Makalah

OSI 7 Layer

OLEH: Nama : Istifham Nim : 5520109014 Kelas : TI.1.IV

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (STMIK) ADHI GUNA PALU 2011

OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari .  Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati. OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. PENDAHULUAN Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol jaringan. sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). MODEL OPEN SYSTEM INTERCONNECTION (OSI) Sebelum munculnya model referensi OSI. jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) sangat berdekatan. meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan. Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus. Tidak adanya suatu protokol yang sama. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:  Standar model referensi ini. Meski demikian. 2.  Model referensi ini dianggap sangat kompleks. membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi. sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan. dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).1.

semacam TCP/IP. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP< FTP. mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan. Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak 6 Presentasi (Presentation layer) ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software).koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Gambar Model Layer OSI Struktur tujuh lapis model OSI. seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga . dan NFS. DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi. yakni sebagai berikut : Lapisan ke- Nama lapisan Keterangan Lapisan 7 Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan Aplikasi (Application layer) Lapisan fungsionalitas jaringan. bersamaan dengan protocol data unit (PDU) pada setiap lapisan OSI Reference Model memiliki tujuh lapis. dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata. SMTP.

dan switch layer 2 beroperasi. dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub. yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC). arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring).Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)). Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan. Selain itu. Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Lapisan Data2 pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Link (Data-link layer) Control Address (MAC Address)). . membagi level ini menjadi dua level anak. sinkronisasi bit. Lapisan Fisik 1 metode pensinyalan. di level ini juga dilakukan resolusi nama. 4 Transport (Transport layer) Lapisan 3 Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP. flow control. atau dihancurkan. Lapisan Sesi 5 Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat. Selain itu. dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan. topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu. Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta (Session layer) Lapisan memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. level ini juga mendefinisikan bagaimana (Physical layer) Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. dipelihara. pada level ini terjadi koreksi kesalahan. bridge. pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement). dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan Jaringan (Network layer) switch layer-3. Selain itu. Spesifikasi IEEE 802. membuat header untuk paket-paket. repeater.

sinkronisasi antar bit. pengaktifan koneksi dan pemutusannya. .3. modulasi. dan beberapa karakteristik kelistrikan untuk media transmisi (seperti halnya kabel UTP/STP. arus listrik. Selain itu. radio. RS-232C. atau kabel fiberoptic). lapisan ini juga mendefinisikan tegangan listrik. dan X. kabel koaksial.21. Layer Fisik Lapisan fisik (Inggris: physical layer atau PHY Layer) adalah lapisan pertama dalam model referensi jaringan OSI (lapisan ini merupakan lapisan terendah) dari tujuh lapisan lainnya. Lapisan ini mendefinisikan antarmuka dan mekanisme untuk meletakkan bit-bit data di atas media jaringan (kabel. Protokol-protokol pada level PHY mencakup IEEE 802.Gambar Perbandingan Model OSI dan TCP/IP Gambar Fungsi Protocol Pada Layer 1. atau cahaya).

transceiver. Layer Data-Link Lapisan data-link (data link layer) adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI. Lapisan ini merupakan lapisan yang akan melakukan transmisi data antara perangkatperangkat jaringan yang saling berdekatan di dalam sebuah wide area network (WAN). dan pengabelan beroperasi di dalam lapisan ini. Gambar Standarisasi untuk layer fisik Gambar Komunikasi Pada Jaringan melalui Layer Fisik 2. yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik.Repeater. . kartu jaringan/network interface card (NIC).

Lapisan data-link menawarkan layanan pentransferan data melalui saluran fisik. Pada kasuskasus tersebut. Tugas utama dari data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi data mentah dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi.atau antara node di dalam sebuah segmen local area network (LAN) yang sama. Kemudian lapisan data link mentransmisikan frame tersebut secara berurutan dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. beberapa perangkat seperti Network Interface Card (NIC). Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awal dan akhir frame. Selain itu. fitur-fitur acknowledgment dan pendeteksian kesalahan harus diimplementasikan pada lapisan yang lebih tinggi. MAC address juga diimplementasikan di dalam lapisan ini. Lapisan ini bertanggungjawab dalam membuat frame. koreksi kesalahan dan pentransmisian ulang terhadap frame yang dianggap gagal. flow control. . Sebelum diteruskan ke Network Layer. maka tergantung pada lapisan data-link-lah untuk membuat dan mengenali batas-batas frame itu. seperti halnya protokol Transmission Control Protocol (TCP) (lapisan transport). dan beberapa protokol bahkan tidak memiliki fitur pengecekan kesalahan transmisi (dengan menggunakan checksumming). switch layer 2 serta bridge jaringan juga beroperasi di sini. Pentransferan data tersebut mungkin dapat diandalkan atau tidak: beberapa protokol lapisan data-link tidak mengimplementasikan fungsi Acknowledgment untuk sebuah frame yang sukses diterima. Karena lapisan fisik menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur frame. lapisan data link melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecah-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte).

Gambar Istilah dan Fungsi Lapisan Data Link Gambar Layanan Pada Lapisan Data Link 3. Layer Jaringan Lapisan jaringan atau Network layer adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI. Lapisan ini bertanggung jawab untuk melakukan beberapa fungsi berikut:  Pengalamatan logis dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket melalui jaringan. .

alamat IP digunakan di dalam lapisan ini. Layanan yang dimaksud antara lain:  Mengatur alur (flow control) untuk menjamin bahwa perangkat yang mentransmisikan data tidak mengirimkan lebih banyak data daripada yang dapat ditangani oleh perangkat yang menerimanya. Lapisan transpor bertanggung jawab untuk menyediakan layanan-layanan yang dapat diandalkan kepada protokol-protokol yang terletak di atasnya. Membuat dan menghapus koneksi dan jalur koneksi antara dua node di dalam sebuah jaringan.  Mengurutkan paket (packet sequencing). dan mengeset ulang koneksi.  Multiplexing. membuat dan mengkonfirmasi penerimaan. Layer Transport Lapisan transpor atau transport layer adalah lapisan keempat dari model referensi jaringan OSI. Contoh dari protokol yang bekerja pada lapisan transport adalah Transmission . dan tentunya memiliki fitur untuk menyusunnya kembali. Dalam jaringan berbasis TCP/IP.  Penanganan kesalahan dan fitur acknowledgment untuk menjamin bahwa data telah dikirimkan dengan benar dan akan dikirimkan lagi ketika memang data tidak sampai ke tujuan. Lapisan jaringan juga menyediakan layanan connectionless dan connection-oriented terhadap lapisan transport yang berada di atasnya. Lapisan jaringan juga melakukan fungsinya secara erat dengan lapisan fisik (lapisan pertama) dan lapisan data-link (lapisan kedua) dalam banyak implementasi protokol dunia nyata. yang dilakukan dalam rangka membuat sesi koneksi antara dua node yang hendak berkomunikasi.  Pembentukan sirkuit virtual.  Mentransfer data. Router IP juga melakukan fungsi routing-nya di dalam lapisan ini. 4. yang dilakukan untuk mengubah data yang hendak dikirimkan menjadi segmen-segmen data (proses ini disebut dengan proses segmentasi/segmentation). yang dapat digunakan untuk menggabungkan data dari bebeberapa sumber untuk mengirimkannya melalui satu jalur data saja.

Sebagai contoh. Lapisan sesi tidak tahu menahu mengenai efisiensi dan keandalan dalam transfer data antara node-node tersebut. Layer Sesi Lapisan sesi atau Session layer adalah lapisan kelima dari bawah dalam model referensi jaringan OSI. lapisan jaringan dan lapisan transport). Lapisan ini juga bertanggung jawab untuk melakukan fungsi pengenalan nama pada tingkat nama jaringan logis dan juga menetapkan [[[port TCP|port-port komunikasi]]. protokol NetBIOS dapat dianggap sebagai sebuah protokol yang berjalan pada lapisan ini. yang mengizinkan sesi koneksi antara node dalam sebuah jaringan dibuat atau dihancurkan. karena fungsi-fungsi tersebut disediakan oleh empat lapisan di bawahnya dari dalam model OSI (lapisan fisik. lapisan data-link. dan beberapa masalah yang berkaitan secara langsung dengan percakapan antara node-node yang saling terhubung di dalam jaringan.Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP) yang tersedia dari kumpulan protokol TCP/IP. membuat struktur sesi komunikasi. Lapisan sesi dari model OSI tidak banyak diimplementasikan di dalam . Lapisan sesi bertanggung jawab untuk melakukan sinkronisasi antara pertukaran data antar komputer. Gambar Fungsi Lapisan Transport 5.

sebagai sebuah lapisan aplikasi saja. seperti halnya TCP/IP atau IPX/SPX. atau set karakter lainnya). dan lapisan aplikasi) seringnya disebut sebagai sebuah kumpulan yang homogen. Lapisan ini juga bertanggungjawab untuk melakukan enkripsi data. kompresi data. Unicode. interpretasi perintah-perintah grafis. Pada lapisan ini terjadi pembuatan struktur data yang didapatnya dari lapisan aplikasi ke sebuah format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. . Gambar Fungsi lapisan Sesi 6. Dalam arsitektur TCP/IP yang menggunakan model DARPA. tiga lapisan tertinggi di dalam model OSI (lapisan sesi. konversi set karakter (ASCII.beberapa protokol jaringan populer. Akan tetapi. lapisan presentasi. dan beberapa lainnya. EBCDIC. tidak terdapat protokol lapisan ini secara khusus. Layer Presentasi Lapisan presentasi (Inggris: presentation layer) adalah lapisan keenam dari bawah dalam model referensi jaringan terbuka OSI.

Layer Aplikasi Lapisan aplikasi adalah suatu terminologi yang digunakan untuk mengelompokkan protokol dan metode dalam model arsitektur jaringan komputer. Dalam TCP/IP. Sedangkan dalam model OSI. Penggunaan umum layanan lapisan aplikasi memberikan konversi semantik antara proses-proses aplikasi yang terkait. Contoh layanan aplikasi antara lain adalah berkas virtual. . Baik model OSI maupun TCP/IP memiliki suatu lapisan aplikasi. lapisan aplikasi mengandung semua protokol dan metode yang masuk dalam lingkup komunikasi proses-ke-proses melalui jaringan IP (Internet Protocol) dengan menggunakan protokol lapisan transpor untuk membuat koneksi inang-ke-inang yang mendasarinya. serta protokol transfer dan manipulasi kerja. membedakan secara eksplisit fungsionalitas tambahan di atas lapisan transpor dengan dua lapisan tambahan: lapisan sesi dan lapisan presentasi.Gambar Fungsi Lapisan Presentasi 7. terminal virtual. OSI memberikan pemisahan modular yang jelas fungsionalitas lapisan-lapisan ini dan memberikan implementasi protokol untuk masing-masing lapisan. definisi lapisan aplikasi lebih sempit lingkupnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful