P. 1
Contoh Analisis Struktur Rangka Atap

Contoh Analisis Struktur Rangka Atap

|Views: 152|Likes:
Published by Azwar Samitra

More info:

Published by: Azwar Samitra on Apr 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

Contoh Analisis Struktur Rangka Atap

Suatu struktur rangka atap dari baja, mempunyai konfigurasi seperti pada gambar. Sambungan antara batang menggunakan baut berdiameter 12 mm dan pelat buhul tebal 1 cm. Panjang bentang dari rangka = 1800 cm, tinggi rangka = 450 cm, dan jarak antara rangka atap : B = 400 cm. Untuk keperluan desain awal, batang tepi atas dan tepi bawah menggunakan profil siku rangkap 2L.50.50.5. Batang vertikal dan batang diagonal menggunakan profil siku rangkap 2L.70.70.7. Mutu profil baja yang digunakan adalah BJ.37, dengan tegangan leleh (fy) = = 2400 kg/cm².

Beban-beban yang diperhitungkan bekerja pada struktur rangka atap adalah beban angin (qw) = 25 kg/m², beban penutup atap (qa) = 50 kg/m², dan beban plafon (qp) = 20 Kg/m². Berat jenis baja = 7850 kg/m³, modulus elastisitas baja E = 2100000 kg/cm², dan angka poisson baja = 0,3.

Kombinasi pembebanan yang ditinjau pada analisis struktur adalah:

* Pembebanan Tetap: Beban mati + beban hidupa * Pembebanan Sementara 1: Beban mati + beban hidup + beban angin kiri * Pembebanan Sementara 2: Beban mati + beban hidup + beban angin kanan

Gambar 7. Konfigurasi struktur dengan profil siku rangkap 2L70 Dan 2L50

Dari Tabel Profil Baja, diketahui lebar dan tebal sayap dari profil siku L.70.70.7 dan L.50.50.5 adalah:

α + 0.Perhitungan Beban Beban angin (qw) = 25 kg/m².B. Besarnya beban hidup pada struktur atap diperhitungkan sebesar Qh = 100 kg. Penutup atap : Qa = d. dan beban plafon (qp) = 20 Kg/m².qa = 600 kg.4).Tekanan horisontal: Ht = Qt sin α = 140 kg Hisapan angin : Qi = Lg.qw] = 134 kg .35 m.5.[(0. dan jarak antara gording Lg=3.4).B.qw] = 315 kg .B.[(0.0 = 0.Hisapan horisontal: Hi = Qi sin α = 60 kg Beban penutup atap (qa) = 50 kg/m².Hisapan vertikal: Vi = Qi cos α = 120 kg .5/9.Tekanan vertikal: Vt = Qt cos α = 280 kg .B. jarak antara rangka atap : B = 4m.qp = 240 kg. Dengan penempatan beban seperti ditunjukkan pada Gambar 9. dan penutup plafond : Qp = d. jadi α= 27° Tekanan angin: Qt = Lg. Kemiringan atap : tan α= 4. .02.

beban mati. Kasus beban 1 : beban mati pada struktur Gambar 9.Setelah dihitung pembebanan pada struktur rangka atap akibat beban angin. maka dapat disusun kasus beban (load case) yang bekerja sbb: Gambar 8. Kasus beban 3 : beban angin dari kiri pada struktur . Kasus beban 2 : beban hidup pada struktur Gambar 10. dan beban hidup.

Baca juga artikel berikutnya hanya di www.Contoh Analisis Struktur Rangka Atap.mafiosodeciviliano.com. Kasus beban 4 : beban angin dari kanan pada struktur Artikel ini adalah bagian dari Artikel Berseri "Struktur Rangka Atap" . .Gambar 11.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->