P. 1
Laporan Penelitian Tindakan Kelas

Laporan Penelitian Tindakan Kelas

|Views: 461|Likes:
Published by Deriz Sareng Nda

More info:

Published by: Deriz Sareng Nda on Apr 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2014

pdf

text

original

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF

(JIGSAW) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYA DI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG TAHUN 2011

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa

Disusun Oleh : IDA YUANITA LAKSANAWATI, S.Pd.SD NUPTK : 51347356 3730 0003 UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KEC. KEJAJAR

SEKOLAH DASAR MA’ARIF TIENG
Jln. KH. Wahid Hasyim Km23, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo 2011

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ida Yuanita Laksanawati, S.Pd.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Instansi : SD Ma‟arif Tieng Kec. Kejajar Pangkat/Gol : Pengatur tk 1/ IId Jabatan : Guru Muda Tk.1 Telah melakukan penelitian dengan Judul: “Upaya Peningkatan Hasil dan pemahaman siswa melalui penerapan model Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Ma‟arif Tieng”

Kejajar, 26 Februari 2011 Peneliti Ida Yuanita L

Disyahkan oleh :

Ka. UPTD DIKPORA Kec. Kejajar H.HS. Sismandiri. S.Pd
NIP.19591230 197911 1 003

Kepala Sekolah SD Ma’arif Tieng Umar, S.Pd
NIP.19641215 198608 1 002

Petugas Perpustakaan SD Ma’arif Tieng M. Irsyad Lutfi

Pembina

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Hanya atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya, saya dapat menyelesaikan laporan Penelitian Tindakan Kelas di SD Ma‟arif Tieng dengan lancar. Laporan ini saya susun dalam rangka memenuhi Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa yang telah saya laksanakan dari awal Februari sampai dengan akhir Maret. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak yang baik langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan laporan ini, yaitu kepada yang terhormat: 1. Bapak Umar selaku kepala sekolah SD Ma‟arif Tieng yang telah memberikan Saran, Ijin dan pertimbangan terhadap pelaksanaan PTK selama kegiatan berlangsung. 2. Bapak H.HS. Simandiri selaku Kepala Dinas Dikpora Kec. Kejajar yang telah memberi pengesahan terhadap laporan PTK ini. 3. Bapak dan Ibu Guru SD Ma‟arif Tieng yang telah membimbing dan memotifasi serta mengarahkan kami hingga kegiatan Program Penelitian Tindakan Kelas ini dapat terselesaikan dengan lancar. Dan akhirnya saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini banyak kelemahan atau kekurangan untuk itu, saya berharap kepada pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun. Untuk itu sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Wonosobo, Maret 2011 Peneliti

DAFTAR ISI

UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYADI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN BERITA ACARA SEMINAR (BARU) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK/RINGKASAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. B. C. D. Kajian teori Penelitian yang relevan Kerangka berfikir Hipotesis tindakan

BAB III METODOLODI/METODE/ PROSEDUR PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Setting Penelitian Subyek Penelitian Sumber Data Teknik Dan Alat Pengumpulan Data Validasi Data Analisis Data Indikator Kinerja Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi kondisi awal B. Deskripsi siklus 1 1. perencanaan tindakan 2. pelaksanaan tindakan 3. pengamatan tindakan

Diagram 3 Grafik dan Poligon Nilai Awal... Siklus 2. refleksi hasil tindakan 5.. Daftar Lampiran 1... Data hasil Belajar Kondisi Awal. Tabel 1 Waktu PTK 2... Siklus 1... Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal…….. Implikasi C. Hasil tindakan BAB V PENUTUP A... Tabel 5 Hasil Tes Formatif siklus 2 6. pengamatan tindakan 4.. perencanaan tindakan 2. Tabel 2 Jadwal Pelaksanaan Siklus 3. Tabel 3 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi 4.. Pembahasan/diskusi E. Simpulan B... Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 5..4... 2b... Deskripsi siklus 2 1... Data Kondisi awal: 2a...... refleksi hasil tindakan C. Diagram 1 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA 2.. Siklus 3 C... Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN A. D.... Daftar Gambar 1... Diagram 2 Kerangka berfikir 3. Daftar Tabel 1... 2... Surat Ijin Penelitian………………. Tabel 6 Hasil Tes Formatif siklus 3 B.... pelaksanaan tindakan 3... .

......................... Kunci Jawaban.................. 3f............... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k.... 3c............................. 3i.. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e....... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k.. 3h...... Butir soal tes siklus 2......... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e.... 3g.. Rekap nilai siklus 1……………………………......... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 2: 3a.... 3g.... Daftar hadir siswa………………………….. Contoh lembar jawaban siswa……………......3..... 3e.... Kisi-kisi soal siklus 3.. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 3: 3a....... 3d. Kunci Jawaban. 3d........................ 3j.......... 3c........... Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j.. Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j............ Kisi-kisi soal siklus 2..... 3d. 3b. Kunci Jawaban........ 3b... Kisi-kisi soal siklus 1..................... Rekap nilai siklus 3…………………………......... 3f..... RPP………………………………………………. Rekap nilai siklus 2………………………….... Contoh lembar jawaban siswa……………....... Daftar hadir siswa………………………………...... Data Siklus 1: 3a. Contoh lembar jawaban siswa………………… 3f. RPP…………………………………………… 3i.............. 3b............... 3g........ 3h......... RPP…………………………………………… 3i...... Lembar pengamatan proses pembelajaran….. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran .... 3c. Daftar hadir siswa…………………………..... Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian..... Butir soal tes siklus 1.. 3h................ Butir soal tes siklus 3..............

Peneliti melibatkan Teman sejawat untuk menelaah. Latar Belakang Masalah Pada tahap awal. Minat. Dalam pembelajaran IPA tentang Energi dan penggunaanya mendapat hasil belajar dengan rata-rata kelas yang belum mencapai KKM yang ditentukan. tahap pengumpulan data.SD Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Jigsaw. Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3.Pd. Maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajarannya bermasalah. Model Jigsaw. Ida Yuanita. L.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. suka bermain dalam kelas 2.ABSTRAK Oleh. Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Pengunaannya. terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 anak perempuan. dan tahap refleksi. Dengan latar belakang data prestasi siswa awal yang lulus nilai KKM sebesar 36. Dengan Siswa yang diteliti terdiri dari 33 siswa. mengobservasi serta bersama peneliti mencari jalan keluarnya. Penelitian ini dilakukan oleh guru di kelas tersebut.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. S. peneliti melakukan observasi bersama kolaborator pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya di kelas IV di SD Ma‟arif Tieng pada semester II tahun ajaran 2011 / 2011. dalam rangka untuk identifikasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pembelajaran. Hasil Belajar BAB I PENDAHULUAN A. peneliti bersama kolaborator mencatat semua hal yang terjadi pada kegiatan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66.61% Kata Kunci: Tujuan Pembelajatan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Penggunaan metode tersebut dikarenakan adanya kurang berhasilnya pembelajaran IPA pada KD energi dan penggunaanya. Siswa terlihat malas belajar. Provinsi Jateng. Metode yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. tahap pelaksanaan. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan . dijumpai hal-hal sebagai berikut : 1. Kooperatif. Dalam kegiatan obeservasi ini.

dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Hanya masalah yang terkait dengan proses pembelajaran di kelas yang dapat peneliti perbaiki. Agar dapat meningkatkan motivasi siswa. lingkungan masyarakat sekitar dan lingkungan keluarga siswa juga ikut berperan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. kurangnya penggunaan media sebagai proses adaptasi pengalaman siswa dengan konsep yang dipelajari. maka peneliti atau guru perlu melakukan tindakan yaitu melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelompok yang terdiri dari lima anak dipilih secara acak. Tindakan pertama dan kedua dilakukan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Perhatian orang tua siswa terhadap belajar anaknya di tempat peneliti mengajar sangat kurang. Agar permasalahan dapat dipecahkan. Agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Suasana sekolah juga sangat kondusif pada saat aktifitas pembelajaran dilaksanakan. teman sejawat. Begitu juga dengan motivasi siswa akan meningkat terhadap pelajaran IPA pada khususnya. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga Mata Pelajaran IPA untuk KD Energi dan penggunaannya telah ditetapkan KKM nya adalah 63 Namun dari 33 siswa yang ada. Diharapkan setelah penelitian berlangsung nilai rata-rata 6. sehingga perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. serta proses pembelajaran yang berpusat pada guru. hanya 11 siswa yang mendapat nilai ≥ 65. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan. Antara lain penggunaan metode yang tidak sesuai. Pada tindakan ke dua melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelomok kecil yang terdiri dari dua anak. Untuk itu peneliti menerapkan metode kooperatif Jigsaw Kooperatif Jigsaw yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari.2 pada awal pembelajaran dapat berubah menjadi 65 dikarenakan sudah menggunakan model Kooperatif Jigsaw dalam pembelajarannya. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar 2. . Perbaikan pembelajaran akan peneliti lakukan melalui pola penelitian tindakan kelas. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa bukan hanya berasal dari kegiatan pembelajaran di kelas. Sehingga motivasi belajar kurang. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai petani dan pedagang kecil di pasar sehingga bekerja sebelum anaknya berangkat sekolah. Sarana prasarana sekolah sebenarnya cukup memadai bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. kurangnya kemampuan guru untuk menggali pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran dengan fakta di lapangan yang sering dijumpai siswa. Penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan difokuskan pada tumbuhnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan. Sehingga pada saat sekolah banyak siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Ditinjau dari sisi proses pembelajaran di kelas. untuk meningkatkan hasil belajar siswa peneliti menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran IPA terlebih dahulu sehingga timbul perhatian dan rasa suka terhadap IPA. Hal ini menjadikan pembelajaran dapat dikatakan tidak berhasil. Belum lagi pada malam hari siswa tidak dibiasakan untuk dibantu dalam belajar.Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Keadaan ini menyebabkan pada saat berangkat sekolah siswa tidak ada yang memperhatikan kebutuhannya.

peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. Setelah berdiskusi dengan pengamat yang merupakan teman sejawat berdasarkan hasil observasi. Minat belajar siswa . 4. 3. 2. 3. Pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa Guru belum memaksimalkan penggunaan alat peraga Guru belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran Guru menyampaikan materi secara klasikal Guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang kurang vareatif. 4. 2. Pembatasan Masalah Agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan isi penelitian tindakan kelas ini maka peneliti membatasi permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. Pada awal pembelajaran guru menarik perhatian siswa dengan menggunkan alat peraga Guru menggunakan alat peraga secara efektif Pada pembelajaran guru melibatkan siswa untuk aktif dalam belajar Dalam menyampaikan materi guru sebaiknya membimbing siswa untuk mencapai pemahaman tertentu dengan membuat kesimpulan 5. Metode kooperatif Jigsaw Terbimbing 2. Dalam pembelajaran menggunkan berbagai macam metode sesuai kondisi anak pada saat pembelajaran berlangsung dan yang sesuai dengan materi yang diajarkan.B. Media Sederhana 3. sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien. sehingga siswa menjadi jenuh dalam pembelajaran. Identifikasi Masalah Dari sisi proses pembelajaran di kelas. yaitu sebagai berikut : 1. 5. C. antara lain: 1. 4. 2. penyebab permasalahan siswa dalam pembelajaran maka diambil beberapa tindakan yang merupakan alternatif pemecahan masalah adalah : 1. Hasil identifikasi terhadap proses pembelajaran IPA yang peneliti laksanakan memperlihatkan beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa. 3. Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru Motivasi belajar siswa rendah Ada beberapa siswa bermaian saat guru menjelaskan Siswa pasif dalam pembelajaran Peneliti bersama kolaborator melakukan analisis terhadap penyebab timbulnya masalah tersebut dilihat dari peneliti atau pengajar.

Rumusan Masalah Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara. SD Ma‟arif Tieng. melengkapi alat peraga yang diperlukan. manfaat yang dapat diambil dari penelitian tindakan kelas ini antara lain :  Bagi Siswa a. dan alternative tindakan pemecahan masalah diatas. maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah melalui model belajar kooperatif (Jigsaw) Expert Group / kelompok ahli dapat meningkatkan hasil dan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanyadi kelas IV. Tujuan Penelitian 1. Mata pelajaran IPA D. b. Manfaat Penelitian Secara khusus. misalnya : menggunakan berbagai model pembelajaran. dll. guru juga termotivasi untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran IPA dengan berbagai cara yang mungkin. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam setiap pembelajaran. analisis penyebab timbulnya masalah. Dengan melihat siswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang difasilitasinya. Motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat  Bagi Guru a. Tujuan Khusus Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode Kooperatif Jigsaw di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Semester II tahun ajaran 2011 / 2011? “ E. Tujuan Umum Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA 2. Membatu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di dalam kelas.4. F. .

Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi guru agar lebih efektif. Hakikat IPA Untuk memahami IPA bisa kita tinjau dari istilah dan dari sisi dimensi IPA. . IPA adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam sekitas beserta isinya.b. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya. teknik dan metode yang dilaksanakan serta dapat sebagai salah satu acuan bagi sekolah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.  Bagi perpustakaan Memberikan penambahan reverensi di perpustakaan sekolah. manfaat penelitian ini adalah sebagai salah satu usaha guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran bersama siswa dalam mewujudkan tujuan pendidikan IPA dan tujuan pendidikan Nasional. Dari istilah. Akan menambah pengetahuan di perpustakaan sekolah. Kreatifitas belajar IPA a. Secara umum.  Bagi Sekolah Memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu proses maupaun mutu hasil pembelajaran IPA di Sekolah. Disamping itu juga hasil penelitian ini setidaknya dapat menambah berbagai media. dan gejala-gejala yang muncul di alam. peristiwa. Sehingga referensi buku diperpustakaan meningkat. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam. efisien dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif. BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. Dengan Penelitian ini dapat menjadikan guru lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran yang tepat. Kajian Teori 1.

mengukur. prinsip. hukum-hukum dan teori IPA. mengamati. dan filsafat IPA. konsep. menginterprestasikan data. bersikap kooperatif. singkat dan yang dapat diterima secara universal sangat sulit dibandingkan dengan mendefinisikan ilmu-ilmu lain. memprediksi. Hakikat Belajar Pada dasarnya manusia ingin tahu lebih banyak tentang IPA atau IPA. b. Pada saat setiap orang mengakui pentingnya IPA dipelajari dan dipahami. . menerima perbedaan. Mendefinisikan IPA secara sederhana. merumuskan hipotesis. konsep. Yang termasuk proses empirik adalah observasi. model IPA. yaitu “Suatu kegiatan berupa pertanyaan dan penyelidikan alam semesta dan penemuan dan pengungkapan serangkaian rahasia alam. melalui keterampilan menemukan antara lain. Sebagai proses IPA dipandang sebagai kerja atau sesuatu yang harus dilakukan dan diteliti yang dikenal dengan proses ilmiah atau metode ilmiah. Berdasar pada definisi yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa IPA selain sebagai produk juga sebagai proses tidak dapat dipisahkan satu sama lain. tidak semua masyarakat mendukung. prinsip. pengukuran. penyempurnaan jawaban baik tentang gejala maupun karakteristik alam sekitar melalui cara-cara sistematis (Depdiknas. antara lain sifat IPA. produk. hukum dalam wujud „pengetahuan deklaratif‟. dan untuk mempelajari IPA harus mempunyai kemampuan memadai seperti bila akan menjadi seorang ilmuan.” IPA mengandung makna pengajuan pertanyaan. menerima kegagalan sebagai suatu hal yang positif. kedua untuk mendapatkan penghasilan. dan pengembangan sikap. mengklasifikasi. menduga. pemahaman jawaban. mengkomunikasikan. Proses empirik suatu proses IPA yang melibatkan panca indera. pencarian jawaban. akan tetapi belajar IPA juga belajar tentang cara memperoleh informasi IPA.2002a: 1). Pada umumnya siswa merasa bahwa IPA sulit. teori merupakan kegiatan-kegiatan analisis di dalam IPA. Ada tiga alasan perlunya memahami IPA antara lain. pertama bahwa kita membutuhkan lebih banyak ilmuan yang baik. Beberapa ilmuwan memberikan definisi IPA sesuai dengan pengamatan dan pemahamannya. ketiga karena tiap kurikulum menuntut untuk mempelajari IPA. termasuk kebiasaan bekerja ilmiah dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah. Sebagai sikap IPA dipandang sebagai sikap ilmiah yang mencakup rasa ingin tahu. Carin (1993:3) mendefinisikan science sebagai The actiIVty of questioning and exploring the universe and finding and expressing it‟s hidden order. Belajar IPA tidak sekedar belajar informasi IPA tentang fakta. melakukan eksperimen. berusaha untuk membuktikan menjadi skeptis. Proses IPA ada dua macam yaitu proses empirik dan proses analitik. cara IPA dan teknologi bekerja dalam bentuk pengetahuan prosedural. mengontrol variabel. Proses IPA adalah langkah yang dilakukan untuk memperoleh produk IPA. Pernyataan di atas selaras dengan pendapat Carin yang menyatakan bahwa IPA sebagai produk atau isi mencakup fakta. mendefinisikan secara operasional.Hakekat IPA ada tiga yaitu IPA sebagai proses. prinsip. dan klasifikasi. menggunakan keterampilan spesial. hukumhukum. Fakta merupakan kegiatan-kegiatan empiris di dalam IPA dan konsep.

maka dalam penelitian tindakan kelas pada "model pembelajaran . yang disebut metode ilmiah yaitu: merumuskan masalah. Sementara pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dimaksudkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dan mempunyai efek pengiring dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Joyce dan Well.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya IPA terdiri atas tiga komponen. 1989) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Partika. Melalui kajian teori tentang kreatifitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar siswa tentang energy dan penggunaanya dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw khususnya. 1991). proses ilmiah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam pembelajaran IPA untuk meneliti masalah-masalah harus melalui kerja ilmiah. Model pembelajaran Jigsaw. dan konsep yang terorganisir. yaitu pengajaran yang menekankan keterlibatan intelektual dan emosi siswa dalam proses belajar-mengajar (Sudjana. Mata pelajaran IPA adalah salah satu mata pelajaran IPA yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis deduktif dengan menggunakan berbagai peristiwa alam dan penyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif dengan menggunakan IPA serta dapat mengembangkan pengetahuan. dan sebenarnya dapat dilakukan melalui pengajaran. 1987. 1980). Jadi tidak hanya terdiri atas kumpulan pengetahuan atau fakta yang dihafal. dan sikap ilmiah. serta menarik simpulan. menganalisis data pengamatan. merumuskan hipotesis. Hal ini berarti bahwa IPA harus diajarkan pada siswa secara utuh baik sikap ilmiah. Pengajaran yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas siswa adalah pengajaran kreatif. namun juga merupakan kegiatan atau proses aktif menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam. 2002a: 6). keterampilan dan sikap percaya diri. Kreatifitas Belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari pemikiran bahwa kreatifitas yang mempunyai fungsi penting dalam kehidupan manusia dan dalam pencapaian hasil belajar siswa di sekolah adalah dapat dikembangkan. gagasan. Upaya pengembangan kreatifitas biasa dilakukan melalui pelatihan khusus. c. dan salah satu jenisnya adalah pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Kemampuan siswa dalam menggunakan metode ilmiah perlu dikembangkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata. Wijayanti. dalam arti bahwa situasi kelas memungkinkan berkembangnya kreatifitas siswa. khususnya kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. proses. dan menurut Romlah (1988) dapat pula meningkatkan kreatifitas siswa. Melalui pelajaran IPA diharapkan para siswa memperoleh pengalaman dalam membentuk kemampuan untuk bernalar deduktif kuantitatif matematis berdasar pada analisis kualitatif dengan menggunakan berbagai konsep dan prinsip IPA (Depdiknas. merancang dan melaksanakan ekperimen. sehingga siswa dapat belajar mandiri untuk mencapai hasil yang optimal. tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. maupun produk ilmiah. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan. yaitu produk.

Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau tidak dapat dikembalikan ke sifat semula. 2. Perubahan kimia: lilin yang dibakar html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 b. dan hukum. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. dan penarikan kesimpulan. IPA meliputi empat unsur. 1989: 93). evaluasi. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. makhluk hidup. fenomena alam. Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. yaitu dengan melakukan observasi. Hasil belajar IPA a. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek. Hakikat Belajar . 2006). Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar. penyusunan teori. Produk dapat berupa fakta. aplikasi dan sikap. percobaan atau penyelidikan. Pengembangan dan Pembelajaran IPA . Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. c. b. serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. e. perancangan eksperimen. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. teori. yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut(Depdiknas. penyusunan hipotesis. Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. prinsip.kooperatif Jigsaw" ini diajukan dua buah hipotesis yang diterapkan pada saat pembelajaran IPA tentang energy dan penggunaannya dengan siswa kelas IV berjumlah 33 orang SD Ma‟arif Tieng kec. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. juga mempunyai ciri husus/karakteristik. a. eksperimentasi. pengukuran. Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya. proses. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono. penyimpulan. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. IPA merupakan pengetahuan teoritis. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. Kejajar. Hakikat IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. metode ilmiah meliputi pengamatan. yaitu produk. eksperimentasi. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d.

konsep-konsep. menyusun penjelasan tentang gejala alam. serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. Belajar IPA merupakan proses aktif. nasional. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD Sesuai dengan karakteristik IPA. akan memberikan hasil yang kurang obyektif.Berdasarkan karakteristiknya. Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. regional. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik). atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. c. mengunjungi suatu objek. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. dan berbagai macam gerakan otot. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. e. Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. luas. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. terutama untuk membantu pengamatan. mengajukan pertanyaan. b. Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. konferensi atau simposium). atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. dan yang lainnya. sementara itu IPA mengutamakan obyektifitas. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. d. memperoleh pengetahuan. observasi. seluruh proses berpikir. Dalam belajar IPA. Misalnya. . menguji penjelasan tersebut dengan cara-cara yang berbeda. penyusunan hipotesis. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. dan eksperimentasi. ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera. Selain itu. Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. eksplorasi. a. Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. atau volume). cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. studi kepustakaan. siswa juga harus memperoleh pengalaman berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. siswa mengamati obyek dan peristiwa. Berdasarkan karakteristik IPA pula. Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer.

dan afektif. organisasi dan karakterisasi dengan suatu nilai atau kompleks nilai. hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. Keterampilan dan kebiasaan b. 1996:20) Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD c. penerapan. Howard Kingsley membagi 3 macam hasil belajar: a. sintesis dan penilaian. analisis. dan psikomotor. pemahaman. Ranah afektif meliputi lima jenjang kemampuan yaitu menerima. mengamati). Tipe hasil belajar kognitif lebih dominan daripada afektif dan psikomotor karena lebih menonjol. b. psikomotorik. afektif. misalnya dari tidak tahu menjadi tahu. Menurut Oemar Hamalik hasil belajar adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut. Hasil Belajar Menurut Dimyati dan Mudjiono. yaitu aktif bertindak secara fisik atau hands-on dan aktif berpikir atau mindson (NRC. psikomotor. hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. c.Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah. afektif. Keaktifan dalam belajar IPA terletak pada dua segi. koordinasi neuromuscular (menghubungkan. Ranah Psikomotor Meliputi keterampilan motorik. Dari sisi siswa. Perinciannya adalah sebagai berikut: a. Pengetahuan dan pengertian c. Ranah Kognitif Berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari 6 aspek yaitu pengetahuan. manipulasi benda-benda. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. menilai. namun hasil belajar psikomotor dan afektif juga harus menjadi bagian dari hasil penilaian dalam proses pembelajaran di sekolah. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. menjawab atau reaksi. hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. Sedangkan dari sisi guru. Berdasarkan teori Taksonomi Bloom hasil belajar dalam rangka studi dicapai melalui tiga kategori ranah antara lain kognitif. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi oleh perubahan tingkah laku yang lebih baik lagi. dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. yaitu ranah kognitif. Sikap dan cita-cita . Ranah Afektif Berkenaan dengan sikap dan nilai. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif.

belajar berdasarkan pengalaman.Pendapat dari Horward Kingsley ini menunjukkan hasil perubahan dari semua proses belajar.11). 2.20). Karena teori ini mengacu pada pengertian bahwa keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian. Namun yang banyak mempengaruhi praktik pelaksanaan belajar adalah teori organismik atau gestalt. belajar berkat pemahaman. c.13) adalah sebagai berikut: a. b. Jenis-jenis hasil belajar menurut Bloom (dalam Hernawan. Perubahan-perubahan perilaku yang terjadi secara insting atau terjadi karena kematangan atau perilaku yang terjadi secara kebetulan. Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalaman (Hernawan. Hasil belajar ini akan melekat terus pada diri siswa karena sudah menjadi bagian dalam kehidupan siswa tersebut. e. d. Segala perubahan perilaku baik pada aspek kognitif (pengetahuan). Teori belajar yang berkembang pada dasarnya ada tiga yaitu teori belajar disiplin mental atau teori daya (faculty theory). Hasil Belajar IPA Hasil belajar berkaitan dengan bagaimana siswa belajar. dan teori organismik atau cognitive gestalt field. teori behafiorisme.2. dapat dikategotikan sebagai perilaku hasil belajar. Hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan (Hernawan. Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih baik. belajar berdasarkan keseluruhan. tetapi keseluruhan bukan kumpulan dari bagian-bagian. afektif (sikap). 2007: 10. Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa hasil belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah dilakukan berulang-ulang. merumuskan hipotesis. belajar adalah suatu proses perkembangan. Menurut teori ini peran guru sebagai pembimbing bukan penyampai pengetahuan dan siswa sebagai pengolah bahan pelajaran. 2007: 10. 2007. perhatian dan kebutuhan siswa. 2007. Prinsip-prinsip teori organismik (gestalt) (Hernawan. belajar adalah pembentukan kepribadian. f. tidak termasuk hasil belajar.29) antara lain: .belajar bukan menghafal tetapi memecahkan masalah dan metode yang dipakai adalah metode ilmiah dengan cara siswa dihadapkan pada permasalahan. g. dan pada akhirnya siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan. belajar akan lebih berhasil jika dihubungkan dengan minat. Manusia dianggap sebagai makhluk organisme yang melakukan hubungan timbal balik dengan lingkungan secara keseluruhan. belajar adalah proses berkesinambungan. Hubungan ini dijalin oleh stimulus dan respons. d. maupun psikomotor (keterampilan) yang terjadi karena proses pengalaman. Belajar berlangsung berdasarkan pengalaman yaitu kegiatan interaksi antara individu dengan lingkungannya.

c. Sebagai guru haruslah lebih teliti dan jeli terhadap permasalahan yang timbul dalam pembelajaran untuk segera menemukan jalan keluarnya. atau menghindar. timbul minatnya terhadap pelajaran IPA. Penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA (variabel X) a. yaitu hasil belajar yang berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa b. atau menemukan. yaitu tumbuhnya minat siswa dalam pembelajaran IPA. ide. ketrampilan. berkomentar. hasil belajar kognitif. yaitu meningkatkan keterampilan berhitung dan mengukur siswa. diskusi. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembelajaran pikiran siswa focus pada materi belajar dan tidak memikirkan hal di luar itu.a. yang ditunjukkan siswa melalui nilai formatif dapat melebihi KKM IPA 63. Tujuan jangka panjang kegiatan pembelajaran adalah membantu siswa mencapai kemampuan secara optimal untuk dapat belajar lebih mudah dan efektif dimasa datang. afektif siswa ditunjukkan dengan sikap positif siswa terhadap IPA. Siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui indikator aktifitas yang dilakukan. afektif. cara berfikir. psikomotor. mencoba. menjawab. Kognitif siswa dalam IPA dapat meningkat dengan ditunjukkan pada nilai dalam evaluasi melebihi KKM IPA 63. nilai. Konsep Pembelajaran Pembelajaran pada hakekatnya adalah kegiatan guru dalam membelajarkan siswa. b. Hakekat pembelajaran Hakikat mengajar menurut Joyce dan Weil (1986) adalah membantu siswa memperoleh informasi. Dengan konsep seperti di atas. Dalam kaitannya dengan ini hasil belajar yang diharapkan peneliti meliputi ketiganya. dibandingkan hasil dengan siswa yang lain pada kompetensi yang sama. dan caracara belajar dan bagaimana belajar. Untuk mencapai hal tersebut perlu kerangka pembelajaran secara konsptual (model pembelajaran) yang menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. dan constructifism. ini berarti bahwa proses pembelajaran adalah membuat atau menjadikan siswa dalam kondisi belajar. psikomotor. Sedangkan psikomotor siswa meningkat dengan terampil berhitung dan mengukur. saran untuk mengekspresikan dirinya. mereka hanya berdiam diri. 3. kognitif. Untuk mendapatkan prestasi hasil belajar tidaklah semudah membalikkan tangan. pembelajaran harus berprinsip minds-on. serta menghilangkan anggapan bahwa IPA adalah pelajaran yang sulit. antusias. Hasil belajar yang ingin peneliti capai pada penelitian ini meliputi : a. Sebaliknya siswa dalam kondisi tidak belajar adalah kontradiksi dari aktifitas tersebut. yaitu hasil belajar yang mengacu pada kemampuan bertindak. menduga. yaitu perhatian fokus. bertanya. . hasil belajar afektif. yaitu hasil belajar mengacu pada sikap dan nilai yang diharapkan dikuasai siswa setelah mengikuti pembelajaran c. Hal ini akan menujukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. presentasi. Sedangkan prestasi hasil belajar merupakan hasil dari pengujian dari sebuah tujuan pembelajaran yang mana sebelumnya telah dilaksanakan suatu proses pembelajaran dengan model tertentu sehingga siswa menguasai pengetahuan yang diharapkan. pasif. hands-on. beraktifitas tak relevan.

serta harapan masa depan yang berbeda-beda. kedua oleh cara mengajar guru. b.pengembangan pikiran tentang materi bahan ajar dilakukan dengan melakukan dan mengkomunikasikannya agar menjadi bermakna (Peter Sheal. Perbedaan pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional. Dalam pembelajaran tradisional di kenal pula belajar kelompok. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Winataputra (2001). akan tetapi siswa harus memahami bagaimana dan dari mana konsep tersebut terbentuk melalui kegiatan mencoba dan menemukan. kompetensi kepribadian. dan sikap khusus serta pengakuan masyarakat. 1989). Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah asih dan asuh sehingga tercipta masyarakat yang belajar ( Learning Community). latar belakang historien. maka sepantasnya suasana pembelajaran yang kondusif dalam keadaan nyaman dan menyenangkan (De Porter. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktifitas pembelajaran. Perhatikan tabel berikut ini. sedangkan aktifitas individu dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional. kompetensi paedagogi. inilah tugas seorang guru sebagai pendidik. Ketrampilan untuk menjalani hubungan antar pribadi atau ketrampilan sosial yang secara sengaja diajarkan. Elemen-elemen pembelajaran kooperatif menurut Lie (2004) adalah 1. Menurut dengeng (1998) daya tarik suatu mata pelajaran (pembelajaran) ditentukan oleh dua hal pertama oleh mata pelajaran itu sendiri. Semua proses diatas tercakup dalam proses yang kita sebut dengan pembelajaran. Saling ketergantungan positif. Manusia memiliki derajat potensi. Pembelajaran adalah Proses memberikan materi sesuai dengan kompetensinya dengan menggunakan metode serta media pembelajaran yang mendukung materi yang diajarkan. dan kompetensi sosial. diketahui bahwa profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan. 3. Semua hal tersebut di kenal dengan empat kompetensi pendidik. tugas profesional seorang guru adalah menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadikannya menarik. kreatif. Oleh karena itu . yaitu kompetensi profesional. namun demikian ada sejumlah perbedaan esensial anatara kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional. yang tadinya tak berrarti menjadi bermakna. kondisi inilah cikal bakal aktifitas belajar dengan indikator tersebut di atas. 2. Akuntabilitas Individual dan. keahlian. Jika kondisi tersebut mempelajari lebih lanjut karena adanya kebutuhan dan belajar bukan sekedar berhasil. Siswa tidak hanya belajar dari guru. 4. Dengan suasana yang kondusif maka muncullah motivasi dan kreatifitas. manusia dapat saling asah. yaitu pembelajaran aktif. Sebagai seorang pendidik. . Hal ini sesuai dengan istilah pembelajaran dengan prinsip Pakem. Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah karena dibutuhkan pendidikan. yang diarasa sulit menjadi mudah. Interaksi tatap muka. tetapi juga dari sesama siswa. Belajar yang sesungguhnya tidak menerima beegitu saja konsep yang sudah jadi. asih dan asuh (saling mencerdaskan). 1992). Karena perbedaan itu. Karena belajar berkonotasi pada aktifitas siswa. dan menyenangkan. Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. Dalam tingkat operasional model pembelajaran dan strategi pembelajaran sering di pertukarkan. tetapi lebih pada kemampuannya untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya.

Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois 6. dan kemudian diadaptasi oleh Slafin dan kawan-kawan melalui metode Jigsaw. Penggunaan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini peneliti mengambil model kooperatif dengan metode Jigsaw. dan pandangan-pandangan 3. Model-model pembelajaran dikembangkan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan dimana agar siswa dapat paham sesuai dengan kompetensi jenis pengetahuan. kemampuan berkomunikasi. diajarkan secara langsung mempercayai orang lain. dan mengelola konflik secara langsung di ajarkan. perilaku sosial. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan. Langkahnya : 1. hal ini akan menjadi efektif atau tidaknya guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa. kelas sosial. informasi. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen . Tujuan utamanya adalah agar siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran dan dapat bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang relatif lama. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap.Perbedaan kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional Kelompok belajar kooperatif Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok-kelompok belajar Kelompok belajar tradisional Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok belajar Ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royang Ketrampilan sosial sering tidak seperti kepemimpinan. norma atau cacat. Guru dalam hal ini sebagai fasilitator haruslah jeli dalam memilih model pembelajaran yang sesuai. agama dan orientasi tugas. jenis kelamin. Metode ini dikembangkan Elliot Aronson dan kawan-kawan di Universitas Texas. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen 5. Meningkatkan kesedian menggunakan ide orang lain yang dirasa lebih baik 9. etnis. ketrampilan. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4. c. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa 8. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia 7. Pemimpin kelompok dipilih secara demokratis Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru Pada saat pembelajaran berlangsung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika intervensi sering dilakukan oleh guru terjadi masalah dalam kelompok saat belajar kelompok berlangsung Tabel 1 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi Keuntungan menggunakan metode kooperatif dalam pembelajaran diantaranya: 1.

Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. C. Hal itu dilakukan sebagai rujukan kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. maka diperoleh alur berpikir sebagai berikut: . Karena dapat menarik perhatian siswa.2. 5. Berdasarkan hasil penelitian (Afif. para siswa di evaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks. Kerangka Berfikir Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang telah diuraikan di atas. Individu atau tim yang memperoleh skor tinggi diberi penghargaan oleh guru. Dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang sumber Energi Panas. dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan atau akademik tersebut. Dengan demikian siswa akan memperoleh hasil evaluasi belajar yang semakin baik. Dalam metode Jigsaw versi Slavin. Penelitian Yang Relevan Penelitain tindakan kelas terhadap pembelajaran IPA telah banyak dilakukan oleh pakar peneliti dan praktisi-praktisi pendidikan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “home time”. pemberian skor seperti dilakukan seperti dalam metode Stad. B. Kumpulan siswa semacam itu disebut “Kelompok Pakar“ (Expert Grup) 4. peneliti menyertakan beberapa hasil penelitian tindakan kelas yang berhubungan dengan perbaikan pembelajaran IPA dan penggunaan media atau model pembelajaran. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali kepada kelompok semula (home time) untuk mengajar anggota lain mengenai yang telah dipelajari dalam kelompok pakar. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna. Memperhatikan hasil penelitian pendahulu tentang penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar diyakini siswa memiliki pemahaman yang lebih baik. 2009) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar di SD 1 Parikesit dikelas IV. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tersebut. Berikut ini. 3.

Diduga pada kondisi akhir setelah kegitan berlangsung siswa akan mengalami peningkatan hasil belajar. D. maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut: 1. Siklus I penggunaan metode Jigsaw pada kelompok besar dan pada siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. yaitu dengan KKM 64. selebihnya 22 siswa belum mencapai KKM. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo . Kejajar Kab. Wonosobo tahun pelajaran 2011/ 2011 Berdasarkan penjelasan pada latar belakang. dan kerangka berpikir. Ceramah merupakan satusatunya metode andalan. Hal ini membuat guru peneliti berusaha melakukan tindakan melalui PTK dan merencanakan tindakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus.Diagram 1 Kerangka berfikir Kondisi awal pembelajaran IPA di kelas IV SD Ma‟arif Tieng sangat monoton karena guru belum menggunakan metode yang bervariasi dalam pembelajaran. Hipotesis Tindakan Dengan menggunakan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo 2. dan pemberian tugas selalu diberikan setelah ceramah selesai. Terlihat siswa sangat tidak semangat. siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. Kondisi seperti itu berdampak pada hasil belajar siswa rendah. kajian teori.1 setelah diambil nilai ulangan sebagai pre tes (pra siklus) diperoleh 11 dari 33 siswa yang dapat mencapai KKM. bagi siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kec.

banyaknya siswa laki-laki 13 siswa dan banyaknya siswa perempuan 20 siswa dengan karakteristik latar belakang keluarga yang berekonomi menengah ke bawah. 6. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo karena peneliti adalah guru di kelas tersebut. buruh dan pedagang sayuran di pasar sehingga pendidikan anak kurang diperhatikan. Subyek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini (PTK) ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan jumlah 33 siswa. . Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Setting Penelitian 1. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai petani Kentang. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Penggunaannya. Tabel 1 Pembagian Waktu Penelitian Tindakan Kelas No Uraian Kegiatan Bulan Februari 2011 I 1 2 3 4 5.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. 2. Identifikasi masalah Penyusunan proposal Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan Siklus II Pelaksanaan Siklus II Penyusunan Laporan II III IV Maret 2011 B.

meliputi apersepsi. penguasaan kelas. mengarahkan siswa. b. Teknik Pengumpul Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian tindakan kelas ini adalah: a. Alat Pengumpul Data Sedangkan alat pengumpul data pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. 2. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data 1. teknik pengamatan untuk melihat minat siswa terhadap pembelajaran IPA menggunakan metode terbimbing dan menggunakan media sederhana. juga hasil wawancara guru ke siswa menanggapi proses pembelajaran. berupa tes isian dan uraian dengan materi keliling bangun datar. Tes tertulis. teknik tes untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran. teknik wawancara untuk mendapat pengalaman langsung siswa terhadap proses pembelajaran dan d. 2. b. D. persebaran pertanyaan. Sumber data primer Sumber data primer diambil dari hasil observasi minat siswa terhadap proses pembelajaran IPA yang dilakukan. . yaitu: 1. c. Sumber data primer diperoleh pada saat peneliti melakukan penelitian dan sumber data sekunder diperoleh dari data data pendukung lain yang dapat diperoleh di luar waktu melakukan penelitian. Lembar pengamatan untuk melihat tingkat minat belajar siswa dengan komponen yang dilihat meliputi perilaku guru dan siswa dalam pembelajaran oleh observasi. cara memotivasi siswa. Sumber data sekunder Sumber data ini diperoleh dari learning log yang ditulis oleh siswa sendiri tentang proses pembelajaran IPA yang telah dilakukan. learning log untuk mendapatkan umpan balikan dari pembelajaran yang dilaksanakan. dan kemampuan merangkum materi. Guru. dan nilai hasil belajar pada akhir siklus 1 dan siklus 2. Sumber Data Sumber data pada penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapu sumber data yang diperlukan pada penelitian ini adalah : 1.C.

kemampuan memahami bahasa. trianggulasi ruang. apresiasi pada mata pelajaran. selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Bentuk-bentuk trianggulasi adalah trianggulasi waktu. d. dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator yang terdapat dalam panduan observasi. rasa ingin tahu. Siswa. perhatian. meliputi rentang waktu tindakan dilaksanakan dengan frekuensi yang memadai untuk menjamin bahwa efek perilaku tertentu bukan hanya suatu kebetulan. Data pada penelitian ini yang diperoleh dengan observasi atau pengamatan. panduan pedoman wawancara. pedoman penilain yang merujuk pada permendiknas No. meliputi inisiatif mengeluarkan pendapat. wawancara dan learning log maka agar data valid divalidasi dengan cara trianggulasi baik waktu. Trianggulasi waktu dapat dilakukan dengan mengumpulkan data dalam waktu yang berbeda. Trianggulasi teoritis dapat dilakukan dengan memaknai gejala perilaku tertentu dengan dituntun oleh beberapa teori yang berbeda tetapi berkaitan. learning log. ketertarikan pada pembelajaran c. Validasi Data Cara meningkatkan validitas penelitian tindakan adalah meminimalkan subyektifitas melalui trianggulasi. Indikator Kinerja . semangat. Pada prinsipnya analisis data untuk mencari dan mengatur secara sistematis data yang terkumpul untuk kemudian disimpulkan. E.2. dan trianggulasi teoritis. Analisis data secara deskriptif kualitatif. ketekunan. keaktifan. observasi/pengamatan maupun tes tertulis. kemampuan melakukan perintah. kemampuan menyimpulkan. Lembar Learning Log Dibuat lembar learning log agar siswa lebih mudah menuangkan ide-ide atau kritik dan sarannya kepada proses pembelajaran yang baru saja dialami. peneliti maupun teoritis. 20 tahun 2007 tentang pedoman penilaian. disiplin. Analisis Data Setelah data diperoleh baik dari hasil wawancara. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dibuat agar terjadi kerangka yang jelas tentang pertanyaanpertanyaan yang akan diajukan oleh guru atau observer terhadap subjek (siswa). trianggulasi peneliti. Trianggulasi peneliti dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang sama oleh beberapa peneliti/pengamat sampai diperoleh data yang relative konstan. G. F. kemampuan menghitung. 2 2 dan 23 tahun 2007 tentang standar isi dan standar kelulusan. Sedangkan data yang dipertoleh dengan tes divalidasi dengan validasi konten atau isi yang merujuk pada Permendiknas No. kemampuan menjawab pertanyaan.

Minat belajar siswa meningkat menjadi 60% 2. dan tahap refleksi. tahap pelaksanaan. Prosedur Penelitian Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. tahap pengumpulan data.93 menjadi 65 dan 80% siswa sudah mencapai KKM. Adapun kegiatan merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPA kelas IV semester 2 dapat digambarkan dalam bentuk gambar diagram 1 sebagai berikut: Diagram 2 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA .Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Penggunaannya di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011” adalah: 1. H. Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 55.

Tahap Perencanaan Selasa. 24 Februari 2011 . Tahap Refleksi Rabu. 23 Februari 2011 Siklus II 1.Keterangan: Siklus I 1. Tahap Perencanaan Senin. 16 Februari 2011 Tahap Refleksi Selasa. Tahap Pengamatan Rabu. 23 Februari 2011 3. 23 Februari 2011 4. 16 Februari 2011 Tahap Pengamatan Selasa. Tahap Pengamatan Rabu. Tahap Perencanaan Selasa. Tahap Pelaksanaan Rabu. 16 Februari 2011 2. 20 Februari 2011 2. Tahap Pelaksanaan Rabu. 2 Februari 2011 Tahap Pelaksanaan Selasa. 24 Februari 2011 3. 20 Februari 2011 Siklus II 1.

4. Tahap Refleksi Rabu, 24 Februari 2011 Table 2 Jadwal Pelaksanaan siklus Adapun deskripsi prosedur penelitian untuk setiap siklus sebagai berikut: 1. Siklus I a. Tahap Perencanaan Penelitian ini peneliti mulai pada hari Senin, 27 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Peneliti mulai dengan mengidentifikasi kompetensi dasar yang sulit dicapai ketuntasannya. Kemudian peneliti menentukan kompetensi dasar “Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya” sebagai bahan penelitian. Karena berdasarkan pengalaman peneliti materi ini cukup mudah bagi siswa. Namun hasil pembelajaran masih kurang bagus. Siswa belum dapat mengingat secara sempurna tentang materi energy dan penggunaanya. Untuk itu dalam pembelajaran siklus I ini peneliti merencanakan penerapan metode kooperatif Jigsaw sebagai langkah agar siswa dapat mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya. Harapan peneliti dengan serangkaian kegiatan pencarian yang dialami siswa sendiri dapat membuat siswa mengingatnya setiap saat karena sangat berkesan dengan pembuktian tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekoolah yang akan menjadi tindakan PTK 2. Penulis menghubungi supervisor sebagai pembimbing pelaksanaan perbaikan pembelajaran. 3. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 4. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). 6. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 7. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 8. Menyusun soal evaluasi hasil belajar, dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 9. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 10. Indikator pada siklus I, 50 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.

b. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) siklus I ini pada hari Selasa, 16 Februari 2011 pada pukul 09.00-10.10 diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Adapun tahap pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:

TAHAPAN PEMBELAJARAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

Penjelasan Tahapan Pertama (I) Eksplorasi Siswa diberi motivasi agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep atau materi yang akan dibahas. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan problematis, tentang fenomena yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan konsep atau materi yang akan dibahas. Tahapan kedua (II) Guru Membagi kelas dalam kelompok dan dipilih 1 orang yang ada dalam kelompok menjadi tim ahli. 1 ahli mempunyai anggota 2 s/d 3 anak. Tahapan ketiga (III) Elaborasi Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang

berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa. Siswa melakukan pengamatan diluar kelas. Tahapan keempat (IV) Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Bersama siswa menyimpulkan Tahapan kelima (V) Konfirmasi Diambil dua kelompok kecil dengan nilai terbaik dan aktif dalam pembelajaran untuk menerima penghargaan. Diberikan juga penghargaan pada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran. Tahapan ketujuh (VI) Pada akhir pembelajaran Guru membagi lembar evaluasi, siswa mengerjakan evaluasi. Observasi dan reflesi dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Melalui penerapan model pembelajaran ini, pemahaman siswa akan meningkat. Fokus pada pelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang nyata. Tidak hanya di dengar tapi juga dilihat. Proses mengobservasi, dilakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran dan diskusi oleh siswa. Kegiatan mengobservasi dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 1 orang, untuk mengumpulkan data yang terdiri dari : a. Aktivitas guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran (instrumen terlampir), b. Kemampuan siswa dalam mengerjakan lembar kerja siswa secara berkelompok c. Evaluasi hasil belajar siswa d. Evaluasi hasil laporan penelitian tertulis

c. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Selasa, 16 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa, perilaku guru, perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa, supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Menurut pengamat, pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori kurang sehingga minat siswa kurang dan pencapaian hasil belajar tidak maksimal. Peneliti sudah menggunakan peraga yang tepat namun kurang bervariasi. Siswa juga kurang aktif dalam pembelajaran. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian itu dikumpulkan dari berbagai sumber yang meliputi : 1. Informan atau nara sumber yaitu siswa dan guru 2. Lembar Observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Data tentang kenerja siswa dan guru dianalisis dengan skala penilaian.

peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Selasa. Didukung penggunaan media yang monoton dan kurang bervariasi. 2. Siklus II a. hasil evaluasi siswa.1 dalam kategori cukup. Langkah perbaikan tersebut peneliti tuangkan dalam langkah pembelajaran pada siklus II dengan tujuan perbaikan pembelajaran menumbuhkan minat serta meningkatkan hasil belajar siswa pada IPA tentang energy dan penggunaannya. 4. 16 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. peneliti bagi menjadi 3 bagian. persentase ketuntasan: 51% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa sedangkan 13 siswa belum tuntas. menerapkan metode kooperatif Jigsaw dengan memberikan penekanan pada pemberian penguatan dan penghargaan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa sehingga timbul minat siswa dalam pembelajaran. Data yang telah didapat. d. Peneliti masih mengejar target materi tidak mengutamakan proses yang dari perencanaan sudah peneliti inginkan. dan buku penilaian. absensi siswa. Berdasarkan pengamatan dan hasil refleksi peneliti menyadari adanya kekurangan dalam pembelajaran antara lain penerapan metode kooperatif Jigsaw belum maksimal penggunaannya. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Setelah mempelajari data-data yang telah terkumpul serta hasil refleksi. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 3. 16 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. 2. menerapkan metode kooperatif Jigsaw pada kelompok kecil agar mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan aktifitas lain yang berkaitan. Dokumen atau arsip.1. peneliti menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1. Tahap Perencanaan . Tahap Refleksi Refleksi Siklus I peneliti laksanakan pada hari Selasa.3. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Pengumpulan data hasil tes formatif. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 65 sama dengan KKM IPA sebesar 64. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori cukup. yang antara lain berupa kurikulum rencana pelaksanaan pembelajaran. Tidak dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran.

1. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. b. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. 5. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). mempersiapkan sumber bahan. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. 60 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. o Eksplorasi . 4.00-10. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Rabu. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Indikator pada siklus II.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. mempersiapkan sumber bahan. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. 8. 23 Februari 2011 pada pukul 09.

memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. secara individual maupun kelompok. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. guru: . memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. menganalisis. studio. koran mengenai sumber energi alternatif o o Matahari Angin o o Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok.Dalam kegiatan eksplorasi. dan bertindak tanpa rasa takut. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. diskusi. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. menyelesaikan masalah. memberi kesempatan untuk berpikir. atau lapangan. guru: o Mencari informasi dari buku. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. guru: o o o o o o o o o o o o o o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna.

Tahap Refleksi Refleksi Siklus II peneliti laksanakan pada hari Rabu. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 70. Rasa ingin tahu siswa menumbuhkan minat siswa sehingga aktif dalam pembelajaran. supaya dapat mengamati proses pembelajaran.o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa. 23 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. memberikan penguatan dan penyimpulan c. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. padahal ini pelajaran IPA. sebagai indikasinya begitu guru memasuki ruang kelas dengan membawa media yang akan digunakan dalam pembelajaran banyak siswa yang bertanya apa yang akan dilakukan dengan membawa barang-barang tersebut. Apalagi setelah peneliti menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Pengumpulan data hasil tes formatif. Membuat siswa antusias ingin membuktikan apa yang telah didemonstrasikan peneliti dan perwakilan siswa di depan kelas. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. perilaku guru. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Dan sangat menarik perhatian siswa. Pembelajaran yang peneliti laksanakan benar-benar dapat membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran. Data yang telah didapat. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik sehingga membangkitkan minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. 23 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi.15 telah .1 dalam kategori baik sekali. Pertanyaan-pertanyaan siswa tersebut membuktikan bahwa rencana peneliti untuk menarik perhatian siswa berhasil. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu. Sebagai indikasinya sejak peneliti memasuki kelas dengan membawa media yang banyak membuat siswa bertanya apa yang akan peneliti lakukan dengan barang-barang tersebut. Harapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. d. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. Menurut pengamat. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4.

Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). persentase ketuntasan: 66.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. 70 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut” dan Kompetensi Dasar “Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 8. Indikator pada siklus II. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. mempersiapkan sumber bahan. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. 5. Pada pelaksanaan Siklus III diadakan tes formatif dan pelaksanaan pembelajaran seperti siklus II.67% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa sedangkan 11 siswa belum tuntas. . Menyusun soal evaluasi hasil belajar. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai.1. 1. sudah sesuai dengan target peneliti. 3. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul.melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 84% ≥ KKM IPA 64. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3.15 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 66% ≥ KKM IPA 65 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 70. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. Siklus III a. mempersiapkan sumber bahan. Tahap Perencanaan Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus III peneliti mulai setelah jam 11. 4.

e. o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. diskusi. o Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik o Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. guru: o Mencari informasi dari buku. menganalisis. dan bertindak tanpa rasa takut. o memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. atau lapangan. secara individual maupun kelompok. guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. 24 Februari 2011 pada pukul 09. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Kamis. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. o memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. studio. o memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. o memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. o memberi kesempatan untuk berpikir.00-10. menyelesaikan masalah. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi o o o     .

peneliti bagi menjadi 3 bagian. Tahap Refleksi Refleksi Siklus III peneliti laksanakan pada hari Kamis.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 81% ≥ KKM IPA 64. 24 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi.1. memberikan penguatan dan penyimpulan f.o Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. 24 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 80. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 75. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. Data yang telah didapat. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4.1 dalam kategori baik sekali. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Kamis. BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN . guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.1% ≥ KKM IPA 64. persentase ketuntasan: 81% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa sedangkan 6 siswa belum tuntas.1 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik sekali. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. Minat siswa sudah terbentuk. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Menurut pengamat. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. sudah sesuai dengan target peneliti. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 75. Pengumpulan data hasil tes formatif. perilaku guru. g. Minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat.

Perencanaan Tindakan . Deskripsi Kondisi Awal Kondisi awal subyek penelitian menunjukkan data nilai rata-rata kelas adalah 62. Empat kelompok kerja diskusi bisa diukur dari hasil lembar kerja siswa perolehan nilai rata-rata 64.4% keaktifan siswa dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini. Deskripsi Siklus 1 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari penyajian 12 butir tentang perilaku siswa yang diobservasi menunjukkan kemunculan yang bagus yaitu mencapai 85.A. 1.6% dihitung dari seluruh jumlah siswa. B.4% dari seluruh jumlah siswa.42 Tingkat keaktifan siswa yang tinggi sampai dengan 85.4% dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan hasil yang baik. Pada siklus satu yang lulus sesuai nilai KKM 51% jadi dengan metode Kooperatif Jigsaw sangat membantu tingkat keberhasilan siswa pada standar kompetensi Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifatsifatnya.42 dan tingkat ketuntasan siswa pada standar kompetensi ini baru 36. Data awal yang lulus KKMnya 36.3. Pada tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan data awal sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 Nilai 50 55 60 65 70 80 85 Jumlah nilai Banyak Siswa Bernilai 7 1 13 1 8 1 2 Jumlah 350 55 780 65 560 80 170 2060 Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2060 33 = 62.

rekan guru mengamati tindakan. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus satu dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2011.4%. Keaktifan siswa menjadi 89% dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini.Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti 4.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. 3. Deskripsi siklus 2 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari 12 butir tentang perilaku siswa yang di observasi menunjukkan kemunculan meningkat dari 85. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa juga skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah ada kemajuan dan perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya C. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 5 Tes Formatif Siklus 2 Nilai 50 60 65 70 Banyak Siswa Bernilai 1 10 1 10 Jumlah 50 600 65 700 .

Perencanaan tindakan Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti ada kemajuan. 4.rekan guru mengamati tindakan. Deskripsi siklus 3 Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 6 Tes Formatif Siklus 6 . satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.Pelaksanaan penelitian tindakan kelas sudah bisa menunjukkan hasil peningkatan.Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti. 1.42 meningkat menjadi 70.5. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. D.15 Keaktifan siswa dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan data yang meningkat pada siklus I adalah 85% menjadi 88% juga pada tes dalam proses yang merupakan metode Kooperatif Jigsaw pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 62.5 % pada siklus dua . Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru. 3.3 % pada siklus pertama meningkat menjadi 70.75 6 80 1 85 2 100 2 Jumlah nilai 450 80 170 200 2315 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2315 33 = 70. Pada hasil tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan perolehan pada siklus I juga ada peningkatan dari lulus nilai kkmnya 36. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus dua dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011.

Hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. hasil pengamatan aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti dihasilkan adanya perbaikan pembelajaran. Merumuskan dan membahas data-data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa. Pembahasan/diskusi Pada akhir pelaksanaan tindakan kelas guru sebagai peneliti melakukan diskusi dengan guru pengamat aktifitas guru peneliti.Nilai Banyak Siswa Bernilai 60 6 65 1 70 12 75 4 80 1 85 2 90 2 100 5 Jumlah nilai Jumlah 360 65 840 300 80 170 180 500 2495 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2495 33 = 75.61 Diagram 3 Grafik dan Poligon Perincian nilai awal sampai siklus III E. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah banyak kemajuan. F. .

Hasil yang selalu meningkat dari setiap siklusnya menandakan pembelajaran Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan seharihari dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Jigsaw disimpulkan berhasil meningkatkam minat dan hasil belajar siswa. Dengan .1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66.61%. B.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. Simpulan Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas IV semester 2 SD Ma‟arif Tieng dari analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran IPA Pada Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari hasil prestasi siswa semakin meningkat.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. menjadi teman untuk mengamati aktifitas guru peneliti dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas. Implikasi Guru kelas sebagai peneliti memerlukan keterlibatan dari guru lain. Dengan latar belakang data prestasi siswa yang lulus nilai KKM sebesar 36.BAB V PENUTUP A.

2007. 2004. K. Teori Belajar Dan Pembelajaran. C. 2007. Jakarta : Tiga serangkai. Oemar. Jakarta : Tiga serangkai. Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini dijadikan sebagai referensi untuk peningkatan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi siswa pada khususnya DAFTAR PUSTAKA Andayani. I. Kurikulum dan Pembelajaran. M. 2.menggunakan lembar pengamatan aktifitas guru . 2007. c. Bagi Guru a. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikelas Rendah : Jakarta : Tiga serangkai. Pemantapan Kemampuan Mengajar. Penelitian Tindakan Kelas. Yeti. . Udin S. Winataputra. Hamalik. Jakarta : Tiga serangkai.Pd. Saran Dengan keberhasilan perbaikan pembelajaran menggunakan model Kooperatif Jigsaw penulis menyarankan : 1. Wardhani. 2008. Kreatifitasan guru dalam merancang pembelajaran dan melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Menerapkan dan menguasai berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami dan siswa tidak jenuh dan bosan. Menerapkan penggunaan Kooperatif Jigsaw pada kompetensi dasar yang sama. Jakarta : Bumi Aksara Mulyati. G.akan mengetahui sejauh mana upaya yang sudah dilakukan oleh guru peneliti pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran berlangsung. b.

Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 3: 3a. Kisi-kisi soal siklus 3. 3g. RPP 3i. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e.LAMPIRAN-LAMPIRAN Daftar Lampiran 1. Data hasil Belajar Kondisi Awal 3. RPP 3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Daftar hadir siswa. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran . Kunci Jawaban. 3b. Kunci Jawaban 3d. 3d. 3c. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian 3e. 3d. Butir soal tes siklus 2. DATA KONDISI AWAL : 2a. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal 2b. Rekap nilai siklus 3 3h. 3c. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Kunci Jawaban. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 2: 3a. 3g. Kisi-kisi soal siklus 2. DATA SIKLUS 1: 3a. SURAT IJIN PENELITIAN 2. Rekap nilai siklus 2 3h. 3b. Daftar hadir siswa 3g. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Rekap nilai siklus 1 3h. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. Butir soal tes siklus 1 3c. Butir soal tes siklus 3. RPP 3i. Kisi-kisi soal siklus 1 3b. Daftar hadir siswa. Contoh lembar jawaban siswa 3f.

5 Februari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah UMAR. Kejajar Kab. Kejajar. baik guru maupun murid menggunakan bahasa daerah. Ilustrasi Kasus Pembelajaran 1 Bu Ida Yuanita Laksanawati.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Jabatan : Guru Kelas Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Tieng. Suasana lingkungan sekolahnya yang nyaman. S. Meskipun secara resmi. 19641215 198608 1 002 2. Disekitar lingkungan sekolah masih alami banyak pepohonan yang rindang. Ketika seorang tamu dari luar daerah bertanya kepada . Wonosobo Kepada : Nama : Ida Yuanita Laksanawati.Pd NIP : 19641215 198608 1 002 Jabatan : Kepala Sekolah Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Memberikan ijin untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas IV di SD Ma. baik di dalam maupun di luar kelas. namun dalam berkomunikasi.SD NIP. S.Pd.1.Pd. bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia. mengajar kelas IV di satu SD di daerah pegunungan letaknya di Tieng Kec. DATA KONDISI AWAL 2a. Di kelas IV ada 10 orang anak. SURAT IJIN PENELITIAN SURAT IJIN PENELITIAN No. nuansa daerah sangat terasa. 25/SDMA/02/2011 Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umar.arif Tieng Kec. S. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……. Oleh karena itu.

Siswa serempak menjawab “ sudah bu”. Bu Ida Yuanita membantu memperbaiki jawaban anak tersebut. Dan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut dengan mudah. beserta contohnya. “Jawaban kalian sudah betul namun masih ada yang kurang coba siapa yang tahu ?” tanya bu Ida. “apakah sudah jelas?” Bu Ida. “ panas Bu. dan penggunaanya dengan topik/subtopik sumber Energi Panas. cair dan gas. sehingga sukar dipahami maksudnya. Ada guratan kecewa pada wajahnya. Bu Ida : “ anak-anak. Ternyata hasilnya kurang memuaskan ada 76 % siswa mendapat nilai kurang dari 70. Siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan bu Ida. Suatu hari dalam pelajaran IPA. dan selanjutnya bu Ida Yuanita memulai pelajaran dengan menuliskan pokok bahasan Sumber Energi. Namun dilanjutkan dengan penekanan penjelasan materi dengan memberikan persamaan dan perbedaan benda padat. dijumpai halhal sebagai berikut : 1. “ siswa menjawab. terjadi peristiwa sebagai berikut.. Ternyata pekerjaan anak-anak tidak sebaik ketika mereka ditanya. Semua terdiam tidak ada yang menjawab. Siapa yang tahu jenis sumber Energi Panas apa saja ?” anak-anak menjawab secara serempak “ Api ”. teman sejawat. “lengannya terasa panas bu. suka bermain dalam kelas 2.. Pada akhir pembelajaran bu Ida meminta siswa untuk sering membaca agar dapat menjawab pertanyaan pada soal nantinya. Seperti biasa. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. “Jadi ada energi dari energy cahaya menjadi panas” penjelasan bu Ida. Siswa menjawab “tidak bu”. mereka menjawab dengan bahasa Indonesia yang patah-patah. Selanjutnya bu Ida memberikan materi arti jenis-jenis penghantar panas. bu Ida mengucapkan salam yang disambut dengan salam serempak oleh anak-anak.anak-anak. Ditulis di papan tulis. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar . Kebanyakan anak-anak hanya memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan soal. Kemudian Bu Ida meminta anak-anak mengeluarkan buku IPA. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. Dilanjutkan dengan bertanya “ apa yang terjadi jika lilin dinyalakan di lengan tangan akan terasa”. sehingga dapat dipahami oleh tamu. “Apakah kalian mengetahui mengapa lilin yang dinyalakan dan lengan di dekatkan akan terasa panas ?” tanya Bu Ida. “punya“ jawab siswa secara serempak. Kemudian bu Ida membagikan soal evaluasi. Kemudian bersama siswa hasil evaluasi di koreksi bersama siswa. Siswa terlihat malas belajar. Setelah itu. ketika masuk kelas. hari ini kita belajar tentang Sumber Energi Panas. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. salah satu topik yang akan disampaikan adalah Energi dan penggunaannya. Ketika selesai pembelajaran bu Ida termenung. Sepintas benak bu Ida bertanya dimanakah dalam pembelajaran yang kurang tadi itu. “ya betul” bu Ida memberi penghargaan. Selanjutnya bu Ida menanyakan “apakah ada yang mau bertanya tentang sumber Energi Panas ?”.” salah seorang siswa menjawab. Bu Ida selanjutnya memancing jawaban siswa dengan pertanyan “apakah kalian dirumah punya lilin ?” tanya bu Ida. Baru sekitar 15 menit soal evaluasi sudah terselesaikan.

Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Tidak begitu jelas Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga LEMBAR OBSERVASI AWAL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan.2. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media .

merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. III No Nama Siswa NILAI . I. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. Data hasil Belajar Kondisi Awal DAFTAR NILAI SIKLUS Awal.Strategi Pembelajaran 7. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. dengan mereviu. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. II. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya 2b.

42 12 I 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 17 II 75 65 70 70 70 60 60 100 75 60 60 75 85 70 85 60 70 50 75 60 100 70 75 75 70 60 70 60 70 60 60 80 70 2315 70.Ikhlas M. DATA SIKLUS 1: 3a. Kisi-kisi soal siklus 1 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA .61 27 3.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT >65 AWAL 60 50 60 70 60 60 50 80 70 55 60 70 85 60 85 60 60 50 70 60 70 70 65 60 60 50 70 50 60 50 50 70 60 2060 62.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Syihabudin Rudi Khamid M.15 22 III 75 65 70 90 70 70 70 100 75 60 90 85 100 70 100 60 70 60 75 70 100 100 85 75 70 60 70 60 70 70 60 70 80 2495 75.

PG PG PG PG PG PG PG 1.Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. 6. 2. cair. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. A. dan gas. 3. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. 7 B. No Kompetensi Dasar 1.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Energi Panas (hlm.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. .148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 5. Energi Bunyi (hlm.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. 4.

keamanan kerja dan menjaga kebersihan. PG Isian Isian Isian Isian D. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya 10. akan dibuat 12. Energi Alternatif (hlm. (hlm.167)  E. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. 4. misalnya mobil bertenaga surya. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.  Menentukan karya/model yang 11.2. PG PG C.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. 14.159) 15. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 4. 3. 3. kesehatan. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. 9. 13.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. 2. Menentukan bahan yang akan digunakan.  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik Isian KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 1 . Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.

152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas 11. A.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .Isian 13 Isian 14 Isian 15  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.4 PG 1. Energi Bunyi (hlm. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Isian 12 . 6-9 10. Pilda : 10 butir II. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar 1. 5.  Mengidentifikasi frekuensi bunyi .148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. PG PG PG B. Energi Panas (hlm.Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.

.. 2....................................... .................. ..................... 2... Kelompok 3 Listrik 1....... dan gas....................................... Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat........................ .................. .......................................................... cair..................................... 2..... .................................................. .. .... 3b........... ...... 3.................................. Kelompok 4 Gesekan 1...............................................  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap............ Kelompok 1 Api Menceritakan Pengamatannya 1.................................................................................................. ..... dan isikan pada tabel dibawah ini ! N Menga O mati 1. 4.............................. .............................. Butir soal tes siklus 1 LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita.................. ........................................................ 3.......... 2....................... .................................................................................. 3.............. 2............................... Kelompok 2 Matahari 1........................................ 3................................

.gunung berapi b.....matahari b.......Sumber energy utama bagi bumi adalah… a.. atau d pada jawaban yang benar! 1..Nama lain dari panas adalah… a...listrik c.interaksi 3..Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda..Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… a..Berikut ini beberapa contoh sumber energy panas..3.penggaris 6..televisi 4..generator b....kalor b..dispenser d..termometer c..........korek api b.dinamometer 8....api c.....air d..peta c......kertas .......energi c.seismograf b.radiasi d...Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a... a.kecuali… a...Berikut adalah contoh bahan yang mudah menghatarkan panas adalah… a.b...dinamometer d.....pesawat d......plastik c..c.gaya d.alat untuk mengukur panas disebut… a..matahari c...uap 7..alat pemanas listrik d.matahari b. a.. .angin 2.sel surya c.api 5... LEMBAR EVALUASI SISWA Berilah tanda X pada huruf a.Sumber energy panas magic jar diperoleh dari.

konduksi c.konveksi d.Panas dapat berpindah dengan cara berikut.saat merebus air d.radiasi 15.hal ini membuktikan perpindahan panas secara… a.radiasi b.gerak c.kimia b.Penghantar panas yang baik disebut… a.Proses sampainya panas matahari ke bumi terjadi secara… a.konveksi b.Besi yang dipanaskan b.konduktor d.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… a.aliran 13.konveksi c.Sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk the panas.Perpindahan panas yang terjadi pada logam disebut perpindahan panas secara… a.radiasi 11. .konveksi c.konduksi c.assimilasi 16Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah… a.panas d.aluminium 9.isolator 14.konveksi d.b.sendok terasa panas saat digunakan mengaduk kopi panas 17.matahari ke tubuh kita c.konduksi c.konveksi d.radiasi .listrik 10. Untuk mengeringkan baju diperlukan energi… a.karet d.isolator c.Saat merebus air terjadi perpindahan panas secara… a.kecuali… a.radiasi b.interaksi d.assimilasi 12.konduksi b.radiasi c.konduksi b.konveksi d.konduksi b.konduksi b.radiasi d.

digesek b.dipukul d.18. d 12.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… 2.dipetik Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.besi c.Bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz disebut… 3.Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah… 4. B 2.diam b. a.Ketika kita menyelam di kolam renang terjadi perambatan bunyi melalui… 5.tembaga d.Alat music gitar berbunyi dengan cara.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a. a .karet b..Dibawah ini bahan isolator adalah… a.bergetar d. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.bergeser 20.aluminium 19.Pantulan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya disebut… 3c.ditiup c. a 11.bergerak c.

d 9.3. a 16. a 7. d 13.infrasonik 3. c 18. d 4.gaung 3d. b 17. a 14.benda cair 5. b 8. b 6. a 19. b 5.bergetar 2. c 10.audiosonik 4. c 20. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian LAMPIRAN IV KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar Isian X 2 = 5 X 2 = 10 Jumlah Skor 20 Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 . c 15. d 1.

.... a b c d 8.................................................. a b c d 7............ a b c d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1......................................................................................... a b c d 10................................. a b c d 6................................................................................................................................................. ..... ........ a b c d 9............................................ .. 3................... ..................................................... .................................................. ............. .................... ..................... ....................... a b c d 2................................................................ Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 16 Februari 2011 ......................... Contoh lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a................................. ...........................b............................................. 5.. .......................................3e......................................... ......................................................................................... a b c d 5................................ atau d pada jawaban yang benar! 1....................................................................................... 4.................................................... 3f.........c............ 2........................ ........... a b c d 3................... a b c d 4............................................. ........................

No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama M.Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Syihabudin Rudi Khamid M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =33 X 100 % 33 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % .

3g.Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Nilai 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .Syihabudin Rudi Khamid M. Rekap nilai siklus 1 DAFTAR NILAI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nama Siswa M.

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 √ √ √ √ √ √` √ √ √ - √ √ `√ √ √ √ √ √ Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 10 X 100 % 14 = 71.4 % Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 900 14 = 64.3 .4 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 71.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya A. Rasa hormat dan perhatian ( respect .  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Kompetensi Dasar 8.3h. Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS I) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 16 Februari 2011 A. cair. B. Standar Kompetensi : 8. Indikator         Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas. Mengidentifikasi frekuensi bunyi Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. dan gas.

Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. di antaranya energi panas dan . Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. Ada banyak energi di sekitar kita. Kincir angin dapat berputar. matahari. A. Tekun ( diligence ) . Semuanya itu dikarenakan adanya energi.). Pakaian yang kita jemur dapat kering. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya   Energi Panas Energi Bunyi Terompet yang kita tiup dapat berbunyi. gesekan tangan. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Siswa dapat Memahami pemantulan bunyi Bunyi pantul Gaung atau Kerdam Gema Siswa dapat Memahami penyerapan bunyi dan memberikan contoh benda yang dapat menyerap bunyi. dan listrik serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan media pembelajaran yang berupa api. Tujuan Pembelajaran** :          Siswa dapat Menyebutkan contoh energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. TUJUAN A. pemahaman siswa energi dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik B. MATERI PEMBELAJARAN A.

Apakah yang kamu rasakan? Simpulan hasil kegiatan tersebut dituliskan di buku tugasmu. saat kamu memasak air di panci menggunakan kompor. Tanpa matahari. Energi panas juga dapat terjadi karena adanya gesekan benda-benda. Oleh karena itu. Akibatnya air pun menjadi panas. panas matahari dan panas dari tungku pembakaran yang . Kedua penggaris digesekkan kembali dengan waktu yang lebih lama. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. kita dapat merasakan panasnya sinar matahari. 5. Coba kamu panaskan ujung sendok Tujuan: Siswa memahami pengaruh gesekan dua benda terhadap energi panas. Ada konduksi. Kegiatan 8. tidak mungkin akan ada kehidupan. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. atau aluminium. atau aluminium. Suhu air dalam panci yang dipanaskan akan bertambah panas. Apakah kamu dapat menyebutkan contohnya? Misalnya. baja. Coba kamu panaskan ujung sendok b.2 Energi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Sumber Energi Panas ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Matahari merupakan sumber energi panas terbesar.1 ENERGI PANAS AKIBAT GESEKAN a. Contohnya besi. 2. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. c. baja. Apa yang kamu rasakan? 4. Contohnya besi. Mengapa demikian? Kedua tangan yang saling digesekkan dapat menimbulkan panas. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Benda-benda ini disebut konduktor.bunyi. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Logam adalah penghantar panas yang baik. Pada saat cuaca dingin orang-orang menggesekkan kedua tangannya. dan radiasi. Perpindahan panas dari panci menuju air disertai aliran zat. 3. Konveksi Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat. Energi panas tersebut berasal dari sinar matahari. Misalnya. 6. a. Gambar 8. Alat dan bahan: Dua buah penggaris mika Langkah-langkah: 1. Benda-benda ini disebut konduktor. Peristiwa perpindahan panas dapat dibedakan menjadi tiga. Permukaan kedua penggaris mika digesekkan satu dengan yang lain. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Logam adalah penghantar panas yang baik. konveksi. Radiasi Radiasi adalah perpindahan panas tanpa melalui zat perantara.

Bunyi yang memiliki frekuensi 20–2. Bunyi bernada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. B. handuk. Bunyi tidak bernada disebut desah. Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik. Bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz disebut infrasonik. Pra kegiatan 5 menit   Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa b. Panas tungku api dapat menghangatkan tubuh kita. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20–20. Cobalah pegang tenggorokanmu saat kamu berbicara atau menyanyi. Alat musik seperti seruling dan gitar dapat menimbulkan bunyi. Hanya hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi tersebut.000 Hz disebut dengan ultrasonik. Sumber-Sumber Bunyi ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Semua benda yang dapat menimbulkan bunyi disebut sumber bunyi. Bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20. Kelelawar merupakan hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. kantong plastik.000 Hz disebut dengan audiosonik. c. III. Batu. Kegiatan Awal 10 menit . Langkah-langkah kegiatan a.merambat ke tubuh kita. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. Oleh karena itu disebut sumber bunyi. Sumber bunyi ada yang menghasilkan bunyi bernada.000 Hz. pengaris mika. tanya jawab. jam. Satuan untuk frekuensi adalah hertz (Hz). ceramah. Panas sinar matahari merambat tanpa melalui zat perantara. Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik dan ultrasonik. Panas tersebut merambat tanpa melalui zat perantara. Sumber dan media a. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). mug. Apa yang kamu rasakan pada tenggorokaanmu? Kamu akan merasakan tenggorokanmu bergetar. Berapa kali getaran yang kamu rasakan? Apakah kamu dapat menghitungnya? Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut dengan frekuensi. kertas koran. air hangat. demontrasi dan diskusi. karet gelang.

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Memahami matahari sebagai sumber energi panas yang sangat besar dan tidak akan habis serta fungsinya bagi kehidupan di Bumi. setelah selesai kegiatan pengamatan Elaborasi Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. guru: o o o o o o Memahami istilah sumber energi panas.    Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 15 menit. Konfirmasi o o o o o o o o o o o o o o o . Memahami bahwa panas dapat berpindah Menyebutkan cara perpindahan panas untuk kebutuhan. Guru memberikan materi Guru memberikan pokok masalah Apakah manfaat energi panas pada kehidupan sehari-hari? Apakah manfaat energy listrik pada kehidupan sehari-hari ? Jawaban semua siswa dikumpulkan Guru memberi tanggapan jawaban siswa untuk mengarahkan pada suatu kesimpulan akan energy dan penggunaannya Guru bersama siswa menyimpulkan pokok masalah diatas. Menyebutkan contoh sumber energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di luar ruangan kelas sesuai dengan pengarahan tadi. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Hasil dari pengamatan ditulis dalam lembar kerja siswa. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa c.

PD ) NIP. bekerjasama... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. guru: o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B... memberikan penguatan dan penyimpulan o o Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang terbaik (aktif... ...... Prosedure Penilaian 1. L ) NUPTK.. Bentuk tes (Uraian) D...Dalam kegiatan konfirmasi... Kegiatan akhir 25 menit   Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi IV. Jenis tes (tertulis) C..... S.... PENILAIAN A.51347356 3730 0003 .. Alat tes (lampiran soal) Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR.19641215 198608 1 002 Wonosobo. perilaku) Guru memberikan materi dan penjelasan tentang perbedaan dan persamaan energi d. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3..

10. MENGERJAKAN TUGAS B = SISWA AKTIF.LAMPIRAN V LEMBAR PENGAMATAN NO KELOMPOK 1. 4. TIDAK MENGERJAKAN TUGAS . MENGERJAKAN TUGAS C = SISWA PASIF. 7. 2. KERJASAMA KEAKTIFAN KETERTIBAN NILAI KET A = SISWA AKTIF DAN KREATIF. 5. 9. MENGERJAKAN TUGAS D = SISWA PASIF. 6. 3. 8.

. Lembar pengamatan proses pembelajaran….....2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2... KELAS : IV NO MATERI PENJABARAN NILAI NILAI BANYAK SISWA 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 PEROLEHAN RATA-RATA PENCAPAIAN DAYA SERAP 3i...........1 Mengadakan apersepsi Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ - 2 ...fasilitas pembelajaran 1..............LAMPIRAN VI ANALISA NILAI HASIL ULANGAN HARI / TANGGAL : ....... LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang......1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1....

2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.3 4 2.1 Menunjukkan sikap ramah.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS I ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai .4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.5 Memantapkanpenguasaan materi pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.terbuka pengertian dan sabar 4.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.luwes.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.

3 2.√ . Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Matahari” Ya ..1.2 2.50 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 100 100 75 100 75 75 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1025 X 100 % 1200 =85.No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.1.1 1.1 3. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 13.3 3..1 2.2 4.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Skor Ket 1 2 3 4 % .4 % 3j.2 4.1 4.√ 100 .1 2.1.2 2..2 2. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS I Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 12.

Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? . Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 15. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Ya Ada keterkaitan Pengelolaan sumber belajar / media Ya Kurang Strategi Pembelajaran Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 21. dengan Ya mereviu.KEGIATAN INTI Materi ajar : 14. merangkum atau menyimpulkan? 22. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 16. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? 18. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 20. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 17. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 19.

Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. A. No Kompetensi Dasar 1. 2. Energi Bunyi (hlm. PG PG PG PG PG PG PG 1. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 6. Energi Panas (hlm. 5. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Kisi-kisi soal siklus 2 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. 7 B.DATA SIKLUS 2 3a. 4.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda .148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 3.

167)  14. 2. (hlm. Isian E. kesehatan.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Energi Alternatif (hlm. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. cair. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Energi dan 15. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya  10. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. 4. 9.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Menentukan karya/model yang 11. dan gas.padat. 3. akan dibuat 12.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. PG Isian Isian Isian D. Isian . PG PG C. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. Menentukan bahan yang akan digunakan. misalnya mobil bertenaga surya. 3. 13.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. 2.

penggunaannya 4. Menjelaskan perubahan energi Perubahan bunyi melalui bunyi melalui penggunaan alat musik alat musik (hlm.159)  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 2 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI .

. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .. 6-10. Butir soal tes siklus 2.... Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya A. Isian  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.. misalnya mobil bertenaga surya...... Pilda : 10 butir II.. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.........Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. 2..... 3b. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari...5... dan isikan pada tabel dibawah ini ! O Mengamati Perubahan Menceritakan penggunaan dan manfaat Energi .161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.. Energi Alternatif (hlm. LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita.. Isian 1...

...................Kelompok 1 Energi Matahari 1........... 2..................Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 7....... .....................Nama lain energy alternative adalah… 3........................................................ ............................................................................................Perahu layar dapat bergerak dengan memenfaatkan energy… 6. Kelompok 2 Energi Panas Bumi 1.............................. ......................... Kelompok 3 Energi Air 1...............Energi yang dapat menggerakkan kincir pada generator PLTA adalah energy… 10.......................................................... 2...................... LEMBAR EVALUASI SISWA Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1...................................................... 2............ Biogas sebagai bahan bakar alternative yang dapat digunakan untuk bahan bakar… 9.......................................... 3............. ................... Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… 5.. ..... Energi alternative yang digunakan untuk menggerakkan kincir air adalah… 4...Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik................ ..................................................................... 2...................... ......... 3.......... 3...........................................................................Pembangkit listrik tenaga uap memenfaatkan tenaga… .............................. Untuk mengeringkan baju diperlukan energy… 2............... .............. 3........................................................... ..alat tersebut adalah… 8............ ...... ............................................ ............................................................... Kelompok 4 Energi Angin 1.................

Energi pengganti 3. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru . Turbin 8. Angin 6. Air 10. Panas 2. Sel surya 5.3c. Cahaya matahari 7. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1. Kompor 9. Air 4. Panas bumi 3d.

..............LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Isian X 1 = 10 X 1 = 10 Jumlah Skor = 10 Nilai = Jumlah Skor X 10 = 10 X 10 = 100 3e.. ..................... 10......... 4......................................................................................................... 8................... ..................... ..................... ...................................... ........ .......................................................... ................................................ 6............................................................ ........... .............. 2............................................. 7..................... . ..................................................................................................................... ................. Lembar jawaban siswa Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1...... .......... 3............................................................................... ............................................................................................................................................................ ................... 9............................... ............................................................................. ............................................ 5...... ......................................... ............................................................................................. ...... ............................

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .3f. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 23 Februari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama M.Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

Rekap nilai siklus 2 DAFTAR NILAI SIKLUS II No 1 Nama Siswa M.27 28 29 30 31 32 33 Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri P P P P L L P √ √ √ √ √ √ √ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Ikhlas Nilai 75 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ - .

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.4 .Syihabudin Rudi Khamid M.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

3h. Tekun ( diligence ) . Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Kompetensi Dasar 8. misalnya mobil bertenaga surya. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Standar Kompetensi 8. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. C.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ).2 Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya. B. TUJUAN . RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 23 Februari 2011 A. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.

Tujuan Pembelajaran** : a. kantong plastik. karet gelang. Langkah-langkah kegiatan b. b. Sumber dan media a. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari VI. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi dari bahan fosil d. jam. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). air hangat. pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik D. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi alternatif C. mug. c. air. kertas koran. pengaris mika. VII. Batu. Siswa dapat Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari. MATERI PEMBELAJARAN A. angin. handuk. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. tanya jawab. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Siswa dapat Mampu menceritakan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari. demontrasi dan diskusi.A. Pra kegiatan 5 menit  Guru mempersiapkan alat peraga . ceramah. panas bumi serta mememberikan contohnya c. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya Energi Alternatif B.

guru: o Mencari informasi dari buku. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. atau lapangan. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Elaborasi o Dalam kegiatan elaborasi. memberi kesempatan untuk berpikir. diskusi. guru: o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. Guru mengabsen siswa c. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. dan bertindak tanpa rasa takut. menyelesaikan masalah. menganalisis. studio. Kegiatan Awal 10 menit       Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas o o melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa d. . dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium.

secara individual maupun kelompok. Tes Awal (tidak ada) 2. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. Bentuk tes (Uraian) D. Alat tes (lampiran soal) . dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. PENILAIAN A. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. memberikan penguatan dan penyimpulan d. Jenis tes (tertulis) C. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3.o o o o o o o o o o o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. Kegiatan akhir 25 menit o o Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi VIII. Prosedure Penilaian 1.

1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.19641215 198608 1 002 Wonosobo.luwes. PD ) NIP.....Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR.51347356 3730 0003 3i..5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3....3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3...terbuka pengertian dan sabar 4.. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA..1 Mengadakan apersepsi 2.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.. L ) NUPTK... Lembar pengamatan proses pembelajaran LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS II ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang..6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3..2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2. .....fasilitas pembelajaran 1...2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ...1 Menunjukkan sikap ramah.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2. S..

1 3.1 2.√ .√ 100 .2 2.1 4.1.2 2.. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS II .2 4.2 4.1.2 2.3 3.1 2.( SIKLUS II ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .1.1 1..75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.3 2..

Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya .Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. merangkum atau menyimpulkan? 11. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menggali pengetahuan siswa Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. dengan mereviu.

Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi Pokok dan Uraian Materi Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. Energi Panas sifatnya (hlm. Kisi-kisi soal siklus III KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Energi dan Mendeskripsikan energi panas penggunaannya dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatA. 3. 2.DATA SIKLUS III 3a. . PG PG PG PG 1. 4.148)  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. No Kompetensi Dasar 1.

cair. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. 2.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat.5. PG  Menentukan karya/model 11. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan Energi dan penggunaannya 10. Energi Alternatif (hlm.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.152)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 9. 3. Energi Bunyi (hlm. Isian . 3. 7 Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.  PG PG PG B.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 2. PG PG C. 6. misalnya mobil bertenaga surya. dan gas.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.

4. Isian 14. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut yang akan dibuat D.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. (hlm.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. 12. Isian 13. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik . 4. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.159) 15. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. kesehatan.167)  Menentukan bahan yang akan digunakan. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm.perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Isian E.

(hlm.167)  B. Pilda : 10 butir II. 1. Isian 14. Isian : 5 butir 1. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Isian 12. Isian Menentukan bahan yang akan digunakan. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut A. PG  Menentukan karya/model yang akan dibuat 11. Energi dan penggunaannya 10. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Isian 13. .172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS III Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.

Tujuan Membuktikan terjadinya energy gerak karena pengaruh Angin 2. 2.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Alat Dan Bahan …………………………………………………. Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.159) melalui penggunaan alat musik 15. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik 3b. Energi dan penggunaannya Menjelaskan perubahan energi bunyi Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Kelompok 1 Membuat baling-baling Menceritakan penggunaan dan manfaat 1. Butir soal tes siklus III LEMBAR PRAKTEK SISWA Buatlah Baling-baling dan Alat music bersama teman sebangku dan sislah table dibawah ! NO Mengamati 1. 2. kesehatan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. .

Alat Dan Bahan …………………………………………………. Pengamatan Amati yang terjadi ketika baling-baling terkena angin 5.…………………………………………………. …………………………………………………. Tujuan Membuktikan bahwa sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan 2. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… LEMBAR KERJA SISWA 2. Kelompok 2 Membuat Alat Musik Drum Sederhana . ………………………………………………….. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Pengamatan Bunyikan drum dengan menggunakan sumpit dan amatilah 5. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… 1. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. 3. 3.

Bahan Besi Kuningan . .. ... ... ...... ........... ..... ...... . . ...... .... 6. .angin d.. LEMBAR TES FORMATIF SISWA Berilah tanda X pada huruf a. . . 4. 9.. . . . .. .. 2. Gesek .... .... 8. . . . .. .. 10.. .. . ... Alat Gong . . . .... ... 7. Pukul √ .Carilah 10 contoh sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitarmu! No... ..... ..gunung berapi ........ .... .. .. .. 3.. ... ..Sumber energy panas utama bagi bumi adalah… a.c. atau d pada jawaban yang benar! 1. ...... Tiup ... 1... ...... .b. ..Matahari b..... 5.. ... .... ... .api c. Petik ... ... .. .

aliran c.radiasi b.konduksi a.skemaa c.terompet c.benda padat 6.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a.bergerak c.diam d.biola c.drum b.benang c. Kunci Jawaban LEMBAR KEGIATAN SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA 1.rangka b.air b.baling-baling d.bergeser a.kecuali… 7.gaung a.panas bumi B cahaya matahari a.Bahan apa sajakah yang diperlukan dalam membuat parasut? 12.Mengapa depan pesawat terbang dibuat runcing? 14.seruling.Dibawah ini alat musik yang berbunyi dengan cara ditiup adalah… 5.panas bumi d.getaran c.Bagaimana langkah-langkah membuat parasut? 13.benda gas b.Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 10.matahari a. 2. 3.petasan a. a a d c .bergetar b.Berikut ini adalah zat perantara yang dapat menghantarkan bunyi.Energi alternatif yang berasal dari luar bumi adalah… 9.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… 4.gema b.gitar.Contoh alat musik yang menerapkan sifat bunyi adalah? 3c.tape recorder d.2.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.Dimanakah sebaiknya kamu bermain laying-layang? 15.Sebelum membuat layang-layang kita harus membuat… Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 11.korek api b.benda cair 3.angin c.gendang.interaksi c.terompet.listrik 8. 4.konveksi d.panas matahari d.Pantulan bunyi yang kurang jelas karena bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bercampur dengan bunyi asli disebut… a.seruling d.radiasi d.gelombang d.

b 8. Potong benang sepanjang 50 cm dan sebanyak lubang pada plastik (no 2) d.Plastik bekas (usahakan plastik tipis) b. Satuka semua ujung benang yang lain dan ikatlah pemberatnya.Plastik yang telah dipotong. b 10. yang diperlukan dalam membuat parasut a. Potong plastik berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 cm b. c. 13. lubangi tepinya dengan jarak + 10 cm dengan jarum. c 7. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR PRAKTEK SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar isian 2 x 5 = 10 Jumlah Skor = 20 .5. a 6. e. langkah-langkah membuat parasut : a. terompet dan gendang 3d. Ikatlah benang ke tepi plastik yang telah dilubangi sati per satu. Untuk menghindari gesekan udara 14.Benang c. di lapangan atau tempat aman 15. a LEMBAR EVALUASI SISWA 11.Pemberat(kayu. Supaya parasut menarik. Parasut telah jadi dan siap diluncurkan g. f. c 9.hiaslah dengan warna-warni.mainan patung kecil) 12.

.... .............. .................................................................................. 3......................... ........ a b b b b b c c c c c d d d d d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! ..........b. 2........................................... lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a............................ a 7......... ...................... atau d pada jawaban yang benar! 1............................... a 9...............................................c................. ........................................ a 10............ 4......... .. a a a a a b b b b b c c c c c d d d d d 6............................................ a 8...... 1............................. 3...................... 5.Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 3e............................................ .... .... ........... 2.. 4........................... 5.......... .......................... ....................

Syihabudin Rudi Khamid M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ . Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 29 Januari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama M.3f.Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

Syihabudin Rudi Khamid M. Rekap nilai siklus 3 DAFTAR NILAI SIKLUS III No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Siswa M.Ikhlas M.31 32 33 Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L L P √ √ √ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Nilai LK Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ - Evaluasi 75 55 60 70 65 60 55 .

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.4 .

Siswa dapat Membuat karya/model sesuai rancangan. .3h. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari.3 Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. TUJUAN B. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). c. Kompetensi Dasar 8. C. misalnya mobil bertenaga surya. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS III) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 24 Februari 2011 A. Tujuan Pembelajaran** : a. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Tekun ( diligence ) . Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Standar Kompetensi 8. B. Siswa dapat Menentukan bahan atau alat yang akan digunakan. Siswa dapat Menentukan karya/model yang akan dibuat b.

d. Siswa dapat Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. e. Siswa dapat Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan menjaga kebersihan. E. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw, pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik F. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. MATERI PEMBELAJARAN C. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya
 

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi

D. Sumber dan media a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Botol plastik, sebatang sedotan, lem, plastisin, selotip, kertas karton Kertas tulis, pensil, pengaris, gunting c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study), tanya jawab, ceramah, demontrasi dan diskusi.

III.

KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan a. Pra kegiatan 5 menit
 

Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa

b. Kegiatan Awal 10 menit
    

Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa

c. Kegiatan Inti 30 menit
o

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o

Mencari informasi dari buku, koran mengenai sumber energi alternatif

 

Matahari Angin

 

Air Panas

o o

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Elaborasi

o

Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o o o o o o

membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru dan diwujudkan dalam bentuk hasil karya memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

o o o o

memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; Menunjukkan hasil karya yang telah dibuat Menyebutkan cara pembuatannya Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
o o

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

d. Kegiatan akhir 25 menit
o o

Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi

IV.

PENILAIAN A. Prosedure Penilaian 1. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Tes Akhir (ada) pada lembar tes formatif B. Jenis tes (tertulis) C. Bentuk tes (pilda dan Uraian) D. Alat tes (lampiran soal)

Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR, S. PD ) NIP.19641215 198608 1 002

Wonosobo, ........................... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. L ) NUPTK.51347356 3730 0003

3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran

4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.fasilitas pembelajaran 1.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.1 Mengadakan apersepsi 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.luwes.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.1 Menunjukkan sikap ramah.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - .5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.terbuka pengertian dan sabar 4.LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS III ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.

.1.√ 100 .2 2.2 4.1 2. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS III Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah .1 2.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS III ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.1.2 2.2 4.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .1.3 3..1 3..√ .1 4.1 1.2 2.3 2.

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) http://portalnyapendidikan. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5.blogspot.TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7.. Tags: PENDIDIKAN .html .com/2011/09/download-contoh-laporan-penelitian. dengan mereviu. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Selamat bekerja semoga sukses selalu. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10.. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Kodok Ngorek” Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->