LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF

(JIGSAW) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYA DI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG TAHUN 2011

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa

Disusun Oleh : IDA YUANITA LAKSANAWATI, S.Pd.SD NUPTK : 51347356 3730 0003 UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KEC. KEJAJAR

SEKOLAH DASAR MA’ARIF TIENG
Jln. KH. Wahid Hasyim Km23, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo 2011

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ida Yuanita Laksanawati, S.Pd.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Instansi : SD Ma‟arif Tieng Kec. Kejajar Pangkat/Gol : Pengatur tk 1/ IId Jabatan : Guru Muda Tk.1 Telah melakukan penelitian dengan Judul: “Upaya Peningkatan Hasil dan pemahaman siswa melalui penerapan model Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Ma‟arif Tieng”

Kejajar, 26 Februari 2011 Peneliti Ida Yuanita L

Disyahkan oleh :

Ka. UPTD DIKPORA Kec. Kejajar H.HS. Sismandiri. S.Pd
NIP.19591230 197911 1 003

Kepala Sekolah SD Ma’arif Tieng Umar, S.Pd
NIP.19641215 198608 1 002

Petugas Perpustakaan SD Ma’arif Tieng M. Irsyad Lutfi

Pembina

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Hanya atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya, saya dapat menyelesaikan laporan Penelitian Tindakan Kelas di SD Ma‟arif Tieng dengan lancar. Laporan ini saya susun dalam rangka memenuhi Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa yang telah saya laksanakan dari awal Februari sampai dengan akhir Maret. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak yang baik langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan laporan ini, yaitu kepada yang terhormat: 1. Bapak Umar selaku kepala sekolah SD Ma‟arif Tieng yang telah memberikan Saran, Ijin dan pertimbangan terhadap pelaksanaan PTK selama kegiatan berlangsung. 2. Bapak H.HS. Simandiri selaku Kepala Dinas Dikpora Kec. Kejajar yang telah memberi pengesahan terhadap laporan PTK ini. 3. Bapak dan Ibu Guru SD Ma‟arif Tieng yang telah membimbing dan memotifasi serta mengarahkan kami hingga kegiatan Program Penelitian Tindakan Kelas ini dapat terselesaikan dengan lancar. Dan akhirnya saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini banyak kelemahan atau kekurangan untuk itu, saya berharap kepada pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun. Untuk itu sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Wonosobo, Maret 2011 Peneliti

DAFTAR ISI

UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYADI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN BERITA ACARA SEMINAR (BARU) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK/RINGKASAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. B. C. D. Kajian teori Penelitian yang relevan Kerangka berfikir Hipotesis tindakan

BAB III METODOLODI/METODE/ PROSEDUR PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Setting Penelitian Subyek Penelitian Sumber Data Teknik Dan Alat Pengumpulan Data Validasi Data Analisis Data Indikator Kinerja Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi kondisi awal B. Deskripsi siklus 1 1. perencanaan tindakan 2. pelaksanaan tindakan 3. pengamatan tindakan

. Simpulan B. Diagram 1 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA 2. Tabel 1 Waktu PTK 2.. Daftar Gambar 1.. Surat Ijin Penelitian……………….. Siklus 3 C.. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……..... D.... pengamatan tindakan 4. Tabel 2 Jadwal Pelaksanaan Siklus 3. refleksi hasil tindakan C.. Tabel 5 Hasil Tes Formatif siklus 2 6.. Hasil tindakan BAB V PENUTUP A.. Tabel 3 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi 4..... .. Daftar Tabel 1.. Diagram 3 Grafik dan Poligon Nilai Awal. Tabel 6 Hasil Tes Formatif siklus 3 B.. Pembahasan/diskusi E.. refleksi hasil tindakan 5...... Data Kondisi awal: 2a... perencanaan tindakan 2.. Daftar Lampiran 1. Siklus 1.. 2b. Siklus 2. pelaksanaan tindakan 3.4.. Diagram 2 Kerangka berfikir 3... Data hasil Belajar Kondisi Awal.. Deskripsi siklus 2 1..... Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 5.. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN A.... 2. Implikasi C..

............ Butir soal tes siklus 2....... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k........................ 3h............... Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian. Kisi-kisi soal siklus 1.. 3d............ 3d.... 3h.. RPP………………………………………………..... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e............. 3d............ Data Siklus 1: 3a........ 3c...... 3g........ 3f........ 3e.... Rekap nilai siklus 3………………………….... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e.... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k....... 3h..... Kunci Jawaban.............. Daftar hadir siswa…………………………........ 3b... Rekap nilai siklus 1……………………………... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 3: 3a..... RPP…………………………………………… 3i..........3... Kunci Jawaban... 3i..... 3b.. Contoh lembar jawaban siswa………………… 3f.... Daftar hadir siswa………………………………..... 3j......... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran ... 3b.......... Butir soal tes siklus 1... Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j...... Rekap nilai siklus 2…………………………......... Kunci Jawaban....... 3g......... RPP…………………………………………… 3i................. Butir soal tes siklus 3... Daftar hadir siswa…………………………..... 3c..... 3c................ Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k.. 3f.. Kisi-kisi soal siklus 2..... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 2: 3a........................ 3g............. Contoh lembar jawaban siswa……………... Lembar pengamatan proses pembelajaran….. Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j. Kisi-kisi soal siklus 3................ Contoh lembar jawaban siswa……………......

S. Ida Yuanita. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Siswa terlihat malas belajar. terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 anak perempuan. dijumpai hal-hal sebagai berikut : 1. Model Jigsaw. Provinsi Jateng.61% Kata Kunci: Tujuan Pembelajatan. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. Peneliti melibatkan Teman sejawat untuk menelaah. tahap pengumpulan data. Penggunaan metode tersebut dikarenakan adanya kurang berhasilnya pembelajaran IPA pada KD energi dan penggunaanya.Pd.ABSTRAK Oleh. peneliti melakukan observasi bersama kolaborator pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya di kelas IV di SD Ma‟arif Tieng pada semester II tahun ajaran 2011 / 2011. Penelitian ini dilakukan oleh guru di kelas tersebut. Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. Dengan latar belakang data prestasi siswa awal yang lulus nilai KKM sebesar 36. dalam rangka untuk identifikasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pembelajaran. Minat. Maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajarannya bermasalah. Dalam pembelajaran IPA tentang Energi dan penggunaanya mendapat hasil belajar dengan rata-rata kelas yang belum mencapai KKM yang ditentukan. peneliti bersama kolaborator mencatat semua hal yang terjadi pada kegiatan pembelajaran. dan tahap refleksi.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. mengobservasi serta bersama peneliti mencari jalan keluarnya. Dengan Siswa yang diteliti terdiri dari 33 siswa. Latar Belakang Masalah Pada tahap awal. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Hasil Belajar BAB I PENDAHULUAN A. Dalam kegiatan obeservasi ini. L. tahap pelaksanaan. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan . Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Pengunaannya. Metode yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. Kooperatif. suka bermain dalam kelas 2.SD Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Jigsaw.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75.

untuk meningkatkan hasil belajar siswa peneliti menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran IPA terlebih dahulu sehingga timbul perhatian dan rasa suka terhadap IPA. Hanya masalah yang terkait dengan proses pembelajaran di kelas yang dapat peneliti perbaiki. Penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan difokuskan pada tumbuhnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan. Suasana sekolah juga sangat kondusif pada saat aktifitas pembelajaran dilaksanakan. Perbaikan pembelajaran akan peneliti lakukan melalui pola penelitian tindakan kelas. hanya 11 siswa yang mendapat nilai ≥ 65. Agar dapat meningkatkan motivasi siswa. maka peneliti atau guru perlu melakukan tindakan yaitu melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelompok yang terdiri dari lima anak dipilih secara acak. teman sejawat. Begitu juga dengan motivasi siswa akan meningkat terhadap pelajaran IPA pada khususnya. Hal ini menjadikan pembelajaran dapat dikatakan tidak berhasil. lingkungan masyarakat sekitar dan lingkungan keluarga siswa juga ikut berperan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa.Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. kurangnya kemampuan guru untuk menggali pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran dengan fakta di lapangan yang sering dijumpai siswa. Diharapkan setelah penelitian berlangsung nilai rata-rata 6. sehingga perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Ditinjau dari sisi proses pembelajaran di kelas. Keadaan ini menyebabkan pada saat berangkat sekolah siswa tidak ada yang memperhatikan kebutuhannya.2 pada awal pembelajaran dapat berubah menjadi 65 dikarenakan sudah menggunakan model Kooperatif Jigsaw dalam pembelajarannya. Sarana prasarana sekolah sebenarnya cukup memadai bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan. serta proses pembelajaran yang berpusat pada guru. Agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga Mata Pelajaran IPA untuk KD Energi dan penggunaannya telah ditetapkan KKM nya adalah 63 Namun dari 33 siswa yang ada. Pada tindakan ke dua melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelomok kecil yang terdiri dari dua anak. Perhatian orang tua siswa terhadap belajar anaknya di tempat peneliti mengajar sangat kurang. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa bukan hanya berasal dari kegiatan pembelajaran di kelas. . Untuk itu peneliti menerapkan metode kooperatif Jigsaw Kooperatif Jigsaw yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari. Agar permasalahan dapat dipecahkan. Belum lagi pada malam hari siswa tidak dibiasakan untuk dibantu dalam belajar. Tindakan pertama dan kedua dilakukan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Sehingga motivasi belajar kurang. Antara lain penggunaan metode yang tidak sesuai. Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai petani dan pedagang kecil di pasar sehingga bekerja sebelum anaknya berangkat sekolah. Sehingga pada saat sekolah banyak siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar 2. kurangnya penggunaan media sebagai proses adaptasi pengalaman siswa dengan konsep yang dipelajari.

Metode kooperatif Jigsaw Terbimbing 2. 4. 3. Minat belajar siswa .B. 4. sehingga siswa menjadi jenuh dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran menggunkan berbagai macam metode sesuai kondisi anak pada saat pembelajaran berlangsung dan yang sesuai dengan materi yang diajarkan. yaitu sebagai berikut : 1. Pembatasan Masalah Agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan isi penelitian tindakan kelas ini maka peneliti membatasi permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. Pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa Guru belum memaksimalkan penggunaan alat peraga Guru belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran Guru menyampaikan materi secara klasikal Guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang kurang vareatif. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. 5. 2. Media Sederhana 3. penyebab permasalahan siswa dalam pembelajaran maka diambil beberapa tindakan yang merupakan alternatif pemecahan masalah adalah : 1. Identifikasi Masalah Dari sisi proses pembelajaran di kelas. 4. 2. Setelah berdiskusi dengan pengamat yang merupakan teman sejawat berdasarkan hasil observasi. Hasil identifikasi terhadap proses pembelajaran IPA yang peneliti laksanakan memperlihatkan beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa. sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien. 2. 3. Pada awal pembelajaran guru menarik perhatian siswa dengan menggunkan alat peraga Guru menggunakan alat peraga secara efektif Pada pembelajaran guru melibatkan siswa untuk aktif dalam belajar Dalam menyampaikan materi guru sebaiknya membimbing siswa untuk mencapai pemahaman tertentu dengan membuat kesimpulan 5. antara lain: 1. 3. C. Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru Motivasi belajar siswa rendah Ada beberapa siswa bermaian saat guru menjelaskan Siswa pasif dalam pembelajaran Peneliti bersama kolaborator melakukan analisis terhadap penyebab timbulnya masalah tersebut dilihat dari peneliti atau pengajar.

melengkapi alat peraga yang diperlukan. manfaat yang dapat diambil dari penelitian tindakan kelas ini antara lain :  Bagi Siswa a. Membatu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di dalam kelas. guru juga termotivasi untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran IPA dengan berbagai cara yang mungkin. maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah melalui model belajar kooperatif (Jigsaw) Expert Group / kelompok ahli dapat meningkatkan hasil dan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanyadi kelas IV. Manfaat Penelitian Secara khusus. Tujuan Umum Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA 2. . dan alternative tindakan pemecahan masalah diatas. Rumusan Masalah Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara. Motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat  Bagi Guru a. analisis penyebab timbulnya masalah.4. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam setiap pembelajaran. Tujuan Khusus Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode Kooperatif Jigsaw di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. b. SD Ma‟arif Tieng. Mata pelajaran IPA D. Semester II tahun ajaran 2011 / 2011? “ E. Tujuan Penelitian 1. Dengan melihat siswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang difasilitasinya. dll. misalnya : menggunakan berbagai model pembelajaran. F.

Dengan Penelitian ini dapat menjadikan guru lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran yang tepat. Dari istilah. Secara umum. Disamping itu juga hasil penelitian ini setidaknya dapat menambah berbagai media. peristiwa.  Bagi perpustakaan Memberikan penambahan reverensi di perpustakaan sekolah. .b. Hakikat IPA Untuk memahami IPA bisa kita tinjau dari istilah dan dari sisi dimensi IPA. Sehingga referensi buku diperpustakaan meningkat. manfaat penelitian ini adalah sebagai salah satu usaha guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran bersama siswa dalam mewujudkan tujuan pendidikan IPA dan tujuan pendidikan Nasional. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam.  Bagi Sekolah Memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu proses maupaun mutu hasil pembelajaran IPA di Sekolah. teknik dan metode yang dilaksanakan serta dapat sebagai salah satu acuan bagi sekolah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. efisien dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi guru agar lebih efektif. Kajian Teori 1. Kreatifitas belajar IPA a. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya. IPA adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam sekitas beserta isinya. Akan menambah pengetahuan di perpustakaan sekolah. BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. dan gejala-gejala yang muncul di alam.

Pada umumnya siswa merasa bahwa IPA sulit. teori merupakan kegiatan-kegiatan analisis di dalam IPA.” IPA mengandung makna pengajuan pertanyaan. Ada tiga alasan perlunya memahami IPA antara lain. konsep. prinsip. termasuk kebiasaan bekerja ilmiah dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah. mengontrol variabel. Beberapa ilmuwan memberikan definisi IPA sesuai dengan pengamatan dan pemahamannya. hukum-hukum dan teori IPA. merumuskan hipotesis. . dan untuk mempelajari IPA harus mempunyai kemampuan memadai seperti bila akan menjadi seorang ilmuan.Hakekat IPA ada tiga yaitu IPA sebagai proses. Pernyataan di atas selaras dengan pendapat Carin yang menyatakan bahwa IPA sebagai produk atau isi mencakup fakta. akan tetapi belajar IPA juga belajar tentang cara memperoleh informasi IPA. kedua untuk mendapatkan penghasilan. menggunakan keterampilan spesial. hukumhukum. pengukuran. tidak semua masyarakat mendukung. mendefinisikan secara operasional. Hakikat Belajar Pada dasarnya manusia ingin tahu lebih banyak tentang IPA atau IPA. ketiga karena tiap kurikulum menuntut untuk mempelajari IPA. melakukan eksperimen. berusaha untuk membuktikan menjadi skeptis. mengkomunikasikan. Carin (1993:3) mendefinisikan science sebagai The actiIVty of questioning and exploring the universe and finding and expressing it‟s hidden order. Proses empirik suatu proses IPA yang melibatkan panca indera. dan filsafat IPA. Mendefinisikan IPA secara sederhana. menginterprestasikan data. penyempurnaan jawaban baik tentang gejala maupun karakteristik alam sekitar melalui cara-cara sistematis (Depdiknas. Proses IPA adalah langkah yang dilakukan untuk memperoleh produk IPA. Sebagai sikap IPA dipandang sebagai sikap ilmiah yang mencakup rasa ingin tahu. Fakta merupakan kegiatan-kegiatan empiris di dalam IPA dan konsep. dan pengembangan sikap. Sebagai proses IPA dipandang sebagai kerja atau sesuatu yang harus dilakukan dan diteliti yang dikenal dengan proses ilmiah atau metode ilmiah. singkat dan yang dapat diterima secara universal sangat sulit dibandingkan dengan mendefinisikan ilmu-ilmu lain. memprediksi. menduga. Proses IPA ada dua macam yaitu proses empirik dan proses analitik. Yang termasuk proses empirik adalah observasi. cara IPA dan teknologi bekerja dalam bentuk pengetahuan prosedural. prinsip. b. mengklasifikasi. Berdasar pada definisi yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa IPA selain sebagai produk juga sebagai proses tidak dapat dipisahkan satu sama lain. menerima kegagalan sebagai suatu hal yang positif. prinsip. model IPA. menerima perbedaan. hukum dalam wujud „pengetahuan deklaratif‟. antara lain sifat IPA. melalui keterampilan menemukan antara lain. dan klasifikasi. pemahaman jawaban. mengukur. konsep. pencarian jawaban. yaitu “Suatu kegiatan berupa pertanyaan dan penyelidikan alam semesta dan penemuan dan pengungkapan serangkaian rahasia alam.2002a: 1). Pada saat setiap orang mengakui pentingnya IPA dipelajari dan dipahami. Belajar IPA tidak sekedar belajar informasi IPA tentang fakta. bersikap kooperatif. mengamati. produk. pertama bahwa kita membutuhkan lebih banyak ilmuan yang baik.

merumuskan hipotesis. maupun produk ilmiah. menganalisis data pengamatan. Melalui kajian teori tentang kreatifitas. proses ilmiah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam pembelajaran IPA untuk meneliti masalah-masalah harus melalui kerja ilmiah. 1989) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Partika.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya IPA terdiri atas tiga komponen. Pengajaran yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas siswa adalah pengajaran kreatif. Wijayanti. merancang dan melaksanakan ekperimen. tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. dalam arti bahwa situasi kelas memungkinkan berkembangnya kreatifitas siswa. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan. Model pembelajaran Jigsaw. yaitu produk. Sementara pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dimaksudkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dan mempunyai efek pengiring dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Joyce dan Well. yang disebut metode ilmiah yaitu: merumuskan masalah. serta menarik simpulan. proses. 1991). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar siswa tentang energy dan penggunaanya dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw khususnya. dan menurut Romlah (1988) dapat pula meningkatkan kreatifitas siswa. 1980). 2002a: 6). c. Upaya pengembangan kreatifitas biasa dilakukan melalui pelatihan khusus. dan sebenarnya dapat dilakukan melalui pengajaran. Kemampuan siswa dalam menggunakan metode ilmiah perlu dikembangkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata. namun juga merupakan kegiatan atau proses aktif menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam. dan konsep yang terorganisir. 1987. maka dalam penelitian tindakan kelas pada "model pembelajaran . dan sikap ilmiah. Kreatifitas Belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari pemikiran bahwa kreatifitas yang mempunyai fungsi penting dalam kehidupan manusia dan dalam pencapaian hasil belajar siswa di sekolah adalah dapat dikembangkan. yaitu pengajaran yang menekankan keterlibatan intelektual dan emosi siswa dalam proses belajar-mengajar (Sudjana. Mata pelajaran IPA adalah salah satu mata pelajaran IPA yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis deduktif dengan menggunakan berbagai peristiwa alam dan penyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif dengan menggunakan IPA serta dapat mengembangkan pengetahuan. khususnya kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. dan salah satu jenisnya adalah pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Melalui pelajaran IPA diharapkan para siswa memperoleh pengalaman dalam membentuk kemampuan untuk bernalar deduktif kuantitatif matematis berdasar pada analisis kualitatif dengan menggunakan berbagai konsep dan prinsip IPA (Depdiknas. Jadi tidak hanya terdiri atas kumpulan pengetahuan atau fakta yang dihafal. Hal ini berarti bahwa IPA harus diajarkan pada siswa secara utuh baik sikap ilmiah. sehingga siswa dapat belajar mandiri untuk mencapai hasil yang optimal. keterampilan dan sikap percaya diri. gagasan.

Produk dapat berupa fakta. yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut(Depdiknas. teori. pengukuran. Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. Kejajar. mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau tidak dapat dikembalikan ke sifat semula.kooperatif Jigsaw" ini diajukan dua buah hipotesis yang diterapkan pada saat pembelajaran IPA tentang energy dan penggunaannya dengan siswa kelas IV berjumlah 33 orang SD Ma‟arif Tieng kec. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. 2. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. penyimpulan. yaitu dengan melakukan observasi. e. metode ilmiah meliputi pengamatan. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya. Perubahan kimia: lilin yang dibakar html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 b. evaluasi. eksperimentasi. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. eksperimentasi. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek. dan hukum. dan penarikan kesimpulan. yaitu produk. 2006). serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. a. makhluk hidup. Hakikat IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. b. Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono. c. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. IPA meliputi empat unsur. IPA merupakan pengetahuan teoritis. proses. fenomena alam. Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. Pengembangan dan Pembelajaran IPA . Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. penyusunan teori. prinsip. Hasil belajar IPA a. Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. perancangan eksperimen. Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. aplikasi dan sikap. juga mempunyai ciri husus/karakteristik. Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar. Hakikat Belajar . percobaan atau penyelidikan. 1989: 93). penyusunan hipotesis. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d.

Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. dan yang lainnya. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri. konferensi atau simposium). menguji penjelasan tersebut dengan cara-cara yang berbeda. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. luas. b. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD Sesuai dengan karakteristik IPA. Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. seluruh proses berpikir. atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar. Belajar IPA merupakan proses aktif. mengajukan pertanyaan. dan eksperimentasi. siswa mengamati obyek dan peristiwa. Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. observasi. konsep-konsep.Berdasarkan karakteristiknya. penyusunan hipotesis. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. terutama untuk membantu pengamatan. Berdasarkan karakteristik IPA pula. atau volume). memperoleh pengetahuan. sementara itu IPA mengutamakan obyektifitas. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. . dan berbagai macam gerakan otot. e. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. c. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. Dalam belajar IPA. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. siswa juga harus memperoleh pengalaman berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. studi kepustakaan. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik). Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. mengunjungi suatu objek. Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer. menyusun penjelasan tentang gejala alam. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. Misalnya. serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. regional. atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera. a. Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. eksplorasi. d. Selain itu. nasional. akan memberikan hasil yang kurang obyektif.

Tipe hasil belajar kognitif lebih dominan daripada afektif dan psikomotor karena lebih menonjol. Dari sisi siswa. misalnya dari tidak tahu menjadi tahu. Perinciannya adalah sebagai berikut: a. menjawab atau reaksi. analisis. Hasil Belajar Menurut Dimyati dan Mudjiono. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi oleh perubahan tingkah laku yang lebih baik lagi. Berdasarkan teori Taksonomi Bloom hasil belajar dalam rangka studi dicapai melalui tiga kategori ranah antara lain kognitif. b. hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. Ranah afektif meliputi lima jenjang kemampuan yaitu menerima. Ranah Kognitif Berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari 6 aspek yaitu pengetahuan. Keterampilan dan kebiasaan b. c. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif. sintesis dan penilaian. koordinasi neuromuscular (menghubungkan. hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. yaitu ranah kognitif. psikomotor. Howard Kingsley membagi 3 macam hasil belajar: a. pemahaman. menilai. hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. organisasi dan karakterisasi dengan suatu nilai atau kompleks nilai. manipulasi benda-benda. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. Ranah Psikomotor Meliputi keterampilan motorik. 1996:20) Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD c. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. mengamati). Sikap dan cita-cita . yaitu aktif bertindak secara fisik atau hands-on dan aktif berpikir atau mindson (NRC. Pengetahuan dan pengertian c. afektif. Keaktifan dalam belajar IPA terletak pada dua segi. dan afektif. Menurut Oemar Hamalik hasil belajar adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut. dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. Sedangkan dari sisi guru. Ranah Afektif Berkenaan dengan sikap dan nilai.Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah. dan psikomotor. penerapan. afektif. psikomotorik. namun hasil belajar psikomotor dan afektif juga harus menjadi bagian dari hasil penilaian dalam proses pembelajaran di sekolah.

belajar akan lebih berhasil jika dihubungkan dengan minat. Namun yang banyak mempengaruhi praktik pelaksanaan belajar adalah teori organismik atau gestalt. 2007: 10. dan teori organismik atau cognitive gestalt field. 2007: 10. belajar adalah pembentukan kepribadian. Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih baik. dapat dikategotikan sebagai perilaku hasil belajar. tidak termasuk hasil belajar. Manusia dianggap sebagai makhluk organisme yang melakukan hubungan timbal balik dengan lingkungan secara keseluruhan. Prinsip-prinsip teori organismik (gestalt) (Hernawan.20). tetapi keseluruhan bukan kumpulan dari bagian-bagian. g. Hasil Belajar IPA Hasil belajar berkaitan dengan bagaimana siswa belajar. f. afektif (sikap).2. belajar adalah proses berkesinambungan. Teori belajar yang berkembang pada dasarnya ada tiga yaitu teori belajar disiplin mental atau teori daya (faculty theory).Pendapat dari Horward Kingsley ini menunjukkan hasil perubahan dari semua proses belajar.13) adalah sebagai berikut: a. Jenis-jenis hasil belajar menurut Bloom (dalam Hernawan. Karena teori ini mengacu pada pengertian bahwa keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian. dan pada akhirnya siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan. d. 2007. belajar adalah suatu proses perkembangan. Hubungan ini dijalin oleh stimulus dan respons. Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa hasil belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah dilakukan berulang-ulang. 2007. Hasil belajar ini akan melekat terus pada diri siswa karena sudah menjadi bagian dalam kehidupan siswa tersebut. Menurut teori ini peran guru sebagai pembimbing bukan penyampai pengetahuan dan siswa sebagai pengolah bahan pelajaran. d. teori behafiorisme. maupun psikomotor (keterampilan) yang terjadi karena proses pengalaman. b. Perubahan-perubahan perilaku yang terjadi secara insting atau terjadi karena kematangan atau perilaku yang terjadi secara kebetulan. belajar berkat pemahaman. merumuskan hipotesis. perhatian dan kebutuhan siswa. belajar berdasarkan keseluruhan. belajar berdasarkan pengalaman.29) antara lain: . Belajar berlangsung berdasarkan pengalaman yaitu kegiatan interaksi antara individu dengan lingkungannya. c. 2. Hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan (Hernawan. e. Segala perubahan perilaku baik pada aspek kognitif (pengetahuan).11). Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalaman (Hernawan.belajar bukan menghafal tetapi memecahkan masalah dan metode yang dipakai adalah metode ilmiah dengan cara siswa dihadapkan pada permasalahan.

diskusi. yaitu meningkatkan keterampilan berhitung dan mengukur siswa. hands-on. afektif siswa ditunjukkan dengan sikap positif siswa terhadap IPA. pembelajaran harus berprinsip minds-on. psikomotor. hasil belajar kognitif. antusias. Hakekat pembelajaran Hakikat mengajar menurut Joyce dan Weil (1986) adalah membantu siswa memperoleh informasi. Konsep Pembelajaran Pembelajaran pada hakekatnya adalah kegiatan guru dalam membelajarkan siswa. Sebaliknya siswa dalam kondisi tidak belajar adalah kontradiksi dari aktifitas tersebut. yaitu hasil belajar yang mengacu pada kemampuan bertindak. Penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA (variabel X) a. yaitu hasil belajar yang berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa b. dibandingkan hasil dengan siswa yang lain pada kompetensi yang sama. saran untuk mengekspresikan dirinya. atau menghindar. menjawab. Hasil belajar yang ingin peneliti capai pada penelitian ini meliputi : a. . bertanya. Tujuan jangka panjang kegiatan pembelajaran adalah membantu siswa mencapai kemampuan secara optimal untuk dapat belajar lebih mudah dan efektif dimasa datang. mereka hanya berdiam diri. yaitu perhatian fokus. serta menghilangkan anggapan bahwa IPA adalah pelajaran yang sulit. mencoba. psikomotor. dan constructifism. yaitu hasil belajar mengacu pada sikap dan nilai yang diharapkan dikuasai siswa setelah mengikuti pembelajaran c. Untuk mendapatkan prestasi hasil belajar tidaklah semudah membalikkan tangan. presentasi. pasif. Siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui indikator aktifitas yang dilakukan. yaitu tumbuhnya minat siswa dalam pembelajaran IPA. beraktifitas tak relevan. Dengan konsep seperti di atas. timbul minatnya terhadap pelajaran IPA. yang ditunjukkan siswa melalui nilai formatif dapat melebihi KKM IPA 63. ide. Dalam kaitannya dengan ini hasil belajar yang diharapkan peneliti meliputi ketiganya. hasil belajar afektif. dan caracara belajar dan bagaimana belajar.a. Sedangkan prestasi hasil belajar merupakan hasil dari pengujian dari sebuah tujuan pembelajaran yang mana sebelumnya telah dilaksanakan suatu proses pembelajaran dengan model tertentu sehingga siswa menguasai pengetahuan yang diharapkan. nilai. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembelajaran pikiran siswa focus pada materi belajar dan tidak memikirkan hal di luar itu. Untuk mencapai hal tersebut perlu kerangka pembelajaran secara konsptual (model pembelajaran) yang menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. menduga. 3. b. ketrampilan. ini berarti bahwa proses pembelajaran adalah membuat atau menjadikan siswa dalam kondisi belajar. Hal ini akan menujukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. cara berfikir. atau menemukan. Sebagai guru haruslah lebih teliti dan jeli terhadap permasalahan yang timbul dalam pembelajaran untuk segera menemukan jalan keluarnya. Sedangkan psikomotor siswa meningkat dengan terampil berhitung dan mengukur. Kognitif siswa dalam IPA dapat meningkat dengan ditunjukkan pada nilai dalam evaluasi melebihi KKM IPA 63. berkomentar. kognitif. c. afektif.

Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Winataputra (2001). kompetensi kepribadian. Perbedaan pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional. 1992). maka sepantasnya suasana pembelajaran yang kondusif dalam keadaan nyaman dan menyenangkan (De Porter. 2. Saling ketergantungan positif. keahlian. dan menyenangkan. kedua oleh cara mengajar guru. 4. Dalam tingkat operasional model pembelajaran dan strategi pembelajaran sering di pertukarkan. dan sikap khusus serta pengakuan masyarakat. manusia dapat saling asah. dan kompetensi sosial. tetapi lebih pada kemampuannya untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya. serta harapan masa depan yang berbeda-beda. . b.pengembangan pikiran tentang materi bahan ajar dilakukan dengan melakukan dan mengkomunikasikannya agar menjadi bermakna (Peter Sheal. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktifitas pembelajaran. Hal ini sesuai dengan istilah pembelajaran dengan prinsip Pakem. Sebagai seorang pendidik. 3. Siswa tidak hanya belajar dari guru. yang diarasa sulit menjadi mudah. kondisi inilah cikal bakal aktifitas belajar dengan indikator tersebut di atas. sedangkan aktifitas individu dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional. namun demikian ada sejumlah perbedaan esensial anatara kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional. Semua hal tersebut di kenal dengan empat kompetensi pendidik. Oleh karena itu . Dalam pembelajaran tradisional di kenal pula belajar kelompok. yang tadinya tak berrarti menjadi bermakna. Dengan suasana yang kondusif maka muncullah motivasi dan kreatifitas. diketahui bahwa profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan. tugas profesional seorang guru adalah menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadikannya menarik. Manusia memiliki derajat potensi. yaitu kompetensi profesional. Interaksi tatap muka. Belajar yang sesungguhnya tidak menerima beegitu saja konsep yang sudah jadi. Perhatikan tabel berikut ini. latar belakang historien. asih dan asuh (saling mencerdaskan). Elemen-elemen pembelajaran kooperatif menurut Lie (2004) adalah 1. inilah tugas seorang guru sebagai pendidik. Pembelajaran adalah Proses memberikan materi sesuai dengan kompetensinya dengan menggunakan metode serta media pembelajaran yang mendukung materi yang diajarkan. Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah karena dibutuhkan pendidikan. Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah asih dan asuh sehingga tercipta masyarakat yang belajar ( Learning Community). Jika kondisi tersebut mempelajari lebih lanjut karena adanya kebutuhan dan belajar bukan sekedar berhasil. tetapi juga dari sesama siswa. Semua proses diatas tercakup dalam proses yang kita sebut dengan pembelajaran. Menurut dengeng (1998) daya tarik suatu mata pelajaran (pembelajaran) ditentukan oleh dua hal pertama oleh mata pelajaran itu sendiri. yaitu pembelajaran aktif. kompetensi paedagogi. akan tetapi siswa harus memahami bagaimana dan dari mana konsep tersebut terbentuk melalui kegiatan mencoba dan menemukan. 1989). Karena perbedaan itu. kreatif. Karena belajar berkonotasi pada aktifitas siswa. Akuntabilitas Individual dan. Ketrampilan untuk menjalani hubungan antar pribadi atau ketrampilan sosial yang secara sengaja diajarkan.

diajarkan secara langsung mempercayai orang lain. ketrampilan. Tujuan utamanya adalah agar siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran dan dapat bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang relatif lama. jenis kelamin. informasi. Guru dalam hal ini sebagai fasilitator haruslah jeli dalam memilih model pembelajaran yang sesuai. perilaku sosial. dan kemudian diadaptasi oleh Slafin dan kawan-kawan melalui metode Jigsaw. Metode ini dikembangkan Elliot Aronson dan kawan-kawan di Universitas Texas. Langkahnya : 1. kelas sosial. kemampuan berkomunikasi. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen . Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen 5. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan. Meningkatkan kesedian menggunakan ide orang lain yang dirasa lebih baik 9. c. agama dan orientasi tugas. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4. dan mengelola konflik secara langsung di ajarkan. norma atau cacat. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap. etnis. Pemimpin kelompok dipilih secara demokratis Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru Pada saat pembelajaran berlangsung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika intervensi sering dilakukan oleh guru terjadi masalah dalam kelompok saat belajar kelompok berlangsung Tabel 1 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi Keuntungan menggunakan metode kooperatif dalam pembelajaran diantaranya: 1. hal ini akan menjadi efektif atau tidaknya guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa.Perbedaan kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional Kelompok belajar kooperatif Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok-kelompok belajar Kelompok belajar tradisional Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok belajar Ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royang Ketrampilan sosial sering tidak seperti kepemimpinan. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa 8. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. dan pandangan-pandangan 3. Model-model pembelajaran dikembangkan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan dimana agar siswa dapat paham sesuai dengan kompetensi jenis pengetahuan. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia 7. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois 6. Penggunaan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini peneliti mengambil model kooperatif dengan metode Jigsaw.

Dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang sumber Energi Panas. Dengan demikian siswa akan memperoleh hasil evaluasi belajar yang semakin baik. Kerangka Berfikir Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang telah diuraikan di atas. B. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali kepada kelompok semula (home time) untuk mengajar anggota lain mengenai yang telah dipelajari dalam kelompok pakar. Kumpulan siswa semacam itu disebut “Kelompok Pakar“ (Expert Grup) 4. Individu atau tim yang memperoleh skor tinggi diberi penghargaan oleh guru. maka diperoleh alur berpikir sebagai berikut: . Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks.2. Memperhatikan hasil penelitian pendahulu tentang penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar diyakini siswa memiliki pemahaman yang lebih baik. dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan atau akademik tersebut. peneliti menyertakan beberapa hasil penelitian tindakan kelas yang berhubungan dengan perbaikan pembelajaran IPA dan penggunaan media atau model pembelajaran. C. pemberian skor seperti dilakukan seperti dalam metode Stad. Dalam metode Jigsaw versi Slavin. Berikut ini. 3. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tersebut. Hal itu dilakukan sebagai rujukan kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. 2009) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar di SD 1 Parikesit dikelas IV. 5. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna. para siswa di evaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari. Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Karena dapat menarik perhatian siswa. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “home time”. Berdasarkan hasil penelitian (Afif. Penelitian Yang Relevan Penelitain tindakan kelas terhadap pembelajaran IPA telah banyak dilakukan oleh pakar peneliti dan praktisi-praktisi pendidikan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar.

yaitu dengan KKM 64. Terlihat siswa sangat tidak semangat. selebihnya 22 siswa belum mencapai KKM. D. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo 2. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo . dan kerangka berpikir. Kondisi seperti itu berdampak pada hasil belajar siswa rendah. Hal ini membuat guru peneliti berusaha melakukan tindakan melalui PTK dan merencanakan tindakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus. Wonosobo tahun pelajaran 2011/ 2011 Berdasarkan penjelasan pada latar belakang.1 setelah diambil nilai ulangan sebagai pre tes (pra siklus) diperoleh 11 dari 33 siswa yang dapat mencapai KKM. Hipotesis Tindakan Dengan menggunakan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya. kajian teori. Siklus I penggunaan metode Jigsaw pada kelompok besar dan pada siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. Diduga pada kondisi akhir setelah kegitan berlangsung siswa akan mengalami peningkatan hasil belajar. bagi siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kec. Ceramah merupakan satusatunya metode andalan. siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut: 1.Diagram 1 Kerangka berfikir Kondisi awal pembelajaran IPA di kelas IV SD Ma‟arif Tieng sangat monoton karena guru belum menggunakan metode yang bervariasi dalam pembelajaran. Kejajar Kab. dan pemberian tugas selalu diberikan setelah ceramah selesai.

Identifikasi masalah Penyusunan proposal Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan Siklus II Pelaksanaan Siklus II Penyusunan Laporan II III IV Maret 2011 B. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo karena peneliti adalah guru di kelas tersebut. . Tabel 1 Pembagian Waktu Penelitian Tindakan Kelas No Uraian Kegiatan Bulan Februari 2011 I 1 2 3 4 5. 6. buruh dan pedagang sayuran di pasar sehingga pendidikan anak kurang diperhatikan. Setting Penelitian 1. 2. Subyek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini (PTK) ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan jumlah 33 siswa.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai petani Kentang. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Penggunaannya. banyaknya siswa laki-laki 13 siswa dan banyaknya siswa perempuan 20 siswa dengan karakteristik latar belakang keluarga yang berekonomi menengah ke bawah.

b. cara memotivasi siswa. Sumber Data Sumber data pada penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Tes tertulis. penguasaan kelas. Sumber data primer diperoleh pada saat peneliti melakukan penelitian dan sumber data sekunder diperoleh dari data data pendukung lain yang dapat diperoleh di luar waktu melakukan penelitian.C. Alat Pengumpul Data Sedangkan alat pengumpul data pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. juga hasil wawancara guru ke siswa menanggapi proses pembelajaran. dan kemampuan merangkum materi. 2. Adapu sumber data yang diperlukan pada penelitian ini adalah : 1. Guru. learning log untuk mendapatkan umpan balikan dari pembelajaran yang dilaksanakan. yaitu: 1. Sumber data sekunder Sumber data ini diperoleh dari learning log yang ditulis oleh siswa sendiri tentang proses pembelajaran IPA yang telah dilakukan. b. Teknik Pengumpul Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian tindakan kelas ini adalah: a. 2. . teknik tes untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran. D. meliputi apersepsi. dan nilai hasil belajar pada akhir siklus 1 dan siklus 2. persebaran pertanyaan. teknik pengamatan untuk melihat minat siswa terhadap pembelajaran IPA menggunakan metode terbimbing dan menggunakan media sederhana. berupa tes isian dan uraian dengan materi keliling bangun datar. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data 1. mengarahkan siswa. c. teknik wawancara untuk mendapat pengalaman langsung siswa terhadap proses pembelajaran dan d. Sumber data primer Sumber data primer diambil dari hasil observasi minat siswa terhadap proses pembelajaran IPA yang dilakukan. Lembar pengamatan untuk melihat tingkat minat belajar siswa dengan komponen yang dilihat meliputi perilaku guru dan siswa dalam pembelajaran oleh observasi.

Data pada penelitian ini yang diperoleh dengan observasi atau pengamatan. 2 2 dan 23 tahun 2007 tentang standar isi dan standar kelulusan. panduan pedoman wawancara. E. Trianggulasi peneliti dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang sama oleh beberapa peneliti/pengamat sampai diperoleh data yang relative konstan. Sedangkan data yang dipertoleh dengan tes divalidasi dengan validasi konten atau isi yang merujuk pada Permendiknas No. G. d. dan trianggulasi teoritis. trianggulasi ruang. kemampuan melakukan perintah. 20 tahun 2007 tentang pedoman penilaian. meliputi inisiatif mengeluarkan pendapat. Validasi Data Cara meningkatkan validitas penelitian tindakan adalah meminimalkan subyektifitas melalui trianggulasi. observasi/pengamatan maupun tes tertulis. pedoman penilain yang merujuk pada permendiknas No. ketekunan. Analisis data secara deskriptif kualitatif. keaktifan. kemampuan menghitung. kemampuan menjawab pertanyaan. Lembar Learning Log Dibuat lembar learning log agar siswa lebih mudah menuangkan ide-ide atau kritik dan sarannya kepada proses pembelajaran yang baru saja dialami. meliputi rentang waktu tindakan dilaksanakan dengan frekuensi yang memadai untuk menjamin bahwa efek perilaku tertentu bukan hanya suatu kebetulan. semangat. ketertarikan pada pembelajaran c. kemampuan menyimpulkan. F. trianggulasi peneliti. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dibuat agar terjadi kerangka yang jelas tentang pertanyaanpertanyaan yang akan diajukan oleh guru atau observer terhadap subjek (siswa). disiplin. Trianggulasi teoritis dapat dilakukan dengan memaknai gejala perilaku tertentu dengan dituntun oleh beberapa teori yang berbeda tetapi berkaitan. perhatian. peneliti maupun teoritis. Bentuk-bentuk trianggulasi adalah trianggulasi waktu. apresiasi pada mata pelajaran. Pada prinsipnya analisis data untuk mencari dan mengatur secara sistematis data yang terkumpul untuk kemudian disimpulkan. Siswa. wawancara dan learning log maka agar data valid divalidasi dengan cara trianggulasi baik waktu. dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator yang terdapat dalam panduan observasi.2. kemampuan memahami bahasa. Trianggulasi waktu dapat dilakukan dengan mengumpulkan data dalam waktu yang berbeda. rasa ingin tahu. selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Indikator Kinerja . learning log. Analisis Data Setelah data diperoleh baik dari hasil wawancara.

Adapun kegiatan merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPA kelas IV semester 2 dapat digambarkan dalam bentuk gambar diagram 1 sebagai berikut: Diagram 2 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA . Prosedur Penelitian Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. tahap pengumpulan data. tahap pelaksanaan. H.93 menjadi 65 dan 80% siswa sudah mencapai KKM.Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Penggunaannya di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011” adalah: 1. dan tahap refleksi. Minat belajar siswa meningkat menjadi 60% 2. Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 55.

Tahap Pengamatan Rabu. 23 Februari 2011 4. 16 Februari 2011 Tahap Pengamatan Selasa. 2 Februari 2011 Tahap Pelaksanaan Selasa. Tahap Pelaksanaan Rabu. Tahap Refleksi Rabu. 16 Februari 2011 2. Tahap Pengamatan Rabu. 20 Februari 2011 2. 16 Februari 2011 Tahap Refleksi Selasa. Tahap Perencanaan Selasa. 23 Februari 2011 Siklus II 1. 24 Februari 2011 . Tahap Perencanaan Senin. 24 Februari 2011 3. 23 Februari 2011 3. 20 Februari 2011 Siklus II 1. Tahap Pelaksanaan Rabu. Tahap Perencanaan Selasa.Keterangan: Siklus I 1.

4. Tahap Refleksi Rabu, 24 Februari 2011 Table 2 Jadwal Pelaksanaan siklus Adapun deskripsi prosedur penelitian untuk setiap siklus sebagai berikut: 1. Siklus I a. Tahap Perencanaan Penelitian ini peneliti mulai pada hari Senin, 27 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Peneliti mulai dengan mengidentifikasi kompetensi dasar yang sulit dicapai ketuntasannya. Kemudian peneliti menentukan kompetensi dasar “Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya” sebagai bahan penelitian. Karena berdasarkan pengalaman peneliti materi ini cukup mudah bagi siswa. Namun hasil pembelajaran masih kurang bagus. Siswa belum dapat mengingat secara sempurna tentang materi energy dan penggunaanya. Untuk itu dalam pembelajaran siklus I ini peneliti merencanakan penerapan metode kooperatif Jigsaw sebagai langkah agar siswa dapat mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya. Harapan peneliti dengan serangkaian kegiatan pencarian yang dialami siswa sendiri dapat membuat siswa mengingatnya setiap saat karena sangat berkesan dengan pembuktian tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekoolah yang akan menjadi tindakan PTK 2. Penulis menghubungi supervisor sebagai pembimbing pelaksanaan perbaikan pembelajaran. 3. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 4. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). 6. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 7. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 8. Menyusun soal evaluasi hasil belajar, dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 9. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 10. Indikator pada siklus I, 50 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.

b. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) siklus I ini pada hari Selasa, 16 Februari 2011 pada pukul 09.00-10.10 diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Adapun tahap pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:

TAHAPAN PEMBELAJARAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

Penjelasan Tahapan Pertama (I) Eksplorasi Siswa diberi motivasi agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep atau materi yang akan dibahas. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan problematis, tentang fenomena yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan konsep atau materi yang akan dibahas. Tahapan kedua (II) Guru Membagi kelas dalam kelompok dan dipilih 1 orang yang ada dalam kelompok menjadi tim ahli. 1 ahli mempunyai anggota 2 s/d 3 anak. Tahapan ketiga (III) Elaborasi Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang

berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa. Siswa melakukan pengamatan diluar kelas. Tahapan keempat (IV) Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Bersama siswa menyimpulkan Tahapan kelima (V) Konfirmasi Diambil dua kelompok kecil dengan nilai terbaik dan aktif dalam pembelajaran untuk menerima penghargaan. Diberikan juga penghargaan pada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran. Tahapan ketujuh (VI) Pada akhir pembelajaran Guru membagi lembar evaluasi, siswa mengerjakan evaluasi. Observasi dan reflesi dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Melalui penerapan model pembelajaran ini, pemahaman siswa akan meningkat. Fokus pada pelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang nyata. Tidak hanya di dengar tapi juga dilihat. Proses mengobservasi, dilakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran dan diskusi oleh siswa. Kegiatan mengobservasi dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 1 orang, untuk mengumpulkan data yang terdiri dari : a. Aktivitas guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran (instrumen terlampir), b. Kemampuan siswa dalam mengerjakan lembar kerja siswa secara berkelompok c. Evaluasi hasil belajar siswa d. Evaluasi hasil laporan penelitian tertulis

c. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Selasa, 16 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa, perilaku guru, perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa, supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Menurut pengamat, pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori kurang sehingga minat siswa kurang dan pencapaian hasil belajar tidak maksimal. Peneliti sudah menggunakan peraga yang tepat namun kurang bervariasi. Siswa juga kurang aktif dalam pembelajaran. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian itu dikumpulkan dari berbagai sumber yang meliputi : 1. Informan atau nara sumber yaitu siswa dan guru 2. Lembar Observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Data tentang kenerja siswa dan guru dianalisis dengan skala penilaian.

Siklus II a. Setelah mempelajari data-data yang telah terkumpul serta hasil refleksi. Pengumpulan data hasil tes formatif. peneliti bagi menjadi 3 bagian. persentase ketuntasan: 51% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa sedangkan 13 siswa belum tuntas. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 3. yang antara lain berupa kurikulum rencana pelaksanaan pembelajaran. Dokumen atau arsip. 16 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Peneliti masih mengejar target materi tidak mengutamakan proses yang dari perencanaan sudah peneliti inginkan. Data yang telah didapat. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. peneliti menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1. menerapkan metode kooperatif Jigsaw pada kelompok kecil agar mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran.3. Tidak dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori cukup.1 dalam kategori cukup. Tahap Refleksi Refleksi Siklus I peneliti laksanakan pada hari Selasa. 2. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 65 sama dengan KKM IPA sebesar 64. Tahap Perencanaan . 4. dan buku penilaian. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. d. Langkah perbaikan tersebut peneliti tuangkan dalam langkah pembelajaran pada siklus II dengan tujuan perbaikan pembelajaran menumbuhkan minat serta meningkatkan hasil belajar siswa pada IPA tentang energy dan penggunaannya. Tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan aktifitas lain yang berkaitan. 16 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. 2. Berdasarkan pengamatan dan hasil refleksi peneliti menyadari adanya kekurangan dalam pembelajaran antara lain penerapan metode kooperatif Jigsaw belum maksimal penggunaannya. menerapkan metode kooperatif Jigsaw dengan memberikan penekanan pada pemberian penguatan dan penghargaan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa sehingga timbul minat siswa dalam pembelajaran. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Selasa. hasil evaluasi siswa.1. absensi siswa. Didukung penggunaan media yang monoton dan kurang bervariasi.

mempersiapkan sumber bahan. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. b. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. 60 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. mempersiapkan sumber bahan. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Rabu. 8. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. o Eksplorasi .Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Indikator pada siklus II. 5.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. 23 Februari 2011 pada pukul 09. 4.00-10. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7.

atau lapangan. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. menganalisis. memberi kesempatan untuk berpikir.Dalam kegiatan eksplorasi. studio. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. guru: . menyelesaikan masalah. guru: o Mencari informasi dari buku. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. koran mengenai sumber energi alternatif o o Matahari Angin o o Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. dan bertindak tanpa rasa takut. diskusi. secara individual maupun kelompok. guru: o o o o o o o o o o o o o o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna.

Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu. padahal ini pelajaran IPA. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. sebagai indikasinya begitu guru memasuki ruang kelas dengan membawa media yang akan digunakan dalam pembelajaran banyak siswa yang bertanya apa yang akan dilakukan dengan membawa barang-barang tersebut. Menurut pengamat.o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Sebagai indikasinya sejak peneliti memasuki kelas dengan membawa media yang banyak membuat siswa bertanya apa yang akan peneliti lakukan dengan barang-barang tersebut. Data yang telah didapat.1 dalam kategori baik sekali. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Harapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4.15 telah . Apalagi setelah peneliti menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik sehingga membangkitkan minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 70. Rasa ingin tahu siswa menumbuhkan minat siswa sehingga aktif dalam pembelajaran. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. Tahap Refleksi Refleksi Siklus II peneliti laksanakan pada hari Rabu. peneliti bagi menjadi 3 bagian. supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Membuat siswa antusias ingin membuktikan apa yang telah didemonstrasikan peneliti dan perwakilan siswa di depan kelas. memberikan penguatan dan penyimpulan c. Pembelajaran yang peneliti laksanakan benar-benar dapat membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran. 23 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. perilaku guru. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa. 23 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Pertanyaan-pertanyaan siswa tersebut membuktikan bahwa rencana peneliti untuk menarik perhatian siswa berhasil. Dan sangat menarik perhatian siswa. Pengumpulan data hasil tes formatif. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. d.

sudah sesuai dengan target peneliti. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. mempersiapkan sumber bahan.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Menyusun soal evaluasi hasil belajar. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai.67% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa sedangkan 11 siswa belum tuntas. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. 3. Siklus III a. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. 70 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2.melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 84% ≥ KKM IPA 64. Pada pelaksanaan Siklus III diadakan tes formatif dan pelaksanaan pembelajaran seperti siklus II. . peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 70. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. 5. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut” dan Kompetensi Dasar “Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. mempersiapkan sumber bahan. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan.15 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 66% ≥ KKM IPA 65 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik. Tahap Perencanaan Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus III peneliti mulai setelah jam 11. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Indikator pada siklus II. 4. persentase ketuntasan: 66.1. 8. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. 1. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut.

dan bertindak tanpa rasa takut. o memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi.e. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi o o o     . Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. secara individual maupun kelompok. o memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. menganalisis.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. 24 Februari 2011 pada pukul 09. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Kamis. o memberi kesempatan untuk berpikir. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. o Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik o Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. atau lapangan. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut.00-10. guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. o memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. studio. menyelesaikan masalah. diskusi. o memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. guru: o Mencari informasi dari buku.

24 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. perilaku guru. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. sudah sesuai dengan target peneliti.o Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik. Tahap Refleksi Refleksi Siklus III peneliti laksanakan pada hari Kamis. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. Pengumpulan data hasil tes formatif. Menurut pengamat.1 dalam kategori baik sekali. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.1% ≥ KKM IPA 64. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. persentase ketuntasan: 81% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa sedangkan 6 siswa belum tuntas. peneliti bagi menjadi 3 bagian. 24 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 75. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. memberikan penguatan dan penyimpulan f. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN .1. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 75.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 81% ≥ KKM IPA 64. Data yang telah didapat. Minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. Minat siswa sudah terbentuk.1 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik sekali. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 80. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Kamis. g.

3.42 Tingkat keaktifan siswa yang tinggi sampai dengan 85.4% keaktifan siswa dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini. Pada tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan data awal sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan.42 dan tingkat ketuntasan siswa pada standar kompetensi ini baru 36. Deskripsi Kondisi Awal Kondisi awal subyek penelitian menunjukkan data nilai rata-rata kelas adalah 62. B. 1.4% dari seluruh jumlah siswa. Data awal yang lulus KKMnya 36. Pada siklus satu yang lulus sesuai nilai KKM 51% jadi dengan metode Kooperatif Jigsaw sangat membantu tingkat keberhasilan siswa pada standar kompetensi Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifatsifatnya. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 Nilai 50 55 60 65 70 80 85 Jumlah nilai Banyak Siswa Bernilai 7 1 13 1 8 1 2 Jumlah 350 55 780 65 560 80 170 2060 Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2060 33 = 62.A. Empat kelompok kerja diskusi bisa diukur dari hasil lembar kerja siswa perolehan nilai rata-rata 64. Deskripsi Siklus 1 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari penyajian 12 butir tentang perilaku siswa yang diobservasi menunjukkan kemunculan yang bagus yaitu mencapai 85. Perencanaan Tindakan .6% dihitung dari seluruh jumlah siswa.4% dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan hasil yang baik.

Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa juga skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah ada kemajuan dan perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya C.4%. Keaktifan siswa menjadi 89% dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. Deskripsi siklus 2 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari 12 butir tentang perilaku siswa yang di observasi menunjukkan kemunculan meningkat dari 85.rekan guru mengamati tindakan.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti 4. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus satu dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2011. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 5 Tes Formatif Siklus 2 Nilai 50 60 65 70 Banyak Siswa Bernilai 1 10 1 10 Jumlah 50 600 65 700 . 3.

Pada hasil tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan perolehan pada siklus I juga ada peningkatan dari lulus nilai kkmnya 36.Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti. 3.5 % pada siklus dua .15 Keaktifan siswa dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan data yang meningkat pada siklus I adalah 85% menjadi 88% juga pada tes dalam proses yang merupakan metode Kooperatif Jigsaw pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 62. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti ada kemajuan. 4. Deskripsi siklus 3 Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 6 Tes Formatif Siklus 6 . D.3 % pada siklus pertama meningkat menjadi 70.42 meningkat menjadi 70. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus dua dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit. 1. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa.75 6 80 1 85 2 100 2 Jumlah nilai 450 80 170 200 2315 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2315 33 = 70.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Perencanaan tindakan Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.rekan guru mengamati tindakan.5.Pelaksanaan penelitian tindakan kelas sudah bisa menunjukkan hasil peningkatan.

F. Merumuskan dan membahas data-data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah banyak kemajuan. hasil pengamatan aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti dihasilkan adanya perbaikan pembelajaran.Nilai Banyak Siswa Bernilai 60 6 65 1 70 12 75 4 80 1 85 2 90 2 100 5 Jumlah nilai Jumlah 360 65 840 300 80 170 180 500 2495 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2495 33 = 75. Pembahasan/diskusi Pada akhir pelaksanaan tindakan kelas guru sebagai peneliti melakukan diskusi dengan guru pengamat aktifitas guru peneliti. Hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. .61 Diagram 3 Grafik dan Poligon Perincian nilai awal sampai siklus III E.

4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Hasil yang selalu meningkat dari setiap siklusnya menandakan pembelajaran Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan seharihari dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Jigsaw disimpulkan berhasil meningkatkam minat dan hasil belajar siswa. Dengan .BAB V PENUTUP A. Simpulan Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas IV semester 2 SD Ma‟arif Tieng dari analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran IPA Pada Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari hasil prestasi siswa semakin meningkat. menjadi teman untuk mengamati aktifitas guru peneliti dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas. Implikasi Guru kelas sebagai peneliti memerlukan keterlibatan dari guru lain.61%.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. Dengan latar belakang data prestasi siswa yang lulus nilai KKM sebesar 36. B.

Hamalik. I. M.menggunakan lembar pengamatan aktifitas guru .akan mengetahui sejauh mana upaya yang sudah dilakukan oleh guru peneliti pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran berlangsung. C. 2007. 2004. 2. K. Bagi Guru a. Jakarta : Tiga serangkai. Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini dijadikan sebagai referensi untuk peningkatan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi siswa pada khususnya DAFTAR PUSTAKA Andayani.Pd. Oemar. Winataputra. Menerapkan dan menguasai berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami dan siswa tidak jenuh dan bosan. Jakarta : Bumi Aksara Mulyati. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. . Menerapkan penggunaan Kooperatif Jigsaw pada kompetensi dasar yang sama. Pemantapan Kemampuan Mengajar. 2007. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikelas Rendah : Jakarta : Tiga serangkai. G. Jakarta : Tiga serangkai. Kreatifitasan guru dalam merancang pembelajaran dan melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Saran Dengan keberhasilan perbaikan pembelajaran menggunakan model Kooperatif Jigsaw penulis menyarankan : 1. Penelitian Tindakan Kelas. c. Jakarta : Tiga serangkai. 2007. Wardhani. Udin S. b. Teori Belajar Dan Pembelajaran. Yeti.

Daftar hadir siswa 3g. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 2: 3a. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. Butir soal tes siklus 3. Rekap nilai siklus 3 3h. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran . 3c.LAMPIRAN-LAMPIRAN Daftar Lampiran 1. 3g. Daftar hadir siswa. 3b. 3g. Kunci Jawaban. DATA KONDISI AWAL : 2a. Butir soal tes siklus 1 3c. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 3: 3a. 3c. Data hasil Belajar Kondisi Awal 3. 3d. 3b. Rekap nilai siklus 1 3h. Daftar hadir siswa. RPP 3i. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Kisi-kisi soal siklus 1 3b. Kunci Jawaban. Kisi-kisi soal siklus 2. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian 3e. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal 2b. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Rekap nilai siklus 2 3h. DATA SIKLUS 1: 3a. RPP 3i. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. RPP 3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. SURAT IJIN PENELITIAN 2. 3d. Kisi-kisi soal siklus 3. Butir soal tes siklus 2. Kunci Jawaban 3d.

arif Tieng Kec.Pd. baik guru maupun murid menggunakan bahasa daerah. Wonosobo Kepada : Nama : Ida Yuanita Laksanawati.Pd. Ketika seorang tamu dari luar daerah bertanya kepada . Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal…….Pd NIP : 19641215 198608 1 002 Jabatan : Kepala Sekolah Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Memberikan ijin untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas IV di SD Ma. namun dalam berkomunikasi. DATA KONDISI AWAL 2a. S. Disekitar lingkungan sekolah masih alami banyak pepohonan yang rindang. nuansa daerah sangat terasa.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Jabatan : Guru Kelas Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Tieng. 19641215 198608 1 002 2. S. mengajar kelas IV di satu SD di daerah pegunungan letaknya di Tieng Kec. bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Meskipun secara resmi. Kejajar. Kejajar Kab. Di kelas IV ada 10 orang anak. Oleh karena itu. SURAT IJIN PENELITIAN SURAT IJIN PENELITIAN No.SD NIP. baik di dalam maupun di luar kelas. Ilustrasi Kasus Pembelajaran 1 Bu Ida Yuanita Laksanawati. S. Suasana lingkungan sekolahnya yang nyaman.1. 5 Februari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah UMAR. 25/SDMA/02/2011 Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umar.

“Jadi ada energi dari energy cahaya menjadi panas” penjelasan bu Ida. dan selanjutnya bu Ida Yuanita memulai pelajaran dengan menuliskan pokok bahasan Sumber Energi. Siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan bu Ida. salah satu topik yang akan disampaikan adalah Energi dan penggunaannya. Kebanyakan anak-anak hanya memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan soal. Dan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut dengan mudah. cair dan gas. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. Seperti biasa. Ditulis di papan tulis. Ada guratan kecewa pada wajahnya. “lengannya terasa panas bu. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. dijumpai halhal sebagai berikut : 1. Selanjutnya bu Ida memberikan materi arti jenis-jenis penghantar panas. “Jawaban kalian sudah betul namun masih ada yang kurang coba siapa yang tahu ?” tanya bu Ida..anak-anak. bu Ida mengucapkan salam yang disambut dengan salam serempak oleh anak-anak. hari ini kita belajar tentang Sumber Energi Panas. Bu Ida Yuanita membantu memperbaiki jawaban anak tersebut. Baru sekitar 15 menit soal evaluasi sudah terselesaikan. Sepintas benak bu Ida bertanya dimanakah dalam pembelajaran yang kurang tadi itu. beserta contohnya. teman sejawat. “punya“ jawab siswa secara serempak. “ siswa menjawab. “ panas Bu. Dilanjutkan dengan bertanya “ apa yang terjadi jika lilin dinyalakan di lengan tangan akan terasa”.” salah seorang siswa menjawab. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. “Apakah kalian mengetahui mengapa lilin yang dinyalakan dan lengan di dekatkan akan terasa panas ?” tanya Bu Ida. dan penggunaanya dengan topik/subtopik sumber Energi Panas. Namun dilanjutkan dengan penekanan penjelasan materi dengan memberikan persamaan dan perbedaan benda padat. Ternyata pekerjaan anak-anak tidak sebaik ketika mereka ditanya. Kemudian Bu Ida meminta anak-anak mengeluarkan buku IPA. sehingga sukar dipahami maksudnya. sehingga dapat dipahami oleh tamu. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar . Kemudian bu Ida membagikan soal evaluasi. Setelah itu. suka bermain dalam kelas 2. terjadi peristiwa sebagai berikut. ketika masuk kelas. Siswa serempak menjawab “ sudah bu”. Pada akhir pembelajaran bu Ida meminta siswa untuk sering membaca agar dapat menjawab pertanyaan pada soal nantinya. Kemudian bersama siswa hasil evaluasi di koreksi bersama siswa. Siswa terlihat malas belajar. Selanjutnya bu Ida menanyakan “apakah ada yang mau bertanya tentang sumber Energi Panas ?”. Ternyata hasilnya kurang memuaskan ada 76 % siswa mendapat nilai kurang dari 70.. mereka menjawab dengan bahasa Indonesia yang patah-patah. “apakah sudah jelas?” Bu Ida. “ya betul” bu Ida memberi penghargaan. Bu Ida selanjutnya memancing jawaban siswa dengan pertanyan “apakah kalian dirumah punya lilin ?” tanya bu Ida. Siapa yang tahu jenis sumber Energi Panas apa saja ?” anak-anak menjawab secara serempak “ Api ”. Suatu hari dalam pelajaran IPA. Siswa menjawab “tidak bu”. Semua terdiam tidak ada yang menjawab. Bu Ida : “ anak-anak. Ketika selesai pembelajaran bu Ida termenung.

Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Tidak begitu jelas Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga LEMBAR OBSERVASI AWAL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media .2.

Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Data hasil Belajar Kondisi Awal DAFTAR NILAI SIKLUS Awal.Strategi Pembelajaran 7. dengan mereviu. II. III No Nama Siswa NILAI . merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya 2b. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. I.

15 22 III 75 65 70 90 70 70 70 100 75 60 90 85 100 70 100 60 70 60 75 70 100 100 85 75 70 60 70 60 70 70 60 70 80 2495 75.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.61 27 3.Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M. Kisi-kisi soal siklus 1 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA .Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.42 12 I 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 17 II 75 65 70 70 70 60 60 100 75 60 60 75 85 70 85 60 70 50 75 60 100 70 75 75 70 60 70 60 70 60 60 80 70 2315 70. DATA SIKLUS 1: 3a.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT >65 AWAL 60 50 60 70 60 60 50 80 70 55 60 70 85 60 85 60 60 50 70 60 70 70 65 60 60 50 70 50 60 50 50 70 60 2060 62.

PG PG PG PG PG PG PG 1. 7 B.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. cair. 5. No Kompetensi Dasar 1. . Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. 3. 2. Energi Bunyi (hlm.Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. 4.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. A. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Energi Panas (hlm. 6. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. dan gas.

Menentukan bahan yang akan digunakan. misalnya mobil bertenaga surya. PG PG C. 4. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya 10. 14. 4. 13. akan dibuat 12. 3.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.167)  E. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.2.  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik Isian KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 1 . 9.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. kesehatan. 3.  Menentukan karya/model yang 11. Energi Alternatif (hlm. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. PG Isian Isian Isian Isian D. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. 2. (hlm.159) 15.

152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas 11. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .  Mengidentifikasi frekuensi bunyi . Energi Panas (hlm. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar 1. A. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.4 PG 1. Pilda : 10 butir II. 6-9 10. PG PG PG B.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Isian 12 . 5.Isian 13 Isian 14 Isian 15  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas.Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. Energi Bunyi (hlm.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.

....... Kelompok 3 Listrik 1................ 3. ........................................................ ................... ................... Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat........................ Butir soal tes siklus 1 LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita...... 3..  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap............. .......... 2........................................................................................................... dan isikan pada tabel dibawah ini ! N Menga O mati 1........................... ................................................. Kelompok 1 Api Menceritakan Pengamatannya 1.... 3......................................................................................................... 3b....................................................................... ..................................... .......................... dan gas...................... ... Kelompok 2 Matahari 1. cair................... 2................ 4..... 3.................... Kelompok 4 Gesekan 1............................... .................. ..................................... 2.............................................................. 2.......................... 2............................ ................. ...

.c.korek api b...Sumber energy panas magic jar diperoleh dari...generator b. atau d pada jawaban yang benar! 1..televisi 4.dinamometer 8..Nama lain dari panas adalah… a.gunung berapi b....angin 2.energi c..dispenser d...Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… a......sel surya c.uap 7.api 5....kalor b..alat pemanas listrik d...peta c.plastik c.listrik c....kecuali… a.. a.......api c....alat untuk mengukur panas disebut… a.....radiasi d.....Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda.interaksi 3...Berikut adalah contoh bahan yang mudah menghatarkan panas adalah… a....matahari c...Berikut ini beberapa contoh sumber energy panas...b..3....Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a... a..seismograf b..kertas .dinamometer d.termometer c.penggaris 6.matahari b... ..........matahari b... LEMBAR EVALUASI SISWA Berilah tanda X pada huruf a.air d.gaya d.pesawat d...Sumber energy utama bagi bumi adalah… a...

.hal ini membuktikan perpindahan panas secara… a.radiasi 15.assimilasi 12.konveksi d.konduksi b.kimia b.konveksi c.Penghantar panas yang baik disebut… a.konveksi b.Perpindahan panas yang terjadi pada logam disebut perpindahan panas secara… a.matahari ke tubuh kita c. Untuk mengeringkan baju diperlukan energi… a.radiasi .saat merebus air d.panas d.karet d.Besi yang dipanaskan b.Panas dapat berpindah dengan cara berikut.konduktor d.radiasi b.Sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk the panas.isolator 14.aluminium 9.isolator c.b.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… a.konveksi d.konveksi c.konduksi c.interaksi d.konveksi d.konveksi d.kecuali… a.Proses sampainya panas matahari ke bumi terjadi secara… a.sendok terasa panas saat digunakan mengaduk kopi panas 17.konduksi b.radiasi b.assimilasi 16Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah… a.listrik 10.radiasi d.gerak c.konduksi b.konduksi b.Saat merebus air terjadi perpindahan panas secara… a.konduksi c.radiasi c.konduksi c.aliran 13.radiasi 11.

dipukul d..digesek b.Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah… 4. B 2.bergerak c.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.Dibawah ini bahan isolator adalah… a. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… 2.diam b.bergetar d.ditiup c.karet b.Pantulan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya disebut… 3c.besi c. a. d 12.Bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz disebut… 3.18. a 11.aluminium 19.dipetik Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.bergeser 20.Ketika kita menyelam di kolam renang terjadi perambatan bunyi melalui… 5. a .tembaga d.Alat music gitar berbunyi dengan cara.

d 1. c 10. d 13. a 7. c 18.benda cair 5. b 8. c 15. d 4. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian LAMPIRAN IV KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar Isian X 2 = 5 X 2 = 10 Jumlah Skor 20 Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 .gaung 3d.infrasonik 3. a 19. a 16.bergetar 2. d 9. a 14. b 17.3. b 5. c 20. b 6.audiosonik 4.

....................................... 2................................ a b c d 2..................................... .......................b...................... ........................................................... a b c d 4... .......................................................................... .............................................................................. 5...........................................................3e.................................................................................................................................................... atau d pada jawaban yang benar! 1............................................................................ Contoh lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a.............................................. .................... .... a b c d 8............................................. a b c d 3...... a b c d 9..... ....................................................... . ............ a b c d 7........ a b c d 10.. ...................................................................................................... ...c................... a b c d 6..................................................................... 3....... ...... 4..... Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 16 Februari 2011 ...................................................................................... ............. 3f........... ..................................................... ... a b c d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1...................................... a b c d 5..

Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =33 X 100 % 33 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % .Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama M.

Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Nilai 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .Syihabudin Rudi Khamid M.3g. Rekap nilai siklus 1 DAFTAR NILAI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nama Siswa M.

4 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 71.4 % Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 900 14 = 64.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 √ √ √ √ √ √` √ √ √ - √ √ `√ √ √ √ √ √ Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 10 X 100 % 14 = 71.3 .

cair. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS I) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 16 Februari 2011 A. Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. B. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Standar Kompetensi : 8.1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya A. Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Kompetensi Dasar 8. dan gas. Mengidentifikasi frekuensi bunyi Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. Indikator         Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas.3h. Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Rasa hormat dan perhatian ( respect .

pemahaman siswa energi dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik B.). dan listrik serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. di antaranya energi panas dan . MATERI PEMBELAJARAN A. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Siswa dapat Memahami pemantulan bunyi Bunyi pantul Gaung atau Kerdam Gema Siswa dapat Memahami penyerapan bunyi dan memberikan contoh benda yang dapat menyerap bunyi. TUJUAN A. gesekan tangan. A. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan media pembelajaran yang berupa api. matahari. Tujuan Pembelajaran** :          Siswa dapat Menyebutkan contoh energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Ada banyak energi di sekitar kita. Semuanya itu dikarenakan adanya energi. Pakaian yang kita jemur dapat kering. Tekun ( diligence ) . Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya   Energi Panas Energi Bunyi Terompet yang kita tiup dapat berbunyi. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Kincir angin dapat berputar.

Alat dan bahan: Dua buah penggaris mika Langkah-langkah: 1. Ada konduksi. Perpindahan panas dari panci menuju air disertai aliran zat. Misalnya. Tanpa matahari. a. tidak mungkin akan ada kehidupan. Permukaan kedua penggaris mika digesekkan satu dengan yang lain. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Energi panas juga dapat terjadi karena adanya gesekan benda-benda. baja. Apakah kamu dapat menyebutkan contohnya? Misalnya.2 Energi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Sumber Energi Panas ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Mengapa demikian? Kedua tangan yang saling digesekkan dapat menimbulkan panas. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Contohnya besi.bunyi. Apakah yang kamu rasakan? Simpulan hasil kegiatan tersebut dituliskan di buku tugasmu.1 ENERGI PANAS AKIBAT GESEKAN a. Contohnya besi. Energi panas tersebut berasal dari sinar matahari. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Gambar 8. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. 6. baja. Pada saat cuaca dingin orang-orang menggesekkan kedua tangannya. Peristiwa perpindahan panas dapat dibedakan menjadi tiga. Benda-benda ini disebut konduktor. Konveksi Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat. atau aluminium. Logam adalah penghantar panas yang baik. Coba kamu panaskan ujung sendok Tujuan: Siswa memahami pengaruh gesekan dua benda terhadap energi panas. saat kamu memasak air di panci menggunakan kompor. Kegiatan 8. 5. c. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Akibatnya air pun menjadi panas. Benda-benda ini disebut konduktor. 3. Logam adalah penghantar panas yang baik. kita dapat merasakan panasnya sinar matahari. Suhu air dalam panci yang dipanaskan akan bertambah panas. Oleh karena itu. Coba kamu panaskan ujung sendok b. atau aluminium. 2. konveksi. Radiasi Radiasi adalah perpindahan panas tanpa melalui zat perantara. panas matahari dan panas dari tungku pembakaran yang . Apa yang kamu rasakan? 4. dan radiasi. Kedua penggaris digesekkan kembali dengan waktu yang lebih lama.

Alat musik seperti seruling dan gitar dapat menimbulkan bunyi. air hangat. III. Sumber-Sumber Bunyi ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Semua benda yang dapat menimbulkan bunyi disebut sumber bunyi. Bunyi yang memiliki frekuensi 20–2. Batu.merambat ke tubuh kita. Bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20. Sumber bunyi ada yang menghasilkan bunyi bernada. pengaris mika. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. Bunyi bernada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. Oleh karena itu disebut sumber bunyi. Langkah-langkah kegiatan a. Bunyi tidak bernada disebut desah. Hanya hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi tersebut. Kelelawar merupakan hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik.000 Hz disebut dengan audiosonik. Bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz disebut infrasonik. handuk. Berapa kali getaran yang kamu rasakan? Apakah kamu dapat menghitungnya? Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut dengan frekuensi. kantong plastik. B. c. demontrasi dan diskusi. kertas koran. tanya jawab. Sumber dan media a. Satuan untuk frekuensi adalah hertz (Hz). ceramah. Panas tersebut merambat tanpa melalui zat perantara. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b.000 Hz disebut dengan ultrasonik. mug. Pra kegiatan 5 menit   Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa b. Panas sinar matahari merambat tanpa melalui zat perantara. Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik dan ultrasonik. karet gelang. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik. Apa yang kamu rasakan pada tenggorokaanmu? Kamu akan merasakan tenggorokanmu bergetar. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20–20.000 Hz. Cobalah pegang tenggorokanmu saat kamu berbicara atau menyanyi. Kegiatan Awal 10 menit . KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Panas tungku api dapat menghangatkan tubuh kita. jam.

Konfirmasi o o o o o o o o o o o o o o o . guru: o o o o o o Memahami istilah sumber energi panas. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Hasil dari pengamatan ditulis dalam lembar kerja siswa. Guru memberikan materi Guru memberikan pokok masalah Apakah manfaat energi panas pada kehidupan sehari-hari? Apakah manfaat energy listrik pada kehidupan sehari-hari ? Jawaban semua siswa dikumpulkan Guru memberi tanggapan jawaban siswa untuk mengarahkan pada suatu kesimpulan akan energy dan penggunaannya Guru bersama siswa menyimpulkan pokok masalah diatas. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.    Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di luar ruangan kelas sesuai dengan pengarahan tadi. Memahami bahwa panas dapat berpindah Menyebutkan cara perpindahan panas untuk kebutuhan. Menyebutkan contoh sumber energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa c. setelah selesai kegiatan pengamatan Elaborasi Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 15 menit. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Memahami matahari sebagai sumber energi panas yang sangat besar dan tidak akan habis serta fungsinya bagi kehidupan di Bumi.

.. bekerjasama. Tes Awal (tidak ada) 2.. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3... Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. PD ) NIP... PENILAIAN A.. Jenis tes (tertulis) C. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA....... L ) NUPTK.19641215 198608 1 002 Wonosobo.Dalam kegiatan konfirmasi. Bentuk tes (Uraian) D. perilaku) Guru memberikan materi dan penjelasan tentang perbedaan dan persamaan energi d..51347356 3730 0003 .... memberikan penguatan dan penyimpulan o o Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang terbaik (aktif.... Prosedure Penilaian 1... Kegiatan akhir 25 menit   Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi IV. S.. Alat tes (lampiran soal) Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR. guru: o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman... .

6. 3. MENGERJAKAN TUGAS C = SISWA PASIF. 9. TIDAK MENGERJAKAN TUGAS .LAMPIRAN V LEMBAR PENGAMATAN NO KELOMPOK 1. KERJASAMA KEAKTIFAN KETERTIBAN NILAI KET A = SISWA AKTIF DAN KREATIF. 8. 10. MENGERJAKAN TUGAS D = SISWA PASIF. 5. 4. 7. MENGERJAKAN TUGAS B = SISWA AKTIF. 2.

...1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1. LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.. KELAS : IV NO MATERI PENJABARAN NILAI NILAI BANYAK SISWA 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 PEROLEHAN RATA-RATA PENCAPAIAN DAYA SERAP 3i........LAMPIRAN VI ANALISA NILAI HASIL ULANGAN HARI / TANGGAL : .............1 Mengadakan apersepsi Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ - 2 .fasilitas pembelajaran 1............. Lembar pengamatan proses pembelajaran….2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2............

terbuka pengertian dan sabar 4.3 4 2.5 Memantapkanpenguasaan materi pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.1 Menunjukkan sikap ramah.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.luwes.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS I ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai .5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.

1..1.4 % 3j.2 4.2 4.1.3 3.1 2.No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.2 2.1 3..3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Skor Ket 1 2 3 4 % . Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 13.√ 100 . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS I Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 12..1 2.2 2. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Matahari” Ya .√ .1 4.50 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 100 100 75 100 75 75 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1025 X 100 % 1200 =85.2 2.1 1.3 2.

Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 15. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. dengan Ya mereviu. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? 18. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 17.KEGIATAN INTI Materi ajar : 14. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 16. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 19. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Ya Ada keterkaitan Pengelolaan sumber belajar / media Ya Kurang Strategi Pembelajaran Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 21. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? . Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 20. merangkum atau menyimpulkan? 22.

6.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 7 B. PG PG PG PG PG PG PG 1. 2. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Kisi-kisi soal siklus 2 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. A.DATA SIKLUS 2 3a.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Energi Panas (hlm. Energi Bunyi (hlm.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda . 5. No Kompetensi Dasar 1. 3. 4.

13.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Energi Alternatif (hlm. dan gas. misalnya mobil bertenaga surya. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Isian .  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. PG Isian Isian Isian D.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Energi dan 15. cair. Isian E. kesehatan. 3. 2. Menentukan karya/model yang 11. Menentukan bahan yang akan digunakan. PG PG C. (hlm. 9. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. 3.167)  14. 4. 2. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya  10.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. akan dibuat 12.padat.

penggunaannya 4.159)  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 2 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI . Menjelaskan perubahan energi Perubahan bunyi melalui bunyi melalui penggunaan alat musik alat musik (hlm.

.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. 2. dan isikan pada tabel dibawah ini ! O Mengamati Perubahan Menceritakan penggunaan dan manfaat Energi ..... Isian  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Butir soal tes siklus 2.. LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita... Energi Alternatif (hlm. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya A.5.... Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 ......... Isian 1. 3b..... misalnya mobil bertenaga surya......Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8... Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 6-10. Pilda : 10 butir II..

.............. LEMBAR EVALUASI SISWA Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.............................................................................Pembangkit listrik tenaga uap memenfaatkan tenaga… ............. .......................................................................... 2.. ............................... ...................................................................... 2........................... 2............. 3..........................................................................................................Perahu layar dapat bergerak dengan memenfaatkan energy… 6.......... Kelompok 2 Energi Panas Bumi 1............................................Kelompok 1 Energi Matahari 1..............Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 7........... 3........ 2.... ................................. ............. Untuk mengeringkan baju diperlukan energy… 2.................................... ............................... Kelompok 3 Energi Air 1......................... ....................... .................................. Biogas sebagai bahan bakar alternative yang dapat digunakan untuk bahan bakar… 9........ Energi alternative yang digunakan untuk menggerakkan kincir air adalah… 4............... ..................................................................................alat tersebut adalah… 8. Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… 5................... .............................. .............. 3............ Kelompok 4 Energi Angin 1.....Nama lain energy alternative adalah… 3.... ............................Energi yang dapat menggerakkan kincir pada generator PLTA adalah energy… 10.....Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik.......................... 3..........................

Turbin 8. Sel surya 5. Cahaya matahari 7.3c. Angin 6. Kompor 9. Panas 2. Panas bumi 3d. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru . Air 10. Energi pengganti 3. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1. Air 4.

....... ........................................................................... ................. .......................... ... .................................................. ............................................................. 8.......................................................... .................................................................. 4................... .................................................. Lembar jawaban siswa Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1..................................... ....................... ................................. 6................................. ............................LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Isian X 1 = 10 X 1 = 10 Jumlah Skor = 10 Nilai = Jumlah Skor X 10 = 10 X 10 = 100 3e......... 5....................... 2..................... 3.. ...................... .................................................................................................. ............................................................................ 7................................................................................. ................................................ ............................... ...................................................... .................................................. 9......................... ........... .......................... ............ 10.......................................................................

Ikhlas M.3f.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ . Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 23 Februari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama M.Syihabudin Rudi Khamid M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

27 28 29 30 31 32 33 Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri P P P P L L P √ √ √ √ √ √ √ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Ikhlas Nilai 75 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ - . Rekap nilai siklus 2 DAFTAR NILAI SIKLUS II No 1 Nama Siswa M.

7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Syihabudin Rudi Khamid M.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.4 .

Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 8. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 23 Februari 2011 A. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Tekun ( diligence ) .  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Rasa hormat dan perhatian ( respect ).3h. Standar Kompetensi 8. misalnya mobil bertenaga surya. TUJUAN .2 Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya. B. C.

mug. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya Energi Alternatif B. Pra kegiatan 5 menit  Guru mempersiapkan alat peraga . Sumber dan media a. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi alternatif C. panas bumi serta mememberikan contohnya c. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari VI. kantong plastik. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b.A. Langkah-langkah kegiatan b. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Siswa dapat Mampu menceritakan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari. demontrasi dan diskusi. MATERI PEMBELAJARAN A. karet gelang. tanya jawab. c. pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik D. Batu. handuk. air hangat. ceramah. Siswa dapat Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi dari bahan fosil d. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. air. VII. angin. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). jam. kertas koran. b. Tujuan Pembelajaran** : a. pengaris mika.

dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. menganalisis. studio. memberi kesempatan untuk berpikir. Kegiatan Awal 10 menit       Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Elaborasi o Dalam kegiatan elaborasi. . memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. guru: o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa d. atau lapangan. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. Guru mengabsen siswa c. menyelesaikan masalah. dan bertindak tanpa rasa takut. guru: o Mencari informasi dari buku. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. diskusi. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas o o melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.

Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. PENILAIAN A. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Kegiatan akhir 25 menit o o Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi VIII.o o o o o o o o o o o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. Jenis tes (tertulis) C. memberikan penguatan dan penyimpulan d. secara individual maupun kelompok. Alat tes (lampiran soal) . Tes Awal (tidak ada) 2. Prosedure Penilaian 1. Bentuk tes (Uraian) D.

1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.. L ) NUPTK.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3...terbuka pengertian dan sabar 4. S.......luwes.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ...1 Mengadakan apersepsi 2.1 Menunjukkan sikap ramah...2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2. ..Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR.....4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3. Lembar pengamatan proses pembelajaran LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS II ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.. PD ) NIP..fasilitas pembelajaran 1.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.19641215 198608 1 002 Wonosobo.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA..3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.51347356 3730 0003 3i......

( SIKLUS II ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.√ 100 .1..3 2.1 2.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .1.1 2.1.1 4.3 3.2 4.2 2.1 3..2 4..√ .2 2. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS II .2 2.1 1.

Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya . lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. dengan mereviu. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menggali pengetahuan siswa Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. merangkum atau menyimpulkan? 11.

Energi Panas sifatnya (hlm. 2. Kisi-kisi soal siklus III KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Materi Pokok dan Uraian Materi Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. PG PG PG PG 1. Energi dan Mendeskripsikan energi panas penggunaannya dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatA.148)  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. No Kompetensi Dasar 1. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 4. .DATA SIKLUS III 3a. 3.

5. Energi Alternatif (hlm. dan gas. PG PG C. Energi Bunyi (hlm.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan Energi dan penggunaannya 10. misalnya mobil bertenaga surya. 9. Isian . 7 Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. cair.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.  PG PG PG B.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.152)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. 2. 3. 3. 2. 6.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. PG  Menentukan karya/model 11.

172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik . (hlm. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut yang akan dibuat D. Isian 13. kesehatan.perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.167)  Menentukan bahan yang akan digunakan. 12. Isian 14. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.159) 15.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. 4. 4. Isian E.

Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.167)  B.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS III Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. PG  Menentukan karya/model yang akan dibuat 11. Isian 12. Energi dan penggunaannya 10. 1. Isian 14. . Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Pilda : 10 butir II. Isian : 5 butir 1. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut A. (hlm. Isian Menentukan bahan yang akan digunakan. Isian 13. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.

159) melalui penggunaan alat musik 15. Energi dan penggunaannya Menjelaskan perubahan energi bunyi Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik 3b. Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Tujuan Membuktikan terjadinya energy gerak karena pengaruh Angin 2. . Alat Dan Bahan …………………………………………………. Butir soal tes siklus III LEMBAR PRAKTEK SISWA Buatlah Baling-baling dan Alat music bersama teman sebangku dan sislah table dibawah ! NO Mengamati 1.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. 2. kesehatan. Kelompok 1 Membuat baling-baling Menceritakan penggunaan dan manfaat 1. 2.

…………………………………………………. …………………………………………………. Pengamatan Amati yang terjadi ketika baling-baling terkena angin 5. 3. Alat Dan Bahan …………………………………………………. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… 1.. …………………………………………………. Kelompok 2 Membuat Alat Musik Drum Sederhana . 3. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… LEMBAR KERJA SISWA 2. Tujuan Membuktikan bahwa sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan 2. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Pengamatan Bunyikan drum dengan menggunakan sumpit dan amatilah 5. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4.

.api c.. Pukul √ ..... ...Carilah 10 contoh sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitarmu! No... 5.. ...gunung berapi . .... .. Bahan Besi Kuningan . 8...... .. . . 10.....b...c. Gesek ..angin d.. 3. .. . . . . ....... .. 9.. .. . .... Alat Gong . . .. . .......... . . ... .. . 6....... .... ... ......... 7... .... .. . . . 4. .. Tiup ... . Petik . ..... LEMBAR TES FORMATIF SISWA Berilah tanda X pada huruf a. 2.Matahari b... .... . .. . ..... ..... 1. ....Sumber energy panas utama bagi bumi adalah… a.. .. atau d pada jawaban yang benar! 1. .... ... .. . . .

gaung a.2.matahari a.gema b.Energi alternatif yang berasal dari luar bumi adalah… 9.bergerak c.radiasi b.tape recorder d.gitar.konduksi a. Kunci Jawaban LEMBAR KEGIATAN SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA 1.Pantulan bunyi yang kurang jelas karena bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bercampur dengan bunyi asli disebut… a.terompet.Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 10.bergetar b.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… 4. 4.panas bumi B cahaya matahari a.diam d.air b.panas bumi d.aliran c.angin c.kecuali… 7.gelombang d.petasan a.Berikut ini adalah zat perantara yang dapat menghantarkan bunyi.baling-baling d.Contoh alat musik yang menerapkan sifat bunyi adalah? 3c.gendang. 3.benda padat 6. 2.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a.panas matahari d.Mengapa depan pesawat terbang dibuat runcing? 14.Dibawah ini alat musik yang berbunyi dengan cara ditiup adalah… 5.benda gas b.konveksi d.biola c.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.seruling d.Sebelum membuat layang-layang kita harus membuat… Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 11.interaksi c.Bahan apa sajakah yang diperlukan dalam membuat parasut? 12.skemaa c.rangka b. a a d c .korek api b.Dimanakah sebaiknya kamu bermain laying-layang? 15.drum b.benang c.Bagaimana langkah-langkah membuat parasut? 13.listrik 8.bergeser a.getaran c.benda cair 3.terompet c.seruling.radiasi d.

Benang c. Ikatlah benang ke tepi plastik yang telah dilubangi sati per satu.Plastik yang telah dipotong. di lapangan atau tempat aman 15. b 8. yang diperlukan dalam membuat parasut a. a LEMBAR EVALUASI SISWA 11. c 9. Supaya parasut menarik. lubangi tepinya dengan jarak + 10 cm dengan jarum. a 6.Plastik bekas (usahakan plastik tipis) b. e. 13. c.hiaslah dengan warna-warni.Pemberat(kayu.mainan patung kecil) 12. Satuka semua ujung benang yang lain dan ikatlah pemberatnya.5. Parasut telah jadi dan siap diluncurkan g. langkah-langkah membuat parasut : a. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR PRAKTEK SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar isian 2 x 5 = 10 Jumlah Skor = 20 . Untuk menghindari gesekan udara 14. terompet dan gendang 3d. Potong benang sepanjang 50 cm dan sebanyak lubang pada plastik (no 2) d. b 10. Potong plastik berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 cm b. c 7. f.

........b.............Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 3e................................. 4......... . a 8......... ................................. 3........... 1.... ..................... ................................... ............ a a a a a b b b b b c c c c c d d d d d 6...c......... 5...................................................................................................... ...................................... ....... ................................................. ................................................. a 7................ ...... 3...................................... 2................................ atau d pada jawaban yang benar! 1..................... 4.......... a b b b b b c c c c c d d d d d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! ......... a 9................................... 2.......... a 10......... 5.......... lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a......... ...

Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 29 Januari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .3f.Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.

Ikhlas M.31 32 33 Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L L P √ √ √ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g. Rekap nilai siklus 3 DAFTAR NILAI SIKLUS III No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Siswa M.Syihabudin Rudi Khamid M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Nilai LK Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ - Evaluasi 75 55 60 70 65 60 55 .

7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.4 .

Siswa dapat Menentukan bahan atau alat yang akan digunakan. B. TUJUAN B. Siswa dapat Menentukan karya/model yang akan dibuat b. Standar Kompetensi 8. c.3 Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. . Kompetensi Dasar 8. Tujuan Pembelajaran** : a. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS III) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 24 Februari 2011 A. Tekun ( diligence ) . C. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Siswa dapat Membuat karya/model sesuai rancangan. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut.3h.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. misalnya mobil bertenaga surya.

d. Siswa dapat Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. e. Siswa dapat Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan menjaga kebersihan. E. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw, pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik F. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. MATERI PEMBELAJARAN C. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya
 

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi

D. Sumber dan media a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Botol plastik, sebatang sedotan, lem, plastisin, selotip, kertas karton Kertas tulis, pensil, pengaris, gunting c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study), tanya jawab, ceramah, demontrasi dan diskusi.

III.

KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan a. Pra kegiatan 5 menit
 

Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa

b. Kegiatan Awal 10 menit
    

Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa

c. Kegiatan Inti 30 menit
o

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o

Mencari informasi dari buku, koran mengenai sumber energi alternatif

 

Matahari Angin

 

Air Panas

o o

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Elaborasi

o

Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o o o o o o

membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru dan diwujudkan dalam bentuk hasil karya memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

o o o o

memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; Menunjukkan hasil karya yang telah dibuat Menyebutkan cara pembuatannya Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
o o

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

d. Kegiatan akhir 25 menit
o o

Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi

IV.

PENILAIAN A. Prosedure Penilaian 1. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Tes Akhir (ada) pada lembar tes formatif B. Jenis tes (tertulis) C. Bentuk tes (pilda dan Uraian) D. Alat tes (lampiran soal)

Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR, S. PD ) NIP.19641215 198608 1 002

Wonosobo, ........................... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. L ) NUPTK.51347356 3730 0003

3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran

4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - .luwes.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.terbuka pengertian dan sabar 4.fasilitas pembelajaran 1.LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS III ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.1 Menunjukkan sikap ramah.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.1 Mengadakan apersepsi 2.

..3 2.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .2 2.1 4.1 2.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.1 2.1.1..√ 100 .2 2. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS III Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah .3 3.2 2.√ .1.LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS III ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.1 3.2 4.1 1.2 4.

Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan.TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. dengan mereviu. Tags: PENDIDIKAN . Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6.. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Selamat bekerja semoga sukses selalu. merangkum atau menyimpulkan? 11. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8.blogspot. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Kodok Ngorek” Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3.. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9.html . PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) http://portalnyapendidikan.com/2011/09/download-contoh-laporan-penelitian.