahaan berupa strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.Kuat 3. Strategi ini dapat dilakukan dengan melakukan promosi yang lebih gencar dan berkesinambungan.99 3.99 Rendah 1. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT .0-4. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara).0 1. dan ancaman yang diperoleh melalui faktor internal dan eksternal dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. Hasil Analisis Matriks IE Rahat cafe dalam pemasarannya menempati posisi dalam sel V. Strategi pengembangan produk merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau menginovasi produk yang ada saat ini.0 2. Penetrasi pasar adalah mencari pangsa pasar yang lebih besar untuk produk atau jasa yang sudah ada sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar dan berkesinambungan.0 Sedang 2.

. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O. brosur. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. Promosi ini dilakukan agar konsumen umum mengetahui keseluruhan produk Rahat yang sudah ada dan produk baru yang dilengkapi dengan harga dari masing-masing produk. Strategi W-O (Weakness-Opportunity) Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi/memperkecil kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. tujuannya agar lebih efektif dan efisien sehingga konsumen dapat langsung mengetahui menu apa saja yang akan dipesan. alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Strategi S-O (Strength-Opportunity) Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. Selain itu. yaitu: 2. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui pembuatan informasi website secara jelas bukan hanya melalui mulut ke mulut. yaitu: 1. sehingga bukan saja ayam goreng melainkan tersedia juga daging sapi dan kambing serta berbagai menu makanan dan minuman yang lengkap. serta leaflet. Hal ini dikarenakan website merupakan sarana informasi keseluruhan dari manajemen sampai pemasaran. salah satunya yaitu promosi.yang dapat dilihat pada Tabel 34. Tetapi untuk saat ini Rahat cafe hanya menyediakan daftar menu makanan saja sebagai salah satu bentuk promosi secara langsung. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. Strategi ini dilakukan agar konsumen tidak merasa bosan akan menu makanan yang disediakan. Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O. meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu dapat meningkatkan nilai penjualan karena makanan yang dijual beranekaragam tetapi dengan hal ini Rahat cafe tidak melupakan segi kualitas dari masing-masing produk agar konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi makanan tersebut. brosur.

Memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. yaitu: 4. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T. Strategi W-T (Weakness-Threat) Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal. yaitu: 5. dalam hal ini adalah Rahat cafe harus memberikan yang terbaik untuk konsumen. baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya. konsumen dapat leluasa memilih tempat parkir yang akan dituju.3. dan konsumen juga akan betah berlama-lama untuk makan di tempat tersebut. Sedangkan menjaga hubungan baik dengan pemasok yaitu pemasok menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas sehingga Rahat cafe pun harus menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas bahan baku tetap terjaga dan mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku. Rahat cafe belum memiliki sertifikasi tersebut karena menurutnya tidak semua konsumen melihat hal tersebut melainkan konsumen lebih melihat kualitas makanan yang enak dan bersih walaupun memang dengan adanya sertifikasi halal yang . Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM muda dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta memberikan pelatihan dalam mengolah berbagai menu makanan maupun penggunaan teknologi. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. Namun. Strategi dalam menyediakan area parkir yang memadai dilakukan agar memberikan fasilitas kemudahan bagi konsumen yang memiliki kendaraan. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Sedangkan dalam pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting. konsumen akan lebih percaya dengan kualitas produk yang disediakan karena ada jaminan kesehatan dari BPOM. Alternatif yang dapat dilakukan pada strategi W-T. Strategi S-T (Strength-Threat) Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada.

O1. Banyaknya produk substitusi Strategi S-T 1. Tingkat persaingan cafe tinggi 2. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 5. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi halal dari BPOM (W1. Perubahan gaya hidup masyarakat 2.O4) 2. Hambatan masuk industri tinggi Strategi W-O 1. Kenaikan harga bahan baku 3. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 5.T5) .O5) Kelemahan (W) 1. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. Sebagai makanan ”Indonesian Foods. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok (S1. Tabel 34. Area parkir kurang memadai 4. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship (W4. Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi 4.S5. brosur. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu (S2. Harga yang cukup terjangkau 2. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Inovasi produk 3.T5) Ancaman (T) 1. Healthy.O2.O4.T3.O4) Strategi W-T 1. Nilai ROE yang besar 7. catering box. and Diet Foods” 6.S4. Tenaga terja tidak terspesialisasi 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 3.S2.W2.T3.T4.T1.T1. T2.S7.S8. Penggunaan website belum optimal Faktor Eksternal Peluang (O) 1.O3.merupakan nilai lebih bagi usaha atau bisnis makanan sehingga konsumen menjadi lebih aman makan di Rahat cafe. Cukup tersedia angkatan kerja 4. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Strategi S-O 1.S6.S9. Layanan telkom hotspot 9. Hasil Analisis Matriks SWOT Rahat Cafe Kekuatan (S) Faktor Internal 1. dan delivery order 5. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah (W2. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 2. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet.W3.W5. Perkembangan kemajuan teknologi 5.W5.O1.S3. Peningkatan kinerja karyawan 8.

Strategi dengan nilai TAS terkecil terdapat pada strategi WO yaitu memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah karena sampai . penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut: a. (TAS = 6. Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet.5. digunakan alat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). Strategi ini dilakukan karena loyalitas konsumen dilihat dari pelayanan yang baik serta kualitas produk yang tetap terjaga dari pemasok agar tetap memberikan rasa aman dan nyaman terhadap konsumen sehingga hal ini dapat meningkatkan jumlah konsumen dan pendapatan. dan strategi WT.499) Berdasarkan hasil analisis QSPM. strategi WO. (TAS = 5. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.22) b.013) d.3 Tahap Keputusan Tahap keputusan merupakan tahap yang terakhir untuk menentukan prioritas strategi terbaik yang akan dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). (TAS = 6. Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. yaitu strategi SO. Untuk menentukan prioritas strategi tersebut. Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif. strategi ST.349) c. dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi ST yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. (TAS = 5.6. Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM.826) e. brosur. (TAS = 5.

misalnya pelayanan yang kurang cepat yang mengakibatkan kebanyakan konsumen komplain. Namun. perlu ditingkatkan kembali pelatihan kepada karyawan agar tetap meningkatkan kualitas SDM agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan. menurut manager rahat dalam hal ini tidak begitu dipermasalahkan karena pihak manajemen Rahat cafe sebelumnya melakukan pelatihan kepada karyawannya hanya saja tidak dilakukan secara mendalam seperti di restoran-restoran besar. . Maka dari itu.saat ini di Rahat cafe masih ada tumpang tindih pekerjaan sehingga hal ini biasanya sering menghambat pekerjaan yang lain.

1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian. Rasio profitabilitas restoran KFC Taman Topi menghasilkan marjin laba bersih yang hampir sama dengan Rahat cafe sebesar 9 dan 8 persen. Ancaman utama adalah kenaikan harga bahan baku. Alternatif strategi pengembangan usaha terbaik yang harus dilakukan oleh restoran KFC Taman Topi adalah salah satu strategi S-O yaitu meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Analisis lingkungan eksternal yang menjadi peluang utama adalah perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi. Analisis lingkungan internal pada restoran KFC Taman Topi yang menjadi kekuatan utama adalah citarasa ayam goreng KFC yang gurih dan renyah. Analsisis eksternal yang menjadi peluang utama adalah peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat. Namun. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal. nilai ROE yang dihasilkan Rahat cafe sebagai non waralaba lebih tinggi sebesar 85 persen dibandingkan dengan ROE pada restoran KFC Taman Topi sebesar 27 persen. Analisis lingkungan internal pada Rahat cafe yang menjadi kekuatan utama adalah sebagai makanan ”Indonesian foods. Kelemahan utama adalah penggunaan website belum optimal.2 Saran Berdasarkan hasil penelitian analisis rasio profitabilitas dan rentabilitas serta analisis lingkungan internal dan eksternal yang dilakukan pada restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. 3.BAB V1 KESIMPULAN DAN SARAN 6. sehingga rasio keduanya baik. 6. Strategi terbaik yang harus dilakukan oleh Rahat cafe adalah strategi S-T yaitu meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. ada beberapa saran yang dapat diberikan yaitu : . 2. Ancaman utama adalah kekuatan tawarmenawar pemasok tinggi. healthy and diet foods”.

Kebijakan ini diharapkan agar restoran KFC Taman Topi mampu menyeimbangi persaingan harga yang ketat dengan pesaing sehingga penjualan dapat meningkat.Untuk restoran KFC Taman Topi: 1. Untuk Rahat cafe: 1. Melihat besarnya perbedaan nilai ROE. Meningkatkan kinerja karyawan agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan melalui spesialisasi pekerjaan. sebaiknya restoran KFC Taman Topi membuat kebijakan khusus dengan meningkatkan target penjualan dengan meminimalisir biaya operasional agar dapat meningkatkan Return on Stockholders Equity (ROE). 3. 2. Menyediakan layanan website secara optimal. Menyediakan layanan drive thru dengan cara memanfaatkan area parkir yang sudah ada. rasio profitabilitas dan rentabilitas antara restoran KFC Taman Topi dan Rahat cafe. Mempertahankan nilai ROE agar target penjualan dapat terus meningkat. Memanfaatkan area parkir yang sudah ada dengan sebaik-baiknya. Meningkatkan kualitas produk dengan membuat sertifikasi dari BPOM. Meningkatkan target pasar. Meningkatkan penggunaan website secara optimal. 3. 6. . 5. 2. khususnya masyarakat kota Bogor untuk berkunjung ke Rahat cafe dengan cara promosi yang lebih gencar. 4.

Buletin Teknologi dan Industri Pangan. Jakarta: Salemba Empat.S. Bogor [skripsi]. 2002. Firbani R. Amstrong. 2006. Bogor: Badan Pusat Statistik.R. 1997.. 2006. Bogor: Fakultas Pertanian. Fardiaz. Kotler P. Rahmadhoni. 1997. Kotler P. David F. Manajemen Pemasaran. 2006. Insitut Pertanian Bogor.R. Kota Bogor dalam Angka 2008. Terjemahan. Terjemahan. 1992. Partomo T.R. Pengantar Akuntansi 1. Terjemahan. Pengendalian Pangan dan Penerapan Pangan HACCP dalam Pengendalian Jasa Boga. Rahmayanti D.N. Analisis Strategi Pemasaran Restoran Waralaba Lokal (Studi Kasus Ayam Bakar Wong Solo Cabang Bogor) [skripsi]. Rachmadi B. 2004. Soejoedono. Institut Pertanian Bogor. Manajemen Strategis. [BPS] Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Institut Pertanian Bogor. 2008. David F. Edisi Ketujuh. Analisis Pendapatan dan Strategi Pemasaran Usaha Warung Tenda Pecel Lele di Sepanjang Jalan Pajajaran Bogor [skripsi]. 2008. Jakarta. Jilid I. Amstrong. Depok: Universitas Gunadarma.DAFTAR PUSTAKA Anggraini D. Manajemen Strategis. A. Ekonomi Skala Menengah dan Koperasi. Manajemen Pemasaran. . Analisis Strategi Pemasaran Restoran Sunda Pajajaran Bogor [skripsi]. Jakarta: PT Prenhallindo. Institut Pertanian Bogor. Bogor: Fakultas Pertanian. Kotler P.W. Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Perusahaan Agribisnis. 1993. Jilid II. 2007. Jakarta: Salemba Empat. 1994. Kadarsan H. Bogor: Fakultas Pertanian. Bogor: Fakultas Pertanian. Machmud A. Analisis Struktur Biaya dan Optimalisasi Pola Tanam Sayuran Organik di Permata Hati Organic Farm Cisarua. Jilid I. Jakarta: PT Indeks. Jakarta: Ghalia Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Volume 3. Edisi Kesembilan. Konsep-Konsep. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta: PT Indeks. Waralaba: Franchising The Most Practical and Excellent Way of Succeeding. Manajemen Pemasaran. 2005. 2004.

.D. Institut Pertanian Bogor. 2009. Bogor: Fakultas Pertanian. Edisi Keempat. Pengantar Akomodasi dan Restoran. Yulia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Bogor) [skripsi].Ratnasari R. 1995. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Riyanto B. 2008. 1999.E. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Siahaan P. Jawa Barat [skripsi]. Sulatirningrum S. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rajungan di PT Muara Bahari Internasional Kabupaten Cirebon. Bogor) [skripsi]. Yogyakarta: BPEF. Akuntansi Pengantar Pendekatan Terpadu. Endar. Analisis Strategi Pemasaran (Studi Kasus Ali Baba Restaurant. Sugiarto. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran Rice Bowl (Studi Kasus pada Restoran Rice Bowl Botani Square. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Institut Pertanian Bogor. Bogor: Fakultas Pertanian. 2006.T. 2003. Sulastiningsih A. Institut Pertanian Bogor.

LAMPIRAN .

Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Restoran KFC Taman Topi Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. Laki-laki 2. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 .Lampiran 1. objektif. dan benar adanya. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.

Tidak ada ketentuan dari KFC pusat 3. ≥ 15 tahun (lebih dari 15 tahun) 2..000 – Rp.00 – 21.000 3. Jika ya.... ≤ 3 tahun 3.. Sudah ada di peraturan di surat perjanjian kerja KFC pusat 3.. Sudah berapa lama Restoran KFC berdiri di Indonesia? 1... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Dari pukul berapa KFC Taman Topi dibuka? 1. Sudah peraturan dari KFC pusat 2. Tidak 5. 4. 6. Tidak 8. Apakah setiap shift untuk karyawan sore sampai malam ada tambahan uang transport? 1. Pukul 08. 12.. Berapa banyak outlet KFC di seluruh Indonesia? 1. sebutkan.. Lainnya. sebutkan. Jika tidak. sebutkan. Lainnya. 500... Lainnya. Ya 2.. Setiap karyawan pada shift pagi maupun sore tidak dibeda-bedakan 2. Antara Rp. Apakah masih bisa tenaga kerja kontrak untuk menjadi karyawan tetap? 1.. Apakah gaji tenaga kerja kontrak dan karyawan tetap dibedakan? 1. sebutkan. 700....tahun 2.. Lainnya. Tidak 11. . ≥ 50 outlet 2.00 – 22. sebutkan.. apa alasan Bapak/Ibu? 1... Ada perpanjangan kontrak untuk tenaga kerja yang belum tetap 2.. Ya 2. 600. Lainnya. Berapakah gaji untuk tenaga kerja kontrak? 1. Jika ya. ≥ 3 tahun 2.. apa alasan Bapak/Ibu? 1.Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 1.. sebutkan. Lainnya. sebutkan. sebutkan.. Lainnya.. sebutkan. 9. ≤ 50 outlet 3. Tenaga kerja kontrak dipekerjakan hanya sementara dan karyawan tetap selamanya 2. Jika ya.000 2. ≤ 15 tahun (kurang dari 15 tahun) 3... Antara Rp. outlet 3.000 – Rp. apa alasan Bapak/Ibu? 1.00 WIB 3.00 WIB 2.. Jika bagus kerjanya..... Pukul 08. langsung dijadikan sebagai karyawan tetap 3.tahun 10. Ya 2. 7... Lainnya. Berapa tahun masa kerja untuk tenaga kerja kontrak di KFC? 1. Lainnya. 500..

. Ya 2... 800.. 1. Ayam goreng crispy menggunakan banyak bumbu sedangkan original menggunakan bumbu tidak selengkap ayam goreng crispy 2. 23.. Bahan baku di wilayah Indonesia Timur lebih mahal 3. sebutkan..000 – Rp. 21. Tidak 18. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1. sebutkan.. 6000 3. Uang transport yang besar untuk mengantarkan bahan baku 2.500... ≥ Rp.. Tidak 19.000 3.. 14. 6000 2.. ≤ Rp..000. ≤ 200 ekor 3. Peraturan dari KFC pusat 2.. 2. Apakah KFC Taman Topi ini masih membayar sewa tempat? 1. ≥ 200 ekor 2. ≤ Rp. Tidak 16...... sebutkan.000. 24. Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan KFC berbeda di wilayah Indonesia Timur? 1.. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di KFC 2.. sebutkan. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan. sebutkan.. 1. Berapakah harga ayam goreng original? 1. 1. 800. Lainnya. lainnya. Bangunan sudah menjadi milik KFC 2. Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 1. sebutkan. Ketetapan harga dari KFC pusat 3. 22....ekor ayam . Lainnya.000 2. Mengapa harga ayam goreng crispy dan ayam original dibedakan? 1. Antara Rp.. 17. Tanggungjawab masing-masing outlet KFC 3.000 – Rp.500.13. Ya 2.. Berapakah gaji umum untuk karyawan tetap yang bekerja di store KFC Taman Topi? 1. Lainnya.. 5000 2. sebutkan.. sebutkan..000? 1. Jika ya... lainnya. ≥ Rp. Lainnya. 5000 3. 15..000 3. 20. ≥ Rp. Berapakah harga ayam goreng crispy? 1. Jika tidak.. sebutkan. Antara Rp. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2. Lainnya. ≤ Rp.. KFC Taman Topi membeli baru peralatan? 1. Lainnya.

26. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2.. Langsung dibuang 2. 35. ≤ 5 juta rupiah 3. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. sebutkan. Ada berapa jumlah tenaga kerja kontrak di KFC Taman Topi? 1. Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3..25. 27. Tidak 30... 33. ≥ Rp... Peralatan masak sudah rusak 2. sebutkan.. 29.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Berapakah harga ayam goreng crispy dan original yang dijual lengkap dengan nasi? 1.. biasanya pendapatan yang diperoleh KFC juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1. Lainnya. 36. 31.. apakah disimpan untuk esok harinya? 1.. sebutkan.. ≥ 100 orang 2. sebutkan. Lainnya.. Lainnya. Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di KFC Taman Topi? 1.. ≥ 10 orang . ≤ Rp.. Lainnya.. Jika tidak.. sebutkan. 12. Ya 2. ≥ 100 juta rupiah 2.. Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1. paha bawah) untuk dimasak ayam goreng crispy dan original? 1.000 3... Lainnya.. paha atas. paha atas. Tidak 34... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. 12. sebutkan. paha atas. Jika ya. lainnya. Ya 2.000 2.. Jika ya. paha bawah) 2... Sengaja membeli untuk persediaan 3. Berapakah pendapatan penjualan ayam goreng KFC Taman Topi tiap bulannya? 1. Tidak 32. Ayam goreng crispy ≥ 100 per potong ayam(dada. paha bawah) ayam goreng original ≥ 100 per potong ayam(dada. Biasanya pendapatan yang KFC peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1. ≤ 100 juta rupiah 3.. ≥ 5 juta rupiah 2. Selain membeli bahan baku... ≤ 100 0rang 3. sebutkan. Berapa jumlah per potong ayam (dada. Lainnya. Ya 2. sebutkan.. 28. Apabila ada sisa ayam goreng crispy maupun original yang tidak habis dalam sehari..

. Jika ya. Selain upah/gaji.. Jika ya.. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada tenaga kerja kontrak? 1. Tidak 41. Upah/gaji sudah termasuk uang THR 2. Untuk kesejahteraan karyawan 3.. Tidak ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3.2... Lainnya. .... Selain upah/gaji. Ya 2. Lainnya.. Ada ketentuan dari KFC di surat perjanjian kerja 3. ≤ 10 orang 3. ≤ 15 orang 3.. Ya 2. sebutkan. Tidak 39.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya. Tidak 43.. 40.. ≥ 15 orang 2. Jika Tidak.. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 42.. Ya 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 2. Apakah upah/gaji setiap tenaga kerja kontrak maupun tetap yang di store KFC tidak termasuk uang makan tiap hari? 1. Upah/gaji berikut juga uang THR 2.. sebutkan. Lainnya.orang 38. Lainnya.orang 37. apakah KFC Taman Topi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan tetap? 1... Ada berapa jumlah karyawan tetap di KFC Taman Topi? 1.. sebutkan.

Biaya air ...Gaji tenaga kerja .Sewa tempat .Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: ......... . .... . .............. ....Biaya telepon ........ Total Biaya Tetap Biaya Variabel: .. .. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) ............Biaya penyusutan investasi ...Pembelian bahan baku ........... Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) Analisis Keuntungan Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008– Oktober 2009 No....................Biaya listrik .

000 Total Biaya Tetap Biaya Variabel .155.956 . 5.000.249.000 1 tahun: Rp.400 – Rp.087.000.200 5.200 Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT. 7.155.000 x 12 bulan .000.668.000 x 12 bulan .155.Biaya telepon 1 bulan: Rp.060.Provit sharing 1 tahun: 30. 100.244 = Rp.246.Gas elpiji = Rp. 1.000 27.000.969.200 – 0 = Rp.000 1 tahun: Rp.000 12.Biaya listrik 1 bulan: Rp. 3. 3.408.569.Biaya penyusutan investasi . 666.000 1 tahun: Rp. 5.000.000 x 30 hari x 12 bulan . 1.000 x 30 hari x 12 bulan . dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp.Kantong plastik 1 bulan: 25 pak (20 plastik) x Rp. 48.720.000.000 30.000.200 EAT = EBT – Beban pajak = Rp. 740.200 576.067.421. 890.000 1 tahun: Rp. 3.000 36.000 36.000 x 12 bulan Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) 37.Pembelian bahan baku .155.000 6.Struktur Biaya Pada Restoran KFC Taman Topi Periode November 2008 – Oktober 2009 Keterangan Biaya Tetap: . 300.668. 48.724.Gaji karyawan 1 bulan: Rp.000.000 1.000. 200 1 tahun: Rp.200 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp.000 540.200 = Rp.600.000. 6.313.600.000 x 12 bulan .000 1 tahun: Rp.000 x 5 tabung x 30 hari x 12 bulan .569.Kardus/tempat membungkus produk take away 1 bulan: 500 kardus x Rp. 75. EBT.000.000 x 54 orang = Rp. 740. 740.000 5.000.Biaya air 1 bulan: Rp.000.200 – 74.000.000 60.060. 740.

500.408.400 = 10% 1. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 2.067.000.• Analisis Rasio Profitabilitas: 740.408. Marjin Laba Bersih • = EAT x 100% = 666.724.724.956 = 9% Penjualan 7.155.200 7.067.000 .956 = 27% Modal sendiri 2.400 Analisis Rasio Rentabilitas: ROE = EAT x 100% = 666.

Laki-laki 2. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. objektif. Kuesioner Penelitian untuk Struktur Biaya dan Tingkat Keuntungan Pada Rahat Cafe Bogor ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1.Lampiran 2. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. dan benar adanya.

sebutkan. Apakah Rahat cafe masih membayar sewa tempat? 1.. Bangunan bukan milik Rahat cafe sendiri 2. Lainnya. 8.. Apakah Rahat cafe sudah memiliki cabang? 1.. Pukul 10. 6.00 – 22. sebutkan.. 2.. Terpaksa beli karena peralatan sudah rusak 2..tahun 2. 700. Jika tidak. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 11..00 – 21..00 WIB 3..00 WIB 2. Tidak 12. Jika ya.000. sebutkan. Lainnya.. Ya 2.. Ketentuan dari Rahat cafe yang mengharuskan membeli peralatan apabila rusak . Lainnya. 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya.Pertanyaan (Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut bapak/ibu benar) 2. Sudah berapa lama Rahat cafe berdiri? 1. 500. 4.. Apakah penggunaan air dan listrik diperhitungkan dalam pengeluaran? 1. 7. Tidak 9. Dari pukul berapa Rahat cafe dibuka? 1... apa alasan Bapak/Ibu? 1.000 2.. Antara Rp...500.. Rahat cafe membeli baru peralatan? 1. Ya 2. Antara Rp... Ya 2. Lainnya. Ya 2.000 – Rp.000 3... 500.. sebutkan. 1. Berapakah gaji Bapak/Ibu sebagai manajer di Rahat cafe? 1.000 3.000 2. Pukul 08...000. Tidak 3.. Karyawan sedikit 2.. sebutkan.000 – Rp. sebutkan. 600. sebutkan. Rahat cafe belum berdiri lama 2. Berapakah gaji untuk karyawan Rahat cafe? 1. Lainnya.500. Antara Rp. 1.. Apakah karyawan di Rahat cafe bekerja shift? 1. Ya 2. Modal belum mencukupi 3. ≤ 3 tahun 3. 5. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 10.000 – Rp. Jika ya. Jika tidak. ≥ 3 tahun 2. Tidak 5. Apakah jika terjadi penyusutan peralatan.000 – Rp. Antara Rp.

Lainnya. 22. Lainnya. sebutkan. sebutkan. Tidak 21.. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Berapakah pengeluaran bahan baku untuk membeli ayam dalam sebulan? 1.. Biasanya pendapatan yang Rahat cefe peroleh digunakan untuk membeli bahan baku? 1. sebutkan.. 500. sebutkan. 10. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Mengapa harga setiap menu yang ditawarkan Rahat cafe berbeda? 4. 500. ≥ 50 orang 2.. Berapakah pendapatan penjualan nasi timbel yang memakai ayam goreng di Rahat cafe tiap bulannya? 4.. Jika ya.. ≥ Rp. ≥ Rp. Selain membeli bahan baku. Lainnya.. Sengaja membeli untuk persediaan 3. Lainnya. Lainnya. 18.. 20. sebutkan. sebutkan.. Lainnya. ≤ 50 ekor 6. ≤ 1 juta rupiah 6. 16.. Jika tidak... ≤ 50 0rang 3...000 3. 10. 7000 3. 13.. ≤ Rp.000 2. ≥ Rp... Ya 2...... sebutkan..ekor ayam 17.. 14.. Lainnya.. Langsung dibuang 2. ≥ 1 juta rupiah 5. Kira-kira ada berapa pembeli tiap harinya yang makan di Rahat cafe? 1.... Dilihat dari harga bahan baku yang mahal 5.. Ya . Berapa harga nasi timbel yang memakai ayam goreng? 1. Berapa kira-kira jumlah ayam per harinya pada saat belum di masak? 4. Apabila ada sisa ayam goreng yang tidak habis dalam sehari. Lainnya.. Lainnya..3. Apabila persediaan bahan baku sudah habis saja 2. Ya 2. lainnya. 24. ≤ Rp. ≥ 50 ekor 5...000 2. Tidak 23.. ≤ Rp... biasanya pendapatan yang diperoleh Rahat cafe juga digunakan untuk membeli peralatan masak? 1.. 7000 2. sebutkan. Kesulitan dalam membuat makanannya 6. 15. apakah disimpan untuk esok harinya? 1.000 3.. sebutkan. 19. Berapakah harga ayam goreng tanpa nasi timbel? 1.

Jika ya.. Selain upah/gaji. Struktur Biaya Pada Rahat Cafe Periode Desember 2008 –Desember 2009 Keterangan Biaya Tetap: . apa alasan Bapak/Ibu? 4. Lainnya... Jika Tidak. sebutkan.Biaya telepon ... Peralatan masak sudah rusak 2. Untuk kesejahteraan karyawan 6. apakah Rahat cafe memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan? 3.Gaji tenaga kerja . Upah/gaji sudah termasuk uang THR 5.. Lainnya. Tidak 25. Sebagai persediaan apabila peralatan tidak dapat dipakai 3. Sudah ketentuan bahwa uang makan diberi tiap hari untuk 1 kali makan 5.. Tidak 30. 29. 26.Sewa tempat .. Ya 4. ≥ 10 orang 5..Abodemen listrik . Tidak 28.Abodemen telepon Total Biaya Tetap Biaya Variabel: ...Biaya penyusutan investasi .Biaya listrik . apa alasan Bapak/Ibu? 1.2. sebutkan. Apakah upah/gaji setiap karyawan sudah belum termasuk uang makan tiap hari? 3. Tidak ada ketentuan dari Rahat cafe 6... Ada berapa jumlah karyawan yang bekerja di Rahat cafe? 4. Lainnya.orang 27. Jika ya..Biaya air Total Biaya Variabel Total Biaya (Biaya Tetap + Biaya Variabel) Nilai (Rp) . sebutkan. Ya 4.. sebutkan. Lainnya. ≤ 10 orang 6..Pembelian bahan baku . apa alasan Bapak/Ibu? 4.

657.700 = 10% • = EAT x 100% = 42. A B C D E F G H I J Keterangan Penerimaan Biaya Tetap Biaya Variabel Total Biaya (B + C) EBIT EBT EAT Marjin Laba Operasi (%) Marjin Laba Bersih (%) ROE (%) Total (Rp) Perhitungan keuntungan dengan menggunakan rumus EBIT.770 = Rp.657.200 = Rp. 48.800 – 1.825.000.612.861.612.030 Modal sendiri 50.825.000 EBT = EBIT – Beban bunga = Rp.Analisis Keuntungan Rahat Cafe Periode Desember 2008 – Desember 2009 No. 42. Marjin Laba Operasi = EBIT x 100% = Penjualan 4.030 Penjualan 494. EBT.000 – 4. 494.612.700 Analisis Rasio Rentabilitas: = 8% ROE = EAT x 100% = 42. 43.657.750.213. 43.093.750.700 – Rp.800 EAT = EBT – Beban pajak = Rp.030 • Analisis Rasio Profitabilitas: 3. dan EAT adalah sebagai berikut: EBIT = Penerimaan penjualan – Biaya penjualan = Rp.000 = 85% .700 = Rp. 446. 48.825. Marjin Laba Bersih 48.000 494.

Lampiran 3. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. KEKUATAN A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi usaha yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2. KELEMAHAN N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I J K L M N O 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2 3 2 1 2 B 3 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 1 3 C 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 3 2 1 2 D 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 2 1 2 E 2 2 2 3 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 1 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 G 3 1 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 H 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 2 3 1 2 I 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 2 K 2 2 3 2 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 L 1 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 M 2 2 2 2 2 2 2 1 2 3 2 3 1 2 N 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 2 3 3 2 O 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 Total 31 24 28 31 28 32 25 23 31 31 28 32 28 19 28 419 Bobot 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I J K L M N O 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 B 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 C 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 2 D 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 E 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 F 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 G 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 H 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 I 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 J 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 K 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 2 L 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 M 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 N 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 O 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Total 29 29 27 29 28 30 26 28 28 29 25 29 30 27 26 420 Bobot 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 1.000

Lampiran 4.

Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Restoran KFC Taman Topi di Bogor

1. PELUANG A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. ANCAMAN F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

Reponden 1: Bapak Tomi Yuliawan (Manajer Restoran)
A A B C D E F G H I 2 2 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 3 1 3 3 1 C 2 2 2 2 1 2 2 1 D 3 2 2 2 1 2 3 1 E 2 1 2 2 1 2 2 2 F 3 3 3 3 3 3 3 2 G 2 1 2 2 2 1 2 1 H 2 1 2 1 2 1 2 1 I 3 3 3 3 2 2 3 3 Total 19 15 18 16 18 9 19 20 10 144 Bobot 0.132 0.104 0.125 0.112 0.125 0.062 0.132 0.139 0.070 1.000

Reponden 2: Bapak Maman (Manajer Pemasaran KFC Pusat)
A A B C D E F G H I 1 2 1 3 1 1 3 3 B 3 2 2 3 2 2 1 2 C 2 2 1 2 2 3 3 2 D 3 2 3 2 2 3 3 3 E 1 1 2 2 1 2 1 2 F 3 2 2 2 3 2 2 2 G 2 2 1 1 2 2 2 2 H 1 3 1 1 3 2 2 1 I 1 2 2 2 2 2 2 3 Total 16 15 15 12 20 14 17 18 18 145 Bobot 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 0.096 0.117 0.124 0.124 1.000

Lampiran 5. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Total Responden 1 0.074 0.057 0.067 0.074 0.067 0.076 0.060 0.055 0.074 0.074 0.067 0.076 0.067 0.074 0.057 Responden 2 0.070 0.070 0.064 0.070 0.067 0.071 0.062 0.067 0.067 0.070 0.060 0.070 0.071 0.070 0.070 Rata-Rata 0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Internal
Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10. Sarana pendukung yang sudah lengkap 11. Tenaga kerja terspesialisasi 12. Pelayanan internet corner 13. Promosi cukup dilakukan Kelemahan 14. Penggunaan website belum optimal 15. Tidak memiliki layanan drive thru Responden 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 2 3 Responden 2 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 2 3 Rata-Rata 4 4 3.5 3.5 4 3.5 3 4 4 3.5 3.5 3.5 3.5 2 3

Lampiran 6. Rata-Rata Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Restoran KFC Taman Topi Nilai Bobot Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Responden 1 Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup 0.132 masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 0.104 3. Peningkatan pendapatan dan daya 0.125 beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 0.112 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi 0.125 teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 0.062 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok 0.132 tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 0.139 Tingkat persaingan dalam industri 0.070 restoran tinggi Total Responden 2 0.110 0.103 0.103 0.083 0.138 Rata-Rata 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131

0.096 0.117 0.124 0.124

0.080 0.124 0.131 0.097 1.000

Nilai Rating Rata-Rata Faktor Strategis Eksternal
Faktor Eksternal Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 6. Hambatan masuk industri tinggi 7. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 8. Kenaikan harga bahan baku 9. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Responden 1 4 4 4 4 4 Responden 2 4 4 4 3 4 Rata-Rata 4 4 4 3.5 4

1 1 4 4

2 1 2 1

1.5 1 3 2.5

Lampiran 7. Tabulasi Jawaban Responden Untuk Prioritas Strategi Pada Restoran KFC Taman Topi

Faktor Strategis

Strategi 1 Responden 1 2 4 4 3 3 3 4

Ratarata

Strategi 2 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 3 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 4 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 5 Responden 1 2

Ratarata

Strategi 6 Responden 1 2

Ratarata

Faktor Internal Kekuatan 1. Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah 2. Lokasi KFC yang strategis 3. Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen 4. Kualitas produk terjaga 5. Inovasi produk 6. Strategi harga khusus untuk menu goceng 7. Harga yang cukup terjangkau 8. Memiliki sertifikasi halal dari MUI 9. Memiliki fasilitas birthday party 10.Sarana pendukung yang sudah lengkap 11.Tenaga kerja terspesialisasi 12.Pelayanan internet corner 13.Promosi cukup dilakukan Kelemahan 1. Penggunaan website belum optimal 2. Tidak memiliki layanan drive thru

3.5 3.5 3.5

4 3 3

4 2 3

4 2.5 3

4 4 4

3 4 4

3.5 4 4

1 4 4

2 2 4

1.5 3 4

4 2 4

3 2 4

3.5 2 4

3 2 4

3 4 4

3 3 4

3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4

3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4

4 4 4 4 4 3 3 2 1 4 3 3

4 4 4 3 4 2 2 2 2 4 3 2

4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5

3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 2 3 2 3 2 2 3 4 4

3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4

3 3 2 2 2 3 2 4 2 3 3 2

4 4 3 2 2 2 2 4 3 3 4 3

3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5

4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4

4 3 3 3 4 2 4 1 2 3 3 1

4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5

4 2 3 3 2 3 3 2 1 3 2 4

4 2 2 2 4 2 2 3 1 2 2 4

4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4

Peluang 1. Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat 2. Pertumbuhan jumlah penduduk 3. Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat 4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Ancaman 1. Hambatan masuk industri tinggi 2. Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi 3. Kenaikan harga bahan baku 4. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi

4 4 4 3 4

4 3 4 2 4

4 3.5 4 2.5 4

3 1 4 1 4

3 2 3 1 3

3 1.5 3.5 1 3.5

2 4 4 2 4

4 4 2 2 4

3 4 3 2 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

2 3 2 4 4

3 2 3 1 4

4 1 4 1 2

3.5 1.5 3.5 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 3 4 1 3

4 4 3 4

3 3 2 4

3.5 3.5 2.5 4

2 4 3 3

4 4 4 3

3 4 3.5 3

4 3 3 3

4 2 2 2

4 2.5 2.5 2.5

3 3 2 3

2 2 2 3

2.5 2.5 2 3

1 4 2 4

3 4 3 2

2 4 2.5 3

2 4 1 2

1 1 1 3

1.5 2.5 1 2.5

Lampiran 8. Hasil Matriks QSPM Restoran KFC Taman Topi
Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Total Bobot Strategi 1 AS TAS 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 4 3 3 4 3.5 3 3.5 4 3.5 4 4 3.5 4 2.5 4 3.5 3.5 2.5 4 0.252 0.220 0.227 0.252 0.234 0.292 0.183 0.174 0.28 0.252 0.189 0.255 0.276 0.252 0.252 0.484 0.360 0.456 0.487 0.524 0.28 0.434 0.327 0.388 7.33 Strategi 2 AS TAS 4 2.5 3 4 4 4 3.5 4 2.5 2.5 2 1.5 4 3 2.5 3 1.5 3.5 1 3.5 3 4 3.5 3 0.288 0.157 0.681 1.008 0.936 1.168 0.213 0.232 0.175 0.18 0.126 0.109 0.276 0.216 0.157 0.363 0.154 0.399 0.195 0.458 0.24 0.496 0.458 0.291 8.976 Strategi 3 AS TAS 3.5 4 4 3.5 3.5 3 3.5 3 3 3 2.5 3 3.5 4 4 3 4 3 2 4 4 2.5 2.5 2.5 0.252 0.252 0.26 0.252 0.234 0.219 0.213 0.174 0.21 0.216 0.157 0.219 0.241 0.288 0.252 0.363 0.412 0.342 0.39 0.524 0.32 0.31 0.327 0.242 6.669 Strategi 4 AS TAS 1.5 3 4 3.5 3.5 2.5 2 2 2.5 2 4 2.5 3 3.5 2.5 2 3 2 4 4 2.5 2.5 2 3 0.108 0.189 0.26 0.252 0.234 0.182 0.122 0.116 0.175 0.144 0.252 0.182 0.207 0.252 0.157 0.242 0.309 0.228 0.78 0.524 0.2 0.31 0.262 0.291 5.978 Strategi 5 AS TAS 3.5 2 4 4 3.5 3.5 3.5 4 3 3.5 2 3 3.5 3.5 2.5 3.5 1.5 3.5 1 3 2 4 2.5 3 0.252 0.126 0.26 1.008 0.234 0.255 0.213 0.232 0.21 0.252 0.126 0.219 0.241 0.252 0.157 0.423 0.154 0.399 0.195 0.393 0.16 0.496 0.327 0.291 6.875 Strategi 6 AS TAS 3 3 4 4 2 2.5 2.5 3 2.5 2.5 2.5 1 2.5 2 4 4 3 4 1 3 1.5 2.5 1 2.5 0.216 0.189 0.26 1.008 0.134 0.182 0.152 0.174 0.175 0.18 0.157 0.073 0.172 0.144 0.252 0.484 0.309 0.456 0.195 0.393 0.12 0.31 0.131 0.242 6.108

0.072 0.063 0.065 0.072 0.067 0.073 0.061 0.058 0.070 0.072 0.063 0.073 0.069 0.072 0.063 0.121 0.103 0.114 0.195 0.131 0.080 0.124 0.131 0.097

Lampiran 9. dan benar adanya. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . objektif. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Restoran KFC Taman Topi ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat.

....... apa alasan Bapak/Ibu? ... yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1. Tidak 4..... Tidak 2.. Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a....Lingkungan Bisnis.. dan investasi? 1..... ……………… 2. Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? .......... biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1..... b.. Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada......... ……………… 3... 2. Ketiganya d. Faktor sosial yang ada di KFC.. Lingkungan industri 1...... dibagi atas dua lingkungan... suku bunga.. dapat mempengaruhi kinerja KFC? 1. ...... Tidak 2.. .. ……………… 3... Ya 2. Ya 2........ Faktor Sosial 1... Jika ya. Apakah Restoran KFC berpengaruh terhadap inflasi... sebutkan: 1.. sebutkan alasan Bapak/Ibu?. Bagaimana kriteria tenaga kerja di KFC? Sebutkan: 1. . Apakah dengan teknologi yang sudah ada. Ya 2. Jika ya..... Faktor Teknologi 1... Gaya hidup 3. Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? ........ ……………… 3. Adat-istiadat 4.. Faktor Politik 1... Lingkungan jauh 2. sebutkan: 1...... 3........... Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 1. c........ Faktor Ekonomi 1. 5..... Sikap 2..... .............. Jika ya..... ……………… 2... apa alasannya? ... 4.......... Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada. ……………… 2...... 3.

Ya 2. Tidak d... 5. Apakah restoran KFC bekerjasama dengan stakeholder? 1....Ya . Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b. Tidak 2... Tidak f. Ya 2. Berkisar berapa harga mesin display holding cabinet? 1. Lingkungan Industri e... Ancaman Produk Pengganti 1..... ≥ 20 juta 2.. Biasanya teknologi berupa apa?. Lingkungan Industri a. Ya 2...... sebutkan.......... Ancaman Masuk Pendatang Baru 1.. Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi KFC? 1. Tidak 4. Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1. Apakah restoran KFC melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan KFC? 1... Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi restoran KFC? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c. Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1. 2...Ya 2.. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1.... ≤ 20 juta 3... Lainnya.. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1.....Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 1.

.. Lingkungan masyarakat 4.... Pelayanan purna jual 5.. . Lainnya...... Apakah KFC dalam hal pasar dan pemasaran. sebutkan.. Pangsa pasar 2. Pendekatan Fungsional 1.................... Kegiatan promosi 3. Kegiatan Produksi-Operasi 1. Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4.. Tidak 2. Ya 2... Kreditor 5........... Sumberdaya Manusia 1. Bentuk motivasi kerja karyawan di KFC dapat berupa apa? 1.. 3. Produktivitas 2. Pemerintah 2...... Apakah terjadi persaingan dengan restoran-restoran lain? 1.. 3...... Pemasok 6...... Pengendalian distributor 2. . Apakah KFC memperhatikan faktor berikut? 1.. .. 2. ........ harus memperhatikan hal ini? 1. Tidak 3. 1. 4...... Keterampilan dan motivasi kerja 3.. Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1. Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan.2.. Keuangan dan Akuntansi 1..... Ya 2.. Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a...... Apakah restoran KFC memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1... Serikat pekerja 3...... Tidak 2.. Ya 2.. apa alasannya?. Pasar dan Pemasaran 1.. Jika ya. Manajemen SDM 2...

Agar konsumen tidak merasa bosan dengan ayam goreng saja 3. dan sebagainya 2.. Lainnya. Dissert. Agar karyawan nantinya dapat bekerja dengan baik 2. 3. Tidak . Lainnya. 4. Lainnya. pada tingkat pendidikan apa manajer dapat dipilih? 1... Bagaimana KFC Taman Topi memberikan pelayanan kepada konsumen? 1. sebutkan. sebutkan.. Lainnya. Hanya karena sudah ada di peraturan KFC pusat agar karyawan diberikan pelatihan terlebih dahulu 3. S2 3... Ya 2.. 12. sebutkan... Tidak 7.. Supplier ayam 3. Apakah kelebihan KFC dengan pesaing yang sama dalam menjual ayam goreng? 1.. sebutkan....... 11. Memberikan keramahan kepada konsumen 2. sebutkan. Jika ya... Melihat lokasi KFC disekitar KFC didirikan 2. Lainnya... KFC chuky. RPA (Rumah Potong Ayam) 2... 8. KFC goceng. Ya 2.. Lainnya.. sebutkan. KFC memiliki cita rasa yang khas ayam goreng 2. Memuaskan keinginan konsumen agar dapat memilih menu selain ayam goreng 2. Apakah KFC memilih karyawan dengan pelatihan dahulu? 1.. SI 2. Jika ya... KFC memiliki ayam goreng yang ukurannya besar 3. Lainnya. Tidak 9.. sebutkan.(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1.. Tidak 5. Ya 2. Ya 2. Selain ayam goreng.. sebutkan. Didatangkan dari manakah bahan baku ayam ke KFC? 1. menu apa saja yang dihidangkan? 1. Lainnya. 10. Apakah KFC biasanya memilih manajer yang memiliki pendidikan tinggi? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Mengapa KFC menyediakan menu lain selain ayam goreng? 1. apakah KFC Taman Topi menyediakan menu lainnya? 1. Melihat harga pasar 3. 2. Bagaimana KFC Taman Topi dalam menetapkan penetapan harga? 1. Apakah mutu bahan baku dan ayam diperhatikan? 1.. 6. Jika ya.

sebutkan. Ada berapa outlet yang tersebar diseluruh Indonesia? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 19.... Jika ya. sebutkan. Apakah KFC sebagai restoran siap saji memberikan kemudahan bagi konsumen? 1.. 18. Jika ya. Tidak 15.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. lainnya.. Ya 2.. Ya 2.. Apakah pengelolaan situs website KFC Taman Topi sudah optimal? 1.. Promosi paket goceng 2... Konsumen tidak menunggu lama untuk makan 2..13. ≤ 10 outlet 3... sebutkan.. Ya 2.. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ya 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan... Lainnya. Jika tidak. 23. Tidak 22. Lainnya. Tidak 17... sebutkan. Lainnya. Apakah KFC Taman Topi sering melakukan promosi? 1... 25. ≥ 1000 outlet 2. ≤ 1000 outlet 3.. Apakah ayam goreng KFC aman untuk dikonsumsi? 1. sebutkan. Jika ya... Agar aman dikonsumsi konsumen 2. ≥ 10 outlet 2. Informasi telat dimasukkan 2. Ya 2.. Jika ya. Tidak 26. 16.. Lainnya. 14. 24. . Jika ya. sebutkan. Sudah teruji dengan memperoleh sertifikasi halal dari MUI 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan. 20.. Jika ya. Lainnya. Mempermudah konsumen untuk mengetahui informasi KFC Taman Topi di Bogor 2. sebutkan.. Lainnya.. Lainnya. promosi apa yang Bapak/Ibu lakukan? 1... Lainnya... 21. Agar ada pergantian karyawan 2.. Ada berapa outlet KFC di daerah Bogor? 1. Apakah KFC Taman Topi memberlakukan sistem kerja kontrak bagi karyawannya? 1.

. Apakah KFC Taman Topi tetap membayar pajak kepada pemerintah setempat? 1. Apakah dengan pembukaan store baru dilakukan promosi? 1...... Produksi negara mana alat menggoreng ayam pada KFC? 1. Tidak 38.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 31. Memberikan kesempatan pada setiap konsumen untuk mengenal KFC yang baru dibuka 3.. Bahan baku menjadi mahal 2. maka ayam goreng KFC tidak takut dengan isu flu burung 2. 39. Tidak . Apakah dengan adanya krisis ekonomi terjadi kenaikan harga bahan baku? 1. Lainnya. sebutkan.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Ketentuan pemerintah 2.. Ya 2... Ya 2. sebutkan. 32. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Eropa 3. sebutkan.. sebutkan. Lainnya. 30. Lainnya. Jika tidak.. Dengan standarisasi keamanan. Ya 2.. Ya 2.... Amerika Serikat 2. Tidak 36. Jika ya. Kira-kira ada berapa pengunjung yang datang ke KFC Taman Topi tiap harinya? 1.. Lainnya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Lainnya.. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik 2.. Jika ya. Tidak 33. Ya 2. sebutkan. ≤ 200 pengunjung 3. ≥ 200 pengunjung 2.. Ya 2. Jika ya.. harga ayam goreng KFC mengalami kenaikan? 1.. 34.. Agar konsumen disekitar pembukaan store baru mengetahui KFC akan di buka 2. Lainnya. Tidak 28. 37. sebutkan. 35. Lainnya. Jika ya. Apakah terjadi kenaikan bahan baku.. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. 29. Apakah dengan isu flu burung tahun kemarin.. penjualan ayam goreng KFC menjadi menurun? 1. Apakah peralatan yang digunakan KFC Taman Topi sudah modern? 1.27.

. Lainnya. apa pesaingnya? 1. sebutkan. Pernakah KFC... Jika tidak. Jika ya. Apakah KFC Taman Topi memiliki pesaing? 1. Lainnya. Tidak 42.. sebutkan. Ya 2.. 45. Lainnnya. KFC pusat sudah memperhitungkan harga ayam goreng apabila harga bahan baku termasuk ayam naik 3. CFC 3. Jika tidak. . Lainnya.. Memiliki supplier gas tersendiri 2.. 43. sebutkan..40. Restoran padang 2.... Jika ya. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 44... khususnya KFC Taman Topi pernah mengalami kelangkaan gas elpiji? 1. 41. Ya 2.. sebutkan... apa alasan Bapak/Ibu? 1. Tidak 46. CFC 3. Ya 2. Apakah KFC memiliki pesaing dengan restoran lain? 1. McD 2. restoran apa yang menjadi pesaing? 1.

2. Petunjuk Umum: 1. Petunjuk Khusus: 1. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat. 2. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden. 3. Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini. Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan/usaha dalam bisnis Restoran KFC Taman Topi. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. dan sebaliknya) .PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Restoran KFC Taman Topi. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Restoran KFC Taman Topi adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Restoran KFC Taman Topi. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten. 4.

. I Total A B C . I Total Keterangan: 2... Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Restoran KFC Taman Topi Faktor Strategis Eksternal A B C . Kekuatan A = Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah B = Lokasi KFC yang strategis C = Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen D = Kualitas produk terjaga E = Inovasi produk F = Strategi harga khusus untuk menu goceng G = Harga yang cukup terjangkau H = Memiliki sertifikasi halal dari MUI I = Memiliki fasilitas birthday party J = Sarana pendukung yang sudah lengkap K = Tenaga kerja terspesialisasi L = Pelayanan internet corner M = Promosi cukup dilakukan 2. O Total Keterangan: 2.1... Peluang A = Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat B = Pertumbuhan jumlah penduduk C = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat A B C .... Kelemahan N = Pelayanan website belum optimal O = Tidak memiliki layanan drive thru 2. O Total . Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Restoran KFC TamanTopi Faktor Strategis Internal A B C .

D = Cukup tersedia angkatan kerja E = Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi 2. Ancaman F = Hambatan masuk industri tinggi G = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi H = Kenaikan harga bahan baku I = Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi .

7. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. 3.PENENTUAN RATING 3. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a. Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. 2. 5. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. b. Pertanyaan: Menurut Bapak. 11. 8. Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing. 12. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing. Faktor Strategis Internal KEKUATAN Citarasa ayam goreng yang gurih dan renyah Lokasi KFC yang strategis Kecepatan dan pelayanan yang ramah terhadap konsumen Kualitas produk terjaga Inovasi produk Strategi harga khusus untuk menu goceng Harga yang cukup terjangkau Memiliki sertifikasi halal dari MUI Memiliki fasilitas birthday party Sarana pendukung yang sudah lengkap Tenaga kerja terspesialisasi Pelayanan internet corner Promosi cukup dilakukan Rating . Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 9. 13. 10. 4. 6.

Pertanyaan: Menurut Bapak. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. . Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 2. respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata. Skala 3 = tinggi. b. Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah. Skala 4 = sangat tinggi. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Pelayanan website belum optimal Tidak memiliki layanan drive thru Rating 4. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. b.• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. Skala 2 = rendah.

respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang. 3. 5. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. Skala 3 = rendah. b. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. 4. . Skala 2 = tinggi. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan pola dan gaya hidup masyarakat Pertumbuhan jumlah penduduk Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi Rating 5. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d.Pertanyaan: Menurut Bapak. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior. 2. Skala 4 = sangat rendah. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak.

bagaimana kondisi Restoran KFC Taman Topi dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Restoran KFC Taman Topi sebagai berikut: No 1. Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Hambatan masuk industri tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Kenaikan harga bahan baku Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi Rating . 3.Pertanyaan: Menurut Bapak. 2. 4.

Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Restoran KFC Taman Topi KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RESTORAN KFC TAMAN TOPI ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1.Lampiran 10. dan benar adanya. Laki-laki 2. Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . objektif.

KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. Strategi 3 : Meningkatkan efektifitas promosi melalui website. Strategi 5 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. dan media masa. apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat. Strategi 6 : Menyediakan layanan drive thru dengan memanfaatkan area parkir yang ada untuk meningkatkan penjualan. Strategi 2 : Meningkatkan pengembangan produk melalui penganekaragaman rasa. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi dan pemasaran. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas. . Mengajukan pertanyaan. Jika jawabannya ”Tidak”. maka kolom AS tidak perlu diisi. Strategi 4 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. iklan. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan.

4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS Strategi 6 AS TAS .2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. 3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

000 30.000 14.000 25.000 20.000 12.000 17.000 15.000 18. Daftar Menu Rahat Cafe Nama Menu Nasi cobek ayam Nasi timbel ayam komplit Nasi tutug oncom komplit Nasi ayam bakar jumbo Sop buntut Sop iga jumbo Bistik iga bakar hot plate Capcay spesial Udang saus tiram Sapi lada hitam hot plate Ayam gepuk Ayam lada hitam hot plate Nasi putih Nasi timbel polos Nasi tutug polos Nasi cobek polos Ayam jumbo protein Sate ayam diet Tempe bakar Sup kacang merah Spaghetti ayam Protein mix (minuman) Aneka Nasi Goreng: Nasi goreng telur Nasi goreng spesial Nasi goreng seafood Nasi goreng seafood spesial Nasi goreng ayam Nasi goreng ayam spesial Nasi goreng kambing Nasi goreng ikan asin Nasi goreng sapi Nasi goreng sapi spesial Aneka omlet: Omelet mix (sosis daging keju) Omelet seafood Healthy juice: Langsing ramping Yogi orange bery Apple super Avocado banana milk Soy belle yoghurt Slim and beauty Soy strawberry Slim melon Es bubur buah vanila/strawberry Es buah salju Harga (Rp) 17.000 25.000 3.000 12.000 15.000 17.000 20.000 20.000 16.000 25.Lampiran 11.000 .000 15.500 17.000 19.500 5.000 5.000 14.000 13.000 7.000 15.000 15.000 12.000 17.000 5.000 16.000 23.000 16.000 14.000 13.000 23.000 14.000 10.000 14.000 13.000 11.000 15.000 18.

000 7.500 9.000 .500 9.000 11.000 9.000 11.000 12.000 8.000 9.000 8.000 10.000) Es campur Es lemon tea Es capucino Es jeruk Es cokelat Es soda susu Jus alpukat Jus jeruk Jus melon Jus strawberry Jus anggur (antioksidan) Jus jambu Minuman panas: Bandrek Bansus (bandrek dan susu) Teh madu jahe Kopi susu Roti bakar keju Roti maryam madu Roti maryam keju Roti maryam keju coklat 6.500 8.000 9.000 10.000 9.Susu kedelai Aneka es dan juice + float es krim (Rp.000 10.000 6.000 11.3.000 6.000 12.

Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2.Lampiran 12.054 0.069 0. KELEMAHAN J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I J K L M N 2 2 2 2 1 2 1 1 2 1 2 2 1 B 2 2 2 2 2 1 1 1 2 1 2 2 2 C 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 D 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 2 2 E 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 1 2 1 F 3 2 3 3 3 2 2 2 3 1 2 3 3 G 2 3 2 2 3 2 1 1 3 2 2 2 2 H 3 3 2 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 I 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 J 2 2 2 2 2 1 1 1 1 2 2 2 2 K 3 3 2 2 2 3 2 1 2 2 2 2 1 L 2 2 3 3 3 2 2 2 1 2 2 2 1 M 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 N 3 2 3 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 Total 31 30 29 30 32 20 25 18 19 30 25 25 28 22 364 Bobot 0.082 0.082 0.080 0.088 0.069 0. Penilaian Responden Terhadap Faktor Internal Rahat Cafe di Bogor 1.000 .082 0.052 0.077 0. catering box. KEKUATAN A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box.049 0. dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods.060 1.069 0.085 0.

117 0. Penilaian Responden Terhadap Faktor Eksternal Rahat Cafe di Bogor 1.092 0.074 0.086 0.111 1.000 . ANCAMAN E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitusi Reponden 1: Bapak Dedi Suwardi (Manajer) A A B C D E F G H I 2 1 2 2 3 2 2 3 B 2 1 1 2 1 2 2 2 C 3 3 2 2 3 3 2 2 D 2 3 2 2 2 1 3 3 E 2 2 2 2 2 1 2 2 F 1 3 1 2 2 2 2 3 G 2 2 1 3 3 2 2 2 H 2 2 2 1 2 2 2 2 I 1 2 2 1 2 1 2 2 Total 15 19 12 14 16 15 17 19 18 162 Bobot 0. PELUANG A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi 2.117 0.098 0.Lampiran 13.092 0.105 0.

069 0. Belum memiliki sertifikasi dari BPOM 11.085 0. 4.082 0.069 0.Lampiran 14. Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM 11.080 0. Inovasi produk 3. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14. Layanan telkom hotspot 9. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12. Penggunaan website belum optimal Bobot 0. dan delivery box 5.049 0. dan delivery box 5. Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan 14. Area parkir kurang memadai 13. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Internal Faktor Internal 1.088 0.077 0.054 0. Sebagai makanan “Indonesian Foods. Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Healthy and Diet Foods” 6. Area parkir kurang memadai 13. Pelayanan yang baik terhadap konsumen 4. 3.069 0. catering box.082 0. Healthy and Diet Foods” 6. 2.052 0. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10. Sebagai makanan “Indonesian Foods. Peningkatan kerja karyawan 8.060 Nilai Rating Faktor Strategis Internal Faktor Internal Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box. Tenaga kerja tidak terspesialisasi 12. Harga yang cukup terjangkau 2. Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 10. Layanan telkom hotspot 9. Nilai ROE yang besar 7. Rating 4 4 3 3 4 3 3 3 3 1 2 1 1 1 . Peningkatan kerja karyawan 8. Penggunaan website belum optimal 1.082 0. Nilai ROE yang besar 7. catering box.

7. 7. Nilai Bobot dan Rating Faktor Strategis Eksternal Pada Rahat Cafe di Bogor Nilai Bobot Faktor Strategis Eksternal 1. 9.086 0. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Bobot 0. Faktor Eksternal Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating 4 4 2 4 3 1 4 2 4 .098 0.111 Nilai Rating Faktor Strategis Eksternal 1. 2. 6.074 0. 9. 8.105 0. 2.092 0. 4. 5. 6. 3. 5. 8. 4.092 0.117 0. 3.117 0.Lampiran 15.

082 0.368 0.098 0.138 0.18 0.154 0.082 0.324 0. catering box.138 0.352 1 1 2 3 0.344 0.085 0.368 0.246 0.069 0.246 2 0.074 0.086 0.231 0.069 0.296 0.34 4 0.162 0.344 4 4 4 4 2 4 3 1 3 0.222 0.344 4 1 3 3 3 4 4 3 4 0.12 0.468 0.255 3 0.216 0.164 4 0.082 0.294 .052 0.308 0.468 0.255 3 0.328 0.148 0.049 0.117 0.392 3 0.352 2 4 1 2 0.104 Strategi 2 AS TAS 2 0.207 0.368 0.Lampiran 16.392 3 0.328 4 0.049 0.24 0.088 0.344 2 4 1 2 2 2 2 4 4 0.069 0.092 0.147 0.32 3 0.24 0.34 0.080 0.308 0.276 0.16 3 0.32 4 0.156 Strategi 3 AS TAS 3 0.328 4 0.12 0. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods. Hasil Matriks QSPM Rahat Cafe Faktor Sukses Kritis KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box.052 0.246 4 0.184 0.18 0.108 0.17 3 0.069 0.164 0.138 0.060 0.246 4 0.352 3 4 3 3 0.162 0.276 0.368 0.258 4 0.098 0.054 0.246 0.147 0.352 0.069 0.156 Strategi 5 AS TAS 3 0.077 0.16 2 0.222 0.328 0.276 0.294 4 0.294 2 2 1 4 4 4 4 3 4 0.164 0.246 4 0.069 0.351 0.207 0.276 0. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi halal dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Bobot Strategi 1 AS TAS 4 4 3 3 4 3 3 3 2 0.074 0.352 4 2 2 1 0.069 0.104 Strategi 4 AS TAS 4 0.276 0.231 0.069 0.328 0.468 0.054 0.246 2 0.098 3 2 1 3 3 4 4 2 4 3 0.

013 3 0.117 1 0.499 .117 0.315 0.22 1 3 2 4 0.Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Total 0.444 6.276 4 0.826 2 0.184 4 0.42 1 0.349 2 0.184 4 0.276 0.444 5.234 0.105 0.444 6.468 0.092 0.111 5.111 3 4 4 4 0.42 4 0.117 4 0.092 0.42 1 0.468 4 0.444 5.42 0.

objektif. karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. dan benar adanya. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 .Lampiran 17. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Penentuan Bobot dan Rating Faktor Strategis Internal dan Eksternal Rahat Cafe ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama : Pekerjaan/Jabatan : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap.

.. Adat-istiadat 4. suku bunga.. 4.. ……………… 6... Faktor Teknologi 1... Jika ya..... 2............ Apakah dengan teknologi yang sudah ada..... . ........ Ya 4. Apakah terdapat peraturan tentang keamanan dan kesehatan kerja? Jika ada. Bagaimana kriteria tenaga kerja di Rahat Cafe? Sebutkan: 1... apa alasan Bapak/Ibu? .. Lingkungan Jauh (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) a. dan investasi? 1..... yaitu: • Lingkungan Eksternal : 1. Gaya hidup 3... ……………… 5.. ……………… 2.... Tidak 2. ……………… 5.. sebutkan: 4... Apakah produktivitas sumberdaya manusia dan teknologi sudah maju? .. Apakah Rahat Cafe berpengaruh terhadap inflasi. Tidak 4. 5... 3.. ……………… 6. sebutkan alasan Bapak/Ibu?.. dibagi atas dua lingkungan. biasanya terdiri dari aspek mana saja? Sebutkan: 1...... ... 3........Lingkungan Bisnis...... Ya 2.... Jika ya.... ……………… 3.... Faktor sosial yang ada di Rahat Cafe..... Tidak . Apakah masih berlaku sistem perpajakan? 3. Lingkungan jauh 2...... Sikap 2....... Faktor Sosial 1. b...... Faktor Politik 1.. sebutkan: 4.... Faktor Ekonomi 1....... Apakah terdapat Undang-Undang tentang lingkungan dan perburuhan? Jika ada... Siapakah yang berperan dalam penetapan harga produk? ..... c..... dapat mempengaruhi kinerja Rahat Cafe? 1. Lingkungan industri 1. Ya 2......... Ketiganya d....

.. apa alasannya? ... Apakah ada waktu keusangan teknologi kemudian mengharuskan diganti dengan yang baru? 3. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Skala Ekonomi • Diferensiasi produk • Kecukupan modal • Akses ke saluran distribusi • Ketidakunggulan biaya independen • Peraturan pemerintah b. Faktor-faktor manakah di bawah ini yang sering mempengaruhi Rahat Cafe? • Jumlah kompetitor • Tingkat pertumbuhan industri • Karakteristik produk • Biaya tetap yang besar • Kapasitas • Hambatan keluar c. Jika ya... Apakah produk pengganti atau substitusi mengancam produk utama? 1. 2..... Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok 1.. Apakah kekuatan tawar-menawar pemasok dalam hal menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk atau servis mempengaruhi Rahat Cafe? 1.. Lingkungan Industri a.. Ya 2. Lingkungan Industri e.. Ancaman Produk Pengganti 1........ Tidak d.. Ancaman Masuk Pendatang Baru 1.... Tidak 4. Biasanya teknologi berupa apa?. Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri 1.... Tidak .. Pengaruh Kekuatan Stakeholder Lainnya 1. 3.2.. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli 1..... Apakah Rahat Cafe bekerjasama dengan stakeholder? 1..Ya 2.... Tidak 2. Apakah Rahat Cafe melihat dari sisi tawar-menawar pembeli dalam menentukan harga maupun dalam meningkatkan mutu atau layanan Rahat Cafe? 1..Ya 2.... Ya 4.Ya 2..... Tidak f...

..... Lainnya... Apakah Rahat Cafe dalam hal pasar dan pemasaran... Kegiatan promosi 3.. Ya 2.. Pengendalian distributor 2..... ... Apakah Rahat Cafe memperhatikan faktor berikut? 1... Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan pemasok? 1... Tidak 3.. sebutkan.. Loyalitas pelanggan dan kebijakan produk baru 4.. Lingkungan masyarakat 4. harus memperhatikan hal ini? 1. Ya 2. Tidak 2... Kegiatan Produksi-Operasi 1... Tidak • Lingkungan Internal (Silanglah dan isilah jawaban di bawah ini!) b....... Pelayanan purna jual 5.... Kreditor 5... Pendekatan Fungsional 1.. Jika ya.. 1.......... Serikat pekerja 3. Manajemen SDM 2. Pasar dan Pemasaran 1. Sumberdaya Manusia 1. Apakah Rahat Cafe memiliki hubungan yang baik dengan penanam modal dan pemegang saham? 1... Pemerintah 2... 3.. 2. apa alasannya?..... Ya 2.. ......2... Produktivitas 2... Keterampilan dan motivasi kerja 3. 4. ....... Bentuk motivasi kerja karyawan yang diberikan manajer di Rahat Cafe dapat berupa apa? 1.......... 3..... Apa saja stakeholder yang dimaksud? Sebutkan.. Pemasok 6.... .... Keuangan dan Akuntansi 1.. Apakah terjadi persaingan dengan cafe-cafe lain? 1... Pangsa pasar 2..

. Ya 2.. ada menu lain? 1. sebutkan. Tidak 6.. Lainnya. sebutkan. Jika ya.. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 11. Ya 2. 7. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 3. Langganan Rahat cafe 3.... Jika ya.. Tidak 2.. apa alasan Bapak/Ibu? 1...... Ada berapa jenis makanan yang dijual? 1. Pasar tradisional 2... Tidak 14. Biasanya konsumen lebih menyukai makanan apa? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Mengharuskan karyawan ramah terhadap konsumen 2. Lainnya. Lainnya. Ayam bakar jumbo 2. Lainnya. Pengurusan sertifikasi halal dari MUI lama 2. 8. Nasi timbel dengan ayam bakar 2. Jika tidak. Jika tidak.. Tidak 9. sebutkan. Tidak 12. Ya 2. Apakah karyawan Bapak/Ibu melayani konsumen dengan ramah? 1... Lainnya.. Lainnya. Apakah harga nasi timbel dengan ayam goreng Rahat sama dengan nasi timbel cafe-cafe lain? 1. ≤ 20 makanan 3. 10.. menu apa saja yang dijual di Rahat cafe? 1. Lainnya. Apakah Rahat cafe memiliki langganan pasar untuk membeli bahan baku? 1. sebutkan. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Jika tidak. Lainnya. sebutkan.... sebutkan. Lainnya..(Silanglah jawaban di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu benar) 1.. . 13... Biasanya bahan baku dibeli darimana? 1... Jika ya. 4. Ya 2. Nasi timbel dengan ayam goreng 3. Harga lebih murah 2. sebutkan.. Apakah selain nasi timbel yang berisi ayam goreng.. ≥ 20 makanan 2. Semua pasar sama 2. sebutkan.. Nasi timbel Rahat porsinya lebih banyak 2. Apakah Rahat cafe memiliki sertifikasi halal dari MUI? 1.. 5.. Ya 2..

sebutkan. 23.. Sabtu – Minggu 2. Lainnya. Ya 2. Ya 2. Jika tidak. Apakah yang membeli makanan di Rahat cafe kebanyakan orang-orang kantoran? 1.. Dari manakah Bapak/Ibu mengambil orang untuk bekerja di Rahat cafe? 1... Berapa jumlah karyawan yang ada di Rahat cafe? 1... Lima orang karyawan 2. Lainnya. karena apa mereka diganti? 1. 17.. Senin – Jumat 3. Promosi dilakukan ketika awal pembukaan Rahat cafe saja 2..... 24. sebutkan.. Apakah ada pergantian karyawan? 1.. Jika ya. Tidak ada kendaraan 2. 18. Apakah Rahat cafe sering melakukan promosi? 1.15. Tidak 25. Setiap hari apa Rahat cafe banyak dipenuhi pengunjung? 1. Lainnya... Ya 2. Cuti melahirkan 2. sebutkan. mengapa? 1. sebutkan.... Tidak 16.. Ya 2. 3.. Memberikan diskon 10% kepada pengunjung pertama 2. Jika tidak.. Lainnya. Ya 2. 20... Lainnya. 21. Menyebarkan brosur-brosur 3.. sebutkan.. Jarang menyebarkan brosur 3. Lainnya. Jika ya. Apakah ada layanan pesan antar untuk lokasi di luar Rahat cafe? 1.... 26.. sebutkan. Tidak 27. Ada yang keluar 3. Masih keluarga 2. Enam orang karyawan 3. Setiap cafe memiliki pelanggan masing-masing 2. . Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan cafe-cafe lain di kota Bogor? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. Orang-orang yang sengaja melamar bekerja di Rahat cafe 3. sebutkan. Jika tidak. promosi apa yang dilakukan? 1... jadi tidak masalah. Tidak 19. Lainnya. tidak 22. Letaknya berjauhan dengan cafe-cafe yang lain. sebutkan.

Lainnya. Jika tidak.. Harga bahan baku naik. dan aman lebih memilih ke Rahat cafe 2. Lainnya. harga makanan juga naik 2.. Masyarakat sekitarnya lebih memilih makan yang lebih murah 2. Tidak 37. 36.. Jika ya. apa lebih banyak pilihan menu lainnya? 1. Makanannya nanti kurang laku 3. Ya 2. apa alasan Bapak/Ibu? 1. apa alasan Bapak/Ibu? 1. sebutkan.. Lainnya. sebutkan. Jika ya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1. 30. Tidak 34.. sebutkan. Apakah Rahat merasa tersaingi dengan usaha kecil. Jika tidak. 33...... 35. Orang lebih memilih restoran 2.28.. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. .. bersih. Ya 2. Selain ayam goreng... sebutkan. sebutkan. Tidak 29. Ya 2. seperti warung tenda pecel lele yang ada di sekitarnya? 1. Lainnya. 31. sebutkan.. Jika ya. Apakah bila terjadi kenaikan bahan baku. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. Ya 2.. Lainnya.. apa alasan Bapak/Ibu? 1.. harga semua menu termasuk ayam goreng naik? 1. Jika ya. Apakah Rahat cafe merasa bersaing dengan restoran besar? 1. Lainnya. Tidak 32.... Agar konsumen tidak bosan dengan makan ayam goreng saja 2. Selalu ada pelanggan yang lebih menyukai makanan cafe daripada restoran 2. Konsumen yang ingin merasa nyaman.

6. Bobot mengindikasikan tingkat kepentingan relatif dari setiap faktor terhadap keberhasilan perusahaan dalam bisnis Rahat cafe. Responden berhak untuk menambahkan atau mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuesioner ini. memiliki pandangan yang berbeda dengan dengan peneliti. 8. 7. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung oleh responden (tidak menunda) untuk menghindari jawaban yang tidak konsisten. Petunjuk Khusus: 3. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat.PENENTUAN BOBOT Tujuan: Mendapatkan penilaian para responden mengenai faktor-faktor internal maupun eksternal Rahat cafe. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden. Petunjuk Umum: 5. Penentuan bobot merupakan pandangan responden terhadap faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. dan sebaliknya) . yaitu dengan cara pemberian bobot terhadap seberapa besar faktor tersebut dapat mempengaruhi atau membentuk keberhasilan usaha pengembangan Rahat cafe. 4. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang tersedia untuk Rahat cafe adalah: 1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal 3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal (Indikator horizontal adalah indikator yang terdapat pada kolom vertikal. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari responden.

Identifikasi Bobot Faktor Strategis Internal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Internal A B C . Peluang A = Perubahan gaya hidup masyarakat B = Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat C = Cukup tersedia angkatan kerja D = Perkembangan kemajuan teknologi A B C .... N Total Keterangan: 2.1.. I Total Keterangan: 2. I Total A B C ... Kekuatan A = Harga yang cukup terjangkau B = Inovasi produk C = Pelayanan yang baik terhadap konsumen D = Memiliki pelayanan khusus seperti lunch box.. Kelemahan J = Belum memiliki sertifikasi dari BPOM K = Tenaga kerja tidak terspesialisasi L = Area parkir kurang memadai M = Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan N = Penggunaan website belum optimal 2. Healthy and Diet Foods” F = Nilai ROE yang besar G = Peningkatan kerja karyawan H = layanan telkom hotspot I = Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard 2. Identifikasi Bobot Faktor Strategis Eksternal untuk Rahat Cafe Faktor Strategis Eksternal A B C .. dan delivery order E = Sebagai makanan ”Indonesian Foods. N Total . catering box.

2. Ancaman E = Tingkat persaingan cafe tinggi F = Kenaikan harga bahan baku G = Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi H = Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi I = Banyaknya produk substitus .

b. catering box. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat kuat dibandingkan dengan pesaing. 4. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat lemah dibandingkan dengan pesaing. 5. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Internal Perusahaan (Kekuatan dan Kelemahan) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kekuatan Perusahaan Petunjuk Pengisian: a. 2. Healthy and Diet Foods” Nilai ROE yang besar Peningkatan kerja karyawan Layanan telkom hotspot Strategi harga khusus untuk pelajar dengan layanan kartu b’smartcard Rating .PENENTUAN RATING 4. 7. Skala 2 = jika faktor tersebut lemah dibandingkan dengan pesaing. dan delivery box Sebagai makanan “Indonesian Foods. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Pertanyaan: Menurut Bapak. 3. 6. Faktor Strategis Internal KEKUATAN Harga yang cukup terjangkau Inovasi produk Pelayanan yang baik terhadap konsumen Memiliki layanan khusus seperti lunch box. 8. 9. Skala 3 = jika faktor tersebut kuat dibandingkan dengan pesaing.

• Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Kelemahan Perusahaan Petunjuk Pengisian: b. 5. Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Peluang Perusahaan Petunjuk Pengisian: c. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Skala 3 = jika faktor tersebut lemah terhadap pesaing. Faktor Strategis Internal KELEMAHAN Belum memiliki sertifikasi dari BPOM Tenaga kerja tidak terspesialisasi Area parkir kurang memadai Kegiatan promosi kurang gencar dan berkesinambungan Penggunaan website belum optimal Rating 4. Pertanyaan: Menurut Bapak. 3. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor peluang usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. 4. 2. b. Skala 1 = jika faktor tersebut sangat kuat terhadap pesaing. respon usaha dalam meraih peluang tersebut rata-rata. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat rendah. respon usaha dalam meraih peluang tersebut kurang. Skala 2 = rendah. Skala 2 = jika faktor tersebut kuat terhadap pesaing. b. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 4 = jika faktor tersebut sangat lemah terhadap pesaing. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. .

Skala 4 = sangat tinggi. respon usaha dalam meraih peluang tersebut superior. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut kurang. b. Skala 3 = rendah. 4. 3. Pertanyaan: . Pemberian Peringkat Terhadap Faktor-Faktor Eksternal Perusahaan (Peluang dan Ancaman) • Pemberian Peringkat/Rating Terhadap Ancaman Perusahaan Petunjuk Pengisian: d.Skala 3 = tinggi. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor ancaman usaha dibandingkan dengan pesaing (usaha sejenis) berikut ini dengan cara memberikan tanda (√) pada pilihan Bapak. Faktor Strategis Eksternal PELUANG Perubahan gaya hidup masyarakat Peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat Cukup tersedia angkatan kerja Perkembangan kemajuan teknologi Rating 5. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut rata-rata. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut di atas ratarata. 2. Pemberian peringkat atau rating didasarkan pada keterangan dibawah ini: Skala 1 = sangat tinggi. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor peluang yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. Pertanyaan: Menurut Bapak. Skala 2 = tinggi. respon usaha dalam meraih peluang tersebut di atas rata-rata. Skala 4 = sangat rendah. respon perusahaan terhadap ancaman tersebut superior.

Faktor Strategis Eksternal ANCAMAN Tingkat persaingan cafe tinggi Kenaikan harga bahan baku Kekuatan tawar-menawar pembeli tinggi Kekuatan tawar-menawar pemasok tinggi Banyaknya produk substitusi Rating . 4.Menurut Bapak. 2. 3. bagaimana kondisi Rahat cafe dibandingkan dengan pesaing yang memproduksi produk ayam goreng dalam hal faktor-faktor ancaman yang dimiliki Rahat cafe sebagai berikut: No 1. 5.

karena kuesioner ini digunakan untuk penelitian skripsi dengan tujuan ilmiah sehingga sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat. Kuesioner Penelitian untuk Penilaian Attractiveness Score (AS) Alternatif Strategi Pengembangan Rahat Cafe KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN ATTRACTIVENESS SCORE ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN RAHAT CAFE ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM GORENG WARALABA DAN NON WARALABA (Kasus: Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Taman Topi dan Rahat Cafe di Bogor) IDENTITAS RESPONDEN Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Pekerjaan : : : 1. objektif. dan benar adanya. Peneliti Bestari Dewi Noviatni H34076034 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 . Perempuan : : Diharapkan Bapak/Ibu dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap.Lampiran 18. Laki-laki 2.

Jika jawabannya ”Tidak”. Strategi 2 : Meningkatkan kegiatan promosi melalui penyebaran leaflet. QSPM secara objektif akan mengindikasikan alternatif strategi mana yang terbaik untuk dilakukan. . Strategi 4 : Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. penggunaan website serta meningkatkan sponsorship. jika jawabannya ”Ya” maka kolom AS diisi dengan: 1 = Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. apakah faktor sukses kritis ini mempengaruhi pilihan strategi yang dibuat. brosur. Alternatif strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT: Strategi 1 : Meningkatkan kualitas pengembangan produk melalui berbagai menu. maka kolom AS tidak perlu diisi. Petunjuk Pengisian: Tentukan AS atau daya tarik masing-masing faktor internal (kekuatankelemahan) serta faktor eksternal (peluang-ancaman) untuk masing-masing alternatif strategi pengembangan sebagaimana disebut di atas. Strategi 5 : Meningkatkan fasilitas berupa menyediakan area parkir yang memadai dan pembuatan sertifikasi dari BPOM. Strategi 3 : Meningkatkan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Mengajukan pertanyaan.KUESIONER PENELITIAN PENENTUAN STRATEGI TERPILIH DENGAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Tujuan: QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan seberapa jauh faktor keberhasilan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. 2 = Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

4 = Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain. Matriks QSPM Faktor Sukses Kritis Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Total Bobot Strategi 1 AS TAS Strategi 2 AS TAS Strategi 3 AS TAS Strategi 4 AS TAS Strategi 5 AS TAS .3 = Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif terhadap alternatif lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful