Laporan Penelitian Tindakan Kelas

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF

(JIGSAW) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYA DI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG TAHUN 2011

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa

Disusun Oleh : IDA YUANITA LAKSANAWATI, S.Pd.SD NUPTK : 51347356 3730 0003 UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KEC. KEJAJAR

SEKOLAH DASAR MA’ARIF TIENG
Jln. KH. Wahid Hasyim Km23, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo 2011

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ida Yuanita Laksanawati, S.Pd.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Instansi : SD Ma‟arif Tieng Kec. Kejajar Pangkat/Gol : Pengatur tk 1/ IId Jabatan : Guru Muda Tk.1 Telah melakukan penelitian dengan Judul: “Upaya Peningkatan Hasil dan pemahaman siswa melalui penerapan model Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Ma‟arif Tieng”

Kejajar, 26 Februari 2011 Peneliti Ida Yuanita L

Disyahkan oleh :

Ka. UPTD DIKPORA Kec. Kejajar H.HS. Sismandiri. S.Pd
NIP.19591230 197911 1 003

Kepala Sekolah SD Ma’arif Tieng Umar, S.Pd
NIP.19641215 198608 1 002

Petugas Perpustakaan SD Ma’arif Tieng M. Irsyad Lutfi

Pembina

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Hanya atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya, saya dapat menyelesaikan laporan Penelitian Tindakan Kelas di SD Ma‟arif Tieng dengan lancar. Laporan ini saya susun dalam rangka memenuhi Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa yang telah saya laksanakan dari awal Februari sampai dengan akhir Maret. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak yang baik langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan laporan ini, yaitu kepada yang terhormat: 1. Bapak Umar selaku kepala sekolah SD Ma‟arif Tieng yang telah memberikan Saran, Ijin dan pertimbangan terhadap pelaksanaan PTK selama kegiatan berlangsung. 2. Bapak H.HS. Simandiri selaku Kepala Dinas Dikpora Kec. Kejajar yang telah memberi pengesahan terhadap laporan PTK ini. 3. Bapak dan Ibu Guru SD Ma‟arif Tieng yang telah membimbing dan memotifasi serta mengarahkan kami hingga kegiatan Program Penelitian Tindakan Kelas ini dapat terselesaikan dengan lancar. Dan akhirnya saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini banyak kelemahan atau kekurangan untuk itu, saya berharap kepada pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun. Untuk itu sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Wonosobo, Maret 2011 Peneliti

DAFTAR ISI

UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYADI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN BERITA ACARA SEMINAR (BARU) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK/RINGKASAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. B. C. D. Kajian teori Penelitian yang relevan Kerangka berfikir Hipotesis tindakan

BAB III METODOLODI/METODE/ PROSEDUR PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Setting Penelitian Subyek Penelitian Sumber Data Teknik Dan Alat Pengumpulan Data Validasi Data Analisis Data Indikator Kinerja Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi kondisi awal B. Deskripsi siklus 1 1. perencanaan tindakan 2. pelaksanaan tindakan 3. pengamatan tindakan

Diagram 3 Grafik dan Poligon Nilai Awal.. perencanaan tindakan 2. refleksi hasil tindakan C. refleksi hasil tindakan 5. Tabel 3 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi 4.. Tabel 2 Jadwal Pelaksanaan Siklus 3.... Simpulan B. Diagram 1 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA 2... Pembahasan/diskusi E. Diagram 2 Kerangka berfikir 3. pelaksanaan tindakan 3. Tabel 6 Hasil Tes Formatif siklus 3 B. Daftar Tabel 1..4...... Implikasi C. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……... .. 2b. Daftar Gambar 1..... Siklus 3 C... pengamatan tindakan 4. D. 2...... Deskripsi siklus 2 1. Surat Ijin Penelitian……………….. Hasil tindakan BAB V PENUTUP A... Daftar Lampiran 1.. Tabel 5 Hasil Tes Formatif siklus 2 6......... Tabel 1 Waktu PTK 2... Data Kondisi awal: 2a. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN A. Siklus 1... Siklus 2. Data hasil Belajar Kondisi Awal.. Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 5..

. Daftar hadir siswa………………………….......... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. 3d... Kisi-kisi soal siklus 2...... 3g........ Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k... Contoh lembar jawaban siswa………………… 3f. 3f........... 3b.............. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 3: 3a............... 3d..................... RPP…………………………………………… 3i......... Kisi-kisi soal siklus 1...... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 2: 3a...................... 3h.. 3h....... Rekap nilai siklus 2…………………………... Kunci Jawaban......... Lembar pengamatan proses pembelajaran…... Kunci Jawaban... 3f... 3c..... Rekap nilai siklus 3…………………………..... 3h. Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k......... Rekap nilai siklus 1…………………………….................. 3g.. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian. 3c.. 3b............... Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j...... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran ........... 3j.. Contoh lembar jawaban siswa……………... 3c..... RPP…………………………………………… 3i..... Daftar hadir siswa…………………………........ Kunci Jawaban......... RPP………………………………………………...... Butir soal tes siklus 2.................3... Kisi-kisi soal siklus 3..... Data Siklus 1: 3a... Daftar hadir siswa………………………………......... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e..... Contoh lembar jawaban siswa……………........... 3i....................... Butir soal tes siklus 3............ 3e...... 3g. 3b.. Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k................ Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j.... Butir soal tes siklus 1......... 3d....

4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75.Pd. mengobservasi serta bersama peneliti mencari jalan keluarnya. Kooperatif. tahap pengumpulan data. Minat. Hasil Belajar BAB I PENDAHULUAN A. suka bermain dalam kelas 2. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. L. Dengan latar belakang data prestasi siswa awal yang lulus nilai KKM sebesar 36.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan . Siswa terlihat malas belajar. Penelitian ini dilakukan oleh guru di kelas tersebut. S. Dalam pembelajaran IPA tentang Energi dan penggunaanya mendapat hasil belajar dengan rata-rata kelas yang belum mencapai KKM yang ditentukan. Peneliti melibatkan Teman sejawat untuk menelaah.SD Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Jigsaw.ABSTRAK Oleh. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. peneliti melakukan observasi bersama kolaborator pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya di kelas IV di SD Ma‟arif Tieng pada semester II tahun ajaran 2011 / 2011. dan tahap refleksi. Model Jigsaw. Metode yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. dijumpai hal-hal sebagai berikut : 1. Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Pengunaannya. tahap pelaksanaan. Penggunaan metode tersebut dikarenakan adanya kurang berhasilnya pembelajaran IPA pada KD energi dan penggunaanya. Ida Yuanita. Dengan Siswa yang diteliti terdiri dari 33 siswa. Provinsi Jateng. peneliti bersama kolaborator mencatat semua hal yang terjadi pada kegiatan pembelajaran. Latar Belakang Masalah Pada tahap awal. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA.61% Kata Kunci: Tujuan Pembelajatan. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 anak perempuan. Dalam kegiatan obeservasi ini. dalam rangka untuk identifikasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pembelajaran. Maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajarannya bermasalah.

Pada tindakan ke dua melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelomok kecil yang terdiri dari dua anak. Sarana prasarana sekolah sebenarnya cukup memadai bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan. hanya 11 siswa yang mendapat nilai ≥ 65. Tindakan pertama dan kedua dilakukan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa bukan hanya berasal dari kegiatan pembelajaran di kelas. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan difokuskan pada tumbuhnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan.2 pada awal pembelajaran dapat berubah menjadi 65 dikarenakan sudah menggunakan model Kooperatif Jigsaw dalam pembelajarannya. Untuk itu peneliti menerapkan metode kooperatif Jigsaw Kooperatif Jigsaw yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari. Perhatian orang tua siswa terhadap belajar anaknya di tempat peneliti mengajar sangat kurang. lingkungan masyarakat sekitar dan lingkungan keluarga siswa juga ikut berperan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. serta proses pembelajaran yang berpusat pada guru. . untuk meningkatkan hasil belajar siswa peneliti menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran IPA terlebih dahulu sehingga timbul perhatian dan rasa suka terhadap IPA. Suasana sekolah juga sangat kondusif pada saat aktifitas pembelajaran dilaksanakan. kurangnya kemampuan guru untuk menggali pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran dengan fakta di lapangan yang sering dijumpai siswa. Begitu juga dengan motivasi siswa akan meningkat terhadap pelajaran IPA pada khususnya. Agar dapat meningkatkan motivasi siswa. Perbaikan pembelajaran akan peneliti lakukan melalui pola penelitian tindakan kelas. sehingga perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai petani dan pedagang kecil di pasar sehingga bekerja sebelum anaknya berangkat sekolah. Hal ini menjadikan pembelajaran dapat dikatakan tidak berhasil. Keadaan ini menyebabkan pada saat berangkat sekolah siswa tidak ada yang memperhatikan kebutuhannya. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar 2.Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Ditinjau dari sisi proses pembelajaran di kelas. Antara lain penggunaan metode yang tidak sesuai. Sehingga motivasi belajar kurang. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Sehingga pada saat sekolah banyak siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Diharapkan setelah penelitian berlangsung nilai rata-rata 6. Agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga Mata Pelajaran IPA untuk KD Energi dan penggunaannya telah ditetapkan KKM nya adalah 63 Namun dari 33 siswa yang ada. teman sejawat. Belum lagi pada malam hari siswa tidak dibiasakan untuk dibantu dalam belajar. kurangnya penggunaan media sebagai proses adaptasi pengalaman siswa dengan konsep yang dipelajari. maka peneliti atau guru perlu melakukan tindakan yaitu melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelompok yang terdiri dari lima anak dipilih secara acak. Hanya masalah yang terkait dengan proses pembelajaran di kelas yang dapat peneliti perbaiki. Agar permasalahan dapat dipecahkan.

Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru Motivasi belajar siswa rendah Ada beberapa siswa bermaian saat guru menjelaskan Siswa pasif dalam pembelajaran Peneliti bersama kolaborator melakukan analisis terhadap penyebab timbulnya masalah tersebut dilihat dari peneliti atau pengajar. yaitu sebagai berikut : 1.B. 4. Dalam pembelajaran menggunkan berbagai macam metode sesuai kondisi anak pada saat pembelajaran berlangsung dan yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Minat belajar siswa . 4. Pembatasan Masalah Agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan isi penelitian tindakan kelas ini maka peneliti membatasi permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. Pada awal pembelajaran guru menarik perhatian siswa dengan menggunkan alat peraga Guru menggunakan alat peraga secara efektif Pada pembelajaran guru melibatkan siswa untuk aktif dalam belajar Dalam menyampaikan materi guru sebaiknya membimbing siswa untuk mencapai pemahaman tertentu dengan membuat kesimpulan 5. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. sehingga siswa menjadi jenuh dalam pembelajaran. 4. 2. Media Sederhana 3. Pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa Guru belum memaksimalkan penggunaan alat peraga Guru belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran Guru menyampaikan materi secara klasikal Guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang kurang vareatif. Metode kooperatif Jigsaw Terbimbing 2. Setelah berdiskusi dengan pengamat yang merupakan teman sejawat berdasarkan hasil observasi. 5. sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien. Hasil identifikasi terhadap proses pembelajaran IPA yang peneliti laksanakan memperlihatkan beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa. Identifikasi Masalah Dari sisi proses pembelajaran di kelas. C. 3. 2. 3. 3. 2. penyebab permasalahan siswa dalam pembelajaran maka diambil beberapa tindakan yang merupakan alternatif pemecahan masalah adalah : 1. antara lain: 1.

F. manfaat yang dapat diambil dari penelitian tindakan kelas ini antara lain :  Bagi Siswa a. b. guru juga termotivasi untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran IPA dengan berbagai cara yang mungkin. SD Ma‟arif Tieng. Membatu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di dalam kelas. Tujuan Umum Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA 2. Semester II tahun ajaran 2011 / 2011? “ E. Tujuan Penelitian 1. misalnya : menggunakan berbagai model pembelajaran. Dengan melihat siswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang difasilitasinya. maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah melalui model belajar kooperatif (Jigsaw) Expert Group / kelompok ahli dapat meningkatkan hasil dan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanyadi kelas IV. Tujuan Khusus Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode Kooperatif Jigsaw di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.4. Mata pelajaran IPA D. dan alternative tindakan pemecahan masalah diatas. dll. melengkapi alat peraga yang diperlukan. Manfaat Penelitian Secara khusus. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam setiap pembelajaran. Rumusan Masalah Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara. . analisis penyebab timbulnya masalah. Motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat  Bagi Guru a.

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif. dan gejala-gejala yang muncul di alam. Disamping itu juga hasil penelitian ini setidaknya dapat menambah berbagai media.b. teknik dan metode yang dilaksanakan serta dapat sebagai salah satu acuan bagi sekolah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. . manfaat penelitian ini adalah sebagai salah satu usaha guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran bersama siswa dalam mewujudkan tujuan pendidikan IPA dan tujuan pendidikan Nasional. efisien dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Secara umum. peristiwa.  Bagi perpustakaan Memberikan penambahan reverensi di perpustakaan sekolah.  Bagi Sekolah Memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu proses maupaun mutu hasil pembelajaran IPA di Sekolah. Kreatifitas belajar IPA a. Hakikat IPA Untuk memahami IPA bisa kita tinjau dari istilah dan dari sisi dimensi IPA. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi guru agar lebih efektif. Kajian Teori 1. Akan menambah pengetahuan di perpustakaan sekolah. Dari istilah. IPA adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam sekitas beserta isinya. Dengan Penelitian ini dapat menjadikan guru lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran yang tepat. Sehingga referensi buku diperpustakaan meningkat. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya.

dan untuk mempelajari IPA harus mempunyai kemampuan memadai seperti bila akan menjadi seorang ilmuan. dan pengembangan sikap. Sebagai sikap IPA dipandang sebagai sikap ilmiah yang mencakup rasa ingin tahu. mengklasifikasi. mengontrol variabel. singkat dan yang dapat diterima secara universal sangat sulit dibandingkan dengan mendefinisikan ilmu-ilmu lain.2002a: 1). konsep. Pada saat setiap orang mengakui pentingnya IPA dipelajari dan dipahami. Beberapa ilmuwan memberikan definisi IPA sesuai dengan pengamatan dan pemahamannya. Proses IPA ada dua macam yaitu proses empirik dan proses analitik. Hakikat Belajar Pada dasarnya manusia ingin tahu lebih banyak tentang IPA atau IPA. prinsip. konsep. pertama bahwa kita membutuhkan lebih banyak ilmuan yang baik. antara lain sifat IPA. menduga. hukumhukum. tidak semua masyarakat mendukung. dan klasifikasi. Pernyataan di atas selaras dengan pendapat Carin yang menyatakan bahwa IPA sebagai produk atau isi mencakup fakta. kedua untuk mendapatkan penghasilan. prinsip. merumuskan hipotesis. menggunakan keterampilan spesial. akan tetapi belajar IPA juga belajar tentang cara memperoleh informasi IPA. cara IPA dan teknologi bekerja dalam bentuk pengetahuan prosedural. dan filsafat IPA. berusaha untuk membuktikan menjadi skeptis. menginterprestasikan data. b.Hakekat IPA ada tiga yaitu IPA sebagai proses. Fakta merupakan kegiatan-kegiatan empiris di dalam IPA dan konsep. teori merupakan kegiatan-kegiatan analisis di dalam IPA. Berdasar pada definisi yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa IPA selain sebagai produk juga sebagai proses tidak dapat dipisahkan satu sama lain. mengamati. ketiga karena tiap kurikulum menuntut untuk mempelajari IPA. hukum-hukum dan teori IPA. melakukan eksperimen. Proses IPA adalah langkah yang dilakukan untuk memperoleh produk IPA. pemahaman jawaban. melalui keterampilan menemukan antara lain. penyempurnaan jawaban baik tentang gejala maupun karakteristik alam sekitar melalui cara-cara sistematis (Depdiknas. Belajar IPA tidak sekedar belajar informasi IPA tentang fakta. mendefinisikan secara operasional. mengkomunikasikan. prinsip.” IPA mengandung makna pengajuan pertanyaan. mengukur. model IPA. pengukuran. hukum dalam wujud „pengetahuan deklaratif‟. Carin (1993:3) mendefinisikan science sebagai The actiIVty of questioning and exploring the universe and finding and expressing it‟s hidden order. menerima kegagalan sebagai suatu hal yang positif. produk. Ada tiga alasan perlunya memahami IPA antara lain. menerima perbedaan. pencarian jawaban. Pada umumnya siswa merasa bahwa IPA sulit. Sebagai proses IPA dipandang sebagai kerja atau sesuatu yang harus dilakukan dan diteliti yang dikenal dengan proses ilmiah atau metode ilmiah. bersikap kooperatif. yaitu “Suatu kegiatan berupa pertanyaan dan penyelidikan alam semesta dan penemuan dan pengungkapan serangkaian rahasia alam. Proses empirik suatu proses IPA yang melibatkan panca indera. . memprediksi. termasuk kebiasaan bekerja ilmiah dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah. Yang termasuk proses empirik adalah observasi. Mendefinisikan IPA secara sederhana.

1987. sehingga siswa dapat belajar mandiri untuk mencapai hasil yang optimal. tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. Upaya pengembangan kreatifitas biasa dilakukan melalui pelatihan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar siswa tentang energy dan penggunaanya dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw khususnya. Sementara pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dimaksudkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dan mempunyai efek pengiring dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Joyce dan Well. menganalisis data pengamatan. dan menurut Romlah (1988) dapat pula meningkatkan kreatifitas siswa. dan sebenarnya dapat dilakukan melalui pengajaran. keterampilan dan sikap percaya diri. Hal ini berarti bahwa IPA harus diajarkan pada siswa secara utuh baik sikap ilmiah. gagasan. yaitu produk. maka dalam penelitian tindakan kelas pada "model pembelajaran . Mata pelajaran IPA adalah salah satu mata pelajaran IPA yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis deduktif dengan menggunakan berbagai peristiwa alam dan penyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif dengan menggunakan IPA serta dapat mengembangkan pengetahuan. khususnya kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. serta menarik simpulan. Model pembelajaran Jigsaw. Melalui kajian teori tentang kreatifitas. 1980). merumuskan hipotesis. dan salah satu jenisnya adalah pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. c. 2002a: 6). dalam arti bahwa situasi kelas memungkinkan berkembangnya kreatifitas siswa. proses. proses ilmiah.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya IPA terdiri atas tiga komponen. 1989) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Partika. yaitu pengajaran yang menekankan keterlibatan intelektual dan emosi siswa dalam proses belajar-mengajar (Sudjana. merancang dan melaksanakan ekperimen. Melalui pelajaran IPA diharapkan para siswa memperoleh pengalaman dalam membentuk kemampuan untuk bernalar deduktif kuantitatif matematis berdasar pada analisis kualitatif dengan menggunakan berbagai konsep dan prinsip IPA (Depdiknas. Kreatifitas Belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari pemikiran bahwa kreatifitas yang mempunyai fungsi penting dalam kehidupan manusia dan dalam pencapaian hasil belajar siswa di sekolah adalah dapat dikembangkan. Kemampuan siswa dalam menggunakan metode ilmiah perlu dikembangkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata. namun juga merupakan kegiatan atau proses aktif menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam. dan konsep yang terorganisir. 1991). Pengajaran yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas siswa adalah pengajaran kreatif. dan sikap ilmiah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam pembelajaran IPA untuk meneliti masalah-masalah harus melalui kerja ilmiah. Jadi tidak hanya terdiri atas kumpulan pengetahuan atau fakta yang dihafal. Wijayanti. maupun produk ilmiah. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan. yang disebut metode ilmiah yaitu: merumuskan masalah.

Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. yaitu produk. IPA merupakan pengetahuan teoritis. prinsip. mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau tidak dapat dikembalikan ke sifat semula. yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut(Depdiknas. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. penyusunan hipotesis. serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. pengukuran. Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. 2006). makhluk hidup. Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar. a. aplikasi dan sikap. Hakikat Belajar . Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono. metode ilmiah meliputi pengamatan. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. proses. perancangan eksperimen. yaitu dengan melakukan observasi. 2. b. evaluasi. Pengembangan dan Pembelajaran IPA . Kejajar. Hakikat IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. percobaan atau penyelidikan. dan penarikan kesimpulan. penyusunan teori. Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. e. Hasil belajar IPA a. teori. Perubahan kimia: lilin yang dibakar html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 b. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. dan hukum. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. eksperimentasi. Produk dapat berupa fakta. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. juga mempunyai ciri husus/karakteristik. fenomena alam. penyimpulan. Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. c. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek. eksperimentasi. 1989: 93). IPA meliputi empat unsur.kooperatif Jigsaw" ini diajukan dua buah hipotesis yang diterapkan pada saat pembelajaran IPA tentang energy dan penggunaannya dengan siswa kelas IV berjumlah 33 orang SD Ma‟arif Tieng kec.

Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. siswa mengamati obyek dan peristiwa. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. seluruh proses berpikir. atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri. menguji penjelasan tersebut dengan cara-cara yang berbeda. c. Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer. sementara itu IPA mengutamakan obyektifitas. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD Sesuai dengan karakteristik IPA. menyusun penjelasan tentang gejala alam. Selain itu. Belajar IPA merupakan proses aktif. penyusunan hipotesis. cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. luas. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. konsep-konsep. atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. mengajukan pertanyaan. Berdasarkan karakteristik IPA pula. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. eksplorasi. Misalnya. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. dan yang lainnya. Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. dan eksperimentasi. siswa juga harus memperoleh pengalaman berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. akan memberikan hasil yang kurang obyektif. serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. dan berbagai macam gerakan otot. Dalam belajar IPA. ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. b. atau volume). observasi.Berdasarkan karakteristiknya. studi kepustakaan. memperoleh pengetahuan. nasional. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik). . e. konferensi atau simposium). mengunjungi suatu objek. a. terutama untuk membantu pengamatan. melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar. regional. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. d.

analisis. Hasil Belajar Menurut Dimyati dan Mudjiono. misalnya dari tidak tahu menjadi tahu. Ranah Psikomotor Meliputi keterampilan motorik. dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. Ranah afektif meliputi lima jenjang kemampuan yaitu menerima. psikomotor. pemahaman. Dari sisi siswa. organisasi dan karakterisasi dengan suatu nilai atau kompleks nilai. koordinasi neuromuscular (menghubungkan. menilai. mengamati). hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. afektif. Berdasarkan teori Taksonomi Bloom hasil belajar dalam rangka studi dicapai melalui tiga kategori ranah antara lain kognitif. hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif. menjawab atau reaksi. psikomotorik. sintesis dan penilaian. Keaktifan dalam belajar IPA terletak pada dua segi. penerapan. Pengetahuan dan pengertian c. afektif. Perinciannya adalah sebagai berikut: a. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. manipulasi benda-benda. dan afektif. dan psikomotor. hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. Ranah Afektif Berkenaan dengan sikap dan nilai. b.Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah. namun hasil belajar psikomotor dan afektif juga harus menjadi bagian dari hasil penilaian dalam proses pembelajaran di sekolah. yaitu ranah kognitif. Sedangkan dari sisi guru. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. Howard Kingsley membagi 3 macam hasil belajar: a. 1996:20) Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD c. c. yaitu aktif bertindak secara fisik atau hands-on dan aktif berpikir atau mindson (NRC. Sikap dan cita-cita . Tipe hasil belajar kognitif lebih dominan daripada afektif dan psikomotor karena lebih menonjol. Menurut Oemar Hamalik hasil belajar adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi oleh perubahan tingkah laku yang lebih baik lagi. Ranah Kognitif Berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari 6 aspek yaitu pengetahuan. Keterampilan dan kebiasaan b.

d. Menurut teori ini peran guru sebagai pembimbing bukan penyampai pengetahuan dan siswa sebagai pengolah bahan pelajaran. belajar berdasarkan keseluruhan. f. Hubungan ini dijalin oleh stimulus dan respons. Hasil belajar ini akan melekat terus pada diri siswa karena sudah menjadi bagian dalam kehidupan siswa tersebut.29) antara lain: .2. Namun yang banyak mempengaruhi praktik pelaksanaan belajar adalah teori organismik atau gestalt. 2007: 10. b. belajar berdasarkan pengalaman. Perubahan-perubahan perilaku yang terjadi secara insting atau terjadi karena kematangan atau perilaku yang terjadi secara kebetulan. d. perhatian dan kebutuhan siswa. Hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan (Hernawan. Teori belajar yang berkembang pada dasarnya ada tiga yaitu teori belajar disiplin mental atau teori daya (faculty theory). Karena teori ini mengacu pada pengertian bahwa keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian. 2. Hasil Belajar IPA Hasil belajar berkaitan dengan bagaimana siswa belajar. Belajar berlangsung berdasarkan pengalaman yaitu kegiatan interaksi antara individu dengan lingkungannya. belajar berkat pemahaman. belajar akan lebih berhasil jika dihubungkan dengan minat. Manusia dianggap sebagai makhluk organisme yang melakukan hubungan timbal balik dengan lingkungan secara keseluruhan. Jenis-jenis hasil belajar menurut Bloom (dalam Hernawan. e.20). tetapi keseluruhan bukan kumpulan dari bagian-bagian. Prinsip-prinsip teori organismik (gestalt) (Hernawan. Segala perubahan perilaku baik pada aspek kognitif (pengetahuan). belajar adalah suatu proses perkembangan. dan pada akhirnya siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan.belajar bukan menghafal tetapi memecahkan masalah dan metode yang dipakai adalah metode ilmiah dengan cara siswa dihadapkan pada permasalahan. Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalaman (Hernawan.13) adalah sebagai berikut: a. 2007. c. maupun psikomotor (keterampilan) yang terjadi karena proses pengalaman. afektif (sikap). merumuskan hipotesis. 2007. belajar adalah pembentukan kepribadian. belajar adalah proses berkesinambungan. 2007: 10. g.11). dan teori organismik atau cognitive gestalt field. tidak termasuk hasil belajar. dapat dikategotikan sebagai perilaku hasil belajar. teori behafiorisme. Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa hasil belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah dilakukan berulang-ulang. Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih baik.Pendapat dari Horward Kingsley ini menunjukkan hasil perubahan dari semua proses belajar.

dan constructifism. yaitu hasil belajar mengacu pada sikap dan nilai yang diharapkan dikuasai siswa setelah mengikuti pembelajaran c. b. beraktifitas tak relevan. Sebaliknya siswa dalam kondisi tidak belajar adalah kontradiksi dari aktifitas tersebut. timbul minatnya terhadap pelajaran IPA. psikomotor. berkomentar. Untuk mencapai hal tersebut perlu kerangka pembelajaran secara konsptual (model pembelajaran) yang menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. Dalam kaitannya dengan ini hasil belajar yang diharapkan peneliti meliputi ketiganya. serta menghilangkan anggapan bahwa IPA adalah pelajaran yang sulit. Hasil belajar yang ingin peneliti capai pada penelitian ini meliputi : a. bertanya. psikomotor. menjawab. yaitu hasil belajar yang mengacu pada kemampuan bertindak. yang ditunjukkan siswa melalui nilai formatif dapat melebihi KKM IPA 63. hasil belajar kognitif. 3. kognitif. Untuk mendapatkan prestasi hasil belajar tidaklah semudah membalikkan tangan. dan caracara belajar dan bagaimana belajar. c. atau menghindar. nilai. hasil belajar afektif. . dibandingkan hasil dengan siswa yang lain pada kompetensi yang sama. Dengan konsep seperti di atas. antusias. Tujuan jangka panjang kegiatan pembelajaran adalah membantu siswa mencapai kemampuan secara optimal untuk dapat belajar lebih mudah dan efektif dimasa datang. mereka hanya berdiam diri. presentasi.a. ide. diskusi. Hakekat pembelajaran Hakikat mengajar menurut Joyce dan Weil (1986) adalah membantu siswa memperoleh informasi. afektif. Siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui indikator aktifitas yang dilakukan. Kognitif siswa dalam IPA dapat meningkat dengan ditunjukkan pada nilai dalam evaluasi melebihi KKM IPA 63. saran untuk mengekspresikan dirinya. Sedangkan prestasi hasil belajar merupakan hasil dari pengujian dari sebuah tujuan pembelajaran yang mana sebelumnya telah dilaksanakan suatu proses pembelajaran dengan model tertentu sehingga siswa menguasai pengetahuan yang diharapkan. menduga. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembelajaran pikiran siswa focus pada materi belajar dan tidak memikirkan hal di luar itu. pembelajaran harus berprinsip minds-on. Hal ini akan menujukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. hands-on. atau menemukan. Sedangkan psikomotor siswa meningkat dengan terampil berhitung dan mengukur. cara berfikir. Sebagai guru haruslah lebih teliti dan jeli terhadap permasalahan yang timbul dalam pembelajaran untuk segera menemukan jalan keluarnya. yaitu meningkatkan keterampilan berhitung dan mengukur siswa. yaitu perhatian fokus. yaitu tumbuhnya minat siswa dalam pembelajaran IPA. yaitu hasil belajar yang berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa b. mencoba. Penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA (variabel X) a. ketrampilan. pasif. Konsep Pembelajaran Pembelajaran pada hakekatnya adalah kegiatan guru dalam membelajarkan siswa. ini berarti bahwa proses pembelajaran adalah membuat atau menjadikan siswa dalam kondisi belajar. afektif siswa ditunjukkan dengan sikap positif siswa terhadap IPA.

Karena belajar berkonotasi pada aktifitas siswa. Siswa tidak hanya belajar dari guru. 1992). 1989). diketahui bahwa profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan. kondisi inilah cikal bakal aktifitas belajar dengan indikator tersebut di atas. kompetensi kepribadian. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Winataputra (2001). dan menyenangkan. 3. 2. Sebagai seorang pendidik. Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. tetapi juga dari sesama siswa. yang tadinya tak berrarti menjadi bermakna. Perbedaan pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional. akan tetapi siswa harus memahami bagaimana dan dari mana konsep tersebut terbentuk melalui kegiatan mencoba dan menemukan. inilah tugas seorang guru sebagai pendidik. serta harapan masa depan yang berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan istilah pembelajaran dengan prinsip Pakem. Pembelajaran adalah Proses memberikan materi sesuai dengan kompetensinya dengan menggunakan metode serta media pembelajaran yang mendukung materi yang diajarkan. manusia dapat saling asah. dan sikap khusus serta pengakuan masyarakat. 4. Elemen-elemen pembelajaran kooperatif menurut Lie (2004) adalah 1. tetapi lebih pada kemampuannya untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya. . kompetensi paedagogi. Karena perbedaan itu. asih dan asuh (saling mencerdaskan). Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah asih dan asuh sehingga tercipta masyarakat yang belajar ( Learning Community). Dalam tingkat operasional model pembelajaran dan strategi pembelajaran sering di pertukarkan. yaitu pembelajaran aktif. b. yaitu kompetensi profesional. Saling ketergantungan positif. maka sepantasnya suasana pembelajaran yang kondusif dalam keadaan nyaman dan menyenangkan (De Porter. Menurut dengeng (1998) daya tarik suatu mata pelajaran (pembelajaran) ditentukan oleh dua hal pertama oleh mata pelajaran itu sendiri. Manusia memiliki derajat potensi. Interaksi tatap muka. tugas profesional seorang guru adalah menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadikannya menarik. Akuntabilitas Individual dan. Dengan suasana yang kondusif maka muncullah motivasi dan kreatifitas. yang diarasa sulit menjadi mudah. Dalam pembelajaran tradisional di kenal pula belajar kelompok. Perhatikan tabel berikut ini. Oleh karena itu . latar belakang historien.pengembangan pikiran tentang materi bahan ajar dilakukan dengan melakukan dan mengkomunikasikannya agar menjadi bermakna (Peter Sheal. kedua oleh cara mengajar guru. keahlian. Jika kondisi tersebut mempelajari lebih lanjut karena adanya kebutuhan dan belajar bukan sekedar berhasil. kreatif. namun demikian ada sejumlah perbedaan esensial anatara kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional. Semua hal tersebut di kenal dengan empat kompetensi pendidik. dan kompetensi sosial. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktifitas pembelajaran. Semua proses diatas tercakup dalam proses yang kita sebut dengan pembelajaran. Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah karena dibutuhkan pendidikan. Belajar yang sesungguhnya tidak menerima beegitu saja konsep yang sudah jadi. sedangkan aktifitas individu dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional. Ketrampilan untuk menjalani hubungan antar pribadi atau ketrampilan sosial yang secara sengaja diajarkan.

Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa 8. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan. Model-model pembelajaran dikembangkan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan dimana agar siswa dapat paham sesuai dengan kompetensi jenis pengetahuan. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. agama dan orientasi tugas. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen . Meningkatkan kesedian menggunakan ide orang lain yang dirasa lebih baik 9. diajarkan secara langsung mempercayai orang lain. dan pandangan-pandangan 3. Tujuan utamanya adalah agar siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran dan dapat bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang relatif lama. informasi. dan mengelola konflik secara langsung di ajarkan. etnis. hal ini akan menjadi efektif atau tidaknya guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap. Pemimpin kelompok dipilih secara demokratis Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru Pada saat pembelajaran berlangsung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika intervensi sering dilakukan oleh guru terjadi masalah dalam kelompok saat belajar kelompok berlangsung Tabel 1 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi Keuntungan menggunakan metode kooperatif dalam pembelajaran diantaranya: 1. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois 6. Langkahnya : 1. ketrampilan. Guru dalam hal ini sebagai fasilitator haruslah jeli dalam memilih model pembelajaran yang sesuai. jenis kelamin. c. perilaku sosial. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia 7. kelas sosial. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen 5. Metode ini dikembangkan Elliot Aronson dan kawan-kawan di Universitas Texas. dan kemudian diadaptasi oleh Slafin dan kawan-kawan melalui metode Jigsaw. Penggunaan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini peneliti mengambil model kooperatif dengan metode Jigsaw.Perbedaan kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional Kelompok belajar kooperatif Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok-kelompok belajar Kelompok belajar tradisional Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok belajar Ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royang Ketrampilan sosial sering tidak seperti kepemimpinan. kemampuan berkomunikasi. norma atau cacat.

2009) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar di SD 1 Parikesit dikelas IV. 5. maka diperoleh alur berpikir sebagai berikut: . Berikut ini. Individu atau tim yang memperoleh skor tinggi diberi penghargaan oleh guru. 3. Karena dapat menarik perhatian siswa. Dalam metode Jigsaw versi Slavin. Penelitian Yang Relevan Penelitain tindakan kelas terhadap pembelajaran IPA telah banyak dilakukan oleh pakar peneliti dan praktisi-praktisi pendidikan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “home time”. Kumpulan siswa semacam itu disebut “Kelompok Pakar“ (Expert Grup) 4. Dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang sumber Energi Panas. Berdasarkan hasil penelitian (Afif.2. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna. Kerangka Berfikir Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang telah diuraikan di atas. Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan atau akademik tersebut. Memperhatikan hasil penelitian pendahulu tentang penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar diyakini siswa memiliki pemahaman yang lebih baik. Hal itu dilakukan sebagai rujukan kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali kepada kelompok semula (home time) untuk mengajar anggota lain mengenai yang telah dipelajari dalam kelompok pakar. C. pemberian skor seperti dilakukan seperti dalam metode Stad. para siswa di evaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tersebut. peneliti menyertakan beberapa hasil penelitian tindakan kelas yang berhubungan dengan perbaikan pembelajaran IPA dan penggunaan media atau model pembelajaran. B. Dengan demikian siswa akan memperoleh hasil evaluasi belajar yang semakin baik.

Diagram 1 Kerangka berfikir Kondisi awal pembelajaran IPA di kelas IV SD Ma‟arif Tieng sangat monoton karena guru belum menggunakan metode yang bervariasi dalam pembelajaran. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo . Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo 2. maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut: 1. Siklus I penggunaan metode Jigsaw pada kelompok besar dan pada siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. dan pemberian tugas selalu diberikan setelah ceramah selesai. siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. Terlihat siswa sangat tidak semangat. Diduga pada kondisi akhir setelah kegitan berlangsung siswa akan mengalami peningkatan hasil belajar.1 setelah diambil nilai ulangan sebagai pre tes (pra siklus) diperoleh 11 dari 33 siswa yang dapat mencapai KKM. selebihnya 22 siswa belum mencapai KKM. Ceramah merupakan satusatunya metode andalan. D. yaitu dengan KKM 64. Kejajar Kab. Hipotesis Tindakan Dengan menggunakan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya. Wonosobo tahun pelajaran 2011/ 2011 Berdasarkan penjelasan pada latar belakang. Hal ini membuat guru peneliti berusaha melakukan tindakan melalui PTK dan merencanakan tindakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus. Kondisi seperti itu berdampak pada hasil belajar siswa rendah. dan kerangka berpikir. kajian teori. bagi siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kec.

6. 2. . banyaknya siswa laki-laki 13 siswa dan banyaknya siswa perempuan 20 siswa dengan karakteristik latar belakang keluarga yang berekonomi menengah ke bawah. buruh dan pedagang sayuran di pasar sehingga pendidikan anak kurang diperhatikan. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai petani Kentang.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Penggunaannya. Subyek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini (PTK) ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan jumlah 33 siswa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Setting Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo karena peneliti adalah guru di kelas tersebut. Identifikasi masalah Penyusunan proposal Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan Siklus II Pelaksanaan Siklus II Penyusunan Laporan II III IV Maret 2011 B. Tabel 1 Pembagian Waktu Penelitian Tindakan Kelas No Uraian Kegiatan Bulan Februari 2011 I 1 2 3 4 5.

. dan nilai hasil belajar pada akhir siklus 1 dan siklus 2. 2. Lembar pengamatan untuk melihat tingkat minat belajar siswa dengan komponen yang dilihat meliputi perilaku guru dan siswa dalam pembelajaran oleh observasi. penguasaan kelas. D. learning log untuk mendapatkan umpan balikan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Sumber data sekunder Sumber data ini diperoleh dari learning log yang ditulis oleh siswa sendiri tentang proses pembelajaran IPA yang telah dilakukan. Alat Pengumpul Data Sedangkan alat pengumpul data pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. Adapu sumber data yang diperlukan pada penelitian ini adalah : 1. teknik wawancara untuk mendapat pengalaman langsung siswa terhadap proses pembelajaran dan d. Guru. c. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data 1. meliputi apersepsi. mengarahkan siswa. juga hasil wawancara guru ke siswa menanggapi proses pembelajaran. Sumber data primer diperoleh pada saat peneliti melakukan penelitian dan sumber data sekunder diperoleh dari data data pendukung lain yang dapat diperoleh di luar waktu melakukan penelitian. 2. teknik tes untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran.C. b. Tes tertulis. teknik pengamatan untuk melihat minat siswa terhadap pembelajaran IPA menggunakan metode terbimbing dan menggunakan media sederhana. yaitu: 1. persebaran pertanyaan. berupa tes isian dan uraian dengan materi keliling bangun datar. dan kemampuan merangkum materi. cara memotivasi siswa. Teknik Pengumpul Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian tindakan kelas ini adalah: a. Sumber data primer Sumber data primer diambil dari hasil observasi minat siswa terhadap proses pembelajaran IPA yang dilakukan. b. Sumber Data Sumber data pada penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.

F. keaktifan. 2 2 dan 23 tahun 2007 tentang standar isi dan standar kelulusan. Analisis data secara deskriptif kualitatif. kemampuan menghitung. Sedangkan data yang dipertoleh dengan tes divalidasi dengan validasi konten atau isi yang merujuk pada Permendiknas No. ketekunan. trianggulasi ruang. panduan pedoman wawancara. G. perhatian. kemampuan menjawab pertanyaan. meliputi inisiatif mengeluarkan pendapat. disiplin. observasi/pengamatan maupun tes tertulis. Data pada penelitian ini yang diperoleh dengan observasi atau pengamatan. Indikator Kinerja . Pada prinsipnya analisis data untuk mencari dan mengatur secara sistematis data yang terkumpul untuk kemudian disimpulkan. Lembar Learning Log Dibuat lembar learning log agar siswa lebih mudah menuangkan ide-ide atau kritik dan sarannya kepada proses pembelajaran yang baru saja dialami. dan trianggulasi teoritis. kemampuan memahami bahasa. semangat. Validasi Data Cara meningkatkan validitas penelitian tindakan adalah meminimalkan subyektifitas melalui trianggulasi. selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. wawancara dan learning log maka agar data valid divalidasi dengan cara trianggulasi baik waktu. trianggulasi peneliti. ketertarikan pada pembelajaran c. peneliti maupun teoritis. pedoman penilain yang merujuk pada permendiknas No. dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator yang terdapat dalam panduan observasi. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dibuat agar terjadi kerangka yang jelas tentang pertanyaanpertanyaan yang akan diajukan oleh guru atau observer terhadap subjek (siswa). kemampuan menyimpulkan. meliputi rentang waktu tindakan dilaksanakan dengan frekuensi yang memadai untuk menjamin bahwa efek perilaku tertentu bukan hanya suatu kebetulan. Bentuk-bentuk trianggulasi adalah trianggulasi waktu. 20 tahun 2007 tentang pedoman penilaian. Trianggulasi peneliti dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang sama oleh beberapa peneliti/pengamat sampai diperoleh data yang relative konstan. Trianggulasi teoritis dapat dilakukan dengan memaknai gejala perilaku tertentu dengan dituntun oleh beberapa teori yang berbeda tetapi berkaitan. Analisis Data Setelah data diperoleh baik dari hasil wawancara. Siswa. rasa ingin tahu. E. learning log. d. Trianggulasi waktu dapat dilakukan dengan mengumpulkan data dalam waktu yang berbeda. apresiasi pada mata pelajaran.2. kemampuan melakukan perintah.

Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 55.Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Penggunaannya di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011” adalah: 1. tahap pengumpulan data. Minat belajar siswa meningkat menjadi 60% 2. Adapun kegiatan merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPA kelas IV semester 2 dapat digambarkan dalam bentuk gambar diagram 1 sebagai berikut: Diagram 2 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA . Prosedur Penelitian Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. H. tahap pelaksanaan. dan tahap refleksi.93 menjadi 65 dan 80% siswa sudah mencapai KKM.

Tahap Pelaksanaan Rabu. 24 Februari 2011 3. Tahap Perencanaan Senin. 16 Februari 2011 Tahap Refleksi Selasa. Tahap Refleksi Rabu. 20 Februari 2011 2. 16 Februari 2011 2. 23 Februari 2011 4. Tahap Perencanaan Selasa. 16 Februari 2011 Tahap Pengamatan Selasa. Tahap Pengamatan Rabu.Keterangan: Siklus I 1. Tahap Pengamatan Rabu. Tahap Perencanaan Selasa. 23 Februari 2011 Siklus II 1. 23 Februari 2011 3. Tahap Pelaksanaan Rabu. 2 Februari 2011 Tahap Pelaksanaan Selasa. 20 Februari 2011 Siklus II 1. 24 Februari 2011 .

4. Tahap Refleksi Rabu, 24 Februari 2011 Table 2 Jadwal Pelaksanaan siklus Adapun deskripsi prosedur penelitian untuk setiap siklus sebagai berikut: 1. Siklus I a. Tahap Perencanaan Penelitian ini peneliti mulai pada hari Senin, 27 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Peneliti mulai dengan mengidentifikasi kompetensi dasar yang sulit dicapai ketuntasannya. Kemudian peneliti menentukan kompetensi dasar “Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya” sebagai bahan penelitian. Karena berdasarkan pengalaman peneliti materi ini cukup mudah bagi siswa. Namun hasil pembelajaran masih kurang bagus. Siswa belum dapat mengingat secara sempurna tentang materi energy dan penggunaanya. Untuk itu dalam pembelajaran siklus I ini peneliti merencanakan penerapan metode kooperatif Jigsaw sebagai langkah agar siswa dapat mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya. Harapan peneliti dengan serangkaian kegiatan pencarian yang dialami siswa sendiri dapat membuat siswa mengingatnya setiap saat karena sangat berkesan dengan pembuktian tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekoolah yang akan menjadi tindakan PTK 2. Penulis menghubungi supervisor sebagai pembimbing pelaksanaan perbaikan pembelajaran. 3. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 4. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). 6. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 7. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 8. Menyusun soal evaluasi hasil belajar, dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 9. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 10. Indikator pada siklus I, 50 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.

b. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) siklus I ini pada hari Selasa, 16 Februari 2011 pada pukul 09.00-10.10 diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Adapun tahap pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:

TAHAPAN PEMBELAJARAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

Penjelasan Tahapan Pertama (I) Eksplorasi Siswa diberi motivasi agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep atau materi yang akan dibahas. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan problematis, tentang fenomena yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan konsep atau materi yang akan dibahas. Tahapan kedua (II) Guru Membagi kelas dalam kelompok dan dipilih 1 orang yang ada dalam kelompok menjadi tim ahli. 1 ahli mempunyai anggota 2 s/d 3 anak. Tahapan ketiga (III) Elaborasi Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang

berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa. Siswa melakukan pengamatan diluar kelas. Tahapan keempat (IV) Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Bersama siswa menyimpulkan Tahapan kelima (V) Konfirmasi Diambil dua kelompok kecil dengan nilai terbaik dan aktif dalam pembelajaran untuk menerima penghargaan. Diberikan juga penghargaan pada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran. Tahapan ketujuh (VI) Pada akhir pembelajaran Guru membagi lembar evaluasi, siswa mengerjakan evaluasi. Observasi dan reflesi dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Melalui penerapan model pembelajaran ini, pemahaman siswa akan meningkat. Fokus pada pelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang nyata. Tidak hanya di dengar tapi juga dilihat. Proses mengobservasi, dilakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran dan diskusi oleh siswa. Kegiatan mengobservasi dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 1 orang, untuk mengumpulkan data yang terdiri dari : a. Aktivitas guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran (instrumen terlampir), b. Kemampuan siswa dalam mengerjakan lembar kerja siswa secara berkelompok c. Evaluasi hasil belajar siswa d. Evaluasi hasil laporan penelitian tertulis

c. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Selasa, 16 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa, perilaku guru, perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa, supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Menurut pengamat, pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori kurang sehingga minat siswa kurang dan pencapaian hasil belajar tidak maksimal. Peneliti sudah menggunakan peraga yang tepat namun kurang bervariasi. Siswa juga kurang aktif dalam pembelajaran. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian itu dikumpulkan dari berbagai sumber yang meliputi : 1. Informan atau nara sumber yaitu siswa dan guru 2. Lembar Observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Data tentang kenerja siswa dan guru dianalisis dengan skala penilaian.

yang antara lain berupa kurikulum rencana pelaksanaan pembelajaran. Data yang telah didapat. Peneliti masih mengejar target materi tidak mengutamakan proses yang dari perencanaan sudah peneliti inginkan.1 dalam kategori cukup. 2. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Langkah perbaikan tersebut peneliti tuangkan dalam langkah pembelajaran pada siklus II dengan tujuan perbaikan pembelajaran menumbuhkan minat serta meningkatkan hasil belajar siswa pada IPA tentang energy dan penggunaannya.1. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Setelah mempelajari data-data yang telah terkumpul serta hasil refleksi. Pengumpulan data hasil tes formatif. Tahap Perencanaan . Tidak dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. d. persentase ketuntasan: 51% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa sedangkan 13 siswa belum tuntas. Dokumen atau arsip. menerapkan metode kooperatif Jigsaw dengan memberikan penekanan pada pemberian penguatan dan penghargaan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa sehingga timbul minat siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan pengamatan dan hasil refleksi peneliti menyadari adanya kekurangan dalam pembelajaran antara lain penerapan metode kooperatif Jigsaw belum maksimal penggunaannya. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 65 sama dengan KKM IPA sebesar 64. dan buku penilaian. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 3. menerapkan metode kooperatif Jigsaw pada kelompok kecil agar mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Tahap Refleksi Refleksi Siklus I peneliti laksanakan pada hari Selasa. 16 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori cukup. hasil evaluasi siswa. 16 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. 2. Siklus II a. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Selasa.3. Tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan aktifitas lain yang berkaitan. peneliti menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Didukung penggunaan media yang monoton dan kurang bervariasi. absensi siswa. 4.

Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. 8. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. b. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. 5. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. mempersiapkan sumber bahan. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 1. 4. Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. 60 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).00-10.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Rabu. mempersiapkan sumber bahan. Indikator pada siklus II.Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. 23 Februari 2011 pada pukul 09. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS).00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. o Eksplorasi . 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.

menganalisis. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. guru: o o o o o o o o o o o o o o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. diskusi. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. menyelesaikan masalah. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. koran mengenai sumber energi alternatif o o Matahari Angin o o Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.Dalam kegiatan eksplorasi. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. guru: o Mencari informasi dari buku. secara individual maupun kelompok. atau lapangan. memberi kesempatan untuk berpikir. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. dan bertindak tanpa rasa takut. guru: . memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. studio. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.

Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa. padahal ini pelajaran IPA. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. supaya dapat mengamati proses pembelajaran.1 dalam kategori baik sekali. Menurut pengamat. Membuat siswa antusias ingin membuktikan apa yang telah didemonstrasikan peneliti dan perwakilan siswa di depan kelas. Data yang telah didapat. Sebagai indikasinya sejak peneliti memasuki kelas dengan membawa media yang banyak membuat siswa bertanya apa yang akan peneliti lakukan dengan barang-barang tersebut. Pengumpulan data hasil tes formatif. Apalagi setelah peneliti menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa.15 telah . d. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dan sangat menarik perhatian siswa. Pertanyaan-pertanyaan siswa tersebut membuktikan bahwa rencana peneliti untuk menarik perhatian siswa berhasil. perilaku guru. 23 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik sehingga membangkitkan minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal.o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. sebagai indikasinya begitu guru memasuki ruang kelas dengan membawa media yang akan digunakan dalam pembelajaran banyak siswa yang bertanya apa yang akan dilakukan dengan membawa barang-barang tersebut. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 70. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. 23 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. Tahap Refleksi Refleksi Siklus II peneliti laksanakan pada hari Rabu. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. Rasa ingin tahu siswa menumbuhkan minat siswa sehingga aktif dalam pembelajaran. Harapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. Pembelajaran yang peneliti laksanakan benar-benar dapat membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran. peneliti bagi menjadi 3 bagian. memberikan penguatan dan penyimpulan c.

Pada pelaksanaan Siklus III diadakan tes formatif dan pelaksanaan pembelajaran seperti siklus II. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. 5. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Indikator pada siklus II. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 70. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. . Menyusun soal evaluasi hasil belajar. 70 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. mempersiapkan sumber bahan. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Tahap Perencanaan Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus III peneliti mulai setelah jam 11. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. 4.15 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 66% ≥ KKM IPA 65 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik.1. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut” dan Kompetensi Dasar “Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. sudah sesuai dengan target peneliti.melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 84% ≥ KKM IPA 64. 3. 1. persentase ketuntasan: 66. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. Siklus III a. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. mempersiapkan sumber bahan. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9.67% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa sedangkan 11 siswa belum tuntas. 8. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS).

Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut.00-10. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.e. atau lapangan. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. menganalisis. o Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik o Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. secara individual maupun kelompok. o memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. 24 Februari 2011 pada pukul 09. o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. o memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. guru: o Mencari informasi dari buku. studio. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Kamis. o memberi kesempatan untuk berpikir.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi o o o     . o memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. o memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. dan bertindak tanpa rasa takut. diskusi. menyelesaikan masalah.

data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 75. sudah sesuai dengan target peneliti. 24 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 75. Minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Minat siswa sudah terbentuk. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. perilaku guru. persentase ketuntasan: 81% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa sedangkan 6 siswa belum tuntas. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 80.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 81% ≥ KKM IPA 64. g.o Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali.1 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik sekali.1 dalam kategori baik sekali. memberikan penguatan dan penyimpulan f. Menurut pengamat. BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN . Pengumpulan data hasil tes formatif. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. peneliti bagi menjadi 3 bagian. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. Data yang telah didapat.1% ≥ KKM IPA 64. Tahap Refleksi Refleksi Siklus III peneliti laksanakan pada hari Kamis. 24 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran.1. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Kamis.

4% dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan hasil yang baik.6% dihitung dari seluruh jumlah siswa. Empat kelompok kerja diskusi bisa diukur dari hasil lembar kerja siswa perolehan nilai rata-rata 64.3.42 dan tingkat ketuntasan siswa pada standar kompetensi ini baru 36.4% dari seluruh jumlah siswa.A. Deskripsi Siklus 1 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari penyajian 12 butir tentang perilaku siswa yang diobservasi menunjukkan kemunculan yang bagus yaitu mencapai 85. Data awal yang lulus KKMnya 36.42 Tingkat keaktifan siswa yang tinggi sampai dengan 85.4% keaktifan siswa dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini. 1. Deskripsi Kondisi Awal Kondisi awal subyek penelitian menunjukkan data nilai rata-rata kelas adalah 62. Pada siklus satu yang lulus sesuai nilai KKM 51% jadi dengan metode Kooperatif Jigsaw sangat membantu tingkat keberhasilan siswa pada standar kompetensi Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifatsifatnya. Pada tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan data awal sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan. B. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 Nilai 50 55 60 65 70 80 85 Jumlah nilai Banyak Siswa Bernilai 7 1 13 1 8 1 2 Jumlah 350 55 780 65 560 80 170 2060 Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2060 33 = 62. Perencanaan Tindakan .

Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 5 Tes Formatif Siklus 2 Nilai 50 60 65 70 Banyak Siswa Bernilai 1 10 1 10 Jumlah 50 600 65 700 . Deskripsi siklus 2 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari 12 butir tentang perilaku siswa yang di observasi menunjukkan kemunculan meningkat dari 85. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus satu dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2011. 3. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit. Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti 4.rekan guru mengamati tindakan.4%. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa juga skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah ada kemajuan dan perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya C.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Keaktifan siswa menjadi 89% dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini.

Pada hasil tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan perolehan pada siklus I juga ada peningkatan dari lulus nilai kkmnya 36. Deskripsi siklus 3 Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 6 Tes Formatif Siklus 6 . Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus dua dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011.5. 1. 3.42 meningkat menjadi 70. Perencanaan tindakan Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti ada kemajuan.rekan guru mengamati tindakan. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa.5 % pada siklus dua .Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti.75 6 80 1 85 2 100 2 Jumlah nilai 450 80 170 200 2315 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2315 33 = 70. 4.15 Keaktifan siswa dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan data yang meningkat pada siklus I adalah 85% menjadi 88% juga pada tes dalam proses yang merupakan metode Kooperatif Jigsaw pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 62. D.3 % pada siklus pertama meningkat menjadi 70.Pelaksanaan penelitian tindakan kelas sudah bisa menunjukkan hasil peningkatan.

F. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah banyak kemajuan.Nilai Banyak Siswa Bernilai 60 6 65 1 70 12 75 4 80 1 85 2 90 2 100 5 Jumlah nilai Jumlah 360 65 840 300 80 170 180 500 2495 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2495 33 = 75. Hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. hasil pengamatan aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti dihasilkan adanya perbaikan pembelajaran. Merumuskan dan membahas data-data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa. Pembahasan/diskusi Pada akhir pelaksanaan tindakan kelas guru sebagai peneliti melakukan diskusi dengan guru pengamat aktifitas guru peneliti.61 Diagram 3 Grafik dan Poligon Perincian nilai awal sampai siklus III E. .

Implikasi Guru kelas sebagai peneliti memerlukan keterlibatan dari guru lain. Simpulan Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas IV semester 2 SD Ma‟arif Tieng dari analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran IPA Pada Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari hasil prestasi siswa semakin meningkat. Dengan latar belakang data prestasi siswa yang lulus nilai KKM sebesar 36. Dengan . Hasil yang selalu meningkat dari setiap siklusnya menandakan pembelajaran Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan seharihari dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Jigsaw disimpulkan berhasil meningkatkam minat dan hasil belajar siswa.61%.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. B. menjadi teman untuk mengamati aktifitas guru peneliti dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas.BAB V PENUTUP A.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75.

G. Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini dijadikan sebagai referensi untuk peningkatan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi siswa pada khususnya DAFTAR PUSTAKA Andayani. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikelas Rendah : Jakarta : Tiga serangkai. Jakarta : Bumi Aksara Mulyati. Kurikulum dan Pembelajaran. K. c. 2007. Yeti. Pemantapan Kemampuan Mengajar. Jakarta : Tiga serangkai. . M. Menerapkan penggunaan Kooperatif Jigsaw pada kompetensi dasar yang sama.akan mengetahui sejauh mana upaya yang sudah dilakukan oleh guru peneliti pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran berlangsung. 2008. I. Winataputra. Udin S. Teori Belajar Dan Pembelajaran.menggunakan lembar pengamatan aktifitas guru . Bagi Guru a. Oemar. b. Wardhani. Saran Dengan keberhasilan perbaikan pembelajaran menggunakan model Kooperatif Jigsaw penulis menyarankan : 1. 2004. C. Jakarta : Tiga serangkai. 2. Menerapkan dan menguasai berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami dan siswa tidak jenuh dan bosan. Kreatifitasan guru dalam merancang pembelajaran dan melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hamalik. Jakarta : Tiga serangkai. Penelitian Tindakan Kelas.Pd. 2007. 2007.

3d. 3c. Butir soal tes siklus 1 3c. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran . Rekap nilai siklus 2 3h. Contoh lembar jawaban siswa 3f. 3b.LAMPIRAN-LAMPIRAN Daftar Lampiran 1. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal 2b. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 3: 3a. RPP 3i. Kunci Jawaban. Daftar hadir siswa. Daftar hadir siswa. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 2: 3a. 3b. RPP 3i. Kunci Jawaban. Butir soal tes siklus 2. Kisi-kisi soal siklus 2. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. 3g. Data hasil Belajar Kondisi Awal 3. Rekap nilai siklus 1 3h. DATA SIKLUS 1: 3a. Butir soal tes siklus 3. RPP 3i. Kisi-kisi soal siklus 1 3b. DATA KONDISI AWAL : 2a. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian 3e. Kunci Jawaban 3d. Rekap nilai siklus 3 3h. 3g. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. SURAT IJIN PENELITIAN 2. 3c. Daftar hadir siswa 3g. Kisi-kisi soal siklus 3. Contoh lembar jawaban siswa 3f. 3d.

mengajar kelas IV di satu SD di daerah pegunungan letaknya di Tieng Kec. Wonosobo Kepada : Nama : Ida Yuanita Laksanawati. S.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Jabatan : Guru Kelas Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Tieng.arif Tieng Kec. bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia.Pd.Pd. S. Di kelas IV ada 10 orang anak. S. DATA KONDISI AWAL 2a.Pd NIP : 19641215 198608 1 002 Jabatan : Kepala Sekolah Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Memberikan ijin untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas IV di SD Ma. Ketika seorang tamu dari luar daerah bertanya kepada . 19641215 198608 1 002 2. Oleh karena itu. Meskipun secara resmi. Disekitar lingkungan sekolah masih alami banyak pepohonan yang rindang. Kejajar.1. Kejajar Kab. 5 Februari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah UMAR. namun dalam berkomunikasi. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……. baik guru maupun murid menggunakan bahasa daerah. Ilustrasi Kasus Pembelajaran 1 Bu Ida Yuanita Laksanawati. baik di dalam maupun di luar kelas. SURAT IJIN PENELITIAN SURAT IJIN PENELITIAN No.SD NIP. 25/SDMA/02/2011 Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umar. Suasana lingkungan sekolahnya yang nyaman. nuansa daerah sangat terasa.

Siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan bu Ida. “Jadi ada energi dari energy cahaya menjadi panas” penjelasan bu Ida. “ panas Bu. Namun dilanjutkan dengan penekanan penjelasan materi dengan memberikan persamaan dan perbedaan benda padat. Ternyata hasilnya kurang memuaskan ada 76 % siswa mendapat nilai kurang dari 70. dan penggunaanya dengan topik/subtopik sumber Energi Panas. terjadi peristiwa sebagai berikut. “punya“ jawab siswa secara serempak. Ada guratan kecewa pada wajahnya. Seperti biasa. sehingga dapat dipahami oleh tamu. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. Semua terdiam tidak ada yang menjawab. “Jawaban kalian sudah betul namun masih ada yang kurang coba siapa yang tahu ?” tanya bu Ida. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. dan selanjutnya bu Ida Yuanita memulai pelajaran dengan menuliskan pokok bahasan Sumber Energi. Sepintas benak bu Ida bertanya dimanakah dalam pembelajaran yang kurang tadi itu.. Bu Ida Yuanita membantu memperbaiki jawaban anak tersebut. bu Ida mengucapkan salam yang disambut dengan salam serempak oleh anak-anak. Ketika selesai pembelajaran bu Ida termenung. Selanjutnya bu Ida menanyakan “apakah ada yang mau bertanya tentang sumber Energi Panas ?”. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Siswa menjawab “tidak bu”. Kemudian Bu Ida meminta anak-anak mengeluarkan buku IPA. teman sejawat. Dilanjutkan dengan bertanya “ apa yang terjadi jika lilin dinyalakan di lengan tangan akan terasa”. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA.” salah seorang siswa menjawab. Siswa serempak menjawab “ sudah bu”. mereka menjawab dengan bahasa Indonesia yang patah-patah. hari ini kita belajar tentang Sumber Energi Panas. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar . Suatu hari dalam pelajaran IPA. Ditulis di papan tulis. Kebanyakan anak-anak hanya memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan soal. sehingga sukar dipahami maksudnya.anak-anak. “Apakah kalian mengetahui mengapa lilin yang dinyalakan dan lengan di dekatkan akan terasa panas ?” tanya Bu Ida. Baru sekitar 15 menit soal evaluasi sudah terselesaikan. Ternyata pekerjaan anak-anak tidak sebaik ketika mereka ditanya. dijumpai halhal sebagai berikut : 1. beserta contohnya. “apakah sudah jelas?” Bu Ida. Pada akhir pembelajaran bu Ida meminta siswa untuk sering membaca agar dapat menjawab pertanyaan pada soal nantinya. Kemudian bu Ida membagikan soal evaluasi. cair dan gas. Selanjutnya bu Ida memberikan materi arti jenis-jenis penghantar panas. Setelah itu. Kemudian bersama siswa hasil evaluasi di koreksi bersama siswa. suka bermain dalam kelas 2.. Siswa terlihat malas belajar. Dan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut dengan mudah. ketika masuk kelas. “lengannya terasa panas bu. Bu Ida : “ anak-anak. Bu Ida selanjutnya memancing jawaban siswa dengan pertanyan “apakah kalian dirumah punya lilin ?” tanya bu Ida. Siapa yang tahu jenis sumber Energi Panas apa saja ?” anak-anak menjawab secara serempak “ Api ”. “ya betul” bu Ida memberi penghargaan. “ siswa menjawab. salah satu topik yang akan disampaikan adalah Energi dan penggunaannya.

Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Tidak begitu jelas Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga LEMBAR OBSERVASI AWAL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1.2. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media .

Data hasil Belajar Kondisi Awal DAFTAR NILAI SIKLUS Awal.Strategi Pembelajaran 7. merangkum atau menyimpulkan? 11. II. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya 2b. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. III No Nama Siswa NILAI . Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. dengan mereviu. I. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8.

Syihabudin Rudi Khamid M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT >65 AWAL 60 50 60 70 60 60 50 80 70 55 60 70 85 60 85 60 60 50 70 60 70 70 65 60 60 50 70 50 60 50 50 70 60 2060 62.42 12 I 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 17 II 75 65 70 70 70 60 60 100 75 60 60 75 85 70 85 60 70 50 75 60 100 70 75 75 70 60 70 60 70 60 60 80 70 2315 70.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.15 22 III 75 65 70 90 70 70 70 100 75 60 90 85 100 70 100 60 70 60 75 70 100 100 85 75 70 60 70 60 70 70 60 70 80 2495 75. DATA SIKLUS 1: 3a.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M. Kisi-kisi soal siklus 1 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA .Ikhlas M.61 27 3.

148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. 4.Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. PG PG PG PG PG PG PG 1. Energi Bunyi (hlm. A. dan gas. cair. No Kompetensi Dasar 1. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. . Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 7 B. 3. 6. 5.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. 2. Energi Panas (hlm.

kesehatan. 14. 3.159) 15. 4. misalnya mobil bertenaga surya.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. 13. Menentukan bahan yang akan digunakan.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 2.167)  E.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.  Menentukan karya/model yang 11.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. (hlm. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Energi Alternatif (hlm. PG Isian Isian Isian Isian D. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya 10.2. 4.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. 3.  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik Isian KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 1 . Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. PG PG C. 9. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. akan dibuat 12.

Isian 12 .Isian 13 Isian 14 Isian 15  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.4 PG 1.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas 11. Energi Bunyi (hlm.Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. 5. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. PG PG PG B. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 . Pilda : 10 butir II. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. A. 6-9 10.  Mengidentifikasi frekuensi bunyi . Energi Panas (hlm. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar 1.

............................. Kelompok 4 Gesekan 1. 2... 2.......... ..................................................................................... dan gas.............................. ... Butir soal tes siklus 1 LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita......................................................... 3b....................... 2.... Kelompok 3 Listrik 1................................. ............... 3............ ......................................... .. Kelompok 2 Matahari 1................ 3.............. dan isikan pada tabel dibawah ini ! N Menga O mati 1.................................. ................................... 2.... 3.......................... .............................................................. 3......................................................... ............................................................................... Kelompok 1 Api Menceritakan Pengamatannya 1...................................... ...... Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat................... cair.......................................  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.......................................................................... 4...................... . 2... . .............................

dinamometer 8..air d.......Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a... a..televisi 4..gaya d..kalor b..api 5...korek api b.Nama lain dari panas adalah… a...........Sumber energy panas magic jar diperoleh dari..sel surya c.matahari b...radiasi d..kecuali… a...seismograf b.pesawat d.matahari c...energi c.dinamometer d.....Sumber energy utama bagi bumi adalah… a...penggaris 6.....alat untuk mengukur panas disebut… a.. atau d pada jawaban yang benar! 1..Berikut ini beberapa contoh sumber energy panas..kertas .Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… a.alat pemanas listrik d.peta c...Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda.termometer c.gunung berapi b.interaksi 3.generator b....... ..api c.plastik c....3....c.. a.. LEMBAR EVALUASI SISWA Berilah tanda X pada huruf a....dispenser d.uap 7..Berikut adalah contoh bahan yang mudah menghatarkan panas adalah… a...angin 2..b.........listrik c..matahari b.

kimia b.konduksi b.konveksi d.interaksi d.Panas dapat berpindah dengan cara berikut.konduksi b.kecuali… a.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… a.Saat merebus air terjadi perpindahan panas secara… a.aluminium 9.Perpindahan panas yang terjadi pada logam disebut perpindahan panas secara… a.konveksi c.Penghantar panas yang baik disebut… a.hal ini membuktikan perpindahan panas secara… a.karet d.assimilasi 12.isolator 14.sendok terasa panas saat digunakan mengaduk kopi panas 17.radiasi c.Besi yang dipanaskan b.konduksi c. Untuk mengeringkan baju diperlukan energi… a.radiasi d.radiasi .radiasi 15.konduktor d.Sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk the panas.radiasi 11.radiasi b.isolator c.panas d. .konduksi b.konveksi c.assimilasi 16Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah… a.konduksi b.b.konveksi d.konduksi c.Proses sampainya panas matahari ke bumi terjadi secara… a.saat merebus air d.radiasi b.gerak c.listrik 10.konveksi b.matahari ke tubuh kita c.konveksi d.konveksi d.konduksi c.aliran 13.

bergerak c.dipetik Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.aluminium 19.Bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz disebut… 3.Alat music gitar berbunyi dengan cara. B 2.bergetar d.ditiup c.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… 2.besi c.Pantulan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya disebut… 3c.Dibawah ini bahan isolator adalah… a. a . a.dipukul d.digesek b.karet b.tembaga d.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.diam b.Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah… 4. a 11.bergeser 20.18. d 12..Ketika kita menyelam di kolam renang terjadi perambatan bunyi melalui… 5. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.

b 8.infrasonik 3.bergetar 2. c 18. d 9. c 10. d 4. a 16. d 13. a 7.gaung 3d. c 15. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian LAMPIRAN IV KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar Isian X 2 = 5 X 2 = 10 Jumlah Skor 20 Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 .audiosonik 4. d 1. b 5. a 19.3. a 14. b 6. b 17. c 20.benda cair 5.

................................................. ............................... a b c d 9....................... a b c d 7................. ....................................................................... 2........ ................. 3f............................................................................................................... Contoh lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a................... ...... 5. .................................... .. atau d pada jawaban yang benar! 1..................................................................................................... ........................ a b c d 10... .. a b c d 6..................... ................................. ......................3e.......... ...... a b c d 2.... 3..................................................... ........................... a b c d 3.......................... a b c d 4..................... a b c d 5..................................................................................................................... ...................... 4............................ a b c d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.............................................................................c...................................b...................................................................... ....................... a b c d 8.................................................................. ....... Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 16 Februari 2011 ..................................................................................

Ikhlas M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =33 X 100 % 33 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % .Syihabudin Rudi Khamid M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama M.

Syihabudin Rudi Khamid M. Rekap nilai siklus 1 DAFTAR NILAI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nama Siswa M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Nilai 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .Ikhlas M.3g.

17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lailatul Jannah Mega Aprilia M.3 .4 % Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 900 14 = 64.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 √ √ √ √ √ √` √ √ √ - √ √ `√ √ √ √ √ √ Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 10 X 100 % 14 = 71.4 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 71.

Indikator         Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas. dan gas.3h. Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Rasa hormat dan perhatian ( respect .1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya A. B. Mengidentifikasi frekuensi bunyi Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. Kompetensi Dasar 8. Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Standar Kompetensi : 8. cair. Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS I) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 16 Februari 2011 A.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ).

gesekan tangan. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Siswa dapat Memahami pemantulan bunyi Bunyi pantul Gaung atau Kerdam Gema Siswa dapat Memahami penyerapan bunyi dan memberikan contoh benda yang dapat menyerap bunyi. Kincir angin dapat berputar.). Tekun ( diligence ) . di antaranya energi panas dan . Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan media pembelajaran yang berupa api. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Ada banyak energi di sekitar kita. Pakaian yang kita jemur dapat kering. A. MATERI PEMBELAJARAN A. Tujuan Pembelajaran** :          Siswa dapat Menyebutkan contoh energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. TUJUAN A. Semuanya itu dikarenakan adanya energi. dan listrik serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. pemahaman siswa energi dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik B. matahari. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya   Energi Panas Energi Bunyi Terompet yang kita tiup dapat berbunyi.

Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Akibatnya air pun menjadi panas. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Radiasi Radiasi adalah perpindahan panas tanpa melalui zat perantara. Energi panas juga dapat terjadi karena adanya gesekan benda-benda. 5. Tanpa matahari. panas matahari dan panas dari tungku pembakaran yang . Apakah yang kamu rasakan? Simpulan hasil kegiatan tersebut dituliskan di buku tugasmu. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Mengapa demikian? Kedua tangan yang saling digesekkan dapat menimbulkan panas.1 ENERGI PANAS AKIBAT GESEKAN a. Gambar 8. Apakah kamu dapat menyebutkan contohnya? Misalnya. Coba kamu panaskan ujung sendok b. tidak mungkin akan ada kehidupan. Ada konduksi. Alat dan bahan: Dua buah penggaris mika Langkah-langkah: 1. Benda-benda ini disebut konduktor. saat kamu memasak air di panci menggunakan kompor. Kedua penggaris digesekkan kembali dengan waktu yang lebih lama. atau aluminium. baja. Coba kamu panaskan ujung sendok Tujuan: Siswa memahami pengaruh gesekan dua benda terhadap energi panas. Apa yang kamu rasakan? 4.bunyi.2 Energi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Sumber Energi Panas ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. c. Permukaan kedua penggaris mika digesekkan satu dengan yang lain. 2. Konveksi Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat. konveksi. baja. Logam adalah penghantar panas yang baik. Perpindahan panas dari panci menuju air disertai aliran zat. Misalnya. Contohnya besi. Energi panas tersebut berasal dari sinar matahari. Benda-benda ini disebut konduktor. Kegiatan 8. kita dapat merasakan panasnya sinar matahari. atau aluminium. 6. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. 3. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Contohnya besi. Suhu air dalam panci yang dipanaskan akan bertambah panas. Pada saat cuaca dingin orang-orang menggesekkan kedua tangannya. Logam adalah penghantar panas yang baik. a. Oleh karena itu. dan radiasi. Peristiwa perpindahan panas dapat dibedakan menjadi tiga.

Apa yang kamu rasakan pada tenggorokaanmu? Kamu akan merasakan tenggorokanmu bergetar. tanya jawab. Berapa kali getaran yang kamu rasakan? Apakah kamu dapat menghitungnya? Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut dengan frekuensi.000 Hz disebut dengan ultrasonik. Sumber bunyi ada yang menghasilkan bunyi bernada. Panas tungku api dapat menghangatkan tubuh kita. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. karet gelang. Panas sinar matahari merambat tanpa melalui zat perantara.000 Hz. Sumber dan media a. Alat musik seperti seruling dan gitar dapat menimbulkan bunyi. Batu. B. air hangat. demontrasi dan diskusi.merambat ke tubuh kita. Bunyi bernada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. kantong plastik.000 Hz disebut dengan audiosonik. kertas koran. III. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20–20. Langkah-langkah kegiatan a. Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. jam. Satuan untuk frekuensi adalah hertz (Hz). Panas tersebut merambat tanpa melalui zat perantara. Bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20. Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik dan ultrasonik. Bunyi yang memiliki frekuensi 20–2. pengaris mika. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). Kegiatan Awal 10 menit . handuk. Oleh karena itu disebut sumber bunyi. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. mug. Pra kegiatan 5 menit   Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa b. Bunyi tidak bernada disebut desah. Cobalah pegang tenggorokanmu saat kamu berbicara atau menyanyi. Hanya hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi tersebut. Kelelawar merupakan hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik. c. ceramah. Sumber-Sumber Bunyi ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Semua benda yang dapat menimbulkan bunyi disebut sumber bunyi. Bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz disebut infrasonik.

guru: o o o o o o Memahami istilah sumber energi panas. setelah selesai kegiatan pengamatan Elaborasi Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Guru memberikan materi Guru memberikan pokok masalah Apakah manfaat energi panas pada kehidupan sehari-hari? Apakah manfaat energy listrik pada kehidupan sehari-hari ? Jawaban semua siswa dikumpulkan Guru memberi tanggapan jawaban siswa untuk mengarahkan pada suatu kesimpulan akan energy dan penggunaannya Guru bersama siswa menyimpulkan pokok masalah diatas. Menyebutkan contoh sumber energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Memahami matahari sebagai sumber energi panas yang sangat besar dan tidak akan habis serta fungsinya bagi kehidupan di Bumi. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di luar ruangan kelas sesuai dengan pengarahan tadi. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Memahami bahwa panas dapat berpindah Menyebutkan cara perpindahan panas untuk kebutuhan. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa c. Konfirmasi o o o o o o o o o o o o o o o . Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 15 menit. Hasil dari pengamatan ditulis dalam lembar kerja siswa.    Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Guru membagi kelas dalam 4 kelompok.

.. S. memberikan penguatan dan penyimpulan o o Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang terbaik (aktif.. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. guru: o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman...... L ) NUPTK....51347356 3730 0003 ..... Bentuk tes (Uraian) D... Kegiatan akhir 25 menit   Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi IV.. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. Alat tes (lampiran soal) Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR... Tes Awal (tidak ada) 2. PENILAIAN A. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B.. PD ) NIP. . Jenis tes (tertulis) C... bekerjasama. Prosedure Penilaian 1.. perilaku) Guru memberikan materi dan penjelasan tentang perbedaan dan persamaan energi d.19641215 198608 1 002 Wonosobo.Dalam kegiatan konfirmasi...

KERJASAMA KEAKTIFAN KETERTIBAN NILAI KET A = SISWA AKTIF DAN KREATIF. 9. 8. 3. MENGERJAKAN TUGAS C = SISWA PASIF. 2. 4. 5. MENGERJAKAN TUGAS D = SISWA PASIF. 6. MENGERJAKAN TUGAS B = SISWA AKTIF. TIDAK MENGERJAKAN TUGAS . 10.LAMPIRAN V LEMBAR PENGAMATAN NO KELOMPOK 1. 7.

.........LAMPIRAN VI ANALISA NILAI HASIL ULANGAN HARI / TANGGAL : ...1 Mengadakan apersepsi Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ - 2 .....2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2...... LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang....... KELAS : IV NO MATERI PENJABARAN NILAI NILAI BANYAK SISWA 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 PEROLEHAN RATA-RATA PENCAPAIAN DAYA SERAP 3i..1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.............fasilitas pembelajaran 1. Lembar pengamatan proses pembelajaran…........

3 4 2.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS I ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai .terbuka pengertian dan sabar 4.1 Menunjukkan sikap ramah.luwes.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.5 Memantapkanpenguasaan materi pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.

1 2.2 2.2 4.1 3.4 % 3j.2 2.1 2.1.1 4.1. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 13.1 1...3 3.1.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Skor Ket 1 2 3 4 % . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS I Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 12. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Matahari” Ya .√ 100 .2 2..3 2.√ .2 4.No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.50 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 100 100 75 100 75 75 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1025 X 100 % 1200 =85.

dengan Ya mereviu. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 19. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? .KEGIATAN INTI Materi ajar : 14. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Ya Ada keterkaitan Pengelolaan sumber belajar / media Ya Kurang Strategi Pembelajaran Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 21. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? 18. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 16. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 17. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 15. merangkum atau menyimpulkan? 22. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 20.

Energi Panas (hlm. 5. No Kompetensi Dasar 1.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda . Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. A. PG PG PG PG PG PG PG 1. 2. 4.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 3.DATA SIKLUS 2 3a. 6. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. Kisi-kisi soal siklus 2 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. 7 B. Energi Bunyi (hlm.

Isian . Menentukan bahan yang akan digunakan. 2. cair. PG Isian Isian Isian D.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. 13. Energi Alternatif (hlm. dan gas. Isian E. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. 3. misalnya mobil bertenaga surya. 9.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan.padat. 4.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Energi dan 15.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. 3. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya  10. kesehatan.167)  14. Menentukan karya/model yang 11. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 2. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. (hlm. akan dibuat 12. PG PG C.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.

Menjelaskan perubahan energi Perubahan bunyi melalui bunyi melalui penggunaan alat musik alat musik (hlm.penggunaannya 4.159)  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 2 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI .

.... LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita... 3b. Isian  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.. Butir soal tes siklus 2... misalnya mobil bertenaga surya. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .. Pilda : 10 butir II...161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.. 6-10..... Energi Alternatif (hlm.. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya A...... Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari... Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I... dan isikan pada tabel dibawah ini ! O Mengamati Perubahan Menceritakan penggunaan dan manfaat Energi .. Isian 1.5.... 2..

Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 7..... Kelompok 4 Energi Angin 1................. .................Pembangkit listrik tenaga uap memenfaatkan tenaga… ....... ... Kelompok 2 Energi Panas Bumi 1.............. Biogas sebagai bahan bakar alternative yang dapat digunakan untuk bahan bakar… 9...... ........... 2................................................ ...................................................................................................................... Energi alternative yang digunakan untuk menggerakkan kincir air adalah… 4..... . Untuk mengeringkan baju diperlukan energy… 2.......Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik........ 3....................................................... LEMBAR EVALUASI SISWA Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.................................................... .................................................................. 2..................................... ....................... ................................................Energi yang dapat menggerakkan kincir pada generator PLTA adalah energy… 10............... 2... .............. Kelompok 3 Energi Air 1. ....... ...................................................... 3.................................................................................................................Kelompok 1 Energi Matahari 1........ 2................................................................................................. ... Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… 5..... 3.........Perahu layar dapat bergerak dengan memenfaatkan energy… 6..........................Nama lain energy alternative adalah… 3..........alat tersebut adalah… 8......................................................................... 3..

Air 4. Panas 2. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru . Turbin 8. Cahaya matahari 7. Angin 6. Energi pengganti 3. Panas bumi 3d. Air 10. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.3c. Kompor 9. Sel surya 5.

................................ 7......... 10....................................................... ........................................................................................................................................................................ ................ 3.................................... ...................................................................................................................................................................................................... Lembar jawaban siswa Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1................................................................................................................... 6............LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Isian X 1 = 10 X 1 = 10 Jumlah Skor = 10 Nilai = Jumlah Skor X 10 = 10 X 10 = 100 3e.......................... ....... ............................. .................................................................................................... . .................................. ......................... 8.... ........... ............................................................... ..... ............... .......... 2............ ........... 9........................................................ .... ................. 5........ .................................................... 4................................................................................... ................... ..... ........

Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Ikhlas M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .Syihabudin Rudi Khamid M. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 23 Februari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama M.3f.

Ikhlas Nilai 75 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ - .27 28 29 30 31 32 33 Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri P P P P L L P √ √ √ √ √ √ √ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g. Rekap nilai siklus 2 DAFTAR NILAI SIKLUS II No 1 Nama Siswa M.

4 .7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Syihabudin Rudi Khamid M.

2 Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 23 Februari 2011 A. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). C.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ).3h. B. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 8. Standar Kompetensi 8. misalnya mobil bertenaga surya. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Tekun ( diligence ) . Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. TUJUAN .

Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. pengaris mika. tanya jawab. handuk. VII. Tujuan Pembelajaran** : a. air hangat. Siswa dapat Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari. kantong plastik. ceramah. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya Energi Alternatif B. kertas koran. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi alternatif C. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan b. angin. b. panas bumi serta mememberikan contohnya c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi dari bahan fosil d. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari VI. karet gelang. pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik D. Batu. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b.A. demontrasi dan diskusi. c. jam. MATERI PEMBELAJARAN A. Pra kegiatan 5 menit  Guru mempersiapkan alat peraga . Siswa dapat Mampu menceritakan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari. Sumber dan media a. mug. air.

koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas o o melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. menganalisis. atau lapangan. menyelesaikan masalah. dan bertindak tanpa rasa takut. Kegiatan Awal 10 menit       Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa d. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. memberi kesempatan untuk berpikir. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. diskusi. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. . dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. guru: o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. Elaborasi o Dalam kegiatan elaborasi. studio. guru: o Mencari informasi dari buku. Guru mengabsen siswa c. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif.

Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin.o o o o o o o o o o o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Prosedure Penilaian 1. Alat tes (lampiran soal) . Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. memberikan penguatan dan penyimpulan d. Bentuk tes (Uraian) D. Kegiatan akhir 25 menit o o Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi VIII. secara individual maupun kelompok. PENILAIAN A. Tes Awal (tidak ada) 2. Jenis tes (tertulis) C. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi.

4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.. ...19641215 198608 1 002 Wonosobo.....terbuka pengertian dan sabar 4..fasilitas pembelajaran 1. Lembar pengamatan proses pembelajaran LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS II ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3..Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR...6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA...1 Menunjukkan sikap ramah.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA . L ) NUPTK.....5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.51347356 3730 0003 3i..1 Mengadakan apersepsi 2. PD ) NIP..1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.luwes..1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3..5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2. S.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.....2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2..

.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j..1 3.√ .1 2.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .1.1 4.2 2.( SIKLUS II ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.3 3.√ 100 .1 2.2 4.1.2 4..1.2 2.2 2.3 2.1 1. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS II .

Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya . Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5.Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menggali pengetahuan siswa Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. dengan mereviu. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10.

No Kompetensi Dasar 1. . 4. Energi Panas sifatnya (hlm. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 2. 3.DATA SIKLUS III 3a.148)  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Kisi-kisi soal siklus III KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Materi Pokok dan Uraian Materi Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. PG PG PG PG 1. Energi dan Mendeskripsikan energi panas penggunaannya dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatA.

Energi Bunyi (hlm.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. 2. 6.5. 3. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Energi Alternatif (hlm. 3.  PG PG PG B. 7 Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. 9. cair. PG  Menentukan karya/model 11. misalnya mobil bertenaga surya. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan Energi dan penggunaannya 10. 2. PG PG C.152)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. dan gas.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Isian .  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.

4. Isian 13.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan.159) 15. Isian E. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. 4. (hlm. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik . kesehatan.167)  Menentukan bahan yang akan digunakan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut yang akan dibuat D. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Isian 14. 12.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.

167)  B. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. 1. Pilda : 10 butir II. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. . Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. (hlm. Isian 14. PG  Menentukan karya/model yang akan dibuat 11. Isian Menentukan bahan yang akan digunakan. Isian 12. Energi dan penggunaannya 10. Isian : 5 butir 1. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut A. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Isian 13.KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS III Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.

Alat Dan Bahan …………………………………………………. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Butir soal tes siklus III LEMBAR PRAKTEK SISWA Buatlah Baling-baling dan Alat music bersama teman sebangku dan sislah table dibawah ! NO Mengamati 1. kesehatan. Tujuan Membuktikan terjadinya energy gerak karena pengaruh Angin 2. Energi dan penggunaannya Menjelaskan perubahan energi bunyi Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Kelompok 1 Membuat baling-baling Menceritakan penggunaan dan manfaat 1.159) melalui penggunaan alat musik 15. 2. . Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik 3b. 2.

Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Pengamatan Bunyikan drum dengan menggunakan sumpit dan amatilah 5. 3. …………………………………………………. …………………………………………………. Tujuan Membuktikan bahwa sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan 2. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Pengamatan Amati yang terjadi ketika baling-baling terkena angin 5. 3. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… 1. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… LEMBAR KERJA SISWA 2.. Alat Dan Bahan ………………………………………………….…………………………………………………. Kelompok 2 Membuat Alat Musik Drum Sederhana .

Sumber energy panas utama bagi bumi adalah… a.b.... . ... . . . .... 7. 10.. . Alat Gong . .. ...... 2. . 5... 9. Tiup . .... .. 8.. 6. ..Carilah 10 contoh sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitarmu! No... ..... .. ... . . 4... ...... . . .... . . . .. ... Gesek .. .. ..... . 3. . . .. .... ...... . ... ...c..angin d........ 1... ... .... LEMBAR TES FORMATIF SISWA Berilah tanda X pada huruf a.. Bahan Besi Kuningan ... .. Pukul √ ... ... Petik ..Matahari b.... .api c... ........ . . . . atau d pada jawaban yang benar! 1... ..... .gunung berapi ..... .....

aliran c.Pantulan bunyi yang kurang jelas karena bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bercampur dengan bunyi asli disebut… a.benda gas b.interaksi c.petasan a.drum b.Berikut ini adalah zat perantara yang dapat menghantarkan bunyi.tape recorder d.panas bumi B cahaya matahari a.rangka b.korek api b.diam d.matahari a.bergerak c.Dimanakah sebaiknya kamu bermain laying-layang? 15.bergeser a.konveksi d.konduksi a.skemaa c. a a d c .getaran c.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a.Bahan apa sajakah yang diperlukan dalam membuat parasut? 12.2.seruling d.air b.seruling.terompet.terompet c.panas matahari d.baling-baling d.benda cair 3.Contoh alat musik yang menerapkan sifat bunyi adalah? 3c.radiasi d.Mengapa depan pesawat terbang dibuat runcing? 14.Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 10.biola c.gaung a.angin c.benang c. 3. 2.listrik 8.benda padat 6.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… 4.Dibawah ini alat musik yang berbunyi dengan cara ditiup adalah… 5. 4.kecuali… 7.bergetar b.gelombang d.Sebelum membuat layang-layang kita harus membuat… Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 11.gendang.Energi alternatif yang berasal dari luar bumi adalah… 9.gitar.panas bumi d.Bagaimana langkah-langkah membuat parasut? 13. Kunci Jawaban LEMBAR KEGIATAN SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA 1.gema b.radiasi b.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.

Supaya parasut menarik. a LEMBAR EVALUASI SISWA 11. Ikatlah benang ke tepi plastik yang telah dilubangi sati per satu. Untuk menghindari gesekan udara 14.mainan patung kecil) 12.5.hiaslah dengan warna-warni. a 6. c. Satuka semua ujung benang yang lain dan ikatlah pemberatnya. terompet dan gendang 3d.Plastik bekas (usahakan plastik tipis) b. di lapangan atau tempat aman 15. c 7. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR PRAKTEK SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar isian 2 x 5 = 10 Jumlah Skor = 20 . e. b 8.Pemberat(kayu. langkah-langkah membuat parasut : a. c 9. Potong plastik berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 cm b.Benang c. lubangi tepinya dengan jarak + 10 cm dengan jarum. Parasut telah jadi dan siap diluncurkan g. yang diperlukan dalam membuat parasut a. f.Plastik yang telah dipotong. b 10. 13. Potong benang sepanjang 50 cm dan sebanyak lubang pada plastik (no 2) d.

.................. lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a............. 5............... 3........................... .... ....................................... ...................................Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 3e. 2............................................ 3............................... ...................................... ............................................ ...................................... a 10........... ............................................b............... a 8.......... a 9......c.............. ........................... 4............................. 5.......... a 7......................... a a a a a b b b b b c c c c c d d d d d 6......... .......... 2....... atau d pada jawaban yang benar! 1.............................................. 1................ .. a b b b b b c c c c c d d d d d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! ......................... 4.

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .3f.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 29 Januari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama M.

Ikhlas M. Rekap nilai siklus 3 DAFTAR NILAI SIKLUS III No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Siswa M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Nilai LK Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ - Evaluasi 75 55 60 70 65 60 55 .Syihabudin Rudi Khamid M.31 32 33 Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L L P √ √ √ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.

7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.4 .7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut.3 Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. C. TUJUAN B. misalnya mobil bertenaga surya. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Siswa dapat Menentukan bahan atau alat yang akan digunakan. B. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS III) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 24 Februari 2011 A.3h. . Tujuan Pembelajaran** : a.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). c. Siswa dapat Menentukan karya/model yang akan dibuat b. Tekun ( diligence ) . Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Kompetensi Dasar 8. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Standar Kompetensi 8. Siswa dapat Membuat karya/model sesuai rancangan.

d. Siswa dapat Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. e. Siswa dapat Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan menjaga kebersihan. E. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw, pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik F. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. MATERI PEMBELAJARAN C. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya
 

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi

D. Sumber dan media a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Botol plastik, sebatang sedotan, lem, plastisin, selotip, kertas karton Kertas tulis, pensil, pengaris, gunting c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study), tanya jawab, ceramah, demontrasi dan diskusi.

III.

KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan a. Pra kegiatan 5 menit
 

Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa

b. Kegiatan Awal 10 menit
    

Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa

c. Kegiatan Inti 30 menit
o

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o

Mencari informasi dari buku, koran mengenai sumber energi alternatif

 

Matahari Angin

 

Air Panas

o o

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Elaborasi

o

Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o o o o o o

membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru dan diwujudkan dalam bentuk hasil karya memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

o o o o

memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; Menunjukkan hasil karya yang telah dibuat Menyebutkan cara pembuatannya Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
o o

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

d. Kegiatan akhir 25 menit
o o

Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi

IV.

PENILAIAN A. Prosedure Penilaian 1. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Tes Akhir (ada) pada lembar tes formatif B. Jenis tes (tertulis) C. Bentuk tes (pilda dan Uraian) D. Alat tes (lampiran soal)

Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR, S. PD ) NIP.19641215 198608 1 002

Wonosobo, ........................... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. L ) NUPTK.51347356 3730 0003

3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran

2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.1 Mengadakan apersepsi 2.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.luwes.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.1 Menunjukkan sikap ramah.terbuka pengertian dan sabar 4.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - .5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.fasilitas pembelajaran 1.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS III ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.

Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS III Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah .2 4.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .1 3.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.2 2.3 3.2 4.3 2..1 2.1 2.2 2.1.√ 100 .LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS III ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.√ .1 1.1..1.2 2..1 4.

Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6.. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) http://portalnyapendidikan.. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Selamat bekerja semoga sukses selalu. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9.blogspot. dengan mereviu. merangkum atau menyimpulkan? 11. Tags: PENDIDIKAN . lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Kodok Ngorek” Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan.html .com/2011/09/download-contoh-laporan-penelitian.TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful