Produksi adalah suatu kegiatan yang mengubah input menjadi output.

Kegiatan tersebut dalam ekonomi biasa dinyatakan dalam fungsi produksi. Fungsi produksi menunjukkan jumlah maksimum output yang dapat dihasilkan dari pemakaian sejumlah input dengan menggunakan teknologi tertentu. Secara matematika, fungsi produksi dapat dinyatakan sebagai berikut (Sugiarto, 2002). Q = F ( K, L, X, E ) Dimana Q K, L, X, E : : Output : Input ( kapital, tenaga kerja, bahan baku, keahlian keusahawanan ) Kegiatan produksi dalam ekonomi, menurut jangka waktunya dibedakan menjadi dua, yakni produksi jangka pendek dan produksi jangka panjang. Apabila jumlah faktor produksi dianggap tetap (fixed input) disebut dengan

analisisproduksi jangka pendek. Input tetap (fixed inputs) adalah input yang tidak dapat diubah dengan mudah selama periode waktu tertentu. Kecuali dengan mengeluarkan biaya yang sangat besar. Faktor-faktor produksi yang dianggap tetap antara lain berupa bangunan, mesin, peralatan, dan lain-lain. Dalam analisis produksi jangka panjang, semua faktor produksi dapat berubah, artinya dapat ditambah jumlahnya apabila diperlukan. Analisis produksi jangka panjang menggunakan input variabel (variable inputs), yaitu input yang dapat divariasikan atau dapat diubah secara mudah dan cepat, seperti bahan mentah dan tenaga kerja terdidik. Sugiarto ( 2002 ) mennyebutkan perbedaan ekonomi Islam dengan

.. sedangkan ilmu ekonomi berisi alat-alat analisis ekonomi yang dapat digunakan. Setiap produsen dalam teori dianggap mempunyai satu fungsi produksi sebagai berikut : Q = f (X1.. 2... Faktor produksi bahan baku dan bahan penolong....Xn ) = tingkat produksi output = berbagai input yang digunakan Kombinasi penggunaan faktor-faktor produksi diusahakan sedemikian rupa agar dalam jumlah tertentu menghasilkan keuntungan tinggi..input yang lain tetap maka tambahan satu input yang ditambahkan tadi mula-mula menaik. Dengan kerangka pemikiran ini.... bukan pada ilmu ekonominya..... tetapi kemudian seterusnya menurun bila input tersebut ...( 2....... faktor produksi dalam ekonomi Islam tidak berbeda dengan faktor produksi dalam ekonomi konvensional. Faktor produksi modal... 3..........………..ekonomi konvensional terletak pada filosofi ekonomi....... Faktor produksi tenaga kerja.X2....... Proses produksi memiliki sifat khusus berkaitan hubungan antara input dan output yang dikenal dengan “ the law of diminishing return “ yaitu proses produksi apabila ada tambahan satu macam input ditambah penggunaanya sedang input ...X2......yang secara umum dapat dinyatakan dalam : 1. Sugiarto ( 2002 ) menyatakan bahwa fungsi produksi adalah suatu fungsi atau persamaan yang menunjukkan hubungan antara tingkat output dan tingkat penggunaan input-input. Filosofi ekonomi memberikan ruh pemikiran dengan nilai-nilai Islam dan batasan-batasan syariah..3 ) Di mana : Q ( X1....Xn)....………...

yang memungkinkan dalam suatu proses produksi untuk menghasilkan jumlah output tertentu. Apabila harga input berubah (salah satu atau keduanya namun dengan proporsi yang . Kombinasi yang berbeda dari tenaga kerja dan barang modal. 2006 ). Isoquant yang lebih tinggi mencerminkan jumlah output yang lebih besar dan isoquant yang lebih rendah mencerminkan jumlah output yang lebih kecil ( Soeharno. dirumuskan sebagai berikut : 1. Pada proses produksi adanya tambahan output yang dihasilkan dari penambahan unit input variabel tersebut disebut produk fisik marginal (MPP : marginal physical product) atau produksi batas dari input tersebut. misalnya input 1 adalah P L menunjukkan harga tenaga kerja dan input 2 adalah modal. Proses produksi bertujuan memaksimumkan profit dan juga untuk meminimumkan biaya sehingga produksi harus menyesuaikannya. PK menunjukkan harga barang modal. yang dipakai dalam proses produksi.terus ditambah. dengan pengeluaran total (total output) dan harga-harga faktor produksi yang tertentu disebut dengan kurva biaya sama (isocost). Isoquant Suatu isokuan (isoquant) menunjukkan kombinasi yang berbeda dari tenaga kerja dan barang modal. Kemiringan kurva biaya sama ditentukan oleh input1/input2. misalnya input yang digunakan adalah tenaga kerja (L) dan barang modal (K).

Produksi berada dalam keadaan equilibrium bila memaksimumkan outputnya dengan pengeluaran total tertentu. Kegunaan isoquant adalah untuk menentukan least cost combination yaitu kombinasi penggunaan input-input untuk menghasilkan suatu tingkat output tertentu dengan ongkos total yang minimum. Dengan kata lain. produksi berada dalam kondisi equilibrium bila mencapai isoquant tertinggi. Biaya ini mencakup biaya eksplisit maupun biaya implisit.tidak sama) maka slope garis isocost akan berubah. Kurva biaya menunjukkan biaya produk minimum pada berbagai tingkat output. 2006 input 2 Teori produksi selain dikenal fungsi produksi juga dibicarakan mengenai konsep biaya berkaitan erat dengan konsep produk yang diperkenalkan. Nilai input yang dimiliki harus dimasukkan . dengan isocost tertentu. Input 1 isoquant isocost 0 Sumber : Soeharno. Ini terjadi bila isoquant bersinggungan dengan kurva isocost . Biaya eksplisit mencerminkan pengeluaran aktual untuk membeli atau menyewa input yang dimiliki dan digunakan oleh suatu perusahaan atau industri dalam proses produksinya.

Biaya implisit merupakan nilai input dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam proses produksinya. Jumlah satu atau lebih (tetapi tidak samua) faktor produksi adalah tetap dalam jangka pendek. Biaya variabel total (total variable cost. Biaya tetap total (total cost. TVC) adalah seluruh biaya yang .atau diperkirakan menurut apa yang dapat mereka peroleh dalam yang penggunaan alternatif terbaik. TFC) mencerminkan seluruh kewajiban atau biaya yang ditanggung per unit waktu atas semua input tetap.