KUMPULAN ANTENA WIFI

I.

ANTENA KALENG

Alat yang diperlukan

1.

Sebuah kaleng yang mempunyai panjang 13,3 cm dan diameter 10 cm (kaleng pelumas, kaleng susu dll

2.

PCMCIA Card (bila anda menggunakan laptop yang belum dilengkapi perangkat Wi-Fi 802,11b atau 802,11g) yang mempunyai antena luar.

3.

PCI W-Lan Card Wi-Fi 802,11b atau 802,11g (untuk anda yang menggunakan PC, card tersebut ditancapkan ke Slot PCI).

4.

Konektor SMA (untuk konektor yg menghubungkan kabel dengan Card PCMCIA atau PCI W-lan card, biasanya beberapa jenis PCMCIA

masih menggunakan model pigtail dengan konektor SMA, SMB, SMC atau 5. Kabel coaxial RG-58 yang panjangnya sebaiknya tidak lebih dari 15 meter. 6. Konektor N Plug (TNC Plug Connector RG 58 CRMPG) yang digunakan untuk menghubungkan ke kabel. 7. Konektor N (TNC Connector segel chasis). 8. 9. Baut dan mur (untuk menempelkan konektor N ke Antena kaleng). Lempengan pipa kuningan yang gulungannya berdiameter 2,5-–-4 mm, bisa juga menggunakan kawat tembaga yang diambil dari kabel listrik.

Dari kiri kekanan: SMA Connector, Plug TNC RG 58 CRMPG, Socket TNC Segel Casis, kawat tembaga, mur dan baut.

Alat bantu lainnya yang diperlukan:

1. Gergaji besi atau pisau untuk memotong kaleng yang terlalu panjang. 2. Mistar (penggaris) untuk mengukur panjang dan lebar kaleng. 3. Lakban (perekat) untuk merekatkan konektor dengan kabel. 4. Tang (penjepit) untuk mengencangkan mur dengan baut. 5. Obeng (pengencang) untuk memasang kartu dengan motherboard.

Kenali lebih dekat Untuk lebih memudahkan dalam membeli konektor dan supaya tidak salah pilih (maklum harga agak mahal) maka gambar diatas di potong-potong.

1. SMA Connector, konektor yang paling laris manis dan paling sulitnya mencarinya. Entah kenapa konektor yang satu ini cepat sekali habis persediaanya di toko-toko elektronik. Harganya sendiri Rp. 11.000;-

2.

Plug TNC RG 58 CRMPG, yang akan terhubung dengan kabel RG 58.

3. Socket TNC segel chasis

atau N Connector. Tapi kalau dilihat dari bentuknya tidak ada kemiripan atau ini bukan N Connector dengan huruf N.

4. Kawat tembaga yang di pasang di ujung Socket TNC segel chasis.

5.

Mur dan baut (4 pasang, maaf disini hanya ada tiga) yang digunakan untuk melekatkan Plug TNC RG 58 CRMPG dengan kaleng supaya tidak terlepas.

Persiapan Merakit 1. Persiapan alat-alat yang diperlukan dekat dengan Anda dan persiapkan semua dengan benar.

2.

Potong kaleng Anda jika panjangnya masih melebihi 13,3 cm menggunakan gergaji atau pisau (kalau tidak ada gergaji besi), dan buatkan lubang menggunakan obeng atau pisau kalau tidak ada bor dengan jarak dari pinggir (dasar kaleng) 4,4 cm.

Ukuran yang digunakan Berikut ini ukuran yang bisa Anda gunakan untuk membuat antena kaleng yang diambil dari situs wire.less.dk2 . Tapi perlu diketahui bahwa untuk panjang kaleng disini tidak diperhitungkan. Anda bisa menggunakan kaleng yang mempunyai panjang lebih dari 100 mm tanpa harus dipotong.

d (diameter kaleng 80 81 (mm)) 82 82,5 83 84 85 90 95 100

b (dihitung dari dasar kaleng ke N 70,1 67,5 konektor (milimeter)) 64,5 63,5 62,1 59,9 58,1 51,4 47,2 44,4

w (panjang kawat 31,5 31,5 31,5 31,5 31,5 31,5 31,5 31,5 31,5 31,5 (mm))

Untuk mendapatkan ukuran yang lebih tepat, Anda bisa menggunakan software cantennator yang bisa di download secara gratis dari internet (gunakan google kemudian ketikan kata kunci “cantennator”. Berikut ini merupakan contoh perhitungan dengan menggunakan kaleng yang berdiameter 10 cm yang digunakan pada frekuensi 2,4 Ghz. Perhatian: ganti angka 2.4 yang ada secara default dengan angka 2,4

5 cm). Cara merakit antena Pertama (N Connector) 1. Ambil Socket TNC segel chasis atau N Connector yang telah disatukan dengan kawat tembaga (panjangnya 31.7 cm).92 cm (4. 2.5 cm) dan kaleng yang telah dilubangi. sehingga akan menghasilkan perhitungan dengan panjang kaleng 137.76 mm (13. Kemudian konversikan 10 cm menjadi 100 mm. dan ukuran dari belakang kaleng ke N konektor sepanjang 45.(menggunakan koma). Masukan Socket TNC segel chasis atau N Connector yang telah disatukan .

dengan kawat tembaga ke lubang kaleng yang telah disiapkan. Perhatikan dengan baik. Bentuk akhir dari pekerjaan pemasangan mur dan baut dan penampakan kawat tembaga yang telah terpasang. Kencangkan N Connector dengan kaleng menggunakan mur dan baut menggunakan tang atau tangan (kalau tangannya kuat 4. Kupas terlebih dahulu kabel yang akan dihubungkan ke konektor. 3. Kedua (Plug N Connector) langkah berikut merupakan langkah memasang kabel ke Plug TNC RG 58 CRMPG 1. jangan sampai ada kabel berserabut ikut masuk kedalam ketika memasukan kabel ke konektor. .

Usahakan pemasangan jarum ini rata dengan pinggir konektor untuk memudahkan mecolokkan konektor ke WLAN Card. . Kurangi kabel supaya memudahkan pemasangan jarum.2. yaitu menggabungkan kabel dengan SMA Connector. gelang dan konektornya itu sendiri) 1. kemudian satukan kabel dengan konektor. Masukan jarum ke tengah konektor yang nantinya akan dijadikan sebagai penghubung ke WLAN Card. Masukan terlebih dahulu gelang besi dari konektor SMA dengan kabel. Jangan memasukan dengan paksa jarum ke konektor kalau memang tidak bisa. Ketiga (SMA Connector) Langkah ini merupakan langkah terakhir perakitan antena kaleng. Hasil akhir pemasangan kabel dan pemasangan Plug TNC dengan N Connector. Ingat bahwa konektor SMA terdiri dari tiga buah benda kecil (jarum. 2.

akan tampak seperti pada gambar berikutnya. karena dapat melukai jari-jemari Anda yang halus atau jarumnya yang patah. Bila sudah terpasang baik. coba pasang konektor SMA dengan ujung konektor WLAN. 3. ANTENA WAJANBOLIK . Jika sudah terpasang dengan baik dan cukup kokoh jarumnya. Hasil akhir dari pekerjaan pembuatan antena kaleng.Perhatian: Hati-hati ketika menekan jarum. Sekarang saatnya Colok dan Mainkan (Plug and Play) II.

Doff 3” (tutup PVC paralon) 2 buah 4.3 8. Penggaris 2. Wajan diameter 36” (semakin besar diametr semakin bagus) 2. . 2. Solder + timah nya 4. Pisau/ Cutter 3. Double tape + lakban PERALATAN 1. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14. PVC paralon tipis diameter 3” 1 meter 3. N Connector female 7. Baut + mur ukuran 12 atau 14 6. Aluminium foil 5. Gergaji besi TAHAP PENGERJAAN 1.Persiapan Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan: BAHAN 1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan. cukup satu lubang saja. kawat tembaga no.

kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. 3. ukur diametr wajan. untuk itu gunakan rumus antenna kaleng.fi/elepal/antenna2calc. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.Kemudia. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm. . Untuk mendapatkan gain maksimum. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan.php 5. Bias di lihat di http://www. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector. Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15. 4.3 cm Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder.saunalahti. kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Contoh : Parabolic dish dg D = 70 cm. Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.

maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape. kalau aluminium foil yang ada tanpa perekat. Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil. 8. sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil . 7. bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder. Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td. Selanjut nya.6.

11. dan kencangkan secukup nya. 12. Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing. Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff. sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan. Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon 10. . atau paling tidak untuk wardriving. wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi.9. Kemudian.

Obeng untuk konektor N. Komponen yang perlu disiapkan antara lain adalah:                1 x 0. 42-43 mm outer).III.55 meter pipa pralon diameter 40 mm (40 mm inner. 1 x lempengan kuningan dengan ketebalan 0. . Kabel tembaga diamter 1 mm berlapis email sepanjang beberapa meter. Lem Loctite 424 atau yang mirip (seperti superglue atau hotglue gun). 8 x ring untuk baut U.4-0. Pemotong kabel. Peralatan yang dibutuhkan:         Gergaji. Selotape. Meja yang rata / datar. 8 x mur untuk baut U. 2 x 25 mm atau 35 mm baut U. 1 x 40 mm (diameter) penutup pralon. 1 x 150 mm (diameter) penutup pralon atau potongan plastik / kayu yang tenbal dengan diameter yang sama. 1 x 5/16” baut (yang pendek) dengar mur & ring yang cocok. Kunci untuk baut 5/16”. Lem Araldite yang lambat mengeringnya.7 mm secukupnya untuk dipotong dengan lingkaran berdiameter 130 mm. 3 x mur & ring untuk konektor N tersebut. Bor dan Solder Gunting (untuk menggunting lempeng kuningan). 1 x konektor N untuk di letakan di panel. Penutup silicon. ANTENA HELIKAL. Pisau.

Beri tanda di mana kabel email berhenti di pipa pralon. atau lhspiral. Anda membutuhkan circle untuk membuat ground plane (reflector) pada halaman 18. . misalnya 5 atau 6 tanda setiap putaran. Sebaiknya ujung awal di lebihkan sedikit untuk mengkompensasi ketebalan penutup pralon 40 mm.  Lilitan template lilitan rhspiral atau lhspiral di pipa pralon dan selotape ujungujungnya. Anda harusnya mempunyai beberapa mm kelebihan di pipa pralon. Dengan cara ini kita akan meninggalkan tanda pada pralon untuk memudahkan pada saat kita melilit kabel email. Seperti tampak pada gambar. Gunakan rhspiral untuk right handed spiral helicals dan lhspiral untuk left handed spirals. Tidak masalah anda menggunakan RIGHT atau LEFT handed template selama ujung-ujungnya menyambung. Sedikit gap tidak terlalu masalah.pada halaman 19/20. kecuali jika anda dapat membuat lingkaran dengan diamter 130 mm yang baik. Yang perlu di ingat bahwa jika anda menyatukan LEFT & RIGHT handed helical.Langkah membuat antenna tersebut adalah:  Print & potong template rhspiral.  Gunakan ujung yang lancip seperti cutter.  Di ujung awal tempate akan menjadi tempat menempelkan ke dasar antenna. beri tanda pada template sepanjang jalur helical dalam interval tetap. Pastikan spiral yang kita gambar menyambung ujung ke ujung.  Potong pipa pralon 40 mm sepanjang 550 mm (55 cm). Hal ini OK. maka total sinyal akan saling mematikan.

 Lilitan kabel tembaga berlapis email dan gunakan superglue atau Loctite 424 untuk menempelkan kabel ke tempat akhir kabel di pipa pralon. tambahkan lem untuk menempelkan kabel di tempatnya. Semua berpusat pada penutup pralon 40 mm yang akan ditempelkan para penutup pralon 150 mm. Pada interval yang sama. misalnya setiap ½ atau 1/3 lilit. Perlahan lilitkan kabel sepanjang pipa pralon ikuti tanda spiral yang telah kita toreh di pipa pralon. Biarkan cukup banyak kabel (10 cm atau lebih) di akhir lilitan. Posisikan konektor N pada pinggiran kanan dari penutup pralon 40 mm.  Pada saat anda mendekati akhir lilitan.  Potong penutup pralon 40 mm agar ada tempat cukup untuk konektor N maupun lubang baut-nya yang tiga buah itu. . lilitan terakhir jangan di lem. Bor lubang pada penutup pralon 150 mm dan lempengan 130 mm untuk baut dan konektor N.pdf. Untuk memberikan gambaran potongan lihat gambar. Biarkan dulu beberapa saat sampai lem mengering.   Potong lempengan kuningan atau tembaha dengan diameter 130 mm diambil dari circle.

  Sambungkan konektor N. Untuk dapat matching impedansi antenna yang biasa sekitar 150 ohm untuk antenna helical ke kabel coax yang hanya 50 ohm.  Tempat penempelan baut U terserah kepada kita tergantung pada ukunran-nya 25 atau 35 mm atau berapapun.  Pasang lempengan tembaga atau aluminium 130 mm pada penutup pralon 150 mm. Potong lempengan tersebut diagonal dan hubungkan dari konektor N ke ujung antenna. Pastikan agar tidak mengganggu pada saat kita memasang kabel coax di konektor N. Lihat gambar untuk jelasnya. Pastikan semua lubang pada lempengan dan penutup pralon pas. Lubangi di tengah penutup pralon agar cukup untuk baut 5/16”. Lempeng aluminium tidak dapat di solder. Ukuran potongan tembaga yang digunakan pada sisi tegak adalah 17 mm dan 71 mm dengan diagonal 73 mm.  Baut penutup pralon 40 mm dan 150 mm menjadi satu seperti tampak pada gambar. Lempeng kuningan yang baik digunakan. dan bautkan pada penutup pralon 40 mm. (konektor N & reflektor belum terpasang). Penutup pralon dengan potongan maupun lubang baut tampak pada gambar. jadi jangan digunakan. anda membutuhkan lempengan tembaga atau kuningan selebar 15-20 mm. .

 Solder lempeng tembaga yang baru kita buat di atas ke kabel email dari spiral helical. seharusnya pipa akan masuk dengan baik. Gunakan lem seperlunya.  Pada saat pipa pralon masuk secara penuh ke penutup pralon 40 mm. Masukan pipa pralon ke penutup pralon 40 mm dan tandai dimana spiral akan bertemu dengan ujung penutup. Mungkin anda perlu melakukan trimming dari lempengan lembaga untuk mencocokan ukuran. gunakan ampelas untuk menghilangkan email yang ada agar siap di solder.  Agar pipa pralon menempel dengan baik ke penutup pralon 40 mm.  Gunakan lem Araldite yang SLOW DRYING (bukan 5 menit). . ampelas permukaan kedua benda yang akan saling berhubungan ini dengan ampelas agar lem yang kita gunakan dapat lebih baik menempelkan pralon. Potong kabel email yang berlebih disini. Letakan Araldite di ujung bawah pipa pralon & di dalam penutup pralon. Setelah itu lempengan tembaha yang menjadi matching impedansi di solder ke konektor N. Atur posisi konektor N & rangkaian matching impedansinya.

artinya bahan pipa pralon tersebut tidak baik untuk antenna.atas  Alasan utama mengapa penutup 150 mm digunakan agar kita dapat menutup selurtuh konstruksi antenna menggunakan pipa pralon 150 mm sehingga aman dari ganggung cuaca burung dll..   Rangkaian matching impedensi di atas tidak terlalu sensitif. Bentuk konektor N yang menonjol melalui lempengan tembaga yang terhubung pada lempengan matching impedansi tembaga tampak pada gambar.. karena akan mengambil energi radio. Biarkan lem mengering (sekitar satu hari). Antenna ini cukup baik digunakan untuk jarak 3-4 km dengan line of sight yang baik. Pasang baut U dan anda sudah memiliki sebuah antenna helical.  Tampak belakang .  Gambar produk akhir sebuah antenna helical. Kalau pipa pralon menjadi panas setelah di oven selama 2 menit-an. .. Beberapa hal penting  Test pipa pralon yang akan digunakan untuk antenna di dalam oven microwave.

C S G = 0. ternyata S out of range. Jika frekuensi yang kita gunakan adalah (2.13195m .123711 meter. Tapi tampaknya bukan masalah yang fatal. misalnya kita dapat mengunakan PCB yang di etch sesuai dengan pola circle sebagai reflektor.arrl. Ada banyak kemungkinan variasi disain.net.1 C circumference of winding axial length of one turn diameter of ground plane / reflector circumference is pi times the diameter Diameter dari lilitan biasanya tetap.8 to 1.425GHz) maka panjang gelombang C = 1. termasuk cara mengukur kinerjanya. dengan pipa pralon 40 mm maka diameter lilitan adalah 42 mm.org) di mana kita akan melihat cukup banyak contoh disain antenna helical. 30 C = 0.066 Jika kita ukur. Rumus antenna helical di ambil dari halaman 19-23 ARRL Antenna Handbook tertera di bawah ini. = 0.au) banyak di ambil dari Bab 19 dari ARRL Antenna Handbook (http://www. Perhitungan Untuk Membuat Antenna Sendiri Rumus yang digunakan oleh Jason Hecker (jason@air.

31830) = 18. Rumus / perhitungannya adalah: Half Power Beam Width = 52 / (C = 52 / (1. Kira-kira 13 lilitan pas untuk panjang pipa 0. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam antenna adalah lebar beam.8 + 10log10(C dimana n adalah jumlah lilitan.S Diameter ground plane G = 1.5dBi Pada tabel di bawah terlihat dengan jelas bahwa gain antenna akan bertambah dengan *n*S menambahkan jumlah lilitan. Gain = 11. Pada card 801. Oleh karena itu anda mungkin ingin mengubah C untuk frekuensi tempat kita bekerja. gain.066 * sqrt(13 * 0.130m Gain dari antenna dalam dBi di definisikan sebagai: Gain = 11.31830)) = 23.55 meter & merupakan kompromi yang baik antara panjang vs. Kira-kira kenaikan 3dB akan di peroleh dengan men-dobel jumlah lilitan. Lebar beam biasanya di hitung menggunakan pada saat daya 50% (3 dB) lebih rendah daripada daya di pusatnya.066 * 1.066 * 13 * 0.11 yang banyak dipasaran umumnya kita bisa menset frekuensi yang digunakan sebanyak 11 channel (FCC US).8 + 10log10(1.98 derajat .05 = 0.

CIRCLE .

LH spiral .

RH spiral IV. Biquad Antenna Construction .

You can use any material that's electrically conductive.Parts Required I used the following bits and pieces:      123x123mm square section of blank PCB 50mm length of 1/2" copper pipe short length of CNT-400 or LMR-400 low loss coax (~300mm long) 250mm of 2. any metal plate will do fine). Using some .5mm2 copper wire (approx 1. as the foil on it will certainly reflect microwaves. Reflector Cut a square piece of blank printed circuit board. while 110x110 is optimal if using it as a feed for a large dish. He also recommends attaching some lips to two sides of the reflector. Cleaning the copper in this way will make it easier to solder. can be electrically connected to the coax braid.5mm diameter) N connector Note that you don't have to use blank PCB for the reflector. and file both ends smooth. 123x123mm. blank printed circuit board Cut a 50mm section of copper pipe. Use some steel wool to remove any tarnish and polish it up. Note that Trevor Marshall recommends a size of 123x123mm if using the biquad as a stand-alone antenna. I've also heard of people using CDROM as the reflector. to reduce radiation from the rear lobes. and will reflect microwaves (ie.

The copper pipe should be protruding approx 16mm through the hole. insert the copper pipe into the reflector . making a hole in the centre Insert the copper pipe into the hole. notched at one end Drill a hole in the centre of the blank PCB so that the copper pipe is a tight fit in the hole. with the notched end on the copper side of the blank PCB. the dimensions of the copper pipe Cut a notch into one end of the copper pipe. polish up the copper pipe (including the inside of the copper pipe. measured on the copper side of the PCB. I found a reamer to be very useful for enlarging the hole to the correct size.sandpaper and/or some files. a short secion of copper pipe. removing approx 2mm from half the circumference. to ensure a good connection with the coax braid).

a little bigger than the 1.Solder the copper pipe to the PCB.2mm that Trevor Marshall specifies. and an electrical soldering iron probably won't be able to deliver sufficent heat. but didn't think it would make a significant difference to the performance of the biquad. solder the copper pipe to the PCB Quite a bit of heat is needed.4GHz the shape and dimensions of the element I had some offcuts of electrical power cable lying around. and found that 2. to ensure a good physical and electrical connection.5mm as possible (measured from the centre of the copper wire to the centre of the copper wire). I found a small gas torch works quite well.5mm 2 power cable had a diameter of approx 1. Note that the length of each "side" should be as close to 30. . Making the Element The element is made from a length of copper wire.6mm . due to the thickness of the copper pipe. bent into the appropriate shape. which is a quarter of a wavelength at 2.

90 degree bend Measure the midpoints of each half. and make some more 90 degree bends. resulting in what is shown below. straighten the wire Measure the mid-point of the wire. and straighten it as best as you can. The bend should be quite sharp and pronounced.recycling power cable offcuts Remove the insulation. . and make a 90 degree bend. measure and cut a 244mm length the copper wire. another two bends Once again. and make two more 90 degree bends in the wire. measure the midpoints of each section. so that it looks like that shown in the photo below.

and ensure each side of the element is as straight as possible.the centre of the copper wire must not touch the copper pipe (hence the notch which was cut into the end of the copper pipe. Clean up all your bends.. Testing antenna performance while varying the spacing between the copper wire element and the rear reflector indicates that a spacing of approx 15mm provides the lowest SWR (test results available here).. resulting in the biquad shape. make it symetrical.. The copper wire element should be approximately 15mm away from the reflector.. Note that only the two "ends" of the copper wire are to be attached to the copper pipe . Note that you may need to trim a small amount off each end of the wire to achieve this.5mm as possible. and as close to 30.bend it some more. the element soldered onto the copper pipe . Do the same to the other side. Assembly The element must now be attached to the reflector.

and trim the centre conductor. Refer to some of the additional photos below for details. Using coax to feed the biquad element directly. fold the braid back.Strip approx 30mm of the outer sheath from the end of the coax. so that the end of the centre conductor lines up with the extreme end of the copper pipe. trim the centre conductor Insert the braid into the copper pipe. and positioning the coax . strip the outer sheath Fold the braid back over the outer sheath. ensuring the centre of the element is not in contact with the copper pipe. and solder the centre of the element to it. so that about 4mm is protruding. solder the centre conductor to the element another view Note that the feed between the rear reflector and the biquad element needs to be shielded.

If you intend to mount the biquad outside. Use of bare conductors as a feed between the reflector and biquad element results in a radiating feed (such as this one). to ensure the element doesn't move in relation to the reflector. you can add spacers at each end of the element. and to prevent water ingress into the coax. This ensures that the coax would not move inside the copper pipe. leaving the biquad itself inside the container. This can be achieved by drilling a hole in one side of the container. to prevent corrosion. . Seal up the hole for the coax with some silicone. and your biquad should be protected against the elements. which will have a detrimental effect on the biquad's performance. and pass the coax tail through the hole. I'd recommend you place it into a weatherproof enclosure. Refer to my double biquad page for more details on making spacers to support the element. If desired. Numerous people have used small tuppaware containers successfully.inside the copper tube achieves this. the copper pipe crimped onto the coax the completed biquad Now terminate the other end of the coax with an N connector. I used a coax crimper to crimp the end of the copper pipe onto the coax.

radiation pattern) of the biquad is shown below. and performed some tests on the biquad featured on this page. The azimuth plot (ie. and shows a 3dB beamwidth of about 50 degrees. indicates the biquad has a gain of approx 11-12dBi. using only the biquad by itself.another view of the completed biquad Testing Some very rough initial testing using the biquad as a feed on a 24dBi Conifer dish looks very promising. A friend has access to some antenna test equipment. azimuth plot of the biquad . including the biquad shown above. with the signal strength being at least as as good as my home made Conifer dipole (I was holding the biquad at approximately the focal point of the dish. connected to a 30mW RoamAbout wireless card. Some more detailed testing with multiple antennas. I also managed to get a marginal link to a 180 degree waveguide on an access point 10km away. and hadn't even removed the Conifer dipole).

5mm increases the SWR significantly. The 3dB beamwidth for a biquad (without side lips) is typically about 40-50 degrees. thus reducing the efficiency of the biquad.Variations A number of people have suggested the spacing between the element and the rear reflector should be a 1/4 wavelength (ie.5mm) instead of 15mm. Increasing the spacing to 30. test results (such as these) indicate the SWR of the biquad is minimised when the spacing is about 15-17mm. Failing to match the polarisation will result in significant signal loss. but has a fairly wide beamwidth. ensure they are both oriented for the same polarisation. The biquad antenna is not particularly directional. thus making it ideal for any applications where you want fairly wide coverage. Similarily. have a look at the double biquad. you should ensure the polarisation of the biquad is the same as the antenna you are connecting to. if establishing a link with two biquads. 30. For a higher-gain variation of the biquad that's virtually just as easy to build. vertically polarised horizontally polarised Changing the polarisation is just a matter of rotating the entire biquad antenna by 90 degrees. However. Usage When using a biquad to establish a link to another wireless device. .

and to ensure the element doesn't move. thus making Double Biquad Antenna This page contains details on building a double biquad antenna with approx 13dBi gain.The relatively wide beamwidth also makes a biquad very suitable for war-driving and stumbling. the narrow beamwidth of a Conifer dish requires more precision when aligning the antennas (the narrower the beamwidth. doesn't require the same precision for alignment. and the element is double the size. The spacers are made from a small section cut from a hollow reticulation riser. such as a biquad. I added some spaces at each end of the element. allowing you to pick up signals without having to align the antenna directly with the signal source. and . is better suited for point-to-point links. An antenna with a wider beamwidth. Construction I made a double biquad using exactly the same construction techniques as described on my Biquad Antenna Construction page. such as a Conifer dish (3dB beamwidth of a 24dBi Conifer dish is approx 7 degrees). the less susceptible it will be to interferance from other sources). double biquad Note that the element wires do not touch where they cross over. While a directional antenna. but are separated with a gap of approx 1-2mm. To provide some more robustness. except the rear reflector is 110x220mm.

and then passed through the tube again. parts required for the spacers Drill two small holes in the reflector. and through the other hole in the reflector. through the tube.5mm long. The holes must be large enough to allow the wire tie to pass through them. in line with each end of the element.attached to the reflector and element using a small wire tie. spacer installed . two holes in the reflector for the cable tie The spacers are attached by passing the wire tie through one of the holes in the reflector. as this should result in the element being the correct 15mm from the reflector. looped around the element. Measure and cut the spacers to be 14.

As with the biquad antenna. noise and SNR recorded. to prevent corrosion. I'd recommend you place it into a weather-proof enclosure. and also means the antenna is less likely to be damaged while in transit or while being handled. completed double biquad Testing To determine the difference in gain between a biquad and the double biquad.The spacers will ensure the posititioning of the element relative to the reflector will not change. with the signal. if you intend to use one of these outdoors. and to prevent water ingress into the coax. . some tests were performed. detail of spacer Note that you can make spacers out of any non-metallic material. providing it does not absorb microwaves.

These results are similar to those obtained by other people who have made double biquads. which is a significant improvement (as 3dBi is a doubling of signal). . this means the double biquad has a gain of 1314dBi. As the biquad has a gain of 11-12dBi. so it's a pretty good performer for something that's relatively easy to build.antenna SNR (dB) 43 45 signal noise (dBm) (dBm) -58 -56 -101 -101 biquad double biquad The test results indicate that the gain of the double biquad is approx 2dBi higher than that of the biquad.

V. YAGI 23 ELEMEN .

Antena waveguide slot .VI.

.

.

.

9 .462 b/g Chnl 11 GHz mm (Inside Measurement) mm (Inside Measurement) 94 44 3 mm 16 Both Sides Free Space Wavelength Waveguide Wavelength Probe Length Slot Length 121.4 mm mm 57.7 mm 159.7 mm 30.Frequency Wide Side Short Side Material Thickness NSlots 2.

9 Inside Length Outside Length 798.9 Slot to Probe 159.5 mm mm (From Center to Slot Center) Slot Offset 9.Slot width 6.7 Probe to Bottom 39.462GHz Distance From Top Slot Top Slot Bottom .3 Slot Spacing Slot to Top 79.9 mm (centers) mm (center to top Plate) mm (center to probe center) mm (Probe center to Bottom Plate) 39.7 mm (Top to Bottom Plate) mm (Top to Bottom) 899 Double Sided 16 Slot Waveguide at 2.

9 122.8 57.6 362.7 282.6 413.3 631.8 202.8 253.4 573.Top 0 inside of top plate 3 Slot 1 Center Slot 2 Center Slot 3 Center Slot 4 Center Slot 5 Center Slot 6 Center Slot 7 Center Slot 8 Center Probe Center Slot Length Slot Width 42.3 71.9 173.8 231.4 551.6 391.5 442.7 333.2 761.5 493.5 471.7 311.4 522.3 602.9 6.2 .9 151.5 14 93.

Slot Offset Inside Cavity Outside Length 9.3 798.7 899 .

VII. Antena grid .

.

.

.

Omni 14db .VIII.

Sectoral 180 .IX.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful