Makalah tentang GHAZWUL FIKRI Invasi Pemikiran Terhadap Kaum Muslimin Invasi/serangan pemikiran atau dalam bahasa

Arab dinamakan ghazwul fikri dan dalam basaha Inggris disebut sebagai brain washing, thought control, menticide adalah istilah yang menunjuk kepada suatu program yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur oleh musuh-musuh Islam untuk melakukan pendangkalan pemikira dan cuci otak kepada kaum muslimin, dengan tujuan agar kaum muslimin tundu dan mengikuti cara hidup mereka sehingga melanggengkan kepentingan mereka untuk menjajah (baca : mengeksploitasi) sumberdaya milik kaum muslimin. Invasi pemikiran (atau ghazwul fikri selanjutnya disingkat GF) dilakukan oleh para musuh Islam dengan pertimbangan-pertimbangan bahwa dibandingkan dengan melakukan peperangan militer/fisik, maka GF memiliki kelebihan- kelebihan sebagai berikut : ASPEK PERANG FISIK GHAZWUL FIKRI * Biaya sangat mahal * · Jangkauan Terbatas di front * · Obyek merasakan * · Dampaknya objek mengadakan perlawanan * Penggunaan persenjataan, senjata berat

* · Murah dan dikembalikan * · Sampai ke rumah – rumah objek * · Sama sekali tidak merasa * · Slogan, teori, iklan Sejarah GF sudah ada setua umur manusia, makhluk yang pertama kali melakukannya adalah Iblis la’natullah ketika berkata kepada Adam as : “Sesungguhnya Allah melarang kalian memakan buah ini supaya kalian berdua tidak menjadi malaikat dan tidak dapat hidup abadi” (QS 7/20). Dalam perkataannya ini Iblis tidak menyatakan bahwa Allah tidak melarang kalian … karena itu akan bertentangan dengan informasi yang telah diterima oleh Adam as, tetapi Iblis mengemas dan menyimpangkan makna perintah Allah SWT sesuai dengan keinginannya, yaitu dengan menambahkan alasan pelarangan Allah yang dibuatnya sendiri dan ia tahu bahwa Adam as tidak punya pengetahuan tentang sebab tersebut. Demikianlah para murid-murid Iblis dimasa kini selalu berusaha melakukan GF dengan menyimpangkan fakta dan informasi yang ada sesuai dengan maksud jahatnya, tapi dengan cara yang sangat halus dan licin, sehingga hanya orang-orang yang dirahmati Allah SWT yang mampu mengetahuinya. SIAPA YANG MELAKUKAN ?

Kosovo. . yaitu kelompok yang mengaku sebagai kaum muslimin tapi mau menerima hukum Allah dan Rasul-Nya. kaum muslimin diperintahkan untuk jauh lebih berhati-hati dan harus selalu waspada terutama saat menerima informasi dari mereka (QS 49/6). Kashmir. Dan terhadap kaum munafiq ini. Pattani. * · Mereka sedikit sekali berdzikir kepada Allah SWT (QS 4/142). Bosnia. Ambon. tetapi sejarah (baik di dalam maupun diluar negeri) selalu membuktikan bahwa merekalah yang selalu memulai memerangi dan membantai kaum muslimin (Lihat kasus Palestina. * · Tidak mau berjihad di jalan Allah SWT (QS 9/44-45) * · Mereka memerintahkan maksiat dan kemunkaran dan mencegah orang untuk beribadah dan berbuat amal baik (QS 9/67). Chechnya. Musyrik (QS 2/105).Allah SWT memperingatkan kita di dalam al-Qur’an bahwa para musuh Islam akan selalu mengintai dan memerangi ummat Islam kapan dan dimanapun.144). Diantara sifat-sifat mereka adalah : * · Mereka melakukan shalat dengan malas dan berinfaq dengan merasa berat (QS:9/54). Kelompok-kelompok yang memusuhi Islam dan kaum muslimin yang harus selalu diwaspadai tersebut adalah : Orang-orang Kafir (QS 2/120). sehingga kita diperintahkan untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri (QS 8/60). yaitu orang-orang Yahudi dan Nasrani yang termasuk kafir harbi (yang memerangi kaum muslimin) dan bukan Yahudi dan Nasrani yang termasuk kafir dzimmi (yang berdamai dengan kaum muslimin). kuno. kejam. Moro. Budha dsb yang memusuhi kaum muslimin dan bukan yang berdamai dengan kaum muslimin. * · Mereka sering mempermainkan dan mengolok-olok hukum-hukum Allah SWT bersama-sama orang-orang kafir (hukum Islam ketinggalan jaman. dsb) (QS 4/140). Poso). tetapi jika diperingatkan maka mereka menjawab bahwa mereka sedang membangun (QS 2/12). Afghanistan. Munafiq (QS 2/8-10). Rohingya. * · Mereka senang berteman dan mengangkat orang-orang kafir sebagai pemimpin mereka (QS 4/139. Ummat Islam bukan agressor dan tidak pernah memulai menyakiti dan memerangi kelompok lain. yaitu agama Hindhu. * · Mereka melakukan kerusakan dimuka bumi.

seks bebas pelajar yang meningkatkan AIDS. negara-negara Teluk. kondisi geografis negara-negara Islam demikian strategis jika diplot dalam peta geografis negara-negara di dunia baik luasnya. yaitu dengan penjajahan pemikiran. Politik. Mesir. dsb. GF yang dilakukan dibidang pendidikan diantaranya adalah dengan membuat sedikitnya porsi pendidikan agama di sekolah-sekolah umum (hanya 2 jam sepekan). dengan tujuan agar kaum muslimin tunduk dan mengikuti cara hidup mereka sehingga melanggengkan kepentingan mereka untuk . bahwa setiap negara maju akan selalu berusaha untuk memiliki supremasi politik yang diakui oleh negara-negara lain yang disebut sebagai hegemoni politik. vandalisme. Potensi sumber daya alam kaum muslimin dan negara-negara Islam yang demikian besar dan melimpah menyebabkan para musuh Islam berlomba-lomba untuk menguasainya. 2. yang lebih berbahaya lagi adalah dampak jangka panjangnya yaitu terhadap kualitas pemahaman agama para calonInvasi Pemikiran Terhadap Kaum Muslimin Ditulis oleh Yuari (2008Invasi/ serangan pemikiran atau dalam bahasa Arab dinamakan ghazwul fikri dan dalam basaha Inggris disebut sebagai brain washing. Palestina. Sebagai contoh posisi negara-negara seperti Indonesia. dsb. thought control. penyalahgunaan Narkoba. Oleh sebab itulah maka mereka berusaha untuk menjadikan setiap negara lain sebagai satelitnya dan mau mengakui kekuasaan politik negara tersebut dengan segala konsekuensinya. · Alasan Ideologis. oleh sebab itu bidang pendidikan merupakan target utama dari GF. Pendidikan : Pendidikan adalah aspek penting yang menentukan maju atau mundurnya suatu bangsa. hal ini berdampak fatal pada fondasi agama yang dimiliki oleh para siswa. Alasan yang lain yang menyebabkan para musuh Islam melakukan GF kepada kaum muslimin adalah karena kebencian dan kedengkian mereka akan kebenaran dan ketinggian Islam (QS 2/109). BIDANG-BIDANG YANG DISERANG 1. dengan lemahnya basis agama mereka maka terjadilah tawuran. maka harus dicari cara lain untuk melanggengkan kepentingan mereka. maka saat ini setelah gerakan kemerdekaan di negara terjajah. Ini adalah dampak jangka pendek. 3. dsb. jika dahulu penjajahan yang dilakukan berbentuk penjajahan fisik. menticide adalah istilah yang menunjuk kepada suatu program yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur oleh musuh-musuh Islam untuk melakukan pendangkalan pemikiran dan cuci otak kepada kaum muslimin.MENGAPA MEREKA MELAKUKAN GF ? · Alasan Ekonomis : 1. Geografis negeri Islam. letaknya dalam konstelasi negara-negara dunia. potensi alamnya.

GF lainnya dibidang ini adalah pada teknis belajarnya yang campur baur antara pria dan wanita yang jelas tidak sesuai dan banyak menimbulkan pelanggaran terhadap syari’at. kesepakatan para ulama Islam dunia (lihat Lampiran-lampiran pada buku Qardhawi.kelebihan sebagai berikut : ASPEK PERANG FISIK GHAZWUL FIKRI ASPEK PERANG FISIK Biaya sangat mahal Jangkauan Terbatas di front Obyek merasakan Dampaknya objek mengadakan perlawanan Penggunaan persenjataan. yang penting adalah bagaimana supaya untung sebesarbesarnya.Invasi pemikiran (atau ghazwul fikri selanjutnya disingkat GF) dilakukan oleh para musuh Islam dengan pertimbangan-pertimbangan bahwa dibandingkan dengan melakukan peperangan militer/fisik. fatwa MUI. 3. Materi tentang sejarah dunia & ilmu pengetahuan telah di GF habis-habisan sehingga hampir tidak ditemui sama sekali pemaparan tentang sejarah para ilmuwan Islam dan sumbangannya dalam perkembangan ilmu pengetahuan. senjata beratGHAZWUL FIKRI Murah dan dikembalikan Sampai ke rumah – rumah objek Sama sekali tidak merasa Slogan. cukup jika dikatakan bahwa di AS sendiri telah diberlakukan UU anti-trust (bagaimana di Indonesia?). maka GF memiliki kelebihan. sehingga semakin hilanglah mutiara kegemilangan Islam di hati para generasi muda. Bank Tanpa Bunga.menjajah (baca : mengeksploitasi) sumberdaya milik kaum muslimin. gedung-gedung. Jakarta) membuktikan bahaya bunga bank dan haramnya dalam Islam. Ketika berbicara tentang sejarah Islam. Hal ini lebih diperparah lagi dengan sejarah nasional dan penamaan perguruan tinggi. iklan pemimpin bangsa dimasa depan. riba dan pemihakan elit kepada para konglomerat. semoga dengan perkembangan era reformasi saat ini dapat diperbaiki. melainkan semata-mata ilmuwan kafir yang pada akhirnya membuat generasi muda menjadi silau dengan tokoh-tokoh kafir dan minder terhadap sejarahnya sendiri. Sejarah : Sejarah yang diajarkan perlu ditinjau ulang dan disesuaikan dengan semangat Islam. Mengenai monopoli sudah tak perlu dibahas lagi. cukup dikatakan bahwa munculnya dan berkembangnya bank tanpa bunga (bagi hasil). Ilmu Alam & Sosial : . Ekonomi : GF yang terjadi dibidang ekonomi adalah konsekuensi dari motto ekonomi yaitu : Mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya. 2. fatwa Universitas al-Azhar Mesir. Usamah Press. Hal lain yang perlu dicermati dalam sistem ekonomi kapitalisme yaitu monopoli. teori. Tentang riba dan haramnya bunga-bank rasanya bukan pada tempatnya jika dibahas disini. 4. di benak mereka hanya terbayang sejarah peperangan dengan pedang dan darah sebagaimana yang selalu digambarkan dalam kacamata Barat. penghargaan dan pusat ilmu lainnya dengan bahasa Hindhu Sansekerta. Tentang keberpihakan kepada para konglomerat. maka tidak lagi memperhatikan halal atau haram. ketika motto ini ditelan habis-habisan tanpa dilakukan filterisasi lagi. perlambangan.

6. Rasa takut dan alergi terhadap segala yang berbau syari’at Islam merupakan keberhasilan GF dibidang ini. hadits. Dengan tidak memahami bahasa alQur’an maka mayoritas kaum muslimin menjadi tidak mengerti apa kandungan al-Qur’an (QS 2/78). Dampak yang lain dari kebodohan terhadap bahasa al-Qur’an ini adalah bahwa kaum muslimin menjadi terputus hubungannya dengan perbendaharaan ilmu-ilmu keislaman yang telah disusun dan dibukukan selama hampir 1000 tahun oleh para pakar dan ilmuwan Islam terdahulu. Asal Usul Manusia. dan reduksi dan penghapusan hukum Allah SWT dan Rasul-Nya.sekolah. Atau teori Libido Seksual-nya Freud. Hukum : GF pada aspek hukum adalah penggunaan acuan hukum warisan kolonial yang masih terus dipertahankan sebagai hukum yang berlaku. yang jumlahnya mencapai jutaan judul buku mencakup bidang-bidang aqidah. ulumul qur’an. tetapi disebarkan secara besar-besaran oleh kelompok-kelompok tertentu untuk menimbulkan keraguan pada agama. tapi sudah “diindoktrinasikan” kemana-mana (lihat bantahan tuntas terhadap teori ini dalam Bucaille Maurice. Hal yang nampaknya remeh ini sebenarnya sangat besar akibatnya dan menjadi bencana bagi kaum muslimin Indonesia secara umum. sehingga hukuman keras dijatuhkan kepada pelaku kejahatan agar perbuatannya tidak terulang dan orang lainpun takut untuk berbuat yang sama. sirah. fiqih. Hal lain adalah berkembangnya berbagai teori-teori sesat yang sebenarnya belum diterima secara ilmiah. yang pada puncaknya adalah dengan ditinggalkannya al-Qur’an (QS 25/30-31). karena menganggapnya tidak perlu. Mizan.Pada bidang ilmu-ilmu Alam. GF terbesar yang dilakukan adalah dengan dilakukannya sekularisasi antara ilmu pengetahuan dengan ilmu agama (lihat bab II. teori ini sudah dibantah secara ilmiah dan pencetusnya sendiri (Freud) yang terus menggembar-gemborkan kebebasan seksual. tazkiyyah. yang menyatakan bahwa jika manusia tidak dibebaskan sebebasbebasnya keinginan seksualnya akan mengakibatkan terjadinya gangguan kejiwaan. Penggambaran potong tangan bagi pencuri dan rajam bagi pezina selalu ditonjolkan saat pembicaraan-pembicaraan tentang kemungkinan adopsi terhadap beberapa hukum Islam. tarikh. Sebaliknya bahwa hukum di Barat berpihak (melindungi) pelaku kejahatan. Mereka melupakan bahwa hukum Islam berpihak (melindungi) korban kejahatan. tafsir. sehingga dengan hukuman tersebut memungkinkannya untuk mengulang lagi . seperti teori tentang asal-usul makhluk hidup (the origins of species) dari Darwin (yang sebenarnya merupakan kelanjutan dari penemuan Herbert Spencer). yang sebenarnya masih ada the missing link yang belum dapat menghubungkan antara manusia dan kera. ternyata mati karena menderita penyakit kejiwaan (psikopath). 5. Bahasa : GF dibidang bahasa adalah dengan tidak diajarkannya bahasa al-Qur’an di sekolah. Bahaya lainnya adalah penisbatan teori-teori ilmu pengetahuan kepada para ilmuwan tanpa mengembalikannya kepada Sang Pemberi dan Pemilik Ilmu. sehingga mengakibatkan kekaguman dan pujian hanya berhenti pada diri para ilmuwan tersebut saja dan tidak bermuara kepada Allah SWT. pasal bahaya aliran sekularisme). dsb. sehingga al-Qur’an menjadi sekedar bacaan tanpa arti (QS yang pada akhirnya hanya dinikmati iramanya seperti layaknya lagu-lagu dan nyanyian belaka. Bandung).

Jakarta). Sementara bagi para remaja dan orangtua. asal dikemas dan dirancang agar sesuai dengan nilai-nilai Islam. dibandingkan datang ke pengajian dan majlis-majlis ta’lim. 7. al-Kautsar. Ø Aspek Isinya : Berbicara mengenai isi yang ditampilkan oleh media massa yang merupakan produk GF diantaranya adalah mengenai penokohan/orang-orang yang diidolakan. Sebagai contoh adalah TV.kejahatannya karena ringannya hukuman tersebut. Data penelitian tahun 1996 menyebutkan bahwa perbandingan SDM bergelar doktor (S3) di Indonesia baru 60 per sejuta penduduk. sehingga mereka pulang dengan membawa pola pikir dan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan bahkan secara sadar atau tidak ikut andil dalam membantu melanggengkan kepentingan Barat di negara mereka. Hal ini menyebabkan lambatnya pembangunan di negara-negara Islam dan semakin cepatnya kemajuan di negara-negara Barat. Islam Peradaban Masa Depan. waktu selepas maghrib yang biasanya digunakan anak-anak untuk mengaji dan belajar agama berubah dengan menonton acara-acara yang kebanyakan merusak dan tidak bermanfaat. di AS dan Eropa antara 2500-3000 orang per sejuta. kebanyakan lebih senang menghabiskan waktunya dengan menonton TV. Sebenarnya TV dapat menjadi sarana dakwah yang luarbiasa (sesuai dengan teori komunikasi yang menyatakan bahwa media audio-visual memiliki pengaruh yang tertinggi dalam membentuk kepribadian baik pada tingkat individu maupun masyarakat). maka dapat dipilah pada aspekaspek sebagai berikut : Ø Aspek kehadirannya : Terjadinya perubahan penjadwalan kegiatan sehari-hari dalam keluarga muslim. Media massa : Berbicara mengenai GF yang terjadi dalam media massa. sebaliknya justru tokoh yang terus-menerus diekspos dan ditampilkan adalah para selebriti yang menjalankan gaya hidup borjuis. dan di Israel mencapai 16. Brain drain adalah pelarian para intelektual dari negara-negara Islam ke negara-negara maju karena insentif yang lebih besar dan fasilitas hidup yang lebih mewah bagi para pekerja disana. Hal ini jelas demikian .000 persejuta penduduk ! Sementara brain washing (cuci otak) dialami oleh para intelektual yang sebagian besar berangkat ke negara-negara Barat tanpa dibekali dengan dasar-dasar keislaman yang cukup. Y. 8.. Media massa yang ada tidak berusaha untuk ikut mendidik bangsa dan masyarakat dengan menokohkan para ulama dan ilmuwan serta orang-orang yang dapat mendorong membangun bangsa agar dapat mencapai kemajuan IMTAK dan IPTEK sebagaimana yang digembar-gemborkan. menghamburhamburkan uang (tabdzir) jauh dari memiliki IPTEK apalagi dari nilai-nilai agama. brain drain dan brain washing. dan bahkan pooling yang dilakukan di masyarakat AS menunjukkan bahwa 1 dari 3 masyarakat AS menyetujui dijatuhkannya hukuman mati untuk pemerkosa (lihat Qardhawi. Pengiriman pelajar dan mahasiswa ke Luar Negeri : GF dibidang ini terjadi dalam 2 aspek. Laporan menunjukkan bahwa tingkat perkosaan yang terjadi di Kanada selama sehari sama dengan kejahatan yang sama di Kuwait selama 12 tahun.

Produk lain dari GF yang menonjol dalam media TV misalnya. film-film Mandarin dan film-film India. adalah porsi film-fil yang Islami yang hampir-hampir boleh dikatakan tidak ada.besar dampaknya kepada generasi muda dalam memilih dan menentukan gaya hidup serta cita-citanya dan tentunya pada kualitas bangsa dan negara. Telah diuraikan bagaimana akibat hasutan atau ghazwul fikri (perang pemahaman) yang dilancarkan oleh kaum Zionis Yahudi agar kaum muslim memahami Al Qur‟an dan As Sunnah dengan belajar sendiri (otodidak) melalui muthola'ah (menelaah kitab) dengan akal pikiran masing-masing tanpa mempedulikan pemahaman pemimpin ijtihad kaum muslim (Imam Mujtahid Mutlak) yakni Imam Mazhab yang empat dan pemahaman ulama para pengikut Imam . sisanya adalah film nasional (yang juga bergaya Barat). 90% film yang diputar adalah bergaya Barat.

Tasybihillah Bikholqihi . penyerupaan Allah dengan makhluq Nya. Barangsiapa memahami kata wajh Allah. tangan. “Orang yang berguru tidak kepada guru tapi kepada buku saja maka ia tidak akan menemui kesalahannya karena buku tidak bisa menegur tapi kalau guru bisa menegur jika ia salah atau jika ia tak faham ia bisa bertanya. maka oleh sebab itu jadi tidak boleh baca dari buku. karena hal itu salah satu pangkal kekufuran”. yad . tentunya boleh baca buku apa saja boleh. Jalaluddin As-Suyuthi dalam “Tanbiat Al-Ghabiy Bi Tabriat Ibn „Arabi” mengatakan “Ia (ayat-ayat mutasyabihat) memiliki makna-makna khusus yang berbeda dengan makna yang dipahami oleh orang biasa. 578 H/1182 M) dalam kitabnya al-Burhan al-Muayyad. Ibadah fasidah (ibadah yang rusak) . Dengan demikian. Salah seorang ulama keturunan cucu Rasulullah. mata. Muhammad bin Abdul Wahhab dan para pengikutnya yang mengi'tiqodkan berdasarkan makna dzahirnya Terhadap lafazh-lafazh ayat sifat kita sebaiknya tidak mengi‟tiqodkan berdasarkan maknanya secara dzahir karena akan terjerumus kepada jurang tasybih (penyerupaan). namun kita harus mempunyai satu guru yang kita bisa tanya jika kita mendapatkan masalah” Asy-Syeikh as-Sayyid Yusuf Bakhour al-Hasani menyampaikan bahwa “maksud dari pengijazahan sanad itu adalah agar kamu menghafazh bukan sekadar untuk meriwayatkan tetapi juga untuk meneladani orang yang kamu mengambil sanad daripadanya. seperti ulama Ibn Taimiyyah.Mazhab yang empat yang termasuk ulama-ulama bersanad ilmu atau bersanad guru tersambung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Imam Ahmad ar-Rifa‟i (W.” . Habib Munzir mengatakan. sebab lafazh-lafazh ayat sifat sangat beraroma tajsim dan secara badihi (otomatis) pasti akan menjurus ke sana. bertempat). Salah satu contoh memahami dengan akal pikiran adalah memahami ayat-ayat sifat tanpa ta‟wil atau tanpa mengambil hikmah sebagaimana yang dipegang oleh ulama-ulama korban hasutan atau ghazwul fikri (perang pemahaman ) dari kaum Zionis Yahudi. ibadah yang kehilangan ruhnya atau aspek bathin 2. makna dan pengamalan“ Para ulama telah menyampaikan bahwa jika memahami Al Qur‟an dan As Sunnah dengan belajar sendiri (secara otodidak) melalui cara muthola‟ah (menelaah kitab) dan memahaminya dengan akal pikiran sendiri. “Sunu „Aqaidakum Minat Tamassuki Bi Dzahiri Ma Tasyabaha Minal Kitabi Was Sunnati Lianna Dzalika Min Ushulil Kufri”. dan orang yang kamu ambil sanadnya itu juga meneladani orang yang di atas di mana dia mengambil sanad daripadanya dan begitulah seterusnya hingga berujung kepada kamu meneladani Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam. “Jagalah aqidahmu dari berpegang dengan dzahir ayat dan hadis mutasyabihat. Ibnu Qoyyim al Jauziyah. tapi kalau buku jika ia tak faham ia hanya terikat dengan pemahaman dirinya. ia kafir (kufur dalam i‟tiqod) secara pasti. Imam besar ahli hadis dan tafsir. kemungkinan besar akan berakibat negative seperti. ain dan istiwa sebagaimana makna yang selama ini diketahui (wajah Allah. keterjagaan al-Qur‟an itu benar-benar sempurna baik secara lafazh. 1.

maka orang tersebut hukumnya "Kafir (orang yang kufur dalam i'tiqad). Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah. “Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan Ulil Albab” (QS Ali Imron [3]:7 ) Dijelaskan dalam (QS Ali Imron [3]:7) bahwa yang dapat menta‟wilkan atau mengambil pelajaran (menta‟wilkan) atau mengambil hikmah dari ayat-ayat mutasyabihat adalah Ulil Albab.Sayyidina Ali Ibn Abi Thalib ra berkata : “Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah Subhanahu wa ta‟ala) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan.com/2012/01/29/tundukkan-akal-pikiran/ Dalam kitab-kitab ilmu tauhid seperti kitab ilmu tauhid berjudul "Hasyiyah ad-Dasuqi 'ala Ummil Barahin" karya Syeikh Al-Akhthal halaman 109 baris 9 s/d 12 menuliskan ‫سام ف هى عاص غ ير و اع لن أى هي اع ت قد أى هللا ج سن ك األج سام ف هى ك اف ر و هي ال و ع ت قد أً ه ج سن ال ك األ ج‬ ‫ك اف ر و االع ت قاد ال حق اع ت قاد أى هللا ل يس ب ج سن و ال ص فة و ال ي ع لن ذات ه اال هى‬ Artinya: "Dan ketahuilah oleh kalian bahwa sesungguhnya: 1." 2. (QS Al Baqarah [2]:269 ).“ Seseorang bertanya kepadanya : “Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sayyidina Ali Ibn Abi Thalib ra menjawab : “Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Barangsiapa mengi'tiqadkan (meyakinkan) bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala seperti jisim (bentuk suatu makhluk) sebagimana jisim-jisim lainnya. Allahumma faqqihhu fiddin wa „allimhu al Ta‟wil dan Allahum „allimhu al hikmah Allah Azza wa Jalla berfirman yang artinya “Allah menganugerahkan al hikmah (pemahaman yang dalam tentang Al Qur‟an dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya.” Kita harus bedakan antara “mencari-cari takwil” sebagaimana kaum mu‟tazilah dengan “mentakwilkan” sebagaimana contohnya yang dilakukan oleh Ibnu Abbas ra dan Ulil Albab lainnya Doa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk Ibnu Abbas ra untuk dapat menta‟wilkan atau mengambil hikmah. Orang yang mengi'tiqadkan (meyakinkan) bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala seperti jisim (bentuk suatu makhluk). Dan hanya Ulil Albab yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)“.wordpress. tapi tidak disamakan sebagaimana jisim-jisim (bentuk-bentuk makhluk) . muslim yang menggunakan lubb atau akal qalbu atau muslim yang menundukkan akal pikirannya kepada akal qalbu sebagaimana yang telah diuraikan dalam tulisan pada http://mutiarazuhud.

100001039095629 Contoh pada zaman sekarang pembunuhan terhadap sesama manusia yang telah bersyahadat akibat hasutan atau ghazwul fikri yang dilancarkan oleh kaum Zionis Yahudi adalah apa yang terjadi pada tragedi Darul Hadits.html atau pada http://www." Dalam beberapa tulisan yang telah kami sampaikan tujuannya untuk mengingatkan akan adanya hasutan atau ghazwul fikri yang dilancarkan oleh kaum Zionis Yahudi yang berakibat segelintir kaum muslim membenci mayoritas kaum muslim yang melaksanakan amal kebaikan seperti dzikir berjamaah. I'tiqad yang benar adalah i'tiqad yang menyatakan bahwa sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala itu bukanlah seperti jisim (bentuk suatu makhluk) dan bukan pula berupa sifat. Peristiwa itu bermula dari tertangkapnya mata-mata utusan Darul Hadits oleh orang-orang suku Hutsi yang menganut Syiah. ziarah kubur. Sayyidina Husein ra dan pembunuhan lainnya sebagaimana yang terlukiskan dalam tulisan pada http://www. suku Hutsi pun menyerbu Darul Hadits sebagai ungkapan amarah mereka.aswaja-nu. maka orang tersebut hukumnya "'aashin" atau orang yang telah berbuat durhaka kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. tawassul.com/2010/01/dialog-syaikh-alsyanqithi-vs-wahhabi_20. Majalah Dakwah Islam “Cahaya Nabawiy” Edisi no 101. kedua sekte masing-masing merasa berjihad dan memerangi sesama manusia yang telah bersyahadat. 3. istighotsah.220630511314917. Suku Hutsi merasa kehormatan mereka terusik dengan keberadaan mata-mat ini. sangar yakni. dll Bahkan hasutan atau ghazwul fikri yang dilancarkan oleh kaum Zionis Yahudi berakibat terjadinya pembunuhan terhadap sesama muslim seperti pembunuhan terhadap Sayyidina Ustman ra. . Imam Sayyidina Ali ra. para mahasiswa tetap tak mau dievakuasi pihak kedutaan.56251.lainnya. Yaman.facebook. Tak ayal. Selama beberapa lama Darul Hadits memang mengirim mata-mata untuk mengamati kesaharian warga Syiah.php?fbid=220630637981571&set=a. “Jihad terhadap syiah rafidah al-Houtsi” ***** akhir kutipan ***** Ironis sekali . yasinan. meskipun beberapa kali dibujuk . Selama beberapa hari Darul Hadits dikepung orang-orang Hutsi yang kebanyakan tergabung dalam milisi pemberontak“ “Dua warga Indonesia tewas dalam baku tembak. Tidak ada yang dapat mengetahui Dzat Allah Subhanahu wa Ta'ala kecuali Dia. maulid Nabi. Januari 2012 memuat topik utama berjudul “SYIAH-WAHABI: Dua seteru abadi” . Dammaj. Anehnya. Berikut sedikit kutipannya. Kehormatan adalah masalah besar bagi suku-suku di Jazirah Arab. Mereka berdalih bahwa diri mereka sedang berjihad melawan musuh. tahlilan. sementara yang lainnya bersembunyi di kampus. **** awal kutipan **** “Sebenarnya ada fakta lain yang luput dari pemberitaan media dalam tragedi itu. Doktrin yang ditanamkan kepada mahasiswa Darul Hadits cukup. ratib.com/photo.

dan sungguh telah menyimpan dendam terhadapnya. „Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah‟. „Wahai Rasulullah. “mencela seorang muslim adalah kefasikan. dan dia menyebutkan sebuah nama kepadanya. Rasulullah bertanya lagi: Sudahkah kamu membelah dadanya sehingga kamu tahu dia benar-benar mengucapkan Kalimah Syahadat atau tidak? Rasulullah terus mengulangi pertanyaan itu kepadaku hingga menyebabkan aku berandai-andai bahwa aku baru masuk Islam saat itu. Maka beliau pun memanggil Usamah dan menanyainya. dan membunuhnya adalah kekufuran”. ayah pendiri sekte Wahhabi. tiba-tiba orang musyrik itu mengucap. (HR Muslim 97) Rasulullah lalu bertanya: „Kenapa kamu membunuh orang yang telah mengucapkan Laa Ilaaha Illaahu? „ Aku menjawab. (HR Muslim 140) Dia berkata. Maka Basyir pun mendatangi Nabi shallallahu „alaihi wasallam untuk mengadukan dan menanyakan hal itu kepada beliau. hal. juga menentang terhadap dakwahnya dan membantahnya dengan bantahan yang baik berdasarkan ayat-ayat al-Qur‟an dan hadits-hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bertanya lagi: „Apakah kamu yang telah membunuhnya? „ Dia menjawabnya.” (Ibn Humaid al-Najdi. maka ia akan mengirim orang yang akan menculik dari tempat tidurnya atau di pasar pada malam hari karena pendapatnya yang mengkafirkan dan menghalalkan membunuh orang yang menyelisihinya. Wahai Rasulullah! Sesungguhnya lelaki itu mengucap demikian karena takutkan ayunan pedang. Hasyiyah Radd al-Muhtar sebagai berikut: . dia telah membunuh si fulan dan si fulan. Allah telah menyelamatkan Syaikh Sulaiman dari keburukan dan tipu daya adiknya meskipun ia sering melakukan serangan besar yang mengerikan terhadap orang-orang yang jauh darinya. namun ketika dia melihat pedangku ini. „Ya. sebagai berikut: "Syaikh Sulaiman (kakak Muhammad bin Abdul Wahhab). „Kenapa kamu membunuhnya? „ Dia menjawab. al-Imam Muhammad Amin Afandi yang populer dengan sebutan Ibn Abidin. juga berkata dalam kitabnya. Karena setiap ada orang yang menentangnya. dia telah melukai kaum muslimin. dia mengucap.Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda. „Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah‟. „Dan kami saat itu diberitahukan peristiwa Usamah bin Zaid. 275). Dia menceritakannya kepada beliau dan apa yang diperbuat oleh lelaki tadi. „Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah‟. Syaikh Sulaiman menamakan bantahannya dengan judul Fashl al-Khithab fi al-Radd „ala Muhammad bin Abdul Wahhab. namun dia tetap saja membunuhnya. lalu ia tidak mampu membunuhnya secara terang-terangan.‟ Beliau bertanya lagi: „Lalu apa yang hendak kamu perbuat dengan kalimat. yang mana ketika dia telah mengangkat pedangnya. dan membantahnya. Dari kalangan ulama madzhab Hanafi. jika di hari kiamat kelak ia datang (untuk minta pertanggung jawaban) pada hari kiamat nanti? „ (HR Muslim 142) Sedangkan kejadian sekitar abad 12 Hijriah terlukiskan dalam apa yang disampaikan oleh ulamaulama bermazhab seperti Dari kalangan ulama madzhab Hanbali. al-Suhub al-Wabilah „ala Dharaih al-Hanabilah. al-Imam Muhammad bin Abdullah bin Humaid al-Najdi berkata dalam kitabnya al-Suhub al-Wabilah „ala Dharaih al-Hanabilah ketika menulis biografi Syaikh Abdul Wahhab.

yaitu mereka yang mendistorsi penafsiran al-Qur‟an dan Sunnah. Mereka mengikuti madzhab Hanabilah. Dalam tulisan pada http://mutiarazuhud.com/2012/02/08/terhasut-pembatasan-makna/ telah diuraikan bagaimana mereka terhasut oleh pembatasan makna firman Allah ta‟ala Contoh hasutan lainnya yang dilancarkan oleh Kaum Zionis Yahudi adalah menghasut dengan cara mencitrakan hal yang buruk terhadap tasawuf dalam rangka menjauhkan umat Islam dari jalan (thariqat) untuk mencapai muslim yang berakhlakul karimah atau muslim yang ihsan atau muslim yang bermakrifat . Dalam tulisan pada http://mutiarazuhud.wordpress. Salah satu contoh penghasutnya adalah perwira Yahudi Inggris bernama Edward Terrence Lawrence yang dikenal oleh ulama jazirah Arab sebagai Laurens Of Arabian.com/2012/02/05/menyalah-maknakan-hadits/ telah diuraikan bagaimana mereka terhasut oleh penyalah makna dari hadits.wordpress. 262) Dari kalangan ulama madzhab al-Maliki. Laurens menyelidiki dimana letak kekuatan umat Islam dan berkesimpulan bahwa kekuatan umat Islam terletak kepada ketaatan dengan mazhab (bermazhab) dan istiqomah mengikuti tharikat-tharikat tasawuf. al-Imam Ahmad bin Muhammad al-Shawi al-Maliki.“Keterangan tentang pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab.” (Hasyiyah al-Shawi „ala Tafsir al-Jalalain. Hasyiyah Radd al-Muhtar „ala al-Durr al-Mukhtar. Dalam tulisan pada http://mutiarazuhud. kaum Khawarij pada masa kita.com/2012/02/02/potongan-perkataan-ulama/ telah diuraikan bagaimana mereka terhasut oleh potongan perkataan ulama. Sebagaimana terjadi pada masa kita. yaitu kelompok di negeri Hijaz yang disebut dengan aliran Wahhabiyah. pada pengikut Ibn Abdil Wahhab yang keluar dari Najd dan berupaya keras menguasai dua tanah suci. hal. mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat). perkataan Salafush Sholeh maupun perkataan ulama-ulama terdahulu seperti perkataan Imam Mazhab yang empat. juz 3. Akan tetapi mereka meyakini bahwa mereka saja kaum Muslimin. Dan oleh sebab itu mereka menghalalkan membunuh Ahlussunnah dan para ulamanya sampai akhirnya Allah memecah kekuatan mereka.com/2012/02/03/terhasut-pengalihan-makna/ telah diuraikan bagaimana mereka terhasut oleh pengalihan makna perkataan ulama. sedangkan orang yang berbeda dengan keyakinan mereka adalah orang-orang musyrik. Cara ulama-ulama yang anti tasawuf dan anti mazhab menghasut adalah memotong-motong firman Allah.wordpress. juz 4. 307). berkata dalam Hasyiyah „ala Tafsir al-Jalalain sebagai berikut: "Ayat ini turun mengenai orang-orang Khawarij. hal. Buku tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan dibiayai oleh pihak orientalis. merusak negeri mereka dan dikuasai oleh tentara kaum Muslimin pada tahun 1233 H. ulama terkemuka abad 12 Hijriah dan semasa dengan pendiri Wahhabi. dan oleh sebab itu mereka menghalalkan darah dan harta benda kaum Muslimin sebagaimana yang terjadi dewasa ini pada golongan mereka. hadits Rasulullah.” (Ibn Abidin.wordpress. Dalam tulisan pada http://mutiarazuhud. padahal merekalah orang-orang pendusta. Laurens mengupah ulama-ulama yang anti tharikat dan anti mazhab untuk menulis buku buku yang menyerang tharikat dan mazhab.

5 s. Sesungguhnya demi Allah saya benar-benar ingin memberikan nasehat padamu. pastilah tasawuf adalah jalan (thariqat) untuk mencapai muslim yang berakhlakul karimah atau muslim yang ihsan atau muslim yang bermakrifat Ahmad Shodiq. dia hitam. maka hatinya tidak dapat merasakan kelezatan takwa. DR. sementara dia yang belajar fikih .d. Assayyid Muhammad bin Alwi Almaliki Alhasani dalam makalahnya dalam pertemuan nasional dan dialog pemikiran yang kedua. Kata Imam Syafi‟i. maka bagaimana bisa dia menjadi baik (ihsan)?” [Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i.com/2010/06/07/pendidikan-akhlak/ Pada hakikatnya upaya kaum Zionis Yahudi menjauhkan kaum muslim dari tasawuf adalah dalam rangka merusak akhlak kaum muslim sebagaimana mereka menyebarluaskan pornografi. 47] Begitupula dengan nasehat Imam Malik ~rahimahullah bahwa menjalankan tasawuf agar manusia tidak rusak dan menjadi manusia berakhlak baik Imam Malik ~rahimahullah menyampaikan nasehat (yang artinya) “Dia yang sedang tasawuf tanpa mempelajari fiqih (perkara syariat) rusak keimanannya . UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengutip perkataan Imam Syafi‟i ~rahimahullah yang menyatakan bahwa orang yang buruk itu seperti pantatnya dandang (tempat menanak nasi) yang hitam. hedonisme dll Imam As Syafi‟i ~rahimahullah menasehatkan kita untuk menjalankan perkara syariat sebagaimana yang mereka sampaikan dalam kitab fiqih sekaligus menjalankan tasawuf untuk mencapai muslim yang baik.wordpress. Sedangkan orang yang hanya menjalani tasawuf tapi tidak mau mempelajari ilmu fiqih.Salah satu yang termakan hasutan atau ghazwul fikri dari kaum Zionis Yahudi adalah pemerintahan kerajaan dinasti Saudi Ulama keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. menyampaikan bahwa dalam kurikulum tauhid kelas tiga Tsanawiyah (SLTP) cetakan tahun 1424 Hijriyyah di Arab Saudi berisi klaim dan pernyataan bahwa kelompok Sufiyyah (aliran– aliran tasawuf) adalah syirik dan keluar dari agama. dan dia ingin menempelkannya ke kulit kita. liberalisme. Kutipan makalah selengkapnya ada pada http://mutiarazuhud. 9 Dzulqo‟dah 1424 H di Makkah al Mukarromah. Kalau kita terpancing. sekulerisme. Orang yang hanya mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mau menjalani tasawuf. muslim yang sholeh. muslim yang berakhlakul karimah atau muslim yang Ihsan Imam Syafi‟i ~rahimahullah menyampaikan nasehat (yang artinya) . maka sesungguhnya yang terjadi adalah dua ketidakstabilan. Jadi kalau sampai kita sadar bahwa ada ruhani yang tidak stabil. maka yang hitam itu dua.wordpress. dan janganlah kau hanya mengambil salah satunya. karena kita terpancing. Selengkapnya uraian dosen Ahmad Shodiq tentang tasawuf dan pendidikan akhlak ada dalam tulisan pada http://mutiarazuhud.”Berusahalah engkau menjadi seorang yang mempelajari ilmu fiqih dan juga menjalani tasawuf. MA-Dosen Akhlak & Tasawuf. Abuya Prof. hal. gaya hidup bebas. dan kita terpancing untuk tidak stabil.com/2010/08/18/ekstrem-dalam-pemikiran-agama/ Padahal kalau kita mau melihat kurikulum atau silabus tentang tasawuf pada perguruan tinggi Islam. pluralisme .

dan pada tingkat akhir Islam diharapkan habis sampai ke akar-akarnya.tanpa mengamalkan Tasawuf rusaklah dia. hanya dia siapa memadukan keduanya terjamin benar” . 02 Agustus 04 Ghazwul fikri berasal dari kata ghazw dan al-fikr. Yang dimaksud ialah upaya-upaya gencar pihak musuh-musuh Allah subhanahu wata‟ala untuk meracuni pikiran umat Islam agar umat Islam jauh dari Islam. lalu akhirnya membenci Islam. yang secara harfiah dapat diartikan “Perang Pemikiran”. Wassalam Artikel Buletin An-Nur : Ghazwul Fikri Senin. Upaya ini telah berlangsung sejak lama dan terus berlanjut hingga kini. .

kita tidak dapat berbuat apa-apa. Makanya perputaran roda organisasi dan lembaga-lembaga dunia itu sepenuhnya dapat mereka kendalikan secara sangat sistematis dan akurat tanpa disadari oleh mayoritas umat Islam. yang sebagiannya masih sangat lugu dan belum tersentuh oleh da‟wah. Caranya bukan lagi berupa penyerangan fisik. baik politik. Dalam bidang komunikasi. baik yang berskala internasional maupun nasional. para pembelajar Islam dari kaum Salib ini kembali ke Eropa. lalu membentuk semacam Research and Development (Penelitian dan Pengembangan) untuk mengetahui kelemahan umat Islam agar dapat mereka kuasai. budaya. Allah memenangkan kaum muslimin dalam pertempuran tersebut. artinya. Di antara pernyataan mereka ialah. mau pun ekonomi. juga mengatakan hal yang sama. hadist dimengerti. Tetapi kini. Kekalahan demi kekalahan itu akhirnya menyebabkan kaum salib menciptakan taktik baru. “Percuma memerangi umat Islam. Setelah sampai ke tahap dan tingkat ahli. Tugas kita kini adalah mencabut al-Qur‟an hati mereka. musuh-musuh Islam berupa setan manusia itu hebat dan licik. . Di bawah pimpinan Raja Louis XI. al-Qur‟an mengatakan. Oleh karena itu.Faathir : 6). Struktur-struktur dan lembaga-lembaga Internasional. Pembelajaran dengan niat jahat itu ternyata berhasil. sedangkan pasukan Romawi yang dihadapi berjumlah 100. misalnya. Jika komitmen mereka terhadap agama mereka kuat. Niat atau motivasi mereka tentu bukan untuk mengamalkan. hampir 1 berbanding 35. Kesungguhan mereka dalam mempelajari Islam tersebut memang luar biasa. sebab pasukan muslim yang diterjunkan dalam pertempuran berjumlah sedikit. penghinaan dan pemojokan serta pelecehan itu dilakukan dengan pers yang mempergunakan sarana modern yang super canggih. maka perlakukanlah ia sebagai musuh. mantan perdana menteri Inggris. menurut ayat 112 surat al-An‟aam bukan hanya dari kalangan jin dan Iblis saja. khazanah ilmu Islam digali. taktik baru tersebut dilancarkan. misalnya pernah berperang dengan jumlah tentara sekitar 3000 personil. “Percuma kita berperang melawan umat Islam selama mereka berpegang teguh pada agama mereka. Sesungguhnya setan itu mengajak hizb (golongan) nya agar mereka menjadi penghuni neraka. Kemenangan kaum muslimin tersebut sangat spektakuler. barulah kita mudah mengalahkan mereka.” Gleed Stones.” (QS. Tafsir dikuasai. tetapi juga dari kalangan manusia. khususnya pers. baru kita akan menang dan menguasai mereka. Di sisi lain. pendidikan. tugas kita sebetulnya adalah menjauhkan umat Islam dari agama mereka. militer dan bidang-bidang penting lainnya hampir seluruhnya berada dalam genggaman mereka.” Dalam konteks ini. Pasukan Khalid bin Walid. kita tidak akan mampu menguasainya selama di dada pemuda-pemuda Islam al-Qur‟an masih bergelora. Setan-setan manusia itu dahulu menghina dan memojokkan serta melecehkan Islam melalui lisan mereka dengan cara sederhana tanpa dukungan hasil teknologi canggih. “Sesungguhnya setan bagi kamu merupakan musuh. hampir seluruh sumber berita berada dalam „tangan‟ mereka. Setan yang merupakan musuh umat Islam itu. Sampai dalam sejarah diungkapkan kisah seorang pembelajar Islam dari kaum salib yang rela meninggalkan anak istrinya hanya untuk berkeliling ke negeri-negeri Islam guna mencari kelemahan negerinegeri Islam itu. sosial. melainkan untuk menghancurkannya. tetapi musuh-musuh Allah itu mengirimkan putera-putera terbaik mereka ke kota Makkah untuk mempelajari Islam.000 personil.Ghazwul fikri dimulai ketika kaum salib dikalahkan dalam sembilan kali peperangan besar.

Kalau korespondensi da‟wah sederhana antara Nabi Sulaiman „alaihis salam dengan ratu Saba‟ ini boleh dikatakan termasuk bagian dari pers secara sederhana. Al-Qur‟an memberitahukan bahwa Nabi Sulaiman ‟alaihis salam pernah menda‟wahi ratu negeri Saba‟ melalui tulisan (berupa sepucuk surat khusus). antara lain. tetapi lebih lagi dari hanya sekedar itu. di dunia ini. Misalnya berupaya agar masyarakat dunia (terutama kalangan elitnya) membenci Islam dan menjauhinya. pada umumnya jarang yang menjadi jurnalis atau penulis. serta menanamkan keraguan dalam dada kaum muslimin akan kebenaran dan urgensi Islam di dalam hidup. maka pers yang diterbitkannya tentu tidak akan menurunkan tulisan-tulisan yang merugikan Islam. Bukan hanya Nabi Sulaiman ‟alaihis salam. missi yang mereka emban tentu merugikan dan memojok kan Islam. Artinya. di antaranya mempergunakan tulisan berupa surat yang sederhana. Dalam dunia modern kini. termasuk yang berkaliber internasional yang mempunyai semangat sekali pun. Kalau yang menguasai pers itu orang mukmin. Dan keadaan bisa bertambah . berarti dapat menguasai dunia. Sementara terhadap kedua hal itu para penulis Muslim belum betul-betul menguasainya secara baik. bahkan terkadang menurunkan berita yang memojokkan Islam.Maka tak dapat dibantah bahwa media massa yang didominasi atau dikuasai oleh kalangan yang anti Islam. upaya umat Islam meng-counter serangan musuh-musuh Allah itu nyaris tak ada. pers ternyata menempati posisi sangat penting. harus terlebih dahulu ditabayyun (diseleksi). tak sedikit pers yang menurunkan aneka bentuk tulisan yang substansi isinya bukan hanya memojokkan Islam dan menyakitkan hati kaum mu‟min serta melecehkan al-Qur‟an. Sebaliknya wartawan dan penulis yang beragama Islam. penguasaan terhadap ilmu komunikasi dan jurnalistik hingga saat ini masih jauh dari memadai. Apa lagi menerbitkan koran atau majalah yang benar-benar membawa misi dakwah dan perjuangan Islam. „Ulama dan orangorang yang betul betul faham akan Islam secara benar dan kaffah. Di sisi lain. pers yang diterbitkan orang Islam banyak yang tidak memperjuangkan dan membela Islam. umat Islam. yang melihat Islam sebagai ancaman bagi kepentingan politik dan ekonomi mereka. Tetapi kenyataan membuktikan. memojokkan kaum Muslim atau menyakitkan umat Nabi Muhammad shallallahu „alaihi wassallam. Bahkan sering dikatakan bahwa siapa menguasai pers. kalau tidak. yang memang selalu memburu berita yang sifatnya merugikan Islam. Padahal berita dari mereka menurut cara yang islami. Keadaan ini diperburuk lagi oleh kenyataan bahwa di kalangan umat Islam. tanpa dukungan hasil teknologi canggih seperti yang dikenal dunia pers kini. bisa berbahaya bagi umat Islam. dapat membentuk opini umat. maka pers dalam arti yang sempit berarti telah eksis pada zaman Nabi-nabi dahulu. Sebab masih tergantung kepada kantor-kantor berita barat/kafir. Ini salah satu di antara kelemahan-kelemahan dan keterbelakangan kita. Nabi Muhammad shallallahu „alaihi wassallam pun dalam menda‟wahkan Islam kepada raja-raja dan para penguasa suatu negeri pada zamannya. Namun untuk melakukan tabayyun. yang akhirnya ternyata berhasil gemilang dengan masuk Islamnya sang ratu. banyak yang belum atau tidak memahami Islam secara benar dan kaaffah (totalitas). yang benar-benar faham akan dakwah dan memang merupakan Da‟i (dalam arti luas). diperlukan pemahaman Islam yang benar dan universal serta penguasaan jurnalistik yang akurat dengan peralatan canggih.

Hanafi Maksum) . baik cetak mau pun elektronik.buruk lagi. Dan senjata yang dipergunakan bukan lagi bom atau peluru tetapi surat kabar. Misalnya adanya „tokoh‟ Islam yang diberi predikat Kiyai Haji atau profesor doktor. tetapi justru memihak dan membela musuh-musuh Allah subhanahu wata‟ala. direkayasa sedemikian rupa. meriam dan peluru. yang dikelola oleh para Ulama dan jurnalis Muslim yang betulbetul faham Islam secara benar. Tulisan-tulisan yang diturunkan atau diproduksinya tentu harus menarik dan akurat bermisi Islam. ini merupakan cerita lama. Kadang-kadang menimbulkan perpecahan di kalangan kaum Muslimin. Na‟udzu billaah min dzaalik! Mereka laksana musuh dalam selimut. para penjajah menyerang kaum Muslimin dengan senjata bom. dan serangan itu hingga kini sebetulnya masih tetap berlangsung. Salah satu tujuannya ialah bagaimana agar fikrah (ideologi) atau „aqidah umat Islam rusak. majalah. yang konotasinya pembela Islam. namun takut (phobi) kalau Islam berkembang dan eksis di muka bumi Allah subhanahu wata‟ala yang fana ini. koran. dengan peralatan dan sarana teknologi yang memadai dan mampu menampilkan tulisan dan berita yang benar serta baik secara menarik dan bijaksana. Untuk mengantisipasi atau mengimbangi serbuan ghazwul fikr (perang ideologi) itu. mau pun yang super canggih. termasuk dalam hal ini Jaringan Islam Liberal (JIL). dan sekaligus diharapkan dapat meredam dan mengantisipasi serbuan pers sekuler. Kalau mereka menerbitkan buku. televisi dan media-media massa lainnya. Kalau pun toh menulis juga. Na‟udzu billaah min dzaalik! Dahulu. umat Islam antara lain harus mempunyai pers yang tangguh. Amin ya Rabbal ‟alaimin (M. Tujuan paling akhir ialah bagaimana agar Islam dan umat Islam berhasil dihabisi riwayatnya dari bumi Allah subhanahu wata‟ala ini. Dan yang tak kalah penting. Sebetulnya.terutama yang tak henti-hentinya menyerang Islam dengan berbagai cara. radio. isinya tentu dipoles. agar dapat memberikan pemahaman tentang al-Islam yang benar kepada pembacanya. tetapi aqidah ummat Islam. sehingga tidak mengungkapkan kenyataan yang harus diungkapkan. sebab sejak zaman Nabi-nabi dahulu. Hanya yang dijadikan sasaran bukan lagi jasmani. semoga Allah subhanahu wata‟ala menjadikan hati kita cinta terhadap Islam dan selalu menda‟wahkan dan memperjuangkannya. majalah. sehingga dikira umat Islam. sampai akhirnya Dia memanggil kita ke sisi-Nya selama-lamanya. menggunting dalam lipatan. Satu hal lagi yang tidak boleh kita dilupakan adalah. munculnya musuh-musuh Islam dari dalam tubuh ummat Islam sendiri tanpa kita sadari. selalu ada saja manusia-manusia yang mengaku Muslim. kalau para pemimpin umat Islam bukannya memihak Islam. Sebagian mereka mengaku beragama Islam. dan menyampai kan apa-apa yang seharusnya disampaikan. Serangan inilah yang disebut ghazwul fikr. padahal sebaliknya. mereka takut menulis tentang Islam. Mudah-mudahan Allah memberi kita kemampuan untuk menyeleksi bahan bacaan serta memilih media informasi yang kita dengar dan saksikan setiap hari. tetapi pada hakikatnya merongrong atau merusak bahkan menghancurkan Islam dari dalam. ia memang pembela Islam. tabloid dan sejenisnya. baik yang sederhana.