LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF

(JIGSAW) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYA DI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG TAHUN 2011

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa

Disusun Oleh : IDA YUANITA LAKSANAWATI, S.Pd.SD NUPTK : 51347356 3730 0003 UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KEC. KEJAJAR

SEKOLAH DASAR MA’ARIF TIENG
Jln. KH. Wahid Hasyim Km23, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo 2011

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ida Yuanita Laksanawati, S.Pd.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Instansi : SD Ma‟arif Tieng Kec. Kejajar Pangkat/Gol : Pengatur tk 1/ IId Jabatan : Guru Muda Tk.1 Telah melakukan penelitian dengan Judul: “Upaya Peningkatan Hasil dan pemahaman siswa melalui penerapan model Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Ma‟arif Tieng”

Kejajar, 26 Februari 2011 Peneliti Ida Yuanita L

Disyahkan oleh :

Ka. UPTD DIKPORA Kec. Kejajar H.HS. Sismandiri. S.Pd
NIP.19591230 197911 1 003

Kepala Sekolah SD Ma’arif Tieng Umar, S.Pd
NIP.19641215 198608 1 002

Petugas Perpustakaan SD Ma’arif Tieng M. Irsyad Lutfi

Pembina

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Hanya atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya, saya dapat menyelesaikan laporan Penelitian Tindakan Kelas di SD Ma‟arif Tieng dengan lancar. Laporan ini saya susun dalam rangka memenuhi Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IId ke IIIa yang telah saya laksanakan dari awal Februari sampai dengan akhir Maret. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak yang baik langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan laporan ini, yaitu kepada yang terhormat: 1. Bapak Umar selaku kepala sekolah SD Ma‟arif Tieng yang telah memberikan Saran, Ijin dan pertimbangan terhadap pelaksanaan PTK selama kegiatan berlangsung. 2. Bapak H.HS. Simandiri selaku Kepala Dinas Dikpora Kec. Kejajar yang telah memberi pengesahan terhadap laporan PTK ini. 3. Bapak dan Ibu Guru SD Ma‟arif Tieng yang telah membimbing dan memotifasi serta mengarahkan kami hingga kegiatan Program Penelitian Tindakan Kelas ini dapat terselesaikan dengan lancar. Dan akhirnya saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini banyak kelemahan atau kekurangan untuk itu, saya berharap kepada pembaca berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun. Untuk itu sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Wonosobo, Maret 2011 Peneliti

DAFTAR ISI

UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN PENGGUNAANYADI KELAS IV SD MA’ARIF TIENG HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN BERITA ACARA SEMINAR (BARU) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK/RINGKASAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. B. C. D. Kajian teori Penelitian yang relevan Kerangka berfikir Hipotesis tindakan

BAB III METODOLODI/METODE/ PROSEDUR PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Setting Penelitian Subyek Penelitian Sumber Data Teknik Dan Alat Pengumpulan Data Validasi Data Analisis Data Indikator Kinerja Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi kondisi awal B. Deskripsi siklus 1 1. perencanaan tindakan 2. pelaksanaan tindakan 3. pengamatan tindakan

. Diagram 2 Kerangka berfikir 3...... Diagram 1 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA 2.. Siklus 2.... Daftar Lampiran 1. D. Tabel 2 Jadwal Pelaksanaan Siklus 3....... .. Siklus 1. refleksi hasil tindakan 5... Surat Ijin Penelitian……………….. Daftar Tabel 1.. Pembahasan/diskusi E. Data hasil Belajar Kondisi Awal. perencanaan tindakan 2. Tabel 3 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi 4. Hasil tindakan BAB V PENUTUP A. 2b... Tabel 1 Waktu PTK 2. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN A. refleksi hasil tindakan C.. Tabel 5 Hasil Tes Formatif siklus 2 6.... Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal……. Implikasi C.... pelaksanaan tindakan 3. Deskripsi siklus 2 1. Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 5.. Data Kondisi awal: 2a... Simpulan B... Daftar Gambar 1.... Tabel 6 Hasil Tes Formatif siklus 3 B.... Diagram 3 Grafik dan Poligon Nilai Awal. pengamatan tindakan 4.4. 2.... Siklus 3 C..

. Kisi-kisi soal siklus 2.................... 3i.... 3b............ Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 3: 3a. 3c. Butir soal tes siklus 1................. 3h...... Contoh lembar jawaban siswa…………….... 3g... Daftar hadir siswa………………………………...... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e.................. Lembar pengamatan proses pembelajaran….... 3j............ 3f... Rekap nilai siklus 3…………………………............ Kunci Jawaban..................... RPP…………………………………………… 3i....... 3b.......... Kisi-kisi soal siklus 3............... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k. Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j...... RPP………………………………………………......... 3h.. 3g............... Kunci Jawaban............... Data Siklus 1: 3a.............. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran .......... Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e........... Rekap nilai siklus 2…………………………..... Butir soal tes siklus 3.... 3h............. Rekap nilai siklus 1…………………………….... Contoh lembar jawaban siswa……………. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran Data Siklus 2: 3a. 3c...... 3d......... 3e.................... Kunci Jawaban... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k. Butir soal tes siklus 2..... Daftar hadir siswa…………………………..... 3b.. Daftar hadir siswa………………………….. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian......... 3g. Contoh lembar jawaban siswa………………… 3f. 3c............... 3d. 3d. Lembar pengamatan proses pembelajaran 3j...3..... Hasil pengamatan proses pembelajaran 3k........ Kisi-kisi soal siklus 1...... RPP…………………………………………… 3i.... 3f.........

peneliti melakukan observasi bersama kolaborator pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya di kelas IV di SD Ma‟arif Tieng pada semester II tahun ajaran 2011 / 2011. dan tahap refleksi. Latar Belakang Masalah Pada tahap awal. L. Dalam pembelajaran IPA tentang Energi dan penggunaanya mendapat hasil belajar dengan rata-rata kelas yang belum mencapai KKM yang ditentukan.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Dalam kegiatan obeservasi ini. Kooperatif.SD Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Jigsaw. peneliti bersama kolaborator mencatat semua hal yang terjadi pada kegiatan pembelajaran. S. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA. Ida Yuanita. Minat. Siswa terlihat malas belajar. Model Jigsaw. Maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajarannya bermasalah. Penggunaan metode tersebut dikarenakan adanya kurang berhasilnya pembelajaran IPA pada KD energi dan penggunaanya. Dengan latar belakang data prestasi siswa awal yang lulus nilai KKM sebesar 36. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan . mengobservasi serta bersama peneliti mencari jalan keluarnya. Dengan Siswa yang diteliti terdiri dari 33 siswa. Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 anak perempuan.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70. Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Pengunaannya.ABSTRAK Oleh. Metode yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif Jigsaw.61% Kata Kunci: Tujuan Pembelajatan. Hasil Belajar BAB I PENDAHULUAN A. tahap pengumpulan data. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3. Peneliti melibatkan Teman sejawat untuk menelaah. dalam rangka untuk identifikasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pembelajaran. Provinsi Jateng. suka bermain dalam kelas 2. tahap pelaksanaan. Penelitian ini dilakukan oleh guru di kelas tersebut. dijumpai hal-hal sebagai berikut : 1.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011.Pd.

dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Hanya masalah yang terkait dengan proses pembelajaran di kelas yang dapat peneliti perbaiki. Penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan difokuskan pada tumbuhnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan. Sehingga motivasi belajar kurang. . Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar 2. teman sejawat. Untuk itu peneliti menerapkan metode kooperatif Jigsaw Kooperatif Jigsaw yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan setelah penelitian berlangsung nilai rata-rata 6. Antara lain penggunaan metode yang tidak sesuai. kurangnya kemampuan guru untuk menggali pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran dengan fakta di lapangan yang sering dijumpai siswa. Pada tindakan ke dua melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelomok kecil yang terdiri dari dua anak. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga Mata Pelajaran IPA untuk KD Energi dan penggunaannya telah ditetapkan KKM nya adalah 63 Namun dari 33 siswa yang ada. Agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Agar dapat meningkatkan motivasi siswa. lingkungan masyarakat sekitar dan lingkungan keluarga siswa juga ikut berperan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Perbaikan pembelajaran akan peneliti lakukan melalui pola penelitian tindakan kelas. Belum lagi pada malam hari siswa tidak dibiasakan untuk dibantu dalam belajar.Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai petani dan pedagang kecil di pasar sehingga bekerja sebelum anaknya berangkat sekolah.2 pada awal pembelajaran dapat berubah menjadi 65 dikarenakan sudah menggunakan model Kooperatif Jigsaw dalam pembelajarannya. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa bukan hanya berasal dari kegiatan pembelajaran di kelas. Ditinjau dari sisi proses pembelajaran di kelas. untuk meningkatkan hasil belajar siswa peneliti menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran IPA terlebih dahulu sehingga timbul perhatian dan rasa suka terhadap IPA. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan. hanya 11 siswa yang mendapat nilai ≥ 65. kurangnya penggunaan media sebagai proses adaptasi pengalaman siswa dengan konsep yang dipelajari. Perhatian orang tua siswa terhadap belajar anaknya di tempat peneliti mengajar sangat kurang. Hal ini menjadikan pembelajaran dapat dikatakan tidak berhasil. Sehingga pada saat sekolah banyak siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Agar permasalahan dapat dipecahkan. maka peneliti atau guru perlu melakukan tindakan yaitu melakukan pembelajaran model Kooperatif Jigsaw pada kelompok yang terdiri dari lima anak dipilih secara acak. Suasana sekolah juga sangat kondusif pada saat aktifitas pembelajaran dilaksanakan. sehingga perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Sarana prasarana sekolah sebenarnya cukup memadai bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. Begitu juga dengan motivasi siswa akan meningkat terhadap pelajaran IPA pada khususnya. serta proses pembelajaran yang berpusat pada guru. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3. Tindakan pertama dan kedua dilakukan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Keadaan ini menyebabkan pada saat berangkat sekolah siswa tidak ada yang memperhatikan kebutuhannya.

3. 3. 4. yaitu sebagai berikut : 1. 5. 2. sehingga siswa menjadi jenuh dalam pembelajaran.B. antara lain: 1. 4. 4. penyebab permasalahan siswa dalam pembelajaran maka diambil beberapa tindakan yang merupakan alternatif pemecahan masalah adalah : 1. Pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa Guru belum memaksimalkan penggunaan alat peraga Guru belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran Guru menyampaikan materi secara klasikal Guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang kurang vareatif. Dalam pembelajaran menggunkan berbagai macam metode sesuai kondisi anak pada saat pembelajaran berlangsung dan yang sesuai dengan materi yang diajarkan. peneliti menyadari kesalahan-kesalahan yang peneliti lakukan sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. Media Sederhana 3. Identifikasi Masalah Dari sisi proses pembelajaran di kelas. C. Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru Motivasi belajar siswa rendah Ada beberapa siswa bermaian saat guru menjelaskan Siswa pasif dalam pembelajaran Peneliti bersama kolaborator melakukan analisis terhadap penyebab timbulnya masalah tersebut dilihat dari peneliti atau pengajar. Metode kooperatif Jigsaw Terbimbing 2. 3. Setelah berdiskusi dengan pengamat yang merupakan teman sejawat berdasarkan hasil observasi. 2. sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien. Pada awal pembelajaran guru menarik perhatian siswa dengan menggunkan alat peraga Guru menggunakan alat peraga secara efektif Pada pembelajaran guru melibatkan siswa untuk aktif dalam belajar Dalam menyampaikan materi guru sebaiknya membimbing siswa untuk mencapai pemahaman tertentu dengan membuat kesimpulan 5. Minat belajar siswa . Pembatasan Masalah Agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan isi penelitian tindakan kelas ini maka peneliti membatasi permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. 2. Hasil identifikasi terhadap proses pembelajaran IPA yang peneliti laksanakan memperlihatkan beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa.

analisis penyebab timbulnya masalah. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam setiap pembelajaran.4. Tujuan Penelitian 1. guru juga termotivasi untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran IPA dengan berbagai cara yang mungkin. Manfaat Penelitian Secara khusus. dan alternative tindakan pemecahan masalah diatas. dll. Tujuan Khusus Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode Kooperatif Jigsaw di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. melengkapi alat peraga yang diperlukan. SD Ma‟arif Tieng. Mata pelajaran IPA D. manfaat yang dapat diambil dari penelitian tindakan kelas ini antara lain :  Bagi Siswa a. misalnya : menggunakan berbagai model pembelajaran. Rumusan Masalah Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara. Tujuan Umum Menumbuhkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA 2. . Membatu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di dalam kelas. Dengan melihat siswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang difasilitasinya. F. maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah melalui model belajar kooperatif (Jigsaw) Expert Group / kelompok ahli dapat meningkatkan hasil dan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang Energi dan Penggunaanyadi kelas IV. b. Motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat  Bagi Guru a. Semester II tahun ajaran 2011 / 2011? “ E.

Dengan Penelitian ini dapat menjadikan guru lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran yang tepat.b. Hakikat IPA Untuk memahami IPA bisa kita tinjau dari istilah dan dari sisi dimensi IPA.  Bagi Sekolah Memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu proses maupaun mutu hasil pembelajaran IPA di Sekolah. dan gejala-gejala yang muncul di alam. IPA adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam sekitas beserta isinya. manfaat penelitian ini adalah sebagai salah satu usaha guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran bersama siswa dalam mewujudkan tujuan pendidikan IPA dan tujuan pendidikan Nasional. peristiwa. Kreatifitas belajar IPA a. Disamping itu juga hasil penelitian ini setidaknya dapat menambah berbagai media. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya. Sehingga referensi buku diperpustakaan meningkat. Akan menambah pengetahuan di perpustakaan sekolah. teknik dan metode yang dilaksanakan serta dapat sebagai salah satu acuan bagi sekolah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif. BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. . Dari istilah.  Bagi perpustakaan Memberikan penambahan reverensi di perpustakaan sekolah. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi guru agar lebih efektif. efisien dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam. Secara umum. Kajian Teori 1.

singkat dan yang dapat diterima secara universal sangat sulit dibandingkan dengan mendefinisikan ilmu-ilmu lain. Proses IPA ada dua macam yaitu proses empirik dan proses analitik. model IPA. Sebagai sikap IPA dipandang sebagai sikap ilmiah yang mencakup rasa ingin tahu. mendefinisikan secara operasional. menginterprestasikan data. Ada tiga alasan perlunya memahami IPA antara lain. cara IPA dan teknologi bekerja dalam bentuk pengetahuan prosedural. Hakikat Belajar Pada dasarnya manusia ingin tahu lebih banyak tentang IPA atau IPA. Pernyataan di atas selaras dengan pendapat Carin yang menyatakan bahwa IPA sebagai produk atau isi mencakup fakta. Mendefinisikan IPA secara sederhana. termasuk kebiasaan bekerja ilmiah dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah. Pada saat setiap orang mengakui pentingnya IPA dipelajari dan dipahami. mengkomunikasikan. menerima kegagalan sebagai suatu hal yang positif. Beberapa ilmuwan memberikan definisi IPA sesuai dengan pengamatan dan pemahamannya. dan pengembangan sikap. kedua untuk mendapatkan penghasilan. pertama bahwa kita membutuhkan lebih banyak ilmuan yang baik. hukum-hukum dan teori IPA. konsep. Yang termasuk proses empirik adalah observasi. melakukan eksperimen. ketiga karena tiap kurikulum menuntut untuk mempelajari IPA. mengontrol variabel.2002a: 1). akan tetapi belajar IPA juga belajar tentang cara memperoleh informasi IPA. Carin (1993:3) mendefinisikan science sebagai The actiIVty of questioning and exploring the universe and finding and expressing it‟s hidden order. berusaha untuk membuktikan menjadi skeptis. pencarian jawaban. dan filsafat IPA. Proses empirik suatu proses IPA yang melibatkan panca indera. Belajar IPA tidak sekedar belajar informasi IPA tentang fakta. mengukur. hukum dalam wujud „pengetahuan deklaratif‟. Pada umumnya siswa merasa bahwa IPA sulit. tidak semua masyarakat mendukung. prinsip. konsep. memprediksi. menduga. Proses IPA adalah langkah yang dilakukan untuk memperoleh produk IPA. dan untuk mempelajari IPA harus mempunyai kemampuan memadai seperti bila akan menjadi seorang ilmuan. produk. Fakta merupakan kegiatan-kegiatan empiris di dalam IPA dan konsep. melalui keterampilan menemukan antara lain. teori merupakan kegiatan-kegiatan analisis di dalam IPA. prinsip. mengamati. dan klasifikasi. Sebagai proses IPA dipandang sebagai kerja atau sesuatu yang harus dilakukan dan diteliti yang dikenal dengan proses ilmiah atau metode ilmiah. . merumuskan hipotesis. pengukuran. menerima perbedaan.” IPA mengandung makna pengajuan pertanyaan. antara lain sifat IPA. pemahaman jawaban.Hakekat IPA ada tiga yaitu IPA sebagai proses. b. penyempurnaan jawaban baik tentang gejala maupun karakteristik alam sekitar melalui cara-cara sistematis (Depdiknas. menggunakan keterampilan spesial. prinsip. hukumhukum. bersikap kooperatif. yaitu “Suatu kegiatan berupa pertanyaan dan penyelidikan alam semesta dan penemuan dan pengungkapan serangkaian rahasia alam. mengklasifikasi. Berdasar pada definisi yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa IPA selain sebagai produk juga sebagai proses tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

yaitu pengajaran yang menekankan keterlibatan intelektual dan emosi siswa dalam proses belajar-mengajar (Sudjana. Wijayanti. 1989) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Partika. 1980). Pengajaran yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas siswa adalah pengajaran kreatif. namun juga merupakan kegiatan atau proses aktif menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar siswa tentang energy dan penggunaanya dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw khususnya. Sementara pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dimaksudkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dan mempunyai efek pengiring dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Joyce dan Well. proses. merumuskan hipotesis. 1987. Dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam pembelajaran IPA untuk meneliti masalah-masalah harus melalui kerja ilmiah. Melalui kajian teori tentang kreatifitas. Mata pelajaran IPA adalah salah satu mata pelajaran IPA yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis deduktif dengan menggunakan berbagai peristiwa alam dan penyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif dengan menggunakan IPA serta dapat mengembangkan pengetahuan. merancang dan melaksanakan ekperimen. maka dalam penelitian tindakan kelas pada "model pembelajaran . 2002a: 6). proses ilmiah. Hal ini berarti bahwa IPA harus diajarkan pada siswa secara utuh baik sikap ilmiah. Model pembelajaran Jigsaw. Kemampuan siswa dalam menggunakan metode ilmiah perlu dikembangkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata. tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. dan sikap ilmiah. dalam arti bahwa situasi kelas memungkinkan berkembangnya kreatifitas siswa. Melalui pelajaran IPA diharapkan para siswa memperoleh pengalaman dalam membentuk kemampuan untuk bernalar deduktif kuantitatif matematis berdasar pada analisis kualitatif dengan menggunakan berbagai konsep dan prinsip IPA (Depdiknas. Kreatifitas Belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari pemikiran bahwa kreatifitas yang mempunyai fungsi penting dalam kehidupan manusia dan dalam pencapaian hasil belajar siswa di sekolah adalah dapat dikembangkan. khususnya kemampuan berpikir kreatif dan sikap kreatif serta minat dan hasil belajar dengan pendekatan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya IPA terdiri atas tiga komponen. dan menurut Romlah (1988) dapat pula meningkatkan kreatifitas siswa. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan. maupun produk ilmiah. dan konsep yang terorganisir. dan sebenarnya dapat dilakukan melalui pengajaran. Upaya pengembangan kreatifitas biasa dilakukan melalui pelatihan khusus. serta menarik simpulan. menganalisis data pengamatan. gagasan. 1991). yang disebut metode ilmiah yaitu: merumuskan masalah. yaitu produk. c. Jadi tidak hanya terdiri atas kumpulan pengetahuan atau fakta yang dihafal. dan salah satu jenisnya adalah pengajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. keterampilan dan sikap percaya diri. sehingga siswa dapat belajar mandiri untuk mencapai hasil yang optimal.

eksperimentasi. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. dan penarikan kesimpulan. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. dan hukum. juga mempunyai ciri husus/karakteristik. 2. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. Perubahan kimia: lilin yang dibakar html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 b. Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar. proses. evaluasi. IPA merupakan pengetahuan teoritis. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. b. percobaan atau penyelidikan. e. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya. Hasil belajar IPA a. makhluk hidup. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. yaitu produk. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. penyusunan teori. teori. Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. c. yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut(Depdiknas. pengukuran. Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d. penyusunan hipotesis. Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. Pengembangan dan Pembelajaran IPA . Kejajar. IPA meliputi empat unsur. Hakikat Belajar . 1989: 93). IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. fenomena alam. yaitu dengan melakukan observasi. eksperimentasi. a. Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. aplikasi dan sikap. Produk dapat berupa fakta. Hakikat IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. penyimpulan. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek. perancangan eksperimen. metode ilmiah meliputi pengamatan. mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau tidak dapat dikembalikan ke sifat semula. prinsip.kooperatif Jigsaw" ini diajukan dua buah hipotesis yang diterapkan pada saat pembelajaran IPA tentang energy dan penggunaannya dengan siswa kelas IV berjumlah 33 orang SD Ma‟arif Tieng kec. 2006). Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono.

siswa juga harus memperoleh pengalaman berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. Dalam belajar IPA. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. d. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. e. regional. b. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar. cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. Selain itu. Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. menguji penjelasan tersebut dengan cara-cara yang berbeda. atau volume). Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. konferensi atau simposium). Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. luas.Berdasarkan karakteristiknya. terutama untuk membantu pengamatan. sementara itu IPA mengutamakan obyektifitas. nasional. Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer. serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. dan eksperimentasi. . eksplorasi. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri. Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. dan berbagai macam gerakan otot. Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik). ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera. Berdasarkan karakteristik IPA pula. memperoleh pengetahuan. a. dan yang lainnya. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. akan memberikan hasil yang kurang obyektif. atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD Sesuai dengan karakteristik IPA. seluruh proses berpikir. atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. c. siswa mengamati obyek dan peristiwa. mengajukan pertanyaan. konsep-konsep. studi kepustakaan. observasi. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. Belajar IPA merupakan proses aktif. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. penyusunan hipotesis. Misalnya. menyusun penjelasan tentang gejala alam. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. mengunjungi suatu objek.

Perinciannya adalah sebagai berikut: a. Ranah Kognitif Berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari 6 aspek yaitu pengetahuan. yaitu ranah kognitif. menjawab atau reaksi. analisis. Howard Kingsley membagi 3 macam hasil belajar: a. pemahaman. yaitu aktif bertindak secara fisik atau hands-on dan aktif berpikir atau mindson (NRC. Ranah afektif meliputi lima jenjang kemampuan yaitu menerima. Ranah Afektif Berkenaan dengan sikap dan nilai. 1996:20) Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD c. Pengetahuan dan pengertian c. hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. sintesis dan penilaian. psikomotor. dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. misalnya dari tidak tahu menjadi tahu. organisasi dan karakterisasi dengan suatu nilai atau kompleks nilai. Sikap dan cita-cita .Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah. namun hasil belajar psikomotor dan afektif juga harus menjadi bagian dari hasil penilaian dalam proses pembelajaran di sekolah. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Dari sisi siswa. manipulasi benda-benda. dan psikomotor. psikomotorik. Menurut Oemar Hamalik hasil belajar adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut. Tipe hasil belajar kognitif lebih dominan daripada afektif dan psikomotor karena lebih menonjol. Keaktifan dalam belajar IPA terletak pada dua segi. menilai. Sedangkan dari sisi guru. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. Ranah Psikomotor Meliputi keterampilan motorik. c. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif. Berdasarkan teori Taksonomi Bloom hasil belajar dalam rangka studi dicapai melalui tiga kategori ranah antara lain kognitif. koordinasi neuromuscular (menghubungkan. penerapan. dan afektif. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi oleh perubahan tingkah laku yang lebih baik lagi. afektif. Keterampilan dan kebiasaan b. mengamati). Hasil Belajar Menurut Dimyati dan Mudjiono. hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. b. hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. afektif.

Prinsip-prinsip teori organismik (gestalt) (Hernawan. d. Jenis-jenis hasil belajar menurut Bloom (dalam Hernawan. belajar adalah pembentukan kepribadian. Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih baik. dan teori organismik atau cognitive gestalt field. 2007: 10. 2007.11). Belajar berlangsung berdasarkan pengalaman yaitu kegiatan interaksi antara individu dengan lingkungannya.belajar bukan menghafal tetapi memecahkan masalah dan metode yang dipakai adalah metode ilmiah dengan cara siswa dihadapkan pada permasalahan. Menurut teori ini peran guru sebagai pembimbing bukan penyampai pengetahuan dan siswa sebagai pengolah bahan pelajaran. 2007. e. Hubungan ini dijalin oleh stimulus dan respons.29) antara lain: .Pendapat dari Horward Kingsley ini menunjukkan hasil perubahan dari semua proses belajar. Segala perubahan perilaku baik pada aspek kognitif (pengetahuan). afektif (sikap). b. tidak termasuk hasil belajar. teori behafiorisme. Karena teori ini mengacu pada pengertian bahwa keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian. dan pada akhirnya siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan. Hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan (Hernawan.13) adalah sebagai berikut: a. Hasil Belajar IPA Hasil belajar berkaitan dengan bagaimana siswa belajar. belajar akan lebih berhasil jika dihubungkan dengan minat. c. tetapi keseluruhan bukan kumpulan dari bagian-bagian. maupun psikomotor (keterampilan) yang terjadi karena proses pengalaman. Teori belajar yang berkembang pada dasarnya ada tiga yaitu teori belajar disiplin mental atau teori daya (faculty theory). g. belajar adalah suatu proses perkembangan. 2. belajar berdasarkan pengalaman. merumuskan hipotesis.2. belajar berdasarkan keseluruhan. Namun yang banyak mempengaruhi praktik pelaksanaan belajar adalah teori organismik atau gestalt. dapat dikategotikan sebagai perilaku hasil belajar. Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalaman (Hernawan. Hasil belajar ini akan melekat terus pada diri siswa karena sudah menjadi bagian dalam kehidupan siswa tersebut. perhatian dan kebutuhan siswa. belajar adalah proses berkesinambungan. Manusia dianggap sebagai makhluk organisme yang melakukan hubungan timbal balik dengan lingkungan secara keseluruhan. Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa hasil belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah dilakukan berulang-ulang.20). Perubahan-perubahan perilaku yang terjadi secara insting atau terjadi karena kematangan atau perilaku yang terjadi secara kebetulan. belajar berkat pemahaman. d. 2007: 10. f.

nilai. antusias. yaitu hasil belajar yang berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa b. Dengan konsep seperti di atas. Hasil belajar yang ingin peneliti capai pada penelitian ini meliputi : a. Sedangkan prestasi hasil belajar merupakan hasil dari pengujian dari sebuah tujuan pembelajaran yang mana sebelumnya telah dilaksanakan suatu proses pembelajaran dengan model tertentu sehingga siswa menguasai pengetahuan yang diharapkan. Untuk mendapatkan prestasi hasil belajar tidaklah semudah membalikkan tangan. yaitu meningkatkan keterampilan berhitung dan mengukur siswa. saran untuk mengekspresikan dirinya. dibandingkan hasil dengan siswa yang lain pada kompetensi yang sama. afektif. b. atau menemukan. pasif. Siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui indikator aktifitas yang dilakukan. cara berfikir. hands-on. mereka hanya berdiam diri. diskusi. menduga. ketrampilan. yaitu tumbuhnya minat siswa dalam pembelajaran IPA. hasil belajar kognitif. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembelajaran pikiran siswa focus pada materi belajar dan tidak memikirkan hal di luar itu. afektif siswa ditunjukkan dengan sikap positif siswa terhadap IPA. . timbul minatnya terhadap pelajaran IPA. hasil belajar afektif. Sedangkan psikomotor siswa meningkat dengan terampil berhitung dan mengukur. yaitu perhatian fokus. menjawab. ini berarti bahwa proses pembelajaran adalah membuat atau menjadikan siswa dalam kondisi belajar. psikomotor. Tujuan jangka panjang kegiatan pembelajaran adalah membantu siswa mencapai kemampuan secara optimal untuk dapat belajar lebih mudah dan efektif dimasa datang. Penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA (variabel X) a. yaitu hasil belajar mengacu pada sikap dan nilai yang diharapkan dikuasai siswa setelah mengikuti pembelajaran c. 3. berkomentar. atau menghindar. beraktifitas tak relevan. Kognitif siswa dalam IPA dapat meningkat dengan ditunjukkan pada nilai dalam evaluasi melebihi KKM IPA 63. c. serta menghilangkan anggapan bahwa IPA adalah pelajaran yang sulit. presentasi. dan caracara belajar dan bagaimana belajar. yang ditunjukkan siswa melalui nilai formatif dapat melebihi KKM IPA 63. yaitu hasil belajar yang mengacu pada kemampuan bertindak. mencoba. Sebagai guru haruslah lebih teliti dan jeli terhadap permasalahan yang timbul dalam pembelajaran untuk segera menemukan jalan keluarnya. ide. Hakekat pembelajaran Hakikat mengajar menurut Joyce dan Weil (1986) adalah membantu siswa memperoleh informasi. psikomotor. Sebaliknya siswa dalam kondisi tidak belajar adalah kontradiksi dari aktifitas tersebut. dan constructifism. Untuk mencapai hal tersebut perlu kerangka pembelajaran secara konsptual (model pembelajaran) yang menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. Konsep Pembelajaran Pembelajaran pada hakekatnya adalah kegiatan guru dalam membelajarkan siswa. pembelajaran harus berprinsip minds-on. Dalam kaitannya dengan ini hasil belajar yang diharapkan peneliti meliputi ketiganya.a. kognitif. Hal ini akan menujukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. bertanya.

Ketrampilan untuk menjalani hubungan antar pribadi atau ketrampilan sosial yang secara sengaja diajarkan. Oleh karena itu . Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Winataputra (2001). 1989). Interaksi tatap muka. maka sepantasnya suasana pembelajaran yang kondusif dalam keadaan nyaman dan menyenangkan (De Porter. Semua proses diatas tercakup dalam proses yang kita sebut dengan pembelajaran. Dengan suasana yang kondusif maka muncullah motivasi dan kreatifitas. 1992). Elemen-elemen pembelajaran kooperatif menurut Lie (2004) adalah 1. 3. Siswa tidak hanya belajar dari guru. Jika kondisi tersebut mempelajari lebih lanjut karena adanya kebutuhan dan belajar bukan sekedar berhasil. b. Pembelajaran adalah Proses memberikan materi sesuai dengan kompetensinya dengan menggunakan metode serta media pembelajaran yang mendukung materi yang diajarkan. Manusia memiliki derajat potensi. tetapi juga dari sesama siswa. Karena perbedaan itu. Perbedaan pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional. namun demikian ada sejumlah perbedaan esensial anatara kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional. serta harapan masa depan yang berbeda-beda. tugas profesional seorang guru adalah menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadikannya menarik. Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. kreatif. kedua oleh cara mengajar guru. yang tadinya tak berrarti menjadi bermakna. latar belakang historien. Belajar yang sesungguhnya tidak menerima beegitu saja konsep yang sudah jadi. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktifitas pembelajaran. keahlian. Saling ketergantungan positif. dan kompetensi sosial. . Sebagai seorang pendidik. Dalam pembelajaran tradisional di kenal pula belajar kelompok. tetapi lebih pada kemampuannya untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya. akan tetapi siswa harus memahami bagaimana dan dari mana konsep tersebut terbentuk melalui kegiatan mencoba dan menemukan. 4. dan sikap khusus serta pengakuan masyarakat. kompetensi kepribadian. Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah karena dibutuhkan pendidikan. 2. inilah tugas seorang guru sebagai pendidik. Dalam tingkat operasional model pembelajaran dan strategi pembelajaran sering di pertukarkan. diketahui bahwa profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan.pengembangan pikiran tentang materi bahan ajar dilakukan dengan melakukan dan mengkomunikasikannya agar menjadi bermakna (Peter Sheal. yaitu pembelajaran aktif. manusia dapat saling asah. Menurut dengeng (1998) daya tarik suatu mata pelajaran (pembelajaran) ditentukan oleh dua hal pertama oleh mata pelajaran itu sendiri. Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah asih dan asuh sehingga tercipta masyarakat yang belajar ( Learning Community). sedangkan aktifitas individu dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional. Semua hal tersebut di kenal dengan empat kompetensi pendidik. yaitu kompetensi profesional. kompetensi paedagogi. Akuntabilitas Individual dan. yang diarasa sulit menjadi mudah. kondisi inilah cikal bakal aktifitas belajar dengan indikator tersebut di atas. asih dan asuh (saling mencerdaskan). dan menyenangkan. Perhatikan tabel berikut ini. Hal ini sesuai dengan istilah pembelajaran dengan prinsip Pakem. Karena belajar berkonotasi pada aktifitas siswa.

Metode ini dikembangkan Elliot Aronson dan kawan-kawan di Universitas Texas. etnis. perilaku sosial. Model-model pembelajaran dikembangkan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan dimana agar siswa dapat paham sesuai dengan kompetensi jenis pengetahuan. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4. Meningkatkan kesedian menggunakan ide orang lain yang dirasa lebih baik 9. Penggunaan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPA Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini peneliti mengambil model kooperatif dengan metode Jigsaw. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap. kelas sosial. diajarkan secara langsung mempercayai orang lain. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen . Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. dan kemudian diadaptasi oleh Slafin dan kawan-kawan melalui metode Jigsaw. Guru dalam hal ini sebagai fasilitator haruslah jeli dalam memilih model pembelajaran yang sesuai. c. Langkahnya : 1. Pemimpin kelompok dipilih secara demokratis Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru Pada saat pembelajaran berlangsung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika intervensi sering dilakukan oleh guru terjadi masalah dalam kelompok saat belajar kelompok berlangsung Tabel 1 Perbedaan Kooperatif dengan tradisi Keuntungan menggunakan metode kooperatif dalam pembelajaran diantaranya: 1. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois 6. jenis kelamin. dan pandangan-pandangan 3. kemampuan berkomunikasi. hal ini akan menjadi efektif atau tidaknya guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia 7.Perbedaan kelompok belajar kooperatif dengan kelompok belajar tradisional Kelompok belajar kooperatif Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok-kelompok belajar Kelompok belajar tradisional Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok belajar Ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royang Ketrampilan sosial sering tidak seperti kepemimpinan. informasi. ketrampilan. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen 5. Tujuan utamanya adalah agar siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran dan dapat bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang relatif lama. dan mengelola konflik secara langsung di ajarkan. agama dan orientasi tugas. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan. norma atau cacat. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa 8.

Penelitian Yang Relevan Penelitain tindakan kelas terhadap pembelajaran IPA telah banyak dilakukan oleh pakar peneliti dan praktisi-praktisi pendidikan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. 5. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks.2. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “home time”. Kumpulan siswa semacam itu disebut “Kelompok Pakar“ (Expert Grup) 4. B. Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang sumber Energi Panas. Karena dapat menarik perhatian siswa. Memperhatikan hasil penelitian pendahulu tentang penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar diyakini siswa memiliki pemahaman yang lebih baik. Dalam metode Jigsaw versi Slavin. para siswa di evaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari. Kerangka Berfikir Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang telah diuraikan di atas. Individu atau tim yang memperoleh skor tinggi diberi penghargaan oleh guru. pemberian skor seperti dilakukan seperti dalam metode Stad. Hal itu dilakukan sebagai rujukan kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. C. Dengan demikian siswa akan memperoleh hasil evaluasi belajar yang semakin baik. Berikut ini. 2009) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan penggunaan metode Jigsaw melalui media alam sekitar di SD 1 Parikesit dikelas IV. 3. Berdasarkan hasil penelitian (Afif. peneliti menyertakan beberapa hasil penelitian tindakan kelas yang berhubungan dengan perbaikan pembelajaran IPA dan penggunaan media atau model pembelajaran. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tersebut. maka diperoleh alur berpikir sebagai berikut: . dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan atau akademik tersebut. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali kepada kelompok semula (home time) untuk mengajar anggota lain mengenai yang telah dipelajari dalam kelompok pakar.

Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo . Kondisi seperti itu berdampak pada hasil belajar siswa rendah. dan kerangka berpikir. dan pemberian tugas selalu diberikan setelah ceramah selesai. bagi siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kec. Ceramah merupakan satusatunya metode andalan.1 setelah diambil nilai ulangan sebagai pre tes (pra siklus) diperoleh 11 dari 33 siswa yang dapat mencapai KKM. selebihnya 22 siswa belum mencapai KKM. siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. yaitu dengan KKM 64. Wonosobo tahun pelajaran 2011/ 2011 Berdasarkan penjelasan pada latar belakang. D. Terlihat siswa sangat tidak semangat. Siklus I penggunaan metode Jigsaw pada kelompok besar dan pada siklus II menggunakan metode Jigsaw pada kelompok kecil. Diduga pada kondisi akhir setelah kegitan berlangsung siswa akan mengalami peningkatan hasil belajar. Hipotesis Tindakan Dengan menggunakan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang energy dan penggunaannya.Diagram 1 Kerangka berfikir Kondisi awal pembelajaran IPA di kelas IV SD Ma‟arif Tieng sangat monoton karena guru belum menggunakan metode yang bervariasi dalam pembelajaran. maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut: 1. Kejajar Kab. Hal ini membuat guru peneliti berusaha melakukan tindakan melalui PTK dan merencanakan tindakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penggunaan metode Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa di kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo 2. kajian teori.

2. Setting Penelitian 1. banyaknya siswa laki-laki 13 siswa dan banyaknya siswa perempuan 20 siswa dengan karakteristik latar belakang keluarga yang berekonomi menengah ke bawah. Subyek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini (PTK) ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan jumlah 33 siswa. 6. .BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Identifikasi masalah Penyusunan proposal Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan Siklus II Pelaksanaan Siklus II Penyusunan Laporan II III IV Maret 2011 B. buruh dan pedagang sayuran di pasar sehingga pendidikan anak kurang diperhatikan. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas IV tahun pelajaran 2010/2011 semester 2 (dua) dengan bahan kajian Energi dan Penggunaannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai bulan Maret 2011. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo karena peneliti adalah guru di kelas tersebut. Tabel 1 Pembagian Waktu Penelitian Tindakan Kelas No Uraian Kegiatan Bulan Februari 2011 I 1 2 3 4 5. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai petani Kentang.

yaitu: 1. 2. Tes tertulis. teknik pengamatan untuk melihat minat siswa terhadap pembelajaran IPA menggunakan metode terbimbing dan menggunakan media sederhana. Sumber data primer Sumber data primer diambil dari hasil observasi minat siswa terhadap proses pembelajaran IPA yang dilakukan. .C. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data 1. Sumber Data Sumber data pada penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. teknik tes untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran. Sumber data sekunder Sumber data ini diperoleh dari learning log yang ditulis oleh siswa sendiri tentang proses pembelajaran IPA yang telah dilakukan. cara memotivasi siswa. Alat Pengumpul Data Sedangkan alat pengumpul data pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. berupa tes isian dan uraian dengan materi keliling bangun datar. b. b. Sumber data primer diperoleh pada saat peneliti melakukan penelitian dan sumber data sekunder diperoleh dari data data pendukung lain yang dapat diperoleh di luar waktu melakukan penelitian. Teknik Pengumpul Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian tindakan kelas ini adalah: a. Guru. Adapu sumber data yang diperlukan pada penelitian ini adalah : 1. mengarahkan siswa. c. dan kemampuan merangkum materi. learning log untuk mendapatkan umpan balikan dari pembelajaran yang dilaksanakan. penguasaan kelas. juga hasil wawancara guru ke siswa menanggapi proses pembelajaran. persebaran pertanyaan. 2. teknik wawancara untuk mendapat pengalaman langsung siswa terhadap proses pembelajaran dan d. meliputi apersepsi. dan nilai hasil belajar pada akhir siklus 1 dan siklus 2. Lembar pengamatan untuk melihat tingkat minat belajar siswa dengan komponen yang dilihat meliputi perilaku guru dan siswa dalam pembelajaran oleh observasi. D.

observasi/pengamatan maupun tes tertulis. learning log. Bentuk-bentuk trianggulasi adalah trianggulasi waktu. pedoman penilain yang merujuk pada permendiknas No. Data pada penelitian ini yang diperoleh dengan observasi atau pengamatan. ketertarikan pada pembelajaran c. Analisis data secara deskriptif kualitatif. selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Trianggulasi peneliti dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang sama oleh beberapa peneliti/pengamat sampai diperoleh data yang relative konstan. kemampuan menyimpulkan. trianggulasi ruang. wawancara dan learning log maka agar data valid divalidasi dengan cara trianggulasi baik waktu. E. Siswa. meliputi inisiatif mengeluarkan pendapat. Analisis Data Setelah data diperoleh baik dari hasil wawancara. dan trianggulasi teoritis. perhatian. keaktifan. G.2. Lembar Learning Log Dibuat lembar learning log agar siswa lebih mudah menuangkan ide-ide atau kritik dan sarannya kepada proses pembelajaran yang baru saja dialami. kemampuan melakukan perintah. Indikator Kinerja . panduan pedoman wawancara. kemampuan menghitung. kemampuan memahami bahasa. meliputi rentang waktu tindakan dilaksanakan dengan frekuensi yang memadai untuk menjamin bahwa efek perilaku tertentu bukan hanya suatu kebetulan. semangat. 2 2 dan 23 tahun 2007 tentang standar isi dan standar kelulusan. F. rasa ingin tahu. Trianggulasi waktu dapat dilakukan dengan mengumpulkan data dalam waktu yang berbeda. ketekunan. Sedangkan data yang dipertoleh dengan tes divalidasi dengan validasi konten atau isi yang merujuk pada Permendiknas No. Trianggulasi teoritis dapat dilakukan dengan memaknai gejala perilaku tertentu dengan dituntun oleh beberapa teori yang berbeda tetapi berkaitan. d. Validasi Data Cara meningkatkan validitas penelitian tindakan adalah meminimalkan subyektifitas melalui trianggulasi. 20 tahun 2007 tentang pedoman penilaian. disiplin. trianggulasi peneliti. apresiasi pada mata pelajaran. peneliti maupun teoritis. Pada prinsipnya analisis data untuk mencari dan mengatur secara sistematis data yang terkumpul untuk kemudian disimpulkan. dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator yang terdapat dalam panduan observasi. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dibuat agar terjadi kerangka yang jelas tentang pertanyaanpertanyaan yang akan diajukan oleh guru atau observer terhadap subjek (siswa). kemampuan menjawab pertanyaan.

H.Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Penggunaannya di Kelas IV SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2010/2011” adalah: 1. Adapun kegiatan merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPA kelas IV semester 2 dapat digambarkan dalam bentuk gambar diagram 1 sebagai berikut: Diagram 2 Siklus Pelaksanaan Pembelajaran IPA . Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 55. Minat belajar siswa meningkat menjadi 60% 2. tahap pengumpulan data.93 menjadi 65 dan 80% siswa sudah mencapai KKM. Prosedur Penelitian Pelaksanaan PTK IPA kelas IV semester 2 ini dilaksanakan dalam 3 siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan. dan tahap refleksi. tahap pelaksanaan.

24 Februari 2011 3. Tahap Pengamatan Rabu. 23 Februari 2011 4. 20 Februari 2011 2. Tahap Perencanaan Selasa. 23 Februari 2011 3. Tahap Perencanaan Selasa. 16 Februari 2011 Tahap Pengamatan Selasa. Tahap Pelaksanaan Rabu. Tahap Refleksi Rabu. Tahap Perencanaan Senin. 2 Februari 2011 Tahap Pelaksanaan Selasa. 24 Februari 2011 . 16 Februari 2011 Tahap Refleksi Selasa. 20 Februari 2011 Siklus II 1. 16 Februari 2011 2.Keterangan: Siklus I 1. Tahap Pengamatan Rabu. 23 Februari 2011 Siklus II 1. Tahap Pelaksanaan Rabu.

4. Tahap Refleksi Rabu, 24 Februari 2011 Table 2 Jadwal Pelaksanaan siklus Adapun deskripsi prosedur penelitian untuk setiap siklus sebagai berikut: 1. Siklus I a. Tahap Perencanaan Penelitian ini peneliti mulai pada hari Senin, 27 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Peneliti mulai dengan mengidentifikasi kompetensi dasar yang sulit dicapai ketuntasannya. Kemudian peneliti menentukan kompetensi dasar “Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya” sebagai bahan penelitian. Karena berdasarkan pengalaman peneliti materi ini cukup mudah bagi siswa. Namun hasil pembelajaran masih kurang bagus. Siswa belum dapat mengingat secara sempurna tentang materi energy dan penggunaanya. Untuk itu dalam pembelajaran siklus I ini peneliti merencanakan penerapan metode kooperatif Jigsaw sebagai langkah agar siswa dapat mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifat-sifatnya. Harapan peneliti dengan serangkaian kegiatan pencarian yang dialami siswa sendiri dapat membuat siswa mengingatnya setiap saat karena sangat berkesan dengan pembuktian tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. 1. Merancang pembelajaran dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekoolah yang akan menjadi tindakan PTK 2. Penulis menghubungi supervisor sebagai pembimbing pelaksanaan perbaikan pembelajaran. 3. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 4. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). 6. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 7. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 8. Menyusun soal evaluasi hasil belajar, dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. 9. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 10. Indikator pada siklus I, 50 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.

b. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) siklus I ini pada hari Selasa, 16 Februari 2011 pada pukul 09.00-10.10 diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. Adapun tahap pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:

TAHAPAN PEMBELAJARAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

Penjelasan Tahapan Pertama (I) Eksplorasi Siswa diberi motivasi agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep atau materi yang akan dibahas. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan problematis, tentang fenomena yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan konsep atau materi yang akan dibahas. Tahapan kedua (II) Guru Membagi kelas dalam kelompok dan dipilih 1 orang yang ada dalam kelompok menjadi tim ahli. 1 ahli mempunyai anggota 2 s/d 3 anak. Tahapan ketiga (III) Elaborasi Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang

berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa. Siswa melakukan pengamatan diluar kelas. Tahapan keempat (IV) Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. Bersama siswa menyimpulkan Tahapan kelima (V) Konfirmasi Diambil dua kelompok kecil dengan nilai terbaik dan aktif dalam pembelajaran untuk menerima penghargaan. Diberikan juga penghargaan pada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran. Tahapan ketujuh (VI) Pada akhir pembelajaran Guru membagi lembar evaluasi, siswa mengerjakan evaluasi. Observasi dan reflesi dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Melalui penerapan model pembelajaran ini, pemahaman siswa akan meningkat. Fokus pada pelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang nyata. Tidak hanya di dengar tapi juga dilihat. Proses mengobservasi, dilakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran dan diskusi oleh siswa. Kegiatan mengobservasi dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 1 orang, untuk mengumpulkan data yang terdiri dari : a. Aktivitas guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran (instrumen terlampir), b. Kemampuan siswa dalam mengerjakan lembar kerja siswa secara berkelompok c. Evaluasi hasil belajar siswa d. Evaluasi hasil laporan penelitian tertulis

c. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Selasa, 16 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa, perilaku guru, perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa, supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Menurut pengamat, pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori kurang sehingga minat siswa kurang dan pencapaian hasil belajar tidak maksimal. Peneliti sudah menggunakan peraga yang tepat namun kurang bervariasi. Siswa juga kurang aktif dalam pembelajaran. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian itu dikumpulkan dari berbagai sumber yang meliputi : 1. Informan atau nara sumber yaitu siswa dan guru 2. Lembar Observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Data tentang kenerja siswa dan guru dianalisis dengan skala penilaian.

16 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Peneliti masih mengejar target materi tidak mengutamakan proses yang dari perencanaan sudah peneliti inginkan. Pengumpulan data hasil tes formatif. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 3. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Selasa. Langkah perbaikan tersebut peneliti tuangkan dalam langkah pembelajaran pada siklus II dengan tujuan perbaikan pembelajaran menumbuhkan minat serta meningkatkan hasil belajar siswa pada IPA tentang energy dan penggunaannya. Dokumen atau arsip. peneliti menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1. Tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan aktifitas lain yang berkaitan. Tidak dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. Tahap Refleksi Refleksi Siklus I peneliti laksanakan pada hari Selasa. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori cukup. yang antara lain berupa kurikulum rencana pelaksanaan pembelajaran. Didukung penggunaan media yang monoton dan kurang bervariasi.1. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Setelah mempelajari data-data yang telah terkumpul serta hasil refleksi. 4. Siklus II a. dan buku penilaian. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 65 sama dengan KKM IPA sebesar 64. 16 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. persentase ketuntasan: 51% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa sedangkan 13 siswa belum tuntas. menerapkan metode kooperatif Jigsaw dengan memberikan penekanan pada pemberian penguatan dan penghargaan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa sehingga timbul minat siswa dalam pembelajaran. d.3. 2. Berdasarkan pengamatan dan hasil refleksi peneliti menyadari adanya kekurangan dalam pembelajaran antara lain penerapan metode kooperatif Jigsaw belum maksimal penggunaannya.1 dalam kategori cukup. menerapkan metode kooperatif Jigsaw pada kelompok kecil agar mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. 2. Tahap Perencanaan . absensi siswa. Data yang telah didapat. hasil evaluasi siswa.

Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. 8. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS).00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. 4. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. 23 Februari 2011 pada pukul 09. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Rabu.00-10. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 1. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9.Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus II peneliti mulai setelah jam 11. Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Menjelaskan berbagai energy alternative dan penggunaannya” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. b. mempersiapkan sumber bahan. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. mempersiapkan sumber bahan. 60 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut. Indikator pada siklus II. 5. o Eksplorasi .

menyelesaikan masalah. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. diskusi. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. guru: o o o o o o o o o o o o o o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. guru: . secara individual maupun kelompok. menganalisis. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. guru: o Mencari informasi dari buku. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. memberi kesempatan untuk berpikir. koran mengenai sumber energi alternatif o o Matahari Angin o o Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. studio. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. atau lapangan. dan bertindak tanpa rasa takut. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin.Dalam kegiatan eksplorasi.

Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. perilaku guru. peneliti bagi menjadi 3 bagian. Tahap Refleksi Refleksi Siklus II peneliti laksanakan pada hari Rabu. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu. Pengumpulan data hasil tes formatif. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 70. Apalagi setelah peneliti menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa. supaya dapat mengamati proses pembelajaran. Pembelajaran yang peneliti laksanakan benar-benar dapat membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran.1 dalam kategori baik sekali. Menurut pengamat. 23 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. Dan sangat menarik perhatian siswa. sebagai indikasinya begitu guru memasuki ruang kelas dengan membawa media yang akan digunakan dalam pembelajaran banyak siswa yang bertanya apa yang akan dilakukan dengan membawa barang-barang tersebut. Dalam menjalankan tugasnya posisi tempat duduk pengamat berada di belakang terpisah dengan tempat duduk siswa. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Pertanyaan-pertanyaan siswa tersebut membuktikan bahwa rencana peneliti untuk menarik perhatian siswa berhasil. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik sehingga membangkitkan minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. Sebagai indikasinya sejak peneliti memasuki kelas dengan membawa media yang banyak membuat siswa bertanya apa yang akan peneliti lakukan dengan barang-barang tersebut. Harapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 23 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. Membuat siswa antusias ingin membuktikan apa yang telah didemonstrasikan peneliti dan perwakilan siswa di depan kelas.15 telah . Rasa ingin tahu siswa menumbuhkan minat siswa sehingga aktif dalam pembelajaran. d. Pengamat bertugas melakukan observasi dengan memakai format observasi yang sudah disiapkan yaitu yang berupa lembar observasi apek minat siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. memberikan penguatan dan penyimpulan c.o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. Data yang telah didapat. padahal ini pelajaran IPA.

Peneliti dilanjutkan pada kompetensi dasar “Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti secara kolaborasi adalah sebagai berikut. Indikator pada siklus II. Penulis koordinasi dengan teman sejawat untuk mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran 3. Siklus III a. Pada pelaksanaan Siklus III diadakan tes formatif dan pelaksanaan pembelajaran seperti siklus II. 23 Februari 2011 di SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS). dengan komposisi 60% soal yang berkaitan materi 40 % soal yang berkaitan dengan pengalaman hidup siswa. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 70 % siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥65 dalam kegiatan tersebut.1. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. 4. Menyiapkan lembar refleksi hasil pembelajaran 9. dan alat bantu pengajaran yang dibutuhkan. Membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 5.00 karena jam pertama kelas peneliti diisi oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Selasa. Menyusun lembar evaluasi laporan hasil riset siswa secara tertulis dan secara lisan 7. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut” dan Kompetensi Dasar “Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik” sebagai bahan perbaikan dan langkah pembelajaran sesuai hasil refleksi. mempersiapkan sumber bahan. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 70. sudah sesuai dengan target peneliti. 1. mempersiapkan sumber bahan. Merancang pembelajaran dengan penggunaan metode kooperatif (Jigsaw) yang akan menjadi tindakan PTK 2. persentase ketuntasan: 66.melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 84% ≥ KKM IPA 64. . 8. Langkah berikutnya adalah menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran yaitu menentukan skenario pembelajaran yang sesuai. 3.15 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 66% ≥ KKM IPA 65 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali.67% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa sedangkan 11 siswa belum tuntas. Menyusun soal evaluasi hasil belajar. Tahap Perencanaan Perencanaan perbaikan pembelajaran siklus III peneliti mulai setelah jam 11. Menyusun instrumen observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran 6.

dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air o Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi o o o     . diskusi. dan bertindak tanpa rasa takut. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium.10 dengan diamati teman sejawat yang merupakan rekan kerja yaitu Laili Hani‟ah. o memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. studio. guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi. o Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik o Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. menganalisis. o memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. menyelesaikan masalah. o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP II) siklus II ini pada hari Kamis. secara individual maupun kelompok. 24 Februari 2011 pada pukul 09.00-10. koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Langkah-langkah pembelajaran siklus II sebagai berikut. o memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif.e. guru: o Mencari informasi dari buku. o memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. atau lapangan. o memberi kesempatan untuk berpikir.

1 dan aspek minat siswa telah mencapai kriteria baik sekali.1 dalam kategori baik sekali. sudah sesuai dengan target peneliti.1. 24 Februari 2011 di ruang guru SD Ma‟arif Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dengan mengamati lembar observasi. persentase ketuntasan: 81% artinya dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa sedangkan 6 siswa belum tuntas. Minat siswa sudah terbentuk. Minat siswa dan pencapaian hasil belajar maksimal. rekapitulasi minat siswa serta perolehan hasil belajar siswa. BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN . perilaku guru. Peneliti menggunakan peraga yang tepat dan bervariasi.1% ≥ KKM IPA 64. peneliti bagi menjadi 3 bagian. perilaku siswa dan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran. Pengumpulan data hasil tes formatif.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 81% ≥ KKM IPA 64. Tahap Refleksi Refleksi Siklus III peneliti laksanakan pada hari Kamis. Menurut pengamat. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. 24 Februari 2011 dengan dibantu pengamat. 24 Februari 2011 aspek yang diamati adalah aspek minat siswa. Data pertama berupa lembar pengamatan minat siswa dengan rata-rata 4. memberikan penguatan dan penyimpulan f.o Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. data kedua berupa lembar pengamatan penguasaan hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 75. Dari pengamatan teman sejawat peneliti mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dan mengevaluasi data-data yang telah terkumpul. Tahap Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh teman sejawat yaitu Laili Hani‟ah pada saat peneliti melaksanakan pembelajaran pada hari Kamis. data ketiga berupa lembar pengamatan pembelajaran dalam kategori baik sekali. g. peneliti menghentikan penelitian sampai pada siklus II karena hasil belajar telah mencapai rata-rata 75.61 telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian tindakan kelas ini dan perolehan nilai masing-masing siswa sudah 80. pembelajaran yang peneliti laksanakan dalam kategori baik. Data yang telah didapat. Setelah mempelajari data-data yang terkumpul. peneliti laksanakan setelah pelaksanaan pembelajaran hari Kamis.

4% dari seluruh jumlah siswa.A. Data awal yang lulus KKMnya 36. B.42 dan tingkat ketuntasan siswa pada standar kompetensi ini baru 36. Pada siklus satu yang lulus sesuai nilai KKM 51% jadi dengan metode Kooperatif Jigsaw sangat membantu tingkat keberhasilan siswa pada standar kompetensi Mendeskripsikan energy panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar dan sifatsifatnya. Deskripsi Kondisi Awal Kondisi awal subyek penelitian menunjukkan data nilai rata-rata kelas adalah 62. Deskripsi Siklus 1 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari penyajian 12 butir tentang perilaku siswa yang diobservasi menunjukkan kemunculan yang bagus yaitu mencapai 85. Pada tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan data awal sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan.4% keaktifan siswa dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 4 Hasil Tes Formatif siklus 1 Nilai 50 55 60 65 70 80 85 Jumlah nilai Banyak Siswa Bernilai 7 1 13 1 8 1 2 Jumlah 350 55 780 65 560 80 170 2060 Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2060 33 = 62. Perencanaan Tindakan . 1.4% dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan hasil yang baik.6% dihitung dari seluruh jumlah siswa. Empat kelompok kerja diskusi bisa diukur dari hasil lembar kerja siswa perolehan nilai rata-rata 64.3.42 Tingkat keaktifan siswa yang tinggi sampai dengan 85.

Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti 4.4%. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa juga skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah ada kemajuan dan perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya C. Deskripsi siklus 2 Observasi yang dilakukan dengan bantuan teman sejawat pada saat perbaikan pembelajaran dari 12 butir tentang perilaku siswa yang di observasi menunjukkan kemunculan meningkat dari 85. Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 5 Tes Formatif Siklus 2 Nilai 50 60 65 70 Banyak Siswa Bernilai 1 10 1 10 Jumlah 50 600 65 700 . Keaktifan siswa menjadi 89% dalam mengikuti perbaikan pembelajaran melalui PTK ini. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti.Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. 3. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.rekan guru mengamati tindakan. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus satu dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2011.

Pada hasil tes akhir perolehan nilai dibandingkan dengan perolehan pada siklus I juga ada peningkatan dari lulus nilai kkmnya 36.75 6 80 1 85 2 100 2 Jumlah nilai 450 80 170 200 2315 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2315 33 = 70.3 % pada siklus pertama meningkat menjadi 70. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus dua dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011.5 % pada siklus dua . skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti ada kemajuan. Pengamatan tindakan Pengamatan pada saat penelitian berkolaborasi dengan rekan guru.Pelaksanaan penelitian tindakan kelas sudah bisa menunjukkan hasil peningkatan.tindakan yang dilakukan oleh guru peneliti. Refleksi hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa.15 Keaktifan siswa dari butir observasi perilaku siswa menunjukkan data yang meningkat pada siklus I adalah 85% menjadi 88% juga pada tes dalam proses yang merupakan metode Kooperatif Jigsaw pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 62. Deskripsi siklus 3 Data yang diperolah dari tes setelah melaksanakan diskusi kelompok menunjukkan hasil dibawah ini : Tabel 6 Tes Formatif Siklus 6 .42 meningkat menjadi 70. D. 1. 3. 4. Perencanaan tindakan Tindakan direncanakan dengan mempersiapkan rpp didukung dengan media sebagai alat peraga 2. satu siklus pelaksanaan tindakan penelitian dengan waktu 2 X 35 menit.rekan guru mengamati tindakan.Pengamatan aktifitas siswa yang merupakan subyek penelitian dilakukan oleh guru peneliti.5.

Nilai Banyak Siswa Bernilai 60 6 65 1 70 12 75 4 80 1 85 2 90 2 100 5 Jumlah nilai Jumlah 360 65 840 300 80 170 180 500 2495 Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 2495 33 = 75. Hasil tindakan Dari data-data yang sudah diperoleh baik pengumpulan nilai siswa.61 Diagram 3 Grafik dan Poligon Perincian nilai awal sampai siklus III E. Merumuskan dan membahas data-data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa. . skor prosentase pengamatan terhadap aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti sudah banyak kemajuan. Pembahasan/diskusi Pada akhir pelaksanaan tindakan kelas guru sebagai peneliti melakukan diskusi dengan guru pengamat aktifitas guru peneliti. F. hasil pengamatan aktifitas siswa juga aktifitas guru peneliti dihasilkan adanya perbaikan pembelajaran.

Implikasi Guru kelas sebagai peneliti memerlukan keterlibatan dari guru lain. B.BAB V PENUTUP A.4 % kemudian setelah diupayakan perbaikan pembelajaran dimulai dari siklus I prestasi sudah meningkat menjadi 70.1% dilanjutkan lagi siklus kedua prestasinya meningkat lagi kelulusan nilai KKM sebesar 66. Dengan . menjadi teman untuk mengamati aktifitas guru peneliti dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas. Dengan latar belakang data prestasi siswa yang lulus nilai KKM sebesar 36.61%. Simpulan Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas IV semester 2 SD Ma‟arif Tieng dari analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran IPA Pada Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari hasil prestasi siswa semakin meningkat.4% di siklus ke tiga kelulusan semakin meningkat sebesar 75. Hasil yang selalu meningkat dari setiap siklusnya menandakan pembelajaran Standar Kompetensi Memahami berbagai bentuk energy dan cara penggunaanya dalam kehidupan seharihari dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Jigsaw disimpulkan berhasil meningkatkam minat dan hasil belajar siswa.

2007. G.Pd. Oemar. Menerapkan dan menguasai berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami dan siswa tidak jenuh dan bosan. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara Mulyati. Menerapkan penggunaan Kooperatif Jigsaw pada kompetensi dasar yang sama. Jakarta : Tiga serangkai.akan mengetahui sejauh mana upaya yang sudah dilakukan oleh guru peneliti pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran berlangsung. 2008. Pemantapan Kemampuan Mengajar. Hamalik. Saran Dengan keberhasilan perbaikan pembelajaran menggunakan model Kooperatif Jigsaw penulis menyarankan : 1. Winataputra. 2007. Jakarta : Tiga serangkai. Udin S.menggunakan lembar pengamatan aktifitas guru . C. Yeti. Jakarta : Tiga serangkai. b. Penelitian Tindakan Kelas. 2004. Teori Belajar Dan Pembelajaran. I. Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini dijadikan sebagai referensi untuk peningkatan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi siswa pada khususnya DAFTAR PUSTAKA Andayani. Kreatifitasan guru dalam merancang pembelajaran dan melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. 2. 2007. M. c. . K. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikelas Rendah : Jakarta : Tiga serangkai. Wardhani. Bagi Guru a.

Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Butir soal tes siklus 2. DATA SIKLUS 1: 3a. Rekap nilai siklus 3 3h. Rekap nilai siklus 2 3h.LAMPIRAN-LAMPIRAN Daftar Lampiran 1. Kisi-kisi soal siklus 1 3b. Kunci Jawaban 3d. Butir soal tes siklus 1 3c. 3g. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Butir soal tes siklus 3. Rekap nilai siklus 1 3h. RPP 3i. 3g. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal 2b. Data hasil Belajar Kondisi Awal 3. Kunci Jawaban. Daftar hadir siswa 3g. 3b. DATA KONDISI AWAL : 2a. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. 3c. Daftar hadir siswa. RPP 3i. 3b. Daftar hadir siswa. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian 3e. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian 3e. SURAT IJIN PENELITIAN 2. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 3: 3a. Kisi-kisi soal siklus 2. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran DATA SIKLUS 2: 3a. Contoh lembar jawaban siswa 3f. Kisi-kisi soal siklus 3. Kunci Jawaban. 3d. 3d. 3c. Lembar pengamatan proses pembelajaran (aktivitas guru dan siswa) 3j. RPP 3i.

19641215 198608 1 002 2. baik di dalam maupun di luar kelas. Oleh karena itu. mengajar kelas IV di satu SD di daerah pegunungan letaknya di Tieng Kec. Wonosobo Kepada : Nama : Ida Yuanita Laksanawati. Meskipun secara resmi. 25/SDMA/02/2011 Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umar. Ilustrasi Kasus Pembelajaran 1 Bu Ida Yuanita Laksanawati. Kejajar. Disekitar lingkungan sekolah masih alami banyak pepohonan yang rindang. S. Di kelas IV ada 10 orang anak. S. 5 Februari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah UMAR.1. S. SURAT IJIN PENELITIAN SURAT IJIN PENELITIAN No.SD NIP : 19840115 200501 2 005 Jabatan : Guru Kelas Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Tieng.SD NIP. namun dalam berkomunikasi. baik guru maupun murid menggunakan bahasa daerah. nuansa daerah sangat terasa. Suasana lingkungan sekolahnya yang nyaman. DATA KONDISI AWAL 2a.arif Tieng Kec. Kejajar Kab. Data Proses Pembelajaran Kondisi Awal…….Pd.Pd NIP : 19641215 198608 1 002 Jabatan : Kepala Sekolah Unit Kerja : SD Ma‟arif Tieng Memberikan ijin untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas IV di SD Ma.Pd. Ketika seorang tamu dari luar daerah bertanya kepada . bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia.

Namun dilanjutkan dengan penekanan penjelasan materi dengan memberikan persamaan dan perbedaan benda padat. Bu Ida : “ anak-anak. “Jadi ada energi dari energy cahaya menjadi panas” penjelasan bu Ida. “apakah sudah jelas?” Bu Ida. ketika masuk kelas. Semua terdiam tidak ada yang menjawab. Bu Ida Yuanita membantu memperbaiki jawaban anak tersebut. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kurang 3.. Kebanyakan anak-anak hanya memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan soal. Ditulis di papan tulis. sehingga sukar dipahami maksudnya. sehingga dapat dipahami oleh tamu. dan kepala sekolah di lingkungan SD Ma‟arif Tieng dan diperoleh keterangan sebagai berikut : 1. Pada akhir pembelajaran bu Ida meminta siswa untuk sering membaca agar dapat menjawab pertanyaan pada soal nantinya. “Jawaban kalian sudah betul namun masih ada yang kurang coba siapa yang tahu ?” tanya bu Ida. Selanjutnya bu Ida memberikan materi arti jenis-jenis penghantar panas. terjadi peristiwa sebagai berikut. teman sejawat. Ketika selesai pembelajaran bu Ida termenung. Siswa terlihat malas belajar. Kemudian bu Ida membagikan soal evaluasi. “ya betul” bu Ida memberi penghargaan. “ panas Bu. Ternyata pekerjaan anak-anak tidak sebaik ketika mereka ditanya. mereka menjawab dengan bahasa Indonesia yang patah-patah. beserta contohnya. Faktor dari luar sebagian orang tua siswa kurang mendukung anak dalam belajar . Suatu hari dalam pelajaran IPA. Setelah itu. Dan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut dengan mudah. Baru sekitar 15 menit soal evaluasi sudah terselesaikan. Dilanjutkan dengan bertanya “ apa yang terjadi jika lilin dinyalakan di lengan tangan akan terasa”. “ siswa menjawab. Kemudian Bu Ida meminta anak-anak mengeluarkan buku IPA. Hasil obeservasi yang dilakukan selama tiga kali kegiatan pembelajaran IPA.anak-anak.. Bu Ida selanjutnya memancing jawaban siswa dengan pertanyan “apakah kalian dirumah punya lilin ?” tanya bu Ida. hari ini kita belajar tentang Sumber Energi Panas. Seperti biasa. bu Ida mengucapkan salam yang disambut dengan salam serempak oleh anak-anak. dan selanjutnya bu Ida Yuanita memulai pelajaran dengan menuliskan pokok bahasan Sumber Energi. Kemudian bersama siswa hasil evaluasi di koreksi bersama siswa. Siapa yang tahu jenis sumber Energi Panas apa saja ?” anak-anak menjawab secara serempak “ Api ”. “Apakah kalian mengetahui mengapa lilin yang dinyalakan dan lengan di dekatkan akan terasa panas ?” tanya Bu Ida. “lengannya terasa panas bu. dan penggunaanya dengan topik/subtopik sumber Energi Panas. cair dan gas. Siswa serempak menjawab “ sudah bu”.” salah seorang siswa menjawab. Siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan bu Ida. Hasi dan pemahaman belajar siswa tidak memenuhi standar KKM yang diharapkan Langkah selanjutnya peneliti mengadakan wawancara terhadap siswa. Selanjutnya bu Ida menanyakan “apakah ada yang mau bertanya tentang sumber Energi Panas ?”. “punya“ jawab siswa secara serempak. suka bermain dalam kelas 2. Sepintas benak bu Ida bertanya dimanakah dalam pembelajaran yang kurang tadi itu. salah satu topik yang akan disampaikan adalah Energi dan penggunaannya. dijumpai halhal sebagai berikut : 1. Siswa menjawab “tidak bu”. Ada guratan kecewa pada wajahnya. Ternyata hasilnya kurang memuaskan ada 76 % siswa mendapat nilai kurang dari 70.

Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media . Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Faktor dari sekolah kurangnya sarana prasarana yang digunakan 3.2. Dari guru belum memanfaatkan secara maksimal penggunaan alat peraga LEMBAR OBSERVASI AWAL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Tidak begitu jelas Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3.

Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya 2b. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. merangkum atau menyimpulkan? 11.Strategi Pembelajaran 7. Data hasil Belajar Kondisi Awal DAFTAR NILAI SIKLUS Awal. dengan mereviu. II. Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. III No Nama Siswa NILAI . Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. I.

DATA SIKLUS 1: 3a.42 12 I 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 17 II 75 65 70 70 70 60 60 100 75 60 60 75 85 70 85 60 70 50 75 60 100 70 75 75 70 60 70 60 70 60 60 80 70 2315 70. Kisi-kisi soal siklus 1 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA .Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.15 22 III 75 65 70 90 70 70 70 100 75 60 90 85 100 70 100 60 70 60 75 70 100 100 85 75 70 60 70 60 70 70 60 70 80 2495 75.Syihabudin Rudi Khamid M.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT >65 AWAL 60 50 60 70 60 60 50 80 70 55 60 70 85 60 85 60 60 50 70 60 70 70 65 60 60 50 70 50 60 50 50 70 60 2060 62.61 27 3.

Energi Bunyi (hlm.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Energi Panas (hlm. PG PG PG PG PG PG PG 1.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. dan gas. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. 2. 3. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. 5. No Kompetensi Dasar 1. 4. 6. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. A. .  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. 7 B.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. cair.

13. 4.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.  Menentukan karya/model yang 11. 14.159) 15. Energi Alternatif (hlm.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. kesehatan. 2. 4. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. 3. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. PG PG C.  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik Isian KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 1 . misalnya mobil bertenaga surya. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. 3. Menentukan bahan yang akan digunakan. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya 10. akan dibuat 12.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. (hlm. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.167)  E.2. 9. PG Isian Isian Isian Isian D. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak.

Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. 6-9 10. Energi Panas (hlm. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. PG PG PG B.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas 11. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar 1.Isian 13 Isian 14 Isian 15  Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.  Mengidentifikasi frekuensi bunyi . Energi Bunyi (hlm.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. A. Pilda : 10 butir II.4 PG 1.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. 5. Isian 12 .

............... . 2..................................................................................... ......................................................... ... ........... 3. 2......... dan gas............................ .... Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat.......................................... 3......................................... 3.......... dan isikan pada tabel dibawah ini ! N Menga O mati 1................... .......... 2...... ....................................... Kelompok 2 Matahari 1............................................................... Kelompok 3 Listrik 1................ . 2... 2........ Butir soal tes siklus 1 LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita.........  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap........................................................................................................................ 3................... ............................................................................... 3b...................... ..................... Kelompok 1 Api Menceritakan Pengamatannya 1............ cair........................................................ ......... Kelompok 4 Gesekan 1........ ................................................... 4.............................

..api c..matahari b.dinamometer 8.air d..interaksi 3......peta c.televisi 4.Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… a.kertas ...energi c....b.3.c.gaya d...matahari b.sel surya c..dinamometer d.Sumber energy utama bagi bumi adalah… a.. ........seismograf b....generator b.termometer c.listrik c.........matahari c...api 5.............alat untuk mengukur panas disebut… a.pesawat d...alat pemanas listrik d. LEMBAR EVALUASI SISWA Berilah tanda X pada huruf a...Berikut ini beberapa contoh sumber energy panas.....Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda.uap 7.gunung berapi b.dispenser d.Berikut adalah contoh bahan yang mudah menghatarkan panas adalah… a... atau d pada jawaban yang benar! 1..... a.Nama lain dari panas adalah… a.....penggaris 6.......radiasi d..kecuali… a.kalor b...angin 2..Sumber energy panas magic jar diperoleh dari. a.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a..korek api b.plastik c.

konduksi b.panas d.kecuali… a.listrik 10.matahari ke tubuh kita c.konveksi d.Penghantar panas yang baik disebut… a.konveksi c.aliran 13.konduksi b.Besi yang dipanaskan b.radiasi b.konduksi c.kimia b.radiasi b.radiasi 11.isolator 14.hal ini membuktikan perpindahan panas secara… a.Proses sampainya panas matahari ke bumi terjadi secara… a.sendok terasa panas saat digunakan mengaduk kopi panas 17.isolator c.konveksi b.assimilasi 16Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah… a.konduksi b.radiasi .konduktor d.konveksi d.radiasi c.Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… a.saat merebus air d. .Saat merebus air terjadi perpindahan panas secara… a.karet d.assimilasi 12.b.konveksi d.interaksi d.radiasi 15.aluminium 9.gerak c.Perpindahan panas yang terjadi pada logam disebut perpindahan panas secara… a.konduksi b.radiasi d.konveksi d. Untuk mengeringkan baju diperlukan energi… a.konveksi c.konduksi c.Sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk the panas.Panas dapat berpindah dengan cara berikut.konduksi c.

bergetar d.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a..karet b.Bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz disebut… 3.dipetik Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.besi c.Dibawah ini bahan isolator adalah… a.Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah… 4. a 11. B 2.18.ditiup c.dipukul d.Ketika kita menyelam di kolam renang terjadi perambatan bunyi melalui… 5. a. a . Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.bergeser 20.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… 2.bergerak c.diam b.aluminium 19.tembaga d. d 12.digesek b.Pantulan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya disebut… 3c.Alat music gitar berbunyi dengan cara.

c 15. c 10. b 17. c 20.benda cair 5. a 16. a 19.audiosonik 4. a 7. c 18.bergetar 2.3. b 5. d 13. d 4.infrasonik 3. d 1. Pedoman/Kriteria Penskoran Dan Penilaian LAMPIRAN IV KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar Isian X 2 = 5 X 2 = 10 Jumlah Skor 20 Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 . d 9. b 8. a 14.gaung 3d. b 6.

..................................................... a b c d 10.................... ...................................................................................... 3..................................... ........................... ............ a b c d 3........................... ............................................. ................................. a b c d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1.................................................. ............................ ................................. a b c d 4........................... ............... 3f............................... a b c d 7....... .................3e........ 2................. atau d pada jawaban yang benar! 1.............................................. .................................................................................................................................. Contoh lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a........b..................................... a b c d 5.......................... ..................................... a b c d 2......................................... a b c d 8........................................... 4...................... Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 16 Februari 2011 ........ ........................................................... a b c d 9....................... ...................................................... a b c d 6.................. .........................................................c.................................................................... 5........... ..........

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =33 X 100 % 33 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % .Ikhlas M.No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Syihabudin Rudi Khamid M.

Syihabudin Rudi Khamid M.Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis Khafida Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Nilai 75 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ . Rekap nilai siklus 1 DAFTAR NILAI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nama Siswa M.3g.

3 .17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lailatul Jannah Mega Aprilia M.4 % Nilai rata-rata kelas = Jumlah nilai Jumlah siswa = 900 14 = 64.4 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 71.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri JML RT-RT 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 2145 65 √ √ √ √ √ √` √ √ √ - √ √ `√ √ √ √ √ √ Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 10 X 100 % 14 = 71.

dan gas. Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. cair. Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. Standar Kompetensi : 8. Indikator         Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas. Kompetensi Dasar 8. Rasa hormat dan perhatian ( respect . Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS I) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 16 Februari 2011 A. Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Mengidentifikasi frekuensi bunyi Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat. B.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ).1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya A.3h.

MATERI PEMBELAJARAN A. Tekun ( diligence ) . Semuanya itu dikarenakan adanya energi. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya   Energi Panas Energi Bunyi Terompet yang kita tiup dapat berbunyi. TUJUAN A. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. dan listrik serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. pemahaman siswa energi dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik B. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. matahari. Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Siswa dapat Memahami pemantulan bunyi Bunyi pantul Gaung atau Kerdam Gema Siswa dapat Memahami penyerapan bunyi dan memberikan contoh benda yang dapat menyerap bunyi. di antaranya energi panas dan . gesekan tangan.). Tujuan Pembelajaran** :          Siswa dapat Menyebutkan contoh energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Pakaian yang kita jemur dapat kering. Kincir angin dapat berputar. Ada banyak energi di sekitar kita. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan media pembelajaran yang berupa api. A.

Benda-benda ini disebut konduktor. Kedua penggaris digesekkan kembali dengan waktu yang lebih lama. Alat dan bahan: Dua buah penggaris mika Langkah-langkah: 1. baja. Coba kamu panaskan ujung sendok b. Apa yang kamu rasakan? 4. Konveksi Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat. Peristiwa perpindahan panas dapat dibedakan menjadi tiga. konveksi. Apakah kamu dapat menyebutkan contohnya? Misalnya. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. dan radiasi. Misalnya. Logam adalah penghantar panas yang baik. Radiasi Radiasi adalah perpindahan panas tanpa melalui zat perantara. 2. tidak mungkin akan ada kehidupan. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Benda-benda ini disebut konduktor. Coba kamu panaskan ujung sendok Tujuan: Siswa memahami pengaruh gesekan dua benda terhadap energi panas. Akibatnya air pun menjadi panas. 6. Logam adalah penghantar panas yang baik. Gambar 8. Konduktor adalah penghantar panas yang baik. 3. Suhu air dalam panci yang dipanaskan akan bertambah panas. atau aluminium. panas matahari dan panas dari tungku pembakaran yang . Perpindahan panas dari panci menuju air disertai aliran zat. Oleh karena itu. atau aluminium.1 ENERGI PANAS AKIBAT GESEKAN a. Ada konduksi. Pada saat cuaca dingin orang-orang menggesekkan kedua tangannya. Energi panas juga dapat terjadi karena adanya gesekan benda-benda. Energi panas tersebut berasal dari sinar matahari. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. 5. Penggaris tersebut ditempelkan ke tubuhmu. Konduksi Konduksi adalah perpindahan panas melalui energi tanpa aliran zat. Kegiatan 8. Contohnya besi. Permukaan kedua penggaris mika digesekkan satu dengan yang lain. baja. Apakah yang kamu rasakan? Simpulan hasil kegiatan tersebut dituliskan di buku tugasmu. Tanpa matahari.2 Energi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Sumber Energi Panas ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. a. Contohnya besi.bunyi. saat kamu memasak air di panci menggunakan kompor. Mengapa demikian? Kedua tangan yang saling digesekkan dapat menimbulkan panas. c. kita dapat merasakan panasnya sinar matahari.

Panas sinar matahari merambat tanpa melalui zat perantara. Sumber bunyi ada yang menghasilkan bunyi bernada. Satuan untuk frekuensi adalah hertz (Hz). KEGIATAN PEMBELAJARAN A. tanya jawab. Apa yang kamu rasakan pada tenggorokaanmu? Kamu akan merasakan tenggorokanmu bergetar. karet gelang. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). pengaris mika.000 Hz. demontrasi dan diskusi. Bunyi bernada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. Oleh karena itu disebut sumber bunyi. Sumber dan media a. Kegiatan Awal 10 menit . handuk.000 Hz disebut dengan ultrasonik. Berapa kali getaran yang kamu rasakan? Apakah kamu dapat menghitungnya? Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut dengan frekuensi. Kelelawar merupakan hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik. Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik dan ultrasonik. Sumber-Sumber Bunyi ○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○ Semua benda yang dapat menimbulkan bunyi disebut sumber bunyi. Bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz disebut infrasonik. ceramah. air hangat. III. Pra kegiatan 5 menit   Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa b. B. Cobalah pegang tenggorokanmu saat kamu berbicara atau menyanyi. c. Langkah-langkah kegiatan a. jam. kertas koran. Bunyi tidak bernada disebut desah.000 Hz disebut dengan audiosonik. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Hanya hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi tersebut. Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik. Panas tersebut merambat tanpa melalui zat perantara.merambat ke tubuh kita. mug. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20–20. Bunyi yang memiliki frekuensi 20–2. Batu. kantong plastik. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. Bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20. Alat musik seperti seruling dan gitar dapat menimbulkan bunyi. Panas tungku api dapat menghangatkan tubuh kita.

Dua telapak tangan yang digesekan menghasilkan panas Memahami matahari sebagai sumber energi panas yang sangat besar dan tidak akan habis serta fungsinya bagi kehidupan di Bumi. Konfirmasi o o o o o o o o o o o o o o o . Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Menyebutkan contoh sumber energi panas Lilin yang menyala menghasilkan panas Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa c. Memahami bahwa panas dapat berpindah Menyebutkan cara perpindahan panas untuk kebutuhan.    Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 15 menit. setelah selesai kegiatan pengamatan Elaborasi Bersama siswa guru membahas apa yang ditulis dari lembar kerja siswa dengan mengidentifikasi perbedaan sifat ketiga benda tersebut. guru: o o o o o o Memahami istilah sumber energi panas. Guru memberikan materi Guru memberikan pokok masalah Apakah manfaat energi panas pada kehidupan sehari-hari? Apakah manfaat energy listrik pada kehidupan sehari-hari ? Jawaban semua siswa dikumpulkan Guru memberi tanggapan jawaban siswa untuk mengarahkan pada suatu kesimpulan akan energy dan penggunaannya Guru bersama siswa menyimpulkan pokok masalah diatas. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Hasil dari pengamatan ditulis dalam lembar kerja siswa. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di luar ruangan kelas sesuai dengan pengarahan tadi.

. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. bekerjasama. Prosedure Penilaian 1...19641215 198608 1 002 Wonosobo.. Jenis tes (tertulis) C...51347356 3730 0003 ... PD ) NIP... Bentuk tes (Uraian) D. perilaku) Guru memberikan materi dan penjelasan tentang perbedaan dan persamaan energi d..Dalam kegiatan konfirmasi. Alat tes (lampiran soal) Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR.. memberikan penguatan dan penyimpulan o o Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang terbaik (aktif.. Tes Awal (tidak ada) 2.. S.... Kegiatan akhir 25 menit   Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi IV.. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3.. .. guru: o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA.. L ) NUPTK. PENILAIAN A......

MENGERJAKAN TUGAS D = SISWA PASIF.LAMPIRAN V LEMBAR PENGAMATAN NO KELOMPOK 1. 3. 7. MENGERJAKAN TUGAS C = SISWA PASIF. TIDAK MENGERJAKAN TUGAS . 5. 10. 2. 8. MENGERJAKAN TUGAS B = SISWA AKTIF. KERJASAMA KEAKTIFAN KETERTIBAN NILAI KET A = SISWA AKTIF DAN KREATIF. 6. 9. 4.

LAMPIRAN VI ANALISA NILAI HASIL ULANGAN HARI / TANGGAL : .. Lembar pengamatan proses pembelajaran…....fasilitas pembelajaran 1...........2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2...1 Mengadakan apersepsi Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ - 2 ...................1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1........ KELAS : IV NO MATERI PENJABARAN NILAI NILAI BANYAK SISWA 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 PEROLEHAN RATA-RATA PENCAPAIAN DAYA SERAP 3i..... LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang..

2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.5 Memantapkanpenguasaan materi pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.terbuka pengertian dan sabar 4.3 4 2.1 Menunjukkan sikap ramah.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.luwes.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS I ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai .3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.

1 2.2 4.1 4.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Skor Ket 1 2 3 4 % . Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Matahari” Ya .1.3 3.2 2.1 3.2 2.2 4.1.50 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 100 100 75 100 75 75 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1025 X 100 % 1200 =85.No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.1.4 % 3j. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 13.1 1.1 2.. Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS I Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya IV/ SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 12.2 2.3 2.√ ...√ 100 .

Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 19. merangkum atau menyimpulkan? 22. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 17. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / media? 18. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 20. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Ya Ada keterkaitan Pengelolaan sumber belajar / media Ya Kurang Strategi Pembelajaran Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 21. Bagaimana cara guru memberikan penguatan.KEGIATAN INTI Materi ajar : 14. dengan Ya mereviu. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? . Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 15. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 16.

No Kompetensi Dasar 1. PG PG PG PG PG PG PG 1.DATA SIKLUS 2 3a. 6. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Energi Bunyi (hlm.148)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. 2.152)  Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Kisi-kisi soal siklus 2 KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatsifatnya  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. 7 B. 3. Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. Energi Panas (hlm. A.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda . 5. 4.

13.167)  14. 3. Isian E.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif. 3. 2.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. Isian . 9. misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut Energi dan penggunaannya  10.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. misalnya mobil bertenaga surya. akan dibuat 12. cair. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Energi dan 15. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. PG PG C. (hlm. dan gas. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.padat. PG Isian Isian Isian D.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. Menentukan karya/model yang 11. 2. Energi Alternatif (hlm. kesehatan. Menentukan bahan yang akan digunakan. 4.

penggunaannya 4.159)  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS 2 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI . Menjelaskan perubahan energi Perubahan bunyi melalui bunyi melalui penggunaan alat musik alat musik (hlm.

Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Isian 1...... 3b...... Pilda : 10 butir II. Isian : 5 butir No Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Energi dan penggunaannya Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1 .5..... LEMBAR KERJA SISWA Isilah sesuai dengan apa yang kamu temukan dilingkungan sekitar sekolah kita. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.... Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya A.... 6-10. Energi Alternatif (hlm.Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.. misalnya mobil bertenaga surya. 2... dan isikan pada tabel dibawah ini ! O Mengamati Perubahan Menceritakan penggunaan dan manfaat Energi ..... Butir soal tes siklus 2.... Isian  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif...

................. Kelompok 4 Energi Angin 1........alat tersebut adalah… 8......... Alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah… 5.................................... 3................ Kelompok 3 Energi Air 1..... 2............................................................................................... .......................................... 3........................................... Kelompok 2 Energi Panas Bumi 1......................... ................ ... .... ........................... ............................. Biogas sebagai bahan bakar alternative yang dapat digunakan untuk bahan bakar… 9...... 2.............. Energi alternative yang digunakan untuk menggerakkan kincir air adalah… 4.................................. LEMBAR EVALUASI SISWA Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1......... 2............................................................................................................................................... 3..................... ...................................... 2....................................................Perahu layar dapat bergerak dengan memenfaatkan energy… 6.. Untuk mengeringkan baju diperlukan energy… 2.....................Pembangkit listrik tenaga uap memenfaatkan tenaga… ... ........................ ............. ...................... 3...................Kelompok 1 Energi Matahari 1........................Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 7..................................................................Nama lain energy alternative adalah… 3............ ...............Energi yang dapat menggerakkan kincir pada generator PLTA adalah energy… 10................... ..........................................Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik..............

Kunci Jawaban LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR EVALUASI SISWA 1.3c. Energi pengganti 3. Panas bumi 3d. Cahaya matahari 7. Angin 6. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru . Sel surya 5. Air 10. Turbin 8. Air 4. Kompor 9. Panas 2.

............................................................... ............. ..................................... . .......................................................... ..................................................................... ........................................ 4....................................................................................... ........ ............. 8......................................................... 5................................................................................. ...... ........................ 6.................................... ....... 2....................................... 9............... 7................................................. 3................................................ ................................................ .............................LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Isian X 1 = 10 X 1 = 10 Jumlah Skor = 10 Nilai = Jumlah Skor X 10 = 10 X 10 = 100 3e.... ..... ........................ ..... ......................................................................................................................... ......................................................................... Lembar jawaban siswa Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 1............................................................... ........................... 10....... .................. .......................................................................

Ikhlas M.3f.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.Syihabudin Rudi Khamid M. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 23 Februari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .

Rekap nilai siklus 2 DAFTAR NILAI SIKLUS II No 1 Nama Siswa M.27 28 29 30 31 32 33 Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri P P P P L L P √ √ √ √ √ √ √ _ _ _ _ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.Ikhlas Nilai 75 Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ - .

Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.4 .7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 55 60 70 65 60 55 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.Syihabudin Rudi Khamid M.2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 M.

Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.3h. misalnya mobil bertenaga surya. C. B. Kompetensi Dasar 8. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. TUJUAN . RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 23 Februari 2011 A. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif.2 Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya. Standar Kompetensi 8. Tekun ( diligence ) .  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ).

MATERI PEMBELAJARAN A. ceramah. Langkah-langkah kegiatan b. pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik D. Siswa dapat Mampu menceritakan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari. mug. c. demontrasi dan diskusi. handuk. Pra kegiatan 5 menit  Guru mempersiapkan alat peraga . Tujuan Pembelajaran** : a. air hangat. air.A. kertas koran. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw. karet gelang. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Siswa dapat Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi alternatif C. Siswa dapat Menyebutkan keuntungan dan kerugian sumber energi dari bahan fosil d. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari VI. Sumber dan media a. Batu. jam. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study). angin. pengaris mika. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya Energi Alternatif B. KEGIATAN PEMBELAJARAN A. VII. panas bumi serta mememberikan contohnya c. b. tanya jawab. kantong plastik.

memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. guru: o Mencari informasi dari buku. guru: o o o o o membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna. dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis. diskusi. Kegiatan Inti 30 menit o Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas. memberi kesempatan untuk berpikir. Elaborasi o Dalam kegiatan elaborasi. menganalisis. dan bertindak tanpa rasa takut. dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 4 kelompok. Kegiatan Awal 10 menit       Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. menyelesaikan masalah. atau lapangan. studio. . koran mengenai sumber energi alternatif   Matahari Angin   Air Panas o o melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Guru mengabsen siswa c. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa d.

Bentuk tes (Uraian) D. Tes Akhir (ada) pada lembar menceritakan kembali B. Menyebutkan cara memanfaatkan energi matahari Energi matahari diubah menjadi energi listrik dengan alat sel surya Digunakan langsung sebagai pemanas air di rumah dengan alat panel listrik Menyebutkan cara memanfaatkan energi angin. dan memberikan contoh Kapal layar Kincir Angin Menyebutkan cara memanfaatkan energi Air Menyebutkan cara memanfaatkan energi Panas bumi Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. secara individual maupun kelompok. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. memberikan penguatan dan penyimpulan d.o o o o o o o o o o o memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis. Jenis tes (tertulis) C. Kegiatan akhir 25 menit o o Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi VIII. Prosedure Penilaian 1. guru: o o Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman. Tes Awal (tidak ada) 2. Alat tes (lampiran soal) . PENILAIAN A. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3.

...1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1. L ) NUPTK....Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2. PD ) NIP.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2....5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.terbuka pengertian dan sabar 4. S.19641215 198608 1 002 Wonosobo. Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA..2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3..2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ..5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.fasilitas pembelajaran 1....2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2..4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3..... Lembar pengamatan proses pembelajaran LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS II ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang...1 Mengadakan apersepsi 2..luwes.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.1 Menunjukkan sikap ramah.51347356 3730 0003 3i. .1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3...6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3..3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.

1.1.2 4.2 2.1 3.2 2.3 3..1 4.√ .√ 100 . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS II .1 2.( SIKLUS II ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1.2 2.1..2 4.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.1 2.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .3 2.1 1..

merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Ya . Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menggali pengetahuan siswa Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6.Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. dengan mereviu. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan.

Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 3. 2.DATA SIKLUS III 3a. Energi dan Mendeskripsikan energi panas penggunaannya dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifatA. Materi Pokok dan Uraian Materi Indikator Pencapaian Kompetensi No Bentuk Soal Soal 1. . PG PG PG PG 1. No Kompetensi Dasar 1.148)  Mengidentifikasi sumbersumber energi panas. Kisi-kisi soal siklus III KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8. Energi Panas sifatnya (hlm. 4.

Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan Energi dan penggunaannya 10. 9. 3. PG  Menentukan karya/model 11.  Menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. 6. 3. 2. Energi Bunyi (hlm.  PG PG PG B.152)  Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas. cair. 2.161)  Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.  Menunjukkan bukti perambatan bunyi pada benda padat.  Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya Energi dan penggunaannya 8. Isian . Energi Alternatif (hlm.  Menunjukkan bahwa bunyi dapat dipantulkan atau diserap. 7 Menunjukkan tiga jenis perpindahan panas  Membuat daftar sumbersumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. misalnya mobil bertenaga surya. dan gas. PG PG C.5.

Isian 14.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. 12. kesehatan.159) 15. 4. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik . Isian E.  Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya.perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. 4.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut yang akan dibuat D. Isian 13. Menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik Energi dan penggunaannya Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. (hlm.167)  Menentukan bahan yang akan digunakan.

Isian : 5 butir 1. . Isian Menentukan bahan yang akan digunakan. 1. Alokasi Waktu : 15 menit Jumlah : 15 Bentuk Soal : I. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi (hlm. Isian 14. Isian 13.172)  Membuat karya/model sesuai rancangan.KISI – KISI PENULISAN SOAL ULANGAN PELAJARAN 2010 / 2011 SIKLUS III Nama Sekolah : SD Ma’arif Tieng Mata Pelajaran : IPA Kelas/Program : IV / SD-MI Semester : 2 (dua) Standar Kompetensi : 8.167)  B. PG  Menentukan karya/model yang akan dibuat 11. Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Isian 12. (hlm. misalnya roket dari kertas/balingbaling/pesawat kertas/parasut A. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Energi dan penggunaannya 10. Pilda : 10 butir II.

Energi dan penggunaannya Menjelaskan perubahan energi bunyi Perubahan bunyi melalui alat musik (hlm. Kelompok 1 Membuat baling-baling Menceritakan penggunaan dan manfaat 1. Alat Dan Bahan …………………………………………………. kesehatan. keamanan kerja dan menjaga kebersihan.159) melalui penggunaan alat musik 15. Butir soal tes siklus III LEMBAR PRAKTEK SISWA Buatlah Baling-baling dan Alat music bersama teman sebangku dan sislah table dibawah ! NO Mengamati 1.  Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan. . Tujuan Membuktikan terjadinya energy gerak karena pengaruh Angin 2. 2. Isian  Menunjukkan bukti perubahan bunyi melalui alat musik 3b. Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. 2.

3. Pengamatan Bunyikan drum dengan menggunakan sumpit dan amatilah 5. Alat Dan Bahan …………………………………………………. ………………………………………………….…………………………………………………. Kelompok 2 Membuat Alat Musik Drum Sederhana . Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. …………………………………………………. Tujuan Membuktikan bahwa sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan 2. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… LEMBAR KERJA SISWA 2.. Langkah Kerja ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………… 4. Kesimpulan ………………………………………………… ………………………………………………… 1. Pengamatan Amati yang terjadi ketika baling-baling terkena angin 5. 3.

. . ....b... . .. ..api c... . ... . .. . .. ...... . . . Bahan Besi Kuningan ... .... . . Gesek . 5..... ... 10.. ..c.... .... .....gunung berapi ...... Alat Gong .... . ..Matahari b.. . . .. 7. ..Carilah 10 contoh sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitarmu! No. 8... ... ... ...... ..... .. 2. 4...... ... . LEMBAR TES FORMATIF SISWA Berilah tanda X pada huruf a. ......... .. ......... . ..... . 6. .. ... 9. Tiup ... 3.. 1.. ..Sumber energy panas utama bagi bumi adalah… a.. Petik . . . atau d pada jawaban yang benar! 1.. . . Pukul √ ..... .. . ..angin d.

Panas yang merambat langsung tanpa melalui zat perantara dikenal dengan sebutan… 4.getaran c.skemaa c.panas bumi B cahaya matahari a.seruling d.biola c.tape recorder d. 2.konveksi d.Pantulan bunyi yang kurang jelas karena bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bercampur dengan bunyi asli disebut… a.Bagaimana langkah-langkah membuat parasut? 13.Benda penghasil api dengan cara digesekkan adalah… a. a a d c .gitar.diam d.angin c.benda gas b. 3.terompet.panas matahari d.Dimanakah sebaiknya kamu bermain laying-layang? 15.benang c.air b.gema b.aliran c.benda cair 3.petasan a.seruling.matahari a.korek api b.drum b.gelombang d.gaung a.Contoh alat musik yang menerapkan sifat bunyi adalah? 3c.interaksi c.2.bergeser a.baling-baling d.Bahan apa sajakah yang diperlukan dalam membuat parasut? 12. Kunci Jawaban LEMBAR KEGIATAN SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA 1.Energi alternatif yang berasal dari luar bumi adalah… 9.radiasi d.bergetar b.terompet c.panas bumi d.kecuali… 7.konduksi a.Sebelum membuat layang-layang kita harus membuat… Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! 11.gendang.rangka b.radiasi b.bergerak c.Mengapa depan pesawat terbang dibuat runcing? 14.Bunyi dihasilkan oleh benda yang… a.Berikut ini adalah zat perantara yang dapat menghantarkan bunyi.Dibawah ini alat musik yang berbunyi dengan cara ditiup adalah… 5.Mobil tenaga surya menggunakan sumber tenaga berupa… 10.listrik 8.benda padat 6. 4.

a 6. Pedoman/Kriteria penskoran dan penilaian LEMBAR PRAKTEK SISWA Kebijaksanaan guru LEMBAR KERJA SISWA Kebijaksanaan guru LAMPIRAN III LEMBAR EVALUASI SISWA Prosedur Penilaian = Jawaban benar Pilda X 1 = 10 X 1 = 10 Jawaban benar isian 2 x 5 = 10 Jumlah Skor = 20 .Pemberat(kayu. langkah-langkah membuat parasut : a.hiaslah dengan warna-warni. c.mainan patung kecil) 12.Plastik yang telah dipotong. Potong benang sepanjang 50 cm dan sebanyak lubang pada plastik (no 2) d. 13. Ikatlah benang ke tepi plastik yang telah dilubangi sati per satu. terompet dan gendang 3d.Benang c.Plastik bekas (usahakan plastik tipis) b. Untuk menghindari gesekan udara 14. b 8. f. a LEMBAR EVALUASI SISWA 11. lubangi tepinya dengan jarak + 10 cm dengan jarum. yang diperlukan dalam membuat parasut a. e. di lapangan atau tempat aman 15. Potong plastik berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 cm b. Satuka semua ujung benang yang lain dan ikatlah pemberatnya.5. c 7. Parasut telah jadi dan siap diluncurkan g. c 9. Supaya parasut menarik. b 10.

.................................................................. atau d pada jawaban yang benar! 1......b.............................................. 3... a b b b b b c c c c c d d d d d Coba isi titik-titik dengan jawaban yang tepat ! .............. 3................. ........................................... ......................................... ..................................................... ......................................... a 8........ ................... 4. ............ a a a a a b b b b b c c c c c d d d d d 6...................................... .......... ..........Nilai = Jumlah Skor X 5 = 20 X 5 = 100 3e....................................................... 2.. 2.c...... 5....................... a 10....... 1.......................... .............................. lembar jawaban siswa Berilah tanda X pada huruf a.............. a 9. .............. a 7........................ 5......... 4............ ..

Syihabudin Rudi Khamid M.Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia L/P L L L L P L P L P L P P P P P P P P L P P L P L L P P P P P Hadir √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Hadir _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ .Ikhlas M. Daftar hadir siswa DAFTAR ABSEN SISWA KELAS IV SD MA’ARIF TIENG Tanggal 29 Januari 2011 No absent 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama M.3f.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.

Syihabudin Rudi Khamid M. Rekap nilai siklus 3 DAFTAR NILAI SIKLUS III No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Siswa M.Ikhlas M.Deni Kharosat Zainatul Ummayah Hasib Mubarok Dea Pramesti Nilai LK Nilai KKM 63 Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ - Evaluasi 75 55 60 70 65 60 55 .31 32 33 Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri L L P √ √ √ _ _ _ Prosentase kehadiran siswa = Jumlah siswa yang hadir X 100 % Jumlah siswa semua =14 X 100 % 14 =100 % Jadi prosentase kehadiran siswa 100 % 3g.

Razif Nurul Amalia Naila Asikhatul Aini Ryan Andriawan Rohmatul Isnaeni Ryan Ardiyanto Syaiful Wildani Septi Hikmawati Sinta Salastulasifah Umi Khasanatun Umi Kulsum Zufni Asna Fahnidia Zainal Arifin Agel Aryanto Diana Dwi Saputri 80 75 55 60 75 85 60 85 60 70 50 75 60 80 70 65 65 60 50 70 55 70 50 50 70 60 √ √ √ √ √ √ √ - Prosentase ketuntasan siswa = Jumlah siswa yang tuntas X 100 % Jumlah semua siswa = 12 X 100 % 14 = 85.7 % Nilai rata-rata = Jumlah nilai Jumlah siswa = 930 14 = 66.7 % Jadi prosentase siswa yang lulus kkm adalah 85.8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ahmad Yazid Ana Listiana Abdurrahman Lutfi Anis KhafidaJannah Firya Desti Widiya Ningrum Dia Rahma Aprilia Erna Damayanti Lial Khusna Lisna Khayatul Ikhda Lailatul Jannah Mega Aprilia M.4 .

misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut. Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) I. Tujuan Pembelajaran** : a. . TUJUAN B. Rasa hormat dan perhatian ( respect ). Tekun ( diligence ) . C. B. c. misalnya mobil bertenaga surya. Siswa dapat Membuat karya/model sesuai rancangan.3 Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara. Kompetensi Dasar 8.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ). Siswa dapat Menentukan karya/model yang akan dibuat b. RPP RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS III) Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Materi Pokok : Energi Dan Penggunaannya Kelas / Semester : IV / II Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) Pelaksanaan : 24 Februari 2011 A. Standar Kompetensi 8. Indikator o o Mencari informasi berbagai sumber energi alternatif. Siswa dapat Menentukan bahan atau alat yang akan digunakan. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan seharihari. Memberi contoh benda-benda yang menggunakan sumber energi alternatif.3h.

d. Siswa dapat Menguji karya/model yang dibuat dan menyempurnakannya. e. Siswa dapat Menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan menjaga kebersihan. E. Tujuan Perbaikan Pembelajaran Dengan mengunakan mengamati dan membandingkan serta menggunakan metode pembelajaran model kooperatif Jigsaw, pemahaman siswa energi alternative dan penggunaannya dapat meningkat sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik F. Dampak pengiring Setelah pembelajaran tentang energi dan penggunaannya diharapkan secara bertahap siswa dapat memanfaatkan energy secara hemat atau sesuai dengan kebutuhan pada kehidupan sehari-hari II. MATERI PEMBELAJARAN C. Pokok-pokok materi Energi dan penggunaannya
 

Karya dengan Menerapkan Konsep Perubahan Energi Gerak. Karya dengan Menerapkan Konsep Bunyi

D. Sumber dan media a. Buku SAINS SD Relevan Kelas IV b. Botol plastik, sebatang sedotan, lem, plastisin, selotip, kertas karton Kertas tulis, pensil, pengaris, gunting c. Metode : Kooperatif ( Jigsaw ) dengan pembagian kelompok ahli (expert study), tanya jawab, ceramah, demontrasi dan diskusi.

III.

KEGIATAN PEMBELAJARAN A. Langkah-langkah kegiatan a. Pra kegiatan 5 menit
 

Guru mempersiapkan alat peraga Guru mengabsen siswa

b. Kegiatan Awal 10 menit
    

Guru menanyakan pelajaran yang telah lalu Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan. Memahami peta konsep tentang Energi Alternatif Guru membagi kelas dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok mempunyai seorang yang ahli Guru meminta tim ahli sebagai Expert group dari perwakilan kelompok untuk diberi pengarahan tentang pelaksanaan pengamatan dalam mencari macam-macam benda yang berbeda sifat yang terdapat dilingkungan sekitar sekolah untuk diisikan dilembar kerja siswa Guru membagikan lembar kerja siswa

c. Kegiatan Inti 30 menit
o

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o

Mencari informasi dari buku, koran mengenai sumber energi alternatif

 

Matahari Angin

 

Air Panas

o o

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Elaborasi

o

Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o o o o o o

membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugastugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru dan diwujudkan dalam bentuk hasil karya memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

o o o o

memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; Menunjukkan hasil karya yang telah dibuat Menyebutkan cara pembuatannya Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
o o

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

d. Kegiatan akhir 25 menit
o o

Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi Guru mengawasi jalannya evaluasi

IV.

PENILAIAN A. Prosedure Penilaian 1. Tes Awal (tidak ada) 2. Tes dalam proses (ada) Pada lembar kerja 3. Tes Akhir (ada) pada lembar tes formatif B. Jenis tes (tertulis) C. Bentuk tes (pilda dan Uraian) D. Alat tes (lampiran soal)

Mengetahui Kepala SD Ma‟arif Tieng ( UMAR, S. PD ) NIP.19641215 198608 1 002

Wonosobo, ........................... Guru Kelas 4 ( IDA YUANITA. L ) NUPTK.51347356 3730 0003

3i. Lembar pengamatan proses pembelajaran

1 Menunjukkan sikap ramah.2 Menunjukkkan kegairahan dalam mengajar Kemunculan Komentar Ada Tdk ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ - 2 3 4 √ √ - .2 Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan 2.2 Menangani pertanyaan dan respon siswa 3.fasilitas pembelajaran 1.3 Menggunakan alat bantu media yang sesuai 2.5 Memantapkan penguasaan matei pembelajaran Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran 4.luwes.1 Menata fasilitas dan sumber belajar 1.1 Mengadakan apersepsi 2.LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN GURU DALAM PERBAIKAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS III ) No Perilaku guru yang diobservasi 1 Mengelola ruang.4 Melaksanakan pembelajaran dalam urutan yang logis 2.5 Melaksanakan perbaikan pembelajaran 2.1 Memberi petunjuk dan penjelasan isi pembelajaran 3.3 Menggunakan ekspresi lisan tulisan isyarat dan gerakan badan 3.2 Mengecek kehadiran siswa Melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran 2.terbuka pengertian dan sabar 4.6 Mengelola waktu pembelajaran secara efisien Mengelola interaksi kelas 3.4 Memicu dan memelihara ketertiban kelas 3.

1 2..1 1.1.75 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 75 75 100 100 100 75 100 100 100 75 3 4 Skor aktifitas siswa = Skor yang diperoleh X 100 % Skor maksimal =1075 X 100 % 1200 =89 % 3j.√ 100 . Rekap hasil pengamatan proses pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN SIKLUS III Mata Pelajaran / Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar IPA/ Energi dan penggunaannya SD Ma‟arif Tieng Laili Hani‟ah ..1 3.2 2.1.2 4.√ .1 4.2 2.3 3.3 Kehadiran Siswa Kelengkapan alat pelajaran siswa Respon terhadap apersepsi Acuh tak acuh Memperhatikan guru Responsif terhadap pertanyaan guru Perhatian siswa terhadap pembelajaran Perhatian siswa terhadap alat peraga Siswa yang mengajukan pertanyaan Suasana siswa pada saat pembelajaran Sikap siswa terhadap guru Gairah belajar siswa Percaya diri siswa Kemunculan Ada Tdk Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Skor Ket 1 2 3 4 % .3 2.2 4.LEMBAR PENGAMATAN AKTIFITAS SISWA ( SIKLUS III ) Petunjuk : Berilah penilaian dengan menggunakan tanda centang ( √ ) pada kolom Yang sesuai No 1 2 Perilaku Yang diobservasi 1..1 2.1.2 2.

Tags: PENDIDIKAN . Bagaimana cara guru memberikan penguatan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? HASIL OBSERVASI Menyanyikan lagu “Kodok Ngorek” Ya KEGIATAN INTI Materi ajar : 3.com/2011/09/download-contoh-laporan-penelitian. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Terhambat karena alat peraga terbatas Ya Kurang Pengelolaan sumber belajar / media Strategi Pembelajaran KEGIATAN PENUTUP Penguatan/konsulidasi Menyimpulkan 10. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9.blogspot. dengan mereviu.TAHAP / ASPEK KEGIATAN AWAL INDIKATOR 1.. merangkum atau menyimpulkan? 11. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Selamat bekerja semoga sukses selalu. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) http://portalnyapendidikan. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar / Kurang media? 7. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu Ya memanipulasi media pembelajaran? 6. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang Ya materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4.html .. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotifasi siswa? 2. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan Ada keterkaitan realita kehidupan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful