P. 1
EVALUASI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN AKUNTANSI BARANG MILIK NEGARA (SIMAK BMN) DI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN PERTAHANAN

EVALUASI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN AKUNTANSI BARANG MILIK NEGARA (SIMAK BMN) DI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN PERTAHANAN

|Views: 1,375|Likes:
Published by KARYAGATA MANDIRI

More info:

Published by: KARYAGATA MANDIRI on Apr 27, 2012
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/12/2015

NO

INDIKATOR

SKOR
TERBANYAK

SKOR
IDEAL % KRITERIA

1. Output dapat ditampilkan di layer
monitor

285

335

85.1

Baik

2. Output dapat di cetak menjadi
hardcopy

259

335

77.3

Baik

3. Output dapat memenuhi kebutuhan
Kemkeu

267

335

79.7

Baik

4. Output dapat memenuhi kebutuhan
Satker versi Kemkeu

273

335

81.5

Baik

5. Output dapat memenuhi kebutuhan
internal Kemhan dan TNI

314

335

93.7

Baik

6. Output dapat memenuhi kebutuhan
fungsi perencanaan

234

335

69.9

Cukup
Baik

7. Output dapat memenuhi kebutuhan
fungsi operasi

278

335

83.0

Baik

8. Output dapat memenuhi kebutuhan
fungsi hukum

296

335

88.4

Baik

9. Output dapat memenuhi kebutuhan
Pembina komoditi

253

335

75.5

Cukup
Baik

10. Output dapat memenuhi kebutuhan
informasi eksekutif

243

335

72.5

Cukup
Baik

11. Pencetakan output data sudah sesuai
jadwal

225

335

67.2

Cukup
Baik

Sumber : Hasil pengolahan SPSS 17

83

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis kepada 67

anggota Balitbang Kemhan menyatakan bahwa Output dapat ditampilkan di

layer monitor untuk mengetahui laporan barang milik negara yang

mencerminkan jumlah dan nilai aset yang sebenarnya sebesar 85.1 %, Output

dapat di cetak menjadi hardcopy 77.3 % digunakan sebagai laporan kepada

pengembil keputusan, Output dapat memenuhi kebutuhan Kemkeu sebesar

79.7 % sebagai acuan penggunaan SIMAK BMN di lingkungan Kemhan,

Output dapat memenuhi kebutuhan Satker versi Kemkeu 81.5 %, Output dapat

memenuhi kebutuhan internal Kemhan dan TNI 93.7 %, Output dapat

memenuhi kebutuhan fungsi perencanaan 69.9 %, output dapat memenuhi

kebutuhan fungsi operasi 83 %, output dapat memenuhi kebutuhan fungsi

hukum 88.4 %, output dapat memenuhi kebutuhan Pembina komoditi sebesar

75.5 % , output dapat memenuhi kebutuhan informasi eksekutif 72.5 % dan

pencetakan output data sudah sesuai jadwal sebesar 67.2 %. Dari 11 indikator

untuk variable output SIMAK BMN ada 7 (63,6 %) indikator yang

menyatakan baik dan 4 (36,4%) indikator menyatakan cukup baik. Indikator

di atas sudah cukup menjadi output SIMAK BMN dalam penggunaan

SIMAK BMN dengan baik.

4.4. Pembahasan

SIMAK BMN merupakan suatu sistem inventarisasi, penatausahaan atau

serangkaian prosedur yang mengatur tentang tata cara pelaporan barang milik

negara guna menghasilkan informasi untuk keperluan manajemen dan akuntansi

84

aset atau kekayaan negara yang dikuasai oleh Kemhan TNI. Dari hasil penelitian di

atas menyatakan bahwa SIMAK BMN sangat diperlukan untuk diadakan dalam

meningkatkan kualitas tata cara pelaporan barang milik negara guna menghasilkan

informasi untuk keperluan manajemen dan akuntansi aset atau kekayaan negara.

Suatu sistem dapat didefenisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau

lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.

Suatu sistem dapat terdiri dari sistem-sistem bagian (subsystem). Misalnya, sistem

komputer terdiri dari subsistem perangkat keras dan subsistem perangkat lunak.

Masing-masing subsistem dapat terdiri dari subsistem-subsistem yang lebih kecil lagi

atau terdiri dari komponen-komponen. Subsistem perangkat keras (hardware) dapat

terdiri dari input, proses, out dan store. Subsistem-subsistem saling berinteraksi dan

saling berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem

tersebut dapat tercapai. Interaksi dari subsistem-subsistem sedemikian rupa,

sehingga dicapai suatu kesatuan yang terpadu atau terintegrasi (integrated). Apabila

komponen tersebut baik maka secara keseluruhan system aplikasi tersebut dapat

dikatakan baik pula.

Berdasarkan kuesioner dan olah data mengunakan SPSS 17 didapat hasil untuk

variable input SIMAK BMN prosentase tertinggi adalah sebesar 93,7 % yaitu

pengisian harga barang sudah sesuai dengan dokumentasi pengadaan barang dan

prosesntase terendah adalah 72,5 % untuk pengisian registrasi barang harus unik,

dimana prosestase rata-rata sebesar 82,95 % masuk dalam kelompok 76% - 100% :

Baik.

Variable proses SIMAK BMN prosentase tertinggi adalah sebesar 93,7 % yaitu

85

proses rekonsilasi sudah selesai atau sudah diproses dan prosentase terendah

adalah 72,8 % untuk proses ototifikasi dapat dilaksanakan, dimana prosestase rata-

rata sebesar 82,88 % masuk dalam kelompok 76% - 100% : Baik.

Sedangkan untuk variable output SIMAK BMN prosentase tertinggi adalah

sebesar 93,7 % yaitu output dapat memenuhi kebutuhan internal Kemhan dan TNI

dan prosentase terendah adalah 67,2 % untuk pencetakan output sudah sesuai

jadwal, dimana prosestase rata-rata sebesar 79,44 % masuk dalam kelompok 76% -

100% : Baik.

86

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Dari hasil pengujian hipotesa dan analisa pada bab terdahulu dapat diambil

kesimpulan sebagai berikut :

5.1.1 Variabel input SIMAK BMN prosentase tertinggi adalah sebesar 93,7 % yaitu

pengisian harga barang sudah sesuai dengan dokumentasi pengadaan barang

dan prosesntase terendah adalah 72,5 % untuk pengisian registrasi barang

harus unik, dimana prosestase rata-rata sebesar 82,95 % masuk dalam

kelompok Baik.

5.1.2 Variable proses SIMAK BMN prosentase tertinggi adalah sebesar 93,7 % yaitu

proses rekonsilasi sudah selesai atau sudah diproses dan prosentase terendah

adalah 72,8 % untuk proses ototifikasi dapat dilaksanakan, dimana prosestase

rata-rata sebesar 82,88 % masuk dalam kelompok Baik.

5.1.3 Variable output SIMAK BMN prosentase tertinggi adalah sebesar 93,7 % yaitu

output dapat memenuhi kebutuhan internal Kemhan dan TNI dan prosentase

terendah adalah 67,2 % untuk pencetakan output sudah sesuai jadwal, dimana

prosestase rata-rata sebesar 79,44 % masuk dalam kelompok Baik.

87

5.2. Saran

Dari kesimpulan diatas, untuk mengantisipasi hal-hal tersebut dan untuk mencapai

maksud dan tujuan penggunaan SIMAK BMN di Balitbang Kemhan , maka

disarankan sebagai berikut :

5.2.1 Agar hasil penelitian terlihat signifikansinya maka disarankan bila ada peserta

lain yang akan menggunakan objek penelitian untuk meneliti faktor-faktor lain

diluar input, proses dan output yang terkait dengan SIMAK BMN.

5.2.2 Untuk regenerasi dalam penggunaan SIMAK BMN disarankan sosialisasi

kepada anggota Balitbang Kemhan.

5.2.3. Agar hasil penelitian ini lebih bermanfaat secara umum, dalam inventarisasi

dan publikasinya perlu ditekankan semacam buletin secara periodik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->