SENI BUDAYA

KELAS IX
SEMESTER 1
MGMP Seni Budaya Batang

KATA PENGANTAR
KOORDINATOR SUROSO, S.Pd PENYUSUN TEAM MGMP SENI BUDAYA BATANG KETUA : SUKISNO SEKRETARIS: ARYATMONO SISWADI, S.Pd BENDAHARA : SRI PUJIATI, S.Pd ANGGOTA 1. M. ISONO 2. SUNINGSIH, S.Pd 3. BAGUS ADHY HERMAWAN, S.Pd 4. INDAH KURNIATI 5. Drs. MUGIYONO 6. TITIK SUMARNI, S.Pd 7. MUJI RAHARJO, S.Pd

EDITOR :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Sigit Yulianto, S.Pd Rina Murwani P, S.Pd Daryoto, S.Pd Heru Supriyanto Chucik Ubaidah, S.Pd Drs. Moh Arifin Jaya Rudi H, S.Pd Dwi Saroso F. Suwarso Asri Tri W Muh. Al Amin, S.Pd Rohmad Purwanto Fc. Hariati MS Aksi Mandala, S.Pd Sodikin, S.Pd Thoriqotussalamah, S.Pd Pujo Tri Widodo. SH Arif Triyono B, S.Pd Sri Rejeki, S.Pd Sasongko, S.Pd RY. Basuki Harjono Herwanto Asis Susbaniyah Ngatimin Muhayin, S.Pd Sukiyanto, S.Pd Sri Wartini, S.Pd Teguh Pepeg, S.Pd Suharti, S.Pd Dra. Sri Wahyuni Dra. Indah Tri W Sri Diana, S.Pd 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Budi Surojo, S.Pd Dite Nurhayati, S.Pd Suhdi Teguh Wiyanto Tri Siswanti, S.Pd Aly Bisri, S.Pd Solikhin, S.Pd Endang PH, S.Pd Supriyo, S.Pd Titi Sulastri, S.Pd Amirul M, S.Pd Yuli Setyaningsih, S.Pd Andri Ari Susanti, S.Pd Anita Permana Sari, S.Pd Pratama Imanda F , .Pd Murdani Retnoningsih, S.Pd Novianingsih, S.Si Retty Vriscalisna Rina Dyah Sukesi, S.Pd Sinta Kusumawati, .Pd Catur Yuliani Eko Setyono, S.Pd Albert Rizal, S.Sn Titi Sulastri , S.Pd Rika Deni Rahmawati, S.Pd Agus Ismahadi, S.Pd Vista Rianda Sakti, S.Pd Santya Noviasari Nurvita Titik Sumarni, S.Sn Dasim Ayu Setyorini, S.Pd

Puji syukur kita haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan limpahanNya kepada kita semua. Semester 1 ini MGMP Seni Budaya Kabupaten Batang menerbitkan kembali buku penunjang berupa Lembar Kerja Siswa yang sesuai dengan KTSP 2006. Dengan diterbitkannya buku ini diharapkan siswa dapat lebih mudah menguasai materi yang diberikan oleh guru sesuai dengan Kurikulum yang berlaku. Selain itu diharapkan pula agar siswa dapat mencapai kompetensi dalam proses pembelajarannya. Dengan buku ini guru dibantu dalam menentukan indikator-indikator hasil belajar yang diperlukan dalam menguasai kompetensi-kompetensinya. Semoga buku ini dapat membantu siswa dalam mengembangkan diri dan mampu menyerap informasi dalam mencapai prestasi belajar secara maksimal.

Tim Redaksi

Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengutip, menjiplak, memfotokopi sebagian atau seluruh isi serta menjualbelikan tanpa seijin tertulis dari MGMP Seni Budaya Batang

Toko Buku dan Percetakan

Jl. Kresna 2 Perum KORPRI E.3 No. 5-6 Pasekaran Batang Telp. (0285) 4494183

BAB 1

APRESIASI KARYA SENI RUPA
Standar Kompetensi : Mengapresiasikan karya seni rupa Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa Kompetensi Dasar : 1.1.1 Mengidentifikasikan jenis karya seni rupa murni daerah setempat 1.1.2 Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan gagasan tehnik karya seni rupa murni daerah setempat 1.1.3 Memilih unsure seni rupa nusantara untuk dikembangkan menjadi karya seni murni 1.1.4. Mengekspresikan diri mealui karya seni rupa murni yang dikembangkan dari unsure seni rupa nusantara

LEMBAR INFORMASI
A. Pengertian dan Media Seni Istlah seni dalam bahasa Inggris disebut art dalam bahasa Latin disebut ars dalam bahasa Yunani disebut techne . Techne artinya kemahiran atau keterampilan membuat sesuatu benda. Menurut Ensiklopedia Indonesia seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahan bentuknya orang senang melihat dan mendengarnya. Karya seni tercipta melalui pilihan media yang beragam. Bedasarkan media yang digunakan seni dibedakan menjadi tiga : 1. Seni yang dapat dinikmati melalui media pendengaran (audio art) misalnya seni music, seni suara dan seni sastra 2. Seni yang dinikmati melalui media penglihatan (visual art) misalnya lukisan, poster, seni bangunan, seni gerak beladiri. 3. Seni yang dinikmati melalu media penglihatan dan pendengaran (audio visual art) misalnya pertunjukan music, pagelaran wayang, film. Bentuk dan Fungsi Seni Rupa Daerah Setempat Seni rupa adalah ungkapan gagasan atau perasaan yang estetis dan bermakna yang diwujudkan melalui media : titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan gelap terang yang ditata dengan prinsip-prinsip tertentu. Menurut kegunannya karya seni rupa dibedakan menjadi dua yakni seni rupa terapan dan seni rupa murni. Seni rupa terapan mengutamakan fungsi pakainya selain juga dinikmati segi keindahannya sedangkan seni murni mengutamakan fungsi keindahan. Seni rupa berdasarkan wujudnya dapat dibedakan sebagai berikut : 1. Seni rupa dua dimensi (dwimatra) adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang dan lebar dan hanya dapa dilihat nlai estetiknya dari satu arah. Misalnya lukisan, batik, foto dan wayang kulit. 2. Seni rupa tiga dimensi (trimatra) adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi dan dapat dilihat estetiknya dari berbagai arah. Misalnya patung, meja dan kursi.

B.

Monalisa (Leonardo da vinci)

Batik Batang

Wisanggeni

Petung Dewa Wisnu

Meja belajar

1. 2.

Seni rupa berdasarkan fungsinya dapat dibedakan sebagai berikut. Seni rupa murni adalah seni rupa yang mengarah para karya yang anya untuk tujuan pemuasan ekspresi pribadi atau kebutuhan batin. Misalnya seni lukis, seni patung, kriya hias. Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang memiliki fungsi ganda yaitu selain untuk pemenuhan kebutuhan batin juga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari sesuai kegunaannya. Misalnya meja, kursi, pakaian dan perlengkapan rumah tangga.

C. Seni Rupa Murni Daerah Setempat Karya seni murni banyak dijumpai di daerah-daerah, misalnya seni lukis Sokaraja Banyumas dan seni patung Muntilan-Magelang Jawa Tengah, seni lukis wayang dan patung keramik Bantul Yogyakarta, seni lukis dan patung Ubud Gianyar Bali, seni patung Asmat Papua, dan masih banyak lagi karya seni murni dari daerah lain. Dari berbagai jenis karya seni rupa murni diberbagai daerah tersebut masing-masing memiliki karakteristik atau cirri khas sendiri-sendiri. Adapun ciri khas yang membedakan karya seni rupa murni daerah satu dengan daerah lainnya adalah nilai-nilai budayanya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa seni rupa murni daerah adalah gagasan manusia yang berisi nilai-nilai budaya daerah tertentu yang diekspresikan melalui pola kekuatan tertentu dengan media titik, garis,bidang,bentuk,warna tekstur,dan gelap terang yang ditata dengan prinsip tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna. Dengan perkataan lain, seni rupa murni daerah adalah seni rupa murni yang berisi nilai-nilai budaya daerah tertentu. Seni rupa murni daerah setempat antara lain terdapat pada karya seni lukis, seni patung dan seni grafis. 1. Seni Lukis Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang berdimensi dua. Melukis adalah kegiatan membubuhkan cat (kental maupun cair) diatas bidang yang datar. Dari pembubuhan cat tersebut diharapkan dapat mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif. Nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya. Seni lukis daerah sudah tentu mengandung nilainilai budaya daerah yang bersangkutan. Contoh lukisan dari Basuki Abdullah Gb.1.1 Diponegoro 2. Seni Patung Daerah Seni patung merupakan cabang dari karya seni rupa yang berdimensi tiga. Membuat patung berarti membuat benda tiga dimensi dengan bahan, alat,dan teknik tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna. Patung sebagai karya seni rupa murni daerah tertentu memiliki nilai-nilai budaya daerah.
Gb.1.4. Patung Duren di Plelen Lor Gringsing

3. Seni Grafis Seni grafis merupakan salah satu cabang seni rupa dua dimensi yang dikerjakan dengan teknik cetak. Terdapat beberapa ragam seni grafis, antara laian seni grafis yang dibuat dengan teknik sablon, cetak tinggi, cetak dalam, dan cetak etsa. Di Indonesia , lukisan cap tangan gua di Sulawesi, yang merupakan bukti diterapkannya teknk grafis ketika itu. Fungsi seni grafis sebagai teknik untuk menciptakan desain seni murni dan sebagai alat atau eknik untuk memproduksi (menggandakan) karya seni. Tokoh seniman grafis Indonesia antara lain Firman Lie, Kaboel Suadi dan Suromo.

Gb 1.5 Cetak Dalam

D.

Tema Seni Rupa Murni Daerah. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai makhluk sosial, manusia selalu berhubungan dengan manusia yang lain. Kebutuhan hidup manusia dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu (1)kebutuhan primer,yang berkaitan dengan kebutuhan pangan, sandang, dan papan; (2)kebutuhan sosial, yang berkaitan dengan manusia yang lain; dan (3)kebutuhan integrative, yang berkaitan dengan citarasa keindahan. Untuk memenuhi kebutuhan akan citarasa keindahan, manusia berpikir dan membuat karya seni. Tema yang sering muncul dalam karya seni rupa adalah hal seputar manusia dan hubungan dengan dunianya. * Manusia dan dirinya sendiri Seni rupa sebagai media ekspresi diri, sering dijadikan sarana pengungkapan gagasan. Dirinya sendiri dapat juga dijadikan objek perwujudan ungkapan citarasa keindahan. Hal ini dapat dijumpai pada pelukis ekspresionis nusantara, Affandi, yang beberapa kali membuat lukisan yang berjudul “Potret Diri”. Hal ini juga ditemui pada pelukis ekspresionis dari Belanda, Vincent van Gogh, maupun pada Gb1.6. Potret diri Van Gogh pelukis lainnya * Hubungan manusia dengan manusia yang lain Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa berhubungan dengan sesamanya, baik dalam rangka menjalin hubungan kekerabatan, persaudaraan, persahabatan, kerja sama, emosional,maupun hubungan sosial lainnya. Manusia dalam mengekspresikan citarasa keindahan sering menjadikan orang-orang disekitarnya sebagai objek lukisan. misalnya istrinya , anak-anaknya, orang tuanya, saudaranya, temannya,tetangganya, kekasihnya Gb1.7. Kakak dan adik atau sahabatnya. * Hubungan Manusia dengan alam sekitarnya Alam yang ada disekitar manusia dapat juga dijadikan objek karya seni rupa. Misalnya binatang, tumbuh-tumbuhan, pegunungan, sungai, danau, ngarai, hutan, pantai, laut, awan, langit, bintang, bulan dan matahari. Karya seni rupa yang bertemakan alam sekitar dapat juga digunakan untuk mengekspresikan betapa besar Kuasa TUHAN. Gb1.8. pemandangan sungai * Manusia Dengan Kegiatannya Manusia dalam kehidupan sehari-hari selalu malakukan aktifitas atau kegiatan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada yang bekerja disawah;seperti mencangkul, membajak, menanam padi, dan memanen padi. Ada juga kegiatan lain seperti nelayan menangkap ikan dilaut, memancing ikan Gb19. menanam pohon disungai, memelihara ikan di kolam.

*. Manuasia dengan alam benda Alam benda yang dapat dijadikan obyek karya seni rupa ada bermacam-macam. Benda di sekitar kita bewntuknya ragam, seperti bentuk kubistis, silindris dan bentuk bebas. a. Bentuk Kubistis Bentuk kubistis adalah bentuk-bentuk yang menyerupai kubus atau benda yang bentuk dasarnya kubus. Contohnya : TV, meja, kursi, kulkas, lemari. Gb.1.10. Gambar Kubistis b. Bentuk Silindris Bentuk silindris adalah benda yang bentuk dasarnya menyerupai silindris atau bulat . Contohnya : gelas, botol, bolam lampu, bola, kendi, teko, ember, guci, cangkir , kaleng dan piring Gb.1.11. Gambar silindris c. Bentuk Bebas Bentuk bebas adalah benda yang bentuknya tidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis dan silindris. Contohnya : kain, buah-buahan, bunga, busana. Gb.1.12 Gambar bebas Gaya Seni Rupa Murni Daerah Gaya corak atau aliran senirupa sangat beranekaragam sejalan dengan perkembangan kebudayaan di muka bumi ini. Manusia yang hidup pada jaman yang masih sangat sederhana memiliki ekspresi seni rupa yang sederhana pula. Sedangkan manusia yang hidup pada jaman modern memiliki ekspresi seni rupa yang juga modern. Bahkan manusia yang hidup pada jaman sekarang ini sudah melampaui tahap modern atau sering disebut postmodern. Gaya seni rupa murni yang ada di daerah lebih cenderung tradisional. Hal ini disebabkjan oleh keinginan perupanya yang mempertahankan nilai-nilai tradisi daerahnya. Gaya seni rupa tradisional bersifat turun temurun, artinya karya seni rupa dicipta oleh masyarakat tidak mengalami perubahan dari masa ke masa. Gaya seni rupa tradisional dapat dibedakan menjadi dua gaya yaitu, primitive dan klasik. Primitif Istilah primitif diambil dari kata prima yang berarti pokok atau hal yang mendasar (sederhana). masyarakat yang budayanya primitif memiliki karya seni rupa dengan cirri-ciri sederhana, baik dari segi bentuk atau warnanya. Di Nusantara kareaya seni rupa warga masyarakat Asmat Papua, dapat dikatakan bergaya primitif. Hal ini dapat dilihat dari kesederhanaan bentuk dan warnanya. Begitu juga dengan masyarakat Gb1.13. Karya seni Asmat Papua aborigin Austraslia.

D.

1.

2.

Klasik Klasik mengandung pengertian kuno atau jaman dahulu kala. Dinusantara, zaman klasik terjadi pada masa Hindu-Budha. Pada masa kini karya seni rupa sudah mengalami perubahan gaya sederhana menjadi rumit dan ornamental.Gaya klasik dipengaruhi oleh budaya India melalui agama Hindu dan Budha. Hal inilah dapat dilihat dari bentuk bangunan candi patung Budha di Borobudur dan Prambanan. Gb.1.14 Borobudur

Rangkuman . * Seni rupa murni daerah adalah seni rupa murni yang berisikan nilai-nilai budaya daerah tertentu * Ragam atau jenis karya seni rupa murni daerah terdiri dari dua jenis yaitu seni lukis dan seni patung * Tema yang sering muncul dalam berkarya seni rupa adalah seputar manusia dan hubungannya dengan dunia, yaitu : manusia dan dirinya sendiri, denga manusia yang lainnya, dengan alam sekitarnya, dengan kegiatannya, dengan alam benda, dan dengan alam khayal. * Gaya seni rupa murni daerah bersifat tradisional dan terdiri 2 jenis yaitu klasik dan primitif.

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Seni rupa yang dibuat hanya untuk dinikmati keindahannya saja adalah seni … a. murni c. terapan b. asli d. dua dimensi 2. Nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh … yang dimiliki pelukisnya a. bahan c. budaya b. alat d. pewarna 3. Ciri khas yang membedakan karya seni rupa murni dari daerah satu denga daerah lainnya adalah… a. nilai seninya c. nilai budayanya b. banyak karya seninya d. nilai estetisnya 4. Kegiatan membubuhkan cat (kental atau cair) diatas bidang kertas disebut… a. menggambar c. melukis b. mematung d. memahat 5. Lukisan disamping adalah lukisan Potret Diri dari … a. Affandi c. R.Saleh b. Vincent Van Gogh d. Cloude M 6. Yang termasuk karya seni rupa murni yaitu … a. kursi c. patung b. tas d. mobil 7. Seni lukis merupakan cabang dari karya seni rupa yang berdimensi… a. tiga c. dua b. satu d. empat

8. Salah seorang pelukis ekspresionis nusantara yang menjadikan dirinya sendiri sebagai obyek perwujudan citarasa keindahan adalah… a. Affandi c. Vincet van Gogh b. Sudjojono d. Basukji Abdullah 9. “Istriku Roos Pandanwangi” adalah karya dari… a. Affandi c. Abdullah Suryo Subroto b. Sudjojono d. Raden Saleh 10. Karya seni primitif yang masih ada di Indonesia sampai sekarang adalah… a. Candi Borobudur c. Candi Prmbanan b. patung Suku Asmat d. patung Suku Dayak 11. Gaya Klasik dipengaruhi oleh budaya dari Negara… a. Malaysia c. India b. Jepang d. Cina 12. Pelukis Impresionis Claude Oscar berasal darei… a. Jerman c. Perancis b. Jepang d. Portugal 13. Lukisan pemandangan memiliki tema hubungan manusia dengan… a. alam sekitarnya c. alam kegiatannya b. alam khayal d. manusia lain 14. Seni yang sering disebut sebagai tiruan kehidupan adalah seni… a. musik c. drama b. rupa d. tari 15. Relief candi memiliki gaya… a. modern c. primitif c. klasik d. ekspresi II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat ! 1. Tuliskan pengertian tentang : a. Seni rupa terapan ……………………………………………………………………………………………….......... ……………………………………………………………………………………………………. b. Seni rupa murni ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… 2. Sebutkan unsure-unsur seni rupa! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………..……………………………………………………………………………… 3. Tuliskan pengertian melukis! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… 4. Sebutkan karya seni yang berdimensi tiga! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… 5. Sebutkan tema seni rupa murni daerah! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………… Sebutkan gambar-gambar yang bertemakan hubungan manusia dengan alam sekitarnya! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… Sebutkan cirri-ciri gaya seni rupa prmitif! ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………

6.

7.

8.

9.

10.

Sebutkan karya seni yang termasuk gaya seni rupa klasik ! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… Sebutkan 3 karya dari pelukis Affandi! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… Sebutkan 3 karya dari pelukis Raden Saleh! ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………

EKSPRESI SENI
Buatlah karya seni lukis diatas kertas A3 dengan bahan cat poster dan tehnik plakat. Buat dahulu sketsa sebelum dipindahkan kedalam kertas A3 pada kolom dibawah ini !

Gb 1.15 Gambar sketsa wajah

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

BAB 2

UNSUR, ASAS, DAN MEDIA SENI RUPA MURNI
Standar Kompetensi : Mengapresiasikan karya seni rupa Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa Kompetensi Dasar : 1.1.4 Mengidentifikasikan jenis karya seni rupa murni daerah setempat 1.1.5 Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan gagasan tehnik karya seni rupa murni daerah setempat 1.1.6 Memilih unsure seni rupa nusantara untuk dikembangkan menjadi karya seni murni 1.1.4. Mengekspresikan diri mealui karya seni rupa murni yang dikembangkan dari unsure seni rupa nusantara

LEMBAR INFORMASI
A. Unsur-Unsur Seni Rupa Murni Unsur seni rupa adalah unsur-unsur visual yang dapat dilihat wujudnya yang digunakan untuk membentuk karya seni. Wujud atau unsur-unsur seni rupa tersebut berupa titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, nada gelap-terang, dan ruang. 1. Titik Titik adalah unsu seni rupa yang paling sederhana 2. Garis Garis terbentuk melalui goresan atau tarikan dari titik yang satu ke titik yang lain. Bermacam bentuk garis, yaitu garis lurus, garis lengkung, garis putus-putus, garis tak beraturan, dan lain lain. Stiap garis tersebut dapat menimbulkan kesan yang beragam yang dinamakan sifat garis. Misalnya, garis lurus dapat mengesankan kaku, tegas, dan keras. 3. Bidang Bidang nerupa permukaan yang datar. Suatu garis yang dipertemukan ujung pangkalnya akan membentuk bidang, baik bidang geometric ( segitiga, persegi, dan persegi panang ) maupun bidang organik ( lengkung bebas ). Bidang juga mempunyai sifat yang beragam sesuai bentuknya. 4. Bentuk Bentuk terjadi melalui penggabungan unsure bidang. Misalnya sebua kotak terwujud dari empat sisi bidang yang disatukan. Kesn dan sifat suatu benda lebi ditentkan oleh nada gelapterang, warna, dan tekstur benda. Misalnya, benda bertekstur kasar member kesan berat daripada yang bertekstur halus. 5. Warna Ada tiga jni warna dasar, yaitu merah, kuning, dan biru. Dari ketiga warna tersebut, dapat diperoleh berbagai jenis warna melalui proses pencampuran. Warna dapat memberkan kesan tertentu. Ada warna muda dan warna tua, warna terang dan warna gelap, serta warna redup dan warna cerah. Warna gelap cenderung member kesan berat, sebaliknya warna terang dapat member kesan ringan.

6. Tekstur Tekstur adalah pemukaan suatu benda, ada yang halus ada yang kasar. Tekstur kasar, misalnya terdapat pada banag kayu, daun, dan batu.b Tekstu halus, misalnya kaca, plastik, dan kertas. Dalam penggambaran bentuk benda, tekstur bisa mengesankan bobot ringan dan berat. 7. Nada gelap-terang Benda yang tertimpa cahaya ( secara langsung atau tidak langsung ), ada sisi yang gelap dan ada sisi yang terang. Penggambaran bentuk benda yng baik, salah satunyaditentukan oleh kelihaian menentukan sisi gelap dan sisi terang secara tepat. 8. Ruang Dalam seni bangunan, ruang terbentuk atas dua atau beberapa dinding yng berjarak. Ruang juga bisa berupa rongga yang tedapat dalam seni patung. Ruang di alam nyata dinamakan ruang nyata. Ruang yang diwujudkan dalam gambar dinamakan ruang khayalan ( imajiner ). Kesan ruang tersebut dapat diperoleh dengan menggunakan perspektif, gelap-terang, dan warna. B. Asas-asas dalam seni rupa murni Asas-asas dalam seni rupa berlaku terhadap semua cabang seni rupa. Asas-asas tersebut mnyangkut komposisi dan proporsi. Karya seni yang baik selalu berdasarkan kaidah kompisisi dan proporsi tersebut. 1. Komposisi Komposisi adalah tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa. a. Keseimbangan (balance) adalah kesan yang dapat memberikan rasa mapan (tidak berat di salah satu sisi) sehingga tidak ada ketimpangan dalam penempatan unsur- unsur rupa (garis, bentu, warna, dan lain-lain). b. Kesatuan (unity) adalah hubungan keterkaitan antara unsur-untur rupa yang mengarah pada pusat perhatian. Unsur- unsur gambar yang baik akan menyatu- padu, tidak terkesan terpencar atau berantakan. c. Irama (rhythm) adalah uraian kesan gerak yang ditimbulkan oleh unsur-unsur yang dipadukan secara berdampingan dan keseluruhan. Irama dalam seni rupa ibarat alunan lagu atau music yang diatur sedemikian rupa sehingga tercipta suatu keindahan. Irama dalam lukisan juga bisa diwujudkan dengan pengaturan warna dan bidang. d. Pusat perhatian ( center point) bahwa setiap karya seni hendahnya dibuat ada unsur yang paling dominan (pusat perhatian) e. Keselarasan (harmony) adalah kesan kesesuaian antara unsure yang satu dengan yang lain dalam satu kesatuan susunan. Misalnya , gambar buah apel yang ukurannya lebih besar daripada buah papaya. 2. Proporsi Proporsi adalah kesan kesebandingan yang ideal (pantas sesuai dan benar) antara unsur yang satu dengan unsur lainnya dalam satu kesatuan unsur rupa. Penggambaran bentuk byek yang tidak proporsi akan terlihat janggal. Misalnya gambar tangan manusia yang kurannya lebih panjang dari ukuran kakinya.

Gb. 2.1. Proporsi wajah

C.

Bahan dan Alat 1. Bahan Bahan melukis adalah segala material yang dapat digunakan untuk kegiatan melukis. Bahan untuk melukis dapat dibedakan menjadi dua, yaitu cat atau tinta (cat air, cat minyak, cat akrilik, tinta cina,dan pewarna lainnya) dan bidang lukis (kertas, kanvas, tripleks, kaca,keramik,tembok,dan lainnya). 2. Alat Alat melukis adalah segala perkakas yang dapat digunakan dalam kegiatan melukis. Untuk melukis, kita dapat menggunakan kuas cat air, kuas cat minyak, pisau palet,palet, sprayer, dan esel. D. Teknik Teknik melukis adalah cara-cara yang digunakan untuk melukis. Teknik melukis dapat menggunakan beberapa cara, yaitu; aquarel atau transparan, plakat atau menutup, spray atau semprot, pointilis atau titik-titik, dan tempra. 1. Aquarel Teknik aquarel atau transparan adalah cara melukis dengan menggunakan bahan cat air dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasilnya tembus pandang (transparan). 2. Plakat Teknik plakat merupakan cara melukis dengan bahan cat air, cat akrilik, atau cat minyak dengan sapuan warna yang tebal atau kental sehingga hasilnya tampak pekat atau menutup. 3. Spray Teknik spray atau semprot adalah cara melukis dengan bahan cat yang cair yang disemprotkan dengan sprayer. Teknik ini sering digunakan untuk membuat reklame visual. 4. Pointilis Teknik pointilis atau titik-titik merupakan cara melukis yang dalam membuat gelapterangnya gambar atau pencampuran warna dengan membuat titik-titik. 5.Tempra Teknik tempra merupakan cara melukis pada tembok dengan sedemikian rupa sehingga hasilnya menyatu dengan arsitektur E. Gagasan Melukis Seperti yang telah dijelaskan di atas, melukis adalah membubuhkan cat diatas bidang datar. Pembubuhan cat tersebut diharapkan dapat mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektifdari pelukisnya. Untuk itulah diperlukan gagasan yang kreatif dalam proses melukis. Ragam gagasan yang berupa tema dan gaya lukisan, baik seni rupa nusantara maupun mancanegera dapat dijadikan pedoman untuk berkarya. Namun demikian, kreativitas gagasan diperlukan untuk peningkatan kualitas karya lukisan F. Langkah-Langkak Melukis 1 Cat Air dengan Teknik Aquarel a. Menyiapkan bahan dan alat. Siapkan bahan dan alat yang diperlukan untuk melukis, seperti; kertas gambar,cat air,air dan tempatnya,kuas cat air,palet cat air, dan kain lap. b. Menemukan gagasan .Pastikan objek yang akan dilukis sudah ada dipikiran atau di depan mata yang berupa model, sehingga jelas apa yang harus dilukis. c. Membuat sketsa. Buatlah sketsa objek lukisan dengan pensil tipis-tipis sehingga apabila terjadi ketidaktepatan dapat diperbaiki. d. Membasahi kertas dengan air. Basahi bidang kertas yang akan diwarnai dengan air secukupnya dengan kuas cat air. e. Mewarnai. Bubuhkan cat air yang sudah disiapkan, pada bidang kertas yang sudah dibasahi dengan kuas cat air. Arah sapuan kuas dari kiri menuju ke kanan, dari atas menuju ke bawah dengan menyesuaikan bidang yang diwarnai. Usahakan tidak menyapukan kuas keberbagai arah dan tidak mengulang-ulangnya. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada intensitas warna dan kertasnya bisa robek. Dengan perkataan lain, sapukan warna sekali saja. Oleh karena itu, persiapan cat air dengan perolehan warna yang matang. Gunakan air pengencer sedikit saja.

f.

Sentuhan akhir. Setelah yakin semua bidang sudah diwarnai dengan baik, akhirilah kegiatan melukis dengan memberi sentuhan warna pada bagian tertentu sehingga lukisan tampak lebih ekspresif.

2.

Cat Akrilik/Minyak dengan Teknik Plakat a. Menyiapkan bahan dan alat Siapkan bahan dan alat, misalnya:cat minyak, minyak lukis, minyak pencuci kuas, kanvas, kuas cat minyak, palet, esel, dan kain lap. b. Menemukan gagasan Pastikan sudah ada gagasan yang akan dilukis atau model di hadapan kalian. c. Membuat sketsa Buatlah sketsa objek lukisan dengan pensil atau cat minyak pada kanvas. f. Mewarnai Warnai bidang lukisan dengan cat minyak yang sudah disiapkan dengan rata. Pastikan semuabidang sudah diwarnai sesuai dengan rencana atau kenyataan. g. Sentuhan akhir Akhirilah kegiatan melukis dengan memberi sentuhan warna pada bagian tertentu sehinggalukisan tampak lebih ekspresif.

Rangkuman . * Unsur seni rupa meliputi titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang dan ruang * Asas dalam ssei rupa berlaku terhadap semua cabang seni nupa yaitu menyangkut komposisi dan proporsi * Melukis adalah kegiatan membubuhkan cat (kental atau cair) diatas bidang kertas * Bahan melukis adalah segala material yang dapat digunakan untuk kegiatan melukis * Alat melukis adalah segala perkakas yang dapat digunakan dalam kegiatan melukis * Tehnik melukis adalah cara-cara yang digunakan untuk melukis * Tehnik melukis ada beberapa yaitu: aquarel atau Transparan, plakat atau menutup, spray atau semprot, pointilis atau titik-titik, dan tempra.

Gb 2.1 Lukisan dengan cat air

Gb 2.2. Lukisan dengan cat minyak

Gb 2. 4. Lukisan dengan cat minyak

Gb 2.3 Lukisan dengan cat poster

Gb 2. 5. Lukisan dengan cat air

Gb 2. 6 Lukisan dengan cat minyak

Gb 2.7. Teknik Spray motif fauna

Gb .8.Teknik tempra

Gb 2.9.Teknik pointilis

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Tehnik melukis dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasilnya tembus pandang (transparant) adalah tehnik… a. plakat c. aquarel b. spray d. tempra 2. Tehnik melukis dengan cara disemprotkan dengan sprayer adalah tehnik… a. tempra c. pontilis b. plakat d. spray 3. Dibawah ini adalah alat-alat untuk melukis, kecuali… a. kuascat air c. kuas cat minyak b. pisau lappet d. cat air 4. Salah satu karya seni lukis Raden Saleh adalah… a. Berburu harimau c. Gunung dan Sawah b. Ibuku d. Perahu 5. Cara melukis dalam membuat gelap terang dengan titik-titik adalh tehnik… a. apray c. tempra b. pointilis d. plakat 6. Warna sekunder hijau adalah perpaduan warna kuning dengan warna… a. biru c. merah b. ungu d. orange 7. Membuat lukisan dengan pensil tipis-tipis sehingga jika ada salah dapat diperbaiki adalah langkah melukis… a. menemukan gagasan c. mewarnai b. membuat sketsa d. menyiapkan bahan dan alat 8. Termasuk warna primer adalah… a. kuning, merah, hijau c. kuning, orange, biru b. kuniung, ungu, coklat d. kuning, merah, biru 9. Tempat untuk mencampur cat minya adalah… a. sprayer c. esel b. palet d. gelas 10. Tehnik melukis yang hasil sapuannya tebal dan kental menutup gambar adalah tehnik… a. plakat c. aquarel b. spray d. tempra

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

EKSPRESI SENI
1. Buatlah karya seni lukis dikertas A3 dengan bahan cat air dengan tehnih aquarel ! 2. Buatlah karya seni lukis diatas kanvas bahan cat minyak ! Contoh lukisan

Pekan Seni tahun 2010 Kabupaten Batang

Lomba Poster dalam rangka Pekan Seni 2010 Kabuapten Batang

BAB 3

MUSIK ASIA
Standar Kompetensi : 1.1 Mengapresiasikan karya seni musik 1.2 Mengekspresikan diri melalui karya seni musik Kompetensi Dasar : 1.1.1 Mengidentifikasikan lagu manca Negara di Asia 1.1.2 Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan lagu macanegara di Asia 1.1.3 Mengaransir lagu mancanegara di Asia 1.1.4 Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Asia

LEMBAR INFORMASI
A. Musik Cina 1. Perkembangan Musik Bangsa Cina memiliki kekayaan budaya musical yang telah tumbuh dan berkembang sejak dulu.. Pada tahun 1999 ditemukan suling jiahu, instrument musik tertua didunia terbuat dari tulang dibuat kira-kira tahun 7000 SM, alat musik lainnya lonceng, drum, alat muysik tiup dan dawai ditemukan di makam bangsa Yi dari Zeng pada abad ke 5 SM. Sekitar abad 19 tradisi musik Cina terpengaruhi tradisi musik Eropa. Westewn Style Conversation didirikan tahun 1920 dengan tujuan untuk melestarikan musik Cina dan musik Eropa. Mereka mulai diperkenalkan instrument dari Barat yakni orkes simfoni dan konser opera barat. Ragam musik Cina ada dua yakni musik tradisional dan musik modern Instrumen musik Cina yang terkenal adalah Qin (ch’in) 2. Sistem Nada Teori musik Cina bahwa satu oktaf dibagi menjadi 12 nada, tetapi dalam permainan musik menggunakan 5 nada yang disebut pentatonic (penta =5, tonik= nada). Nada-nada tersebut jika ditulis dalam notasi musik sebagai berikut;
f’ 4 g’ 5 a’ 6 c’ 1’ d’ 2’

3. Instrumen Musik Instrumen tradisional musik Cina diantaranya adalah : a. organ mulut (sheng) b. flute (dizi, ti, tzu, tche) c. kecapi berleher lurus (che, p’ip’a, yuch ch’in, dean san hsien) d. siter panjang (ch’in, zheng, se) e. perkusi, seperti lonceng )qin), drum (guy) gong (luo) dan bel (zhong)

Gb.3.1. Siter panjang

Gb.3.2. Sheng

Gb.3.3. Zheng

B. Musik Jepang 1. Perkembangan musik Musik Jepang dipengaruhi oleh musik Cina dan Semenanjung Korea. Orkes Gagaku (musik) sudah ada sejak abad 8 terdiri dari 17 musisi bermain alat tiup : flute (tyuteki), oboe (hichiriki), harmonica mulut (sho). Petik : kecapi bengkok (biwa)dan koto, dan perkusi :gong kecil (shoko) dan drumb besar( taiko) Pada abad 15 instrumen tunggal shamisen bentuknya mirip kecapi dengan leher panjang, terdiri dari tiga dawai dimainkan dengan bachi. Ragam musik Jepang ada dua yakni musik tradisional dan musik modern. Instrumen yang terkenal adalah koto 2. Sistem nada Tangga nada yang digunakan dalam bermain musik adalah tangga nada pentatonik.
d’ 2 f’ 4 g’ 5 a’ 6’ b’ 7’

Gb.3.4 Oboe

Gb.3.5. Kecapi bengkok

Gb 3.6. Koto

C. Musik India 1. Perkembangan musik Musik India berkembang kira-kira abad 2 SM. Arti musik bagi bangsa India sangat besar pengaruhnya pada magis , religius, kesusasteraan, ilmu dan seni lainnya. Musik klasik banyak dipertunjukkan di kota-kota untuk pertimbangan artistic, dapat diketahui dari dokumen Natya Shastra yaitu suatu risalah drama berbahasa Sansekerta yang ditulis kira-kira abad 2 SM. Sedangkan musik rakyat ditampilkan di pedesaan menemani jalan kehidupan dan upacara agrikultur. Sekitar 75% populasi India hidup di desa. Khusus musisi daerah kebanyakan melaksanakan pertunjukkan untuk upacara agama, kebaktian, pendidikan dan pertunjukkan. Ragam musik India ada tiga yaitu musik klasik, musik rakyat dan musik populer. 2. Sistem nada Sejak abad 19 musik India memiliki susunan tangga nada tetap bahwa setiap satu oktaf terdiri dari 22 syruti (interval) yang tidak sama. Deretan nada terdiri dari dua yakni sa-graha dan me-graha, masing-masing deretan memiliki tujuh nada yaitu : sa-ri-ga-ma-pa-da-ni. 3. Instrumen musik India Terbagi menjadi dua yakni instrumen pembawa melodi/lagu utama : kecapi, siter dan sarod, veena, flute horizontal (barisri), flute double reed ( shahnai) dan nagasvaaram dan instrumen pengiring : tambura (kecapi berleher panjang), mridangan (drum dua sisi), kanjira ( drum bingkai kecil), ghatam , tabla (gendang kas India) dan pakhavaja (drum dua sisi).

Gb 3.7. Alat Musik India

D. Musik Arab 1. Perkembangan musik Musik Arab telah ada sejak abad ke 3, musiknya perpaduan dari tradisi dinasti Sassanid di Persia (224-641), tradisi musik awal karajaan Byzantium (abad ke 4) dan nyanyian religi daerah semenanjung Arab . Ahli teori musik yang terkenal adalah Al Farabi (900-950) dan Avicenna (980-1037). Musik Arab erat hubungannya dengan magis dan fralakiah. Menurut sejarahnya corak musik Arab erat hubungannya dengan nyanyian ayat-ayat Al-Qur’an yang dinamakan dengan nyanyian religi. Nyanyian rakyat dapar ditemuai di sepanjang daerah Arab. Musik Nubian di Mesir menggambarkan musik Arab yang unik dengan system nada pentatonik dan irama khusus. Sedangkan nyanyian populer merupakan perpaduan dari kedua ragam musik sebelumnya. 2. Sistem Nada Melodi lagu terdiri dari sejumlah variasi melodi sekitar 52 variasi. Nada yang dipakai lebih banyak dari pada musik barat, diantaranya ada musik memiliki interval yang sangat kecil (microtones). Struktur pola ritme cukup kompleks tidak bersadarkan pola birama seperti biasanya 2/4, ¾ 4/4 atau 6/8 atau disebut non metris. Dalam permainan musiknya terdapat sekitar 48 pukulan. 3. Instrumen musik  ud dan lute (kecapi dari Eropa)  nay, sejenis flute  perkusi (kettle drum, frame drum dan drum berbentuk jam pasir)  rababah/rebab ( biola dari Eropa)  mizmar instrument musik Mesir  mijwiz instrument musik Libanon  santur sejenis sitar

Gb.3.8. Gambus

Gb.3.9.Mizmar

Gb.3.10 Ketle Drum

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Instrumen tertua di Cina adalah… a. recorder c. kecapi b. suling jiahu d. suling bamboo 2. Instrumen musik Cina yang terkenal adalah… a. klasik c. modern c. koto d. qin 3. Western style conversation di Cina didirikan tahun… a. 1925 C. 1920 b. 1930 d. 1940 4. Tangga nada pentatonik pada sistem nada musik Cina adalah… a. c-d-e-f-g-a’ c. f’-g’-a’-c”-d”

b. a-b-c-d-e-f’ d. d’-f’-g’-a’-b’ 5. Alat musik Cina organ mulut disebut… a. dizi c. sheng b. che d. tzu 6. Nama Orkes yang terkenal masa lampau dengan 17 musisi di Jepang adalah… a. gagaku c. ryuteki b. sho d. biwa 7. Tangga nada musik Jepang adalah… a. c-d-e-f-g-a’ c. f’-g’-a’-c”-d” b. a-b-c-d-e-f’ d. d’-f’-g’-a’-b’ 8. Alat musik Jepang yang mirip kecapi dengan leher panjang terdiri dari tiga dawai disebut… a. taiko c. shamisen b. koto d. nokan 9. Di India musik banyak di pertunjukkan di kota untuk pertimbangan artistik di sebut musik… a. musik rakyat c. musik klasik b. musik populer d. musik tradisional 10. Sistem nada musik India setiap oktaf terdiri dari… a. 12 syruti c. 9 syruti b. 22 syruti d. 24 syruti 11. Yang termasuk dalam musik instrument pembawa melodi pada instrument musik India adalah… a. tambura c. tabla b. kecapi d. ghatam 12. Di bawah ini bukan merupakan perpaduan musik tradisi Arab… a. tradisi musik dinasti Sassanid c. tradsisi musik awal kerajaan Byzantium c b. nyanyian religi dari semenanjung Arab d. tradisi musik Libanon 13. Dibawah yang bukan termasuk ragam musik Arab adalah… a. nyanyian religi c. musik rakyat b. nyanyian populer d. musik klasik 14. Mizwar adalah instrument berasal dari… a. Libanon c. Mesir b. Arab d. India 15. Mijwiz adalah instrument berasal dari… a. Libanon c. Mesir b. Arab d. India 16. Berikut ini contoh judul lagu dari Cina a. Koko Noro Tomo c. Yesterday b. Yue Liang Dai Biao Wo De Xin d. Humko Humise Chura Lo 17. Instrumen harmonica mulut pada musik Jepang disebut… a. sho c. koto b. biwa d. shamisen 18. Lagu Amayadori berasal dari Negara… a. China c. Arab b. Jepang d. India 19. Gendang kas India disebut… a. rudra veena c. tabla b. kanjira d. ghatam 20. Yang bukan termasuk alat musik perkusi dari Jepang adalah… a. shoko c. ko tsuzumi b. taiko d. sho II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ! 1. Sebutkan ragam musik tradisional China! Jawab : 2. Sebutkan 4 instrumen musik Jepang!

Jawab : 3. Tuliskan susunan tangga nada pentatonic Jepang ! Jawab :. 4. Sebutkan susunan tangga nada di India! Jawab : 5. Jelaskan ciri-ciri orkes gagaku di Jepang! Jawab :

EKSPRESI SENI
1. Nyanyikanlah lagu berikut ini dan cobalah untuk mencari tema yang tersirat didalamnya!

“YUE LIANG DAI BIAO WO DE XIN”

“ KOKORONOTOMO”

2. Buatlah kelompok diskusi kecil kemudian presentasikan di depan kelas. Pilihlah tema berikut ini a. Pengaruh musik Cina di Indonesia b Pengaruh musik Jepang di Indonesia c. Pengaruh musik India di Indonesia d. Pengaruh musik Arab di Indonesia 3. Carilah sebuah lagu Indonesia yang menurutmu mendapat pengaruh dari musik Asia lain. Musik Asia manakah yag memepengaruhinya? Alasan apa yang membuatmu menyimpulkan hal itu? Pengaruh ini bisa kamu amati dari motif dari motif dan frase, cengkok atau alat musik yang dipakai pada lagu itu. Jelaskan di depan kelas.

BAB 4

BERKREASI MUSIK
Standar Kompetensi : 1.3 Mengapresiasikan karya seni musik 1.4 Mengekspresikan diri melalui karya seni musik Kompetensi Dasar : 1.1.1 Mengidentifikasikan lagu manca Negara di Asia 1.1.2 Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan lagu macanegara di Asia 1.1.3 Mengaransir lagu mancanegara di Asia 1.1.4 Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Asia

LEMBAR INFORMASI
A. Mengembangkan Gagasan Kreatif Pemasalahan unik dalam musik nusantara dan mancanegara yang telah kalia pelajari, tentu akan menumbuhkan suatu gagasan kreatif untuk menemukan karya musik yang bersifat universal. Artinya, karya musik tersebut tidak akan dipertentangkan baik dalam budaya musik nusantara maupun mancanegara. Sehingga sangat diperlukan kemampuan dasar musik yang cukup untuk mencipta suatu karya musik. Kemampuan dasar musik meliputi pangetahuan musik, olah vocal, teknik memainkan instrument musik, dan apresiasi musik. Kemampuan dasar tersebut bisa diperoleh melalui pelajaran seni musik dan bermain musik dalam group (band, folksong, paduan suara, dan ansambel musik). 1. Tema Musik. Pada pelajarankelas tujuh, tentu kalian telah mengetahui bahwa tema dalam musik dapat dikategorikan dalam beberapa kelompok. Di antaranya:  Keindahan alam Alam memberikan inspirasi yang tiada henti-hentinya kepada komponis. Bila kalian amati karya-karya musik, banyak yang berangkat dari tema keindahan alam, dari bunga di taman sampai bintang di langit. Contoh : “Rayuan Pulau Kelapa “ Ismail Marzuki, “Bersama Bintang” Drive  Piji-pujian Banyak lagu yang bertemakan pijuan kepada Tuhan yang telah ditulis oleh komponis. Selain kepada Tuhan, pujian juga dapat ditujukan kepada orangtua, guru, atau pahlawan. Contoh : “Tuhan” Bimbo, “Ibu Guru Kami” Mochtar Embut.  Karakter binatang Binatang adalah makhluk yang dekat dengan manusia. Lihatlah sekeliling kalian . Teman, tetangga, saudara bahkan orang tua kalian sendiri mungkin memelihara hewan. Contoh : “Terbanglah Burungku” Pak Tono, “Merpatiku” Ibu Sud, “ Burung Kutilang” Ibu Sud.  Kenangan masa lalu Setiap manusia memiliki latar belakang hidup yang berbeda-beda. Latar belakang tersebut merupakan sejarah hidup yang diantaranya tidak dapat dilupakan. Contoh : “Malam Kenangan” Syaiful Bahari, “Kenangan Terindah” Grup Band Samson, “Sebuah Tragedi 1981” Ebiet G. Ade  Imajinasi Suatu peristiwa yang belum pernah terjadi dan hanya merupakan anagan-anagan dalam pikiran, dapat dituangkan dalam sebuah lagu menarik dan indah. Contoh : “Mungkinkah Terjadi” Georgie L “Mimpi Selamanya” Drive

2. Media / Bahan Dalam berkreasi musik, kita tentunya memerlukan media dan bahan. Yang perlu dipersiapkan sebagai sarana/prasarana dalam berkreasi musik antara lain seperti berikut ini :  Buku bergaris khusus paraanada dan alat tulis  Instrument sederhana yang dikuasai tehnik permainannya , seperti gitar, recorder, pianika, ukulele atau organ.  Buku-buku musik atau kumpulan lagu-lagu dan apresiasi musik  Garpulata/peluit tala untuk memperoleh ketinggian nada yang standart  Rekaman dan ragam musik nusantara/mancanegara  Tape recorder untuk merekam karya 3. Ragam Karya Musik a. Komposisi Komposisi merupakan suatu bentuk karya musik yang tertulis sehingga bersifat abadi.Komposisi merupakan karya baru bukan pengembangnan atau variasi dari lagu/ karya musik yang sudah ada. Musik tersebut merupakan tulisan dari angan-angan, harapan dan perasaan komponis. b. Improvisasi Improvisasi merupakan ekspresi langsung dari angan-angan dan perasaan musical seseorang pada saat mendengar atau bermain musik.Bersifat tidak tertulis, sehingga tidak dapat diulang kembali dalam bentuk serta intensitas yang sama karena tidak adanya notasi musiknya. c. Aransemen Aransemen adalah suatu kegiatan untuk mendapatkan kualitas karya yang lebih pada suatu karya musik. Dalam aransemen, karya musiknya memang sudah ada vsebelumnya. Penata musik (arranger) menyusun unsure-unsur musik seperti harmoni, irama, tekstur dan gaya ke dalam melodi musik tersebut. Misalnya lagu-lagu nusantara diaransemen untuk permainan musik ansambel, orkestra, grup band atau permainan solo sebuah instrument musik, seperti gitar, saksofon, biola, piano dan sebagainya. B. Mengaplikasikan Unsur-Unsur Musik 1. Rangkaian Gerak Akor Sebelum mempelajari gerak akor terlebih dahulu kita akan mempelajari tentang akor dalam hubungan dengan harmoni. Harmoni adalah hubungan sebuah nada dengan nada yang lain secara vertical (overtone series) yang berprinsip dari hokum-hukum fisika dan sangat erat hubungannya dengan peristiwa alam. Dalamk bermain musik kita akan merasakan bahwa harmoni membangun sebuah karya musik. Harmoni memberikan isi, kekayaan dan warna pada musik. Harmoni memiliki elemen interval dan akor. Interval merupakan jarak yang terdapat pada dua nada. Akor adalah susunan tiga nada atau lebih yang apabila dibunyikan cesara serempak akan terdengar enak dan harmoni. a. Akor Akor adalah susunan tiga nada atau lebih yang apabila dibunyikan cesara serempak akan terdengar enak dan harmoni. Akor dengan tiga nada disebut trinada. Trinada dimulai dari sebuah nada yang dijadikan sebagai dasar nada / dasar akor. Nada ke dua adalah nada terts ( 2 nada dari nada dasar) dan nada ke tiga adalah nada kwint (4 nada dari nada dasar). Sebagai contoh : Akor C mayor G 5 nada kwint E 3 nada terts besar C 1 dasar nada Akor A minor E 3’ nada kwint C 1’ nada terts kecil A 6 dasar nada

Untuk lebih jelasnya trinada dalam tangga nada natural pada sangkar nada di bawah ini : Trinada tingkat I Trinada tingkat II Trinada tingkat III Trinada tingkat IV Trinada tingkat V Trinada tingkat VI Trinada tingkat VII : : : : : : : c’ - e’ - g’ d’ – f’ – a’ e’ – g’ – b’ f’ – a’ – c” g’ – b’ – d” a’ – c” – e” b’ – d” – f” C Dm Em F G Am Bdim disebut disebut disebut disebut disebut disebut disebut Tonika Supertonika Median Subdominant Dominant Submedian Introduktor / leading not

Akor tingkat I, IV dan V disebut akor mayor karena jarak interval dasar akor dengan nada terts-nya adalah 2 dan disebut terts besar (mayor). Ini dapat dilihat dari : jarak c’ ke e’ adalah 2. Akor-akor ini juga disebut sebagai akor pokok, akor yang digunakan dalam gerak akor utama. Akor tingkat II, III dan VI disebut akor minor karena interval dasar akor dengan nada tertsnya adalah 1 ½ dan disebut terts kecil (minor). Misalnya jarak dari d’ ke f’ adalah 1 ½ . Akor trinada VII adalah akor diminished karena jarak dasar akor dan kwint-nya adalah 3 disebut kwint kurang (diminished). Jarak b’ ke f’ adalah 3. Akor minor dan diminished sebagai akor tambahan karena berfungsi sebagai pemanis gerak akor dalam mengiringi lagu. Untuk lebih jelasnya, lihatlah table tingkatan-tingkatan akor dalam tangga kromatis :

Akor G
Tanda Mula 1# 2# 3# 4# 5# 6# 7# 1b 2b 3b 4b 5b 6b 7b I G D A E B F# C# F Bb Eb Ab Db Gb Cb II Am Em Bm F#m C#m G#m D#m Gm Cm Fm Bbm Ebm Abm Dbm III Bm F#m C#m G#m D#m A#m E#m Am Dm Gm Cm Fm Bbm Ebm Tingkat Akor IV V C D G A D E A B E F#m B C#m F#m G#m Bb C Eb F Ab Bb Db Eb Gb Ab Cb Db Fb Gb VI Em Bm F#m C#m G#m D#m A#m Dm Gm Cm Fm Bbm Ebm Abm VII F# dim C# dim G# dim D# dim A# dim E#dim B# dim E dim A dim D dim G dim C dim F dim Bb dim

Menyusun nada –nada akor Mayor : 1. Menyusun tangga nada kromatis : c - cis - d - dis - e - f - fis - g - gis - a - ais - b - c’ ½ ½ ½ ½ ½ ½ ½ ½ ½ ½ ½ ½ 2. Syarat akor mayor : Dasar nada + Terts Besar + Kwint Murni Dasar nada : berjarak nol Terts Besar : berjarak 2 dari tonika atau 1 ½ dengan kwint murni

Kwint Murni : berjarak 3 ½ daridasar nada a. menyusun akor mayor dengan dasar nada D D ? ? A : akor D

2 1½ D Fis b. menyusun akor mayor dengan terts Gis ? 2 Gis 1½

?

E Gis B : akor E 3. Syarat akor minor : Dasar nada + Terts Kecilr + Kwint Murni Dasar nada : berjarak nol Terts Besar : berjarak 1 ½ dari tonika atau 2 dengan kwint murni Kwint Murni : berjarak 3 ½ daridara nada a. menysun akor minor dengandasar nada D D ? A ? : akor Dm

1½ 2 D F b. menysun akor mayor dengan terts G ? 1½ E G G 2

? B : akor Em

Contoh akor mayor pada gitar dan keyboard :

Gb. 4.1 Gitar Akord C : C+E+G

Gb. 4.2 Gitar Akord D : D+Fis+A

Gb. 4.3 Gitar Akord E : E +Gis+B

Gb. 4.4 Gitar Akord F : F+A+C

Gb. 4.5 Gitar Akord G : G+B+D

Gb. 4.6 Gitar Akord A : A+Cis+E

Gb. 4.7 Gitar Akord B : B+Dis+Fis

Gb. 4.8 Gitar

Gb. 4.9 Keyboard Akord C

Gb. 4.10 Keyboard Akord Cm

Gb. 4.11 Keyboard Akor D

Gb. 4.12 Keyboard Akor Dm

Gb. 4.11 Keyboard Akor E

Gb. 4.12 Keyboard Akor Em

Gb. 4.11 Keyboard Akor F

Gb. 4.12 Keyboard Akor Fm

Gb. 4.11 Keyboard Akor G

Gb. 4.12 Keyboard Akor Gm

Gb. 4.11 Keyboard Akor A

Gb. 4.12 Keyboard Akor Am

Gb. 4.11 Keyboard Akor B

Gb. 4.12 Keyboard Akor Bm

Contoh akor minor pada gitar :

Gb. 4.1 Gitar Akord Am : A+C+E

Gb. 4.2 Gitar Akord D m: D+F+A

Gb. 4.3 Gitar Akord Em : E +G+B

Gb. 4.4 Gitar Akord Fm : F+Gis+C

Gb 4.5 Gitar Akor B7 : G + Dis + Fis + A

Gb 4.5 Gitar Akor Cm : C + Dis + G

b. Lambang akor Lambang akor ada dua: angka dan huruf. Akor mayor menggunakan huruf dan romawi besar sedangkan akor minor menggunakan huruf besar ditambah m dan romawi besar ditambah m atai romawi kecil. Berikut contoh penulisan akor:

Tingkatan akor Trinada tingkat I Trinada tingkat II Trinada tingkat III Trinada tingkat IV Trinada tingkat V Trinada tingkat VI Trinada tingkat VII .

Nama akor C mayor D minor E minor F mayor G Mayor A Minor B diminished

Lambang Angka I IIm atau ii IIIm atau iii IV V VIm atau vi VII dim atau vii

Lambang Huruf C Dm Em F G Am Bdim

c. Permainan akor Permainan akor dalam mengiringi melodi tidak selalu dimainkan secara serempak. Pada alat-alat musik berdawai seperti piano, harpa, biola, gitar, dan sister dikenal arpeggio, teknik permaianan akor yang ada-nada akornya dibunyikan secara berurutan. Arpeggio juga disebut akor pecah. Dalam permainan akor juga dikenal akor pembalikan. Ketika memainkan akor, kita tidak harus memainkannya dari dasar akornya. Kita dapat memulainya dari nada terts maupun kwint. Tetapi harus diingat bahwa nada-nada dalam akor tersebut tidak dapat diubah. Misalnya untuk akord C dengan nada : c’ – e’ – g’. Pembalikan pertamanya (I6) adalah : e` - g` - c” Pembalikan keduanya (I64) memiliki susunan : g’ – c” – e”. d. Akor Septime Dalam mengiringi lagu, terkadang akor trinada kurang dapat memenuhi tuntutan melodi lagu. Artinya, melodi lagu tidak terdaftar dalam isi suatu akor, tetapi akan lebih enak bila menggunakan gerak akor tersebut. Untuk mengatasi hal ini dipakai akor septime. Jenis akor septime termasuk dalam caturnada, karena terdiri dari paduan empat nada. Prinsip penyusunannya bermula dari akor berbentuk dasar ditambah nada septime yang berjarak interval septime kecil (5). Berikut contoh akor septime b’ d” f” G7 : g’ 2 11/2 1 1/2 e’ g” bes’ C7 : c’ 2 11/2 11/2 fis’ a’ c” D7 : d’ 2 11/2 11/2 cis” d” g” A7 : a’ 2 11/2 11/2 Contoh akord septime pada gitar :

Gb. 4.3 Gitar Akord C7

Gb. 4.4 Gitar Akord G7

Gb. 4.3 Gitar Akord D7

Gb. 4.4 Gitar Akord A7

Fungsi utama akor septime hanya mempermanis gerakan akor atau sebagai jembatan dari suatu akor menuju akor yang lain. Biasanya gerak tersebut adalah:  I7 menuju IV

Akor C7 menuju Akor F ( I7
 II7 menuju V

IV)

    

Akor D7 menuju Akor G (I I7

V)

III7 menuju VI IV7 menuju VII dim V7 menuji I VI7 menuju II VII7 menuju III

e.

Gerak Akor Arah gerak akor dalam musik mengikuti melodi. Perjalanan gerak akor mengikuti satu patokan tertentu dan merupakan suatu arus yang selalu teratur. Secara garis besar arah gerak akor mengikuti patokan sebagai berikut:  Akor tonika (I) bebas bergerak menuju akor lainnya  Akor dominant (IV) dapat langsung bergerak menuju akor tonika (I) atau terlebih dahulu melalui akor dominant (V).  Jika akor dominant (V) bergerak menuju akor sub dominant (IV), alangkah baiknya jika digerakkan terlebih dahulu ke akor tonika (I) atau ke akor tambahan (II,III,VI,VII)  Rumusan pergerakan akor : 1. akor sembarang bergerak ke akor dominant (V) 2. akor dominant (V) bergerak menuju akor tonika (I) 3. akor sub dominant (IV) bergerak menuju akor tonika (I) 4. akor dominant (V) bergerak menuju akor sub median (VI)

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Yang bukan termasuk tema musik adalah… a. Kenangan masa lalu c. Keindahan alam b. Kemarahan d. Karakter binatang 2. Ekspresi langsung dari angan-angan dan perasaan musical seseorang adalah ragam karya musik… a. komposisi c. Puji-pujian b. Aransemen d. Improvisasi 3. Lagu Daerah Apuse berasal dari… a. Papua c. Maluku b. Sumatera Barat d. Jawa barat 4. Paduan nada yang dimainkan bersama-sama terdengar harmonis disebut… a. nada c. akord b. ansambel d. melodia 5. Akor mayor terdiri dari… a. tonika, terts , kwint murni c. tonika, terts kecil, kwit murni b. tonika, terts besar, kwint murni d. terts besat, kwint murni 6. Susunan nada akor mayor dengan terts E adalah… a. E + G + D c. E + Gis + D b. C + E + G d. C + E + Gis 7. Trinada tingkat II disebut… a. tonika c. dominant b. median d. super tonika 8. Susunan tangga nada A: do adalah… a. A-B-Cis-D-E-F-G-A’ c. A-B-Cis-D-E-Fis-Gis-A’ c. A-B-C-D-E-Fis-G-A’ D. A-B-Cis-D-E-F-Gis-A’ 9. Termasuk akor mayor adalah… a. akor tingkat I, II, III c. akor tingkat I, IV, V b. akor tingkat II, III, VI d. akor tingkat III, IV, V 10. Posisi akor mayor pada alat musik gitar di bawah ini adalah… a. akor C b. akor G c. akor F d. akor D 11. Lagu “Sebuah Tragedi 1981” oleh Ebiet G. Ade adalah sebuah lagu bertemakan… a. Kenangan masa lalu c. Keindahan alam b. Kemarahan d. Karakter binatang 12. Posisi akor mayor pada alat musik keyboard di bawah ini adalah… a. akor D b. akor G c. akor F d. akor C 13. Nada terts besar memiliki interval… a. 1 c. 3 ½ b. 1 ½ d. 2 14. Akor subdominant disebut trinada tingkat… a. V c. IV b. III d. VI 15. Nada dasar 2 # adalah nada dasar… a. D=do c. E=do b. G=do d. C=do

16. Susunan tangga nada minor E=la adalah… a. E-Fis-Gis-A-B-C-D-E’ c. E-F-G-A-B-C-D-E b. E-Fis-G-A-B-C-D-E’ d. E-F-G-A-B-C-D-E’ 17. Posisi akor minor pada alat musik gitar di bawah ini adalah… a. akor Am b. akor Dm c. akor Em d. akor Dm 18. Posisi akor mayor septime pada alat musik gitar di bawah ini adalah… a. akor A7 b. akor D7 c. akor E7 d. akor F7 20. Posisi akor mayor pembalikan pertama pada alat musik keyboard di bawah ini adalah… a. akor A b. akor D c. akor C d. akor G 21. Susunan akor mayor C pembalikan kedua adalah… a. C-E-G c. E-G-C’ b. G-C’-E’ d. C-E-G-B’ 22. Lambang huruf pada akor minor E dituliskan sebagai berikut… a. Fm c. Dm b. Em d. Am 23. Susunan nada akor septime G7 adalah… a. G-B-D-Fis’ c. G-B-D-F’ b. G-B-D-E’ d. G-B-D-G’ 24. Nada C-C’ disebut.. a. oktaf c. tonika b. terts d. kwint 25. Nada dasar A : do adalah nada dasar… a. 3 # c. 4 # b. 1 # d. 2 # 26. Penata musik adalah… a. komponis c. mayoret b. pianis d. konduktor 27. Tangga nada yang memiiki jarak setengah disebut tangga nada… a. minor c. mayor b. kromatis d. diatonis 28. Susuan tangga nada mayor A:do adalah… a. A-B-Cis-D-E-F-G-A’ c. A-B-C-Dis-E-F-Gis-A’ b. A-B-Cis-D-E-Fis-G-A’ d. A-B-Cis-D-E-Fis-Gis-A’ 29. Penulisan lambang angka akor Dminor adalah… a. II c. iim b. IIm d. III 30. Akor pembalikan ke dua akor D adalah… a. Fis-A-D c. F-A-D b. D-Fis-A d. A-D-Fis

II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat ! 1. Sebutkan tema dalam membuat lagu ! 2. Dalam ragam karya musik apa yang dimaksud dengan improvisasi ? 3. Tuliskan pengertian tentang akor! 4. Apa yang disebut dengan aransemen ? 5. Sebutkan akor dibawah ini : a. Trinada tingkat I disebut : …………………………………………………… b. Trinada tingkat II disebut :........................................................................... c. Trinada tingkat III disebut : …………........................................................... d. Trinada tingkat IVdisebut : …………………………………………………... e. Trinada tingkat Vdisebut : …………………………………………….......... f. Trinada tingkat VI disebut : …………………………………………………... g. Trinada tingkat VII disebut : …………………………………………...............

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

BAB 5

SENI TARI MANCANEGARA
Standar Kompetensi : 1. Mengapresiasikan karya seni tari 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasikan jenis karya tari mancanegara di Asia 1.2 Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan seni tari mancanegara di Asia 1.3 Mengeksplorasi gerak tari kreasi tari nusantara 1.4 Menampilkan tari kreasi berdasarkan tari nusantara

LEMBAR INFORMASI
A. RAGAM SENI TARI MANCA NEGARA Seperti halnya tari di Indonesia, ragam gerak seni tari mancanegara juga dibedakan menjadi dua. Seni tari klasik didukung oleh para kaum bangsawan, terpelajar, dan kapitalis. Oleh karena itu ragam geraknya banyak menggunkan garis lengkung yang lemah gemulai serta patah-patah yang lembut seperti terdapat dalam tari balet dan Ballroom dance. Sedangkan ragam gerak seni tari kerakyatan didukung oleh kaum buruh dan para pekerja sehingga ragam gerak yang muncul adalah gerak cepat, dinamis, dan romantis seperti lagu Cha-cha, Tari Ketuk (tap dance), Tari Rumba, Jive, dan disco. 1. Ragam Gerak Tari Mancanegara Ragam gerak tari mancanegara disesuaikan dengan para pendukungnya, sehingga ragam gerak yang muncul menjadi pembela sosial budaya masyarakat negara tersebut. CIRI KHAS GERAK TARI MANCANEGARA Ragam gerak tari yang didukung oleh pekerja atau buruh biasanya berirama cepat, dinamis, dan romantis karena dilakukan ditempat terbuka. Ragam gerak yang muncul adalah gerak saling merespon dan mengisi ruangan sehingga para penarinya berpasangan-pasangan membentuk formasi melingkar, menyudut, dan berbanjar. Ragam gerak yang muncul dikalangan para bangsawan berirama lembut mengalun sehingga muncullah ragam gerak dengan garis lengkung dengan tumpuan jari yang kuat (balet). Kaum bangsawan pun mengembangkan gerak tari ballroom dance yang tetap bergaya lembut, romantis, dan saling memeluk berdekatan.

a.

b.

Ciri Khas Bentuk Ringan, Tata Rias, dan Tata Busana Tari Mancanegara Bentuk musik pengiring tari mancanegara, biasanya berupa alat-alat musik tradisional khas negara tempat tarian itu lahir ataupun alat musik modern untuk jenis-jenis tarian yang lebih baru. Tata rias dan busananya pun disesuaikan dengan ciri khas negaranya masingmasing.

2. a.

ANEKA TARI MANCANEGARA ASIA dan EROPA India Seperti Indonesia, India sangat kaya akan tari-tarian tradisi. Kita bisa melihatnya di film-film India yang banya beredar di pasaran. Salah satu tari tradisi India yang terkenal adalah Tari Odissi. Odissi merupakan perpaduan antara musik dan tarian dari daerah Orissa yang telah ada lebih dari 2000 tahun yang lalu yang dikembangkan dari tradisi kuno Odra Natya (tari Odra). Hal ini berkaitan dengan devadasis (gadis penari) yang menari untuk menghormati para dewa. Odissi biasanya ditarikan dipelataran pelataran candi Megheswar, candi Ananta Basudeva, dan candi Jagannath, candi paling terkenal di Orissa. Pada mulanya penari odissi adalah para gadis (devadasis atau mahiris), namun, pada sekitar abat XV, para pemuda yang berpaikaian seperti gadis juga menarikan odossi untuk menghibur para penikmatnya. Pemuda penari ini dikenal sebagai gothipua atau sakhipila. Tarian odissi merupakan gabungan antara nruttya (tari interpertasi) dan nrutya (tari murni). Tarian dengan tempo cepat di India disebut mokshya.

Gb, 5.1 Tari Odissi

Gb 5.2. Tari Odissi

Gb 5.3. Tari Odissi

Gb 5.4.Tari Odissi

b.

Korea Buchaechum Tari Buchae (tari kipas) adalah tari kelompok yang merupakan salah satu tarian tradisional Korea yang terkenal. Tarian ini terkenal karena mempresentasikan keindahan dan keanggunan wanita Korea Para penarinya membentuk formasi gari kejadiankejadian di alam seperti deburan ombak, rumpun bunga, dan kupu-kupu yang berterbangan dietrpa angin. Tarian dipertunjukkan penari sekelompok wanita yang memegang kipas warna-warni, variasi gerakannya membuka, menutup dan membenuk formasi kipas. Kostumnya disebut jeogori ( jaket panjang dengan kemeja yang diikat), mahkota bunga tradisional, kipas berbulu dipinggang digambari bunga peoni. Awalnya tarian ini merupakan bagian ritual kuno individual. Dan sekarang menjadi tarian rakyat yang penuh kegembiraan.

Gb 5.5. Tari Buchae (tari kipas)

Gb 5.6. Tari Buchae (tari kipas)

Gb .5.7. Tari Buchae (tari kipas)

Gb 5.8.Tari Buchae (tari kipas)

c.

Timur Tengah Tari perut ( raqs aharqi) atau ( raqs baladi = tari nasional ) adalah tari yang sangat terkenal di Timur Tengah. Tarian ini ditarikan pada acara pernikahan dan acara lainnya, dibentuk sebagai sarana hiburan. Tari perut menggunakan seluruh gerakan otot tubuh. Gerakan dasar tari ini adalah gerakan memutar yang terpusat pada salah satu bagian tubuh, ditambah menggoyang pundak dan pinggul. Menggerakkan otot perut seperti ombak atau keseimbangan menggunakan keranjang, pedang atau rotan dan menggunakan cadar. Kostumnya kain baju pendek diberi untaian koin atau mote,ikat pinggul dengan untaian, celana harem/ rok , terkadang memakai cadar. Tari perut oleh laki-laki di Turki disebut Kochecks Penari laki-laki yang berpura-pura menjadi wanita dengan rok yang flamboyant. Tarian yang juga terkenal adalah tari Sema. Tari Sema ini diciptakan untuk alasan religius. Tarian ini dilakukan oleh para dervish dari kata Persia yang artinya kerangka pintu. Tarian ini dimulai dengan pujian kepada para nabi, lalu terdengar suara drum yang menjadi simbol sang pencipta diikuti improvisasi musik suling ney menimbulkan hembusan napas sang pencipta yang memberi kehidupan pada semua makhluk. Pemimpin memberi hormat lalu memimpin para dervish membentuk lingkaran. Saat melewati pemimpin para dernish saling memberi hormat sebabagi lambang penghormatan antarjiwa yang terbalut dalam bentuk dan raga. Setelah tiga putaran, mereka melepas mantel, setiap orang akan mendekati pemimpin, memberi salam mencium tangan dan membentuk formasi sesuai instruksi pemimpinnya. Dengan berputar putar mereka melepas kehidupan duniawi dan bergabung dengan Allah. Membuka tangan kanan keatas agar mendapatkan berkah dari surga kiri membuka kebawah memberi berkah pada bumi. Tarian diakhiri dengan membaca Al-Qur’an. Berputar selama 10 menit berhenti dan berlutut, berdiri dan mulai lagi. Proses ini diulang sampai 4 kali memiliki arti.

1. Kelahiran manusia sebagai bukti Allah sebagai pencipta dan peran manusia sebagai makhluk 2. Kegembiraan manusia menjadi saksi penciptaan

3. Kegembiraan akan cinta dan pengorbanan akan pikiran untuk mencinta, untuk menggenapi perintah Allah 4. Akhir perjalanan spiritual , termasuk kembali pada kehidupan sehari-hari dan pengabdian kepada Allah

Gb 5.9. Tari Perut d. Eropa Tari yang terkenal di Eropa adalah tari Flamenco dari Spanyol. Tarian ini merupakan tarian gipsi di Andalusia, Spanyol Selatan. Tarian ini memadukan musik hiburan dan rohani Timur (Asia). Diciptakan pada abad XV. Ada 3 unsur tari Flamenco yaitu : el conte (lagu), el baile ( tarian) dan la guitarra (permainan gitar). Gerak utama penari pria (bailaore) adalah gerakan kaki dan penari wanita (bailaora) menggunakan bata de cola (gaun penjang dengan deretan renda bertumpuk). Pada tahun 1915 adalah penari Flamenco Manuel de Falla membuat tarian “Al Amor Brujo” merupakan cikal bakal balet flamenco. Penari terbesar adalah Antonia Merce “La Argentina” dan Ercarnacion Lopez “La Argentina” Kini Flamenco modern menyuguhkan berbagai jenis musik seperti jazz, salsa, bassanova dan lain-lain. Gitar flamenco pun telah dianggap sebagai jenis pertunjukan seni tersendiri.

Gb.5.10 Tari Flamenco dari Spanyol

B. Koreografer /Penata Tari Nusantara dan Mancanegara Koreografer adalah sebutan untuk piñata tari. Penata tari yang baik adalah orang yang tahu betul tentang gerak-gerak tari dan dapat merangkainya menjadi bentuk tarian atau drama tari yang dapat memuaskan penonton sehingga muncul kesan kagum dan haru. Tokoh pakar tari nusantara dan mancanegara : 1. R.L. Sasmita Mardawa Sasminta Mardawa, bernama kecil Soemardjono dan akrab dipanggil Romo Sas, kelahiran Yogyakarta, 9 April 1929, digelari sebagai empu seni tari klasik gaya Yogyakarta. Dia menghadirkan nuansa tersendiri dalam jagat tari klasik Indonesia, khususnya bagi pengayaan khazanah seni budaya yang adiluhung. Dia berperan signifikan dalam pengembangan tari klasik gaya Yogyakarta. Seniman ini punya andil menjadikan tari klasik Jawa digemari oleh masyarakat nasional dan dunia, pada era modern abad kedua puluh satu ini. Dia seniman yang konsekuen pada jalur pengabdian sosial budaya secara utuh. Romo Sas ada penari, guru, sekaligus koreografer yang telah melahirkan banyak seniman tari. Dia telah menciptakan lebih 100 gubahan tari-tarian klasik, gaya Yogyakarta. Baik tari tunggal untuk putra dan putri, maupun tari berpasangan dan tari fragmen. Di antara karyakarya tarinya yang sangat digemari adalah tari Golek, Beksan, Srimpi dan Bedhaya

2.

Gb.5.11. Tari Golek S. Maridi Belajar menari sejak usia tujuh tahun dari tujuh orang guru. Keuletannya dalam mengeluti dunia tari membuat namanya semakin di perhitungkan dalam dunia seni tari tradisi, karyakaryanya seperti; ’Prawirawatang’, ’Mahesajenar Rarawilis’, ’Arjunasasra Sumantri’, ’Garudayaksa’, ’Gambyong’, dan ’Fragmen Arjuna Wiwaha’, berhasil ia ciptakan. Penari yang pernah menjadi pengajar di STSI Surakarta ini juga pernah menciptakan salah satu karya tari yang fenomenal yakni ’Karonsih’. Tarian yang berkisah tentang roman percintaan atau pasihan tersebut, begitu menyita perhatian dalam jagad seni tari tradisi ketika karya ini diperkenalkan pada tahun 1970-an. Bahkan hingga sekarang, tarian tersebut seakan tidak tergantikan meskipun tarian roman lain kemudian banyak yang bermunculan.

G 5.12. Tari Gambyong

Gb.5.13. Tari Karonsih

3.

I Nyoman Kaler I Nyoman Kaler lahir pada tahun 1892 di Desa Pamogan, Kecamatan Denpasar Selatan . Ayahnya I Gde Bakta adalah seorang seniman serba bisa pada zamannya. Sang ibu, Ni Ketut Taro, juga memiliki seni Kakeknya, I Gde Salin, kemudian darah ayahnya sendiri merupakan guru tari dan tabuh yang punya nama. Kaler sendiri berguru kepada kakek dan ayahnya, yang nantinya mewariskan padanya tari nandhir, baris kupu-kupu, sisia Calonarang, wayang wong, dan parwa. Tokoh dari Bali dengan karya seperti Tari Margapati dan Tari Panji Semirang

4.

Gb 5.14. Tari Margapati Gb 5.15. Tari Panji semirang Syofyan Tokoh dari Minangkabau dengan karya tari seperti Tari Piring, Tari Payung, Tari Saputangan , Tari Rantak dan Tari Pasambahan.

5.

Gb 5.16 Tari Piring Gb 5.17 Tari Rantak Manusiah Najamuddin Tokoh dari Sulawesi dengan karya tari seperti Tari Pakarena, Tari Pajaga, Tari Patuddu, Tari Pagellu dan Tari Pajoge.

Gb 5.18. Tari Patuddu

Gb 5.19 Tari Pagellu

6.

Bagong Kusudiardjo Bagong Kussudiardjo Lahir :Yogyakarta, 9 Oktober 1928 Pelukis dan pencipta tari ini memulai pendidikan tarinya dengan tari Jawa Yogyakarta di bawah pimpinan G.P.H. Tedjakusuma, mulai mencoba menciptakan tari-tarian pada tahun 1950. Pada Tahun 1957 ia mendapat tunjangan untuk mempelajari tari dari Connecticut College dan Jacob’s Pillow. Sepulangnya ke Indonesia, pada tahun 1958, ia mendirikan Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiardjo”yang hidup sampai kini. Pada tahun 1959 ia mendapat penghargaan dari BMKN (Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional). Kidung-Kidung, Radyan Asmara dan Ambiance For Players and Musicians yang terakhir ini karya bersama dengan Paul Gutama di tahun 1975) Igel-igelan, Kembang Setaman dan Musik Gaduh di tahun 1976. Dalam dua karya tarinya yang disebut terakhir ini peranannya besar pula sebagai penatañmusik. Tari pendeknya yang lain yang amat populer dan pernah dikembangkan untuk tarian massal adalah tari Ngremo dan Bayangkari. Pada Tahun 1978, ia mendirikan Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo. Semua pusat-pusat kegiatannya tersebut terletak di Yogyakarta. Sepanjang karier tarinya ia sering mengikuti misi-misi kesenian. Pada tahun 1979, ia mengirim rombongan tari ke Eropa. Karyanya seperti Tari Tani, Tari Yapong, Tari Batik, Tari Wirapertiwi, Tari Bayangkari dan lain-lain.

Gb.5.20 Tari Tani Gb 5.21. Tari Wira Pertiwi 7. Didik Hadiprayitno Didik Nini Thowok lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 13 November 1954. Didik Nini Thowok terlahir dengan nama Kwee Tjoen Lian. Karena sakit-sakitan orang tuanya mengubah namanya menjadi Kwee Tjoen An. Ayah Didik, Kwee Yoe Tiang, merupakan seorang peranakan Tionghoa yang "terdampar" di Temanggung sedangkan ibunya, Suminah, adalah wanita Jawa asli, asal Desa Citayem, Cilacap. Didik adalah sulung dari lima bersaudara (keempat adiknya perempuan). Setelah memasuki masa Orde Baru, keturunan Tionghoa diwajibkan mengganti nama Tionghoa mereka menjadi nama pribumi sehingga nama Kwee Tjoen An pun menjadi Didik Hadiprayitno. Karyanya seperti Dwimuka (1987), Kuda Putih (1987), Dwimuka Jepindo (1999), Topeng Nopeng (1988),Topeng Walang Kekek (1980)

Gb. 5.22 Tari Topeng

Gb.5.23. Tari Dwi Muka

8. 9.

Lo Nam Fai, Tokoh tari dari Taiwan hasil karya tari seperti Tari Seams of the City Ramli Ibrahim Tokoh tari dari Malaysia ,piñata tari Bharata Natyam dan Odissi (India) serta balet klasik dan kontemporer

10.

Gb 5.24. Barata Nayam Marta Graham Penata tari balet kontemporer dari Amerika Serikat

Gb 5.25. Odissi

Gb 5.26. Ballet 11. Karen Lustgarten Tokoh tari dari Inggris, penata tari cha-cha dan salsa

Gb 5. 27. Salsa

Gb 5.28. Cha-Cha

12. 13.

Jose Limon Penata tari dari Meksiko yang ahli dalam bidang dance company Rod Rodgres Orang kulit hitam yang ahli dalam bidang tari jazz (jazz dance)

Gb 5.29 Tari Jazz

Gb 5.30 Dance

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Seni tari tradisional India yang paling terkenal adalah… a. tari odissi c tari odra b. tari balet d. tari disco 2. Kelompok tari tradisional Korea yang paling terkenal adalah… a. balet c. tari buchae b. tari odissi d. nrutya 3. Kostum tari kipas di Korea berupa jaket panjang dengan kemeja yang diikat disebut… a. Orissa c. jeogori b. peoni d. odisssi 4. Tari murni di India disebut… a. nrutya c. nrittya b. mokshya d. orissa 5. Tarian dengan tempo yang cepat di India disebut… a. nrutya c. nrittya b. mokshya d. orissa 6. Tarian yang terkenal di Timur Tengah adalah… a. tari sema c. tari kipas b. tari dansa d. tari balet 7. Tari Flamenco berasal dari… a. Amerika Latin c. Inggria b. Spanyol d. Italia 8. Yang bukan termasuk unsur tari flamenco adalah… a. el cante c. el baile b. la guatarra d. bata de cola 9. Penata tari disebut… a. aransemen c. koreografer b. fotografer d. komponis 10. Tokoh seni tari dari Surakarta adalah… a. R.L Sasmita Mardawa c. I Wayan Dibya b. S. Maridi d. Sofyan

11. Tari Wira Pertiwi diciptakan oleh… a. S. Maridi c. I Nyoman Kaler b. I Wayan Dibya d. Bagong Kusudiardjo 12. Tokoh tari dari Meksiko adalah… a. Lo Nam Fai c. Rod Rodgres b. Ramli Ibrahim d. Jose Limon 13. Martha Graham adalah tokoh penata balet dari… a. Korea c. Amerika Serikat b. Inggris d. India 14. Tokoh tari kreasi baru dari Yogyakarta adalah… a. Munasiah Najamuddin c. Sofyan b. I Nyoman Kaler d. Didik Nini Thowok 15. Karya tari dari Bagong Kusudihardjo, kecuali… a. tari Tani c. tari Yapong b. tari Blekdidot d. tari Batik 16. Iringan utama untuk tari flamenco adalah… a. kendang c. gitar b. biola d. suling 17. Tari Gambyong Pareanom diciptakan oleh… a. I Wayan Dibya c. S Maridi b. R.L. Sasmita Mardawa d. Didik Nini Thowok 18. Penari wanita dalam tari flamenco disebut… a. bailaore c. bailaora b. bata de cola d. el baile 19. Tari perut di kawasan Arab disebut… a. raqs sharqi c. raqs sharqo b. raqs sharqa d. raqs shariqi 20. Tokoh tari dari Bali a. S. Maridi c. I Nyoman Kaler b. Sofyan d. Bagong Kusudiardjo II. Jawablah pertanyaan-pertayaan dibawah ini ! 1. Sebutkan ciri-ciri gerak tari mancanegara! Jawab : ……………………………………………………………………………………………….. ………………………………………………………………………………………………………… 2. Sebutkan gabungan tari odisi! Jawab …………………………………………………………………………………………………. ………………………………………………………………………………………………………… 3. Sebutkan gerakan dasar tari perut! Jawab : ……………………………………………………………………………………………….. ………………………………………………………………………………………………………… 4. Sebutkan3 karya tari dari tokoh tari Didik Nini Thowok dari Yogyakarta! Jawab : ………………………………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………………………….. 5. Sebutkan karya tari dari tokoh tari I Nyoman Kaler dari Bali ! Jawab : ………………………………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………………………….. Tanda Tangan Guru Orangtua Nilai

DAFTAR PUSTAKA

Sapari, - , Irama Langgam dan Kroncong, Solo : Amigo M. Siagian, 1974, Indonesia Tercinta, Jakarta : CV. Rajawali. Kayam Umar, 1981, Seni Tradisi Masyarakat. Jakarta : PT Djaya Pirusa ---, 1981. Pelukis dan Pematung. Jakartra : Aries Lima Sunarko, Hadi, 1991, Seni Musik Kelas 3, Jakarta : Intan Pariwara Hardjo M Seno, 1991, 10 Tokoh Show Biz musik Indonesia, Jakarta : PT Gramedia Utama Muchlis dan Azmy. 1995. Lagu Rakyat. Jakarta : Mustika T Tim Abdi Guru, 2000, Kerajinan Tangan untuk SLTP Kelas 3,Jakarta ; Penerbit Erlangga Yoyok , Siswandi,2007,Pendidikan Seni Budaya Kelas IX SMP, Jakarta : Yudistira Undang –Undang No 20, 2003, Sistem Pendidikan Nasional : Depdikbud Thursana , Hakim, Drs, 2004.Tehnik-tehnik terscepat belajar bermain keyboard, Jakarta : Penerbit PT Kawan Pustaka. BSNP, 2006. STANDAR ISI 2006. Standar Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Seni Budaya untuk SMP dan MTs. Jakarta Tim Abdi Guru,2007, SENI BUDAYA Untuk SMP Kelas IX, Jakarta : Penerbit Erlangga Bastomi, Suwaji,1981,Landasan Beroperasi Seni Rupa, Semarang : Proyek Peningkatan Perguruan Tinggi IKIP Soeharto,M,1993,Belajar Notasi Balok, Jakarta : Gramedia Yayasan Harapan Kita,1997,Indonesia Indah”Tari Tradisional Indonesia”,Jakarta Margono, Tri 2010, Mari Belajar Seni Rupa Untuk smp Kelas VII, VIII dan IX, Jakarta : CV. Putra Nugraha Surakarta Purnomo , Wahyu, 2010, Terampil Bermusik Untuk SMP dan MTs, Jakarta : CV. Putra Nugraha Suakarta Supriatna, Atang, 2010, Pendidikan Seni Tari Untuk SMP dan MTs, Jakarta : CV. Putra Nugraha Surakarta Internet : www.google.co.id (2011)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times