LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF

(JIGSAW) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYA DI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG TAHUN 2011

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa

Disusun Oleh : IDA YUANITA LAKSANAWATI, S.Pd.SD NUPTK : 51347356 3730 0003 UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KEC. KEJAJAR

SEKOLAH DASAR MA’ARIF TIENG
Jln. KH. Wahid Hasyim Km23, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo 2011

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ida Yuanita Laksanawati, S.Pd.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Instansi : SD Ma‟arif Tieng Kec. Kejajar Pangkat/Gol : Pengatur tk 1/ IId Jabatan : Guru Muda Tk.1 Telah melakukan penelitian dengan Judul: “Upaya Peningkatan Hasil dan pemahaman siswa melalui penerapan model Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Ma‟arif Tieng”

Kejajar, 26 Februari 2011 Peneliti Ida Yuanita L

Disyahkan oleh :

Ka. UPTD DIKPORA Kec. Kejajar H.HS. Sismandiri. S.Pd
NIP.19591230 197911 1 003

Kepala Sekolah SD Ma’arif Tieng Umar, S.Pd
NIP.19641215 198608 1 002

Petugas Perpustakaan SD Ma’arif Tieng M. Irsyad Lutfi

Pembina

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Hanya atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya, saya dapat menyelesaikan laporan Penelitian Tindakan Kelas di SD Ma‟arif Tieng dengan lancar. Laporan ini saya susun dalam rangka memenuhi Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa yang telah saya laksanakan dari awal Februari sampai dengan akhir Maret. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak yang baik langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan laporan ini, yaitu kepada yang terhormat: 1. Bapak Umar selaku kepala sekolah SD Ma‟arif Tieng yang telah memberikan Saran, Ijin dan pertimbangan terhadap pelaksanaan PTK selama kegiatan berlangsung. 2. Bapak H.HS. Simandiri selaku Kepala Dinas Dikpora Kec. Kejajar yang telah memberi pengesahan terhadap laporan PTK ini. 3. Bapak dan Ibu Guru SD Ma‟arif Tieng yang telah membimbing dan memotifasi serta mengarahkan kami hingga kegiatan Program Penelitian Tindakan Kelas ini dapat terselesaikan dengan lancar. Dan akhirnya saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini banyak kelemahan atau kekurangan untuk itu, saya berharap kepada pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun. Untuk itu sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Wonosobo, Maret 2011 Peneliti

DAFTAR ISI

UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYADI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN BERITA ACARA SEMINAR (BARU) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK/RINGKASAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. B. C. D. Kajian teori Penelitian yang relevan Kerangka berfikir Hipotesis tindakan

BAB III METODOLODI/METODE/ PROSEDUR PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Setting Penelitian Subyek Penelitian Sumber Data Teknik Dan Alat Pengumpulan Data Validasi Data Analisis Data Indikator Kinerja Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi kondisi awal B. Deskripsi siklus 1 1. perencanaan tindakan 2. pelaksanaan tindakan 3. pengamatan tindakan

D..... 2. Tabel 5 Hasil Tes Formatif siklus 2 6. 2b. Siklus 2.. Daftar Lampiran 1..... Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 5. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN A. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……..... Hasil tindakan BAB V PENUTUP A. perencanaan tindakan 2. Data Kondisi awal: 2a... Pembahasan/diskusi E.... Siklus 3 C..... Diagram 2 Kerangka berfikir 3. Tabel 1 Waktu PTK 2. .. refleksi hasil tindakan 5. Tabel 2 Jadwal Pelaksanaan Siklus 3....4... Surat Ijin Penelitian………………. Daftar Gambar 1... Siklus 1. Tabel 6 Hasil Tes Formatif siklus 3 B. Data hasil Belajar Kondisi Awal.. Simpulan B.. Diagram 3 Grafik dan Poligon Nilai Awal.. Daftar Tabel 1. pelaksanaan tindakan 3. refleksi hasil tindakan C....... pengamatan tindakan 4. Implikasi C.. Diagram 1 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA 2... Deskripsi siklus 2 1... Tabel 3 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi 4..

. Daftar hadir siswa………………………………. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e..... Kisi-kisi soal siklus 2........ Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 2: 3a.......... 3f............................ Rekap nilai siklus 1…………………………….................... 3b. Contoh lembar jawaban siswa………………… 3f... Kunci Jawaban. 3d........... 3d.......... 3e..... 3c.... Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 3: 3a.. Butir soal tes siklus 1.............. Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k.............. Kisi-kisi soal siklus 1............ Kunci Jawaban....... Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j.... Data Siklus 1: 3a. Contoh lembar jawaban siswa……………. 3b.... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k.... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e......... 3g........... 3h....... Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian............................................ RPP…………………………………………… 3i. 3c........ Rekap nilai siklus 2………………………….. 3c... Kunci Jawaban............... Butir soal tes siklus 2..... RPP…………………………………………… 3i.......... Lembar pengamatan proses pembelajaran…............ Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran ............ Contoh lembar jawaban siswa……………....... 3d.... 3i... 3g.... Rekap nilai siklus 3………………………….... RPP………………………………………………. Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j...... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k.... 3b.. Butir soal tes siklus 3......... 3f.....3.... Daftar hadir siswa…………………………...... Daftar hadir siswa…………………………. 3j............ Kisi-kisi soal siklus 3... 3h............... 3h. 3g...

Metode yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. suka bermain dalam kelas 2.ABSTRAK Oleh. S. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan . Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Provinsi Jateng.SD Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Jigsaw. Dengan latar belakang data prestasi siswa awal yang lulus nilai KKM sebesar 36.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. Ida Yuanita. tahap pelaksanaan. Peneliti melibatkan Teman sejawat untuk menelaah. Dalam kegiatan obeservasi ini.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75.Pd. dan tahap refleksi. Kooperatif. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Dalam pembelajaran IPA tentang Energi dan penggunaanya mendapat hasil belajar dengan rata-rata kelas yang belum mencapai KKM yang ditentukan. Latar Belakang Masalah Pada tahap awal.61% Kata Kunci: Tujuan Pembelajatan. Dengan Siswa yang diteliti terdiri dari 33 siswa. Maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajarannya bermasalah. Penggunaan metode tersebut dikarenakan adanya kurang berhasilnya pembelajaran IPA pada KD energi dan penggunaanya.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Hasil Belajar BAB I PENDAHULUAN A. peneliti bersama kolaborator mencatat semua hal yang terjadi pada kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan oleh guru di kelas tersebut. Minat. Model Jigsaw. peneliti melakukan observasi bersama kolaborator pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya di kelas IV di SD Ma‟arif Tieng pada semester II tahun ajaran 2011 / 2011. Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. dalam rangka untuk identifikasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pembelajaran. dijumpai hal-hal sebagai berikut : 1. mengobservasi serta bersama peneliti mencari jalan keluarnya. tahap pengumpulan data. Siswa terlihat malas belajar. L. terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 anak perempuan. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Pengunaannya.

sehingga perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Suasana sekolah juga sangat kondusif pada saat aktifitas pembelajaran dilaksanakan. lingkungan masyarakat sekitar dan lingkungan keluarga siswa juga ikut berperan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Sehingga pada saat sekolah banyak siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan. Agar dapat meningkatkan motivasi siswa. Agar permasalahan dapat dipecahkan. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga Mata Pelajaran IPA untuk KD Energi dan penggunaannya telah ditetapkan KKM nya adalah 63 Namun dari 33 siswa yang ada. maka peneliti atau guru perlu melakukan tindakan yaitu melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelompok yang terdiri dari lima anak dipilih secara acak. kurangnya kemampuan guru untuk menggali pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran dengan fakta di lapangan yang sering dijumpai siswa. serta proses pembelajaran yang berpusat pada guru. teman sejawat. Ditinjau dari sisi proses pembelajaran di kelas. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa bukan hanya berasal dari kegiatan pembelajaran di kelas.2 pada awal pembelajaran dapat berubah menjadi 65 dikarenakan sudah menggunakan model Kooperatif Jigsaw dalam pembelajarannya. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar 2. kurangnya penggunaan media sebagai proses adaptasi pengalaman siswa dengan konsep yang dipelajari. Perhatian orang tua siswa terhadap belajar anaknya di tempat peneliti mengajar sangat kurang. Sarana prasarana sekolah sebenarnya cukup memadai bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Belum lagi pada malam hari siswa tidak dibiasakan untuk dibantu dalam belajar. Diharapkan setelah penelitian berlangsung nilai rata-rata 6. Antara lain penggunaan metode yang tidak sesuai. Hal ini menjadikan pembelajaran dapat dikatakan tidak berhasil. Begitu juga dengan motivasi siswa akan meningkat terhadap pelajaran IPA pada khususnya. Sehingga motivasi belajar kurang.Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Keadaan ini menyebabkan pada saat berangkat sekolah siswa tidak ada yang memperhatikan kebutuhannya. Perbaikan pembelajaran akan peneliti lakukan melalui pola penelitian tindakan kelas. . Hanya masalah yang terkait dengan proses pembelajaran di kelas yang dapat peneliti perbaiki. untuk meningkatkan hasil belajar siswa peneliti menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran IPA terlebih dahulu sehingga timbul perhatian dan rasa suka terhadap IPA. Penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan difokuskan pada tumbuhnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan. Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai petani dan pedagang kecil di pasar sehingga bekerja sebelum anaknya berangkat sekolah. Untuk itu peneliti menerapkan metode kooperatif Jigsaw Kooperatif Jigsaw yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan pertama dan kedua dilakukan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. hanya 11 siswa yang mendapat nilai ≥ 65. Pada tindakan ke dua melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelomok kecil yang terdiri dari dua anak.

Pada awal pembelajaran guru menarik perhatian siswa dengan menggunkan alat peraga Guru menggunakan alat peraga secara efektif Pada pembelajaran guru melibatkan siswa untuk aktif dalam belajar Dalam menyampaikan materi guru sebaiknya membimbing siswa untuk mencapai pemahaman tertentu dengan membuat kesimpulan 5. 4. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. 5. Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru Motivasi belajar siswa rendah Ada beberapa siswa bermaian saat guru menjelaskan Siswa pasif dalam pembelajaran Peneliti bersama kolaborator melakukan analisis terhadap penyebab timbulnya masalah tersebut dilihat dari peneliti atau pengajar. antara lain: 1. penyebab permasalahan siswa dalam pembelajaran maka diambil beberapa tindakan yang merupakan alternatif pemecahan masalah adalah : 1. Media Sederhana 3. 3. Metode kooperatif Jigsaw Terbimbing 2. 2.B. yaitu sebagai berikut : 1. Pembatasan Masalah Agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan isi penelitian tindakan kelas ini maka peneliti membatasi permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. 2. Identifikasi Masalah Dari sisi proses pembelajaran di kelas. sehingga siswa menjadi jenuh dalam pembelajaran. Minat belajar siswa . Hasil identifikasi terhadap proses pembelajaran IPA yang peneliti laksanakan memperlihatkan beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa. Pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa Guru belum memaksimalkan penggunaan alat peraga Guru belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran Guru menyampaikan materi secara klasikal Guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang kurang vareatif. Dalam pembelajaran menggunkan berbagai macam metode sesuai kondisi anak pada saat pembelajaran berlangsung dan yang sesuai dengan materi yang diajarkan. sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien. 3. 4. C. 3. 2. Setelah berdiskusi dengan pengamat yang merupakan teman sejawat berdasarkan hasil observasi. 4.

Manfaat Penelitian Secara khusus. melengkapi alat peraga yang diperlukan. Motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat  Bagi Guru a.4. Mata pelajaran IPA D. Rumusan Masalah Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara. Dengan melihat siswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang difasilitasinya. Tujuan Umum Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA 2. guru juga termotivasi untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran IPA dengan berbagai cara yang mungkin. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam setiap pembelajaran. dan alternative tindakan pemecahan masalah diatas. analisis penyebab timbulnya masalah. Tujuan Khusus Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode Kooperatif Jigsaw di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. manfaat yang dapat diambil dari penelitian tindakan kelas ini antara lain :  Bagi Siswa a. Semester II tahun ajaran 2011 / 2011? “ E. . misalnya : menggunakan berbagai model pembelajaran. b. F. SD Ma‟arif Tieng. Tujuan Penelitian 1. maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah melalui model belajar kooperatif (Jigsaw) Expert Group / kelompok ahli dapat meningkatkan hasil dan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanyadi kelas IV. Membatu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di dalam kelas. dll.

Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi guru agar lebih efektif. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam. Dari istilah. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya.  Bagi Sekolah Memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu proses maupaun mutu hasil pembelajaran IPA di Sekolah. manfaat penelitian ini adalah sebagai salah satu usaha guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran bersama siswa dalam mewujudkan tujuan pendidikan IPA dan tujuan pendidikan Nasional. dan gejala-gejala yang muncul di alam. Akan menambah pengetahuan di perpustakaan sekolah. Secara umum.b. Disamping itu juga hasil penelitian ini setidaknya dapat menambah berbagai media. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif. peristiwa. . BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. Kreatifitas belajar IPA a. Kajian Teori 1.  Bagi perpustakaan Memberikan penambahan reverensi di perpustakaan sekolah. efisien dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Hakikat IPA Untuk memahami IPA bisa kita tinjau dari istilah dan dari sisi dimensi IPA. IPA adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam sekitas beserta isinya. Sehingga referensi buku diperpustakaan meningkat. Dengan Penelitian ini dapat menjadikan guru lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran yang tepat. teknik dan metode yang dilaksanakan serta dapat sebagai salah satu acuan bagi sekolah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.

prinsip. Pada umumnya siswa merasa bahwa IPA sulit. menerima kegagalan sebagai suatu hal yang positif. konsep. ketiga karena tiap kurikulum menuntut untuk mempelajari IPA. menggunakan keterampilan spesial. Proses empirik suatu proses IPA yang melibatkan panca indera. hukumhukum. teori merupakan kegiatan-kegiatan analisis di dalam IPA. memprediksi. prinsip. Sebagai proses IPA dipandang sebagai kerja atau sesuatu yang harus dilakukan dan diteliti yang dikenal dengan proses ilmiah atau metode ilmiah. akan tetapi belajar IPA juga belajar tentang cara memperoleh informasi IPA. termasuk kebiasaan bekerja ilmiah dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah. Sebagai sikap IPA dipandang sebagai sikap ilmiah yang mencakup rasa ingin tahu. singkat dan yang dapat diterima secara universal sangat sulit dibandingkan dengan mendefinisikan ilmu-ilmu lain. Beberapa ilmuwan memberikan definisi IPA sesuai dengan pengamatan dan pemahamannya. cara IPA dan teknologi bekerja dalam bentuk pengetahuan prosedural. kedua untuk mendapatkan penghasilan. melakukan eksperimen. Ada tiga alasan perlunya memahami IPA antara lain. dan klasifikasi. dan pengembangan sikap. Proses IPA ada dua macam yaitu proses empirik dan proses analitik. Belajar IPA tidak sekedar belajar informasi IPA tentang fakta.” IPA mengandung makna pengajuan pertanyaan. mengkomunikasikan. Berdasar pada definisi yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa IPA selain sebagai produk juga sebagai proses tidak dapat dipisahkan satu sama lain. berusaha untuk membuktikan menjadi skeptis. Mendefinisikan IPA secara sederhana. menerima perbedaan. tidak semua masyarakat mendukung. Pada saat setiap orang mengakui pentingnya IPA dipelajari dan dipahami. produk. pengukuran. dan filsafat IPA. mengukur. mengklasifikasi. menginterprestasikan data. model IPA.2002a: 1). mengontrol variabel. hukum-hukum dan teori IPA. konsep. Carin (1993:3) mendefinisikan science sebagai The actiIVty of questioning and exploring the universe and finding and expressing it‟s hidden order. antara lain sifat IPA. yaitu “Suatu kegiatan berupa pertanyaan dan penyelidikan alam semesta dan penemuan dan pengungkapan serangkaian rahasia alam. pencarian jawaban. bersikap kooperatif. mengamati. pemahaman jawaban. b. Pernyataan di atas selaras dengan pendapat Carin yang menyatakan bahwa IPA sebagai produk atau isi mencakup fakta. penyempurnaan jawaban baik tentang gejala maupun karakteristik alam sekitar melalui cara-cara sistematis (Depdiknas.Hakekat IPA ada tiga yaitu IPA sebagai proses. Fakta merupakan kegiatan-kegiatan empiris di dalam IPA dan konsep. . hukum dalam wujud „pengetahuan deklaratif‟. pertama bahwa kita membutuhkan lebih banyak ilmuan yang baik. menduga. dan untuk mempelajari IPA harus mempunyai kemampuan memadai seperti bila akan menjadi seorang ilmuan. merumuskan hipotesis. Hakikat Belajar Pada dasarnya manusia ingin tahu lebih banyak tentang IPA atau IPA. melalui keterampilan menemukan antara lain. prinsip. mendefinisikan secara operasional. Proses IPA adalah langkah yang dilakukan untuk memperoleh produk IPA. Yang termasuk proses empirik adalah observasi.

dan sebenarnya dapat dilakukan melalui pengajaran. maka dalam penelitian tindakan kelas pada "model pembelajaran . Wijayanti. 1989) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Partika. yaitu pengajaran yang menekankan keterlibatan intelektual dan emosi siswa dalam proses belajar-mengajar (Sudjana. 1991). yang disebut metode ilmiah yaitu: merumuskan masalah. dan sikap ilmiah. 2002a: 6). sehingga siswa dapat belajar mandiri untuk mencapai hasil yang optimal. Sementara pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dimaksudkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dan mempunyai efek pengiring dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Joyce dan Well. dan menurut Romlah (1988) dapat pula meningkatkan kreatifitas siswa. 1987. keterampilan dan sikap percaya diri. Kemampuan siswa dalam menggunakan metode ilmiah perlu dikembangkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar siswa tentang energy dan penggunaanya dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw khususnya. menganalisis data pengamatan. dan salah satu jenisnya adalah pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Mata pelajaran IPA adalah salah satu mata pelajaran IPA yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis deduktif dengan menggunakan berbagai peristiwa alam dan penyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif dengan menggunakan IPA serta dapat mengembangkan pengetahuan. Jadi tidak hanya terdiri atas kumpulan pengetahuan atau fakta yang dihafal. dalam arti bahwa situasi kelas memungkinkan berkembangnya kreatifitas siswa. c. maupun produk ilmiah. tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. Hal ini berarti bahwa IPA harus diajarkan pada siswa secara utuh baik sikap ilmiah. proses. proses ilmiah. gagasan. namun juga merupakan kegiatan atau proses aktif menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan. Dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam pembelajaran IPA untuk meneliti masalah-masalah harus melalui kerja ilmiah. Pengajaran yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas siswa adalah pengajaran kreatif. yaitu produk.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya IPA terdiri atas tiga komponen. merancang dan melaksanakan ekperimen. merumuskan hipotesis. dan konsep yang terorganisir. serta menarik simpulan. Model pembelajaran Jigsaw. Kreatifitas Belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari pemikiran bahwa kreatifitas yang mempunyai fungsi penting dalam kehidupan manusia dan dalam pencapaian hasil belajar siswa di sekolah adalah dapat dikembangkan. 1980). Melalui pelajaran IPA diharapkan para siswa memperoleh pengalaman dalam membentuk kemampuan untuk bernalar deduktif kuantitatif matematis berdasar pada analisis kualitatif dengan menggunakan berbagai konsep dan prinsip IPA (Depdiknas. khususnya kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw. Upaya pengembangan kreatifitas biasa dilakukan melalui pelatihan khusus. Melalui kajian teori tentang kreatifitas.

makhluk hidup. 2. proses. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek.kooperatif Jigsaw" ini diajukan dua buah hipotesis yang diterapkan pada saat pembelajaran IPA tentang energy dan penggunaannya dengan siswa kelas IV berjumlah 33 orang SD Ma‟arif Tieng kec. Kejajar. Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. evaluasi. Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. aplikasi dan sikap. dan hukum. percobaan atau penyelidikan. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. e. Hakikat IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. b. Produk dapat berupa fakta. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya. fenomena alam. mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau tidak dapat dikembalikan ke sifat semula. yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut(Depdiknas. prinsip. Hakikat Belajar . Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. metode ilmiah meliputi pengamatan. penyusunan hipotesis. a. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. 1989: 93). pengukuran. serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. yaitu produk. perancangan eksperimen. 2006). teori. penyimpulan. IPA meliputi empat unsur. dan penarikan kesimpulan. Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. eksperimentasi. c. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d. IPA merupakan pengetahuan teoritis. Pengembangan dan Pembelajaran IPA . IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. penyusunan teori. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. yaitu dengan melakukan observasi. juga mempunyai ciri husus/karakteristik. Hasil belajar IPA a. Perubahan kimia: lilin yang dibakar html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 b. eksperimentasi. Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar.

dan yang lainnya. observasi. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. siswa juga harus memperoleh pengalaman berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. penyusunan hipotesis. akan memberikan hasil yang kurang obyektif. seluruh proses berpikir. mengunjungi suatu objek. eksplorasi. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. a. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. Dalam belajar IPA.Berdasarkan karakteristiknya. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. menyusun penjelasan tentang gejala alam. b. atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. Berdasarkan karakteristik IPA pula. menguji penjelasan tersebut dengan cara-cara yang berbeda. Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera. Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. Belajar IPA merupakan proses aktif. d. Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik). serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. memperoleh pengetahuan. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. regional. . Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD Sesuai dengan karakteristik IPA. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer. siswa mengamati obyek dan peristiwa. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. atau volume). cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. dan berbagai macam gerakan otot. e. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. nasional. Misalnya. studi kepustakaan. luas. c. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. mengajukan pertanyaan. Selain itu. Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. konferensi atau simposium). atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. sementara itu IPA mengutamakan obyektifitas. konsep-konsep. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri. Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. terutama untuk membantu pengamatan. dan eksperimentasi. melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar.

misalnya dari tidak tahu menjadi tahu. c. Berdasarkan teori Taksonomi Bloom hasil belajar dalam rangka studi dicapai melalui tiga kategori ranah antara lain kognitif. Keterampilan dan kebiasaan b. mengamati). Keaktifan dalam belajar IPA terletak pada dua segi. koordinasi neuromuscular (menghubungkan. Sikap dan cita-cita . Ranah Afektif Berkenaan dengan sikap dan nilai. namun hasil belajar psikomotor dan afektif juga harus menjadi bagian dari hasil penilaian dalam proses pembelajaran di sekolah. yaitu aktif bertindak secara fisik atau hands-on dan aktif berpikir atau mindson (NRC. Ranah Kognitif Berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari 6 aspek yaitu pengetahuan. Pengetahuan dan pengertian c. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Hasil Belajar Menurut Dimyati dan Mudjiono. analisis. dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. organisasi dan karakterisasi dengan suatu nilai atau kompleks nilai. menjawab atau reaksi. Perinciannya adalah sebagai berikut: a. Dari sisi siswa. menilai. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. psikomotorik. hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. dan psikomotor. psikomotor. pemahaman. Ranah afektif meliputi lima jenjang kemampuan yaitu menerima.Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah. Sedangkan dari sisi guru. afektif. hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. afektif. Howard Kingsley membagi 3 macam hasil belajar: a. Tipe hasil belajar kognitif lebih dominan daripada afektif dan psikomotor karena lebih menonjol. penerapan. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi oleh perubahan tingkah laku yang lebih baik lagi. Ranah Psikomotor Meliputi keterampilan motorik. sintesis dan penilaian. b. hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif. Menurut Oemar Hamalik hasil belajar adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut. dan afektif. 1996:20) Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD c. manipulasi benda-benda. yaitu ranah kognitif.

afektif (sikap).13) adalah sebagai berikut: a. 2007.Pendapat dari Horward Kingsley ini menunjukkan hasil perubahan dari semua proses belajar. belajar adalah pembentukan kepribadian. d.2. maupun psikomotor (keterampilan) yang terjadi karena proses pengalaman. Namun yang banyak mempengaruhi praktik pelaksanaan belajar adalah teori organismik atau gestalt. Menurut teori ini peran guru sebagai pembimbing bukan penyampai pengetahuan dan siswa sebagai pengolah bahan pelajaran. Segala perubahan perilaku baik pada aspek kognitif (pengetahuan). 2. Belajar berlangsung berdasarkan pengalaman yaitu kegiatan interaksi antara individu dengan lingkungannya. perhatian dan kebutuhan siswa. Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih baik. Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalaman (Hernawan. dan pada akhirnya siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan. Manusia dianggap sebagai makhluk organisme yang melakukan hubungan timbal balik dengan lingkungan secara keseluruhan. belajar berdasarkan keseluruhan. Teori belajar yang berkembang pada dasarnya ada tiga yaitu teori belajar disiplin mental atau teori daya (faculty theory). merumuskan hipotesis. teori behafiorisme.11). b. Karena teori ini mengacu pada pengertian bahwa keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian. Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa hasil belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah dilakukan berulang-ulang. f. belajar adalah proses berkesinambungan. dan teori organismik atau cognitive gestalt field. belajar akan lebih berhasil jika dihubungkan dengan minat.20). Hubungan ini dijalin oleh stimulus dan respons. Perubahan-perubahan perilaku yang terjadi secara insting atau terjadi karena kematangan atau perilaku yang terjadi secara kebetulan. tidak termasuk hasil belajar. 2007. d.29) antara lain: . belajar berkat pemahaman. Hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan (Hernawan. tetapi keseluruhan bukan kumpulan dari bagian-bagian. belajar adalah suatu proses perkembangan. e. Hasil Belajar IPA Hasil belajar berkaitan dengan bagaimana siswa belajar. belajar berdasarkan pengalaman.belajar bukan menghafal tetapi memecahkan masalah dan metode yang dipakai adalah metode ilmiah dengan cara siswa dihadapkan pada permasalahan. c. dapat dikategotikan sebagai perilaku hasil belajar. Jenis-jenis hasil belajar menurut Bloom (dalam Hernawan. Hasil belajar ini akan melekat terus pada diri siswa karena sudah menjadi bagian dalam kehidupan siswa tersebut. 2007: 10. 2007: 10. Prinsip-prinsip teori organismik (gestalt) (Hernawan. g.

Untuk mencapai hal tersebut perlu kerangka pembelajaran secara konsptual (model pembelajaran) yang menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. pembelajaran harus berprinsip minds-on. Sedangkan prestasi hasil belajar merupakan hasil dari pengujian dari sebuah tujuan pembelajaran yang mana sebelumnya telah dilaksanakan suatu proses pembelajaran dengan model tertentu sehingga siswa menguasai pengetahuan yang diharapkan. serta menghilangkan anggapan bahwa IPA adalah pelajaran yang sulit. yaitu hasil belajar mengacu pada sikap dan nilai yang diharapkan dikuasai siswa setelah mengikuti pembelajaran c. Sedangkan psikomotor siswa meningkat dengan terampil berhitung dan mengukur. yaitu meningkatkan keterampilan berhitung dan mengukur siswa. yaitu hasil belajar yang mengacu pada kemampuan bertindak. Untuk mendapatkan prestasi hasil belajar tidaklah semudah membalikkan tangan. dan constructifism. hasil belajar kognitif. psikomotor. atau menemukan. hasil belajar afektif. Sebagai guru haruslah lebih teliti dan jeli terhadap permasalahan yang timbul dalam pembelajaran untuk segera menemukan jalan keluarnya. mereka hanya berdiam diri. pasif.a. c. saran untuk mengekspresikan dirinya. afektif. Dalam kaitannya dengan ini hasil belajar yang diharapkan peneliti meliputi ketiganya. yang ditunjukkan siswa melalui nilai formatif dapat melebihi KKM IPA 63. Dengan konsep seperti di atas. bertanya. Hasil belajar yang ingin peneliti capai pada penelitian ini meliputi : a. antusias. cara berfikir. b. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembelajaran pikiran siswa focus pada materi belajar dan tidak memikirkan hal di luar itu. yaitu perhatian fokus. Siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui indikator aktifitas yang dilakukan. atau menghindar. mencoba. nilai. yaitu hasil belajar yang berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa b. Kognitif siswa dalam IPA dapat meningkat dengan ditunjukkan pada nilai dalam evaluasi melebihi KKM IPA 63. menduga. ini berarti bahwa proses pembelajaran adalah membuat atau menjadikan siswa dalam kondisi belajar. timbul minatnya terhadap pelajaran IPA. Sebaliknya siswa dalam kondisi tidak belajar adalah kontradiksi dari aktifitas tersebut. menjawab. ide. berkomentar. diskusi. Tujuan jangka panjang kegiatan pembelajaran adalah membantu siswa mencapai kemampuan secara optimal untuk dapat belajar lebih mudah dan efektif dimasa datang. dibandingkan hasil dengan siswa yang lain pada kompetensi yang sama. Hal ini akan menujukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. hands-on. ketrampilan. psikomotor. Hakekat pembelajaran Hakikat mengajar menurut Joyce dan Weil (1986) adalah membantu siswa memperoleh informasi. kognitif. yaitu tumbuhnya minat siswa dalam pembelajaran IPA. . dan caracara belajar dan bagaimana belajar. presentasi. Penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA (variabel X) a. Konsep Pembelajaran Pembelajaran pada hakekatnya adalah kegiatan guru dalam membelajarkan siswa. afektif siswa ditunjukkan dengan sikap positif siswa terhadap IPA. beraktifitas tak relevan. 3.

Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktifitas pembelajaran. . dan kompetensi sosial. latar belakang historien. manusia dapat saling asah. Jika kondisi tersebut mempelajari lebih lanjut karena adanya kebutuhan dan belajar bukan sekedar berhasil. kompetensi kepribadian. Belajar yang sesungguhnya tidak menerima beegitu saja konsep yang sudah jadi. Perhatikan tabel berikut ini. 2. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Winataputra (2001). Hal ini sesuai dengan istilah pembelajaran dengan prinsip Pakem. yaitu pembelajaran aktif. Manusia memiliki derajat potensi. Sebagai seorang pendidik. Menurut dengeng (1998) daya tarik suatu mata pelajaran (pembelajaran) ditentukan oleh dua hal pertama oleh mata pelajaran itu sendiri. Semua hal tersebut di kenal dengan empat kompetensi pendidik. namun demikian ada sejumlah perbedaan esensial anatara kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional.pengembangan pikiran tentang materi bahan ajar dilakukan dengan melakukan dan mengkomunikasikannya agar menjadi bermakna (Peter Sheal. tetapi lebih pada kemampuannya untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya. kedua oleh cara mengajar guru. diketahui bahwa profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan. tugas profesional seorang guru adalah menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadikannya menarik. 1989). Interaksi tatap muka. Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. keahlian. kreatif. yang tadinya tak berrarti menjadi bermakna. asih dan asuh (saling mencerdaskan). akan tetapi siswa harus memahami bagaimana dan dari mana konsep tersebut terbentuk melalui kegiatan mencoba dan menemukan. Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah asih dan asuh sehingga tercipta masyarakat yang belajar ( Learning Community). Ketrampilan untuk menjalani hubungan antar pribadi atau ketrampilan sosial yang secara sengaja diajarkan. kompetensi paedagogi. Dalam tingkat operasional model pembelajaran dan strategi pembelajaran sering di pertukarkan. Karena perbedaan itu. yaitu kompetensi profesional. Perbedaan pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional. tetapi juga dari sesama siswa. inilah tugas seorang guru sebagai pendidik. Akuntabilitas Individual dan. dan sikap khusus serta pengakuan masyarakat. Dalam pembelajaran tradisional di kenal pula belajar kelompok. Semua proses diatas tercakup dalam proses yang kita sebut dengan pembelajaran. Elemen-elemen pembelajaran kooperatif menurut Lie (2004) adalah 1. 1992). b. dan menyenangkan. Saling ketergantungan positif. Karena belajar berkonotasi pada aktifitas siswa. kondisi inilah cikal bakal aktifitas belajar dengan indikator tersebut di atas. 3. Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah karena dibutuhkan pendidikan. yang diarasa sulit menjadi mudah. Pembelajaran adalah Proses memberikan materi sesuai dengan kompetensinya dengan menggunakan metode serta media pembelajaran yang mendukung materi yang diajarkan. sedangkan aktifitas individu dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional. maka sepantasnya suasana pembelajaran yang kondusif dalam keadaan nyaman dan menyenangkan (De Porter. Oleh karena itu . 4. serta harapan masa depan yang berbeda-beda. Siswa tidak hanya belajar dari guru. Dengan suasana yang kondusif maka muncullah motivasi dan kreatifitas.

etnis. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa 8. Metode ini dikembangkan Elliot Aronson dan kawan-kawan di Universitas Texas. hal ini akan menjadi efektif atau tidaknya guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap. informasi. perilaku sosial. dan kemudian diadaptasi oleh Slafin dan kawan-kawan melalui metode Jigsaw. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen 5.Perbedaan kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional Kelompok belajar kooperatif Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok-kelompok belajar Kelompok belajar tradisional Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok belajar Ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royang Ketrampilan sosial sering tidak seperti kepemimpinan. Langkahnya : 1. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan. Meningkatkan kesedian menggunakan ide orang lain yang dirasa lebih baik 9. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen . Model-model pembelajaran dikembangkan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan dimana agar siswa dapat paham sesuai dengan kompetensi jenis pengetahuan. ketrampilan. kemampuan berkomunikasi. Pemimpin kelompok dipilih secara demokratis Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru Pada saat pembelajaran berlangsung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika intervensi sering dilakukan oleh guru terjadi masalah dalam kelompok saat belajar kelompok berlangsung Tabel 1 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi Keuntungan menggunakan metode kooperatif dalam pembelajaran diantaranya: 1. dan pandangan-pandangan 3. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia 7. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois 6. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. norma atau cacat. dan mengelola konflik secara langsung di ajarkan. diajarkan secara langsung mempercayai orang lain. agama dan orientasi tugas. c. jenis kelamin. Guru dalam hal ini sebagai fasilitator haruslah jeli dalam memilih model pembelajaran yang sesuai. kelas sosial. Penggunaan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini peneliti mengambil model kooperatif dengan metode Jigsaw. Tujuan utamanya adalah agar siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran dan dapat bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang relatif lama.

maka diperoleh alur berpikir sebagai berikut: . 5. Dalam metode Jigsaw versi Slavin. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna. Dengan demikian siswa akan memperoleh hasil evaluasi belajar yang semakin baik. dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan atau akademik tersebut. Karena dapat menarik perhatian siswa. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “home time”. Kerangka Berfikir Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang telah diuraikan di atas.2. Kumpulan siswa semacam itu disebut “Kelompok Pakar“ (Expert Grup) 4. Memperhatikan hasil penelitian pendahulu tentang penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar diyakini siswa memiliki pemahaman yang lebih baik. pemberian skor seperti dilakukan seperti dalam metode Stad. Dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang sumber Energi Panas. C. 2009) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar di SD 1 Parikesit dikelas IV. Berdasarkan hasil penelitian (Afif. Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Berikut ini. Penelitian Yang Relevan Penelitain tindakan kelas terhadap pembelajaran IPA telah banyak dilakukan oleh pakar peneliti dan praktisi-praktisi pendidikan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. 3. para siswa di evaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari. B. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tersebut. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks. Hal itu dilakukan sebagai rujukan kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali kepada kelompok semula (home time) untuk mengajar anggota lain mengenai yang telah dipelajari dalam kelompok pakar. peneliti menyertakan beberapa hasil penelitian tindakan kelas yang berhubungan dengan perbaikan pembelajaran IPA dan penggunaan media atau model pembelajaran. Individu atau tim yang memperoleh skor tinggi diberi penghargaan oleh guru.

D. Kondisi seperti itu berdampak pada hasil belajar siswa rendah. Siklus I penggunaan metode Jigsaw pada kelompok besar dan pada siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. bagi siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kec. maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut: 1. kajian teori. Hal ini membuat guru peneliti berusaha melakukan tindakan melalui PTK dan merencanakan tindakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus.Diagram 1 Kerangka berfikir Kondisi awal pembelajaran IPA di kelas IV SD Ma‟arif Tieng sangat monoton karena guru belum menggunakan metode yang bervariasi dalam pembelajaran. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo 2. Diduga pada kondisi akhir setelah kegitan berlangsung siswa akan mengalami peningkatan hasil belajar. Wonosobo tahun pelajaran 2011/ 2011 Berdasarkan penjelasan pada latar belakang. dan kerangka berpikir. Hipotesis Tindakan Dengan menggunakan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya. Ceramah merupakan satusatunya metode andalan. Kejajar Kab. dan pemberian tugas selalu diberikan setelah ceramah selesai.1 setelah diambil nilai ulangan sebagai pre tes (pra siklus) diperoleh 11 dari 33 siswa yang dapat mencapai KKM. selebihnya 22 siswa belum mencapai KKM. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo . yaitu dengan KKM 64. Terlihat siswa sangat tidak semangat.

2.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai petani Kentang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Tabel 1 Pembagian Waktu Penelitian Tindakan Kelas No Uraian Kegiatan Bulan Februari 2011 I 1 2 3 4 5. Identifikasi masalah Penyusunan proposal Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan Siklus II Pelaksanaan Siklus II Penyusunan Laporan II III IV Maret 2011 B. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo karena peneliti adalah guru di kelas tersebut. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Penggunaannya. 6. buruh dan pedagang sayuran di pasar sehingga pendidikan anak kurang diperhatikan. Subyek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini (PTK) ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan jumlah 33 siswa. banyaknya siswa laki-laki 13 siswa dan banyaknya siswa perempuan 20 siswa dengan karakteristik latar belakang keluarga yang berekonomi menengah ke bawah. Setting Penelitian 1. .

penguasaan kelas. c. 2. teknik tes untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran. Lembar pengamatan untuk melihat tingkat minat belajar siswa dengan komponen yang dilihat meliputi perilaku guru dan siswa dalam pembelajaran oleh observasi. teknik wawancara untuk mendapat pengalaman langsung siswa terhadap proses pembelajaran dan d. b. dan nilai hasil belajar pada akhir siklus 1 dan siklus 2. 2. yaitu: 1. Sumber data sekunder Sumber data ini diperoleh dari learning log yang ditulis oleh siswa sendiri tentang proses pembelajaran IPA yang telah dilakukan. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data 1. Teknik Pengumpul Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian tindakan kelas ini adalah: a. cara memotivasi siswa. Sumber data primer diperoleh pada saat peneliti melakukan penelitian dan sumber data sekunder diperoleh dari data data pendukung lain yang dapat diperoleh di luar waktu melakukan penelitian. berupa tes isian dan uraian dengan materi keliling bangun datar. b.C. meliputi apersepsi. learning log untuk mendapatkan umpan balikan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Guru. Sumber Data Sumber data pada penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Alat Pengumpul Data Sedangkan alat pengumpul data pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. teknik pengamatan untuk melihat minat siswa terhadap pembelajaran IPA menggunakan metode terbimbing dan menggunakan media sederhana. dan kemampuan merangkum materi. juga hasil wawancara guru ke siswa menanggapi proses pembelajaran. Sumber data primer Sumber data primer diambil dari hasil observasi minat siswa terhadap proses pembelajaran IPA yang dilakukan. D. . persebaran pertanyaan. mengarahkan siswa. Tes tertulis. Adapu sumber data yang diperlukan pada penelitian ini adalah : 1.

dan trianggulasi teoritis. kemampuan menyimpulkan. kemampuan memahami bahasa. Pada prinsipnya analisis data untuk mencari dan mengatur secara sistematis data yang terkumpul untuk kemudian disimpulkan. Analisis Data Setelah data diperoleh baik dari hasil wawancara. disiplin. Siswa. keaktifan. Trianggulasi waktu dapat dilakukan dengan mengumpulkan data dalam waktu yang berbeda. perhatian. Indikator Kinerja . Bentuk-bentuk trianggulasi adalah trianggulasi waktu. apresiasi pada mata pelajaran. 20 tahun 2007 tentang pedoman penilaian. Lembar Learning Log Dibuat lembar learning log agar siswa lebih mudah menuangkan ide-ide atau kritik dan sarannya kepada proses pembelajaran yang baru saja dialami. G.2. Analisis data secara deskriptif kualitatif. selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Trianggulasi teoritis dapat dilakukan dengan memaknai gejala perilaku tertentu dengan dituntun oleh beberapa teori yang berbeda tetapi berkaitan. ketertarikan pada pembelajaran c. peneliti maupun teoritis. Data pada penelitian ini yang diperoleh dengan observasi atau pengamatan. trianggulasi ruang. Validasi Data Cara meningkatkan validitas penelitian tindakan adalah meminimalkan subyektifitas melalui trianggulasi. meliputi rentang waktu tindakan dilaksanakan dengan frekuensi yang memadai untuk menjamin bahwa efek perilaku tertentu bukan hanya suatu kebetulan. kemampuan menjawab pertanyaan. kemampuan melakukan perintah. Trianggulasi peneliti dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang sama oleh beberapa peneliti/pengamat sampai diperoleh data yang relative konstan. pedoman penilain yang merujuk pada permendiknas No. 2 2 dan 23 tahun 2007 tentang standar isi dan standar kelulusan. d. Sedangkan data yang dipertoleh dengan tes divalidasi dengan validasi konten atau isi yang merujuk pada Permendiknas No. meliputi inisiatif mengeluarkan pendapat. semangat. observasi/pengamatan maupun tes tertulis. learning log. ketekunan. F. rasa ingin tahu. dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator yang terdapat dalam panduan observasi. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dibuat agar terjadi kerangka yang jelas tentang pertanyaanpertanyaan yang akan diajukan oleh guru atau observer terhadap subjek (siswa). kemampuan menghitung. trianggulasi peneliti. E. wawancara dan learning log maka agar data valid divalidasi dengan cara trianggulasi baik waktu. panduan pedoman wawancara.

tahap pengumpulan data. Prosedur Penelitian Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. tahap pelaksanaan.Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Penggunaannya di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011” adalah: 1. Adapun kegiatan merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPA kelas IV semester 2 dapat digambarkan dalam bentuk gambar diagram 1 sebagai berikut: Diagram 2 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA . Minat belajar siswa meningkat menjadi 60% 2.93 menjadi 65 dan 80% siswa sudah mencapai KKM. H. Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 55. dan tahap refleksi.

16 Februari 2011 2. Tahap Pengamatan Rabu. Tahap Pengamatan Rabu. 16 Februari 2011 Tahap Pengamatan Selasa.Keterangan: Siklus I 1. Tahap Pelaksanaan Rabu. 23 Februari 2011 4. Tahap Perencanaan Selasa. 2 Februari 2011 Tahap Pelaksanaan Selasa. 24 Februari 2011 3. Tahap Perencanaan Selasa. 20 Februari 2011 Siklus II 1. 23 Februari 2011 Siklus II 1. 20 Februari 2011 2. Tahap Pelaksanaan Rabu. 24 Februari 2011 . Tahap Perencanaan Senin. 16 Februari 2011 Tahap Refleksi Selasa. 23 Februari 2011 3. Tahap Refleksi Rabu.

4. Tahap Refleksi Rabu, 24 Februari 2011 Table 2 Jadwal Pelaksanaan siklus Adapun deskripsi prosedur penelitian untuk setiap siklus sebagai berikut: 1. Siklus I a. Tahap Perencanaan Penelitian ini peneliti mulai pada hari Senin, 27 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Peneliti mulai dengan mengidentifikasi kompetensi dasar yang sulit dicapai ketuntasannya. Kemudian peneliti menentukan kompetensi dasar “Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya” sebagai bahan penelitian. Karena berdasarkan pengalaman peneliti materi ini cukup mudah bagi siswa. Namun hasil pembelajaran masih kurang bagus. Siswa belum dapat mengingat secara sempurna tentang materi energy dan penggunaanya. Untuk itu dalam pembelajaran siklus I ini peneliti merencanakan penerapan metode kooperatif Jigsaw sebagai langkah agar siswa dapat mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya. Harapan peneliti dengan serangkaian kegiatan pencarian yang dialami siswa sendiri dapat membuat siswa mengingatnya setiap saat karena sangat berkesan dengan pembuktian tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekoolah yang akan menjadi tindakan PTK 2. Penulis menghubungi supervisor sebagai pembimbing pelaksanaan perbaikan pembelajaran. 3. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 4. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). 6. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 7. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 8. Menyusun soal evaluasi hasil belajar, dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 9. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 10. Indikator pada siklus I, 50 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.

b. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) siklus I ini pada hari Selasa, 16 Februari 2011 pada pukul 09.00-10.10 diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Adapun tahap pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:

TAHAPAN PEMBELAJARAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

Penjelasan Tahapan Pertama (I) Eksplorasi Siswa diberi motivasi agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep atau materi yang akan dibahas. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan problematis, tentang fenomena yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan konsep atau materi yang akan dibahas. Tahapan kedua (II) Guru Membagi kelas dalam kelompok dan dipilih 1 orang yang ada dalam kelompok menjadi tim ahli. 1 ahli mempunyai anggota 2 s/d 3 anak. Tahapan ketiga (III) Elaborasi Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang

berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa. Siswa melakukan pengamatan diluar kelas. Tahapan keempat (IV) Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Bersama siswa menyimpulkan Tahapan kelima (V) Konfirmasi Diambil dua kelompok kecil dengan nilai terbaik dan aktif dalam pembelajaran untuk menerima penghargaan. Diberikan juga penghargaan pada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran. Tahapan ketujuh (VI) Pada akhir pembelajaran Guru membagi lembar evaluasi, siswa mengerjakan evaluasi. Observasi dan reflesi dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Melalui penerapan model pembelajaran ini, pemahaman siswa akan meningkat. Fokus pada pelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang nyata. Tidak hanya di dengar tapi juga dilihat. Proses mengobservasi, dilakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran dan diskusi oleh siswa. Kegiatan mengobservasi dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 1 orang, untuk mengumpulkan data yang terdiri dari : a. Aktivitas guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran (instrumen terlampir), b. Kemampuan siswa dalam mengerjakan lembar kerja siswa secara berkelompok c. Evaluasi hasil belajar siswa d. Evaluasi hasil laporan penelitian tertulis

c. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Selasa, 16 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa, perilaku guru, perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa, supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Menurut pengamat, pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori kurang sehingga minat siswa kurang dan pencapaian hasil belajar tidak maksimal. Peneliti sudah menggunakan peraga yang tepat namun kurang bervariasi. Siswa juga kurang aktif dalam pembelajaran. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian itu dikumpulkan dari berbagai sumber yang meliputi : 1. Informan atau nara sumber yaitu siswa dan guru 2. Lembar Observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Data tentang kenerja siswa dan guru dianalisis dengan skala penilaian.

Dokumen atau arsip.1. Didukung penggunaan media yang monoton dan kurang bervariasi.1 dalam kategori cukup. hasil evaluasi siswa. Berdasarkan pengamatan dan hasil refleksi peneliti menyadari adanya kekurangan dalam pembelajaran antara lain penerapan metode kooperatif Jigsaw belum maksimal penggunaannya. 16 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. dan buku penilaian. 4. d. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Selasa. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori cukup. Tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan aktifitas lain yang berkaitan. Pengumpulan data hasil tes formatif. Peneliti masih mengejar target materi tidak mengutamakan proses yang dari perencanaan sudah peneliti inginkan. 2. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 65 sama dengan KKM IPA sebesar 64. Langkah perbaikan tersebut peneliti tuangkan dalam langkah pembelajaran pada siklus II dengan tujuan perbaikan pembelajaran menumbuhkan minat serta meningkatkan hasil belajar siswa pada IPA tentang energy dan penggunaannya. Tahap Refleksi Refleksi Siklus I peneliti laksanakan pada hari Selasa. persentase ketuntasan: 51% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa sedangkan 13 siswa belum tuntas. 16 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Tidak dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. absensi siswa. Setelah mempelajari data-data yang telah terkumpul serta hasil refleksi. 2. Tahap Perencanaan . Siklus II a. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 3. peneliti menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1. yang antara lain berupa kurikulum rencana pelaksanaan pembelajaran. menerapkan metode kooperatif Jigsaw pada kelompok kecil agar mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. menerapkan metode kooperatif Jigsaw dengan memberikan penekanan pada pemberian penguatan dan penghargaan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa sehingga timbul minat siswa dalam pembelajaran. Data yang telah didapat.3.

Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. Indikator pada siklus II. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. 4. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. o Eksplorasi .Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Rabu. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. 1. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. 8. 60 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. mempersiapkan sumber bahan. 23 Februari 2011 pada pukul 09. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. b. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 5. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). mempersiapkan sumber bahan. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2.00-10.

diskusi. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. dan bertindak tanpa rasa takut.Dalam kegiatan eksplorasi. studio. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. guru: o Mencari informasi dari buku. menyelesaikan masalah. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. atau lapangan. guru: o o o o o o o o o o o o o o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. menganalisis. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. koran mengenai sumber energi alternatif o o Matahari Angin o o Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. secara individual maupun kelompok. guru: . dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. memberi kesempatan untuk berpikir. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.

Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran.o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Data yang telah didapat. Dan sangat menarik perhatian siswa. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa. 23 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. Apalagi setelah peneliti menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Harapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 70. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik sehingga membangkitkan minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. Tahap Refleksi Refleksi Siklus II peneliti laksanakan pada hari Rabu. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul.15 telah . memberikan penguatan dan penyimpulan c. perilaku guru. Rasa ingin tahu siswa menumbuhkan minat siswa sehingga aktif dalam pembelajaran. supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Sebagai indikasinya sejak peneliti memasuki kelas dengan membawa media yang banyak membuat siswa bertanya apa yang akan peneliti lakukan dengan barang-barang tersebut. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. padahal ini pelajaran IPA. Pengumpulan data hasil tes formatif. d. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Menurut pengamat. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. sebagai indikasinya begitu guru memasuki ruang kelas dengan membawa media yang akan digunakan dalam pembelajaran banyak siswa yang bertanya apa yang akan dilakukan dengan membawa barang-barang tersebut.1 dalam kategori baik sekali. Pertanyaan-pertanyaan siswa tersebut membuktikan bahwa rencana peneliti untuk menarik perhatian siswa berhasil. Membuat siswa antusias ingin membuktikan apa yang telah didemonstrasikan peneliti dan perwakilan siswa di depan kelas. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. 23 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Pembelajaran yang peneliti laksanakan benar-benar dapat membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran.

5. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9.15 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 66% ≥ KKM IPA 65 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik. Tahap Perencanaan Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus III peneliti mulai setelah jam 11. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. . Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. mempersiapkan sumber bahan. 70 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. sudah sesuai dengan target peneliti. Indikator pada siklus II. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Pada pelaksanaan Siklus III diadakan tes formatif dan pelaksanaan pembelajaran seperti siklus II. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut” dan Kompetensi Dasar “Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 70. Siklus III a. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. 3. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 1. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. mempersiapkan sumber bahan.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. 8. 4.1.melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 84% ≥ KKM IPA 64. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan.67% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa sedangkan 11 siswa belum tuntas. persentase ketuntasan: 66. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut.

o Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik o Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. o memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. atau lapangan. diskusi. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. o memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. o memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. studio. guru: o Mencari informasi dari buku. guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. 24 Februari 2011 pada pukul 09. secara individual maupun kelompok. o memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif.00-10. menganalisis. dan bertindak tanpa rasa takut. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. menyelesaikan masalah. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi.e. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. o memberi kesempatan untuk berpikir. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Kamis. o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi o o o     . dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.

perilaku guru. Minat siswa sudah terbentuk. persentase ketuntasan: 81% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa sedangkan 6 siswa belum tuntas. memberikan penguatan dan penyimpulan f.o Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi.1. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. Pengumpulan data hasil tes formatif. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. sudah sesuai dengan target peneliti. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. Data yang telah didapat. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 81% ≥ KKM IPA 64. 24 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. Minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. Menurut pengamat. 24 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi.1 dalam kategori baik sekali. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 75. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 75.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 80. peneliti bagi menjadi 3 bagian. g. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Kamis. Tahap Refleksi Refleksi Siklus III peneliti laksanakan pada hari Kamis.1 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik sekali. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.1% ≥ KKM IPA 64. BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN . Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4.

Deskripsi Kondisi Awal Kondisi awal subyek penelitian menunjukkan data nilai rata-rata kelas adalah 62. Pada tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan data awal sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan.6% dihitung dari seluruh jumlah siswa.3. Pada siklus satu yang lulus sesuai nilai KKM 51% jadi dengan metode Kooperatif Jigsaw sangat membantu tingkat keberhasilan siswa pada standar kompetensi Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifatsifatnya.4% dari seluruh jumlah siswa. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 Nilai 50 55 60 65 70 80 85 Jumlah nilai Banyak Siswa Bernilai 7 1 13 1 8 1 2 Jumlah 350 55 780 65 560 80 170 2060 Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2060 33 = 62. Perencanaan Tindakan . Data awal yang lulus KKMnya 36. 1. B.4% dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan hasil yang baik.42 Tingkat keaktifan siswa yang tinggi sampai dengan 85.A. Empat kelompok kerja diskusi bisa diukur dari hasil lembar kerja siswa perolehan nilai rata-rata 64.42 dan tingkat ketuntasan siswa pada standar kompetensi ini baru 36.4% keaktifan siswa dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini. Deskripsi Siklus 1 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari penyajian 12 butir tentang perilaku siswa yang diobservasi menunjukkan kemunculan yang bagus yaitu mencapai 85.

satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.4%. Deskripsi siklus 2 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari 12 butir tentang perilaku siswa yang di observasi menunjukkan kemunculan meningkat dari 85. 3. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus satu dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2011. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa juga skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah ada kemajuan dan perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya C.Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 5 Tes Formatif Siklus 2 Nilai 50 60 65 70 Banyak Siswa Bernilai 1 10 1 10 Jumlah 50 600 65 700 .tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti.rekan guru mengamati tindakan. Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti 4. Keaktifan siswa menjadi 89% dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini.

satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti.Pelaksanaan penelitian tindakan kelas sudah bisa menunjukkan hasil peningkatan. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti ada kemajuan.3 % pada siklus pertama meningkat menjadi 70.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. 4. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus dua dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011.5.5 % pada siklus dua . Deskripsi siklus 3 Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 6 Tes Formatif Siklus 6 .42 meningkat menjadi 70.15 Keaktifan siswa dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan data yang meningkat pada siklus I adalah 85% menjadi 88% juga pada tes dalam proses yang merupakan metode Kooperatif Jigsaw pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 62. 3. Pada hasil tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan perolehan pada siklus I juga ada peningkatan dari lulus nilai kkmnya 36. Perencanaan tindakan Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. 1. D.75 6 80 1 85 2 100 2 Jumlah nilai 450 80 170 200 2315 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2315 33 = 70. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.rekan guru mengamati tindakan.

skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah banyak kemajuan. Pembahasan/diskusi Pada akhir pelaksanaan tindakan kelas guru sebagai peneliti melakukan diskusi dengan guru pengamat aktifitas guru peneliti. F. Hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa. hasil pengamatan aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti dihasilkan adanya perbaikan pembelajaran. .Nilai Banyak Siswa Bernilai 60 6 65 1 70 12 75 4 80 1 85 2 90 2 100 5 Jumlah nilai Jumlah 360 65 840 300 80 170 180 500 2495 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2495 33 = 75. Merumuskan dan membahas data-data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa.61 Diagram 3 Grafik dan Poligon Perincian nilai awal sampai siklus III E.

Dengan latar belakang data prestasi siswa yang lulus nilai KKM sebesar 36.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. Hasil yang selalu meningkat dari setiap siklusnya menandakan pembelajaran Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan seharihari dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Jigsaw disimpulkan berhasil meningkatkam minat dan hasil belajar siswa.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Dengan . menjadi teman untuk mengamati aktifitas guru peneliti dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas.61%. Simpulan Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas IV semester 2 SD Ma‟arif Tieng dari analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran IPA Pada Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari hasil prestasi siswa semakin meningkat.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70.BAB V PENUTUP A. Implikasi Guru kelas sebagai peneliti memerlukan keterlibatan dari guru lain. B.

akan mengetahui sejauh mana upaya yang sudah dilakukan oleh guru peneliti pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran berlangsung. Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini dijadikan sebagai referensi untuk peningkatan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi siswa pada khususnya DAFTAR PUSTAKA Andayani. Oemar.menggunakan lembar pengamatan aktifitas guru . Kurikulum dan Pembelajaran. 2004.Pd. Bagi Guru a. Jakarta : Bumi Aksara Mulyati. Saran Dengan keberhasilan perbaikan pembelajaran menggunakan model Kooperatif Jigsaw penulis menyarankan : 1. G. 2. b. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikelas Rendah : Jakarta : Tiga serangkai. M. Pemantapan Kemampuan Mengajar. Jakarta : Tiga serangkai. c. 2008. Menerapkan dan menguasai berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami dan siswa tidak jenuh dan bosan. Hamalik. Menerapkan penggunaan Kooperatif Jigsaw pada kompetensi dasar yang sama. . Jakarta : Tiga serangkai. Kreatifitasan guru dalam merancang pembelajaran dan melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Yeti. I. C. Udin S. Winataputra. Penelitian Tindakan Kelas. 2007. K. Wardhani. Jakarta : Tiga serangkai. 2007. Teori Belajar Dan Pembelajaran. 2007.

3c. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. RPP 3i. Kunci Jawaban 3d. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. RPP 3i. Kisi-kisi soal siklus 1 3b. Rekap nilai siklus 3 3h. Kisi-kisi soal siklus 3. SURAT IJIN PENELITIAN 2. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. 3b. Butir soal tes siklus 1 3c. 3g. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 3: 3a. DATA KONDISI AWAL : 2a. Butir soal tes siklus 2. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Daftar hadir siswa 3g. Daftar hadir siswa. Butir soal tes siklus 3. Data hasil Belajar Kondisi Awal 3. Kisi-kisi soal siklus 2. 3g. DATA SIKLUS 1: 3a. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. 3b. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran . Kunci Jawaban. 3d. Daftar hadir siswa. Kunci Jawaban. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal 2b. 3c. Contoh lembar jawaban siswa 3f. 3d. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 2: 3a. Rekap nilai siklus 1 3h.LAMPIRAN-LAMPIRAN Daftar Lampiran 1. RPP 3i. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Rekap nilai siklus 2 3h. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian 3e.

1. 25/SDMA/02/2011 Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umar. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……. mengajar kelas IV di satu SD di daerah pegunungan letaknya di Tieng Kec.SD NIP.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Jabatan : Guru Kelas Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Tieng. SURAT IJIN PENELITIAN SURAT IJIN PENELITIAN No. baik guru maupun murid menggunakan bahasa daerah. Disekitar lingkungan sekolah masih alami banyak pepohonan yang rindang. nuansa daerah sangat terasa. Suasana lingkungan sekolahnya yang nyaman. 5 Februari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah UMAR. Ketika seorang tamu dari luar daerah bertanya kepada . bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Di kelas IV ada 10 orang anak. baik di dalam maupun di luar kelas.Pd.Pd NIP : 19641215 198608 1 002 Jabatan : Kepala Sekolah Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Memberikan ijin untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas IV di SD Ma. namun dalam berkomunikasi. S. S. S. Kejajar. Wonosobo Kepada : Nama : Ida Yuanita Laksanawati. Kejajar Kab. DATA KONDISI AWAL 2a. 19641215 198608 1 002 2.Pd. Oleh karena itu.arif Tieng Kec. Ilustrasi Kasus Pembelajaran 1 Bu Ida Yuanita Laksanawati. Meskipun secara resmi.

sehingga dapat dipahami oleh tamu. Kebanyakan anak-anak hanya memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan soal. Kemudian Bu Ida meminta anak-anak mengeluarkan buku IPA. Kemudian bu Ida membagikan soal evaluasi. Siswa menjawab “tidak bu”.” salah seorang siswa menjawab. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar . Ada guratan kecewa pada wajahnya. Sepintas benak bu Ida bertanya dimanakah dalam pembelajaran yang kurang tadi itu. Siswa serempak menjawab “ sudah bu”. dijumpai halhal sebagai berikut : 1. Siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan bu Ida.anak-anak. Namun dilanjutkan dengan penekanan penjelasan materi dengan memberikan persamaan dan perbedaan benda padat. Bu Ida Yuanita membantu memperbaiki jawaban anak tersebut. teman sejawat. “ siswa menjawab. terjadi peristiwa sebagai berikut. Selanjutnya bu Ida menanyakan “apakah ada yang mau bertanya tentang sumber Energi Panas ?”. “Apakah kalian mengetahui mengapa lilin yang dinyalakan dan lengan di dekatkan akan terasa panas ?” tanya Bu Ida. “apakah sudah jelas?” Bu Ida. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Siapa yang tahu jenis sumber Energi Panas apa saja ?” anak-anak menjawab secara serempak “ Api ”. suka bermain dalam kelas 2. Pada akhir pembelajaran bu Ida meminta siswa untuk sering membaca agar dapat menjawab pertanyaan pada soal nantinya. cair dan gas. “lengannya terasa panas bu. Semua terdiam tidak ada yang menjawab. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Ketika selesai pembelajaran bu Ida termenung. Seperti biasa. Dilanjutkan dengan bertanya “ apa yang terjadi jika lilin dinyalakan di lengan tangan akan terasa”. Ditulis di papan tulis. Bu Ida selanjutnya memancing jawaban siswa dengan pertanyan “apakah kalian dirumah punya lilin ?” tanya bu Ida.. dan selanjutnya bu Ida Yuanita memulai pelajaran dengan menuliskan pokok bahasan Sumber Energi. “punya“ jawab siswa secara serempak. mereka menjawab dengan bahasa Indonesia yang patah-patah. “ya betul” bu Ida memberi penghargaan. hari ini kita belajar tentang Sumber Energi Panas. “Jadi ada energi dari energy cahaya menjadi panas” penjelasan bu Ida. ketika masuk kelas. Ternyata pekerjaan anak-anak tidak sebaik ketika mereka ditanya. “ panas Bu. Setelah itu. bu Ida mengucapkan salam yang disambut dengan salam serempak oleh anak-anak. Selanjutnya bu Ida memberikan materi arti jenis-jenis penghantar panas. sehingga sukar dipahami maksudnya. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. Baru sekitar 15 menit soal evaluasi sudah terselesaikan. beserta contohnya. Suatu hari dalam pelajaran IPA. Siswa terlihat malas belajar. Kemudian bersama siswa hasil evaluasi di koreksi bersama siswa. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA.. Dan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut dengan mudah. dan penggunaanya dengan topik/subtopik sumber Energi Panas. salah satu topik yang akan disampaikan adalah Energi dan penggunaannya. “Jawaban kalian sudah betul namun masih ada yang kurang coba siapa yang tahu ?” tanya bu Ida. Bu Ida : “ anak-anak. Ternyata hasilnya kurang memuaskan ada 76 % siswa mendapat nilai kurang dari 70.

Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Tidak begitu jelas Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2.2. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga LEMBAR OBSERVASI AWAL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media .

II. I. III No Nama Siswa NILAI . Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya 2b. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9.Strategi Pembelajaran 7. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Data hasil Belajar Kondisi Awal DAFTAR NILAI SIKLUS Awal. merangkum atau menyimpulkan? 11. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. dengan mereviu.

Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.61 27 3. Kisi-kisi soal siklus 1 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA . DATA SIKLUS 1: 3a.15 22 III 75 65 70 90 70 70 70 100 75 60 90 85 100 70 100 60 70 60 75 70 100 100 85 75 70 60 70 60 70 70 60 70 80 2495 75.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.42 12 I 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 17 II 75 65 70 70 70 60 60 100 75 60 60 75 85 70 85 60 70 50 75 60 100 70 75 75 70 60 70 60 70 60 60 80 70 2315 70.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT >65 AWAL 60 50 60 70 60 60 50 80 70 55 60 70 85 60 85 60 60 50 70 60 70 70 65 60 60 50 70 50 60 50 50 70 60 2060 62.

Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Energi Panas (hlm.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. .148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 3.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. PG PG PG PG PG PG PG 1. 7 B. No Kompetensi Dasar 1. 2. 4. Energi Bunyi (hlm. 5. cair.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. dan gas. 6. A.

13. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya 10. 9.159) 15. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm.167)  E. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. PG Isian Isian Isian Isian D. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.  Menentukan karya/model yang 11. Menentukan bahan yang akan digunakan.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. kesehatan.2. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. misalnya mobil bertenaga surya. 3. PG PG C.  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik Isian KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 1 . 2. 14. 4. (hlm. Energi Alternatif (hlm. 3.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. akan dibuat 12.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. 4. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.

Energi Panas (hlm. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. A.4 PG 1.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas 11. Energi Bunyi (hlm. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. 5.  Mengidentifikasi frekuensi bunyi . Isian 12 . Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar 1.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.Isian 13 Isian 14 Isian 15  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. PG PG PG B. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Pilda : 10 butir II. 6-9 10. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

............... ............................... 4........ ... Kelompok 1 Api Menceritakan Pengamatannya 1...................................... cair..... 3... 2............................................. 2........... 3....................................................... ............................................... 3.. 2..................... ................................................. dan isikan pada tabel dibawah ini ! N Menga O mati 1......................................................... Butir soal tes siklus 1 LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita............. Kelompok 3 Listrik 1........................... Kelompok 4 Gesekan 1.................. . .... Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat....................... 2............................... .......... 2........................... ............................................... ................................................................. ............................... ..................................................... 3b..... ...................... dan gas............................. Kelompok 2 Matahari 1................. 3.............................................................................................  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap.

.generator b..sel surya c....Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… a..listrik c..matahari c......peta c..termometer c..........interaksi 3.api 5..penggaris 6.api c....Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a.matahari b.dispenser d. LEMBAR EVALUASI SISWA Berilah tanda X pada huruf a..Nama lain dari panas adalah… a.alat pemanas listrik d... a..alat untuk mengukur panas disebut… a.korek api b..radiasi d...Berikut ini beberapa contoh sumber energy panas.seismograf b....matahari b...televisi 4.Sumber energy panas magic jar diperoleh dari.....gunung berapi b..uap 7..gaya d.energi c..angin 2..dinamometer 8..pesawat d............b......kalor b. a....3.air d... ....plastik c....Berikut adalah contoh bahan yang mudah menghatarkan panas adalah… a. atau d pada jawaban yang benar! 1.Sumber energy utama bagi bumi adalah… a..c..kertas ..dinamometer d.kecuali… a...

konduksi b. .Besi yang dipanaskan b.listrik 10.konduksi b.radiasi .radiasi d.konveksi b.konveksi d.saat merebus air d.Panas dapat berpindah dengan cara berikut.panas d.kecuali… a.radiasi c.Penghantar panas yang baik disebut… a.assimilasi 16Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah… a. Untuk mengeringkan baju diperlukan energi… a.karet d.aliran 13.konveksi d.Proses sampainya panas matahari ke bumi terjadi secara… a.hal ini membuktikan perpindahan panas secara… a.gerak c.Sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk the panas.interaksi d.radiasi b.konveksi c.konduksi b.konveksi d.kimia b.b.assimilasi 12.radiasi 15.konduksi c.konveksi d.konduktor d.konduksi b.sendok terasa panas saat digunakan mengaduk kopi panas 17.isolator 14.radiasi b.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… a.Perpindahan panas yang terjadi pada logam disebut perpindahan panas secara… a.konduksi c.matahari ke tubuh kita c.Saat merebus air terjadi perpindahan panas secara… a.radiasi 11.konveksi c.konduksi c.isolator c.aluminium 9.

Alat music gitar berbunyi dengan cara. a.Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah… 4.bergeser 20.Dibawah ini bahan isolator adalah… a.aluminium 19.Pantulan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya disebut… 3c.karet b.Ketika kita menyelam di kolam renang terjadi perambatan bunyi melalui… 5.tembaga d.dipukul d.18.ditiup c..digesek b.diam b. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.bergetar d.Bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz disebut… 3.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a. B 2.dipetik Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.besi c. d 12. a 11.bergerak c.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… 2. a .

audiosonik 4. d 9. c 15. c 20.bergetar 2. b 17. d 13.3.gaung 3d. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian LAMPIRAN IV KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar Isian X 2 = 5 X 2 = 10 Jumlah Skor 20 Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 . c 18. d 1. c 10. b 8. d 4. a 16. b 5. a 14. a 7.benda cair 5. a 19. b 6.infrasonik 3.

................. ....................................................................................... ............................................... .......... ....... a b c d 2.. .... a b c d 8......................................................... ........ a b c d 7............................................................ 3f......... .................................c......... ........ atau d pada jawaban yang benar! 1...................... Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 16 Februari 2011 ........................... .........................b................................. 4..................................... . 5...................................................................................................................................................................................... a b c d 6.................................... a b c d 9............................................... a b c d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.......................... 2.........................................................3e.............. a b c d 3.. ............................ a b c d 10........ ............................................................... ............................. .................... a b c d 5.......................................... a b c d 4.................................................................................................. Contoh lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a................................................ 3.................................................. ..................

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =33 X 100 % 33 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % .Ikhlas M.Syihabudin Rudi Khamid M.No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

Ikhlas M.3g.Syihabudin Rudi Khamid M. Rekap nilai siklus 1 DAFTAR NILAI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nama Siswa M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Nilai 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .

3 .4 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 71.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 √ √ √ √ √ √` √ √ √ - √ √ `√ √ √ √ √ √ Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 10 X 100 % 14 = 71.4 % Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 900 14 = 64.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS I) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 16 Februari 2011 A. Indikator         Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas. Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. cair.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Rasa hormat dan perhatian ( respect . Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.3h. Standar Kompetensi : 8. Kompetensi Dasar 8. dan gas. Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. B. Mengidentifikasi frekuensi bunyi Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat.1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya A. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari.

Tujuan Pembelajaran** :          Siswa dapat Menyebutkan contoh energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. A.). di antaranya energi panas dan . Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Semuanya itu dikarenakan adanya energi. TUJUAN A. matahari. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan media pembelajaran yang berupa api. gesekan tangan. Kincir angin dapat berputar. MATERI PEMBELAJARAN A. dan listrik serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Siswa dapat Memahami pemantulan bunyi Bunyi pantul Gaung atau Kerdam Gema Siswa dapat Memahami penyerapan bunyi dan memberikan contoh benda yang dapat menyerap bunyi. Tekun ( diligence ) . Ada banyak energi di sekitar kita. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya   Energi Panas Energi Bunyi Terompet yang kita tiup dapat berbunyi. Pakaian yang kita jemur dapat kering. pemahaman siswa energi dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik B.

Benda-benda ini disebut konduktor. panas matahari dan panas dari tungku pembakaran yang . Logam adalah penghantar panas yang baik. saat kamu memasak air di panci menggunakan kompor. 2. Permukaan kedua penggaris mika digesekkan satu dengan yang lain. c. Contohnya besi. Apakah yang kamu rasakan? Simpulan hasil kegiatan tersebut dituliskan di buku tugasmu.2 Energi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Sumber Energi Panas ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. 3. 6. Suhu air dalam panci yang dipanaskan akan bertambah panas. Alat dan bahan: Dua buah penggaris mika Langkah-langkah: 1. Coba kamu panaskan ujung sendok b. Oleh karena itu. Akibatnya air pun menjadi panas.1 ENERGI PANAS AKIBAT GESEKAN a. Contohnya besi. tidak mungkin akan ada kehidupan. Tanpa matahari. Pada saat cuaca dingin orang-orang menggesekkan kedua tangannya. 5. Logam adalah penghantar panas yang baik. Peristiwa perpindahan panas dapat dibedakan menjadi tiga.bunyi. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Mengapa demikian? Kedua tangan yang saling digesekkan dapat menimbulkan panas. Konveksi Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat. Misalnya. Gambar 8. baja. a. Apakah kamu dapat menyebutkan contohnya? Misalnya. Kedua penggaris digesekkan kembali dengan waktu yang lebih lama. baja. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Energi panas juga dapat terjadi karena adanya gesekan benda-benda. atau aluminium. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. dan radiasi. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Benda-benda ini disebut konduktor. Kegiatan 8. Energi panas tersebut berasal dari sinar matahari. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Apa yang kamu rasakan? 4. kita dapat merasakan panasnya sinar matahari. konveksi. atau aluminium. Ada konduksi. Perpindahan panas dari panci menuju air disertai aliran zat. Radiasi Radiasi adalah perpindahan panas tanpa melalui zat perantara. Coba kamu panaskan ujung sendok Tujuan: Siswa memahami pengaruh gesekan dua benda terhadap energi panas.

000 Hz. Pra kegiatan 5 menit   Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa b. Kegiatan Awal 10 menit . Hanya hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi tersebut. Bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz disebut infrasonik. ceramah. Panas tungku api dapat menghangatkan tubuh kita. kertas koran. Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik dan ultrasonik. demontrasi dan diskusi. c. Sumber-Sumber Bunyi ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Semua benda yang dapat menimbulkan bunyi disebut sumber bunyi. Sumber bunyi ada yang menghasilkan bunyi bernada. mug. Oleh karena itu disebut sumber bunyi. Alat musik seperti seruling dan gitar dapat menimbulkan bunyi. Apa yang kamu rasakan pada tenggorokaanmu? Kamu akan merasakan tenggorokanmu bergetar. Panas tersebut merambat tanpa melalui zat perantara. Satuan untuk frekuensi adalah hertz (Hz). Bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20.000 Hz disebut dengan audiosonik. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. karet gelang. Langkah-langkah kegiatan a. air hangat. Bunyi bernada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. III. Cobalah pegang tenggorokanmu saat kamu berbicara atau menyanyi. Batu. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. tanya jawab. Kelelawar merupakan hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik. Sumber dan media a. handuk. Berapa kali getaran yang kamu rasakan? Apakah kamu dapat menghitungnya? Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut dengan frekuensi. pengaris mika. kantong plastik. B. Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik. Panas sinar matahari merambat tanpa melalui zat perantara.000 Hz disebut dengan ultrasonik.merambat ke tubuh kita. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). Bunyi tidak bernada disebut desah. Bunyi yang memiliki frekuensi 20–2. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. jam. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20–20.

    Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Konfirmasi o o o o o o o o o o o o o o o . guru: o o o o o o Memahami istilah sumber energi panas. Hasil dari pengamatan ditulis dalam lembar kerja siswa. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa c. Guru memberikan materi Guru memberikan pokok masalah Apakah manfaat energi panas pada kehidupan sehari-hari? Apakah manfaat energy listrik pada kehidupan sehari-hari ? Jawaban semua siswa dikumpulkan Guru memberi tanggapan jawaban siswa untuk mengarahkan pada suatu kesimpulan akan energy dan penggunaannya Guru bersama siswa menyimpulkan pokok masalah diatas. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Memahami matahari sebagai sumber energi panas yang sangat besar dan tidak akan habis serta fungsinya bagi kehidupan di Bumi. setelah selesai kegiatan pengamatan Elaborasi Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di luar ruangan kelas sesuai dengan pengarahan tadi. Menyebutkan contoh sumber energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Memahami bahwa panas dapat berpindah Menyebutkan cara perpindahan panas untuk kebutuhan. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 15 menit. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.

.. Alat tes (lampiran soal) Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR..19641215 198608 1 002 Wonosobo. memberikan penguatan dan penyimpulan o o Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang terbaik (aktif. Kegiatan akhir 25 menit   Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi IV..... Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B.. Bentuk tes (Uraian) D. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. bekerjasama... Tes Awal (tidak ada) 2... Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3... guru: o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.51347356 3730 0003 .. PD ) NIP.. L ) NUPTK.... PENILAIAN A.. S.. . perilaku) Guru memberikan materi dan penjelasan tentang perbedaan dan persamaan energi d... Prosedure Penilaian 1.. Jenis tes (tertulis) C...Dalam kegiatan konfirmasi.

6. 4. 10. 3. MENGERJAKAN TUGAS D = SISWA PASIF. 9. TIDAK MENGERJAKAN TUGAS . 7. 5. MENGERJAKAN TUGAS C = SISWA PASIF. KERJASAMA KEAKTIFAN KETERTIBAN NILAI KET A = SISWA AKTIF DAN KREATIF. 2. MENGERJAKAN TUGAS B = SISWA AKTIF.LAMPIRAN V LEMBAR PENGAMATAN NO KELOMPOK 1. 8.

..... LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.....2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.1 Mengadakan apersepsi Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ - 2 .. KELAS : IV NO MATERI PENJABARAN NILAI NILAI BANYAK SISWA 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 PEROLEHAN RATA-RATA PENCAPAIAN DAYA SERAP 3i............... Lembar pengamatan proses pembelajaran…......fasilitas pembelajaran 1.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.................LAMPIRAN VI ANALISA NILAI HASIL ULANGAN HARI / TANGGAL : ..

2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.3 4 2.1 Menunjukkan sikap ramah.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.luwes.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.5 Memantapkanpenguasaan materi pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS I ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai .4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.terbuka pengertian dan sabar 4.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.

50 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 100 100 75 100 75 75 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1025 X 100 % 1200 =85.4 % 3j. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 13.2 2.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Skor Ket 1 2 3 4 % .1 2.1 4.1.3 3.1 3.√ 100 .. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Matahari” Ya .1.1.√ .2 2.2 4.1 1.1 2.2 4..3 2.2 2.No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS I Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 12..

Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 15. merangkum atau menyimpulkan? 22. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 19. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? 18. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? . Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Ya Ada keterkaitan Pengelolaan sumber belajar / media Ya Kurang Strategi Pembelajaran Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 21. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 17. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 16.KEGIATAN INTI Materi ajar : 14. dengan Ya mereviu. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 20. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. Bagaimana cara guru memberikan penguatan.

148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. 5. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. No Kompetensi Dasar 1. 7 B.DATA SIKLUS 2 3a.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda . Energi Panas (hlm. 4. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. PG PG PG PG PG PG PG 1. A. Energi Bunyi (hlm. 6. 2. 3. Kisi-kisi soal siklus 2 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.

4. 9. (hlm. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya  10. 2.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.167)  14.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.padat. Energi Alternatif (hlm. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. 2. Menentukan karya/model yang 11.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 13. cair. Menentukan bahan yang akan digunakan. Isian E. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. Isian .  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. kesehatan.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Energi dan 15.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. misalnya mobil bertenaga surya. PG Isian Isian Isian D. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. 3. 3. akan dibuat 12. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. PG PG C. dan gas.

Menjelaskan perubahan energi Perubahan bunyi melalui bunyi melalui penggunaan alat musik alat musik (hlm.159)  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 2 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI .penggunaannya 4.

161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.....5... LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita.. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 . Energi Alternatif (hlm.... dan isikan pada tabel dibawah ini ! O Mengamati Perubahan Menceritakan penggunaan dan manfaat Energi .. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Pilda : 10 butir II... Butir soal tes siklus 2.. 3b... Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.. 6-10...Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8..... 2.... Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya A. misalnya mobil bertenaga surya. Isian 1....... Isian  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.

......................Kelompok 1 Energi Matahari 1.............................................................. ........................................................................... ... Biogas sebagai bahan bakar alternative yang dapat digunakan untuk bahan bakar… 9....................................... ..............................Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik..................................... 2................... ................ ...................................... .................................... Kelompok 4 Energi Angin 1......... 3..... 3..........alat tersebut adalah… 8....... ........Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 7............... . LEMBAR EVALUASI SISWA Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.................. 2..........................Energi yang dapat menggerakkan kincir pada generator PLTA adalah energy… 10................................... .......................................... 2............................................................................. Kelompok 3 Energi Air 1.................. ........................Pembangkit listrik tenaga uap memenfaatkan tenaga… ............................................................................................ Kelompok 2 Energi Panas Bumi 1.......... Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… 5... 3............ ................Nama lain energy alternative adalah… 3.......... Energi alternative yang digunakan untuk menggerakkan kincir air adalah… 4............................................................................ 2.Perahu layar dapat bergerak dengan memenfaatkan energy… 6........... 3...................................... .................................... Untuk mengeringkan baju diperlukan energy… 2...........

Air 4.3c. Cahaya matahari 7. Angin 6. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru . Kompor 9. Sel surya 5. Panas bumi 3d. Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1. Air 10. Energi pengganti 3. Turbin 8. Panas 2.

................... 7......... 10................................................................................................ 2...................................................... ................................................................ 4........................................................................................... ..LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Isian X 1 = 10 X 1 = 10 Jumlah Skor = 10 Nilai = Jumlah Skor X 10 = 10 X 10 = 100 3e..................... ...................................................................................................................................................................... ... 6............................................................................... ......................................................................................................... ..................... 9. 8... . Lembar jawaban siswa Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.............................................................................. 3..................... ............................. ....................... ........................................................... ...... . ............................................. . ....................................... ..................... 5................................... ................................... .......................... ..................... ..................................................... ..................

Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 23 Februari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama M.3f.Syihabudin Rudi Khamid M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Ikhlas M.

Ikhlas Nilai 75 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ - .27 28 29 30 31 32 33 Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri P P P P L L P √ √ √ √ √ √ √ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g. Rekap nilai siklus 2 DAFTAR NILAI SIKLUS II No 1 Nama Siswa M.

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Syihabudin Rudi Khamid M.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.4 .Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

3h. Tekun ( diligence ) .2 Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya. misalnya mobil bertenaga surya. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. C. Standar Kompetensi 8. B. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 23 Februari 2011 A. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 8.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Rasa hormat dan perhatian ( respect ). TUJUAN . Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.

Tujuan Pembelajaran** : a. VII.A. demontrasi dan diskusi. Siswa dapat Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari. MATERI PEMBELAJARAN A. handuk. Siswa dapat Mampu menceritakan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). air. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. karet gelang. mug. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. Langkah-langkah kegiatan b. Batu. ceramah. c. air hangat. tanya jawab. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi dari bahan fosil d. Pra kegiatan 5 menit  Guru mempersiapkan alat peraga . b. pengaris mika. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya Energi Alternatif B. kertas koran. pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik D. panas bumi serta mememberikan contohnya c. angin. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari VI. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi alternatif C. jam. Sumber dan media a. kantong plastik.

 Guru mengabsen siswa c. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. menyelesaikan masalah. Kegiatan Awal 10 menit       Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. guru: o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. diskusi. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. dan bertindak tanpa rasa takut. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa d. menganalisis. atau lapangan. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. memberi kesempatan untuk berpikir. . guru: o Mencari informasi dari buku. studio. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas o o melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Elaborasi o Dalam kegiatan elaborasi.

Jenis tes (tertulis) C. Tes Awal (tidak ada) 2. Bentuk tes (Uraian) D. PENILAIAN A. Kegiatan akhir 25 menit o o Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi VIII. Alat tes (lampiran soal) . secara individual maupun kelompok. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.o o o o o o o o o o o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. memberikan penguatan dan penyimpulan d. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Prosedure Penilaian 1.

4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR.51347356 3730 0003 3i.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1... L ) NUPTK...5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2... Lembar pengamatan proses pembelajaran LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS II ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA..4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2..6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA .2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2. PD ) NIP.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3. ....2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.terbuka pengertian dan sabar 4..5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.19641215 198608 1 002 Wonosobo......fasilitas pembelajaran 1.1 Mengadakan apersepsi 2......1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3. S..luwes..1 Menunjukkan sikap ramah...

1.1 1.2 2.1.1 2..3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS II ..1.2 2.3 2.√ ..1 2.( SIKLUS II ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.2 4.3 3.1 4.2 2.√ 100 .75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.2 4.1 3.

Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. dengan mereviu.Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menggali pengetahuan siswa Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya . merangkum atau menyimpulkan? 11.

2.148)  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. No Kompetensi Dasar 1. 4. Kisi-kisi soal siklus III KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. PG PG PG PG 1. Materi Pokok dan Uraian Materi Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. Energi Panas sifatnya (hlm. Energi dan Mendeskripsikan energi panas penggunaannya dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatA. 3.DATA SIKLUS III 3a. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. .

152)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.  PG PG PG B. PG PG C. misalnya mobil bertenaga surya. Isian . 6. Energi Bunyi (hlm. 9. dan gas.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. cair. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. Energi Alternatif (hlm.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. 3. 2. 3.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.5. 2. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan Energi dan penggunaannya 10. 7 Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. PG  Menentukan karya/model 11.

4. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. 12. Isian E. Isian 14. (hlm. kesehatan.167)  Menentukan bahan yang akan digunakan. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut yang akan dibuat D. Isian 13.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik . Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. 4.159) 15.

PG  Menentukan karya/model yang akan dibuat 11. Isian Menentukan bahan yang akan digunakan. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Isian 12. . Isian : 5 butir 1. Isian 13. 1. Energi dan penggunaannya 10.167)  B.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. (hlm. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut A. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS III Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Pilda : 10 butir II. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. Isian 14. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.

kesehatan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan.159) melalui penggunaan alat musik 15. 2. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik 3b. Alat Dan Bahan …………………………………………………. Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Kelompok 1 Membuat baling-baling Menceritakan penggunaan dan manfaat 1. Energi dan penggunaannya Menjelaskan perubahan energi bunyi Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. 2. . Butir soal tes siklus III LEMBAR PRAKTEK SISWA Buatlah Baling-baling dan Alat music bersama teman sebangku dan sislah table dibawah ! NO Mengamati 1. Tujuan Membuktikan terjadinya energy gerak karena pengaruh Angin 2.

. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… LEMBAR KERJA SISWA 2. Pengamatan Bunyikan drum dengan menggunakan sumpit dan amatilah 5. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Alat Dan Bahan …………………………………………………. Tujuan Membuktikan bahwa sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan 2. 3. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4.…………………………………………………. …………………………………………………. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… 1. …………………………………………………. Pengamatan Amati yang terjadi ketika baling-baling terkena angin 5. Kelompok 2 Membuat Alat Musik Drum Sederhana . 3.

. Alat Gong ... . . . Petik ... Bahan Besi Kuningan . ........... ... . .. .b.. . . Gesek .... .. ...... ......... .... . .. . . .c...... Pukul √ .. .. . . . .. .gunung berapi . 6.... . ... ......... 3. .. . 1....Sumber energy panas utama bagi bumi adalah… a.angin d.. . 2.. . .. ......... 8. .. ... atau d pada jawaban yang benar! 1..... .. Tiup . . . . 9.. 5.... .. 10...Matahari b.. 4.. ....Carilah 10 contoh sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitarmu! No......... 7. ... .api c.. ... .. .. ... LEMBAR TES FORMATIF SISWA Berilah tanda X pada huruf a. ... .

seruling.diam d.angin c.bergerak c.konveksi d.drum b.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a. 4.kecuali… 7.gaung a.listrik 8.getaran c.matahari a.petasan a.benda gas b.biola c.tape recorder d.gendang.terompet.Dimanakah sebaiknya kamu bermain laying-layang? 15.Mengapa depan pesawat terbang dibuat runcing? 14.2.rangka b.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… 4.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.Berikut ini adalah zat perantara yang dapat menghantarkan bunyi.baling-baling d.konduksi a.Bahan apa sajakah yang diperlukan dalam membuat parasut? 12.benang c.Contoh alat musik yang menerapkan sifat bunyi adalah? 3c.skemaa c.aliran c.gitar.bergetar b.bergeser a. 2.air b.benda cair 3.gema b. 3.panas bumi d.korek api b.seruling d.radiasi b.terompet c.panas bumi B cahaya matahari a.Bagaimana langkah-langkah membuat parasut? 13.benda padat 6.Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 10. a a d c .Sebelum membuat layang-layang kita harus membuat… Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 11.radiasi d.Pantulan bunyi yang kurang jelas karena bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bercampur dengan bunyi asli disebut… a.gelombang d.interaksi c.Energi alternatif yang berasal dari luar bumi adalah… 9. Kunci Jawaban LEMBAR KEGIATAN SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA 1.panas matahari d.Dibawah ini alat musik yang berbunyi dengan cara ditiup adalah… 5.

a 6. lubangi tepinya dengan jarak + 10 cm dengan jarum.Plastik yang telah dipotong. di lapangan atau tempat aman 15.Plastik bekas (usahakan plastik tipis) b. b 10. 13.hiaslah dengan warna-warni. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR PRAKTEK SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar isian 2 x 5 = 10 Jumlah Skor = 20 . Parasut telah jadi dan siap diluncurkan g. c.5. e. yang diperlukan dalam membuat parasut a. c 9. Ikatlah benang ke tepi plastik yang telah dilubangi sati per satu. a LEMBAR EVALUASI SISWA 11. c 7. terompet dan gendang 3d.Benang c. Satuka semua ujung benang yang lain dan ikatlah pemberatnya. langkah-langkah membuat parasut : a. f. Potong plastik berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 cm b. Potong benang sepanjang 50 cm dan sebanyak lubang pada plastik (no 2) d. b 8. Untuk menghindari gesekan udara 14. Supaya parasut menarik.Pemberat(kayu.mainan patung kecil) 12.

.. ........................................ 3............ 2.. 5..... a 7. .......................................................................... ...... a a a a a b b b b b c c c c c d d d d d 6............... 1....... 3. atau d pada jawaban yang benar! 1.... ................................Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 3e.................................. 2... a 10........c............................... 5...................... ............ 4.............................................. ......... ............... ................ lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a.. a b b b b b c c c c c d d d d d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! .......... .. ......................................................................................... .......................... a 9..................................... 4............................................................................... a 8.......b.....

Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .3f. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 29 Januari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama M.

31 32 33 Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L L P √ √ √ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Nilai LK Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ - Evaluasi 75 55 60 70 65 60 55 .Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M. Rekap nilai siklus 3 DAFTAR NILAI SIKLUS III No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Siswa M.

4 .7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

Kompetensi Dasar 8.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Tekun ( diligence ) .3h. Standar Kompetensi 8. B. Siswa dapat Membuat karya/model sesuai rancangan. misalnya mobil bertenaga surya. Siswa dapat Menentukan karya/model yang akan dibuat b. C. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS III) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 24 Februari 2011 A. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. . c. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Tujuan Pembelajaran** : a. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I.3 Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Siswa dapat Menentukan bahan atau alat yang akan digunakan. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. TUJUAN B. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.

d. Siswa dapat Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. e. Siswa dapat Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan menjaga kebersihan. E. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw, pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik F. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. MATERI PEMBELAJARAN C. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya
 

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi

D. Sumber dan media a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Botol plastik, sebatang sedotan, lem, plastisin, selotip, kertas karton Kertas tulis, pensil, pengaris, gunting c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study), tanya jawab, ceramah, demontrasi dan diskusi.

III.

KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan a. Pra kegiatan 5 menit
 

Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa

b. Kegiatan Awal 10 menit
    

Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa

c. Kegiatan Inti 30 menit
o

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o

Mencari informasi dari buku, koran mengenai sumber energi alternatif

 

Matahari Angin

 

Air Panas

o o

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Elaborasi

o

Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o o o o o o

membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru dan diwujudkan dalam bentuk hasil karya memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

o o o o

memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; Menunjukkan hasil karya yang telah dibuat Menyebutkan cara pembuatannya Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
o o

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

d. Kegiatan akhir 25 menit
o o

Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi

IV.

PENILAIAN A. Prosedure Penilaian 1. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Tes Akhir (ada) pada lembar tes formatif B. Jenis tes (tertulis) C. Bentuk tes (pilda dan Uraian) D. Alat tes (lampiran soal)

Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR, S. PD ) NIP.19641215 198608 1 002

Wonosobo, ........................... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. L ) NUPTK.51347356 3730 0003

3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran

1 Mengadakan apersepsi 2.terbuka pengertian dan sabar 4.1 Menunjukkan sikap ramah.LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS III ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.luwes.fasilitas pembelajaran 1.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - .6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.

75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j..2 4.3 3.1.LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS III ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.3 2.1.1 2.√ 100 .2 4.1 2.1 4.1 1. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS III Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah .√ .1 3.2 2.2 2..2 2..1.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .

Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Kodok Ngorek” Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3.. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Selamat bekerja semoga sukses selalu. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7.TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1.com/2011/09/download-contoh-laporan-penelitian. dengan mereviu. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) http://portalnyapendidikan. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4.blogspot.. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Tags: PENDIDIKAN . Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10.html .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful