P. 1
akasia

akasia

|Views: 58|Likes:
Published by Ipho Andrean

More info:

Published by: Ipho Andrean on Apr 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

Design By

:

Eka Nafri

( Acacia Mangium Wild ) AKASIA MANGIUM DINAS PERTANIAN KOTA .

BOOKLET INI HANYA UNTUK DIPAKAI SENDIRI TIDAK DIPERJUAL-BELIKAN DINAS PERTANIAN KOTA .

Palembang. booklet ini dapat disusun. Dalam penyususunan booklet ini masih banyak kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki untuk itu kami harapkan kritik dan saran guna perbaikan untuk masa yang akan datang. Ucapan terimakasih yang tak terhingga kami berikan kepada seluruh kawan handai taulan yang telah membantu tersusunnya booklet ini.KATA PENGANTAR Dengan puji syukur kepadaMu ya Allah penulis ucapkan. Boklet ini kami susun sebagai bahan materi dalam rangka kegiatan Bimbingan Teknis GN-RHL GERHAN 2008 di wilayah Kota Palembang. Akhirnya harapan kepada semua pihak semoga booklet ini dapat digunakannya sebagai acuan di lapangan. karena berkat ridho dan rahmatMu. Juli 2008 .

mangium juga muda terserang oleh hama terutama pada masa sapihan dan anakan. mangium : Ropica grisepsparsa. menyerang bagian batang Xylosandrus semipacus. KCL dengan perbandingan 1 : 2 : 1. mangium. mangium daun. Hama dan penyakit. Dari hasil pengamatan didapatkan A. Pemupukan diberikan setelah dilakukan penyiangan dan pendangiran. mangium disebabkan oleh Hyponeces squamosus tetapi pohon dapat tumbuh kembali. selain itu sejenis ulat belum diketahui jenisnya telah menyebabkan gugurnya daun A. menyerang bagian batang Platypus sp.-9 Pendangiran. 5. Pemberian pupuk disesuaikan dengan pengalaman dalam pemberian pupuk.Beberapa jenis serangga A. pupuk ditaburkan di sekeliling tanaman Akasia mengikuti alur lubang tanaman dan ditimbun tanah. A. famili Cerambicidae yang biasa menggerek kayu Paraserianthes falcataria. mengakibatkan menurunnya kualitas kayu. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan penyiangan di mana tanah di sekitar tanaman akan digemburkan lebih kurang seluas lubang tanam Pemupukan. Pupuk yang digunakan dapat merupakan campuran yang membentuk kandungan NPK dapat pula digunakan urea. menyerang bagian batang Pterotama plagiopheles. Adanya semut (Componotus sp) dan rayap (Coptotermes sp) yang membuat sarang pada bagian dalam kayu A. . menyerang terserang oleh Xystrocera sp. Ulat pelipat daun. Seperti pada Acacia yang lain. menyerang daun. Pengguguran daun pada anakan A. TSP. mangium.

Kengkeng. Sebelum ditanam. 4. Akasia. Tanah yang ada di sekelilingnya ditekan agar menjadi padat. Tanaman yang mati atau merana disulam dengan bibit dari persemaian dan diulang selama hujan masih cukup. tanah serta bibit di keluarkan baru ditanam. Akar kupak : : : : : AKASIA MANGIUM Asal & Habitat Akasia (Acacia auriculiformis) merupakan tumbuhan yang diduga berasal dari Australia. Meliputi kegiatan penyiangan. . Bibit ditanam berdiri tegak pada lubang yang telah dibuat pada setiap ajir. Penyiangan dikerjakan sepanjang kiri-kanan larikan tanaman selebar 50 cm. Akasia mutiara. Kegiatan ini bertujuan untuk membebaskan tanaman pokok dan belukar dan tumbuhan pengganggu lainnya. kegiatan pemeliharaan dilakukan tiga bulan sekali selama 2 tahun stelah penanaman di lapangan. Penyulaman. Apabila terdapat akar cabang yang menerobos keluar dari tanah dalam kantong plastik. Teknik penanaman. Apabila lahan di sekitar tanaman sangat terbuka maka dapat diberi mulsa. Oleh karena itu penyiangan dilakukan terutama pada tahun pertama dan kedua.83. Pemeliharaan. Penyulaman dilakukan pada tahun pertama selama musim hujan. kemudian diisi dengan tanah gembur sampai leher akar. Srikonta. Kerabat dekat : Gom arab. Pilang. penyulaman. pendangiran dan pemupukan. Penyiangan. -1 ( Acacia Mangium Wild ) Nama umum Indonesia: Akasia mangium Klasifikasi Kingdom Subkingdom Superdivisio Divisio Plantae (tumbuhan) Tracheobionta (berpembuluh) Spermatophyta (menghasilkan biji) Magnoliophyta (berbunga) Magnoliopsida (berkeping dua / Kelas dikotil) Sub-kelas : Rosidae Ordo : Fabales Familia : Fabaceae (suku polong-polongan) Genus : Acacia Spesies : Acacia mangium Willd. Wartel. Bibit ditanam tegak sedalam leher akar. dipotong aga tidak tertanam terlipat dalam lubang tanaman. tanah dalam kantong plastik dipadatkan lalu kantong plastik dibuka perlahanlahan.

Penanaman dilakukan setelah hujan lebat pada musim hujan. . karena bibit yang baru ditanam menghendaki banyak air dan udara lembab. berat 0. kusen pintu. Faktor yang lain yang mendorong pengembangan jenis ini adalah sifat pertumbuhan yang cepat. mangium yang berumur tujuh dan delapan tahun menghasilkan kayu yang dapat dibuat untuk papan partikel yang baik. Kayu A. Umum Acacia mangium termasuk jenis Legum yang tumbuh cepat. Bibit yang telah diseleksi dimasukan ke dalam peti atau keranjang dan disarankan agar bibit tidak ditumpuk.2- -7 BUDIDAYA ACACIA MANGIUM A.cal/kg 2.60 dengan nilai kalori rata-rata antara 4800 . Bibit disusun rapat hingga tidak bergerak jika dibawa. Pada areal yang ditumbuhi alangalang umur 13 tahun mencapai tinggi 25 meter dengan diameter rata-rata 27 cm serta hasil produksi rata-rata 20 m3/ha/tahun. Pengamatan mulainya hujan lebat sangat perlu. Hindarkan bibit dari panas matahari dan supaya disimpan di tempat teduh dan terlindung. Pengangkutan bibit. Penanaman dan pemeliharaan. Bibit yang diangkut diusahakan bibit yang sehat dan segar. Jumlah bibit yang diangkut ke lapangan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan menanam. Waktu penanaman. 1. Kayunya bernilai ekonomi karena merupakan bahan yang baik untuk finir serta perabot rumah yang menarik seperti: lemari. E. Pada lahan yang baik. dan jendela serta baik untuk bahan bakar.3 meter dengan hasil produksi 415 m3/ha atau rata-rata 46 m3/ha/tahun. tidak memerlukan persyaratan tumbuh yang tinggi dan tidak begitu terpengaruh oleh jenis tanahnya. mangium termasuk dalam kelas kuat III-IV.4900 k.0. Pengangkutan bibit dari persemaian ke lokasi penanaman harus dilakukan dengan hati-hati agar bibit tidak mengalami kerusakan selama dalam perjalanan. yaitu dalam bulan Oktober sampai Januari. Bibit yang ditanam ke lapangan adalah bibit yang telah berumur 3-4 bulan di bedeng sapih dengan ukuran tinggi 25-30 cm. umur 9 tahun telah mencapai tinggi 23 meter dengan rata-rata kenaikan diameter 2 . Tanaman A.56 .

Pengolahan tanah. setelah tumbuh beberapa minggu A. mangium mencapai tinggi lebih dari 15 meter.25 cm kemudian dibalik Bungkalan-bungkalan tanah dihancurkan. Pengolahan tanah diperlukan pada tanah-tanah yang padat dengan cara sebagai berikut : Tanah dicangkul sedalam 20 .63. Leucaena sp. kasar. Bentuknya sederhana tulang daunnya paralel dan besarnya sekitar 25 cm x 10 cm. Pada umumnya A. Keterangan botani -3 A. kecuali pada tempat yang kurang menguntungkan akan tumbuh lebih kecil dihaluskan dan antara 7 .10 meter. Dapat dikemukakan pula bahwa bibit A. Daun ini sama dengan sub famili Mimosoideae misalnya Paraseanthes falcataria. mangium tidak menghasilkan lagi daun sesungguhnya tetapi tangkai daun sumbu utama setiap daun majemuk tumbuh melebar dan berubah menjadi phyllodae atau pohyllocladus yang dikenal dengan daun semu. dijemur dan dibakar Tanah pada jalur-jalur tanaman dibersihkan. mangium yang baru berkecambah memiliki daunmajemuk yang terdiri dari banyak anak daun. dikumpulkan. akar-akar B. mangium yang tua biasanya berkayu keras. mangium termasuk dalam sub famili Mimosoideae.Pohon A. famili Leguminosae dan ordo Rosales. kemudian dibuat lubang tanaman . phyllocladus kelihatan seperti daun tumbuh umumnya. beralur longitudinal dan warnanya bervariasi mulai dari coklat gelap sampai terang.

. mangium tidak memiliki persyaratan tumbuh yang tinggi. mangium sangat membutuhkan sinar matahari. Batas-batas blok dapat dipakai berupa batas alam Persyaratan tempat tumbuh. mangium dapat tumbuh baik pada lahan yang mengalami erosi. Papua bagian selatan (Fak-fak di Aguada (Babo) dan Tomage (Rokas. jenis A. patok kayu atau beton.500 mm setiap tahun. 1. A. Seperti jenis pionir yang cepat tumbuh dan berdaun lebar.4C. apabila mendapatkan naungan akan tumbuh kurang sempurna dengan bentuk tinggi dan kurus. Selain itu terdapat pula di pantai Australia bagian utara. A. 2. seperti sungai. mangium tumbuh secara alami di Maluku dengan jenis Melaleuca leucadendron. alang-alang dan rumputrumputan Sampah-sampah yang telah terkumpul dibakar. Pembersihan lapangan. Unit-unit ini ditandai dengan patok dan digambar di atas peta dengan skala 1 : 10. Tumbuh pada ketinggian antara 30 . Penataan lapangan. dapat tumbuh pada lahan miskin dan tidak subur. punggung bukit atau batas buatan seperti jalan.000 mm .2).4. Kepulauan Aru. Maluku dan Seram bagian barat).000. Beberapa kegiatan yang dilakukan sebelum penanaman meliputi Menebang pohon-pohon sisa dan meninggalkan pohon yang di larang ditebang Mengumpulkan semak belukar. A. Areal dibagi menjadi blok-blok tata hutan dan blok dibagi menjadi peta-petak tata hutan. Persiapan lapangan -5 Penyebaran.130 m dpl. dengan curah hujan bervariasi antara 1. Tempat tumbuh D. berbatu dan tanah Alluvial serta tanah yang memiliki pH rendah (4. Penataan areal penanaman dimaksudkan untuk mengatur tempat dan waktu. pengawasan serta keperluan pengelolaan hutan lebih lanjut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->