Alat Peraga Pembelajaran Matematika

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Hakekat Matematika dan aplikasinya menjadi salah satu tujuan pendidikan matematika. Oleh karena itu pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan, konsep merupakan bagian dasar untuk membangun pengetahuan yang mantap karena konsep merupakan bagian dasar ilmu pengetahuan. Konsep dalam matematika adalah ide atau gagasan yang memungkinkan kita untuk mengelompokkan benda (obyek) ke dalam contoh. Akan dapat diartikan bahwa konsep matematika abstrak yang memungkinkan kita untuk mengelompokkan (mengklasifikasikan) obyek atau kejadian. Konsep dapat dipelajari definisi atau pengamatan langsung seperti melihat, mendengar, mendiskusikan, dan memikirkan tentang kebenaran contoh. Untuk menanamkan satu konsep agar pemahaman konsep dapat tercapai dengan memberikan contoh-contoh yang berhubungan dengan suatu konsep. Sebagai implikasinya, maka dalam penyampaian materi pembelajaran matematika haruslah menarik perhatian siswa, agar dapat meningkatkan rasa antusias siswa serta memberikan motivasi pada siswa. secara singkat dapat dikatakan bahwa hakekat matematika berkenaan denngan ide-ide, struktur-struktur dan hubungan-hubunganya diatur menurut urutan yang logis. Hamzah B.Uno (2007) menyebutkan bahwa motivasi terjadi apabila seseorang mempunyai keinginan dan kemauan untuk melakukan suatu kegiatan atau tindakan dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Dalam proses pembelajaran matematika kreativitas siswa untuk melakukan percobaan dengan alat peraga yang disediakan oleh guru sangat diperlukan. Sehingga kreativitas tidak hanya dari guru saja tetapi siswa harus ikut dalam proses pembelajaran. Siswa yang kreatif berarti paham tentang materi yang sedang dipelajari dan mendukung peningkatan pemahaman konsep matematika siswa. Heruman (2007) menyebutkan dalam matematika, setiap konsep yang abstrak, yang baru dipahami siswa perlu segera diberi penguatan, agar mengendap dan bertahan lama dalam memori siswa, sehingga akan melekat dalam pola pikir dan pola tindakannya. Untuk keperluan inilah, maka diperlukan adanya pembelajaran melalui perbuatan dan pengertian,

Hal ini dapat dikatakan bahwa alat peraga merupakan media transfer pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. saya berbuat maka saya mengerti”. Manfaat praktis  Bagi siswa 1. Alat peraga matematika diperlukan bagi seorang pengajar dalam menyampaikan pelajaran matematika. Pepatah Cina mengatakan. Tujuan Berdasarkan latar belakang di atas. Sebagai masukan instrumental untuk membantu siswa dalam memahami pengembangan konsep-konsep dan prinsip-prinsip matematika yang bersifat abstrak. maka dalam proses pembelajaran matematika diperlukan bantuan penyajian materi yang berupa benda konkrit. Menarik minat siswa dalam belajar konversi satuan 3. Alat peraga matematika mempunyai peranan yang sangat penting dalam memahami konsep matematika. bahkan dalam hal-hal tertentu akan menentukan keberhasilan proses belajar itu sendiri. Membantu siswa dalam memahami konsep konversi satuan 2. B. dimana benda ini dapat kita sebut sebagai alat peraga. Sebagai pengembangan dalam pembuatan alat peraga untuk mata pelajaran matematika 1. Perumusan Masalah 1. Apakah penggunaan alat peraga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa? C. karena dalam hal ini siswa belajar melalui hal-hal yang bersifat untuk memahami konsep yang abstrak sebagai perantara atau visualisasi. Manfaat teoritis 2. Mempertahankan daya ingat agar siswa tidak mudah lupa D. maka tujuan dari pembuatan alat peraga “Konversi Satuan” adalah sebagai berikut: 1.tidak hanya sekedar hafalan atau mengingat fakta saja. “ Saya mendengar maka saya lupa. Manfaat Manfaat yang diharapkan dari alat peraga ini adalah: 1. Apakah penggunaan alat peraga dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar matematika? 2. saya melihat maka saya tahu. Disamping itu alat peraga dapat digunakan untuk menarik perhatian siswa dalam mempelajari matematika. Menarik perhatian siswa dalam proses belajar . Siswa dapat dengan cara melihat dan memperagakan secara langsung maka pembelajaran akan lebih membekas pada diri peserta didik sehingga hasil belajar yang diharapkan dapat tercapai untuk mendapatkan hasil yang sempurna. karena hal ini akan mudah dilupakan siswa.

000 mm .1 km = 1.001 km .1 dam . Konversi Satuan Ukuran Berat atau Massa Untuk satuan ukuran berat konversinya mirip dengan ukuran panjang namun satuan meter diganti menjadi gram. Merangsang siswa agar lebih menyukai pelajaran matematika  Bagi guru 1. Setiap turun 1 tingkat dikali 10 A.1 km = 1.000 mm Catatan: Setiap naik 1 tingkat dibagi 10. Menambah variasi dalam proses belajar mengajar BAB II LANDASAN TEORI A. Membantu dalam mengembangkan alat peraga yang tepat dalam mengajarkan matematika 2. Contoh : . Contohnya : .2.1 km = 10 hm . Pembahasan Materi Berikut ini adalah satuan ukuran secara umum yang dapat dikonversi untuk berbagai keperluan sehari-hari yang disusun berdasarkan urutan dari yang terbesar hingga yang terkecil : km = kilo meter hm = hekto meter dam = deka meter m = meter dm = desi meter cm = centi meter mm = mili meter A. Untuk satuan berat tidak memiliki turunan gram persegi maupun gram kubik.1 m = 1.1 m = 0.1 m = 10 dm .1.000 cm .000. 2.1 km = 100.000 m . Konversi Satuan Ukuran Panjang Untuk satuan ukuran panjang konversi dari suatu tingkat menjadi satu tingkat di bawahnya adalah dikalikan dengan 10 sedangkan untuk konversi satu tingkat di atasnya dibagi dengan angka 10.1 m = 0.

01 dam2 .1 g = 1.000 g . .1 kg = 100.000.1 km2 = 100 hm2 . Begitu pula dengan kenaikan satu tingkat di atasnya dibagi dengan angka 100.001 kg .000. Konversi Satuan Ukuran Isi atau Volume Satuan ukuran luas sama dengan ukuran panjang namun untuk mejadi satu tingkat di bawah dikalikan dengan 1000.1 hektar / ha / hekto are = 1 hm2 .000 mg .000 mm2 .1 dag .1 ton = 10 kuintal = 1.000.000 cm2 .1 g = 0.3 Konversi Satuan Ukuran Luas Satuan ukuran luas sama dengan ukuran panjang namun untuk mejadi satu tingkat di bawah dikalikan dengan 100.1 kg = 10 hg .1 m2 = 100 dm2 .000001 km2 .000. Satuan ukuran luas tidak lagi meter.000 m2 .000.000 cg .000.1 m2 = 0.1 g = dg .1 kg = 10 hg = 10 ons .000.000 kg .1 kg = 2 pounds A.000.000 mm2 Catatan: Setiap naik 1 tingkat dibagi 100.000 mm3 .000.000.1 km3 = 1.1 km2 = 1.001 dam3 .1 m3 = 0.4.1 m2 = 1.000.1 m2 = 0.000.1 km2 = 10.000.000.000.000.1 kg = 1.1 kg = 1. Setiap turun 1 tingkat dikali 10 Satuan Ukuran Berat Lain .000 mg Catatan: Setiap naik 1 tingkat dibagi 10.000 hm3 .. .000.1 kuintal / kwintal = 100 kg .1 km3 = 1.1 are = 1 dam2 .1 km2 = 1.1 km3 = 1. akan tetapi meter kubik (m3 = m pangkat 3).000 m3 .1 g = 0. Begitu pula dengan kenaikan satu tingkat di atasnya dibagi dengan angka 1000.1 ca = 1 m2 A.000. Setiap turun 1 tingkat dikali 100 Satuan Ukuran Luas Lain: . Satuan ukuran luas tidak lagi meter. akan tetapi meter persegi (m2 = m pangkat 2).000.1 km3 = 1.000 cm3 .

1 m3 = 1. Intinya adalah kita harus melihat tingkatan ukuran serta nilai pengali atau pembaginya yang berubah setiap naik atau turun tingkat/level. serta satuan volume pada kelas 5 dan 6 .000 = 10.000 cm2 20 ha = 20 hm2 = 20 x 100 = 2. satuan luas pada kelas 4 dan 5.000000001 km3 . Penerapan Alat Peraga terhadap Pembelajaran Matematika Konversi satuan ini diterapkan dalam mata pelajaran matematika pada khususnya pokok bahasan besaran. Maka untuk merubah km ke cm turun 5 tingkat atau dikalikan dengan 100.000.004 kg 5 dg = 5 x 100 = 500 mg Satuan Luas 1m2 = 1 x 100 = 100 dm2 1 ca = 1m2 = 1 x 10..1 m3 = 0.000 mm3 Catatan: Setiap naik 1 tingkat dibagi 1000.000 dam2 = 2. Begitu pula dengan satuan ukuran lainnya.000 dm3 .1 m3 = 1. Jadi hasilnya adalah 12 km sama dengan 1. Setiap turun 1 tingkat dikali 1000 Satuan Ukuran Volume / Isi 1 dm3 = 1 liter = 1000 cc 1 m3 = 1 kl = 1000 liter 1 cm3 = 1 cc Cara Menghitung : Misalkan kita akan mengkonversi satuan panjang 12 km menjadi ukuran cm.000 cm.200. B.000. Sebagai contoh penerapanya yaitu: Satuan Panjang 1m = 1 x 100 = 100 cm 5 km = 5 x 1000 = 5000 m 3 dm = 3 x 10 = 30 cm Satuan Berat 3 kg = 3 x 10 = ons 4 gr = 4 : 1000 = 0. Pada tingkatan Sekolah dasar kelas 3 yang terdapat pokok bahasan satuan panjang dan berat.000 are .000.

6. Lem fox e. Solasi bening i. 5. Estimasi Dana . 4.000 dm3 = 1.0006 liter BAB III METODE PEMBUATAN ALAT PERAGA A. 7. Stiker ½ meter j. Kayu 1.000cm3 = 4.000 = 0.000.000.0006 dm3 = 0.000. Bahan Gergaji Mesin bor Palu Gunting Penggaris Busur derajat Jangka besar a. Spidol hitam permanen f.Satuan Volume 1 dam3 = 1 x 1.25 m x 1 m d.000 cc 600 mm3 = 600 : 1.000. Skrup + ring ukuran 12 B. Lis aluminium k. 2. Bentuk Alat Peraga (lihat di atas) Alat dan Bahan 1. 3.000 = 1. B.000 = 4. putih. Cat 5 warna ( merah. Alat 1. 2. Papan tripleks 1 lembar b. kuning) c.000 liter 4 liter = 4 dm3 = 4 x 1. Spidol silver g. Kertas HVS h.

Melihat pada masing – masing kolom dari tujuh kolom yang lain.00 Rp.00 Rp. Tiap pusat lingkaran dilubangi. 3. V.00 Rp. Heruman. 12.149. 10. Jakarta: Bumi Aksara. 2006. maka dalam lubang akan terlihat konversi satuan yang diinginkan.000.00 Rp. 3.00 1. Susun lingkaran dari diameter terbesar ditempatkan di bawah hingga diameter terkecil ditempatkan di atas. . 70.00 Rp. 8 buah tripleks dipotong sehingga berbentuk 8 buah lingkaran dengan diameter yang berbeda.000.000. 2007. 5. Cara Penggunaan 1.000. Tiap lingkaran digaris dengan 28 diameter sehingga membentuk 56 juring kecil dengan sudut yang sama. 1 buah tripleks dipotong dengan ukuran 1m x 1m sehingga berbentuk persegi 2. Terampil Berhitung Matematika untuk SD kelas 5. Lingkaran tanpa angka diputar dan ditempatkan pada kolom satuan yang akan dicari 2.000. Jakarta: Erlangga. 2007. Pelajaran Matematika untuk SD kelas 4. Uno.000.000. Tim Bina Karya Guru. 5. 3. 5.500 Kayu 1.000.25 m x 1 m Lem Fox Spidol hitam 1 buah Spidol silver 1 buah Solasi bening Kertas HVS 5 lembar Stiker ½ meter Lis aluminium Skrup + ring total : Rp. 4.500. 3. Prosedur Pembuatan Rp. kemudian direkatkan dengan tripleks persegi. 2007.000. 11. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Khafid. Hamzah.00 Rp.Papan Tripleks 1 lembar Cat 5 warna @ 2. Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. .00 Rp.500. Teori Motivasi dan Pengukurannya.000. dan Suyati. M. 7. Empat buah lingkaran dilubangi untuk menampakkan angka – angka pada lingkaran di bawahnya. D. Jakarta: Erlangga. 1.00 Rp. 6.00 C. Angka – angka yang telah direncanakan ditulis pada tiap lingkaran dengan spidol.00 Rp.00 Rp. 25. PENUTUP DAFTAR PUSTAKA B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful