LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF

(JIGSAW) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYA DI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG TAHUN 2011

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa

Disusun Oleh : IDA YUANITA LAKSANAWATI, S.Pd.SD NUPTK : 51347356 3730 0003 UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KEC. KEJAJAR

SEKOLAH DASAR MA’ARIF TIENG
Jln. KH. Wahid Hasyim Km23, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo 2011

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ida Yuanita Laksanawati, S.Pd.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Instansi : SD Ma‟arif Tieng Kec. Kejajar Pangkat/Gol : Pengatur tk 1/ IId Jabatan : Guru Muda Tk.1 Telah melakukan penelitian dengan Judul: “Upaya Peningkatan Hasil dan pemahaman siswa melalui penerapan model Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Ma‟arif Tieng”

Kejajar, 26 Februari 2011 Peneliti Ida Yuanita L

Disyahkan oleh :

Ka. UPTD DIKPORA Kec. Kejajar H.HS. Sismandiri. S.Pd
NIP.19591230 197911 1 003

Kepala Sekolah SD Ma’arif Tieng Umar, S.Pd
NIP.19641215 198608 1 002

Petugas Perpustakaan SD Ma’arif Tieng M. Irsyad Lutfi

Pembina

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Hanya atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya, saya dapat menyelesaikan laporan Penelitian Tindakan Kelas di SD Ma‟arif Tieng dengan lancar. Laporan ini saya susun dalam rangka memenuhi Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa yang telah saya laksanakan dari awal Februari sampai dengan akhir Maret. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak yang baik langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan laporan ini, yaitu kepada yang terhormat: 1. Bapak Umar selaku kepala sekolah SD Ma‟arif Tieng yang telah memberikan Saran, Ijin dan pertimbangan terhadap pelaksanaan PTK selama kegiatan berlangsung. 2. Bapak H.HS. Simandiri selaku Kepala Dinas Dikpora Kec. Kejajar yang telah memberi pengesahan terhadap laporan PTK ini. 3. Bapak dan Ibu Guru SD Ma‟arif Tieng yang telah membimbing dan memotifasi serta mengarahkan kami hingga kegiatan Program Penelitian Tindakan Kelas ini dapat terselesaikan dengan lancar. Dan akhirnya saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini banyak kelemahan atau kekurangan untuk itu, saya berharap kepada pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun. Untuk itu sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Wonosobo, Maret 2011 Peneliti

DAFTAR ISI

UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYADI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN BERITA ACARA SEMINAR (BARU) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK/RINGKASAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. B. C. D. Kajian teori Penelitian yang relevan Kerangka berfikir Hipotesis tindakan

BAB III METODOLODI/METODE/ PROSEDUR PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Setting Penelitian Subyek Penelitian Sumber Data Teknik Dan Alat Pengumpulan Data Validasi Data Analisis Data Indikator Kinerja Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi kondisi awal B. Deskripsi siklus 1 1. perencanaan tindakan 2. pelaksanaan tindakan 3. pengamatan tindakan

... 2b... Tabel 3 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi 4... D.4. Tabel 6 Hasil Tes Formatif siklus 3 B...... Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……..... refleksi hasil tindakan 5. Diagram 2 Kerangka berfikir 3. Data Kondisi awal: 2a. Pembahasan/diskusi E.. .. Siklus 1. Siklus 3 C... Diagram 1 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA 2. Tabel 1 Waktu PTK 2.. Simpulan B.. pengamatan tindakan 4.... Daftar Lampiran 1.. Hasil tindakan BAB V PENUTUP A... Deskripsi siklus 2 1. pelaksanaan tindakan 3..... Siklus 2. refleksi hasil tindakan C. Implikasi C.. Tabel 2 Jadwal Pelaksanaan Siklus 3. Data hasil Belajar Kondisi Awal. Daftar Gambar 1. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN A... Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 5... Daftar Tabel 1.. perencanaan tindakan 2.. Surat Ijin Penelitian……………….. Tabel 5 Hasil Tes Formatif siklus 2 6.. Diagram 3 Grafik dan Poligon Nilai Awal... 2...

... RPP…………………………………………… 3i.. Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k..... 3c...... 3b...... Rekap nilai siklus 1……………………………........... Kunci Jawaban.... 3d. 3b.. Kisi-kisi soal siklus 2. 3i....... Contoh lembar jawaban siswa……………........... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 3: 3a........... Butir soal tes siklus 2.. Rekap nilai siklus 3………………………….. 3h.... Daftar hadir siswa………………………………........ Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j.... 3h................ Contoh lembar jawaban siswa………………… 3f.......................... RPP………………………………………………... RPP…………………………………………… 3i.............. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian....... 3f.. 3d.............. Daftar hadir siswa…………………………....... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k.... 3g.... Data Siklus 1: 3a.. 3j... Kunci Jawaban. 3c.................... Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j. Butir soal tes siklus 3....... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k...... 3d............ 3h........................... 3e.... Rekap nilai siklus 2…………………………... 3c.... Daftar hadir siswa…………………………........... Contoh lembar jawaban siswa……………........3..... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e...... Kunci Jawaban..... 3b............ 3g........ Butir soal tes siklus 1.. 3g.. Kisi-kisi soal siklus 1..... Kisi-kisi soal siklus 3................. Lembar pengamatan proses pembelajaran…...... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e........ Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran .......... 3f....... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 2: 3a...............

Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011.ABSTRAK Oleh. dalam rangka untuk identifikasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pembelajaran. Maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajarannya bermasalah. Penelitian ini dilakukan oleh guru di kelas tersebut. Metode yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. dan tahap refleksi.Pd. S.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Siswa terlihat malas belajar. Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Pengunaannya. Provinsi Jateng. Model Jigsaw. Dalam kegiatan obeservasi ini. Ida Yuanita. Penggunaan metode tersebut dikarenakan adanya kurang berhasilnya pembelajaran IPA pada KD energi dan penggunaanya. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. Hasil Belajar BAB I PENDAHULUAN A. Dalam pembelajaran IPA tentang Energi dan penggunaanya mendapat hasil belajar dengan rata-rata kelas yang belum mencapai KKM yang ditentukan. Peneliti melibatkan Teman sejawat untuk menelaah. terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 anak perempuan. Minat. Kooperatif. tahap pengumpulan data. Latar Belakang Masalah Pada tahap awal. peneliti melakukan observasi bersama kolaborator pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya di kelas IV di SD Ma‟arif Tieng pada semester II tahun ajaran 2011 / 2011.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. dijumpai hal-hal sebagai berikut : 1. Dengan Siswa yang diteliti terdiri dari 33 siswa.61% Kata Kunci: Tujuan Pembelajatan. Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. suka bermain dalam kelas 2. peneliti bersama kolaborator mencatat semua hal yang terjadi pada kegiatan pembelajaran. tahap pelaksanaan.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan . Dengan latar belakang data prestasi siswa awal yang lulus nilai KKM sebesar 36. L. mengobservasi serta bersama peneliti mencari jalan keluarnya.SD Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Jigsaw. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3.

Sehingga pada saat sekolah banyak siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa bukan hanya berasal dari kegiatan pembelajaran di kelas. kurangnya penggunaan media sebagai proses adaptasi pengalaman siswa dengan konsep yang dipelajari. . Agar permasalahan dapat dipecahkan. Suasana sekolah juga sangat kondusif pada saat aktifitas pembelajaran dilaksanakan. teman sejawat. untuk meningkatkan hasil belajar siswa peneliti menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran IPA terlebih dahulu sehingga timbul perhatian dan rasa suka terhadap IPA. Sehingga motivasi belajar kurang. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Hal ini menjadikan pembelajaran dapat dikatakan tidak berhasil. kurangnya kemampuan guru untuk menggali pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran dengan fakta di lapangan yang sering dijumpai siswa. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga Mata Pelajaran IPA untuk KD Energi dan penggunaannya telah ditetapkan KKM nya adalah 63 Namun dari 33 siswa yang ada. Keadaan ini menyebabkan pada saat berangkat sekolah siswa tidak ada yang memperhatikan kebutuhannya. Untuk itu peneliti menerapkan metode kooperatif Jigsaw Kooperatif Jigsaw yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari. maka peneliti atau guru perlu melakukan tindakan yaitu melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelompok yang terdiri dari lima anak dipilih secara acak. sehingga perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada tindakan ke dua melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelomok kecil yang terdiri dari dua anak. Perbaikan pembelajaran akan peneliti lakukan melalui pola penelitian tindakan kelas. Begitu juga dengan motivasi siswa akan meningkat terhadap pelajaran IPA pada khususnya.2 pada awal pembelajaran dapat berubah menjadi 65 dikarenakan sudah menggunakan model Kooperatif Jigsaw dalam pembelajarannya. Tindakan pertama dan kedua dilakukan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai petani dan pedagang kecil di pasar sehingga bekerja sebelum anaknya berangkat sekolah. Penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan difokuskan pada tumbuhnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan. Ditinjau dari sisi proses pembelajaran di kelas.Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Belum lagi pada malam hari siswa tidak dibiasakan untuk dibantu dalam belajar. serta proses pembelajaran yang berpusat pada guru. Perhatian orang tua siswa terhadap belajar anaknya di tempat peneliti mengajar sangat kurang. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar 2. hanya 11 siswa yang mendapat nilai ≥ 65. Antara lain penggunaan metode yang tidak sesuai. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. lingkungan masyarakat sekitar dan lingkungan keluarga siswa juga ikut berperan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Agar dapat meningkatkan motivasi siswa. Hanya masalah yang terkait dengan proses pembelajaran di kelas yang dapat peneliti perbaiki. Diharapkan setelah penelitian berlangsung nilai rata-rata 6. Sarana prasarana sekolah sebenarnya cukup memadai bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan.

antara lain: 1. 4. yaitu sebagai berikut : 1. 3. sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien. Dalam pembelajaran menggunkan berbagai macam metode sesuai kondisi anak pada saat pembelajaran berlangsung dan yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Minat belajar siswa . 3. 2. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. Media Sederhana 3. Hasil identifikasi terhadap proses pembelajaran IPA yang peneliti laksanakan memperlihatkan beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa. 4. 4.B. Setelah berdiskusi dengan pengamat yang merupakan teman sejawat berdasarkan hasil observasi. 2. Identifikasi Masalah Dari sisi proses pembelajaran di kelas. Pada awal pembelajaran guru menarik perhatian siswa dengan menggunkan alat peraga Guru menggunakan alat peraga secara efektif Pada pembelajaran guru melibatkan siswa untuk aktif dalam belajar Dalam menyampaikan materi guru sebaiknya membimbing siswa untuk mencapai pemahaman tertentu dengan membuat kesimpulan 5. penyebab permasalahan siswa dalam pembelajaran maka diambil beberapa tindakan yang merupakan alternatif pemecahan masalah adalah : 1. sehingga siswa menjadi jenuh dalam pembelajaran. Pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa Guru belum memaksimalkan penggunaan alat peraga Guru belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran Guru menyampaikan materi secara klasikal Guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang kurang vareatif. 2. C. Metode kooperatif Jigsaw Terbimbing 2. 5. Pembatasan Masalah Agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan isi penelitian tindakan kelas ini maka peneliti membatasi permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru Motivasi belajar siswa rendah Ada beberapa siswa bermaian saat guru menjelaskan Siswa pasif dalam pembelajaran Peneliti bersama kolaborator melakukan analisis terhadap penyebab timbulnya masalah tersebut dilihat dari peneliti atau pengajar. 3.

Semester II tahun ajaran 2011 / 2011? “ E. Tujuan Umum Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA 2.4. . guru juga termotivasi untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran IPA dengan berbagai cara yang mungkin. misalnya : menggunakan berbagai model pembelajaran. dll. Mata pelajaran IPA D. b. Manfaat Penelitian Secara khusus. Dengan melihat siswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang difasilitasinya. analisis penyebab timbulnya masalah. Tujuan Penelitian 1. Rumusan Masalah Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara. maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah melalui model belajar kooperatif (Jigsaw) Expert Group / kelompok ahli dapat meningkatkan hasil dan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanyadi kelas IV. manfaat yang dapat diambil dari penelitian tindakan kelas ini antara lain :  Bagi Siswa a. dan alternative tindakan pemecahan masalah diatas. Tujuan Khusus Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode Kooperatif Jigsaw di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. SD Ma‟arif Tieng. Motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat  Bagi Guru a. F. melengkapi alat peraga yang diperlukan. Membatu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di dalam kelas. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam setiap pembelajaran.

peristiwa. manfaat penelitian ini adalah sebagai salah satu usaha guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran bersama siswa dalam mewujudkan tujuan pendidikan IPA dan tujuan pendidikan Nasional. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif.b. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya. Dari istilah. Akan menambah pengetahuan di perpustakaan sekolah. Hakikat IPA Untuk memahami IPA bisa kita tinjau dari istilah dan dari sisi dimensi IPA. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam. Kajian Teori 1. BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. Disamping itu juga hasil penelitian ini setidaknya dapat menambah berbagai media. IPA adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam sekitas beserta isinya. teknik dan metode yang dilaksanakan serta dapat sebagai salah satu acuan bagi sekolah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan Penelitian ini dapat menjadikan guru lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran yang tepat. Secara umum.  Bagi perpustakaan Memberikan penambahan reverensi di perpustakaan sekolah. dan gejala-gejala yang muncul di alam. .  Bagi Sekolah Memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu proses maupaun mutu hasil pembelajaran IPA di Sekolah. Kreatifitas belajar IPA a. efisien dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Sehingga referensi buku diperpustakaan meningkat. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi guru agar lebih efektif.

melalui keterampilan menemukan antara lain. mengontrol variabel. pertama bahwa kita membutuhkan lebih banyak ilmuan yang baik. Fakta merupakan kegiatan-kegiatan empiris di dalam IPA dan konsep. bersikap kooperatif. menggunakan keterampilan spesial. hukumhukum. kedua untuk mendapatkan penghasilan. mengamati. penyempurnaan jawaban baik tentang gejala maupun karakteristik alam sekitar melalui cara-cara sistematis (Depdiknas. Sebagai proses IPA dipandang sebagai kerja atau sesuatu yang harus dilakukan dan diteliti yang dikenal dengan proses ilmiah atau metode ilmiah. menerima kegagalan sebagai suatu hal yang positif. dan untuk mempelajari IPA harus mempunyai kemampuan memadai seperti bila akan menjadi seorang ilmuan. menginterprestasikan data.Hakekat IPA ada tiga yaitu IPA sebagai proses. mengklasifikasi.” IPA mengandung makna pengajuan pertanyaan. yaitu “Suatu kegiatan berupa pertanyaan dan penyelidikan alam semesta dan penemuan dan pengungkapan serangkaian rahasia alam. mendefinisikan secara operasional. pengukuran. Yang termasuk proses empirik adalah observasi. dan filsafat IPA. Belajar IPA tidak sekedar belajar informasi IPA tentang fakta. pemahaman jawaban. konsep. melakukan eksperimen. cara IPA dan teknologi bekerja dalam bentuk pengetahuan prosedural. . Hakikat Belajar Pada dasarnya manusia ingin tahu lebih banyak tentang IPA atau IPA. pencarian jawaban. Carin (1993:3) mendefinisikan science sebagai The actiIVty of questioning and exploring the universe and finding and expressing it‟s hidden order. Berdasar pada definisi yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa IPA selain sebagai produk juga sebagai proses tidak dapat dipisahkan satu sama lain. akan tetapi belajar IPA juga belajar tentang cara memperoleh informasi IPA. tidak semua masyarakat mendukung. prinsip. mengukur. konsep. hukum-hukum dan teori IPA. prinsip. Proses IPA ada dua macam yaitu proses empirik dan proses analitik. menduga. Pernyataan di atas selaras dengan pendapat Carin yang menyatakan bahwa IPA sebagai produk atau isi mencakup fakta. singkat dan yang dapat diterima secara universal sangat sulit dibandingkan dengan mendefinisikan ilmu-ilmu lain. termasuk kebiasaan bekerja ilmiah dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah. merumuskan hipotesis. Ada tiga alasan perlunya memahami IPA antara lain. model IPA. memprediksi. dan pengembangan sikap. Proses IPA adalah langkah yang dilakukan untuk memperoleh produk IPA. Mendefinisikan IPA secara sederhana.2002a: 1). dan klasifikasi. teori merupakan kegiatan-kegiatan analisis di dalam IPA. prinsip. antara lain sifat IPA. ketiga karena tiap kurikulum menuntut untuk mempelajari IPA. hukum dalam wujud „pengetahuan deklaratif‟. Beberapa ilmuwan memberikan definisi IPA sesuai dengan pengamatan dan pemahamannya. produk. b. Sebagai sikap IPA dipandang sebagai sikap ilmiah yang mencakup rasa ingin tahu. Proses empirik suatu proses IPA yang melibatkan panca indera. berusaha untuk membuktikan menjadi skeptis. menerima perbedaan. Pada umumnya siswa merasa bahwa IPA sulit. mengkomunikasikan. Pada saat setiap orang mengakui pentingnya IPA dipelajari dan dipahami.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya IPA terdiri atas tiga komponen. c. 1980). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar siswa tentang energy dan penggunaanya dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw khususnya. Hal ini berarti bahwa IPA harus diajarkan pada siswa secara utuh baik sikap ilmiah. 1987. Kemampuan siswa dalam menggunakan metode ilmiah perlu dikembangkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata. Jadi tidak hanya terdiri atas kumpulan pengetahuan atau fakta yang dihafal. dalam arti bahwa situasi kelas memungkinkan berkembangnya kreatifitas siswa. Mata pelajaran IPA adalah salah satu mata pelajaran IPA yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis deduktif dengan menggunakan berbagai peristiwa alam dan penyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif dengan menggunakan IPA serta dapat mengembangkan pengetahuan. 1991). dan menurut Romlah (1988) dapat pula meningkatkan kreatifitas siswa. Model pembelajaran Jigsaw. Sementara pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dimaksudkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dan mempunyai efek pengiring dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Joyce dan Well. yaitu pengajaran yang menekankan keterlibatan intelektual dan emosi siswa dalam proses belajar-mengajar (Sudjana. yang disebut metode ilmiah yaitu: merumuskan masalah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam pembelajaran IPA untuk meneliti masalah-masalah harus melalui kerja ilmiah. merumuskan hipotesis. menganalisis data pengamatan. maupun produk ilmiah. Upaya pengembangan kreatifitas biasa dilakukan melalui pelatihan khusus. keterampilan dan sikap percaya diri. Pengajaran yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas siswa adalah pengajaran kreatif. maka dalam penelitian tindakan kelas pada "model pembelajaran . Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan. dan salah satu jenisnya adalah pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. dan sikap ilmiah. Wijayanti. tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. proses ilmiah. Kreatifitas Belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari pemikiran bahwa kreatifitas yang mempunyai fungsi penting dalam kehidupan manusia dan dalam pencapaian hasil belajar siswa di sekolah adalah dapat dikembangkan. gagasan. Melalui pelajaran IPA diharapkan para siswa memperoleh pengalaman dalam membentuk kemampuan untuk bernalar deduktif kuantitatif matematis berdasar pada analisis kualitatif dengan menggunakan berbagai konsep dan prinsip IPA (Depdiknas. sehingga siswa dapat belajar mandiri untuk mencapai hasil yang optimal. serta menarik simpulan. yaitu produk. merancang dan melaksanakan ekperimen. namun juga merupakan kegiatan atau proses aktif menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam. dan sebenarnya dapat dilakukan melalui pengajaran. Melalui kajian teori tentang kreatifitas. dan konsep yang terorganisir. proses. 1989) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Partika. khususnya kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. 2002a: 6).

percobaan atau penyelidikan. Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. dan penarikan kesimpulan. penyusunan teori. eksperimentasi. e. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek. 1989: 93). Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar. Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. fenomena alam. IPA meliputi empat unsur. juga mempunyai ciri husus/karakteristik. dan hukum. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya. IPA merupakan pengetahuan teoritis. Hakikat Belajar . yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut(Depdiknas. Hasil belajar IPA a. penyimpulan. Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. 2. perancangan eksperimen. metode ilmiah meliputi pengamatan. serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau tidak dapat dikembalikan ke sifat semula. b. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. 2006). eksperimentasi. evaluasi. a. teori. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. aplikasi dan sikap. Perubahan kimia: lilin yang dibakar html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 b. Hakikat IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. Pengembangan dan Pembelajaran IPA . prinsip. Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. yaitu dengan melakukan observasi. Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. c. makhluk hidup. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d.kooperatif Jigsaw" ini diajukan dua buah hipotesis yang diterapkan pada saat pembelajaran IPA tentang energy dan penggunaannya dengan siswa kelas IV berjumlah 33 orang SD Ma‟arif Tieng kec. Produk dapat berupa fakta. yaitu produk. pengukuran. Kejajar. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. penyusunan hipotesis. proses.

Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik). terutama untuk membantu pengamatan. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri. mengunjungi suatu objek. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. d. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. konsep-konsep. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. Dalam belajar IPA. observasi. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. a. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. Selain itu. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. penyusunan hipotesis. melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar. menyusun penjelasan tentang gejala alam. Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. Belajar IPA merupakan proses aktif. Misalnya. regional. akan memberikan hasil yang kurang obyektif. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD Sesuai dengan karakteristik IPA. seluruh proses berpikir. dan yang lainnya. memperoleh pengetahuan. studi kepustakaan. sementara itu IPA mengutamakan obyektifitas.Berdasarkan karakteristiknya. siswa juga harus memperoleh pengalaman berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera. Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. b. nasional. . e. Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. menguji penjelasan tersebut dengan cara-cara yang berbeda. luas. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer. dan berbagai macam gerakan otot. cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. siswa mengamati obyek dan peristiwa. dan eksperimentasi. konferensi atau simposium). serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. mengajukan pertanyaan. eksplorasi. Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. c. Berdasarkan karakteristik IPA pula. atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. atau volume).

Menurut Oemar Hamalik hasil belajar adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut. Keterampilan dan kebiasaan b.Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah. Ranah afektif meliputi lima jenjang kemampuan yaitu menerima. Keaktifan dalam belajar IPA terletak pada dua segi. Dari sisi siswa. dan psikomotor. Sikap dan cita-cita . hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. koordinasi neuromuscular (menghubungkan. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi oleh perubahan tingkah laku yang lebih baik lagi. Sedangkan dari sisi guru. Howard Kingsley membagi 3 macam hasil belajar: a. Ranah Afektif Berkenaan dengan sikap dan nilai. manipulasi benda-benda. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. Ranah Psikomotor Meliputi keterampilan motorik. Hasil Belajar Menurut Dimyati dan Mudjiono. yaitu aktif bertindak secara fisik atau hands-on dan aktif berpikir atau mindson (NRC. Berdasarkan teori Taksonomi Bloom hasil belajar dalam rangka studi dicapai melalui tiga kategori ranah antara lain kognitif. penerapan. misalnya dari tidak tahu menjadi tahu. Ranah Kognitif Berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari 6 aspek yaitu pengetahuan. afektif. afektif. psikomotor. hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif. 1996:20) Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD c. menilai. Perinciannya adalah sebagai berikut: a. pemahaman. Tipe hasil belajar kognitif lebih dominan daripada afektif dan psikomotor karena lebih menonjol. menjawab atau reaksi. organisasi dan karakterisasi dengan suatu nilai atau kompleks nilai. namun hasil belajar psikomotor dan afektif juga harus menjadi bagian dari hasil penilaian dalam proses pembelajaran di sekolah. analisis. psikomotorik. b. mengamati). dan afektif. dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. Pengetahuan dan pengertian c. sintesis dan penilaian. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. c. yaitu ranah kognitif.

Perubahan-perubahan perilaku yang terjadi secara insting atau terjadi karena kematangan atau perilaku yang terjadi secara kebetulan.2. Hubungan ini dijalin oleh stimulus dan respons. merumuskan hipotesis. Karena teori ini mengacu pada pengertian bahwa keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian. Namun yang banyak mempengaruhi praktik pelaksanaan belajar adalah teori organismik atau gestalt. c. perhatian dan kebutuhan siswa. Menurut teori ini peran guru sebagai pembimbing bukan penyampai pengetahuan dan siswa sebagai pengolah bahan pelajaran. belajar adalah pembentukan kepribadian. belajar adalah proses berkesinambungan. f. d. 2007. tidak termasuk hasil belajar. Jenis-jenis hasil belajar menurut Bloom (dalam Hernawan. Prinsip-prinsip teori organismik (gestalt) (Hernawan. dan pada akhirnya siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan. Hasil belajar ini akan melekat terus pada diri siswa karena sudah menjadi bagian dalam kehidupan siswa tersebut.29) antara lain: . belajar akan lebih berhasil jika dihubungkan dengan minat. Manusia dianggap sebagai makhluk organisme yang melakukan hubungan timbal balik dengan lingkungan secara keseluruhan. tetapi keseluruhan bukan kumpulan dari bagian-bagian. Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalaman (Hernawan. belajar berdasarkan pengalaman. belajar berkat pemahaman. d. Belajar berlangsung berdasarkan pengalaman yaitu kegiatan interaksi antara individu dengan lingkungannya. afektif (sikap). Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih baik. 2. Hasil Belajar IPA Hasil belajar berkaitan dengan bagaimana siswa belajar. 2007: 10.Pendapat dari Horward Kingsley ini menunjukkan hasil perubahan dari semua proses belajar. teori behafiorisme. e. maupun psikomotor (keterampilan) yang terjadi karena proses pengalaman. Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa hasil belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah dilakukan berulang-ulang. Segala perubahan perilaku baik pada aspek kognitif (pengetahuan).20).11). belajar berdasarkan keseluruhan. g.belajar bukan menghafal tetapi memecahkan masalah dan metode yang dipakai adalah metode ilmiah dengan cara siswa dihadapkan pada permasalahan. Teori belajar yang berkembang pada dasarnya ada tiga yaitu teori belajar disiplin mental atau teori daya (faculty theory). b. Hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan (Hernawan. dan teori organismik atau cognitive gestalt field. 2007.13) adalah sebagai berikut: a. dapat dikategotikan sebagai perilaku hasil belajar. belajar adalah suatu proses perkembangan. 2007: 10.

mencoba. b. Dengan konsep seperti di atas. Penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA (variabel X) a. yang ditunjukkan siswa melalui nilai formatif dapat melebihi KKM IPA 63. afektif. Tujuan jangka panjang kegiatan pembelajaran adalah membantu siswa mencapai kemampuan secara optimal untuk dapat belajar lebih mudah dan efektif dimasa datang. yaitu perhatian fokus. Siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui indikator aktifitas yang dilakukan. yaitu hasil belajar mengacu pada sikap dan nilai yang diharapkan dikuasai siswa setelah mengikuti pembelajaran c. beraktifitas tak relevan. Sedangkan psikomotor siswa meningkat dengan terampil berhitung dan mengukur. hasil belajar kognitif. yaitu tumbuhnya minat siswa dalam pembelajaran IPA. cara berfikir. Sebaliknya siswa dalam kondisi tidak belajar adalah kontradiksi dari aktifitas tersebut. psikomotor. pembelajaran harus berprinsip minds-on. kognitif. 3. c. ide. presentasi. atau menghindar. Hakekat pembelajaran Hakikat mengajar menurut Joyce dan Weil (1986) adalah membantu siswa memperoleh informasi. Kognitif siswa dalam IPA dapat meningkat dengan ditunjukkan pada nilai dalam evaluasi melebihi KKM IPA 63. Sedangkan prestasi hasil belajar merupakan hasil dari pengujian dari sebuah tujuan pembelajaran yang mana sebelumnya telah dilaksanakan suatu proses pembelajaran dengan model tertentu sehingga siswa menguasai pengetahuan yang diharapkan. dan constructifism. bertanya. timbul minatnya terhadap pelajaran IPA. hasil belajar afektif. ketrampilan. . nilai.a. menjawab. Konsep Pembelajaran Pembelajaran pada hakekatnya adalah kegiatan guru dalam membelajarkan siswa. Sebagai guru haruslah lebih teliti dan jeli terhadap permasalahan yang timbul dalam pembelajaran untuk segera menemukan jalan keluarnya. diskusi. ini berarti bahwa proses pembelajaran adalah membuat atau menjadikan siswa dalam kondisi belajar. afektif siswa ditunjukkan dengan sikap positif siswa terhadap IPA. antusias. atau menemukan. Untuk mencapai hal tersebut perlu kerangka pembelajaran secara konsptual (model pembelajaran) yang menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. pasif. Dalam kaitannya dengan ini hasil belajar yang diharapkan peneliti meliputi ketiganya. mereka hanya berdiam diri. Untuk mendapatkan prestasi hasil belajar tidaklah semudah membalikkan tangan. Hasil belajar yang ingin peneliti capai pada penelitian ini meliputi : a. dibandingkan hasil dengan siswa yang lain pada kompetensi yang sama. yaitu hasil belajar yang mengacu pada kemampuan bertindak. Hal ini akan menujukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. berkomentar. yaitu meningkatkan keterampilan berhitung dan mengukur siswa. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembelajaran pikiran siswa focus pada materi belajar dan tidak memikirkan hal di luar itu. saran untuk mengekspresikan dirinya. psikomotor. serta menghilangkan anggapan bahwa IPA adalah pelajaran yang sulit. yaitu hasil belajar yang berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa b. dan caracara belajar dan bagaimana belajar. menduga. hands-on.

Semua hal tersebut di kenal dengan empat kompetensi pendidik. tugas profesional seorang guru adalah menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadikannya menarik. keahlian. kondisi inilah cikal bakal aktifitas belajar dengan indikator tersebut di atas. Akuntabilitas Individual dan. yaitu kompetensi profesional. Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah asih dan asuh sehingga tercipta masyarakat yang belajar ( Learning Community). manusia dapat saling asah. 3. kompetensi paedagogi. Perbedaan pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional. b. kedua oleh cara mengajar guru. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktifitas pembelajaran. Karena perbedaan itu. Interaksi tatap muka. asih dan asuh (saling mencerdaskan). 4. kompetensi kepribadian. kreatif. latar belakang historien. Ketrampilan untuk menjalani hubungan antar pribadi atau ketrampilan sosial yang secara sengaja diajarkan. 1989). dan sikap khusus serta pengakuan masyarakat. yang tadinya tak berrarti menjadi bermakna. yaitu pembelajaran aktif. akan tetapi siswa harus memahami bagaimana dan dari mana konsep tersebut terbentuk melalui kegiatan mencoba dan menemukan. 2. 1992). sedangkan aktifitas individu dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional. Dalam tingkat operasional model pembelajaran dan strategi pembelajaran sering di pertukarkan. Siswa tidak hanya belajar dari guru. Dengan suasana yang kondusif maka muncullah motivasi dan kreatifitas. diketahui bahwa profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan.pengembangan pikiran tentang materi bahan ajar dilakukan dengan melakukan dan mengkomunikasikannya agar menjadi bermakna (Peter Sheal. Saling ketergantungan positif. Manusia memiliki derajat potensi. Perhatikan tabel berikut ini. Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. inilah tugas seorang guru sebagai pendidik. Hal ini sesuai dengan istilah pembelajaran dengan prinsip Pakem. Jika kondisi tersebut mempelajari lebih lanjut karena adanya kebutuhan dan belajar bukan sekedar berhasil. Menurut dengeng (1998) daya tarik suatu mata pelajaran (pembelajaran) ditentukan oleh dua hal pertama oleh mata pelajaran itu sendiri. yang diarasa sulit menjadi mudah. Karena belajar berkonotasi pada aktifitas siswa. Oleh karena itu . dan menyenangkan. Dalam pembelajaran tradisional di kenal pula belajar kelompok. . tetapi juga dari sesama siswa. Semua proses diatas tercakup dalam proses yang kita sebut dengan pembelajaran. Belajar yang sesungguhnya tidak menerima beegitu saja konsep yang sudah jadi. Sebagai seorang pendidik. maka sepantasnya suasana pembelajaran yang kondusif dalam keadaan nyaman dan menyenangkan (De Porter. Elemen-elemen pembelajaran kooperatif menurut Lie (2004) adalah 1. namun demikian ada sejumlah perbedaan esensial anatara kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional. tetapi lebih pada kemampuannya untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya. Pembelajaran adalah Proses memberikan materi sesuai dengan kompetensinya dengan menggunakan metode serta media pembelajaran yang mendukung materi yang diajarkan. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Winataputra (2001). serta harapan masa depan yang berbeda-beda. dan kompetensi sosial. Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah karena dibutuhkan pendidikan.

jenis kelamin. hal ini akan menjadi efektif atau tidaknya guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa. dan mengelola konflik secara langsung di ajarkan. ketrampilan. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap. dan pandangan-pandangan 3. dan kemudian diadaptasi oleh Slafin dan kawan-kawan melalui metode Jigsaw. informasi. Metode ini dikembangkan Elliot Aronson dan kawan-kawan di Universitas Texas. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan. kelas sosial. diajarkan secara langsung mempercayai orang lain. Langkahnya : 1. Guru dalam hal ini sebagai fasilitator haruslah jeli dalam memilih model pembelajaran yang sesuai. Meningkatkan kesedian menggunakan ide orang lain yang dirasa lebih baik 9. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois 6. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. Tujuan utamanya adalah agar siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran dan dapat bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang relatif lama. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa 8. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen . norma atau cacat. Penggunaan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini peneliti mengambil model kooperatif dengan metode Jigsaw.Perbedaan kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional Kelompok belajar kooperatif Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok-kelompok belajar Kelompok belajar tradisional Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok belajar Ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royang Ketrampilan sosial sering tidak seperti kepemimpinan. kemampuan berkomunikasi. agama dan orientasi tugas. Pemimpin kelompok dipilih secara demokratis Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru Pada saat pembelajaran berlangsung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika intervensi sering dilakukan oleh guru terjadi masalah dalam kelompok saat belajar kelompok berlangsung Tabel 1 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi Keuntungan menggunakan metode kooperatif dalam pembelajaran diantaranya: 1. Model-model pembelajaran dikembangkan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan dimana agar siswa dapat paham sesuai dengan kompetensi jenis pengetahuan. perilaku sosial. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia 7. etnis. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen 5. c. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4.

Dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang sumber Energi Panas. Karena dapat menarik perhatian siswa. Dalam metode Jigsaw versi Slavin. B. Kumpulan siswa semacam itu disebut “Kelompok Pakar“ (Expert Grup) 4. C. maka diperoleh alur berpikir sebagai berikut: . Dengan demikian siswa akan memperoleh hasil evaluasi belajar yang semakin baik. Memperhatikan hasil penelitian pendahulu tentang penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar diyakini siswa memiliki pemahaman yang lebih baik. Penelitian Yang Relevan Penelitain tindakan kelas terhadap pembelajaran IPA telah banyak dilakukan oleh pakar peneliti dan praktisi-praktisi pendidikan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tersebut. Berikut ini. Berdasarkan hasil penelitian (Afif. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks. 2009) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar di SD 1 Parikesit dikelas IV. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali kepada kelompok semula (home time) untuk mengajar anggota lain mengenai yang telah dipelajari dalam kelompok pakar. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna. Hal itu dilakukan sebagai rujukan kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. para siswa di evaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari. dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan atau akademik tersebut.2. pemberian skor seperti dilakukan seperti dalam metode Stad. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “home time”. 5. Kerangka Berfikir Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang telah diuraikan di atas. Individu atau tim yang memperoleh skor tinggi diberi penghargaan oleh guru. peneliti menyertakan beberapa hasil penelitian tindakan kelas yang berhubungan dengan perbaikan pembelajaran IPA dan penggunaan media atau model pembelajaran. 3.

1 setelah diambil nilai ulangan sebagai pre tes (pra siklus) diperoleh 11 dari 33 siswa yang dapat mencapai KKM. siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. D. bagi siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kec. Ceramah merupakan satusatunya metode andalan. Kejajar Kab.Diagram 1 Kerangka berfikir Kondisi awal pembelajaran IPA di kelas IV SD Ma‟arif Tieng sangat monoton karena guru belum menggunakan metode yang bervariasi dalam pembelajaran. dan kerangka berpikir. Diduga pada kondisi akhir setelah kegitan berlangsung siswa akan mengalami peningkatan hasil belajar. Kondisi seperti itu berdampak pada hasil belajar siswa rendah. Siklus I penggunaan metode Jigsaw pada kelompok besar dan pada siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo 2. Hipotesis Tindakan Dengan menggunakan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya. selebihnya 22 siswa belum mencapai KKM. maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut: 1. Wonosobo tahun pelajaran 2011/ 2011 Berdasarkan penjelasan pada latar belakang. yaitu dengan KKM 64. kajian teori. dan pemberian tugas selalu diberikan setelah ceramah selesai. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo . Terlihat siswa sangat tidak semangat. Hal ini membuat guru peneliti berusaha melakukan tindakan melalui PTK dan merencanakan tindakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus.

Identifikasi masalah Penyusunan proposal Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan Siklus II Pelaksanaan Siklus II Penyusunan Laporan II III IV Maret 2011 B. 6. . Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Penggunaannya. Subyek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini (PTK) ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan jumlah 33 siswa. Tabel 1 Pembagian Waktu Penelitian Tindakan Kelas No Uraian Kegiatan Bulan Februari 2011 I 1 2 3 4 5. 2. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo karena peneliti adalah guru di kelas tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai petani Kentang.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. buruh dan pedagang sayuran di pasar sehingga pendidikan anak kurang diperhatikan. banyaknya siswa laki-laki 13 siswa dan banyaknya siswa perempuan 20 siswa dengan karakteristik latar belakang keluarga yang berekonomi menengah ke bawah. Setting Penelitian 1.

mengarahkan siswa. 2. b. penguasaan kelas. learning log untuk mendapatkan umpan balikan dari pembelajaran yang dilaksanakan. yaitu: 1. persebaran pertanyaan. teknik wawancara untuk mendapat pengalaman langsung siswa terhadap proses pembelajaran dan d. Lembar pengamatan untuk melihat tingkat minat belajar siswa dengan komponen yang dilihat meliputi perilaku guru dan siswa dalam pembelajaran oleh observasi. cara memotivasi siswa. D. Sumber Data Sumber data pada penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. meliputi apersepsi. Guru. 2. Teknik Pengumpul Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian tindakan kelas ini adalah: a. dan kemampuan merangkum materi. teknik pengamatan untuk melihat minat siswa terhadap pembelajaran IPA menggunakan metode terbimbing dan menggunakan media sederhana. b. Sumber data primer Sumber data primer diambil dari hasil observasi minat siswa terhadap proses pembelajaran IPA yang dilakukan. Alat Pengumpul Data Sedangkan alat pengumpul data pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. berupa tes isian dan uraian dengan materi keliling bangun datar. juga hasil wawancara guru ke siswa menanggapi proses pembelajaran.C. Sumber data sekunder Sumber data ini diperoleh dari learning log yang ditulis oleh siswa sendiri tentang proses pembelajaran IPA yang telah dilakukan. c. Tes tertulis. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data 1. dan nilai hasil belajar pada akhir siklus 1 dan siklus 2. Sumber data primer diperoleh pada saat peneliti melakukan penelitian dan sumber data sekunder diperoleh dari data data pendukung lain yang dapat diperoleh di luar waktu melakukan penelitian. Adapu sumber data yang diperlukan pada penelitian ini adalah : 1. . teknik tes untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran.

keaktifan. Analisis data secara deskriptif kualitatif. dan trianggulasi teoritis. disiplin. meliputi rentang waktu tindakan dilaksanakan dengan frekuensi yang memadai untuk menjamin bahwa efek perilaku tertentu bukan hanya suatu kebetulan. Analisis Data Setelah data diperoleh baik dari hasil wawancara. trianggulasi ruang. Trianggulasi waktu dapat dilakukan dengan mengumpulkan data dalam waktu yang berbeda. semangat. kemampuan memahami bahasa. Bentuk-bentuk trianggulasi adalah trianggulasi waktu. Validasi Data Cara meningkatkan validitas penelitian tindakan adalah meminimalkan subyektifitas melalui trianggulasi. kemampuan menghitung. ketekunan. d. Trianggulasi teoritis dapat dilakukan dengan memaknai gejala perilaku tertentu dengan dituntun oleh beberapa teori yang berbeda tetapi berkaitan. kemampuan melakukan perintah.2. Indikator Kinerja . perhatian. Sedangkan data yang dipertoleh dengan tes divalidasi dengan validasi konten atau isi yang merujuk pada Permendiknas No. apresiasi pada mata pelajaran. selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. peneliti maupun teoritis. pedoman penilain yang merujuk pada permendiknas No. F. ketertarikan pada pembelajaran c. meliputi inisiatif mengeluarkan pendapat. Pada prinsipnya analisis data untuk mencari dan mengatur secara sistematis data yang terkumpul untuk kemudian disimpulkan. trianggulasi peneliti. learning log. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dibuat agar terjadi kerangka yang jelas tentang pertanyaanpertanyaan yang akan diajukan oleh guru atau observer terhadap subjek (siswa). 2 2 dan 23 tahun 2007 tentang standar isi dan standar kelulusan. Siswa. Trianggulasi peneliti dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang sama oleh beberapa peneliti/pengamat sampai diperoleh data yang relative konstan. observasi/pengamatan maupun tes tertulis. kemampuan menjawab pertanyaan. 20 tahun 2007 tentang pedoman penilaian. Lembar Learning Log Dibuat lembar learning log agar siswa lebih mudah menuangkan ide-ide atau kritik dan sarannya kepada proses pembelajaran yang baru saja dialami. kemampuan menyimpulkan. G. rasa ingin tahu. Data pada penelitian ini yang diperoleh dengan observasi atau pengamatan. E. wawancara dan learning log maka agar data valid divalidasi dengan cara trianggulasi baik waktu. panduan pedoman wawancara. dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator yang terdapat dalam panduan observasi.

Adapun kegiatan merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPA kelas IV semester 2 dapat digambarkan dalam bentuk gambar diagram 1 sebagai berikut: Diagram 2 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA .93 menjadi 65 dan 80% siswa sudah mencapai KKM. Minat belajar siswa meningkat menjadi 60% 2. tahap pelaksanaan. dan tahap refleksi. tahap pengumpulan data. H. Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 55.Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Penggunaannya di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011” adalah: 1. Prosedur Penelitian Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan.

20 Februari 2011 2. Tahap Perencanaan Senin. 16 Februari 2011 Tahap Pengamatan Selasa. 2 Februari 2011 Tahap Pelaksanaan Selasa. 16 Februari 2011 Tahap Refleksi Selasa. 23 Februari 2011 4. Tahap Pengamatan Rabu. 24 Februari 2011 3. 16 Februari 2011 2. Tahap Pelaksanaan Rabu. Tahap Perencanaan Selasa. Tahap Refleksi Rabu. 23 Februari 2011 3. Tahap Pengamatan Rabu. Tahap Pelaksanaan Rabu. 23 Februari 2011 Siklus II 1. 20 Februari 2011 Siklus II 1.Keterangan: Siklus I 1. Tahap Perencanaan Selasa. 24 Februari 2011 .

4. Tahap Refleksi Rabu, 24 Februari 2011 Table 2 Jadwal Pelaksanaan siklus Adapun deskripsi prosedur penelitian untuk setiap siklus sebagai berikut: 1. Siklus I a. Tahap Perencanaan Penelitian ini peneliti mulai pada hari Senin, 27 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Peneliti mulai dengan mengidentifikasi kompetensi dasar yang sulit dicapai ketuntasannya. Kemudian peneliti menentukan kompetensi dasar “Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya” sebagai bahan penelitian. Karena berdasarkan pengalaman peneliti materi ini cukup mudah bagi siswa. Namun hasil pembelajaran masih kurang bagus. Siswa belum dapat mengingat secara sempurna tentang materi energy dan penggunaanya. Untuk itu dalam pembelajaran siklus I ini peneliti merencanakan penerapan metode kooperatif Jigsaw sebagai langkah agar siswa dapat mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya. Harapan peneliti dengan serangkaian kegiatan pencarian yang dialami siswa sendiri dapat membuat siswa mengingatnya setiap saat karena sangat berkesan dengan pembuktian tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekoolah yang akan menjadi tindakan PTK 2. Penulis menghubungi supervisor sebagai pembimbing pelaksanaan perbaikan pembelajaran. 3. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 4. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). 6. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 7. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 8. Menyusun soal evaluasi hasil belajar, dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 9. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 10. Indikator pada siklus I, 50 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.

b. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) siklus I ini pada hari Selasa, 16 Februari 2011 pada pukul 09.00-10.10 diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Adapun tahap pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:

TAHAPAN PEMBELAJARAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

Penjelasan Tahapan Pertama (I) Eksplorasi Siswa diberi motivasi agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep atau materi yang akan dibahas. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan problematis, tentang fenomena yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan konsep atau materi yang akan dibahas. Tahapan kedua (II) Guru Membagi kelas dalam kelompok dan dipilih 1 orang yang ada dalam kelompok menjadi tim ahli. 1 ahli mempunyai anggota 2 s/d 3 anak. Tahapan ketiga (III) Elaborasi Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang

berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa. Siswa melakukan pengamatan diluar kelas. Tahapan keempat (IV) Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Bersama siswa menyimpulkan Tahapan kelima (V) Konfirmasi Diambil dua kelompok kecil dengan nilai terbaik dan aktif dalam pembelajaran untuk menerima penghargaan. Diberikan juga penghargaan pada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran. Tahapan ketujuh (VI) Pada akhir pembelajaran Guru membagi lembar evaluasi, siswa mengerjakan evaluasi. Observasi dan reflesi dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Melalui penerapan model pembelajaran ini, pemahaman siswa akan meningkat. Fokus pada pelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang nyata. Tidak hanya di dengar tapi juga dilihat. Proses mengobservasi, dilakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran dan diskusi oleh siswa. Kegiatan mengobservasi dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 1 orang, untuk mengumpulkan data yang terdiri dari : a. Aktivitas guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran (instrumen terlampir), b. Kemampuan siswa dalam mengerjakan lembar kerja siswa secara berkelompok c. Evaluasi hasil belajar siswa d. Evaluasi hasil laporan penelitian tertulis

c. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Selasa, 16 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa, perilaku guru, perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa, supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Menurut pengamat, pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori kurang sehingga minat siswa kurang dan pencapaian hasil belajar tidak maksimal. Peneliti sudah menggunakan peraga yang tepat namun kurang bervariasi. Siswa juga kurang aktif dalam pembelajaran. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian itu dikumpulkan dari berbagai sumber yang meliputi : 1. Informan atau nara sumber yaitu siswa dan guru 2. Lembar Observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Data tentang kenerja siswa dan guru dianalisis dengan skala penilaian.

16 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 3. Tidak dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Pengumpulan data hasil tes formatif. hasil evaluasi siswa.1. Berdasarkan pengamatan dan hasil refleksi peneliti menyadari adanya kekurangan dalam pembelajaran antara lain penerapan metode kooperatif Jigsaw belum maksimal penggunaannya. yang antara lain berupa kurikulum rencana pelaksanaan pembelajaran. Didukung penggunaan media yang monoton dan kurang bervariasi. Dokumen atau arsip. absensi siswa. Peneliti masih mengejar target materi tidak mengutamakan proses yang dari perencanaan sudah peneliti inginkan. Tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan aktifitas lain yang berkaitan. Data yang telah didapat.1 dalam kategori cukup. dan buku penilaian. Tahap Perencanaan . Siklus II a. d. Langkah perbaikan tersebut peneliti tuangkan dalam langkah pembelajaran pada siklus II dengan tujuan perbaikan pembelajaran menumbuhkan minat serta meningkatkan hasil belajar siswa pada IPA tentang energy dan penggunaannya. menerapkan metode kooperatif Jigsaw dengan memberikan penekanan pada pemberian penguatan dan penghargaan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa sehingga timbul minat siswa dalam pembelajaran. Tahap Refleksi Refleksi Siklus I peneliti laksanakan pada hari Selasa. 2. menerapkan metode kooperatif Jigsaw pada kelompok kecil agar mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori cukup. persentase ketuntasan: 51% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa sedangkan 13 siswa belum tuntas.3. 4. 2. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. peneliti menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Selasa. Setelah mempelajari data-data yang telah terkumpul serta hasil refleksi. 16 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 65 sama dengan KKM IPA sebesar 64.

Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. b. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. 23 Februari 2011 pada pukul 09. 60 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Indikator pada siklus II. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS).00-10. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. o Eksplorasi . 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. mempersiapkan sumber bahan. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. mempersiapkan sumber bahan. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. 5.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. 1. Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11.Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Rabu. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 8. 4. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai.

memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. diskusi. atau lapangan. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. studio. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. secara individual maupun kelompok. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. guru: o Mencari informasi dari buku. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. guru: . Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. koran mengenai sumber energi alternatif o o Matahari Angin o o Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.Dalam kegiatan eksplorasi. menyelesaikan masalah. guru: o o o o o o o o o o o o o o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. menganalisis. dan bertindak tanpa rasa takut. memberi kesempatan untuk berpikir.

Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. peneliti bagi menjadi 3 bagian. d. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. memberikan penguatan dan penyimpulan c. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. sebagai indikasinya begitu guru memasuki ruang kelas dengan membawa media yang akan digunakan dalam pembelajaran banyak siswa yang bertanya apa yang akan dilakukan dengan membawa barang-barang tersebut. Pembelajaran yang peneliti laksanakan benar-benar dapat membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran.o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 70. supaya dapat mengamati proses pembelajaran. padahal ini pelajaran IPA. Harapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Data yang telah didapat. Rasa ingin tahu siswa menumbuhkan minat siswa sehingga aktif dalam pembelajaran. perilaku guru. Pertanyaan-pertanyaan siswa tersebut membuktikan bahwa rencana peneliti untuk menarik perhatian siswa berhasil. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. 23 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Menurut pengamat. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik sehingga membangkitkan minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. Apalagi setelah peneliti menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa. Tahap Refleksi Refleksi Siklus II peneliti laksanakan pada hari Rabu. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa. Dan sangat menarik perhatian siswa. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi.15 telah . Pengumpulan data hasil tes formatif. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. Sebagai indikasinya sejak peneliti memasuki kelas dengan membawa media yang banyak membuat siswa bertanya apa yang akan peneliti lakukan dengan barang-barang tersebut. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu. 23 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa.1 dalam kategori baik sekali. Membuat siswa antusias ingin membuktikan apa yang telah didemonstrasikan peneliti dan perwakilan siswa di depan kelas.

Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. sudah sesuai dengan target peneliti. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. . 1. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Menyusun soal evaluasi hasil belajar. 8. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 5.67% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa sedangkan 11 siswa belum tuntas. 3. persentase ketuntasan: 66.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 70. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Indikator pada siklus II.melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 84% ≥ KKM IPA 64. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa.1. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Siklus III a. 4. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. Pada pelaksanaan Siklus III diadakan tes formatif dan pelaksanaan pembelajaran seperti siklus II. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS).15 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 66% ≥ KKM IPA 65 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik. Tahap Perencanaan Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus III peneliti mulai setelah jam 11. 70 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. mempersiapkan sumber bahan. mempersiapkan sumber bahan. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut” dan Kompetensi Dasar “Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3.

dan bertindak tanpa rasa takut.00-10. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Kamis. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. 24 Februari 2011 pada pukul 09. o memberi kesempatan untuk berpikir. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi.e. guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. o memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. menyelesaikan masalah. diskusi. o memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. secara individual maupun kelompok. menganalisis. studio. o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. o Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik o Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. o memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. atau lapangan. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi o o o     . guru: o Mencari informasi dari buku. o memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok.

pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik.1 dalam kategori baik sekali.1% ≥ KKM IPA 64. BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN . Data yang telah didapat. 24 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Kamis.1 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik sekali. perilaku guru. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. memberikan penguatan dan penyimpulan f. Menurut pengamat. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 80. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 75.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 81% ≥ KKM IPA 64. 24 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul.1. Tahap Refleksi Refleksi Siklus III peneliti laksanakan pada hari Kamis. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran.o Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. persentase ketuntasan: 81% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa sedangkan 6 siswa belum tuntas. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Pengumpulan data hasil tes formatif. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 75. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. Minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. g. Minat siswa sudah terbentuk. sudah sesuai dengan target peneliti.

6% dihitung dari seluruh jumlah siswa. Pada siklus satu yang lulus sesuai nilai KKM 51% jadi dengan metode Kooperatif Jigsaw sangat membantu tingkat keberhasilan siswa pada standar kompetensi Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifatsifatnya.3.42 Tingkat keaktifan siswa yang tinggi sampai dengan 85. Perencanaan Tindakan . Data awal yang lulus KKMnya 36. B. Pada tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan data awal sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan. Empat kelompok kerja diskusi bisa diukur dari hasil lembar kerja siswa perolehan nilai rata-rata 64. 1.4% dari seluruh jumlah siswa. Deskripsi Siklus 1 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari penyajian 12 butir tentang perilaku siswa yang diobservasi menunjukkan kemunculan yang bagus yaitu mencapai 85.4% dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan hasil yang baik. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 Nilai 50 55 60 65 70 80 85 Jumlah nilai Banyak Siswa Bernilai 7 1 13 1 8 1 2 Jumlah 350 55 780 65 560 80 170 2060 Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2060 33 = 62.A. Deskripsi Kondisi Awal Kondisi awal subyek penelitian menunjukkan data nilai rata-rata kelas adalah 62.4% keaktifan siswa dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini.42 dan tingkat ketuntasan siswa pada standar kompetensi ini baru 36.

satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.rekan guru mengamati tindakan. Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti 4. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa juga skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah ada kemajuan dan perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya C. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus satu dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2011. Keaktifan siswa menjadi 89% dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini.4%. Deskripsi siklus 2 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari 12 butir tentang perilaku siswa yang di observasi menunjukkan kemunculan meningkat dari 85. 3.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 5 Tes Formatif Siklus 2 Nilai 50 60 65 70 Banyak Siswa Bernilai 1 10 1 10 Jumlah 50 600 65 700 .

3.rekan guru mengamati tindakan.3 % pada siklus pertama meningkat menjadi 70.5 % pada siklus dua . satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit. 1.5. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus dua dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011. Deskripsi siklus 3 Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 6 Tes Formatif Siklus 6 . Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. Perencanaan tindakan Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. Pada hasil tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan perolehan pada siklus I juga ada peningkatan dari lulus nilai kkmnya 36. D. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti ada kemajuan. 4. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.15 Keaktifan siswa dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan data yang meningkat pada siklus I adalah 85% menjadi 88% juga pada tes dalam proses yang merupakan metode Kooperatif Jigsaw pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 62.75 6 80 1 85 2 100 2 Jumlah nilai 450 80 170 200 2315 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2315 33 = 70.42 meningkat menjadi 70.Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti.Pelaksanaan penelitian tindakan kelas sudah bisa menunjukkan hasil peningkatan.

F. Pembahasan/diskusi Pada akhir pelaksanaan tindakan kelas guru sebagai peneliti melakukan diskusi dengan guru pengamat aktifitas guru peneliti. Merumuskan dan membahas data-data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa. hasil pengamatan aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti dihasilkan adanya perbaikan pembelajaran. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah banyak kemajuan.Nilai Banyak Siswa Bernilai 60 6 65 1 70 12 75 4 80 1 85 2 90 2 100 5 Jumlah nilai Jumlah 360 65 840 300 80 170 180 500 2495 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2495 33 = 75.61 Diagram 3 Grafik dan Poligon Perincian nilai awal sampai siklus III E. . Hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa.

Dengan latar belakang data prestasi siswa yang lulus nilai KKM sebesar 36. Implikasi Guru kelas sebagai peneliti memerlukan keterlibatan dari guru lain.61%. B. Dengan . Simpulan Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas IV semester 2 SD Ma‟arif Tieng dari analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran IPA Pada Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari hasil prestasi siswa semakin meningkat. Hasil yang selalu meningkat dari setiap siklusnya menandakan pembelajaran Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan seharihari dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Jigsaw disimpulkan berhasil meningkatkam minat dan hasil belajar siswa.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75.BAB V PENUTUP A. menjadi teman untuk mengamati aktifitas guru peneliti dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas.

Kreatifitasan guru dalam merancang pembelajaran dan melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Menerapkan dan menguasai berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami dan siswa tidak jenuh dan bosan. Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini dijadikan sebagai referensi untuk peningkatan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi siswa pada khususnya DAFTAR PUSTAKA Andayani. Oemar. c. 2007. 2004. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : Tiga serangkai. Pemantapan Kemampuan Mengajar. . G. C. K. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikelas Rendah : Jakarta : Tiga serangkai. Teori Belajar Dan Pembelajaran. 2007. Winataputra. Menerapkan penggunaan Kooperatif Jigsaw pada kompetensi dasar yang sama.akan mengetahui sejauh mana upaya yang sudah dilakukan oleh guru peneliti pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran berlangsung. Jakarta : Tiga serangkai. b. Penelitian Tindakan Kelas. Hamalik.Pd. Bagi Guru a. Jakarta : Bumi Aksara Mulyati. Saran Dengan keberhasilan perbaikan pembelajaran menggunakan model Kooperatif Jigsaw penulis menyarankan : 1. Yeti.menggunakan lembar pengamatan aktifitas guru . I. Jakarta : Tiga serangkai. Udin S. 2008. M. Wardhani. 2. 2007.

3d. Kisi-kisi soal siklus 3. Kunci Jawaban 3d.LAMPIRAN-LAMPIRAN Daftar Lampiran 1. Butir soal tes siklus 2. Kunci Jawaban. 3c. Rekap nilai siklus 2 3h. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian 3e. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 2: 3a. 3g. 3b. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal 2b. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 3: 3a. DATA KONDISI AWAL : 2a. DATA SIKLUS 1: 3a. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. RPP 3i. Kisi-kisi soal siklus 2. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Rekap nilai siklus 1 3h. Kisi-kisi soal siklus 1 3b. Daftar hadir siswa. RPP 3i. Daftar hadir siswa. SURAT IJIN PENELITIAN 2. Data hasil Belajar Kondisi Awal 3. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran . Contoh lembar jawaban siswa 3f. 3b. Kunci Jawaban. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. 3g. Butir soal tes siklus 1 3c. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. 3d. RPP 3i. Butir soal tes siklus 3. Rekap nilai siklus 3 3h. Daftar hadir siswa 3g. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Contoh lembar jawaban siswa 3f. 3c.

Meskipun secara resmi. baik di dalam maupun di luar kelas. Wonosobo Kepada : Nama : Ida Yuanita Laksanawati.Pd NIP : 19641215 198608 1 002 Jabatan : Kepala Sekolah Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Memberikan ijin untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas IV di SD Ma.Pd. Ketika seorang tamu dari luar daerah bertanya kepada . DATA KONDISI AWAL 2a. Suasana lingkungan sekolahnya yang nyaman. Oleh karena itu.SD NIP. 5 Februari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah UMAR. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal…….SD NIP : 19840115 200501 2 005 Jabatan : Guru Kelas Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Tieng. Kejajar. Ilustrasi Kasus Pembelajaran 1 Bu Ida Yuanita Laksanawati. baik guru maupun murid menggunakan bahasa daerah. SURAT IJIN PENELITIAN SURAT IJIN PENELITIAN No. 19641215 198608 1 002 2.1. S. S. Kejajar Kab. S.Pd.arif Tieng Kec. namun dalam berkomunikasi. mengajar kelas IV di satu SD di daerah pegunungan letaknya di Tieng Kec. Disekitar lingkungan sekolah masih alami banyak pepohonan yang rindang. bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia. nuansa daerah sangat terasa. 25/SDMA/02/2011 Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umar. Di kelas IV ada 10 orang anak.

Seperti biasa. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. terjadi peristiwa sebagai berikut. “apakah sudah jelas?” Bu Ida. Bu Ida Yuanita membantu memperbaiki jawaban anak tersebut. ketika masuk kelas. “Jawaban kalian sudah betul namun masih ada yang kurang coba siapa yang tahu ?” tanya bu Ida.. Selanjutnya bu Ida menanyakan “apakah ada yang mau bertanya tentang sumber Energi Panas ?”. Setelah itu. Siswa menjawab “tidak bu”. Pada akhir pembelajaran bu Ida meminta siswa untuk sering membaca agar dapat menjawab pertanyaan pada soal nantinya. Baru sekitar 15 menit soal evaluasi sudah terselesaikan. Kemudian bersama siswa hasil evaluasi di koreksi bersama siswa.. dan selanjutnya bu Ida Yuanita memulai pelajaran dengan menuliskan pokok bahasan Sumber Energi. Bu Ida : “ anak-anak. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. “Jadi ada energi dari energy cahaya menjadi panas” penjelasan bu Ida. Namun dilanjutkan dengan penekanan penjelasan materi dengan memberikan persamaan dan perbedaan benda padat. Suatu hari dalam pelajaran IPA. sehingga sukar dipahami maksudnya. Ketika selesai pembelajaran bu Ida termenung. sehingga dapat dipahami oleh tamu. Siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan bu Ida. Sepintas benak bu Ida bertanya dimanakah dalam pembelajaran yang kurang tadi itu. salah satu topik yang akan disampaikan adalah Energi dan penggunaannya. “punya“ jawab siswa secara serempak. suka bermain dalam kelas 2. teman sejawat. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. beserta contohnya. Dan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut dengan mudah. Ternyata pekerjaan anak-anak tidak sebaik ketika mereka ditanya. Siswa serempak menjawab “ sudah bu”. Kemudian Bu Ida meminta anak-anak mengeluarkan buku IPA. Kebanyakan anak-anak hanya memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan soal. “Apakah kalian mengetahui mengapa lilin yang dinyalakan dan lengan di dekatkan akan terasa panas ?” tanya Bu Ida. “ panas Bu. Siswa terlihat malas belajar. Selanjutnya bu Ida memberikan materi arti jenis-jenis penghantar panas. Semua terdiam tidak ada yang menjawab. Ada guratan kecewa pada wajahnya. Siapa yang tahu jenis sumber Energi Panas apa saja ?” anak-anak menjawab secara serempak “ Api ”. mereka menjawab dengan bahasa Indonesia yang patah-patah. bu Ida mengucapkan salam yang disambut dengan salam serempak oleh anak-anak. Ditulis di papan tulis. “ya betul” bu Ida memberi penghargaan. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar . cair dan gas. Ternyata hasilnya kurang memuaskan ada 76 % siswa mendapat nilai kurang dari 70. “lengannya terasa panas bu. dijumpai halhal sebagai berikut : 1.anak-anak. “ siswa menjawab.” salah seorang siswa menjawab. Kemudian bu Ida membagikan soal evaluasi. hari ini kita belajar tentang Sumber Energi Panas. Bu Ida selanjutnya memancing jawaban siswa dengan pertanyan “apakah kalian dirumah punya lilin ?” tanya bu Ida. Dilanjutkan dengan bertanya “ apa yang terjadi jika lilin dinyalakan di lengan tangan akan terasa”. dan penggunaanya dengan topik/subtopik sumber Energi Panas.

Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Tidak begitu jelas Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media . Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga LEMBAR OBSERVASI AWAL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4.2. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5.

Strategi Pembelajaran 7. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. III No Nama Siswa NILAI . Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. II. Data hasil Belajar Kondisi Awal DAFTAR NILAI SIKLUS Awal. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya 2b. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. dengan mereviu. I.

42 12 I 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 17 II 75 65 70 70 70 60 60 100 75 60 60 75 85 70 85 60 70 50 75 60 100 70 75 75 70 60 70 60 70 60 60 80 70 2315 70.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT >65 AWAL 60 50 60 70 60 60 50 80 70 55 60 70 85 60 85 60 60 50 70 60 70 70 65 60 60 50 70 50 60 50 50 70 60 2060 62. Kisi-kisi soal siklus 1 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA .Ikhlas M.61 27 3.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Syihabudin Rudi Khamid M.15 22 III 75 65 70 90 70 70 70 100 75 60 90 85 100 70 100 60 70 60 75 70 100 100 85 75 70 60 70 60 70 70 60 70 80 2495 75. DATA SIKLUS 1: 3a.

cair. 4.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 3. A.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. 6.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. 7 B. 5. Energi Panas (hlm. 2. No Kompetensi Dasar 1. .Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. PG PG PG PG PG PG PG 1. Energi Bunyi (hlm. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. dan gas.

 Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. akan dibuat 12. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. 14.2. misalnya mobil bertenaga surya.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.159) 15. kesehatan. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Energi Alternatif (hlm. 13. 2. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya 10. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. 4.167)  E. PG Isian Isian Isian Isian D. 4. Menentukan bahan yang akan digunakan. 3. 3. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. PG PG C.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik Isian KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 1 .161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. (hlm.  Menentukan karya/model yang 11. 9.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan.

Isian 13 Isian 14 Isian 15  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Pilda : 10 butir II. 6-9 10. Energi Panas (hlm. PG PG PG B.Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .4 PG 1. Energi Bunyi (hlm.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas 11. Isian 12 . Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar 1. A.  Mengidentifikasi frekuensi bunyi .  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 5. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.

... cair............. 3b................................... 3........................... 2..................................... 3....... .................. Kelompok 4 Gesekan 1......................... ......................... Butir soal tes siklus 1 LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita..................................... Kelompok 3 Listrik 1........  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap................. 2................................................ ............. dan isikan pada tabel dibawah ini ! N Menga O mati 1....... ................................ .......................................... dan gas....................... Kelompok 1 Api Menceritakan Pengamatannya 1................................... 2............................................................................ 3.................... .............................. ..... .............. Kelompok 2 Matahari 1............................ ... 3.... Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat..................... 2............................................. ............................................................. 4..... .................................................................................... ....................................... 2....................

....Sumber energy utama bagi bumi adalah… a...c..gaya d.matahari c..pesawat d.. ...penggaris 6..peta c.3..api c...alat untuk mengukur panas disebut… a...dinamometer d.. atau d pada jawaban yang benar! 1..alat pemanas listrik d....generator b.radiasi d.b.......plastik c..dispenser d.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a...matahari b.interaksi 3.kecuali… a...listrik c......seismograf b..Berikut ini beberapa contoh sumber energy panas..matahari b.Sumber energy panas magic jar diperoleh dari.......televisi 4. a...............Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda.Nama lain dari panas adalah… a..air d..uap 7.energi c. a...kertas ....gunung berapi b.Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… a.api 5.sel surya c....dinamometer 8..termometer c...... LEMBAR EVALUASI SISWA Berilah tanda X pada huruf a...Berikut adalah contoh bahan yang mudah menghatarkan panas adalah… a..angin 2.kalor b.korek api b.

konduksi b.radiasi 11.matahari ke tubuh kita c.radiasi d. .gerak c.konveksi d.saat merebus air d.konveksi c.konduksi c.panas d.Sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk the panas.kecuali… a.Penghantar panas yang baik disebut… a.kimia b.Saat merebus air terjadi perpindahan panas secara… a.konduksi b.aluminium 9.listrik 10.isolator c.b.radiasi 15.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… a.interaksi d.assimilasi 12.konveksi b.Besi yang dipanaskan b.Perpindahan panas yang terjadi pada logam disebut perpindahan panas secara… a.konduksi c.konveksi d.konveksi d.konduksi b.karet d.Panas dapat berpindah dengan cara berikut.radiasi c.konveksi d.konveksi c.konduksi b.radiasi b.radiasi .konduksi c.konduktor d.aliran 13.Proses sampainya panas matahari ke bumi terjadi secara… a. Untuk mengeringkan baju diperlukan energi… a.assimilasi 16Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah… a.hal ini membuktikan perpindahan panas secara… a.sendok terasa panas saat digunakan mengaduk kopi panas 17.isolator 14.radiasi b.

d 12. a 11.bergetar d.Bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz disebut… 3.Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah… 4.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.dipetik Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.Pantulan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya disebut… 3c.. a.Dibawah ini bahan isolator adalah… a.ditiup c. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.besi c.Ketika kita menyelam di kolam renang terjadi perambatan bunyi melalui… 5.diam b.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… 2.karet b.bergeser 20. a . B 2.digesek b.tembaga d.dipukul d.18.Alat music gitar berbunyi dengan cara.bergerak c.aluminium 19.

Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian LAMPIRAN IV KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar Isian X 2 = 5 X 2 = 10 Jumlah Skor 20 Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 . d 9. c 15.gaung 3d.3. d 13.audiosonik 4. c 18.benda cair 5. b 8.infrasonik 3. b 6. c 10. b 5. a 14.bergetar 2. d 4. a 7. d 1. b 17. a 19. a 16. c 20.

............... ........................... .............................. ... a b c d 4................................................................................ ..................... ..........c...................................... a b c d 7................................... ............ a b c d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1................. .......................................... a b c d 2... a b c d 10.. a b c d 5........................................... . ........................................................................................ ................................................................................................ a b c d 6............ ................ .................................... ...... 2....... 4............ 5................................. a b c d 3................................. a b c d 8............................................................................................ 3......... Contoh lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a.................... a b c d 9.....3e............................................................................ atau d pada jawaban yang benar! 1................................................................................ Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 16 Februari 2011 .................................................................................................................. 3f....................... ..................................... ........................................................b.........................................

Ikhlas M.No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama M.Syihabudin Rudi Khamid M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =33 X 100 % 33 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % .

3g.Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Nilai 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ . Rekap nilai siklus 1 DAFTAR NILAI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nama Siswa M.

4 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 71.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 √ √ √ √ √ √` √ √ √ - √ √ `√ √ √ √ √ √ Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 10 X 100 % 14 = 71.3 .17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lailatul Jannah Mega Aprilia M.4 % Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 900 14 = 64.

Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ).3h. dan gas. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS I) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 16 Februari 2011 A. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya A. B. Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Rasa hormat dan perhatian ( respect . Indikator         Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas. Mengidentifikasi frekuensi bunyi Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. Kompetensi Dasar 8. cair. Standar Kompetensi : 8.

MATERI PEMBELAJARAN A. Tekun ( diligence ) . Ada banyak energi di sekitar kita. pemahaman siswa energi dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik B. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya   Energi Panas Energi Bunyi Terompet yang kita tiup dapat berbunyi. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan media pembelajaran yang berupa api. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II.). Pakaian yang kita jemur dapat kering. gesekan tangan. A. Kincir angin dapat berputar. TUJUAN A. matahari. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. di antaranya energi panas dan . Tujuan Pembelajaran** :          Siswa dapat Menyebutkan contoh energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Siswa dapat Memahami pemantulan bunyi Bunyi pantul Gaung atau Kerdam Gema Siswa dapat Memahami penyerapan bunyi dan memberikan contoh benda yang dapat menyerap bunyi. Semuanya itu dikarenakan adanya energi. dan listrik serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw.

Energi panas tersebut berasal dari sinar matahari. Gambar 8. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Misalnya. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. dan radiasi. atau aluminium. panas matahari dan panas dari tungku pembakaran yang . Coba kamu panaskan ujung sendok b.2 Energi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Sumber Energi Panas ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Benda-benda ini disebut konduktor. Energi panas juga dapat terjadi karena adanya gesekan benda-benda. Alat dan bahan: Dua buah penggaris mika Langkah-langkah: 1. Konveksi Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat. Contohnya besi. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. baja. tidak mungkin akan ada kehidupan.1 ENERGI PANAS AKIBAT GESEKAN a. Akibatnya air pun menjadi panas. baja. Logam adalah penghantar panas yang baik. 6. Benda-benda ini disebut konduktor. c. Apakah yang kamu rasakan? Simpulan hasil kegiatan tersebut dituliskan di buku tugasmu. Peristiwa perpindahan panas dapat dibedakan menjadi tiga. Radiasi Radiasi adalah perpindahan panas tanpa melalui zat perantara. a. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Ada konduksi. Oleh karena itu. atau aluminium. Pada saat cuaca dingin orang-orang menggesekkan kedua tangannya. 2. Kedua penggaris digesekkan kembali dengan waktu yang lebih lama.bunyi. Contohnya besi. saat kamu memasak air di panci menggunakan kompor. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Perpindahan panas dari panci menuju air disertai aliran zat. kita dapat merasakan panasnya sinar matahari. Coba kamu panaskan ujung sendok Tujuan: Siswa memahami pengaruh gesekan dua benda terhadap energi panas. Tanpa matahari. Kegiatan 8. Logam adalah penghantar panas yang baik. 3. 5. Apakah kamu dapat menyebutkan contohnya? Misalnya. Mengapa demikian? Kedua tangan yang saling digesekkan dapat menimbulkan panas. konveksi. Suhu air dalam panci yang dipanaskan akan bertambah panas. Apa yang kamu rasakan? 4. Permukaan kedua penggaris mika digesekkan satu dengan yang lain.

ceramah. kantong plastik. Sumber-Sumber Bunyi ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Semua benda yang dapat menimbulkan bunyi disebut sumber bunyi. Pra kegiatan 5 menit   Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa b. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20–20. Langkah-langkah kegiatan a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik. Sumber bunyi ada yang menghasilkan bunyi bernada. air hangat. jam. III. Cobalah pegang tenggorokanmu saat kamu berbicara atau menyanyi. Hanya hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi tersebut. Sumber dan media a. Bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz disebut infrasonik. pengaris mika. Apa yang kamu rasakan pada tenggorokaanmu? Kamu akan merasakan tenggorokanmu bergetar. Bunyi tidak bernada disebut desah. demontrasi dan diskusi. Satuan untuk frekuensi adalah hertz (Hz). Oleh karena itu disebut sumber bunyi.000 Hz disebut dengan audiosonik. B. Panas tungku api dapat menghangatkan tubuh kita.merambat ke tubuh kita. Alat musik seperti seruling dan gitar dapat menimbulkan bunyi. handuk. Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik dan ultrasonik.000 Hz disebut dengan ultrasonik. karet gelang. Kegiatan Awal 10 menit . Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. c. Kelelawar merupakan hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). tanya jawab. Panas sinar matahari merambat tanpa melalui zat perantara.000 Hz. Berapa kali getaran yang kamu rasakan? Apakah kamu dapat menghitungnya? Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut dengan frekuensi. Batu. Panas tersebut merambat tanpa melalui zat perantara. mug. kertas koran. Bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20. Bunyi bernada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. Bunyi yang memiliki frekuensi 20–2. KEGIATAN PEMBELAJARAN A.

    Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Memahami matahari sebagai sumber energi panas yang sangat besar dan tidak akan habis serta fungsinya bagi kehidupan di Bumi. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa c. Konfirmasi o o o o o o o o o o o o o o o . dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di luar ruangan kelas sesuai dengan pengarahan tadi. Hasil dari pengamatan ditulis dalam lembar kerja siswa. setelah selesai kegiatan pengamatan Elaborasi Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. guru: o o o o o o Memahami istilah sumber energi panas. Guru memberikan materi Guru memberikan pokok masalah Apakah manfaat energi panas pada kehidupan sehari-hari? Apakah manfaat energy listrik pada kehidupan sehari-hari ? Jawaban semua siswa dikumpulkan Guru memberi tanggapan jawaban siswa untuk mengarahkan pada suatu kesimpulan akan energy dan penggunaannya Guru bersama siswa menyimpulkan pokok masalah diatas. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Memahami bahwa panas dapat berpindah Menyebutkan cara perpindahan panas untuk kebutuhan. Menyebutkan contoh sumber energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 15 menit.

PENILAIAN A. bekerjasama.... guru: o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Bentuk tes (Uraian) D.51347356 3730 0003 ..... ...Dalam kegiatan konfirmasi. memberikan penguatan dan penyimpulan o o Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang terbaik (aktif..... L ) NUPTK. PD ) NIP. perilaku) Guru memberikan materi dan penjelasan tentang perbedaan dan persamaan energi d.... Tes Awal (tidak ada) 2.. Kegiatan akhir 25 menit   Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi IV. Jenis tes (tertulis) C. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3.. Prosedure Penilaian 1.19641215 198608 1 002 Wonosobo. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA....... S. Alat tes (lampiran soal) Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR.. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B..

9. 10. 6. MENGERJAKAN TUGAS B = SISWA AKTIF. 5. 4. 3. MENGERJAKAN TUGAS D = SISWA PASIF.LAMPIRAN V LEMBAR PENGAMATAN NO KELOMPOK 1. KERJASAMA KEAKTIFAN KETERTIBAN NILAI KET A = SISWA AKTIF DAN KREATIF. TIDAK MENGERJAKAN TUGAS . 7. 2. MENGERJAKAN TUGAS C = SISWA PASIF. 8.

...LAMPIRAN VI ANALISA NILAI HASIL ULANGAN HARI / TANGGAL : ... LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang... KELAS : IV NO MATERI PENJABARAN NILAI NILAI BANYAK SISWA 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 PEROLEHAN RATA-RATA PENCAPAIAN DAYA SERAP 3i...1 Mengadakan apersepsi Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ - 2 ......................fasilitas pembelajaran 1..... Lembar pengamatan proses pembelajaran….......2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2....1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1....

1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.3 4 2.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.1 Menunjukkan sikap ramah.5 Memantapkanpenguasaan materi pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS I ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai .terbuka pengertian dan sabar 4.luwes.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.

3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Skor Ket 1 2 3 4 % .1 4.3 2.1.2 2.2 4.2 2.√ .1.√ 100 .1 2.1 2...1 3.50 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 100 100 75 100 75 75 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1025 X 100 % 1200 =85.2 4.2 2.4 % 3j. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 13. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS I Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 12..1.1 1.3 3.No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Matahari” Ya .

Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 19. dengan Ya mereviu. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? . Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 20. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 16. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 15. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? 18. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan.KEGIATAN INTI Materi ajar : 14. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 17. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Ya Ada keterkaitan Pengelolaan sumber belajar / media Ya Kurang Strategi Pembelajaran Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 21. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. merangkum atau menyimpulkan? 22.

Energi Bunyi (hlm. 6. 5. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. 4. 3.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Kisi-kisi soal siklus 2 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. 7 B. A.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. PG PG PG PG PG PG PG 1.DATA SIKLUS 2 3a. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Energi Panas (hlm.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda . Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. 2. No Kompetensi Dasar 1.

Menentukan bahan yang akan digunakan. 3. 9. 4. Isian E. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya  10. misalnya mobil bertenaga surya. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. 2. akan dibuat 12. dan gas. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. kesehatan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. cair. Isian . 3. Energi dan 15.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. 2.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. 13.167)  14.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. (hlm.padat. PG Isian Isian Isian D.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. PG PG C. Menentukan karya/model yang 11. Energi Alternatif (hlm.

Menjelaskan perubahan energi Perubahan bunyi melalui bunyi melalui penggunaan alat musik alat musik (hlm.159)  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 2 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI .penggunaannya 4.

... Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari..... Isian  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif...... Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .. misalnya mobil bertenaga surya.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif... Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.. LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita.. Butir soal tes siklus 2. 6-10. dan isikan pada tabel dibawah ini ! O Mengamati Perubahan Menceritakan penggunaan dan manfaat Energi .. Energi Alternatif (hlm.. 2..... Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya A.... Isian 1.Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.... 3b.. Pilda : 10 butir II..5..

...................... ............................. Energi alternative yang digunakan untuk menggerakkan kincir air adalah… 4................ 2........... ........................................ ............................. ............. Kelompok 4 Energi Angin 1..... Kelompok 3 Energi Air 1.................................................. 2................................................... Kelompok 2 Energi Panas Bumi 1.............................................................Energi yang dapat menggerakkan kincir pada generator PLTA adalah energy… 10..........Pembangkit listrik tenaga uap memenfaatkan tenaga… ........ ............................ 2..Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik....alat tersebut adalah… 8.........................Perahu layar dapat bergerak dengan memenfaatkan energy… 6....................... Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… 5. ....................................................................................... Biogas sebagai bahan bakar alternative yang dapat digunakan untuk bahan bakar… 9........Kelompok 1 Energi Matahari 1.......................................................... ...................................................................................... 2............. 3.. .............................Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 7........... ..Nama lain energy alternative adalah… 3............... ..................................................... ... Untuk mengeringkan baju diperlukan energy… 2....................................... LEMBAR EVALUASI SISWA Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.... 3............................................. ................................ 3........ 3.................................................................

Angin 6. Air 4. Turbin 8. Air 10. Sel surya 5. Cahaya matahari 7. Panas bumi 3d. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru . Panas 2. Kompor 9.3c. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1. Energi pengganti 3.

.....................................................................................LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Isian X 1 = 10 X 1 = 10 Jumlah Skor = 10 Nilai = Jumlah Skor X 10 = 10 X 10 = 100 3e..................................................... ............. 5..... ..................... ....................................... 8... ........................... ........................................................................................ .. ........ .......... ..................................................................................... ................................. 10...................................... 6................................... .................................... .. .. .......................................................................................................................................... ............................................................................................................................................................... 4................................ ... ........................... .............................. 3................. 7....................................... 9.............. ...................................................................................... 2..................................... ............... ............................................................... Lembar jawaban siswa Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.

Ikhlas M. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 23 Februari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .3f.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Syihabudin Rudi Khamid M.

Ikhlas Nilai 75 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ - . Rekap nilai siklus 2 DAFTAR NILAI SIKLUS II No 1 Nama Siswa M.27 28 29 30 31 32 33 Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri P P P P L L P √ √ √ √ √ √ √ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.

7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.4 .Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Syihabudin Rudi Khamid M.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.

Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Standar Kompetensi 8. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Tekun ( diligence ) .2 Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 23 Februari 2011 A. TUJUAN .3h. misalnya mobil bertenaga surya.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). C. B. Kompetensi Dasar 8. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V.

Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari VI. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi alternatif C. air hangat. VII. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. demontrasi dan diskusi. MATERI PEMBELAJARAN A. jam. pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik D.A. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). Batu. karet gelang. air. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya Energi Alternatif B. Tujuan Pembelajaran** : a. pengaris mika. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. Langkah-langkah kegiatan b. Siswa dapat Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari. Sumber dan media a. b. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi dari bahan fosil d. mug. Siswa dapat Mampu menceritakan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari. handuk. kertas koran. kantong plastik. Pra kegiatan 5 menit  Guru mempersiapkan alat peraga . panas bumi serta mememberikan contohnya c. tanya jawab. ceramah. angin. c.

diskusi. atau lapangan. studio. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Kegiatan Awal 10 menit       Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. menganalisis. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa d. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. Elaborasi o Dalam kegiatan elaborasi. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas o o melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. guru: o Mencari informasi dari buku. dan bertindak tanpa rasa takut. menyelesaikan masalah. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. Guru mengabsen siswa c. . guru: o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. memberi kesempatan untuk berpikir. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.

o o o o o o o o o o o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. memberikan penguatan dan penyimpulan d. Alat tes (lampiran soal) . dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. secara individual maupun kelompok. Tes Awal (tidak ada) 2. PENILAIAN A. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. Bentuk tes (Uraian) D. Kegiatan akhir 25 menit o o Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi VIII. Prosedure Penilaian 1. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Jenis tes (tertulis) C. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok.

.terbuka pengertian dan sabar 4.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.....1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.19641215 198608 1 002 Wonosobo.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.1 Menunjukkan sikap ramah. L ) NUPTK...3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3..4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2...2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3..5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR..2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2... PD ) NIP.. S.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2. Lembar pengamatan proses pembelajaran LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS II ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang..1 Mengadakan apersepsi 2..fasilitas pembelajaran 1. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA.. ...2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ......51347356 3730 0003 3i..luwes.

√ ..3 3.2 4.1.2 2.1 2.1 4.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % ..( SIKLUS II ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.1. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS II .3 2.1.2 2.2 4.√ 100 .1 1.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.1 2.1 3.2 2..

Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya . Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. dengan mereviu.Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menggali pengetahuan siswa Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6.

3.148)  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 4. 2. No Kompetensi Dasar 1. . Materi Pokok dan Uraian Materi Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. Energi Panas sifatnya (hlm. Kisi-kisi soal siklus III KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Energi dan Mendeskripsikan energi panas penggunaannya dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatA. PG PG PG PG 1.DATA SIKLUS III 3a.

misalnya mobil bertenaga surya. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan Energi dan penggunaannya 10.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. 9.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. cair. 2. 2.5. 6. PG PG C. 3. 3.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. 7 Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Energi Alternatif (hlm.152)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. dan gas. Energi Bunyi (hlm. PG  Menentukan karya/model 11.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Isian .161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.  PG PG PG B.

4.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Isian 14. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm.167)  Menentukan bahan yang akan digunakan. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. 4. (hlm.159) 15. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik . 12. kesehatan. Isian E. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. Isian 13. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut yang akan dibuat D.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan.

172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. Isian : 5 butir 1. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut A. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.167)  B. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Energi dan penggunaannya 10. (hlm. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. PG  Menentukan karya/model yang akan dibuat 11.KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS III Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. 1. Isian 12. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Pilda : 10 butir II. Isian 14. . Isian 13. Isian Menentukan bahan yang akan digunakan.

 Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Kelompok 1 Membuat baling-baling Menceritakan penggunaan dan manfaat 1. . keamanan kerja dan menjaga kebersihan.159) melalui penggunaan alat musik 15. Alat Dan Bahan …………………………………………………. kesehatan. 2. Energi dan penggunaannya Menjelaskan perubahan energi bunyi Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik 3b. Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Butir soal tes siklus III LEMBAR PRAKTEK SISWA Buatlah Baling-baling dan Alat music bersama teman sebangku dan sislah table dibawah ! NO Mengamati 1. Tujuan Membuktikan terjadinya energy gerak karena pengaruh Angin 2. 2.

Pengamatan Amati yang terjadi ketika baling-baling terkena angin 5.…………………………………………………. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… LEMBAR KERJA SISWA 2. Kelompok 2 Membuat Alat Musik Drum Sederhana . Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… 1. 3. Pengamatan Bunyikan drum dengan menggunakan sumpit dan amatilah 5.. …………………………………………………. Alat Dan Bahan …………………………………………………. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. 3. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Tujuan Membuktikan bahwa sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan 2. ………………………………………………….

...... . Tiup . ...... ........... . . .. ... ...angin d..Carilah 10 contoh sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitarmu! No..... . .gunung berapi . .. .. .. ..Matahari b.c... . ........Sumber energy panas utama bagi bumi adalah… a.. Petik ... 9. .. Pukul √ . .. ... 10. 8...api c..... . ....... . 7... . .b.. .... .. Bahan Besi Kuningan . . .. .. ... . .. ... atau d pada jawaban yang benar! 1... 6. ... ....... .. Gesek .. Alat Gong .. ... .. 1. .. .. 4..... ... . LEMBAR TES FORMATIF SISWA Berilah tanda X pada huruf a. . .. . . 3.. 2. ...... ... .. 5.. . ...

listrik 8.drum b.Energi alternatif yang berasal dari luar bumi adalah… 9.gema b.baling-baling d.gitar.Mengapa depan pesawat terbang dibuat runcing? 14.terompet.panas matahari d. 4.biola c.diam d.bergetar b.bergeser a.benda gas b.tape recorder d.angin c.radiasi b.2.Bagaimana langkah-langkah membuat parasut? 13.seruling d. Kunci Jawaban LEMBAR KEGIATAN SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA 1.korek api b.Dimanakah sebaiknya kamu bermain laying-layang? 15.seruling.air b.benda padat 6.panas bumi d.skemaa c.rangka b.interaksi c.kecuali… 7.panas bumi B cahaya matahari a.Dibawah ini alat musik yang berbunyi dengan cara ditiup adalah… 5.petasan a.benda cair 3.matahari a.benang c.gaung a.konduksi a.aliran c.gelombang d.konveksi d.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.getaran c.bergerak c. a a d c . 2.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… 4.Pantulan bunyi yang kurang jelas karena bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bercampur dengan bunyi asli disebut… a.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a. 3.radiasi d.Contoh alat musik yang menerapkan sifat bunyi adalah? 3c.gendang.terompet c.Berikut ini adalah zat perantara yang dapat menghantarkan bunyi.Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 10.Bahan apa sajakah yang diperlukan dalam membuat parasut? 12.Sebelum membuat layang-layang kita harus membuat… Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 11.

a 6. Potong benang sepanjang 50 cm dan sebanyak lubang pada plastik (no 2) d. Ikatlah benang ke tepi plastik yang telah dilubangi sati per satu. Parasut telah jadi dan siap diluncurkan g. Potong plastik berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 cm b. c 9. Supaya parasut menarik. Satuka semua ujung benang yang lain dan ikatlah pemberatnya. di lapangan atau tempat aman 15.Pemberat(kayu. c. c 7. f. lubangi tepinya dengan jarak + 10 cm dengan jarum. 13.Benang c. e. a LEMBAR EVALUASI SISWA 11. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR PRAKTEK SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar isian 2 x 5 = 10 Jumlah Skor = 20 . langkah-langkah membuat parasut : a. Untuk menghindari gesekan udara 14. terompet dan gendang 3d.Plastik yang telah dipotong.mainan patung kecil) 12.Plastik bekas (usahakan plastik tipis) b. b 8. yang diperlukan dalam membuat parasut a. b 10.hiaslah dengan warna-warni.5.

........................................................ 5.................... 4.........b............................. . 3........................... 4.....................Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 3e....................... atau d pada jawaban yang benar! 1................................................................c................... 2.... a 9........ a 8. ............ a 10....................................... a 7. 1............................. ...... .......................................................................... ......... .. a a a a a b b b b b c c c c c d d d d d 6.................................. a b b b b b c c c c c d d d d d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! .......... lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a......... ....................... 2............... ......... 5................. ........................... .................... 3................ ....................

Ikhlas M. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 29 Januari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .3f.Syihabudin Rudi Khamid M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

Syihabudin Rudi Khamid M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Nilai LK Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ - Evaluasi 75 55 60 70 65 60 55 . Rekap nilai siklus 3 DAFTAR NILAI SIKLUS III No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Siswa M.31 32 33 Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L L P √ √ √ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Ikhlas M.

4 .Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.

 Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Siswa dapat Membuat karya/model sesuai rancangan. Siswa dapat Menentukan karya/model yang akan dibuat b. misalnya mobil bertenaga surya. TUJUAN B. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Tekun ( diligence ) .3h. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS III) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 24 Februari 2011 A. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut. Standar Kompetensi 8. Siswa dapat Menentukan bahan atau alat yang akan digunakan. B. c. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Tujuan Pembelajaran** : a. . C. Kompetensi Dasar 8.3 Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.

d. Siswa dapat Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. e. Siswa dapat Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan menjaga kebersihan. E. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw, pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik F. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. MATERI PEMBELAJARAN C. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya
 

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi

D. Sumber dan media a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Botol plastik, sebatang sedotan, lem, plastisin, selotip, kertas karton Kertas tulis, pensil, pengaris, gunting c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study), tanya jawab, ceramah, demontrasi dan diskusi.

III.

KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan a. Pra kegiatan 5 menit
 

Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa

b. Kegiatan Awal 10 menit
    

Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa

c. Kegiatan Inti 30 menit
o

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o

Mencari informasi dari buku, koran mengenai sumber energi alternatif

 

Matahari Angin

 

Air Panas

o o

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Elaborasi

o

Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o o o o o o

membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru dan diwujudkan dalam bentuk hasil karya memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

o o o o

memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; Menunjukkan hasil karya yang telah dibuat Menyebutkan cara pembuatannya Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
o o

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

d. Kegiatan akhir 25 menit
o o

Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi

IV.

PENILAIAN A. Prosedure Penilaian 1. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Tes Akhir (ada) pada lembar tes formatif B. Jenis tes (tertulis) C. Bentuk tes (pilda dan Uraian) D. Alat tes (lampiran soal)

Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR, S. PD ) NIP.19641215 198608 1 002

Wonosobo, ........................... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. L ) NUPTK.51347356 3730 0003

3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran

1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.terbuka pengertian dan sabar 4.luwes.5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS III ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.fasilitas pembelajaran 1.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.1 Mengadakan apersepsi 2.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - .1 Menunjukkan sikap ramah.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.

1 3.√ 100 ..LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS III ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.1 4.1 2.2 2.3 2.2 2.1.√ . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS III Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah .2 4.1.2 4..1 1.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .2 2.1..1 2.3 3.

blogspot. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Kodok Ngorek” Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5.. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) http://portalnyapendidikan. Tags: PENDIDIKAN . Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. dengan mereviu. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4.com/2011/09/download-contoh-laporan-penelitian. Bagaimana cara guru memberikan penguatan.TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Selamat bekerja semoga sukses selalu. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6.html . merangkum atau menyimpulkan? 11.. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful