LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF

(JIGSAW) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYA DI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG TAHUN 2011

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa

Disusun Oleh : IDA YUANITA LAKSANAWATI, S.Pd.SD NUPTK : 51347356 3730 0003 UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KEC. KEJAJAR

SEKOLAH DASAR MA’ARIF TIENG
Jln. KH. Wahid Hasyim Km23, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo 2011

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ida Yuanita Laksanawati, S.Pd.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Instansi : SD Ma‟arif Tieng Kec. Kejajar Pangkat/Gol : Pengatur tk 1/ IId Jabatan : Guru Muda Tk.1 Telah melakukan penelitian dengan Judul: “Upaya Peningkatan Hasil dan pemahaman siswa melalui penerapan model Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Ma‟arif Tieng”

Kejajar, 26 Februari 2011 Peneliti Ida Yuanita L

Disyahkan oleh :

Ka. UPTD DIKPORA Kec. Kejajar H.HS. Sismandiri. S.Pd
NIP.19591230 197911 1 003

Kepala Sekolah SD Ma’arif Tieng Umar, S.Pd
NIP.19641215 198608 1 002

Petugas Perpustakaan SD Ma’arif Tieng M. Irsyad Lutfi

Pembina

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Hanya atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya, saya dapat menyelesaikan laporan Penelitian Tindakan Kelas di SD Ma‟arif Tieng dengan lancar. Laporan ini saya susun dalam rangka memenuhi Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa yang telah saya laksanakan dari awal Februari sampai dengan akhir Maret. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak yang baik langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan laporan ini, yaitu kepada yang terhormat: 1. Bapak Umar selaku kepala sekolah SD Ma‟arif Tieng yang telah memberikan Saran, Ijin dan pertimbangan terhadap pelaksanaan PTK selama kegiatan berlangsung. 2. Bapak H.HS. Simandiri selaku Kepala Dinas Dikpora Kec. Kejajar yang telah memberi pengesahan terhadap laporan PTK ini. 3. Bapak dan Ibu Guru SD Ma‟arif Tieng yang telah membimbing dan memotifasi serta mengarahkan kami hingga kegiatan Program Penelitian Tindakan Kelas ini dapat terselesaikan dengan lancar. Dan akhirnya saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini banyak kelemahan atau kekurangan untuk itu, saya berharap kepada pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun. Untuk itu sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Wonosobo, Maret 2011 Peneliti

DAFTAR ISI

UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYADI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN BERITA ACARA SEMINAR (BARU) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK/RINGKASAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. B. C. D. Kajian teori Penelitian yang relevan Kerangka berfikir Hipotesis tindakan

BAB III METODOLODI/METODE/ PROSEDUR PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Setting Penelitian Subyek Penelitian Sumber Data Teknik Dan Alat Pengumpulan Data Validasi Data Analisis Data Indikator Kinerja Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi kondisi awal B. Deskripsi siklus 1 1. perencanaan tindakan 2. pelaksanaan tindakan 3. pengamatan tindakan

refleksi hasil tindakan C.. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN A. Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 5. Diagram 1 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA 2. Daftar Lampiran 1. Daftar Tabel 1.. ... Implikasi C. Pembahasan/diskusi E.... Tabel 5 Hasil Tes Formatif siklus 2 6. Deskripsi siklus 2 1.. Siklus 2. Siklus 3 C..... Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……. Tabel 3 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi 4.. refleksi hasil tindakan 5... Surat Ijin Penelitian……………….. Daftar Gambar 1.. Diagram 3 Grafik dan Poligon Nilai Awal... Siklus 1... Simpulan B..... pengamatan tindakan 4... Tabel 6 Hasil Tes Formatif siklus 3 B. Hasil tindakan BAB V PENUTUP A...... 2... Tabel 2 Jadwal Pelaksanaan Siklus 3.4.... D.. Data hasil Belajar Kondisi Awal....... Diagram 2 Kerangka berfikir 3. perencanaan tindakan 2. Data Kondisi awal: 2a. 2b. Tabel 1 Waktu PTK 2.. pelaksanaan tindakan 3.

....... 3c..... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k... Daftar hadir siswa………………………….. Butir soal tes siklus 1.......... Kunci Jawaban................... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k......... Butir soal tes siklus 3........ Data Siklus 1: 3a.... 3b..... 3d.. Kunci Jawaban............ 3h..... 3c.. RPP…………………………………………… 3i...... Rekap nilai siklus 3………………………….... Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e...3.. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 2: 3a... Rekap nilai siklus 2…………………………. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 3: 3a.............. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran ... 3d...... Contoh lembar jawaban siswa………………… 3f...... Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian.... Butir soal tes siklus 2.. 3f.................. 3j. 3c... 3b.. RPP………………………………………………..... Kunci Jawaban..... 3f.... Rekap nilai siklus 1……………………………... Contoh lembar jawaban siswa…………….................. 3h........................... 3i.. 3g..... Kisi-kisi soal siklus 1..... 3h.......... RPP…………………………………………… 3i....... Contoh lembar jawaban siswa……………....... Kisi-kisi soal siklus 2..... 3d. Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j.... Lembar pengamatan proses pembelajaran…................. 3e.................. 3g.......... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e... 3g....... Kisi-kisi soal siklus 3................. Daftar hadir siswa…………………………..... 3b......................................... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k..... Daftar hadir siswa……………………………….

dalam rangka untuk identifikasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pembelajaran.Pd. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan . Provinsi Jateng. Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Pengunaannya. Dengan latar belakang data prestasi siswa awal yang lulus nilai KKM sebesar 36.SD Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Jigsaw. Kooperatif.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. tahap pengumpulan data. Dalam kegiatan obeservasi ini. Ida Yuanita.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. Dalam pembelajaran IPA tentang Energi dan penggunaanya mendapat hasil belajar dengan rata-rata kelas yang belum mencapai KKM yang ditentukan. terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 anak perempuan. Hasil Belajar BAB I PENDAHULUAN A. Siswa terlihat malas belajar. Dengan Siswa yang diteliti terdiri dari 33 siswa. Penelitian ini dilakukan oleh guru di kelas tersebut. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. L. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. mengobservasi serta bersama peneliti mencari jalan keluarnya. S. peneliti bersama kolaborator mencatat semua hal yang terjadi pada kegiatan pembelajaran. tahap pelaksanaan. Metode yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif Jigsaw.ABSTRAK Oleh.61% Kata Kunci: Tujuan Pembelajatan. peneliti melakukan observasi bersama kolaborator pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya di kelas IV di SD Ma‟arif Tieng pada semester II tahun ajaran 2011 / 2011. suka bermain dalam kelas 2. Maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajarannya bermasalah. Minat.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Model Jigsaw. dan tahap refleksi. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. Latar Belakang Masalah Pada tahap awal. Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. Penggunaan metode tersebut dikarenakan adanya kurang berhasilnya pembelajaran IPA pada KD energi dan penggunaanya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. dijumpai hal-hal sebagai berikut : 1. Peneliti melibatkan Teman sejawat untuk menelaah.

Hal ini menjadikan pembelajaran dapat dikatakan tidak berhasil. untuk meningkatkan hasil belajar siswa peneliti menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran IPA terlebih dahulu sehingga timbul perhatian dan rasa suka terhadap IPA.2 pada awal pembelajaran dapat berubah menjadi 65 dikarenakan sudah menggunakan model Kooperatif Jigsaw dalam pembelajarannya. Agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Perbaikan pembelajaran akan peneliti lakukan melalui pola penelitian tindakan kelas. Begitu juga dengan motivasi siswa akan meningkat terhadap pelajaran IPA pada khususnya. hanya 11 siswa yang mendapat nilai ≥ 65.Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. . Antara lain penggunaan metode yang tidak sesuai. Keadaan ini menyebabkan pada saat berangkat sekolah siswa tidak ada yang memperhatikan kebutuhannya. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga Mata Pelajaran IPA untuk KD Energi dan penggunaannya telah ditetapkan KKM nya adalah 63 Namun dari 33 siswa yang ada. Perhatian orang tua siswa terhadap belajar anaknya di tempat peneliti mengajar sangat kurang. Sehingga pada saat sekolah banyak siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan. Suasana sekolah juga sangat kondusif pada saat aktifitas pembelajaran dilaksanakan. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa bukan hanya berasal dari kegiatan pembelajaran di kelas. Pada tindakan ke dua melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelomok kecil yang terdiri dari dua anak. Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai petani dan pedagang kecil di pasar sehingga bekerja sebelum anaknya berangkat sekolah. serta proses pembelajaran yang berpusat pada guru. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar 2. Agar dapat meningkatkan motivasi siswa. Belum lagi pada malam hari siswa tidak dibiasakan untuk dibantu dalam belajar. Sarana prasarana sekolah sebenarnya cukup memadai bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. kurangnya kemampuan guru untuk menggali pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran dengan fakta di lapangan yang sering dijumpai siswa. sehingga perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Diharapkan setelah penelitian berlangsung nilai rata-rata 6. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. lingkungan masyarakat sekitar dan lingkungan keluarga siswa juga ikut berperan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Ditinjau dari sisi proses pembelajaran di kelas. Hanya masalah yang terkait dengan proses pembelajaran di kelas yang dapat peneliti perbaiki. Agar permasalahan dapat dipecahkan. maka peneliti atau guru perlu melakukan tindakan yaitu melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelompok yang terdiri dari lima anak dipilih secara acak. Sehingga motivasi belajar kurang. kurangnya penggunaan media sebagai proses adaptasi pengalaman siswa dengan konsep yang dipelajari. Penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan difokuskan pada tumbuhnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan. Untuk itu peneliti menerapkan metode kooperatif Jigsaw Kooperatif Jigsaw yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari. teman sejawat. Tindakan pertama dan kedua dilakukan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

3. Pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa Guru belum memaksimalkan penggunaan alat peraga Guru belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran Guru menyampaikan materi secara klasikal Guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang kurang vareatif. sehingga siswa menjadi jenuh dalam pembelajaran. Metode kooperatif Jigsaw Terbimbing 2. Setelah berdiskusi dengan pengamat yang merupakan teman sejawat berdasarkan hasil observasi. Hasil identifikasi terhadap proses pembelajaran IPA yang peneliti laksanakan memperlihatkan beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa. penyebab permasalahan siswa dalam pembelajaran maka diambil beberapa tindakan yang merupakan alternatif pemecahan masalah adalah : 1. Identifikasi Masalah Dari sisi proses pembelajaran di kelas. yaitu sebagai berikut : 1. 4. C. 2. Minat belajar siswa . Pembatasan Masalah Agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan isi penelitian tindakan kelas ini maka peneliti membatasi permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. Media Sederhana 3. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. 4.B. 3. Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru Motivasi belajar siswa rendah Ada beberapa siswa bermaian saat guru menjelaskan Siswa pasif dalam pembelajaran Peneliti bersama kolaborator melakukan analisis terhadap penyebab timbulnya masalah tersebut dilihat dari peneliti atau pengajar. Dalam pembelajaran menggunkan berbagai macam metode sesuai kondisi anak pada saat pembelajaran berlangsung dan yang sesuai dengan materi yang diajarkan. 4. 3. 2. 5. 2. Pada awal pembelajaran guru menarik perhatian siswa dengan menggunkan alat peraga Guru menggunakan alat peraga secara efektif Pada pembelajaran guru melibatkan siswa untuk aktif dalam belajar Dalam menyampaikan materi guru sebaiknya membimbing siswa untuk mencapai pemahaman tertentu dengan membuat kesimpulan 5. sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien. antara lain: 1.

dan alternative tindakan pemecahan masalah diatas. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam setiap pembelajaran. Dengan melihat siswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang difasilitasinya. melengkapi alat peraga yang diperlukan. SD Ma‟arif Tieng. analisis penyebab timbulnya masalah. Tujuan Penelitian 1. Mata pelajaran IPA D. Rumusan Masalah Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara. guru juga termotivasi untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran IPA dengan berbagai cara yang mungkin. maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah melalui model belajar kooperatif (Jigsaw) Expert Group / kelompok ahli dapat meningkatkan hasil dan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanyadi kelas IV.4. Motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat  Bagi Guru a. Semester II tahun ajaran 2011 / 2011? “ E. Membatu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di dalam kelas. manfaat yang dapat diambil dari penelitian tindakan kelas ini antara lain :  Bagi Siswa a. . dll. misalnya : menggunakan berbagai model pembelajaran. Tujuan Khusus Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode Kooperatif Jigsaw di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Tujuan Umum Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA 2. F. Manfaat Penelitian Secara khusus. b.

Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi guru agar lebih efektif. efisien dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Sehingga referensi buku diperpustakaan meningkat. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif.  Bagi Sekolah Memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu proses maupaun mutu hasil pembelajaran IPA di Sekolah. Disamping itu juga hasil penelitian ini setidaknya dapat menambah berbagai media.b. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya. IPA adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam sekitas beserta isinya. peristiwa. teknik dan metode yang dilaksanakan serta dapat sebagai salah satu acuan bagi sekolah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.  Bagi perpustakaan Memberikan penambahan reverensi di perpustakaan sekolah. dan gejala-gejala yang muncul di alam. Secara umum. Hakikat IPA Untuk memahami IPA bisa kita tinjau dari istilah dan dari sisi dimensi IPA. . Kajian Teori 1. Dari istilah. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam. Dengan Penelitian ini dapat menjadikan guru lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran yang tepat. Kreatifitas belajar IPA a. BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. manfaat penelitian ini adalah sebagai salah satu usaha guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran bersama siswa dalam mewujudkan tujuan pendidikan IPA dan tujuan pendidikan Nasional. Akan menambah pengetahuan di perpustakaan sekolah.

berusaha untuk membuktikan menjadi skeptis. Beberapa ilmuwan memberikan definisi IPA sesuai dengan pengamatan dan pemahamannya. konsep. prinsip. Mendefinisikan IPA secara sederhana. yaitu “Suatu kegiatan berupa pertanyaan dan penyelidikan alam semesta dan penemuan dan pengungkapan serangkaian rahasia alam. Carin (1993:3) mendefinisikan science sebagai The actiIVty of questioning and exploring the universe and finding and expressing it‟s hidden order. menerima perbedaan. pemahaman jawaban. cara IPA dan teknologi bekerja dalam bentuk pengetahuan prosedural. Proses IPA adalah langkah yang dilakukan untuk memperoleh produk IPA. Ada tiga alasan perlunya memahami IPA antara lain. produk. menggunakan keterampilan spesial. mengamati. dan filsafat IPA. model IPA. Pada umumnya siswa merasa bahwa IPA sulit. menduga. prinsip. hukumhukum. pertama bahwa kita membutuhkan lebih banyak ilmuan yang baik. . Berdasar pada definisi yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa IPA selain sebagai produk juga sebagai proses tidak dapat dipisahkan satu sama lain. mengontrol variabel. dan klasifikasi. teori merupakan kegiatan-kegiatan analisis di dalam IPA. pencarian jawaban. memprediksi. pengukuran. singkat dan yang dapat diterima secara universal sangat sulit dibandingkan dengan mendefinisikan ilmu-ilmu lain. termasuk kebiasaan bekerja ilmiah dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah. Sebagai proses IPA dipandang sebagai kerja atau sesuatu yang harus dilakukan dan diteliti yang dikenal dengan proses ilmiah atau metode ilmiah. mendefinisikan secara operasional. Proses IPA ada dua macam yaitu proses empirik dan proses analitik. Belajar IPA tidak sekedar belajar informasi IPA tentang fakta. mengkomunikasikan. ketiga karena tiap kurikulum menuntut untuk mempelajari IPA.” IPA mengandung makna pengajuan pertanyaan. konsep. Proses empirik suatu proses IPA yang melibatkan panca indera. kedua untuk mendapatkan penghasilan. akan tetapi belajar IPA juga belajar tentang cara memperoleh informasi IPA.Hakekat IPA ada tiga yaitu IPA sebagai proses. merumuskan hipotesis. hukum dalam wujud „pengetahuan deklaratif‟. b.2002a: 1). Sebagai sikap IPA dipandang sebagai sikap ilmiah yang mencakup rasa ingin tahu. Yang termasuk proses empirik adalah observasi. mengukur. bersikap kooperatif. Fakta merupakan kegiatan-kegiatan empiris di dalam IPA dan konsep. Pada saat setiap orang mengakui pentingnya IPA dipelajari dan dipahami. menginterprestasikan data. menerima kegagalan sebagai suatu hal yang positif. antara lain sifat IPA. dan pengembangan sikap. hukum-hukum dan teori IPA. prinsip. melalui keterampilan menemukan antara lain. mengklasifikasi. penyempurnaan jawaban baik tentang gejala maupun karakteristik alam sekitar melalui cara-cara sistematis (Depdiknas. melakukan eksperimen. tidak semua masyarakat mendukung. Pernyataan di atas selaras dengan pendapat Carin yang menyatakan bahwa IPA sebagai produk atau isi mencakup fakta. dan untuk mempelajari IPA harus mempunyai kemampuan memadai seperti bila akan menjadi seorang ilmuan. Hakikat Belajar Pada dasarnya manusia ingin tahu lebih banyak tentang IPA atau IPA.

1987. yang disebut metode ilmiah yaitu: merumuskan masalah. c. serta menarik simpulan. merancang dan melaksanakan ekperimen. menganalisis data pengamatan. Pengajaran yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas siswa adalah pengajaran kreatif. namun juga merupakan kegiatan atau proses aktif menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam. 1989) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Partika. sehingga siswa dapat belajar mandiri untuk mencapai hasil yang optimal.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya IPA terdiri atas tiga komponen. 1991). Melalui pelajaran IPA diharapkan para siswa memperoleh pengalaman dalam membentuk kemampuan untuk bernalar deduktif kuantitatif matematis berdasar pada analisis kualitatif dengan menggunakan berbagai konsep dan prinsip IPA (Depdiknas. maupun produk ilmiah. yaitu pengajaran yang menekankan keterlibatan intelektual dan emosi siswa dalam proses belajar-mengajar (Sudjana. Model pembelajaran Jigsaw. Jadi tidak hanya terdiri atas kumpulan pengetahuan atau fakta yang dihafal. Wijayanti. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar siswa tentang energy dan penggunaanya dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw khususnya. tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. gagasan. merumuskan hipotesis. 1980). Upaya pengembangan kreatifitas biasa dilakukan melalui pelatihan khusus. Kreatifitas Belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari pemikiran bahwa kreatifitas yang mempunyai fungsi penting dalam kehidupan manusia dan dalam pencapaian hasil belajar siswa di sekolah adalah dapat dikembangkan. dan salah satu jenisnya adalah pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. dan konsep yang terorganisir. dan sebenarnya dapat dilakukan melalui pengajaran. Sementara pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dimaksudkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dan mempunyai efek pengiring dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Joyce dan Well. proses. Melalui kajian teori tentang kreatifitas. maka dalam penelitian tindakan kelas pada "model pembelajaran . Kemampuan siswa dalam menggunakan metode ilmiah perlu dikembangkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata. khususnya kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. Mata pelajaran IPA adalah salah satu mata pelajaran IPA yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis deduktif dengan menggunakan berbagai peristiwa alam dan penyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif dengan menggunakan IPA serta dapat mengembangkan pengetahuan. Hal ini berarti bahwa IPA harus diajarkan pada siswa secara utuh baik sikap ilmiah. dan sikap ilmiah. keterampilan dan sikap percaya diri. Dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam pembelajaran IPA untuk meneliti masalah-masalah harus melalui kerja ilmiah. dan menurut Romlah (1988) dapat pula meningkatkan kreatifitas siswa. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan. yaitu produk. 2002a: 6). dalam arti bahwa situasi kelas memungkinkan berkembangnya kreatifitas siswa. proses ilmiah.

perancangan eksperimen. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d. Hakikat IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. Kejajar. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut(Depdiknas. penyusunan teori. pengukuran. metode ilmiah meliputi pengamatan. yaitu produk. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek. penyusunan hipotesis. c. Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono. Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. b. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya. juga mempunyai ciri husus/karakteristik. eksperimentasi. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. fenomena alam. IPA merupakan pengetahuan teoritis. Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. Hakikat Belajar . yaitu dengan melakukan observasi. Perubahan kimia: lilin yang dibakar html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 b. serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. dan hukum. Produk dapat berupa fakta. makhluk hidup. proses. a. teori. Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. dan penarikan kesimpulan. Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar. Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. 1989: 93). Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. IPA meliputi empat unsur. penyimpulan. prinsip. Pengembangan dan Pembelajaran IPA . mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau tidak dapat dikembalikan ke sifat semula. aplikasi dan sikap. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis.kooperatif Jigsaw" ini diajukan dua buah hipotesis yang diterapkan pada saat pembelajaran IPA tentang energy dan penggunaannya dengan siswa kelas IV berjumlah 33 orang SD Ma‟arif Tieng kec. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. e. 2. eksperimentasi. Hasil belajar IPA a. 2006). percobaan atau penyelidikan. evaluasi.

c. ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. e. Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. dan yang lainnya. konsep-konsep. menguji penjelasan tersebut dengan cara-cara yang berbeda. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. mengajukan pertanyaan. atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. a. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. regional. eksplorasi. luas. konferensi atau simposium). Dalam belajar IPA. Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer. cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik).Berdasarkan karakteristiknya. siswa juga harus memperoleh pengalaman berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. d. terutama untuk membantu pengamatan. Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. akan memberikan hasil yang kurang obyektif. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. nasional. serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. penyusunan hipotesis. Selain itu. memperoleh pengetahuan. Misalnya. observasi. dan berbagai macam gerakan otot. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD Sesuai dengan karakteristik IPA. studi kepustakaan. atau volume). melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. menyusun penjelasan tentang gejala alam. mengunjungi suatu objek. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. Berdasarkan karakteristik IPA pula. seluruh proses berpikir. Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. sementara itu IPA mengutamakan obyektifitas. dan eksperimentasi. b. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. Belajar IPA merupakan proses aktif. . Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. siswa mengamati obyek dan peristiwa.

Sedangkan dari sisi guru. afektif. Sikap dan cita-cita . koordinasi neuromuscular (menghubungkan. Ranah Afektif Berkenaan dengan sikap dan nilai. b. afektif. Perinciannya adalah sebagai berikut: a. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi oleh perubahan tingkah laku yang lebih baik lagi. Pengetahuan dan pengertian c. dan afektif. Ranah afektif meliputi lima jenjang kemampuan yaitu menerima. psikomotorik. Keterampilan dan kebiasaan b. manipulasi benda-benda. hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. psikomotor. Menurut Oemar Hamalik hasil belajar adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut. namun hasil belajar psikomotor dan afektif juga harus menjadi bagian dari hasil penilaian dalam proses pembelajaran di sekolah. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. mengamati). yaitu aktif bertindak secara fisik atau hands-on dan aktif berpikir atau mindson (NRC. c. penerapan. Berdasarkan teori Taksonomi Bloom hasil belajar dalam rangka studi dicapai melalui tiga kategori ranah antara lain kognitif. yaitu ranah kognitif. pemahaman. menilai. Hasil Belajar Menurut Dimyati dan Mudjiono.Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah. hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. Dari sisi siswa. misalnya dari tidak tahu menjadi tahu. Tipe hasil belajar kognitif lebih dominan daripada afektif dan psikomotor karena lebih menonjol. Howard Kingsley membagi 3 macam hasil belajar: a. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif. 1996:20) Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD c. Ranah Psikomotor Meliputi keterampilan motorik. Keaktifan dalam belajar IPA terletak pada dua segi. analisis. menjawab atau reaksi. sintesis dan penilaian. organisasi dan karakterisasi dengan suatu nilai atau kompleks nilai. Ranah Kognitif Berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari 6 aspek yaitu pengetahuan. dan psikomotor. dan dari tidak mengerti menjadi mengerti.

teori behafiorisme. 2007. belajar berdasarkan pengalaman. d. Hasil Belajar IPA Hasil belajar berkaitan dengan bagaimana siswa belajar. belajar akan lebih berhasil jika dihubungkan dengan minat. Menurut teori ini peran guru sebagai pembimbing bukan penyampai pengetahuan dan siswa sebagai pengolah bahan pelajaran. belajar berdasarkan keseluruhan.13) adalah sebagai berikut: a. 2007. d.2. belajar berkat pemahaman. b. Perubahan-perubahan perilaku yang terjadi secara insting atau terjadi karena kematangan atau perilaku yang terjadi secara kebetulan. Karena teori ini mengacu pada pengertian bahwa keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian. Manusia dianggap sebagai makhluk organisme yang melakukan hubungan timbal balik dengan lingkungan secara keseluruhan.20). 2. f.11). Hubungan ini dijalin oleh stimulus dan respons. Jenis-jenis hasil belajar menurut Bloom (dalam Hernawan. belajar adalah pembentukan kepribadian. dan pada akhirnya siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan. merumuskan hipotesis. Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih baik. Namun yang banyak mempengaruhi praktik pelaksanaan belajar adalah teori organismik atau gestalt. afektif (sikap). 2007: 10. g. Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalaman (Hernawan. Teori belajar yang berkembang pada dasarnya ada tiga yaitu teori belajar disiplin mental atau teori daya (faculty theory).29) antara lain: . Prinsip-prinsip teori organismik (gestalt) (Hernawan. Hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan (Hernawan. tidak termasuk hasil belajar. belajar adalah suatu proses perkembangan. tetapi keseluruhan bukan kumpulan dari bagian-bagian. Segala perubahan perilaku baik pada aspek kognitif (pengetahuan). Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa hasil belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah dilakukan berulang-ulang. dan teori organismik atau cognitive gestalt field. dapat dikategotikan sebagai perilaku hasil belajar. maupun psikomotor (keterampilan) yang terjadi karena proses pengalaman. e. perhatian dan kebutuhan siswa. Hasil belajar ini akan melekat terus pada diri siswa karena sudah menjadi bagian dalam kehidupan siswa tersebut. c. Belajar berlangsung berdasarkan pengalaman yaitu kegiatan interaksi antara individu dengan lingkungannya.belajar bukan menghafal tetapi memecahkan masalah dan metode yang dipakai adalah metode ilmiah dengan cara siswa dihadapkan pada permasalahan. 2007: 10.Pendapat dari Horward Kingsley ini menunjukkan hasil perubahan dari semua proses belajar. belajar adalah proses berkesinambungan.

hasil belajar kognitif. ide. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembelajaran pikiran siswa focus pada materi belajar dan tidak memikirkan hal di luar itu. pasif. hands-on. yaitu hasil belajar yang mengacu pada kemampuan bertindak. yaitu meningkatkan keterampilan berhitung dan mengukur siswa. Penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA (variabel X) a. Untuk mencapai hal tersebut perlu kerangka pembelajaran secara konsptual (model pembelajaran) yang menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. yaitu hasil belajar yang berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa b. serta menghilangkan anggapan bahwa IPA adalah pelajaran yang sulit. c. presentasi. hasil belajar afektif. Hakekat pembelajaran Hakikat mengajar menurut Joyce dan Weil (1986) adalah membantu siswa memperoleh informasi. diskusi. kognitif. timbul minatnya terhadap pelajaran IPA. ini berarti bahwa proses pembelajaran adalah membuat atau menjadikan siswa dalam kondisi belajar.a. Sebaliknya siswa dalam kondisi tidak belajar adalah kontradiksi dari aktifitas tersebut. beraktifitas tak relevan. Hal ini akan menujukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. mereka hanya berdiam diri. menduga. bertanya. mencoba. psikomotor. Sedangkan psikomotor siswa meningkat dengan terampil berhitung dan mengukur. . Konsep Pembelajaran Pembelajaran pada hakekatnya adalah kegiatan guru dalam membelajarkan siswa. pembelajaran harus berprinsip minds-on. yaitu perhatian fokus. yaitu tumbuhnya minat siswa dalam pembelajaran IPA. Siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui indikator aktifitas yang dilakukan. Tujuan jangka panjang kegiatan pembelajaran adalah membantu siswa mencapai kemampuan secara optimal untuk dapat belajar lebih mudah dan efektif dimasa datang. saran untuk mengekspresikan dirinya. antusias. menjawab. dan constructifism. yang ditunjukkan siswa melalui nilai formatif dapat melebihi KKM IPA 63. Dengan konsep seperti di atas. Untuk mendapatkan prestasi hasil belajar tidaklah semudah membalikkan tangan. afektif. nilai. psikomotor. berkomentar. atau menemukan. Dalam kaitannya dengan ini hasil belajar yang diharapkan peneliti meliputi ketiganya. dan caracara belajar dan bagaimana belajar. afektif siswa ditunjukkan dengan sikap positif siswa terhadap IPA. cara berfikir. ketrampilan. yaitu hasil belajar mengacu pada sikap dan nilai yang diharapkan dikuasai siswa setelah mengikuti pembelajaran c. dibandingkan hasil dengan siswa yang lain pada kompetensi yang sama. Hasil belajar yang ingin peneliti capai pada penelitian ini meliputi : a. b. Sedangkan prestasi hasil belajar merupakan hasil dari pengujian dari sebuah tujuan pembelajaran yang mana sebelumnya telah dilaksanakan suatu proses pembelajaran dengan model tertentu sehingga siswa menguasai pengetahuan yang diharapkan. 3. atau menghindar. Kognitif siswa dalam IPA dapat meningkat dengan ditunjukkan pada nilai dalam evaluasi melebihi KKM IPA 63. Sebagai guru haruslah lebih teliti dan jeli terhadap permasalahan yang timbul dalam pembelajaran untuk segera menemukan jalan keluarnya.

manusia dapat saling asah. Dengan suasana yang kondusif maka muncullah motivasi dan kreatifitas. sedangkan aktifitas individu dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Winataputra (2001). 1989). Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. Perbedaan pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional. yang tadinya tak berrarti menjadi bermakna. Pembelajaran adalah Proses memberikan materi sesuai dengan kompetensinya dengan menggunakan metode serta media pembelajaran yang mendukung materi yang diajarkan. Karena belajar berkonotasi pada aktifitas siswa. 4. maka sepantasnya suasana pembelajaran yang kondusif dalam keadaan nyaman dan menyenangkan (De Porter. dan sikap khusus serta pengakuan masyarakat. yaitu kompetensi profesional. Karena perbedaan itu. dan kompetensi sosial. yaitu pembelajaran aktif. akan tetapi siswa harus memahami bagaimana dan dari mana konsep tersebut terbentuk melalui kegiatan mencoba dan menemukan. Sebagai seorang pendidik. kompetensi kepribadian. Belajar yang sesungguhnya tidak menerima beegitu saja konsep yang sudah jadi. kreatif. 1992). kompetensi paedagogi. inilah tugas seorang guru sebagai pendidik. Ketrampilan untuk menjalani hubungan antar pribadi atau ketrampilan sosial yang secara sengaja diajarkan. Semua hal tersebut di kenal dengan empat kompetensi pendidik. 2. . tugas profesional seorang guru adalah menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadikannya menarik. Akuntabilitas Individual dan. Siswa tidak hanya belajar dari guru. Perhatikan tabel berikut ini. Dalam tingkat operasional model pembelajaran dan strategi pembelajaran sering di pertukarkan. Oleh karena itu . Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktifitas pembelajaran. 3.pengembangan pikiran tentang materi bahan ajar dilakukan dengan melakukan dan mengkomunikasikannya agar menjadi bermakna (Peter Sheal. Semua proses diatas tercakup dalam proses yang kita sebut dengan pembelajaran. diketahui bahwa profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan istilah pembelajaran dengan prinsip Pakem. tetapi lebih pada kemampuannya untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya. Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah asih dan asuh sehingga tercipta masyarakat yang belajar ( Learning Community). namun demikian ada sejumlah perbedaan esensial anatara kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional. Interaksi tatap muka. Manusia memiliki derajat potensi. kedua oleh cara mengajar guru. Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah karena dibutuhkan pendidikan. b. kondisi inilah cikal bakal aktifitas belajar dengan indikator tersebut di atas. dan menyenangkan. Jika kondisi tersebut mempelajari lebih lanjut karena adanya kebutuhan dan belajar bukan sekedar berhasil. yang diarasa sulit menjadi mudah. Dalam pembelajaran tradisional di kenal pula belajar kelompok. tetapi juga dari sesama siswa. asih dan asuh (saling mencerdaskan). serta harapan masa depan yang berbeda-beda. latar belakang historien. Menurut dengeng (1998) daya tarik suatu mata pelajaran (pembelajaran) ditentukan oleh dua hal pertama oleh mata pelajaran itu sendiri. Elemen-elemen pembelajaran kooperatif menurut Lie (2004) adalah 1. keahlian. Saling ketergantungan positif.

Guru dalam hal ini sebagai fasilitator haruslah jeli dalam memilih model pembelajaran yang sesuai. Model-model pembelajaran dikembangkan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan dimana agar siswa dapat paham sesuai dengan kompetensi jenis pengetahuan. kemampuan berkomunikasi. jenis kelamin. ketrampilan. c. Penggunaan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini peneliti mengambil model kooperatif dengan metode Jigsaw. Pemimpin kelompok dipilih secara demokratis Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru Pada saat pembelajaran berlangsung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika intervensi sering dilakukan oleh guru terjadi masalah dalam kelompok saat belajar kelompok berlangsung Tabel 1 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi Keuntungan menggunakan metode kooperatif dalam pembelajaran diantaranya: 1. etnis. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4. dan mengelola konflik secara langsung di ajarkan. agama dan orientasi tugas. perilaku sosial. norma atau cacat. informasi. Meningkatkan kesedian menggunakan ide orang lain yang dirasa lebih baik 9. Langkahnya : 1.Perbedaan kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional Kelompok belajar kooperatif Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok-kelompok belajar Kelompok belajar tradisional Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok belajar Ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royang Ketrampilan sosial sering tidak seperti kepemimpinan. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. kelas sosial. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois 6. diajarkan secara langsung mempercayai orang lain. dan pandangan-pandangan 3. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap. dan kemudian diadaptasi oleh Slafin dan kawan-kawan melalui metode Jigsaw. Metode ini dikembangkan Elliot Aronson dan kawan-kawan di Universitas Texas. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen 5. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen . Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia 7. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa 8. hal ini akan menjadi efektif atau tidaknya guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Tujuan utamanya adalah agar siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran dan dapat bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang relatif lama.

