P. 1
Buku Ajar Seni Budaya Kelas 7 SMT 1MGMP Kab. Batang Semester 1

Buku Ajar Seni Budaya Kelas 7 SMT 1MGMP Kab. Batang Semester 1

3.67

|Views: 11,260|Likes:
Published by Aryatmono Siswadi

More info:

Published by: Aryatmono Siswadi on Apr 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2015

pdf

text

original

Mengambar merupakan proses pengungkapan gagasan seseorang melalui bahasa gambar.
Misalnya, seorang desainer ingin membuat guci, tertentu ia akan membuat rancangan dalam bentuk
guci yang sesungguhnya. Untuk dapat membuat gambar yang baik, seseorang harus menguasai
kemampuan menggambar terutama menggambar bentuk.
Menggambar bentuk adalah cara mengambr dengan meniru obyek dan mengutamakan kemiripan
rupa. Semakin mendekati kemiripan rupa, berarti gambar bentuk yang dibuat semakin sempurna.
Obyek gambar bentuk bisa dari benda-benda mati, flora, fauba, manusia atau alam benda.

2. Menggambar Bentuk Tiga Dimensi

Menggambar bentuk atau alam benda berarti menggambar berdasarkan garis dan bentuk dasar
geometris. Macam-macam bentuk :
a. Bentuk Kubistis

Bentuk kubistis adalah bentuk-bentuk yang menyerupai kubus atau benda yang bentuk dasarnya
kubus. Contohnya : TV, meja, kursi, kulkas, lemari.

Almari

Kulkas

Televise

Kursi

Gambar 2.1. Gambar bentuk benda kubistis

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

13

b. Bentuk Silindris

Bentuk silindris adalah benda yang bentuk dasarnya menyerupai silindris atau bulat . Contohnya :
gelas, botol, bolam lampu, bola, kendi, teko, ember, guci, cangkir , kaleng dan piring

Gambar 2.2. Gambar bentuk benda silindris

c. Bentuk Bebas

Bentuk bebas adalah benda yang bentuknya tidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis dan
silindris. Contohnya : kain, buah-buahan, bunga, busana.

Gambar 2.3. Gambar bentuk benda bebas

3. Media Untuk Menggambar Bentuk

Dalam seni rupa yang dimaksud dengan media adalah bahan , alat dan tehnik yang digunakan
untuk membuat karya seni rupa . Adapun media untuk menggambar bentuk adalah sebagai berikut :

a. Media Kering

Peralatan ini digunakan pada bidang gambar denan media warna dalam keadaan kering. Praktik
penggunaannya digoreskan langsung pada permukaan bidang gambar. Peralatan tersebut antara
lain sebagai berikut .
1. Pensil, merupakan alat tulis yang sangat penting untuk membuat sketsa gambar (obyek). Untuk
merancang sebuah gambar bentuk dapat digunakan pensil keras (hard), misalnya HB. Coretan
pensil HB tidak terlalu terang sehingga sangat cocok untuk merancang sket awal sebelum tahap
penyempurnaan gambar (finishing). Tahap berikutnya mengunakan pencil lunak(2B, 3B, 4B,5b
dan 6B. Pens lenis B ini memiliki sifat lunak dan hasilnya pekat sehingga cocok untuk tehnik
blok, arsir atau dussel.
2. Krayon, memiliki sifat padat dan lunak sehingga cocok untuk membuat gambar blok dan gradasi(
kesan semburan warna).
3. Spidol, terdiri atas beragam pilihan warna. Sesuai untuk menggambar dengan teknik arsir atau

blok.

4. Konte, merupakan sejenis pensil dari bahan lunak berwarna hitam pekat, sering untuk membuat
gambar gradasi atau benda-benda bertekstur halus.
5. Drawing pen, alat menggambar yang sering digunakan untuk teknik arsir dan blok.

b. Media Basah

Peralatan ini digunakan pada bidang gambar dengan media warna dalam keadaan basah. Bahan
warnanya tersimpan dalam bentuk tube, botol, atau kaleng. Peralatan tersebut antara lain sebagai
berikut :
1. Cat air, dapat digunakan menggambar dengan campuran atau tanpa air.

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

14

2. Cat poster (cat plakat), memiliki kemiripan dengan cat air, tetapi lebih padat dan lebih pekat
sehingga sangat cocok untuk tehnik blok.
3. Tinta bak, biasa juga dinamakan tinta Cina, terbuat dari baan cair pekat. Sangat cocok untuk
menggambar teknik blok atau siluet.
4. Cat minyak (acrylic), untuk menggambar dengan menggunakan bidang gambar berupa kain.
5. Ecolin, terbuat dari bahan cair dengan berbagai warna. Sangat cocok untuk teknik blok, arsir, atau
gradasi warna.

4. Teknik Menggambar Bentuk

Tehnik adalah cara-cara yang lazim dipergunakan untuk menggambar bentuk.
a. Linier

Tehnik linear merupakan cara
menggambar obyek gambar dengan
garis sebagai unsure yang paling
menentukan, baik garis lurus atau
garis lengkung.

Gambar 2.4. Teknik Linier

b. Blok

Tehnik blok merupakan cara
menggambar dengan menutup obyek
gambar satu warna, sehingga tampak
bentuk globalnya (siluet)

Gambar 2.5 Tehnik Blok

c. Arsir

Tehnik arsir merupakan cara
menggambar dengan garis-garis
sejajar atau menyilang untuk
menentukan gelap terang obyek
gambar sehingga tampak seperti tiga
dimensi.

Gambar 2.6 Tehnik Arsir

d. Dusel

Tehnik dusel merupakan cara
menggambar yang penentuan gelap
terang obyek gambar , menggunakan
pensil gambar yang digoreskan dalam
posisi miring ( rebah)

Gambar 2.7 Teknik Dusel

e. Aquarel

Tehnik aquarel merupakan cara
menggambar dengan menggunakan
cat air dengan sapuan warna yang
tipis, sehingga hasilnya tampak
transparan atau tembus pandang.

Gambar 2.8 teknik Aquarel

f.

Pointilis
Tehnik pointilis merupakan cara
menggambar yang dalam menentukan
gelap terang obyek gambar
menggunakan pensil atau pena gambar
dengan titik-titikkan.

Gambar 2.9 Tehnik Pointilis

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

15

5. Prinsip-Prinsip Dalam Menggambar Bentuk

Prinsip-prinsip seni rupa yang perlu diperhatikan dalam menggambar bentuk adalah sebagi
berikut :
a. Model

Model adalah obyek yang dijadikan acuan untuk mengambar. Menggambarkan model berarti
menggamar bentuk terfokus pada obyek yang digambar, bukan sekedar ingatan. Model gambar
dapat dibuat secara langsung atau tidak langsung.
Menggambar secara langsung yaitu dengan menatap model yang ada di depan mata.
Menggamabar secara tidak langsung yaitu megambar model dari foto (reproduksi).

Gb. 2.10 Menggambar secara langsung

Gb. 2.11 Menggambar secara tidak langsung

b. Perspektif

Perspektif merupakan prinsip atau kaidah yang penting dalam menggambar bentuk. Gambar yang
hendaknya sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, yaitu gambar yang dekat kelihatan besar dan
sebaliknya. Gambar dengan hukum perspektif berarti menggambar dengan pandangan satu arah
atau dua titik lenyap.

Gb. 2.12. Perspektif

b. Proporsi

Yang diamaksud dengan prinsip proporsi dalam menggambar bentuk adalah kesebaningan,
keseimbangan, atau kesesuaian bentuk dan kuran suatu benda antara bagian yang satu dengan
yang lain. Dengan menggunakan proporsi yang tepat, maka gambar benda yang dihasilkan akan
tampak wajar. Jika gambar yang dbuat tidak sesuai dengan proporsi maka akan terkesan janggal.

Gb. 2.13 Proporsi

c. Komposisi

Prinsip komposisi adalah taa susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan
keselarasan dalam suatu karya seni rupa.
1). Keseimbangan (balance)
Penggambaran obyek benda yang memberikan adanya kesan keseimbangan antarbagian-
baiannya, artinya tida teresan berat sebelah.
sebagai susunan atau letak obyek gambar, gambar yang satu dengan yang lain hendaknya tidak
terlalu jauh.

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

16

Gb.2.14. Keseimbangan

2). Kesatuan (Unity)adalah suatu penggambaran obyek yang memberikan ksan adanya kesatuan
unsure-unsur yang terpadu. Ksatuan artinya keterpaduan dari bagian-bagian gambar, tidak
terkesan terbelah atau terpisah.
3). Irama (rhythm) adalah suatu pengambaran obyek yang memberikan kesan pergerakan
denganalur yang teratur.

Gb. 2.15. Irama ( Rhythm)

4). Keselarasan ( harmony) adalah suatu penggambaran obyek yang memberikan kesan kesesuaian
antara bagian yang satu dengan bagian yang lain dalam suatu benda.

Gb. 2.16. Keselarasan (harmony)

d. Gelap-terang ( Half-Tone)
Benda akan terlihat oleh mata kita bila terkena cahaya. Bagian benda yang terkena cahaya akan
tampak terang, sedang bagian benda yang tidak kena cahaya akan tampak gelap.

Gambar 2.17 Gelap terang

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

17

APRESIASI SENI

I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar 1

1. Benda-benda di rumah antara lain rak buku, almari, meja , kursi merupakan bentuk…
a. silindris

c. bebas

b. geometris

d. kubistis

2. Gambar bentuk disebut juga sebagai gambar…
a. model

c. alam benda

b. benda-benda

d. pemandangan alam

3. Salah satu contoh bentuk silindris yaitu…
a. meja

c. kursi

b. botol

d. almari

4. Macam-macam bentuk di bawah ini, kecuali…
a. geometris

c. silindris

b. kubistis

d. bebas

5. Gambar bentuk bebas misalnya…
a. kulkas

c. guci

b. busana

d. bola
6. Menggambar bentuk dengan cara menutup obyek disebut tehnik…
a. linier

c. blok

b. arsir

d. dusel
7. Menggambar bentuk dengan garis sebagai unsure yang paling menentukan menggunakan tehnik…

a. arsir

c. dusel

b. pointilis

d. linier

8. Sifat cat poster adalah…
a. transparan

c. menutup

b. tampak terang

d. gelap terang
9. Perbandingan bagian dengahn keseluruhan merupakan prinsip menggambar bentuk…
a. komposisi

c. gelap terang

b. proporsi

d. perspektif
10. Bidang gambar yang cocok menggunakan bahan pensil jenis lunak adalah . . .
a. kertas karton

c. kanvas

b. papan tulis

d. kertas gambar
11. Bila kita menggambar bentuk dengan bahan cat air, maka peralatan yang digunakan adalah…
a. kertas gambar

c. pisau pallet

b. kuas cat air

d. meja gambar
12. Cara menggambar bentuk dengan membuat garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan

gelap teranganya….

a. dusel

c. pointilisme

b. linier

d. arsir
13. Cara menggambar yang dalam menentukan gelap teranganya dengan pensil gambar disebut….

a. dusel

c. linear

b. arsir

d. blok
14. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar bentuk yang berikaitan dengan perbandingan
objek gambar satu dengan objek gambar lainnya adalah…..
a. perspektif

c. komposisi

b. proporsi

d. gelap terang
15. Langkah paling awal menggambar bentuk dengan pendekatan model adalah…..
a. pengamatan

c. menentukan gelap terang

b. sketsa

d. menentukan tekniknya

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

18

16. Membuat gelap terang yang diwujudkan dengan titik-titik disebut…
a. pointilis

c. pontik

b. ponitik

d. pontik
17. Benda dekat tampak terang, benda jauh samara-samar menggunakan hukum…
a. perbandingan

c. kontras

b. persamaan

d. perspektif

18. Susuanan suatu benda di sebut…
a. durasi

c. komposisi

b. penataan

d. proporsi

19. Penyelesaian hasil karya di sebut…
a. selesai

c. vanishing

b. sempurna

d. akhir
20. Kegiatan untuk mengenali obyek yang akan digambar merupakan langkah menggambar bentuk di

sebut…

a. pengamatan

c. sketsa

b. menentukan tehnik

d. sentuhan akhir
21. Karya seni yang diwujudkan lewat keterampilan tangan disebut…
a. seni lukis

c. seni patung

b. seni kriya

d. seni relief

22. Bahan yang tidak termasuk tehnik cor adalah…
a. kayu

c. semen

b. kuningan

d. logam
23. Yang bukan merupakan bahan anyaman adalah…
a. pandan

c. bamboo

b. logam

d. rotan
24. Karya tenun trasional yang terenal dari daerah…
a. Jepara

c. Jakarta

c. Batak Sumatera Barat

d. Jogyakarta

25. Bahan alat untuk membatik adalah…
a. kain, canting, cat

c. cat, kuas, kanvas

b. kain. Canting, malam

d. kayu, tatah, palu

26. Karya ukir terkenal dari kota…
a. Solo

c. Kalimantan

b. Irian

d. Jepara

27. Hasil karya seni kriya…
a. interior

c. eksterior

b. keramik

d. estetis
28. Ukiran yang sengaja dibuat hanya untuk hiasan belaka termasuk karya seni…
a. murni

c. terapan

b. ganda

d. makna
29. Yang bukan termasuk karya seni terapan adalah…
a. lukisan

c. alat rumah tangga

b. kursi ukir

d. batik

30. Yang bukan termasuk jenis-jenis ukiran…
a. ukiran rendah

c. ukiran tinggi

b. ukiran tembua

d. ukiran sedang

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

19

II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Sebutkan 3 jenis benda kubistis!

Jawab :……………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………..

2. Sebutkan 4 kemudahan menggambar bentuk dengan model!

Jawab : ……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………….
3. Memindahkan hasil pengamatan disebut…
Jawab : ……………………………………………………………………………………

4. Bagaiamanakah cara menggamabar bentuik dengan tehnik linier?

Jawab : ……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….

5. Bagaimana perbedaan tehnik aquarel dengan tehnik plakat ?

Jawab : …………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………

6. Sebutkan 2 jenis benda tak beraturan !

Jawab : …………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………...
7. Prinsip komposisi dalam menggambar bentuk adalah…
Jawab : …………………………………………………………………………………...
……………………………………………………………………………………

8. Sebututkan 5 benda bentuk silindris !

Jawab : …………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………

9. Apa kekurangannnta menggambar bentuk dengan pendeketan tanpa model?

Jawab : …………………………………………………………………………………...
……………………………………………………………………………………

10. Jelaskan tentang sentuhan akhir dalam menggambar bentuk!

Jawab : …………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………

11. Jelaskan pengertian tentang kriya keramik?

Jawab : …………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..

12. Tehnik apa saja yang digunakan untuk mengerjakan bahan-bahan keramik dari tanah liat?

Jawab : ………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………….

13. Bahan apa saja yang dapat digunakan untuk membuat gerabah?

Jawab : ………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………..

14. Sebutkan macam-macam peralatan yang dipakai untuk pembuatan benda pakai dari tanah liat?

Jawab : …………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..

15. Sebutkan tahap-tahap pembeuatan benda pakai dari tanah liat !

Jawab : …………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

20

EKSPRESI SENI

Amatilah berbagai benda dan alam sekitarmu. Pilihlah bentuk yang kamu ingin gambar. Tentukan
bahan, alat dan tehnik yang akan kau pergunakan. Buatlah sketsanya dahulu. Sempurnakanlah gambar
sesuai langkah-langkah yang telah diajarkan. Selanjutnya gambar dengan kertas A3 dengan tehnik :
(buatlah contoh di ruang yang sudah disediakan)
1. Tehnik arsir

Tanda Tangan

Nilai

Guru

Orangtua

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

21

BAB 3

MUSIK DAERAH

Standar Kompetensi :

1. Mengapresiasikan karya seni musik
2.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

Kompetensi Dasar :

1.2. Mengidentifikasikan jenis lagu daerah setempat
1.1.
Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan lagu
daerah setempat
1.2.
Menagaransir secara sederhana karya lagu daerah
setempat
1.3.
Menampilkan hasul aransemen karya lagu daerah setempat

LEMBAR INFORMASI

A. Ragam Musik Tradisi Daerah

Seni musik daerah merupakan bagian dari adat dan upacara-upacara tradisi setempat. Menurut
sifat dan keberasalannya musik trasidi daerah dibagi menjadi dua yaitu musik rakyat dan musik
klasik.
1. Musik Rakyat

Musik rakyat merupakan musik daerah yag lahir dan diolah oleh masyarakat pedesaan, hidup
dan berkembang ditengah-tengah rakyat, disukai rakyat biasa, dan tersebar sampai ke rakyat
jelata. Ciri utama dari musik rakyat yaitu memiliki bentuk dan tehnik yang sederhana serta tidak
dikenal penciptanya (NN) = no name). Tema musik rakyat diambil dari kehidupan sehari-hari
masyarakat yang mudah ditemui. Contoh musik rakyat misalnya musik untuk pernikahan,
kematian, berladang, berlayar, menenun dan sebagainya.

2. Musik Klasik

Musik trasidional klasik merupakan musik rakyat pilihan yang dikembangkan di pusat-pusat
pemerintahan masyarakat lama seperti ibukota kerajaan atau kesultanan.Musik klasik ini
merupakan musik ciptaan komponis serta telah tertata dengan aturan yang baku. Seperti
pemakaian notasi, syair, penggayaan vokal, ritme,dan instrumen yang didasarkan pada konsep
tertentu menurut gaya suatu daerah. Gaya inilah yang membedakan musik daerah satu dengan
daerah lain. Misalnya musik gamelan jawa berbeda dengan gamelan Sunda maupun gamelan
Bali. Begitu pula musik daerah Batak karo dengan Mandailing.

Gb. 3.1. Sumber : geogle.com 15032011

MGMP Seni Budaya Batang SMP Kelas VII, Smt I

22

Gb. 3.2. Sumber : geogle.com 15032011

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->