3. pemberian skor seperti dilakukan seperti dalam metode Stad. peneliti menyertakan beberapa hasil penelitian tindakan kelas yang berhubungan dengan perbaikan pembelajaran IPA dan penggunaan media atau model pembelajaran. Berikut ini. Kumpulan siswa semacam itu disebut “Kelompok Pakar“ (Expert Grup) 4. Individu atau tim yang memperoleh skor tinggi diberi penghargaan oleh guru. Dengan demikian siswa akan memperoleh hasil evaluasi belajar yang semakin baik. Dalam metode Jigsaw versi Slavin.2. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali kepada kelompok semula (home time) untuk mengajar anggota lain mengenai yang telah dipelajari dalam kelompok pakar. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “home time”. dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan atau akademik tersebut. C. Berdasarkan hasil penelitian (Afif. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks. Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Hal itu dilakukan sebagai rujukan kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. maka diperoleh alur berpikir sebagai berikut: . B. Karena dapat menarik perhatian siswa. 2009) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar di SD 1 Parikesit dikelas IV. Kerangka Berfikir Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang telah diuraikan di atas. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna. 5. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tersebut. Penelitian Yang Relevan Penelitain tindakan kelas terhadap pembelajaran IPA telah banyak dilakukan oleh pakar peneliti dan praktisi-praktisi pendidikan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. para siswa di evaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari. Dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang sumber Energi Panas. Memperhatikan hasil penelitian pendahulu tentang penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar diyakini siswa memiliki pemahaman yang lebih baik.

Ceramah merupakan satusatunya metode andalan. D. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo 2. siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. yaitu dengan KKM 64. Terlihat siswa sangat tidak semangat. Wonosobo tahun pelajaran 2011/ 2011 Berdasarkan penjelasan pada latar belakang. dan pemberian tugas selalu diberikan setelah ceramah selesai. Kejajar Kab.1 setelah diambil nilai ulangan sebagai pre tes (pra siklus) diperoleh 11 dari 33 siswa yang dapat mencapai KKM. Siklus I penggunaan metode Jigsaw pada kelompok besar dan pada siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. bagi siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kec. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo . kajian teori.Diagram 1 Kerangka berfikir Kondisi awal pembelajaran IPA di kelas IV SD Ma‟arif Tieng sangat monoton karena guru belum menggunakan metode yang bervariasi dalam pembelajaran. Hal ini membuat guru peneliti berusaha melakukan tindakan melalui PTK dan merencanakan tindakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus. selebihnya 22 siswa belum mencapai KKM. dan kerangka berpikir. Hipotesis Tindakan Dengan menggunakan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya. maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut: 1. Kondisi seperti itu berdampak pada hasil belajar siswa rendah. Diduga pada kondisi akhir setelah kegitan berlangsung siswa akan mengalami peningkatan hasil belajar.

Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Penggunaannya.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. . 2. Tabel 1 Pembagian Waktu Penelitian Tindakan Kelas No Uraian Kegiatan Bulan Februari 2011 I 1 2 3 4 5. banyaknya siswa laki-laki 13 siswa dan banyaknya siswa perempuan 20 siswa dengan karakteristik latar belakang keluarga yang berekonomi menengah ke bawah. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai petani Kentang. buruh dan pedagang sayuran di pasar sehingga pendidikan anak kurang diperhatikan. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo karena peneliti adalah guru di kelas tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Setting Penelitian 1. Identifikasi masalah Penyusunan proposal Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan Siklus II Pelaksanaan Siklus II Penyusunan Laporan II III IV Maret 2011 B. Subyek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini (PTK) ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan jumlah 33 siswa. 6.

dan nilai hasil belajar pada akhir siklus 1 dan siklus 2. 2. Sumber data primer Sumber data primer diambil dari hasil observasi minat siswa terhadap proses pembelajaran IPA yang dilakukan. . teknik pengamatan untuk melihat minat siswa terhadap pembelajaran IPA menggunakan metode terbimbing dan menggunakan media sederhana. berupa tes isian dan uraian dengan materi keliling bangun datar. Alat Pengumpul Data Sedangkan alat pengumpul data pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. teknik tes untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran. b. Lembar pengamatan untuk melihat tingkat minat belajar siswa dengan komponen yang dilihat meliputi perilaku guru dan siswa dalam pembelajaran oleh observasi. persebaran pertanyaan. teknik wawancara untuk mendapat pengalaman langsung siswa terhadap proses pembelajaran dan d. 2. Sumber Data Sumber data pada penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. penguasaan kelas. learning log untuk mendapatkan umpan balikan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Guru. b. Adapu sumber data yang diperlukan pada penelitian ini adalah : 1. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data 1. Sumber data sekunder Sumber data ini diperoleh dari learning log yang ditulis oleh siswa sendiri tentang proses pembelajaran IPA yang telah dilakukan. mengarahkan siswa. yaitu: 1. Sumber data primer diperoleh pada saat peneliti melakukan penelitian dan sumber data sekunder diperoleh dari data data pendukung lain yang dapat diperoleh di luar waktu melakukan penelitian. juga hasil wawancara guru ke siswa menanggapi proses pembelajaran. cara memotivasi siswa. Teknik Pengumpul Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian tindakan kelas ini adalah: a. Tes tertulis.C. D. meliputi apersepsi. c. dan kemampuan merangkum materi.

disiplin. apresiasi pada mata pelajaran. meliputi rentang waktu tindakan dilaksanakan dengan frekuensi yang memadai untuk menjamin bahwa efek perilaku tertentu bukan hanya suatu kebetulan. 2 2 dan 23 tahun 2007 tentang standar isi dan standar kelulusan. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dibuat agar terjadi kerangka yang jelas tentang pertanyaanpertanyaan yang akan diajukan oleh guru atau observer terhadap subjek (siswa). wawancara dan learning log maka agar data valid divalidasi dengan cara trianggulasi baik waktu. Data pada penelitian ini yang diperoleh dengan observasi atau pengamatan. panduan pedoman wawancara. 20 tahun 2007 tentang pedoman penilaian. keaktifan. d. rasa ingin tahu. Indikator Kinerja . trianggulasi peneliti. meliputi inisiatif mengeluarkan pendapat. dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator yang terdapat dalam panduan observasi. Bentuk-bentuk trianggulasi adalah trianggulasi waktu. semangat. Siswa.2. selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. perhatian. Validasi Data Cara meningkatkan validitas penelitian tindakan adalah meminimalkan subyektifitas melalui trianggulasi. Analisis data secara deskriptif kualitatif. ketertarikan pada pembelajaran c. E. Lembar Learning Log Dibuat lembar learning log agar siswa lebih mudah menuangkan ide-ide atau kritik dan sarannya kepada proses pembelajaran yang baru saja dialami. kemampuan menghitung. Analisis Data Setelah data diperoleh baik dari hasil wawancara. observasi/pengamatan maupun tes tertulis. kemampuan menjawab pertanyaan. pedoman penilain yang merujuk pada permendiknas No. ketekunan. kemampuan memahami bahasa. Trianggulasi teoritis dapat dilakukan dengan memaknai gejala perilaku tertentu dengan dituntun oleh beberapa teori yang berbeda tetapi berkaitan. kemampuan menyimpulkan. F. Pada prinsipnya analisis data untuk mencari dan mengatur secara sistematis data yang terkumpul untuk kemudian disimpulkan. peneliti maupun teoritis. Sedangkan data yang dipertoleh dengan tes divalidasi dengan validasi konten atau isi yang merujuk pada Permendiknas No. Trianggulasi waktu dapat dilakukan dengan mengumpulkan data dalam waktu yang berbeda. kemampuan melakukan perintah. G. trianggulasi ruang. learning log. dan trianggulasi teoritis. Trianggulasi peneliti dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang sama oleh beberapa peneliti/pengamat sampai diperoleh data yang relative konstan.

Adapun kegiatan merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPA kelas IV semester 2 dapat digambarkan dalam bentuk gambar diagram 1 sebagai berikut: Diagram 2 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA . H. tahap pengumpulan data.Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Penggunaannya di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011” adalah: 1. Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 55.93 menjadi 65 dan 80% siswa sudah mencapai KKM. tahap pelaksanaan. dan tahap refleksi. Minat belajar siswa meningkat menjadi 60% 2. Prosedur Penelitian Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan.

Keterangan: Siklus I 1. Tahap Perencanaan Senin. Tahap Pengamatan Rabu. 16 Februari 2011 Tahap Pengamatan Selasa. 24 Februari 2011 . Tahap Pelaksanaan Rabu. 23 Februari 2011 3. Tahap Pelaksanaan Rabu. 2 Februari 2011 Tahap Pelaksanaan Selasa. Tahap Perencanaan Selasa. 24 Februari 2011 3. 20 Februari 2011 Siklus II 1. 16 Februari 2011 Tahap Refleksi Selasa. 23 Februari 2011 Siklus II 1. Tahap Pengamatan Rabu. 20 Februari 2011 2. 23 Februari 2011 4. Tahap Perencanaan Selasa. Tahap Refleksi Rabu. 16 Februari 2011 2.

4. Tahap Refleksi Rabu, 24 Februari 2011 Table 2 Jadwal Pelaksanaan siklus Adapun deskripsi prosedur penelitian untuk setiap siklus sebagai berikut: 1. Siklus I a. Tahap Perencanaan Penelitian ini peneliti mulai pada hari Senin, 27 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Peneliti mulai dengan mengidentifikasi kompetensi dasar yang sulit dicapai ketuntasannya. Kemudian peneliti menentukan kompetensi dasar “Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya” sebagai bahan penelitian. Karena berdasarkan pengalaman peneliti materi ini cukup mudah bagi siswa. Namun hasil pembelajaran masih kurang bagus. Siswa belum dapat mengingat secara sempurna tentang materi energy dan penggunaanya. Untuk itu dalam pembelajaran siklus I ini peneliti merencanakan penerapan metode kooperatif Jigsaw sebagai langkah agar siswa dapat mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya. Harapan peneliti dengan serangkaian kegiatan pencarian yang dialami siswa sendiri dapat membuat siswa mengingatnya setiap saat karena sangat berkesan dengan pembuktian tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekoolah yang akan menjadi tindakan PTK 2. Penulis menghubungi supervisor sebagai pembimbing pelaksanaan perbaikan pembelajaran. 3. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 4. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). 6. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 7. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 8. Menyusun soal evaluasi hasil belajar, dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 9. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 10. Indikator pada siklus I, 50 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.

b. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) siklus I ini pada hari Selasa, 16 Februari 2011 pada pukul 09.00-10.10 diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Adapun tahap pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:

TAHAPAN PEMBELAJARAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

Penjelasan Tahapan Pertama (I) Eksplorasi Siswa diberi motivasi agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep atau materi yang akan dibahas. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan problematis, tentang fenomena yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan konsep atau materi yang akan dibahas. Tahapan kedua (II) Guru Membagi kelas dalam kelompok dan dipilih 1 orang yang ada dalam kelompok menjadi tim ahli. 1 ahli mempunyai anggota 2 s/d 3 anak. Tahapan ketiga (III) Elaborasi Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang

berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa. Siswa melakukan pengamatan diluar kelas. Tahapan keempat (IV) Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Bersama siswa menyimpulkan Tahapan kelima (V) Konfirmasi Diambil dua kelompok kecil dengan nilai terbaik dan aktif dalam pembelajaran untuk menerima penghargaan. Diberikan juga penghargaan pada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran. Tahapan ketujuh (VI) Pada akhir pembelajaran Guru membagi lembar evaluasi, siswa mengerjakan evaluasi. Observasi dan reflesi dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Melalui penerapan model pembelajaran ini, pemahaman siswa akan meningkat. Fokus pada pelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang nyata. Tidak hanya di dengar tapi juga dilihat. Proses mengobservasi, dilakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran dan diskusi oleh siswa. Kegiatan mengobservasi dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 1 orang, untuk mengumpulkan data yang terdiri dari : a. Aktivitas guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran (instrumen terlampir), b. Kemampuan siswa dalam mengerjakan lembar kerja siswa secara berkelompok c. Evaluasi hasil belajar siswa d. Evaluasi hasil laporan penelitian tertulis

c. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Selasa, 16 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa, perilaku guru, perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa, supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Menurut pengamat, pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori kurang sehingga minat siswa kurang dan pencapaian hasil belajar tidak maksimal. Peneliti sudah menggunakan peraga yang tepat namun kurang bervariasi. Siswa juga kurang aktif dalam pembelajaran. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian itu dikumpulkan dari berbagai sumber yang meliputi : 1. Informan atau nara sumber yaitu siswa dan guru 2. Lembar Observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Data tentang kenerja siswa dan guru dianalisis dengan skala penilaian.

4. 2. Didukung penggunaan media yang monoton dan kurang bervariasi. Tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan aktifitas lain yang berkaitan. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Selasa. 16 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. dan buku penilaian. Setelah mempelajari data-data yang telah terkumpul serta hasil refleksi.3. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Dokumen atau arsip. Tidak dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. hasil evaluasi siswa. menerapkan metode kooperatif Jigsaw pada kelompok kecil agar mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. yang antara lain berupa kurikulum rencana pelaksanaan pembelajaran. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori cukup. peneliti menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1.1. Siklus II a. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 3. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 65 sama dengan KKM IPA sebesar 64. Tahap Perencanaan . Data yang telah didapat. Langkah perbaikan tersebut peneliti tuangkan dalam langkah pembelajaran pada siklus II dengan tujuan perbaikan pembelajaran menumbuhkan minat serta meningkatkan hasil belajar siswa pada IPA tentang energy dan penggunaannya. persentase ketuntasan: 51% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa sedangkan 13 siswa belum tuntas. Peneliti masih mengejar target materi tidak mengutamakan proses yang dari perencanaan sudah peneliti inginkan. Pengumpulan data hasil tes formatif. Berdasarkan pengamatan dan hasil refleksi peneliti menyadari adanya kekurangan dalam pembelajaran antara lain penerapan metode kooperatif Jigsaw belum maksimal penggunaannya. absensi siswa.1 dalam kategori cukup. Tahap Refleksi Refleksi Siklus I peneliti laksanakan pada hari Selasa. d. 2. 16 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. menerapkan metode kooperatif Jigsaw dengan memberikan penekanan pada pemberian penguatan dan penghargaan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa sehingga timbul minat siswa dalam pembelajaran. peneliti bagi menjadi 3 bagian.

Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. b.00-10. Indikator pada siklus II. mempersiapkan sumber bahan. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. o Eksplorasi . Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. 8. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa.Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. 4. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Rabu. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 60 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. 5.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). mempersiapkan sumber bahan. 1. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Menyusun soal evaluasi hasil belajar.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. 23 Februari 2011 pada pukul 09.

dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. guru: o Mencari informasi dari buku.Dalam kegiatan eksplorasi. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. guru: . studio. koran mengenai sumber energi alternatif o o Matahari Angin o o Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. menganalisis. menyelesaikan masalah. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. secara individual maupun kelompok. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. atau lapangan. dan bertindak tanpa rasa takut. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. memberi kesempatan untuk berpikir. guru: o o o o o o o o o o o o o o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. diskusi. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi.

padahal ini pelajaran IPA.o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Sebagai indikasinya sejak peneliti memasuki kelas dengan membawa media yang banyak membuat siswa bertanya apa yang akan peneliti lakukan dengan barang-barang tersebut. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. perilaku guru. Harapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Rasa ingin tahu siswa menumbuhkan minat siswa sehingga aktif dalam pembelajaran. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat.15 telah . Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik sehingga membangkitkan minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. Membuat siswa antusias ingin membuktikan apa yang telah didemonstrasikan peneliti dan perwakilan siswa di depan kelas. Pembelajaran yang peneliti laksanakan benar-benar dapat membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran. Pengumpulan data hasil tes formatif. Tahap Refleksi Refleksi Siklus II peneliti laksanakan pada hari Rabu. 23 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. sebagai indikasinya begitu guru memasuki ruang kelas dengan membawa media yang akan digunakan dalam pembelajaran banyak siswa yang bertanya apa yang akan dilakukan dengan membawa barang-barang tersebut. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Menurut pengamat. Data yang telah didapat. Apalagi setelah peneliti menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa. 23 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Dan sangat menarik perhatian siswa. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Pertanyaan-pertanyaan siswa tersebut membuktikan bahwa rencana peneliti untuk menarik perhatian siswa berhasil.1 dalam kategori baik sekali. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. supaya dapat mengamati proses pembelajaran. memberikan penguatan dan penyimpulan c. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 70. d. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4.

dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. sudah sesuai dengan target peneliti. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut” dan Kompetensi Dasar “Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Pada pelaksanaan Siklus III diadakan tes formatif dan pelaksanaan pembelajaran seperti siklus II. persentase ketuntasan: 66. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 1. .67% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa sedangkan 11 siswa belum tuntas. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. 4.melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 84% ≥ KKM IPA 64. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 8. 70 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. mempersiapkan sumber bahan. 3. Indikator pada siklus II. 5. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. Siklus III a. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai.1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 70. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS).15 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 66% ≥ KKM IPA 65 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. Tahap Perencanaan Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus III peneliti mulai setelah jam 11. mempersiapkan sumber bahan. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa.

studio. menyelesaikan masalah.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. guru: o Mencari informasi dari buku. dan bertindak tanpa rasa takut. menganalisis. o memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. atau lapangan. diskusi. guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. 24 Februari 2011 pada pukul 09. o memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi o o o     . o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. o memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. o memberi kesempatan untuk berpikir. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. o Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik o Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. secara individual maupun kelompok. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Kamis. o memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium.00-10.e.

Tahap Refleksi Refleksi Siklus III peneliti laksanakan pada hari Kamis.1 dalam kategori baik sekali. 24 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi.1% ≥ KKM IPA 64. Minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Kamis. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 75.1. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Data yang telah didapat. g. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Menurut pengamat. Pengumpulan data hasil tes formatif. memberikan penguatan dan penyimpulan f. persentase ketuntasan: 81% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa sedangkan 6 siswa belum tuntas. perilaku guru. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 81% ≥ KKM IPA 64. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 75. sudah sesuai dengan target peneliti.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 80. 24 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa.1 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik sekali. BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN . pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. Minat siswa sudah terbentuk. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.o Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi.

A.42 dan tingkat ketuntasan siswa pada standar kompetensi ini baru 36.6% dihitung dari seluruh jumlah siswa.4% keaktifan siswa dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini.4% dari seluruh jumlah siswa. Deskripsi Siklus 1 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari penyajian 12 butir tentang perilaku siswa yang diobservasi menunjukkan kemunculan yang bagus yaitu mencapai 85. Deskripsi Kondisi Awal Kondisi awal subyek penelitian menunjukkan data nilai rata-rata kelas adalah 62. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 Nilai 50 55 60 65 70 80 85 Jumlah nilai Banyak Siswa Bernilai 7 1 13 1 8 1 2 Jumlah 350 55 780 65 560 80 170 2060 Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2060 33 = 62. Empat kelompok kerja diskusi bisa diukur dari hasil lembar kerja siswa perolehan nilai rata-rata 64.3. B. Pada siklus satu yang lulus sesuai nilai KKM 51% jadi dengan metode Kooperatif Jigsaw sangat membantu tingkat keberhasilan siswa pada standar kompetensi Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifatsifatnya. Perencanaan Tindakan . 1.42 Tingkat keaktifan siswa yang tinggi sampai dengan 85. Pada tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan data awal sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan. Data awal yang lulus KKMnya 36.4% dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan hasil yang baik.

Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus satu dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2011.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti 4. Deskripsi siklus 2 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari 12 butir tentang perilaku siswa yang di observasi menunjukkan kemunculan meningkat dari 85.rekan guru mengamati tindakan. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa juga skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah ada kemajuan dan perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya C. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. 3. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 5 Tes Formatif Siklus 2 Nilai 50 60 65 70 Banyak Siswa Bernilai 1 10 1 10 Jumlah 50 600 65 700 . Keaktifan siswa menjadi 89% dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini.4%.

Pada hasil tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan perolehan pada siklus I juga ada peningkatan dari lulus nilai kkmnya 36. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.42 meningkat menjadi 70. D. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti ada kemajuan. Perencanaan tindakan Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2.3 % pada siklus pertama meningkat menjadi 70. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus dua dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011. 3. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. 1.5 % pada siklus dua .tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Deskripsi siklus 3 Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 6 Tes Formatif Siklus 6 .Pelaksanaan penelitian tindakan kelas sudah bisa menunjukkan hasil peningkatan.5.rekan guru mengamati tindakan.Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.75 6 80 1 85 2 100 2 Jumlah nilai 450 80 170 200 2315 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2315 33 = 70.15 Keaktifan siswa dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan data yang meningkat pada siklus I adalah 85% menjadi 88% juga pada tes dalam proses yang merupakan metode Kooperatif Jigsaw pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 62. 4.

61 Diagram 3 Grafik dan Poligon Perincian nilai awal sampai siklus III E. F. Hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. . skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah banyak kemajuan.Nilai Banyak Siswa Bernilai 60 6 65 1 70 12 75 4 80 1 85 2 90 2 100 5 Jumlah nilai Jumlah 360 65 840 300 80 170 180 500 2495 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2495 33 = 75. hasil pengamatan aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti dihasilkan adanya perbaikan pembelajaran. Pembahasan/diskusi Pada akhir pelaksanaan tindakan kelas guru sebagai peneliti melakukan diskusi dengan guru pengamat aktifitas guru peneliti. Merumuskan dan membahas data-data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa.

B.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. Simpulan Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas IV semester 2 SD Ma‟arif Tieng dari analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran IPA Pada Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari hasil prestasi siswa semakin meningkat.BAB V PENUTUP A. Dengan .4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. Hasil yang selalu meningkat dari setiap siklusnya menandakan pembelajaran Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan seharihari dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Jigsaw disimpulkan berhasil meningkatkam minat dan hasil belajar siswa. Dengan latar belakang data prestasi siswa yang lulus nilai KKM sebesar 36.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Implikasi Guru kelas sebagai peneliti memerlukan keterlibatan dari guru lain. menjadi teman untuk mengamati aktifitas guru peneliti dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas.61%.

2007. 2007. I. Hamalik. Bagi Guru a. .menggunakan lembar pengamatan aktifitas guru . Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini dijadikan sebagai referensi untuk peningkatan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi siswa pada khususnya DAFTAR PUSTAKA Andayani. Jakarta : Tiga serangkai. Jakarta : Bumi Aksara Mulyati. Penelitian Tindakan Kelas. Teori Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta : Tiga serangkai. Kreatifitasan guru dalam merancang pembelajaran dan melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Wardhani. K. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikelas Rendah : Jakarta : Tiga serangkai. Yeti. Jakarta : Tiga serangkai. b. Pemantapan Kemampuan Mengajar. Menerapkan dan menguasai berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami dan siswa tidak jenuh dan bosan. G. C.akan mengetahui sejauh mana upaya yang sudah dilakukan oleh guru peneliti pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran berlangsung.Pd. 2007. Winataputra. Menerapkan penggunaan Kooperatif Jigsaw pada kompetensi dasar yang sama. Saran Dengan keberhasilan perbaikan pembelajaran menggunakan model Kooperatif Jigsaw penulis menyarankan : 1. M. 2. 2004. Oemar. Udin S. Kurikulum dan Pembelajaran. 2008. c.

3g. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian 3e. Kunci Jawaban. DATA KONDISI AWAL : 2a. Rekap nilai siklus 1 3h. Butir soal tes siklus 3. 3b. 3b. Daftar hadir siswa. Butir soal tes siklus 2. 3g. RPP 3i. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 3: 3a. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. DATA SIKLUS 1: 3a. Contoh lembar jawaban siswa 3f. 3d. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Daftar hadir siswa 3g. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran . Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Kisi-kisi soal siklus 1 3b. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Data hasil Belajar Kondisi Awal 3. RPP 3i. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 2: 3a. 3c. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Kunci Jawaban. RPP 3i. Daftar hadir siswa. Rekap nilai siklus 2 3h. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. Kunci Jawaban 3d. 3d. 3c. Rekap nilai siklus 3 3h. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal 2b. SURAT IJIN PENELITIAN 2.LAMPIRAN-LAMPIRAN Daftar Lampiran 1. Butir soal tes siklus 1 3c. Kisi-kisi soal siklus 2. Kisi-kisi soal siklus 3.

Kejajar. Ilustrasi Kasus Pembelajaran 1 Bu Ida Yuanita Laksanawati. 5 Februari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah UMAR. baik di dalam maupun di luar kelas.Pd. S. baik guru maupun murid menggunakan bahasa daerah. SURAT IJIN PENELITIAN SURAT IJIN PENELITIAN No.arif Tieng Kec. nuansa daerah sangat terasa.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Jabatan : Guru Kelas Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Tieng. Oleh karena itu. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal…….Pd NIP : 19641215 198608 1 002 Jabatan : Kepala Sekolah Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Memberikan ijin untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas IV di SD Ma.1. Ketika seorang tamu dari luar daerah bertanya kepada . 25/SDMA/02/2011 Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umar. Meskipun secara resmi. 19641215 198608 1 002 2.SD NIP. Wonosobo Kepada : Nama : Ida Yuanita Laksanawati.Pd. mengajar kelas IV di satu SD di daerah pegunungan letaknya di Tieng Kec. Di kelas IV ada 10 orang anak. Suasana lingkungan sekolahnya yang nyaman. bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Kejajar Kab. DATA KONDISI AWAL 2a. S. Disekitar lingkungan sekolah masih alami banyak pepohonan yang rindang. S. namun dalam berkomunikasi.

dijumpai halhal sebagai berikut : 1.. Suatu hari dalam pelajaran IPA. mereka menjawab dengan bahasa Indonesia yang patah-patah. Namun dilanjutkan dengan penekanan penjelasan materi dengan memberikan persamaan dan perbedaan benda padat. dan selanjutnya bu Ida Yuanita memulai pelajaran dengan menuliskan pokok bahasan Sumber Energi. suka bermain dalam kelas 2. Siswa serempak menjawab “ sudah bu”. sehingga sukar dipahami maksudnya. “ya betul” bu Ida memberi penghargaan.anak-anak. Kemudian Bu Ida meminta anak-anak mengeluarkan buku IPA. Setelah itu. “ panas Bu.” salah seorang siswa menjawab. Ada guratan kecewa pada wajahnya. Baru sekitar 15 menit soal evaluasi sudah terselesaikan. Dan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut dengan mudah. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. Kebanyakan anak-anak hanya memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan soal. Sepintas benak bu Ida bertanya dimanakah dalam pembelajaran yang kurang tadi itu. Ditulis di papan tulis. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Pada akhir pembelajaran bu Ida meminta siswa untuk sering membaca agar dapat menjawab pertanyaan pada soal nantinya. Siswa menjawab “tidak bu”. Seperti biasa. ketika masuk kelas. Bu Ida : “ anak-anak. Siapa yang tahu jenis sumber Energi Panas apa saja ?” anak-anak menjawab secara serempak “ Api ”. beserta contohnya. terjadi peristiwa sebagai berikut. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar . “apakah sudah jelas?” Bu Ida. Dilanjutkan dengan bertanya “ apa yang terjadi jika lilin dinyalakan di lengan tangan akan terasa”. salah satu topik yang akan disampaikan adalah Energi dan penggunaannya. Kemudian bu Ida membagikan soal evaluasi. “Jadi ada energi dari energy cahaya menjadi panas” penjelasan bu Ida. “punya“ jawab siswa secara serempak. Selanjutnya bu Ida memberikan materi arti jenis-jenis penghantar panas. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. teman sejawat. sehingga dapat dipahami oleh tamu. Kemudian bersama siswa hasil evaluasi di koreksi bersama siswa. hari ini kita belajar tentang Sumber Energi Panas. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. Ternyata hasilnya kurang memuaskan ada 76 % siswa mendapat nilai kurang dari 70. Bu Ida Yuanita membantu memperbaiki jawaban anak tersebut. Siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan bu Ida. Ketika selesai pembelajaran bu Ida termenung. bu Ida mengucapkan salam yang disambut dengan salam serempak oleh anak-anak. Ternyata pekerjaan anak-anak tidak sebaik ketika mereka ditanya. “Jawaban kalian sudah betul namun masih ada yang kurang coba siapa yang tahu ?” tanya bu Ida. “ siswa menjawab. cair dan gas. “Apakah kalian mengetahui mengapa lilin yang dinyalakan dan lengan di dekatkan akan terasa panas ?” tanya Bu Ida. Semua terdiam tidak ada yang menjawab. “lengannya terasa panas bu.. Selanjutnya bu Ida menanyakan “apakah ada yang mau bertanya tentang sumber Energi Panas ?”. dan penggunaanya dengan topik/subtopik sumber Energi Panas. Siswa terlihat malas belajar. Bu Ida selanjutnya memancing jawaban siswa dengan pertanyan “apakah kalian dirumah punya lilin ?” tanya bu Ida.

Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media . Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3.2. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga LEMBAR OBSERVASI AWAL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Tidak begitu jelas Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3.

Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. I. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9.Strategi Pembelajaran 7. merangkum atau menyimpulkan? 11. II. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. III No Nama Siswa NILAI . Data hasil Belajar Kondisi Awal DAFTAR NILAI SIKLUS Awal. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya 2b. dengan mereviu.

Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.61 27 3. DATA SIKLUS 1: 3a.15 22 III 75 65 70 90 70 70 70 100 75 60 90 85 100 70 100 60 70 60 75 70 100 100 85 75 70 60 70 60 70 70 60 70 80 2495 75. Kisi-kisi soal siklus 1 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA .Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT >65 AWAL 60 50 60 70 60 60 50 80 70 55 60 70 85 60 85 60 60 50 70 60 70 70 65 60 60 50 70 50 60 50 50 70 60 2060 62.42 12 I 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 17 II 75 65 70 70 70 60 60 100 75 60 60 75 85 70 85 60 70 50 75 60 100 70 75 75 70 60 70 60 70 60 60 80 70 2315 70.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Syihabudin Rudi Khamid M.

cair. dan gas. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Energi Bunyi (hlm. 6.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. . 3. 2.Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. 4. 7 B.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Energi Panas (hlm. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. No Kompetensi Dasar 1. PG PG PG PG PG PG PG 1. 5.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. A.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.

kesehatan.2.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. akan dibuat 12. Energi Alternatif (hlm. misalnya mobil bertenaga surya.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. (hlm.  Menentukan karya/model yang 11. 4.167)  E. PG Isian Isian Isian Isian D. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. 2. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya 10.159) 15. 3.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 3. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Menentukan bahan yang akan digunakan. 13. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. 9. PG PG C. 4.  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik Isian KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 1 .  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. 14.

Pilda : 10 butir II. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 . Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.  Mengidentifikasi frekuensi bunyi .Isian 13 Isian 14 Isian 15  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. A. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. Energi Bunyi (hlm. Isian 12 .4 PG 1. 5. 6-9 10. Energi Panas (hlm.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas 11. PG PG PG B. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar 1.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.

.. ............. .......... ......................................................................................................................... cair......... 2............................................ 4........... Butir soal tes siklus 1 LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita. Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat..... 2................................................... ............................ .... ...........  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.. 3b....... dan gas............... Kelompok 3 Listrik 1.... Kelompok 2 Matahari 1.................. 3..... Kelompok 1 Api Menceritakan Pengamatannya 1.......................... 2............................. ............................................. 3.................................................. 2.............................................................................. 3.......................................... ..... 2...... 3....... ............................................................................ ................................................................................. dan isikan pada tabel dibawah ini ! N Menga O mati 1........... ................................. Kelompok 4 Gesekan 1............................ .............................

.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a.plastik c..air d.gunung berapi b.Sumber energy utama bagi bumi adalah… a...peta c....b.....listrik c..kalor b.....matahari b...kertas .interaksi 3..dispenser d.generator b....seismograf b.......alat pemanas listrik d.Sumber energy panas magic jar diperoleh dari..Nama lain dari panas adalah… a... a.penggaris 6...sel surya c.Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… a...api 5...uap 7... atau d pada jawaban yang benar! 1.... a....pesawat d.....termometer c........korek api b..dinamometer d.radiasi d..kecuali… a...Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda.televisi 4.angin 2......gaya d.Berikut ini beberapa contoh sumber energy panas....energi c..c...matahari b.alat untuk mengukur panas disebut… a.Berikut adalah contoh bahan yang mudah menghatarkan panas adalah… a.3..api c.....matahari c. LEMBAR EVALUASI SISWA Berilah tanda X pada huruf a....dinamometer 8. .

radiasi .Proses sampainya panas matahari ke bumi terjadi secara… a.konduksi b.b.konduksi b.radiasi b.Besi yang dipanaskan b.radiasi 11.Sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk the panas.konveksi d.konduktor d.saat merebus air d.radiasi c.konveksi b.hal ini membuktikan perpindahan panas secara… a.Penghantar panas yang baik disebut… a.radiasi b.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… a. Untuk mengeringkan baju diperlukan energi… a.konduksi b.radiasi 15.konveksi c.aliran 13. .assimilasi 12.isolator c.listrik 10.sendok terasa panas saat digunakan mengaduk kopi panas 17.konveksi d.konveksi c.kimia b.kecuali… a.radiasi d.Saat merebus air terjadi perpindahan panas secara… a.panas d.Panas dapat berpindah dengan cara berikut.interaksi d.konveksi d.gerak c.konduksi c.matahari ke tubuh kita c.Perpindahan panas yang terjadi pada logam disebut perpindahan panas secara… a.karet d.konduksi c.konveksi d.konduksi c.konduksi b.isolator 14.assimilasi 16Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah… a.aluminium 9.

a.Bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz disebut… 3.digesek b.Alat music gitar berbunyi dengan cara. a .Bunyi dihasilkan oleh benda yang… 2. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.besi c.karet b.bergeser 20.bergerak c.18.bergetar d.tembaga d.Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah… 4.Pantulan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya disebut… 3c. a 11.dipetik Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.dipukul d.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.ditiup c.aluminium 19.. B 2. d 12.Ketika kita menyelam di kolam renang terjadi perambatan bunyi melalui… 5.diam b.Dibawah ini bahan isolator adalah… a.

gaung 3d.audiosonik 4.infrasonik 3. b 8. c 18. d 4. d 13. d 1. b 5.3. c 10. b 17.bergetar 2. a 7.benda cair 5. d 9. a 14. b 6. c 20. c 15. a 19. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian LAMPIRAN IV KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar Isian X 2 = 5 X 2 = 10 Jumlah Skor 20 Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 . a 16.

................................................... 3f.............................. . ............. ..................................................................... ............................................... 5.... ......................................... a b c d 9............................................... 3................................................................. .............................................. 4...........................................................b......3e.......................................................... a b c d 10.............. ..................................... atau d pada jawaban yang benar! 1................................................................... ........................c.......................... ............. 2........... a b c d 4........................ Contoh lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a. ........... a b c d 6..... .............. a b c d 2...................................................................................... ................ ..................................................................................... a b c d 5......................... .................... a b c d 3...................................................................................... a b c d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1............................. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 16 Februari 2011 ............... ...................................................... a b c d 8.... a b c d 7...................................................................

Syihabudin Rudi Khamid M.No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =33 X 100 % 33 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % .Ikhlas M.

Rekap nilai siklus 1 DAFTAR NILAI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nama Siswa M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Nilai 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.3g.

3 .4 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 71.4 % Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 900 14 = 64.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 √ √ √ √ √ √` √ √ √ - √ √ `√ √ √ √ √ √ Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 10 X 100 % 14 = 71.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

3h. cair. dan gas. Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Kompetensi Dasar 8. Rasa hormat dan perhatian ( respect . Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS I) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 16 Februari 2011 A.1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya A. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Mengidentifikasi frekuensi bunyi Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Standar Kompetensi : 8. Indikator         Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). B. Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.

A. Pakaian yang kita jemur dapat kering. di antaranya energi panas dan . gesekan tangan. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. Semuanya itu dikarenakan adanya energi. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya   Energi Panas Energi Bunyi Terompet yang kita tiup dapat berbunyi. pemahaman siswa energi dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik B. dan listrik serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan media pembelajaran yang berupa api. matahari. MATERI PEMBELAJARAN A. Ada banyak energi di sekitar kita. TUJUAN A. Kincir angin dapat berputar. Tekun ( diligence ) . Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Siswa dapat Memahami pemantulan bunyi Bunyi pantul Gaung atau Kerdam Gema Siswa dapat Memahami penyerapan bunyi dan memberikan contoh benda yang dapat menyerap bunyi.). Tujuan Pembelajaran** :          Siswa dapat Menyebutkan contoh energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas.

Pada saat cuaca dingin orang-orang menggesekkan kedua tangannya. Apakah kamu dapat menyebutkan contohnya? Misalnya. Konveksi Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat. dan radiasi. Apa yang kamu rasakan? 4. Kegiatan 8. Logam adalah penghantar panas yang baik. Benda-benda ini disebut konduktor. Perpindahan panas dari panci menuju air disertai aliran zat. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Coba kamu panaskan ujung sendok b. tidak mungkin akan ada kehidupan. Peristiwa perpindahan panas dapat dibedakan menjadi tiga. Akibatnya air pun menjadi panas. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Energi panas tersebut berasal dari sinar matahari. Alat dan bahan: Dua buah penggaris mika Langkah-langkah: 1. Contohnya besi. Mengapa demikian? Kedua tangan yang saling digesekkan dapat menimbulkan panas.2 Energi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Sumber Energi Panas ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Logam adalah penghantar panas yang baik. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. a. Misalnya. atau aluminium. Tanpa matahari. Apakah yang kamu rasakan? Simpulan hasil kegiatan tersebut dituliskan di buku tugasmu. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Kedua penggaris digesekkan kembali dengan waktu yang lebih lama. 3.bunyi. baja. Coba kamu panaskan ujung sendok Tujuan: Siswa memahami pengaruh gesekan dua benda terhadap energi panas. baja. Suhu air dalam panci yang dipanaskan akan bertambah panas. 6. 5. kita dapat merasakan panasnya sinar matahari. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Benda-benda ini disebut konduktor. atau aluminium. Oleh karena itu. Ada konduksi. Energi panas juga dapat terjadi karena adanya gesekan benda-benda. Radiasi Radiasi adalah perpindahan panas tanpa melalui zat perantara.1 ENERGI PANAS AKIBAT GESEKAN a. 2. konveksi. Contohnya besi. Permukaan kedua penggaris mika digesekkan satu dengan yang lain. Gambar 8. panas matahari dan panas dari tungku pembakaran yang . Konduktor adalah penghantar panas yang baik. saat kamu memasak air di panci menggunakan kompor. c.

handuk. kertas koran. Batu. Bunyi tidak bernada disebut desah.000 Hz disebut dengan ultrasonik. Alat musik seperti seruling dan gitar dapat menimbulkan bunyi. Bunyi bernada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. Oleh karena itu disebut sumber bunyi. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). Kegiatan Awal 10 menit . Langkah-langkah kegiatan a. Berapa kali getaran yang kamu rasakan? Apakah kamu dapat menghitungnya? Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut dengan frekuensi. Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik. Bunyi yang memiliki frekuensi 20–2.merambat ke tubuh kita. ceramah. karet gelang.000 Hz disebut dengan audiosonik. Sumber-Sumber Bunyi ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Semua benda yang dapat menimbulkan bunyi disebut sumber bunyi. tanya jawab. Sumber bunyi ada yang menghasilkan bunyi bernada. Panas sinar matahari merambat tanpa melalui zat perantara. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. Hanya hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi tersebut. Apa yang kamu rasakan pada tenggorokaanmu? Kamu akan merasakan tenggorokanmu bergetar. B. Satuan untuk frekuensi adalah hertz (Hz). Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik dan ultrasonik. Bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20. Bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz disebut infrasonik. demontrasi dan diskusi. Cobalah pegang tenggorokanmu saat kamu berbicara atau menyanyi. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Panas tungku api dapat menghangatkan tubuh kita. jam.000 Hz. III. mug. Pra kegiatan 5 menit   Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa b. Kelelawar merupakan hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik. c. Panas tersebut merambat tanpa melalui zat perantara. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20–20. air hangat. kantong plastik. pengaris mika. Sumber dan media a.

Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa c. Guru memberikan materi Guru memberikan pokok masalah Apakah manfaat energi panas pada kehidupan sehari-hari? Apakah manfaat energy listrik pada kehidupan sehari-hari ? Jawaban semua siswa dikumpulkan Guru memberi tanggapan jawaban siswa untuk mengarahkan pada suatu kesimpulan akan energy dan penggunaannya Guru bersama siswa menyimpulkan pokok masalah diatas. Hasil dari pengamatan ditulis dalam lembar kerja siswa. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 15 menit. guru: o o o o o o Memahami istilah sumber energi panas. Memahami bahwa panas dapat berpindah Menyebutkan cara perpindahan panas untuk kebutuhan.    Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Menyebutkan contoh sumber energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Konfirmasi o o o o o o o o o o o o o o o . dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di luar ruangan kelas sesuai dengan pengarahan tadi. setelah selesai kegiatan pengamatan Elaborasi Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Memahami matahari sebagai sumber energi panas yang sangat besar dan tidak akan habis serta fungsinya bagi kehidupan di Bumi. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.

Jenis tes (tertulis) C...... S... bekerjasama..19641215 198608 1 002 Wonosobo.... Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3.. guru: o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman... Bentuk tes (Uraian) D.. memberikan penguatan dan penyimpulan o o Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang terbaik (aktif.Dalam kegiatan konfirmasi.... PENILAIAN A.. L ) NUPTK. perilaku) Guru memberikan materi dan penjelasan tentang perbedaan dan persamaan energi d.. Tes Awal (tidak ada) 2. Prosedure Penilaian 1. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B.. PD ) NIP.. Kegiatan akhir 25 menit   Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi IV.. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA...51347356 3730 0003 . Alat tes (lampiran soal) Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR. ..

5. 6. TIDAK MENGERJAKAN TUGAS .LAMPIRAN V LEMBAR PENGAMATAN NO KELOMPOK 1. MENGERJAKAN TUGAS C = SISWA PASIF. 7. MENGERJAKAN TUGAS D = SISWA PASIF. 8. 4. KERJASAMA KEAKTIFAN KETERTIBAN NILAI KET A = SISWA AKTIF DAN KREATIF. 9. 3. 2. 10. MENGERJAKAN TUGAS B = SISWA AKTIF.

.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1......LAMPIRAN VI ANALISA NILAI HASIL ULANGAN HARI / TANGGAL : .......2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2...... KELAS : IV NO MATERI PENJABARAN NILAI NILAI BANYAK SISWA 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 PEROLEHAN RATA-RATA PENCAPAIAN DAYA SERAP 3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran…..............1 Mengadakan apersepsi Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ - 2 ...............fasilitas pembelajaran 1.. LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang..

2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS I ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai .3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.5 Memantapkanpenguasaan materi pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.luwes.1 Menunjukkan sikap ramah.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.terbuka pengertian dan sabar 4.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.3 4 2.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.

Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Matahari” Ya .1 3.√ . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS I Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 12.√ 100 ...50 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 100 100 75 100 75 75 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1025 X 100 % 1200 =85.No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.1 2.3 2.1.2 2. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 13.1 1.2 4.1.1 2.3 3.1 4.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Skor Ket 1 2 3 4 % .2 4.2 2.2 2.4 % 3j..1.

lingkungan dan pengetahuan lainnya? 16. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? . dengan Ya mereviu. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Ya Ada keterkaitan Pengelolaan sumber belajar / media Ya Kurang Strategi Pembelajaran Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 21. merangkum atau menyimpulkan? 22. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 19. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 15. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? 18. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 20.KEGIATAN INTI Materi ajar : 14. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 17.

Energi Panas (hlm. 4. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. A. No Kompetensi Dasar 1. 5.DATA SIKLUS 2 3a. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. PG PG PG PG PG PG PG 1.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Energi Bunyi (hlm. 3. Kisi-kisi soal siklus 2 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. 7 B.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda .152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. 6. 2.

172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. cair. (hlm. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya  10. 2. kesehatan. Energi dan 15. PG Isian Isian Isian D. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.167)  14. dan gas. misalnya mobil bertenaga surya. Menentukan bahan yang akan digunakan.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.padat. 13. 3. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. 9. 4. akan dibuat 12. Energi Alternatif (hlm. PG PG C. 3. Menentukan karya/model yang 11. 2.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Isian E. Isian . Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.

penggunaannya 4. Menjelaskan perubahan energi Perubahan bunyi melalui bunyi melalui penggunaan alat musik alat musik (hlm.159)  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 2 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI .

...... Isian  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif...161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.. 6-10.. Pilda : 10 butir II.Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya A. dan isikan pada tabel dibawah ini ! O Mengamati Perubahan Menceritakan penggunaan dan manfaat Energi . Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari..... misalnya mobil bertenaga surya.. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .... LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita... 2.. 3b.. Butir soal tes siklus 2.. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.. Isian 1...5. Energi Alternatif (hlm.......

......... 2............... ............................................. 2.................. 3................ Kelompok 2 Energi Panas Bumi 1................ ..................... Biogas sebagai bahan bakar alternative yang dapat digunakan untuk bahan bakar… 9.......................Energi yang dapat menggerakkan kincir pada generator PLTA adalah energy… 10.. .......................................................... .................... 3..........................................Pembangkit listrik tenaga uap memenfaatkan tenaga… ....................................... 2.................................................................. Kelompok 3 Energi Air 1........................ 2......................................... ............................................................................ ....... Kelompok 4 Energi Angin 1............................ LEMBAR EVALUASI SISWA Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1................Perahu layar dapat bergerak dengan memenfaatkan energy… 6.................................................................... Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… 5....... ................Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 7................................. ...Nama lain energy alternative adalah… 3................................Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik............................ 3..... 3............. .alat tersebut adalah… 8.............................................................. Untuk mengeringkan baju diperlukan energy… 2............. Energi alternative yang digunakan untuk menggerakkan kincir air adalah… 4.................................................... ........... ....................... .Kelompok 1 Energi Matahari 1......................................

Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1. Sel surya 5. Energi pengganti 3. Air 10. Angin 6. Cahaya matahari 7. Panas bumi 3d. Air 4. Panas 2.3c. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru . Turbin 8. Kompor 9.

................. ..................... ...... 4...... ....................................................... . ..................................................... Lembar jawaban siswa Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1...... ....................................................... 7....................................................... 6................................................................................................LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Isian X 1 = 10 X 1 = 10 Jumlah Skor = 10 Nilai = Jumlah Skor X 10 = 10 X 10 = 100 3e.............................................................. ....... 2.............................................................. 10.............................................. ............ . ........... .................................. ............................ ......................................................... 8.................................................. ............................. ........................... ............. .............................................................................................................................................................................................. ........................... ............................. .................................................. ............................................... 5...... 3................................................................................. 9......

Syihabudin Rudi Khamid M.3f. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 23 Februari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .Ikhlas M.

27 28 29 30 31 32 33 Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri P P P P L L P √ √ √ √ √ √ √ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Ikhlas Nilai 75 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ - . Rekap nilai siklus 2 DAFTAR NILAI SIKLUS II No 1 Nama Siswa M.

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Syihabudin Rudi Khamid M.4 .7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.

Tekun ( diligence ) . TUJUAN . Kompetensi Dasar 8. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 23 Februari 2011 A.2 Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya. B. C. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. Standar Kompetensi 8.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.3h. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. misalnya mobil bertenaga surya. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.

Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. kertas koran. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi alternatif C. ceramah. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. panas bumi serta mememberikan contohnya c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). c. angin. Siswa dapat Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari. Sumber dan media a. jam. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. Batu. kantong plastik. karet gelang. Tujuan Pembelajaran** : a. VII. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya Energi Alternatif B. handuk. pengaris mika. demontrasi dan diskusi. b.A. MATERI PEMBELAJARAN A. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari VI. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi dari bahan fosil d. air hangat. mug. Pra kegiatan 5 menit  Guru mempersiapkan alat peraga . Langkah-langkah kegiatan b. tanya jawab. pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik D. air. Siswa dapat Mampu menceritakan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari.

masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa d. diskusi. dan bertindak tanpa rasa takut. Guru mengabsen siswa c. menyelesaikan masalah. menganalisis. guru: o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. guru: o Mencari informasi dari buku. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. memberi kesempatan untuk berpikir. Elaborasi o Dalam kegiatan elaborasi. studio. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. atau lapangan. . Kegiatan Awal 10 menit       Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas o o melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif.

Bentuk tes (Uraian) D.o o o o o o o o o o o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. Alat tes (lampiran soal) . Kegiatan akhir 25 menit o o Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi VIII. Tes Awal (tidak ada) 2. Prosedure Penilaian 1. memberikan penguatan dan penyimpulan d. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. secara individual maupun kelompok. PENILAIAN A. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. Jenis tes (tertulis) C. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.

.. S.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.......4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3...3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2...1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.1 Menunjukkan sikap ramah. PD ) NIP...1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1..2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA .. L ) NUPTK....fasilitas pembelajaran 1.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3...5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2....Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR. Lembar pengamatan proses pembelajaran LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS II ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.luwes...51347356 3730 0003 3i.1 Mengadakan apersepsi 2.terbuka pengertian dan sabar 4.19641215 198608 1 002 Wonosobo..3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.

1 4.. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS II .3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .3 3.1 3.2 2.2 4.( SIKLUS II ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.√ 100 .1 2.2 2.3 2.1 1.√ .1 2...1.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.2 2.1.2 4.1.

Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menggali pengetahuan siswa Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. dengan mereviu. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya . Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8.Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2.

148)  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. PG PG PG PG 1. No Kompetensi Dasar 1. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Energi dan Mendeskripsikan energi panas penggunaannya dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatA.DATA SIKLUS III 3a. Materi Pokok dan Uraian Materi Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. . 4. 2. Energi Panas sifatnya (hlm. 3. Kisi-kisi soal siklus III KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.

Energi Bunyi (hlm.5. 9. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan Energi dan penggunaannya 10. 6.152)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 2. cair. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. 7 Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. PG PG C. Isian . misalnya mobil bertenaga surya. 3.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Energi Alternatif (hlm.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 3.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. 2.  PG PG PG B. dan gas.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. PG  Menentukan karya/model 11.

keamanan kerja dan menjaga kebersihan.159) 15.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Isian 14. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik . Isian E.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.167)  Menentukan bahan yang akan digunakan. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut yang akan dibuat D. 4. kesehatan. 4. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. (hlm. Isian 13. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. 12.

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Isian 13. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Pilda : 10 butir II. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Isian Menentukan bahan yang akan digunakan.167)  B. PG  Menentukan karya/model yang akan dibuat 11. . misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut A.KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS III Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. (hlm. Isian : 5 butir 1. Energi dan penggunaannya 10. Isian 12. 1. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. Isian 14.

. Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.159) melalui penggunaan alat musik 15. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Alat Dan Bahan …………………………………………………. Tujuan Membuktikan terjadinya energy gerak karena pengaruh Angin 2. Kelompok 1 Membuat baling-baling Menceritakan penggunaan dan manfaat 1. 2. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik 3b. Energi dan penggunaannya Menjelaskan perubahan energi bunyi Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. 2. Butir soal tes siklus III LEMBAR PRAKTEK SISWA Buatlah Baling-baling dan Alat music bersama teman sebangku dan sislah table dibawah ! NO Mengamati 1. kesehatan.

Kelompok 2 Membuat Alat Musik Drum Sederhana . Pengamatan Bunyikan drum dengan menggunakan sumpit dan amatilah 5. Tujuan Membuktikan bahwa sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan 2. 3. 3. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Alat Dan Bahan …………………………………………………. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. …………………………………………………. Pengamatan Amati yang terjadi ketika baling-baling terkena angin 5.. …………………………………………………. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… LEMBAR KERJA SISWA 2. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… 1.………………………………………………….

......Sumber energy panas utama bagi bumi adalah… a.... . .... LEMBAR TES FORMATIF SISWA Berilah tanda X pada huruf a. Petik . .. ....Carilah 10 contoh sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitarmu! No... .... .. ... .. . . 2.... . .. 8... .. ... .. . .. . . .. Bahan Besi Kuningan .. .. .. ..Matahari b. .. .... .. 4.. .. atau d pada jawaban yang benar! 1....... .. .... . Gesek . ...angin d....... 6.... . .......... Pukul √ .. ..... Tiup .... ... 5... 9..c..b.... .. 10. Alat Gong . . 3....gunung berapi . . . .. . . ...api c...... .. . . ... . .. 7.. . 1....

benda cair 3.Bagaimana langkah-langkah membuat parasut? 13.gendang.Dimanakah sebaiknya kamu bermain laying-layang? 15.bergeser a.listrik 8.getaran c.panas matahari d.rangka b.korek api b.benda padat 6. a a d c .2. 4.Pantulan bunyi yang kurang jelas karena bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bercampur dengan bunyi asli disebut… a.drum b.benang c.Mengapa depan pesawat terbang dibuat runcing? 14.diam d. 3.gema b.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.gitar.kecuali… 7.angin c.biola c.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… 4.benda gas b. 2.panas bumi B cahaya matahari a.Contoh alat musik yang menerapkan sifat bunyi adalah? 3c.Energi alternatif yang berasal dari luar bumi adalah… 9.Bahan apa sajakah yang diperlukan dalam membuat parasut? 12.aliran c.konveksi d.baling-baling d.petasan a.skemaa c.interaksi c.terompet.seruling.matahari a.radiasi b.konduksi a.terompet c.Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 10.panas bumi d.gelombang d.seruling d.Sebelum membuat layang-layang kita harus membuat… Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 11.tape recorder d.bergerak c. Kunci Jawaban LEMBAR KEGIATAN SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA 1.radiasi d.air b.Dibawah ini alat musik yang berbunyi dengan cara ditiup adalah… 5.Berikut ini adalah zat perantara yang dapat menghantarkan bunyi.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a.bergetar b.gaung a.

a 6. langkah-langkah membuat parasut : a.5.Pemberat(kayu. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR PRAKTEK SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar isian 2 x 5 = 10 Jumlah Skor = 20 .Plastik bekas (usahakan plastik tipis) b. c. Potong benang sepanjang 50 cm dan sebanyak lubang pada plastik (no 2) d. 13. a LEMBAR EVALUASI SISWA 11. di lapangan atau tempat aman 15. Ikatlah benang ke tepi plastik yang telah dilubangi sati per satu. c 9. Supaya parasut menarik.Benang c. Parasut telah jadi dan siap diluncurkan g. b 10.hiaslah dengan warna-warni. f. Potong plastik berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 cm b. lubangi tepinya dengan jarak + 10 cm dengan jarum. Untuk menghindari gesekan udara 14.Plastik yang telah dipotong. yang diperlukan dalam membuat parasut a. terompet dan gendang 3d. b 8.mainan patung kecil) 12. c 7. e. Satuka semua ujung benang yang lain dan ikatlah pemberatnya.

................... a 10......Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 3e. atau d pada jawaban yang benar! 1............................................................................... a 8................................................ ........... lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a...b. ... ................. 1..................... 3........................ a 7.......... 2........................... 5........ 3................ ........ ........... 4.................. ............ 4.................. a a a a a b b b b b c c c c c d d d d d 6............................................................. a 9.......................... 2... 5............................................. ............. ............................................................. ....................... ... ..c................................. a b b b b b c c c c c d d d d d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! .......................

Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 29 Januari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama M.Syihabudin Rudi Khamid M.3f.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .Ikhlas M.

Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Nilai LK Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ - Evaluasi 75 55 60 70 65 60 55 . Rekap nilai siklus 3 DAFTAR NILAI SIKLUS III No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Siswa M.Ikhlas M.31 32 33 Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L L P √ √ √ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Syihabudin Rudi Khamid M.

7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.4 .7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.

Rasa hormat dan perhatian ( respect ). TUJUAN B. . misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut. Kompetensi Dasar 8. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.3h. C. Siswa dapat Menentukan bahan atau alat yang akan digunakan. Tekun ( diligence ) . RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS III) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 24 Februari 2011 A.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Siswa dapat Membuat karya/model sesuai rancangan.3 Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Tujuan Pembelajaran** : a. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. misalnya mobil bertenaga surya. Standar Kompetensi 8. c. B. Siswa dapat Menentukan karya/model yang akan dibuat b. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari.

d. Siswa dapat Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. e. Siswa dapat Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan menjaga kebersihan. E. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw, pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik F. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. MATERI PEMBELAJARAN C. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya
 

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi

D. Sumber dan media a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Botol plastik, sebatang sedotan, lem, plastisin, selotip, kertas karton Kertas tulis, pensil, pengaris, gunting c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study), tanya jawab, ceramah, demontrasi dan diskusi.

III.

KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan a. Pra kegiatan 5 menit
 

Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa

b. Kegiatan Awal 10 menit
    

Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa

c. Kegiatan Inti 30 menit
o

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o

Mencari informasi dari buku, koran mengenai sumber energi alternatif

 

Matahari Angin

 

Air Panas

o o

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Elaborasi

o

Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o o o o o o

membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru dan diwujudkan dalam bentuk hasil karya memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

o o o o

memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; Menunjukkan hasil karya yang telah dibuat Menyebutkan cara pembuatannya Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
o o

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

d. Kegiatan akhir 25 menit
o o

Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi

IV.

PENILAIAN A. Prosedure Penilaian 1. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Tes Akhir (ada) pada lembar tes formatif B. Jenis tes (tertulis) C. Bentuk tes (pilda dan Uraian) D. Alat tes (lampiran soal)

Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR, S. PD ) NIP.19641215 198608 1 002

Wonosobo, ........................... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. L ) NUPTK.51347356 3730 0003

3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran

6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - .terbuka pengertian dan sabar 4.luwes.5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS III ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.1 Mengadakan apersepsi 2.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.fasilitas pembelajaran 1.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.1 Menunjukkan sikap ramah.

LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS III ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.2 2..3 2.1 2.1 2.2 2.1.3 3.2 4.√ .2 4.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % ..1 4.1 3.2 2.1..1.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.1 1. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS III Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah .√ 100 .

merangkum atau menyimpulkan? 11. dengan mereviu.com/2011/09/download-contoh-laporan-penelitian. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Kodok Ngorek” Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3.TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1.. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4.. Tags: PENDIDIKAN . PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) http://portalnyapendidikan. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8.blogspot.html . lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Selamat bekerja semoga sukses selalu. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful